Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 924.4-A3 Faktor relevan dalam mengevaluasi level ancaman tersebut termasuk:
2 • Posisi yang pernah dijabat individu di klien.
3 • Keterlibatan apa pun yang dimiliki individu dengan tim asurans.
4 • Rentang waktu sejak individu tersebut menjadi anggota tim asurans atau
5 rekan Kantor.
6 • Posisi individu terdahulu dalam tim asurans atau Kantor. Sebagai contoh,
7 apakah individu tersebut bertanggung jawab untuk mempertahankan
8 kontak rutin dengan manajemen klien atau pihak yang bertanggungjawab
9 atas tata kelola.
10
11 924.4-A4 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman
12 kedekatan atau ancaman intimidasi tersebut meliputi:
13 • Membuat pengaturan sedemikian rupa sehingga individu tidak berhak
14 atas tunjangan atau pembayaran apa pun dari Kantor, kecuali dilakukan
15 sesuai dengan pengaturan yang telah ditentukan sebelumnya.
16 • Membuat pengaturan sedemikian rupa sehingga jumlah terutang individu
17 kepada Kantor tidak material.
18 • Memodifikasi rencana untuk perikatan asurans.
19 • Menugaskan kepada beberapa individu tim asurans yang memiliki
20 pengalaman yang cukup untuk bergabung secara individual dengan
21 klien.
22 • Menugaskan penelaah yang tepat untuk menelaah pekerjaan dari
23 anggota tim asurans sebelumnya.
24
25 Anggota Tim Asurans Sedang Menegosiasikan Pekerjaan dengan Klien
26
27 P924.5 Kantor harus memiliki kebijakan dan prosedur yang mensyaratkan anggota tim
28 asurans untuk menginformasikan kepada Kantor ketika menegosiasikan
29 pekerjaan dengan klien asurans.
30
31 924.5-A1 Ancaman kepentingan pribadi muncul ketika anggota tim asurans yang
32 berpartisipasi dalam perikatan asurans setelah mengetahui bahwa anggota tim
33 asurans tersebut akan, atau mungkin akan bergabung dengan klien di masa
34 mendatang.
35
36 924.5-A2 Contoh tindakan yang dapat menghilangkan ancaman kepentingan pribadi
37 adalah mengeluarkan individu tersebut dari perikatan asurans.
38
39 924.5-A3 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman
40 kepentingan pribadi adalah dengan menugaskan penelaah yang tepat untuk
41 menelaah setiap pertimbangan signifikan yang dibuat oleh anggota tim asurans
42 saat berada dalam tim.
43
44
45
46
47
212
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 SEKSI 940
2
3 HUBUNGAN YANG BERLANGSUNG LAMA ANTARA PERSONEL DENGAN KLIEN
4 ASURANS
5
6 PENDAHULUAN
7
8 940.1 Kantor disyaratkan untuk mematuhi prinsip dasar etika, independen, dan
9 menerapkan kerangka kerja konseptual yang ditetapkan dalam Seksi 120
10 untuk mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengatasi ancaman terhadap
11 independensi.
12
13 940.2 Ketika seorang individu terlibat dalam perikatan asurans yang bersifat berulang
14 selama periode waktu yang panjang, maka ancaman kedekatan dan ancaman
15 kepentingan pribadi dapat muncul. Seksi ini menetapkan persyaratan dan
16 materi aplikasi yang relevan untuk menerapkan kerangka kerja konseptual
17 dalam keadaan tersebut.
18
19 PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI
20
21 Umum
22
23 940.3-A1 Ancaman kedekatan dapat muncul sebagai hasil dari hubungan yang lama
24 antara seseorang dengan:
25 (a) Klien asurans;
26 (b) Manajemen senior klien asurans; atau
27 (c) Hal pokok dan informasi hal pokok perikatan asurans.
28
29 940.3-A2 Ancaman kepentingan pribadi dapat muncul sebagai akibat dari kekhawatiran
30 individu akan kehilangan klien asurans lama atau kepentingan untuk
31 mempertahankan hubungan pribadi yang erat dengan anggota manajemen
32 senior atau pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola. Ancaman seperti
33 itu mungkin memengaruhi pertimbangan individu secara tidak tepat.
34
35 940.3-A3 Faktor yang relevan untuk mengevaluasi level ancaman kedekatan atau
36 ancaman kepentingan pribadi termasuk:
37 • Sifat dari perikatan asurans.
38 • Berapa lama seseorang telah menjadi anggota tim asurans, senioritas
39 individu dalam tim, dan sifat dari peran yang dilakukan, termasuk apakah
40 hubungan seperti itu ada saat individu berada di Kantor sebelumnya.
41 • Sejauh mana pekerjaan individu diarahkan, ditelaah dan disupervisi oleh
42 lebih banyak personel senior.
43 • Sejauh mana individu, karena senioritas individu, memiliki kemampuan
44 untuk memengaruhi hasil dari perikatan asurans, misalnya, dengan
45 membuat keputusan penting atau mengarahkan pekerjaan anggota tim
46 perikatan lainnya.
213
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 • Kedekatan hubungan pribadi individu dengan klien asurans atau, jika
2 relevan, manajemen senior.
3
4 • Sifat, frekuensi, dan level interaksi antara individu dan klien asurans.
5 • Apakah sifat atau kompleksitas hal pokok atau informasi pokok telah
6
7 berubah.
8 • Apakah ada perubahan baru pada individu atau individu yang merupakan
9 940.3-A4
10 pihak yang bertanggung jawab atau, jika relevan, manajemen senior.
11
12 Kombinasi dua atau lebih faktor dapat meningkatkan atau mengurangi level
13 ancaman. Misalnya, ancaman kedekatan yang muncul seiring waktu karena
14 hubungan yang semakin dekat antara individu dan klien asurans akan
15 940.3-A5 berkurang dengan kepergian individu yang merupakan pihak yang
16 bertanggung jawab.
17
18 Contoh tindakan yang dapat menghilangkan ancaman kedekatan dan
19 940.3-A6 ancaman kepentingan pribadi terkait dengan perikatan tertentu adalah dengan
20 merotasi individu dari tim asurans.
21
22 Contoh tindakan yang dapat menjadi pengamanan untuk mengatasi ancaman
23 kedekatan atau kepentingan pribadi termasuk:
24 • Mengubah peran individu dalam tim asurans atau sifat dan luas tugas
25
26 yang dilakukan oleh individu tersebut.
27 • Menugaskan penelaah yang tepat yang bukan merupakan anggota tim
28 P940.4
29 asurans untuk menelaah pekerjaan individu tersebut.
30 • Melakukan penelaahan mutu secara berkala oleh pihak internal atau
31
32 eksternal yang independen terhadap perikatan.
33
34 Jika Kantor memutuskan bahwa level ancaman yang muncul hanya dapat
35 diatasi dengan merotasi individu dari tim asurans, maka Kantor harus
36 menentukan periode yang tepat di mana individu tidak boleh:
37 (a) Menjadi anggota tim perikatan untuk perikatan asurans;
38 (b) Memberikan pengendalian mutu untuk perikatan asurans; atau
39 (c) Memberikan pengaruh langsung terhadap hasil perikatan asurans.
40 Jangka waktu harus dalam durasi yang cukup yang memungkinkan ancaman
41 kedekatan dan ancaman kepentingan pribadi dapat diatasi.
42
43
44
45
46
47
214
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 SEKSI 950
2
3 PENYEDIAAN JASA NONASURANS KEPADA KLIEN ASURANS SELAIN PERIKATAN
4 AUDIT DAN PERIKATAN REVIU
5
6 PENDAHULUAN
7
8 950.1 Kantor disyaratkan untuk mematuhi prinsip dasar etika, independen, dan
9 menerapkan kerangka kerja konseptual yang ditetapkan pada Seksi 120 dalam
10 mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengatasi ancaman terhadap
11 independensi.
12
13 950.2 Kantor mungkin menyediakan berbagai jasa nonasurans kepada klien asurans,
14 yang konsisten dengan keterampilan dan keahliannya. Pemberian jasa
15 nonasurans tertentu kepada klien asurans dapat memunculkan ancaman
16 terhadap kepatuhan pada prinsip dasar etika dan ancaman terhadap
17 independensi. Seksi ini menetapkan persyaratan dan materi aplikasi spesifik
18 yang relevan ketika menerapkan kerangka kerja konseptual dalam keadaan
19 tersebut.
20
21 PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI
22
23 Umum
24
25 P950.3 Sebelum Kantor menerima perikatan untuk memberikan jasa nonasurans
26 kepada klien asurans, Kantor harus menentukan apakah pemberian jasa
27 tersebut dapat memunculkan ancaman terhadap independensi.
28
29 950.3-A1 Persyaratan dan materi aplikasi pada seksi ini membantu Kantor dalam
30 menganalisis jenis jasa nonasurans tertentu dan ancaman terkait yang
31 mungkin muncul ketika Kantor menerima atau memberikan jasa non-asurans
32 kepada klien asurans.
33
34 950.3-A2 Praktik bisnis baru, evolusi pasar keuangan dan perubahan teknologi informasi
35 adalah salah satu perkembangan yang membuat tidak mungkin untuk
36 menyusun semua daftar jasa non-asurans yang mungkin diberikan kepada
37 klien asurans. Akibatnya, Kode Etik ini tidak mencantumkan daftar lengkap
38 semua jasa non-asurans yang mungkin diberikan kepada klien asurans.
39
40 Mengevaluasi Ancaman
41
42 950.4-A1 Faktor yang relevan dalam mengevaluasi level ancaman yang muncul ketika
43 menyediakan jasa nonasurans kepada klien asurans meliputi:
44 • Sifat, ruang lingkup, dan tujuan jasa.
45 • Level ketergantungan terhadap keluaran jasa sebagai bagian dari
46 perikatan asurans.
47 • Lingkungan hukum dan regulasi di tempat jasa diberikan.
215
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 • Apakah hasil jasa akan memengaruhi permasalahan yang tercermin
2 dalam hal pokok atau informasi hal pokok dari perikatan asurans, dan jika
3 demikian:
4 o Sejauh mana keluaran jasa memiliki dampak material atau
5 signifikan terhadap hal pokok perikatan asurans.
6 o Sejauh mana keterlibatan klien asurans dalam membuat
7 pertimbangan atas permasalahan yang signifikan.
8 • Level keahlian dari manajemen dan karyawan klien sehubungan dengan
9 jenis jasa yang diberikan.
10
11 Materialitas Terkait Informasi Klien Asurans
12
13 950.4-A2 Konsep materialitas yang berhubungan dengan informasi klien asurans
14 dibahas dalam Standar Perikatan Asurans (SPA) 3000: Perikatan Asurans
15 Selain Perikatan Audit atau Perikatan Reviu atas Informasi Keuangan Historis.
16 Penentuan materialitas melibatkan pertimbangan profesional dan dipengaruhi
17 oleh faktor kuantitatif dan kualitatif. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh persepsi
18 kebutuhan pengguna informasi keuangan atau informasi lain.
19
20 Berbagai Jasa Nonasurans yang Diberikan kepada Klien Asurans yang Sama
21
22 950.4-A3 Kantor mungkin memberikan berbagai jasa non-asurans kepada klien asurans.
23 Keadaan tersebut, dampak gabungan dari ancaman yang muncul dari
24 penyediaan jasa tersebut relevan terhadap evaluasi ancaman oleh Kantor.
25
26 Mengatasi Ancaman
27
28 950.5-A1 Paragraf 120.10-A2 mencantumkan deskripsi tentang pengamanan.
29 Sehubungan dengan pemberian jasa nonasurans kepada klien asurans,
30 pengamanan adalah tindakan, baik secara individual atau gabungan, yang
31 diambil oleh Kantor secara efektif untuk menurunkan ancaman terhadap
32 independensi pada level yang dapat diterima. Dalam beberapa situasi, ketika
33 ancaman muncul dalam pemberian jasa kepada klien asurans, maka
34 pengamanan mungkin tidak tersedia. Dalam situasi demikian, penerapan
35 kerangka kerja konseptual yang diatur pada Seksi 120 mensyaratkan Kantor
36 untuk menolak atau mengakhiri jasa non-asurans atau perikatan asurans.
37
38 Larangan Mengambil Alih Tanggung Jawab Manajemen
39
40 P950.6 Kantor tidak boleh mengambil alih tanggung jawab manajemen yang terkait
41 dengan hal pokok atau informasi hal pokok dari perikatan asurans yang
42 diberikan oleh Kantor. Jika Kantor mengambil alih tanggung jawab manajemen
43 sebagai bagian dari jasa lain yang diberikan kepada klien asurans, maka
44 Kantor harus memastikan bahwa tanggung jawab tersebut tidak terkait dengan
45 hal pokok atau informasi hal pokok dari perikatan asurans yang diberikan oleh
46 Kantor.
47
216
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 950.6-A1 Tanggung jawab manajemen mencakup mengendalikan, memimpin, dan
2 mengarahkan entitas, termasuk membuat keputusan mengenai akuisisi,
3 alokasi, dan pengendalian atas sumber daya manusia, keuangan, teknologi,
4 sumber daya berwujud dan takberwujud.
5
6 950.6-A2 Pemberian jasa non-asurans kepada klien asurans memunculkan ancaman
7 kepentingan pribadi dan ancaman telaah pribadi jika Kantor mengambil alih
8 tanggung jawab manajemen saat memberikan jasa. Sehubungan dengan
9 penyediaan jasa yang terkait dengan hal pokok atau informasi hal pokok dari
10 perikatan asurans yang diberikan oleh Kantor, maka pengambilalihan tanggung
11 jawab manajemen juga memunculkan ancaman kedekatan dan mungkin dapat
12 menciptakan ancaman advokasi karena Kantor terlalu dekat dengan cara
13 pandang dan kepentingan manajemen.
14
15 950.6-A3 Penentuan apakah suatu aktivitas merupakan tanggung jawab manajemen
16 bergantung pada keadaan serta mensyaratkan penggunaan pertimbangan
17 profesional. Contoh aktivitas yang dianggap sebagai tanggung jawab
18 manajemen meliputi:
19 • Menetapkan kebijakan dan arah strategis.
20 • Mempekerjakan atau memberhentikan karyawan.
21 • Mengarahkan dan mengambil tanggung jawab atas tindakan karyawan
22
23 dalam kaitannya dengan pekerjaan karyawan untuk entitas.
24 • Otorisasi transaksi.
25 • Mengendalikan atau mengelola rekening bank atau investasi.
26 • Memutuskan rekomendasi Kantor atau pihak ketiga lain yang akan
27
28 diimplementasikan.
29 • Melaporkan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola atas
30
31 nama manajemen.
32 950.6-A4 • Mengambil alih tanggung jawab untuk merancang,
33
34 mengimplementasikan, memantau, dan menjaga pengendalian internal.
35
36 Memberikan advis dan rekomendasi untuk membantu manajemen klien
37 P950.7 asurans dalam melaksanakan tanggung jawabnya tidak sama dengan
38 mengambil alih tanggung jawab manajemen. (Ref: Para. P950.6 hingga 950.6-
39 A3).
40
41 Untuk menghindari pengambilalihan tanggung jawab manajemen ketika
42 memberikan jasa nonasurans kepada klien asurans yang terkait dengan hal
43 pokok atau informasi hal pokok dari perikatan asurans, maka Kantor harus
44 meyakini bahwa manajemen klien membuat semua pertimbangan dan
45 keputusan terkait yang merupakan tanggung jawab manajemen. Hal tersebut
46 termasuk memastikan bahwa manajemen klien:
47 (a) Menunjuk individu yang memiliki keahlian, pengetahuan, dan
pengalaman yang sesuai untuk bertanggung jawab setiap saat atas
keputusan klien dan untuk mengawasi jasa yang diberikan. Individu
seperti itu, lebih diutamakan merupakan manajemen senior, yang
memahami:
217
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 (i) Tujuan, sifat, dan hasil jasa; dan
2 (ii) Tanggung jawab masing-masing klien dan Kantor.
3 Namun, individu tersebut tidak disyaratkan memiliki keahlian untuk
4 melakukan atau melakukan kembali pemberian jasa tersebut.
5 (b) Melakukan pengawasan atas jasa yang diberikan dan mengevaluasi
6 kecukupan dari hasil jasa yang diberikan untuk kepentingan klien; dan
7 (c) Menerima tanggung jawab atas tindakan, jika ada, yang akan diambil dari
8 hasil pemberian jasa tersebut.
9
10 Pertimbangan Lain Terkait Pemberian Jasa Nonasurans Spesifik
11
12 950.8-A1 Ancaman kepentingan pribadi dapat muncul jika Kantor terlibat dalam
13 penyusunan informasi hal pokok yang kemudian menjadi informasi hal pokok
14 dari perikatan asurans. Contoh jasa nonasurans yang mungkin memunculkan
15 ancaman telaah pribadi saat memberikan jasa yang terkait dengan informasi
16 hal pokok dari perikatan asurans meliputi:
17 (a) Mengembangkan dan menyiapkan informasi prospektif dan kemudian
18 memberikan asurans atas informasi ini.
19 (b) Melakukan penilaian yang merupakan bagian dari informasi hal pokok
20 dari perikatan asurans.
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
218
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 SEKSI 990
2
3 LAPORAN YANG MENCAKUP PEMBATASAN DISTRIBUSI DAN PENGGUNAANNYA
4 (PERIKATAN ASURANS SELAIN PERIKATAN AUDIT DAN PERIKATAN REVIU)
5
6 PENDAHULUAN
7
8 990.1 Kantor disyaratkan untuk mematuhi prinsip dasar etika, independen, dan
9 menerapkan kerangka kerja konseptual yang ditetapkan pada Seksi 120 untuk
10 mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengatasi ancaman terhadap
11 independensi.
12
13 990.2 Seksi ini menetapkan modifikasi tertentu atas Bagian 4B yang diizinkan dalam
14 keadaan tertentu yang melibatkan perikatan asurans ketika laporan tersebut
15 mencakup pembatasan distribusi dan penggunaannya. Pada seksi ini,
16 perikatan untuk menerbitkan laporan asurans yang dibatasi distribusi dan
17 penggunaannya sesuai keadaannya, ditetapkan pada paragraf P990.3 disebut
18 sebagai “perikatan asurans yang memenuhi persyaratan.”
19
20 PERSYARATAN DAN MATERI APLIKASI
21
22 Umum
23
24 P990.3 Ketika Kantor bermaksud untuk menerbitkan laporan perikatan asurans yang
25 mencakup pembatasan distribusi dan penggunaannya, maka persyaratan
26 independensi yang diatur pada bagian 4B harus memenuhi syarat untuk
27 modifikasi yang diizinkan dalam seksi ini, namun hanya jika:
28 (a) Kantor berkomunikasi dengan pengguna laporan auditor mengenai
29 persyaratan independensi yang dimodifikasi yang akan diterapkan dalam
30 menyediakan jasa; dan
31 (b) Pengguna yang dituju memahami tujuan, informasi hal pokok, dan
32 keterbatasan laporan, serta menyetujui penerapan modifikasi secara
33 eksplisit.
34
35 990.3-A1 Pengguna yang dituju mungkin memperoleh pemahaman tentang tujuan,
36 informasi hal pokok, dan keterbatasan laporan dengan berpartisipasi, baik
37 secara langsung, atau tidak langsung melalui perwakilan yang memiliki
38 kewenangan bertindak untuk pengguna yang dituju, dalam menentukan sifat
39 dan ruang lingkup perikatan. Dalam kedua kasus tersebut, partisipasi ini
40 membantu Kantor untuk berkomunikasi dengan pengguna yang dituju tentang
41 permasalahan independensi, termasuk keadaan yang relevan untuk
42 menerapkan kerangka kerja konseptual. Hal tersebut juga memungkinkan
43 Kantor untuk mendapatkan kesepakatan dari pengguna yang dituju dengan
44 persyaratan independensi yang dimodifikasi.
45
46
47
219
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 P990.4 Apabila pengguna yang dituju adalah kelompok pengguna yang tidak dapat
2 diidentifikasi secara spesifik berdasarkan nama pada saat ketentuan perikatan
3 ditetapkan, maka Kantor kemudian akan membuat pengguna tersebut
4 menyadari modifikasi persyaratan independensi telah disetujui oleh
5 perwakilannya.
6
7 990.4-A1 Misalnya, ketika pengguna yang dituju adalah kelompok pengguna seperti
8 pemberi pinjaman dalam pengaturan pinjaman sindikasi, maka Kantor harus
9 menjelaskan modifikasi persyaratan independensi dalam surat perikatan
10 kepada perwakilan pemberi pinjaman. Perwakilan tersebut kemudian mungkin
11 membuat surat perikatan Kantor tersedia bagi semua anggota kelompok
12 pemberi pinjaman untuk memenuhi persyaratan bagi Kantor yang membuat
13 pengguna menyadari bahwa modifikasi persyaratan independensi telah
14 disetujui oleh perwakilannya.
15
16 P990.5 Ketika Kantor melakukan perikatan asurans yang memenuhi persyaratan,
17 maka setiap modifikasi pada bagian 4B harus dibatasi sebagaimana yang
18 ditetapkan pada paragraf P990.7 dan P990.8.
19
20 P990.6 Jika Kantor juga menerbitkan laporan asurans yang tidak mencakup
21 pembatasan distribusi dan penggunaannya untuk klien yang sama, maka
22 Kantor harus menerapkan Bagian 4B untuk perikatan asurans tersebut.
23
24 Kepentingan Keuangan, Pinjaman dan Jaminan, Hubungan Bisnis yang Dekat, dan
25 Hubungan Keluarga dan Pribadi
26
27 P990.7 Ketika Kantor melakukan perikatan asurans yang memenuhi persyaratan,
28 maka:
29 (a) Ketentuan relevan yang ditetapkan pada Seksi 910, 911, 920, 921, 922
30 dan 924 hanya berlaku untuk anggota tim perikatan, dan anggota
31 keluarga inti atau keluarga dekat;
32 (b) Kantor harus mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengatasi setiap
33 ancaman terhadap independensi yang muncul karena kepentingan dan
34 hubungan, sebagaimana diatur di Seksi 910, 911, 920, 921, 922 dan 924,
35 antara klien asurans dan anggota tim perikatan berikut;
36 (i) Pihak yang memberikan konsultasi mengenai isu spesifik terkait
37 teknis atau industri, transaksi, atau peristiwa; dan
38 (ii) Pihak yang memberikan pengendalian mutu untuk perikatan,
39 termasuk pihak yang melakukan penelaahan pengendalian mutu
40 perikatan; dan
41 (c) Kantor harus mengevaluasi dan mengatasi setiap ancaman bahwa tim
42 perikatan memiliki alasan untuk meyakini hal tersebut muncul karena
43 kepentingan dan hubungan antara klien asurans dan pihak lain dalam
44 Kantor yang dapat secara langsung memengaruhi hasil perikatan
45 asurans, sebagaimana diatur di Seksi 910, 911, 920, 921, 922 dan 924.
46
47
220
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1 990.7-A1 Pihak lain dalam Kantor yang dapat secara langsung memengaruhi hasil dari
2 perikatan asurans termasuk mereka yang merekomendasikan kompensasi,
3 atau yang menyediakan pengawasan langsung, manajemen atau pengawasan
4 lainnya, dari rekan perikatan asurans sehubungan dengan kinerja perikatan
5 asurans.
6 Ketika Kantor melakukan perikatan asurans yang memenuhi persyaratan,
7 P990.8 Kantor tidak boleh memiliki kepentingan keuangan material secara langsung
8 atau tidak langsung pada klien asurans.
9
10 221
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24 (Sengaja Dikosongkan)
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
222
KODE ETIK PROFESI AKUNTAN PUBLIK 2021
INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA (IAPI)
Office 8 Building 12th Floor
Sudirman Central Business District (SCBD) Lot#28
Senopati Raya Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53, Jakarta Selatan 12190
Telp. : (021) 2933 3151
Email : [email protected] / [email protected]
Website : www.iapi.or.id
Hak Cipta © 2021 Institut Akuntan Publik Indonesia