LK 2.3 Rencana Aksi Petunjuk Pengisian/ Penjelasan LK 2.3 LK 2.3 Rencana Aksi berisi desain atau rancangan perangkat pembelpenilaian, dan kegiatan belajar termasuk di dalamnya asesmen formUnderstanding by Design (UbD) dalam bahan bacaan MK ini. Kolom (1) Tujuan Kolom (1) diisi dengan tujuan pembelajaran yang diturunkan dari untuk jenjang tertentu). Perumusan tujuan sebaiknya mencakup dudapat dilakukan dengan tiga cara. Pertama, merumuskan langsung dan lingkup materi. Ketiga, merumuskan lintas CP. Contoh alternadan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dashttps://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2022/06/Untuk perumusan tujuan, mahasiswa dapat menggunakan: (1) takso(2001), (2) teori tentang 6 bentuk pemahaman/ understanding olehMahasiswa juga dapat mengkombinasikan atau menggunakan tapelajaran, materi ajar, siswa dan lingkungan belajar. Taksonomi Bloom, Bentuk Pemahaman Wiggins and McTighe, dan TBloom (Anderson and Krathwol, 2001) McTighe and Wiggins (2005) Mengingat Mampu Menjelaskan MMemahami Mampu menafsirkan PeMengaplikasikan Mampu Menerapkan AnMenganalisis Memiliki Perspektif Pe
lajaran yang berfokus pada tiga komponen utama yaitu tujuan, bukti matif. Rancangan ini disusun berdasar backward design dalam konsep CP atau KD (sesuai dengan kurikulum yang digunakan di sekolah ua komponen yaitu kompetensi dan lingkup materi. Perumusannya berdasar CP. Kedua, merumuskan dengan menganalisis kompetensi atif perumusan dapat dilihat pada lampiran Panduan Pembelajaran sar, dan Menengah yang dapat diakses di tautan berikut /Panduan-Pembelajarn-dan-Asesmen.pdf . onomi Bloom yang telah diperbaharui oleh Anderson dan Krathwohl h McTighe dan Wiggins (2005), dan (3) taksonomi Marzano (2000). ksonomi lain, selama sesuai dengan kondisi/ karakteristik mata Taksonomi Marzano Marzano (2000) engenali dan Mengingat Kembali emahaman nalisis emanfaatan Pengetahuan
Bloom (Anderson and Krathwol, 2001) McTighe and Wiggins (2005) Mengevaluasi Memiliki Empati MMenciptakan Memiliki Pengetahuan diri Sicatatan: 6 bentuk pemahaman Tighe dan Wiggins bukan taksonomi yang hirarkis Dalam kerangka UbD, pemahaman atau Understanding (dalam enamperlu dicatat, bentuk pemahaman yang diharapkan tidaklah sama unmisalnya, kemampuan aplikasi, interpretasi, dan menjelaskan menSedangkan pada bidang keilmuan sosial, kemampuan menunjukksebagai bukti pemahaman jika perlu. Pada konteks SMK yang menbukti pemahaman yang ditargetkan akan berbeda. Contohnya ketramenekankan pada aspek penerapan. Sejumlah ketrampilan bahkamotorik dan aspek afektif secara proporsional, tergantung pada kontpemahaman dalam UbD, silakan membaca Bab 2 dari Bahan bacaan MSaat penyusunan tujuan atau hasil yang diinginkan dan alur pencmempertimbangkan persoalan konkret yang telah ditemui selamobservasi pembelajaran pada tahap identifikasi masalah. Mahasispembelajaran yang khas dari setiap kelas seperti alokasi waktu/ Jdalam kelas. Misalnya cakupan materi dalam rumusan tujuan pembelajaran dapajika pada observasi ditemukan persoalan ketidaktuntasan aktivitasteridentifikasi bahwa siswa belum dapat mengaplikasikan sebumenjelaskan gaya, menulis, berenang) maka guru perlu merumuskandari yang mudah ke yang sulit atau dengan sedikit demi sedikit mpencapaian tujuan pembelajaran menjadi sangat penting. Bagaimanalangkah apa sajakah yang diperlukan, bagaimana urutannya.
Marzano (2000) etakognisi stem diri m bentuknya) merupakan capaian belajar yang diharapkan. Namun ntuk setiap mata pelajaran atau jenjang. Pada pelajaran Matematika njadi bentuk pemahaman materi yang paling alami, sesuai bidang. kan empati, dan perspektif dapat juga dimasukkan/ ditambahkan nitikberatkan pada praktik di bengkel atau laboratorium, tentunya ampilan untuk menghaluskan sebuah produk/ alat/ benda tentunya n tidak hanya menekankan pada aspek kognitif tetapi juga aspek teks pembelajaran. Untuk lebih mengetahui tentang keenam bentuk MK ini. capaiannya untuk suatu sesi pembelajaran, mahasiswa juga perlu ma menjadi guru dan yang terkini, ketika mahasiswa melakukan swa perlu menganalisis CP dengan melihat kondisi atau konteks JP, luasan cakupan materi, kemampuan siswa, serta keberagaman at disederhanakan atau dibagi ke dalam beberapa sesi pembelajaran s yang berakar pada jumlah materi yang terlalu banyak. Atau, jika uah konsep, teori, atau ketrampilan (misal menghitung volume, n alur kegiatan pembelajaran dalam satu sesi dengan lebih bertahap mengurangi bantuan. Di titik ini, kemampuan untuk menyusun alur a caranya agar siswa mencapai hasil/ tujuan akhir yang diharapkan,
Kolom (2) Bukti pemahaman/ penilaian Kolom (2) diisi dengan bukti penilaian yang dapat digunakan untmencapai tujuan/ hasil yang diharapkan yaitu pemahaman. Kolom kisi-kisi dan rubrik penilaian dapat disertakan di lembar terpisah. Terkait bukti penilaian, menurut McTighe dan Wiggins (201menunjukkannya dalam satu atau beberapa jenis pemahaman. Dalakinerja otentik dan bukti lain apa peserta didik akan mendemonstraDengan kriteria apa kinerja dan bukti lain tersebut akan dinilai? Yang dimaksud dengn kinerja di sini adalah kinerja otentdiharapkan. Misalnya, membuat lemparan bernilai 3 angka pada psudut pandang seorang karakter. Bukti lain dapat berupa tes, kuis, poKolom (3) Langkah/ Aktivitas Pembelajaran Kolom (3) berisi kegiatan atau aktivitas pembelajaran yang akan dilhasil yang diinginkan. Kegiatan dan aktivitas ini bisa juga sekaligusmengetahui hambatan, dan tingkat penguasaan materi oleh siswa. Dengan kata lain, saat kolom ini tidak hanya berisi aktivitas untuberfungsi sebagai formative assessment. Asesmen formatif dilakukapeserta didik dan sekaligus pemberian umpan balik yang cepkegiatan/langkah pembelajaran, dan dapat juga dilakukan di akhir dengan kegiatan pembelajaran. Asesmen jenis lain, yaitu sumatif,tergantung pada cakupan dan tujuan pembelajaran pada sesi tersebuAktivitas atau langkah pembelajaran di kolom ini bisa jadi mengikutsebagian. Bisa juga merupakan penggabungan atau modifikasmengorganisasikan metode/ aktivitas belajar, perlu diperhatikan sebelumnya serta .evaluasi dari alternatif solusi. Tidak ada pembaktivitas tertentu karena pilihan aktivitas tentunya sangat tergkarakteristik peserta didik yang beragam. Namun demikian, khusus u
tuk menakar, mengevaluasi atau memvalidasi apakah siswa telah ini berisi bentuk penilaian kinerja dan bentuk penilaian lain. Draft 2), jika seorang siswa mencapai pemahaman, ia akan dapat am tahap ini, pertanyaan yang perlu dijawab adalah: Melalui tugas/ asikan pemahaman/ pencapaian hasil (tujuan) yang diinginkan? dan tik yang menunjukkan keterampilan atau kemampuan yang permainan basket, menulis sebuah cerita/ naratif yang realistik dari ortfolio dan semacamnya. lakukan oleh guru dan siswa untuk mencapai tujuan/ pemahaman/ s berfungsi digunakan guru untuk memantau proses belajar siswa, uk mencapai bukti penilaian dan tujuan tetapi juga aktivitas yang an di dalam proses pembelajaran untuk mengetahui perkembangan pat. Biasanya asesmen ini dilakukan sepanjang atau di tengah langkah pembelajaran. Asemen formatif merupakan satu kesatuan , tidak harus muncul pada modul ajar sebuah sesi pembelajaran, ut. i sintaks metode yang dirasa perlu baik secara keseluruhan maupun si langkah satu atau beberapa metode. Ketika memilih dan kembali persoalan-persoalan yang telah diidentifikasi di tahap 1 batasan dan/atau keharusan untuk memilih sebuah metode atau gantung pada tujuan, karakteristik mata pelajaran, materi, dan untuk pembelajaran di SMK, penyusunan desain dan pengembangan
perangkat ajar disarankan menggunakan antara lain PjBL, Teachinterkait dapat diakses di materi PPA II SMK Topik 2 dan Topik 3. Secara umum, dalam mengerjakan LK 2.3 mahasiswa merujuk pada b• Bahan bacaan langkah 6 MK Pengembangan Perangkat • Prinsip Pembelajaran dan Asesmen • Bahan bacaan pada pendalaman materi PAUD, UMUM, SMK, DSelain itu, dengan penyusunan rancangan kegiatan/ langkah pembelOleh karena itu, mahasiswa PPG Daljab juga dapat mengimplementersebut. Setelah menyusun dan mendiskusikan/ mempresentasikan rancantersebut, mahasiswa melengkapi komponen menjadi modul/ RPP sekolah telah menggunakan kurikulum merdeka, komponen modul aatas 3 komponen sebagai berikut. Komponen Modul Ajar. Informasi Umum Komponen Inti • Identitas penulis modul • Kompetensi awal • Profil pelajar pancasila • sarana dan prasarana • target peserta didik • model pembelajaran yang digunakan • Tujuan pembelaja• Asesmen • pemahaman berm• pertanyaan pema• kegiatan pembela• refleksi peserta dDari komponen-komponen di tabel, pemahaman bermakna dan konsep understanding dan triggering/ key question pada UbD. Kediinginkan (Topik 1, langkah 1 UbD-bahan bacaan MK). Pemahaman bermakna berisi jawaban dari sebagian atau seluruh po
ng Factory (Tefa), Kelas Industri, dan Kelas Kewirausahaan. Materi bahan bacaan berikut: DAN PLB ajaran juga perlu memperhatikan kesiapan dan keberagaman siswa. ntasikan konsep pembelajaran berdiferensiasi untuk merespon hal ngan awal perangkat pembelajaran dengan tiga komponen utama lengkap yang siap digunakan untuk pembelajaran di sekolah. Jika ajar lengkap yang diharapkan sebagai produk mata kuliah ini terdiri Lampiran aran makna antik ajaran didik dan pendidik • Lembar kerja peserta didik • pengayaan dan remedial • bahan bacaan pendidik dan peserta didik • glossarium(opsional) • daftar pustaka pertanyaan pemantik dapat dikembangkan dengan menggunakan eduanya merupakan bagian integral dalam penentuan hasil yang oin-poin berikut:
1. apa ide besar materi yang siswa harus kuasai dari sebuah uni2. apa detail penting dari materi yang siswa harus pahami dari s3. kebingungan/ miskonsepsi apa yang mungkin muncul dari se4. keterampilan/ pengetahuan apa yang siswa akan kuasai dari 5. apa yang akhirnya siswa bisa lakukan dari sebuah unit pembeSedangkan untuk membuat pertanyaan pemantik, mahasiswa sebagaakan menumbuhkan rasa ingin tahu atau pemahaman yang diharapkDinukilkan dari McTighe dan Wiggins (2012) berikut contoh formulaSample pemahaman bermakna dan pertanyaan pemantik. Pemahaman (yang diharapkan) Geografi, iklim, dan sumber daya alam di suatu wilayah mempengaruhi budaya, ekonomi, ekonomi, dan gaya hidup penduduknya. Seni dan budaya saling bergantung satu dengan yang lain; budaya mempenkesenian, dan kesenian merefleksikan dan melestarikan budaya. Dua sampel “pemahaman” di atas menjawab pertanyaan terkait ideunit pembelajaran dua mata pelajaran yang berbeda. Dalam sebuahbermakna. Formulasinya juga dapat disesuaikan dengan karakteristiDemikian juga dengan pertanyaan pemantik, formulasinya tentunNamun yang pasti, pertanyaan pemantik sifatnya benar-benar harPertanyaan-pertanyaan seperti “apakah yang kalian ketahui tentangrasanya tidak akan memantik pemahaman bermakna. Pada pembertanya “Pernahkah kalian membaca cerita…..?” akan lebih baikmenarik?”
t pembelajaran? sebuah unit pembelajaran? ebuah unit pembelajaran? sebuah unit pembelajaran? elajaran? ai guru harus berpikir pertanyaan-pertanyaan “provokatif’ apa yang kan. asi pemahaman dan pertanyaan kunci/ pemantik Pertanyaan kunci Bagaimana tempat tinggal kita mempengaruhi cara kita hidup? ngaruhi Dengan cara apa seni mencerminkan serta membentuk budaya? e besar atau detil penting apa yang siswa harus kuasai dalam suatu h unit, bisa dimungkinkan ada lebih dari satu formulasi pemahaman ik materi masing-masing mata pelajaran. nya harus memperhatikan kemampuan dan jenjang peserta didik. rus dapat memantik siswa untuk menuju pemahaman yang dituju. g …” atau “sudahkan kalian mengetahui/ mendengar/ membaca….” belajaran Bahasa dengan materi teks naratif, misalnya, alih-alih k jika guru menanyakan “Apa yang membuat sebuah cerita bisa
Tujuan B(1) Apa hasil yang diinginkan? Tujuan ini diturunkan dari CP/ KD dokumen kurikulum dan dikaitkan dengan permasalahan yang diidentifikasi. Apakah bukti pemembuktikan bahwtujuan pembelajaranCAPAIAN PEMBELAJARAN: Di akhir fase D peserta didik dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.. TUJUAN PEMBELAJARAN: Melalui model pembelajaran dengan Discovery Learning peserta didik dapat: 1. menjelaskan: a. unsur-unsur aljabar (koefisien, variabel, dan konstanta, suku aljabar) b. suku sejenis, c. dan suku tak sejenis secara benar 2. Dengan LKPD dan berkelompok peserta didik dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk unsur-unsur aljabar secara tepat Indikator tuntas papembelajaran berbeketrampilan dan kopeserta didik ,sebagmencapai tujuan peBukti penilaian yanbahwa siswa telah m1. Asesmen A2. Asesmen f3. Asesmen s4. Penilaian s
Bukti penilaian Kegiatan belajar dan asesmen formative (2) (3) enilaian yang harus ada untuk wa siswa telah mencapai/ menuju n? Kegiatan atau aktivitas apa yang secara bertahap dapat membantu siswa memberikan bukti penilaian dan mencapai tujuan pembelajaran? Kegiatan atau aktivitas apa yang dilakukan guru (dan siswa) untuk mengetahui hambatan siswa dan memantau ketercapaian tujuan? ada kriteria ketercapaian tujuan entuk deskripsi konkret mengenai ompetensi yang perlu dikuasai oleh gai bukti bahwa peserta didik telah embelajaran ng harus ada untuk membuktikan mencapai tujuan pembelajaran adalah Awal(telampir) formatif(telampir) sumatif(telampir) sikap(telampir) Kegiatan atau aktivitas yang dapat membantu siswa memberikan bukti penilaian dan mencapai tujuan pembelajaran pada Modul Ajar(telampir) a. Memberikan pertanyaan pemantik b. Siswa dalam kelompok diminta untuk mengerjakan lkpd sesuai materi. c. Guru melakukan pengamatan selama pembelajaran d. Guru dan siswa memberikan refleksi di akhir pembelajaran Kegiatan atau aktivitas apa yang dilakukan guru (dan siswa) untuk mengetahui hambatan siswa dan memantau ketercapaian tujuan?
CAPAIAN PEMBELAJARAN: Di akhir fase D peserta didik dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. Melalui model pembelajaran problem based learning, peserta didik dapat: 1. Menafsirkan konsep operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar dengan benar. 2. Menyelesaikan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar dalam masalah kontekstual dengan tepat. Indikator tuntas pembelajaran berbeketrampilan dan kopeserta didik ,sebagmencapai tujuan pemBukti penilaian ybahwa siswa telah m1. Asesmen Aw2. Asesmen for3. Asesmen su4. Penilaian si
1.Tes tertulis 2. Remidial pada kriteria ketercapaian tujuan entuk deskripsi konkret mengenai ompetensi yang perlu dikuasai oleh gai bukti bahwa peserta didik telah mbelajaran yang harus ada untuk membuktikan mencapai tujuan pembelajaran adalah wal(telampir) rmatif(telampir) umatif(telampir) kap(telampir) Kegiatan atau aktivitas yang dapat membantu siswa memberikan bukti penilaian dan mencapai tujuan pembelajaran pada Modul Ajar(telampir) a. Memberikan pertanyaan pemantik b. Siswa dalam kelompok diminta untuk mengerjakan lkpd sesuai materi. c. Guru melakukan pengamatan selama pembelajaran d. Guru dan siswa memberikan refleksi di akhir pembelajaran Kegiatan atau aktivitas apa yang dilakukan guru (dan siswa) untuk mengetahui hambatan siswa dan memantau ketercapaian tujuan? 1.Tes tertulis 2. Remidial
CAPAIAN PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Mata Pelajaran : Matematika Tahun Pelajaran : 2023/2024 Fase : D A. Rasional Matematika merupakan ilmu atau pengetahuan tentang belajar atau berpikir logis yang sangat dibutuhkan manusia untuk hidup yang mendasari perkembangan teknologi modern. Matematika mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Matematika dipandang sebagai materi pembelajaran yang harus dipahami sekaligus sebagai alat konseptual untuk mengonstruksi dan merekonstruksi materi tersebut, mengasah, dan melatih kecakapan berpikir yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan.Belajar matematika dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif. Kompetensi tersebut diperlukan agar pembelajar memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, penuh dengan ketidakpastian, dan bersifat kompetitif. Mata Pelajaran Matematika membekali peserta didik tentang cara berpikir, bernalar, dan berlogika melalui aktivitas mental tertentu yang membentuk alur berpikir berkesinambungan dan berujung pada pembentukan alur pemahaman terhadap materi pembelajaran matematika berupa fakta, konsep, prinsip, operasi, relasi, masalah, dan solusi matematis tertentu yang bersifat formal-universal. Proses mental tersebut dapat memperkuat disposisi peserta didik untuk merasakan maknadan manfaat matematika dan belajar matematika serta nilai- nilai moral dalam belajar Mata Pelajaran Matematika, meliputi kebebasan, kemahiran, penaksiran, keakuratan, kesistematisan, kerasionalan, kesabaran, kemandirian, kedisiplinan, ketekunan, ketangguhan, kepercayaan diri, keterbukaan pikiran, dan kreativitas. Dengan demikian relevansinya dengan profil pelajar Pancasila, Mata Pelajaran Matematika ditujukan untuk mengembangkan kemandirian, kemampuan bernalar kritis, dan kreativitas peserta didik. Adapun materi pembelajaran pada Mata Pelajaran Matematika di setiap jenjang pendidikan dikemas melalui bidang kajian Bilangan, Aljabar, Pengukuran, Geometri, Analisis Data dan Peluang, dan Kalkulus (sebagai pilihan untuk kelas XI dan XII). B. Tujuan Mata pelajaran Matematika bertujuan untuk membantu peserta didikmengembangkan: 1. memahami materi pembelajaran matematika berupa fakta, konsep, prinsip, operasi, dan relasi matematis dan mengaplikasikannya secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah matematis (pemahaman matematis dan kecakapan prosedural), 2. menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematis dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika (penalaran dan pembuktian matematis), 3. memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematis, menyelesaikan model atau menafsirkan solusi yang diperoleh (pemecahan masalah matematis). 4. mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah, serta menyajikan suatu situasi ke dalam simbol atau model matematis (komunikasi dan representasi matematis), 5. mengaitkan materi pembelajaran matematika berupa fakta, konsep, prinsip, operasi, dan
relasi matematis pada suatu bidang kajian, lintas bidang kajian, lintas bidang ilmu, dan dengan kehidupan (koneksi matematis), dan 6. memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap kreatif, sabar, mandiri, tekun, terbuka, tangguh, ulet, dan percaya diri dalam pemecahan masalah (disposisi matematis). C. Karakteristik Mata Pelajaran Mata Pelajaran Matematika diorganisasikan dalam lingkup lima elemen konten (dengan tambahan 1 elemen sebagai pilihan untuk kelas XI dan XII) dan lima elemenproses. 1. Elemen konten dalam Mata Pelajaran Matematika terkait dengan pandangan bahwa matematika sebagai materi pembelajaran (subject matter) yang harus dipahami peserta didik. Pemahaman matematis terkait erat dengan pembentukan alur pemahaman terhadap materi pembelajaran matematika berupa fakta, konsep, prinsip, operasi, dan relasi yang bersifat formal-universal. Elemen Deskripsi Bilangan Bidang kajian Bilangan membahas tentang angka sebagai simbol bilangan, konsep bilangan, operasi hitung bilangan, dan relasi antara berbagai operasi hitung bilangan dalam subelemen representasi visual, sifat urutan, dan operasi Aljabar Bidang kajian Aljabar membahas tentang aljabar non-formal dalam bentuk simbol gambar sampai dengan aljabar formal dalam bentuk simbol huruf yang mewakili bilangan tertentu dalam subelemen persamaan dan pertidaksamaan, relasi dan pola bilangan, serta rasio danproporsi. Pengukuran Bidang kajian Pengukuran membahas tentang besaranbesaran pengukuran, cara mengukur besaran tertentu, dan membuktikan prinsip atau teorema terkait besaran tertentu dalam subelemen pengukuran besaran geometris dan nongeometris. Geometri Bidang kajian Geometri membahas tentang berbagai bentuk bangun datar dan bangun ruang baik dalam kajian Euclides maupun Non-Euclides serta ciri-cirinya dalam subelemen geometri datar dan geometri ruang. Analisis Data dan Peluang Bidang kajian Analisis Data dan Peluang membahas tentang pengertian data, jenis-jenis data, pengolahan data dalam berbagai bentuk representasi, dan analisis data kuantitatif terkait pemusatan dan penyebaran data serta peluang munculnya suatu data atau kejadian tertentu dalam subelemen data dan representasinya, serta ketidakpastian dan peluang. Kalkulus (sebagai pilihan untuk kelas XI dan XII) Bidang kajian Kalkulus membahas tentang laju perubahan sesaat dari suatu fungsi kontinu, dan mencakup topik limit, diferensial, dan integral, serta penggunaannya. 2. Elemen proses dalam mata pelajaran Matematika terkait dengan pandangan bahwa matematika sebagai alat konseptual untuk mengonstruksi dan merekonstruksi materi pembelajaran matematika berupa aktivitas mental yang membentuk alur berpikir dan alur pemahaman yang dapat mengembangkan kecakapan- kecakapan.
Elemen Deskripsi Penalaran dan Pembuktian Matematis Penalaran terkait dengan proses penggunaan pola hubungan dalam menganalisis situasi untuk menyusun serta menyelidiki praduga. Pembuktian matematis terkait proses membuktikan kebenaran suatu prinsip, rumus, atau teorema tertentu. Pemecahan Masalah Matematis Pemecahan masalah matematis terkait dengan proses penyelesaian masalah matematis atau masalah sehari- hari dengan cara menerapkan dan mengadaptasi berbagai strategi yang efektif. Proses ini juga mencakup konstruksi dan rekonstruksi pemahaman matematika melalui pemecahan masalah. Komunikasi Komunikasi matematis terkait dengan pembentukan alur pemahaman materi pembelajaran matematika melalui cara mengomunikasikan pemikiran matematis menggunakan bahasa matematis yang tepat. Komunikasi matematis juga mencakup proses menganalisis dan mengevaluasi pemikiran matematis orang lain. Representasi Matematis Representasi matematis terkait dengan proses membuat dan menggunakan simbol, tabel, diagram, atau bentuk lain untuk mengomunikasikan gagasan dan pemodelan matematika. Proses ini juga mencakup fleksibilitas dalammengubah dari satu bentuk representasi ke bentuk representasi lainnya, dan memilih representasi yang paling sesuai untuk memecahkan masalah. Koneksi Matematis Koneksi matematis terkait dengan proses mengaitkan antar materi pembelajaran matematika pada suatu bidang kajian, lintas bidang kajian, lintas bidang ilmu,dan dengan kehidupan. D. Capaian pada Fase D Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik denganmenggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada fase ini. Mereka mampumengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilanganberpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima,menggunakan faktor skala, proporsi dan laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikanpersamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabeldengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat menentukan luaspermukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) untuk menyelesaikanmasalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangunruang terhadap ukuran panjang, luas,dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang(prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring- jaringnya. Merekadapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat kongruen dankesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan kebenaran teorema Pythagorasdan menggunakannya. Mereka dapat melakukan transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Merekadapat mengambil sampel yang mewakili suatu populasi,menggunakan mean, median, modus, range untukmenyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap pengukuran pusat. Merekadapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang, frekuensi relatif dan frekuensi harapan satukejadian pada suatu percobaan sederhana Elemen Fase D
Elemen Fase D Bilangan Di akhir fase D, peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah. Aljabar Di akhir fase D peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan. Mereka dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik. Mereka dapat menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Mereka dapat menyajikan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan relasi, fungsi dan persamaan linear. Mereka dapat menyelesaikan sistem persaman linear dua variabel melalui beberapa cara untuk penyelesaian masalah. Pengukuran Di akhir fase D peserta didik dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/ atau volume. Geometri Di akhir fase D peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Peserta didik dapat menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga, menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius). Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.
Elemen Fase D Analisa Data dan Peluang Di akhir fase D, peserta didik dapat merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan. Mereka dapat menggunakan diagram batang dan diagram lingkaran untuk menyajikan dan menginterpretasi data. Mereka dapat mengambil sampel yang mewakili suatu populasi untuk mendapatkan data yang terkait dengan mereka dan lingkungan mereka. Mereka dapat menentukan dan menafsirkan rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk menyelesaikan masalah (termasuk membandingkan suatu data terhadap kelompoknya, membandingkan dua kelompok data, memprediksi, membuat keputusan). Mereka dapat menginvestigasi kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat perubahan data. Peserta didik dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana (semua hasil percobaan dapat muncul secara merata).
Halaman 6 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN ( ATP ) Nama Sekolah: SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Mata Pelajaran : Matematika Tahun Pelajaran : 2023/2024 Fase : D (Kelas VII – IX) Kelas VII Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 4 Bilangan Peserta didik dapat membaca,menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah 1. Memberikan contoh bilangan bulat positif dan negatif. 2. Membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat positif dan negatif. 3. Membandingkan bilangan pecahan (biasa, campuran, desimal, persen dan permil) 4. Mengubah pecahan biasa ke pecahan campuran, dan sebaliknya. 5. Mengubah pecahan biasa ke desimal, dan sebaliknya. 6. Mengubah pecahan biasa ke persen, dan sebaliknya. 7. Mengubah pecahan biasa ke permil, dan sebaliknya. 8. Mengurutkan bilangan pecahan dari yang terkecil ke nilai terbesar, dan sebaliknya Tes Tertulis, Penugasan individual, penugasan kelompok, Projek Peserta didik dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real 1. Menentukan hasil operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada bilangan bulat dengan memanfaatkan sifat-sifat operasi penjumlahan dan pengurangan. 2. Menentukan hasil operasi hitung perkalian dan pembagian pada bilangan bulat dengan memanfaatkan sifat-sifat operasi perkalian dan pembagian. 3. Menentukan hasil operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada
Halaman 7 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 4 bilangan pecahan dengan memanfaatkan sifat-sifat operasi penjumlahan dan pengurangan. 4. Menentukan hasil operasi hitung perkalian dan pembagian pada bilangan pecahan dengan memanfaatkan sifat-sifat operasi perkalian dan pembagian. Peserta didik dapat memberikan estimasi/perkiraan dalammenyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial) Menyelesaikan permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan: 1. mengurutkan bilangan bulat positif dan negatif 2. mengurutkan bilangan pecahan (biasa, campuran, desimal, persen dan permil) 3. operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada bilangan bulat 4. operasi hitung perkalian dan pembagian pada bilangan bulat. 5. operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada bilangan pecahan 6. operasi hitung perkalian dan pembagian pada bilangan pecahan Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam menyelesaikan masalah 1. Menentukan KPK dan FPB pada bilangan bulat 2. Menjelaskan dan menuliskan pengertian rasio dan mengubahnya kedalam bentuk sederhana 3. Menjelaskan konsep perbandingan senilai dan berbalik nilai 4. Menggunakan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam menyelesaikan masalah
Halaman 8 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 4 5. Menjelaskan konsep skala pada peta 6. Menentukan skala, jarak pada peta, dan jarak sebenarnya jika salah satu unsur yang lain diketahui Aljabar Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan Mengenal bentuk-bentuk aljabar Tes Tertulis, Penugasan individual, penugasan kelompok, Projek Peserta didik dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar 1. Mengidentifikasi unsurunsur aljabar 2. Menyederhanakan unsurunsur aljabar Peserta didik dapat menggunakan sifatsifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen 1. Menentukan hasil operasi penjumlahan dan pengurangan aljabar 2. Menentukan hasil dari operasi perkalian pada aljabar 3. Menentukan hasil dari operasi pembagian pada aljabar 4. Menentukan hasil dari perpangkatan pada aljabar 5. Menyederhanakan pecahan dalam bentuk aljabar 6. Menyederhanakan hasil dari operasi hitung pada pecahan aljabar 7. Menentukan hasil dari operasi hitung pada pecahan aljabar 8. Menentukan nilai kebenaran suatu kalimat. 9. Menentukan kalimat terbuka dan tertutup. 10. Membuat contoh kalimat terbuka dan tertutup. 11. Mengubah masalah yang berkaitan dengan persamaan dan
Halaman 9 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 4 pertidaksamaan linear satu variabel menjadi model matematika 12. Menyelesaikan persamaan linier satu variabel dengan menggunakan operasi perkalian dan pembagian Peserta didik dapat menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel 1. Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bentukbentuk aljabar 2. Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan operasi hitung aljabar 3. Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan operasi hitung pada pecahan aljabar 4. Menyelesaikan persamaan linier satu variabel dengan menggunakan operasi penjumlahan dan pengurangan. 5. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel. 6. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan linear satu variable Geometri Peserta didik dapat menggunakan hubungan antarsudut yang terbentuk oleh dua garis yang berpotongan, dan oleh dua garis sejajar yang dipotong sebuah garis transversal untuk menyelesaikan masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga, 1. Menentukan kedudukan dua garis 2. Menentikan garis horizontal dan garis vertikal 3. Menentukan sifat-sifat garis sejajar 4. Memahami pengertian sudut 5. Menentukan besar sudut 6. Memahami jenis-jenis sudut 7. Menentukan hubungan Tes Tertulis, Penugasan individual, penugasan kelompok, Projek
Halaman 10 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 4 menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah segitiga) antar sudut 8. Hubungan antar sudut jika dua garis sejajar dipotong oleh garis lain 9. Sudut dalam sepihak dan luar sepihak Analisa data dan Peluang Peserta didik dapat merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan 1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian data, sample, dan populasi 2. Peserta didik dapat mengumpulkan, menjelaskan dan menerapkan contoh menyajikan data dari berbagai sumber media 3. Peserta didik dapat menentukan strategi analisis data berdasarkan konteksnya, serta mengkritisi penyajian data apakah efektif/bias?) 4. Peserta didik dapat merancang rencana untuk mengumpulkan data sesuai dengan pertanyaan statistika yang ditentukan. Tes Tertulis, Penugasan individual, penugasan kelompok, Projek Peserta didik dapat menggunakan diagram batang dan diagram lingkaran untuk menyajikan dan menginterpretasi data 1. mengeksekusi rencana untuk mengumpulkan data sesuai dengan pertanyaan statistika yang ditentukan. 2. mengumpulkan, menyajikan data dan menginterpretasi data dengan menggunakan diagram batang, histogram dan diagram lingkaran Peserta didik dapat mengambil sampel yang mewakili suatu populasi untuk mendapatkan data yang terkait dengan mereka dan lingkungan mereka 1. Memahami pengertian sampel 2. Memahami pengertian populasi 3. Pengambilan data pada lingkungan sekitar rumah atau sekolah.
Halaman 11 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Kelas VIII Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 Aljabar Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan Peserta didik dapat: 1. Mengidentifikasi macam-macam pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan 2. Menentukan suku ke-n dari pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan 3. Menentukan aturan pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan. - Asesmen Sumatif - Asesmen Formatif - Praktik Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Peserta didik dapat: 1. Menyajikan relasi dengan diagram panah 2. Menyajikan relasi dengan diagram Cartesius 3. Menyajikan relasi dengan himpunan pasangan berurutan - Asesmen Sumatif - Produk Peserta didik dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik. Peserta didik dapat: 1. Menentukan nilai fungsi 2. Menentukan rumus fungsi jika diketahui nilainya 3. Menggambar grafik fungsi 4. Menentukan gradien suatu garis lurus 5. Menentukan persamaan garis lurus 6. Mengidentifikasi hubungan dua garis lurus 7. Menentukan persamaan garis jika diketahui hubungan dua garis tersebut - Asesmen Sumatif - Produk
Halaman 12 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 Peserta didik dapat menyajikan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan relasi, fungsi dan persamaan linear. Peserta didik dapat: 1. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan gradien 3. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan persamaan garis lurus 4. Menggambar garis lurus jika diketahui persamaannya - Asesmen Sumatif - Praktik Peserta didik dapat menyelesaikan sistem persaman linear dua variabel melalui beberapa cara untuk penyelesaian masalah. Peserta didik dapat: 1. Mengidentifikasi persamaan linier dua variabel 2. Menentukan model matematika 3. Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan metode substitusi 4. Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan metode eliminasi 5. Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan metode campuran 6. Menyelesaiakan masalah terkait sistem persamaan linier dua variabel dalam kehidupan sehari-sehari 7. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan linear dua variabel - Asesmen Sumatif - Proyek
Halaman 13 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 Geometri Peserta didik dapat menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak antara dua titik pada bidang koordinat Kartesius). Peserta didik dapat: 1. Menentukan teorema pythagoras yang berlaku untuk suatu segitiga siku-siku 2. Menentukan sisisisi pada segitiga siku-siku dengan teorema Pythagoras 3. Menentukan bilangan-bilangan yang termasuk tripel Pythagoras 4. Menentukan jenis segitiga berdasarkan panjang sisi yang diketahui - Asesmen Sumatif - Praktik Penguku ran Peserta didik dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas lingkaran dan menyelesaikan masalah yang terkait. Peserta didik dapat: 1. Menentukan unsur-unsur lingkaran dan hubungan antar unsur pada lingkaran 2. Menghitung keliling lingkaran 3. Menghitung luas lingkaran 4. Menghitung besar sudut pusat 5. Menghitung besar sudut keliling 6. Menentukan hubungan antara sudut pusat dan sudut keliling 7. Menghitung panjang busur lingkaran 8. Menghitung luas juring lingkaran 9. Menentukan hubungan anatar sudut pusat, panjang busur , dan luas juring - Asesmen Sumatif - Produk Geometri Peserta didik dapat : 1. membuat jaringjaring bangun ruang (prisma, Peserta didik dapat: 1. menggambar jaring-jaring bangun ruang - Asesmen Formatif - Produk
Halaman 14 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 tabung, limas dan kerucut) 2. membuat bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dari jaringjaringnya (prisma, tabung, limas dan kerucut) 2. menggambar bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dari jaring-jaringnya Penguku ran Peserta didik dapat: 1. menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait 2. menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/ atau volume. Peserta didik dapat: 1. Menentukan sifatsifat bangun ruang sisi datar 2. Menghitung luas permukaan kubus 3. Menghitung volume kubus 4. Menghitung luas permukaan balok 5. Menghitung volume balok 6. Menghitung luas permukaan prisma 7. Menghitung volume prisma 8. Menghitung luas permukaan limas 9. Menghitung volume limas - Asesmen Sumatif - Asesmen Formatif - Proyek Analisa Data dan Peluang Peserta didik dapat : 1. menentukan dan menafsirkan rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk menyelesaikan masalah (termasuk membandingkan suatu data terhadap kelompoknya, membandingkan dua kelompok data, memprediksi, Peserta didik dapat: 1. Menentukan mean dari kumpulan data 2. Menentukan modus dari kumpulan data 3. Menentukan median dari kumpulan data 4. Menentukan nilai kuartil dari kumpulan data 5. Menentukan jangkauan dari kumpulan data 6. Menentukan jangkauan interkuartil dari - Asesmen Sumatif - Asesmen Formatif - Proyek
Halaman 15 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 membuat keputusan) 2. menginvestigasi kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat perubahan data kumpulan data 7. Menentukan simpangan kuartil dari kumpulan data - Kelas IX Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 Analisa data dan Peluang Peserta didik dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana (semua hasil percobaan dapat muncul secara merata). Peserta didik dapat : 1. Menjelaskan cara menentukan ruang sampel dan titik sampel dari suatu kejadian 2. menentukan nilai peluang empirik (frekuensi relatif) dari suatu percobaan 3. menentukan nilai peluang teoritik dari suatu percobaan 4. menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana 5. membandingkan peluang empirik dan teoritik 6. menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang empirik dan teoritik suatu kejadian dari suatu percobaan. - Asesmen Sumatif - Praktik (menentukan peluang empirik atau frekuensi relatif dari suatu percobaan) Bilangan Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Peserta didik dapat : 1. menjelaskan bilangan berpangkat bulat dan sifat-sifatnya 2. menjelaskan bilangan berpangkat rasional dan sifat-sifatnya 3. menentukan hasil operasi bilangan berpangkat bulat 4. menyelesaiakan masalah terkait bilangan berpangkat bulat 5. menjelaskan bilangan bentuk akar 6. menentukan hasil operasi bentuk akar 7. merasionalkan penyebut pecahan bentuk akar 8. menyelesaikan masalah bentuk akar 9. menulis bentuk notasi ilmiah dari suatu bilangan Asesmen Sumatif
Halaman 16 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 10. mengubah bentuk notasi ilmiah menjadi bilangan biasa 11. menyelesaikan masalah terkait notasi ilmiah Geometri Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Peserta didik dapat : 1. menentukan hasil refleksi (pencerminan) suatu titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat kartesius 2. menentukan hasil translasi suatu titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat kartesius 3. menentukan hasil rotasi suatu titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat kartesius 4. menentukan hasil dilatasi suatu bangun datar pada bidang koordinat kartesius 5. menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi. Asesmen Sumatif Geometri Peserta didik dapat menjelaskan sifatsifat kekongruenan dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. Peserta didik dapat : 1. menjelaskan sifat-sifat kekongruenan dua bangun datar 2. menentukan panjang sisi dan besar sudut pada dua bangun kongruen 3. menjelaskan syarat dua segitiga yang kongruen 4. menjelaskan sifat-sifat kesebangunan dua bangun datar 5. menentukan panjang sisi pada dua bangun sebangun 6. menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan dan kekongruenan dua segitiga. Asesmen sumatif Geometri Peserta didik dapat : 1. membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) 2. membuat bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dari jaringjaringnya Peserta didik dapat : 1. membuat jaring-jaring bangun ruang tabung 2. membuat jaring-jaring bangun ruang kerucut 3. membuat bangun ruang kerucut dari jaring-jaringnya 4. membuat bangun ruang tabung dari jaring-jaringnya 5. mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang sisi lengkung - Praktik membuat jaringjaring tabung dan kerucut - Produk ( bangun ruang sisi lengkung)
Halaman 17 dari 18 Jln. A.W. Soemarmo 52A Purbalingga – 53318 Telp.(0281) 895635 email: [email protected] Website : smpistiqomahsambaspbg.sch.id Elemen Tujuan Pembelajaran Indikator Tujuan Pembelajaran Rancangan Penilaian 1 2 3 5 Pengukura n Peserta didik dapat: 1. menjelaskan cara untuk menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) dan menyelesaikan masalah yang terkait 2. menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/ atau volume. Peserta didik dapat : 6. menjelaskan cara menentukan luas selimut tabung 7. menjelaskan cara menentukan luas selimut kerucut 8. menjelaskan cara menentukan luas permukaan tabung 9. menjelaskan cara menentukan volume tabung 10. menjelaskan cara menentukan luas permukaan kerucut 11. menjelaskan cara menentukan volume kerucut 12. menjelaskan cara menentukan luas permukaan bola 13. menjelaskan cara menentukan volume bola 14. menyelesaikan masalah terkait luas permukaan bangun ruang sisi lengkung 15. menyelesaikan masalah terkait volume bangun ruang sisi lengkung 16. menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas, dan/ atau volume. Asesmen Sumatif Purbalingga, 15 Juli 2023 Mengetahui, Kepala Sekolah Syaefudin Purwanto, S.Pd., M.Pd. NIY. 28.06.07.122 Guru Mata Pelajaran Sherly Hanawati, S.Si NIY. 28.06.12.180
INFORMASI UMUM Nama Penyusun: Sherly Hanawati, S.Si Institusi : SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Tahun Penyusunan : 2023 Jenjang Sekolah : SMP Kelas/Fase : VII/D Mata Pelajaran : Matematika Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Pertemuan ke- : 1 Domain : Aljabar Materi : Bentuk Aljabar dan Unsur-unsur Bentuk Aljabar Kompetensi Awal Kemampuan awal yang harus dimiliki siswa adalah kemampuan pengetahuan tentang bilangan bulat dan bilangan pecahan Profil Pelajar Pancasila 1. Bergotong royong 2. Bernalar Kritis Sarana dan Prasarana 1. Speaker 5. Gawai/Handphone 2. Wi Fi/Jaringan Internet 6. Buku Siswa Kelas VII 3. Proyektor 7. Bahan Ajar 4. Laptop 8. LKPD Target Peserta Didik Sebanyak 35 peserta didik regular kelas VII berdasarkan hasil asesmen awal maka pengelompokan dalam pembelajaran berdasarkan kesiapan belajar dengan rincian: a) Peserta didik pada kelompok berkembang sebanyak 12 orang b) Peserta didik pada kelompok cakap sebanyak 11 orang c) Peserta didik pada kelompok mahir sebanyak 12 orang
Model Pembelajaran 1. Model Pembelajaran : Discovery Learning 2. Moda Pembelajaran : Tatap muka 3. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, penugasan, presentasi
PEPPPPPPPPPPPPPPPKNJBadbMSHABDSMNCFBSDZ KOMPONEN INTI PEMAHAMAN BERMAKNA Mampu menjelaskan dan mengidentifikasi unsur-unsur aljabar (koefisien, variable, dan konstanta), suku sejenis, dan suku tak sejenis Asesmen 1. Penilaian Sikap Teknik Penilaian : Non Tes Bentuk Instrumen : Lembar Observasi Instrumen : Terlampir 2. Penilaian Formatif Teknik Penilaian : Tes Tertulis Bentuk Instrumen : Asesmen awal dan Unjuk Kerja(LKPD) Instrumen : Terlampir 3. Penilaian Sumatif(Quizizz) Teknik penilaian : Pilihan Ganda Instrumen : Terlampir Instrumen : Terlampir PERTANYAAN PEMANTIK 1. Apakah manfaat dari mempelajari bentuk aljabar? 2. Bagaimana cara yang baik dalam memilih huruf atau symbol? 3. sebagai suatu variabel? CAPAIAN PEMBELAJARAN: Di akhir fase D peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan. Mereka dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. INDIKATOR : 1. Mengidentifikasi unsur-unsur aljabar 2. Mengidentifikasi unsur-unsur aljabar TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Dengan Discovery Learning peserta didik dapat menjelaskan : a. unsur-unsur aljabar (koefisien, variabel, dan konstanta, suku aljabar) b. suku sejenis, c. dan suku tak sejenis secara benar 2. Dengan LKPD dan berkelompok peserta didik dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk unsur-unsur aljabar dengan tepat
KKTP No. Tujuan Pembelajaran Berkembang <80 Cakap 81-90 Mahir >90 1. peserta didik dapat menjelaskan unsur-unsur aljabar (koefisien, variable, dan konstanta), suku sejenis, dan suku tak sejenis. Peserta didik dapat: menjelaskan koefisien, variable, dan konstanta Peserta didik dapat: menjelaskan koefisien, variable, konstanta, banyak suku. Peserta didik dapat menjelaskan koefisien, variable, dan konstanta, serta dapat membedakan suku sejenis dan tak sejenis 2. Peserta didik dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk aljabar Peserta didik dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk aljabar yaitu menentukan koefisien, variable, dan konstanta Peserta didik dapat dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk aljabar yaitu koefisien, variable, konstanta, banyak suku. Peserta didik dapat dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk aljabar yaitu koefisien, variable, dan konstanta, serta dapat membedakan suku sejenis dan tak sejenis.
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Pendahuluan ( 10 menit) - Guru memberi salam. - Peserta didik berdoa dengan mengucap basmallah.(Dimensi Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan YME) - Peserta didik menyanyikan salah satu lagu nasional atau lagu daerah ( pada jam pelajaran pertama dan setelah istirahat pertama) - Guru mengecek kehadiran peserta didik. - Guru menanyakan kabar peserta didik. - Guru memastikan lingkungan belajar kondusif dan mengingatkan kesepakatan kelas yang sudah disepakati.(KSE: Kesadaran Diri) - Guru menanyakan perasaan peserta didik dengan menuliskan gambar emotion pada stikynote(KSE: Manajemen Diri) - Guru membimbing peserta didik untuk melakukan latihan fokus dengan teknik STOP(KSE: Manajemen Diri) - Peserta didik mencermati tujuan pembelajaran yang disampaikan guru yaitu : - Peserta didik menyimak informasi tentang cara belajar, cakupan materi, dan penilaian pada pembelajaran hari ini. 2. Kegiatan Inti (Diferensiasi Proses, durasi 60 menit) Berkembang Cakap Mahir Fase 1: Pemberian rangsangan (stimulation) 1. Melalui tayangan video https://youtu.be/8SXhPLCb6vs?si=dRnYQa7slLKI4 1HE, guru menyajikan ilustrasi penerapan aljabar dan memberikan argumentasi dari pertanyaan pemantik (C5) Fase 2: Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement) 2. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman kelompoknya untuk mengkaji dan menafsirkan referensi untuk membuktikan dugaan mereka,sesuai intruksi yang ada dalam LKPD : ( Dimensi P3: Bernalar kritis) Fase 1: Pemberian rangsangan (stimulation) 1. Melalui tayangan video https://youtu.be/8SXhPLCb6vs?si=dRnYQa7slL KI41HE, guru menyajikan ilustrasi penerapan aljabar dan memberikan argumentasi dari pertanyaan pemantik (C5) Fase 2: Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement) 2. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman kelompoknya untuk mengkaji dan menafsirkan referensi untuk membuktikan dugaan mereka,sesuai intruksi yang ada dalam LKPD : ( Dimensi P3: Bernalar kritis) Fase 1: Pemberian rangsangan (stimulation) 1. Melalui tayangan video https://youtu.be/8SXhPLCb6vs?si=dRn YQa7slLKI41HE, guru menyajikan ilustrasi penerapan aljabar dan memberikan argumentasi dari pertanyaan pemantik (C5) Fase 2: Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement) 2. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman kelompoknya untuk mengkaji dan menafsirkan referensi untuk membuktikan dugaan mereka,sesuai intruksi yang ada dalam LKPD : ( Dimensi P3: Bernalar kritis)
Berkembang Cakap Mahir Fase 3: Pengumpulan Data 4. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman kelompoknya untuk mengkaji dan menafsirkan referensi untuk membuktikan dugaan mereka,sesuai intruksi yang ada dalam LKPD dengan bimbingan guru : ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 4:Pengolahan Data(Data Processing) 5. Peserta didik mendesign langkah-langkah penyelesaian LKPD dalam kelompok dengan bimbingan guru(P5) ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 5: Pembuktian (verification) Dengan model talking stick dan memutarkan musik maka untuk menentukan kelompok yang akan presentasi dahulu adalah yang mendapatkan tongkat saat music berhenti 6. Guru mengkoordinir (A4) salah satu kelompok untuk menyajikan hasil diskusi dalam menyelesaikan masalah pada LKPD(P5) dan kelompok lain menanggapi(Dimensi P5: Bernalar kritis) Fase 6: Menarik Simpulan/ generalisasi (generalization) 7. Peserta didik menyimpulkan (C6) hasil diskusi dan guru memberikan penguatan.(Dimensi P5: Bernalar kritis) Hasil yang diharapkan: a. peserta didik dapat menjelaskan unsur-unsur aljabar b. menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk aljabar Fase 3: Pengumpulan Data 4. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman kelompoknya untuk mengkaji dan menafsirkan referensi untuk membuktikan dugaan mereka,sesuai intruksi yang ada dalam LKPD dengan bimbingan guru : ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 4: Pengolahan Data(Data Processing) 5. Peserta didik mendesign langkah-langkah penyelesaian LKPD dalam kelompok dengan bimbingan guru (P5) ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 5: Pembuktian (verification) 6. Guru mengkoordinir (A4) salah satu kelompok untuk menyajikan hasil diskusi dalam menyelesaikan masalah pada LKPD(P5) dan kelompok lain menanggapi. ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 6: Menarik Simpulan/ generalisasi (generalization) 8. Peserta didik menyimpulkan (C6) hasil diskusi dan guru memberikan penguatan. (Dimensi P5: Bernalar kritis) Hasil yang diharapkan: a. peserta didik dapat menjelaskan unsur-unsur aljabar b. menyajikan masalah kontekstual dalam bentukaljabarFase 3: Pengumpulan Data 4. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman kelompoknya untuk mengkaji dan menafsirkan referensi untuk membuktikan dugaan mereka,sesuai intruksi yang ada dalam LKPD : ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 4: Pengolahan Data(Data Processing) 5. Peserta didik mendesign langkahlangkah penyelesaian LKPD dalam kelompok dengan berdiskusi (P5) ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 5: Pembuktian (verification) 6. Guru mengkoordinir(A4) salah satu kelompok untuk menyajikan hasil diskusi dalam menyelesaikan masalah pada LKPD(P5) dan kelompok lain menanggapi. ( Dimensi P3: Gotong Royong) Fase 6:Menarik Simpulan/ generalisasi (generalization) 9. 7. Peserta didik menyimpulkan (C6) hasil diskusi dan guru memberikan penguatan. (Dimensi P5: Bernalar kritis) Hasil yang diharapkan: a. peserta didik dapat menjelaskan unsur-unsur aljabar b. menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk aljabar
- . 3. Penutup( 10 menit) - Guru memberikan tes sumatif melalui quizizz. - Guru dan peserta didik melaksanakan refleksi pembelajaran. - Guru memberikan kokurikuler. - Peserta didik mencermati Informasi garis besar isi kegiatan pada pertemuan berikutnya. - Peserta didik mendapatkan pesan-pesan afektif. - Guru menutup pembelajaran dengan salam. Refleksi Guru Berikut beberapa pertanyaan untuk refleksi guru: 1. Apakah tugas yang anda berikan dapat diselesaikan oleh siswa? 2. Perbaikan apa saja yang harus anda lakukan untuk pembelajaran kali ini? 3. Apakah kegiatan belajar berhasil? 4. Apa yang menurutmu berhasil, dan apa yang masih perlu ditingkatkan? 5. Kesulitan apa yang dialami? 6. Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar? 7. Apakah seluruh siswa mengikuti pelajaran dengan baik? Refleksi untuk Peserta Didik Berikut beberapa pertanyaan untuk refleksi peserta didik: 1. Apakah kamu menikmati pembelajaran ini?Silahkan pilih gambar emotion sesuai perasaanmu. 2. Bagian mana menurut kamu yang mudah dalam pembelajaran topik ini? 3. Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini? 4. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? 5. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini? 6. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan?
ASESMEN 1. Asesmen Awal ( Tes Diagnostik) Soal Asesmen Awal 1. Perhatikan gambar berikut. Anton, Bagas, dan Danu akan berwisata menyelam di Selat Lirang yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebelum menyelam mereka menelaah peta batimetri(peta yang menggambarkan garis kedalaman laut, dengan satuan mdpl) seperti gambar di atas. Anton berada di titik A, Bagas berada di titik C, dan Danu berada di titik E. Berikan kesimpulan dari keterangan di atas yang benar. A. Anton menyelam lebih dalam daripada Bagas B. Danu menyelam lebih dalam daripada Anton dan Bagas C. Perbedaan kedalaman menyelam antara Danu dan Bagas adalah 5 m D. Anton menyelam paling dalam daripada Bagas dan Danu 2. Sebuah bus berangkat dari terminal berpenumpang 14 orang. Sesampainya di halte A, dari pintu belakang turun 2 orang dan dari pintu depan naik 9 orang. Di halte B, dari pintu belakang turun 5 orang sedangkan dari pintu depan naik 10 orang. Jika bus berkapasitas 50 orang tempat duduk, maka berapa banyak tempat duduk yang masih tersedia ?Jika ada rombongan sebanyak 30 orang yang masuk bus dapatkah rombongan tersebut dapatkah mereka semua mendapatkan tempat duduk? 3. Ayah mengerjakan puzzle selama 1,5 jam, kemudian adik melanjutkan mengerjakan puzzle yang sama selama 2 3 4 jam. Bagaimana ibu mengerjakan sendiri dengan waktu 2 jam. Simpulkan siapa pemenangnya? Kunci: 1. B 2. 14 – 2 + 9 = 21 21 - 5 + 10 = 26 LAMPIRAN-LAMPIRAN
Kapasitas 50 orang maka tempat duduk yang tersisa = 50 – 26 = 24 kursi maka jika ada 30 orang yang masuk dalam bus yang mendapatkan tempat duduk hanya 24 orang dan yang 6 orang tidak mendapatkan tempat duduk 3. 1,5 + 2 3 4 = 4 1 4 jam= 4 jam 15 menit. Karena ibu mengerjakan sendiri 2 jam maka pemenangnya adalah Ayah dan Adik Kriteria pengelompokan: - Berkembang : peserta didik yang mendapatkan nilai kurang dari 80. - Cakap : peserta didik yang mendapatkan nilai antara 81 - 89. - Mahir : peserta didik yang mendapatkan nilai lebih dari 90. 2. Asesmen Formatif pada LKPD a. Pedoman Penilaian Aspek yang Dinilai Kriteria 1 2 3 Penyelesaian LKPD Kelengkapan Jawaban Jawaban LKPD yang tepat kurang dari 50% Jawaban LKPD yang tepat lebih dari 50% dan kurang dari 100% Jawaban LKPD yang tepat 100% Nama Sekolah : SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Tahun Pelajaran : 2023/2024 Kelas/Semester : VII ……/1 Mata Pelajaran : Matematika Materi : ……………………………………………………………… Hari, tanggal : ……………………………………………………………… Waktu : ……………………………………………………………… No Nama Ketepatan Jawaban Nilai 1 2 3 Perhitungan Nilai = 3 × 100
3. Asesmen Sumatif(Quiziz) Instrumen Penilaian Sumatif Materi: Penjumlahan dan Pengurangan Aljabar Kisi-Kisi Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Lingkup Materi Indikator Soal(ABCD) Level Taksonomi Bentuk Soal Nomor Soal Skor Sikap Pengetahuan Keterampi lan Di akhir fase D peserta didik dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. Dengan Discovery Learning peserta didik dapat : 1. menjelask an : a.unsurunsur aljabar (koefisien, variabel, dan konstanta, suku aljabar) b. suku sejenis, dan c. suku tak sejenis secara benar Bentuk dan Unsur-unsur Aljabar - Menemuk an sifatsifat operasi hitung aljabar L3 Pilihan Ganda 1 10 Melalui gambar segitiga Menafsirk an hasil penjumlah an dan pengurang an bentuk aljaba L3 Pilihan Ganda 2 10 2. Peserta didik dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk unsur-unsur aljabar dengan tepat Menyelesaiak an masalah kontekstual L3 Pilihan Ganda 3 10 Total Skor 30 = × = =
Selesaikan soal berikut 1. Cocokkan istilah berikut ini sesuai dengan definisi yang telah dijelaskan. ………… I. Bentuk aljabar A. Setiap bagian dari bentuk aljabar yang dipisahkan oleh “+” atau “- “. ………… II. Koefisien B. Angka yang berdiri sendiri ………… III.Variabel C. Angka yang tidak berdiri sendiri dan bersanding dengan variabel ………… IV.Konstanta D. Huruf yang memiliki suatu nilai tertentu ………… V. Suku E. Sebuah kalimat matematika tanpa tanda “=”, memiliki suku dan terdiri dari beberapa variabel. 2. Berikut ini adalah informasi mengenai sekolah kalian yang dinyatakan dalam bentuk variabel. g = banyak guru di sekolah (28) m = banyak guru matematika di sekolah(3) j = banyak jam pelajaran per hari (8) jam) w = waktu per jam Pelajaran ( 40 menit) Designlah variabel-variabel di atas dapat digunakan untuk menyatakan bentuk aljabar dari hal-hal berikut: a. Total jam pelajaran per minggu b. Banyak guru yang tidak mengajar matematika A. 48j dan g – 3m B. 8j dan 3m C. 6j dan (g – 3m) D. 48j dan g + 3m 3. Cakra pergi ke toko sembako untuk membeli minyak goreng, beras, dan tepung terigu. Jika harga 1 liter minyak goreng adalah Rp14.500,00, 1 kg beras adalah Rp10.000,00, dan 1 kg tepung terigu adalah Rp15.000,00. Designlah bentuk aljabar dari jumlah uang yang perlu dibayar oleh Cakra saat membeli x liter minyak goreng, y kg beras, dan z kg tepung terigu. A. x– y – z B. 2x + y – z C. x + y + z D. 2x – y - z
KUNCI: 1. A- V, B.- IV, C-II, D-III, E-1 2. 48 j dan (g – 3m) 3. x + y + z 4. Asesmen Sikap • Penilaian Sikap : Bergotong royong dan Bernalar Kritis Lembar Penilaian Sikap Mata Pelajaran : ................................... Kelas/Semester : ................................... Materi : ................................... Indikator : Peserta didik menunjukkan perilaku Bergotong royong dan Bernalar Kritis No Nama Bergotong royong Bernalar Kritis Total Skor Nilai 1 1 2 3 4 1 2 3 4 2 … • Perhitungan Nilai Akhir = ℎ × 100 • Kriteria Penilaian: 76-100 : Sangat Baik (A) 51-75 : Baik (B) 26-50 : Cukup (C) 0-25 : Kurang (D) • Rubrik Penilaian Sikap Sikap Kriteria Kriteria Skor Bergotong royong Terlibat aktif dalam kerja kelompok 4 Kesediaan melakukan tugas sesuai dengan kesepakatan Bersedia membantu orang lain dalam satu kelompok
yang mengalami kesulitan Rela berkorban untuk teman lain Hanya menunjukkan 3 kriteria 3 Hanya menunjukkan 2 kriteria 2 Hanya menunjukkan 1 kriteria 1 Bernalar Kritis Dapat menemukan ide/gagasan 4 Mampu memecahkan masalah Menanggapi hasil penemuan kelompok lain Mengajukan pertanyaan kritis Hanya menunjukkan 3 kriteria 3 Hanya menunjukkan 2 kriteria 2 Hanya menunjukkan 1 kriteria 1
5. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN a. Rubrik Presentasi No Nama Peserta Didik Kemampuan Bertanya Kemampuan Menjawab/Ar gumentasi Kemampuan Memberi Saran Nilai Keterampilan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Aqila Mayang 2 Avisena meccaMalika 3 Maryam lutfi 4 Baiza fian maaazira 5 Fidelia at tathahira 6 Azalia Andinada Zuhri 7 Keisya Mazaya 8 Medina Rahma 9 Muna Dhea Syarofana 10 Malika khaira faryan 11 Auryn nila oktaviana 12 Challista Aulia 13 Zeliana Titis Pradanawati 14 Nafila najlarachmadhani 15 Novi Rahayu 16 Putri keylani 17 Rahmat unisa 18 Salsabiila Faiza 19 Shafa Afkar 20 Sumayah rahma
Pedoman Penskoran No Aspek Pedoman Penskoran 1 Kemampuan Bertanya Skor 4 : Selalu Bertanya Skor 3 : Sering Bertanya Skor 2 : Kadang-Kadang Bertanya Skor 1 : Tidak pernah bertanya 2 Kemampuan menjawab/Argumentasi Skor 4 : Materi/jawaban benar, rasional, dan jelas Skor 3 : Materi/jawaban benar, rasional, dan tidak jelas Skor 2 : Materi/jawaban benar, tidak rasional, dan tidak jelas Skor 1 : Materi/jawaban tidak benar, tidak rasional, dan tidak jelas 3 Kemampuan memberikan saran Skor 4 : Selalu memberikan saran Skor 3 : Sering memberikan saran Skor 2 : Kadang-kadang memberikan saran Skor 1 : Tidak pernah memberikan saran Keterangan: 1. Diisi sesuai dengan perolehan skor sesuai pedoman. 2. = ℎ 12 × 100
1. Unsur-unsur Aljabar Aljabar juga memiliki unsur-unsur yang terkandung di dalamnya, yakni variabel, koefisien, dan konstanta. Dengan penjelasan: Variabel aljabar adalah lambang atau gabungan lambang yang mewakili sembatang bilangan dalam himpunan semestanya. Koefisien adalah nilai yang mengiringi variabel. Konstanta adalah lambang aljabar yang menunjuk anggota tertentu (berupa bilangan) dalam himpunan semestanya. Contoh: Maka: Contoh: 4 3 + 3 2 + 2 + 1 Maka: Variabelnya adalah a dan b Koefisiennya adalah 4, 3, dan 2 Konstantanya adalah 1 2. Suku-suku aljabar Pengertian suku pada bentuk aljabar adalah adalah seperangkat lambang aljabar yang dapat berupa variabel atau konstanta dan ditulis tanpa tanda operasi tambah atau kurang. Contoh: 2a, xy, 4y² a. Suku tunggal atau suku satu adalah bentuk aljabar yang hanya memuat atau terdiri dari satu suku. Contoh: 3x², -2x, 3xy, -5y² b. Suku dua atau binom adalah bentuk aljabar yang memuat atau terdiri atas dua suku. Contoh: x + 5, 2x – 7 , 4x² - x , x² - y² c. Suku banyak atau polinom adalah bentuk aljabar yang memuat atau terdiri atas tiga suku atau lebih. Contoh: 3x² - x + 7, 2x² + 5xy – x – 1 , 7x² - 4xy + 5x + y +3 Variabel aljabar adalah lambang atau gabungan lambang yang mewakili sembatang bilangan dalam himpunan semestanya. Koefisien adalah nilai yang mengiringi variabel. Konstanta adalah lambang aljabar yang menunjuk anggota tertentu (berupa bilangan) dalam himpunan semestanya Suku Aljabar adalah seperangkat lambang aljabar yang dapat berupa variabel atau konstanta dan ditulis tanpa tanda operasi tambah atau kurang. SUMBER BELAJAR Sumber Belajar yang digunakan adalah sebagai berikut: 1. Bahan ajar yang dikembangkan komunitas belajar SMP Istiqomah Sambas Purbalingga. 2. Dicky Susano dkk. 2022. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Repbulik Indonesia Buku Matematika Siswa SMP/MTs kelas VII. Jakarta Kementrian Pendidikan dan Kebudayaaan Indonesia. 3. Dicky Susano dkk.2022. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Repbulik Indonesia . Buku Matematika Guru. Buku Matematika SMP/MTs kelas VIII. Jakarta Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. 4. https://youtu.be/8SXhPLCb6vs?si=icJhxseH-bYlclJW GLOSARIUM DAFTAR PUSTAKA
Lampiran-lampiran LKPD PERTEMUAN 1 I. KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI Melalui pendekatan model pembelajaran discovery learning diharapkan peserta didik memiliki sikap Bergotong royong dan Bernalar Kritis serta: 1. dapat menjelaskan variable, koefisien, konstanta, suku pada bentuk aljabar dengan benar 2. melalui unjuk kerja, peserta didik dapat Membuat bentuk aljabar dari permasalahan kontekstual. II. PETUNJUK KERJA 1. Baca, Cermati dan Kerjakan sesuai petunjuk pada LKPD 2. Diskusi dikerjakan kelompok 3. Jika ada kesulitan minta petunjuk guru Pak Amin memanen buah apel di kebunnya sebanyak 4 keranjang penuh dan sisanya ada 6 buah di luar keranjang (anggaplah banyak apel dalam setiap keranjang sama). Bagaimana menentukan banyak apel dalam bentuk aljabar? Variabelnya adalah … Koefisiennya adalah … Konstantanya adalah … Nama dan Nomor Absen: 1. … 4. … 2. … 5. … 3. … 6. … Mapel : Matematika Materi : Bentuk Aljabar dan Unsurnya Kelas : VII Semester : 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PERTEMUAN 1
Setelah pelajaran matematika berakhir, Andi dan Rudi diminta tolong oleh ibu gurunya untuk membeli buku tulis, pensil, dan penghapus di koperasi sekolah untuk dibagikan kepada anakanak kelas VII C. Andi membeli 2 pack buku tulis, 1 pack pensil, dan 5 penghapus. Sedangkan Rudi membeli 2 pack buku tulis, 2 pack pensil, dan 3 penghapus. Tentukan bentuk aljabar dari buku tulis, pensil, dan penghapus yang dibawa Andi dan Rudi! (Anggaplah jumlah buku dan pensil setiap pack masing-masing adalah sama) Nama Barang yang dibeli Bentuk aljabar Andi Rudi Dari barang yang dibeli Rudi maka Variabelnya adalah … dan …… Koefisien dari variable …. adalah ….. Koefisien dari variable …. adalah …… Konstantanya adalah …
III. HASIL DISKUSI 1. Bentuk Aljabar adalah …………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………... 2. Variabel adalah ………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………... 3. Koefisien adalah ………………………………………………………………………... …………………………………………………………………………………………... 4. Konstanta adalah ………………………………………………………………………... …………………………………………………………………………………………... PENGAYAAN REMIDI Seorang siswa membeli 3 batang pensil dan 5 buah buku. Keesokan harinya, ia membeli buku sebanyak dua kalinya dari banyak buku yang ia beli pada hari sebelumnya. Nyatakan bentuk aljabar yang tepat untuk merepresentasikan uang yang akan dikeluarkan oleh siswa tersebut untuk membeli barang-barang tersebut! JAWABAN: KOKULIKULER