MEDIA CANVA
Lampiran-lampiran LKPD PERTEMUAN 1 I. KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI Melalui pendekatan model pembelajaran discovery learning diharapkan peserta didik memiliki sikap Bergotong royong dan Bernalar Kritis serta: 1. dapat menjelaskan variable, koefisien, konstanta, suku pada bentuk aljabar dengan benar 2. melalui unjuk kerja, peserta didik dapat Membuat bentuk aljabar dari permasalahan kontekstual. II. PETUNJUK KERJA 1. Baca, Cermati dan Kerjakan sesuai petunjuk pada LKPD 2. Diskusi dikerjakan kelompok 3. Jika ada kesulitan minta petunjuk guru Pak Amin memanen buah apel di kebunnya sebanyak 4 keranjang penuh dan sisanya ada 6 buah di luar keranjang (anggaplah banyak apel dalam setiap keranjang sama). Bagaimana menentukan banyak apel dalam bentuk aljabar? Nama dan Nomor Absen: 1. … 4. … 2. … 5. … 3. … 6. … Mapel : Matematika Materi : Bentuk Aljabar dan Unsurnya Kelas : VII Semester : 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PERTEMUAN 1 Variabelnya adalah … Koefisiennya adalah … Konstantanya adalah …
Setelah pelajaran matematika berakhir, Andi dan Rudi diminta tolong oleh ibu gurunya untuk membeli buku tulis, pensil, dan penghapus di koperasi sekolah untuk dibagikan kepada anak-anak kelas VII C. Andi membeli 2 pack buku tulis, 1 pack pensil, dan 5 penghapus. Sedangkan Rudi membeli 2 pack buku tulis, 2 pack pensil, dan 3 penghapus. Tentukan bentuk aljabar dari buku tulis, pensil, dan penghapus yang dibawa Andi dan Rudi! (Anggaplah jumlah buku dan pensil setiap pack masing-masing adalah sama) Nama Barang yang dibeli Bentuk aljabar Andi
Rudi Dari barang yang dibeli Rudi maka Variabelnya adalah … dan …… Koefisien dari variable …. adalah ….. Koefisien dari variable …. adalah …… Konstantanya adalah … III. HASIL DISKUSI 1. Bentuk Aljabar adalah …………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… 2. Variabel adalah ……………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………….. 3. Koefisien adalah ………………………………………………………………………................... …………………………………………………………………………………… 4. Konstanta adalah ………………………………………………………………………..................... ……………………………………………………………………………………… 5. Suku sejenis adalah ……………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………….. 6. Suku tak sejenis adalah ……………………………………………………………………………………….
ASESMEN 1. Asesmen Awal ( Tes Diagnostik) Soal Asesmen Awal 1. Perhatikan gambar berikut. Anton, Bagas, dan Danu akan berwisata menyelam di Selat Lirang yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebelum menyelam mereka menelaah peta batimetri(peta yang menggambarkan garis kedalaman laut, dengan satuan mdpl) seperti gambar di atas. Anton berada di titik A, Bagas berada di titik C, dan Danu berada di titik E. Berikan kesimpulan dari keterangan di atas yang benar. A. Anton menyelam lebih dalam daripada Bagas B. Danu menyelam lebih dalam daripada Anton dan Bagas C. Perbedaan kedalaman menyelam antara Danu dan Bagas adalah 5 m D. Anton menyelam paling dalam daripada Bagas dan Danu 2. Sebuah bus berangkat dari terminal berpenumpang 14 orang. Sesampainya di halte A, dari pintu belakang turun 2 orang dan dari pintu depan naik 9 orang. Di halte B, dari pintu belakang turun 5 orang sedangkan dari pintu depan naik 10 orang. Jika bus berkapasitas 50 orang tempat duduk, maka berapa banyak tempat duduk yang masih tersedia ?Jika ada rombongan sebanyak 30 orang yang masuk bus dapatkah rombongan tersebut dapatkah mereka semua mendapatkan tempat duduk? 3. Ayah mengerjakan puzzle selama 1,5 jam, kemudian adik melanjutkan mengerjakan puzzle yang sama selama 2 3 4 jam. Bagaimana ibu mengerjakan sendiri dengan waktu 2 jam. Simpulkan siapa pemenangnya? LAMPIRAN ASESMEN
Kunci: 1. B 2. 14 – 2 + 9 = 21 21 - 5 + 10 = 26 Kapasitas 50 orang maka tempat duduk yang tersisa = 50 – 26 = 24 kursi maka jika ada 30 orang yang masuk dalam bus yang mendapatkan tempat duduk hanya 24 orang dan yang 6 orang tidak mendapatkan tempat duduk 3. 1,5 + 2 3 4 = 4 1 4 jam= 4 jam 15 menit. Karena ibu mengerjakan sendiri 2 jam maka pemenangnya adalah Ayah dan Adik Kriteria pengelompokan: - Berkembang : peserta didik yang mendapatkan nilai kurang dari 80. - Cakap : peserta didik yang mendapatkan nilai antara 81 - 89. - Mahir : peserta didik yang mendapatkan nilai lebih dari 90. 2. Asesmen Formatif pada LKPD a. Pedoman Penilaian Aspek yang Dinilai Kriteria 1 2 3 Penyelesaian LKPD Kelengkapan Jawaban Jawaban LKPD yang tepat kurang dari 50% Jawaban LKPD yang tepat lebih dari 50% dan kurang dari 100% Jawaban LKPD yang tepat 100% Nama Sekolah : SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Tahun Pelajaran : 2023/2024 Kelas/Semester : VII ……/1 Mata Pelajaran : Matematika Materi : ……………………………………………………………… Hari, tanggal : ……………………………………………………………… Waktu : ………………………………………………………………
No Nama Ketepatan Jawaban Nilai 1 2 3 Perhitungan Nilai = 3 × 100 3. Asesmen Sumatif(Quiziz) Instrumen Penilaian Sumatif Materi: Penjumlahan dan Pengurangan Aljabar Kisi-Kisi Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Lingkup Materi Indikator Soal(ABCD) Level Taksonomi Bentuk Soal Nomor Soal Sk Sikap Pengetahuan Keteram or pilan Di akhir fase D peserta didik dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan Dengan Discovery Learning peserta didik dapat : 1. menjelask an : a.unsurunsur aljabar (koefisien, variabel, dan konstanta, suku aljabar) b. suku sejenis, dan c. suku tak sejenis Bentuk dan Unsur-unsur Aljabar - Menemuk an sifatsifat operasi hitung aljabar L3 Pilihan Ganda 1 10 Melalui gambar segitiga Menafsirk an hasil penjumlah an dan pengurang an bentuk aljaba L3 Pilihan Ganda 2 10
bentuk aljabar yang ekuivalen. secara benar 2. Peserta didik dapat menyajikan masalah kontekstual dalam bentuk unsur-unsur aljabar dengan tepat Menyelesaiak an masalah kontekstual L3 Pilihan Ganda 3 10 Total Skor 30 = × = = Selesaikan soal berikut 1. Cocokkan istilah berikut ini sesuai dengan definisi yang telah dijelaskan. ………… I. Bentuk aljabar A. Setiap bagian dari bentuk aljabar yang dipisahkan oleh “+” atau “-“. ………… II. Koefisien B. Angka yang berdiri sendiri ………… III.Variabel C. Angka yang tidak berdiri sendiri dan bersanding dengan variabel ………… IV.Konstanta D. Huruf yang memiliki suatu nilai tertentu ………… V. Suku E. Sebuah kalimat matematika tanpa tanda “=”, memiliki suku dan
terdiri dari beberapa variabel. 2. Berikut ini adalah informasi mengenai sekolah kalian yang dinyatakan dalam bentuk variabel. g = banyak guru di sekolah (28) m = banyak guru matematika di sekolah(3) j = banyak jam pelajaran per hari (8) jam) w = waktu per jam Pelajaran ( 40 menit) Designlah variabel-variabel di atas dapat digunakan untuk menyatakan bentuk aljabar dari hal-hal berikut: a. Total jam pelajaran per minggu b. Banyak guru yang tidak mengajar matematika A. 48j dan g – 3m B. 8j dan 3m C. 6j dan (g – 3m) D. 48j dan g + 3m 3. Cakra pergi ke toko sembako untuk membeli minyak goreng, beras, dan tepung terigu. Jika harga 1 liter minyak goreng adalah Rp14.500,00, 1 kg beras adalah Rp10.000,00, dan 1 kg tepung terigu adalah Rp15.000,00. Designlah bentuk aljabar dari jumlah uang yang perlu dibayar oleh Cakra saat membeli x liter minyak goreng, y kg beras, dan z kg tepung terigu. A. x– y – z B. 2x + y – z C. x + y + z D. 2x – y - z KUNCI: 1. A- V, B.- IV, C-II, D-III, E-1 2. 48 j dan (g – 3m) 3. x + y + z 4. Asesmen Sikap • Penilaian Sikap : Bergotong royong dan Bernalar Kritis Lembar Penilaian Sikap Mata Pelajaran : ................................... Kelas/Semester : ................................... Materi : ...................................
Indikator : Peserta didik menunjukkan perilaku Bergotong royong dan Bernalar Kritis No Nama Bergotong royong Bernalar Kritis Total Skor Nilai 1 1 2 3 4 1 2 3 4 2 … • Perhitungan Nilai Akhir = ℎ × 100 • Kriteria Penilaian: 76-100 : Sangat Baik (A) 51-75 : Baik (B) 26-50 : Cukup (C) 0-25 : Kurang (D) • Rubrik Penilaian Sikap Sikap Kriteria Kriteria Skor Bergotong royong Terlibat aktif dalam kerja kelompok 4 Kesediaan melakukan tugas sesuai dengan kesepakatan Bersedia membantu orang lain dalam satu kelompok yang mengalami kesulitan Rela berkorban untuk teman lain Hanya menunjukkan 3 kriteria 3
Hanya menunjukkan 2 kriteria 2 Hanya menunjukkan 1 kriteria 1 Bernalar Kritis Dapat menemukan ide/gagasan 4 Mampu memecahkan masalah Menanggapi hasil penemuan kelompok lain Mengajukan pertanyaan kritis Hanya menunjukkan 3 kriteria 3 Hanya menunjukkan 2 kriteria 2 Hanya menunjukkan 1 kriteria 1
5. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN a. Rubrik Presentasi No Nama Peserta Didik Kemampuan Bertanya Kemampuan Menjawab/Ar gumentasi Kemampuan Memberi Saran Nilai Keterampilan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Aqila Mayang 2 Avisena meccaMalika 3 Maryam lutfi 4 Baiza fian maaazira 5 Fidelia at tathahira 6 Azalia Andinada Zuhri 7 Keisya Mazaya 8 Medina Rahma 9 Muna Dhea Syarofana 10 Malika khaira faryan 11 Auryn nila oktaviana 12 Challista Aulia 13 Zeliana Titis Pradanawati 14 Nafila najlarachmadhani 15 Novi Rahayu 16 Putri keylani 17 Rahmat unisa
18 Salsabiila Faiza 19 Shafa Afkar 20 Sumayah rahma Pedoman Penskoran No Aspek Pedoman Penskoran 1 Kemampuan Bertanya Skor 4 : Selalu Bertanya Skor 3 : Sering Bertanya Skor 2 : Kadang-Kadang Bertanya Skor 1 : Tidak pernah bertanya 2 Kemampuan menjawab/Argumentasi Skor 4 : Materi/jawaban benar, rasional, dan jelas Skor 3 : Materi/jawaban benar, rasional, dan tidak jelas Skor 2 : Materi/jawaban benar, tidak rasional, dan tidak jelas Skor 1 : Materi/jawaban tidak benar, tidak rasional, dan tidak jelas 3 Kemampuan memberikan saran Skor 4 : Selalu memberikan saran Skor 3 : Sering memberikan saran Skor 2 : Kadang-kadang memberikan saran Skor 1 : Tidak pernah memberikan saran Keterangan: 1. Diisi sesuai dengan perolehan skor sesuai pedoman. 2. = ℎ 12 × 100
Refleksi Guru Berikut beberapa pertanyaan untuk refleksi guru: 1. Apakah tugas yang anda berikan dapat diselesaikan oleh siswa? 2. Perbaikan apa saja yang harus anda lakukan untuk pembelajaran kali ini? 3. Apakah kegiatan belajar berhasil? 4. Apa yang menurutmu berhasil, dan apa yang masih perlu ditingkatkan? 5. Kesulitan apa yang dialami? 6. Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar? 7. Apakah seluruh siswa mengikuti pelajaran dengan baik? Refleksi untuk Peserta Didik Berikut beberapa pertanyaan untuk refleksi peserta didik: 1. Apakah kamu menikmati pembelajaran ini?Silahkan pilih gambar emotion sesuai perasaanmu. 2. Bagian mana menurut kamu yang mudah dalam pembelajaran topik ini? 3. Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini? 4. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? 5. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini? 6. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan?
Bentuk AljaMengenal Unsur-UnMatematika KSherly Hanaw
bar sur Aljabar Kelas VII wati, S.Si
1. Dengan Discovery Learning peserta didik da. unsur-unsur aljabar (koefisien, variabel, dab. suku sejenis, c. dan suku tak sejenis secara tepat 2. Dengan LKPD dan berkelompok peserta diddalam bentuk unsur-unsur aljabar. Tujuan PembIndikator Pencapa1. Mengidentifikasi unsur-unsur aljaba2. Menyajikan masalah kontekstual da1. 2.
dapat menjelaskan : an konstanta, suku aljabar) dik dapat menyajikan masalah kontekstual belajaran aian Kompetensi ar alam bentuk aljabar
Pembagian kelompok berdasarkan hasil asesmen awal Pembagian Kelompo
ok
https://youtu. be/8SXhPLCb 6vs?si=pj8DL0lRU4EwY cP Amati Video berikut
Pertanyaan Pemantik 1. Apakah manfaat dari mempelajari bentuk aljabar? 2. Bagaimana cara yang baik dalam memilih huruf atau symbol?
Ayo Diskusi
Kelompok
1. Bentuk Aljabar adalah …………2. Variabel adalah ……………………3.Koefisien adalah ……………………4.Konstanta adalah …………………5. Suku Sejenis ...........................6. Suku tak sejenis ...................PRESENTASI H
…………………………………………………………. ……………………………………………………… ……………………………………………………... ………………………………………………………... ........................................................... ......................................................... HASIL DISKUSI
BentlambatauoperaVarialambdalamKoefivariaKonsyangbilanSukuvariaSukusamaKESIMPULAN DAN PENGUATAN
tuk Aljabar adalah seperangkat bang aljabar yang dapat berupa variabel konstanta dan ditulis tanpa tanda asi tambah atau kurang abel adalah lambang atau gabungan bang yang mewakili sembatang bilangan m himpun semestanya(berupa huruf) isien adalah nilai yang mengiringi bel. tanta adalah adalah lambang aljabar menunjuk anggota tertentu (berupa gan) dalam himpunan semestanya Sejenis adalah suku yang sama belnya tak sejenis adalah suku yang tidak a variabelnya
REFLEKSI PEMBELAJAHARI INI Apakah kamu menikmati pembelajaran ini?Silahkan pilih gambar emotion sesuai perasaanm
ARAN mu.
Peserta Didik Mengerjakhttps://quizizz.com/pASESMEN SUM
kan POSTES VIA QUIZIZZ pro/join?gc=94044059 MATIF/POSTES
TerimaSelamat menggunakkehidupanMatematika taKue nangka rMakan salak rBelajar angka
a kasih! kan matematika dalam n sehari-hari ak terlalu sulit. rasanya legit rasanya pahit berdigit-digit
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN PUSAT PERBUKUAN MATEMATIKA Dicky Susanto, dkk. 2022 SMP/MTs KELAS VII
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2022 Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII Penulis: Dicky Susanto, dkk. ISBN: 978-602-244-883-9 (Jil.1) Bab 4 Bentuk Aljabar Mengapa ada penggunaan huruf di matematika?
124 Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini, diharapkan kalian dapat: √ Menyatakan kuantitas yang berubah-ubah dan kuantitas yang tidak diketahui dengan variabel √ Mengidentifikasi konstanta, koefisien, variabel dan suku pada bentuk aljabar, dan mengaitkan masing-masing dengan konteksnya √ Menginterpretasikan nilai dari suatu bentuk aljabar yang diperoleh dari substitusi suatu nilai ke variabel √ Mengubah bentuk aljabar ke bentuk aljabar ekuivalen dengan menggunakan sifat-sifat dan operasi aljabar √ Memodelkan suatu permasalahan menjadi suatu bentuk aljabar dan menggunakannya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Pengantar bab Gambar 4.1 Alat Infus Infus digunakan dalam medis untuk pemberian cairan dan obat yang dilakukan secara langsung ke dalam pembuluh darah. Dokter dan perawat harus memperhitungkan jumlah tetesan per menit. Cara menentukan jumlah tetesan per menit adalah dengan mengalikan
Bab 4 | Bentuk Aljabar 125 faktor tetes, yaitu banyak tetes per mililiter, dengan volume infus (dalam mililiter), kemudian dibagi dengan lama pemberian infus (dalam jam) dikali 60 untuk mengubah dalam menit. Alih-alih menggunakan kata-kata yang panjang, ini dapat dinyatakan dalam rumus D = dv 60n , dengan D menyatakan jumlah tetesan per menit, d menyatakan faktor tetes (banyak tetes per mL), v menyatakan volume infus (mL) dan n menyatakan lama pemberian infus (jam). Penggunaan bentuk aljabar menyampaikan informasi matematika dengan cara yang lebih ringkas dan dapat dimengerti melintasi bahasa yang digunakan. Pada bab ini kalian akan diperkenalkan dengan bentuk aljabar. Pertama-tama kalian akan mempelajari unsur-unsur bentuk aljabar, sifat-sifat dan operasi aljabar. Setelah itu, kalian akan mempelajari kegunaan lain dari bentuk aljabar untuk memodelkan suatu masalah dan melakukan interpretasi perhitungan kalian sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Pertanyaan Pemantik ■ Apakah manfaat dari mempelajari bentuk aljabar? ■ Bagaimana cara yang baik dalam memilih huruf atau simbol sebagai suatu variabel? ■ Bagaimana perbedaan dan persamaan sifat-sifat dan operasi aljabar dengan sifat-sifat dan operasi bilangan yang sudah pernah dipelajari? ■ Bagaimana memodelkan suatu permasalahan dengan menggunakan bentuk aljabar? Kata Kunci Bentuk aljabar, variabel, koefisien, konstanta, suku, komutatif, asosiatif, distributif, bentuk faktor, bentuk jabaran, pemodelan.
126 Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII Bagan Materi Masih ingatkah kalian mengenai hal-hal berikut ini? 1. Sifat-sifat operasi bilangan yaitu sifat komutatif, asosiatif, dan distributif. 2. Urutan operasi yang melibatkan tanda kurung, perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan. 3. Faktor-faktor prima dari suatu bilangan bulat. 4. Kelipatan persekutuan terkecil dari dua bilangan bulat atau lebih. 5. Nilai keseluruhan dan nilai per unit. 6. Luas dan keliling bangun datar seperti segitiga, segi empat, dan segi banyak. A. Unsur-Unsur Bentuk Aljabar Melalui eksplorasi berikut, kalian akan mempelajari mengenai definisi bentuk aljabar dan unsur-unsur bentuk aljabar. Setelah itu kalian Unsur-unsur Aljabar (variabel, koefisien, konstanta dan suku) Pemodelan Operasi Aljabar (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian) Sifat Aljabar (komutatif, asosiatif dan distributif) Bentuk Aljabar Ayo Mengingat Kembali
Bab 4 | Bentuk Aljabar 127 akan menggunakan bentuk aljabar tersebut untuk menyelesaikan permasalahan dan menginterpretasikan artinya. Ayo Bereksplorasi Eksplorasi 4.1 Pola korek api Suatu hari, Nyoman menyusun suatu pola yang membentuk gabungan persegi. Susunan pola persegi tersebut disusun menggunakan korek api. Nyoman memberikan tantangan kepada Arief untuk menghitung banyaknya korek api yang digunakan ketika diberitahukan suatu pola tertentu dengan cepat. Arief berhasil menemukan jawabannya dan dapat menjawabnya tanpa perlu menghitung satu per satu korek api tersebut. Mari kita cermati lebih dalam mengenai pola persegi dan jawaban Arief menggunakan tabel berikut ini. Pola dari Nyoman Ekspresi matematika dari Arief (banyak korek api yang digunakan) A B C 1 + (1 × 3) 1 1 3 1 + (2 × 3) 1 2 3 1 + (3 × 3) 1 3 3 1 + (4 × 3) 1 4 3 Tiga kolom terakhir pada tabel di atas adalah pemecahan bilanganbilangan dari jawaban Arief. Setiap bilangan-bilangan tersebut
128 Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII menyatakan suatu karakteristik pada pola persegi yang dibuat oleh Nyoman. Lakukanlah hal-hal berikut dan lengkapilah tabel di bawah ini. a. Tulislah judul kolom yang tepat untuk menggantikan hurufhuruf A, B, dan C pada kolom-kolom tersebut sesuai dengan karakteristik yang kalian temukan dari pola persegi tersebut. b. Tentukan apakah nilai-nilai pada kolom tersebut selalu tetap atau berubah-ubah. Judul kolom Judul kolom sesuai karakteristik pola persegi Apakah nilainya tetap atau berubah-ubah? A ... ... B ... ... C ... ... Ayo kita fokus hanya ke kolom yang nilainya berubah-ubah. Dari pola bilangan yang ada, maka kita dapat dengan mudah melihat bahwa perhitungan banyak korek api pada masing-masing pola akan berubah sesuai dengan perubahan bilangan tersebut. Kita dapat membuat ekspresi-ekspresi matematika di bawah ini menjadi hanya satu ekspresi matematika umum sebagai berikut: 1 + (1 × 3) 1 + (2 × 3) 1 + (3 × 3) 1 + (4 × 3) ↓ 1 + ( _____________________________ × 3) Isi dengan judul kolom yang sesuai Ekspresi matematika umum di atas terlihat tidak efisien karena ada bagian yang dinyatakan dengan gabungan kata atau kalimat. Akan lebih mudah jika kita mengganti kalimat tersebut hanya dengan
Bab 4 | Bentuk Aljabar 129 menggunakan sebuah huruf. Dalam hal ini, ayo kita gunakan huruf n, maka ekspresi matematikanya akan menjadi: 1 + (__ × 3) = 1 + 3__ Ekspresi matematika yang menggunakan huruf ini disebut sebagai bentuk aljabar. Di dalam istilah formal matematika, kita menyebut huruf n tersebut sebagai variabel. Kalian juga dapat menggunakan simbol untuk menyatakan suatu variabel. Pada saat melakukan operasi perkalian suatu bilangan dengan variabel maka tanda perkalian dapat dihilangkan dengan meletakkan bilangannya di depan variabel seperti pada n × 3 yang menjadi 3n. Mari kita melihat unsur-unsur pada bentuk aljabar 1+3n. Koefisien 1 + 3n Variabel Suku } } Konstanta Suku adalah bilangan, variabel atau campuran perkalian bilangan dan variabel yang dipisahkan oleh operasi penjumlahan dan pengurangan. Konstanta adalah bilangan yang nilainya tetap. Koefisien adalah bilangan yang menyatakan faktor pengali dari suatu variabel. Variabel adalah suatu huruf atau simbol yang digunakan untuk menyatakan suatu kuantitas yang berubah-ubah atau kuantitas yang tidak diketahui.
130 Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII ? Tahukah Kalian? Penemu aljabar adalah Al-Khawarizmi. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi. AlKhawarizmi dijuluki sebagai Bapak Aljabar. Penemuan bentuk aljabar pertama kali digunakan untuk menyelesaikan persamaan linear dan kuadratik yang dihubungkan dengan perspektif geometris. Bukan hanya ahli di bidang Matematika, Al-Khawarizmi juga ahli dalam bidang ilmu astronomi dan geografi. Ayo Mencoba Jika kalian yang mendapatkan tantangan dari Nyoman, ayo gunakan bentuk aljabar yang telah diperoleh pada kegiatan Eksplorasi 4.1 untuk menjawab tantangan Nyoman. Berapa banyak korek api yang digunakan untuk membuat pola persegi seperti pada Eksplorasi 4.1 yang memiliki: 1. 5 persegi 2. 10 persegi 3. 33 persegi Dalam suatu konteks lain, kalian dapat membuat suatu bentuk aljabar dengan menggunakan lebih dari satu variabel. Permasalahan berikut ini akan membantu kalian melihat manfaat penggunaan lebih dari satu variabel. Ayo Berpikir Kritis Berikut ini adalah informasi mengenai sekolah kalian yang dinyatakan dalam bentuk variabel. g = banyak guru di sekolah m = banyak guru matematika di sekolah Gambar 4.2 Al-Khawarizmi Sumber: Michel Bakni/commons. wikimedia.org, 2020
Bab 4 | Bentuk Aljabar 131 l = banyak siswa laki-laki di sekolah p = banyak siswa perempuan di sekolah j = banyak jam pelajaran per hari w = waktu per jam pelajaran 1. Jelaskan apa yang dinyatakan oleh masing-masing bentuk aljabar berikut: a. g + l + p b. j × w c. (l + p) ÷ g 2. Gunakan variabel-variabel di atas untuk menyatakan bentuk aljabar dari hal-hal berikut: a. Total jam pelajaran per minggu b. Banyak guru yang tidak mengajar matematika c. Persentase siswa perempuan di sekolah 3. Tulislah minimal 3 bentuk aljabar baru yang menyatakan suatu kondisi di sekolah kalian. Kalian diperbolehkan membuat variabelvariabel baru. Kemudian, carilah informasi mengenai nilai dari variabel-variabel tersebut dengan bertanya kepada guru kalian. Setelah itu, lengkapilah tabel berikut ini. Bentuk aljabar Nilai Arti ... ... ... ... ... ... ... ... ... Ayo Berkomunikasi Bersiaplah untuk membagikan bentuk aljabar yang kalian bentuk kepada teman-teman kalian di kelas. Ayo Berpikir Kreatif