The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Budi Semangat, 2023-01-30 20:39:56

Sejarah Kelam Valentine Day

Sejarah Kelam Valentine Day

Edisi Koleksi V eramuslim digest 51 Konstantine memenangkan Injil Trinitas dan sejak itulah Dunia Kristen hanya mengakui bahwa Kristen berdiri di atas Paham Tiga Oknum. Kelompok Unitarian di bawah Arius dikejar-kejar dan dibunuh. Kekaisaran Romawi secara resmi menjadikan Kristen sebagai agama negara. Kental Paganisme Dijadikannya agama Kristen sebagai agama negara oleh Konstantine dipandang sebagai langkah bijak kaisar ini untuk tetap mempersatukan kerajaannya yang sangat besar namun rentan di dalam persatuan. Sejumlah pakar peneliti menyuatakan bahwa Konstantine sendiri tidak pernah menjadi seorang Kristiani dan tetap memegang ajaran Paganismenya. Bahkan di akhir hayatnya, Konstantine merasa menyesal karena telah memenangkan kelompok Trinitas dan mengalahkan kelompok Unitarian, sebuah kelompok yang jauh lebih berperadaban dan terpelajar. Walau mencantumkan Kristen sebagai agama resminya, namun paganisme Roma tidaklah hilang, malah terus dipelihara dan diadopsi ke dalam kekristenan. Kompleks Tahta Suci Vatikan sendiri sarat dengan simbol-simbol pagan yang berabad silam telah dikenal masyarakat Roma dan sering disebut sebagai bagian dari apa yang dinamakan “Mitologi Romawi”, selain tentu saja “Mitologi YUnani”. Dalam kepercayaan pagan ini, orang-orang Romawi percaya bahwa dunia dan segala kehidupan telah diatur oleh Dewa-Dewi. Beberapa oknum DewaDewi yang dianggap sebagai Tuhan adalah: Juno, Cupid, Janus, Diana, Merkurius, Neptunus, Venus, Pluto, Proserpine, Vulcan, dan Saturnus. Uniknya, para Tuhan bangsa Romawi ini dilukiskan sebagai lelaki perkasa dan perempuan sempurna yang minim pakaian. Hal ini tidak terlepas dari tradisi kuno bangsa Romawi yang sangat mengagungkan kesempurnaan jasadi manusia. Sangat mungkin, pelukisan Yesus di atas tiang salib yang berpakaian seadanya pun tidak lepas dari tradisi syahwat bangsa Roma. Karena adalah tidak masuk akal jika Nabi Allah mengumbar aurat seperti patung Yesus yang sekarang ini kita kenal. Di Roma inilah, sejak berabad silam, syahwat dan tuhan bisa bersatu. Dan bukan suatu kebetulan jika berbagai perayaannya pun tidak jauh-jauh dari urusan syahwat, walau dikemas dalam berbagai eufimisme, penghalusan kata-kata dan istilah, seperti Hari Valentine (Lupercalia Festival) yang sesungguhnya merupakan “Hari Raya Making Love”. Hari Raya Kemaksiatan. (Fz)„ SYAHWAT & TUHAN DI ROMA This detail of mosaic from a vault in the Church of Santa Constanza in Rome incorporates pagan symbols (grapes from the Bacchic cult) into Christian symbols. http://academic.brooklyn.cuny.edu


52 eramuslim digest Edisi Koleksi V VALENTINE’S DAY DI BERBAGAI NEGARA 52 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 53 VALENTINE’S DAY DI BERBAGAI NEGARA THE GREAT SEAL OF USA


54 eramuslim digest Edisi Koleksi V Perayaan Valentine’s Day di berbagai negara umumnya dilakukan dengan cara yang sama, walau ada pula di beberapa negeri agak berbeda. Inilah berbagai perayaan dan cara mengungkapkan ekspresi terhadap hari Valentine: Thailand Aparat kepolisian kota Bangkok, pekan pertama Februari 2007, mengeluarkan seruan yang tidak biasa. Polisi Bangkok menegaskan akan memberlakukan jam malam khusus di malam hari pada Selasa, 13 Februari. Hal ini dilakukan pihak kepolisian metro Thailand setelah mendapat berbagai masukan dari sejumlah lembaga penelitian dan pendidikan negara tersebut yang telah melakukan survey menyeluruh terhadap perilaku generasi mudanya terkait perayaan Hari Valentine. Lembaga-lembaga survey dan penelitian Thailand mendapatkan data yang cukup mengagetkan. Di antaranya adalah data bahwa sepertiga gadis usia belasan tahun di negeri itu menganggap Hari Valentine merupakan momentum yang tepat untuk melepaskan keperawanan mereka kepada kekasihnya. Salah satu yang melakukan survey adalah Assumption University yang melakukan jajak pendapat terhadap 1.578 responden yang terdiri dari gadis belasan tahun dan menemukan pengakuan mereka bahwa sepertiga dari mereka tersebut berencana menyerahkan keperawanannya kepada kekasihnya tepat di hari Valentine. http://www.thaistudents.com Sebuah acara valentines day di Thailand yang diselenggarakan di dalam kolam TEMA UTAMA 54 eramuslim digest Edisi Koleksi V


Edisi Koleksi V eramuslim digest 55 Survey lainnya adalah yang dilakukan Thai University terhadap 1.222 gadis belasan tahun dan mendapatkan 11% dari mereka juga berencana menyerahkan kegadisannya kepada pasangannya di hari Valentine. Di tahun-tahun sebelumnya, menjelang hari tersebut, hotel, tempat penginapan, bar, bioskop, dan sejumlah pusat hiburan lainnya berlomba-lomba membuat acara special untuk menyambut Hari Valentine. Namun pemerintah Thailand ketika itu sama sekali tidak menyangka bahwa momentum tersebut ternyata dimanfaatkan anak-anak remajanya untuk melakukan tindak asusila, yang di dalam agama Budha yang banyak dianut masyarakat Thailand merupakan tindakan yang sangat dikutuk. Kenyataan ini banyak membuat para orangtua di negeri Gajah Putih tersebut cemas. Akhirnya untuk meredam kecemasan mereka, aparat kepolisian Thailand memberlakukan jam malam di di kota-kota besar. “Ada 70 personel yang akan patroli di kafe internet, mal, klub malam, dan diskotek. Remaja di bawah 18 tahun yang berkeliaran di atas pukul sepuluh malam akan ditahan,” kata Wakil Kepala Kepolisian Bangkok, Mayor Kamol Kaewsuwan, seperti dilansir AFP, Selasa (13/2/2007). “Polisi akan memulangkan para gadis atau membawanya ke kantor polisi hingga dijemput orangtuanya jika menemui mereka masih berada di jalan lebih pukul 22.00 malam. Di malam itu kami juga akan menyisir hotel, tempat penginapan, bioskop, dan pusat-pusat hiburan, untuk mengawasi pasangan remaja. Jika ada pasangan tidak sah, akan langsung kami gelandang dan diproses hukum,” ujar Kaewsuwan. “Cinta memang indah dan menyenangkan. Namun tidak perlu sampai melibatkan hubungan seksual. Para gadis lebih baik berkonsentrasi pada sekolah mereka,” ujarnya lagi. Upaya pencegahan ini terpaksa dilakukan untuk mencegah remaja Thailand terinfeksi HIV. Sebelumnya Kementerian Kesehatan pada akhir tahun 2006 melaporkan bahwa penyakit mengerikan itu mulai merebak di kalangan remaja negeri tersebut. Menurut data resmi, tercatat lebih dari 1 juta orang terinfeksi HIV di Thailand sejak 1984. Angka ini berhasil ditekan. Kini tercatat hanya sekitar 600 ribu orang. Namun walau demikian, penyakit mengerikan ini mulai banyak mengintai remaja belasan tahun. Malaysia Perayaan Hari Valentine juga ada di Malaysia. “Ritual”nya sama yakni tukaran kartu ucapan, bunga, coklat, atau hadiah lainnya. Walau sejumlah tokoh Muslim telah memperingatkan tentang bahayanya dan tidak benarnya Hari Valentine, namun para generasi mudanya tetap saja ada yang merayakan hari tersebut. Sama dengan yang http://www.thai-blogs.com VALENTINE’S DAY DI BERBAGAI NEGARA Edisi Koleksi V eramuslim digest 55


56 eramuslim digest Edisi Koleksi V terjadi di Indonesia. Saudi Arabia Pihak kerajaan melarang perayaan ini karena dianggap sebagai bagian dari perayaan kaum kafir yang mendekati kemusyrikan dan kekufuran. “Itu adalah hari raya penyembah berhala..., dan umat Muslim—yang meyakini Allah dan Hari Kiamat—tak boleh merayakan atau mengakuinya atau mengucapkan selamat (kepada orang yang merayakannya). Umat Muslim wajib menjauhkannya guna menghindari hukuman dan murka Allah,” tegas Imam Syeikh Abdulaziz bin Abdullah Asy-Syeikh seperti dikutip harian Ar-Riyadh. Larangan dari pihak kerajaan ini diikuti oleh seluruh warganya yang berada di wilayah hukum Saudi Arabia. India Hari Valentine di India tergolong ramai. Di kota-kota besar, remaja India memang suka sekali meniru apa pun yang dilakukan oleh orang-orang Barat, pun termasuk Hari Valentine. Padahal, para pemuka dan tokoh agama Hindu di India teramat keras menentang adanya perayaan Hari Valentine di negerinya itu. Para tokoh dan umat Hindu fundamentalis yang banyak di India bahkan mengancam akan mencoreng wajah orangorang yang memperingati Valentine dengan arang dan mengatakan perbuatan itu merupakan dekadensi Barat yang merusak budaya dan moral di India. Tiongkok Walau secara resmi Tiongkok masih menganut paham Marxisme, namun setelah beberapa tahun belakangan, gaya hidup kawula mudanya sama saja dengan gaya hidup anak-anak muda negeri-negeri borjuis, sesuatu yang dikecam habis oleh kaum komunis. TEMA UTAMA 56 eramuslim digest Edisi Koleksi V


Edisi Koleksi V eramuslim digest 57 Demikian pula yang terjadi tiap tahun di tanggal 14 Februari. Sebelumnya, kehidupan percintaan di Tiongkok merupakan wilayah private yang tidak lazim diekspos keluar. Tidak ada perayaan Valentine’s Day dan sebagainya. Namun hal ini berubah total beberapa tahun belakangan saat pemerintah Tiongkok bersikap lebih terbuka terhadap budaya Barat. Misal, saat menjelang bulan Februari saja di wilayah Wang Fujing, sebuah pusat perbelanjaan ternama di Beijing, banyak penjual bunga mawar dan tentu saja coklat yang memajang barang dagangan mereka secara menyolok. Dekorasi di pusat perbelanjaan pun dibuat ‘seromantis’ mungkin dengan didominasi warna biru, pink, dan merah menyala. Harga bunga dan coklat pun dinaikkan. Bunga mawar yang dirangkai dalam bentuk buket atau satuan tersebut dihargai sekitar 50 yuan RMB atau US$7 hingga 180 yuan RMB (US$25). Harga ini cukup mahal. Tapi karena Valentine adalah hari yang khusus, orang-orang tidak segan untuk membeli bunga-bunga tersebut. Banyak orangtua di tiongkok yang mengecam Hari Valentine. Mereka beralasan, selain berasal dari kebudayaan Barat yang tidak sesuai dengan adat dan tradisi ketimuran, bangsa Tiongkok sesungguhnya memiliki Hari Kasih Sayangnya sendiri yang jatuh pada hari ketujuh pada bulan ketujuh penanggalan Imlek yang disebut dengan istilah Qi Qiao Jie. Namun Hari Kasih Sayang asli Tiongkok ini ternyata kalah pamor dan kalah gemerlap dengan Hari Valentine yang merupakan produk impor. Di Tiongkok, juga di negeri-negeri lainnya, momentum Hari Valentine memang dieksploitasi luar biasa oleh kalangan pebisnis. Sejumlah meia massa baik itu media elektronik maupun cetak sangat gencar memberikan beberapa informasi dan rekomendasi mengenai tempat atau toko terbaik untuk membeli kado Valentine, restoran, http://english.people.com.cn A couple in Chinese traditional dresses, an Australian young man of Chinese descent and a American teacher, walk across the bridge during a event marking the Chinese Valentine's Day, which falls on July 7 according to the Chinese Lunar Calendar or August 11 in 2005 in Suzhou, east China's Jiangsu Province August 10, 2005. VALENTINE’S DAY DI BERBAGAI NEGARA Edisi Koleksi V eramuslim digest 57


58 eramuslim digest Edisi Koleksi V tempat hiburan, atau pun paket wisata special untuk Hari Valentine ini. Beberapa situs internet di Tingkok dengan jeli juga membangun sebuah usaha bisnis dari kesempatan ini, yakni dengan menggelar sebuah pesta Valentine untuk orang-orang yang tidak memiliki pasangan alias jomblo. Dengan demikian, momentum yang lazimnya dirayakan berpasangan, kini juga bisa dinikmati oleh orang-orang yang masih sendiri, dan dalam acara tersebut mereka berharap akan mendapatkan pasangannya. Acara spesial ini Bagi yang ingin bergabung pada pesta jomblo di malam Valentine ini harus mengeluarkan “harga tiket” sebesar 110 hingga 200 yuan RMB. Jepang Sepertinya tidak ada yang berbeda antara pusat-puat pertokoan di Jepang dengan yang ada di Barat dan sejumlah negara Asia pada akhir Januari sepanjang tahun. Di berbagai sudut toko maupun lorong pertokoan yang ada dipenuhi engan pita, bunga, balon, dan pernak-pernik ala Valentine yang di dominasi warna biru dan pink. Di Jepang, terdapat kebiasaan membuat counter khusus di sudut toko yang mudah dilihat atau dilintasi pengunjung di mana di tempat yang strategis tersebut diletakkan coklat, permen, dan biskuit yang dikemas semenarik mungkin. Di tempat-tempat khusus yang menjual produk-produk untuk wanita pun mengadakan obral besar-besaran untuk produk-produk seperti parfum, dompet, tas, aksesoris, dan pakaian. Semua diberi potongan harga gila-gilaan, mirip dengan suasana menyambut lebaran di Indonesia mungkin. Restoran pun tidak ketinggalan menawarkan paket makan malam yang romantis dan berkesan mewah khusus di malam Valentine. Seperti juga di Tiongkok, masyarakat Jepang sesungguhnya pun mempunyai Hari http://gojapan.about.com 58 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 59 Kasih Sayangnya sendiri yang disebut sebagai White Day yang dirayakan tiap tanggal 14 Maret. Entah kenapa, perayaan White Day ini jatuh bertepatan dengan satu bulan setelah Hari Valentine. White Day awalnya di promosikan oleh sebuah perusahaan Jepang yang memproduksi marsmallow atau gula-gula empuk di tahun 1960-an, sebagai salah satu cara untuk mendongkrak omset perusahaan mereka. Lama kelamaan, tradisi perayaan White Day ini bukan hanya dirayakan oleh orang-orang di Jepang saja, namun perayaan ini juga merambah masyarakat di sekitar Jepang seperti di Korea Selatan dan juga Hongkong. Awalnya, White Day bernama White Marsmallow Day. Perusahaan marsmallow yang menggagas momentum ini menyatakan bahwa di hari tersebut seorang pria sebaiknya memberi hadiah marsmallow putih kepada pasangan atau istri mereka sebagai suatu ungkapan cinta dan kasihnya yang lembut dan suci bagai permen marsmallow. Namun lama-kelamaan, saat perayaan White Day, para pria tidak lagi hanya memberikan marsmallow kepada pasangannya, tapi juga memberi berbagai hadiah perlengkapan wanita. Sekarang, peran marsmallow digantikan oleh berbagai macam coklat, permen dan biskuit yang dihias dengan bungkus yang menarik dan tidak biasa. Di Jepang, White Day lebih menarik bagi pasangan yang sudah menikah atau pada kalangan orangtua saja. Sedangkan kalangan anak-anak muda Jepang yang belum menikah, Hari Valentine 14 Februari tetap lebih menarik dan lebih meriah. Di Jepang, Hari Valentine ini telah mulai dirayakan secara besarbesaran sejak tahun 1958 atau hanya berselang 13 tahun setelah hancurnya Hiroshima dan Nagasaki! Berbeda dengan perayaan di negara lain, di Jepang Hari Valentine merupakan hari di mana seorang wanita memberi hadiah kepada keluarga, kenalan, atau pujaan hatinya. Coklat adalah hadiah yang wajib ada. Ada dua tipe coklat dalam perayaan ini yakni Coklat biasa yang disebut sebagai Giri choco (coklat wajib) yang diberikan kepada atasan di kantor, keluarga, dan teman-teman pria yang dikenal. Seorang wanita muda bisa membeli giri choco sampai 30 kotak atau lebih saat perayaan ini. Harga perkotak biasanya berkisar ratusan yen saja. Sedang coklat yang kedua, Honmel choco, coklat spesial yang diberikan kepada pacar, suami, atau seorang laki-laki yang sedang ditaksir si wanita pemberi coklat. Harga Honmel Choco ini lebih mahal dibanding Giri choco. Di sebuah tayangan TV spesial hari Valentine, diperlihatkan ada sebutir permen coklat sebesar ibu jari (honmel choco) yang dijual seharga 3800 yen. Harga yang sangat mahal untuk sebutir permen. Saat seorang wanita memberikan honmel Choco, biasanya ia juga akan memberikan hadiah lain berupa dompet, dasi, dan perlengkapan pria lainnya. Bila si laki-laki juga menaruh hati pada si wanita, ia akan membalas pemberian itu sebualn kemudian, saat perayaan White day, dengan mengajak kencan si wanita dan menghujani ia dengan hadiah pula.(Fz)„ Edisi Koleksi V eramuslim digest 59 VALENTINE’S DAY DI BERBAGAI NEGARA


60 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA VALENTINE’S DAY & GEREJA VALENTINE’S DAY & GEREJA Pemeluk Kristiani banyak yang percaya dan meyakini bahwa Hari Valentine merupakan salah satu hari raya keagamaan mereka. Bahkan mereka menyamakan dengan hari-hari raya yang disucikan lainnnya. Walau demikian, tidak semua pemeluk Kristen menganggap Hari Valentine merupakan hari raya kekristenan. 60 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 61 KONSPIRASI DOLLAR digest 61 VALENTINE’S DAY & GEREJA


62 eramuslim digest Edisi Koleksi V P emeluk Kristiani banyak yang percaya dan meyakini bahwa Hari Valentine merupakan salah satu hari raya keagamaan mereka. Bahkan mereka menyamakan dengan hari-hari raya yang disucikan lainnnya. Walau demikian, tidak semua pemeluk Kristen menganggap Hari Valentine merupakan hari raya kekristenan. Ada pula yang kritis dan menyatakan, “Hari Valentine sama sekali tidak ada di dalam Injil, baik Injil Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.” Sayang, yang bersikap demikian jumlahnya lebih sedikit ketimbang yang mengikut saja ‘tradisi’ yang ada tanpa mau berpikir kritis. Walau meyakini bahwa Hari Valentine merupakan salah satu hari raya kaum Kristiani, jika ditanya asalmuasal Hari Valentine, maka mereka akan menjawab bahwa momentum itu berasal dari hari raya orang-orang Pagan Romawi Kuno yang diadopsi oleh Gereja menjadi salah satu hari raya Kristen. Sejarah yang terjadi memang benar demikian. Paus Gelasius I merupakan orang yang bertangungjawab atas di adopsinya hari raya pagan ini menjadi hari raya Kristen. Dan Gelasius agaknya memiliki alasannya sendiri. Agama Kristen masuk ke Roma dibawa oleh Saint Peter dan Saint Paul, setelah Yesus dikabarkan meninggal pada tahun 33 Masehi. Para penginjil dari Timur Tengah secara aktif menyebarkan agama tersebut ke seluruh negeri di mana mereka bisa jangkau. Penyebaran Kekristenan di Roma, juga di daerah lainnya, tidak berjalan semulus seperti yang direncanakan. Ada penentangan di sana-sini. Dengan penuh ketabahan, kecerdikan, dan juga keuletan, para penginjil membentuk komunitas-komunitas Kristen di sejumlah tempat. Awalnya tentu bersifat tertutup. Agar kekristenan bisa diterima oleh masyarakat Roma yang menganut paganisme dan meyakini bahwa Tuhan yang berkuasa di dalam kehidupan ini berbentuk Dewa-Dewi yang menjelma sebagai manusia sempurna—apakah itu perempuan atau lelaki—maka mau tidak mau kekristenan harus beradaptasi dengan kepercayaan pagan Roma kuno ini. Maka diadopsilah banyak sekali kepercayaan-kepercayaan, tahayul-tahayul, mitos-mitos, dan aneka ritual maupun simbol paganisme. Hal ini seperti ketika agama Islam dibawa masuk oleh Walisanga di Tanah Jawa, di mana para wali tersebut konon berupaya memadukan unsur-unsur Hindu dengan nilainilai keislaman. Sebab itulah, wajah Islam di Jawa dipenuhi dengan unsur mistik dan http://www.saintvalentin.org/ http://www.saintvalentin.org/ 62 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 63 VALENTINE’S DAY & GEREJA bahkan terkesan musyrik, yang sesungguhnya sama sekali dilarang dalam agama Allah SWT ini. Di Roma, bertahun-tahun pengadopsian tradisi dan kepercayaan Paganisme dilakukan oleh para penginjil agar masyarakat kota tersebut mau menerima kekristenan. Perjuangan para penginjil ini tidak sia-sia. Warga Roma akhirnya bisa menerima mereka karena warga Roma menganggap kekristenan yang ada tidak berbeda dengan agama pagan yang sudah dianut mereka secara turun-temurun. Dalam masa kekuasaan Kaisar Konstantine, Kristen dijadikan agama resmi Kekaisaran Romawi dengan di sana-sini dipenuhi unsur dan simbol Paganisme. Hal ini sampai sekarang tetap dipertahankan dalam tradisi Gereja di mana Tahta Suci Vatikan sendiri dipenuhi oleh banyak sekali simbol dan warisan tradisi paganisme. Simbol Pagan Yang Diadopsi Perayaan Valentine merupakan salah satu hasil kompromi antara tradisi Pagan Romawi dengan nilai-nilai kekristenan. Paus Gelasius melihat bahwa setiap awal hingga pertengahan Februari, orang-orang di Roma secara bersemangat merayakan Festival Lupercalia, yang dianggap memiliki daya magis dalam hal kesuburan, kesuburan lahan pertanian maupun kesuburan biologis manusia. Kepercayaan orang-orang Roma dalam perayaan Lupercalis ini sangat kental sehingga Gelasius menganggap mustahil jika perayaan tersebut dihapus begitu saja. Agar orang-orang Romawi bisa menerima kekristenan, maka Lupercalia Festival ini diberi bungkus baru dengan nama Hari Valentine. Apalagi ‘perayaan baru’ ini dilengkapi dengan mitos tokoh Santo Valentinus yang dikatakan hidup di masa Kaisar Claudius. Kisah tentang Santo Valentinus dibuat sedemikian rupa sehingga banyak mendapat simpati dari para pemuda dan pemudi Roma yang memang secara tradisi memiliki hasrat kuat di dalam bidang ‘percintaan’. Ensiklopedia Katolik sendiri tidak bisa memastikan siapa sesungguhnya sosok yang dikenal dunia selama berabad-abad sebagai Santo Valentinus. Berabad-abad kemudian, perayaan Valentine yang dibuat oleh Paus Gelasius, pada tahun 1960-an dihapus dari kalender tahunan Gereja dengan alasan bahwa perayaan tersebut sesungguhnya tidak memiliki dasar sejarah yang kuat dan sekadar berasal dari mitos. Namun oleh para pebisnis, momentum ini terus dihidup-hidupkan dengan berbagai cara dan hasilnya seperti yang ada sekarang ini: Hari Valentine tetap diyakini sebagai bagian dari tradisi Gerejawi, padahal anggapan ini tidak benar adanya.(Lw)„ http://www.saintvalentin.org/ Edisi Koleksi V eramuslim digest 63


64 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA SIMBOL VD DALAM KEPERCA KEPERCA KEPERCAYAAN PAGANISME AGANISME AGANISME 64 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 65 S imbolisme merupakan bahasa universal yang telah dipergunakan umat manusia jauh sebelum mengenal peradaban seperti sekarang ini. Simbol merepresentasikan esensi. Sebab itu, bagi kalangan yang memahami tentang arti dan hakikat simbol, maka keduanya—simbol dan hakikat—bisa diartikan sebagai satu kesatuan. Bangsa-bangsa kuno yang masih menganut paganisme sangat gemar kepada bahasa simbol. Pun saat agama-agama langit telah diturunkan, maka bahasa simbol tetap dipergunakan, bahkan beberapa di antaranya diadopsi ke dalam ritual-ritual keagamaan masing-masing. Hari Valentine pun tidak terlepas dari simbol. Ada simbol-simbol yang sesungguhnya tidak memiliki arti sedikit pun dan cuma sekadar mitos, namun ada pula simbol-simbol yang memiliki arti penting secara intrinsic, namun diselewengkan maknanya di dalam ritual Valentine ini. Agar kita mengetahui lebih jauh tentang simbol-simbol seputar perayaan Hari Valentine, maka di bawah ini akan dipaparkan secara garis besar tentang simbolsimbol seputar Valentine’s Day. Inilah di antaranya: Edisi Koleksi V eramuslim digest 65 SIMBOL VD DALAM KEPERCAYAAN PAGANISME


66 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA Hati (Heart) Hati merupakan simbol Hari Valentine yang paling umum digunakan dan telah ada semenjak masa-masa awal perayaan Hari Valentine. Menurut mitologi paganisme kuno, hati adalah sumber dari berbagai macam emosi atau perasaan. Lalu simbol hati ini kemudian dikaitkan hanya dengan emosi cinta. Dalam itologi Valentine’s Day, simbol hati merupakan pengejawantahan dari Cupido atau Cupid, Sang Dewa Cinta anak dari Dewi Cinta Venus. Dewa ini sangat diagungkan oleh Barat, walau pun dia melakukan inses, yakni melakukan persetubuhan dengan ibunya sendiri. Mawar Merah (Red Roses) Bunga mawar merah juga menjadi simbol yang lazim pada Hari Valentine. Bunga mawar merah ini diyakini sebagai bunga kegemaran Dewi Venus, Dewi cinta Romawi. Warna merah juga diyakini sebagai bentuk dari gelora cinta dan perasaan yang kuat dalam hal tersebut. Bagi masyarakat Barat, memberikan bunga kepada orang lain, terutama pada acaraacara khusus, adalah sesuatu hal yang sanat manis dan romantis. Mereka juga memiliki keyakinan terhadap jumlah bunga yang diberikan seseorang terhadap dirinya. Secara umum, tidak hanya bunga mawar, jumlah tangkai bunga yang diberikan ke atau dari seseorang di Barat memiliki arti sebagai berikut: „ 1 tangkai bunga berarti memikirkan „ 3 tangkai bunga berarti menghormati „ 5 tangkai bunga berarti tertarik „ 7 tangkai bunga berarti mencintai


Edisi Koleksi V eramuslim digest 67 SIMBOL VD DALAM KEPERCAYAAN PAGANISME Sedang bunga mawar, apabila diberikan atau memberikan kepada seseorang, dalam kepercayaan paganisme yang diadopsi oleh Barat, memiliki makna tersendiri, yakni: Sedangkan warna bunga mawar pun memiliki arti: „ Merah menyala berarti “Aku cinta kamu” „ Merah Maroon berarti “Kamu cantik sekali” „ Merah muda memiliki arti kelembutan „ Salem memiliki arti antusias „ Ungu berarti “Cinta pada pandangan pertama” „ Kuning berarti Gembira „ Putih berarti tulus dan suci „ Pastel berarti Persahabatan Selain makna kuntum di atas, ada pula kepercayaan lainnya terkait jumlah kuntum 1 (satu) tangkai mawar berarti cintaku hanya untukmu 6 (enam) tangkai mawar berarti aku cinta kamu 12 (duabelas) tangkai mawar berarti aku sangat cinta kamu 36 (tigapuluh enam) tangkai mawar memiliki arti selalu romantis berada didekatmu 99 (Sembilan puluh sembilan) tangkai mawar memiliki arti “I Love You Forever” 144 (seratus empat puluh empat) tangkai mawar: “Do You Married Me?” 365 (tiga ratus enam puluh lima ) mawar: “Aku selalu memikirkan dan mengasihimu sepanjang tahun” „ „ „ „ „ „ „


68 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA Bagi mereka yang merayakan Valentine, belum lengkap rasanya merayakan hariu tersebut tanpa sebatang coklat atau pun permen coklat yang berbentuk hati. Coklat memang sejak lama sudah dikenal sebagai bahan alami untuk meningkatkan kadar seksualitas dan perasaan gembira. Salah satu penelitian tentang coklat pernah dilakukan di Nigeria, Afrika. Adalah C O K L A T bunga mawar dalam satu ikat, yaitu: 1. Satu - satunya 2. Dunia untuk berdua 3. Aku cinta padamu 4. Perjanjian sehidup semati 5. Tanpa sesal 6. Sesuai kemauan 7. Melambangkan doa tanpa batas 8. Mohon maafkan aku 9. Seumur hidup 10. Sempurna 11. Sepenuh hati 12. Hati bertemu hati


Edisi Koleksi V eramuslim digest 69 Dr. Dora Akunyili, Direktur Federal Agency Food and Medicine negeri itu dalam presentasinya meminta pria lebih meminimalkan konsumsi obat-obatan peningkat libido dan mulai menggantinya dengan kepingan coklat dalam ukuran tertentu. Selain untuk meningkatkan pengembangan industry kokoa yang memang dicanangkan komite nasional Nigeria, studi ini juga dilakukan sebagai salah satu kampanye mendukung sebuah produk coklat dari asosiasi perdagangan Inggris, seperti yang dilaporkan AFP, Rabu (13/09/06). Kampanye bertema “Feeding Your Imagination”, ini diluncurkan sebagai salah satu cara untuk memasarkan enam jenis produk coklat yang mengandung minyak esensial yang bisa meningkatkan dan memperbaiki mood, terutama gairah seksual. Tidak heran jika coklat yang dipasarkan seharga US$6 per batang (berat 100 gram) ini juga mengusung nama-nama berbau sensual, seperti: Sexy, Beautiful, Dreamy, Fantastic, Sensual dan Lovely, seperti yang ditulis foodnavigator.com. Bagi orang Inggris, coklat adalah makanan wajib. Di seluruh Eropa, orang Inggris menjadi negara yang paling banyak mengkonsumsi coklat, dengan rata-rata konsumsi mendekati 10 kilo pertahunnya. Sementara itu bagi Akunyili, coklat sendiri adalah produk ‘cinta’ yang lebih baik dibanding mengkonsumsi obat-obatan kimia. Coklat belum terbukti memiliki efek samping yang merugikan tubuh. Bahkan coklat adalah antioksidan yang paling baik, membantu mengurangi resiko serangan jantung, darah tinggi, mengobai batuk kronis, diabetes, dan meningkatkan kerja otak menjadi lebih fresh. Mengapa coklat bisa masuk dalam daftar makanan wajib saat beraktivitas seksual? Dalam laporannya Akunyili menuturkan coklat mengandung zat kimia yang sangat beragam, di mana coklat diprediksi mengandung lebih dari 300 substansi kimia, termasuk kafein dalam jumlah kecil, teobromin, dan sebuah stimulan yang disebut phenylethylamine (yang terkait dengan amphetamines) juga terkandung pada coklat, yang terbukti bisa menaikkan minat dan fungsi seksual pada pemakan coklat. Masihkah anda bertanya, apa kaitan antara coklat dengan Hari Valentine? (fz)„ Kain Renda Selain hati dan bunga mawar merah, kain renda juga tidak jarang juga digunakan sebagai simbol Valentine. Dahulu, renda biasanya dipakai untuk membuat saputangan para perempuan dan hiasan kepala dan juga pakaian. Ratusan tahun lalu, jika seorang perempuan menjatuhkan saputangannya, seorang pria akan mengambilkan untuknya. Kadang kala, jika seorang perempuan melihat pria yang menarik, ia akan dengan sengaja menjatuhkan saputangannya. Berangkat dari sinilah maka orang–orang Barat menyatakan ada sisi keromantisan jika mereka melihat renda.(fz)„ SIMBOL VD DALAM KEPERCAYAAN PAGANISME


70 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA TANGIS DI BALIK ANGIS DI BALIK ANGIS DI BALIK COKLAT VALENTINE ALENTINE ALENTINE 70 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 71 PEMBUNUHAN LINCOLN & JFK J ika Anda berkesempatan menyisir pusat-pusat perbelanjaan, masuk ke dalam mal, dan jalan-jalan di antara jejeran rak berisi permen dan coklat di akhir Januari, setiap tahun, maka Anda akan melihat pemandangan yang serupa yaitu jejeran beraneka coklat batangan dengan kemasan khusus yang bertemakan cinta. Berbagai tulisan dalam kemasan coklat tersebut seolah ingin mengatakan bahwa Hari Valentine tidaklah lengkap rasanya jika dilalui tanpa coklat. Sebagaimana industri bunga dan kartu ucapan, industri coklat juga mengalami lonjakan berarti setiap tahun menjelang momentum pertengahan Februari. Selain bertukar bunga dan kartu ucapan, para remaja yang merayakan Valentine’s Day biasanya juga saling bertukaran coklat dengan sesamanya. Bahkan tidak hanya dalam bentuk coklat batangan atau sekotak coklat, tetapi juga dalam bentuk es coklat, kue, penganan, dan beraneka bentuk makanan yang terbuat dari coklat. Di balik tawa bahagia orang-orang yang bertukaran coklat di malam Valentine, sesungguhnya di sana terdapat airmata dan penderitaan ratusan ribu bocah kecil yang dipaksa bekerja dengan upah yang sangat minim untuk menghasilkan coklat tersebut. Tahukah Anda jika di balik coklat yang manis dan lezat, terdapat airmata—bahkan darah—bocah-bocah malang yang tangisannya tersumbat rapat oleh gerak rodaroda besi mesin industri raksasa yang dimiliki para kapitalis yang sesungguhnya sama sekali tidak memiliki hati, apalagi cinta. Di Afrika Barat, produsen utama coklat dunia, terdapat lebih dari 284.000 anak-anak kecil yang dipekerjakan di lahan-lahan kokoa dengan kondisi dan upah yang jauh dari standar minimal (www.globalexchange.or/cocoa). Kisah ini dungkap oleh sebuah situs independen Amerika Serikat, Democracy Now!. Situs ini tepat pada tanggal 13 Februari 2004, memuat headlines berjudul The Dark Side of Valentine’s Day–Ties Between the Chocolate Industry and Child Slavery (Sisi Gelap Antara Hari Valentine dengan Perbudakan Anak), yang merupakan sebuah artikel hasil wawancara antara jurnalis kawakan Amerika, Amy Goodman dengan Melissa Schweisguth, salah seorang koordinator Exchange Trade Fair. Perbudakan anak dalam industri coklat di Afrika Barat merupakan sorotan wawancara ini. Berikut salinannya: TANGIS DI BALIK COKLAT VALENTINE http://www.globalexchange.org/campaigns/fairtrade/cocoa/ AMY GOODMAN: Saat ini kita bergabung dengan Melissa Schweisguth, seorang perempuan enerjik yang banyak mengkoordinasi perdagangan global saat ini. Selamat datang Melissa! MELISSA SCHWEISGUTH: Selamat pagi... AMY GOODMAN: Pertama-tama saya tentunya ingin mengucapkan Selamat Edisi Koleksi V eramuslim digest 71


72 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA Hari Valentine kepada Anda, namun mengapa Anda tidak merayakannya bersama-sama dengan sebatang atau penganan coklat? MELISSA SCHWEISGUTH: Ya, itu benar. Walau banyak sekali perusahaan coklat yang gila-gilaan melakukan promosi produknya di saat menjelang Hari Valentine. AMY GOODMAN: Dapatkah Anda menceritakannya pada kami, dari mana sebenarnya coklat-coklat yang lezat itu berasal? MELISSA SCHWEISGUTH: Baiklah, kita semua sudah mengetahui jika semua penganan coklat yang lezat itu terbuat dari kokoa. Sekitar 70% kokoa dunia ini berasal dari Afrika Barat dengan 42% nya berasal dari daerah Pantai Gading. Afrika Barat merupakan penghasil uatama kokoa dunia, terutama bagi perusahaan-perusahaan coklat dunia seperti M&M atau Mars. AMY GOODMAN: Kami hanya memiliki waktu sedikit, dapatkah Anda menjelaskan kepada kami apa permasalahan yang ada di sekitar industri coklat? MELISSA SCHWEISGUTH: Masalah yang paling dasar adalah masalah perbudakan terhadap anak-anak yang terjadi di kebun-kebun coklat di Afrika Barat. Awalnya, temuan ini disangkal oleh industri di sana. Namun karena berbagai tekanan yang ada dari lembaga pemantau keselamatan anak dan juga dari berbagai LSM dunia, maka mereka akhirnya menerima adanya permasalahan itu. Mereka pun berjanji akan melakukan ‘rencana perbaikan’, namun yang disebut sebagai rencana perbaikan ternyata tidak melingkupi standar gaji dan standar hidup yang layak bagi anak-anak pekerja tersebut. Para pengusaha di sana mencoba membela diri bahwa mereka telah banyak menolong anak-anak yang hidup sangat miskin itu untuk bekerja, walau dengan gaji yang rendah. Kami tentu tidak dapat menerima dalih ini. Biar bagaimana pun, anak-anak tersebut yang seharusnya masih menuntut ilmu di bangku sekolah, harus tetap


Edisi Koleksi V eramuslim digest 73 TANGIS DI BALIK COKLAT VALENTINE HOLLYWOOD ANOMALI George W. Bush pada waktu dilantik/inauguration diperlakukan dengan baik. Buankah perusahaan mereka meraup untung yang bagus karena hasil kerja dari anak-anak tersebut? Kami ingin agar anak-anak tersebut juga bisa belajar di sela-sela pekerjaan mereka. Ini hak dasar bagi anak-anak. JUAN GONZALEZ: M&M atau Mars, bukankah mereka memiliki pabrik utama di sini, di Amerika Serikat? MELISSA SCHWEISGUTH: Mereka memang perusahaan Amerika Serikat. Namun mereka juga sebuah perusahaan multinasional yang sangat besar, yang memiliki jejaring di hampir seluruh negara di dunia ini. JUAN GONZALEZ: Dapatkah Anda menyebutkan kepada Kami siapa-siapa saja perusahaan yang terlibat dengan kasus ini? MELISSA SCHWEISGUTH: Hampir seluruh perusahaan coklat yang menjadi anggota dari Chocolate Manufacturers’ Association, termasuk Hershey’s Food dan Nestle Worldwide. AMY GOODMAN: Lantas bagaimana respon dari M& M/Mars? MELISSA SCHWEISGUTH: M&M/Mars telah menyatakan bahwa mereka sudah berkomitmen dengan peraturan umum yang ada di industri coklat dan telah membangun suatu proyek karitas. Mereka bahkan sudah menyatakan tidak lagi tertarik dengan segala upaya menyangkut promosi. AMY GOODMAN: Saya dapat memahami langkah yang Anda tempuh di Washington hari ini untuk lobi soal industri coklat. Lantas di mana kita bisa mengetahui lebih jauh tentang perbudakan anak-anak yang terjadi di Afrika Selatan dalam industri coklat seperti di atas? MELISSA SCHWEISGUTH: Ada sebuah situs yang bagus untuk itu. Silakan klik www. exchange.org/cocoa. Di situs tersebut kita bisa membeli coklat dan saya jamin bahwa kami di sana tidak melakukan perbudakan terhadap anak-anak, bahkan kami menolong mereka mengangkatnya dari lembah penderitaan dan member mereka pencerahan dalam segala sisi, terutama pendidikan. AMY GOODMAN: Di Gedung Capitol, apa yang Anda dapatkan di sana? MELISSA SCHWEISGUTH: Pertama, kamu menjumpai sejumlah senator dan menanyakan hal-hal yang terkait dengan apa yang kami temukan. Mereka menyimak penjelasan kami dan berjanji akan menindak-lanjutinya. Namun kita tidak boleh berpangku tangan. Kita harus bersikap pro-aktif dalam hal ini.(fz)„


74 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA VD DALAM ANGKA 74 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 75 I N A U G U R A S I P R E S I D E N A S S aat ini, Hari Valentine merupakan Hari Perayaan Bisnis. Hampir di seluruh dunia, menjelang momentum pertengahan Februari sepanjang tahun, ragam industri menyambutnya dengan spesial. Perusahaan permen dan coklat mengeluarkan produk khusus Valentine dengan bentuk dan kemasan khusus yang tidak lupa menyertakan simbol hati. Bahkan perayaan ini juga memacu naiknya harga coklat batangan yang oleh banyak orang dianggap sebagai hal yang wajar. Perusahaan boneka membuat berbagai boneka berbentuk hati, teddy bear dengan hati, dan pernak-pernik ala Valentine’s Day, dengan kombinasi warna pink, biru muda, dan merah. Perusahaan kartu ucapan, yang dikomandoi Hallmark, sepanjang tahun telah memasukkan momentum terbesar dalam perdagangan kartu ucapan setelah Hari Natal. Ratusan desainer dan pelukis kartu ucapan yang dimilikinya membuat berbagai motif dan gambar yang dilukis seromantis mungkin. Para “penyair sewaan” menorehkan tintanya dengan syair-syair puitis tentang Cinta di atas lembaran-lembaran kartu ucapan. Perusahaan rumahan yang biasa membuat buket-buket bunga, menjelang hari yang dianggap istimewa ini jauh-jauh hari telah mempersiapkan ‘panen bunga mawar merah’ agar tepat di hari yang spesial tersebut bisa dijadikan salah satu ‘simbol kasih sayang’ bagi pasangan yang tengah dimabuk panah sang cupid. Hotel-hotel, café, restoran, dan diskotik juga telah mempersiapkan menu dan acara khusus di malam harinya. Dekorasi ruangan dibuat seromantis mungkin dengan taburan cahaya lilin dan simbol hati, bunga, dan bantal merah. Bioskop dan industri film, juga televisi pun telah siap dengan program khusus Hari Valentine. Teve memutar film-film romantic drama percintaan, sedangkan bioskop biasanya me-launching sebuah film tentang cinta tepat di malam Valentine’s Day. Sedangkan media massa cetak, ramai-ramai telah bersiap beberapa pekan sebelumnya untuk memuat rubrik atau artikel khusus yang mengulas tentang Valentine. Bahkan ada pula yang berencana menerbitkan edisi khusus Valentine. VD DALAM ANGKA Edisi Koleksi V eramuslim digest 75


76 eramuslim digest Edisi Koleksi V Ada yang menarik mencermati Hari Valentine dihubungkan dengan besaran angkaangka dan hal-hal unik seputar bisnis yang memanfaatkan momentum perayaan kaum pagan tersebut. Inilah sejumlah temuannya: Tiap tahun, tidak kurang dari satu miliar kartu ucapan Selamat Valentine yang beredar di antara orang-orang yang merayakannya di seluruh dunia. Hari Valentine ditinjau dari segi peredaran kartu ucapan merupakan momentum kedua terbesar di dunia setelah Hari Natal. Di seluruh dunia, para perempuanlah yang kebanyakan membeli kartu ucapan Hari Valentine untuk diberikan kepada lelaki yang menjadi targetnya. Angkanya mencapai 83% dari keseluruhan nilai penjualan kartu ucapan seluruh dunia. Sedangkan sisanya sebanyak lebih kurang 17% sebaliknya, dibeli oleh para pria. Hanya saja, jika perempuan biasanya membeli hanya satu kartu, maka para lelaki kebanyakan membeli lebih dari satu kartu ucapan tiap orangnya. Separuh dari pembeli kartu ucapan Valentine, menyukai suatu kalimat atau kata-kata romantis yang mengandung humor (31%), dan diikuti dengan kata-kata romantis yang mengarah ke perilaku seksual (8.2%). Lebih dari sepertiga dari wanita-wanita (36%) dan 26% lelaki menyatakan sangat berbahagia jika menerima kartu ucapan yang mengandung keromantisan, sednagkan 13% pria lebih menginginkan pasangan yang lebih menggairahkan, padahal hanya 3.5% perempuan yang menyukai jenis kartu yang menggairahkan. zhttp://www.remembervalentines.com Valentine’s day card z z TEMA UTAMA 76 eramuslim digest Edisi Koleksi V


Edisi Koleksi V eramuslim digest 77 VD DALAM ANGKA Sepanjang tahun, menjelang tanggal 14 februari merupakan momentum belanja terbesar untuk bisnis bunga-bungaan dunia. Lebih dari 32 persen belanja bunga terjadi pada momentum ini setiap tahunnya. Sebanyak 73% laki-laki membeli bunga untuk menyambut Hari Valentine dan hanya 27% perempuan yang membeli bunga untuk kekasih prianya. Kota California, AS, merupakan kota yang memproduksi hampir 60% kuntum bunga di seluruh Amerika Serikat. Di seluruh dunia, hampir 110 juta tangkai bunga mawar—nyaris semuanya berwarna merah menyala—dibeli orang di seluruh dunia selama tiga hari dari tanggal 12 hingga 14 Februari sepanjang tahun. Negara Belanda dan negara-negara di Amerika Selatan mengekspor bunga dalam jumlah besar setiap menjelang bulan Februari sepanjang tahun. Thailand dan Colombia merupakan negara pengekspor terbanyak bunga anggrek dan mawar untuk wilayah-wilayah pantai timur Amerika. Tahun 2004, tercatat sebanyak lebih kurang 175 juta kuntum bunga terdistribusi di Amerika pada momentum ini. Sebanyak 36% pria dan 28% perempuan di Barat pergi berbelanja sehari menjelang Hari Valentine. Sedangkan 64% konsumen berbelanjan untuk Valentine di awal bulan Februari. Para pria Barat lebih boros membelanjakan uangnya untuk menyambut Hari Valentine, membelikan kekasihnya berbagai hadiah dan juga bunga, rata-rata mereka mengeluarkan uang sebanyak US$95.00 Sekitar 3% penyayang dan pemilik binatang peliharaan, membelikan hewan peliharaannya hadiah Valentine pada momentum tersebut. Alexander Graham Bell mematenkan temuan telephonenya bertepatan dengan Hari Valentine di tahun 1876. Miami International Airport menerima paket lebih dari 12 TO yang berisi 15 juta batang mawar merah setiap menjelang Valentine’s Day. Sesungguhnya banyak pula fakta-fakta bahwa di hari Valentine ini industri coklat berbentuk hati atau pun coklat batangan mengalami lonjakan produksi yang cukup signifikan. Banyak produser coklat menaikkan harga dan juga mengemas coklatnya secara istimewa menjelang Hari Valentine. Di Indonesia sendiri hal ini sudah terasa satu bulan sebelum tanggal 14 Februari.(rz)„ z z z z z z z z z z Edisi Koleksi V eramuslim digest 77


78 eramuslim digest Edisi Koleksi V PENGHANCURAN AGAMA Hari Valentine ternyata mengundang bermacam inspirasi bagi orang-orang yang menyukai kemaksiatan. Di seluruh dunia, orang-orang jenis ini membuat berbagai macam kreasi untuk menyambut—lebih tepat jika dikatakan memperalat atau menunggangi—momentum ini. Jika kebanyakan orang-orang menyambut Hari Valentine “berduaan”, maka yang terjadi di Sanghai, Cina, saat meyambut tanggal 14 Februari 2006 lalu sungguh-sungguh berbeda. Sekumpulan orang meluncurkan sebuah klub cerai untuk menyambut hari yang dianggap istimewa tersebut. “Kami sengaja meluncurkan sesuatu yang sungguh-sungguh berbeda dengan yang lain. Mungkin hanya kami yang melakukan hal ini di dunia dalam rangka menyambut Hari Valentine. Ya, kami meluncurkan Klub Cerai, yang diperuntukkan bagi orangorang yang memang sudah bercerai dengan pasangannya, atau juga bisa dimasuki oleh orang-orang yang ingin bercerai dengan pasangannya, atau bahkan oleh orang-orang yang sudah merasa ‘mati’ dengan pasangannya. Ini adalah suatu terobosan yang benarbenar bagus!” kilah Shu Xin, presiden klub tersebut seperti yang dikutip oleh Kantor Berita China, Xin Hua. “Sedikitnya ada 135 pria dan wanita kaya telah bergabung dalam klub ini hingga akhir pekan lalu. Di antara mereka ada yang telah bercerai dan ada pula orang-orang yang ingin bercerai,” demikian seperti dilansir pula oleh Reuters (14/2/06). 78 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 79 Klub cerai tersebut menyediakan berbagai macam layanan. Di antaranya adalah konseling yang menganjurkan orang-orang yang merasa sudah bosan dengan perkawinannya agar tidak ragu-ragu untuk memilih perceraian, lalu ada arisan yang diselenggarakan untuk orang-orang yang sudah jenuh hidup berumah tangga dengan pasangannya, pertemuan atau dating, dan lain sebagainya. Kantor Berita China Xinhua menyatakan, “Shu mengklaim situs klub tersebut, yang saat ini sedang dibuat, dirancang untuk mampu menerima hingga 1 juta anggota dari seluruh dunia.” Menurut data statistik dari badan kependudukan Negeri Tirai Bambu tersebut, angka perceraian menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2004, tak kurang dari 1,6 juta pasangan China memilih Sebagai pewaris dari ‘pasukan iblis’, maka kaum Zionis telah lama melakukan segala daya upaya untuk ‘menghancurkan’ nilai-nilai agama yang sejati yang mengajarkan kebaikan universal dan ketauhidan. Edisi Koleksi V eramuslim digest 79 PENGHANCURAN AGAMA


80 eramuslim digest Edisi Koleksi V jalan perceraian. Angka ini naik sekitar 21,2 persen dari tahun sebelumnya. Banyak kalangan mengatakan bahwa fenomena tersebut diakibatkan oleh melunturnya semangat kebersamaan dan kesakralan institusi keluarga, di sisi lain dalam waktu bersamaan, budaya Barat yang serba permisif menyerbu negeri tersebut hingga nilai-nilai yang ada tidak mampu bertahan. Salah satu budaya Barat yang dianggap mewakili nilai-nilai serba boleh adalah Hari Valentine, di mana para muda-mudi China beberapa tahun belakangan dengan penuh semangat menyambut momentum itu sebagai hari di mana mereka merasa boleh untuk melampiaskan segala yang mereka mau terhadap pasangannya masing-masing dengan dalih “kasih sayang”. China mungkin hanya salah satu contoh dari banyak kasus serupa yang terjadi. Negeri-negeri di Asia Tenggara pun tak luput dari serbuan budaya merusak ini. Kita masih ingat bagaimana Negeri Gajah Putih Thailand sampai harus memberlakukan jam malam tepat di saat menjelang perayaan Hari Valentine hanya untuk ‘mengamankan’ anak-anak remaja agar tidak melakukan hal-hal yang dalam agama Budha sendiri dilarang. Lalu di Malaysia, para tokoh agama dan sejumlah pejabat pemerintahnya pun mengecam perayaan-perayaan terkait Hari Valentine ini. Bahkan sejumlah ulama Malaysia sampai merasa perlu mengeluarkan fatwa haram bagi umat Islam untuk merayakan hari tersebut. Sayang, di Indonesia pemerintahnya sama sekali tidak perduli dan tidak kritis dengan hal-hal seperti ini. Taraf kecerdasan manusia memang berbeda-beda. Agenda Di Balik Hari Valentine Ada sebuah perang yang sama sekali tidak mengucurkan darah, tidak merusak TEMA UTAMA 80 eramuslim digest Edisi Koleksi V


Edisi Koleksi V eramuslim digest 81 http://matterik.blogspot.com bangunan, tidak merubuhkan pepohonan, tidak menggunakan mesiu, tidak ada ledakan atau letusan senjata api, namun perang ini memiliki daya hancur dan pembinasaan yang lebih dahsyat dan mematikan ketimbang perang konvensional. Yang diserang dan dihancurkan bukan jasad manusia, bukan gedung dan bangunan penting, bukan obyekobyek vital suatu negara, namun otak dan hati manusia sendiri. Namun serangan ini tidaklah bertujuan menghancurkan dan mematikan, namun serangan tersebut bertujuan agar otak dan hati manusia berubah sehingga bisa menjadi manusia-manusia yang tunduk pada orang atau pihak yang mengenalikannya. Dalam kamus perang, terdapat istilah yang disebut sebagai Perang Pemikiran yang didalam istilah Harakah Islamiyah dinamakan Ghouz al-Fikri. Dalam strategi kemiliteran konvensional, Perang Pemikiran ini kerap dikenal sebagai Psy-War, atau Perang Urat Syaraf. Walau terdapat sejumlah perbedaan kecil di antara keduanya, namun tujuannya adalah serupa: sama-sama ingin agar target atau korbannya tunduk dan patuh tanpa syarat terhadap keinginan kita. Dalam Protocolat Zionisme yang secara resmi dijadikan agenda bersama gerakan Zionisme Internasional dalam Kongres Zionis Internasional pertama di Basel Swiss tahun 1798, terdapat butir-butir strategi tentang Perang Pemikiran ini. Protocol Zions menyebutkan media massa dan emas (harta kekayaan) merupakan salah satu senjata paling ampuh untuk menundukkan dunia, selain tentu saja dengan kekuatan militer. Untuk bisa menguasai dunia, tentu saja seluruh umat manusia yang hidup di atasnya harus ditundukkan pola pikirnya agar bisa menerima atau minimal tidak menghalanghalangi upaya mereka. Satu-satunya yang mereka anggap sebagai batu penghalang dalam menundukkan manusia adalah nilai-nilai yang ada di dalam setiap agama langit. Sebab itulah, agama-agama yang ada harus juga dikondisikan agar selaras dengan cita-cita mereka. Sebagai pewaris dari ‘pasukan iblis’, maka kaum Zionis telah lama melakukan segala daya upaya untuk ‘menghancurkan’ nilai-nilai agama yang sejati yang mengajarkan kebaikan universal dan ketauhidan. Berabad silam mereka telah sukses mengkondisikan agama Yahudi dengan menjadikan Talmud lebih suci dan lebih tinggi posisinya ketimbang Taurat-nya Musa a.s. Mereka juga telah berhasil menyusupkan agennya, seorang Yahudi dari Tarsus, bernama Paulus, yang berjasa besar mengubah agama Nasrani menjadi PENGHANCURAN AGAMA Edisi Koleksi V eramuslim digest 81


82 eramuslim digest Edisi Koleksi V Kristen. Setelah Yudaisme dan Nasrani ditundukkan, maka satu-satunya batu penghalang yang belum berhasil diruntuhkan adalah Islam. Untuk itu,m sejak berabad lalu, mereka tak henti-hentinya ingin memadamkan agama Allah ini agar mau tunduk pada nilai-nilai yang mereka sodorkan. Umat Islam memiliki catatan-catatan sejarah dan bukti-bukti yang kuat, bahwa penyebaran kemaksiatan adalah merupakan salah satu upaya penghancuran Islam oleh musuh-musuh Islam, terutama kaum zionis dan misionaris Kristen yang telah ditunggangi oleh Zionis-Yahudi. Cara-cara seperti ini sudah lazim digunakan oleh penjajah Krsiten Barat dalam menghancurkan berbagai budaya negeri jajahannnya, seperti halnya cara Inggris menggunakan candu dalam menaklukkan Cina. Dalam Konferensi Misionaris di Kota Quds tahun 1935, Samuel Zweimer, seorang Yahudi yang menjabat direktur organisasi misi Kristen menyatakan: “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslimin sebagai orang Kristen, namun mengeluarkan seorang Muslim dari Islam, agar jadi orang yang tidak berakhlak sebagaimana seorang Muslim. Dengan begitu akan membuka pintu bagi kemenangan imperialis di negeri-negeri Islam. Tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam. Generasi Muslim yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi yang malas, dan hanya mengejar kepuasan hawa nafsunya.” Dalam salah satu bukunya (edisi Arab: Al Gharah ‘Alal ‘Alam Islamiy, hal. 275), Zweimer menulis: “Di dalam mata rantai kebudayaan Barat, gerakan misi punya dua tugas: menghancurkan peradaban lawan (baca: peradaban Islam) dan membina kembali dalam bentuk peradaban Barat. Ini perlu dilakukan agar si Muslim dapat berdiri pada barisan budaya Barat untuk melawan umatnya sendiri.” Harry Dorman, dalam Towards Understanding Islam, mengungkapkan pernyataan seorang misonaris Kristen: “Boleh jadi, dalam beberapa tahun mendatang, sumbangan besar misionaris di wilayah-wilayah muslim akan tidak begitu banyak memurtadkan orang muslim, 82 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 83 melainkan lebih banyak menyelewengkan Islam itu sendiri. Inilah bidang tugas yang tidak bisa diabaikan.” Dr. Cragg, seorang misionaris terkenal asal Inggris, juga menyatakan: “Tidak perlu diragukan bahwa harapan terakhir misi Kristen hanyalah melakukan perubahan sikap umat Muslim, sedemikian rupa sehingga mereka mau bertoleransi.” (Lihat buku Islam dan Orientalisme, karya Maryam, Jameela (Margareth Marcus), 1994:8-9, 51-52). Dr. Sidik Jatmika, dosen Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, penulis buku “Gerakan Zionis Berwajah Melayu” (tahun 2001, hal. 196) juga mencatat bahwa strategi gerakan zionis untuk menghancurkan umat Islam antara lain dengan kalimat, “…Yang paling mutakhir adalah gerakan dengan membonceng euphoria reformasi di negeri ini. Atas nama kebebasan, hak asasi manusia, dan tetek-bengeknya, mereka secara terangterangan mulai memperjuangkan pengakuan terhadap berbagai perilaku penyimpangan sosial maupun seksual sebagai realitas yang harus dihargai dan diberi hak hidup di Indonesia. Mereka dengan lantang mengkampanyekan supaya komunisme dan ateisme; atau pun bahkan pemujaan terhadap setan, diberi hak hidup di Indonesia sebagai layaknya sebuah agama ataupun ideologi. Bahkan, mereka tidak malu-malu lagi memperjuangkan supaya pelacuran, homoseksual, lesbian, dianggap sebagai profesi dan perilaku yang sah keberadaannya. Anehnya, jika masyarakat melakukan penggerebekan atau pengroyokan terhadap para pelaku penyimpangan sosial tersebut, bukan para pesakitan yang disalahkan. Tetapi justru masyarakatlah yang disalahkan karena telah melanggar hak asasi individu manusia untuk berzina, melakukan homoseksual maupun lesbian.” Hal yang terakhir ini merupakan mekanisme kerja dari media massa besar di Indonesia—teve maupun cetak—yang banyak pula dimiliki oleh agenagen Barat. Protokolat Zionis ke-17 mengatakan: “Kita telah berhasil menyebar peradaban yang penuh kuman-kuman penyakit kotor di negara-negara yang memiliki peradaban yang terkenal luhur.” Abdullah Patani, dalam “Gerakan Freemasonry di Asia Tenggara” mengungkapkan sepuluh cara kaum Zionis dalam melumpuhkan dan menghancurkan Islam, di antaranya ialah: (1) menyebarkan pornografi dalam segala bentuknya, (2) merusak generasi muda dengan penyebaran segala jenis minuman memabokkan dan narkotika. Jadi, adalah yang sangat masuk akal jika penyebaran kemaksiatan sudah merupakan sesuatu yang terencana dan tersistematis yang dilakukan oleh agen-agen misi Kristen dan Zionis, dengan mengerahkan segala cara, termasuk menyuap para pejabat dan aparat agar mereka tidak bertindak untuk menegakkan kebenaran, bahkan sebaliknya, memusuhi umat Islam yang melaksanakan kewajiban menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Dan terhadap perayaan Valentine’s Day, di manakah posisi kita sekarang? (Lz)„ Edisi Koleksi V eramuslim digest 83 PENGHANCURAN AGAMA


84 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA Namun, yang perlu saudara-saudara perhatikan adalah bahwa tujuan misi yang telah diperjuangkan bangsa Yahudi dengan mengirim saudara-saudara ke negeri-negeri Islam, bukanlah untuk mengharapkan kaum Muslimin beralih ke agama Yahudi atau Kristen. Bukan itu. Tetapi tugasmu adalah mengeluarkan mereka dari Islam, menjauhkan mereka dari Islam, dan tidak berpikir mempertahankan agamanya. Di samping itu saudara-saudara harus menjadikan mereka jauh dari keluhuran budi, jauh dari watak yang baik. Samuel Zweimer


Edisi Koleksi V eramuslim digest 85 SAMUEL ZWEIMER SPEECH SAMUEL ZWEIMER SPEECH Saudara-saudara seperjuangan! Salam bagi kalian semua. Saya menyampaikan salam dari para tetua kita bagimu wahai pahlawan-pahlawan Yahudi. Anda sekalian merupakan para pahlawan orang-orang Yahudi, yang berjuang menegakkan agama kita, dan mengagungkannya di negara-negara Islam. Sebab itu, Anda akan selalu memperoleh pertolongan dan pembelaan dari Elohim, Allah yang kita cintai, Maha agung dan Maha Suci. Edisi Koleksi V eramuslim digest 85


86 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA Saudara-saudara telah menunaikan tugas dengan sangat baik, tetapi di sekitar kita masih terdapat orang-orang yang tidak memahami misi kita ini. Kami berani mengatakan bahwa orang Islam yang lari dari agamanya, kemudian berusaha memeluk agama Yahudi, bukanlah orang yang sungguh-sungguh menghayati Islam. Kebanyakan mereka yang keluar dari Islam adalah salah satu dari tiga ini: Namun, yang perlu saudara-saudara perhatikan adalah bahwa tujuan misi yang telah diperjuangkan bangsa Yahudi dengan mengirim saudara-saudara ke negeri-negeri Islam, bukanlah untuk mengharapkan kaum Muslimin beralih ke agama Yahudi atau Kristen. Bukan itu. Tetapi tugasmu adalah mengeluarkan mereka dari Islam, menjauhkan mereka dari Islam, dan tidak berpikir mempertahankan agamanya. Di samping itu saudara-saudara harus menjadikan mereka jauh dari keluhuran budi, jauh dari watak yang baik. Oleh karena itu, tugas saudara adalah membuka jalan agar kekuatan kolonial mampu menerobos benteng kerajaan Islam. Cara ini telah anda lakukan dengan baik seratus tahun lalu. Kita dan seluruh sekutu kita sangat gembira atas hasil perjuangan saudara ini. Selama tiga abad silam, kita telah mampu menguasai sektor pendidikan di negeriAnak yang tersisih dari keluarganya hingga apatis terhadap Islam dan tidak mengerti agama Islam dengan benar, Orang yang selalu masa bodoh terhadap perjuangan agama, dan setiap hari hanya memikirkan isi perut saja. Dia menghadapi kemelut ekonomi dan memerlukan sesuap nasi. Dia merupakan budak dari dunia, Atau orang yang didorong oleh kepentingan dan nafsu pribadi. „ „ „


Edisi Koleksi V eramuslim digest 87 negeri Islam yang independen dan yang telah kita kuasai. Banyak pula yang belum kita kuasai sepenuihnya, tetapi masih bisa kita kendalikan. Di wilayah negara-negara tersebut banyak perlindungan terhadap missionaris, gereja, organisasi, dan sekolah yang mengikuti petunjuk Gereja Eropa dan Amerika. Banyak agen-agen kita yang bekerja di bawah tanah yang sama sekali tidak boleh ditunjukkan sekali pun dengan bahasa isyarat. Semuanya bisa karena hasil perjuangan saudara-saudara hingga mencapai hasil yang amat gemilang. Ini merupakan misi yang paling berbahaya di dunia sepanjang sejarah umat manusia. Sarana yang telah saudara-saudara bawa saat ini ternyata mampu mengubah pikiran dunia mengikuti kita. Itulah jalan yang telah saudara-saudara perjuangkan dengan susah payah untuk mengeluarkan kaum Muslimin dari agamanya. Kini saudara-saudara telah berhasil mencetak kader-kader dari berbagai macam bangsa yang tidak mengenal hubungannya dengan Allah dan memang mereka tidak ada keinginan sedikit pun untuk mengerti tentang-Nya. Saudara-saudara telah mengeluarkan kaum Muslimin dari agama mereka, seklai pun mereka tetap enggan memakai baju Yahudi atau baju Kristen. Gaya hidup seperti itulah sasaran perjuangan kita, yakni para pemuda Islam yang malas, enggan bekerja keras, cenderung berfoya-foya, hanya gemar mempelajari segala hal yang berkaitan dengan sensualitas dan nafsu syahwat, bekerja semata-mata demi mengejar kekayaan material dunia, memburu jabatan, memuaskan nafsunya, dan sebagainya. Kini tugas saudara-saudara telah terlaksana dengan amat baik. Saudara-saudara telah mengagungkan agama kita semua, agama Yahudi. Saudara-saudara patut mengetahui bahwa para tetua kita sangat bergembira dengan segala apa yang telah saudara-saudara hasilkan. Oleh sebab itu, lanjutkanlah perjuanganmu demi risalah agamamu. Semoga saudara-saudara semua mendapat berkat dari Tuhan kita, Elohim, Allah yang Maha Suci dan Maha Agung. Lanjutkanlah perjuangan ini hingga dunai benar-benar terberkati. (Pidato ini disampaikan oleh Samuel Zweimer, Ketua Umum Asosiasi Agen Yahudi pada sambutan pembukaan Konferensi Yerusalem di tahun 1935, di mana hadir para utusan agen Yahudi dari seluruh dunia. Terjemahan pidato Zweimer di atas dikutip dari buku Dr. Darouza “Judzurul Qadimah li Ahdasi Israel”, Maktabah Darul Atlas, Damaskus-Syiria, 1970). SAMUEL ZWEIMER SPEECH


88 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA JAHILIYAH MODERN 88 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 89 SAMUEL ZWEIMER SPEECH Sudah menjadi jelas, bahwa Hari Valentine merupakan salah satu bentuk kejahiliyahan modern. Dan yang tetap merayakannya, apa pun alasan dan dalihnya, maka dia telah melakukan suatu kebodohan (al-jahl), dan tidak salah jika mereka kita sebut sebagai kaum jahiliyah. Edisi Koleksi V eramuslim digest 89 JAHILIYAH MODERN


90 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA http://searchlight.iwarp.com I stilah “Jahiliyah” biasanya diasosiasikan dengan masa kegelapan, kebodohan, kesuraman, dan zaman di mana ilmu pengetahuan serta peradaban manusia masih berada sedikit di atas peradaban binatang dan hewan. Manusia belum mengenal tulis dan baca, belum mengenal etika, belum mengerti tentang sopansantun, belum mengetahui manfaat energi listrik, dan sebagainya. Jahiliyah selama ini diasosiasikan dengan kehidupan masa lampau dimana manusia masih hidup dengan semata mengandalkan naluri dan tiada hukum positif yang membatasi mereka. Bahkan kisah-kisah sirah di masa Nabi Muhammad SAW masih hidup, pernah disinggung tentang kejahiliyahan bangsa Arab yang secara primitif berkeyakinan bahwa anak perempuan akan membawa kesialan, sehingga tiap bayi perempuan yang lahir akan segera dibunuh oleh orangtuanya. Hal ini merupakan salah satu contoh kasus yang sangat akrab di telinga kita semenjak kita masih duduk di bangku sekolah dasar. Benarkah jahiliyah itu memang demikian? Ter nyata, pandangan kita tentang masyarakat jahilyah selama ini harus disempurnakan. Benar jika masyarakat yang belum memiliki peradaban, belum mengenal budaya, belum mampu memaksimalkan segaka kekayaan alam, disebut sebagai masyarakat yang terbelakang. Tapi ini bukanlah hakikat kejahiliyahan dalam Islam. Secara sangat menarik dan lugas, intelektual Islam bernama Muhammad Quthb, saudara dari Ays-syahid Sayyid Quthb, di dalam kitab Ru’yah Islamiyah liahwalil ‘Alamil Mu’ashir (Darul Wathon li an-nasyari, 1411H/1991M), yang telah diterbitkan edisi bahasa http://98.img.v4.skyrock.com Rave Party 90 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 91 Indonesianya oleh Yayasan SIDIK (April 1996), menyatakan bahwa penggunaan kata ‘Jahiliyah” itu khas hanya terdapat di dalam al-Qur’an dan Al-Sunnah (h.16). Muhammad Quthb menulis: “Dalam menjelaskan makna lughawi kata jahl, Ibnu Taymiyyah mengatakan, “Yaitu tidak memiliki atau tidak mengikuti ilmu.” Maka, kata ibnu Taymiyyah, “Orang yang tidak tahu haq (kebenaran) adalah jahil ringan. Dan jika ia meyakini sesuatu yang bertentangan dengan haq sebagai satu kebenaran, maka ia disebut jahil murakkab (tolol kuadrat). Sama halnya, orang yang mengamalkan sesuatu yang bertentangan dengan haq, ia disebut jahil sekali pun orang tersebut tahu bahwa yang diamalkannya itu bertentangan dengan haq.” Al-Qur’an tidak mendefiniskan istilah Jahiliyah dalam pemaknaan ruang dan waktu, tetapi lebih kepada pemaknaan akidah dan sikap hidup umat-Nya. “Jahiliyah tidak terbatas pada zaman dan tempat serta komunitas atau bangsa tertentu. Ia menyangkut tashawwur tertentu dan suluk tertentu. Ia merupakan persepsi dan pola sikap. Kapan dan di mana saja terdapat tashawwur dan suluk jahiliyah, maka dia adalah jahiliyah, tidak perduli pada zaman, tempat, dan bangsa apa saja.” Sebab itulah, menurut kacamata Islam, maka kondisi dunia kontemporer ini jelas sah disebut sebagai kondisi jahiliyah. Demikian Muhammad Quthb. Lantas, apa yang disebut kondisi dunia kontemporer sekarang ini? Quthb membaginya menjadi tiga bagian: Ibnu Taymiyyah berkata, “Hal itu telah jelas, maka orang-orang sebelum Rasulullah SAW diutus berada dalam keadaan jahiliyah, dan kejahiliyahannya itu dinisbatkan kepada kebodohan (al-jahl). Karena itu ucapan-ucapan dan amal-amal mereka tumbuh dari kebodohan. Demikian pula setiap yang bertentangan dengan ajaran para Rasul dari kalangan Yahudi dan Nasrani adalah jahiliyah. Itulah yang disebut jahiliyah umum. Adapun setelah Muhammad SAW diutus, maka jahiliyah mutlak kadang-kadang wujud di suatu kota, seperti halnya jahiliyah di Fenomena pertama, kokohnya kedudukan Eropa dan dominasinya atas dunia yang luas. Fenomena kedua, dominasi global Yahudi atas dunia yang terbentang luas, mencakup sebagian besar negara-negara Barat dan Timur, serta kendalinya atas mereka untuk mewujudkan rekayasa dan kepentingan, tujuan, dan rencana-rencananya. Fenomena ketiga, kelemahan memalukan yang diderita kaum Muslimin di atas bumi ini, dimana mereka hidup di negeri-negeri yang dikangkangi dan dikuasai musuh-musuhNya. Hampir di semua bidang kehidupan terutama di bidang politik, ekonomi, militer, pemikiran berada di dalam dominasi Barat. Bahkan di negeri Muslim tertentu semua aspek kehidupannya didominasi oleh Mereka. Akibatnya posisi kaum Muslimin menjadi hina. Hina dihadapan diri mereka sendiri dan hina pula dihadapan orang lain. Posisi hina ini mewujud dalam bentuk kehilangan kepribadian, keterpecahan, dan minimnya upaya kaum Muslimin serta menurunnya pamor mereka dalam pertarungan sengit di dunia sekarang ini. „ „ „ Edisi Koleksi V eramuslim digest 91 JAHILIYAH MODERN


92 eramuslim digest Edisi Koleksi V negeri-negeri kafir, dan tidak di kota lain. Dan jahiliyah mutlak kadang-kadang wujud pula pada seseorang, seperti halnya orang yang belum masuk Islam, dan tidak wujud pada orang lain. Orang yang belum masuk Islam secara istilahi berada dalam kejahiliyahan, meski pun ia berada di negeri Muslim. Akan halnya jika jahiliyah dinisbatkan kepada zaman secara mutlak, maka tidak ada lagi zaman jahiliyah setelah Muhammad SAW diutus. Sebab dari umat Muhammad SAW selalu ada golongan yang tampil memperjuangkan yang haq hingga hari kiamat. Seangkan jahiliyah muqayyadah (tidak mutlak) kadang-kadang wujud secara nyata di beberapa negeri Muslim dan terjadi pula di banyak orang dari kalangan kaum Muslimin Jahiliyyah Modern Ketika menyangkut kondisi kekinian, dimana umat manusia telah sampai pada puncak-puncak peradaban, budaya, dan ilmu pengetahuan, namun masih saja banyak di antara mereka yang tidak berpegang kepada tuntunan Allah SWT. Namun mereka keberatan jika mereka dikatakan sebagai gambaran dari masyarakat jahiliyah modern. Mengenai hal tersebut, Muhammad Quthb berujar, “Agaknya mereka yang berkeberatan itu tidak menyadari baha jahiliyah dalam istilah Qur’ani, yang dengan konsisten kita gunakan di sini, bukanlah anti kekuatan materi, atau pembangunan fisik di muka bumi, dan atau anti ilmuilmu alam dan terapan lainnya dengan segala fenomena kehidupan dunia. Justru dalam sejarah, http://www.hongkonghustle.com 92 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 93 banyak kaum atau komunitas yang disifati jahiliyah oleh Allah justru memiliki kekuatan, ilmu, dan pengetahuan yang tinggi. Tetapi semua itu tidak menafikkan kemungkinan disifati dengan sifat jahiliyah dan tidak pula dapat mengelak dari ketentuan pasti yang telah ditakdirkan Allah bagti jahiliyah mana pun sesuai dengan sunnah Rabbaniyah.” Patut diperhatikan bahwa ketika Allah SWT menghancurkan kaum Ad dan Tsamud, kedua kaum itu tengah berada dalam masa-masa keemasan, puncak peradaban, dan terkenal dengan bangunan-bangunan tinggi yang sangat megah. Namun hal tersebut tidak berarati apa-apa karena kedua kaum itu tidak berima kepada Allah SWT dan tetap dalam kejahiliyahannya. Di masa sekarang, jahiliyah modern secara esensi tidak mengalami perubahan berarti. Yang berubah hanya kulit dan lapisan luar yang tambah gemerlap, sehingga banyak orang yang tertipu mentah-mentah. Hari Valentine yang sekarang banyak dirayakan di berbagai belahan dunia secara esensi tidak berbeda dengan Lupercalia Festival, dimana pada kedua perayaan tersebut, antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim bercampur-baur dan berpesta-pora dengan segala jenis kemaksiatan yang ada. Kedua perayaan itu mengatasnamakan “cinta’ dan “kasih sayang” yang sesungguhnya hanyalah kedok belaka dari apa yang dinamakan “nafsu syahwat”. Jika sekarang Hari Valentine dikemas dengan apik, bertabur colat, boneka, kartu ucapan, dan segala pernak-perniknya, maka hal tersebut merupakan ‘kreasi’ dari para kapitalis yang menjadikan ritual paganisme tersebut menjadi ritual bisnis bagi mereka. Bukankah dahulu, berabad silam, dalam Festival Lupercalia juga ada lembaran-lembaran kulit kambing yang diperebutkan? Sudah menjadi jelas, bahwa Hari Valentine merupakan salah satu bentuk kejahiliyahan modern. Dan yang tetap merayakannya, apa pun alasan dan dalihnya, maka dia telah melakukan suatu kebodohan (al-jahl), dan tidak salah jika mereka kita sebut sebagai kaum jahiliyah.(rz)„ Edisi Koleksi V eramuslim digest 93 JAHILIYAH MODERN


94 eramuslim digest Edisi Koleksi V Trade Mark Majalah Playboy Jews TEMA UTAMA HARAM RAYAKAN 94 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA


Edisi Koleksi V eramuslim digest 95 JEWS THE RICHEST PEOPLE IN AMERICA VALENTINE’S DAY H ari Kasih Sayang atau yang lebih ‘modern’ disebut sebagai Hari Valentine (Valentine’s Day), jelas berasal dari suatu ritual paganisme, ritual satanis, yang penuh dengan kemaksiatan. Ritual kuno ini di zaman Romawi dikenal sebagai Lupercalia Festival, di mana para pemuda dan pemudi diperbolehkan melakukan kemaksiatan secara bebas di mana pun mereka mau. Agama Kristen yang datang kemudian dan menjadi agama resmi Roma di saat Kaisar Konstantin, mengadopsi ritual ini dan memolesnya dengan mitos Santo Valentinus yang oleh gereja sendiri diakui tidak bisa dipastikan asal-muasalnya. Belakangan, pada sekitar tahun 1960-an, Gereja Vatikan menghapus perayaan Valentine ini dari Kalender Gereja dan melarang umatnya untuk ikut-ikutan merayakan ritual tersebut karena jelas-jelas tidak berdasar. Namun kian hari perayaan Valentine kian mendapat tempat di banyak anak-anak muda dunia. Hal ini ada dua kemungkinan yang bisa menjawabnya. HARAM RAYAKAN VALENTINE’S DAY Edisi Koleksi V eramuslim digest 95


96 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA Pertama, para pebisnis melihat perayaan Hari Valentine merupakan sebuah momentum yang sangat bagus untuk dieksploitasi dan dijadikan ajang ‘perayaan bisnis’ guna meraup keuntungan material sebanyak-banyaknya. Sebab itulah, para pebisnis ini setiap tahun selalu saja ‘mempertahankan’ bahkan ‘menyuburkan’ perayaan Hari Valentine ini dan mengindoktrinasikan kepada otak anak-anakmuda seluruh dunia bahwa Hari Valentine merupakan Hari Kasih Sayang yang harus dirayakan secara spesial. Hari di mana seorang kekasih harus menunjukkan perhatian dan besar rasa kasuh sayangnay kepada pasangannya masing-masing. Caranya? Ya dengan membeli berbagai produk yang dikeluarkan oleh para pebisnis seperti coklat spesial berbentuk hati, boneka, bunga, kartu ucapan, bahkan di malam Hari Valentine, para pebisnis juga menanamkan pemikiran mereka bahwa belumlah komplit cinta mereka jika di Hari Valentine tidak dirayakan dengan makan malam berdua dalam suasana romantis di café-café dan hotelhotel, nonton bioskop berdua, dan berakhir dengan membooking satu kamar hotel atau penginapan untuk menghabiskan malam spesial bersama pasangannya hingga matahari terbit keesokan harinya. Secara esensi hal ini sangat mirip dengan Lupercalia Festival berabad silam. Dan masyarakat Barat banyak yang memang sudah rusak secara norma dan nilai-nilai keagamaan, kian terjerumus ke dalam lembah permisifme yang dalam. Ironisnya, hal ini secara latah tanpa reserve diikuti oleh generasi muda yang berada di luar Barat dengan alasan modernisasi. Maka menjadi lengkaplah kerusakan generasi muda dengan adanya perayaan ini. Kedua, kelakuan para pebisnis yang terus memelihara eksistensi perayaan Valentine didasari oleh dua motif di mana antara satu dengan yang lainnya saling terkait. Yang pertama adalah motif ekonomi yakni memanfaatkan semua celah untuk bisa dieksploitasi guna bisa mendatangkan keuntungan material sebanyak mungkin, dan kedua, hal ini juga selaras dengan indoktrinasi para ‘Tetua Yahudi’ yang dirumuskan dalam agenda bersama Gerakan Zionis Internasional ‘The Protocolat of Zions’ (disahkan dalam Konferensi Zionis Internasional I di Basel-Swiss, tahun 1897). Kelompok-kelompok klandestin yang menggerakan banyak konglomerat dunia ini menunggangi gereja agar dunia menganggap Valentine’s Day merupakan salah satu hari raya Kristen. Banyak yang terkecoh dan menerima hal yang sesungguhnya tidak tepat, sehingga Hari Valentine kadung dikenal sebagai bagian dari kekristenan sekarang ini. Padahal hal itu tidak benar sama sekali karena Injil tidak pernah menyinggung sedikit


Edisi Koleksi V eramuslim digest 97 HARAM RAYAKAN VALENTINE’S DAY Nama Bidang Usaha Aset Kekayaan ($) Pering kat pun tentang Valentine. Banyak kalangan gereaj sendiri menyatakan bahwa perayaan Valentine merupakan salah satu bentuk heresy (bid’ah) di dalam kekristenan yang harus dihindari. Sebab itulah, para pemuka agama Islam di seluruh dunia dari golongan dan gerakan Islam mana pun telah sepakat bahwa HARAM hukumnya bagi umat Islam untuk ikutikutan merayakan Hari Valentine dengan tingkat partisipasi sekecil apa pun, bahkan sekadar mengucapkan “Selamat Hari Valentine”. Inilah beberapa fatwa yang dikeluarkan berkenaan dengan Hari Valentine: Firman Allah SWT yang tercantum di dalam Kitab Suci Al-Qur’an dan hadits Rasulullah SAW merupakan dasar bagi fatwa-fatwa pelarangan ini. Dalam QS. Al-Maidah ayat 51, Allah SWT berfirman melarang umat Islam untuk meniru-niru atau meneladani kaum Yahudi dan Nasrani, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orangorang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawaban.” (QS. Al Isra’ : 36) Rasulullah SAW dalam suatu haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Imam Ahmad dari Ibnu Umar menyatakan, “Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” “Barangsiapa melakukan amal yang tiada didasari perintahku (Quran dan Sunnah), maka amal perbuatannya tertolak.” (HR. Ahmad) Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah juga berkata, “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, “Selamat hari raya!” dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada member selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah.” Sudah menjadi jelaslah bahwa mengucapkan selamat hari Valentine saja tidak diperbolehkan menurut akidah Islam, apalagi ikut serta dan berperan aktif dalam perayaan ini. Apa pun dalihnya. Karena dalih bisa saja dibuat hingga ribuan pasal. Tetapi esensinya adalah tidak diperbolehkan umat islam turut serta sekecil apa pun untuk menyambut hari tersebut. (Rz)„


98 eramuslim digest Edisi Koleksi V T A H U K A H A N D A 98 eramuslim digest Edisi Koleksi V T A H U K A H A N D A


Edisi Koleksi V eramuslim digest 99 Nama Bidang Usaha Aset Kekayaan ($) Pering kat AIDS DAN KONDOM T ahun 2007, aparat kepolisian Thailand dibuat repot oleh perayaan Hari Valen tine, sehingga harus memberlakukan jam malam dan sweeping dari tempat hiburan dan hotel ke tempat lainnya. Pemicunya ternyata sejumlah penelitian yang melibatkan beberapa lembaga dan perguruan tinggi bergengsi negeri gajah putih itu yang mendapatkan pengakuan bahwa sebagian besar remaja Thailand memutuskan akan menyerahkan keperawanannya kepada kekasihnya tepat di malam perayaan Valentine. Lain di Thailand lain pula di Indonesia. Di negeri mayoritas Muslim terbesar di dunia, setidaknya secara kuantitas, aparat kepolisiannya tidak pernah melakukan aksi preventif seperti rekannya di Thailand. Bahkan bukan rahasia umum lagi jika aparat kita malah lebih nyaman menjadi beking dari tempat-tempat maksiat yang ada di sekujur negeri ini. Bahkan tidak akan bisa berdiri sebuah tempat maksiat (berkedok tempat hiburan) di Indonesia, jika tanpa melibatkan atau mengajak aparat keamanan, apakah itu melibatkan oknum perseorangan atau bahkan banyak pula yang melibatkan institusi di wilayahnya, tentunya tidak secara resmi. Hal ini pasti dibantah oleh aparat AIDS DAN KONDOM http://www.papua.go.id


100 eramuslim digest Edisi Koleksi V keamanan kita. Tapi coba simak kesaksian beberapa orang pengusaha industri di bidang ini kepada eramuslim digest di tahun 2007. “Tempat kita aman karena kita tiap minggu nyetor kepada mereka. Bahkan jika mereka datang ke sini untuk cari hiburan, ya kami melayaninya dengan baik. Walau mereka biasanya maunya gratisan,” ujar seorang pemilik bar dan diskotik di daerah Mangga Besar, jakarta. “Tidak pernah ada razia di sini. Tapi jika pun ada itu biasanya jarang sekali. Setiap ada pergantian pimpinan wilayah ini, maka biasanya mereka menggelar razia. Seluruh tempat-tempat seperti kita ini dirazia. Para wartawan menyebut razia yang mereka lakukan sebagai upaya kepolisian untuk membersihkan wilayah ini dari prostitusi dan kemaksiatan, tapi sebenarnya yang terjadi adalah mereka merazia kami untuk memanggil seluruh pemilik usaha di bidang ini di wilayahnya untuk “berkenalan” dengan komandan yang baru. Biasanya, dalam pertemuan tertutup di kantornya, komandan yang baru itu akan melakukan nego dengan kami untuk menyepakati besaran nominal uang yang harus kami setorkan perminggunya kepada dia, agar usaha kami aman. Ini bukan lagi rahasia umum,” papar seorang lagi yang memiliki sejumlah usaha di Glodok, Jakarta kota. Inilah kenyataan ril yang ada di depan mata kita. Sebab itu, tidak pernah sekali pun kita di Indonesia ini mendengar adanya upaya aparat kepolisian untuk melindungi remaja negeri ini dari budaya seks bebas, yang sudah menjadi pengetahuan umum banyak dilakukan saat malam Valentine’s Day. Dari beberapa pelakon dugem, didapat kesaksian bahwa sudah menjadi suatu tradisi di malam Hari Valentine di Jakarta, juga di kota-kota besar seperti Surabaya, Medan, Semarang, dan sebagainya, malam itu dijadikan momentum untuk menyelenggarakan sebuah pesta seks (sex party)—sesuatu yang memang T A H U K A H A N D A


Click to View FlipBook Version