Edisi Koleksi V eramuslim digest 101 B agi keyakinan Kabbalah, angka 33 mengandung arti yang sangat suci. Dalam struktur keanggotaan Freemasonry, seorang Grandmaster menempati posisi 33°. Dalam banyak hal di dunia ini, secara kebetulan atau tidak, arti 33° ternyata mengandung arti atau makna yang sungguhsungguh penting, dan mencengangkan! Coba sekarang hamparkan peta dunia, lalu cari titik pertemuan antara 33° lintang utara (33°LU) dengan 33° bujur timur (33°BT) dari garis meridian atau yang lebih akrab disebut titik 0 penentuan The Symbols of the 33 Degree of the Scottish Rite telah dilakukan berabad silam oleh orang-orang Romawi Kuno tiap malam tanggal 14 Februari. “Di Jakarta Utara dan pusat, juga di daerah pinggiran seperti Puncak, acaraacara seperti itu biasa diadakan. Tentunya dengan diam-diam dan jika mau aman ya kita harus mengerti lah dengan komandan di sana,” terang seorang tim Event Organizer (EO) spesialis acara tersebut. Dengan kenyataan seperti ini, kemaksiatan yang terus dipelihara dan bahkan mendapat perlindungan dari pihak-pihak yang seharusnya menghancurkannya, maka laju tingkat penyebaran penyakit kelamin, bahkan HIV/AIDS di negeri ini pun cukup pesat. Berbagai upaya yang dilakukan lembaga independen maupun pihak pemerintah sepertinya bagai upaya “menggarami air lautan” yang tidak saja sia-sia, namun malah dijadikan ajang perebutan proyek dan mark-up anggaran. Sebab itu, upaya penanggulangan penyakit menular kelamin yang sangat berbahaya seperti HIV/AIDS tidak pernah bisa mengerem laju penyebarannya. Bahkan dari tahun ke tahun kita masih saja latah dengan Barat yang dengan gencar mempromosikan bahwa salah satu cara yang paling ampuh untuk menangkal gerak laju penularan HIV/AIDS adalah dengan pemakaian kondom. Padahal, di balik kampanye penggunaan karet pengaman ini terdapat motivasi lain yang jauh lebih besar ketimbang niat mulia untuk menangkal tingkat penyebaran virus HIV/AIDS. Motivasi itu tak lain adalah bisnis, yang bagi banyak pengusaha bisa mendatangkan laba yang besar mengingat tiap akhir tahun pemerintah Indonesia selalu saja menyelenggarakan kampanye nasional penggunaan kondom terkait Hari AIDS Sedunia. Efektivitas penggunaan kondom sendiri guna menangkal penularan virus HIV/ AIDS banyak diragukan sejumlah ahli, tidak saja pakar dalam negeri tetapi juga banyak peneliti internasional. Walau demikian, ada pula sejumlah ‘pakar’ yang menyangkalnya dan meyakini bahwa kondom adalah efektif untuk menangkal virus HIV/AIDS. Polemik ini baru menyentuh masalah teknis, belum psikologi massa dan juga aspek sosiologis. Salah seorang pakar di negeri ini yang gencar mengkampanyekan rendahnya efektivitas penggunaan kondom sebagai pelindung dan penangkal penyebaran virus HIV/AIDS adalah Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari. Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini sejak bertahun-tahun lalu tak bosan-bosannya menyerukan kepada masyarakat dan juga pemerintah tentang fakta ilmiah tersebut. Menurut Dadang, “Di Indonesia, masih saja ada kelompok masyarakat yang menyatakan bahwa kondom 100 persen aman. Padahal, kenyataannya tidaklah demikian. Survei di lapangan dan penelitian di laboratorium membuktikan bahwa penggunaan kondom hanya dapat mereduksi risiko penularan, tetapi tidak dapat menghilangkan sama sekali risiko penularan virus HIV/AIDS.” Beberapa temuan ilmiah seputar rendahnya efetivitas kondom bagi upaya penangkalan penyebaran virus HIV/AIDS, dipaparkan seperti di bawah ini: Direktur Jenderal WHO Hiroshi Nakajima (1993) menyatakan bahwa efektivitas kondom diragukan. Pernyataan J Mann (1995) dari Harvard AIDS Institute yang menyatakan bahwa tingkat keamanan kondom hanya 70 persen. z z AIDS DAN KONDOM
102 eramuslim digest Edisi Koleksi V 33 degree symbol, tingkatan tertinggi di masonic T A H U K A H A N D A Penelitian yang dilakukan oleh Lytle (1992) dari Division of Life Sciences, Rockville, Maryland, USA, membuktikan bahwa penetrasi kondom oleh partikel sekecil virus HIV/AIDS dapat terdeteksi. Penelitian yang dilakukan oleh Carey (1992) dari Division of Pshysical Sciences, Rockville, Maryland, USA, menemukan kenyataan bahwa virus HIV dapat menembus kondom. Dari 89 kondom yang diperiksa (yang beredar dipasaran) ternyata 29 dari padanya terdapat kebocoran, atau dengan kata lain tingkat kebocoran kondom mencapai 30 persen. 5. Dalam konferensi AIDS Asia Pacific di Chiang Mai, Thailand (1995) dilaporkan bahwa penggunaan kondom aman tidaklah benar. Disebutkan bahwa pada kondom (yang terbuat dari bahan latex) terdapat pori-pori dengan diameter 1/60 mikron dalam keadaan tidak meregang, sedangkan bila dalam keadaan meregang lebarnya pori-pori tersebut mencapai 10 kali. Sementara kecilnya virus HIV berdiameter 1/250 mikron. Dengan demikian jelas bahwa virus HIV dapat dengan leluasa menembus kondom. Laporan dari Customer Reports Magazine (1995) menyatakan bahwa pemeriksaan dengan menggunakan elektron mikroskop dapat dilihat poripori kondom yang 10 kali lebih besar dari virus HIV. z z z
Edisi Koleksi V eramuslim digest 103 M Potts (1995), Presiden Family Health International, salah seorang pencipta kondom, mengakui, ‘’Kami tidak dapat memberitahukan kepada khalayak ramai sejauh mana kondom dapat memberikan perlindungan pada seseorang. Sebab, menyuruh mereka yang telah masuk ke dalam kehidupan yang memiliki risiko tinggi (seks bebas dan pelacuran) ini untuk memakai kondom sama saja artinya dengan menyuruh orang yang mabuk memasang sabuk ke lehernya. V Cline (1995), profesor psikologi dan Universitas Utah, Amerika Serikat, menegaskan bahwa memberi kepercayaan kepada remaja atas keselamatan berhubungan seksual dengan menggunakan kondom adalah sangat keliru. Jika para remaja percaya bahwa dengan kondom mereka aman dari HIV/ AIDS atau penyakit kelamin lainnya, berarti mereka telah tersesatkan. Pakar AIDS, R, Smith (1995), setelah bertahun-tahun mengikuti ancaman AIDS dan penggunaan kondom, mengecam mereka yang telah menyebarkan safe sex dengan cara menggunakan kondom sebagai ‘’sama saja dengan mengundang kematian’’. Selanjutnya beliau mengetengahkan pendapat agar risiko penularan/penyebaran HIV/AIDS diberantas dengan cara menghindari hubungan seksual di luar nikah (Rep. 12/11/95). Di Indonesia pada tahun 1996 yang lalu kondom yang diimpor dari Hongkong ditarik dari peredaran karena 50 persen bocor. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Prof Dr Biran Affandi (2000) menyatakan bahwa tingkat kegagalan kondom dalam Keluarga Berencana mencapai 20 persen. Hasil penelitian ini mendukung pernyataan dari Prof Dr Haryono Suyono (1994) bahwa kondom dirancang untuk Keluarga Berencana dan bukan untuk mencegah virus HIV/AIDS. Dapat diumpamakan bahwa besarnya sperma seperti ukuran jeruk Garut, sedangkan kecilnya virus HIV/AIDS seperti ukuran titik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegagalan kondom untuk program KB saja mencapai 20 persen, apalagi untuk program HIV/AIDS akan lebih besar lagi tingkat kegagalannya. Paparan ini baru dipandang dari aspek teknis, belum dari sisi psikologi massa yang sebenarnya amat berbahaya mengkampanyekan penggunaan kondom agar aman dari HIV/AIDS, karena sangat bias tujuannya dan bisa pula berarti sebagai dalil atau bentuk lain dari kampanye terselubung yang seolah melegalkan pergaulan bebas. “Anda boleh melakukan apa saja terhadap pasangan Anda, asalkan Anda memakai kondom agar aman…” Inilah bahaya dari kampanye tersebut. (Lw) z z z z z z z AIDS DAN KONDOM
104 eramuslim digest Edisi Koleksi V TEMA UTAMA I N V A S I I N V A S I I N V A S I PEMIKIRAN PEMIKIRAN PEMIKIRAN Serangan pemikiran adalah serangan mempengaruhi cara kerja otak, serangan yang bisa mengubah persepsi seseorang agar otaknya menilai sesuatu itu bagus atau jelek, menerima atau menolak. 104 eramuslim digest Edisi Koleksi V Z I O N O L O G I
Edisi Koleksi V eramuslim digest 105 LOBI YAHUDI DI AMERIKA INVASI PEMIKIRAN
106 eramuslim digest Edisi Koleksi V S ir Meyer Amscheld Rothschild berdiri. Di hadapannya, mengelilingi sebuah meja bundar berukuran besar, duabelas tokoh Yahudi dari beberapa negara di dunia duduk menatapnya. Tangan pendiri Dinasti Rothschild (Red Shield atau Tameng Merah) itu tampak menggenggam gulungan kecil naskah. Tangannya membuka gulungan tersebut dan dia mulai membaca satu persatu. Kedua belas tokoh Yahudi yang hadir di sebuah kamar besar sebuah rumah di pojok Judenstrasse, Bavaria, di tahun 1773, itu dengan khidmat mendengarkan satu demi satu uraian tokoh terkemuka Yahudi Eropa tersebut. Dokumen yang dibacakan Rothschild berisi 25 butir langkah penguasaan dunia. Kelak, dalam Kongres Zionis Internasional I di Basel-Swiss pada tahun 1897, dokumen Rothschild ini disahkan menjadi agenda kerja bersama gerakan Zionis Internasional yang kemudian popular dengan sebutan “The Protocolat of Zionis”. Inilah beberapa bagian dari dokumen tersebut: Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus mengapa dengan kebebasan itu. Inilah tugas Konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang (pasal 3). Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik (pasal 4). Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, pengrusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut (pasal 8). Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak Konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan (pasal 24). Secara garis besar, dokumen tersebut menyatakan bahwa Yahudi Internasional harus menguasai dan menggunakan segala kekuatan—terutama emas—untuk bisa menguasai dunia. Selain menjabarkan langkah-langkah penaklukan dunia, Rothschild juga memaparkan kepada keduabelas kawan seiringnya tersebut bahwa dirinya akan menunjuk seorang doktor Alkitab bernama Adam Weishaupt, mantan Jesuit, agar menjadi pimpinan dari kelompok Iluminaty baru yang akan mempercepat terjadinya Revolusi Perancis. Rothschild menganggap gerakan Freemasonry yang sudah kuat di Eropa harus diamankan sehingga penaklukan Perancis lewat revolusi harus dikerjakan oleh satu organisasi klandestin lagi. 106 eramuslim digest Edisi Koleksi V Z I O N O L O G I
Edisi Koleksi V eramuslim digest 107 INVASI PEMIKIRAN Perancis bagi Rotshchild dan kawan-kawannya memiliki arti tersendiri. Di wilayah itu, nenek moyang mereka, para Templar, pernah mereguk manisnya kekuasaan hingga dibasmi oleh King Philip le Bell dan Paus Clement di tahun 1307. Perancis yang Katolik harsu ditaklukkan. Para keturunan Le Bell harus ditumpas. Sebab itulah, mereka akan mengobarkan revolusi rakyat. Sejarah kemudian telah mencatat bahwa revolusi itu berhasil dan menjadikan Perancis masuk dalam kekuasaan Yahudi Internasional. Seperti halnya Rothschild dan keduabelas tokoh Yahudi lainnya, nenek moyang mereka, para Templar dan penganut Kaballah lainnya meyakini bahwa dunia memang diperuntukan bagi mereka. Seluruh orang Yahudi adalah manusia sejati, ras yang paling tinggi dan sakral. Hanya Yahudi-lah manusia, sedangkan orang-orang non-Yahudi adalah Ghoyim atau Gentilles yang derajatnya tidak lebih tinggi daripada hewan. Ini termaktub di dalam Kitab Talmud. Penaklukan Lewat Otak Dalam empat pasal Protocolat Zionis di atas, secara eksplisit termaktub strategi Yahudi Internasional untuk mempengaruhi dan menguasai jalan pikiran umat manusia. Dalam istilah pergerakan dikenal sebagai Ghouwz al-Fikri atau Perang Pemikiran. Dalam istilah kemiliteran, perang non-konvensional ini juga lazim disebut sebagai Psy War atau Perang Urat Syaraf. Sedangkan dalam dunia akademik, biasa disebut dengan istilah mind control. Agar lebih mudahnya, semuanya ini kita sebut dengan GF. Asal muasal GF sendiri sesungguhnya berbarengan saat terjadinya konspirasi pertama yang dilakukan oleh Iblis terhadap Adam a.s. dan Hawa. Ketika itu Iblis tengah membujuk-rayu Adam dan Hawa agar mau mendekati dan memakan buah khuldi yang sesungguhnya dilarang Allah SWT. Dengan penuh kelicikan Iblis berkata, “Sesungguhnya http://www.braindrain.com Edisi Koleksi V eramuslim digest 107
108 eramuslim digest Edisi Koleksi V Allah melarang kalian memakan buah ini supaya kalian berdua tidak menjadi malaikat dan tidak dapat hidup abadi.” (QS.7:20). Dalam hal ini iblis memang tidak mengatakan agar Adam dan Hawa melanggar larangan Allah SWT, karena sudah pasti Adam dan Hawa tidak akan mau melakukannya. Namun dengan licik Iblis memasukkan racunnya ke dalam benak Adam dan Hawa bahwa larangan Allah untuk mendekati buah khuldi tersebut disebabkan Allah SWT tidak menghendaki mereka menjadi malaikat dan hidup abadi. Jadi, sikap keragu-raguan terhadap Sang Penciptalah yang ditanamkan oleh Iblis kepada keduanya. Maka Adam dan Hawa pun kemudian tergoda oleh bujukan Iblis dan mereka semua dikeluarkan dari Jannah dan mulai menjalani kehidupannya di bumi hingga akhir masa. Sejak awal memulai hidup di bumi, maka Adam dan Hawa senantiasa berhadap-hadapan dengan segala tipu daya iblis untuk menyesatkan manusia dari jalan ketauhidan. Peneliti Amerika J. Robinson menyatakan bahwa di bumi ini Iblis kemudian memiliki pengikut yang disebutnya sebagai “Broterhood of Snake’ yang selalu memusuhi para Nabi Allah SWT. Mereka inilah yang berada di belakang King of Nimrudz ketika melawan Nabi Ibrahim a.s., lalu berada di belakang Firaun di saat Nabi Musa a.s, bahkan menyusupkan salah seorang tokohnya bernama Samiri ke dalam barisan Bani Israil agar kaum ini kembali kepada kekufuran, membunuh Nabi Yusuf a.s, dan juga mengejarngejar Nabi Isa a.s. Kelompok persaudaraan Ular inilah merupakan asal-muasal dari kelompok Kabbalah yang dalam sejarah panjang umat manusia berganti-ganti topeng namun hakikatnya sama: Ordo Gereja Yohanit, Ordo Sion, Ksatria Templar, Freemasonry, dan Zionisme, dengan segala derivatnya seperti semua gerakan yang mengatasnamakan Liberal. Mereka semua merupakan pengikut dan penerus ajaran iblis, yang berusaha menghancurkan semua bentuk ketauhidan dan menggantinya dengan berbagai isme-isme buatan manusia yang diberi nama yang seakan indah dan ilmiah, namun sesungguhnya tidak lebih dari kedustaan yang sama sekali tidak ilmiah. Dalam melancarkan ‘perjuangannya’, terutama di bidang GF, mereka sudah lama menguasai nyaris semua kantor berita besar dunia. Media-media massa, baik cetak http://www.bibliotecapleyades.net 108 eramuslim digest Edisi Koleksi V Z I O N O L O G I
Edisi Koleksi V eramuslim digest 109 maupun elektronik pun sudah dikuasai. Industri propaganda dan opini dunia pun demikian. Setiap detik, corong-corong mereka memproduksi aneka informasi yang senantiasa menjauhkan umat manusia dari ketauhidan dan menyibukkan pemirsa maupun pendengarnya dengan hal-hal duniawi yang sama sekali tidak berguna dan sepele. Ribuan sinetron diproduksi, ribuan acara pencarian bakat digelar, berbagai kegiatan yang sama sekali tidak memerlukan kecerdasan dan kekritisan—kecuali kecantikan ragawi— diadakan. Umat manusia disibukkan dengan ritual-ritual kosong namun dikemas dengan kemasan yang sangat indah menawan. Terkadang, hal-hal yang dilakukan mereka ini mengundang kelucuan dan ironisme. Modernisasi merupakan salah satu jargon mereka, dari ribuan bahkan jutaan jargon. Dengan alasan modernisasi, banyak perempuan-perempuan muda di kota-kota besar seperti Jakarta melucuti pakaiannya hingga nyaris telanjang. Namun dalam waktu bersamaan, di Papua misalnya, demi alasan modernisasi, maka para perempuannya yang bertelanjang dada dan hanya memakai cawat seadanya, diberi pakaian yang menutupi semua tubuhnya. Hal tersebut dilakukan sama-sama mengatasnamakan modernisasi. Serangan pemikiran adalah serangan mempengaruhi cara kerja otak, serangan yang bisa mengubah persepsi seseorang agar otaknya menilai sesuatu itu bagus atau jelek, menerima atau menolak. Lewat media hiburan, propaganda, yang dikemas dalam berbagai bentuk, kaum Yahudi Internasional dan para pelayannya sudah menuai hasil yang teramat banyak dari medan peperangan ini. Adakah kita sendiri terbebas dari GF ini? Wallahu’alam bshawab.(lw) INVASI PEMIKIRAN http://www.eduserc.org Edisi Koleksi V eramuslim digest 109
110 eramuslim digest Edisi Koleksi V ROME AND VALENTINE ALENTINE ALENTINE ON MOVIE ON MOVIE ON MOVIE R E S E N S I F I L M 110 eramuslim digest Edisi Koleksi V
Edisi Koleksi V eramuslim digest 111 ROME & VALENTINE ON MOVIE B anyak sekali film-film Hollywood yang mengambil setting Imperium Romawi. Dari yang bersifat kolosal hingga yang semi kolosal. Dari sekian banyak film tentang Roma, di sini akan dipaparkan beberapa di antaranya yang mudah-mudahan bisa menggambarkan tentang tradisi kekerasan serta darah, syahwat dan pelacuran, intrik antar keluarga dan kelompok, dan semuanya itu mengatasnamakan Tuhan. Inilah contoh kecil film-film tersebut: Edisi Koleksi V eramuslim digest 111
112 eramuslim digest Edisi Koleksi V ROME Pemain : James Purefoy, Powers Boothe, Jeffrey Jones, dll. Sutaradaro : Michael Apted and Allen Coulter. Produksi : Home Box Office (HBO, 2005). Film Rome merupakan film serial televisi yang dibuat secara amat halus, apik, dan detil seperti layaknya sebuah film layar lebar. Awalnya, Rome ditayangkan tiap rabu malam di saluran teve Hollywood HBO dan meraih rating pemirsa tertinggi di Amerika Serikat dalam waktu yang cukup lama. Rome sendiri dibuat dengan sangat serius, melewati riset mendalam untuk menjamin keotentikan infrastruktur maupun perilaku hidup masyarakat Romawi pada tahun 52 SM. Associated Press menyatakan, “Film ini sangat kaya detil dan bagaikan film dokumenter tentang masyarakat Roma Kuno. Dibuat selama enam tahun dengan biaya produksi mencapai tak kurang dari US$100 juta.” Kisah sentral dalam film ini menceritakan tokoh legendaris Roma bernama Marc Antony, yang diperankan oleh aktor pendatang baru, James Purefoy. Nama Marc Antony terkenal lewat tulisan kuno Romawi yang menggambarkan tentang kegemarannya akan pesta, termasuk pesta syahwat, kejeniusan strategi militernya dan juga sifat arogannya. Sedangkan beberapa nama yang juga ikut meramaikan film kolosal ini seperti aktor papan atas Powers Boothe, Jeffrey Jones, dan Debi Mazar. Film kolosal drama sejarah ini dibagi dalam dua season dan tiap-tiap season bercerita tentang banyak sekali episode yang memang dibuat runut tentang sejarah panjang Imperium Romanum. Season pertama bercerita tentang masa-masa Roma sebelum Julius Caesar terbunuh yang terbagi menjadi beberapa episode seperti: The Stolen Eagle, How Titus Pullo Brought Down the Republic, An Owl In a Thornbush, Stealing From Saturn, The Ram Has Touched The Wall, Egeria, Pharsalus, Caesarion, Utica, Triumph, The Spoils, dan Kalends of February. Season kedua memiliki episode: Passover, Son of Hades, These Being the Words of Marcus Tullius Cicero, Testudo et Lepus (The Tortoise and the Hare), Heroes of R E S E N S I F I L M 112 eramuslim digest Edisi Koleksi V
Edisi Koleksi V eramuslim digest 113 the Republic, Philippi, Death Mask, A Necessary Fiction, Deus Impeditio Esuritori Nullus, dan De Patre Vostro. Secara garis besar, inilah pencerminan dari masyarakat Roma yang relatif benar-benar adil. Dari keseluruhan bagian film, kita bisa menarik satu benang merah bahwa banyak sekali slogan-slogan politik dan kekuasaan sebenarnya berasal dari sejarah masyarakat Roma itu sendiri. Misal istilah ‘Politik itu kotor”, “Harta, Tahta, dan Wanita”, dan sebagainya. Serial ini tidak diperuntukkan bagi pemirsa dibawah usia 21 tahun, karena memang full of violence, blood, and nudity. Termasuk ritual-ritual paganisme yang ‘mempersatukan’ Tuhan dengan Syahwat Iblis. Di tiap episode, pemirsa akan disapa dengan ilustrasi tengkorak sebelum masuk ke film. Inilah simbolisasi yang sungguh tepat bagi Rome. Ya, Inilah Rome apa adanya. THE LAST LEGION Pemain : Colin Firth, Ben Kingsley, Aishwarya Rai. Sutradara : Doug Lefler. Produksi : Metro Goldwyn Mayer (April, 2007) Salah satu mitologi Roma dan Barat adalah tentang Excalibur dan Merlin. Excalibur merupakan nama sebuah pedang yang dianggap memiliki daya magis sangat kuat, yang menjadi pedang kebanggaan Julius Caesar dan kemudian turun ke tangan Romulus Augustus yang dianggap mewarisi darah Julius Caesar, dan kemudian turun kembali ke tangan King Arthur, King of England. Sedangkan Merlin merupakan Sang Penyihir yang baik hati, yang selalu melindungi dan mendampingi raja-raja Barat warisan Imperium Romanum. Film ‘The Last Legion” yang menurut situs Wikipedia menelan anggaran sebesar US$67 juta dalam pembuatannya, menceritakan tokoh Romulus Augustus, sang Caesar belia yang baru berusia 12 tahun di masamasa awal kejatuhan Imperium ROME & VALENTINE ON MOVIE Edisi Koleksi V eramuslim digest 113
114 eramuslim digest Edisi Koleksi V Romanum di abad 470 M, lewat sosok Aurelius Caius Antonius, Jenderal dari Nova Invicta Legion, seorang komandan pasukan khusus imperium tersebut. Bangsa Goths yang awalnya menjadi sekutu bagi Roma menjadi duri dalam daging ketika mereka meminta wilayah Imperium Roma dijadikan daerah kekuasaan mereka. Peperangan pun pecah dan Romulus kecil bersama dengan Merlin dikejar-kejar oleh bangsa Goth dan diselamatkan oleh Aurelius. Romulus menemukan pedang Excalibur di sebuah tempat tersembunyi di penjara Pulau Capri, dan dengan pedang tersebut Romulus akhirnya bisa membunuh salah seorang pemimpin suku Goth yang telah membunuh kedua orangtuanya. Dalam film ini, digambarkan bahwa simbol pentagram yang merupakan simbol Kabbalah untuk ritual pemujaan terhadap setan (Baphomet) menjadi pelindung bagi keberadaan pedang Excalibur. Bahkan dada Merlin pun dicap dengan simbol pentagram ini. GLADIATOR Pemain : Russel Crowe, Joaquin Phoenix, Oliver Reed. Sutradara : Ridley Scott Produksi : Dreamworks (2000) Inilah salah satu film terbaik pada tahun 2000. Sebuah film drama kekaisaran Romawi, film Gladiator arahan sutradara Ridley Scott telah meraih anugerah film terbaik tahun 2000 oleh Broadcast Film Critics Association (BFA). juga menyabet terbaik lainnya dari beberapa sisi, seperti kostum dan sebagainya. Gladiator bercerita tentang seorang jenderal Romawi di Bavaria yang kembali ke Roma dalam status dilengserkan. Jenderal Roma tersebut bernama Maximus (Russel Crowe). Film yang mengambil setting tahun 180 M ini menceritakan bahwa Gladiator R E S E N S I F I L M 114 eramuslim digest Edisi Koleksi V
Edisi Koleksi V eramuslim digest 115 DISTORSI SEJARAH ISLAM AMERIKA Roma saat itu, Marcus Aurelius (Richard Harris), tengah berperang melawan ancaman Bavaria (Jerman). Di bawah kepemimpinan dan keperkasaan jenderal terbaiknya, Maximus, pasukan Roma berhasil memenangkan pertempuran. Diam-diam, Caesar memutuskan untuk mengangkat sang jenderal sebagai penerus tahtanya. Keputusan ini menyesakkan dada Commodus (Joaquin Phoenix), anak dari Marcus. Ia diamdiam lalu membunuh ayahnya, dan kemudian memerintahkan agar Maximus dieksekusi. Namun, sang jenderal berhasil lolos dengan membantai para algojonya, lalu bergegas pulang untuk melindungi isteri dan anaknya. Terlambat—Maximus mendapati keduanya telah tewas digantung. Ia sendiri ditangkap oleh penjual budak, dan dibeli oleh Proximo (Oliver Reed), pemilik dan pelatih para gladiator. Melihat potensi Maximus, Proximo mempersiapkannya untuk bertanding di koloseum Roma. Di arena para Gladiator itulah, Maximus berhadapan kembali dengan Commodus, dan menunaikan dendamnya. Gladiator memang secara benang merah berkisah tentang perjalanan Maximus memenuhi dendamnya. Sebuah perjalanan balas dendam. Namun adegan kolosal maupun pertempuran film ini tergolong biasa saja bila disandingkan dengan film-film kolosal lainnya seperti Troy atau Kingdom of Heaven. Tokoh-tokohnya pun hitam putih seperti laiknya film-film kartun. Walau demikian, film Gladiator berhasil memenangkan Oscar tahun 2000 sebagai The Best Movie. POMPEII: THE LAST DAY Produksi : Discovery Channel Salah satu tragedi kemanusiaan yang diyakini banyak kalangan sebagai salah satu bentuk peringatan dari Allah SWT adalah tragedi musnahnya kehidupan di kota Pompeii dalam waktu sekejap, akibat letusan Gunung Vesuvius di tahun 79 M. Pompeii yang terletak di wilayah Imperium Romawi Kuno dekat kota Napoli, Italia (sekarang berada ROME & VALENTINE ON MOVIE Edisi Koleksi V eramuslim digest 115
116 eramuslim digest Edisi Koleksi V T A H U K A H A N D A di wilayah Campania, Italia), terkubur debu vulkanik sedalam beberapa kaki lengkap dengan segala isinya sehingga kota ini sempat hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali secara tidak sengaja. Sejak itu, situs yang memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi dijadikan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO. Pompeii merupakan satu-satunya situs kota kuno di mana keseluruhan struktur topografinya dapat diketahui dengan pasti tanpa memerlukan modifikasi atau penambahan. Kota ini tidak dibagi sesuai dengan pola-pola kota Romawi pada umumnya dikarenakan permukaan tanah yang tidak datar (kota ini berada di kaki gunung). Namun jalan-jalan di kota ini dibuat lurus dan berpola pada tradisi murni Romawi kuno, permukaan jalan terdiri dari batu-batu poligon dan memiliki bangunan-bangunan rumah dan toko-toko di kedua sisi jalan, mengikuti decumanus dan cardusnya. Decumanus adalah jalan-jalan yang merentang dari timur ke barat, sementara cardus merentang dari utara ke selatan. Pemusnahan Pompeii dari muka bumi oleh bencana yang demikian dasyat ini tentunya bukan tanpa maksud. Catatan sejarah menunjukkan bahwa kota tersebut ternyata merupakan pusat kemaksiatan dan kemungkaran dunia pada masanya. Kota tersebut dipenuhi oleh meningkatnya jumlah rumah-rumah bordil. Saking banyaknya hingga jumlah rumah-rumah pelacuran tidak diketahui. Organ-organ kemaluan pria dengan ukurannya yang asli digantung di pintu tempat-tempat pelacuran tersebut sebagai tanda. Menurut tradisi yang berakar pada kepercayaan Mithraic, organ-organ seksual dan hubungan seksual sepatutnya tidaklah tabu dan dilakukan di tempat tersembunyi, akan tetapi hendaknya dipertontonkan secara terbuka. Lava gunung Vesuvius menghapuskan keseluruhan kota tersebut dari peta bumi dalam waktu sekejap. Yang paling menarik dari peristiwa ini adalah tak seorang pun mampu meloloskan diri dari keganasan letusan Vesuvius. Hampir bisa dipastikan bahwa para penduduk yang ada di kota tersebut tidak mengetahui terjadinya bencana yang sangat sekejap tersebut, wajah mereka terlihat berseri-seri. Jasad dari satu keluarga yang sedang asyik menyantap makanan terawetkan pada detik tersebut. Banyak sekali pasangan-pasangan yang tubuhnya terawetkan berada pada posisi sedang melakukan persetubuhan. Yang paling mengagetkan adalah terdapat sejumlah pasangan yang berkelamin sama, dengan kata lain mereka melakukan hubungan seks sesama jenis (homoseks). Ada pula pasangan-pasangan pria dan wanita yang masih ABG. Hasil penggalian fosil juga menemukan sejumlah mayat yang terawetkan dengan raut muka yang masih utuh. Secara umum, raut-raut muka mereka menunjukkan ekspresi keterkejutan, seolah bencana yang terjadi datang secara tiba-tiba dalam sekejab. Beberapa gambar jasad-jasad tubuh penduduk Pompeii yang terawetkan secara alami Aspek ini menunjukkan bahwa penghancuran Pompeii mirip dengan peristiwaperistiwa adzab yang dikisahkan dalam Alqur’an maupun bibel tentang penghancuran R E S E N S I F I L M 116 eramuslim digest Edisi Koleksi V
Edisi Koleksi V eramuslim digest 117 DISTORSI SEJARAH ISLAM AMERIKA peradaban kaum Nabi Luth/loth yaitu Kaum Sodom dan Gomorah. Masyarakat Sodom adalah masyarakat yang rendah tingkat moralnya, rusak mentalnya, tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Kemaksiatan dan kemungkaran merajalela dalam pergaulan hidup mereka. Pencurian dan perampasan harta milik orang lain merupakan kejadian hari-hari di mana yang kuat berkuasa, sedang yang lemah menjadi korban penindasan dan perlakuan sewenangwenang. Maksiat yang paling menonjol yang menjadi ciri khas dan budaya hidup mereka adalah perbuatan homoseks di kalangan lelakinya dan lesbian di kalangan wanitanya. Seorang pendatang yang masuk ke Sodom tidak akan selamat dari gangguan mereka. Jika ia membawa barang-barang yang berharga, barangnya akan dirampas. Bila ia melawan atau menolak menyerahkannya maka nyawanya tidak akan selamat. Akan tetapi jika pendatang itu seorang lelaki yang bermuka tampan dan berparas elok, maka ia akan menjadi rebutan mereka dan akan menjadi korban perbuatan keji lelakinya. Sebaliknya bila si pendatang itu seorang perempuan muda maka dia menjadi mangsa bagi pihak wanitanya pula. Gambaran masyarakat Pompeii tersebut merupakan gambaran sebenarnya dari masyarakat Roma Kuno yang sangat mengkultuskan syahwat, namun ditutupi dengan dalih religiusitas. Oleh Discovery Channel, tragedi dan keajaiban yang menimpa masyarakat kota Pompeii diabadikan dalam sebuah film semi dokumenter. THE SAINT VALENTINE’S DAY MASSACRE Pemain : Jason Robards, George Segal, Ralph Meeker, dss. Sutradara : Roger Corman Produksi : Hollywood (juni 1967) Jika Hari Valentine diasosiasikan sebagai Hari Kasih Sayang, penuh cinta, maka tidak demikian dengan kejadian nyata yang meletus di Chicago pada tanggal 14 Februari 1929. Pada pagi hari itu, gembong mafia Amerika bernama Al Capone yang tengah berlibur di Florida, mengutus empat anak buahnya—dua mengenakan seragam polisi—untuk mengeksekusi enam anak buah genk George ‘Bugs’ Moran. Target ternyata tengah berkumpul di sebuah garasi di SMC Cartage Co dekat Lincoln Park, sisi Utara Kota Chicago. Keenam anak buah kelompok saingan Al Capone segera tersungkur bermandikan darah diguyur timah panah. Seorang montir pun yang saat itu berada di lokasi turut menjadi korban. Mengomentari kejadian itu, Al Capone berujar enteng, “Kami hanya menghabisi sampah masyarakat!” Oleh Roger Corman, kejadian tragis ini dijadikan sebuah film gangster yang melukiskan persaingan sengit antar kelompok mafia di Amerika Serikat. Kejadian ini dianggap sebagai peristiwa tragis mengingat bertepatan dengan momentum 14 Februari, di mana banyak orang Barat merayakannya sebagai Hari Kasih Sayang. Al Capone memang punya cara tersendiri untuk merayakan Valentine-nya. (Rz) ROME & VALENTINE ON MOVIE Edisi Koleksi V eramuslim digest 117
118 eramuslim digest Edisi Koleksi V MUSLIM AWAKEN http://www.irishhealth.com WASPADAI TEVE ANDA!
Edisi Koleksi V eramuslim digest 119 WASPADAI TEVE ANDA! Simak baik-baik syair ini: Malam ini, ku sendiri / tak ada yang, meneman / seperti malam-malam / yang sudah, sudah… Hati ini, selalu sepi / tak ada yang, menghias / seperti cinta ini / yang s’lalu, pupus… Tuhan kirimkanlah aku / kekasih yang, baik hati / yang mencintai aku / apa adanya… Mawar ini, semakin layu / tak ada yang, memiliki / seperti, aku ini / semakin, pupus… P asti Anda tahu atau setidaknya pernah mendengar syair lagu tersebut. Ya, kelompok musik Rock yang menyanyikannya. Pentolan kelompok musik Dewa19, Ahmad Dhani, adalah orang dibelakang sukses The Rock ini sekaligus pencipta lagu tersebut. Banyak orang yang suka dengan lagu bertema cinta ini. Video klipnya pun dibuat dengan tidak ‘biasa’: Anak-anak Dhani yang masih bocah didaulat menjadi bintang dari video klip lagu dewasa tersebut. Seorang bocah perempuan digambarkan sempat memberikan setangkai mawar pada bocah lelaki, namun bocah perempuan tersebut ‘diambil’ oleh bocah lelaki lainnya. Bocah lelaki yang ‘kehilangan’ bocah perempuan tersebut, merasa sedih. Tiba-tiba, seorang bocah perempuan lainnya menghampiri, dan dengan tatapan mata yang menyimpan sejuta asa, bocah perempaun itu mengambil setangkai mawar merah yang jatuh dan menyerahkannya kepada bocah lelaki yang tengah bersedih. Happy ending. Inilah video klip lagu dewasa tersebut. Ya, lagu dewasa. Syairnya juga dewasa. Namun yang menjadi pemainnya adalah anak-anak kecil. Ketidaklaziman ini mendapat respon positif dan juga negatif. Di satu milis seorang ibu menyatakan lagu tersebut sangat enak didengar sehingga mengatakan jika anaknya yang baru berusia 1,8 tahun menangis, maka tangisnya akan berhenti jika mendengarkan lagu tersebut. Ada pula yang menyukai lagu serta video klip lagu tersebut karena anak-anak yang menjadi bintang video klipnya tampak alami tidak dibuat-buat. Seperti yang ditulis oleh Salah satu adegan dalam klip Munajat Cinta
120 eramuslim digest Edisi Koleksi V M U S L I M A W A K E N seseorang yang bernama sylvi yang menulis pada tanggal Nopember 13, 2007 at 6:20 pm: “Mas Dani lagunya siiiip banget, enak didengerinnya dan gak ngebosenin, anak saya aja suka banget lagu ini padahal dia masih kecil. Video klipnya juga oke Al, El, dan Dul…cute banget…mereka anak2 yang baik…” Walau demikian, komentar yang lebih cerdas juga banyak. Ada yang menyayangkan jika lagu dewasa, tentang cinta pula, tetapi yang memainkan perannya anak-anak kecil yang tentunya dilihat dari psikologi perkembangan belum cukup matang untuk menelaah apa yang tengah dilakoninya. Hal ini sedikit banyak tentu berdampak pada perkembangan kematangan mentalnya. Menyikapi ini semua tentu kita, yang telah mengenal karakter dari sang ayah anakanak tersebut, Ahmad Dhani, tentu sudah bisa menebak apa yang akan dikatakannya. Secara sederhana ia akan bersikap, “Biarkan saja, saya toh bapaknya yang bertanggungjawab atas anak-anak saya semuanya.” Ini benar dan kita tentu tidak ada untungnya mencampuri urusan orang lain. Namun yang luput dari kasus ini adalah dampak tayangan tersebut pada anak-anak kita, bukan anak-anaknya Dhani! Tayangan tersebut seolah mensugestikan kepada anakanak kita bahwa hubungan cinta di luar pernikahan alias pacaran, sudah boleh dilakukan sejak dini. Padahal, ketika usia sudah remaja atau pun dewasa saja, yang namanya pacaran—tentunya di luar pernikahan—sama sekali tidak boleh dilakukan. Wa laa takrabu zinna… demikian Allah SWT berfirman dalam al-Qur’an. Jangan dekati zina. Siapa pun
Edisi Koleksi V eramuslim digest 121 WASPADAI TEVE ANDA! maklum jika pacaran itu merupakan gerbang emas menuju perbuatan zina. Bukankah sufi—kelompok yang sering diklaim diikuti Dhani—pun menyatakan bahwa zina itu bertingkat-tingkat: zina hati, zina mata, zina anggota badan, dan seterusnya? Dan Allah SWT terang-terangan melarang hamba-Nya untuk melakukan hal ini. Lantas kenapa Ahmad Dhani memasang anak-anak untuk melakoni peran di dalam lagu tersebut? Kita pun, yang mengetahui bahwa Ahmad Dani adalah anggota dari Yayasan LibForAll yang berhaluan liberal dan sangat bersahabat dengan Zionis-Israel, akan tahu jawabannya: “Cinta itu keindahan, universalitas.” Benar. Tetapi salah tempat! Kita tidak usah mengecam siapa pun. Mereka memang telah memilih jalan hidupnya. Apa pun itu. Yang perlu kita lakukan adalah membentengi diri dan keluarga kita sendiri untuk tidak ikut-ikutan nyemplung ke dalam jalan hidup yang tidak diridhoi Allah SWT. Jika sekarang corong-corong media massa membombardir seluruh indera kita agar mau mengikuti milah, jalan hidup, mereka, maka kita harus dengan tegak dan berani berkata lantang: TIDAK! Manusia, kita-kita ini, ketika dengan sadar memilih Islam sebagai agamanya, maka hal tersebut memiliki implikasi bahwa seluruh hidup kita harus selaras dengan Islam itu sendiri. Islam adalah agama yang sangat mudah diikuti, terang, dan jelas. Tidak perlu filsafat Barat seperti hermeneutika, pluralisme, dan isme-isme yang lain untuk menerangkan tentang Islam. Islam sudah demikian jelas dan terang dengan dirinya sendiri. Buang saja isme-isme seperti itu! Apalagi kita mengetahui bahwa sang pembuat filsafat itu ternyata bukan orang Islam. Terkait dengan tayangan teve yang tidak mendidik seperti di atas, banyak kalangan yang sudah sadar dan sudah lama memilih hidup dengan melakukan diet teve alias hanya menonton acara-acara yang mendidik saja. Ada yang ekstrem sama sekali tidak menonton teve. Ini tentu bagus. Namun yang belum bisa terlepas dari teve, ada jalan yang teramat mudah: jika menemui tayangan yang tidak mendidik, silakan tekan remote teve Anda untuk beralih saluran mencari acara yang bermutu. Jika tidak ada juga, maka tidak ada jalan lain: Matikan! Mudah bukan?(Lw) http://msnbcmedia.msn.com
122 eramuslim digest Edisi Koleksi V K A L A M I H S A N T A N J U N G A da seorang kawan yang pernah kuliah mengambil program S3 di Perancis. Saat berkenalan dengan teman-teman sekampusnya ia dibuat tercengang. Bagamana tidak? Saat ia memperkenalkan diri ia berkata: “Saya mahasiswa dari Indonesia. Datang ke Perancis bersama keluarga saya. Saya menikah lima tahun yang lalu anak saya satu orang.” Maka ketika giliran kawan Perancisnya memperkenalkan diri ia berkata: “Saya asli orang Perancis. Saya tinggal bersama keluarga saya. Anak saya dua orang. Yang pertama berusia tujuh tahun dan yang kedua masih berusia dua tahun. Saya menikahi istri saya, yaitu ibu mereka, enam bulan yang lalu.” Astaghfirullahal-’adziem... Ternyata, keadaan sejenis menjadi hal biasa ketika kawan-kawan kuliah lainnya yang berasal dari Eropa memperkenalkan diri. Maka, menjadi jelaslah bagi kawan Indonesia ini bahwa rupanya nilai-nilai suci hubungan pria dan wanita bukan muhrim di masyarakat non-Islam barat telah kehilangan eksistensinya. Lembaga pernikahan bagi mereka bukan merupakan sarana penentu garis demarkasi antara halal-haramnya jima’ di antara mereka. Sudah atau belum menikah tidak lagi menjadi syarat sah-tidaknya pergaulan bebas dengan lawan jenis non-muhrimnya. Yang penting, asal suka-sama-suka atau saling cinta, maka hubungan boleh berkembang hingga ke tahap apapun. Sehingga tidak mengherankan jika banyak yang saat menikah sudah punya anak dari hasil hubungan mereka sebelum menikah. Penulis sering ditanya: “Apakah dalam Islam ada pacaran?” Maka kami katakan “tergantung, mau pacaran yang halal atau yang haram?” Kalau mau pacaran yang halal berarti kata pacaran menjadi singkatan dari pa plus cara plus n , yaitu pakai cara nikah. Artinya, dua insan yang sepakat menikah baru akan merasakan dan mengekspresikan PACARAN VS PACARAN 122 eramuslim digest Edisi Koleksi V
Edisi Koleksi V eramuslim digest 123 cinta dan kasih-sayangnya satu sama lain setelah mereka resmi dan halal menikah. Sedangkan pacaran yang haram adalah singkatan dari pa plus cara plus n juga, namun menjadi kepanjangan dari pakai cara non-iman. Artinya dua insan yang saling jatuh cinta hingga mabuk kepayang lalu mereka mengekspresikan cintanya satu sama lain tanpa batas. Sehingga kalupun terjadi hubungan seks sampai lahirnya keturunan di antara mereka, hal itu menjadi perkara biasa dan normal bahkan dipandang sebagai bukti ketulusan cinta. Adapun soal menikah atau tidak, itu tergantung kebutuhan dan manfaat. Jika ia diperkirakan akan mendatangkan manfaat, maka menikahlah. Tapi jika dipandang hanya akan merepotkan, maka menikah menjadi “out of the question”. Yang penting mereka toh tetap saling cinta. Kalaupun akhirnya cinta meredup sehingga mereka berpisah, maka yang penting ada pembagian beban secara legal, rasional dan proporsional. Allah swt berfirman “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” Ayat ini secara jelas mengarahkan orang beriman agar menjalin hubungan dengan lawan jenis non-muhrimnya melalui penghormatan akan lembaga pernikahan. Kecenderungan yang menimbulkan ketenteraman (sakinah), rasa kasih (mawaddah) dan sayang (rahmah) antara suami dengan isterinya baru benar-benar tumbuh bilamana nikah telah dilangsungkan. Islam memandang bahwa cinta dan kasih antara suami dan istri dalam ikatan pernikahan-lah yang bakal terjamin kelangg engannya sekaligus mendatangkan keberkahan Ilahi. Cinta yang muncul dan tumbuh setelah nikah adalah cinta yang bertanggung-jawab dan siap menghadapi berbagai tantangan hidup yang nyata. Sementara dalam masyarakat yang jauh dari iman cinta dipandang sebagai kesenangan yang identik dengan pelampiasan hawa nafsu belaka. Suka sama suka antara laki dan perempuan tidak berkaitan dengan ridho ilahi. Syaithan selaku musuh manusia sengaja mendorong atmosfir perilaku maksiat dan perzinaan. Allah menggambarkan mereka sebagai “...orang-orang yang kafir itu bersenangsenang (di dunia) dan makan seperti makannya binatang-binatang.” Dalam dunia hewan segala gerak hidup dilandasi oleh insting hewani semata. Hewan tidak pernah dikenal mengadakan upacara pernikahan bila hendak kawin. Yang penting jika suka sama suka dan “mood” (suasana) sedang hadir, maka mereka langsung kawin. Demikian pula masyarakat manusia yang jauh dari iman. Kalaupun mereka menikah maka itu dilakukan demi memperoleh secarik kertas formal yang mungkin mendatangkan kemudahankemudahan sosial. Namun jika signifikansi perbedaan tidak ada tentu lebih menyenangkan hidup bersama tanpa harus menikah. Kalau ada pilihan yang lebih mudah kenapa harus mencari yang sulit? Na’udzubillahi min dzaalika... Cimanggis-Depok Sunday, January 20, 2008 Edisi Koleksi V eramuslim digest 123
124 eramuslim digest Edisi Koleksi V Terlahir sebagai keturunan Nabi Ibrahim a.s. dari anaknya yang bernama Yakub a.s., Bani Israil tumbuh dan berkembang menjadi suatu kaum yang begitu fenomenal. Allah SWT pernah sangat menyayangi mereka hingga menurunkan dua nabi-Nya bernama Musa a.s. dan Isa a.s untuk menyelamatkan kaum ini dari kesyirikan yang ditiup-tiupkan oleh Iblis beserta anak-buahnya yang dikenal dalam sejarah dunia dengan istilah Broterhood of Snake (Kelompok Persaudaraan Ular), yang kemudian begitu populer dengan sebutan “Kaum Kabbalah”. Namun karena kaum ini terus saja membangkang segala apa yang diperintahkan Allah SWT, bahkan menjadikan dirinya sebagai pengikut setia Iblis, maka Allah SWT pun segera menghukum mereka dan mengutuk kaum ini menjadi kera dan babi. Dalam edisi keenam eramuslim digest, kami akan mengupas jejak panjang, perjalanan suatu kaum yang begitu kontroversial dan penuh darah, kaum pembunuh para Nabi, yang kemudian mempersatukan diri di bawah panji-panji gerakan Zionisme. Karena banyaknya sisi gelap yang meliputi perjalanan kaum ini, maka kami membaginya ke dalam dua edisi. Edisi enam akan menguak sisi gelap sejarah kaum ini sejak masa pembangkangan Iblis terhadap perintah Allah SWT untuk menyembah Adam a.s., keberadaan mereka di bumi pada masa para Nabiyullah, konspirasi mereka terhadap para Nabiyullah tersebut, masa-masa Perang Salib, berdirinya Ordo Sion dan Ksatria Templar, hingga bersembunyi di Skotolandia, disusul dengan pembentukan organisasi Freemasonry, hingga menguasai Eropa lewat berbagai strategi liciknya. Di edisi ketujuh, insya Allah, kami akan mengupas lanjutannya seperti pembentukan The Great Lodge bagi kaum Freemasonry yang kini dikenal dengan sebutan United States of America, Konferensi Zionis Internasional pertama di Basel-Swiss (1897), Perang Dunia I dan II, perampasan Tanah Suci Palestina, hingga kejadian-kejadian hari ini. Sebab itu, jangan sampai terlewat satu pun majalah eramuslim digest yang di setiap edisinya secara berkualitas menyajikan pengetahuan-pengetahuan baru kepada Anda semua. Segala informasi dan fakta yang selama ini ditutupi oleh media-media besar milik Zionis. Untuk berlangganan kontak kami di : 0813 999 80000 (021) 999 80000 Jejak Berdarah Yahudi Sepanjang Sejarah (Bagian 1) GENESIS of ZIONISM 124 eramuslim digest Edisi Koleksi V
Edisi Koleksi V eramuslim digest 125
126 eramuslim digest Edisi Koleksi V Pulau Jawa dan NTB Bandung, Alifa Muslim shoping centre Jl BKR 022 - 5212366; MUFTI AGENCY Jl. Surapati (depan MTC) 022 - 70133063; Masjid Masjid Al Ihsan - Telkom Jl. Japati 022- 76070762; Percikan Iman Jl. Cihampelas 08122119189; Bandung Book Centre Jl PH. Mustofa No. 7 022 - 70423716; ISTEK - Salman ITB Jl. Ganesha No. 7 022 - 2515973; Bursa Buku Ganesha TAZKIA Jl. Gelap Nyawang No 3 022 - 70796074; TB-TISERA - Jatinangor Town Square Jl. Raya Jatinangor No.150 022-87920022; TB-Arafah Jl. Winaya Mukti No.10 pangkalan Damri 081394287680; TB - Mentari Jl. Raya Jatinangor 022 - 92192756; Antapani Jl. Purwakarta IX No. 30 Novi Khotimah 022 7279897, 0813 22455369; Bandung Tengah Jl. Sumbawa 129 AGUS WIDODO 022-91155758 ; Geger Kalong NUGIE 08882040969 Jakarta, Jakarta Pusat Koperasi Makamah Konstitusi Jl. Merdeka Barat Tarno 081519626555; Jakarta Selatan Gedung Artha Graha ARRYO SEHATI 02168639215; Jakarta Pusat Masjid Al-Amin Depkeu Lapangan Banteng Aziz 021-98952414; Jakarta Pusat Masjid Al-Ijtima JHCC - Sudirman Feri 085216701523; Jakarta Pusat Masjid Nurul Ajam Mangala Wanabhakti Ahmad 081310146180; Jakarta Pusat Jl. Cikini IV No. 6 HARTADI 08888129444 [[email protected]]; Jakarta Selatan Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru Wildan 02193115752 ; Jakarta Selatan Masjid At-Taqwa Gedung PLN, CSW Hafiz 081380792581; Jakarta Selatan Masjid RSPP Kebayoran Baru Slamet 081399493009, 021-92732998; Jakarta Selatan Masjid Pondok Indah Jl. Sultan Iskandar Muda M. Saih 021-75906311; Jakarta Selatan Masjid Istiqomah Telkom Jl. Gatot Subroto Drs. H. Didin Muhidin 08129376013, 021-70202868; Jakarta Selatan Masjid Al-Barokah Gedung Cyber ABU PUTRA 021-99700895; Jakarta Selatan Masjid Ulul Albab Bidakara - Gatot Subroto Dayat 08128530969; Jakarta Selatan Masjid Hidayatullah Karet Semanggi Adria Saputra 081363052005; Jakarta Selatan Masjid Depkop Jl. HR. Rasuna Said Kosasih 081316737260 / 021 52992938; Jakarta Timur Masjid RS. Islam Pondok Kopi Pondok Kopi Agus Abda 081317000605; Depok, Depok 2 Tengah Jl.Rebab 4 No. 403 Kuat Sukardiono 081808724751; Cimanggis Jl. Jatijajar Estate 18 Rt 6/05 Jatijajar Jefri Edison 0813 1500 6545 / 021- 87740344 ; Masjid Adz-zikri Pesona Kayangan Rian 0813 17525206;DKM Baitul Izzah Kota Kembang Sektor Melati DEDE 0813 872 79543; Komp. Griya Depok Asri Blok D6/8 WARDI 0813 1452 3810 ; Sukmajaya Jl. Keadilan Ujung WIDHY DAFTAR DISTRIBUTOR MAJALAH eramuslim Islamic Thematic Handbook 126 eramuslim digest Edisi Koleksi V digest
Edisi Koleksi V eramuslim digest 127 PRASETYO 0813 88694692; Tanah Baru - Beji INDRA 08888 362031; Depok Timur Jl. Cidurian Raya No. 181 Rt. 06 / Rw. 01 Imam Subagio 081385557881/021- 77822389 Bekasi, Bekasi UtaraCepat Agency Ruko Kompleks Ponpes Annur Aris Wiyanto 021- 93672920 / 021-98266241 [[email protected]]; Bekasi Selatan T. HIDAYATI 0817790895 [[email protected]]; Tambun Selatan Perum Papan Mas, Jl. Bunga Bangsa IV B5 No. 1 UMMY AGIP 02171323141/ 021-8812868 Bogor, Vila Bogor Indah, Blok AA 6 no 12 Mohammad Nur Cholis 08176686639; Ismaya II No.12 RT.004/016 Komp.Indraprasta I FARIS BAWAZIER 08121100099 [[email protected]] Tangerang, Ety Nurdiyanti Perum Dasana Indah Blok RI XV no 25, Kelapa Dua 021 98888464 /08161466421 [[email protected]]; BSD Serpong Kelompok Blajar Mandiri "KHARISMA" Jl. SEMANGKA B 11 No. 3, GRIYA ASRI - BUMI SERPONG DAMAI Kamal Satria Bakti 0818 929 408 / (021)98054351 [kamalsb@ telkom.net]; Cepat Agency Jl. Ir. Juanda No. 50, B-8 Zulfahmi 085218042594; Semarang Jl. Kelud Raya NANA SUDIANA 081325873723 [[email protected]]; Yogyakarta, Cepat Agency Jl. Imogiri Timur KM. 5 0274-383839; Solo, Jebres Jagalan RT. 04 RW 10 Tri Harjanto 081802596627; Solo, Tipes Rt. 003 / XV AIRA ARIANY ( YENI ) 0271-9240464; Malang, bukumuslim.com Jl. Ikan Arwana Blok E No. 6 Harry Irawanto 0811.3000.96; Malang, Jl. Kertoasri No. 9 QOYYUM HIDAYAT 081333014321 [[email protected]]; Mataram,Jl. Abdul Kadir IX No. 13 M. ZUHDY YUS 081917340400, 03706677408, 0370648448 [[email protected]] Sumatera. Kalimantan dan Sulawesi Bontang, Kal-Tim, Jl. Gunung Klabat No. 7, SAIFUL RIZAL 08125877425; Kutai, Sangata Jl. Lignit K143 Bukit Batubara Hendy Ferdian 08158308924; Kalimantan Barat, Aspan Iskandar Dinas Kehutanan & Perkebunan Kab.Sambas 79162, 0562 392218/081352151966; Medan, Selayang, Jl. Suka Baru No. 13 Padang Bulan Selayang 1, MS Yudha 0819889934; Makasar, Jl Goa Ria, Taman Bunga Sudiang Blok D No 21 Makasar Sulawesi Selatan 90240, 0411 4812205/081343773229 Edisi Koleksi V eramuslim digest 127
128 eramuslim digest Edisi Koleksi V Ya, Mohon dicatat sebagai pelanggan eramuslim digest PILIHAN BERLANGGANAN: 24 edisi mendapat 4 edisi bonus 24 Dirham = Rp. 834.336,-*) Edisi ke-1 s/d edisi ke-28 18 edisi mendapat 3 edisi bonus 18 Dirham = Rp. 625.752,-*) Edisi ke-1 s/d edisi ke-21 12 edisi mendapat 2 edisi bonus 12 Dirham = Rp. 417.168,-*) Edisi ke-1 s/d edisi ke-14 6 edisi mendapat 1 edisi bonus 6 Dirham = Rp. 208.584,-*) BIO DATA PELANGGAN Nama : Tempat/Tanggal Lahir : Alamat : Kota : Propinsi : Kode Pos : Negara : Telp. : Fax : HP : E-mail : Alamat Pengiriman : Kota : Propinsi : Kode Pos : Negara : CARA PEMBAYARAN Pembayaran ditransfer ke: Bank Syariah Mandiri Bank Central Asia 0600048884 2733009071 a/n PT. Eramuslim Global Media a/n PT. Eramuslim Global Media KONFIRMASI PEMBAYARAN KE PT. ERAMUSLIM GLOBAL MEDIA E-mail [email protected] SMS 0813 999 80000 0021 999 80000 *) Kurs 1 Diram = Rp. 34.764,-