The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nurfdla98, 2022-06-10 09:30:03

BUKU MAKANAN ORIENTAL POLOS

TUGAS KELOMPOK

Keywords: 2TB3KOREA

BUKU MASAKAN ORIENTAL KOREA

Dosen Pengampu: Farid, M.Pd.

DISUSUN OLEH:

APRILIA NINDY N.S. 942020067
NURFADILA 942020056
RIZKY APRILIA W. 942020072

KELAS 2TB3
JURUSAN PERHOTELAN
POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN

2022


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan hidayah-Nya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan buku makanan oriental yang berjudul "Buku Makanan
Oriental Negara Korea". Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Farid, M.Pd.
selaku dosen pengampu Mata Kuliah Pengolahan Makanan Oriental, yang telah memberikan
penulis tugas untuk membuat buku ini agar penulis dapat meningkatkan pengetahuan tentang
makanan oriental negara Korea.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah berkontribusi dalam
pembuatan tugas buku ini. Buku ini memberikan panduan mengenai makanan oriental negara
Korea, untuk menambah pengetahuan tentang makanan-makanan Korea. Penulis menyadari ada
kekurangan pada tugas pembuatan buku ini. Oleh sebab itu, saran dan kritik senantiasa
diharapkan demi perbaikan karya penulis. Penulis juga berharap semoga karya buku ini mampu
memberikan pengetahuan tentang sejarah, karakteristik, dan juga resepi-resepi makanan Korea.

Balikpapan, Mei 2022

Penulis,


Masakan korea 2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................................................... 1
DAFTAR ISI................................................................................................................................... 2
BAB 1 PENDAHULUAN............................................................................................................ 4

A. Latar Belakang ..................................................................................................................... 4
B. Rumusan Masalah................................................................................................................ 5

1. Jelaskan sejarah dari makanan Korea! ............................................................................. 5
2. Jelaskan karakteristik dari makanan Korea!..................................................................... 5
3. Bagaimana metode memasak dan makanan favorit negara Korea? ................................. 5
4. Apasaja bahan makanan dan bumbu dalam memasak makanan Korea? ......................... 5
5. Apasaja saus dalam memasak makanan Korea? .............................................................. 5
6. Apasaja peralatan makan dan peralatan hidang dalam makanan Korea?......................... 5
7. Sebutkan dan jelaskan recipe makanan Korea, mulai dari appetizer-main course! ......... 5
C. Tujuan Pembahasan ............................................................................................................. 5
1. Untuk mengetahui sejarah dari makanan Korea .............................................................. 5
2. Untuk mengetahui bagaimana karakteristik dari makanan Korea ................................... 5
3. Untuk mengetahui bagaimana metode memasak dan makanan favorit negara Korea..... 5
4. Untuk mengetahui bahan makan dan bumbu dalam memasak makan Korea.................. 5
5. Untuk mengetahui saus dalam memasak makanan Korea ............................................... 5
6. Untuk mengetahui apasaja peralatan tata hidang dan makan makanan Korea ................ 5
7. Untuk mengetahui apasaja recipe dalam makanan berbagai makanan Korea ................. 5
BAB 2 PEMBAHASAN .............................................................................................................. 6
A. Sejarah Makanan Korea ....................................................................................................... 6
B. Karakteristik dari Setiap makanan Korea ............................................................................ 7
C. Metode Memasak dan Makanan Terfavorit di Korea ........................................................ 16
D. Bahan dan Bumbu Makanan yang digunakan dalam Memasak Makanan Korea ............. 20
E. Saus dalam Makanan Korea............................................................................................... 28
F. Peralatan memasak dan peralatan hidang makanan Korea ................................................ 30


Masakan korea 3

G. Recipe makanan korea ....................................................................................................... 36
- Appitezer ........................................................................................................................ 36
- Soup................................................................................................................................ 48
- Main-Course................................................................................................................... 67

BAB 3 PENUTUP...................................................................................................................... 80
A. KESIMPULAN.................................................................................................................. 80
B. SARAN .............................................................................................................................. 80

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................... 81


Masakan korea 4

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Makanan Oriental merupakan makanan yang berasal dari negara-negara bagian timur

atau Asia seperti Indonesia, Jepang, China, dan lainnya. Makanan Oriental yang disajikan
biasanya berdiri sendiri seperti lauk pauk, sayuran dan makanan pokok. menurut (masbudi
melissa, dkk) “Makanan Korea adalah masakan unik yang tumbuh dari budaya, lingkungan,
geografi, dan iklim negara Korea itu sendiri. Sebagian besar makanan Korea adalah hasil
fermentasi dan sebagian besarnya sudah terkenal di dunia karena diakui memiliki manfaat
untuk kesehatan. Namun sayangnya, kebanyakan orang menganggap bahwa makanan Korea
merupakan makanan tren dari Kpop, dan mereka masih belum mengetahui bagaimana sejarah
dan manfaat dari makanan khas Korea tersebut. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah buku yang
berisi foto makanan khas Korea beserta informasi dari makanan tersebut agar mampu
tersampaikan dengan baik”. Korea terkenal akan berbagai jenis makanan yang unik dan
memiliki rasa yang begitu enak, selain rasa yang enak Korea juga terkenal dengan
penggunaan bahan-bahan makanan yang enak, dimana didalam pembuatan makananya
kebanyakan melalui proses fermentasi dengan memanfaat kan sayur-sayuran yang segar
sehingga memiliki rasa yang enak dan sehat.


Masakan korea 5

B. Rumusan Masalah

1. Jelaskan sejarah dari makanan Korea!

2. Jelaskan karakteristik dari makanan Korea!

3. Bagaimana metode memasak dan makanan favorit negara Korea?

4. Apasaja bahan makanan dan bumbu dalam memasak makanan Korea?

5. Apasaja saus dalam memasak makanan Korea?

6. Apasaja peralatan makan dan peralatan hidang dalam makanan Korea?

7. Sebutkan dan jelaskan recipe makanan Korea, mulai dari appetizer-main course!

C. Tujuan Pembahasan

1. Untuk mengetahui sejarah dari makanan Korea

2. Untuk mengetahui bagaimana karakteristik dari makanan Korea

3. Untuk mengetahui bagaimana metode memasak dan makanan favorit negara Korea

4. Untuk mengetahui bahan makan dan bumbu dalam memasak makan Korea

5. Untuk mengetahui saus dalam memasak makanan Korea

6. Untuk mengetahui apasaja peralatan tata hidang dan makan makanan Korea

7. Untuk mengetahui apasaja recipe dalam makanan berbagai makanan Korea


BAB 2 PEMBAHASAN

A. Sejarah Makanan Korea
Korea adalah sebuah semenanjung di Asia Timur (di antara Tiongkok dan Jepang) yang

terbagi menjadi dua negara, yakni Republik Korea (Korea Selatan) dan Republik Rakyat
Demokratik Korea (Korea Utara) setelah Perang Dunia II pada tahun 1945. Korea Selatan
kemudian berkembang menjadi negara demokratis sementara Korea Utara berhaluan
komunis.

Pada masa ini Korea Selatan telah dikenal akan tren Korean Wave atau Hallyu Wave,
dimana tren tersebut merupakan penyebaran popularitas budaya musiknya yang biasa
disebut K-pop, drama (K-drama), bahasa, teknologi, animasi, dan film. Selain dari enam hal
tersebut, popularitas makanan khasnya pun juga banyak digemari oleh masyarakat saat ini.
Makanan Korea adalah masakan unik yang tumbuh dari budaya, lingkungan, geografi, dan
iklim negara Korea itu sendiri. Meskipun makanan Korea berbagi bahan dan aspek tertentu
dengan negara tetangganya, yaitu Cina dan Jepang, makanan Korea memiliki rasa, rempah-
rempah, bahan, dan teknik tersendiri. Makanan Korea sebagian besar adalah hasil fermentasi
dan sebagian besarnya sudah terkenal di dunia karena diakui manfaat kesehatannya, seperti
contoh kimchi (asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas) dan doenjang (pasta
kedelai yang difermentasikan).

Dinasti Choson (1392-1910) adalah dinasti yang menandai periode berkembangnya
budaya kuliner korea. Pada jaman ini buku tentang pertanian berkembang luas, penelitian di
bidang astronomi dan meteorologi juga berkembang, dengan terciptanya peralatan untuk
mengamati benda angkasa dan cuaca. Selain itu pengaruh dari bidang medis tentang diet
yang seimbang membuat masyarakat fokus kepada makanan yang seimbang seperti beras,
kacang-kacangan, ikan, sayur serta daging. Meja makan pun diklasifikasikan menjadi 3 jenis
yaitu 3 cho’op,5 cho’op dan 7 cho’op, tergantung dari jumlah lauk nya. penyusunan diatas
meja pun di susun dalam rangka mempromosikan gizi seimbang.


B. Karakteristik dari Setiap makanan Korea
1. Memiliki cita rasa pedas yang menggugah selera
Korea juga merupakan negara yang cinta dengan kuliner yang memiliki cita rasa
super pedas. Berbagai masakan Korea bahkan dibuat dengan menggunakan saus
pedas. Hanya saja pedas disana memang tidaklah sepedas masakan Indonesia.
Seringkali orang Korea membubuhkan saus sambal atau bubuk pedas cabai yang
menjadi cita rasa pedas pada kebanyakan makanan yang orang Korea buat.
2. Tambahan rumput laut atau sayuran
Sayuran atau tambahan rumput laut tentu menjadi bagian dari santapan asal Korea.
Untuk nasinya kemudian dicampur dengan nama bibimbap.
3. Kuliner Korea adalah pilihan kuliner sehat
Karena dominan bahan yang dipakai adalah campuran dari aneka bahan segar dan
sehat seperti halnya ikan, sayuran, daging dan telur, maka tentu saja hidangan
makanan Korea dinilai sebagai makanan yang sehat. Pun begitu dengan bumbu yang
digunakan dan tentang bagaimana cara memasaknya. Sederhananya saja, mereka
sudah suka dengan masakan yang dibumbui aneka bumbu. Cabai dan bawang putih
adalah pilihan mereka kebanyakan. Dan kebanyakan dalam proses pemasakan
masakan mereka dengan metode grilled.
4. Kuliner Korea mudah dalam pembuatannya
Hidangan khas Korea tidak perlu waktu lama untuk dihidangkan. Sajian yang
sederhana dengan bahan dasar seperti beras, tahu, mie, sayuran sampai dengan daging
bisa dibuat secara otodidak di rumah. Bahan makanan yang mudah dibuat dengan
bahan dasar sayur sendiri adalah kimchi.
5. Kuliner Korea identik dengan porsi besar
Urutan makanan yang ditampilkan juga banyak. Porsi yang banyak dan besar ini
memang sudah menjadi ciri khas dari masakan Korea.
6. Makanan Korea Utara dengan Korea Selatan secara umum memiliki banyak
kesamaan akan tetapi memiliki perbedaan dalam baha-bahan yang digunakan.
Korea Selatan dalam pembuatan makanan memiliki banyak rempah-rempah, berbeda
dengan Korea Utara yang mengurangi dalam penggunaan rempah-rempah
dikarenakan kurangnya ladang yang mereka miliki untuk menanam tanaman sayuran.


7. Pengaturan meja makan
- Orang Korea biasanya makan dengan duduk di bantal (tanpa kursi) pada meja
yang rendah dengan posisi kaki menyilang.
- Makanan dimakan dengan sumpit dari stainless steel (jeotgarak) dan sendok
panjang (sutgarak); set sumpit dan sendok ini dinamakan sujeo (gabungan
sutgarak dan jeotgarak), tetapi sujeo dapat juga diartikan sebagai sendok saja.
Tidak seperti bangsa pengguna sumpit lain, orang Korea sudah menggunakan
sendok sejak abad ke-5 Masehi.
- Tidak seperti orang Tionghoa atau Jepang, mangkuk nasi dan sup tidak boleh
beranjak dari meja dan mereka memakannya dengan sendok. Banchan (lauk pauk)
dimakan dengan sumpit.
- Pengaturan yang umum biasanya seperti berikut:
1. Nasi untuk perorangan disediakan dalam mangkuk kecil yang lebih tinggi dari
diameternya. Sup hangat disediakan dalam mangkuk yang lebih besar dan
lebar (di sebelah kanan nasi), sering kali jjigae atau makanan berkuah lain
dimakan bersama dari panci besar di tengah-tengah meja. Set sendok panjang
stainless steel untuk nasi dan sup, dan sumpit untuk banchan (di sebelah kanan
sup).
2. Hidangan banchan yang bervariasi disediakan dalam mangkuk-mangkuk
kecil. Tergantung pada setiap rumah tangga, minuman bisa saja disediakan
atau tidak disediakan.
3. Air es biasanya disediakan saat makan bersama keluarga. Dalam lingkungan
umum (misal restoran), disediakan air atau minuman tradisional (“teh” biji-
bijian seperti teh barley, sementara teh biasa kurang disukai saat makan
karena rasanya tidak cocok dengan nasi atau banchan yang pedas). Minuman
lain yang umum saat makan adalah soju. Setelah makan, minuman penyegar
yang disediakan contohnya soojunggwa atau shikhye. Minuman yang
disajikan berbeda-beda berdasarkan musim dalam setahun.

8. Etiket makan tradisional
Orang tua, orang terhormat, dan tamu harus diperlakukan dengan hormat dan
mempunyai hak untuk memakan makanannya paling dulu. Bagi mereka ini,
umumnya disediakan hidangan yang terbaik.
- Perilaku tidak sopan saat makan:


1. Menghembuskan napas dari hidung ke meja,
2. Mendahului makan sebelum orang tertua,
3. Mendirikan sumpit atau sendok ke atas, karena melambangkan dupa yang

dibakar saat upacara kematia.
4. Menancapkan makanan dengan sumpit dan mengambil makanan dengan

tangan (ada makanan yang boleh diambil dengan jari tangan, tetapi banchan
tidak diperbolehkan),
5. Menggunakan sumpit dan sendok pada saat bersamaan (hanya boleh dengan
satu tangan),
6. Menggunakan sumpit atau sendok dengan tangan kiri,
7. Membuat suara berisik saat mengunyah makanan atau memukul mangkuk
dengan alat makan,
8. Mengaduk-aduk nasi atau sup dengan sendok/sumpit,
9. Mengaduk-aduk lauk pauk dengan sendok/sumpit,
10. Menyelesaikan makan terlalu cepat atau terlalu lambat,
11. Minum minuman menghadap ke orang tua (Ini sangat tidak sopan, seseorang
harus memutar posisi ke arah lain/sebelahnya)
12. Menerima minuman dari orang tua dan dihormati dengan kedua tangan,
seharusnya tangan kiri diletakkan ke dada dan tangan kanan memegang
tempat minum/cawan saat minuman dituangkan.
13. Dalam situasi informal, peraturan-peraturan ini kurang begitu penting. Dalam
acara makan keluarga, anak-anak diajari oleh orang tua tentang cara dan etiket
makan tradisional.
14. Berbicara saat mengunyah makanan tidak apa-apa, selama mulut tidak dibuka.
Adalah tidak sopan saat makan berbicara dengan mulut terbuka. Namun, jika
berbicara saat makan, orang Korea terbiasa menjawab dengan hanya
mengangguk-anggukkan kepala atau menyebut “mm” sebagai kata “ya” dan
tidak membuka mulut. Menyantap/menyeruput sup dengan suara berdesis
sangat dianjurkan. Orang korea akan memberi komentar terhadap tamu yang
sangat diam saat makan (jika ia tidak bicara), supaya ia tidak terus berpacu
menyantap makanan jika ia berhenti makan untuk berbicara.
15. Peraturan lain yang harus diingat adalah orang-orang tua atau yang dihormati
tidak perlu harus mengikuti tata-cara itu, tetapi orang lain diharuskan. Ini


dikarenakan hal terpenting dalam makan adalah menunjukkan rasa hormat dan
sopan kepada yang berada diatas kita. Hal ini tidak berlaku saat makan
sendirian atau dengan teman-teman.
16. Dalam makan malam tidak diharuskan menghabiskan semua porsi lauk pauk
yang disediakan, tetapi nasi individual harus dihabiskan. Menyantap makanan
terlalu cepat akan membuat tuan rumah berpikir bahwa makanan yang
disediakan tidak cukup. Selain itu menyisakan lauk dalam jumlah banyak
adalah tidak sopan karena dianggap membuang-buang makanan.
17. Pada saat di restoran, seorang Korea cenderung membayar semua makanan
semua orang dalam suatu kelompok. Biasanya yang dibayari akan membayar
saat makan selanjutnya. Banchan yang bermacam-macam biasa dipesan dan
disajikan dalam porsi kecil dan akan dipenuhkan lagi jika sudah habis. Tidak
apa-apa untuk meminta tambahan lauk.
9. Jenis Makanan Korea:
Setiap daerah di Korea memiliki masakan khas yang bervariasi menurut musim.
Kuliner daerah ini dinamakan "hyangto eumsik" (masakan daerah) Beberapa jenis
masakan daerah telah populer di seluruh negeri antara lain Bibimbap dari Jeonju,
naengmyeon dari Pyongyang, dan Jeonbokjuk dari Jeju.
- Masakan daging
1. Galbi daging iga babi atau sapi yang dipanggang dengan arang dan dibumbui.
Potongannya lebih tipis dari bulgogi dan disebut sebagai barbecue Korea.
Variasi: dari ayam disebut dakgalbi, jokbal atau kaki babi yang disajikan
dengan saus kerang asin.
2. Bulgogi
Bulgogi: potongan daging sapi yang dipanggang dengan kecap, minyak wijen,
bawang putih, bawang bombai dan lada hitam. Bulgogi berarti "daging api".
Variasinya: daging babi (dwaeji-bulgogi), ayam (dak-bulgogi), dan sotong
(ojingeo-bulgogi).
3. Dak-galbi - tumis potong dadu ayam direndam dalam saus berbasis
gochujang, dan kubis iris, ubi jalar, daun bawang, bawang bombay dan tteok.
4. Samgyeopsal: daging perut babi yang dipanggang tanpa/dengan bumbu seperti
cara memanggang galbi.


5. Hoe: makanan laut mentah yang dicelupkan dengan saus cabai (gochujang)
atau dengan kecap asin ditambah wasabi, lalu dimakan dengan daun selada.

6. Sannakji atau gurita hidup. Sannakji yang dimakan mentah biasanya masih
hidup di atas meja.

7. Makchang gui- jeroan babi panggang yang disajikan seperti samgyeopsal dan
galbi. Makanan jenis ini khas Daegu dan provinsi Gyeongsang.

8. Gobchang gui- sama dengan makchang, tetapi dengan jeroan babi atau sapi
muda.

- Makanan kerajaan:
1. Gujeolpan: berarti "piring yang terbagi sembilan", ini terdiri atas beberapa
sayuran dan daging yang disajikan dalam lapisan panekuk. Biasa disajikan
saat perayaan dan pernikahan.
2. Sinseollo: sup rebusan berisi sayur-sayuran dan bakso daging dalam panci.

- Sup dan makanan berkuah:
1. Budae jjigae ("sup militer"): sehabis perang Korea, daging sangat langka, jadi
orang-orang memanfaatkan kelebihan makanan dari basis militer tentara AS,
seperti hot-dog dan ham kaleng dan memasaknya dalam sup tradisional.
Budae jjigae sangat terkenal di Korea Selatan dan sering dimasak bersama
ramyon (mi instan).
2. Doenjang jjigae: sup pasta kacang kedelai, disajikan sebagai hidangan utama
atau disajikan bersama hidangan daging. Isinya bervariasi dari sayuran, tahu,
kerang, udang, ikan dan sebagainya.
3. Cheonggukjang jjigae: sup yang dibuat dari pasta kacang kedelai fermentasi
yang berbau menusuk.
4. Gamjatang (sup kentang"): sup pedas tulang babi, dengan sayuran dan
kentang.
5. Haejangguk: sup tulang babi dengan sayuran, kol kering, dan puding darah
sapi. Cerita menyebutkan bahwa makanan ini ditemukan oleh sebuah restoran
di Jongno (Seoul) setelah berakhirnya Perang Dunia II.
6. Janchi guksu: mie yang disajikan dengan rumput laut, kimchi, telur dan
sayuran.
7. Jeongol: sup tradisional yang pedas, isinya terdiri dari makanan laut dan
sayuran.


8. Kimchi jjigae: Sup yang terdiri dari isi kimchi, daging babi/sapi. Sering
dijadikan sebagai santap siang atau sebagai hidangan sampingan makanan
daging-dagingan. Disajikan dalam panci batu dan masih mendidih saat tiba di
meja.

9. Maeuntang: sup ikan pedas.
10. Samgyetang: sup yang terbuat dari daging ayam utuh yang diisi ginseng,

hedysarum, nasi manis, jojoba, bawang putih dan kacang berangan.
Samgyetang populer dikonsumsi sebagai sumber nutrisi pada musim panas,
dimana warga Korea kehilangan banyak energi karena cuaca panas.
11. Seolleongtang: sup kaki sapi yang dimasak sampai 10 jam lebih sampai
berwarna putih susu. Biasa disajikan dalam semangkuk mie dan potongan
daging sapi.
12. Sundubu jjigae: sup tahu (dubu) pedas.
- Nasi campur
1. Bibimbap ("nasi campur"): makanan khas kota Jeonju, yaitu nasi yang
dicampur berbagai macam sayuran, daging sapi, telur, dan gochujang. Variasi:
dolsot bibimbap, bibimbap yang disajikan dengan panci batu panas. Yukhoe
bibimbap adalah bibimbap dengan daging sapi cincang mentah (yukhoe),
ditambah telur mentah di atasnya. Bibimbap dimakan setelah nasi dan lauk
diaduk dengan sendok hingga tercampur.
2. Hoedeopbap: potongan ikan mentah yang dicampur dengan sayuran, nasi dan
gochujang.
- Banchan (lauk pauk)
1. Kimchi: sayuran (biasanya dari kubis, sawi, lobak putih, atau ketimun) yang
difermentasikan dengan bahan rempah seperti jahe, bawang putih, bawang
bombai dan bubuk cabai. Terdapat banyak variasi berdasarkan cara membuat
di masing-masing rumah tangga.
2. Kongnamul: Kecambah yang dikonsumsi dengan banchan yang direbus atau
dibumbui. Variasinya: kongnamul-bap (kecambah dengan nasi), kongnamul-
guk (sup kecambah), dan kongnamul-gukbap (nasi dengan sup kecambah).


- Mie
1. Naengmyeon (냉면; Korea Utara: 랭면, Raengmyŏn; "mie dingin"): mie khas

Pyeongyang yang biasa dikonsumsi pada musim panas. Terdapat banyak
jenisnya, umumnya mie tipis yang terbuat dari tepung buckwheat (jenis
gandum), dihidangkan dengan kuah tulang sapi, ditambah macam-macam
bumbu, sayuran, telur rebus dan daging sapi. Naengmyeon jenis ini disebut
juga mul naengmyeon (naengmyeon air) untuk membedakannya dengan
Bibim Naengmyeon, yang tidak berkuah, tetapi dicampur dengan gochujang
yang pedas lalu dililit seperti sate. Variasi lainnya adalah mulhoe naengmyeon
atau naengmyeon dengan makanan laut.
2. Japchae: tumisan dangmyeon. Dangmyeon (bihun) terbuat dari tepung
kentang, lalu dimasak dengan sayuran, daging sapi dan bumbu rempah-
rempah, kadang-kadang juga divariasikan dengan tambahan makanan laut
contohnya haemul japchae (japchae gurita).
3. Jajangmyeon: mie saus kacang kedelai hitam yang sangat digemari di Korea.
Asalnya adalah mie khas Beijing (RRT) yang diadaptasikan dengan cita rasa
Korea.
4. Kalguksu: mie tipis dengan kuah ikan tuna dan sayuran.
5. Ramyeon: mie ramen khas Korea, tetapi agak berbeda dengan ramen dari
Jepang. Ramyeon Korea dapat pula berarti mie instan yang dijual kemasan.
Ramyeon dimasak dengan kuah yang sangat pedas dan biasanya ditambah
sayuran, daging atau kimchi.
- Makanan ringan
Di Korea, makanan ringan dijual di gerobak-gerobak pinggir jalan di siang dan
malam hari. Pada malam hari pedagang makanan mendirikan tenda-tenda kecil
yang menjual makanan ringan, minuman dan arak (soju). Jenis-jenis makanan
ringan yang biasa dijual adalah patbingsu, es krim pada saat musim panas,
gimbap, tteokbokki, hotteok, eomuk, bungeoppang, dan sebagainya.
1. Gimbap
Nasi gulung Gimbap, Gimbap (nasi rumput laut) sangat mudah dibuat.
Terbuat dari nasi yang dibalut rumput laut kering (Kim), isinya bervariasi dari


sayur-sayuran, telur goreng, ikan, daging, sosis, dan biji-bijian. Variasi isi
gimbap lainnya: tuna, keju, bulgogi dan sebagainya.
2. Buchimgae/Jeon
Buchimgae atau Jeon adalah jenis kudapan yang dibuat dari kimchi atau
makanan laut yang dicampur dengan adonan tepung dan digoreng menjadi
seperti pancake.
• Pajeon: pancake yang terbuat dari campuran telur, tepung, bawang

bombai, dan kerang.
• Bindaetteok: pancake yang terbuat dari campuran kacang hijau, bawang

bombai, dan kimchi.
• Kimchi jeon
• Mineojeon, dibuat dengan burung yg menggaok
• Daegujeon, dibuat dengan ikan kod Pasifik
• Guljeon, dibuat dengan tiram
• Hobakjeon, dibuat dengan labu
• Yeongeunjeon, dibuat dengan akar teratai
• Gochujeon, dibuat dengan cabai
• Dubujeon, dibuat dengan tofu
• Pyogojeon, dibuat dengan jamur shiitake dan daging sapi
3. Bungeo-ppang/Gukwa-Ppang/Gyeran-ppang
• Bungeo-ppang ("roti ikan mas") adalah jenis kue panggang yang diisi

dengan pasta kacang merah dengan cetakan berbentuk ikan.
• Gukwa-ppang hampir sejenis dengan bungeo-ppang, tetapi berbentuk

bunga.
• Gyeran-ppang kue panggang yang berbentuk persegi/lingkaran. Jenis-

jenis ppang ini biasa dijual di pedagang kaki lima.
4. Makanan ringan lainnya

1. Ddeokbokki: kue beras yang direbus dengan saus pedas gochujang.
2. Sundae: sosis khas Korea yang terbuat dari campuran nasi, darah

sapi/babi, mie kentang, kecambah, bawang bombai, bawang putih.


3. Hotteok: sejenis pancake, tetapi diisi dengan bahan sirup seperti gula
merah, madu, kacang parut dan kayu manis. Hotteok biasa dijual pada saat
musim dingin untuk menghangatkan tubuh.

4. Hobbang
5. Beondegi: adalah kepompong ulat sutera dikukus atau direbus yang

dimakan sebagai snack.
6. Bungeo-ppang ("roti-ikan mas") adalah nama Korea untuk Taiyaki, kue

Jepang berbentuk ikan yang biasanya diisi dengan pasta kacang merah
manis dan kemudian dipanggang dalam cetakan berbentuk ikan. bagian
dalam yang sangat kenyal dan renyah di luar.
7. Gukwa-ppang: hampir sama dengan bungeoppang, tetapi berbentuk seperti
bunga.
8. Gyeran-ppang (roti telur) memiliki bentuk persegi panjang bulat telur dan
berisi seluruh bagian dalam roti. Sering dijual oleh pedagang kaki lima.


C. Metode Memasak dan Makanan Terfavorit di Korea
a. Metode memasak
1. Boiling
Boiling merupakan teknik memasak dengan cara merebus bahan makanan seperti
telur dengan menggunakan api yang sangat panas
2. Blanching
Blanching merupakan teknik memasak dengan cara merebus bahan makanan
beberapa menit kemudian memasukkan kedalam air es, untuk teknik ini sebaiknya
sayuran yang berwarna putih yang didahulukan setelah itu baru sayuran yang
berwarna lain.
3. Steaming
Steaming merupakan teknik memasak dengan cara mengkusus makanan.
4. Sauteing
Sauteing merupakan teknik memasak dengan menggunakan minyak sedikit di wajan
dengan menggunakan api yang panas atau minyak yang digunakan panas lalu
memasukkan bahan makanan agar matangnya efisien.
5. Deep frying
Deep fraying merupakan teknik memasak dengan cara menggoreng dengan
menggunakan minyak yang banyak untuk mendapatkan makanan sampai tenggelam
kedalam minyak.
6. Hot pot
Hot pot merupakan teknik memasak dengan menggunakan panci beserta kompor
yang langsung di tata didepan meja dan memasak seluruh bahan makanan kedalam
panci dengan menggunakan bumbu yang telah disediakan dengan api yang selalu
menyala dan memakan makanan dalam keadaan panas.
7. Grill
Grill merupakan metode memasak dengan cara memanggang makanan atau daging
di atas tempat khusus, dimana biasanya daging yang dimasak itu sudah disiapkan
dengan menggunakan daging-daging yang khusus, dan juga menggunakan saus, dan
menggunakan bahan-bahan pelengkap seperti sawi yang dapat dimakan langsung
dengan daging yang sudah di panggang.


b. Makanan terfavorit di Korea
1. Kimchi

Mendengar kata Korea, akan mengingatkan langsung dengan kimchi. Sayuran
fermentasi dengan warna oranye ini sudah sangat populer tidak hanya di Indonesia,
melainkan juga di dunia. Kimchi umumnya terbuat dari sawi putih yang
difermentasi menggunakan bumbu khas Korea, gochujang. Waktu fermentasi kimchi
sekitar satu minggu, namun ada juga varian yang bisa langsung dikonsumsi begitu
dibuat. Bagi orang Korea, kimchi harus ada di setiap makanan harian, sebagai lauk
pendamping nasi dan makanan lainnya.

2. Bibimbap

Bibimbap merupakan makanan Korea yang dikenal sebagai nasi campur. Makanan
ini tergolong menu sehat dan bernutrisi, karena terdapat banyak jenis sayuran
seperti wortel, timun, lobak, dan lainnya. Selain itu, dalam seporsi bibimbap juga
terdapat telur ceplok dan daging sapi yang membuat kandungan gizinya semakin
lengkap. Makanan ini cocok disantap pagi, siang, atau malam hari.

3. Bulgogi

Bulgogi Makanan ini mirip dengan makana asal Jepang, yakni beef teriyaki.
Keduanya menggunakan daging sapi sebagai bahan utama, kemudian ditumis atau
dipanggang bersama bumbu khas. Bulgogi akan terasa semakin nikmat jika
dikonsumsi dengan nasi khas Korea, serta kimchi.

4. Kimbap

Kimbab sekilas makanan ini mirip dengan sushi, namun keduanya berbeda
terutama dari bahan pembuatnya. Jika sushi umumnya terbuat dari nasi dan ikan,
namun kimbap terbuat dari bahan yang lebih beragam seperti telur, sayur, dan
daging. Makanan Korea halal ini cukup banyak diminati, dan cocok untuk dijadikan
bekal sekolah anak.


5. Jjangmyeon

Jjangmyeon pecinta mie mungkin akan tertarik untuk mencicipi makanan khas
Korea yang satu ini. Jjangmyeon merupakan olahan mie yang berasal dari Negeri
Ginseng dengan tambahan saus kedelai hitam yang membuatnya berwarna gelap.
Makanan ini juga biasanya ditambah topping seperti sayuran dan daging yang
membuat rasanya semakin kaya.

6. Tteokbokki
Tteokbokki Pecinta drama Korea pasti sudah tidak asing lagi dengan makanan ini.
Tteokbokki atau kue beras khas Korea ini sudah sering wari-wiri di berbagai judul
drama Korea. Makanan ini memiliki rasa pedas dengan tekstur kenyal. Biasanya,
tteokbokki dijual di pinggir jalan dan dinikmati bersama fish cakes, telur rebus, dan
irisan daun bawang yang membuat rasanya semakin lezat.
7. Eomuk guk

Eomuk guk makanan ini sebenarnya mirip dengan pangsit, hanya saja penyajiannya
berbeda. Eomuk guk terbuat dari gorengan ikan yang ditusuk, kemudian disajikan
bersama kuah. Eomuk guk yang rasanya mirip dengan otak-otak ikan ini paling
cocok dinikmati saat musim hujan ataupun cuaca dingin.

8. Samgyetang

Samgyetang makanan berkuah lainnya yang juga berasal dari Korea yaitu
samgyetang. Sup ini terbuat dari daging ayam utuh, ginseng, dan berbagai bumbu
rempah yang membuat rasanya semakin lengkap. Samgyetang merupakan sup
daging ayam utuh yang diisi dengan nasi ketan, akar ginseng, kurma korea dan
bawang putih. Daging ayam tersebut kemudian direbus bersama kaldu dan bumbu
lainnya.

9. Miyeok guk

Miyeok guk atau sup rumput laut ini sudah sangat populer. Di negara asalnya,
miyeok guk disajikan saat perayaan ulang tahun. Sup ini berbahan dasar rumput
laut yang dilengkapi bumbu seperti minyak wijen, bawang putih, dan gochujang.
Selain lezat, miyeok guk juga dipercaya mampu menjaga stamina tubuh tetap sehat.


10. Mandu guk

Mandu guk masih dari kelompok sup, kali ini ada makanan khas Korea berkuah
yakni mandu guk. Makanan ini terdiri dari pangsit rebus dengan isi kimchi, daging,
dan seafood. Tambahan kue beras, sayuran, daging, dan telur menjadikan makanan
ini semakin unik. Menu ini bisa menghangatkan tubuh sehingga cocok dikonsumsi
sebagai menu makan malam atau saat musim dingin tiba.

11. Juk

Juk atau bubur Korea juga menjadi makanan khas yang bisa Anda coba. Meski
sama-sama terbuat dari beras yang dimasak dengan tambahan banyak air, namun
juk berbeda dangan bubur yang ada di Indonesia. Salah satu perbedaan yang
menonjol yaitu pada varian rasanya. Juk memiliki banyak varian mulai dari bubur
polos, bubur ayam, bubur kacang merah, bubur udang, dan bubur abalon.

12. Bungeo ppang

Bungeo ppang merupakan roti yang berbentuk ikan dengan isian kacang merah,
cokelat, keju, dan berbagai varian rasa lainnya. Makanan ini biasanya dijual di
pinggir jalan, sehingga bungeo ppang masuk dalam kelompok street food yang
populer.

13. Hotteok

Hotteok makanan khas Korea yang juga halal yaitu hotteok. Makanan ini mirip
dengan pancake, dengan menggunakan adonan roti. Hotteok memiliki isian di
dalamnya, seperti madu, sirup gula merah, sayuran, bihun Korea, hingga kimchi.


D. Bahan dan Bumbu Makanan yang digunakan dalam Memasak Makanan Korea
1. Kecap hitam
Pasta kedelai hitam atau chunjang merupakan bahan utama pembuatan jjangmyeon
alias mie kacang hitam tersebut. Kecap hitam merupakan salah satu bahan masakan
korea dimana pembuatannya melalui tahap fermentasi sehingga menghasilkan cairan
hitam yang kental. Sama seperti namanya, kecap hitam memiliki warna yang lebih
gelap daripada light soy sauce. Untuk rasanya sendiri, kecap ini sedikit lebih manis
daripada kecap asin.

Figure 1 kecap hitam

2. Bawang Putih
Bawang putih adalah bumbu yang sangat esensial dalam masakan Korea. Ia
digunakan hampir di setiap masakan Korea, karena memang warga Korea Selatan
begitu mencintai bawang putih. Aroma bawang putih yang kuat menjadikan masakan
lebih harum dan nikmat. Bawang putih juga bisa digunakan sebagai penyedap rasa
alami dari masakan Korea.

Figure 2 bawang putih

3. Bubuk cabai merah (Gochugaru).
Hampir semua rasa pedas dan warna merah pada masakan Korea berasal dari bubuk
cabai atau gochugaru ini. Gochugaru terbuat dari cabai yang dikeringkan secara
alami di bawah terik sinar matahari langsung (ada juga yang menggunakan mesin


pengering atau oven). Setelah kering cabai digiling hingga berbentuk serpihan
bubuk.
Gochugaru merupakan salah satu bahan utama untuk ‘melumuri’ dan memberikan
rasa pedas pada kimchi. Selain itu tteokbokki, aneka jjigae (sup), dan salad juga
menggunakan bahan ini.

Figure 3 bubuk cabai merah

4. Sirup beras (Ssal-jocheong)
Sirup beras dibuat dengan memasak beras merah sampai mendapatkan cairan sirup
dengan penambahan perasa manis sedikit kedalam campuran berasnya, dengan
dibuat dari beras merah organik merupakan salah satu pemanis yang biasa digunakan
dalam berbagai resep masakan korea. Selain sebagai pemanis, sirup beras juga
digunakan untuk memberikan efek "shiny" pada masakan.

Figure 4 sirup beras merah


5. Jahe
Selain baik bagi kesehatan, jahe juga telah lama dipercaya sebagai bagian dari
bumbu masakan Korea. Wangi jahe yang kuat, mampu menghilangkan rasa amis dari
bahan mentah yang digunakan. Masyarakat Korea umumnya menggunakan jahe
untuk masakan seperti samgyetang (sup ayam gingseng Korea).

Figure 5 jahe

6. Pasta cabai merah (Gochujang)
Pasta cabai atau gochujang dapat dikatakan sebagai anak turunan dari gochugaru.
Hal ini dikarenakan gochujang terbuat dari gochugaru yang dicampur dengan tepung
beras ketan, bubuk kedelai fermentasi, bubuk malt, garam dan air. Campuran
tersebut kemudian difermentasikan selama beberapa bulan.
Rasa pedas bercampur manis pada gochujang menjadikannya bumbu favorit dalam
pembuatan kimchi, tteokbokki, bibimbap, dakgalbi, samgyeopsal, aneka jjigae (sup),
bulgogi, dan lain sebagainya.

Figure 6 pasta cabai merah

7. Minyak wijen
Minyak wijen atau chamgireum atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai sesame
oil merupakan bahan yang wajib ‘dimasukkan’ pada setiap masakan Korea. Sesuai
dengan namanya, minyak wijen terbuat dari biji wijen yang telah disangrai kemudian


digiling dan diekstraksi. Beberapa makanan yang sering menggunakan minyak wijen
diantaranya campuran saus pencelup daging BBQ, kimbap, aneka dumplings, aneka
sup, dan bahkan bubur. Setiap masakan yang mengandung minyak wijen dijamin
rasanya gurih dan nendang.

Figure 7 minyak wijen

8. Mirin
Mirin adalah bumbu dapur untuk masakan korea berupa cairan beralkohol berwarna
kuning, berasa manis, mengandung gula sebanyak 40%-50% dan alkohol sekitar
14%.

Figure 8 mirin

9. Cuka beras merah
Cuka beras adalah cuka yang berasal dari beras fermentasi. Pembuatan cuka ini
dilakukan dengan mencampurkan beras putih atau merah dengan fermentasi starter
(bahan tambahan yang digunakan pada tahap awal fermentasi).

Figure 9 cuka beras merah


10. Kecap sup
Guk-ganjang atau kecap sup adalah jenis kecap Korea yang seluruhnya terbuat dari
kedelai fermentasi dan air garam. Ini juga merupakan produk sampingan dari
produksi doenjang.

Figure 10 kecap sup

11. Biji wijen (bokken chamggae)
Jika kita mengenal biji wijen sebagai pelengkap kulit onde-onde, orang Korea justru
menggunakannya sebagai bahan taburan pelengkap dalam berbagai jenis makanan,
seperti bibimbap, kimchi, eomukguk (sup baso ikan), ssamjang, aneka sidedish, dan
bulgogi. Biji wijen yang digunakan sudah disangrai.

Figure 11 biji wijen

12. Sirup plum (Maesil cheong)
Sirup Sengkit & Plum merupakan olahan yang terbuat dari sengkit dan plum yang
diawetkan dengan gula sehingga menghasilkan rasa asam manis dan siap dicampur
dengan air untuk menikmatinya.

Figure 12 sirup plum


13. Pasta kacang kedelai (Doenjang)
Pasta kedelai atau doenjang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi dalam
waktu cukup lama. Semakin lama disimpan, rasanya akan semakin kuat dan tidak
akan pernah busuk. Warnanya pun tidak terlalu pekat. Doenjang sering digunakan
untuk campuran sup (jjigae) karena memiliki aroma seperti miso dan cenderung
manis-gurih. Selain itu, para penggemar BBQ menjadikannya sebagai bahan
pembuat ssamjang atau saus pedas yang digunakan untuk mencelupkan daging atau
ikan sebelum dibakar karena dapat menghilangkan bau amis.

Figure 13 pasta kacang kedelai

14. Daun bawang (pa)
Daun bawang atau pa banyak digunakan sebagai bahan tambahan dalam beberapa
masakan yang berkuah seperti sup atau dicampur dalam pembuatan kaldu daging.
Selain itu juga ada pajeon, pancake yang bahan utamanya menggunakan daun
bawang.

Figure 14 daun bawang


15. Bhok coy/pakcoy
Bok choy atau pakcoy yang dikenal pula dengan sawi sendok, memiliki rasa yang
segar dan tidak pahit. Tak heran, orang Korea suka membungkus daging, nasi, dan
lauk lainnya dengan daun ini. Mereka juga tidak ragu memakannya secara mentah
atau direbus setengah matang.

Figure 15 bhok coy

16. Selada
Daun selada termasuk yang paling populer digunakan sebagai ssam di Korea. Orang
Korea sering menggunakan selada jenis bokor, yang punya tekstur daun lebih lembut
dan renyah.

Figure 16 selada

17. Perilla
Di Korea, daun perilla disebut dengan kketnip. Daun ini paling sering ditemui di
restoran samgyeopsal (daging panggang). Rasanya mirip dengan daun mint yang
segar, sangat cocok untuk dimakan dengan daging dan saus ssamjang.

Figure 17perilla


18. Kubis
Daun kol atau kubis yang di Indonesia sering jadi lalapan nasi ayam atau lele ini
ternyata jadi salah satu pilihan orang Korea untuk ssam. Biasanya, daun kol akan
direbus setengah matang atau langsung dimakan mentah sebagai ssam. Rasanya yang
manis disukai untuk membungkus daging, nasi, hingga ikan.

Figure 18 kubis

19. Sawi putih
Sawi putih yang rendah kalori dan padat nutrisi ini juga sering digunakan orang
Korea untuk membungkus berbagai makanan. Dan bisa juga dijadikan sebagai bahan
untuk membuat kimchi.

Figure 19 sawi putih

20. Sirup jagung
Sirup jagung adalah sebuh sirup makanan yang terbuat dari tepung jagung dan
mengandung sejumlah besar maltosa dan oligosakarida yang tinggi, tergantung pada
kadarnya, sirup jagung ini dapat juga menjadikan makanan seperti mengkilab
sehingga memberikan ketertarikan pada sebuah makanan.

Figure 20 sirup jagung


E. Saus dalam Makanan Korea
1. Gochujang
Gochujang merupakan pasta cabai pedas Khas negara korea. Bahan utama gochujang
ini sangat sederhana, hanya berupa bubuk cabai, bubuk beras ketan, pasta kedelai,
gula, dan garam yang difermentasi di dalam pot tanah liat berukuran besar. Saat
sudah jadi, gochujang akan berwarna merah terang dengan tekstur yang kental
seperti pasta. Meski begitu, rasanya justru pedas cenderung manis. Hal tersebut
terjadi karena proses fermentasi yang menjadikan rasa pedas dari cabai berkurang,
dan rasa beras ketannya menjadi manis. di Korea sendiri, gochujang ini merupakan
salah satu bumbu yang sangat penting. Karena gochujang biasa ditambahkan ke
dalam bibimbap, tteokbokki, ssamjang, bulgogi, naengmyeon, dan jjigae. Gochujang
juga sering dijadikan bahan campuran dalam pembuatan saus seperti saus
chogochujang, atau dijadikan saus perendam untuk barbekyu.

Figure 21 gochujang

2. Saus bulgogi
Saus bulgogi adalah salah satu saus marinasi untuk daging barbeku ala Korea.
Umumnya, orang Korea menggunakan saus bulgogi untuk merendam irisan daging
tipis. Bahan utama saus bulgogi yaitu soy sauce, biasanya ditambahkan gochujang
atau gochugaru agar pedas. Buah pir dan peach juga dicampur soy sauce agar rasa
saus lebih manis dan teksturnya kental.


Figure 22 sauce bulgogi

3. Saus pedas manis
Saus ini terbuat dari bawang putih yang di cicang dan di tumis bersama dengan cabai
kering dan ditambahkan dengan kecap asin, sirup jagung, mirin, dan cuka beras. Saus
ini biasanya dtambahkan pada olahan ayam spicy ala korea.

Figure 23 sauce pedas manis


F. Peralatan memasak dan peralatan hidang makanan Korea
a. Peralatan memasak
1. Dolsot
Mangkuk ini ada yang terbuat dari batu granit (Dolsot) atau dari tanah liat
(Ddukbegi). Berperan sebagai panci untuk memasak, ukuran mangkuk ini tidak
terlalu besar, hanya pas untuk sekitar 1-2 porsi Bibimbap (Korean Rice with Mixed
Veggie) atau Samgyetang (Ginseng Chicken Soup).

Figure 24 dolsot

2. BBQ pan untuk memasak bulgogi di atas kompor

Figure 25 bbq pan

3. Grill pan yang khas dengan bentuknya yang berlubang-lubang

Figure 26 grill pan

4. Wajan persegi untuk telur dadar gulung


Figure 27 wajan persegi

5. Panci khusus untuk membuat ramen

Figure 28 panci ramyeon

6. Sumpit untuk alat masak dan alat makan

Figure 29 sumpit

7. Jangdok, tempayan untuk fermentasi kimchi

Figure 30 jangdok


8. Korea ston bowl
Banyak semur dan sup Korea, seperti kimchi-jjigae, kimchi pedas, dan sup babi.
Sering disajikan dalam mangkuk gerabah yang tahan panas. Mangkuk ini disebut
ddukbaegi dalam bahasa Korea

Figure 31 korean ston bowl

9. Stainless steel mixing bowl
Makanan Korea biasanya dimasak dalam jumlah yang banyak. Itulah mengapa
dibutuhkan satu set mangkuk besar yang terbuat dari stainless steel. Mangkuk
tersebut dapat digunakan untuk mengasinkan daging untuk barbekyu, mencampur
mie japchae, membuat selada kimchi atau banchan, bersama dengan sejumlah
hidangan lainnya.

Figure 32 stainless steel bowl

10. Rice cooker
11. Wadah kimchi

Wadah kimchi yang rapat memungkinkan gas yang difermentasi keluar tanpa bau
apa pun yang merembes ke sisa barang yang didinginkan

Figure 33 wadah kimchi


12. Sarung tangan karet
Sarung tangan karet sangat cocok untuk hal-hal seperti membuat kimchi,
membersihkan makanan laut, dan menyembelih daging.

Figure 34 sarung tangan karet

13. Cobek korea, Mencacah, menghancurkan, memotong

Figure 35 cobek korea

14. Penggiling biji wijen
Korea terdapat penggiling biji wijen. Rasa pedas dari biji wijen adalah profil rasa
utama di banyak masakan Korea. Konsepnya mirip dengan penggiling merica: cukup
tambahkan biji wijen panggang utuh dan pecahkan di atas piring.

Figure 36 penggilingan biji wijen

15. Pengiris sayuran
Pengiris harus dimiliki untuk mengiris dan memotong sayuran untuk mie japchae,
topping bibimbap, gulungan kimbap, atau banchan, yang merupakan lauk pauk
Korea.

Figure 37 pengiris sayuran


b. Alat tata hidang
1. Shot Glass
Gelas berukuran kecil yang biasanya digunakan untuk tempat minum sekali
teguk seperti koktail dan soju.

Figure 38 shot glass

2. Mug
Tempat untuk menyeduh the dimana terbuat dari keramik

Figure 39 mug

3. Rice Bowl
Untuk tempat meletakkan nasi yang terbuat dari chinesware

Figure 40 rice bowl

4. Sendok dan sumpit

Figure 41 sendok dan sumpit


5. Pisau

Figure 42 pisau

6. Kompor sebagai tempat memasak hotpot dan lain-lainnya.

Figure 43 kompor

7. Panci

Figure 44 panci


G. Recipe makanan korea

- Appitezer
1. Tteokbokki
Makanan pembuka khas Korea yang paling nikmat pertama adalah Tteokbokki.
Makanan ini terbuat dari tepung beras yang dimasak dengan bumbu gochujang bercita
rasa pedas dan manis. Tteokbokki juga tidak hanya berisi kue beras saja, melainkan juga
berisi telur, sosis, dan fish cake.

Gambar 1 tteokbokki

Ingredients:

- Bahan kue beras (Tteok): 5 sdm tepung tapioka
6 sdm tepung beras 120 ml air mendidih
½ - 1 sdt garam
1 buah kombu kering
- Bahan saus gochujang (saus pedas): 2 siung bawang putih, cincang halus
3 teri kering ukuran sedang 150 gr gochujang
2 buah bawang bombai, iris ¼ sdm gochugaru bubuk cabai korea
15 gr odeng atau kue ikan Korea 2 butir telur rebus
1 sdm kecap asin 20 ml Minyak untuk menumis
2 batang daun bawang
2 sdm biji wijen sangrai


Cara membuat tteotobokki:

a. Pertama buat dulu tteok-nya. Sangrai tepung beras lalu campur dengan tepung
tapioka, dan garam. Tuang air panas sedikit demi sedikit, aduk kemudian ulenin
hingga adonan jadi. Bagi adonan jadi 5 bagian atau sesuai selera lalu pulung
adonannya.

b. Rebus tteok dalam air mendidih, masak hingga mengembang. Angkat kemudian
tuang dalam air dingin. Tiriskan dan dinginkan. Tteok siap digunakan.

c. Cara membuat saus gochujang, rebus dulu ikan teri, kombu, 1/4 bawang bombai,
bawang putih, dengan 3.5 gelas air sampai mendidih atau sekitar 15 hingga 45
menit. Semakin lama direbus, makin kaya juga rasa kaldunya.

d. Saring kaldu tering dan panaskan kembali dengan api sedang. Masukkan odeng,
masak sekitar 5 menit. Sambil menunggu, campur gochujang, gochugaru, dan
kecap asin dalam mangkuk kecil.

e. Panaskan minyak, masukkan tteok, masak sekitar lima menit sambil terus
dibalik. Tambahkan irisan bawang bombai dan bawang putih, masak hingga
lunak kurang lebih selama dua menit. Masukkan campuran saus gochujang, aduk
sesekali sampai semua tercampur dan tercium baunya.

f. Tambahkan kaldu ikan teri dan odeng ke dalam tteok yang sedang dimasak.
Didihkan dengan api kecil.

g. Aduk sesekali hingga kuah mengental dan tteok mulai empuk, kurang lebih lima
menit. Sebelum diangkat masukkan potongan daun bawang, masak sekitar 30
detik atau satu menit. Matikan apinya.

h. Tuang tteokbokki ke dalam piring saji. Tambahkan telur rebus yang sudah
dipotong jadi dua dan wijen sangrai.


2. Twigim

Twigim adalah gorengan khas Korea Selatan yang sangat populer. Seperti gorengan dari
negara lainnya, aneka bahan dibalut dengan tepung kemudian digoreng hingga renyah.
Dimana bahan-bahan yang digunakan ada sayuran, cumi-cumi, cabai hijau, hingga
mandu (pangsit). Biasanya twigim ditawarkan oleh penjual kaki lima di area pasar
tradisional, stasiun, tempat wisata, dan area turis di Korea Selatan.

Gambar 2 twigim

Ingredients for 6 portions:

Bahan-bahan yang digunakan bisa juga seafood, kentang dan lainnya.

150 g paprika kuning, potong bentuk korek api

150 g paprika hijau, potong bentuk korek api

350 g ubi merah, potong bentuk korek api

100 g wortel, potong bentuk korek api

500 ml Minyak sayur

Adonan tepung:

75 g tepung terigu serbaguna 200 g twigim garu (tepung saji ala korea)

½ sdt baking soda 275 ml air dingin


Cara membuat twigim:

a. Masukkan semua bahan, kecuali minyak, ke dalam adonan tepung, aduk rata.
b. Ambil 1 sdm adonan sayuran. Goreng di dalam minyak banyak dan panas

hingga kecokelatan dan garing, Angkat.
c. Tiriskan. Sajikan segera.


3. Mandu
Mandu merupakan hidangan berupa pangsit yang dibuat dari adonan tepung yang
berisikan daging berbumbu kemudian dikukus. Mandu juga biasanya disajikan dalam
jumlah banyak, sehingga sangat cocok dimakan bersama keluarga besar saat musim
dingin tiba.

Gambar 3 mandu

Ingredients: ¼ batang wortel
1 bungkus soun
Bahan isi ¼ siung bawang bombay
100 gr ayam giling 2 sdm saus tiram
1 cup kecil tauge 1 sachet lada putih halus
2 batang daun bawang
2 siung bawang putih
1 sdm garam
Bahan kulit:
300 gr tepung terigu
½ sdt garam
2/3 gelas air hangat


Cara membuat Mandu:
a. Cara membuat kulit mandu
b. Tambahkan dua cangkir tepung terigu ke dalam mangkuk.
c. Masukkan garam dan air panas sampai tercampur dengan tepung.
d. Lalu, campur rata menggunakan tangan.
e. Uleni adonan secara perlahan sampai cukup halus sekitar 4-5 menit.
f. Sampai adonan benar-benar menyatu dan tidak lengket di tangan atau tidak terlalu

kaku.
g. Selanjutnya, tutup adonan yang telah jadi dengan plastik bening.
h. Diamkan selama 30 menit agar adonan mengembang dan lembut.
i. Setelah itu, bagi adonan yang sudah jadi menjadi empat bagian dengan pisau.
j. Taburi masing-masing adonan dengan sedikit tepung terigu agar tidak lengket di

tangan.
k. Lalu, buat gabungan adonan pakai tangan.
l. Potong gulungan adonan tadi menjadi beberapa bagian sama panjang.
m. Kemudian, buatlah bulatan tipis dari potongan tadi menggunakan rolling pin.
n. Simpan dalam mangkuk dan tutup dengan plastik agar adonan pembungkus tidak

kering.
Cara membuat isian mandu:

a. Bersihkan sayuran, potong dadu wortel. Sisihkan.
b. Iris daun bawang dan bawang bombay, lalu cincang bawang putih. Sisihkan.
c. Campurkan ayam giling dengan 1/5 sdm garam, 1/5 sachet lada halus, dan 1 sdm

saus tiram.
d. Aduk rata dan diamkan selama 15 menit.
e. Tumis ayam giling yang sudah dibumbbui tanpa minyak hingga matang.
f. Lalu, masukkan wortel yang sudah dipotong dadu kecil, tauge, bawang putih

cincang, potongan daun bawang dan bawang bombay ke dalam mangkuk.
g. Setelah itu, campurkan bersama ayam cincang, soun, garam, gula, saus tiram dan

lada halus.
h. Aduk rata dan isian siap digunakan.
i. Tahap penyelesaian:

+ Masukkan isian mandu ke dalam kulit pangsit.
+ Gunakan air untuk merekatkan pinggiran kulit pangsit.


+ Oleskan minyak pada alat pengukur agar mandu tidak lengket dan mudah
diangkat.
+ Beri jarak saat meletakkan mandu di kukusan agar tidak saling menempel.
+ Mandu khas Korea siap dinikmati.


4. Pajeon
Pajeon atau pancake daun bawang ini merupakan sajian makanan yang dibuat dari
bahan dasar terigu dan daun bawang. Pajeon juga biasanya dikreasikan dengan isian
daging sapi, kerang, udang, hingga kimchi.

Gambar 4 pajeon

Ingredients: Bahan Saus Celup

75 gr tepung terigu 2 sendok makan cuka

2 sdm bubuk cabai 1 sendok makan kecap asin

1 butir telur 1 cabai merah yang sudah dicincang halus

1 siung baput yang sudah dihancurkan Gula secukupnya

1 sendok makan minyak

4 daun bawang

100 udang kecil yang sudah dimasak (optional)


Cara Membuat Resep Pancake Korea
a. Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu, bubuk cabai, dan garam ke

dalamnya.
b. Masukkan air, telur, dan bawang putih ke dalamnya. Aduk hingga tercampur

merata.
c. Beri celah/lubang di tengah adonan dan masukkan air ke bagian tersebut. Aduk

hingga tercampur merata.
d. Siapkan wajan, letakkan di atas kompor, tuangkan minyak, nyalakan api, dan

panaskan.
e. Masukkan daun bawang ke dalamnya, lalu tumis hingga layu.
f. Masukkan udang, lalu tuang adonan pancake ke dalam wajan. Aduk.
g. Masak adonan selama 3 hingga 4 menit sampai berubah warna menjadi coklat

keemasan.
h. Jika sudah, maka baliklah adonan di sisi lainnya dan masak selama 3-4 menit

hingga matang.
i. Angkat dan tiriskan pancake yang sudah matang, lalu sajikan di atas kompor.
j. Waktunya membuat saus celup. Siapkan mangkuk kecil/wadah, masukkan

cuka, kecap asin, cabai merah, dan gula. Aduk hingga tercampur merata.
k. Iris-iris pancake dan pancake korea siap disantap dengan saus celup.


5. Korean spicy chicken
Kelezatan ayam goreng yang dibalut dengan pedasnya saus merah asal Korea memang
sangat menggoda selera. Korean spicy chicken ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi
para pecinta kuliner ayam.

Gambar 5 korean spicy chicken

Ingredients 4 portions: Saus:
500 gr Daging ayam tanpa tulang 3 siung Bawang putih, cincang
1 sdt Garam ¼ Bawang bombay, cincang
½ sdt Lada bubuk 1 cm Jahe, haluskan
50 grTepung terigu serbaguna 2 sdm Saus tomat
100 grTepung maizena 5 sdm Saus sambal
Minyak goreng - secukupnya 1 sdm Saus tiram
Wijen sangrai – secukupnya 3 sdm Madu
1 sdt Minyak wijen
1 sdt Air jeruk nipis


Cara membuat Korean Spaicy Chicken:
a. Cuci bersih ayam, potong sesuai selera, keringkan dengan tisu serap minyak

atau lap bersih. Kemudian marinasi ayam, lumuri dengan garam dan lada.
Diamkan di kulkas 20 menit.
b. Balut ayam yang sudah dimarinasi dengan campuran tepung terigu dan
maizena, aduk rata hingga seluruh ayam terbalut tepung.
c. Goreng ayam hingga matang keemasan, tiriskan.
d. Saus: Campur semua bahan saus kecuali bawang putih, bawang bombay dan
jahe. Tumis bawang putih, bawang bombay dan jahe hingga harum.
Masukkan campuran saus tomat, saus sambal, saus tiram, madu dan minyak
wijen. Masak hingga saus meletup-letup. Tambahkan air jeruk nipis aduk rata.
e. Campurkan ayam goreng ke dalam saus, aduk sampai semua bumbu rata
melumuri ayam.
f. Setelah matang, taburi dengan wijen sangrai,
TIPS:
Agar ayam renyah, goreng ayam dua kali. Pertama masak ayam dengan api
sedang kecil hingga tepung mulai kuning. Angkat dan diamkan 5 menit. Lalu
goreng kembali hingga matang dengan minyak yang sudah panas dengan api
sedang sedikit lebih besar.


6. Gamjajorim
Sajian yang satu ini berbahan kentang yang dijadikan sebagai banchan atau lauk.
Gamjajorim memiliki cita rasa manis dan asin, sehingga cukup nikmat jika disantap
sebagai menu pembuka saat musim dingin.

Gambar 6 gamjajorim

Ingredients: 1 sdm Wijen Putih
½ kg Kentang Kecil/ baby potato

¼ potong Bawang Bombay 1 siung Bawang Putih (cicang halus)

4 sdm Kecap Manis 1 sdt Minyak Wijen

1 sdt Kecap Ikan ¼ sdt Lada Bubuk

1 sdt Gula Pasir ½ sdt Garam

500 ml Air

Cara membuat Gamjajorim:

a. Rebus kentang hingga lunak empuk +- 20 menit (tergantung besar kecilnya
kentang), tiriskan dan kupas kulitnya, sisihkan.

b. Tumis bawang bombay dan bawang putih, masukkan kentang dan wijen.
c. Tambahkan minyak wijen, kecap manis, kecap ikan, dan sedikit air. Masak

sebentar. Tambahkan lada, garam, dan gula pasir. Masak sampai set, tes rasa, lalu
angkat dan sajikan.


- Soup
1. Sundubu Jigae

Sup ini dinamakan sundubu jigae atau sup tahu pedas khas Korea. Makanan Korea
tersebut tentu saja terbuat dari tahu lembut (ditambah dengan sayuran dan kuah
pedas). Kamu juga bisa menambahkan daging, seafood, dan telur di atas sup pedas
ini untuk membuatnya terasa semakin fancy dan lezat.

Gambar 7 sundubu jigae

Ingredients:

Bahan A:

1 pack tahu halus 2 sdm daging cincang

1 butir telur 1 buah daun bawang, potong kecil2

150 ml air

Bumbu:

1 sdm minyak goreng 1 sdm minyak wijen

1 bh daun bawang besar, potong kecil-kecil ½ ptg b. ombay, cincang halus

4 siung bawang putih, cincang halus ½ sdm gula

½ sdt garam 2 sdm bubuk cabe Korea

2 sdt kecap asin


Click to View FlipBook Version