The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Maz Wardiyono, 2022-02-14 20:03:57

DASAR-DASAR PERHOTELAN

Pembelajaran Siswa

Keywords: hotel

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Setiap usaha yang terkait dengan pelayanan jasa seperti hotel,
restoran/catering, pusat kebugaran dan pelayanan jasa lainnya adalah
usaha yang tidak hanya menampilkan mutu, cita rasa masakan atau
kenyamanan saja akan tetapi factor yang sangat penting adalah
menyangkut kepastian atau jaminan kebersihan untuk Kesehatan dan
keamanan sesuai dengan tujuan tamu yang ingin menikmati fasilitas
tersebut.
Apa yang ada di dalam pikiran kalian setelah melihat dua gambar dengan
kondisi yang berbeda di bawah ini.

Gambar 2.1. Proses memasak Gambar 2.2. Kondisi tempat kerja
Sumber: https://thumbs.dreamstime.com/b/cozinha-suja- Sumber: https://rmc-indonesia.com/wp-
velha-do-restaurante-7125782.jpg content/uploads/2019/09/kebersihanruangkerja.jpg

Deskripsikan kedua gambar tersebut sesuai dengan pemahaman kalian.

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 38

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Kata Kunci

Sanitasi, hygiene, keselamatan kerja, keamanan kerja, lingkungan

Aktifitas Pembelajaran Siswa

2. Kebersihan (Cleanliness), Kesehatan (Health), Keamanan
(Safety), Lingkungan (Environmental Sustainability)

2.1. Sanitasi
2.1.1. Pengertian sanitasi
Sanitasi adalah suatu usaha pencegahan penyakit (preventive) yang
menitikberatkan kegiatannya kepada usaha-usaha kesehatan lingkungan
manusia.
Ruang lingkup sanitasi meliputi beberapa aspek yaitu:
a. Penyediaan air bersih/air minum (water supply)
b. Pengolahan sampah (refuse disposal)
c. Pengolahan makanan dan minuman (food sanitation)
d. Pengawasan/pengendalian serangga dan binatang pengerat (insect

and rodent control)
e. Kesehatan dan keselamatan kerja

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 39

Dasar-Dasar Perhotelan 1

2.1.2. Manfaat sanitasi di tempat kerja
Beberapa manfaat dapat kita rasakan apabila kita menjaga sanitasi di
lingkungan kita, diantaranya adalah:
a. Mencegah penyakit menular
b. Mencegah kecelakaan
c. Mencegah timbulnya bau yang tidak sedap
d. Menghindari pencemaran lingkungan
e. Mengurangi jumlah (presentase) sakit
f. Lingkungan menjadi bersih, sehat dan

2.1.3. Jenis bahan pembersih dan bahan saniter
Bahan Saniter adalah bahan kimia yang digunakan untuk merusak atau
mengaktifkan bakteri yang terdapat pada semua permukaan peralatan
makan yang kontak dengan makanan dan minuman. Sedang bahan
kimia pembersih adalah bahan kimia yang digunakan untuk
menghilangkan sisa-sisa makanan, kotoran, debu, bahan-bahan asing
atau bahan pengotor lainnya.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan
proses pembersihan?

Apa bedanya dengan proses pensanitasian?

Pembersihan adalah: proses untuk menciptakan bersih terhadap
sesuatu, bebas dari pengotor fisik dan kelihatan menyenangkan.
Pensanitasian berarti bebas dari penyakit yang disebabkan oleh
mikroorganisme dan bahan pencemar lainnya.

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 40

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Aktifitas 1. Berikan contoh proses pembersihan dan pensanitasian

sesuai dengan bidang pekerjaan yang kalian impikan, tuliskan pada LK

3.1 di bawah ini

No Proses Pembersihan Proses Pensanitasian

Untuk melakukan pembersihan dan pensanitasian kita perlu memilih
berbagai bahan pembersih dan bahan saniter yang cocok digunakan
sesuai dengan fungsi dan aspek efisiennya.

Aktifitas 2. Silahkan kalian jelaskan fungsi dari bahan pembersih yang

ada pada LK 3.2 di bawah ini

No Jenis bahan Fungsi
pembersih

Air

Sabun

Pengkilap

Abrasive

Detergen

Pelarut

Asam

Alkali

Enzyme

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 41

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Gambar 2.3. bahan saniter Gambar 2.4. bahan pembersih
Sumber:
Sumber: https://id-test- https://cf.shopee.co.id/file/a5463c037ca2f6ad51d33338e24854ac
11.slatic.net/p/ba662ecfcbf7aef7d1c62d5919b5d88a.jpg_220
0x2200q80.jpg_.webp

Aktifitas 3. Untuk memperdalam pemahaman kalian terhadap materi

sanitasi, carilah kemasan bahan pembersih dan bahan saniter

selanjutnya amati dan jelaskan informasi apa saja yang tercantum

dalam dua kemasan tersebut pada LK 3.3 di bawah ini

Bahan pembersih Penjelasan

Bahan saniter Penjelasan

2.1.4. Jenis mikro organisme
Mikroba atau Mikroorganisme adalah sesuatu yang ada disekitar kita
yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata, misalnya: debu (dust).
Mikroba hidup di segala tempat, tumbuh dan berkembang sesuai
dengan kondisi lingkungan yang diinginkan.
Mikroba terbagi dalam 3 (tiga) kelompok:

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 42

Dasar-Dasar Perhotelan 1

a. Useful microbes (Mikroba/mikro-organisme yang diperlukan, misalnya
untuk membuat yoghurt, keju, wine, beer, atau roti)

b. Pathogenic microbes (Mikroba yang dapat mengakibatkan batuk atau
sakit perut, keracunan misalnya cholera, dysentery dan typhoid)

c. Spoilage microbes (Mikroba ini pada umumnya membuat makanan
tidak layak untuk di konsumsi karena sudah berubah bentuk, bau,
dan rasa makanan, misalnya daging menjadi berwarna hijau, roti
berjamur, buah yang cepat matang atau buah/sayur berwarna
coklat)

Aktifitas 4. Untuk lebih memahami tentang kelompok mikroorganisme,

carilah 3 contoh gambar dan berilah penjelasannya dengan menuliskan

pada LK 3.4. di bawah ini.

No Kelompok penjelasan Contoh makanan
Mikroorganisme

2.2. Hygiene
2.2.1. Pengertian hygiene
Hygiene adalah usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan
kegiatannya kepada usaha kesehatan individu maupun usaha
kesehatan pribadi hidup manusia
2.2.2. Manfaat hygiene di tempat kerja
Manfaat Hygiene di tempat kerja meliputi:

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 43

Dasar-Dasar Perhotelan 1

a. Hidup lebih disiplin dalam kerja dan hasil
b. Selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan
c. Hidup sehat dan lebih percaya diri
d. Hidup penuh arti untuk orang lain
e. Membuat nyaman dan aman

2.2.3. Personal hygiene

Gambar 2.5. Tanda smoking area Jangan membahayakan Kesehatan
Sumber: orang lain atau diri anda sendiri.
https://s3.bukalapak.com/img/3938310676/large/Ready Laporkan segera jika anda terjangkit
_Rambu_Dilarang_Merokok_No_Smoking_Area_20cm_x
_40cm.png atau terinfeksi suatu penyakit
supaya Supervisor anda akan
mempertimbangkan apakah anda
tetap melakukan pekerjaan atau

tidak

Personal hygiene merupakan faktor yang sangat penting karena diri kita
merupakan penghantar penyakit dan juga penyebab penyakit. yang
berasal dari makanan
Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan
penampilan pribadi anda adalah:
a. Mandi setiap hari, Mandi setiap hari dan memakai wewangian yang

tepat merupakan cara yang terbaik untuk mengatasinya.
b. Rambut bersih dan rapih, Panjang rambut sebaiknya sebatas

panjang wajah atau rambut panjang diikat atau memakai topi.
c. Perhiasan, menggunakan perhiasan seperlunya. Rias wajah dengan

sederhana dan lembut, memiliki kuku yang bersih dan pendek
tanpa cat kuku

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 44

Dasar-Dasar Perhotelan 1

d. Infeksi dan Penyakit, hindari kontak langsung dengan darah atau

cairan tubuh lain yang tertinggal di permukaan.

e. Pakaian Kerja

Pakaian kerja kalian

harus rapi, bersih dan

memebrikan kesan yang

baik kepada tamu.

Setelah ganti pakaian

kerja simpan di locker

Gambar 2.6. Pakaian Kerja karyawan hotel yang telah disediakan.
Sumber:
https://lh3.googleusercontent.com/proxy/0D4IfiJo2oLm_3mq_S

UkPjfaOy8gXgacJlF5c3M1xURzlEqqo4g2Y5kovvjk0B-
9sgKB14M7_wQSizvYQyltL7aN9Nj1siPRuodhD_Sb3yGSdLQZ9dH
8YnMrPCg8c5KYzXdKbGn-jOw_9jGE

f. Gigi bersih, Pastikan gigi dalam kondisi yang sehat Gosoklah gigi

kalian minimal 3 (tiga) x sehari dan bila memungkinkan periksa gigi

anda pada klinik tempat anda bekerja setiap 6 (enam) bulan.

g. Sepatu yang cocok nyaman

adalah yang tidak mudah

tergelincir, tidak licin, empuk,

kuat sehingga dapt melindungi

kaki dari benda berat yang

jatuh. Ganti stocking Gambar 2.7. bentuk sepatu kerja
atau kaos kaki setiap hari. Sumber:
https://www.wikihow.com/images_en/thumb/a/a7/Walk-in-
High-Heels-Step-15-Version-6.jpg/v4-1200px-Walk-in-High-
Heels-Step-15-Version-6.jpg

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 45

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Aktifitas 5. Untuk memperdalam pemahaman kalian terhadap materi
personal hygiene amati dan jelaskan personal grooming yang ada pada
tayangan video di bawah ini.

Gambar 2.8. Video Personal hygieme
Sumber: https://youtu.be/LSNOTk55CNE

Selanjutnya tulislah hasil pengamatan kalian tentang personal hygieme

pada LK 3.5. di bawah ini.

No Departemen Pria Wanita

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 46

Dasar-Dasar Perhotelan 1

2.3. Keselamatan Kerja

Gambar: 2.9. Keselamatan kerja
Sumber: https://www.safetyshoe.com/wp-content/uploads/2016/09/penyebab-kecelakaan-kerja-di-pabrik.jpg

Apa yang ada dipikiran kalian
ketika melihat gambar di atas?

2.3.1. Pengertian keselamatan kerja
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (W.J.S Poerwadarminta):
Selamat: Terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak
kurang suatu apapun. Sedangkan Keselamatan: Keadaan/ perihal
Terhindar dari bahaya, tidak mendapat gangguan, sehat tidak kurang
suatu apapun.

2.3.2. Manfaat keselamatan kerja
Manfaat keselamatan dan kesehatan kerja adalah:
a. Mengantisipasi keberadaan faktor penyebab bahaya dan melakukan

pencegahan sebelumnya.
b. Memahami jenis-jenis bahaya yang ada di tempat kerja

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 47

Dasar-Dasar Perhotelan 1

c. Mengevaluasi tingkat bahaya di tempat kerja
d. Mengendalikan terjadinya bahaya atau komplikasi.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam melaksanakan Keselamatan
adalah:

Gambar: 2.10. Potensi bahaya
Sumber: https://i0.wp.com/image.slidesharecdn.com/potensibahayafisik-
171012102458/95/potensi-bahaya-fisik-5-638.jpg?cb=1507805061?resize=91,91

Kewajiban yang harus diperhatikan para pekerja adalah bekerja
dengan cara memastikan keselamatan pribadi, dan keselamatan orang
lain, termasuk rekan dan/atau pelanggan yaitu
a. Menggunakan peralatan keselamatan sesuai dengan instruksi

pabrik dan petunjuk/pelatihan karyawan
b. Menggunakan semua peralatan keselamatan kapan dan di mana

diperlukan sesuai dengan instruksi kerja
c. Memperhatikan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, yang

sesuai dengan persyaratan

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 48

Dasar-Dasar Perhotelan 1

2.3.3. Bekerja dengan aman

Sudah amankah
pekerja itu membersihkan
kaca gedung bertingkat?

Gambar:2.11. Keamanan kerja
Sumber: https://hes.co.id/an-component/media/upload-
gambar-artikel/HAN_57733.jpgperhatian-
dalam.html&psig=AOvVaw29OKnVqBEFROJ0227CAkQR&u
st=1623053542298000&source=images&cd=vfe&ved=0C
AMQjB1qFwoTCIiGy_bHgvECFQAAAAAdAAAAABAD

a. Utamakan Keamanan
Jadikanlah keamanan kerja sebagai prioritas utama.

b. Bahaya di Tempat Kerja, bahan pembersih kimia sangat mungkin
menimbulkan resiko begitu pula dengan peralatan mesin. Sebaik
apapun peralatan itu dirawat kemungkinan yang tidak diinginkan bisa
saja terjadi. Beberap bahaya di tempat kerja terjadi pada situasi
normal dan pada situasi sibuk.

c. Jangan Berasumsi, Bila kalian melihat hal-hal yang membahayakan
jangan berasumsi bahwa teman kalian akan melihatnya juga. Artinya
kalian tidak dapat berharap orang lain untuk mencegahnya.

d. Gunakan Tanda Keamanan
Tempatkan tanda peringatan di
bagian depan atau tempatkan
penghalang keamanan untuk
mencegah orang lain untuk melalui
area yang berbahaya.

Gambar: 2.12. tanda keamanan
Sumber: https://cerdika.com/wp-
content/uploads/2020/01/Simbol-Keselamatan-
Kerja-di-Laboratorium-compressed.jpg

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 49

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Menangani Kecelakaan
• Ayo belajar cara melakukan

Pertolongan Pertama pada
Kecelakan (P3K)
• Perlukah kalian mempelajarinya?
• Kapan kalian melakukan
Pertolongan Pertama pada
Kecelakan (P3K)?

Gambar: 2.13. P3K di tempat kerja
Sumber:
https://i0.wp.com/mawisaranasamawi.com/wp
-content/uploads/2019/06/P3K-di-Area-
Kerja.jpg?resize=640%2C1003&ssl=1

Memanggil Ambulance

• Gunakan telpon terdekat untuk menghubungi nomor 999
• Sampaikan layanan yang kalian inginkan: ambulance, pemadam

kebakaran atau polisi
• Jika layanan terjawab berikan nomor telpon yang kalian gunakan

sehingga operator dapat menghubungi kalian Kembali bila
diperlukan
• Sampaikan lokasi kecelakaan, apa yang terjadi, jumlah korban

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 50

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Menangani Kebakaran
Kalian harus memahami dan mengetahui penyebab terjadinya
kebakaran dan bagaimana cara mengatasi kebakaran tersebut.

Gambar: 2.14. Fire extinguiser
Sumber: https://3.bp.blogspot.com/-
Sqf8dGiivzc/XLnrBB0_JII/AAAAAAAAIII/xD70_o3A1t8mo5kQMt9hHuq3i1KiAti_gCLcBGAs/s1600/Tipe%2BAPAR.jpg

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 51

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Aktifitas 6. Untuk memperdalam pemahaman terhadap materi

keselamatan kerja amati dan jelaskan 8 gambar pada LK 3.6. di

bawah ini.

Workplace Type of Caution Solution
Hazard Accident

Sumber: http://3.bp.blogspot.com/-
wbbIBNq0ILA/UUILi45iQmI/AAAAAAAAPZ0/RFGY
DTbvLS8/s1600/kecelakaan+kerja.jpgjpg&w=60
0&h=320&a=t&zc=0&q=80

Sumber:
https://cache.jpnn.com/timthumb.php?src=ht
tps://photo.jpnn.com//picture/normal/201308
29_204740/204740_394160_kesandung.jpg&
w=600&h=320&a=t&zc=0&q=80

Sumber: https://surabayastory.com/wp-
content/uploads/2019/05/Cara-Mudik-Aman-
dengan-Sepeda-Motor.jpg

Sumber: https://www.safetyshoe.com/wp-
content/uploads/2016/09/penyebab-
kecelakaan-kerja-di-pabrik.jpg

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 52

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Workplace Type of Caution Solution
Hazard Accident

Sumber:
https://i.ytimg.com/vi/bE6fBjTz5Gs/maxresdefaul
t.jpg

Sumber:
https://www.jakmall.com/blog/content/images/2
019/05/Jakmall_Apr2019_Article14_Penyebab-
Colokan-Listrik-Terbakar-min--1-.jpg

Sumber: https://cdn-
2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/bahan
-kimia-di-rumah.jpg

Sumber: https://encrypted-
tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTkCp_n6
H0Ufcta1DNRlNp_g23OZo0AmtXMyw&usqp=CAU

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 53

Dasar-Dasar Perhotelan 1

2.4. Lingkungan (Environmental Sustainability)
Kalian dapat terlibat langsung
dalam pembersihan
lingkungan dan penanaman
pohon penghijauan
lingkungan sekitar tempat
kerja atau tempat tinggal.

Gambar: 2.15 Penanaman pohon
Sumber: https://nusacaraka.com/wp-content/uploads/2019/03/planting-
trees-300x199.jpg

2.4.1. Pengertian ketertiban, kebersihan dan keindahan
Ketertiban
Ketertiban adalah kondisi dinamis yang menimbulkan keserasian,
keselarasan dan keseimbangan dalam tata hidup Bersama sebagai
makhluk social yang meliputi:
a. Membuat tata tetib.
b. Mengusahakan adanya sarana prasarana
c. Mengawasi pelaksanaan tata tertib
Kebersihan
Kebersihan adalah suasana bersih, sehat dan segar yang terasa dan
tampak di seluruh ruangan kerja bahkan susasana lahir batin seluruh
karyawan yang meliputi:
a. Penyediaan kamar mandi/WC yang memadai
b. Penyediaan air bersih yang cukup
c. Penyediaan peralatan kebersihan
d. Pemeliharaan saluran air atau selokan secara teratur

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 54

Dasar-Dasar Perhotelan 1

e. Pemeliharan seluruh bagian ruangan agar terbebas dari kotoran,
debu dan coretan

f. Pengaturan ventilasi dan pencahayaan
g. Melaksanakan kerja bakti secara rutin

keindahan
Keindahan adalah suasana lingkungan yang baik, menyangkut tata ruang
maupun halaman yang menimbulkan rasa indah bagi yang melihatnya.

Gambar: 2.16. Sapta Pesona

Sumber: https://image.slidesharecdn.com/saptapesona-140128063031-phpapp01/95/sapta-pesona-1-

638.jpg?cb=1390890648

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 55

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Aktifitas 7. Carilah contoh gambar Sapta Pesona, berilah penjelasan

dan tuliskan pada LK. 3.7. di bawah ini.

Gambar Sapta Pesona Penjelasan

1. Aman Setiap tamu yang menginap di hotel akan
dilakukan body checking untuk menjaga
keamanan Bersama.

Sumber:
https://infopublik.id/assets/upload/headline//20180219010944.jpg

2. Tertib
3. Bersih
4. Sejuk
5. Indah
6. Ramah
7. Kenangan

2.4.2. Pengertian dan Batasan lingkungan hidup
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lingkungan
Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan
makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi
alam itu sendiri, kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan
manusia serta mahluk hidup lainnya.

2.4.3. Dampak Pencemaran lingkungan hidup
Berdasarkan uraian di atas bahwa lingkungan hidup terdiri dari beberapa
unsur diantaranya yaitu:

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 56

Dasar-Dasar Perhotelan 1

a. Penggunaan energi, Kebutuhan dasar energi bagi manusia dapat
dipenuhi oleh makanan, sinar matahari dan panas.
Eksploitasi dan pemakaian sumber energi dari alam untuk memenuhi
kebutuhan manusia selalu menimbulkan dampak terhadap
lingkungan:
• Dampak terhadap udara dan iklim, pembakaran sumber energi
minyak bumi akan melepaskan gas-gas yang menyebabkan
pencemaran udara seperti hujan asam dan pemanasan global.
• Dampak terhadap perairan, misalnya bocornya tanker yang
mengakibatkan tumpahnya minya di laut yng menyebabkan
pencemaran perairan.

b. Sampah
Menurut PP 27 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik.
Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses
alam yang berbentuk padat. Berdasarkan asalnya sampah padat
dapat digolongkan sebagai berikut:
• Sampah Organik, terdiri atas bahan-bahan penyusun tumbuhan
dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan
pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini mudah
diuraikan dalam proses alami.
• Sampah anorganik, berasal dari sumber tidak terbarui seperti
mineral dan minyak bumi atau dari proses industry seperti plastik
dan aluminium yang sebagian hanya dapat diuraikan dalam
waktu yang lama misalnya botol plastik, gelas plasti, tas platik
dan lain-lain.

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 57

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Pengelolaan Sampah
a. Sampah organic, digunakan sebagai makanan ternak, digunakan

sebagai bahan komposit, digunakan sebagai bahan pembuatan
biogas
b. Sampah anorganik, di jual ke pasar loak dan di daur ulang
Dampak Sampah terhadap Manusia dan Lingkungan
a. Dampak terhadap Kesehatan, Lokasi dan pengelolaan sampah
yang kurang memadai merupakan tempat yang cocok bagi
organisme dan menarik barbagai binatang
b. Dampak terhadap lingkungan, beberapa species akan lenyap dan
dapat menimbulkan bau kurang sedap, rendahnya tingkat
Kesehatan masyarakat
c. Menyebabkan banjir

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 58

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Aktifitas 8. Ayo cermati gambar pencemaran lingkungan hidup dan

tuliskan pendapat kalian pada LK 3.8. di bawah ini

Pencemaran Penjelasan
Lingkungan hidup

Sumber: https://encrypted-
tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTDmO7OxUaUFue
2jLBRT6htE9ji4-NBEfEBQA&usqp=CAU

Sumber: https://3.bp.blogspot.com/-
cQr4_n1gfAs/VyI08vEEpVI/AAAAAAAAJmI/5bVHbRk6r5gLNW
Nxy6xhT6fZLkurjlqCQCLcB/s1600/pencemaran%2Bair.jpg

Sumber:
https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/600x400/news/201
8/11/715f44f146b91230fe707732e235dd9b.jpg

Sumber: https://encrypted-
tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSVKVYV97osAsIqxFZ
FBV3f2viF6_3NNk2cHpC3NOse9rSMYgmCcA5DsaQ_RB76QvD
-b_Y&usqp=CAU

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 59

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Refleksi

Setelah mempelajari materi tentang Kebersihan (Cleanliness), Kesehatan
(Health) meliputi pentingnya sanitasi dan hygiene, Keamanan (Safety)
meliputi keselamatan kerja, bekerja dengan aman, Keamanan (Safety)
dan Lingkungan (Environmental Sustainability), silahkan kalian melakukan
penilaian pada diri apakah kalian sudah menguasai materi tersebut.

Capaian Tujuan Nilai
Pembelajaran Pembelajaran 4321

Kebersihan 3.1. Apakah saya sudah mampu
(Cleanliness), menjelaskan pengertian
Kesehatan (Health) , bisnis sanitasi
Keamanan (Safety),
Keamanan (Safety) 3.2. Apakah saya sudah mampu
dan Lingkungan menjelaskan Manfaat
(Environmental sanitasi di tempat kerja
Sustainability)
3.3. Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Jenis bahan
pembersih dan bahan
saniter

3.4. Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Jenis mikro
organisme

3.5. Apakah saya sudah mampu

menjelaskan Pengertian
hygiene

3.6. Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Manfaat
hygiene

3.7. Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Personal
hygiene

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 60

Dasar-Dasar Perhotelan 1 3.8. Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Pengertian
Tabel 2.1. Refleksi Bab II keselamatan kerja

3.9. Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Manfaat
keselamatan kerja

3.10.Apakah saya sudah mampu

menjelaskan Bekerja
dengan aman

3.11.Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Pengertian
ketertiban, kebersihan dan
keindahan

3.12.Apakah saya sudah mampu
menjelaskan pengertian
dan Batasan lingkungan
hidup

3.13.Apakah saya sudah mampu
menjelaskan Dampak
Pencemaran lingkungan
hidup

Keterangan: Tidak memuaskan, karena:
Penguasaan 1 sub capaian pembelajaran
Nilai 1

Nilai 2 Kurang memuaskan, karena:
Penguasaan 3 sub capai pembelajaran

Nilai 3 Memuaskan, karena:
Penguasaan 5 sub capaian pembelajaran

Nilai 4 Sangat memuaskan, karena:
Penguasaan seluruh sub capaian pembelajaran

Tabel 2.2. Keterangan Penilaian Refleksi diri bab II

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 61

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Asesmen

Penilaian sikap

a. Teknik penilaian : Pengamatan
b. Waktu penilaian : Proses
c. Instrumen penilaian:

No Nama Siswa Aspek yang Dinilai NA

Percaya diri Disiplin Mandir Kritis
i

1

2

3

4
Dst

Keterangan Nilai

Petunjuk: Nilai akhir ini diambil dari nilai
Lembaran ini diisi oleh pendidik modus (nilai yang sering muncul)
untuk menilai sikap peserta didik. Catatan:
Berilah tanda angka pada kolom skor
sesuai sikap yang ditampilkan oleh ……….., ..........................
peserta didik, dengan kriteria sebagai Pendidik
berikut:
4 = selalu, apabila selalu melakukan (.................................)

sesuai pernyataan
3= sering, apabila sering melakukan

sesuai pernyataan dan kadang-
kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-
kadang melakukan dan sering
tidak melakukan
1= tidak pernah, apabila tidak
pernah melakukan

Tabel 2.3. Instrumen Penilaian Sikap

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 62

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Penilaian tugas

a. Teknik penilaian : Pengamatan
b. Waktu penilaian : Proses
c. Penugasan

Tugas:
1. Kalian akan dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang), tentukan

ruang kelas/ruang praktek yang akan di observasi.
2. Setiap kelompok mengobservasi fasilitas ruang praktek di sekolah,

kemudian gambarkan kondisinya.
3. Apakah ruang tersebut sudah memenuhi persyaratan yang ada

pada format observasii bawah ini?
4. Buatlah materi presentasi dengan jelas dan semenarik mungkin,

materi bisa dalam bentuk paparan singkat, gambar, tabel, video
atau yang lainnya.
5. Tentukan siapa ketua kelompoknya, moderator dan notulennya.

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 63

Dasar-Dasar Perhotelan 1

FORMAT OBSERVASI KESELAMATAN KERJA

Nama Kelompok : ………………….
Nama Ruang : ………………….
Hari/ tanggal : ………………….

No Kriteria Kondisi riel Solusi
1 Penerangan/pencahayaan

ruang praktek
2 Tersedia sarana listrik (stop

kontak, dll)
3 Lay out sesuai dengan fungsi

ruang praktek
4 Tersedia sarana kebersihan

5 Tersedia sarana P3K
6 Tersedia petunjukpenggunaan

dan pemeliharaan peralatan
praktek
7 Tersedia tempat penyimpanan
peralatan praktek
8 Tersedia ventilasi/AC/kipas
angin
9 Kondisi pengamanan ruang
praktek (pintu, jendela)
10 Tersedia jadwal piket
kebersihan ruang praktek

Tabel 2.4. Instrumen Penilaian tugas

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 64

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Instrumen Penilaian

Nama Kelompok : ........................................................

Kelas : ........................................................

No Aspek Skor (1-5) 1
5432
1 Perencanaan
a. Persiapan Nilai
b. Rumusan Judul

2 Pelaksanaan
a. Sistematika
b. Keakuratan Sumber Data
c. Ketepatan Sumber Data
d. Analisis Data
e. Penarikan Kesimpulan

3 Laporan
a. Performa
b. Presentasi/Penguasaan
Total Skor
Keterangan

Keterangan penilaian:
1 = sangat tidak baik
2 = tidak baik
3 = cukup baik
4 = Baik
5 = Sangat baik

Catatan

Pendidik
(...................................)

Tabel 2.5. Instrumen Penilaian tugas

Formatif

Materi: Kebersihan (Cleanliness), Kesehatan (Health) , Keamanan
(Safety), Keamanan (Safety) dan Lingkungan (Environmental
Sustainability). Kalian diminta membuka link QUIZEZZ untuk
mengerjakan soal formatif dengan arahan dan waktu yang ditentukan
oleh guru.

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 65

Dasar-Dasar Perhotelan 1

F. Pengayaan

a. Upaya untuk memperdalam pemahaman tentang Kebersihan
(Cleanliness), Kesehatan (Health), Keamanan (Safety), Keamanan
(Safety) dan Lingkungan (Environmental Sustainability)., Kalian
diminta untuk mengamati video di bawah ini.

b. Buatlah resume dari tayangan video yang telah kalian amati
dalam bentuk PPT dan presentasikan di hadapan guru dan teman
kalian

Gambar: 2.17. Video Pengayaan bab II
Sumber: https://youtu.be/jeiS7Q8Aues

BAB II_KEBERSIHAN, KESEHATAN, KEAMANAN, LINGKUNGAN 66

63

Dasar-Dasar Perhotelan 1

A. Apersepsi

Beragam jenis industri pariwisata yang semakin tumbuh
berdampak pada meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara
yang berkunjung ke Indonesia dan akan memberikan dampak
positif terhadap perekonomian Indonesia. Ekonomi kerakyatan
akan tumbuh lebih pesat ketika sektor pariwisata berkembang.
Perkembangan pariwista di Indonesia dipengaruhi oleh beragam
budaya yang ada di setiap daerah dengan karakteristik dan
keunikannya masing-masing.

Gambar 3.1 Pariwisata di Indonesia
Sumber : https://images.solopos.com/2017/02/Kalender-Event-Pariwisata-Nasional-Kemenpar.jpg

Apa yang ada di pikiran kalian ketika melihat gambar 3.1?
deskripsikan gambar tersebut sesuai dengan pemahaman kalian.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 64

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Kata Kunci

Sejarah, Ciri-ciri, Unsur-unsur, Organisasi, Manfaat, dampak, Modal
dasar pengembangan, Hubungan pariwisata dengan industry lain,
Sarana dan prasarana pariwisata

Aktifitas Pembelajaran Siswa

3.1. Mencari informasi pada industri pariwisata.
3.1.1. Sejarah Pariwisata di Dunia

Pada awalnya pariwisata hanya dapat dilakukan oleh orang kaya
yang memiliki banyak uang. Pada saat itu sudah ada objek wisata
Colisseum/Forum di Romawi, di kota Dephine yang terkenal dengan
objek air panas dan Balae. Di Yunani juga sudah dibangun resort di
luar kota dan sepanjang pinggiran pantai untuk berwisata, di Italia
juga dibangun sistem jalan batu untuk perdagangan dan sarana
perjalanan untuk pasukan perang.
Tahun 982 M orang Norwegia yang merupakan orang Eropa pertama
mengunjungi Amerika utara. Tahun 1275 M Marcopolo melakukan
perjalanan melintasi gurun Gobi menuju kota terlarang Peiping dan
Kembali ke Venice.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 65

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Penemuan benua Eropa di tahun 1492 M ditandai dengan mulainya
ekspedisi Coulumbus mengeksplorasi ke benua Timur dan dunia baru
Eropa. Pada abad ke 18 James Cook berhasil memetakan Samudera
pasifik, memasukkan Australia dan Selandia baru. Tahun 1947 John
Cabot mengikuti jejak Columbus mengeksplorasi dunia lautan dan
menemukan daratan di Amerika utara.
Kereta kuda merupakan alat transportasi yang dominan bagi
masyarakat Inggris di tahun 1688. Sedangkan pada abad ke 17 di
Jerman ditemukan kereta api yang menggunakan rel yang terbuat
dari kayu. Pada abad ke 19 kereta api merupakan alat transportasi
yang dominan dipergunakan pada saat itu dan merupakan
penggerak pengembangan pariwisata.
Pada tahun 1845 Thomas Cook pertama kali membuka biro
perjalanan pertama di London dengan nama “Thomas Cook & Soon”,
yang menangani paket wista bagi orang-orang kaya yang ingin
melakukan perjalanan wisata ke luar negeri dan juga membantu
penjualan tiket kereta api. Biro perjalanan yang pertama kali
didirikan di Amerika Serikat oleh Ward G. Foster pada tahun 1882.
Di Paris penerbangan dibuka secara regular untuk penumpang
melalui jalur bandara Hounslow di London dan bandara Bourget pada
tahun 1919. Di Inggris dibuka maskapai penerbangan pertama kali
pada tahun 1924. Di Amerika serikat maskapai penerbangan
international oleh Pan American Airways (Pan Am) mulai beroperasi
antara Florida dan Cuba.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 66

Dasar-Dasar Perhotelan 1

3.1.2. Sejarah Pariwisata di Indonesia

Perkembangan pariwisata di Indonesia yang saat ini semakin pesat
sesungguhnya telah dirintis sejak puluhan tahun sebelumnya.
Periode perkembangan pariwisata di Indonesia diawali:
a. Masa penjajahan belanda (Tahun 1910 – 1920)
b. Masa penjajahan Jepang
c. Setelah Indonesia Merdeka

Gambar 3.2. Sejarah Pariwisata Dunia
Sumber : https://merahputih.com/media/46/8d/ad/468dadfa68a1b4019c2aceb189904bb9.jpg

Aktifitas 1. Silahkan kalian mencari informasi tentang sejarah
industry pariwisata di Indonesia serta tuliskan hasil kerja kalian pada
LK 3.1 di bawah ini.

Sejarah Industri Pariwisata di Indonesia
1. Masa Penjajahan Belanda (Tahun 1910 – 1920)

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 67

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Sejarah Industri Pariwisata di Indonesia
2. Masa Penjajahan Jepang

3. Setelah Indonesia Merdeka

3.1.3. Industri Pariwisata

Aktifitas 2. Untuk lebih memahami tentang industri pariwisata,

silahkan kalian pelajari beberapa istilah yang terkait dengan

pariwisata menurut Undang-undang Kepariwisataan nomor 10 tahun

2009 dan menurut beberapa ahli serta tuliskan hasil kerja kalian pada

LK 3.2. di bawah ini.

Istilah Definisi

1. Wisata

2. Wisatawan

3. Pariwisata

4. Kepariwisataan

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 68

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Definisi Pariwisata dan kepariwisataan menurut Ahli

3.1.4. Ciri-ciri Industri Pariwisata

Ciri-ciri produk industri pariwisata yang penting sebagai berikut:
a. Konsumen/wisatawan harus dibawa ke tempat produk yang

ditawarkan itu berada dan mereka tidak dapat meminta hasil
produk industri pariwisata dibawa untuk ditawarkan.
b. Travel agent atau tour operator merupakan satu-satunya
perantara yang dibutuhkan dalam produksi industri pariwista.
c. Hasiil produk industri pariwista harus tampil sesuai waktunya
seperti hasil industri lainnya, misalnya Hari Raya Kasodo di
gunung Bromo yang setiap tahun dirayakan tidak bisa dirayakan
setiap dua tahun sekali.
d. Permintaan/kunjungan wisatawan akan menurun Ketika terjadi
peperangan, kerusuhan, bencana alam.
e. Ketika konsumen akan membeli produk wisata konsumen bisa
juga melihat brosur, atau social media lain yang dibuat dengan
tujuan untuk promosi.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 69

Dasar-Dasar Perhotelan 1

f. Produk pariwisata bergantung pada tenaga manusia dan sedikit
sekali yang dapat digantikan oleh mesin.

g. Pembangunan dan pengembangan usaha produk industri
pariwisata akan memerlukan biaya besar dan mempunyai resiko
yang sangat tinggi.

3.1.4. Unsur-unsur Industri Pariwisata

Menurut the Educational Institute of the American Hotel & Motel
Association (Endar Sugiarto & Sri Sulastiningrum, 1996) skema industri
pariwisata dapat dilihat pada Tabel 2.4

Lodging

Operation Service Beverage Activities Hotels
Transportation Food and Operations Business
Recreation
Ships Restaurants Retail Souvenir
Motels Airlines Store Shops

Gift Shops
Lodging
Properties

Motor Autos Retail Stores Art/Crafts Entertainm
Hotels Shops ent
Buses Vending
Resorts Shopping Meetings
Hotels Trains Catering Malls
Bikes Snack Bar Study Trips
Camps Markets Sporting
Parks Miscellaneous Events
Stores

Tabel 3.1. Skema Industri Pariwisata

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 70

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Cara lain untuk dapat memahami keterkaitan dan saling
ketergantungan antar berbagai unsur/sektor dalam industri pariwisata
dapat pula dijelaskan dengan menggunakan peta pikiran (mind map)
seperti terlihat pada gambar 2.3

Gambar 3.3. Keterkaitan Berbagai Unsur dalam Industri Pariwisata
Sumber. https://akomodasiperhotelan.files.wordpress.com/2012/05/skema.jpg

Aktifitas 3. Untuk lebih memahami tentang unsur-unsur yang
terlibat di dalam industri pariwisata, carilah informasi tentang gambar
yang ada dan tuliskan pada LK 3.3 di bawah ini.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 71

Dasar-Dasar Perhotelan 1
No Unsur-unsur Industri Pariwisata
1 Penjelasan:

Gambar: 3.4. hotel
Sumber:
https://all.accor.com/hotel/6155/index.id.shtml?utm_campai
gn=seo+maps&utm_medium=seo+maps&utm_source=goo
gle+Maps

2. Penjelasan

Gambar 3.5. Jasa kuliner, restoran dan Katering
Sumber: Dokumen SMKN 3 Malang

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 72

Dasar-Dasar Perhotelan 1

No Unsur-unsur Industri Pariwisata
3 Penjelasan:

Gambar: 3.6. Bisnis transportasi dan jasa angkutan Penjelasan
Sumber: https://fakta.news/wp-
content/uploads/2020/04/Transportasi-Indonesia.jpg

4

Gambar: 3.7.Tempat penukaran uang (money changer)
Sumber:
https://image.cermati.com/q_70,w_1200,h_800,c_fit/k71lc
dya6enwpfpl42sa

5 Penjelasan:

Gambar:3.8. Daya Tarik wisata
Sumber : https://phinemo.com/wp-
content/uploads/2018/10/1-24-e1540353454570.jpeg

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 73

Dasar-Dasar Perhotelan 1

No Unsur-unsur Industri Pariwisata
6 Penjelasan

Gambar: 3.9.Cindera Mata Penjelasan
Sumber: https://blog.frameatrip.com/wp-
content/uploads/2017/08/souvenir2.jpg

7

Gambar: 3.10. Biro Perjalanan
Sumber: http://1.bp.blogspot.com/--
NnSCbfToKI/VDQLC4s6NjI/AAAAAAAAAdk/5YXTHPTDgXI/s1
600/tabel%2B3%2Bskema%2Bindustri%2Bpariwisata.png

Ikuti Langkah-langkah berikut ini

1. Buatlah hasil simpulan kalian dalam bentuk porto folio
2. Ringkaslah hasil simpulan tersebut dalam bentuk PPT dengan

uraian dan gambar.
3. Presentasikan hasil PPT kalian dihadapan teman dan guru untuk

mendapatkan masukan.
4. Perbaiki hasil presentasi kalian berdasarkan tanggapan dan

masukan dari kelompok lain.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 74

Dasar-Dasar Perhotelan 1

3.1.5. Organisasi Kepariwisataan

“Tahukah kalian apa yang dimaksud
dengan organisasi kepariwisataan

nasional dan international? “

a. Bentuk Organisasi Kepariwisataan
Organisasi kepariwisataan dibedakan dalam dua bentuk yaitu:
1. Government Tourist Office
Organisasi kepariwisataan yang dibentuk oleh pemerintah untuk
bertanggung jawab melakukan pengembangan dan pembinaan
kepariwisataan pada umumnya.
2. Private Tourist Office
Organisasi kepariwisataan ini merupakan kumpulan dari asosiasi
bermacam-macam perusahaan yang merupakan partner
(rekanan) dari Government Tourist Office.

b. Organisasi Kepariwisataan Nasional
Setiap negara memiliki organisasi pariwisata nasional namun status,
wewenang, tanggung jawab yang berbeda-beda tergantung dari tata
perekonomian dan politik yang ada di negara yang bersangkutan.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 75

Dasar-Dasar Perhotelan 1

c. Perkembangan Organisasi Pariwisata Nasional
Indonesia.

Pemerintah Indonesia pada tahun 1958 memberikan kepercayaan
kepada badan non pemerintah untuk menangani kepariwisataan
yaitu Dewan Toerisme Indonesia (DTI). Pada tahun 1961 istilah
Tourisme yang berasal dari Bahasa asing (Belanda) dirubah menjadi
kata pariwisata, sehingga DTI pun berganti nama menjadi Dewan
Pariwisata Indonesia (DEPARI) yang merupakan mitra kerja
Lembaga Pariwisata Nasional (LPN) yang dibentuk dalam lingkungan
departemen perhubungan, pos, telekomunikasi dan pariwisata
(Dep.PPTP) yang dibentuk pada tahun 1969.
Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) momor 30/1969 tentang
pengembangan kepariwisataan Nasional, dibentuk dewan Pariwisata
Nasional (Deparnas).
Pada tahun 2009 saat terbentuknya Kabinet Indonesia Bersatu II
terjadi perubahan nama semua departemen menjadi kementerian,
yang semula departemen kebudayaan dan pariwisata berubah
menjadi kementerian kebudayaan dan pariwisata.
Indonesia beberapa kali melakukan perubahan kabinet (reshuffle)
pada tanggal 19 oktober 2011 yang semula kementerian kebudayaan
dan pariwisata berubah menjadi kementrerian pariwisata dan
ekonomi kreatif.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 76

Dasar-Dasar Perhotelan 1

d. Fungsi Organisasi Kepariwisataan nasional
Organisasi kepariwisataan memilki fungsi sebagai berikut:
1. Sebagai Lembaga yang bertanggung jawab tentang maju
mundurnya pariwisata di suatu negara.
2. Sebagai Lembaga yang bertanggung jawab tentang pembinaan,
perencanaan, pengembangan dan promosi kepariwisataan baik
dalam lingkup lokal, nasional maupun internasional
3. Badan yang harus bertanggung jawab untuk mengadakan
penelitian, memperbaiki produk dan mengembangkan produk
baru sesuai dengan ketentuan
4. Melakukan koordinasi dan Kerjasama dengan departemen yang
berkaitan dengan kegiatan kepariwisataan.
5. Sebagai badan yang mewakili negara dalam kegiatan dan
percaturan kepariwisataan internasional.
6. Merupakan badan yang bertanggung jawab dan berkewajiban
menyebarluaskan arti dan pengertian pariwisata kepada
masyarakat luas, terutama arti pentingnya bagi perekonomian
bangsa dan pengembangan daerah.

e. Macam-macam Organisasi Kepariwisataan Nasional
Aktifitas 4. Silahkan kalian mencari penjelasan tentang
organisasi kepariwisataan nasional dan menuliskannya pada LK
3.4. di bawah ini.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 77

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Naama Organisasi
No Kepariwisataan Penjelasan
Nasional

1 Persatuan hotel dan
Restoran Indonesia
(PHRI)

2 Association of The
Indonesian Tours and
Travel Agencies (ASITA)

3 Asosiasi Perusahaan
Impresariat Indonesia
(ASPINDO)

4 Perhimpunan Usaha
Taman Rekreasi Indonesia
(PUTRI)

5 Asosiasi Kawasan
Pariwisata Indonesia
(AKPI)

6 Masyarakat Pariwisata

Indonesia (MPI)

7 Ikatan Juru Masak
Profesional Indonesia

(IJMPI)

8 Himpunan Pramuwisata
Indonesia (HPI)

9 Hotel Human Resources
Managers Association
(HHRMA)

10 Himpunan Penulis
Pariwisata (HPP)

f. Organisasi Kepariwisataan Internasional
Berikut ini organisasi kepariwisataan internasional.
1. World Tourism Organization (WTO)
Organisasi ini dibentuk pada 27 September 1970 sebagai
transformasi dari International Union Official of Travel
Organization (IUOTO). WTO merupakan organisasi internasional

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 78

Dasar-Dasar Perhotelan 1

yang berstatus badan konsultatif PBB dan berkantor di Madrid-
Spanyol.
2. Pasific Asia Travel Association (PATA)
Asosiasi ini didirikan pada tahun 1951 di Hawaii dan memiliki
tujuan mempromosikan seluruh daerah /Kawasan wisata Asia
Pasifik dan Amerika Utara sebagai Kawasan wisata yang menarik.
3. International Conggress and Convention Association (ICCA)
Asosiasi profesi ini khusus menitikberatkan tujuannya pada
pengembangan dan pembinaan pengelola konggres, konvensi dan
ekshibisi. ICCA didirikan tahun 1964 berpusat di Amsterdam
Belanda.
4. Universal Federation of Travel Agent Association (UFTAA)
Organisasi ini merupakan perhimpunan dari biro perjalanan yang
dibentuk pada tahun 1966.
5. International Air Transportation Association (IATA)
IATA didirikan pada tahun 1945 berkantor pusat di Genewa
(Swiss) yang merupakan organisasi penerbangan yang
menyelenggarakan angkutan internasional dengan menetapkan
ketentuan standar biaya, dokumen, frekuensi dan rute
penerbangan.

Aktifitas 5. Carilah 2 contoh isu global terkait dunia pariwisata
dan perhotelan saat ini yang ada di Indonesia dan dari 2 neggara
di dunia. Untuk panduan ikuti Langkah-langkah berikut:

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 79

Dasar-Dasar Perhotelan 1

1. Sumber informasi bisa diperoleh dari social media. Bila
informasi yang kalian dapatkan dari youtube sertakan linknya.

2. Buatlah suatu simpulan perbandingan perbedaan dan
persamaan Organisasi Kepariwisataan Nasiodari kedua neegara
tersebut dan bagaimana peran organisasi kepariwisataan yang
ada dalam bentuk porto folio

3. Ringkaslah hasil simpulan tersebut dalam bentuk PPT dengan
uraian dan gambar (bila ada).

4. Presentasikan hasil PPT kalian dihadapan teman dan guru
untuk mendapatkan masukan.

3.2. Memperbaharui pengetahuan Industri Pariwisata

3.2.1. Manfaat Industri Pariwisata

Pentingnya pengembangan kawasan industri pariwisata dalam
meningkatkan pertumbuhan perekonomiandan membuat serapan
tenaga kerja di sekitar daerah wisata setempat akan tinggi,
penyumbang terbesar pertumbuhan pendapatan suatu daerah.

3.2.1. Manfaat industry pariwisata
a. Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat
b. Meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat.
c. Meningkatkan pendapatan negara.
d. Kelestarian lingkungan hidup dan kebudayaan nasional akan

selalu terpelihara dengan baik.

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 80

Dasar-Dasar Perhotelan 1

3.2.2. Dampak Industri Pariwisata
Meningktanya perkembangan pariwisata ini akan menimbulkan
banyak dampak baik dampak positif maupun negatif. Dampak
positif dan negatif dari pariwisata meliputi:
1. Dampak terhadap aspek Perekonomian

a. Dampak Positif sebagai berikut: Membuka lapangan kerja,
pendapatan devisa, mendorong seseorang untuk menjadi
wirausahawan, memberikan keuntungan ekonomi pada
pelaku pariwisata seperti hotel dan restoran.

a. Dampak negatif sebagai berikut: meningkatnya inflasi dan
harga jual tanah yang sangat mahal, meningkatkan impor
barang dari luar negeri, terjadinya kesenjangan pendapatan
masyarakat di suatu daerah.

2. Dampak terhadap Lingkungan.
Pariwisata lebih sering mengeksploitasi lingkungan alam seperti:
Air, atmosfer, pantai dan pulau, pegunungan dan area liar,
Vegetasi, pembalakan liar, pembabatan pohon, Kehidupan
Satwa Liar, Situs Sejarah

3. Dampak terhadap Kebudayaan: dampak positif antara lain
munculnya kreatifitas dan inovasi budaya, akulturasi budaya dan
revitalisasi budaya. Sedangkan dampak negative yang
dikhawatirkan antara lain proses komodifikasi, peniruan dan
profanitas.

4. Dampak terhadap social: Pariwisata menimbulkan kontak sosial
antar sesama yaitu memberikan kesempatan kepada kedua

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 81

Dasar-Dasar Perhotelan 1

5. belah pihak untuk saling mengenal kebudayaan dalam batas-
batas tertentu dan memberikan juga kesempatan untuk
mengenal sikap dasar yang dimiliki dalam pergaulan. Mayoritas
masyarakat ingin menjadi kaya secara instan dan berusaha
memburu dolar dengan jalan pintas. Dan pengaruh penyakit
masyarakat maka munculah pelacuran, kecanduan obat,
perdagangan obat bius, mabuk-mabukan dan pelanggaran
terhadap undang-undang yang berlaku.

Aktifitas 6. Untuk memperdalam pengetahuan tentang manfaat
dan dampak pariwisata dan perhotelan khususnya di Indonesia.
Carilah informasi tersebut melalui media social atau buku referensi,
temukan manfaat dan dampak pariwisata di Indonesia yang saat ini
sedang menjadi isu global dunia. Kerjakan tugas ini dalam LK 3.6 di
bawah ini.

Isu Global Manfaat Dampak Solusi
Hotel system Pengurangan
Mempercepat karyawan Pengaturan
system shift (WFH &
layanan WFO)

3.2.3. Modal Dasar Pengembangan Pariwisata
Indonesia mempunyai sumber daya yang dapt dijadikan modal
dasar pengembangan sector pariwisata yang terdiri atas unsur-
unsur: Luas Wilayah dan Letak Strategis, Sumber Daya Alam,

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 82

Dasar-Dasar Perhotelan 1

Jumlah Penduduk dan Keberagaman Budaya Indonesia, Stabilitas
Keamanan, Komitmen Politik Pemerintah, Keberhasilan
Pembangunan. Keberhasilan pembangunan di suatu darah dapat
dilihat dari indikator-indikator antara lain:
a. Meningkatnya seni dan budaya bangsa
b. Meningkatnya kesadaran berwisata dan partisipasi masyarakat

dalam pengembagan pariwisata
c. Semakin dikenalnya objek dan daya Tarik wisata oleh wistawan

sehingga wisatawan akan berkunjung ke Indonesia.
d. Meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan

Peran Pemerintah dalam Pengembangan Pariwista
Menetapkan peraturan tentang pengembangan kawasan
pariwisata, Menyediakan infrastruktur pariwisata, Membuat
kebijakan fasilitas, fiscal, pajak, kredit dan ijin usaha, Melakukan
pengamanan dan kenyamanan pariwisata, Memberikan jaminan
Kesehatan, Memberikan penguatan kelembagaan pariwisata,
Melakukan pendampingan dan promosi pariwisata, Menentukan
regulasi persaingan usaha dan Pengembangan sumber daya
manusia

BAB III_PENGETAHUAN INDUSTRI PARIWISATA 83


Click to View FlipBook Version