Standar A
Rumah Sa
MUKISI (Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Ind
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah adalah komplementer (bukan seba
diterbitkan oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit), merupakan ikhtiar
peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia pada umumnya dan
Akreditasi
akit Syariah
donesia)
agai pengganti) terhadap standar akreditasi nasional di Indonesia yang
r dari insan perumahsakitan islam dalam berkontribusi terhadap
n kualitas pelayanan kesehatan yang islami pada khususnya
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436
Sambutan Ketua MUKISI (Majelis Syu
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
MUKISI adalah asosiasi rumah sakit di Indonesia yang berlabelkan isla
prinsip-prinsip islam.
Sebagai rumah sakit islam, sudah lama kami menyadari bahwa kami bel
dalam penyelenggaraan dan pengelolaan rumah sakit islam.
Berdasarkan hal tersebut, kami mencoba memformulasikan prinsip-pri
Batu Malang pada tahun 2009, kemudian dilanjutkan di Serang Banten p
Melalui kajian dan diskusi yang kami lakukan, termasuk melakukan
standar dan instrumen penilaian yang mengacu pada standar akredita
Dengan ditetapkannya standar ini, diharapkan semua rumah sak
penyelenggaraan dan pengelolaan rumah sakitnya, dan akan dilakuk
syariah.
Ada syarat mutlak dari penilaian atau audit syariah di rumah sakit angg
KARS. Hal ini kami persyaratkan karena kami rumah sakit islam (syari
standar akreditasi KARS.
Kami berharap dengan melaksanakan standar akreditasi KARS dan stan
tersebar di seluruh nusantara dan selama ini bergerak melayani masya
melaksanakan program-program pemerinah, diharapkan akan dapat me
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Jakarta, Ramadhan 1436 / Juli 2015
Dr. Jusuf Saleh Bazed, Sp.U
uro Upaya Kesehatan Islam Indonesia)
am maupun tanpa label islam tapi yang berdiri dengan berdasar pada
lum menerapkan prinsip-prinsip atau dasar-dasar syariah secara penuh
insip atau dasar syariah sejak rakernas (rapat kerja nasional) MUKISI di
pada tahun 2012, dan terakhir di Bandung pada awal tahun 2015.
benchmarking ke Malaysia, Alhamdulillah kami berhasil menetapkan
asi rumah sakit versi 2012 dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS).
kit anggota MUKISI bisa menggunakannya sebagai acuan dalam
kan penilaian penerapannya pada rumah sakit tersebut melalui audit
gota MUKISI, yaitu : Rumah Sakit tersebut harus sudah lulus akreditasi
iah) harus bermutu tinggi, dan itu dapat dipenuhi dengan memenuhi
ndar akreditasi rumah sakit syariah, rumah sakit anggota MUKISI yang
arakat tanpa membedakan agama dan keyakinan serta mendukung dan
elayani masyarakat dengan lebih baik… Aamiin.
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 i
Tim Penyusu
Ketua : dr.Burhanuddin Hamid, MARS – MUKISI Pusat
Anggota :
1. dr. Masyhudi AM, M.Kes – RS Islam Sultan Agung Semarang
2. dr. Tri Wahyu Sarwiyata, M.Kes – RS Islam UNISMA Malang
3. DR. dr. Sagiran, Sp.B., M.Kes – RS Nur Hidayah Bantul DIY
4. dr. Tri Hermin, M.Kes – RS Nur Hidayah Bantul DIY
5. dr. Dadang Rukanta, Sp.OT., FICS., M.Kes – RS Al Islam Bandung
6. dr. Sigit Gunarto, Sp.KFR – RS Al Islam Bandung
7. dr. Dede Setiapriagung, Sp.Rad., MH.Kes – RS Al Islam Bandung
8. Syaugi Bakarman, SE., M.Kes – RS Yasmin Banyuwangi
9. dr. Yahmin Setiawan, MARS – RS RST Dompet Dhuafa Bogor
10. Ir. Fahmi Asykar – RS Ummi Bogor
11. dr. Budi Setiawan Jamhur, MARS – RS Sari Asih Serang Banten
12. dr. Ni’matullah Mansur, MARS – RS Sari Asih Ciledug Banten
13. dr. Prastowo Sidi Pramono, Sp.A – RS Islam Jakarta Cempaka Puti
14. Agus Sulistiyo Dunda – RS Islam Jakarta Cempaka Putih
15. Kasmiatun, DCN – RS Islam Jakarta Cempaka Putih
16. dr. Umi Sjarqiyah, Sp.KFR – RS Islam Jakarta Cempaka Putih
17. Sriyono, SH., MM – RS Islam Jakarta Cempaka Putih
18. dr. Siti Aisyah Ismail – PROKAMI (Perhimpunan Profesi Kesehatan
19. DR. drg. Wahyu Sulistiadi, M.Kes – FKM Universitas Indonesia
20. DR. dr. Endy M. Astiwara, M.A., AAAIJ. – Dewan Syariah Nasiona
21. Dr. Jamal Muhammad, Sp.THT – RS Haji Jakarta
22. DR. dr. Effek Alamsyah, Sp.A, MPH – MUKISI Pusat
23. dr. Rachmat Mulyana, Sp.Rad – MUKISI Pusat
24. Drs. Eko Prijono, MM – MUKISI Pusat
un Edisi 1436
ih
n Muslim Indonesia)
al MUI
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 ii
DAFTA
Konsep Akreditasi Rumah Sakit Syariah .............
Bab 1. Penjagaan Agama (Hifz Al-Din)................
Bab 2. Penjagaan Jiwa (Hifz Al-Nafs) ..................
Bab 3. Penjagaan Akal (Hifz Al-‘Aql) ...................
Bab 4. Penjagaan Keturunan (Hifz Al-Nasl) ........
Bab 5. Penjagaan Harta (Hifz Al-Mal) .................
Catatan Edisi 1436 .............................................
Penutup .............................................................
Daftar Pustaka ...................................................
AR ISI
............................................................ 1
............................................................ 4
............................................................ 36
............................................................ 41
............................................................ 46
............................................................ 48
............................................................ 52
............................................................ 53
............................................................ 54
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 iii
KONSEP AKREDITA
Akreditasi Rumah Sakit Syariah disusun dengan mengacu
Akreditasi Rumah Sakit (KARS), pada 2 kelompok standar
manajemen rumah sakit yang dijabarkan dalam 15 (lima bela
Proses penyusunan Standar Akreditasi Rumah Sakit Syaria
standar pada akreditasi KARS yang dapat ditarik nilai syaria
Syari’ah yaitu hifzh al-din, hifzh – al nafs, hifzh al-aql, hifzh- a
Pada standar yang bersifat normatif dan tidak ditemukan nil
masukkan dalam standar akreditasi rumah sakit syariah. Pad
penilaian sebagai alat untuk mengukur tingkat compliant
telusur pasien, dan telusur fasilitas sebagaimana metodologi
Akreditasi Rumah Sakit Syariah terdiri dari 5 bab yang mer
dibagi dalam (dua) kelompok standar yaitu kelompok manaje
Sistematika Akreditasi Rumah Sakit Syariah adalah sebagai be
Bab 1 : Penjagaan agama (Hifz al-din) : 32 stan
Bab 2 : Penjagaan jiwa (Hifz al-nafs) : 5 stand
Bab 3 : Penjagaan akal (Hifz al-‘aql) : 6 stand
Bab 4 : Penjagaan keturunan (Hifz al-nasl) : 2 stand
Bab 5 : Penjagaan harta (Hifz al-mal) : 4 stand
ASI RUMAH SAKIT SYARIAH
pada konsep standar akreditasi rumah sakit versi 2012 dari Komite
yaitu kelompok standar pelayanan berfokus pada pasien dan standar
as ) bab atau standar.
ah dilaksanakan dengan melakukan kajian mendalam terhadap setiap
ahnya dan kemudian dilakukan pengelompokkan berdasarkan Maqashid
al maal dan hifzh al – nasl.
lai syariah dalam pendokumentasian maupun implementasinya, tidak di
da setiap standar akreditasi rumah sakit syariah ditentukan pula elemen
rumah sakit, dimana elemen penilaian meliputi telaah dokumentasi,
i penilaian yang dilakukan pada akreditasi KARS.
rupakan rincian dari Maqashid Syari’ah dimana pada masing-masing bab
emen syariah dan kelompok pelayanan syariah.
erikut :
ndar 107 Elemen penilaian
dar 13 Elemen penilaian
dar 17 Elemen penilaian
dar 7 Elemen penilaian
dar 10 Elemen penilaian
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 1
Kode standar akreditasi rumah sakit syariah
SSMO. 1. 1. 1.
Sub-standar
Standar
Bab
Singkatan nam
ma standar
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 2
BAB KELOMPOK STANDAR ELEMEN KELOMPOK STANDAR ELEMEN
MANAJEMEN SYARIAH PENILAIAN PELAYANAN SYARIAH PENILAIAN
Bab. 1
Penjagaan 1. Standar Syariah 19 1. Standar Syariah 8
agama Manajemen Akses Pelayanan 22
(Hifz Al – Din) Organisasi (SSMO) (SSAP) 9
4
Bab. 2 2. Standar Syariah 13 2. Standar Syariah 3
Penjagaan jiwa Manajemen Modal Pelayanan Pasien
(Hifz Al – Nafs) Insani (SSMMI) (SSPP) 1
8
Bab. 3 3. Standar Syariah 6 3. Standar Syariah
Penjagaan akal Manajemen Pelayanan Obat 3
(Hifz Al –‘ Aql) Keuangan (SSMAK) Syariah (SSPO) 7
Bab. 4 4. Standar Syariah 5 4. Standar Syariah 7
Penjagaan Manajemen Pelayanan dan
keturunan Pemasaran (SSMP) Bimbingan
(Hifz Al – Nasl)
Bab. 5 5. Standar Syariah 8 Kerohanian (SSPBK)
Penjagaan harta Manajemen Fasilitas 5. Standar Syariah
(Hifz Al – Mal) (SSMF) Pendidikan Pasien &
6. Standar Syariah 7 Keluarga (SSPPK)
Manajemen Mutu
(SSMM) 4 1. Standar Syariah
Pencegahan dan
Standar Syariah Pengendalian Infeksi
Manajemen Fasilitas (SSPPI)
(SSMF)
2. Standar Syariah
Standar Syariah Pelayanan dan
Manajemen Modal Insani Bimbingan
(SSMMI) Kerohanian ( SSPBK)
7 1. Standar Syariah Akses
Pelayanan (SSAP)
2. Standar Syariah
Pelayanan Pendidikan
Pasien & Keluarga
(SSPPK)
Standar Syariah
Pelayanan Pasien (SSPP)
Standar Syariah 9 Standar Syariah 1
Manajemen Keuangan Pelayanan Pasien (SSPP) 73
(SSMAK)
78 Total
Total
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 3
BAB 1. PENJAGAAN A
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.1
SSMO 1.1.1
Tanggung jawab dan akuntabilitas pemilik rumah sakit dapa
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.1
Pemilik rumah sakit bertanggung jawab untuk mengawasi o
menyediakan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi kom
Tanggung jawab dan akuntabilitas badan tersebut diuraikan
hal tersebut harus dilaksanakan. Juga diuraikan bagaimana
sakit dievaluasi berdasarkan kriteria yang spesifik rumah sak
berasal dari sumber yang tidak bertentangn dengan syariah
Struktur tata kelola dan manajemen rumah sakit ditampilka
yang menunjukkan garis-garis kewenangan dan akuntabilita
jabatan atau nama. Sumber pembiayaan rumah sakit diatur
lembaga keuangan dibuktikan dengan kontrak antara pemil
Elemen Penilaian SSMO 1.1.1
1. Perizinan Badan Hukum pemilik rumah sakit
2. Struktur organisasi dan tata kelola (SOTK) pemilik
3. Pembiayaan dari sumber yang tidak bertentangan deng
AGAMA (HIFZ AL-DIN)
at dibuktikan dengan kelengkapan dokumen
operasional rumah sakit dan bertanggung jawab untuk
munitasnya atau bagi penduduk yang membutuhkan pelayanan.
n dalam sebuah dokumen yang mengidentifikasi bagaimana hal-
badan pengelola (governing) dan kinerja para manajer rumah
kit. Serta memperhatikan sumber pembiayaan yang digunakan,
h
an atau digambarkan dalam bagan rumah sakit atau dokumen lain
asnya. Individu yang ditampilkan di bagan diidentifikasi dengan
r dalam kebijakan pemilik, dan apabila terdapat akad dengan
lik/rumah sakit dengan lembaga keuangan tersebut
gan syariah
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 4
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.2
SSMO 1.1.2
Dewan Pengawas Syariah (DPS)ditetapkan oleh pemilik untu
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.2
Ada Dewan pengawas syari’ah yang diangkat oleh Pemi
berdasarkan prinsip-prinsip syari’ah. Yang dimaksud denga
oleh MUKISI Pusat / Daerah dan telah memperoleh sertifika
Fungsi Dewan Pengawas Syari’ah :
a. Melakukan pengawasan secara periodik operasional rum
b. Melaporkan perkembangan pelayanan dan operasional.
c. Merumuskan permasalahan-permasalahan yang memer
d. Mengeluarkan opini syariah (Pendapat kesyariahan yang
organisasi)
Elemen Penilaian SSMO 1.1.2
1. Pemilik menetapkan DPS, dan mereka yang bertanggun
2. Struktur organisasi DPS dan tata kelolanya diuraikan dal
3. DPS menyusun program kerja dan melakukan evaluasi s
uk mengawasi operasional rumah sakit
ilik dan bertanggungjawab mengawasi operasional rumah sakit
an Dewan Pengawas Syariah adalah Individu yang telah ditunjuk
asi dari DSN – MUI.
mah sakit.
.
rlukan pembahasan secara syariah.
g diterbitkan untuk menjawab pertanyaan atau permasalahan dari
ng jawab didalamnya diidentifikasi dengan jabatan atau nama
lam dokumen tertulis
serta tindaklanjutnya
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 5
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.3
SSMO 1.1.3
Hospital By Laws yang di dalamnya memuat aspek syariah d
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.3
Peraturan internal rumah sakit yang ditetapkan oleh ba
kejelasan tentang persyaratan pemilik, pengelola rumah sak
Elemen Penilaian SSMO 1.1.3
1. Mereka yang termasuk dalam pemilik rumah sakit mayo
2. Mereka yang memegang jabatan sebagai direksi rumah
aspek keagamaan (islamic worldview)
3. Pengelolaan modal insan, Proses bisnis (Pelayanan, Fasi
ditetapkan oleh pemilik
adan pemilik sebagai acuan pengelolaan rumah sakit memuat
kit dan konsep pengelolaan rumah sakit berbasis syariah
oritas beragama Islam
sakit seluruhnya beragama Islam dan melewati seleksi berbasis
ilitas, Pengadaan), Pemasaran, dan keuangan berbasis syariah
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 6
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.4
SSMO 1.1.4
Rumah sakit menetapkan Visi dan Misi yang memuat ISLAM
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.4
Visi dan Misi rumah sakit memuat ISLAM secara eksplisit,
untuk meraih harapan masa depan rumah sakit.
Vision Statement : visi rumah sakit Islam digambarkan s
menjadi leader, mempengaruhi dan tidak sebaliknya.
Landasan Normatif :
a. QS. Al Anbiya’ ayat 107 yang menjelaskan tentang ke
b. QS. Al Maidah ayat 32 yang menjelaskan tentang tan
c. QS. Ali Imran ayat 110 yang menjelaskan tentang um
Elemen Penilaian SSMO 1.1.4
Pemilik menetapkan visi dan misi rumah sakit yang didalam
M secara eksplisit
yang menggambarkan ghirah dakwah dan semangat kerahmatan
sebagai rumah sakit yang menebar kerahmatan, maju, modern,
erahmatan
nggungjawab memelihara kehidupan manusia
mmat islam sebagai ummat yang terbaik
mnya memuat ISLAM secara eksplisit
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 7
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.5
SSMO 1.1.5
Rumah Sakit menetapkan komite syariah untuk memastikan
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.5
Ada komite syariah yang diangkat oleh Pengelola rumah sa
sakit sejalan dengan prinsip-prinsip syariah.
Fungsi Komite Syari’ah :
a. Melakukan pengawasan terhadap operasional yang
tetap sesuai dengan syariah Islam.
b. Bertanggung jawab atas pembinaan keislaman sel
telah diprogramkan setiap tahunnya.
c. Ikut mengawasi pelanggaran nilai-nilai Islam di lingk
Elemen Penilaian SSMO 1.1.5
1. Pengelola menetapkan komite syariah, dan mereka y
atau nama
2. Struktur organisasi komite syariah dan tata kelolanya
3. Komite syariah menyusun program kerja dan melaku
n operasional pelayanan di rumah sakit sesuai syariah
akit yang memastikan program dan kegiatan operasional rumah
g terkait dengan implementasi sistem dan produk pelayanan agar
luruh karyawan berdasarkan sistem pembinaan keagamaan yang
kungan rumah sakit.
yang bertanggung jawab didalamnya diidentifikasi dengan jabatan
a diuraikan dalam dokumen tertulis
ukan evaluasi serta tindaklanjutnya
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 8
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.6
SSMO 1.1.6
Rumah Sakit menetapkan lembaga keta'miran masjid untuk
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.6
Rumah sakit memiliki lembaga keta'miran masjid yang
menghidupkan syiar dakwah melalui masjid rumah sakit.
Peran dan Fungsi Ta’mir Masjid :
a. Sebagai pusat ibadah
b. Sebagai pusat pembinaan umat
c. Pusat persatuan umat
Landasan Normatif : QS. At Taubah : 18 yang menjelaskan t
Elemen Penilaian SSMO 1.1.6
1. Pengelola menetapkan lembaga keta’miran masjid/m
diidentifikasi dengan jabatan atau nama
2. Struktur organisasi lembaga keta’miran dan tata kelolan
3. Lembaga keta’miran masjid/musholla menyusun progra
k menjalankan fungsi dakwah dan pemakmuran masjid / musholla
g bertanggungjawab atas tata kelola, pembinaan umat dan
tentang pemberdayaan dan pemakmuran masjid
musholla , dan mereka yang bertanggung jawab didalamnya
nya diuraikan dalam dokumen tertulis
am kerja dan melakukan evaluasi serta tindaklanjutnya
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 9
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.7
SSMO 1.1.7
Rumah sakit menetapkan struktur bidang kerohanian dalam
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.7
Ada unit kerja bidang kerohanian yang bertanggung jawab
Eksistensi unit kerja bidang kerohanian bertanggung jawab
Staf rumah sakit taat menjalankan ajaran agama dan bertaq
Landasan Normatif : QS. Ali Imran: 104 yang menjelaskan te
Elemen Penilaian SSMO 1.1.7
1. Pengelola menetapkan bidang kerohanian, dan me
jabatan atau nama
2. Struktur organisasi bidang kerohanian dan tata kelola
3. Bidang kerohanian menyusun program kerja dan mel
m struktur organisasi dan tata kerja rumah sakit
terhadap terpeliharanya keislaman pasien dan staf rumah sakit.
b dalam pembinaan keagamaan untuk mendorong agar pasien dan
qwa.
entang tugas amar ma’ruf nahi munkar.
ereka yang bertanggung jawab didalamnya diidentifikasi dengan
anya diuraikan dalam dokumen tertulis
lakukan evaluasi serta tindaklanjutnya
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 10
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Organisasi (SSMO) 1.1.8
SSMO 1.1.8
Rumah sakit menetapkan pedoman tentang kode etik ruma
Maksud & Tujuan SSMO 1.1.8
Rumah sakit memiliki rangkaian nilai-nilai dan norma-nor
pengelolaan rumah sakit syariah.
Kode Etik Rumah sakit syariah disusun oleh MUKISI sebaga
Pengawas Syariah yang telah mendapatkan sertifikasi dar
sakit disusun oleh Komite Syariah rumah sakit.yang bersang
Elemen Penilaian SSMO 1.1.8
1. Kode etik Rumah Sakit Syariah, memuat :
a. Etik Klinis Syariah (euthanasia, aborsi, uji coba kl
b. Etik Manajerial Syariah (pasien tidak mampu me
2. Pimpinan rumah sakit menetapkan kebijakan pemberlak
3. Kode etik rumah sakit syariah diimplementasikan da
tindaklanjutnya
ah sakit syariah
rma Islam untuk dijadikan pedoman dalam penyelenggaraan dan
ai asosiasi rumah sakit islam, khususnya oleh para anggota Dewan
ri DSN-MUI, kemudian implementasinya dimasing-masing rumah
gkutan
linis untuk pasien, dll)
embayar, kontrak dengan pihak ketiga, dll)
kuan kode etik rumah sakit syariah
alam bentuk program kerja rumah sakit, beserta evaluasi dan
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 11
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Modal Insani (SSMMI) 1.2.1
SSMMI 1.2.1
Rumah sakit memiliki tata kelola modal insani secara syaria
Maksud & Tujuan SSMMI 1.2.1
Tata kelola modal insani rumah sakit khususnya dalam pros
karir menggunakan prinsip-prinsip syariah. Seluruh panduan
Elemen Penilaian SSMO 1.1.8
1. Proses rekrutmen staf bersesuaian dengan perenca
sesuai dengan prinsip syariah
2. Kerjasama dengan institusi pendidikan kesehatan isla
3. Proses pengembangan kompetensi staf dikelola sesu
4. Proses pengelolaan karir staf dikelola sesuai dengan p
5. Komite syariah terlibat dalam memberikan rekomen
karir staf
ah dalam rekrutmen, pengembangan dan pengelolaan karir staf
ses perekrutan staf, pengembangan kompetensi, dan pengelolaan
n dan kebijakan mendapatkan rekomendasi dari komite syariah.
anaan ketenagaan dan kompetensinya, proses tersebut dikelola
am dalam proses rekrutmen staf
uai dengan prinsip syariah
prinsip syariah
ndasi terhadap proses rekrutmen, pengembangan dan pengelolaan
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 12
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Modal Insani (SSMMI) 1.2.2
SSMMI 1.2.2
Rumah sakit memiliki tata kelola modal insani secara syaria
punishment
Maksud & Tujuan SSMMI 1.2.2
Tata kelola modal insani rumah sakit khususnya dalam pene
sistem reward and punishment menggunakan prinsip syariah
komite syariah.
Elemen Penilaian SSMMI 1.2.2
1. KPI umum dan khusus berbasis pada aktifitas yang re
2. Proses penilaian kinerja staf dikelola sesuai dengan p
3. Sistem reward and punishment staf dikelola sesuai de
4. Komite syariah terlibat dalam memberikan rekomen
reward and punishment
ah dalam penentuan KPI, penilaian kinerja dan sistem reward and
entuan KPI (Key performance indicators), penilaian kinerja staf dan
h. Seluruh panduan dan kebijakan mendapatkan rekomendasi dari
elevan dengan konsep maqashid syariah
prinsip syariah
engan prinsip syariah
ndasi terhadap proses formulasi KPI, penilaian kinerja dan sistem
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 13
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Modal Insani (SSMMI) 1.2.3
SSMMI 1.2.3
Rumah sakit memiliki acuan dalam pelaksanaan kegiatan o
Islam
Maksud & Tujuan SSMMI 1.2.3
Penyelenggaraan program orientasi umum dan khusus m
pelayanan.
Penyelenggaraan orientasi umum dan khusus sesuai den
pekerjaan, termasuk di dalamnya memuat pengenalan ni
sakit, sehingga pekerjaan akan bernilai ibadah.
Landasan normatif : QS. Al Lail ayat 4-7 tentang pembuday
Elemen Penilaian SSMMI 1.2.3
1. Orientasi umum dan khusus yang diikuti oleh seluruh sta
dalam pelayanan di rumah sakit
2. Orientasi umum dan khusus diimplementasikan dengan
orientasi umum dan khusus rumah sakit yang memuat nilai – nilai
memuat pengenalan nilai-nilai Islam dan implementasinya dalam
ngan kebutuhan pengenalan mendasar tentang rumah sakit dan
ilai-nilai Islam dalam implementasinya pada pelayanan di rumah
yaan nilai-nilai Islam
af memuat materi tentang nilai-nilai Islam dan implementasinya
n diikuti seluruh staf, dievaluasi dan ditindaklanjuti
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 14
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Modal Insani (SSMMI) 1.2.4
SSMMI 1.2.4
Rumah Sakit menerapkan etik kedokteran dengan prinsip sy
Maksud & Tujuan SSMMI 1.2.4
Rumah sakit memiliki serangkaian nilai dan norma Islam un
pelayanan kedokteran, sehingga tugas dan tanggungjawa
mematuhi aturan dari Allah SWT
Landasan normatif : QS. Al-Isra’ ayat 84 yang menjelaskan t
Elemen Penilaian SSMMI 1.2.4
1. Kode etik kedokteran islam diberlakukan oleh pimpinan
2. Kode etik kedokteran islam diimplementasikan dalam p
yariah
ntuk dijadikan pedoman dalam penyelenggaraan dan pengelolaan
ab dapat dilaksanakan semaksimal mungkin dengan senantiasa
tentang etika profesional
n rumah sakit menjadi pedoman etik dalam pelayanan kedokteran
elayanan kedokteran di rumah sakit
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 15
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Akuntansi & Keuangan (SSMAK) 1.3.
SSMAK 1.3.1
Rumah sakit memiliki tata kelola akuntansi dan keuangan sy
Maksud & Tujuan SSMAK 1.3.1
Tata kelola akuntansi dan keuangan syariah adalah p
(mendapatkan dana), pengelolaan dana, pendistribusian
syariah, adil dan transparan serta mendapatkan rekomenda
Elemen Penilaian SSMAK 1.3.1
1. Kebijakan, Pedoman/Panduan, dan prosedur tata kelo
pengelolaan dan pengakuan pendapatan, pengelolaan in
2. Rencana Kerja Anggaran
3. Tarif dan proses penyusunan tariff
4. Bukti rekomendasi dari komite syariah
5. Program Kerja dan Anggaran
6. Laporan keuangan syariah
.1
yariah.
pengelolaan keuangan rumah sakit dari proses penerimaan
dan investasi dana, serta pencatatan keuangan sesuai kaidah
asi dari komite syariah
ola akuntansi dan keuangan syariah yang berisi tentang tata cara
nvestasi dan pembiayaan rumah sesuai kaidah syariah
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 16
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Pemasaran (SSMP) 1.4.1
SSMP 1.4.1
Rumah Sakit memiliki tata kelola pemasaran sesuai syariah
Maksud & Tujuan SSMP 1.4.1
Rumah Sakit dalam rangka tabligh kepada masyarakat dapa
dan taktik pemasaran yang dalam keseluruhan prosesnya se
Elemen Penilaian SSMP 1.4.1
1. Kebijakan, Pedoman/Panduan dan prosedur pem
pemasaran, karakteristik pemasaran rumah sakit,
sesuai kaidah Islam dan undang –undang yang berla
2. Daftar produk layanan rumah sakit. (Produk layanan
3. Tidak ada riswah dalam proses penawaran kerja sam
h.
at melakukan pemasaran yaitu proses survey, branding, strategi
esuai dengan akad dan prinsip syariah.
masaran rumah sakit sesuai syariah, berisi tentang organisasi
hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pemasaran
aku.
n tidak bertentangan dengan prinsip – prinsip Islami)
ma
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 17
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Pemasaran (SSMP) 1.4.2
SSMP 1.4.2
Rumah sakit dapat mempromosikan layanan kesehatan kep
Maksud & Tujuan SSMP 1.4.2
Setiap Rumah sakit mempunyai hak mempromosikan layan
peraturan perundang-undangan. Rumah sakit dalam m
komparatif, berpijak pada dasar yang nyata, tidak berlebiha
Elemen Penilaian SSMP 1.4.2
1. Ada media informasi ( leaflet/brosur/website/dll)
nyata rumah sakit. ( tidak berlebihan )
2. Program pemasaran/kehumasan rumah sakit mem
hospital social responsibility).
pada masyarakat
nan kesehatan yang ada di Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan
melakukan promosi pemasaran harus bersifat informatif, tidak
an, dan berdasarkan Kode Etik Rumah Sakit Indonesia.
yang berisi tentang pelayanan rumah sakit sesuai dengan kondisi
muat upaya pengabdian rumah sakit kepada umat. (Ada kegiatan
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 18
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Fasilitas (SSMF) 1.5.1
SSMF 1.5.1
Rumah sakit memiliki Daftar peraturan perundangan terkait
Maksud dan Tujuan SSMF 1.5.1
Rumah sakit dalam kegiatannya menyediakan fasilitas yan
pengunjung. Agar selaras dengan ajaran Islam, fasilitas f
dengan memperhatikan kebutuhan spiritual dan ibadah
Elemen Penilaian SSMF 1.5.1
1. Standar Fasilitas Rumah Sakit Islami
2. standar ruang perawatan Islami : arah kiblat, kaligra
3. Tv Channel Islami
4. Bangsal sesuai gender,
5. Kamar Mandi standar syariah.
6. Hasil pemeriksaan air minum dari MUI – Halal
7. Sarana ibadah memadai
8. Dapur halal
t keselamatan fasilitas
ng aman, berfungsi dan supportif bagi pasien, keluarga, staf dan
fisik, medis dan peralatan lainnya harus dikelola secara syariah
afi, peralatan shalat, Al Qur’an, buku-buku panduan ibadah dll)
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 19
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK MANAJEMEN SYARIAH
Standar Syariah Manajemen Mutu (SSMM) 1.6.1
SSMM 1.6.1
Rumah Sakit menetapkan Kebijakan dan Pedoman Mutu
muamalah.
Maksud dan Tujuan SSMM 1.6.1
serangkaian proses dan sistem yang terkait dengan kiner
akhlak dan muamalah melalui aktifitas keagamaan
Elemen Penilaian SSMM 1.6.1
1. Kebijakan dan Pedoman Mutu tentang pemeliha
keagamaan, tercantum pada indikator mutu utama u
2. Standar Pelayanan Syariah ( Standar pelayanan min
3. Islamic library of measures (indikator mutu Islami ya
4. Pencatatan dan pelaporan indikator mutu syariah
5. Analisis pelaporan
6. Design and redesign hasil analisis
7. Kajian tentang program Islamisasi rumah sakit
yang memuat tentang pemeliharaan aqidah, ibadah, akhlak dan
rja dan mutu mendukung upaya pemeliharaan aqidah, ibadah,
araan aqidah, ibadah, akhlak dan muamalah melalui aktivitas
unit kerja/rumah sakit.
nimal Rumah Sakit Syari’ah)
ang wajib ada di Rumah sakit Islam)
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 20
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK PELAYANAN SYARIAH
Standar Syariah Akses Pelayanan (SSAP) 1.7.1
SSAP 1.7.1
Rumah sakit menetapkan Standar Prosedur Operasional Pen
Maksud dan Tujuan SSAP 1.7.1
Proses penerimaan, bimbingan dan pemulangan pasien d
Buku Bimbingan Kerohanian.
Landasan Normatif
a. Q.S. Ali Imran: 104 (tentang ajakan kepada kebaikan)
b. Q.S Al-‘Ashr (tentang saling berwasiat haq dan shabr)
Elemen Penilaian SSAP 1.7.1
1. Prosedur penerimaan, bimbingan dan pemulangan p
2. Rumah Sakit Membekali pasien dengan nilai-nilai Isla
3. Pasien pulang dibekali buku bimbingan kerohanian
4. Bukti tanda terima Buku Bimbingan Kerohanian
nerimaan, bimbingan dan Pemulangan Pasien
dipastikan telah mendapatkan pelayanan psikospiritual termasuk
pasien (Memuat nilai islam)
am dari mulai masuk sampai pulang
Standar Akreditasi Rumah Sakit Syariah Edisi 1436 21
BAB 1. PENJAGAAN AGAMA (HIFZ AL-DIN)
KELOMPOK PELAYANAN SYARIAH
Standar Syariah Akses Pelayanan (SSAP) 1.7.2
Standar SSAP 1.7.2
Rumah sakit melengkapi standar transportasi pasien dengan
Maksud dan Tujuan Standar SSAP 1.7.2
Kendaraan transportasi pasien milik rumah sakit harus sesu
pengoperasian, kondisi dan pemeliharaan serta didalamnya
thoyyibah
Elemen Penilaian Standar SSAP 1.7.2
Panduan dan Prosedur Pelayanan Transportasi Syariah