The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Merupakan Hasil Implementasi Program Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XVII Tahun 2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ariefprasstyo, 2021-10-29 03:05:50

Laporan Implementasi Proyek Perubahan_53-Zulkifli

Merupakan Hasil Implementasi Program Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XVII Tahun 2021

Keywords: Kinerja,PIM,Pelatihan,Kepemimpinan,SKP,Sinergi

KEMENTERIAN PERTANIAN
REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN IMPLEMENTASI
PROYEK PERUBAHAN

STRATEGI INTEGRASI PENGELOLAAN KINERJA PEGAWAI
DENGAN KINERJA ORGANISASI

NAMA : ZULKIFLI
53
NDH : 196912021994031002
KEMENTERIAN PERTANIAN
NIP :

INSTANSI :

KEMENTERIAN PERTANIAN BEKERJASAMA DENGAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA

PELATIHAN KEPEMIMPINAN TINGKAT II ANGKATAN XVIII
TAHUN 2021



LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN
STRATEGI INTEGRASI PENGELOLAAN KINERJA PEGAWAI

DENGAN KINERJA ORGANISASI

Diseminarkan pada tanggal November 2021
Di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian

MENTOR, COACH,

Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc. Dr. Ir. Sri Ratna, MM.

EVALUATOR,

Prof. Dr. Ir. Erzal Jamal, M.Si.

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
REPUBLIK INDONESIA

SURAT PERNYATAAN
PKN TINGKAT II ANGKATAN XVIII TAHUN 2021

1. Peserta Pelatihan

Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Drs. Zulkifli, M.M.

Jabatan : Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian

Unit Kerja : Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian

Adalah peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XVIII
Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Menajemen Dan
Kepemimpinan Pertanian, Kementerian Pertanian.

2. Pejabat Pembina Kepegawaian/Pejabat yang Ditunjuk

Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc.

Jabatan : Sekretaris Jenderal

Unit Kerja : Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian

Menyatakan bahwa Proyek Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan
Nasional Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2021 merupakan produk pembelajaran
individual yang menjadi salah satu indikator pencapaian hasil pelatihan. Proyek
Perubahan ini akan diimplementasikan di instansi kami dalam milestone jangka
menengah yaitu: 1. Penetapan dan penerapan Peraturan Menteri Pertanian
tentang Mekanisme Kerja dan Penilaian Kinerja Pegawai Lingkup Kementerian
Pertanian; 2. Implementasi sistem penilaian kinerja pegawai yang terintegrasi
dengan kinerja organisasi lingkup Kementerian Pertanian; 3. Pemantauan dan
evaluasi pengelolaan kinerja pegawai terintegrasi dan jangka panjang
yaitu: 1. Penilaian kinerja pegawai yang terintegrasi dengan kinerja
organisas; 2. Penggunaan aplikasi sistem penilaian kinerja terintegrasi dengan
kinerja organisasi; 3. Pengembangan sistem pengelolaan kinerja pegawai
terintegrasi.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan segala konsekuensinya.

Yang menyatakan, Jakarta, 01 November 2021
Mengetahui,

Drs. Zulkifli, M.M. Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc.

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
REPUBLIK INDONESIA

LEMBAR PERNYATAAN KOMITMEN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

NAMA : Drs. Zulkifli, M.M.
NDH : 53

JABATAN : Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian
UNIT KERJA : Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian

Dengan ini menyatakan komitmen untuk melaksanakan target jangka menengah dan
jangka panjang dari proyek perubahan yang telah disusun dalam rencana proyek
perubahan yang berjudul : Strategi Integrasi Pengelolaan Kinerja Pegawai Dengan
Kinerja Organisasi.

Demikian komitmen ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan untuk dapat
dipergunakan sebagaimana mestinya.

Mentor, Jakarta, 01 November 2021
Yang menyatakan,

Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc. Drs. Zulkifli, M.M.

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah
Subhanahu Wa Ta’ala, yang telah melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan
Proyek Perubahan Ini.

Laporan Proyek Perubahan ini diselesaikan tidak terlepas dari
bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Sehingga izinkan
kami pada kesempatan ini mengucapkan banyak terima kasih
kepada berbagai pihak, terutama Tim Efektif, yang terlibat
membantu kami dalam pelaksanaan, penyusunan dan
penulisan laporan ini, baik secara langsung maupun tidak
langsung.

Laporan Proyek Perubahan ini merupakan bentuk
pertanggungjawaban kami atas setiap tahapan dan hasil
pelaksanaan Proyek Perubahan, masih banyak hal yang dapat
disempurnakan dari Laporan Proyek Perubahan ini, untuk itu
saran dan masukan dari semua pihak sangat kami harapkan.
Hal pokok tentunya kami berharap gagasan dalam proyek
perubahan ini bisa membawa perubahan ke arah yang lebih
baik, melalui penyusunan regulasi serta rancang bangun
sistem pengelolaan kinerja pegawai di lingkup Kementerian
Pertanian.

Bagi kami ini sebagai bentuk sumbangan pemikiran dan tindak
lanjut implementasi terhadap ketentuan peraturan
perundang-undangan dalam upaya meningkatkan kinerja
pegawai yang selaras dengan kinerja organisasi, agar
mampu memberikan dukungan terhadap pertanian maju,
mandiri, dan modern.

Jakarta, November 2021
Salam Sinergi, Make it Better
Penyusun

Zulkifli

i



ABSTRAK

Sebagai tindak lanjut implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun
2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Menteri Pen-
dayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 8 Tahun 2021
tentang Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil, diperlukan penyelarasan
dalam hal kebijakan, regulasi, serta sistem pengelolaan kinerja pegawai. Dengan
kondisi pengelolaan kinerja yang masih berbasis proses dan pengelolaan kinerja
organisasi yang berbasis output, ada ketidakselarasan antara kinerja pegawai
dengan kinerja organisasi. Hal itu penting untuk ditindaklanjuti dengan upaya
integrasi antara pengelolaan kinerja pegawai dengan kinerja organisasi.
Tujuannya agar kinerja pegawai dapat memberikan kontribusi dan dukungan
dalam mencapai tujuan organisasi secara lebih jelas dan terukur. Penyelarasan
kebijakan dan regulasi, serta desain rancang bangun dan pengembangan
sistem pengelolaan kinerja pegawai terintegrasi dengan kinerja organisasi
digunakan sebagai dasar rekomendasi pemberian reward dan punishment serta
pengembangan pola karier pegawai. Menyikapi hal tersebut, dalam persepsi
perubahan kebijakan nasional melalui penyederhanaan organisasi dan
penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional, pengelolaan
kinerja pegawai terintegrasi dengan kinerja organisasi menjadi mutlak
dilaksanakan. Kondisi tersebut menuntut sinergi antara pengelolaan kinerja
pegawai, kinerja organisasi, dan pengelolaan jabatan fungsional terintegrasi
dalam Sistem Informasi Kinerja Pegawai Terintegrasi (SINERGI). Tujuan
pertamanya yaitu penyelarasan kebijakan dan regulasi sebagai amanat ketentuan
peraturan perundang-undangan. Kedua, sebagai tindak lanjut implementasi
melalui penyelarasan desain rancang bangun dan pengembangan sistem
pengelolaan kinerja pegawai terintegrasi. Terhadap upaya tersebut, melalui proyek
perubahan yang dilaksanakan menghasilkan (1) Rancangan Peraturan Menteri
Pertanian tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai; (2) Desain rancang bangun dan
pengembangan sistem pengelolaan kinerja pegawai terintegrasi yang dirilis dalam
agenda sosialisasi melalui siaran livestreaming dan webinar nasional, liputan
melalui media cetak nasional, serta launching sebagai momentum dimulainya
penerapan pengelolaan kinerja pegawai terintegrasi melalui Sistem Informasi
Kinerja Pegawai Terintegrasi (SINERGI).

iii

ABSTRACT

As a follow-up implementation of Government Regulation Number 30 of 2019
concerning Performance Assessment of Civil Servants and Regulation of the
Minister of Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reform Number 8
of 2021 concerning the Performance Management System for Civil Servants, an
alignment is needed in terms of policies, regulations, and employee performance
management systems. With the condition that performance management is still
process-based and organizational performance management is output-based,
there is a mismatch between employee performance and organizational
performance. It is important to follow up with an integration between employee
performance management and organizational performance. The goal is that
employee performance can contribute and support in achieving organizational
goals more clearly and measurably. Alignment of policies and regulations,
as well as design and development of an integrated employee performance
management system with organizational performance are used as the basis for
recommendations for providing rewards and punishments as well as developing
employee career patterns. In response to this, in the perception of changes
in national policies through organizational simplification and equalization of
administrative positions into functional positions, integrating employee
performance management integrated with organizational performance becomes
absolutely necessary. This condition demands a synergy between employee
performance management, organizational performance, and integrated functional
position management in the Integrated Employee Performance Information
System (SINERGI). The first objective is the alignment of policies and regulations
as mandated by laws and regulations. Second, as a follow-up to implementation
through alignment of design and development of an integrated employee
performance management system. With regard to these efforts, through the
change projects that have been implemented have resulted in (1) Draft Regulation
of the Minister of Agriculture on Employee Performance Management; (2) Design
and development of an integrated employee performance management system
released in the socialization agenda through livestreaming broadcasts and national
webinars, coverage through national print media, and launching as a momentum
for the implementation of integrated employee performance management through
the Integrated Employee Performance Information System (SINERGI).

iv

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i
LEMBAR PENGESAHAN iii
KATA PENGANTAR ...................................................................................................... v
ABSTRAK ..................................................................................................................... vi
DAFTAR ISI ................................................................................................................... vii
DAFTAR TABEL ............................................................................................................ viii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................ 1
DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................................... 1
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................. 1
4
A. Latar Belakang ................................................................................................ 9
1. Urgensi Proyek Perubahaan ...................................................................... 9
2. Analisis Lingkungan Strategis .................................................................... 10
11
B. Tujuan dan Manfaat ......................................................................................... 11
1. Tujuan Proyek Perubahaan ....................................................................... 11
2. Manfaat Proyek Perubahaan ..................................................................... 14
15
BAB II RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN ............................................................ 15
A. Deskripsi Proyek Perubahan ........................................................................... 15
1. Deskripsi Proyek Perubahan ...................................................................... 15
2. Kondisi Ideal yang diinginkan ..................................................................... 15
B. Output dan Outcome ....................................................................................... 19
1. Output Rancangan Proyek Perubahan ...................................................... 19
2. Outcome ..................................................................................................... 20
C. Tahapan (Milestone) Perubahan Rencana Strategis ....................................... 20
1. Tahap Jangka Pendek (s.d 2 bulan) ........................................................... 22
2. Tahap Jangka Menengah (s.d 1 Tahun) ..................................................... 23
3. Tahap Jangka Panjang (> 1 Tahun) ........................................................... 23
D. Stakeholder ..................................................................................................... 25
1. Identifikasi Stakeholder .............................................................................. 25
2. Peta Pemangku Kepentingan .................................................................... 27
E. Rencana Strategi Marketing ............................................................................ 27
F. Identifikasi Potensi Masalah/Kendala dan Solusinya ...................................... 29
G. Pembiayaan ..................................................................................................... 41
H. Faktor Kunci Keberhasilan .............................................................................. 41
45
BAB III PELAKSANAAN PROYEK PERUBAHAN ....................................................... 45
A. Capaian Dalam Jangka Pendek ...................................................................... 46
B. Rincian Capaian .............................................................................................. 49
49
BAB IV IMPLEMENTASI STRATEGI MARKETING DAN PEMBERDAYAAN ............. 49
A. Implementasi Strategi Marketing ..................................................................... 50
B. Deskripsi Perubahan Sebelum dan Sesudah Proyek Perubahan ................... 51
C. Kendala dan Solusi .......................................................................................... 53
D. Pemberdayaan Organisasi Pembelajaran .......................................................

BAB V PENUTUP ..........................................................................................................
A. Kesimpulan ......................................................................................................
B. Rekomendasi ...................................................................................................
C. Lesson Learn ...................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................
LAMPIRAN DOKUMENTASI KEGIATAN ......................................................................

v

DAFTAR TABEL

16 Tabel 1.
Tahapan Kegiatan/Milestone Jangka Pendek

19 Tabel 2.
19 Tahapan Kegiatan/Milestone Jangka Menengah

Tabel 3.
Tahapan Kegiatan/Milestone Jangka Panjang

22 Tabel 4.
Strategi Komunikasi dengan Stakeholders

24 Tabel 5.
Perkiraan Kendala, Risiko, dan Strategi Mengatasi Masalah

25 Tabel 6.
Alokasi Kebutuhan Anggaran Perancangan Regulasi Dan Desain

Rancang Bangun Sistem Pengelolaan Kinerja Pegawai.

27 Tabel 7.
Target dan Realisasi atas Tahapan Pelaksanaan Proyek

Perubahan Jangka Pendek

46 Tabel 8.

Identifikasi Perubahan Sebelum dan Sesudah Proyek Perubahan

46 Tabel 9.

Permasalahan dan Solusi Dalam Pelaksanaan Proyek Perubahan

48 Tabel 10.

Sebaran Penyetaraan Jabatan lingkup Kementerian Pertanian

vi

DAFTAR GAMBAR

GAMBAR Sebaran Jumlah PNS lingkup 5
GAMBAR Kementerian Pertanian
GAMBAR
GAMBAR Struktur Organisasi Sekretariat 6
GAMBAR Jenderal
GAMBAR
Matriks Strategi SOAR 9

Alur Pikir Rancangan Perubahan 13
Strategi Integrasi Pengelolaan
Kinerja Pegawai dengan Kinerja
Organisasi

Pemetaan Pemangku 20
Kepentingan (sebelum)

Pemetaan Pemangku 21
Kepentingan (sesudah)

vii

DAFTAR LAMPIRAN

53 Lampiran 1 Koordinasi Penyiapan Alur dan Gagasan Perubahan

58 Lampiran 2 Konsultasi Dengan Mentor Dan Persetujuan Gagasan
Perubahan

60 Lampiran 3 Pembentukan Tim Efektif Proyek Perubahan

66 Lampiran 4 Rapat Virtual Koordinasi Tim Efektif

75 Lampiran 5 Rapat Virtual Tindak Lanjut RPP Dan Persiapan
Proper Dengan Tim Efektif

81 Lampiran 6 Penyusunan Rancangan Desain Aplikasi Dan Konsep
Pengembangan Aplikasi

85 Lampiran 7 Rapat Koordinasi Persiapan Penerapan Pengelolaan
94 Kinerja Pegawai Lingkup Kementan
98
110 Lampiran 8 Pembahasan Internal Draft Awal Rancangan Permentan
118 Pengelolaan Kinerja Pegawai
131
Lampiran 9 Benchmark Pengelolaan Kinerja Dengan Kementerian/Lembaga,

Dan Pemda, (Kementerian Kelautan Dan Perikanan, Dan Pemprov
Jawa Barat)

Lampiran 10 FGD Perancangan Desain Integrasi Sistem E-Kinerja Dengan

E-Sakip Bersama Leading Sector (Kementerian PAN RB, BKN,
Dan KASN)

Lampiran 11 Public Hearing Rancangan Permentan Pengelolaan Kinerja Pegawai
Dengan Unit Kerja Eselon I Dan UPT Lingkup Kementan

Lampiran 12 Benchmark Pengelolaan Kinerja Dengan BUMN
(Bank Rakyat Indonesia)

139 Lampiran 13 Panduan Manual Petunjuk Operasional Aplikasi
SINERGI

141 Lampiran 14 Pilot Project Uji Terap Sistem Pengelolaan Kinerja
Pegawai

145 Lampiran 15 Harmonisasi Rancangan Permentan Pengelolaan Kinerja
Dengan Kementerian Hukum dan HAM

151 Lampiran 16 Sosialisasi, Launching dan Webinar Pengelolaan Kinerja
161 Pegawai melalui SINERGI Bersama IPAKRI.

Lampiran 17 Publikasi “SINERGI” (Aplikasi Pengelolaan Kinerja Pegawai

Kementerian Pertanian) melalui Dialog Interaktif dan Media Digital/
Mainstream.

viii





BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian
Kinerja PNS. Peraturan Pemerintah ini me-
1. Urgensi Proyek Perubahan ngatur antara lain perencanaan, pelaksanaan,
Berdasarkan tugas dan fungsi Biro Organisasi pemantauan, pembinaan, dan penilaian
dan Kepegawaian, Sekretariat Jenderal Kinerja pegawai serta tindak lanjut hasil
Kementerian Pertanian, salah satunya penilaian kinerja pegawai.
adalah pengelolaan kepegawaian serta fungsi
dalam menyelengarakan penilaian kinerja Dengan demikian, penilaian kinerja
pegawai dan penyempurnaan tata laksana di dapat dilakukan secara adil dan obyektif
lingkup Kementerian Pertanian, mengingat sehingga dapat memotivasi pegawai
hal tersebut perlu dilakukan percepatan dalam untuk bekerja lebih baik, meningkatkan
penyelarasan kinerja pegawai mendukung kualitas dan kompetensi pegawai, mem-
kinerja organisasi melalui rancangan Proyek bangun kebersamaan kohesivitas pegawai
Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan dalam pencapaian tujuan dan sasaran
Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII pemerintah dan hasilnya dapat digunakan
Tahun 2021 dengan Strategi Integrasi sebagai dasar penentuan tindak lanjut
Pengembangan Kinerja Pegawai dengan penilaian kinerja yang tepat.
Kinerja Organisasi.
Kinerja pegawai merupakan prestasi kerja,
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang yakni perbandingan antara hasil kerja yang
Aparatur Sipil Negara bertujuan untuk dapat dilihat secara nyata dengan standar
mewujudkan Aparatur Sipil Negara yang kerja yang telah ditetapkan organisasi.
professional, kompeten, dan kompetitif. Robbins (2008) mendefinisikan kinerja yaitu
Aparatur Sipil Negara sebagai profesi yang suatu hasil yang dicapai oleh pegawai dalam
memiliki kewajiban mengelola dan mengem- pekerjaanya menurut kriteria tertentu yang
bangkan dirinya, wajib mempertanggung- berlaku untuk suatu pekerjaan. Menurut
jawabkan kinerjanya dalam pelaksanaan Mangkunegara (2006) kinerja ialah hasil kerja
manajemen Aparatur Sipil Negara. baik secara kualitas maupun kuantitas yang
Undang-Undang Aparatur Sipil Negara juga dicapai oleh seorang pegawai dalam melaku-
mengamanatkan agar penilaian kinerja dilaku- kan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang
kan secara objektif, terukur, akuntabel, diberikan kepadanya. Sedangkan Rivai (2009)
partisipatif, dan transparan. Pengaturan mengartikan kinerja sebagai kesediaan
mengenai penilaian kinerja dalam Undang- seseorang atau kelompok orang untuk
Undang Aparatur Sipil Negara tersebut diatur melakukan suatu kegiatan, dan menyem-
lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah purnakan sesuai tanggung jawabnya dengan

1

hasil seperti yang diharapkan. kerja baik itu secara kualitas maupun kuantitas
yang telah dicapai pegawai, dalam menjalan-
Penilaian Kinerja PNS bertujuan untuk kan tugas-tugasnya sesuai dengan tanggung
menjamin objektivitas pembinaan PNS yang jawab yang diberikan organisasi, dan hasil
didasarkan pada sistem prestasi dan sistem kerjanya tersebut disesuaikan dengan hasil
karier, sebagaimana diatur dalam Peraturan kerja yang diharapkan organisasi. Kinerja
Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2019 organisasi merupakan indikator tingkatan
tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil prestasi yang dapat dicapai dan mencermin-
(PNS). Penilaian dilakukan berdasarkan kan keberhasilan suatu organisasi, serta
perencanaan kinerja pada tingkat individu dan merupakan hasil yang dicapai dari perilaku
tingkat unit atau organisasi, dengan mem- anggota organisasi.
perhatikan target, capaian, hasil, dan manfaat
yang dicapai, serta perilaku PNS. Ada dua Kinerja organisasi adalah totalitas hasil kerja
aspek penilaian kinerja PNS, yaitu hasil kerja yang dicapai suatu organisasi tercapainya
yang dicapai pada unit kerja sesuai dengan tujuan organisasi berarti bahwa, kinerja suatu
Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), dan penilaian organisasi dapat dilihat dari tingkatan sejauh
terhadap perilaku kerja. SKP ini adalah mana organisasi dapat mencapai tujuan yang
rencana kinerja dan target yang akan dicapai didasarkan pada tujuan yang sudah ditetapkan
pada periode tertentu. PP Nomor 30 sebelumnya”. Menurut Baban Sobandi (2006),
Tahun 2019 memberikan pilihan untuk meng- kinerja organisasi merupakan sesuatu yang
gunakan pengukuran kinerja setiap bulan, telah dicapai oleh organisasi dalam kurun
triwulan, semester atau tahunan. Prinsipnya waktu tertentu, baik yang terkait dengan input,
disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan output, outcome, benefit, maupun impact.
memuat kinerja utama yang harus dicapai Hasil kerja yang dicapai oleh suatu instansi
seorang PNS setiap tahun. Setiap pegawai dalam menjalankan tugasnya dalam kurun
dalam organisasi dituntut untuk memberikan waktu tertentu, baik yang terkait dengan input,
kontribusi positif melalui kinerja yang baik, output, outcome, benefit, maupun impact
sehingga kinerja pegawai yang jelas dan dengan tanggung jawab dapat mempermudah
terukur memberikan kontribusi terhadap arah penataan organisasi pemerintahan.
kinerja organisasi. Kinerja sebagai sebuah Adanya hasil kerja yang dicapai oleh instansi
hasil (output) dari suatu proses yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab akan tercapai
oleh seluruh komponen organisasi terhadap peningkatan kinerja yang efektif dan efisien.
sumber-sumber tertentu yang digunakan
(input). Kinerja merupakan hasil dari Dalam pengelolaan sumber daya manusia
serangkaian proses kegiatan yang dilakukan dalam suatu organisasi pemerintahan, PNS
untuk mencapai tujuan tertentu organisasi. memiliki kewajiban mengelola dan mengem-
Bagi suatu organisasi, kinerja merupakan hasil bangkan dirinya dan wajib mempertanggung-
dari kegiatan kerja sama diantara anggota atau jawabkan kinerjanya dan serta menerapkan
komponen organisasi dalam rangka mewujud- prinsip merit dalam pelaksanaan manajemen
kan tujuan organisasi. ASN. Menurut Mangkunegara (2006), kinerja
atau prestasi kerja adalah hasil kerja secara
Berdasarkan pengertian-pengertian kinerja kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh
dari beberapa pendapat diatas, dapat seorang pegawai dalam melaksanakan
disimpulkan bahwa kinerja merupakan hasil tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang

2

diberikdaibnerkikeapnadkaenpyaad. aPnyean.gePrteianngertilanin dlarini daprielakspaenlakasnanaraenncanreancasntarategsitsrategInisstanIsnistansi
kinerjak,inemrjae,nurmutenuHraust ibuHaansibu(2a0n02)(20d0a2l)amdalamPemePrinetmahe,rirnetanhca, nreankcearnjaa tkaehrujanatanh,upnearnja,npjiearnjanjian
bukunbyuakuyannyag ybaenrjgudbuel r“juMdaunl a“gMeamneangeSmuemnbSerumbekrinerjak,inoerrgjaa,niosragsaindisaansitadtankteartja, kdearjna,udraainanuraian
Daya DMayaanusMiaa”n, usaidaa”,lahadasluaahtu suhaatsuil hyaasnilg yanjgabatajna.baPtaenn.ilaPiaennilaSiasnarSanasaKrearnja KPeerjgaawPaeigawai
dicapadiicaspeasi eosraensgeoradnaglamdalammelakmsaenlaksaannaka(nSKP)(SdKi Pli)ngdkiulninggaknunKgeamneKnteemriaentePriearntanPiaenrtanian
tugas-tutuggaass- tyuagnags dyiadnagsadrikdaansaartkaasnkaetcaaskkaepcaank,apans,udahsduidmaphledmimepnlteamsieknatnasiekcaanrasekcoanrvaeknosniovneanlsional
pengaplaemngaanlamdaann kdeasnunkgegsuuhnagngushearnta sweartkatuwaktsuejak sebjaekrlakbuenrylakunPyearatuPrearnaturPaenmePrinetmaherintah
menurmutenusrtaunt dasrtanddaanr dkraitneriakriteyarinag yatenlagh telaNhomoNr o4m6or Ta4h6unTa2h0u1n1 2t0e1n1tantgentPanegnilaPiaennilaian
ditetapdkitaentapskeabnelusmebneylau.mnSyeab.agSaei bapgeanigeploelnagelolParestaPsriesKtearsjai KPeergjaawPaeigaNweagierNi eSgipeirli dSeipnigl adnengan
kepegkaewpaeigaanwaianBiro BiroOrganOisragsainisasdi an damnenggmuennagkgaunnaakpalinkaasipliek-aksini eerj-akinpeardjaa ptahduantahun
KepegKaewpaeigaanwamiaenmpmuneymapi unpyearai napnerapneantinpgentin2g017.2017.
dalamdamlaemnunmjaenngunkjaenbgerhkaesbielarhnaspielanngeploelnagaenlolaan
manajmemaneanjemkeinnerjakinePrjNaS PNdiS lindgi kulninggaknungaMnenyiMkaepniypikearkpei mpebraknegmabnalninggaknulninggaknusntgratnegsitsrategis
KemeKnteemriaenterianPertanPiaenrt,anian,BerdaBsaerkdaansarkadnalamdpaelammerpinetmahearin,tadhipaenr,ludkipaenrlbuikroaknrabsirioykarnagsi yang
PeratuPrearnatuMreanteMriePnteenridaPyeangduanyaaagnunAapaanraAtupraratuinrovatinf oyvaaittuifbyiaroitkurabsirioskerabsaigsaei boargani iosragsainyiasansgi yang
Sipil NSeigpail rNaedgaanraRdeafonrmRaesfoi rBmiraoskirBasirioNkroamsioNr 8omorm8ampmuabmerp-uinboevra- sini odvaansmi deanngamtuerngbatnuyrabkahnaylak hal
TahunT2a0h2u1n t2e0n2ta1ntgenStaisntigmSMisatinmajMemaneanjeKmineenrjaKinerjkareatifkraekaatinf amkeannyimraetknaynirastkeasnuastuesyuaantug ybaanrug. baru.
PegawPaeigaNweagi erNi eSgeipril, Sdipainl, hdasnil heavsailluaesvialuaPsierubPahearunbamhealnalumi epleanluyiepdeenrhyaendaearhnanbairaonkrabsiriokrasi
reformraesfoi rmbairsoikrabsiriokdraasri Tdiamri KTiemmeKnteemriaenteriamnerupmakearunpsaukaatnu smuoamtuemntoummednatulammdmalearmefomremreform
PendaPyeangduanyaaagnunAapaanraAtuprarSaitpuirl SNiepgilarNaegdaarna daonrganiosragsainpiseamsei rpinetmahearintmaheannjamdielnejbaidhi elefebkihtife, fektif,
ReformRaesfoi rmBaisriokrBasiriokrtaesrki aitterkimaipt lemimepnlteamsientamsiampmuammpeunjamdienjoardgianiosragsainisaadsai ptiaf daypatiftu yaitu
sistemsistepmenilapiaennilaicaanpaiacnapaikainerjakinePrjNa S PNoSrganiosragsainiysaansgi ymanagmpmuampeunyemseunayikeasnuadikiarin diri
KemeKnteemriaentPeeriartnanPiaenrtapnaidaan tpaahduant2a0h2u0n,2p0e2rl0u, perlduengadnenpgearnubaphearunbaahtaanu adteanugadnenkgaatna klaaitna lain
dilakudkailankukpaennyeplaernaysealnarascanscacdainsgcadainngtaraantaroarganiosragsainiysansig ymanegmilmikiemtiinligkikatingkkeaptekkaeapnekaan
kinerjakiinnedrijvaidinuddiveindguadneknignaenrjakionregrajaniosragsai.nisasi. yang yacnugkupcuktiunpggi tintgegrhi adtaeprhadpaeprubaphearunbahan

lingkulninggaknunogragnaniosragsainiysansgi ymanagmpmuampeung-meng-
Hal inHi adl iliankiudkailankuskeasnuasi etsuujuaai ntudjuaarni pdraoryiekproyegkabunggakbaunnagnktaanraaknetacreapkaetacnepdaatnanaddaapntabdialiptatasbilitas
perubaphearunbasheabnagsaei bsaegbauiasheblaunaghkalahngstkrahtegsitsrategdisengadnesntgaabnilitsatasbdilaitnas deafinsienesfi,siheanrsuis, hmaarumspmuampu
yang ykaonmg pekrohmenpseirfhednasnif sdiastnimasitsiktimsaetbikagsaei bagabiertindbaekrtindlainkcahlincadhalamdalammemamnfeamataknafnaatkan
upayaupauynatuk unmtuekngemmebnagnegmkbaanngkpaennilapiaennilaiapneluanpge-lpuealnuga-npgeldualnagmdpaelarumbaphearunblainhgaknulninggaknungan
capaiacnapakiannerjakinpeerjgaawpaeigaywaanig ytaenrigntetgerainstiegraysai ng ycaenpgat.ceNpaamt. uNnadmisuinsi dlaisinisi julagian mjuagma pmuampu
dengadnenkgiannerjakinoerrgjaaniosragsainisaeshingsgeahindgagpaatdapabtertindbaekrtienfdisaikenefsiseiceanrasesctabrail sdteanbgiladnesnugmanbesrumber
mempmerejemlapserjpeelarasn,peratnu,gas,tudgaans, tadnagngutanngg-gungd-aya dyaynag ytearnbgantgeurbnandgaunn ddimanilikdi imoriglikainiosragsainisasi
jawabjapweagbawpaeigdaawlami dpaelanmcappeaniacnaptuajiuaanntudjuaann daknhusukshnuysaussnuyma besrumdbaeyra dmayaanusmiaanusseicaarasecara
sasarasnasaraonrganiosragsai.nisaDsie. ngaDnengadnemikdiaenmikiasnimultsainm. ultan.
penilapiaennilkainiaenrjakindearpjaatddaiplaaktudkailankuskeacnaraseacdairla adil
dan doabnyekotibf yeskethifingsgeahingdgaapatdampaetmomtiveamsoi tivaSsiebagSaei batginadiaktindlaankjut lankejubtijakeabnijaknansionnaalsional
pegawpaeigauwnatui k unbteukerjbaekleerbjaih lebbaiihk bdaailkamdalamelalumi elaplueinyepdeenrhyaendaearhnanaabnirokrabsiriokradsain dan
pencappeaniacnaptauijaunantudjuaann sdaasnarasnasapreamnerpinetmaherintathransfotrramnassfoi rjmabaastiajnabmaetarnupmakearunpsaukatnu spuraotsuesproses
dan dhaansilnhyasdilanpyatddaigpuant adkigaunnsaekbaangsaei bdaagsairdasaprerubaphearunbadhaarinsduartiu skuoantudiskioknediskioknediskiolnadinisi lain
penenptueannentukaentepakteatnepatpaennilapiaennilaikainnerjak.inerjau.ntuk unmtuekncampeani caspeasui astuesuyaatnug ylaenbgih lebbaiihk. baik.
KeberKhaesbielarhnapseillaankspaenlakasnaSnaisatenmSiMstaenmajMemaneanjemePnerubPahearunbaihnai nbisinai beisramabkenramaluknaas. lTuraasn. s-Trans-
KinerjaKinePrNjaS PsNaSngastantgeargt antteurnggantuknegpadkaepadfaormasfoi rmoragsainiosragsainmisaesrui pmakearunpaskuaantu ssutaratutegsitrategi
pelakspaenlakasnanaasnistems-isitsetmem-sistelmain layinaitu yaitduan imdpalnemimepnlteamsieunntatuski umnetumkbmawema boargwaaniosragsainisasi

3

dari bentuk dan sistem yang lama ke bentuk instansi pemerintah dalam melaksanakan
dan sistem yang baru dengan menyesuaikan tugas, meningkatkan kualitas dan jangkauan
seluruh elemen ikutannya (sistem, struktur, pelayanan.
people, culture) dalam rangka meningkatkan
efektivitas organisasi untuk mencapai tujuan Kebijakan Nasional yang telah ditetapkan
yang telah ditetapkan selaras dengan visi
dan misi organisasi. Hal inilah yang menjadi dalam percepatan pelayanan administrasi
keharusan dimana kinerja pegawai harus
selaras dan mendukung kinerja organisasi. pemerintahan dilakukan melalui

2. Referensi Sebelumnya E-Government, menjadi satu keharusan dalam
Salah satu sasaran strategis sebagaimana
tertuang dalam Rencana Stratesis mencapai tujuan tata kelola pemerintahan, hal
Kementerian Pertanian Tahun 2020 - 2024
terwujudnya Reformasi Birokrasi dan Tata ini tidak terlepas dari desain arsitektur
Kelola Pemerintah yang berorientasi pada
layanan prima pelayanan pemerintah ditujukan sistem pemerintahan berbasis elektronik,
untuk mencapai tata kelola yang baik (good
governance). Melalui birokrasi yang efektif dan dalam memberikan layanan administrasi
efisien maka terwujudlah cita-cita reformasi
birokrasi dan peningkatan pelayanan publik pemerintahan yang meliputi :
sehingga pelayanan pemerintah memberikan
kepuasan prima. Sejalan dengan pembangu- a. Layanan publik terintegrasi
nan aparatur negara berdasarkan RPJPN
2005-2025 ditujukan untuk mewujudkan b. Layanan administrasi pemerintahan
8 (delapan) area perubahan, salah satu
pelaksanaan reformasi birokrasi pada area terintegrasi.
perubahan terkait tata laksana, SDM aparatur
merupakan tanggung jawab Biro Organisasi Sedangkan layanan administrasi pemerintahan
dan Kepegawaian melalui penerapan Sistem terdiri atas :
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) a. Akuntabilitas kinerja
atau E-Government. Menyelenggarakan b. Pengawasan
pemerintahan dengan memanfaatkan c. Pengelolaan kepegawaian
teknologi informasi dan komunikasi untuk d. Pengelolaan kearsipan
memberikan layanan. Hal ini tertuang dalam e. Pengelolaan Barang Milik Negara
Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang f. Pengelolaan keuangan (perencanaan,
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
SPBE ditujukan untuk untuk mewujudkan tata pengganggaran, dan pengadaan barang/
kelola pemerintahan yang bersih, efektif, jasa)
transparan, dan akuntabel serta pelayanan
publik yang berkualitas dan terpercaya Menindaklanjuti dan selaras dengan kebijakan
Mendorong dan mewujudkan penyeleng- nasional tersebut, layanan administrasi
garaan pemerintahan yang terbuka, inovatif, pemerintahan terintegrasi khususnya dalam
dan akuntabel, meningkatkan kolaborasi antar pengelolaan kepegawaian dilaksanakan oleh
Biro Organisasi dan Kepegawaian sebagai
salah satu unit kerja di lingkup Sekretariat
Jenderal Kementerian Pertanian. Visi
Sekretariat Jenderal dalam rangka mendukung
visi Presiden melalui Kementerian Pertanian
adalah Kredibel, Akuntabel dan Professional
dalam Memberi Dukungan Manajemen dan
Administratif Kementerian Pertanian untuk
terwujudnya Pertanian yang Maju, Mandiri dan
Modern. Sedangkan misi Sekretariat Jenderal
tahun 2020-2024 dalam rangka mendukung
misi Presiden melalui Kementerian Pertanian

4

adalaha:daa.lamhe: wa.umjuedwkaunjurdekfoarnmraesfoi rbmiraoskirabsiriodkaransi dan reformraesfoi rmbaisroi krabsiriokrdaasni daaknuntaabkiulintatasbilitas

meninmgkeantiknagnkaktukanlitaksuasluitmasbesrumdabyear dmaaynausmiaanusia kinerjakineorjgaaniosragsai;nisdaasin; d3a) n R3e)formRaesfoi rmasi

(SDM)(SDSeMk)reStaerikartetaJreiantdeJraeln;dedraanl; bd.anmebm. -mem- sistemsisptermencpaenreanacnandaaann pdeanngapnegnggaaranng.garan.

bangubnangpuengeploelnagaenlolaannggaarannggaSraenkreStaerikartetariadt. Trda.nsfTorramnassfoi rmpealsaiyapnealanyapnuabnlikp, umbleikla, lumi:elalui:

JendeJraelnydaenragl aykaunngtaabkeulndtaabnebl edraknuableitraksu.alitas. 1) Pe1la)yaPnealanyapnuabnlikpubbelribkasbiesrbealseikstroenleikktronik
(e-ser(veic-see);rvi2c)e);Pe2n)guPaetannguapteanngapweansgaanwasan

Arah AkreabhijakeabnijaSkeaknreStaerikartetaJreiantdeJraelndtearhaul ntahun masyamraaksaytarakaatat s atkaisnerjakineprjealayapnealanyanan

2020-20240-20a2d4alahadamlaehmbmanegmubnangduan dmaen- me- publikp; u3b)likP; e3n)guPaetannguaetkaonsisetekomsisinteomvasini ovasi

ngembnagnegmkbaannogrkgaanniosragsai,nissiasstei,msiastdemminaisdtmraisniistrasi organiosragsai;nidsasni;4d)aPne4n)guPaetanngupaetalanyapnealanyanan

dan mdaannajmemaneanjepmemenbapnegmubnaanngpuenratannpiaenrtaynainagn yang terpadtue.rpadu.
sesuasi esauzais aczlaesan clgeoavnerngmoveenrtnmdeannt gdoaond good
governgaonvceern. aSnctrea.teSgitraytaenggi ydailnagkudkailankudkaalanmdalamDalamDaplealmakspaenlakasnantuagaans tudgaans fudnagnsifusnegrstai serta

rangkaranmgkeambmanegmubnandgaun mdaenngemmebnagnegmkbaanngkapnencappeaniacnapaoiuapnutouoprugtaniosragsainisKaesmi eKnteemriaenterian

organiosragsai,nisassi,istemsistemadminaisdtmraisniistrasdian daPnertanPiaenrtadniidaunkudnidguksuenbgansyeabkan1y6a.8k6216(.e8n6a2m(enam

manajmemaneanjempemn bapnegmubnaanngupnearntanpiaenrtanyiang yanbgelas breiblaus dreiblaupadnelarpaatuns reantuasmenpaumluh pduuluah) dua)

sesuasi esauzais aczlaesan clgeoavnerngmoveenrtnmdeannt gdoaond gooPdegawPaeigaNweagierNi eSgiepriil Syaipnigl ytaenrsgebtaersedbi a1r 1di 11

governgaonvceernmaneclaelumi:elalui: (sebel(asse)beulnaist) kuenrjiat keesrejalonesIe, lobnerkI,edbuedrkuekdaundukan

a. Pean. guPaetannguatiamnplemimepnlteamsientamsai najmemaneanjemepnada pkandtaorkapnutsoart pduasnatUdnaitnPUenlaitksPaenlakTseaknnaisTeknis

ASN, ASmNe, lalumi elaulupiayau-uppaayyaa-upasyeabagsaei baga(Ui PT)(,UPdTa)f,tardatfetarlramtpeirrl.amKpoirn. disKionedkissiistienkgsisting

berikubt:e1ri)kuPt:en1e) rPapeannerampaannajmemanaanjetmaleantatalentjaumlahjupmelgaahwpaeigdaawpaaitdtearpliahtattedrlaihlaamt dgaalammbagra1m.bar 1.

ASN; A2S) NP;e2n)ingPkeantianngksaitsatnemsismteemrit mASerNit; ASNJ;umlaJhumPNlaSh lPinNgSkulpingKkeumpeKnteemriaentePreiarntanPiaenrt,anian,

3) P3e)nyePdeenrhyaendaearhnanaeasneloneisealsoi;nisadsain; dadniambdiliadmarbiilddaatari kdeapteagkaewpaeigaanwAagiaunstuAsgu2s0t2u1s.2021.

22 Re2n2stRraeSnestkrraeStaerikarteJtaerniadteJraeln,Kdermael,KnteamnentaTnerkaiTt earksapiet kasppeemkbipneamanb,inapaenm,anpteamuantaduaann dan

4) Pen4a)tPaaenajatabaantajnabfuantagnsifounnagls. ional. evaluaesviakluinaesrijakindeisrajanddiinsgaknadningdkeanngadnenjugmanlahjumlah

b. Pebn. atPaaenaktealaenmkbealgeamabnadgananprdoasnesprboisensis,bisniPs,NS PKNemSeKnteemriaentePriearntanPiaenrtasnuiadnahsusdaaahtnysaaatnya

melalumi:elal1u)i: P1e)natPaaenatakaenlemkbealgeamabnagaamnengemmebnagnegmkbaannginkoavnasini ouvnatusik umnteumkumdaehmkuadnahkan

instanisnisptaenmsei rpinetmahe;ridnatanh2; )dan 2P)enerPapeannerapapnengepnednaglieandaliapnenilapiaennilaiakninerjak,inerjsae, rta serta

(SPBE(S) PteBriEnt)etgerainstie. grasi. mengamnetinsgipaanstisipaspi erubaphearunbahanlingkulninggaknungan

c. Rec.formRaesfoi rmsaisstiemsisatekmuntaabkiulintatasbilkitianserjak,inerjas,trategsitsratesgailsah saslahtunysaatunteyrakaitterkeabitijakeabnijakan

melalumi:e1la) lPuie: r1lu)aPsearnluiamspalnemimepnlteamsiesnistatesmi sistempenyepdeenrhyaendaearhnabniaroaknrabsirio. krasi.

integritnatse;grit2a)s; P2e)nguPaetannguaptaenngeploelnagaenlolaan

Jumlah PNS lingkup Kementerian Pertanian

6000 5357

5000 3718
4000
Jumlah
3000 1947 1880
264
2000 1139 595 824
1000
314 328 287

0

Eselon I Gambar 1.
Sebaran Jumlah
PNS Lingkup
Kementerian Pertanian

Sumber: Data SIM ASN per Oktober 2021

5

Penyederhanaan birokrasi merupakan amanat Dengan berbagai perubahan tersebut sudah
Presiden, bertujuan mewujudkan birokrasi saatnya mengembangkan sistem penilaian
yang dinamis, lincah, dan agile dan kinerja yang lebih akurat, terukur dan
professional, peningkatan efektivitas dan terintegrasi.
efisiensi organisasi mendukung kinerja
organisasi. Mekanisme penyederhanaan Struktur organisasi Sekretariat Jenderal pasca
birokrasi lingkup Kementerian Pertanian penyederhanaan birokrasi berdasarkan
dilanjutkan dengan penyetaraan jabatan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun
administrasi kedalam jabatan fungsional yang 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja
melaksanakan tugas berdasarkan keahlian. Kementerian Pertanian sebagai berikut:

SEKRETARIAT JENDERAL

BIRO BIRO BIRO BIRO KEUANGAN BIRO UMUM DAN BIRO BIRO
PERENCANAAN ORGANISASI HUKUM DAN BARANG PENGADAAN KERJASAMA HUBUNGAN
MILIK NEGARA LUAR NEGERI MASYARAKAT
DAN DAN INFORMASI
KEPEGAWAIAN
PUBLIK

SUBBAGIAN SUBBAGIAN SUBBAGIAN SUBBAGIAN SUBBAGIAN SUBBAGIAN BAGIAN
TATA USAHA TATA USAHA TATA USAHA TATA USAHA TATA USAHA TATA USAHA PROTOKOL

SUBBAGIAN
TATA USAHA

KELOMPOK JABATAN KELOMPOK JABATAN KELOMPOK JABATAN KELOMPOK JABATAN KELOMPOK JABATAN KELOMPOK JABATAN KELOMPOK JABATAN
FUNGSIONAL FUNGSIONAL FUNGSIONAL FUNGSIONAL FUNGSIONAL FUNGSIONAL FUNGSIONAL

Gambar 2. Struktur Organisasi Sekretariat Jenderal

6

Dalam memberikan dukungan manajemen digunakan dalam pengelolaan khusunya
yang dilaksanakan Sekretariat Jenderal, Biro pengukuran dan penilaian kinerja pegawai di
Organisasi dan Kepegawaian melaksanakan lingkungan Kementerian Pertanian. Bebarapa
tugas penyusunan organisasi, tata laksana permasalah dalam penyelarasan kebijakan/
dan reformasi birokrasi, serta pengelolaan regulasi serta rancang bangun pengelolaan
kepegawaian lingkup Kementerian Pertanian, kinerja melalui metode brainstorming, diskusi,
sedangkan fungsi yang diselenggarakan yaitu: dan benchmark hasil analisis disusun dalam
a. penyusunan, evaluasi, dan penyempurnaan diagnosa sebagai berikut:
1) Belum selarasnya kebijakan/regulasi yang
organisasi, serta pengembangan jabatan
fungsional dan budaya kerja; mengatur tentang pengelolaan pegawai di
b. penyusunan, evaluasi, dan penyempurnaan lingkup Kementerian Pertanian.
tata laksana, fasilitasi reformasi birokrasi 2) Belum selarasnya pengukuran kinerja
lingkup Kementerian Pertanian serta organisasi dengan kinerja pegawai.
penyelenggaran sistem pengendalian 3) Belum terintegrasi pemantauan dan
internal lingkup Sekretariat Jenderal; evaluasi antara kinerja individu dengan
c. pelaksanaan perencanaan, pengembangan, kinerja organisasi.
dan penilaian kinerja pegawai; 4) Belum selarasnya pengukuran kinerja
d. pelaksanaan mutasi pegawai; dan organisasi dengan menggunakan
e. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah outcome/output base dengan kinerja
tangga Biro Organisasi dan Kepegawaian. pegawai dengan menggunakan process
base.
Biro Organisasi dan Kepegawaian sebagai unit 5) Belum tergambar peran hasil kinerja
kerja lingkup Sekretariat Jenderal mempunyai pegawai dengan kinerja organisasi.
tugas melaksanakan penyusunan organisasi,
tata laksana dan reformasi birokrasi, pengelo- Berdasarkan permasalahan di atas, dapat
laan kepegawaian lingkup Kementerian disimpulkan akar masalahnya lebih lanjut dan
Pertanian. Dalam melaksanakan tugas dianalisis dengan menggunakan diagnosa 7P.
tersebut, Biro Organisasi dan Kepegawaian 1) Product/layanan
menyelenggarakan fungsi pelaksanaan Produk layanan yang dihasilkan yaitu
perencanaan, pengembangan, dan penilaian kebijakan/regulasi dengan instrumen sistem
kinerja pegawai didalamnya mencakup pengelolaan kinerja pegawai dengan kinerja
pengelolaan kinerja yang memiliki keterkaitan organisasi terintegrasi. Diperlukan integrasi
yang luas terhadap seluruh pegawai lingkup sistem dalam mencapai keselarasan antara
Kementerian Pertanian. Salah satu simpul kinerja pegawai dengan kinerja organisasi.
yang penting dalam sistem pengelolaan kinerja 2) Price
tersebut adalah penyelarasan Indikator Kinerja Harga yang diperlukan untuk pengembangan
Utama (IKU)/organisasi dengan Indikator sistem pengelolaan kinerja pegawai dengan
Kinerja Individu (IKI)/ pegawai. desain Rancana Anggaran Biaya yang diperlu-
kan.
Berdasarkan ketentuan peraturan per- 3) Place
undang-undangan yang mengatur mengenai Lokasi penerapan integrasi pengelolaan
pengelolaan kinerja pegawai, perlu dilakukan kinerja pegawai dengan kinerja organisasi
penyelarasan baik dalam hal kebijakan/ yaitu di lingkup Kementerian Pertanian.
regulasi maupun dalam sistem yang

7

4) Promotion dihadapi oleh organisasi berdasarkan faktor
Rencana promosi yang akan dilaksanakan internal yang dimiliki organisasi dan ekternal
yaitu melalui media sosial, website, banner, yang dihadapi organisasi. SOAR akan mem-
sosialisasi, webinar, dan launching. bantu individu maupun organisasi dalam
5) People/Sumber Daya Manusia menentukan strategi dan kapasitas performa
Sumber daya manusia sebagai tim yang organisasi.
memberikan dukungan dalam persiapan dan
penerapan pengelolaan kinerja pegawai yaitu Strategi empat elemen SOAR antara lain: 1)
tim efektif yang memberikan dukungan secara Strength (S) merupakan segala hal yang men-
langsung dalam membangun komitmen jadi kekuatan dan kemampuan terbesar yang
bersama, serta tim yang memberikan dimiliki, berupa aset baik aset yang berwujud
dukungan secara tidak lansung dalam mem- maupun aset yang tidak berwujud yang
berikan dukungan melalui pengawalan dan mampu mendukung keberlangsungan usaha.
pendampingan pengelolaan kinerja di unit Kekuatan akan terus dikembangkan demi
kerja mitra lingkup Kementerian Pertanian. kemajuan organisasi maupun individu di masa
6) Physical evidence/kemasan depan. 2) Opportunities (O) merupakan bagian
Kemasan yang akan digunakan yaitu dalam dari lingkungan eksternal yang harus di
bentuk video, desain logo, branding dan analisis agar mudah memahami apa yang
tagline “sistem informasi pengelolaan kinerja harus dilakukan agar dapat dimanfaatkan.
pegawai terintegrasi” Peluang akan memberikan manfaat bagi
7) Process/Proses organisasi jika organisasi tersebut mampu
Proses, prosedur, mekanisme yang digunakan meraih peluang tersebut dengan cepat dan
yaitu melalui : tepat. 3) Aspirations (A) merupakan harapan,
a. Perancangan/penyusunan, pembahasan visi dan misi yang ingin dicapai guna mem-
bentuk kepercayaan diri terhadap produk,
dan penetapan kebijakan dan regulasi pasar dan hal apapun yang dikerjakan demi
mengenai pengelolaan kinerja pegawai di mencapai visi yang diharapkan sehingga
lingkup Kementerian Pertanian. muncullah perasaan positif dan semangat
b. Perancangan desain sistem informasi dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan.
pengelolaan pegawai terintegrasi dengan 4) Results (R) merupakan hasil-hasil yang
kinerja organisasi. ingin dicapai dalam perencanaan strategis,
guna mengetahui sejauh mana pencapaian
Dalam memformulasikan kemampuan dan dari tujuan yang telah disepakati bersama,
memahami kapasitas dalam pelaksanaan untuk memotivasi pegawai dalam usaha men-
gagasan perubahan digunakan metode SOAR capai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan
(Strengths, Opportunities, Aspirations, analisis SOAR, metode pengolahan dan
Results). Dalam kerangka kerja SOAR analisis data menggunakan analisis deskriptif
sebanyak mungkin stakeholder dilibatkan yang di- gunakan untuk menganalisis lingkungan
didasarkan pada integritas para anggotanya. internal dan eksternal pengelolaan kinerja
Masalah integritas menjadi sangat penting pegawai yang terintegrasi dengan kinerja
karena para stakeholder harus menyadari organisasi dilihat dari berbagai prespektif,
asumsi-asumsi yang menjadi dasar penggerak berupa visi, misi, tujuan, kekuatan, peluang
bagi para pemimpin organisasi. SOAR serta harapan dan hasil yang ingin dicapai oleh
merupakan diagram yang berfungsi untuk Biro Organisasi dan Kepegawaian.
mengidentifikasi situasi dan posisi yang

8

Kekuatan/ Peluang/

Strength (S) Opportunities (O)

1. Tersedianya sistem dan 1. Adanya Peraturan

prosedur kerja yang Pemerintah No. 30

baku dalam Tahun 2019 tentang

pengelolaan pegawai; Penilaian Kinerja

2. Tersedianya jumlah Pegawai Negeri Sipil

pengelola kepegawaian 2. Adanya Perpres No.

yang memadai (105 95 Tahun 2018

Eksternal orang) tentang Sistem
Internal
3. Tersedianya Pejabat Pemerintahan

Fungsional yang Berbasis Elektronik

kompeten (Analis (SPBE)

Kepegawaian, Auditor 3. Adanya PerMenPAN

Kepegawaian, Asessor, RB No. 8 Tahun

pranata Komputer, dan 2021 tentang Sistem

Analis Kebijakan) Manajemen Kinerja

4. Tersedianya uraian Pegawai Negeri

tugas pegawai yang Sipil.

jelas pada masing- 4. Tuntutan Pelayanan

masing fungsi; Kepegawaian

Berbasis IT dengan

adanya Revolusi

Industri 4.0.

5. Tuntutan Standar

Pelayanan Minimal

Pelayanan dan

Pengelolaan

Kepegawaian.

Harapan/ Aspirations (A) SA OA
1. Harapan dari pejabat fungsional di
1. Menyusun Perubahan Berkoordinasi dengan
kementan agar SKP yang
terintegrasi segera terwujud Permentan No. 12 Menpan RB untuk
2. Memudahkan penilaian kinerja dan
kinerja organisasi sebagaii dasar Tahun 2019 tentang menyusun penilaian
pemberian reward dan punishment
serta pola karir pegawai. Penilaian Kinerja kinerja individu dan

Pegawai Lingkup kinerja organisasi

Kementan. berbasis elektronik.

2. Rancang bangun

pengembangan Sistem

penilaian kinerja

pegawai yang

terintergasi dengan

kinerja.

Hasil/Results (R) SR OR
1. Terintegrasinya kinerja pegawai
1. Mengalokasikan semua 1. Berkoordinasi
dengan kinerja organisasi yang
bersasis outcome/output base. sumberdaya untuk dengan Menpan RB

2. Meningkatnya kinerja SDM mewujudkan integrase untuk Integrasi
Kementan dalam mencapai tujuan
kinerja pegawai dengan Pengelolaan Kinerja
organisasi.
kinerja organisasi. Pegawai dan Kinerja

2. Membuat Sitem Organisasi Berbasis

informasi yang mudah Elektronik.

dan terintegrasi untuk

mendukung pencapaian

tujuan organisasi.

Gambar 3. Matriks Strategi SOAR

B. TUJUAN DAN MANFAAT Atasan Pejabat Penilai, untuk meningkatkan
kinerja pegawai selaras dengan kinerja
1. Tujuan Proyek Perubahan organisasi, serta menjamin obyektivitas pem-
Tujuan sistem pengelolaan kinerja pegawai binaan pegawai berdasarkan pada sistem
digunakan sebagai acuan dalam penilaian prestasi dan sistem karier.
kinerja pegawai, bagi Pejabat Penilai, dan

9

Tujuan yang ingin dicapai dalam proyek pegawai, dan sebagai instrumen penilaian
perubahan ini terbagi dalam 3 (tiga) tahap
yakni jangka pendek, jangka menengah dan kinerja pegawai agar lebih terukur dan dapat
jangka panjang, lebih lanjut dijabarkan sebagai
berikut: memberikan kontribusi terhadap kinerja
1) Tujuan Jangka Pendek
organisasi di lingkup Kementerian Pertanian.
a. Tersusunnya rancangan Peraturan
Menteri Pertanian yang mengatur Secara spesifik manfaat dari proyek
tentang Mekanisme Kerja dan
Penilaian Kinerja Pegawai lingkup perubahan yang akan dicapai, yaitu:
Kementerian Pertanian.
1. Manfaat Bagi Institusi
b. Terbangunnya rancangan desain
sistem penilaian kinerja pegawai a. Adanya dasar aturan/regulasi yang
lingkup Kementerian Pertanian
terintegrasi dengan kinerja organisasi. mengatur mengenai pengelolaan

2) Tujuan Jangka Menengah kinerja pegawai terintegrasi dengan
a. Penetapan dan penerapan Peraturan
Menteri Pertanian tentang Mekanisme kinerja organisasi di lingkup
Kerja dan Penilaian Kinerja Pegawai
lingkup Kementerian Pertanian. Kementerian Pertanian, selaras
b. Implementasi sistem penilaian kinerja
pegawai lingkup Kementerian dengan ketentuan peraturan
Pertanian terintegrasi dengan kinerja
organisasi. perundang-undangan.

3) Tujuan Jangka Panjang b. Adanya sistem terintegrasi dalam
a. Terwujudnya keselarasan pengukuran
kinerja organisasi dengan kinerja pengelolaan kinerja pegawai dengan
pegawai.
b. Terwujudnya pemantauan dan evaluasi kinerja organisasi di lingkup
kinerja organisasi dan kinerja pegawai
yang terintegrasi. Kementerian Pertanian,
c. Terpetakannya peran dan hasil setiap
pegawai terhadap capaian kinerja c. Sebagai dasar tindak lanjut hasil
organisasi sebagai dasar dalam
pemberian reward dan punishment penilaian kinerja melalui pemberian
serta pengembangan pola karir reward dan punishment pegawai, serta
pegawai.
pola karir pegawai.
2. Manfaat Proyek Perubahan
Manfaat sistem pengelolaan kinerja pegawai 2. Manfaat Bagi Institusi Lain
yaitu sebagai tindak lanjut penerapan
kebijakan/regulasi dalam pengelolaan kinerja a. Sebagai acuan dan contoh bagi

lembaga dan institusi lain dalam

mewujudkan pengendalian kinerja

pegawai yang terintegrasi dengan

kinerja organisasi.

b. Tindak lanjut kepatuhan terhadap

tindak lanjut dan penerapan ketentuan

peraturan perundang-undangan dalam

pengelolaan kinerja pegawai.

3. Manfaat Bagi Peserta PKN Tk. II.

a. Dapat mengimplementasikan strategi

pengembangan proses bisnis

pengelolaan kinerja pegawai yang

terintegrasi dengan kinerja organisasi.

b. Dapat menjadi role model Jabatan

Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup

Kementerian Pertanian dan

Kementerian/Lembaga lain.

10





BABBAIBI II

RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN

A. DESKRIPSI PROYEK PERUBAHAN

1. Deskripsi Proyek Perubahan merupakan prestasi kerja perbandingan antara
Kementerian Pertanian mempunyai tugas hasil kerja yang dapat dilihat secara nyata
menyelenggarakan urusan pemerintahan di dengan standar kerja yang telah ditetapkan
bidang pertanian untuk membantu Presiden organisasi. Kinerja juga diartikan sebagai hasil
dalam menyelenggarakan pemerintahan kerja yang dicapai oleh setiap PNS pada
negara. Mengacu Peraturan Menteri Pertanian organisasi unit kerja atau tim kerja sesuai
Nomor 40 Tahun 2020 tentang Organisasi dengan sasaran kinerja pegawai dan perilaku
dan Tata Kerja Kementerian Pertanian, Biro kerja. Sasaran kinerja pegawai adalah rencana
Organisasi dan Kepegawaian merupakan kinerja dan target yang akan dicapai oleh
eselon II yang berkedudukan di bawah seorang PNS yang harus dicapai setiap tahun,
Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian sedangkan sasaran target adalah hasil yang
mempunyai tugas melaksanakan penyusunan diharapkan dari suatu program atau keluaran
organisasi, tata laksana dan reformasi yang diharapkan dari suatu kegiatan yang
birokrasi, serta pengelolaan kepegawaian merupakan output dari kinerja organisasi.
lingkup Kementerian Pertanian. Beberapa
fungsi diselenggarakan oleh Biro Organisasi Kinerja organisasi merupakan indikator
dan Kepegawaian, termasuk penyiapan tingkatan prestasi yang dapat dicapai dan
perencanaan, pengembangan, pengelolaan, mencerminkan keberhasilan suatu organisasi,
penilaian kinerja, penerapan disiplin, dan serta merupakan hasil yang dicapai dari
pemberian penghargaan pegawai. perilaku pelaku organisasi, dapat juga
dikatakan sebagai sebuah hasil (output) dari
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 suatu proses tertentu yang dilakukan oleh
Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai seluruh komponen organisasi, merupakan
Negeri Sipil, dan Peraturan Menteri hasil dari serangkaian proses kegiatan yang
Pendayagunaan Aparatur Negara dan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu
Reformasi Birokrasi Nomor 8 Tahun 2021 organisasi. Proyek Perubahan ini merupakan
tentang Sistem Manajemen Kinerja Pegawai strategi Biro Organisasi dan Kepegawaian
Negeri Sipil, mendefinisikan sistem untuk membuat regulasi dan kebijakan dalam
Manajemen Kinerja PNS sebagai suatu proses upaya meningkatkan kinerja pegawai melalui
sistematis yang terdiri dari perencanaan penyelarasan sasaran kinerja pegawai dengan
kinerja, pelaksanaan, pemantauan dan pem- capaian kinerja organisasi yang menjadi
binaan kinerja, penilaian kinerja, tindak lanjut, mandate setiap unit kerja lingkup Kementerian
dan sistem informasi kinerja. Kinerja pegawai Pertanian.

11

Kondisi eksisting pengukuran kinerja pegawai gelolaan kinerja pegawai yang terintegrasi
belum selaras dengan kinerja organisasi dengan kinerja organisasi, melakukan peman-
ditandai dengan sasaran kerja pegawai tauan dan evaluasi, menyusun cascading serta
belum menggambarkan output organisasi penyelarasan kinerja organisasi dengan kiner-
sebagaimana telah ditetapkan dalam perjanji- ja individu melalui matrik peran hasil menjabar-
an kinerja pejabat pimpinan tinggi madya. kan kontribusi kinerja pegawai yang terinteg-
Cascading tugas yang didelegasikan kepada rasi dengan kinerja organisasi. Proyek Peruba-
koordinator subkoordinator kelompok serta han dengan topik strategi integrasi pengem-
pejabat fungsional dan pelaksana belum bangan kinerja pegawai dengan kinerja organi-
terlihat alur dan keterkaitan, hal tersebut sasi, bertujuan memberikan kontribusi penera-
antara lain disebabkan ketidakharmonian pan pola dan sistem baru dalam pengelolaan
landasan hukum dalam pengelolaan kinerja kinerja pegawai secara lebih jelas dan terukur
pegawai dan kinerja organisasi. Selama ini serta dapat memberikan dukungan dalam
pengukuran kinerja organisasi menggunaakan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi,
outcome/output base, sedangkan kinerja melalui sistem pemantauan dan evaluasi
pegawai menggunakan process base, capaian secara berkala akan menjadi dasar dalam
target organisasi yang seharusnya dibagi habis memberikan reward dan punishment serta
kepada seluruh pegawai sesuai dengan tugas pengem- bangan pola karir pegawai lingkup
dan fungsi jabatannya belum tergambar secara Kementerian Pertanian.
jelas. Akibatnya pencapaian target organisasi
tidak bisa digambarkan secara rinci hingga ke Secara lengkap alur pikir dari Rancangan
seluruh pegawai, pemantauan dan evaluasi Proyek Perubahan tentang strategi integrasi
kinerja organisasi dan kinerja pegawai pengembangan kinerja pegawai dengan
tidak terintegrasi, serta hasil kerja pegawai kinerja organisasi, sebagaimana pada
belum tentu memberikan kontribusi yang nyata gambar 4.
pada target kinerja organisasi. Dari aspek
pemantauan dan evaluasi, akuntabilitas kinerja Upaya yang disusun dalam Proyek Perubahan
organisasi merupakan perwujudan kewajiban ini sejalan dengan Rencana Strategis
instansi pemerintah dala mempertanggung- Kementerian Pertanian Tahun 2020–2024
jawabkan keberhasilan atau kegagalan terwujudnya reformasi birokrasi dan tata kelola
pelaksanaan program dan kegiatan. pemerintah yang berorientasi pada layanan
prima, pelayanan pemerintah ditujukan untuk
Menjadi tantangan setiap pegawai Kemeterian mencapai tata kelola yang baik (good
Pertanian untuk menunjukkan kinerja yang governance). Melalui birokrasi yang efektif dan
produktif, mempunyai peran dalam capaian efisien maka terwujudlah cita-cita reformasi
kinerja organisasi dalam rangka mencapai misi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik
organisasi yang terukur sesuai sasaran/target sehingga pelayanan pemerintah memberikan
kinerja yang telah ditetapkan. Upaya yang kepuasan prima. Sejalan dengan pembangu-
dilakukan melalui penyusunan kebijakan, regu- nan aparatur negara berdasarkan RPJPN
lasi yang dapat mengintegrasikan pengukuran 2005-2025 ditujukan untuk mewujudkan
kinerja organisasi dengan kinerja pegawai. 8 (delapan) area perubahan, salah satu
pelaksanaan reformasi birokrasi pada area
Menselaraskan kinerja pegawai dengan kinerja perubahan terkait tata laksana, SDM aparatur
organisasai melalui penyusunan strategi pen- merupakan tanggung jawab Biro Organisasi

12

PENYEBAB KONDISI SAAT INI AKIBAT

1. Ketidakharmonisan dalam landasan Belum selarasnya pengukuran kinerja 1. Pencapaian target organisasi tidak
hukum pengelolaan kinerja organisasi dengan kinerja pegawai bisa digambarkan secara rinci hingga
organisas dan kinerja pegawai keseluruh pegawai
BUKTI
2. Pengukuran kinerja organisasi 2. Pemantauan dan ecaluasi kinerja
menggunakan outcome/output base 1. Target sasaran kinerja pegawai organisasi dan kinerja pegawai
sedangkan kinerja pegawai berbeda dengan target sasaran tidak terintegrasi
menggunakan prosess base kinerja organisasi
3. Hasil kerja pegawai belum tentu
2. Casecading kinerja dari pejabat memberikan kontribusi yang nyata
struktural ke fungsional/pelaksana pada target kinerja organisasi.
tidak jelas kaitannya.
GAP
KONDISI YANG DIHARAPKAN
1. Terwujudnya keselarasan pengukuran kinerja organisasi dengan kinerja pegawai. GAGASAN PERUBAHAN
2. Terwujudnya pemantauan dan evaluasi kinerja organisasi dan pegawai yang terintegrasi. Strategi Integrasi Pengelolaan
3. Tergambarnya peran dan hasil setiap pegawai terhadap capaian kinerja organisasi. Kinerja Pegawai Dengan Kinerja

SOLUSI Organisasi

1. Penyusunan pola pengelolaan kinerja pegawai yang selaras dengan kinerja organisasi.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja pegawai yang terintegrasi dengan kinerja

organisasi.
3. Menyusun matrik peran hasil yang menjabarkan kontribusi setiap pegawai untuk capaian

kinerja organisasi.

Gambar 4 : Alur Piikir Rancangan Perubahan Strategi Integrasi Pengelolaan Kinerja Pegawai
degan Kinerja Organisasi

dan KdeapnegKaewpaeigaanwmaiealnalumi eplaelnuei rappeanneraSpisatnemSistemRancaRnagnacnanPgraonyePk roPyeerukbPahearunbainhiajnuginai ajukgaan akan

PemePrinetmahearintahBaenrbaBsiesrbaEsleisktroEnleikktro(SniPkBE(S) PBEm)elakmukealanktuekroabnotsearonbdoaslaanmdmaleammamsaermkaansaidrkeaan idea

atau Ea-tGauovEe-rGnmoveenrtn.ment. perubaphearunbahyaanng yapnagda paadkahirnaykahirnaykaan akan

mendampeantdadpuakt undguaknungpaennuhpenpuahra ppairhaak,pihak,

ProyePk roPyeekrubPahearunbahinain akinain akmaenmbmereikmabnerikamnenujmu enourgjuaniosragsainipseamsibepleamjabr eldaajalarmdamlaemn- men-

dampadkamtpearhkadtaeprhapdeanpcippteanacniptianaonvasini obvasrui barduukundgupkeumngbapnegmubnaanngbuenraknelbaenrjkuetalann. jutan.

yang myaenngjamdiebnajasdisi bbaasgiis pbeangyiupseunyaunsustnrantegsitrategi

baru dbaalarumdpaelanmingpkeantianngkeafetakntifeitfaeskrtiefigtauslarseigdualansi daPnengePrteianng/eisrtialanh/istkilahhusukshuysaunsg yadniggunadkigaunnakan

pemanpfeamataannfaaaptaliknaasiplyikaansgi tyearningtetgerainstieagnratasriaantardaalamdraalanmcanragnacnapnrgoaynekprpoeyreukbaphearunbianhi aanntianriaantara

kinerjakinpeergjaawpaeigadwegaai ndekginaenrjakinoerrgjaniosragsainidsiasi dlaiin : lain :

lingkulpingkKupemeKnteemriaenteriPanertanPiaenrt.aniaIno. vasIni ovaasi. Kinae. rjaKinerPjaegawPaeigawadi alahadalaphrestapsrie/ stasi/

kebijakeabnijyaaknagndyiasnugsudnisduishuanradpikhanradpakpaantdmaepna-t men- kemamkepmuanmpkuearjna kyearnjag ydaipnegrlidhiaptekralinhaotkleahn oleh

jawabjapwearsboaplearnsodaalalanmdapleanmgeploelnagaenloklainaenrjak,inerja, PegawPaeigdaawlaimdamlaemlakmsaenlaksaannatukgaans tudgaans dan

serta speertlaibaptaenlibaptarna ppaihraak pithearkaitterskeacitarasecara fungsifnuynag.sinya.

maksimakl sdiamlaaml dparloasmesprpoesneysupseunyaunsnuynaa. nnya. b. Kinbe. rjaKinoerrgjaaniosragsainiasdaasilahadatolatahlitatostahlitaassil hasil

kerja keyrajang yadnicgapadiicaspuaai tu suoartuganiosragsainisasi

DalamDaplraomsespropseemsbepleamjabraenlajsaeralanmsaelPaKmNa IPI,KN II, tercaptaeirncyaapatuinjuyantuojrugaanniosragsaindisaalasmi dkaularumnkurun

ini mianki a mkaoknasekpondseapsardaysaanrg yamneglanmdaeslai ndasi waktuwtearktetuntue.rtentu.

pelakspaenlakasnanRaaanncaRnagnacnanPgraonyePk roPyeerkubPahearunbahacn. Sacs.arSanasKairnaenrjaKiPnergjawPaeigyaawnagi syealnagnjsuetnlaynajutnya

ini yainitiu ymaietunyimkaepniyikpaeprui baphearunbalhinagnkulninggaknungan disingdkaistinSgKkaPt aSdKaPlahadraelnachanreanckaenrjaa kdearnja dan

strategsitsratdeaglaismdapleanmgeploelnagaenloklainaenrjakinpeergjaawpaeigawai targettayrgaentg yaaknagn adkiacanpadiicaopleahi oseleohransgeorang

sebagsaei bdaagmaipadkamkepbaikjakeabnijankaasnionnaalstioenrhaal dtaeprhadap pegawpaeigsaewtiaipsteathiaupn.tahun.

penyepdeenrhyaendaearhnanbaiaronkrabsiriokdransi pdeannyeptaernayaentaraadn. Intde.graInstiegardaasliahadsaulaahtu sbueantutukbepnetunkyaptueannyatuan

jabatajna,bastaenh,ingsgeahinpgegralu paedrlaunyaadamnyaarkemtinagrketing elemeenl-eemleemne-enleymanegn byearnbgedbaerkbaerdaaktkearrdaaknter dan

sektorsepkutbolrikpyuabnligk ybanikgsbeabiakgsaei buapgaayiaupmaeyma-mem- klasifikalassinifyikaasbineyradasbaerkdaansakrkoannsekpo, npsaerpa,- para-

pengapruehnigarouphini i opuinbilikputbelrikutamtearutapmeagawpaeigawai digmad, idgamnau, ndiat.n unit.
di ldinigkulninggaknungaKnemeKnteemriaenteriaPnertanPiaenrt.aniane. Proec. ePs robcaesse baadsaelahadamlaohdelmoadtaeul adtaasuardasar

13

pengukuran kinerja berbasis proses. Kondisi saat ini pengukuran kinerja organisasi
f. Output base adalah model atau dasar belum selaras dengan kinerja pegawai, target
sasaran kinerja pegawai berbeda dengan
pengukuran kinerja berbasis output. target sasaran kinerja organisasi, sehingga
cascading kinerja dari pejabat sruktural ke
2. Kondisi Ideal yang Diinginkan fungsional dan pelaksana tidak jelas kaitaan-
Sebagai pengelola kepegawaian, Biro nya. Hal ini disebabkan ketidakharmonisan
Organisasi dan Kepegawaian mempunyai dalam landasan hukum pengelolaan kinerja
peranan penting dalam menunjang organisasi dan kinerja pegawai. Kondisi ideal-
keberhasilan pengelolaan manajemen kinerja nya di lingkup Kementerian Pertanian diperlu-
PNS di lingkungan Kementerian Pertanian. kan regulasi yang mengatur tentang
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendaya- mekanisme kerja dan pengelolaan kinerja
gunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi pegawai terintegrasi sebagai landasan hukum
Birokrasi Nomor 8 Tahun 2021 tentang Sistim dalam pengelolaan kinerja pegawai yang
Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil, dan selaras dengan kinerja organisasi.
hasil evaluasi reformasi birokrasi dari Tim
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Sementara itu untuk memperjelas keterkaitan
Negara dan Reformasi Birokrasi terkait cascading kinerja dari pejabat struktural ke
implementasi sistem penilaian capaian kinerja fungsional dan pelaksana, kondisi idealnya
PNS Kementerian Pertanian pada tahun diperlukan desain sistem
2020, perlu dilakukan penyelarasan/cascading
antara kinerja individu dengan kinerja pengelolaan kinerja pegawai yang terintegrasi
organisasi. dengan kinerja organisasi di lingkup
Kementerian Pertanian yang dapat meng-
Hal ini dilakukan sesuai tujuan dari proyek gambarkan pencapaian target organisasi
perubahan sebagai sebuah langkah strategis secara rinci hingga ke seluruh pegawai, serta
yang komprehensif dan sistimatik dalam upaya menggambarkan peran dan hasil setiap
untuk mengembangkan penilaian capaian pegawai terhadap capaian kinerja organisasi.
kinerja pegawai yang terintegrasi dengan
kinerja organisasi sehingga dapat memper- Kedua hal tersebut merupakan kondisi ideal
jelas peran, tugas, dan tanggung jawab yang dalam jangka pendek dapat
pegawai dalam pencapaian tujuan dan direalisasikan, sehingga pengelolaan kinerja
sasaran organisasi. Dengan demikian pegawai lingkup Kementerian Pertanian dapat
penilaian kinerja dapat dilakukan secara lebih menjadi lebih baik. Output ini diharapkan dapat
jelas dan terukur sehingga dapat memotivasi dimanfaatkan unit kerja kantor pusat dan UPT
pegawai untuk bekerja lebih baik dalam Kementerian Pertanian serta dapat menjadi
pencapaian tujuan dan sasaran organisasi dan template/percontohan K/L lainnya.
hasil- nya dapat digunakan sebagai dasar
penentuan ketepatan penilaian kinerja. Kondisi ideal dalam jangka menengah yang
Keberhasilan pelaksanaan sistem manajemen diharapkan dapat memperbaiki pengelolan
kinerja PNS berkaitan erat dengan kinerja pegawai yaitu penetapan dan
pelaksanaan rencana strategis Instansi penerapan Peraturan Menteri Pertanian
Pemerintah, rencana kerja tahunan, perjanjian tentang Mekanisme Kerja dan Penilaian
kinerja, struktur organisasi dan tata kerja, serta Kinerja Pegawai lingkup Kementerian
standar jabatan.

14

PertanPiaenrt,animiapnl,emimepnlteamsienstiastseimsisptenmgeploelnagaenlolaan pembepreiamnbereriwanardrewdaanrd pduannishpmuneinsthmseerntat serta

kinerjakinpeerjgaawpaeigaywaanig ytaenrgintetgerainstiegdraesnigadnengan pengepmebnagnegmabnangpaonla poklaarir kapreirgawpaeig. awai.

kinerjakineorjraganiosragsainisalisnigkulpingkKupemeKnteemriaenteriafn. Def.sainDepseaningepmebnagnegmabnansgisatenmsispteenmgeploelnag- elola-

PertanPiaenrt,ansiaenrt,a speertma anpteamuantaduaann edvaanluaesvialuasi an kinaenrjakinpeerjgaawpaeigatewrainitetgerainstiegdreansigadnengan

pengeploelnagaenlolakainnerjakineprejagawpaeig. awDaihi.araDpikhanrapkan metodmeepteondielapiaenni3la6i0ande3r6a0jadt.erajat.

dapatddai-pamt adni-famataknafnaadtakannddikaenmdbiaknegmkbaannugnkaitn unit

kerja kkearjnatorkanptuosrat pudsaant UdaPnT UKPeTmnKteerimanteria2n. Ou2t.coOmuetcome

PertanPiaenrtasneiratan sebrtagsaei bteamgapilatetem/ppelarcteo/npteorhcaontohaMnelaluMi elpaelulai kspaenlaknsaPnaronyePk roPyerkubPahearunbaihnai n ini

K/L lKai/nL. lDaianl.amDaljamngkjaangpkaanjapnagnjadnagpatdapadtiharadpikhanrapokuatncomouetcosmebeagsaei bahgaasil hjansigl kajangka

diperodliepherodleohkumdoeknumpengepleonlagaenlolakainnerjkainerjpaanjanpganyjaanngg aykaanng daikcanpadiicyapitaui:yaitu :

pegawpaeigaywanagi ytearnigntetergrirnatseirgdreansgi adnenkginaenrjkainerjaa. Keas.elaKreassealnarakesabnijakeabnijadkaannredgaunlarseigsuelartsai serta

organoisrgasain,isdaasni, sdiasntemsispteemnilapiaenilakiiannerjkainerja sistemsidsatenmmdeaknanmisemkaendisamlaemdpaelanmgeploelnagaenlolaan

pegawpaeigawtaeirintetergrianstei rgadseingadnengakninerjkainerja kinerjakipnegrjawpaeigdaewnagiadneknignaenrjakionregrajaniosragsai,nisasi,

organoisrgasainisadsiigundaikgaunnakasnebagsaeibagdaaisardasar untuk unmtuekwumjuedwkaunjudokpatnimaolpistaimsialiskainsei rjakinerja

rekomreknodmaseinddaalsaimdapleammbpeerimanberreiwanarrdewdanrd dan pegawpaeigawdaailamdalammendumkeunndgukuknignerjakinerja

punisphumneisnht mseerntat speerntgaepmenbgaenmgabnanpgoalankpaorilra karir organiosragsai.nisasi.

pegawpaeig. aSwealai.njSuetnlaynajuptneynagepmebnagnegmabnansgisatenmsistemb. Tebr.banTgeurbnannygaunsniysatemsispteemnilapiaennilakiiannerjakinerja

pengeploelnagaenlolkaiannerjakinpeerjgaawpaeigatwera-i inteter-grainstiegrasi yang lyeabnihg tleerbuihkutrerduaknurtedrainntetgerainstiedgeransgiadnengan

dengadnemngeatondmeepteondielapiaenni3la6i0ande3r6a0jadtedriahjartadpi-harap- kinerjakinerojarganiosragsai,nisassie, bagsaei bagdaai sardasar

kan dkaapnatddaipteartapdkitaenrapsekasunasi edseunagi adnenagmaannatmanat rekomreenkdoamsei ntidnadsaiktilnadnajukt ldaanljaumt dmaleambmerei-mberi-
dalamdalakmetentkueatnentupaenratuprearnaturpaenrundpaenrugn-dang- kan rekwaanrdredwaanrdpudnainshpmuneinsthsmeertnat psenrtgaepme-ngem-

undanugnadna. ngan. bangabnanpgoalna pkoalrair kpaergirawpaeigadwi ailindgikulpingkup

KemeKnteemriaen tPereiartnanPiaenrt.anian.

B. OUBT. POUUTTDPAUNT ODUATNCOOUMTECOME

C. TACH. APTAHNA(MPAILNE(SMTIOLNESET) OPENREU) PBEARHUABNAHAN

1. Ou1.tpuOtuPtrpouytePkrPoyeerukbPaehraunbahan RENCRAENNACSATNRAATSETGRIASTEGIS

OutpuOt uytapnugt yaaknagn adkihaansidlkiahnasidlkaalanmdaplraomyekproyek

perubaphearunbahaadnalahadarlaehgularseiguldaasni dsaisntemsistemProyePk roPyekrubPahearunbaihnai n akinain adkialanksadnilaksaannakan

pengeploelnagaenlolakainnerjakineprejagawpaeigawtearintetgerainstiegradsialamdableabmerabpeabejraanpgakajanwgakkatuw, aykatiutu, yjaanitgukajangka

dengadneknignaenrjakionregrajaniosragsaindisaalasmi dbaelanmtukb:entuk: pendepke, ndjeakn,gkajangmkaenenmgeanhengdaahn djangkajangka
a. Pean.etPapeannetapdaann dpaennerappeannerapPaenratuPrearnaturapnanjanpga.njanTga.hapTaanhapa(mniles(tmonilee)stonree)ncanreancana

MenteMrienPteerritanPiaenrtanteianntantgentaMnegkanMisemkaenismsetrategsitsratedgaisn dtanhapatanhapkaengiatkaengiatdaanlamdalam

Kerja Kedrajan dPaennilaPiaennilaKiainnerjaKinePrejagawPaeigawapienerappeannerparpoaynekprpoeyreukbaphearunbsaehbaangsaei bbaegriakiubt:erikut:

lingkulpinKgekumpeKnteemriaen tPereiartnanPiaenrt.anian.

b. Imbp.lemImepnlteamsientsaistiemsistpeemnilapiaennilakiainnerjakinerj1a. Ta1h.apTaanhapJaanngkJaangPkeandePkend(eskamp(saai mpai

pegawpaeigyaawnagi ytearningtetgerainstiegdreansgiadnenkginaenrjakinerja dengadnen2gbaunla2nb) ulan)

organiosragsainlinsagskiulpinKgkeumpeKnteemriaentPereiartnanPiaenrt.anianP.ada tPaahdaapatanhjapnagnkajapnegnkdaepkednadrei kpedlarkispaenlakasnanaan

c. Lacp.oraLnaphoarasnil hpaesmilanpteamuantaduaann edvaanluaesvialuapsiroyekprpoeyreukbaphearunb,aohuatnp,uotuuttapmutauytaamnga dyiahnagsidl-ihasil-

pengeploelnagaenloklianaenrjakipnegrjawpaeig. awai. kan kaadnalahadarlanhcanragnacnangPaenrmePnetarmnenhtaansil hasil

d. Dodk.umDeonkupmeennilapiaenniklainiaenrjakinpergjawpaeigyaawnagi yanhgarmohnaisrmasoinisdaasni ddaensaindesaapinlikaasipliksaistiemsistem
terintetregrrinatseirdgeransgiadneknignaenrjakionregrajaniosragsai.nisasi. pengeploelnagaenloklianaenrjakinpergjawpaeig. aOwuatpi.uOt utetprsuetbtuetrsebut

e. Daet.a Shisatseiml penpielaniialaniankinerkjianerpjaegawpaeigawadiwujuddiwkaunjumdkealanlumi etalahlaupi atanhsaepbaangsaei bbaegriakiubt:erikut:

terintetregrainstiergdaesni gadnengkainnerjakineorrjgaaniosragsainisasi

sebagsaei bagdaaisardasraerkomreenkdoamsei ndadsailamdalam

15

Tabel 1. Tahapan Kegiatan/Milestone Jangka Pendek

No. Waktu Kegiatan Output Pelaksana

1. 26 Juli 2021 Rapat koordinasi - Desain alur pikir dan Tim Persiapan
penyiapan alur pikir dan gagasan perubahan
gagasan perubahan
- Dokumentasi

2. 27 Juli 2021 Konsultasi dengan Mentor - Dokumen lembar Project Leader

dan persetujuan gagasan persetujuan Mentor

perubahan - Dokumentasi

kegiatan

3. 28 Juli 2021 Pembentukan Tim Efektif - Dokumen SK Sekjen Tim Persiapan
tentang Tim Efektif
Proyek Perubahan

4. 23 Agustus Rapat koordinasi virtual - Dokumen Surat Project Leader

2021 Tim Efektif dalam rangka Tugas Tim

penyampaian alur - Dokumen :

pikir/gagasan perubahan, undangan, daftar

rencana kerja dan kehadiran virtual dan

komitmen bersama dokumentasi

- Dokumen alur pikir

dan gagasan

perubahan

- Dokumen daftar dan

pembagian tugas tim

5. 24 Agustus Pertemuan tindak lanjut - Dokumen : Project Leader

2021 RPP dan persiapan Proper undangan, daftar

dengan Tim Efektif kehadiran virtual dan

dokumentasi

- Dokumen milestone

jangka pendek dan

membangun

komitmen bersama.

6. 26 Agustus Penyusunan rancangan Dokumen konsep Tim Teknis

2021 desain aplikasi dan konsep pengembangan

pengembangan aplikasi aplikasi

7. 27 Agustus Rapat koordinasi - Dokumen : Tim Teknis

2021 persiapan penerapan undangan, daftar

pengelolaan kinerja kehadiran virtual dan

pegawai lingkup Kementan dokumentasi

(Tim pengelola kinerja, - Materi pengelolaan

Es.I, dan UPT) kinerja pegawai

lingkup Kementan

8. Minggu 4 Penyusunan draft awal Draft awal Permentan Tim Penyusun
Agustus Permentan pengelolaan regulasi
2021 kinerja pegawai

16

No. Waktu Kegiatan Output Pelaksana

9. 2 September Pembahasan internal draft - Dokumen : Tim Penyusun
undangan, daftar regulasi
2021 awal Permentan kehadiran virtual dan
dokumentasi Tim Teknis, Tim
10. 3 September Benchmark ke K/L, Manajemen, i
- Draft awal
2021 Pemda, BUMN (KKP, Permentan

Proprov Jabar, BRI) - Dokumen :
undangan, daftar
kehadiran virtual dan
dokumentasi

- Dokumen materi

11. 7 September FGD perancangan desain - Dokumen : Tim Teknis
undangan, daftar
2021 integrasi sistem ekinerja kehadiran virtual dan Tim Teknis, Tim
dokumentasi Penyusun
dengan esakip regulasi
- Dokumen alur
12. 7 September Koordinasi teknis perancangan desain Tim Teknis dan
2021 rancangan desain dan integrasi sistem Tim Penyusun
regulasi
rancangan Permentan - Dokumen :
undangan, daftar Tim Teknis dan
pengelolaan kinerja kehadiran virtual Tim Penyusun
pegawai bersama leading dan dokumentasi regulasi
sector (Kemenpan RB,
- Materi desain
BKN, KASN) sistem pengelolaan
kinerja pegawai
13. 9 September Public hearing rancangan
2021 Permentan pengelolaan - Draft Awal
Permentan
kinerja pegawai dengan
- Dokumen :
unit Eselon I dan UPT undangan, daftar
kehadiran virtual
lingkup Kementan dan dokumentasi

14. 13 Pembahasan internal - Draft hasil
September rancangan Permentan pembahasan
2021 hasil public hearing internal Permentan

- Dokumen :
undangan, daftar
kehadiran virtual
dan dokumentasi

- Dokumen
rancangan
Permentan hasil
pembahasan

17

No. Waktu Kegiatan Output Pelaksana

15. 15 Benchmark dengan BUMN - Dokumen : Tim Teknis, Tim
September (Divisi Human Capital undangan, daftar Manajemen
2021 Strategy and Policy-BRI) kehadiran virtual
dan dokumentasi Tim Teknis
16. Minggu II – Perakitan modul/panduan
Akhir manual ekinerja - Materi desain
September sistem pengelolaan
2021 kinerja pegawai

Panduan manual

17. Minggu IV Uji terap sistem Hasil uji terap Tim Teknis
September- pengelolaan kinerja
Minggu I pegawai
Oktober
2021

18. Minggu IV Harmonisasi rancangan - Dokumen : Tim Penyusun
September- Permentan undangan, daftar regulasi, Tim
Minggu I kehadiran virtual Teknis
Oktober Sosialisasi/Webinar dan dokumentasi
2021 (bersama Ipakri) Tim Manajemen
- Rancangan
19. 8 Oktober Penyelesaian laporan Permentan Tim Materi
2021 Proper
- Dokumen :
20. Minggu II undangan, daftar
Oktober kehadiran virtual
2021 dan dokumentasi

- Materi
sosialisasi/webinar

Dokumen laporan
proyek perubahan

Ket :

Tahapan proses perancangan desain sistem
Tahapan proses penyusunan Permentan
Dilaksanakan bersama

18

2. Tahapan Jangka Menengah (s.d. 1 tahun)

Tabel 2. Tahapan Kegiatan/Milestone Jangka Menengah

No Kegiatan Output Target Waktu Pelaksana

1 Penetapan dan penerapan Peraturan Menteri Nopember 2021 Project Leader,

Peraturan Menteri Pertanian Pertanian tentang Tim Penyusun

tentang Mekanisme Kerja dan Mekanisme Kerja dan regulasi

Penilaian Kinerja Pegawai Penilaian Kinerja

lingkup Kementerian Pertanian Pegawai lingkup

Kementerian Pertanian

2 Implementasi sistem penilaian Aplikasi Sistem penilaian Nopember 2021 Project Leader,

kinerja pegawai yang kinerja pegawai yang Tim Teknis

terintegrasi dengan kinerja terintegrasi dengan

organisasi lingkup kinerja organisasi

Kementerian Pertanian lingkup Kementan

3 Pemantauan dan evaluasi Laporan hasil Desember 2021 Project Leader,

pengelolaan kinerja pegawai pemantauan dan Tim Teknis

evaluasi pengelolaan

kinerja pegawai

3. Tahapan Jangka Panjang (Lebih dari 1 tahun)

Tabel 3. Tahapan Jangka Panjang

No Kegiatan Output Target Waktu Pelaksana

1 Penilaian kinerja pegawai yang Dokumen penilaian Akhir Desember Project Leader

terintegrasi dengan kinerja kinerja pegawai yang 2021 s.d. dan stakeholder

organisasi terintergrasi dengan Januari 2022

kinerja organisasi

2 Penggunaan aplikasi sistem Sistem penilaian kinerja Akhir Desember Project Leader

penilaian kinerja terintegrasi pegawai terintergasi 2021 s.d. dan stakeholder

dengan kinerja organisasi dengan kinerja Januari 2022

organisasi sebagai

dasar rekomendasi

dalam pemberian reward

dan punishment serta

pengembangan pola

karir pegawai

3 Pengembangan sistem Desain pengembangan Desember 2022 Project Leader

pengelolaan kinerja pegawai sistem pengelolaan dan Tim Efektif

terintegrasi kinerja pegawai

terntegrasi dengan

metode penilaian 360

derajat

19

D. STAKEHOLDER langkah awal dalam membangun strategi
marketing diperlukan pemetaan pemangku
1. Identifikasi Stakeholder kepentingan dalam Proyek Perubahan ini.
Implementasi Proyek Perubahan ini diarahkan Secara rinci kondisi awal pemangku
untuk dapat mengubah pemahaman tentang kepentingan seperti pada gambar 5.
urgensi dalam penerapan regulasi dan
penyelarasan sistem pengelolaan kinerja Kelompok promotors memiliki kepentingan
pegawai lingkup Kementerian Pertanian. dan pengaruh terhadap pengelolaan kinerja
Sehingga diharapkan semua pihak memberi- pegawai, diperlukan dukungan penuh dalam
kan dukungan dalam upaya menjadikan kinerja penerapan dan keberlanjutan terhadap
pegawai dapat memberikan dukungan pengelolaan kinerja pegawai. Kelompok ini
terhadap organisasi dalam mencapai tujuan. mulai dari Menteri Pertanian dan leading sector

Tinggi

Kepentingan

Pengaruh LATENS PROMOTORS
1. Dirjen/Kepala Badan
1. Menteri Pertanian
lingkup Kementan
2. Sekretaris 2. Staf Khusus Menteri Bidang
Kebijakan Pertanian
Ditjen/Badan/Itjen
lingkup Kementan 3. Inspektur Jenderal
3. Kepala UPT lingkup 4. Kemenpan RB
Kementan 5. BKN
6. KASN
APATHETICH 7. Kemenkumham
Pelaksana lingkup Kementan
DEFENDER
1. Koordinator dan

Subkoordinator Kelompok
Biro Organisasi dan
Kepegawaian
2. Tim Kerja Biro Organisasi
dan Kepegawaian
3. Biro Perencanaan
4. Biro Hukum
5. Pusdatin
6. Inspektorat Jenderal

Rendah Tinggi

Gambar 5. Pemetaan Pemangku Kepentingan (sebelum)

Upaya ini tentunya memerlukan strategi diharapkan dapat memberikan penguatan
komunikasi, dan proses sosialisasi yang baik, untuk keberhasilan proyek perubahan ini.
sehingga gagasan ini mendapat dukungan
yang baik dari semua pihak terkait. Sebagai Kelompok latens memiliki kepentingan hanya

20

tidak mtideamkilmikiepmeinlikgiapruehngsaercuahraselacnagrasulanngg, syuanitgu, yaitKuelomKpeolkompoakpatheatpicasthetictsidak tidamk emilmikiemiliki
para epsaerlaonesI edlioKneImdei Knteamn,eenstaenlo,nesIIedloanlaImI dhaalal m hakel penktienpgeanntindgaannpdeanngapruehngsaerucharaselcaanrgasulanngg, sung,
ini SeinkireStaeriksretDaritijsen/DBiatjedna/nB/Iatjdeann, /Itdjeann, pdarna pariani meinriupmakearunpapkiahnak pyihaankg yaaknagn amkaenermimeanerima
KepalaKeUpaPlTa lUinPgTkulpingKkeumpeKnteemriaentePreiarntanPiaenrt.aniand.ampadkamptaekrhadtaeprhadappelakspaenlakasnanaapnroyekproyek
SebagSaei bpaihgaaki pyiahnagk aykaanng baaknaynabkamnyeankenmtueknaenntukapnerubaphearunb,ahadna,n dmanembmereikmabnerikgaanmbagraamnbaran
apakaahpparkoayhekprinoiybeekrihnai sbiel rahtausiltiadtaaku, tsideahkin,gsgeahinggkaeberhkaesbielarhnatseilrahnadtaeprhapdroaypekpropyeerukbaphearunbainhia. n ini.
perlu pdeilralukudkailankusktraantegsitsratkeogmisunkiokmasuinmikaeslai lumi elaluDialamDailmamplemimepnlteamsiennytaasiankyaan amkaenmbmereikmabnerikan
informiansfoi rdmaanski odmanunkiokmasuinyiakansgi lyeabnihgilnetbeinhsinf.tensif.dukundguaknungamnelalumi elaplueirannpyeara, nnysae,hingsgeahingga

pendepkeantadnekastarantegsitraktoemgiunkiokmasuiniykansgi ylaenbgih lebih
KelomKpeolkomdepfoeknderfetinddaekrmtideamkilmikiekmeiplikeinktienpgeanntingasnederhsaendaerdhanamduadnahmduidpaahhadmipiaahkaamni makeannjamdienjadi
namunammeumnilmikiempeilnikgiapruehnguanrutuhk umnteumkbmereikmabnerikapnenenptuendeunktuundguaknukneglaonmkpeolkominpi.ok ini.
dukundguaknu,nkgealonm, kpeolkominpi owkalianui wpuanlakueptuenrkkaeittaenrk-aitan-
nya rneynadahrenndamh unammuenrekmaeraekan askangastangaKtondisKiondissei telasheteladhilaksadnilaksaannakasntrategsitrategi
menenmtueknaenntsuikanp syiaknagp aydaangdiapdraomdioptororsmdoatonrs daknomunkiokmasuinikdasni sdtarantegsitramteagrikemtinagrkestiencgarasecara
latensl.ateOnlesh. Okalerhenakarietunadipituerludkipaenrlusktarantegsitrateginitensinf tesnesrtifa sseorstaialissoassiialikseapsai dkaeppaedmaanpgekmuangku
komunkiokmasuindikaanssi tdratnegsitrmataergkiemtinagrkyeating tyeapnagt,tepakt,epenktienpgeannt,inpgearnu,baphearunbpaehmanetpaeamnepteamananpgekmuangku
sehingsgeahidnagpgatdmaepmatbmereikmabnedriukkaunndguaknusnegcaanrasecarkaepenktienpgeanntisnegpaenrtsieppaedrati gpamdabagra6m.bar 6.
maksimakl.simal.

Tinggi

Kepentingan

LATENS PROMOTORS

Pelaksana Lingkup Kementan 1. Menteri Pertanian

Pengaruh 2. SKM Menteri Bidang Kebijakan
Pertanian

3. Inspektur Jenderal
4. Kemenpan RB
5. BKN
6. KASN
7. Kemenkumham
8. Dirjen/Kepala Badan lingkup Kementan
9. Sekretaris Ditjen/Badan/Itjen lingkup

Kementan
10. Kepala UPT lingkup Kementan
11. Biro Perencanaan
12. Biro Hukum
13. Pusdatin
14. Inspektorat Jenderal
15. Koordinator dan Subkoordinator

Kelompok Biro Organisasi dan
Kepegawaian

16. Tim Kerja Biro Organisasi dan
Kepegawaian

APATHETICH DEFENDER

Rendah Tinggi

Gambar 6. Pemetaan Pemangku Kepentingan (sesudah)

21

Kelompok promotors telah memberikan beralih ke kelompok latens, dan selanjutnya
dukungan penuh dalam penerapan dan dengan komunikasi yang intensif beralih ke
keberlanjutan terhadap pengelolaan kinerja kelompok promotors.
pegawai. Kelompok ini mulai dari Menteri
Pertanian dan leading sector serta pemangku Kelompok apathetics tidak memiliki
kepentingan yang pada awal- nya berada pada kepentingan dan pengaruh secara langsung,
kelompok latens beralih ke kelompok ini merupakan pihak yang akan menerima
promotors serta telah memberikan dukungan dampak terhadap pelaksanaan proyek
dan penguatan untuk keberhasilan proyek perubahan, dan memberikan gambaran
perubahan ini. keberhasilan terhadap proyek perubahan ini.
Dalam implementasinya akan memberikan
Kelompok latens memiliki kepentingan hanya dukungan melalui perannya, pendekatan
tidak memiliki pengaruh secara langsung, strategi komunikasi yang lebih sederhana dan
kelompok ini dalam kondisi awal telah beralih mudah dipahami akan menjadi penentu
ke kelompok promotor. Kondisi setelah dukungan kelompok ini sehingga pada
dilaksanakan penyampaian informasi, dan akhirnya beralih ke kelompok defender,
strategi komunikasi sebagai pihak yang dan dengan komunikasi dan penyampaian
memiliki pengaruh terhadap keberhasilan informasi secara berjenjang selanjutnya
proyek perubahan. beralih ke kelompok latens.

Kelompok defender tidak memiliki kepentingan 2. Peta Pemangku Kepentingan
namun memiliki pengaruh untuk memberikan Strategi komunikasi dengan stakeholder dalam
dukungan, kelompok ini walaupun keterkaitan-
nya rendah namun mereka akan sangat masing-masing kelompok dilakukan dengan
menentukan sikap yang ada di promotors dan
latens. Telah dilakukan strategi komunikasi dan strategi yang berbeda, secara rinci strategi
strategi marketing yang tepat, sehingga dapat marketing dan komunikasi pada promotors,
memberikan dukungan secara maksimal dan latens, defenders dan aphatetics seperti pada

tabel 4.

Tabel 4. Strategi Komunikasi dengan stakeholder

Harapan/Strategi Kelompok Stakeholder
Komunikasi
Promotors Latens
Harapan
Strategi Komunikasi Dukungan penuh terhadap proyek perubahan Dukungan terhadap proyek perubahan
Pemanfaatan proyek perubahan dan Memberikan masukan perbaikan
Harapan pengambilan keputusan Fasilitasi koordinasi lintas K/L
Strategi Komunikasi
Penyampaian informasi Informasi dan komunikasi yang lebih intensif
Konsultasi secara intensif sehingga pada saatnya dapat memberikan
Koordinasi tindak lanjut pengelolaan kinerja pengaruh di unit kerjanya terhadap penerapan
pegawai dengan stakeholder eksternal. pengelolaan kinerja pegawai.

Defenders Aphatetics
Memberikan dukungan dalam implementasi
Memberikan dukungan berupa data dan Fasilitasi dalam koordinasi
informasi
Terlibat aktif memberikan dukungan Informasi secara berjenjang untuk memberikan
pemahaman sehingga pada saatnya dapat
Membangun komunikasi secara intensif memberikan dukungan dalam penerapan
Koordinasi dan peran serta dalam penerapan pengelolaan kinerja pegawai
pengelolaan kinerja pegawai

22

E. RENCANA STRATEGI MARKETING 3. Place
• Penerapan pengelolaan kinerja pegawai
Komponen dalam strategi marketing yang dengan kinerja organisasi yang
meliputi 4P dan 1C menurut Widayanti (2011) terintegrasi yaitu di lingkup Kementerian
meliputi antara lain : Product bisa saja tangible Pertanian.
(berwujud) atau intangible (tidak berwujud),
karena definisinya adalah segala sesuatu yang 4. Promotion
dapat ditawarkan ke pasar untuk memuaskan • Menyiapkan media sosialisasi melalui
keinginan dan kebutuhan, sejumlah nilai media sosial, website, dan media
yang muncul dalam proses transaksi. Price informasi lainnya
adalah korbanan waktu, usaha, serta dampak • Membangun citra positif terhadap
psikologis adalah yang mungkin stakeholders kebijakan/regulasi serta perubahan
bayar, namun tidak harus dalam bentuk uang. sistem dalam pengelolaan pegawai.
Place terkait dengan dimana, kapan, dan
bagaimana stakeholders mendapatkan jasa 5. Custumer Values
yang ditawarkan, dan apakah pengalaman • Keselarasan indikator kinerja individu/
tentang jasa tersebut menyenangkan. pegawai dengan indikator kinerja
Promotion seringkali digambarkan sebagai utama/organisasi.
komunikasi persuasive dari suatu organisasi • Meningkatnya kinerja individu/pegawai
yang didalamnya termasuk advertising, opini selaras dengan kinerja organisasi.
dan berita. • Optimalisasi peran hasil pegawai
mendukung kinerja organisasi.
Diperlukan strategi komunikasi dan strategi
marketing yang berbeda kepada para pihak Untuk memberikan ciri dan pengaruh positif
yang berada dalam posisi sebagai defenders,
aphatetics, dan latens. Diharapkan dengan dalam pengelolaan kinerja pegawai lingkup
strategi marketing yang baik, para pihak ini
pada akhirnya akan mendukung pelaksanaan Kementerian Pertanian terhadap stakeholder
Proyek Perubahan ini.
internal maupun stakeholder eksternal, digu-
Strategi marketing yang akan dilaksanakan
yaitu melalui : nakan branding dan tagline sebagai berikut :
1. Product
a. Branding : Sistem Informasi Kinerja
• Rumusan kebijakan/regulasi pengelo
laan kinerja pegawai sesuai ketentuan Pegawai Terintegrasi
peraturan perundang-undangan
(SINERGI)
• Rumusan desain sistem pengelolaan
kinerja pegawai terintegrasi dengan b. Tagline : Make It Better
kinerja organisasi
F. IDENTIFIKASI POTENSI MASALAH/
2. Price KENDALA DAN SOLUSINYA
• Teralokasikannya pengelolaan ang-
garan secara tepat Identifikasi sebagai upaya yang dilakukan
• Dukungan kebijakan dan regulasi yang untuk menemukan atau mengetahui
efektif. risiko-risiko yang mungkin timbul dalam
kegiatan yang akan dilakukan dan sebagai
antisipasi terhadap potensi risiko yang
mungkin timbul, diperlukan proses pengem-
bangan opsi dan tindakan untuk meningkatkan
peluang dan mengurangi ancaman terhadap
tujuan proyek perubahan atau bisa disebut

23

merupakan rencana untuk mengurangi proyek perubahan. Secara rinci perkiraan
dampak kejadian tak terduga dalam rencana masalah dan kendala serta solusinya seperti
mitigasi yang dianalisis dari perancangan pada Tabel 5.

Tabel 5. Perkiraan Kendala, Risiko dan Strategi Mengatasi Masalah

No Perkiraan Kendala Resiko Strategi Mengatasi
Masalah

1. Keterbatasan waktu dan Target tidak tercapai sesuai Membuat jadwal secara

tingginya volume pekerjaan yang telah ditetapkan rinci serta membangun

komitmen bersama

anggota tim melalui

komunikasi yang efektif

2. Keterbatasan anggaran Proyek perubahan tidak Alokasi anggaran untuk

yang diperlukan dalam dapat berjalan dengan baik pelaksanaan kegiatan,

pengelolaan kinerja termasuk keberlanjutannya sebagai bentuk

pegawai, sehingga tidak memberikan dukungan dan

dampak perubahan komitmen organisasi

dalam pengelolaan

kinerja pegawai

3. Terjadinya resistensi atau Integrasi sistem tidak Membangun strategi

melemahnya dukungan para tercapai sesuai harapan. komunikasi efektif
stakeholder
secara interpersonal

dan persuasif

4. Regulasi dan SOP yang Sistem pengelolaan kinerja Dukungan regulasi dan

diperlukan sebagai landasan pegawai tidak berjalan SOP pengelolaan

operasional belum tersedia dengan baik. kinerja pegawai

terintegrasi

5. Adanya perubahan Adanya resistensi dalam Pendekatan personal

kebijakan organisasi dan pendekatan

struktural serta

sosialisasi secara

massif tentang dampak

proyek perubahan

24

G. PEGM. BPIAEYMABAIANYAAN sistemsisatpelmikaasiplpikeansgi eploelnagaenloklainaenrjakinpeergjaawpaeigawai
yang tyearinngtetgerainstie. gRreagsui.lRaseigpuelansgieploelnagaenloklianaenrjakinerja

PembPiaeymaabniaypaealankspaenlakasnanparoaynekpropyeerukbaphearunbahapnegawpaeigaywanagi ydaitnegtapdkitaentapdkeanngadnenPgearnatuPrearnaturan

dalamdatlaahmapatanhajpaanngkajanpgeknadepkenddibeekbadnibkeabnankaMnenteMrienPteerritanPiaenrtansiaenrta sedretasaindesraaincanragncang

pada paadnaggaarannggasrantuansatukaenrja keSrejakreStaerikartetariabtangubnansgisutnemsisptenmgeploelnagaenloklainaenrjakinpeergjaawpaeigawai
JendeJraelndieBrairlodiOBrgiraonOisragsaindisaansKi deapnegKaewpaeigaanw. aian(e. -kine(erj-ak)inerjtae)rintetgerainstiegradsei ngadnengakninerjakinerja
PembPiaeymaabniayaayanng yandgibebadnibkeabnankabnersifabtersifaotrganiosragsain(ies-assaik(iep-)sdaaknipp) ednainlapiaennialanigaknaaknrgekdait kredit

langsulanngg, sduimnga,ndaimbiaanya byiaanyga dyiapnegrludkipaenrluunktaunk untujakbatajnabaftuanngsifounnaglsiomnaelalumi elDalupi akDupoanklineonline
kegiatkaengpiarotaynekprpoeyreukbaphearunbdaahnankedgainatkaengyiaatnagn yan(ge-dup(aek-d).upak).

mendumkeunndgukupnrgoyekproypeekrubaphearunb. ahKane.giatKaengiatan

dilaksadnilaksaanndaakalanmdbaelanmtukbeonntluinkeodnalineodfflainneo, fflineK,eberKhaesbielarhnaspilaronyekpropyerkubaphearunbahinain akinain akan

sehingsgeahiknogmgapoknoemnppoenmenbipaeymaabniadyiaaalonkdaisaikloaknasikasnangastatenrggaatntteurngganptaudnag pardaappihaarak pyiahnagk myaenng- men-

untuk unfatusiklitafsaisilpitearstiempueartne,mupaenrj,alapnearjna,landaann, dajnadi kejalodmi kpeolkomsapsoakrasnasdaararinpdroayrei kprpoeyreukbaphearunbahan

biaya bniaaryaasunmarbaesru.mber. ini, seirntai, ksebrtearhkaesbielarhnadsaillaanmdmaleaymakminekyaankipnakraan para

pengapmebnigl ambkiel bijakeabnijakadnan dapnemanpgekmuangku

Total Tboiatayla byiaaynag ydaipnegrludkipaenrluuknatnuk utnathuakpatanhapaknepenktienpgeanntinbgahnwabahpwroayekpropyerkubaphearunbaihnai n ini

jangkajanpgeknadepkensdeebkessaerbesesabragsaeimbaagnaaimpaandaa padpaentinpge. ntinPge.nyePlaernaysealnaraskaenbijakeabnijakmanelalumi elalui

tabel 6ta. bel 6. perancpaenragnacnarneggaunlarseigdualalasmi dbaelanmtukbePnetruaktuPrearnaturan

MenteMriePnteerrtianPiaenrtasneiartna skeerttearskeedtiearasneddiaeasnaindesain

Tabel 6. Alokasi kebutuhan anggaran perancangan sistemsistaepmlikaasiplikuanstiuk unbtuiska bmiseamfamseilmitafsaisilitasi
regulasi dan desain rancang bangun sistem pengapmebnigl ambkiel bijakeabnijakadnan dapnemanpgekmuangku
pengelolaan kinerja pegawai.
kepenktienpgeanntinmgearnupmakearunpafakkatnorfakkutnocri kunci

No. Kegiatan Anggaran untuk umnteunkcampeani ctaupjuaaintupjueannyeplaernaysealnarasan

Rapat penyusunan dan pembahasan/ kinerjakinerojarganiosragsainisadsai n dakninerjakinerja
1. FGD/public hearing/workshop (8 kali) Rp. 12.282.000,- pegawpaeig. awai.

2. Honor Narasumber (5 x Rp.1.800.000,-) Rp. 9.000.000,-

Perjalanan dinas (pendampingan/ MembManegmubnangunpemahpaemanhamandan dan

3. pembekalan, penyusunan dan pembahasan, Rp. 36.310.000,- dukundguaknudnagrai npedmarai npgekmuaknegpkeunktienpgeanntingan
koordinasi dan uji coba desain rancang dan ledaadninlgeasdeincgtorsemcteonrjamdiensjandgi astangat
14.050.000,-
bangun sistem pengelolaan kinerja) 71.642.000,- pentinpgenutnintugk udnitluakudkailank, uskaalna,h ssaalatuh satu
strategsitrayatenggi ydaignugnadkigaunnayakaitun byaraitnud-brand-
4. Sosialisasi, launching, webinar, publikasi Rp. ing mingelalumi elalolugio, logdoa,n dhaanstagheastage
(narasumber, konsumsi, media)

Jumlah Rp.

SINERSGINI.ESReGlaIi.nSdealariipnaddaariptua,dpaeitnuy,epbeanrlyueabsaarnluasan

informiansfoi rmmealasilumi beelarlbuai gbaeirbmaegdaiiamjuegdaiamjuegruapma-erupa-

H. FAHK. TFOARKKTUONRCKI UKNECBIEKREHBAESRILHAANSILAN kan skaalnah saslaathu skautnuci kukenbcierhkaesbielarhnaspilraonyekproyek

perubaphearunbianhi adnalianmi dmaleammbmanegmubnapnegmunahpaemanhaman

ProyePk ropyekrubaphearunbahdaengadnengjuadnul jusdtrualtegsitrategbiagi pbaaragippeamraanpgekmuaknegpkeunktienpgeanntipnagdaan upmaduamu-mum-

integrainstiegrpaesni gepmebnagnegmabnangkainnerjakineprejagawpaeigawaniya dnayna kdhaunsukshnuysausbnaygai pbeagai wpaeig. aSwtarai.teSgitrategi

dengadnenkginaenrjakinoergrjaniosragsai,nimsaesriu, pmakearunpaskuaantu suatyuang yadnilgaksadnilaksaannakyaanitu yamiteulalumi elamlueidiamedia

upayaupuanytuak umnteunkyemdeiankyaendiaktaaun mateamufamseilmitafsaisilitasoi sialissoassiialisaesciaraseclanragsulannggsmuneglalumi elFaGluDi , FGD,
pengeploelnagaenlolakiannerjakineprejagawpaeigaKweami eKnteemriaenteriasniaransriardaion,raladuion,chlainugn,cwhienbgi,nware,bpineamrb, epreitmaabneritaan
PertanPiaenrtanmiaenjamdienlejabdihi lebbaihk. bUapika.yaUpyaaynag yanmgediamcedtaiak cmeatainksmtreaainmsitnrega, mseinrtga, mseerdtaiamseodsialsosial

dilakudkailanktuekradniritdeardrirdi udarki edguiaatkaenguiatatamnauytaamitua yaitluainnylaa.innya.

penyupseunyaunsunraengularseiguldaasni dpaenmbapnegmubnaanngunan

25







BAB III

PELAKSANAAN PROYEK PERUBAHAN

A. CAPAIAN DALAM JANGKA PENDEK

Implementasi proyek perubahan mengacu direncanakan dalam jangka pendek dapat
kepada Rancangan Proyek Perubahan, yang diselesaikan sesuai jadual yang telah disusun.
telah diperbaiki dari hasil seminar, yang telah
dilaksanakan pada tanggal ...................... Target dan realisasi atas tahapan pelaksanaan
Mulai perencanaan jangka pendek, jangka proyek perubahan dalam jangka pendek
menengah dan jangka panjang, tahapan yang seperti pada tabel 6.

Tabel 6. Target dan Realisasi atas Tahapan Pelaksanaan Proyek Perubahan Dalam Jangka Pendel

No. Tahapan Kegiatan Output Target Realisasi
26 Juli 2021
1. Rapat koordinasi penyiapan alur pikir - Desain alur pikir dan gagasan 26 Juli 2021
27 Juli 2021
dan gagasan perubahan perubahan
28 Juli 2021
- Dokumentasi 23 Agustus 2021

2. Konsultasi dengan Mentor dan - Dokumen lembar persetujuan 27 Juli 2021
persetujuan gagasan perubahan Mentor

- Dokumentasi kegiatan

3. Pembentukan Tim Efektif - Dokumen SK Sekjen tentang Tim 28 Juli 2021
Efektif Proyek Perubahan

4. Rapat koordinasi virtual Tim Efektif - Dokumen Surat Tugas Tim 23 Agustus 2021

dalam rangka penyampaian alur - Dokumen : undangan, daftar
pikir/gagasan perubahan, rencana kehadiran virtual dan dokumentasi
kerja dan komitmen bersama

- Dokumen alur pikir dan gagasan

perubahan

- Dokumen daftar dan pembagian
tugas tim

5. Pertemuan tindak lanjut RPP dan - Dokumen : undangan, daftar 24 Agustus 2021 24 Agustus 2021

persiapan Proper dengan Tim Efektif kehadiran virtual dan dokumentasi

- Dokumen milestone jangka
pendek dan membangun
komitmen bersama.

6. Penyusunan rancangan desain Dokumen konsep pengembangan 26 Agustus 2021 26 Agustus 2021
27 Agustus 2021
aplikasi dan konsep pengembangan aplikasi

aplikasi

7. Rapat koordinasi persiapan - Dokumen : undangan, daftar 27 Agustus 2021
penerapan pengelolaan kinerja kehadiran virtual dan dokumentasi
pegawai lingkup Kementan (Tim
pengelola kinerja, Es.I, dan UPT) - Materi pengelolaan kinerja
pegawai lingkup Kementan

8. Penyusunan draft awal Permentan Draft awal Permentan Minggu 4 Agustus 2021 Minggu 4 Agustus 2021
2 September 2021
pengelolaan kinerja pegawai

9. Pembahasan internal draft awal - Dokumen : undangan, daftar 2 September 2021
Permentan kehadiran virtual dan dokumentasi

- Draft awal Permentan

10. Benchmark ke K/L, Pemda, BUMN - Dokumen : undangan, daftar 3 September 2021 3 September 2021

(KKP, Proprov Jabar, BRI) kehadiran virtual dan dokumentasi

- Materi kegiatan 27

11. FGD perancangan desain integrasi - Dokumen : undangan, daftar 7 September 2021 7 September 2021

sistem ekinerja dengan esakip kehadiran virtual dan dokumentasi

- Dokumen alur perancangan desain
integrasi sistem

pegawai lingkup Kementan (Tim - Materi pengelolaan kinerja
pengelola kinerja, Es.I, dan UPT) pegawai lingkup Kementan

8. Penyusunan draft awal Permentan Draft awal Permentan Minggu 4 Agustus 2021 Minggu 4 Agustus 2021

pengelolaan kinerja pegawai

9. Pembahasan internal draft awal - Dokumen : undangan, daftar 2 September 2021 2 September 2021
No. Permentan kehadiran virtual dan dokumentasi Target Realisasi

Tahapan Kegiatan - Draft awal PeOrmutepnutatn

1.0. RBeanpcaht mkoaorkrdkineaKsi/Lp,ePneymiapdan, BaUluMr pNikir - Deoskauimneanlu:rupnikdiar ndgaann,gdaagfatasran 326SJeupltie2m0b2e1r 2021 326SJeupltie2m0b2e1r 2021

(dKaKnPg,aPgraosparnovpeJarubbaar,hBanRI) kpeehruabdairhaannvirtual dan dokumentasi

- MDoakteurmi keengtaiastian

211. . FKGonDsupletarasni dcaengan dMeesnationr idnatengrasi -- Dokumen :leumnbdarnpgearns,edtuajfutaarn 727SJeupltie2m0b2e1r 2021 727SJeupltie2m0b2e1r 2021

spiesrtseemtuejukainnegrjagdaesnagnapneerusabkaihpan kMeehnatdoirran virtual dan dokumentasi

-- Dokumentalsuirkpeegriantacnangan desain

3. Pembentukan Tim Efektif integrasi sistem
- Dokumen SK Sekjen tentang Tim 28 Juli 2021 28 Juli 2021
7 September 2021
12. Koordinasi teknis rancangan desain - EDfeokktiuf mPreonye: kunPdearnugbanh,adnaftar 7 September 2021 23 Agustus 2021

dan rancangan Permentan kehadiran virtual dan 9 September 2021

4. pReanpgaet lkoolaoardninkainseirvjairtpueagl aTwimaiEbferkstaifma - DdookkuummeennStausriat Tugas Tim 23 Agustus 2021 24 Agustus 2021
ldeaaldaimngrasnegcktoar p(KeneymaemnppaainanRaBl,uBr KN, 13 September 2021
KpiAkiSr/Nga) gasan perubahan, rencana -- DMokautemrei dne:suanindasnisgteamn, pdeanftgaer lolaan
kerja dan komitmen bersama kekhinaedrijraanpevgiratuwaalidan dokumentasi 26 Agustus 2021
15 September 2021
-- DDokraufmt AenwaalluPreprimkier ndtaann gagasan 27 Agustus 2021
Minggu II – Akhir
13. Public hearing rancangan Permentan - peDroukbuamhaenn : undangan, daftar 9 September 2021 September 2021

pengelolaan kinerja pegawai dengan - Dtudkogeokahkusaumtdmiemirenanndtaavsfitriaturadladnapnembagian
unit Eselon I dan UPT lingkup - Draft hasil pembahasan internal
Kementan

5. Pertemuan tindak lanjut RPP dan - DPokeurmmeennta: nundangan, daftar 24 Agustus 2021

14. PpeermsibaaphaansParnoipneter rdneanl graanncTainmgaEnfektif - keDhoakduirmaennvi:rtuunadladnagnadno, kduamftaerntasi 13 September 2021
- Dkoekhuamdeirnanmviliertsutoanl deajanngka
Permentan hasil public hearing pednodkeukmdeanntamsiembangun

- koDmoiktmumenenberarsnacmanag.an Permentan

6. Penyusunan rancangan desain Dokhuamsiel npekmonbsaehpaspaenngembangan 26 Agustus 2021

15. Bapelnikcahsmi daarkndkeonngsaenp BpUenMgNem(Dbiavnisgian a-pliDkaoskiumen : undangan, daftar 15 September 2021
Hapulmikasni Capital Strategy and Policy-
kehadiran virtual dan

BRI) dokumentasi 27 Agustus 2021
7. Rapat koordinasi persiapan - DkeMkohiknaauetdemrijrraeiadnnpee:vsguiarantiunwdaaaslniidsgtaeanmn,dpdoekaunftmgaerelonltaaasni
- Minggu II – Akhir
penerapan pengelolaan kinerja September 2021
pegawai lingkup Kementan (Tim - Materi pengelolaan kinerja
16. Ppeenragkeiltoalna mkiondeurjla/p, aEnsd.Iu, adnanmUanPuTa)l Papnedguaawnami lianngukaulp Kementan
ekinerja

8. Penyusunan draft awal Permentan Draft awal Permentan Minggu 4 Agustus 2021 Minggu 4 Agustus 2021
17. Upejintgeerlaoplaasnistkeinmerpjaepneggealowlaaian Hasil uji terap Minggu IV September- Minggu IV September-
Minggu I Oktober 2021 Minggu I Oktober 2021
kinerja pegawai

9. Pembahasan internal draft awal - Dokumen : undangan, daftar 2 September 2021 2 September 2021
18. PHearrmmeonntaisnasi rancangan - keDhoakduirmaennvi:rtuunadladnagnadno, kduamftaerntasi Minggu IV September- 1.30 September 2021
- DdkraeofhktauadmwireaanlntPavesirrimtueanl dtaann Minggu I Oktober 2021 2.4 Oktober 2021
Permentan

10. Benchmark ke K/L, Pemda, BUMN -- DRokaunmcaenng:aunnPdearnmgeant,adnaftar 3 September 2021 33.6SeOpktetombbeer r22002211

19. (KKP, Proprov Jabar, BRI) kehadiran virtual dan dokumentasi Minggu I Oktober 2021 8 Oktober 2021
11. Sosialisasi/Webinar -- MkDaeotehkrauidmkiereagnnia:vtauirnntudaalndgaann, daftar
- Ddookkuummeenn:tausnidangan, daftar 7 September 2021 7 September 2021
(bersama Ipakri) - keMhaatdeiriasnovsiratulisaal sdia/wnedboinkaurmentasi
FGD perancangan desain integrasi

sistem ekinerja dengan esakip

20. Penyelesaian laporan Proper -DoiDnkotuekmgurmeanseinlaspaisoltuerrampneprraonyceaknpgearnudbeashaainn Minggu II Oktober 2021

12. Koordinasi teknis rancangan desain - Dokumen : undangan, daftar 7 September 2021 7 September 2021

Proyek PepdaernnugrbealnaoclhaaanangnakninpPearejardmpaeengtJaawanani gbekrsaamPaendekdeokhkautdmeirelanantahvsiritual d2an. Desain rancang bangun sistem penge-
dilKleaAakSdsiNnag) nseactkoar (nKedmeennpganaRnB,pBeKnNj,ela-sakMninaet:erjrai
selesai desain sistem pelnogelaloalanan kinerja pegawai melalui SINERGI
pegawai
1. Regulasi dalam bentuk Peratura-n DMraeft nAwtealrPi ermentan telah dilaksanakan uji coba sistem sampai

1P3e. rtanpPeiuanbglnicelhoteleaaalraninhkginraemnrjcaeapnleaggalanuwPiaeitrdamehenngataapnnan- hDkaeorhkmaudmioreannni:v-uirntudaalndgaann, ddafetanr gan 9vSeerpsteimablepr h20a21dan ta9hSaepptaemnbesre20la21njut-

sasi KuneyimtaEensnegtalonn I ddainbUuPkTtilkinagknup dengandokusmuernatatsi nya desain sistem versi betha sebagai
Penyampaian dalam penerapannya.Sebagai
Hasil Pengharm-onDPiersarmfat ehsnaitsaailnnpembahasantiantheranapl akhir

1d4a. ri PDeimrebakhtausarn inJteernnadl reanrcaalngaPn eratu-raDnokumPeenr:-undangan, dpafatanr duan13dSaepltaemmberp2e0n21gguna1a3nSesptiesmtebemr 20t2e1lah
Permentan hasil public hearing kehadiran virtual dan
undang-undangan Kementerian dHokuumkeunmtasi disusun panduan manual dalam bentuk

dan HAM kepada Sekretaris - JDheaonskiuldmpeeemrnabraal hnacsaanngan Peprmeetnutannjuk operasional dan video tutorial

1K5e. meBnetnecrhimaanrk Pdeengratan nBUiaMnN.(DTiavishi apan- sDeolkaumnejunt:-undangan, daafptalrikasi 1S5ISNepEteRmGbeIr.2021 15 September 2021
nya yHBaRuitmIu)anpCraopsitael sStrapteegny aannddPaol-icyt-angankdaeohknaudmidreanantanvsiritual dan

pengundangan Peraturan - MMateerni dteesraiin sistem pengelolaan
kinerja pegawai
1P6e. rtanPiearanki.tan modul/panduan manual
Panduan manual Minggu II – Akhir Minggu II – Akhir
ekinerja September 2021 September 2021

17. Uji terap sistem pengelolaan Hasil uji terap Minggu IV September- Minggu IV September-
kinerja pegawai Minggu I Oktober 2021 Minggu I Oktober 2021
28 - Dokumen : undangan, daftar
18. Harmonisasi rancangan kehadiran virtual dan Minggu IV September- 1.30 September 2021
Permentan dokumentasi Minggu I Oktober 2021 2.4 Oktober 2021
3.6 Oktober 2021
- Rancangan Permentan

B. RINCIAN CAPAIAN

Dalam tahap membangun komitmen bersama
dalam implementasi proyek perubahan
dilaksanakan tahapan kegiatan melalui : 1)
penyusunan dan pembahasan regulasi dalam
bentuk Peraturan Menteri Pertanian; 2)
perancangan desain sistem pengelolaan
kinerja pegawai terintegrasi; 3) penyusunan
tutorial implementasi sistem dalam bentuk
petunjuk operasional aplikasi SINERGI.

1. Tahapan Persiapan

1) Rapat koordinasi persiapan awal
rancangan alur pikir dan gagasan
perubahan.

Persiapan awal dilaksanakan melalui pem-
bahasan bersama guna menyusun pemetaan
dan rancangan awal alur pikir dan gagasan
perubahan yang menjadi kebutuhan organi-
sasi, sesuai dengan tugas dan fungsi organi-
sasi, penyelarasan serta tindak lanjut pelak-
sanaan regulasi serta perubahan kebijakan
dan lingkungan strategis.

Output/Evidence Kegiatan
a) Tersusunnya rancangan awal alur pikir

dan gagasan perubahan yang akan
digunakan sebagai usulan rancangan
proyek perubahan yang akan dilaksana-
kan, melalui pemetaan kebutuhan
organisasi, memotret kondisi awal dan
kondisi yang diharapkan, serta strategi
yang harus dilakukan.
b) Evidence kegiatan
- Rancangan alur pikir dan gagasan

perubahan
- Dokumentasi kegiatan

29


Click to View FlipBook Version