The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Merupakan Hasil Implementasi Program Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XVII Tahun 2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ariefprasstyo, 2021-10-29 03:05:50

Laporan Implementasi Proyek Perubahan_53-Zulkifli

Merupakan Hasil Implementasi Program Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XVII Tahun 2021

Keywords: Kinerja,PIM,Pelatihan,Kepemimpinan,SKP,Sinergi

2) Konsultasi dengan Mentor dan
persetujuan gagasan perubahan.

Dilaksanakan dalam rangka penyampaian
informasi mengenai gagasan perubahan yang
akan dilaksanakan, untuk memperoleh saran,
masukan, dan arahan lebih lanjut dari Mentor
terhadap gagasan perubahan. Hal ini juga
dilaksanakan selain sebagai tahapan dalam
perancangan proyek perubahan, untuk mem-
peroleh persetujuan Mentor sebagai atasan
langsung juga guna memperoleh dukungan
dalam implementasi proyek perubahan.
Output/Evidence Kegiatan
a) Ouput kegiatan

Persetujuan dan dukungan yang diberikan
Mentor atas gagasan perubahan yang
disampaikan agar rancangan proyek
perubahan dapat dilaksanakan dan proyek
perubahan dapat diimplementasikan
dengan baik.
b) Evidence kegiatan
- Dokumen lpersetujuan Mentor
- Dokumentasi kegiatan

30

3) Pembentukan Tim Efektif, dan Rapat 2. Tahapan Penyusunan dan Pembahasan
Koordinasi Tim Efektif. Peraturan Menteri Pertanian tentang
Pengelolaan Kinerja Pegawai
Dalam rangka penyampaian alur pikir/gagasan
perubahan, rencana kerja dan komitmen 1) Pencermatan terhadap regulasi dan
bersama guna memberikan dukungan dalam perancangan awal Rancangan
rancangan proyek perubahan, diperlukan tim Peraturan Menteri Pertanian.
yang bertugas dalam kelompok kerja terdiri
atas Tim Teknis, Tim Perancangan Regulasi, Pencermatan dilaksanakan atas regulasi yang
Tim Materi, dan Tim Manajemen. menjadi dasar pelaksanaan dan tindak lanjut
melalui Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun
Output/Evidence Kegiatan 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS dan Pera-
a) Pemahaman atas pentingnya komitmen turan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi Nomr 8 Tahun
bersama guna mencapai tujuan unit kerja 2021 tentang Manajemen Pengelolaan Kinerja
yang dituangkan dalam sebuah rancangan PNS. Hal ini dilaksanakan dengan tujuan agar
proyek perubahan, dengan memper- rancangan regulasi dalam bentuk Peraturan
timbangkan penyelarasan regulasi, desain Menteri Pertanian selaras dengan ketentuan
rancang bangun sistem pengelolaan peraturan perundang-undangan terkait penge-
kinerja pegawai yang terintegrasi dengan lolaan kinerja pegawai.
kinerja organisasi.
b) Evidence kegiatan Output/Evidence Kegiatan
- Dokumen SK Sekjen tentang Tim a) Output kegiatan
Membangun pemahaman yang sama terhadap
Efektif Proyek Perubahan substansi yang akan diatur dalam rancangan
- Dokumen Surat Tugas Tim Peraturan Menteri, dan dalam desain rancang
- Dokumen : undangan, daftar kehadiran bangun sistem pengelolaan kinerja pegawai.
b) Evidence kegiatan
virtual dan dokumentasi kegiatan Rancangan awal Peraturan Menteri Pertanian
tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai lingkup
Kementerian Pertanian.

31

2) Pembahasan internal rancangan
Peraturan Menteri Pertanian

Pembahasan internal dilaksanakan sebagai
tahap pencermatan dan penyelarasan kembali
terhadap substansi pengaturan dalam rancan-
gan awal Peraturan Menteri Pertanian melalui
diskusi dan perbaikan rancangan.
Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Penyepakatan atas substansi rancangan
Peraturan Menteri Pertanian yang akan
digunakan sebagai bahan dalam tahap
FGD bersama unit kerja di lingkup
Kementerian Pertanian.
b) Evidence kegiatan
- Dokumen : undangan, daftar kehadiran

virtual dan dokumentasi
- Rancangan Permentan

32

3) Public Hearing dan Konsultasi Teknis
Pembahasan Rancangan Peraturan
Menteri Pertanian.

Public hearing dan konsultasi teknis pem-
bahasan rancangan Peraturan Menteri Perta-
nian dilaksanakan dengan tujuan untuk mem-
berikan informasi, menjaring saran dan
masukan, serta penyempurnaan substansi
pengaturan selaras dengan ketentuan peratur-
an perundang-undangan serta kebutuhan
organisasi. Public hearing dilaksanakan
dengan mengahadirkan unsur pimpinan,
jabatan fungsional serta pengelola bidang
kepegawaian dari unit kerja Eselon I serta Unit
Pelaksana Teknis lingkup Kementerian
Pertanian.

Sedangkan narasumber dalam konsultasi
teknis dihadiri unsur pemangku kepentingan
dan leading sector terkait pengelolaan kinerja
pegawai, terdiri atas kementerian/lembaga :
a. Kementerian PAN dan RB;
b. Badan Kepegawaian Negara;
c. Komisi Aparatur Sipil Negara.

Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Saran, masukan, serta penyempurnaan
rancangan Peraturan Menteri Pertanian,
serta desain rancang bangun sistem
pengelolaan kinerja pegawai.
b) Evidence kegiatan
- Dokumen : undangan, daftar kehadiran

virtual dan dokumentasi
- Desain sistem pengelolaan kinerja

pegawai
- Rancangan Permentan

33

4) Harmonisasi rancangan Peraturan
Menteri Pertanian.

Harmonisasi sebagai satu tahapan yang harus
dilaksanakan dalam penyusunan dan pem-
bahasan rancangan Peraturan Menteri
Pertanian yang diselenggarakan oleh Kement-
erian Hukum dan HAM untuk menperoleh
informasi, melakukan reviu/pencermatan
kembali, menyampaikan justifikasi/ penjelasan
terhadap substansi pengaturan dalam
rancangan Peraturan Menteri Pertanian.
Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Tersusunnya rancangan Peraturan Menteri
Pertanian yang selaras dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan, dan
sesuai dengan kondisi pengelolaan kinerja
pegawai di lingkup Kementerian Pertanian.
b) Evidence kegiatan
- Dokumen : undangan, daftar kehadiran

virtual dan dokumentasi
- Rancangan Peraturan Menteri

Pertanian

34

pengelolaan kinerja pegawai bersama dokumentasi
leading sector (Kemenpan RB, BKN,
KASN) - Materi desain sistem pengelolaan
kinerja pegawai

- Draft Awal Permentan

13. Public hearing rancangan Permentan - Dokumen : undangan, daftar 9 September 2021 9 September 2021

pengelolaan kinerja pegawai dengan kehadiran virtual dan

unit Eselon I dan UPT lingkup dokumentasi

Kementan - PDerarmft ehnatsailnpembahas5a)n intPerenanl yelesaian harmonisasi, proses

14. Pembahasan internal rancangan - Dokumen : undangan, daftparenan1d3aSteaptnemgbaern2a02n1, dan 1p3eSnepgteumnbedr a20n2g1 an.
Permentan hasil public hearing kehadiran virtual dan
Penyepakatan hasil penyusunan, pem-
dokumentasi

- Dhaoskiul mpeemnbraahnacsaannganbPaehrmaesntaann, dan penyelarasan atas rancangan

15. Benchmark dengan BUMN (Divisi - Dokumen : undanganP, edarfatatruran 15 SMepetenmteberri 202P1 ertani1a5nSeptdemisbaerm20p2a1 ikan

Human Capital Strategy and Policy- kehadiran virtual danDirektur Jenderal Peraturan Perundang-
BRI) dokumentasi

- Materi desain sistemupnendgaelnolagaann Kementerian Hukum dan HAM
kinerja pegawai
kepada SMiengkgrueItIa– rAikshir JenderMainlgguKII e– mAkehirnterian
16. Perakitan modul/panduan manual Panduan manual
ekinerja
Pertanian Septemmebelra2l0u2i1 suratSeptemPbeenr 2y0a21mpaian

17. Uji terap sistem pengelolaan Hasil uji terap Hasil PenMMgiihnnggaggruumIIVOoSknteopibsteearm2sb0ei2ar1-n, uMMniinntgguggkuu IIVOsSketeolpabteenrmj2ub0et2rn1- ya
kinerja pegawai
dilaksanakan proses penandatanganan oleh
18. Harmonisasi rancangan - RDdkeooahknkauucdmmainreeagnnnata:nvsuirPintuedaramlndeganantnBMa,nedearnfittatarerNi ePgeMMariirnntaaggggnuuRiaIIVIO.nSk,teopbdteearmn2b0e2rp1- eng321u...364n0OOdSkkaettoopnbbteeegmrra22b00ne22r112d0a21lam
Permentan -

19. Sosialisasi/Webinar - Dokumen : undangan, daftar Minggu I Oktober 2021 8 Oktober 2021
(bersama Ipakri) kehadiran virtual danOutput/Evidence Kegiatan
dokumentasi
20. Penyelesaian laporan Proper - Output kegiatan
Materi sosialisasi/weabi)nar

Dokumen laporan proyek peruTbeahrapnenMuinhgignuyIIaOktpobeerrs2y02a1ratan tahapan yang

harus dilalui dalam proses penyusunan

peraturan perundang-undangan melalui

penyelarasan substansi pengaturan, baik

dengan Kementerian Hukum dan HAM

maupun dengan pemangku kepentingan

sebagai leading sector yang berkaitan

dengan substansi pengaturan.
b) Evidence Kegiatan

Surat Penyampaian Hasil Pengharmoni-

sasian dari Kementerian Hukum dan HAM.

35

20. Penyelesaian laporan Proper - Materi sosialisasi/webinar
Dokumen laporan proyek perubahan Minggu II Oktober 2021

3. Tahapan Perancangan desain sistem
pengelolaan Kinerja Pegawai
Terintegrasi

1) Pembentukan Tim Kerja Pengelolaan
Kinerja Pegawai

Tim kerja pengelolaan kinerja pegawai ditetap-
kan melalui penugasan Kepala Biro Organisasi
dan Kepegawaian untuk mempersiapkan tim
yang dapat membantu memberikan dukungan
mulai dari tahap persiapan, pendampingan,
sampai dengan penerapan sistem pengelolaan
kinerja pegawai ini berjalan. Perlu dibangun
pemahaman serta diberikan pembekalan bagi
tim agar memiliki persepsi yang sama dalam
pengelolaan kinerja pegawai sejak awal, agar
proses persiapan, pendampingan, serta
penerapnnya dapat berjalan dengan baik.

Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Koordinasi tim sebagai penanggung jawab
bersama unit kerja mitra Eselon I dan Unit
Pelaksana Teknis, terhadap tindak lanjut
rencana kerja tim yang telah disusun
dan disepakati mulai proses persiapan,
pendampingan dan penerapan sistem
pengelolaan kinerja pegawai lingkup
Kementerian Pertanian,
b) Evidence kegiatan
- Surat Penugasan Tin Kerja Pengelolaan
Kinerja Pegawai
- Dokumen materi pembekalan
- Dokumen rencana kerja tim
- Dokumen pelaksanaan koordinasi dan
persiapan kegiatan.

36

2) Perancangan desain aplikasi dan rapat
koordinasi pengelolaan kinerja
pegawai.

Persiapan penerapan pengelolaan kinerja
pegawai lingkup Kementan dilaksanakan
melalui penyampaian infomasi perancangan
desain aplikasi dan penyampaian materi alur
pikir, dan gagasan perubahan (Tim pengelola
kinerja, Es.I, dan UPT)
Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Membangun komitmen bersama dalam
tindak lanjut proses persiapan dan
implementasi pengelolaan kinerja pegawai
lingkup Kementerian Pertanian.
b) Evidence kegiatan
- Dokumen : undangan, daftar kehadiran
virtual dan dokumentasi
- Materi desain sistem pengelolaan kinerja
pegawai lingkup Kementan.

37

3) Benchmark Sistem Pengelolaan Kinerja
Pegawai

Benchmark dilaksanakan dalam rangka
menggali informasi dan leason learn ke
Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah,
BUMN agar dapat dipelajari dan mendapatkan
pembanding serta pengayaan materi maupun
perancangan sistem dan penerapan
pengelolaan kinerja pegawai pada masing-
masing locus benchmark. Kementerian/
Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN yang
menjadi percontohan yaitu Kementerian
Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Daerah
Provinsi Jawa Barat, dan Bank Rakyat
Indonesia).
Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Lesson Learn serta pengayaan materi
sebagai pembanding dalam pengelolaan
kinerja pegawai lingkup Kementerian
Pertanian.
b) Evidence kegiatan
- Dokumen kegiatan
- Dokumentasi kegiatan

38

4) Uji Coba Sistem Pengelolaan Kinerja
Pegawai

Uji coba sistem pengelolaan kinerja pegawai
dilaksanakan setelah desain aplikasi versi
Alpha dapat digunakan untuk meng-
inventarisasi/memetakan serta memperbaiki
permasalahan serta kendala yang timbul
dalam operasional penggunaan aplikasi untuk
selanjutnya digunakan sebagai bahan
perancangan aplikasi versi Betha.

Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Uji coba dilaksanakan pada 6 (enam) focus
sasaran di unit kerja baik satuan kerja
pusat maupun Unit Pelaksana Teknis yaitu:
1. Biro Perencanaan, Sekretariat

Jenderal;
2. Biro Organisasi dan Kepegawaian,

Sekretariat Jenderal;
3. Sekretariat Badan Penyuluhan dan

Pengembangan SDM Pertanian;
4. Balai Besar Pelatihan Pertanian

Lembang;
5. Balai Inseminasi Buatan Lembang;
6. Stasiun Karantina Pertanian Kelas I

Bandung.
b) Evidence kegiatan
- Surat Penunjukan Unit Kerja Pilot Project

Desain Pengelolaan Kinerja Pegawai
- Dokumentasi kegiatan

39

3. Tahapan Penyusunan Petunjuk
Operasional aplikasi SINERGI dan
Video Tutorial.

Petunjuk operasional diperlukan dalam rangka
memberikan pemahaman kepada pengguna
aplikasi agar lebih mudah memahami dan
menindaklanjuti penerapan aplikasi SINERGI.
Petunjuk operasional ini ditempatkan dalam
aplikasi agar mudah ditemukan apabila diper-
lukan pengguna. Selain Petunjuk operasional
yang disusun secara manual, juga disiapkan
video tutorial yang dapat digunakan sebagai
media sosialisasi/internalisasi dalam peng-
gunaan aplikasi SINERGI.
Output/Evidence Kegiatan
a) Output kegiatan

Petunjuk operasional yang disusun secara
manual serta video tutorial untuk memberi-
kan kemudahan dalam pemahaman peng-
gunaan aplikasi SINERGI.
b) Evidence kegiatan
- Panduan manual petunjuk operasional
Aplikasi SINERGI
- Video tutorial aplikasi SINERGI

40





BAB IV

IMPLEMENTASI STRATEGI MARKETING
DAN PEMBERDAYAAN

A. Implementasi Strategi Marketing Organisasi dan Kepegawaian terhadap 16.673
pegawai (data SIM-ASN per 1 Oktober 2021)
Pemerintahan yang berorientasi pelanggan yaitu :
(Customer Driven Government) memiliki a) 103 orang Jabatan Pimpinan Tinggi
orientasi pasar (market orientation) dalam
konteks sektor publik, bagaimana perumus (Madya dan Pratama)
kebijakan publik mampu melihat tren yang ada, b) 291 orang Jabatan Administrator dan
mampu membaca kebutuhan dan keinginan
publik. Artinya bahwa pemerintah selalu Pengawas
berusaha untuk memenuhi kebutuhan c) 9.391 orang Jabatan Fungsional (4.883
masyarakat, bukan untuk memenuhi
kebutuhan birokrasi. Prinsip ini didasarkan bidang pertanian, 4.508 non bidang
pada falsafah bahwa pemerintah dibentuk pertanian)
untuk dapat melayani publik secara optimal, d) 6.888 orang pelaksana
menumbuhkan lebih banyak inovasi, Perlunya
pemerintah menerapkan skill marketing pada Pada 11 unit kerja Eselon I, dan 162 Unit
setiap sosialisasi kebijakan, Pemasaran yang Pelaksana Teknis lingkup Kementerian
bersifat non-profit, institusi publik perlu mem- Pertanian. Strategi marketing sektor publik
bekali diri dengan kapasitas layanan prima, mengunakan implementasi 4P1C (Product,
mulai sistem pelayanan yang baik, inovatif Price, Place, Promotion dan Customer),
hingga kapasitas SDM yang mendukung sebagai berikut:
proses layanan prima itu. Marketing sektor 1. Product
publik, menurut Widjayanti (2011) memiliki dua Produk utama yang dihasilkan dalam proyek
peran, pertama untuk membantu mem- perubahan ini adalah regulasi dalam bentuk
promosikan hasil dari suatu program atau Peraturan Menteri Pertanian tentang
kegiatan, baik berupa output maupun outcome, Pengelolaan Kinerja Pegawai Lingkup
dan kedua mempengaruhi atau membujuk Kementerian Pertanian. Permentan tersebut
stakeholders untuk ikut berperan serta dalam sebagai upaya untuk menyelaraskan kinerja
rangka mencapai output atau outcome. pegawai dengan kinerja organisasi.
Penyesuaian pengaturan pengelolaan
Implementasi strategi marketing melalui kinerja di lingkungan Kementerian Pertanian
layanan sektor publik dalam pengelolaan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30
kinerja kepegawaian dilaksanakan Biro Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS dan
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 8
Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen

41

Kinerja PNS. Pengelolaan kinerja pegawai 2. Price
yang bertujuan untuk menjamin keselarasan Penetapan Peraturan Menteri Pertanian
kinerja pegawai dengan kinerja organisasi, tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Lingkup
Selain regulasi diperlukan dukungan dalam Kementerian Pertanian akan berdampak
sebuah desain rancang bangun sistem sangat besar dalam pelaksanaan pembangu-
pengelolaan kinerja pegawai terintegrasi nan pertanian. Secara langsung hal ini akan
melalui aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan berkaitan dengan meningkatnya kinerja
Kinerja Pegawai Terintegrasi (SINERGI). seluruh pegawai lingkup Kementerian
Pertanian yang lebih jelas dan terukur
Produk utama yang telah diselesaikan pada sesuai target kinerja di masing-masing unit
jangka pendek ini adalah sebagai berikut: kerja selaras dengan Rencana Strategis
a. Peraturan Menteri Pertanian tentang Kementerian Pertanian. Kedepan dampak
dari regulasi serta rancang bangun sistem
Pengelolaan Kinerja Pegawai Lingkup pengelolaan kinerja pegawai ini akan berman-
Kementerian Pertanian; faat sebagai rekomendasi dalam pemberian
b. Pengembangan Sistem Pengelolaan reward dan punishment, serta pengembangan
Kinerja Pegawai Terintegrasi melalui pola karier pegawai lingkup Kementerian
aplikasi SINERGI; dan Pertanian.
c. Dokumen manual petunjuk operasional
dan video tutorial aplikasi SINERGI 3. Place
Proses penyusunan dan penyempurnaan
Produk utama menjadi suatu kesatuan SINERGI dilakukan secara partisipatif dengan
pendukung terselenggaranya sistem penilaian melibatkan semua unit kerja pusat dan
kinerja lingkup Kementerian Pertanian. Unit Pelaksana Teknis lingkup Kementerian
Keberhasilan dalam menyusun beragam Pertanian, serta melibatkan Kementerian/
output ini sebagai tindak lanjut implementasi Lembaga/Pemerintah Daerah/BUMN dan
ditetapkan Peraturan Menteri Pendayagunaan leading sector, yaitu Kementerian Pendaya-
Aparatur Sipil Negara dan Reformasi gunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Nomor 8 Tahun 2021 tentang Sistem Birokrasi (KEMENPAN RB), Badan
Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil.

42

KepegKaewpaeagianwNaeaginarNae(gBaKraN)(,BKKoNm),isKi oAmpaisriaAtupraratur dalamdawlaembinwarebdineanrgadnentgeamna teRmanacaRnagncang
Sipil NSeipgilarNae(gKaAraSN(K),AKSeNm),eKnteemriaenteKreialanutKaenlautan BanguBnanPgeunngePleonlagaenlolKaiannerjKainPeerjgaawPaeigawai
dan PdearnikaPnearnika(nKaKnP)(,KKPem), eKnteemriaenteHriuaknumHukum MembMaenmgubnangHuunmaHnumCaanpitaClapidtalamdalam
dan HdaAnM,HABMan,k BRanakyaRt akInydaot neInsdiaone(BsiRaI),(BRI), OrganOisrgasain.isHasaid.ir Hsaedbiragsaei bangaarai sunmarbaesrumber
Bank BSaynakriaShyaIrniadhoneInsdiaon(eBsSiaI).(BKSeIt)e. rlKibeattearnlibatan Dr. WDar.luyWo alsueyboagsaei baKgeatui aKeTtIuMa PTIMMO PMO
berbagbaeirbapgiahiak pihdaaklamdalkaomnsukltoanssi ultaeskinist,eknis, ManajMemaneanjemKeinnerjaKinAerSjaN AKSeNmeKnteemriaenterian
publicpuhbelaicrinhge,abrienngc, hbmeanrckhmdanrk hdaarnmohnaisrmasoinisasi PendaPyeangduanyaaagnunAaapnaraAtupraraNtuergarNaegdaaran dan
yang yaaknagn amkaenmpmerekmaypaerkdaayna mdaenmpmeretamjapmertajam ReformRaesfoi rmBiaroski rBasirio, kdrasni,AdnadnriaAnntodriDanatrou Daru
prosespropseensyepmepnuyrenmaapnurndaaann pdeanngepmebnagnegmabnangan sebagsaei baGgraoiupGroHuepad HeHaudmaHnumCaanpitaCl apital
SINERSGINI.ERGI. StrateSgytraatengdy PalnadninPglaPniTngBaPnTk BSaynakriaShyariah
IndoneInsdiaones(BiaSI),(BSdI)e,ngadnengpaanrtisiparntisipan
4. Pr4o.moPtiroonmotion sebansyeabkan1y0a0k0 1o0ra0n0gopraenjagbapte, japbeantg, eploelnagelola
DalamDalamupayaupayauntuk untukmeninmgkeantiknagnkatkan kepegkaewpaeigaanwaianlingkulpingkupKemeKnteemriaen terian
pemahpaemanhatmeraknaitteSrkINaiEt RSGINI EkRepGaIdkaepsaedluarusheluruh PertanPiaenrtaniandan danperwapkeilarwnakilandari dari
pegawpaeigaKweami eKnteemriaentePriearntanPiaenrt,anpiaenm,anpgekmuangku KemeKnteemriaen/tLeerimanb/aLgeambsaegrata sPeertma ePrinetmaherintah
kepenktienpgeanntinlgaainnnylaaintneyrhaadtaeprhapdraopdukproydaunkg yang DaeraDh.aerAacha.raActaerraseletenrgsgealeranggbaerarkerbjaerkerja
dihasidlkiahna,sitleklaanh, dteillaakhudkailank: ukan: sama sdaemngaadneonrggaanniosragsainpisroafseispi rdoafelasmi dhaalal m hal
a. Foac.cuFsocGcurosupGrDouispcusDsiisocnuss(FioGnD)(FGdaDn) dan ini Ikaintai nIkPateannguPruesngAunruaslisAnKaelpisegKaewpaeigaanwaian
(IPAKR(IPI)AcKaRbIa) ncgabKaenmgeKnteemriaentePreiarntanPiaenrt,anian,
publicpuhbelaicrinhgeadreinnggadnensgeamnuasepmeunageploelnagelola berkolbaebrokroalsaibdoeransgiadneBngiraonOBrgiraonOisragsaindisaansi dan
kepegkaewpaeigaanwuaniaitnkeurnjait pkeursjat pduasnatddaaenrahdaerah KepegKaewpaeigaanw. aian.
lingkulpingKkuepmeKnteemriaenterPiaenrtanPiaenrt,andiaanla, mdalam
prosespropsensyupseunyauns,unpaenm, bapheamsbaanhadsan dan
penyepmepnuyrenmaapnurnreagaunlarseigdualansipdeanngepmebnag-emba-
ngan snigsatenmsipsetenmgeploelnagaenloklianaenrjakipnegrjawpaeig. awai.

b. Kobn.suKltoanssi utletaksniistedkannis bdeannchbmeanrckhmyaarnkg yang
dilaksadnilaksaannakadnengadnengaKnemeKnteemriaen/terian/
LembaLgeam/Pbaegmae/PrinetmaheriDntaaehraDhadearanhBdUaMn NBUMN
untuk umnteunkghmimenpguhnimspaurannsdaarann mdasnukmaans, ukan,
serta speertnagapyeanagnaysauabnstasnusbistadnasni mdaanterimateri
pengaptuernagnatruarnacnanragnacnanPgearnatuPrearnatMureannteMri enteri
PertanPiaenrtansiearnta speertnayepmepnuyrenmaapnurndaeasnaindesain
rancanragncabnagngubnangsuisntemsistepmengeploelnagaenlolaan
kinerjakipnegrjawpaeig. awai.

c. Socs.ialSisoassiia,lidsansi,laduannchlainugncShIiNngERSGINI EyRanGgI yang
dilaksadnilaksaannsaekcaanrasewceabrainwarepbaindaar tpaandgagatal nggal
8 Ok8tobOerkto2b0e2r1 20b2e1rtembpearttemdpiatrudaingruang
AgricuAltguriecuWltuareRWooamr R(AooWmR()AKWemR)eKnteemriaenterian
PertanPiaenrt.anDiaunku. nDguaknunSgeaknreStaeriksreJtaernisdeJraelnderal
KemeKnteemriaen tePriearntanPiaenrtatneiarhnadtaeprhapdraopyekproyek
perubaphearunbainhi,andeingi,adnenkeghaandkireahnadseirbaangsaei bagai
keynokteeysnpoeteaksepr,eaDkre. r,Ir.DSr.riIr.RaStrniaR, aMtnMa., MM.
selakuseClaokauchCodacnhpdaaran ppeajraabaptejeasbealot nesIeI lon II

43

d. Desain branding, logo dan tagline
SINERGI (Sistem Informasi Kinerja
Pegawai Terintegrasi) serta hastag Make It
Better, menyelaraskan kinerja pegawai
dengan kinerja organisasi, membangun
sistem pengelolaan kinerja pegawai
terintegrasi.

e. Mempublikasikan pemberitaan melalui f. Dialog interaktif melalui Radio Pertanian
media cetak dan mainstream dalam Ciawi (RPC) sebagai media penyampaian
website resmi Kementan serta unit kerja informasi dan sosialisasi, regulasi dan
lingkup Kementerian Pertanian, dan media sistem pengelolaan kinerja pegawai
sosial lainnya melalui channel youtube Biro Kementerian Pertanian secara masif
Organisasi dan Kepegawaian, dan channel kepada pemirsa melalui livestreaming dan
youtube IPAKRI. channel youtube RPC.

44

g. Penyusunan manual petunjuk operasional Proyek Perubahan ini yaitu adanya dukungan
dan pembuatan video tutorial aplikasi yang menyeluruh dari para pihak sebagai
SINERGI sebagai media informasi dan pemangku kepentingan dan leading sector.
panduan operasional penggunaan aplikasi Membangun pemahaman yang sama dengan
pengelolaan kinerja pegawai untuk mem- pemangku kepentingan, memberikan peluang
permudah dalam penerapannya. dalam merealisasikan proyek perubahan
dengan baik sesuai dengan tujuan target
penyelesaiannya.

B. Deskripsi Perubahan Sebelum Dan
Sesudah Proyek Perubahan

5. Customer Proyek perubahan yang dilaksanakan memiliki
Customer dari proyek perubahan ini adalah 2 tujuan pokok, pertama dan yang utama
seluruh Unit Kerja pusat dan Unit Pelaksana adalah membangun pemahaman semua pihak
Teknis lingkup Kementerian Pertanian. di lingkup Kementerian Pertanian tentang
Implementasi proyek perubahan ini ditandai perlunya penyelarasan regulasi dalam
dengan adanya rancangan peraturan per- pengelolaan kinerja pegawai dengan kinerja
undang-undangan dalam bentuk Peraturan organisasi, dan yang kedua tersedianya
Menteri Pertanian selaras dengan desain berbagai sarana pendukung untuk memberi-
rancang bangun sistem pengelolaan kinerja kan penguatan dalam implementasi regulasi
pegawai, akan membantu Kementerian melalui rancang bangun sistem pengelolaan
Pertanian untuk memiliki regulasi sebagai kinerja pegawai terintegrasi. Salah satu kunci
tindak lanjut ketentuan peraturan per- keberhasilan dari Proyek Perubahan ini yaitu
undang-undangan yang mengamanatkan. adanya dukungan dari para pihak terkait.
Pada akhirnya dengan adanya regulasi yang Gambaran perubahan sebelum dan sesudah
tepat maka pengeloaan kinerja pegawai proyek perubahan sebagaimana pada tabel 8.
diharapkan dapat diimplementasikan dengan
lebih baik. C. Kendala dan Solusi

Strategi komunikasi dengan stakeholder juga Implementasi proyek perubahan tidak lepas
merupakan salah satu kunci keberhasilan dari kendala serta permasalah atas
perencanaan yang telah disusun dalam
Rancangan Proyek Perubahan. Kendala dan
permasalahan terutama dalam penyesuaian
waktu untuk menindaklanjuti pelaksanan
dalam setiap tahapannya. Padatnya agenda
pelaksanaan tugas pekerjaan, perlu disikapi
dengan pembagian waktu serta penyelesaian
tugas pekerjaan khususnya tim efektif serta
pemangku kepentingan agar rencana dalam
setiap tahapan kegiatan dapat dilaksanakan
sesuai target waktu penyelesaian.

45

Tabel 8. Identifikasi Perubahan Sebelum dan Sesudah Proyek Perubahan

No. Sebelum Sesudah

1. Belum adanya penyelarasan regulasi yang mengatur Penyelarasan regulasi antara pengelolaan kinerja

tentang kinerja pegawai dengan kinerja organisasi pegawai dengan kinerja organisasi

2. Belum terbangunnya sistem pengelolaan kinerja pegawai Terbangunnya sistem pengelolaan kinerja pegawai yang

yang selaras dengan kinerja organisasi selaras dengan kinerja organisasi

3. Capaian kinerja organisasi berdasarkan outcome/output Capaian kinerja organisasi dan pegawai berdasarkan
base, sedangkan capaian kinerja individu berdasarkan outcome/output base
proces base

4. Belum selarasnya cascading antara kinerja organisasi Cascading yang selaras antara kinerja organisasi dengan

dengan kinerja organisasi kinerja pegawai

5. Belum adanya kejelasan gambaran peran dan hasil pegawai Adanya kejelasan peran dan hasil pegawai dalam SKP

yang dituangkan dalam SKP sehingga lebih jelas dan terukur

6. Sistem pengelolaan kinerja belum terintegrasi Terbangunnya sistem informasi pengelolaan kinerja
terintegrasi (e-kinerja, e-sakip, dan dupak online).

Tabel 9. Permasalahan dan Solusi dalam Pelaksanaan Proyek Perubahan

No. Permasalahan Solusi

1. Keterbatasan waktu dalam memenuhi target - Penyesuaian waktu dalam setiap tahapan kegiatan

penyelesaian pada setiap tahapan, dengan padatnya - Penyesuaian milestone RPP dalam milestone IPP
tugas pekerjaan unit kerja yang harus dilaksanakan
- Membangun komunikasi intensif dalam Tim Efektif

2. Resistensi pemangku kepentingan terhadap perubahan - Sosialisasi dan membangun komunikasi efektif tentang

yang akan dilaksanakan perubahan yang akan dilaksanakan

- Membangun keyakinan para pemangku kepentingan
bahwa perubahan akan membawa kearah yang lebih
baik

3. Jadual kegiatan tidak sesuai dengan target waktu yang Penyesuaian kembali jadual kegiatan dalam toleransi

telah ditentukan rentang waktu sesuai target penyelesaian.

D. Pemberdayaan Organisasi thinking) antara anggota dengan anggota,
Pembelajaran anggota dengan tim, dan antar tim. Terdapat
lima disiplin dalam organisasi pembelajaran,
Organisasi belajar (Learning Organization) yaitu (1) berpikir sistem (systems thinking),
yaitu organisasi yang dianggap mampu untuk belajar untuk memperluas kapasitas personal
terus menerus melakukan proses pem- dalam mencapai hasil kerja yang paling di-
belajaran mandiri (self of learning), sehingga inginkan, dan menciptakan lingkungan
organisasi tersebut mempunyai kecepatan organisasi yang menumbuhkan seluruh
berfikir dan bertindak dalam merespon ber- anggotanya untuk mengembangkan diri
bagai perubahan yang muncul. Menurut Peter mereka menuju pencapaian sasaran dan
Senge (1990), organisasi belajar adalah makna bekerja sesuai dengan harapan yang
organisasi dimana anggota-anggotanya mereka pilih. Organisasi pembelajaran memer-
terus-menerus belajar mempelajari (learning to lukan karyawan yang memiliki kompetensi
learn) sesuatu secara bersama dan memiliki tinggi, agar dapat beradaptasi dengan tuntutan
kinerja dan tujuan, terdapat hubungan dan perubahan, khususnya perubahan teknologi
proses yang berkesinambungan (system dan paradigma yang berbasis kekuatan fisik

46

ke pakreadipgamradyigamng ybaenrgbasbiesrbapseinsgeptaehnugaentahualnead),leaMde),mbMeredmaybaekrdaany, akmane,nggmaelanngggaladnagn dan
(2) m(2a)stemri aspterisonpaelrso(npaelrso(npaelrsomnalstemrya),sterym),engompetinmgaolpktaimn alkkoamnpektoemnspieteyannsig ydainpgimpdiinpimpin
bagaimbaagnaaimamnaembmenetmukbentkuekputukseapnutusdaann da(ncaring(capreinrgsonpaelristyo)n, amlitye)m, bmereikmabnersikeamnansgeamt,angat,

tindaktainnd, akamne, ntaml enmtaol delmodmeel mumngekminuknagnkinkamnem-mbeamng- ubnanagliuansai,liasninsei,rgsi indearngi kdeamnitrkaeamnitraan
manusmiaanbueskiaerjbaeklebrjiah lceebpihat,cenpaamt,unadmaulanmdalam(a pe(rasonpertsoonshtaoreshwairteh), wMithe)n, ggMeerankgkgaenra, kkan,
organiosragsainiysaansgi ytaenrugs tebreursubabhe.rub(3a)h.m(o3d)elm- odeml-engamraehnkganrahokragnansoiragsains(ibaesiing(befainirg), famire)-, me-

modelmomdeenl taml e(nmtaelnta(ml emntoadl elms)o, deKlso)m, itmKoemn itmennyelesnayiekalensamikaasnalmaha,sadlaanh,mdeannyemmepnuyenmapkuann. akan.

untuk umnteunkggmaelingvgisailibveirssiambearstaemntaantgenmtaansga masa

depandespeacnarasecmaurarnimtuarnnpiatapnapkasapaank. saUanntu. kUntuTkransfTorramnassfoi rsmeabsaigsaei bsaugaatui spuroastuesprpoesreusbaphearunbahan

menggmeerankgagneroarkgaanniosragsainpisaadsai tpuajudaantubjeurasnambearsamdaari sudaatrui skuoantduiskioknedkisoinkdeiskiolanidnisuinlatuink umnetunkcam-enca-

diperludkipaenrluakdaannyaadavniysai yvaisnig ydainmgilikdi imoileikhi olephai sepsaui astuesuyatnug ylaenbgih lebbaihk. bTariakn. sfTorramnassfoi rmasi

semuaseomraunagodrangsedmanuaseumniutayaunngit aydaangdaldaamdalamorganiosragsainismaesriupmakearunpaskuaantu susatrtuategsitradteagni dan

organiosragsai.nis(a4s)i. m(e4m) bmanegmubnanvgiusni bveisrsi ambear,samaim, plemimepnlteamsieunntatuski umnetumkbmawema boargwaaniosragsaindisaarisi dari

KemaKmepmuanmdpaunanmdoatinvamsoi utinvatuski ubnetluakjabr esleacjaarrasecarbaentukbednatunksdisatenmsisytaenmg ylaamnga lkaembaeknetukbednatunk dan

adaptiaf,dagpetinf,eragteivneeradtiavne bdearnkesbienrakmesbiunnagmabnu.ngans.istemsistyeamng yabnagru bdaerungadnengmaennyemseunayikeasnuaikan

KemaKmepmuanmpourgaanniosragsainuisnatsuik umnteunksimneerngsikinaenrgikasnelurusheluerleumh eenlemikuetnaninkyuatan(nsiysatem(s,istsetrmu,ktusrt,ruktur,

kegiatkaengitaetaamn tienai mditeinnitudkitaenntudkeanngadnenagdaannyaadanypaeoplep,eocpuletu,rec)uldtuarlea)mdaralanmgkaranmgeknainmgkeantiknagnkatkan

visi bevrissai mbear.sama. efektiveitfaesktivoirtgaasniosragsainuisnatsuik umnteunkcampeani ctaupjuaai ntujuan

yang tyealanhg dteitleathapdkitaentaspeklaanrassedlaernagsadnevnigsai ndavnisi dan

PembPeleamjabraenladjaarlaanmdoarlagmaniosragsainaiskasni saekmanaksienmakimnisi omrgiasni iosragsai.nisasi.

cepat caepabt ilapaobrailangormaanug bmearubagbierwbagwiaswaanwasan

dan bedlaanjabr eblearjasrambear-ssaammaa-.sBamerab.aBgiewrbaawgai swaanwasaDnalamDatlatmarantataorragnaniosragsainispaesmi bepleamjabraenlajadrian di

pengeptaehnugaentahdualnamdatleaamm temaemnjamdiensjadnigastangaKtemeKnteemriaentePreiartnanPiaenrt,atneialanh, bteelaghitubjeeglaitsu djealnas dan

pentinpgentinugntuk untmukeninmgkeantiknagnkatkakanpaskitapsasitalasngkalahnngykaahsenmyaaksienmnaykainta.nySateab.agSaei bsaegbauiashebuah
organiosragsainis(a5s) i p(e5m) bepleamjabraenlajatriamn steimbagsaei bagaoirganiosragsainyiasnagsibyealnagjabr e(lleaajarnr i(nlegaornrginagniozragtaionniz),ation),

landaslaanndoarsgaanniosragsainpiseamsbi epleamjabraenla,jaoragna,niosragsainisaBsiiro OBrigroanOisragsaindisaansiKdeapnegKaewpaeigaanwsaeinaannstieansantiasa

pada pdaadsaarndyaasartenrydairitedradririi udnaitri yuannigt yhaanrgusharumseng-mupegnrga-duepgrakdeemamkepmuanmpukaenilmukaenilnmyuaa, nnya,

bekerjbaeskaemrjaa suanmtuak umnetunkghmaesnilgkahnaskiilnkaenrjakiynaenrjga yanmgemomtiveamsoi stievatiasipsuentiiat pkeurnjait uknetrujak usnetluaklusmeleanlu- men-

optimaolp. timKael.maKmepmuanmpuuanntuk unmtuekmbmanegmubnangucniptakcainptiankivaonaisniivpoeamsbi epleamjabraenla.jHaraalnin. iHdaijlainbiadr-ijabar-

hubunhguabnunygaanng ysainnegrgsisinearkgaisn adkimanilikdi imkaililkaiu kalakuan kleabnuh leblaunhjut landjaultamdalpaemnyepdeenrhyaendaearhnanaan

semuasemaunaggoatanggoutnait usnailtingsalmingemamhaemiahamstiruktusrtruokrtguar niosragsainidsasni pdeannatapaenatpaeagnawpaeigawai

pekerjpaeakne.rFjauanng.sFi udnagnspi odnadnapsoi nkdeapseimkiemppeimnaimn pinamnelalumi elapleuni yeptaernayaentaraJanbataJnabaAtadnminAisdtmraisniistrasi

dalamdalaomrganiosragsainisapseimbepleamjabr elajdaersigndeersignekredalakmedalaJmabataJnabatFaunngsFiounnagls. ionHala. l Hinail ini

(peran(cpaenragncangbangubnanguntransfotrramnassfoi rmas&i b&erdambepradkamsepcaakrasesciganraifiksaignnitfeikrahnadtaeprhasidsatepmsistem

realisaresiaklaisnasvikisain &vismi is&i bmeirssiambear)s,amTeaa)c, hTeeracheprengeploelnagaenlolakainnerjakineprejagawpaeigawdiai lindgi kulpingkup

(motiv(amtoort,ivaktoorn, sekpotonrs,eptiomr, lteimarninlega,rnidnagn, daKnemeKnteemriaenterPiaenrtanPiaenrt.anDiaant.a Dtaratansfotrramnassfoi rmasi

fasilitaftaosrilitatrtaonr sfotrramnassfoi)r,maSstie),waSrdtew(apredlay(apnelayajnabatajnabyaatnagn tyealanhg dteilakhsadnilaksaannsaekpaenrtsieppaedrati pada

transfotrramnassfoi rmasdialamdalamkegiatkaeng-kiaetgaina-tkaeng)iatanta)bel 1ta0b. el 10.
MerumMuesrkuamnusvkiasin, mvisisi,i, mstirsai,tegsitra(tdeagriing(datroing to

47

Tabel 10. Sebaran Penyetaraan Jabatan Lingkup Kementerian Pertanian.

No. JABATAN FUNGSIONAL Lektor Lektor Madya Muda Pertama Total
Kepala
17
1 Analis Anggaran 3 14 6
81
2 Analis Hukum 15 82
23
3 Analis Kebijakan 26 55 13

4 Analis Kepegawaian 14 68 170
73
5 Analis Ketahanan Pangan 8 15 14
4
6 Analis Pasar Hasil Pertanian 49 80
2
7 Analis Pengelola Keuangan APBN 21 127 22 70
3
8 Analis Perkarantinaan Tumbuhan 10 56 7 67
16
9 Arsiparis 2 12 43
25
10 Assesor SDM Aparatur 13 2
16
11 Dokter Hewan Karantina 13 60 7 4
21
12 Dosen 11 50
21
13 Medik Veteriner 18 52 12
3
14 Pemeriksa PVT 12 113
95
15 Peneliti 17 50 80
8
16 Pengawas Alsintan 4 12 3
15
17 Pengawas Benih Tanaman 14 29 3
26
18 Pengawas Bibit Ternak 6 19 1261

19 Pengawas Farmasi Makanan 2

20 Pengawas Mutu Pakan 4 12

21 Pengelola Pengadaan Barang/ Jasa 13

22 Pengembang Teknologi Pembelajaran 6 15

23 Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan 16 34

24 Penyuluh Pertanian 2 19

25 Perancang Peraturan Perundang-undangan 39

26 Perekayasa 3

27 Perencana 35 78

28 PMHP 32 63

29 Pranata Humas 10 70

30 Pranata Komputer 26

31 Pustakawan 12

32 Statistisi 3 12

33 Surveyor Pemetaan 12

34 Widyaiswara 8 18

Jumlah 1 1 290 933 36

48





BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan Pegawai Terintegrasi), sampai dengan
uji coba dan implementasi aplikasi
Proyek perubahan dengan tema “Strategi SINERGI.
Integrasi Pengembangan Kinerja Pegawai 3. Panduan manual dalam Petunjuk
dengan Kinerja Organisasi” pada jangka Operasional dan video tutorial Aplikasi
pendek telah selesai dilaksanakan dengan SINERGI;
baik dan secara umum sesuai dengan 4. Branding aplikasi dengan logo SINERGI
milestone yang telah direncanakan. Melahir- dan tagline Make It Better.
kan inovasi melalui kebijakan/regulasi baru 5. Sosialisasi, Launching dan Webinar
dalam pengelolaan kinerja pegawai yang Nasional dengan tema “Rancang Bangun
selaras dengan kinerja organisasi. Bimbingan Pengelolaan Kinerja Pegawai Membangun
Coach, arahan mentor dan kerja sama yang Human Capital Dalam Organisasi” secara
baik dengan semua pemangku kepentingan offline dan online (dengan participant
baik internal maupun eksternal serta dukungan mencapai 1000 pegawai dari internal
penuh dari tim yang telah memberikan maupun eksternal).
kontribusi sehingga seluruh tahapan kegiatan
rancangan proyek perubahan dalam Pelatihan Proyek perubahan ini telah mendapat
Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II dukungan dari berbagai pihak baik dari internal
Angkatan XVIII Tahun 2021 dapat diselesaikan di Kementerian Pertanian maupun dari
dengan baik. Kementerian/Lembaga lain, Pemerintah
Daerah serta BUMN. Dukungan dalam bentuk
Inovasi dan kebijakan baru diperlukan untuk testimoni disampaikan baik secara lisan
menjawab kebutuhan adanya sistem yang (langsung) maupun rekaman video. Banyak-
efektif dan efisien dalam pelaksanaan nya dukungan tersebut, diharapkan akan lebih
koordinasi, pelaporan, dan penilaian kinerja, mempermudah dan memberikan kelancaran
sekaligus menjadi alat ukur efektifitas dalam dalam implementasinya dan pengembangan
pengelolaan kinerja pegawai yang terintegrasi pada tahapan-tahapan selanjutnya, baik untuk
dengan kinerja organisasi. Proyek perubahan memenuhi tujuan jangka menengah maupun
yang dihasilkan antara lain sebagai berikut: jangka panjang. Hal yang paling penting
1. Rancangan Peraturan Menteri Pertanian adalah bagaimana menumbuhkan rasa
memiliki terhadap perubahan yang terjadi
tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai dalam mindset seluruh pegawai di lingkungan
Lingkup Kementerian Pertanian (sampai Kementerian Pertanian.
dengan selesai tahap harmonisasi dengan
Kementerian Hukum dan HAM) selanjut- B. Rekomendasi
nya proses penandatanganan dan
pengundangan; Mengingat proyek perubahan ini merupakan
2. Rancangan desain aplikasi “SINERGI” tindak lanjut dan bentuk implementasi
(Sistem IInformasi Pengelolaan Kinerja

49

berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Peraturan Menteri Pendayagunaan
Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Negeri Sipil dan Peraturan Menteri Pendaya- Nomor 8 Tahun 2021 tentang Sistem
gunaan Aparatur Negara dan Reformasi Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil,
Birokrasi Nomor 8 Tahun 2021 tentang Sistem selaras antara kebijakan dan regulasi serta
Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil, sistem pengelolaan kinerja pegawai
dilakukan beberapa hal yang direkomen- terintegrasi dengan kinerja organisasi.
dasikan, sebagai berikut: 2. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor
30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja
1. Sistem integrasi pengembangan kinerja Pegawai Negeri Sipil bahwa penilaian
pegawai dengan kinerja organisasi melalui kinerja PNS bertujuan untuk menjamin
pengembangan aplikasi semula e-Kinerja objektivitas pembinaan PNS yang didasar-
menjadi SINERGI yang telah dirancang kan pada sistem prestasi dan sistem karier,
dan disosialisasikan, perlu ditindaklanjuti oleh karena itu penilaian dilakukan
agar penerapannya sesuai rencana yang berdasarkan perencanaan kinerja pada
telah ditentukan sehingga dapat tingkat individu dan tingkat unit atau
terlaksana dengan efektif dan dapat organisasi dengan memperhatikan target,
dimanfaatkan secara realtime; capaian, dan hasil yang dicapai, serta
perilaku PNS;
2. Implementasi aplikasi SINERGI digunakan 3. Perlu dilakukan strategi yang tepat dalam
secara menyeluruh bagi seluruh PNS melakukan proyek perubahan, Integrasi
lingkup Kementerian Pertanian baik Kantor pengelolaan Kinerja Pegawai dengan
Pusat maupun Unit Pelaksana Teknis yang Kinerja Organisasi melalu penyusunan
ada di seluruh wilayah Indonesia, regulasii dan pengembangan aplikasi pen
berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian gelolaan kinerja pegawai yang merupakan
tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai upaya Kementerian Pertanian untuk
lingkup Kementerian Pertanian. mengikuti dinamika perubahan regulasi
pemerintah yang mengatur manajemen
3. Perlu dilakukan monitoring dan evaluasi kinerja PNS;
secara berkala progress pengembangan 4. Capaian proyek perubahan mulai dari
rancangan aplikasi dari versi Alpha dan jangka pendek, menengah hingga
penerapan versi Betha jika terjadi panjang, dapat memberikan kontribusi
permasalahan/kendala dan solusi per- dalam penerapan pola dan sistem baru
baikannya, hingga rilis V1. pengelolaan kinerja pegawai secara lebih
jelas, terukur, dapat memberikan
C. Lesson Learn dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi
organisasi melalui sistem pemantauan dan
Pembelajaran yang dapat diperoleh selama evaluasi secara berkala, dan dapat dijad
mengikuti PKN Tingkat II Angkatan XVIII ikan dasar dalam pemberian reward and
Tahun 2021 melalui pelaksanaan kegiatan punishment serta pengembangan pola
penyusunan proyek perubahan ini adalah karir pegawai lingkup Kementerian
sebagai berikut: Pertanian.
1. Memacu dan memotivasi dalam melahir- 5. Aplikasi SINERGI, memberikan gambaran
terhadap perubahan melalui sistem
kan inovasi dan kebijakan baru terkait pengelolaan kinerja pegawai antara kinerja
pengelolaan kinerja pegawai di lingkungan individu dengan kinerja organisasi
Kementerian Pertanian, sebagaimana terintegrasi.
diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian
Kinerja Pegawai Negeri Sipil dan

50

DAFTAR PUSTAKA

A. A. Anwar Prabu Mangkunegara. 2006. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta:
Refika Aditama.

Baban Sobandi dkk, 2006. Desentralisasi dan Tuntutan Penataan Kelembagaan Daerah.
Bandung: Humaniora.

Badan Kepegawaian Negara. 2019. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang
Penilaian Kinerja PNS. Jakarta: Badan Kepegawaian Negara.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia. 2021. Peraturan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 8 Tahun 2021 tentang
Manajemen Pengelolaan Kinerja PNS. Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur
Negara Republik Indonesia.

Kementerian Pertanian. 2019. Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2019-2024. Jakarta:
Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2020. Peraturan Menteri Pertanian Republik
Indonesia Nomor 40 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Pertanian. Jakarta : Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Pemerintah Indonesia. 2014. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Aparatur Sipil Negara. Jakarta : Sekretariat Negara.

Pemerintah Indonesia. 2018. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik. Jakarta : Sekretariat Negara.

Robbins, S. 2008. Perilaku Organisasi, Jilid I dan II, alih Bahasa: Hadyana Pujaatmaja. Jakarta:
Prenhallindo.

Senge, Peter M. 1990. The Fifth Discipline. The Art And Practice Of The Learning Organization.
New York: Doubleday Currency.

51







1. KOORDINASI PENYIAPAN ALUR DAN GAGASAN
PERUBAHAN



53

54

55

56

57

2. KONSULTASI DENGAN MENTOR DAN
PERSETUJUAN GAGASAN PERUBAHAN



58

59

3. PEMBENTUKAN TIM EFEKTIF PROYEK
PERUBAHAN



60

61

62

63

64

65

4. RAPAT VIRTUAL KOORDINASI TIM EFEKTIF



66

67

68

69

70

71

72

73


Click to View FlipBook Version