The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini adalah hasil evaluasi diri Prodi S1 Terapan Gizi & Dietetika Poltekkes Makassar sampai tahun 2020.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SIRAJUDDIN SIRA, 2020-11-28 20:54:53

EVALUASI DIRI PRODI S1 TERAPAN GIZI & DIETETIKA POLITEKNIK KESEHATAN MAKASSAR

Buku ini adalah hasil evaluasi diri Prodi S1 Terapan Gizi & Dietetika Poltekkes Makassar sampai tahun 2020.

AKREDITASI PROGRAM STUDI

LAPORAN EVALUASI DIRI
AKREDITASI PROGRAM STUDI
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI & DIETETIKA
JURUSAN GIZI POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR

TAHUN -2018/19

Perguruan Tinggi : Poltekkes Kemenkes Makassar

Unit Pengelola Program Studi : Unit Penjaminan Mutu

Program : Gizi

Program Studi : Sarjana Terapan Gizi & Dietetika

Alamat : Jl. Paccerakkang Km. 14 Daya, Makassar 90421

Nomor Telepon : 0411-510197 / 085225386054

E-Mail dan Website : [email protected]

Nomor SK Pendirian PT 1) : 355/E/0/2012

Tanggal SK Pendirian PT : 10 Oktober 2012

Pejabat Penandatangan

SK Pendirian PT : Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial

Nomor SK Pembukaan PS 2) : 355/E/0/2012

Tanggal SK Pembukaan PS : 10 Oktober 2012

Pejabat Penandatangan

SK Pembukaan PS : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Tahun Pertama Kali

Menerima Mahasiswa : 2013

Peringkat Terbaru

Akreditasi PS : Akreditasi B

Nomor SK BAN-PT : No0138/LAM-PTKes/Akr/Dipl/III/X/2017

Daftar Program Studi, Status dan Peringkat Akreditasi pada Unit Pengelola Program Studi

Status dan Nomor dan Tanggal
Peringkat
No Progra Program Akreditasi Tanggal SK 3) Kadaluarsa
.m Studi
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Jurusan Gizi Sarjana Akreditasi B 0138/LAMPT 04 Maret 2022
KES/AKR/DIP/III
Terapan Gizi & /2017

Dietetika

Catatan:

1) Lampirkan salinan Surat Keputusan Pendirian Perguruan Tinggi.
2) Lampirkan salinan Surat Keputusan Pembukaan Program Studi.
3) Lampirkan salinan Surat Keputusan Akreditasi Program Studi terbaru.

IDENTITAS PENGISI BORANG

NAMA : Dr. NADMIN, SKM, M.KES
NIDN : 4031126601
JABATAN : KETUA JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN
MAKASSAR
TANGGAL PENGISIAN : 14-08-2019
TANDA TANGAN :

NAMA : SIRAJUDDIN, SP, M.KES
NIDN
JABATAN : 4003026901
TANGGAL PENGISIAN
: KETUA PROGRAM STUDI STR.GZ& DIETETIK

: 14-08-2019TANDA TANGAN :

NAMA : DR. HENDRAYATI, DCN, M.KES
NIDN : 4026116701
JABATAN : SEKRETARIS JURUSAN GIZI POLITEKNIK

TANGGAL PENGISIAN KESEHATAN MAKASSAR
TANDA TANGAN : 14-08-2019

:

NAMA : ASWITA AMIR, DCN, M.KES
NIDN : 4016117501
JABATAN : DOSEN
TANGGAL PENGISIAN : 14-08-2019
TANDA TANGAN :

NAMA : NUR SALIM, SGZ, M.Si
NIDN : 4020117601
JABATAN : SEKRETARIS PROGRAM STUDI STR.GZ& DIETETIK
TANGGAL PENGISIAN : 14-08-2019
TANDA TANGAN :

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan panjatkan kepada Allah SWT atas terselesainya
penyusunan laporan evaluasi diri Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar. Laporan ini memberikan deskripsi
secara menyeluruh tentang kondisi internal maupun eksternal dalam segala aspek
penyelenggaraan pendidikan mulai dari penyusunan visi misi visi, misi, tujuan dan
sasaran, tata pamong, kemahasiswaan, sumber daya, kurikulum dan akademik,
suasana akademik, pembiayaan, sarana dan prasarana, penelitian, pengabdian
masyarakat serta kemitraan.

Pada setiap komponen dilengkapi dengan analisis kekuatan, kelemahan, peluang
dan ancaman yang disusun atas kajian sederhana dengan dilenkapi solusi masalah dan
cara pengembangannya. Meskipun demikian tim penyusun mengharapkan sikap
objektif pembaca, untuk menilai dan memberik masukan pada tata bahasa dan tata
substansi dari isi evaluasi diri ini.

Makassar, Desember 2019
TIM PENYUSUN

i

RINGKASAN EKSEKUTIF

Visi program studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (S.Tr Gz & Dietetika)
adalah telah dirumuskan secara konsisten dengan visi Politeknik Kesehatan
Makassar. Berikut rumusan visi adalah “ Menghasilkan sarjana terapan gizi yang
memiliki daya saing dan unggul di bidang nutrientrepreneurship” Misi program studi
Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (S.Tr Gz & Dietetika) adalah telah dirumuskan
secara konsisten dengan visi Politeknik Kesehatan Makassar. Adalah (a)
Menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif dan berakhlak mulia melalui
peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan (b)Meningkatkan pengelolaan
sumber daya dengan menerapkan IPTEKS sehingga menghasilkan pelayanan yang
berkualitas kepada masyarakat dan (c) Meningkatkan hubungan kemitraan di bidang
kesehatan untuk pengembangan institusi. Visi ini sangat berkesesuaian dengan visi
Politeknik Kesehatan Makassar, dijabarkan dengan sasaran yang sangat realities dan
layak meningkatkan daya saing institusi.

Tata pamong, kepemimpinan, system pengelolaan, penjaminan mutu dan
system informasi di Prodi S.Tr Gz & Dietetika telah berjalan dengan sangat baik.
Didukung oleh struktur organisasi, uraian tugas, dalam ranah pendidikan, penelitian
dan pengabdian masyarakat, sangat baik dalam pengorganisasian, penstafan,
pengendalian, pengawsan dan penganggaran. Sistem umpan balik dan partisipasi
civitas akademika, koordinasi kebijakan, rencana strategis dan rencana operasional
sudah dijabarkan dengan baik. Kerjasama kemitraan sudah dilakukan baik dalam
maupun luar negeri. Pengelolaan mutu secara internal pada tingkat prodi sangat baik.
Proses pengendalian mutu telah berdampak signifikan pada kelulusan dalam ujian
kompetensi, waktu tunggu kerja yang singkat 4 bulan. Pengembangan pranata
kelembagaan sudah dilakukan dan evaluasi internal dan eksternal.

Mahasiswa dan lulusan, diawali dengan system rujukan yang akuntable dan
transaparan, peningkatan jumlah peminat setiap tahun adalah indicator popularitas
prodi, prestasi mahasiswa baik pada tingkat local maupun nasional. Kegiatan
ekstrakurikuler berlangsung dengan iklim yang kondusif. Keberlanjutan penerimaan
mahasiswa dengan trend positif. Pelayanan kepada mahasiswa terus diperbaiki
kualitas dan kuantitasnya, informasi dan bimbingan karir dalam penyaluran alumni ke
mitra pengguna lulusan. Kepuasan pengguna lulusan juga baik, dan serapan lulusan

ii

dengan kondisi maksimal didukung oleh keberlanjutan serapan lulusan yang
konsisten. Karya inovatif dan hak paten dari civitas akademik sangat mendukung dan
alumni yang sudah tersebar meluas di seluruh Indonesia khususnya Indonesia timur.

Sumberdaya manusia sangat memadai untuk menciptakan layanan pendidikan,
penelitian, pengabmas secara baik. Sistem rekrutmen mengacu pada peraturan
perundang undangan yang berlaku bagi ASN. Pengelolaan dosen di Prodi S.Tr Gz &
Dietetika adalah sesuai tugas pokok dan fungsinya yaitu dalam bidang pendidikan,
penelitian dan pengabdian masyarakat. Kualifikasi pendidikan dosen di Prodi S.Tr Gz
& Dietetika adalah sangat baik karena 35,29% status doktor dan sisanya magister
kesehatan. Jumlah total kelas dalam satu tahun adalah 114 kelas dengan 1151 target
pertemuan, mampu dicapai diatas 90%. Karya akademil dosen terus meningkat.
Peraturan akademik dijalankan sesuai aturan, didukung oleh tegaknya kode etik
profesi. Pengembangan staf dan dosen terus dinamis, pemanfaatan dan keberlanjutan
sumberdaya manusia sudah dikelola dengan baik.

Kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik adalah dapat mewujudkan
tercapainya visi, misi prodi S.Tr Gz & Dietetik Politeknik Kesehatan Makassar.
Profile Lulusan S.Tr Gz & Dietetik menjadi 6 profile yaitu (1) Pengelola gizi
masyarakat (2) Pengelola gizi klinik (3) Pengelola gizi institusi (4) Edukator Konselor
Gizi (5) Peneliti terapan gizi (6) Pengelola kewirausahaan Gizi. Relevansi kurikulum
dengan tuntutan kebutuhan stakeholder adalah sangat kuat. Kebutuhan stakeholder
pada sisi pemerintah adalah gizi rumah sakit, gizi institusi dan gizi masyarakat.
Ketiga kompetensi ini memang diajarkan sebagai kurikulum ini. Kompetensi Utama
Lulusan Prodi S.Tr Gz & Dietetik adalah sebagai (1) Pengelola Gizi Masyarakat (2)
Pengelola Gizi Institusi (3) Pengelola Gizi Klinik, (4) Pengelola Edukator dan
Konselor Gizi (5) Peneliti terapan Gizi dan (6) Pengelola kewirausahaan Gizi.
Struktur program mata kuliah Program Studi Diploma DIV gizi adalah terdiri dari
115 SKS kurikulum inti Poltekkes dan 31 SKS kurikulum institusi yang ditempuh
selama 8 semester atau setara dengan 4 tahun. Total SKS yang diselesaikan adalah
246 SKS. Alumni S.Tr Gz & Dietetika, memiliki peluang sangat terbuka baik untuk
studi lanjut maupun untuk jenjang karir professional karena Misi pembelajaran adalah
peningkatan kompetensi mahasiswa. Kesesuaian materi pembelajaran dengan tujuan
mata kuliah sudah menjadi perhatian yang sangat serius di Prodi S.Tr Gz & Dietetika.
Efisiensi dan produktifitas dalam pengajaran terukur dari persentase lulusan tepat

iii

waktu dan serapan di pasar kerja dan waktu tunggu lulusan. Struktur dan rentang
mengajar di kendalikan berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan
penerapan teknologi informasi. Keterlibatan mahasiswa dalam bidang pendidikan
adalah secara penuh dengan disain pembelajaran praktek dan kunjungan lapangan.
Rancangan menyeluruh tentang pengembangan suasana akademik di Prodi S.TrGz &
Dietetika adalah terdiri dari 8 unsur. Unsur pengembangan suasana akademik terdiri
dari (1) penetapan standar pengembangan suasana akademik (2) Penetapan Suasana
Akademik dengan SK Direktur Politeknik Kesehatan Makassar (3) Rencana kegiatan
suasana akademik (4) Suasana pendukung akademik tentang fasilitas pemelajaran dan
perpustakaan (5) Pelaksanaan seminar, workshop, penelitian bersama, penulisan buku
ajar, pengabdian masyarakat (6) Laporan dan deseminasi seminar penelitian (7)
Pembimbingan kegiatan kemahasiswaan dan (8) penetapan delegasi ke forum ilmiah
dan seminar sebagai narasumber.

Pembiayaan, sarana dan prasarana didukung oleh system alokasi dana yang
memadai. Pengelolaan dan akuntabilitas penggunaan dana di prodi S.Tr Gz &
Dietetika adalah sangat baik, karena sudah menggunakan e-katalog dalam pengadaan
barang dan jasa. Keterseidan dan kualitas gedung di Prodi S.Tr Gz & Dietetika
Politeknik Kesehatan Makassar adalah sangat memadai untuk mendukung semua
proses belajar mengajar. Sarana prasarana di Prodi S.Tr Gz & Dietetika adalah sudah
sangat memadai sesuai dengan jumlah dan spesifikasi untuk seluruh peserta didik.
Laboratorium Teknologi Pangan, Laboratorium organoleptik, Laboratorium Kimia,
Laboratorium Antropometri, Laboratorium Penyelenggaraan Makanan, Perpustakaan,
Ruang Kelas, Ruang Dosen, Lapangan Olah Raga, Ruang Seminar, Ruang Rapat
Dosen, Ruang Mini Seminar, Ruang Himpunan Mahasiswa Jurusan Gizi, Gazebi,
Klinik, Gazebo dan Mushalla adalah tersedia dan terawat dengan baik. Efisiensi dan
efektivitas pemantaan sistem informasi adalah sangat baik.

Penelitian, pelayanan pengabdian masyarakat dan kerjasama di prodi S.Tr Gz
& Dietetika adalah dengan kualitas dan produktifitas yang sangat memadai.
Berdasarkan periode waktu tersebut maka total publikasi di tingkat lokal adalah 54
artikel, nasional 42 artikel dan International adalah 38 artikel. Relevansi sasaran
dalam penelitian dan pengabdian masyarakat adalah kesesuaian antara sasaran dalam
rencana induk penelitian dan pengabmas dengan penelitian dan pengabmas yang
terealisasi setiap tahun, melibatkan dosen dan mahasiswa. . Hasil penelitian berupa

iv

karya ilmiah yang dipatenkan, dipublikasikan di jurnal ilmiah baik nasional dan
international. Hubungan dengan lembaga penelitian luar negeri juga sudah dilakukan
tahun 2019, dengan melakukan riset kolaborasi antara Politeknik Kesehatan
Makassar. Publikasi hasil penelitian adalah terdokumentasi di repository
perpustakaan jurusan gizi politeknik Kesehatan Makassar. Khusus untuk karya yang
sangat layak diterbitkan di Journal Open System (OJS).

v

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................................. i
DAFTAR ISI .............................................................................................................................. ii
RANGKUMAN EKSEKUTIF ..................................................Error! Bookmark not defined.
SUSUNAN TIM PENYUSUN DAN DESKRIPSI TUGASNYAError! Bookmark not defined.
BAB I.......................................................................................................................................... 8
DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN ............................................................................. 8
A. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN. ........................................................................ 8
B. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN,
PENJAMINAN MUTU, DAN SISTEM INFORMASI. .......................................................... 17
C. MAHASISWA DAN LULUSAN. ..................................................................................... 45
D. SUMBER DAYA MANUSIA. ....................................................................................... 59
E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK. ......................... 64
F. PEMBIAYAAN, SARANA, DAN PRASARANA ............................................................ 76
G. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA
MASYARAKAT, DAN KERJASAMA. ................................................................................. 81
BAB II ...................................................................................................................................... 90
ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI SECARA KESELURUHAN................................... 90
DAFTAR RUJUKAN ............................................................................................................ 126

vi

SUSUNAN TIM PENYUSUN DAN DESKRIPSI TUGAS
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI & DIETETIK

JURUSAN GIZI POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR
1. Dr. Nadimin, SKM, M.Kes

Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar sebagai penanggung jawab
penyusunan laporan evaluasi diri. Menyusun analisis SWOT secara keseluruhan
bersama ketua Program Studi Sarjana Terapan Gizi & Dietetika.

2. Sirajuddin, SP, M.Kes
Menyusun data evaluasi diri pada dokumen Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Tata
Pamong, kepemimpina, system pengelolaan, dan system informasi. Melakukan
analisis data yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran serta menyusun
evaluasi diri dan melakukan analisis SWOT.

3. Dr. Hendrayati, DCN, M.Kes
Menyusun Evaluasi diri pada komponen mahasiswa dan lulusan. Merangkum
informasi, membantu melakukan analisis SWOT dan memberi masukan
berkenaan dengan mahasiswa dan lulusan

4. Aswita Amir, DCN, M.Kes
Menyusun data, merangkum informasi yang berkaitan dengan penelitian dan
pengabdian masyarakat. Membantu menyusun analisis SWOT

5. Nursalim, S.Gz, MSi
Menyusun data, merangkum informasi yang berkaitan dengan kegiatan akademik,
proses pembelajaran, dan kurikulum. Membantu menyusun analisis SWOT

vii

BAB I
DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN

A. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN.
1.1. Rumusan visi program studi yang konsisten dengan visi lembaga.

Visi program studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (S.Tr Gz & Dietetika)
adalah telah dirumuskan secara konsisten dengan visi Politeknik Kesehatan
Makassar. Berikut rumusan visi adalah “ Menghasilkan sarjana terapan gizi yang
memiliki daya saing dan unggul di bidang nutrientrepreneurship”

Penjelasan daya saing adalah bahwa adalah alumni prodi S.Tr Gz & Dietetik
Politeknik Kesehatan Makassar memiliki kemampuan yang jauh lebih baik dibanding
alumni program sejenis dalam bidang gizi masyarakat, gizi klinik, gizi institusi
ditambah daya saing dalam pengeloaan nutrietrepreneurship. Ini dicirikan oleh
kemampuan untuk mandiri sebagai pengelola gizi masyarakat, gizi klinik, gizi
institusi yang dikombinasikan dengan jiwa wirausaha dalam ketiga bidang diatas.

Penjelasan unggul adalah bahwa setiap alumni S.Tr.Gz Politeknik Kesehatan
Makassar adalah satu satunya alumni sarjana terapan gizi yang dibekali kemampuan
dalam pengelolaan nutrientrepreneurship, bukan hanya di Indonesia tetapi juga dalam
lingkup Asia. Nutrientrepreneurship multak dibutuhkan setiap alumni untuk dapat
mandiri melakukan praktek kegizian ditengah tengah masyarakat sesuai dengan
perkembangan era industri 4.0. Keunggulan ini, tertuang dalam sasaran strategi
program studi.

Kedua penjelasan diatas adalah turunan dari visi misi Politeknik Kesehatan
Makassar sebagai berikut “Menjadi pusat pendidikan tenaga kesehatan unggulan
yang mandiri, berdaya saing tinggi dan berkomitmen untuk menghasilkan lulusan
yang berkualitas serta berakhlak mulia.

Berdasarkan alur logika diatas maka sinkronisasi visi lembaga dengan visi
prodi adalah sebagai berikut:
1. Lembaga menetapkan konsep kemandirian dan daya saing sebagai target

outcome
2. Prodi menetapkan penjabaran kemandirian dan daya saing adalah melalui bidang

nutrientrepreneurship, sebagai penciri yang lebih spesifik.

8

1.2. Rumusan misi program studi yang diturunkan dari misi lembaga.

Misi program studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (S.Tr Gz & Dietetika)

adalah telah dirumuskan secara konsisten dengan visi Politeknik Kesehatan

Makassar. Berikut rumusan misi Poltekkes Makassar adalah

a. Menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif dan berakhlak mulia melalui

peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan;

b. Meningkatkan pengelolaan sumber daya dengan menerapkan IPTEKS sehingga

menghasilkan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat ;

c. Meningkatkan hubungan kemitraan di bidang kesehatan untuk pengembangan

institusi

Berdasarkan rumusan visi Poltekkes Kemudian diturunkan menjadi Visi Prodi
Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika sebagai berikut “

a. Menghasilkan sarjana terapan gizi yang memiliki kompetensi gizi masyarakat,

gizi klinik, gizi institusi dan memiliki keunggulan di bidang

nutrientrepreneurship.

b. Menghasilkan riset terapan gizi dan dietetic di bidang nutrientrepreneurship.

c. Menghasilkan kegiatan intervensi gizi dan dietetic untuk peningkatan status gizi

masyarakat perkotaan

d. Menghasilkan kerja sama dan kemitraan untuk meningkatkan kompetensi dan

penyerapan lulusan serta perbaikan gizi masyarakat

Berikut sinkronisasi misi Lembaga dengan Misi Prodi S.Tr Gz & Dietetika

No Visi Poltekkes Visi Prodi S.Tr Gz & Dietetika

1 Unggul, Kompetitive Unggul Nurtienterpreneursihip

2 Penerapan IPTEKS Riset Gizi & Dietetik

3 Kemintraan bidang Intervensi gizi perkotaan
pelayanan kesehatan Kemitraan perbaikan gizi

9

1.3. Rumusan tujuan program studi yang merujuk tujuan lembaga dan
merupakan turunan dari misinya.

Tujuan program studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (S.Tr Gz &
Dietetika) adalah telah dirumuskan secara konsisten dengan visi Politeknik Kesehatan
Makassar. Berikut rumusan misi Poltekkes Makassar adalah
a. Meningkatkan kualitas lulusan yang profesional dan berakhlak mulia;
b. Meningkatkan penjaminan mutu pendidikan;
c. Meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan produktivitas tenaga dosen pendidik

dan pendidikan;
d. Meningkatkan penerapan IPTEKS, sistem informasi manajemen dan akuntabilitas

pengelolaan sumber daya secara tepat sasaran (efisiensi, berhasil dan berdaya
guna (efektif));
e. Meningkatkan kerjasama kemitraan dengan institusi terkait di bidang kesehatan

Berdasarkan rumusan Tujuan Poltekkes Kemudian diturunkan menjadi Visi
Prodi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika sebagai berikut “
a. Menghasilkan sarjana terapan gizi yang memiliki kompetensi gizi masyarakat,

gizi klinik, gizi institusi dan memiliki keunggulan di bidang
nutrientrepreneurship.
b. Menghasilkan riset terapan gizi dan dietetic di bidang nutrientrepreneurship.
c. Menghasilkan kegiatan intervensi gizi dan dietetic untuk peningkatan status gizi
masyarakat perkotaan
d. Menghasilkan kerja sama dan kemitraan untuk meningkatkan kompetensi dan
penyerapan lulusan serta perbaikan gizi masyarakat

Berikut sinkronisasi Tujuan Lembaga dengan Tujuan Prodi S.Tr Gz &

Dietetika;

No Visi Visi Poltekkes Visi Prodi S.Tr Gz & Dietetika

1 Lulusan profesional Memiliki kompetensi gizi klini, masyarakat,

institusi dan kewirausahaan gizi

2 Penjaminan mutu

pendidikan

3 Profesionalisme & Riset terapan gizi dan dietetic dibidang

produktifitas dosen nutrienterpreneursip

4 Efisiensi dan daya guna Peningkatan kompetensi dan serapan lulusan

10

No Visi Visi Poltekkes Visi Prodi S.Tr Gz & Dietetika
5 Kerjasama kemitraan Kerjasama kemitraan

1.4. Rumusan sasaran program studi yang relevan dengan misinya.

Sasaran program studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (S.Tr Gz &
Dietetika) adalah telah dirumuskan secara konsisten dengan sasaran Politeknik
Kesehatan Makassar. Berikut rumusan misi Poltekkes Makassar adalah
1. Meningkatkan kualitas lulusan yang profesional dan berakhlak mulia, dengan

sasaran:
a. Peningkatan kualitas dan kuantitas penerimaan mahasiswa baru.
b. Peningkatan produktivitas lulusan.
c. Peningkatan kualitas lulusan.
2. Meningkatkan penjaminan mutu pendidikan, dengan sasaran:
a. Peningkatan kualitas penjaminan mutu.
b. Implementasi penilaian akreditasi BAN-PT/ LAM-PTKes.
3. Meningkatkan kualitas, profesionalisme dan produktivitas Sumber Daya
Manusia, dengan sasaran:
a. Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM.
b. Peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian.
c. Peningkatan kegiatan ilmiah dan publikasi.
d. Peningkatan jumlah pengabdian kepada masyarakat.
4. Meningkatkan penerapan IPTEKS, sistem informasi manajemen dan akuntabilitas
pengelolaan sarana dan prasarana secara tepat sasaran (efisiensi), berhasil dan
berdaya guna (efektif), dengan sasaran:
a. Peningkatan pengelolaan layanan pendidikan.
b. Peningkatan jumlah aset gedung/ ruang pembelajaran.
c. Peningkatan ketersediaan media pembelajaran/ audio visual.
d. Peningkatan sumber daya keuangan.
5. Meningkatkan kerjasama kemitraan dengan institusi terkait di bidang kesehatan,
dengan sasaran:
a. Peningkatan kemitraan kegiatan tri dharma perguruan tinggi.
b. Peningkatan penyerapan lulusan di pasar kerja.

11

Berdasarkan tujuan Prodi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, maka sasaran
yang akan dicapai adalah :
1. Menghasilkan sarjana terapan gizi yang memiliki kompetensi gizi

masyarakat, gizi klinik, gizi institusi dan memiliki keunggulan di bidang
nutrientrepreneurship. Sasaran pada tujuan ini adalah:
1.1. Meningkatkan kualitas lulusan
Peningkatan kualitas lulusan prodi S.Tr.Gz & Dietetika diketahui berdasarkan
capaian indikator sebagai berikut:

1.1.1.1. Jumlah pendaftar mahasiswa baru
1.1.1.2. Persentase mahasisw lulus tepat waktu
1.1.1.3. Persentase mahasiswa lulus IPK > 3,5
1.1.1.4. Persentase mahasiswa lulus ujian kompetensi
1.2. Penerapan metode pembelajaran e-learning
Penerapan metode e-learning sebagai sasaran, diketahui berdasarkan indicator
sebagai berikut:
1.2.1.1. Persentase mata kuliah berbasis pembelajaran e-learning
1.3. Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan
Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan sebagai sasaran dalam
pencapaian visi misi, selanjutnya diketahui berdasarkan capaian indicator:
1.3.1.1. Persentase tenaga pendidik tersertifikasi
1.3.1.2. Persentase tenaga pendidik berpendidikan Strata S3
1.3.1.3. Persentase tenaga pendidik yang memiliki sertifikat kompetensi

terkait bidang tugas professional
1.3.1.4. Persentase tenaga pendidik lektor kepala
1.3.1.5. Persentase Tenaga pendidik guru besar
1.3.1.6. Persentase tenaga kependidikan kualifikasi minimum D4
1.3.1.7. Persentase tenaga kependidikan dalam pelatihan
1.4. Peningkatan koleksi referensi dan jaringan internet
Peningkatan koleksi referensi dan jaringan internet sebagai sasaran dalam
pencapaian visi misi, selanjutnya dapat diketahui berdasarkan capaian indicator:
1.4.1.1. Peningkatan jumlah koleksi buku
1.4.1.2. Peningkatan jumlah mata kuliah memiliki buku ajar
1.4.1.3. Akses internet yang memadai di lingkungan kampus

12

1.5. Memiliki laboratorium standar
Kepemilikan laboratorium standar sebagai sasaran untuk mencapai visi misi,
selanjutnya diketahui dari indicator sebagai berikut:

1.5.1.1. Tersedia laboratorium milik sendiri yang terstandar
1.6. Melakukan peninjauan kurikum secara berkala
Peninjauan kurikulum secara berkala sebagai sasaran pencapaia visi misi,
selanjutnya diketahui berdasarkan indicator

1.6.1.1. Terselenggaranya review kurikulum
1.6.1.2. Dokumen Kurikulum Pendidikan Tinggi Prodi S.Tr.Gz dan

Dietetik Poltekkes Makassar

2. Menghasilkan riset terapan gizi dan dietetic di bidang
nutrientrepreneurship. Sasaran pada tujuan ini adalah sebagai berikut:

2.1. Meningkatkan jumlah penelitian terapan sebagai sasaran untuk mencapai visi
misi diketahui berdasarkan indicator sebagai berikut:

2.1.1. Jumlah penelitian yang dibiayai oleh Poltekkes Makassar
2.1.2. Jumlah penelitian yang dibiayai oleh Luar Poltekkes Makassar
2.1.3. Jumlah penelitian kerjasama dengan penelitian luar negeri
2.2. Meningkatkan jumlah publikasi ilmiah baik nasional maupun international.
Indikator yang ditetapkan untuk peningkatan publikasi ilmiah adalah sebagai
berikut:
2.2.1. Jumlah rata rata publikasi ilmiah nasional
2.2.2. Jumlah publikasi nasional terakreditasi
2.2.3. Jumlah publikasi international & international bereputasi
2.3. Meningkatkan jumlah HAKI. Indikator peningkatan jumlah HAKI adalah
sebagai berikut:
2.3.1. Jumlah karya yang memperoleh HAKI

3. Menghasilkan kegiatan intervensi gizi dan dietetic untuk peningkatan status
gizi masyarakat perkotaan. Sasaran pada tujuan ini adalah

3.1. Meningkat jumlah kegiatan intervensi gizi berbasis hasil penelitian.
Indikartor yang ditetapkan untuk mencapai sasaran ini adalah:

13

3.1.1. Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dibiayai luar
negeri

3.1.2. Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dibiayai
Poltekkes Makassar

3.1.3. Jumlah pengabdian masyarakat yang dibiayai oleh Luar
Poltekkes Makassar

3.1.4. Jumlah pengabdian masyarakat dengan pelibatan penuh
mahasiswa

4. Menghasilkan kerja sama dan kemitraan untuk meningkatkan kompetensi
dan penyerapan lulusan serta perbaikan gizi masyarakat. Sasaran pada
tujuan ini adalah sebagai berikut:
4.1. Meningkatkan kemitraan dalam praktik lapangan dan penyerapan
lulusan. Indikator pada sasaran ini adalah sebagai berikut:
4.1.1. Jumlah kerjasama lahan praktek lapangan
4.1.2. Jumlah kerjasama penyerapan lulusan
4.1.3 . Persentase serapan lulusan
4.1.4. Persentase serapan lulusan < 6 bulan
4.2. Peningkatan jumlah kemitraan tentang pendidikan, pelatihan dan
perbaikan gizi masyarakat. Indikator yang ingin dicapai pada
sasaran ini adalah;
4.2.1. Jumlah kemitraan dalam kegiatan pendidikan dan
pelatihan gizi
4.2.2. Jumlah kemitraan dalam kegiatan intervensi gizi
masyarakat yang dibiayai mitra.

14

1.5. Analisis keterkaitan antara visi, misi, tujuan, dan sasaran program
studi

SKEMA PENCAPAIAN VISI MISI PRODI TAHUN 2022
(Skema VMST 2022)

VISI PRODI Alumi S.Tr Gz Politeknik Kesehatan
Makassar

Daya Saing dan Unggul dalam
Bidang Gizi Masyarakat (GM),
Klinik (GK), Institusi (GI) dan
Nutrienrtreprenurship (GN)

MISI PRODI 2. Pengembangan 1. Kurikulum Basis 3. Pengabdian Masyarakat 4. Pengembangan Kerjasama
riset terapan E_Learning ((GM, (GM, GK, GI, GN) basis dengan Instansi Pemerintah,
Urban Health Swasta dan Organisasi Profesi,
(GM, KG, GI + GN) KG, GI + GN) Assosiasi Pendidikan Tinggi,

TUJUAN PRODI 2. Pengembangan Riset 1. Menghasilkan S.Tr.Gz 3. Intervensi Gizi Masayarakat 4. Peningkatan; kerjasama,
Terapan dalam Bidang Gizi & Unggul dalam & dietetik Berbasis Urban kompetensi, dan serapan
Health
Dietetik dalam Bidang Nutrientrepreneursih lulusan
Nutrientrepreneurship

SASARAN PENINGKATAN : PENINGKATAN : PENINGKATAN: PENINGKATAN
1. Jumlah Judul 1. Kualitas Lulusan 1. Jumlah Judul 1. Jumlah Kerjasama
3. Pembelajaran e- 2. Penyerapan Lulusan
2. Dana 2. Dana
3. Publikasi Artikel learning 3. Pengembangan
Ilmiah (buku, prosiding, 4. Kualitas Dosen +
Wilayah
journal) Tendik
5. Laboratorium

terkareditasi
6. Koleksi Referensi

Gambar : Skema VMST 2022

Jangka waktu pencapaian visi misi prodi S.Tr.Gz, Politeknik Kesehatan
Makassar adalah tahun 2022. Waktu ini adalah waktu yang ideal untuk mengukur
efektitas dan efisiensi seluruh kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat
dan kerjasama sesuai dengan fakta fakta pengembangan budaya akademik di Jurusan
Gizi Politeknik Kesehatan Makassar. Luaran alumni angkatan pertama adalah tahun
2017 sehingga pada tahun 2022 jumlah alumni sebagai refresentasi proses tata kelola
yang baik adalah dengan mengukurnya pada lima angkatan (2017-2022).

15

Tabel 1.

Deskripsi SWOT Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Prodi S.Tr Gz & Dietetika

Kekuatan Kelemahan
1. Memiliki dasar hukum pendirian yang 1. Jumlah dan implementasi

sangat jelas menurut aturan perundang- kerjasama internasional masih
undangan yang berlaku. perlu ditingkatkan
2. Memiliki visi, misi, tujuan dan sasaran
yang sangat jelas. Ancaman
3. Memiliki system audit internal secara 1. Semakin bertambahnya jumlah
rutin setiap tahun
4. Menerapkan sistem penjaminan mutu dan perguruan Tinggi lain (Negeri dan
telah mendapat sertifikat ISO Seri 9001. Swasta) yang menyelenggarakan
5. Implementasi visi dan misi Program Studi Prodi yang sama baik ditingkat
telah dilaksanakan dalam penyelenggaraan lokal, regional maupun
pendidikan, penelitian dan pengabdian internasional
kepada masyarakat 2. Perjanjian AFTA yang
memberikan kesempatan kepada
Peluang tenaga kerja asing (ASEAN) untuk
1. Kesesuaian visi program studi bekerja di dalam negeri.

kewirausahaan gizi dengan
perkembangan kebutuhan industry kuliner
Indoenesia berbasis on line.
2. Fokus pemerintah dalam pencegahan
stunting, membutuhkan tenaga
professional gizi masyarakat seperti
sarjana terapan gizi.
3. Adanya kesempatan untuk meningkatkan
kerjasama dengan pihak terkait lainnya
dalam rangka pencapaian visi dan misi
Program Studi.

Strategi pemecahan masalah, perbaikan dan pengembangan :

1. Menambah kerjasama interntional dalam bidang penelitian
2. Bekerjsama dengan peerintah daerah dalam upaya pendampingan akademis

perbaikan gizi berbasis bukti
3. Membuka kewirausahaan gizi, bersama forum ikatan alumi gizi

16

B. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN,
PENJAMINAN MUTU, DAN SISTEM INFORMASI.
1. Personil Prodi S.Tr Gz & Dietetika, fungsi dan tugas pokok.
Personil Prodi S.Tr Gz & Dietetika dapat diketahui berdasarkan struktur
organisasi sebagai berikut:

a. Ketua Jurusan Gizi (Dr. Nadimin, SKM, M.Kes)
Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar bertanggung jawab
langsung kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Makassar. Rincian tugas Ketua
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar adalah sebagai berikut;
1) Menyiapkan usulan perencanaan empat tahunan Jurusan Gizi Poltekkes

Kemenkes Makassar
2) Menyiapkan usulan perencanaan program dan anggaran tahunan Jurusan

Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar
17

3) Menyusun rancangan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)
4) Mengusulkan calon anggota senat kepada Direktur
5) Mengusulkan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka meningkatkan

mutu penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat
6) Mengusulkan pengembangan SDM Jurusan Gizi kepada Direktur
7) Mengusulkan pegawai dan mahasiswa berprestasi lingkup Jurusan Gizi
untuk pemberian penghargaan
8) Membina kemitraan dalam kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi
9) Melaksanakan kebijakan Direktur tentang strategi sistem penjaminan
mutu sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) di Jurusan Gizi
10) Mengusulkan pengembangan kecakapan dan kepribadian civitas
akademika dan pengabdian masyarakat di Jurusan Gizi
11) Mengusulkan muatan kurikulum, daftar mata kuliah dan dosen,
penentuan pokok bahasan dan bahan ajar, daftar mahasiswa, Kartu
Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), Ujian Akhir Semester
(UAS), Ujian Akhir Program (UAP), Praktek Kerja Lapangan (PKL),
Praktek Kerja Nyata (PKN), kelulusan, transkrip ijazah, pembimbing
dan instruktur praktek, pembimbing akademik , pembimbing karya tulis
ilmiah, cuti akademik, perpindahan dan pemberhentian mahasiswa
(sistematika diatur kemudian)
12) Mengusulkan muatan peraturan di bidang pembinaan kemahasiswaan
dan registrasi mahasiswa secara terpadu
13) Mengusulkan akreditasi dan sertifikasi dosen
14) Mengusulkan penggunaan laboratorium, perpustakaan, komputer dan
asrama
15) Mengusulkan kegiatan PPSM (Pengenalan Program Studi Mahasiswa),
kepaniteraan, kartu mahasiswa, wisuda, penghargaan dan sanksi
16) Mengusulkan pengadaan, pengangkatan, pengembangan, mutasi dan
penghargaan bagi pegawai berprestasi, pemberhentian dan pensiun
pegawai lingkup Jurusan Gizi
17) Melaksanakan kegiatan sipensimaru, PPSM (Pengenalan Program Studi
Mahasiswa), bimbingan konseling dan akademik, dies natalis, promosi

18

dan pemasaran, alumni, organisasi mahasiswa, ekstra kulikuler, bakti
sosial, daftar penyerapan lulusan Jurusan. Gizi
18) Melaksanakan pembaharuan (updating) data kepegawaian Jurusan Gizi
19) Mengusulkan pengadaan barang dan jasa, pemeliharaan, perbaikan dan
penghapusan barang milik/kekayaan negara Jurusan Gizi
20) Melaksanakan pembinaan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan
Jurusan Gizi.
21) Mengendalikan pelaksanaan tata persuratan dan kearsipan Jurusan Gizi
22) Menyiapkan bahan penyusunan laporan eksekutif Jurusan Gizi
23) Menyusun laporan berkala (bulanan, triwulanan, dan tahunan) dan rutin
pelaksanaan kegiatan Jurusan Gizi
24) Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Jurusan Gizi
25) Melakukan penilaian DP. 3 pegawai Jurusan Gizi
26) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Direktur berdasarkan
arahan, penugasan dan lain-lain yang terkait dengan kedinasan dalam
rangka kelancaran pelaksanaan tugas

b. Sekretaris Jurusan Gizi (Dr. Hendrayati, DCN, M.Kes)

Untuk membantu menyiapkan rencana, program dan anggaran kegiatan
Poltekkes Kemenkes Makassar Jurusan Gizi, Ketua Jurusan dibantu oleh
Sekretaris Jurusan dalam melaksanakan kegiatan manajemen atau tata kelola,
kepegawaian, keuangan dan kemahasiswaan. Adapun tugas dan fungsi
Sekretaris Jurusan adalah sebagai berikut;
1) Menyiapkan data dalam rangka penyusunan usulan perencanaan empat

tahunan Poltekkes Makassar Jurusan Gizi
2) Menyiapkan data dalam rangka penyusunan usulan rencana program dan

anggaran tahunan Jurusan
3) Menyusun bahan/data untuk penyusunan rencana kerjasama Jurusan Gizi
4) Menyiapkan bahan pengembangan proses belajar mengajar sesuai dengan

perkembangan ilmu dan teknologi, visi dan misi Poltekkes, serta
kebutuhan civitas akademika dan masyarakat, untuk disampaikan kepada
ketua Jurusan

19

5) Menyiapkan dan mengusulkan bahan muatan peraturan pelaksanaan
akademik dan otonomi keilmuan di Prodi, untuk disampaikan kepada
Ketua Jurusan

6) Menyiapkan dan mengusulkan bahan muatan peraturan di bidang
pembinaan kemahasiswaan dan regristrasi mahasiswa secara terpadu

7) Mengusulkan bahan penggunaan Sub. Unit Laboratorium, Perpustakaan,
Komputer, dan Asrama

8) Melakukan koordinasi proses pembelajaran penanggung jawab
Laboratorium, Perpustakaan, Komputer, dan Asrama

9) Menyiapkan bahan untuk perencanaan Proses Pembelajaran
10) Menyiapkan data untun usulan mahasiswa yang akan memperoleh

beasiswa
11) Menyiapkan bahan kurikulum, kalender akademik, jadwal perkuliahan,

penentuan pokok bahasan dan bahan ajar, daftar mahasiswa baru dan lama,
KRS, KHS, UTS, UAS, UAP, PKL dan kelulusan, transkrip, ijazah,
pembimbing praktek, perpindahan dan pemberhentian mahasiswa,
penelitian dan pengabdian masyarakat, juknis pelatihan, seminar, dan
MOU pada Prodi, untuk disampaikan kepada Ketua Jurusan
12) Menyiapkan bahan pengadaan, pemeliharaan, perbaikan dan penghapusan
Alat bantu Belajar (ABBM) di Prodi untuk disampaikan kepada Ketua
Jurusan
13) Menyiapkan bahan pengadaan, pemeliharaan, perbaikan dan penghapusan
Alat bantu Belajar (ABBM) di Prodi untuk disampaikan kepada Ketua
Jurusan
14) Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran
di Prodi
15) Melaksanakan tata persuratan dan kearsipan dalam proses pembelajaran di
Prodi yang menjadi tanggung jawabnya
16) Menyusun laporan berkala (bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan)
dan rutin pelaksanaan kegiatan pembelajaran di Prodi
17) Menyiapkan bahan laporan sebagai bahan penyusunan laporan eksekutif

20

18) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berdasarkan arahan,
penugasan dan lain-lain yang terkait dengan kedinasan dalam rangka
kelancaran pelaksanaan tugas

c. Ketua Program Studi S.Tr Gz & Dietetika (Sirajuddin, SP, M.Kes)

1) Ketua Prodi S.Tr Gz & Dietetika bertanggung jawab langsung kepada
Ketua Jurusan Gizi berdasarkan struktur organisasi Jurusan Gizi. Ketua
Prodi S.Tr Gz & Dietetika melaksanakan tugas dan fungsinya dalam
melaksanakan rencana, program dan anggaran secara professional
berdasarkan aturan yang berlaku. Adapun tugas dan fungsi Ketua Prodi
S.Tr Gz & Dietetika adalah sebagai berikut;

2) Menyiapkan usulan perencanaan empat tahunan Prodi S.Tr Gz & Dietetika
Poltekkes Makassar

3) Menyiapkan usulan perencanaan program dan anggaran tahunan Prodi
Prodi S.Tr Gz & Dietetika

4) Mengusulkan rencana kerjasama Prodi Prodi S.Tr Gz & Dietetika
5) Mengusulkan pengembangan proses belajar mengajar di Prodi Prodi S.Tr

Gz & Dietetika sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi, visi dan
misi Poltekkes, serta kebutuhan civitas akademika dan masyarakat
6) Menyiapkan dan mengusulkan bahan muatan peraturan pelaksanaan
akademik dan otonomi keilmuan Prodi
7) Menyiapkan dan mengusulkan bahan muatan peraturan di bidang
pembinaan kemahasiswaan dan regristrasi mahasiswa secara terpadu
8) Mengusulkan penggunaan Laboratorium dan Perpustakaan
9) Melakukan koordinasi tentang proses pembelajaran dengan penanggung
jawab Laboratorium, Perpustakaan, Komputer, dan Asrama
10) Mengusulkan perencanaan Proses Pembelajaran Prodi Prodi S.Tr Gz &
Dietetika
11) Melaksanakan Proses Pembelajaran Prodi Prodi S.Tr Gz & Dietetika
12) Mengusulkan mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa
13) Melaksanakan kurikulum, kalender akademik, jadual perkuliahan,
penentuan pokok bahasan dan bahan ajar, daftar mahasiswa baru dan lama,
KRS, KHS, UTS, UAS, UAP, PKL dan kelulusan, transkrip, ijazah,

21

pembimbing praktek, perpindahan dan pemberhentian mahasiswa,
penelitian dan pengabdian masyarakat, juknis pelatihan, seminar, dan
MOU pada Prodi Prodi S.Tr Gz & Dietetika
14) Mengusulkan pengadaan, pemeliharaan, perbaikan dan penghapusan Alat
bantu Belajar (ABBM) di Prodi S.Tr Gz & Dietetika
15) Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran
16) Melaksanakan tata persuratan dan kearsipan dalam proses pembelajaran
yang menjadi tanggung jawabnya
17) Menyusun laporan berkala (bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan)
dan rutin pelaksanaan kegiatan pembelajaran
18) Menyusun laporan eksekutif Prodi sebagai bahan penyusunan laporan
eksekutif
19) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berdasarkan arahan,
penugasan dan lain-lain yang terkait dengan kedinasan dalam rangka
kelancaran pelaksanaan tugas

d. Sekretaris Prodi S.Tr Gz & Dietetika (Nursalim, SGz, M.Si)

Dalam Uraian tugas dan fungsi sekretaris Prodi S.Tr Gz & Dietetika Poltekkes
Kemenkes Makassar adalah sebagai berikut;

1) Menyiapkan data/informasi untuk rancangan awal empat tahunan di Prodi
2) Menyiapkan data/informasi untuk penyusunan rancangan program

pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat
3) Menyusun bahan untuk rancangan usulan program dan anggaran tahunan
4) Menyusun bahan untuk rancangan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)
5) Menyiapkan data/informasi untuk usulan kerjasama dengan pihak lain

dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan,
penelitian, dan pengabdian masyarakat
6) Menyiapkan data/informasi untuk usulan pengembangan SDM
7) Menyiapkan data/informasi untuk usulan pegawai dan mahasiswa
berprestasi untuk pemberian penghargaan
8) Menyusun bahan pelaksanaan Kebijakan Direktur tentang strategi
penjaminan mutu sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP)

22

9) Menyusun bahan dalam rangka persiapan kemitraan dalam kegiatan
Tridarma Perguruan Tinggi

10) Menyiapkan data/informasi untuk usulan pengembangan kecakapan dan
kepribadian civitas akademika dan pengabdian masyarakat\

11) Menyiapkan data/informasi untuk usulan muatan kurikulum, daftar mata
kuliah dan dosen, penentuan pokok bahasan dan bahan ajar, daftar
mahasiswa, Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), Ujian
Akhir Semester (UAS), Ujian Akhir Program (UAP), Praktek Kerja
Lapangan (PKL), Praktek Belajar Lapangan (PBL), kelulusan, transkrip
ijazah, pembimbing da instruktur praktek, pembimbing akademik,
pembimbing karya tulis ilmiah, cuti akademik, perpindahan dan
pemberhentian mahasiswa

12) Menyiapkan data/informasi untuk usulan muatan peraturan di bidang
pembinaan kemahasiswaan dan registrasi mahasiswa secara terpadu

13) Menyiapkan data untuk usulan akreditasi dan sertifikasi dosen
14) Menyiapkan data untuk penggunaan laboratorium, perpustakaan, dan

komputer
15) Menyiapkan data untuk pelaksanaan kegiatan di bidang pendidikan,

penelitian, dan pengabdian masyarakat secara terpadu
16) Menyiapkan data untuk usulan kegiatan PPSM (Pengenalan Program Studi

Mahasiswa, kepaniteraan, kartu mahasiswa, wisuda, penghargaan dan
sanksi
17) Menyiapkan data untuk usulan pengadaan, pengangkatan, pengembangan,
mutasi, dan penghargaan bagi pegawai berprestasi, pemberhentian, dan
pensiun pegawai
18) Menyiapkan data untuk pelaksanaan kegiatan Sipenmaru, PPSM,
bimbingan konseling dan dan akademik, dies natalis, promosi, penelusuran
alumni, organisasi mahasiswa, ekstra kurikuler, dan bakti sosial, daftar
penyerapan lulusan
19) Menyiapkan data/informasi untuk pelaksanaan pembaharuan data
kepegawaian
20) Menyiapkan data/informasi untuk usulan pengadaan barang dan jasa,
pemeliharaan, perbaikan dan penghapusan barang milik/kekayaan Negara

23

21) Menyiapkan data/informasi untuk pembinaan dan pengendalian
pelaksanaan kegiatan prodi

22) Menyusun bahan penyusunan laporan akademik semester maupun tahunan
23) Menyusun laporan berkala (bulanan, triwulanan, dan tahunan) dan rutin

pelaksanaan kegiatan sekretaris jurusan, bidang akademik,
kemahasiswaan, keuangan, dan data
24) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Direktur dan Ketua
Prodi S.TrGz & Dietetika Gizi Poltekkes Kemenkes Mamuju
berdasarkan arahan, penugasan, dan lain-lain yang terkait dengan
kedinasan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas.

e. Penanggungjawab Akademik (Abdullah Tamrin, DCN, M.Kes)
Uraian tugas penanggung jawab akademik adalah sebagai berikut:

1) Menyiapkan bahan rancangan awal perencanaan empat tahun Prodi S.Tr
Gz & Dietetika bagian administrasi akademik

2) Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan Prodi S.Tr Gz & Dietetika
tentang pelaksanaan akademik, penggunaan laboratorium, perpustakaan
dan komputer

3) Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan Ketua Prodi S.Tr Gz &
Dietetika di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat

4) Menyiapkan bahan penyusunan muatan kurikulum, kalender akademik,
daftar mata kuliah dan dosen, penentuan bahan kajian, dan bahan ajar,
daftar mahasiswa, KRS, KHS, UAS, UAP, PKL, dan kelulusan, transkrip
ijazah, pembimbing praktek, juknis pelatihan, seminar, dan naskah
kerjasama Prodi Prodi S.Tr Gz & Dietetika

5) Mengendalikan layanan persuratan dan kearsipan di Prodi
6) Menyiapkan bahan penyusunan laporan berkala (bulanan, triwulan,

tahunan) pelaksanaan kegiatan pengelola bagian administrasi akademik
7) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berdasarkan arahan,

penugasan dan lain-lain yang terkait dengan kedinasan dalam rangka
kelancaran pelaksanaan tugas

24

f. Penanggungjawab Dokumen Mutu (Aswita Amir, DCN, M.Kes)
Untuk membantu Ketua Prodi S.Tr Gz & Dietetika melakukan penjaminan

mutu pendidikan secara bertahap, sistematis dan terencana dalam suatu program
penjaminan mutu yang memiliki target dalam kerangka waktu yang jelas dengan
uraian tugas sebagai berikut;

1) Menyusun rancangan usulan perencanaan program penjaminan mutu
2) Menyusun rancangan pelaksanaan kegiatan penjaminan mutu
3) Menyusun dokumen mutu dan akademik dengan berkoordinasi dengan

bagian-bagian yang terdapat di prodi
4) Menyusun laporan Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri

(EPSBED) di Prodi Prodi S.Tr Gz & Dietetika
5) Melakukan koordinasi dengan Kepala Pusat Penjaminan Mutu dalam

rangka pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPMPT)
6) Menyusun laporan kegiatan penjaminan mutu
7) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berdasarkan arahan,

penugasan, dan lain-lain yang terkait dengan kedinasan dalam rangka
kelancaran pelaksanaan tugas

2. Sistem kepemimpinan, dan pengalihan (deputizing) serta akuntabilitas
pelaksanaan tugas.

Sistem kepemimpunan program studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetik
Politeknik Kesehatan Makassar adalah berdasarkan Standar Operasional Prosedur
(SOP) pada semua proses dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian
masyarakat, sumberdaya manusia, sarana prasarana dan keuangan adalah mengacu
pada Renstra dan Renop Prodi Sarjana Terapan Gizi & Dietetik.

Basis dari semua kegiatan atas dasar Perencanaan, pengorganisasian,
penstafan, pengendalian, pengawasan dan penganggaran. Penjelasan terkait enam
basis kegiatan diatas adalah sebagai berikut

Perencanaan di Prodi S.Tr Gz & Dietetika adalah turunan dari Rencana
Strategi (Renstra) yang ditetapkan berdasarkan SK Nomor : PR.01.01/4.1/3465/2018.
Periode Renstra ini adalah 2014-2019. Komponen penting dalam renstra ini adalah
Proyeksi Pencapaian dan Target Indikator Kinerja 2014-2019. Penempatan gugus
tugas sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam Renstra. Perencanaan

25

di Prodi S.Tr. Gz & Dietetik yang mencakup pengelolaan fungsional dan operasional
dilakukan setiap awal tahun dalam bentuk rapat kerja prodi untuk membahas sasaran
kinerja pegawai (SKP). Semua unit yang ada di prodi mengajukan rencana kerja
termasuk jadwal dan sumber dana. Hasil rapat kerja prodi diusulkan ke direktur
Politeknik Kesehatan pada saat rapat kerja tingka direktorat untuk mendapat
persetujuan

Pengorganisasian di Prodi S.Tr. Gz & Dietetik Poltekkes Kemenkes
Makassar dilaksanakan oleh ka prodi sebagai penaggungjawab terhadap pengelolaan
pendidikan. Dalam melakukan tugas dan fungsinya, ka prodi dibantu oleh pengelola
yang menangani bagian akademik, kemahasiswaan, laboratorium, penjaminan mutu,
perpustakaan, serta penelitian dan pengabdian masyarakat

Penstafan dilakukan untuk penempatan tenaga sesuai dengan pendidikan
dan kompetensi. Dibedakan menjadi dua peta jabatan yaitu peta kompetensi dosen
dan peta jabatan pengelola. Peta Kompetensi Dosen adalah gizi masyarakat, gizi
klinik dan gizi institusi. Gizi masyarakat adalah salah satu peta kompetensi dosen di
prodi S.Tr Gz & Dietetik. Dosen yang memiliki kompetensi dalam bidang gizi
masyarakat diberi tugas dan tanggungjawab sebagai koordinator mata kuliah, dosen,
intstruktur pada mata kuliah kelompok gizi masyaraka. Gizi Klinik adalah dosen
dengan latar belakang pendidikan gizi klinik, biomedik tergabung dalam kelompok
dosen yang mengampuh mata kuliah gizi klinik. Gizi Institusi adalah Dosen dengan
latar belakang pendidikan gizi kesehatan masyarakat, gizi klinik, biomedik, dan telah
mendapat sertifikat pelatihan gizi Institusi tergabung dalam kelompok dosen yang
mengampuh mata kuliah gizi Institusi. Peta jabatan telah ditentukan berdasarkan
ketentuan dalam surat Nomor : DL. 02.02/1167a/8/2018. Berdasarkan aturan ini
diketahui bahwa syarat utama penempatan staf adalah kualifikasi pendidikan dan
pengalaman kerja. Pendidikan minimal Magister Kesehatan (S2) kesehatan, dan status
sebagai ASN di Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Makassar. Delapan jabatan
pengelola di Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Makassar yaitu (1) Kajur (2) Sekjur,
(3) Kaprodi (4) Kepala Lab & UP2M (5) Kepala Perpustakaan (6) Penanggungjawab
akademik (7) Penanggungjawab Kemahasiswaan dan (8) Penanggungjawab Dok.
Mutu. Khusus untuk perpustakaan ditetapkan alumni sarjana perpustakaan. Laboran
minimal pendidikan analisis kesehatan. Semua persyaratan ini telah dipenuhi dalam
tata kelola penempatan staf di Prodi S.Tr Gz & Dietetik. Jabatan lain seperti

26

penjaminan mutu, dan kemahasiswaan dilengkapi dengan sertifikat pelatihan yang
sesuai dengan bidang tugas tambahannya. Pelatihan Audit bagi penjaminan mutu dan
pelatihan kepramukaan dan organisasi bagi penganggungjawab kemahasiswaan

Pengendalian, dilakukan melalui mekanisme kegiatan di UP2M jurusan
mengkoordinir penelitian dosen dan mahasiswa untuk pengelolaan penelitian
risbinakes, Kajur menugaskan satu orang bagian UP2M di jurusan, dalam hal
menyeleksi proposal penelitian yang ada kemudian diajukan ke kajur. Selanjutnya
proposal penelitian yang terpilih di teruskan ke bagian UP2M Poltekkes. Proposal
yang lolos seleksi akan di usulkan dalam penetapan SK direktur Poltekkes. Proposal
penelitian tersebut diseminarkan yang dihadiri oleh tim pakar baik internal maupun
eksternal. Pelaksanaan penelitian oleh dosen dan mahasiswa hasilnya di seminarkan
kembali dan dibuatkan laporan hasil penelitian

Pengawasan adalah Sistem pengawasan terhadap semua kegiatan
fungsional dan operasional di Prodi S.Tr. Gz & Dietetik Poltekes Makassar, dilakukan
secara komperehensif oleh semua pengelola. Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Ketua
Program studi melakukan pengawasan terhadap seluruh rangkaian kegiatan ditingkat
jurusan untuk kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan
penunjang. Pengelola ditingkat jurusan memiliki laporan kinerja bulanan yang selalu
disosialisasikan kepada seluruh dosen dan staf dalam rapat jurusan.

Penganggaran adalah mekanisme penggaran di Prodi S.Tr. Gz & Dietetik
Poltekkes Kemenkes Makassar, sesuai dengan mekanisme pengangaran di Politeknik
Kesehatan Makassar. Prodi S.Tr. Gz & Dietetik mengusulkan anggran biaya dan unit
kegiatan setiap tahun. Kegiatan yang mendapatkan anggaran akan dilakukan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku. Penggunaan anggaran setiap bulan dilaporkan ke
Direktur Politeknik Kesehatan Makassar dan Kuasa Pengguna anggaran sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Penganggaran di prodi S.Tr Gz & Dietetik sangat memadai untuk menunjang seluruh
proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

27

3. Partisipasi civitas academica dalam pengembangan kebijakan, serta
pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan program.

Partisipasi civitas akademik dalam pengembangan kebijakan adalah
sangat besar pada semua aspek pengelolaan pendidikan. Partisipasi civitas
akademika adalah dalam bentuk umpan balik kepada pengelola dalam upaya
perbaikan kualitas tata kelola Prodi S.Tr Gz & Dietetika. Civitas akademik
adalah dosen, mahasiswa, lahan praktek, alumni dan pengguna lulusan. Dan
Perbaikan sarana dan prasarana kampus.

a. Koordinasi Pelaskaan Kebijakan

Koordinasi pelaksanaan kebijakan sudah berjalan dengan sangat baik
sesuai dengan tujuan.

No Goals Skema Kebijakan Koordinasi Kebijakan
(1) (2) (4)
1 Ruang kelas yang (3)
Ketua Jurusan Gizi
nyaman - Menggajukan mengusulkan pengadaan
permintaan pengadaan barang ke Direktur
2 Alat bantu belajar AC untuk setiap kelas ke Poltekeks makassar
mengajar yang Direktorat Poltekkes
lengkap Kemenkes Makassar Ibid

3 Kurikulum yang - Mengusulkan pengadaan Melalui workshop
sesuai dengan alat bantu belajar kurikulum
kebutuhan mengajar (ABBM) dan
stakeholder kelengkapan fasilitas Melalui Monev Dosen
kelas ke direktorat dan mahasiswa
4 Ketaatan dosen Poltekkes.
dalam waktu
memberi kuliah - Melakukan reviuw
dan bimbingan kurikulum setiap 5
(lima) tahun yang
menghadirkan
stakeholder, alumni,
organisasi profesi, dosen,
staf dan mahasiswa

- Ketua Prodi menggelar
pertemuan antara dosen
dan seluruh mahasiswa
(Tudang Sipulung)

28

No Goals Skema Kebijakan Koordinasi Kebijakan

(1) (2) (3) (4)

5 Dosen menguasai - Melakukan evaluasi Evaluasi Dosen dan

materi yang akan kesesuaian bahan ajar mahasiswa

disampaikan dan dengan silabus dan RPL

metode yang akan

dipakai

6 Menjaga kerapian - Melakukan evaluasi Evaluasi Dosen dan

penampilan dosen dosen setiap semester mahasiswa

dan menyampaikan

hasilnya pada rapat

dosen

7 Perbaikan sarana - Mengusulkan rencana Usulan Kerja Anggaran

dan prasarana perbaikan sarana dan

kampus prasarana ke tingkat

direktorat Poltekkes

Kemenkes Makassar

8 Rumah Sakit - Pada tahun 2019, Evaluasi PKL

(dilakukan ditentukan semua PKL

pertemuan CI rumah sakit adalah di

untuk penyamaan Kota Makassar dan

persepsi, dipilih sudah dilakukan

rumah sakit dalam pertemuan dengan CI

kota Makassar, untuk penyamaan

apabila tidak persepsi kasus dan

memungkinkn bimbingan

untuk keluar Kota

Makassar

9 Gizi Masyarakat - Pada tahun 2018-2019 Evaluasi PKL

(sebaiknya Politeknik Kesehatan

dilakukan Makassar adalah yang

kolaborasi antar pertama melakukan

profesi praktek Interprefesional

dimasyarakat, kolaborasi di daerah

karena tuntutan Lokus Stunting

kolaborasi adalah Kabupaten Enrekang

sangat urgen untuk

pelayanan

kesehatan yang

profesional

10 Gizi Institusi - Dietapkan Aero Prima Tracer Studi

(sebaiknya Catering Service sebagai

menggunakan contoh penerapan

institusi dengan kendali mutu produksi

penerapan HACCP pangan terbaik kategori

yang unggul ) komersil.

29

No Goals Skema Kebijakan Koordinasi Kebijakan
(4)
(1) (2) (3)
Tracer Studi
11 Peningkatan - Menyelenggarakan Review Kurikulum

wawasan alumni seminar dan pertemuan Organisasi
kemahasiswaan
ilmiah bekerjasama Kegiatan Pengabdian
Masyarakat
dengan organisasi

profesi dan stakeholder

lainnya dengan

menghadirkan pemateri

yang kompeten di

bidangya masing-

masing.

- Melaksanakan

pendidikan dan pelatihan

dengan materi yang

dibutuhakan untuk

meningkatkan

keterampilan alumni

dalam melaksanakan

tugas sehari-hari di

tempat kerja masing-

masing.

12 Perlunya jalur - Mengaktifkan IKA

komunikasi antara (Ikatan Alumni) Jurusan

alumni dengan Gizi Poltekkes Makassar

Prodi S.Tr. Gz &

Dietetik

13 Kurikulum sesuai - Melakukan review

dengan kurikulum setiap 5

perkembangan (lima) tahun yang

ilmu pengetahuan dihadiri oleh

dan teknologi stakeholder, alumni,

organisasi profesi, dosen,

staf dan mahasiswa

14 Kemampuan - Melaksanakan kegiatan

komunikasi dan soft skill bagi mahasiswa

bekerjasama -

dengan teman

sejawat.

15 Kemampuan - Melaksanakan kegiatan

mengatasi masalah pengabmas yang

gizi di masyarakat melibatkan dosen dan

mahasiswa

- Melibatkan mahasiswa

dalam kegiatan

pengabmas yang

dilaksanakan oleh

organisasi profesi

- Melibatkan mahasiswa

30

No Goals Skema Kebijakan Koordinasi Kebijakan

(1) (2) (3) (4)

dalam kegiatan

pengabmas yang

disponsori oleh pihak

dari luar Poltekkes

Makassar

- Mengoptimalkan

kegiatan

penanggulangan gizi

masyarakat dan klinik

pada saat pelaksanaan

PKL dengan program

keluarga binaan

4. Perencanaan program jangka panjang (Renstra) dan monitoring
pelaksanaannya sesuai dengan visi, misi, sasaran dan tujuan program.

Prodi S.Tr Gz & Dietetika telah memiliki Renstra dan Renop.
Beberapa kegiatan inti adalah

1) Registrasi/ Pengisian KPS. Registrasi/Pengisian KPS adalah
kegiatan yang dilakukan mahasiswa disetiap awal semester untuk
menyusun dokumen rencana perkuliahan. Kegiatan ini direncanakan
Februari dan Agustus -2019.

2) Kegiatan Akademik/Proses Belajar Mengajar. Kegiatan
akademik/Proses Belajar Mengajar adalah kegiatan kuliah mulai dari
perkuliahan hingga pemasukan nilai dan kegiatan penunjang lainnya.
Perencanakan kegiatan akademik dan proses belajar mengajar dilakukan
sepanjang tahun kecuali hari libur.

3) Wisuda. Wisuda adalah kegiatan penamatan lulusan, yang
dilakukan setiap tahun dengan frekuensi 2 kali yaitu bulan April dan
Oktober -2019.

4) Ujian Tengah Semester. Ujian tengah semester, adalah kegiatan
evaluasi yang ditujukan untuk menilai capaian sementara peserta didik
terhadap seluruh tujuan proses belajar dalam masa kontrak belajar satu

31

semester. Ujian tengah semester direncakan pada bulan April dan
Desember -2019.

5) Praktek Kerja Lapangan. Praktek Kerja Lapangan adalah
kegiatan belajar lapangan dilahan praktikum baik di rumah sakit, dinas
kesehatan, puskesmas dan di desa. Kegiatan PKL dilakukan pada bulan
Februari sampai Juli -19.

6) Ujian Akhir Semester. Ujian Akhir semester adalah ujian,
adalah ujian yang diselenggarakan Untuk mengevaluasi kemampuan
peserta didik terhadap seluruh kemampuan akademik peserta didik.
Kegiatan ini direncanakan pada bulan Juli sampai September -19.

7) Akhir Program. Ujian akhir program adalah ujian yang
diselenggarakan Untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik terhadap
seluruh kemampuan akademik peserta didik. Kegiatan ini direncanakan
pada bulan Juli sampai September -19.

8) Ujian Kompetensi. Ujian kompetensi, adalah kegiatan yang
dilakukan untuk menguji capaian kompetensi lulusan. Uji kompetensi
dilakukan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Propinsi. Jadwal kegiatan uji
kompetensi akan dikoordinasikan dengan MTKP. Persiapannya akan
dilakukan di Jurusan.

9) Yudisium. Yudisium, adalah kegiatan yang dilakukan untuk
menentukan tingkat pencapaian mahasiswa dalam proses belajar mengajar
berdasarkan peringkat capaian mutu kelulusan.

10) Kalender Akademik. Penyusunan Kalender Akademik di
Jurusan Gizi adalah salah satu agenda yang dibahas oleh seluruh civitas
akademik di Forum Rapat Kerja Jurusan, pada bulan Desember 2014.
Komponen Pokok dalam Kalender Akademik yang direncanakan adalah
(1) Registrasi (2) Kegiatan PBM (3) Wisuda Tahap II dan I (4) Ujian
Tengah Semester (5) Ujian Akhir Semester (6) Praktik Kerja Lapangan (7)
Praktek Belajar Lapangan (8) Ujian Akhir Program (9) Ujian Kompetensi
(10) Yudisium (11) Hari Raya dan Liburan Bagi Mahasiswa (Renop
Kalender Akademik Terlampir).

32

11) Jadwal mengajar (Kurikulum Baru 2018). Jadwal mengajar, di
jurusan gizi juga sudah diakomodasi dalam rapat kerja jurusan. Jadwal
kuliah dilaksanakan sesuai dengan jadwal kuliah tahun 2014. Mengajar
dimulai pada hari Senin sampai Jumat, pada pukul 08.00 sd 16.00. Khusus
untuk kurikulum baru yang akan dilakukan pada mahasiswa baru , juga
sudah disusun nama dosen dan tim pengajarnya. Dosen yang mengampuh
mata kuliah kimia dasar dan kimia makanan disebar ke mata kuliah lain
seperti PSG, Epidemiologi, Seminar IPTE, dan Kesehatan Masyarakat.

12) Pencatatan Data Alumni dan Mahasiswa .Komponen
Pencatatan Data Alumni dan Mahasiswa akan dilaksanakan pada Bulan
Agustus . Jumlah item yang dicatat adalah 17 Items. (1) Daya Tampung
Lulusan (2) Jumlah Calon Mahasiswa ikut seleksi (3) Jumlah Calon
Mahasiswa Lulus Seleks, (4) Jumlah Mahasiswa Baru Bukan Transper, (5)
Jumlah Mahasiswa Baru Bukan Transper, (6) Jumlah Mahasiswa Baru
Transper, (7) Jumlah Total Mahasiswa Reguler Bukan Transper, (8)
Jumlah Total Mahasiswa Transper, (10) Jumlah Lulusan Reguler Bukan
Transper, (11) Jumlah Lulusan Transper, (12) IPK Lulusan Minimal, (13)
IPK Lulusan Maksimal Lulusan, (14) IPK Lulusan Rerata, (15) Persentase
IPK Lulusan < 2,75, (16) Persentase IPK Lulusan 2.75-3.50, (17)
Persentase IPK > 3,5 (Formulir Rekapanan Terlampir).

13) Rencana Pencacatan Prestasi Mahasiswa. Rencana Pencatatan
Prestasi Mahasiswa akan dilakukan setiap bulan. Kegiatan ini akan
dimonitoring oleh bagian kemahasiswaan dengan menyerahkan laporan
monitoring pencatatan setiap bulan. (Formulir Terlampir).

14) Rencana Layanan mahasiswa. Rencana layanan mahasiswa
adalah seluruh kegiatan layanan yang diberikan kepada mahasiswa oleh
dosen baik yang terencana atau insidentil. Terencana adalah sesuai dengan
rencana KRS dan KPS dua kali setahun. Layanan bimbingan insidentil
adalah bimbingan yang diberikan kepada mahasiswa oleh dosen dalam
kapasitasnya sebagai pengampuh mata kuliah, pembimbing karya tulis
ilmiah dan bimbingan pelaksanaan seminar ilmiah. Rencana layanan
mahasiswa, akan dilakukan setiap bulan. Rencana layanan mahasiswa di
rekapitulasi dari seluruh layanan mahasiswa oleh dosen baik dalam

33

kapasitas sebagai pembimbing akademik, maupun dalam kapasitas sebagai
dosen pengampuh mata kuliah.

15) Kegiatan Kontak Alumni. Kegiatan kontak alumni adalah
kegiatan komunikasi dengan alumni baik secara langsung ataupun melalui
media on line. Materi komunikasi yang dilakukan adalah tentang
lowongan pekerjaan yang telah diperoleh, intansi tempat melamar
perkerjaan, dan persepsi umum tentang peluang mendapatkan pekerjaan di
tempat mana saja yang sesuai atau berada diluar bidang keahlian.
Dokumen perencanaan untuk kontak alumni akan dimonitoring setelah
enam bulan dari masa lulus atau wisuda yaitu bulan Maret dan September -
2019.

16) Palacakan Status Pekerjaan Alumni . Kegiatan pelacakan
pekerjaan alumni adalah updating data mahasiswa berdasarkan status
pekerjaan terakhir. Kegiatan ini disamakan paketnya dengan kegiatan
kontak alumni materi komunikasi yang dilakukan adalah tentang lowongan
pekerjaan yang telah diperoleh, intansi tempat melamar perkerjaan, dan
persepsi umum tentang peluang mendapatkan pekerjaan di tempat mana
saja yang sesuai atau berada diluar bidang keahlian. Dokumen
perencanaan untuk kontak alumni akan dimonitoring setelah enam bulan
dari masa lulus atau wisuda yaitu bulan Maret dan September .

17) Rekapan Kehadiran Dosen. Rekapan kehadiran dosen adalah
mencatat jumlah kehadiran setiap dosen dalam kegiatan pembelajaran
setiap pekan dan dilaporkan setiap bulan persentase capaian kehadiran
dosen. Rekapan kehadiran dosen dilakukan oleh bagian akademik dibawah
kendali ketua program studi. Hasil laporannya dilaporkan ke sekretaris
jurusan sebagai bahan masukan untuk laporan bulanan. Selain itu dokumen
ini dibagikan ke bagian akademik yang menyusun Laporan Akademik
Jurusan Gizi baik DIV maupun DIV.

18) Kegiatan Tenaga Ahli di Jurusan. Kegiatan tenaga ahli di
Jurusan gizi adalah kegiatan yang melibatkan Tenaga ahli dari luar untuk
memberikan materi seminar, kuliah tamu atau pelatihan. Kegiatan ini
untuk membangun suasana akademik di kampus Jurusan gizi. Kegiatan

34

tenaga ahli di Jurusan gizi direncanakan pada bulan April, Agustus dan
Desember -19.

19) Kegiatan Dosen Dalam Pelatihan. Kegiatan dosen dalam
pelatihan adalah seluruh kegiatan dosen dalam pelatihan baik sebagai
narasumber maupun sebagai peserta. Kegiatan sebagai peserta adalah atas
permintaan pihak kedua atau atas usulan jurusan gizi kepada
penyelenggara dengan biaya swadana dari jurusan. Jumlah item pelatihan
dosen yang direncanakan adalah 7 kegiatan yang akan dilaksanakan Maret
sd Desember -2019

20) Rekapan Prestasi Dosen . Rekapan prestasi dosen adalah
catatan seluruh prestasi dosen dalam tahun baik dari instansi pemerintah
atau non pemerintah yang akan di updating pada bulan Juni dan Desember
-2019.

21) Kelangkapan Silabus dan RPP . Kelangkapan Silabus dan RPP
adalah kegiatan memeriksa kelengkapan Silabus dan RPP yang dilakukan
oleh bagian akademik. Kegiatan ini direncanakan bulan February dan
Agustus -2019.

22) Perbaikan proses PBM. Perbaikan proses belajar mengajar
adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki proses belajar
mengajar meliputi perbaikan RPP, dan Updating Bahan Ajar. Kegiatan ini
dilaporkan oleh setiap dosen dalam laporan pengajarannya dan secara
keseluruhan dapat di laporakan pada bulan Februari dan Agustus oleh
bagian akademik.

23) Rencana Penelitian Dosen. Rencana penelitian adalah dokumen
yang berisi tentang penelitian yang akan dilaksanakan oleh dosen di Prodi
S.Tr Gz& Dietetika pada tahun -2019 mencakup penelitian mandri dan
penelitian riset pembinaan tenaga kesehatan atau jenis penelitian lain.
Kegiatan publikasi ilmiah adalah kegiatan untuk melakukan publikasi hasil
penelitian di media atau jurnal ilmiah. Publikasi ilmiah di jurusan gizi
regular dilaksakanan pada bulan Januari-Juni dan Juli-Desember.

35

24) Rencana Publikasi Jurusan. Rencana publikasi jurusan gizi
adalah rangkaian kegiatan yang akan dilakukan pada tahun -2019. Dosen
merencanakan kegiatan publikasi sebanyak 2 kali setahun.
25) Rencana Kerja Bidang Pengabdian Masyarakat. Rencana
kegiatan pengabdian masyarakat dosen adalah kegiatan pengabdian masyarakat
yang akan dilakukan oleh setiap dosen di jurusan gizi. Berdasarkan dokumen ini
direncakanan setiap bulan dosen melaporkan kegiatan pengabmasnya. Kondisi
dimana yang bersangkutan melakukan kegiatan pengabmas atau tidak tetap
diharuskan memberi laporan kepada sub unit penenelitian dan pengabdian
masyarakat untuk direkapitulasi rekam jejak kegiatan pengabmas dosen.
26) Rencana Kegiatan Kemitraan. Rencana kegiatan kemitraan
adalah kegiatan yang melibatkan mitra kerja yang akan dilakukan pada tahun -19.
Mitra kerja yang dimaksud baik mitra kerja instansi lahan praktek maupun mitra
kerja pengabdian masyarakat. Direncanakan ada laporan kegiatan kemitraan
disusun setiap bulan untuk direkapitulasi
1) Rencana Laporan Kegiatan Pengabmas.

Laporan kegiatan pengabmas dibuat oleh tim pengabmas
disampaikan ke Sub Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Rencana
penyusunan laporan pengabmas dilakukan setiap bulan dalam bentuk
formulir monitoring kegiatan pengabmas dosen.

a. Rencana Kerja Bidang Penunjang

1) Rencana Sub Unit Perpustakaan
Jumlah Pengunjung perpustakaan setiap bulan direncanakan 300

orang sedangkan buku referensi setiap tahun direncakan 10 eksamplar.
Rencana penyusunan laporan kunjungan adalah setiap bulan oleh petugas
perpustakaan dalam bentuk formulir isian diketahui ketua jurusan

2) Rencana sub unit laboratorium
Jumlah pemkaian laboratorium setiap bulan direncanakan akan

dilaporkan setiap bulan dibuat oleh penanggungjawab laboratorium

36

disampaikan ke ketua program studi masing masing diketahui ketua
jurusan.

5. Efisiensi dan efektivitas kepemimpinan
Efektif adalah kemampuan untuk mencapai tujuan dan efisiensi adalah

cara paling murah untuk mencapai tujuan. Konsep efektif dan efisiensi selalu
digabungkan dalam menetapkan kegiatan untuk mencapai tujuan di Prodi S.Tr
Gz & Dietetika. Prodi S.Tr Gz & Dietetik menetapkan indicator efektifitas dan
efisiensi sesuai dengan visi misi sebagai barikut:

No Indikator Efektifitas (%) Efisiensi (Rp)
Kinerja Utama 2017 2018 2019 2017 2018 2019

1 Jumlah Lulus 90 86 88 12,17 8,5 12,47
Tepat Waktu

(%)

2 Peningkatan

prestasi 64,4 79,1 91 12,17 8,5 12,47
mahasiswa IPK

> 3,0

3 Meningkatnya

jumlah kegiatan 36 42 37 5,18 6,03 8,81
ilmiah dan

publikasi

4 Dosen Menulis

Media Jurnal 36 42 23 5,18 6,03 8,81

Ilmiah

5 Pengabmas 11 9 37 7,4 12,82 7,8
dosen

6 Prosentase 88,89 97,67 73,86 7,30 11,49 5,92
Daya serap

Lulusan

Jumlah lulusan tepat waktu efektifitasnya adalah banyaknya jumlah
lulusan sesuai tahun masuknya di Prodi selama tiga tahun terakhir adalah
berfluktuasi. Tahun pertama, kedua dan ketiga masing masing 90%, 86% dan
88%. Angka efektifitas ini sejalan dengan angka efisiensi dimana ini dihitung
terhadap jumlah total anggaran penyelenggaraan pendidikan dibagi dengan
jumlah lulusan (juta/orang). Efektifitas paling tinggi adalah kelulusan tepat
waktu tahun 2017, untuk komponen jumlah lulusan tepat waktu mencapai
90%.

37

6. Evaluasi program dan pelacakan lulusan.
Evaluasi program dan pelacakan lulusan telah dilakukan di Prodi

Sarjana Terapan Gizi & Dietetika Politeknik Kesehatan Makassar sampai pada
lulusan tahun 2019. Berdasarkan hasil evaluasi lulusan diketahui bahwa
tanggapan pihak pengguna lulusan adalah sangat baik terhadap alumni
Sarjana Terapan Gizi Politeknik Kesehatan Makassar. Sebanyak 86,6%
lulusan bekerja sesuai dengan keahliannya.
7. Perencanaan dan pengembangan program, dengan memanfaatkan hasil
evaluasi internal dan eksternal.

Perencanaan dan pengembangan program, dengan memafaatkan hasil
evaluasi internal dan eksternal. Perencanaan pengembangan sarana, prasarana
dan proses pembelajaran adalah berasal dari hasil aspirasi dosen, dan
mahasiswa yang dilakukan setiap semester. Rapat Evaluasi PBM dan Evaluasi
Tahunan serta Tudang Sipulung menjadi wadah untuk menampung seluruh
aspirasi civitas akademik dalam proses perencanaan untuk tahun anggaran
yang akan datang.
8. Kerjasama dan kemitraan.

Prodi Sarjana Terapan Gizi Politeknik Kesehatan Makassar adalah sudah
melakukan kerjasama dengan sangat baik sebagaimana grafik berikut:

38

Grafik Kerjasama Kemitraan 2016-2018

Berdasarkan hasil evaluasi diri ditehui bahwa persentase kerjasama dalam
dengeri adalah 24 kerjasama (75%) dan luar negeri adalah 8 kerjasama (25%).

9. Dampak hasil evaluasi program terhadap pengalaman dan mutu pembelajaran
mahasiswa.

Dampak hasil evaluasi program terhadap pengalaman dan mutu
pembelajaran adalah terbentuknya kelas kolaborasi dalam pelaksanaan praktek
kerja lapangan seluruh mahasiswa Politeknik Kesehatan Makassar. Pada
kajian sebelumnya diketahui bahwa diperlukan kolaborasi antar profesi di
lingkungan Politeknik Kesehatan Makassar. Profesi dietisien bukanlah satu
satunya profesi yang bekerja di masyarakat pada level Puskesmas dan Desa
Binaan. Sarjana Terapan Gizi & Dietetika perlu belajar mengatasi masalah gizi
dan kesehatan masyarakat secara comprehensive terintegrasi lintas program
dan lintas sector. Kondisi yang sama di Lingkungan Politeknik Kesehatan
Makassar, telah bernaung ahli sanitarian, kebidanan, keperawatan, fisioterapi,
analis kesehatan dan gigi.

Kolaborasi pembelajaran dalam praktek lapangan terpadu akhirnya
dipilih sebagai langkah terobosan untuk mempersatukan kompetensi seluruh
alumni Politeknik Kesehatan Makassar, yang berorientasi kepada outcome
kerjasama dalam menangani kasus masalah kesehatan masyarakat secara
professional sesuai dengan peran dan tanggungjawab tenaga kesehatan.

Pelaksanaan pembelajaran interprofesional kolaborasi direncanakan
tahun 2017 dan barulah terealisasi pada tahun 2018 di Kabupaten Enrekang
Sulawesi Selatan dengan menempati semua kecamatan di Kabupaten
Enrekang. Kolaborasi ini berhasil melakukan kegiatan pendampingan kepada
75% Desa di Kabupaten Enrekang, sebagai salah satu daerah lokus stunting di
Indonesia dan Sulawesi Selatan Tahun 2018.

Pada tahun 2019, pembelajaran terpadu dalam interprofesional
kolaborasi, dilanjutkan di tempat dan lokasi desa yang sama, untuk
mengevaluasi berbagai variable dan determinan factor masalah kesehatan
masyarakat termasuk gizi. Potensi pemberdayaan ini adalah sangat besar dan

39

kompetitive sebagai sebuah gerakan pencegahan stunting yang diinisiasi oleh
perguruan tinggi kesehatan di Indonesia.

10. Pengelolaan mutu secara internal pada tingkat program studi (misalnya
kajian kurikulum, monitoring dan mekanisme balikan bagi mahasiswa, dosen
dan penguji eksternal).

Pengelolaan mutu internal pada prodi S.Tr Gz Dietetika dilakukan oleh
Ketua Program Studi, diaudit oleh auditor internal setiap semester. Auditor
Internal di Politeknik Kesehatan Makassar, telah menjalankan fungsinya
memberikan penilaian atas capaian indikator kinerja prodi. Komponen yang
menjadi focus pengendalian mutu adalah semua aspek pendidikan, penelitian
dan pengabdian masyarakat. Pada aspek pendidikan dimulai dari Kurikulum.
Pengendalian mutu kurikulum dilakukan melalui kajian kurikulum dilakukan
pada berbagai tahapan
1. Diskusi antar dosen adalah salah satu tradisi yang dilakukan dikalangan

dosen untuk menemukan kerangka kurikulum yang aplcable. Secara garis
besarnya kurikulum
2. Rapat Kerja Jurusan
3. Workshop kurikulum

Diskusi antar dosen dilakukan secara formal dan informal tentang
pelaksanaan dan substansi kurikulum. Hasilnya diketahui bahwa perlu
dilakukan perubahan dan perbaikan substansi kurikulum. Beberapa tahapan
perubahan Kurikulum Prodi S.Tr Gz & Dietetika adalah sebagai berikut

1. Kurikulum Tahun 2013-2018
2. Kurikulum 2018- sekarang
Kurikulum tahun 2013-2018 memuat 158 SKS kemudian dirubah
menjadi 145 SKS pada tahun 2018. Perubahan ini tidak mengurangi substansi
karena pada kurikulum sebelumnya bahan kajian dapat tersaji pada berbagai
mata kuliah, sehingga ditemukan beberapa bahan kajian disajikan secara
overlapping. Pada kurikulum 2018, tidak ada lagi bahan kajian yang disajikan
berulang pada mata kuliah yang lain, sehingga lebih sistematis efektif dan
efisien. Hasil akhir dari pengendalian mutu kurikulum adalah disyahkannya

40

kurikulum pendidikan tinggi (KPT Prodi S.Tr Gz & Dietetik Jurusan Gizi
Poltekkes Makassar Tahun 2018.

Gambar 1. Buku KPT S.Tr Gz & Dietetik 2018
11. Hubungan dengan penjaminan mutu pada tingkat lembaga.

Unit penjaminan mutu di Politeknik Kesehatan berpusat di Direktorat
Politeknik Kesehatan Makassar, sebagai salah satu unit yang membantu
Direktur dalam gugus pengendalian Mutu secara total. Unit ini terdiri ketua,
anggota, dan auditor internal. Auditor internal diambil dari semua jurusan
sebanyak 40 orang dari 8 Jurusan di Politeknik Kesehatan Makassar.

Audit internal dilakukan setiap semester oleh auditor lintas jurusan sesuai
dengan mekanisme yang disepakati bersama dimana setiap auditor mengaudit
jurusan lain secera berpasang. Hasil audit internal disampaikan kepada
Direktur dan ditembuskan kepada ketua Jurusan dan ketua Program Studi.

Berdasarkan mekanisme diatas dapat disampaikan bahwa hubungan
penjaminan mutu pada tingkat lembaga adalah hubungan kerja antar unit yang
saling sinergi guna meningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan di
Politeknik Kesehatan Makassar.
12. Dampak proses penjaminan mutu terhadap pengalaman dan mutu hasil belajar
mahasiswa.

41

Dampak proses penjaminan mutu terhadap pengalaman dan mutu hasil
belajar adalah kelulusan dalam ujian kompetensi alumni dan serapan di pasar
kerja sebagai indicator out comes. Berikut gambaran hasil serapan di pasar
kerja dan instansi tempat bekerja sebagai mutu hasil belajar.

No Tempat Bekerja Jumlah lulusan
(1) (2) (3)
1 Institusi pelayanan kesehatan 20
2 Institusi penyelenggaraan makanan 25
3 Industri pangan 42
4 Pendidikan dan penelitian 65
Total lulusan yang bekerja sesuai bidang gizi
Total lulusan yang bekerja tidak sesuai bidang gizi a=149 (84,6%)
0
Total lulusan
b=176

13. Metodologi baku mutu (benchmarking).
Metodologi baku mutu yang dilakukan di Prodi S.Tr Gz & Dietetika

adalah melakukan benchmarking ke berbagai Institusi Pendidikan di Dalam
Negeri, seperti belajar dari Politeknik Negeri Bandung, dan Perguruan Tinggi
Luar Negeri yaitu Management Scince University Malaysia Tahun 2019.
14. Pengembangan dan penilaian pranata kelembagaan.

Pengembangan dan penilaian pranata kelembagaan di Prodi S.TrGz &
Dietetika, adalah dengan pengembangan mutu kurikulum melalui serangkaian
pertemuan baik internal maupun eksternal dengan prodi sejenis di Indonesia,
sejak tahun 2016-2018. Khusus untuk aspek kurikulum dilakukan oleh
penanggunjawab kegiatan akademik dalam rangka memantau dan
mengevaluasi aspek kekinian kurikulum.

Pada penanggungjawab kerjasama adalah bekerjasama dengan pengelola
kerjasama di Politeknik Kesehatan Makassar dan di Jurusan Gizi juga diberi
keleluasaan untuk menjalin kerjasama dengan pihak luar yang berkontribusi
secara langsung kepada proses pembelajaran. Dinas Kesehatan Kota Makassar,
Pemerintah Kabupaten Takalar, Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Rumah
Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, RS Ibu Sina Makassar, RSUD Salewangan
Maros, RSUD Kota Makassar, RSU Faisal Makassar.

Seluruh kegiatan pengembangangan kelembagaan didukung penuh oleh
unsur administrasi baik di tingkat Jurusan Gizi maupun di tingkat Rektorat

42

Politeknik Kesehatan Makassar, khususnya dalam mekanisme penyusunan
kebutuhan anggaran pengembangan pranata kelembagaan.
15. Evaluasi internal yang berkelanjutan.

Evaluasi berkelanjutan dilakukan secara baik di Prodi Sarjan Terapan Gizi
dan Dietetika. Evaluasi berkelanjutan dilakukan berdasarkan temuan dan
masukan dari audit internal, audit eksternal, dan forum rapat dosen dan rapat
umum dengan mahasiswa (tudang sipulung).

Kegiatan evaluasi berkelanjutan dilakukan setiap bulan dalam rapat
pengelola untuk mempelajari kendala teknis pembelajaran, penelitian dan
pengabdian masyarakat. Selanjutnya di setiap akhir semester dilakukan rapat
evaluasi. Jadi evaluasi internal berkelanjutan dilakukan dua kali dalam setahun
yaitu bulan Agustus dan Desember setiap tahun.

16. Pemanfaatan hasil evaluasi internal dan eksternal/akreditasi dalam perbaikan
dan pengembangan program.
Evaluasi internal digunakan untuk meningkatkan kualitas proses
pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat setiap saat, sesuai dengan
dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru. Evaluasi eksternal
digunakan untuk peningkatan peringkat akreditasi institusi dengan mengacu
pada borang akreditasi yang berlaku. Saat ini Pengembangan Berkelanjutan
diacu sesuai dengan indicator pada tujuh standard Lembaga Akreditasi
Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (PT.Lampt.Kes).
Jejak pengembangan berkelanjutan dapat diketahui berdasarkan laporan
akademik setiap semester dan laporan akuntabilitas institusi pemerintah
(LAKIP).

17. Kerjasama dan kemitraan instansi terkait dalam pengendalian mutu.
Salah satu tujuan kerjasama adalah untuk mendeskripsikan

keterampilan kekinian yang dibutuhkan lahan kerja. Kerjasama dalam skema
ini adalah dengan praktek kerja lapang di rumah sakit, dinas kesehatan,
Puskesmas, dan catering service.

Masukan dari lahan praktek menjadi bahan evaluasi untuk
meningkatkan keterkaitan dan kesesuaian antara proses belajar di kelas dengan

43

tuntutan kompetensi dipasar kerja. Mekanisme diskusi dengan peserta praktek,

instruktur lahan dan pembimbing PKL dari pihak internal, sudah menjadi

agenda rutin di Prodi S.Tr Gz & Dietetika.

Tabel 2
Deskripsi SWOT Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaa,

Penjaminan Mutu dan Sistem Informasi Prodi S.Tr Gz &
Dietetika

Kekuatan Kelemahan

1. Tata pamong, kepemimpinan, system 1. Dibutuhkan minimal satu tenaga

pengelolaan, Penjaminan mutu dan system adminstrasi prodi, yang hanya

informasi berjalan sangat akuntabilitas, menata manajemen adminstrasi

dan terkordinasi yang sangat baik. akademik, penelitian dan

2. Pengelolaan bidang pendidikan, penelitian pengabdian masyarakat

dan pengabdian masyarakat dijalankan

berdasarkan gugus kendali mutu yang

konsisten

Peluang Ancaman

1. Memiliki kesempatan membuka unit 1. Perkembangan usaha kecil dan

usaha di bidang gizi dan makanan menengah dibidang makanan dan

2. Membuka kesempatan untuk kesehatan, tidak menempatkan

meningkatkan kerjasama dengan pihak kompetensi ahli gizi sebgai entri

terkait lainnya dalam rangka pencapaian point penting, rekrutmen karyawan,

visi dan misi Program Studi. dan pada sisi lain, usaha dibidang

ini tergolong pada modal

Strategi pemecahan masalah, perbaikan dan pengembangan :

1) Peningkatan kompetensi dosen Kewirauasahaan gizi
2) Membuka kerjasama dengan pihak dunia usaha untuk pengembangan

produk gizi inovatif

44

C. MAHASISWA DAN LULUSAN.
1. Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa.
Kebijakan system rekrutmen calon mahasiswa baru Prodi Sarjana Terapan
Gizi (S.Tr.Gz) berdasarkan undang-undang RI no. 12 tahun 2012 tentang
Pendidikan Tinggi pasal 73 yang menyatakan bahwa penerimaan mahasiswa
baru untuk setiap prodi dapat dilakukan melalui pola penerimaan mahasiswa
secara nasional dan bentuk lain. Selanjutnya undang-undang tersut dijabarkan
dalam keputusan Menteri Kesehatan No. HK.02.03/1/312/03478/2013 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik
Kesehatan Kementerian Kesehatan (Sipenmaru Poltekkes Kemenkes) yang
ditunangkan dalam petunjuk teknis pelaksanaan seleksi penerimaan
mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Makassar berdasarkan SK Direktur No.
KH 01.02/1.2.0993/2019. Tentang Panduan Seleksi Mahasiswa Baru
Poltekkes Makassar, tanggal 14 Februari 2019. Setiap pelaksanaan seleksi
Sipenmaru yang diketuai oleh Wadir III Bidang Kemahasiswaan.
Daya tampung ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur
Poltekkes Kemekes Makassar, No.KH.01.03/1.2/0936/2018. Bahwa daya
Tampung prodi Gizi & Dietetik tahun 2018 sebanyak 100 orang. Jalur
seleksi penerimanaan seleksi mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Makassar
dilaksanakan melalui (1) Penelusuran minat dan prestasi (PMDP) dilaksanakan
bagi calon mahasiswa baru berdasarkan seleksi prestasi akademik , minat dan
prestasi lainnya untuk mengikuti pendidikan di Poltekkes Kemenkes
Makassar. Juml;ah yang diterima maksimal 50% dari keseluruhan daya
tamping (2) Ujian Tulis dilaksanakan secara nasional untuk peserta umum dan
lintas provinsi. Jumlah yang diterima minimal 30% dari keseluruhan daya
tamping (3) Jalur Mandiri dan sejenisnya dapat diselenggarakan bagi
poltekkes yang akan menyelenggarakan dengan menggunakan panduan
sipenmaru Poltekkes Kemenkes Makassar yang telah ditetapkan. Jumlah yang
diterima maksimal 30% dari daya tamping (4) Lintas Provinsi diselenggarakan
untuk semua prodi di poltekkes khususnya untuk prodi spesifik yang tidak ada
di Poltekkes Kemenkes Makassar. Persyaratan calon peserta seleksi
mahasiswa baru adalah sebagai berikut : (1) Persyaratan Umum (2) Warga

45


Click to View FlipBook Version