The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Hikajat Khonghoetjoe : ditjeritaken di dalam bahasa Melajoe / oleh Lie Kim Hok

Detail buku : https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=81248

Buku elektronik : https://khastara.perpusnas.go.id/landing/detail/81248

Buku tersedia di Perpustakaan Nasional Merdeka Selatan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by heritage.pahoa, 2022-11-21 22:21:54

Hikajat Khonghoetjoe : ditjeritaken di dalam bahasa Melajoe / oleh Lie Kim Hok

Hikajat Khonghoetjoe : ditjeritaken di dalam bahasa Melajoe / oleh Lie Kim Hok

Detail buku : https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=81248

Buku elektronik : https://khastara.perpusnas.go.id/landing/detail/81248

Buku tersedia di Perpustakaan Nasional Merdeka Selatan

Keywords: Heritage,Lie Kim Hok,Hikajat Khonghoetjoe,ditjeritaken di dalam bahasa Melajoe

- 47 -

bahoewa KnONGTJOE datang. aken membri pengadjal'an boe-
diman lcapadanja. Komoediall bagiuda itoe lantas silaken

K rrONG'l'JOE djalan doeloean, hingga Ua (baginda) nallti dja-

Ian mengiring; tapi KrrONGT.JOE meminta kapadanja itoe,
soepaja Ua (bagioda) dj angall rendahken deradjat diri. Baginda
menj ahoot, jang ija tida sekali ada bOl'boewat bagitoe, dan
toeroet Ua poellja rasa, orang tiada hinaken diri sendiri,
kaloe membri hormat kapada. orang boecliman; keroa sa-
·orang boediman ada pada tingkatan jang lebih tinggi dari
pada tingkatan radja-radja. Tapi KHONGTJOE tetap menampik
oendangan itoe, dan dengan berlakoe manis, Ua berkata: .

»Sabda toewankoe, dan itoe kahol'matan jang toewankoe
hendak brikeo pada orang-orang j ~ og tjintaln boedi, itoelah
ada mengangkat toewankoe pada tampat jang lebih tinggi
dari pada tampat pangkatmoe; tapi Toewan! adalah atoeran
adab alcen sasoewatoe orang, clan sebab bagitoe, adalab djoega
atoer.an adab aken radja-raclja. Dengan membalikiren adat-
lembaga jang telah acla, kita berdoewa nanti djadi melang-
kahi kawadjiban kita: deracljat jang Iebih tinggi, ada pada-
moe; sebab bagit.oe, cljanganlah . toewankoe paksa dil'ik;oe
ini melangkahi watasnja de!'adjatkoe, dengao satoe titah
jang akoe tiada dapat lakoeken clengan tiada merasa berat."

Hal jang satoe lagi, demikiaolah adaoja. Tempo berdjalan
poelang lea negri sendiri, KrrONGTJOE meliwat cli karadjaan
Tin. Saorang bangsawan dan kaja besar, tapi berhati tinggi,
ingin berkenalan padanja dan membriken kapadanja beras
sariboe karoeng. Aken KrrONG'l'JOEjaog tia.da amat hartawan,
pembrian itoe hal'oes diseboet satoe kaoentoengan besar, lebih
lagi o1.eh kerna di. itoe tempo harganja 'beras ada nlliik banjak,
dad sebab atsil peroesahaan tanah ' ada djadi banjak koerang,
dengan lantaran koel'ang bagoes toemboenja tanaman. Sedang
,bagitoe, KHONGTJOE trima itoe pembrian besar tiada deogan


- 48 -

men'gatwken soekoernja hati. Hal ini soeclah ada terbitken

kahel'anan besar di hatinja REIONGTJOE poenja moe1'icl-moel'id,

tapi kwheranan itoe cljadi bel'tambah lagi, tempo moel'id-

moerid itoe melibat, baboewa be1'as itoe - katjoewa li saka-

1'oeng jang RllONGTJOE ambil aken diri sendiri - samoewa

dibriken kapada orang-orang desa eli sapoetar tampat itoe.

Tempo orang taujaken sebabnja Ua poenja kalakoean dan

perboewata.n itoe, KnONG'fJOE rnenjahoet, bahoewa kaloe Ua

tiachli tampik, hanj a soedah maoe trima itoe pemb1'ian dari

itoe orang kaja jaug tiaela ternama baik dan telab briken

pembrian itoe kapadanja meli nken elenga,n la,ntaran ba,ti ti nggi

dan llapspe aken menjakapin, --- itoelah soeelah a,da tjoekoep

aken Ua ' (KnONGTJOE) menjataken soekoernja hati pada, orang

itoe, dan dengan lantaran membagikeu samoewa beras itoe

ka,pada orang-ol'al1g jang ada di dalam kamelaratan, Ua hen-

dak membri adjaran pacIa itoe orang kaja" a~rj bagimana

dUa iui hfilroes berJa,koe dengan kakajaannja, eli dalam tempo

ada kasoesfilhfiln bertjaboel, seelang Ua (si kaja), dengal1 pake

bati keras, maoe tambah-tambahi sadja kakajaannja itoe

dengfiln lanta:ran mer,nberati pada orang-orang tanahnj a.

Di belakang kali, tiada bersela.ng lama dal'i itoe tempo,

KrrONGT.JOE dapat trima satoe bingkisan ketjil- adanja bebrapa

koewe, tel'bikin dengan tepoeng kasar - jang diantarken

padanja oleh saOl'ang miskin, aken tandanja tjinta hati;

KrrONGTJ®E trima a,ntara,n itoe dengan horm>lt dan soekoe1',

sepel,ti barang itoe soewatoe pembl'ian ,besar dari satoe radja,

R\erna - toeroet katanja KrrONGTJOE - satoe bingkisan tiada

001eh dibargai dengan menoeroet Ua poenja harga emas, hanja

misti d1i1hargai<;lengan menimbangi. ra.sa l1atinja orang jang

membriken itoe.

,Sering lmli KU®NGTJOE berkata, kapa,da moerid-moeridnja:


- 49 -

»Segala pengacljal'an jang akoe briken kapaclamoe, Hoelah

boleh djoega kaoe dapatken sendil'i, kaloe sadja·kaoe goenaken

betoel-betoel Imoe poenj a pikh·an. Tida satoe apa ada le\;>ih

toeloes dan lebih sec1erbana dari pada pokonja a tom'an adab,

jang menerbitken adjal'an-adjaran baik, jang mana akoe

hel1dak masoekken ka dalam ingatan kaoe. Apa jang aiwe

toetocrkeo kapadamoe, itoelah telah elilakoeken dan diadjarken

oleh orang -orang· boediman jang telab ada lebih cloeloe dari

pac1a bta, dan ringkasnj a peladjaran Hoe, jang ada terdjoen-

djoeng oleh samoewa orang eli djeman koeno, ada djadi pe-

ladjaran ini: 1. aken mendjoendjoeng' tiga titah jang cljadi

pokonja atoeran aclab eli dalam hal pel'hoeboengan antfJ,ra

l'ac1ja dan rab ajat, antara bapa dan anak, clan an tara laki

dan istri; 2 aken melakoeken dengan. tertib lima poko kabe-

djikan, jang kaloe sadja kaoe dengar namanja. lantaslah djoega

kaoe berIngat pac1a moeljanja itoe, dan kaoe cljadi mel'asa

betoel-betoel, bahoewa haroes sekali omng lakoeken itoe

samoewa. Adanja lima poko itoe: 1. piloenja hati, jaitoelah

katjintaan paela sekalian . machloek sasama kita, dengan tida

membedaken satoe dad lain; 2. kaadilan, jang - dengan tida

memandang pr.c1a jang satoe lebih dari padajang.lain - mem-

briken kapada sasoewatoe c~kmaolh sasama kita, apa jang

djadi miliknja machloek i toe; 3. hal mengindahi agama dan

adat-Iembaga jang beriakoe, soepaja samoewa orang, jang

ada hidoep bersama-sama, boleh mempoenjai saroepa sadja

pri kahidoepan dan boleh bel'sama-sama merasal kasenangan,

demikianlap. djoega kasoekaran jang terbit dari pada pri

itoe; 4. .kabenaran, jaitoe sifatnja roh dan hati bel'esih, jang

mendjaeli lantaran aken orang tja:ri-tjari apa jang benar, dan di

dalam segala perkara poen merasa ingin kapada itoe, dengan ·

tiada menipoe atawa membodoln diri sendiri atawa lain orang;

5. katoeloesan atawa kasatiaan, jaitoe sifat hati jang teroes-

4


50 -

terang dan djoedjoer, jang tia-da mengenal hal poera-poera
dan hrul menjaroe atawa memake topeng, baik di dal am bi tjara,
baik di daJam kalakoean . Tah, itoelah j ang telah djadi 1an-
taran, maka goeroe-goeroe kitajang pertama itoe, saoemoernja
hidoep, sa,nantiasa ada terdjoendjoeng, dan pada sasoedahnja.
wafn,t, namfl.nj a tiela terhilang dari ingata,n orang, Biarlah
kita ambil marilm itoe aken djaeli toeladan, dan kita goena-
'ken segala da.ia-oepaja aken menoeroet kalakoeannja."

Di cblam temponja tiada mendjabat kerdja.an negri, KnONG-

TJOE a,cIa cbpat kabfl.l' terang, bahoewa ~otae ponggfl.wa besar)

jang berpanglmt ta.j h oe di da1am karadjaan Tjee) TIEN

SHX& namanj[l" 'ada ui atan akeu djatohken raeljauja sendi ei

dari a,tas tachta, lal?e mengaugkat diri sendiri meudjadi ,

'l'aclj a; aken tetapi ija ada merasa takoet sama raelj a negri

,Lo1l'lv, jnng c1ieloega olehnja bl'angkali nanti membri toe-

loengfl.n paeln itoe radja jang baka1 didjatohken; elan dat'i

sebn,b bagHoe, TlEN SIANG itoe telah menga toer claja-oepaja

aken ta,ngka,p raclja Louw itoe clangan ,cljalan hianat. Sa-

telah ,cleugfl.r bal itoe, lautaslah c1joega KnoN GTJoE titahken

satoe moerid, jaug terpilih olebnja, pergi kapada seka1iau

pembesar eli watas karacljaan dan bri taoe pada marika ini

hal aelanja TIEN SUNG poenja niatan cljahat. Kerna per-

ijaja, paela itoe wal'ta jallg clikirimken oleh KrroNGTJOE,

selmlian pembesal' itoe lantas berdanelan dan membri sen-

djata pada orang:-orang sabawahannja, hingga perkaranja

'FIEN SlIANG itoe eljadi terbalik; kerua sedang elija ill'i hendak

'menjerang:, elija diserang orang elan misti melawan aken

toeloengi eliri sendit'i.

Maskipoell ~OE:rNJKG telah ek~rabjd di dalam perkal'a

Hoe elanga,n pernahken dirinja di sabelah belakang, tiadalah

1e~pto0 dilmuaken djoega oleh segal a orang, bahoewa elijalah


- 51 -=

jang telah lepasken negri dari p ~da bahp,ja jang enmjta~g.

Baginda T ENG KO NG laQ.tas IQ ~ r a s a , bagimana baik nja~d

pa,hala dari saora ng seperti K n ONGTJOlj:; maka ija Iantas

bernin.t aken menggoenaken KnONGTJ OE poenja kabedjikan

dan ilmoe-ilmoe. Bag inda radj a iui memang ada taoe,

bahoewa di saautel'O karadj aannj a, hingga di dalam iboe-kota

dj oega, segala perkara ada koesoet sekali, clan oeudang-

oenclang tiada diiudahi clengan sapantasnja; sedang beringat

pada hal ini , baginda beringat djoega, bagimana bagoes ada-

nj a atsil pakerdj aannj a KnONGTJOE, tempo dija ini memegang

dj abatan di bawah perintabnja radj a jang doeloe ; lain dad

itoe ac1aln.h harapan di dalam hati baginda, bahoewa oleh

kerna lCnONGTJ OE telah bertambah oesia dan bel'tambah pen-

dapatannj a, atsil pakel'djaannj a poen nanti ada lebih bagoes

lagi. MaIm datanglah pikiran pada .b a g · ~nd a aken membri-

ken kapada K UONGTJ OE sa toe djabatan j ang membri hak

~k e n K n ONGTJOE memel'iksa dan atoer segala pakerdjaan

poli tie. Bag-inda panggil KHONGTJOE, laloe bri taoe ija poenja

pel'niatan, dan djoega bagimana adanja ija poenda harapan,

hingga goeroe ini, maskipoen ada mel'asa jang pakerdjaan

itoe ada sQekar sekali,. ija trima djoega itoe djabatan jang

dibl'iken kapadauja. Maka ija moelai dengan melakoeken

pakel'djaan soelcong, dan bertampat di itoe kpta, di mana

baginda ,ada berkaraton.

J ang diperboewat paling doelpe oleh KnONGTirOE, jaitoelah

membri l'ahajat dapat. kanjataan, eblo~, jang tija tiada ~b'el

maksoed. lain dari pada memalih3(ral\:en kas,enangi!-n ~mial' ,;

maka segala orang djadi mel'a,sa soe!ra Jr!j.padapja deng,an

lantar!),n o1t~. Terlebih lagi GNTOKn ~ OE d!J.pat tal'ik tjin.t{l.::

nja orang dengan laptaran kalakqeannja jang rendah e~s : ta

manis: di dwlam hal melalwe!ren nJa!41j-t~> n~jg besal' iQ,~e
ONn~ ,G .0JTE poen sall&.ntiasa ada' .kaHhatan seperm ehd?J~


- 52

meminta orang poenja pikiran; tapi sec1ang bagitoe, ija toen-
toen orang kapada c1jalan kabenaran.

Sasoedah membri banjak kanjataan c1ari maksoednja jang
baik, ija lantas mengaloewarken roepa-roepa titah, merobah-
ken atoeran-atoeran jang dirasa pantas dirobah, clan mengada-
ken oendang-oendang baroe, dan sekalian hal ini cliatoel'ken
olehnja, hingga c1jadi dilakoeken dengan bail.;:. Bebrapa
boelan komoec1ian dal'i pac1a itoe, KIIO NGTJOE soedah boleh
clapat lihat c1engan enak hati, bahoewa segala hal di dalam
negri telah djadi lain roepa. Di dalam roemah-roemah rahajat
ada tercljadi kasantaoesaan, clan sekalian pecloedoek negri,
jang doeloe hari biasa meroegi.i"n satoe sama lain, sekarang
ini' c1jadi soeka saling toeloeng . Di clalam perniagaan acla
kalihatan kombali kaloeroesan hati, hingga hal tipoe-daja
djacli banjak terhilang, dan sekalian toekang poen melakoe-
ken kerdjaannja dengan teroes daa clengan racljin, hingga
baginc1a radja bersoekoel' kapacla KHONGTJOE akeu itoe se-
gala hal, jang njata kalihatan ada moelai djacli lebih baik
clari pada di tempo jang telah laloe.

Di clalam hal perdoeliYn orang poenja pakerdjaan, KrrONG-
TJ0E moelai dengan perbaiki segala perkara jang berh0eboeng
sama peroesahaan tanah, dan di dalam seclikit tempo sadja,
sasoedah .dapatken kapastian nanti terbantoe oleb orang-
orang jang mengarti banjak cli dalam kerdjaan tani, KrrONG-
T'iJ@E elapat robahken elan perbaiki banjak perkara itoe dengan
lantaran membriken titah-titab jang berfaedab. lni perobaban
baik - jang telah terdjadi dengan tjepat, salakoe elitimboel-
ken oleh titah moeeljidjat dan sering kali aela terbit dengan
lanta;ian anoetnja a.tawa soekanja orang paela KHONGTJOE-
ada timboelken iasa heran eli hati segala orang, hingga poe-
dMan aken Krr0NGTJOE dja.di penoeh di lidahnja orang ba-
D9a:k. Adapoen KHONGTJOE, maskipoeD acla eli tengah-te-


- 53

~gha baojak kereljaan eli elalam itoe djabatannja jang besar,

tiada loepoet jja pergoenaken djoega tempooja jang senggang,

akeo membl'i aeljal'an kapada segala orang jang datang pa-

elanja meminta pikiran dan katerangan atas pel'kara-perkara

soekar.

Tiaela. bel'selang lama lagi, sasoedahnja kalihatan seg'ala

hal jang bfLik itoe, KaONG'l'JOE dipanggil oleh baginda.

radja, jang tebh bel'tambah-tambah merasa eoak hati dengan

lantaran melihat pel'boewatan-perboewatannja KrrONG'l'JOE

jang m elakoeken cljabatao. Baginda bl'i taoe, jang ija hendak

koel'niaken pa ngkat soe-koU'w kapada KrrONGTJOE. Dengan

memangkoe ini pangkat, KrrONG'l'JOE mendjacli kapala dari

samoewa siclang pengadilan, baik jang didil'iken aken hal

haknja l'ahajat, baik jang elicliriken aken hal siasat badan j

djoega OrK N 'GJ~Ol] mellelapat kakoewasaan besar, hingga

melinken kakoewasaannja bag-inda radja sendiri sac1ja ada

di saatasannja. Oleh kel'na KrrONGTJOE tiac1a lantas menja-

hoet, dan baginela selempang KrrONGTJOE tiac1a maoe menerima

Hoe pangkat jang besar, maka lantaslah baginc1a berkata

e,agoj~ bahoewa KnoJ\'GTJOE djitngan tampik ini eljabatanj

kerna ija (bagincla) ada harap sekali, jang KnONGIl'JOE nanti

atoer kakoewasaannja hakim-hakim, dan goenaken c1aja-oepaja,

soepaja segala peratoeran hoekoem dilakoeken dengan acliL

Djoega baginda membri koewasa kapada KrrONG'l'JOE, aken

robahken apa jang KrrONG'l'JOE rasa hal'oes diperbaikken,

dan lagi KrrONGrJOE boleh adaken peratoer an-peratoeran
aken dil'iken hal ini ata a~ itoe, sabagimaua jang dirasa

olehnja ada pantas dan perloe diadaken: pendeknja, KnONG-

TJOE boleh bikin apa. jang jja sendiri ada ra.sa baik. Achir-

.achir baginda bel'kata, bahoewa ija kenanken dan tetapken

lebih doeloe, apa djoega jang n'anti dipel'boewat oleh KnONG-

TJOE, kerna ija ada merasa taoe betoel, bahoewa KmDNG'l'J0E


- 54-

ada bernapsoe aken datangken kapoedj ian kapac1a tachta,

dan kaoentoengan pada rahajat Imrac1jaa,n.

Di itoe waktoelah itoe goeroe boediman - jang oleh segala

orang toewa dan moeda, kaja dan miskin dimashoerken

berhati moerah, beradat lemah-lemboet clan berkalakoean

amat manis - membl'i satoe kanj ataan, bahoewa, djikaloe

perloe, ija bisa djoega melakoeken, dengan keras dan tegar,

kaiidilan jang tiada memanc1ang orang. Tempo baginda

soedah berdiam, K HONGTJOE poen lan tas berkata:

"Hamba nanti goenaken segala claja-oepflj a aken njataken

kasatia,iinkoe dan anoetkoe kapacla toewan, seclang hamba

ada mengarap nanti bisa mencljoencljoeng clengan pantas ini

kamoerahan serta boekti uj a kapertjajaan j allg toewallkoe

briken pada hamba. Akell tetapi, Toewall! haroeslah hamba

membri taoe, bahoewa maskipoen dellgan merasa amat cloeka

hati, hamba ada ingc1.tan aken moelai lakoeken ini djabatall

baroe dengan mengenaken hoekoem jang paling berat, tapi

eljoega amat perloe, dan kaperloean iui telah lama eljoega

ada di dalam karadjaa n toewankoe. Satoe dari autara orang'-

orang, jang teroetama eli au tara ponggawa-ponggawa j ang

memangkoe pangkat tinggi di dalam karaton ' toewan, ada

bersalah a~erb dengan lantaran telah berboewat bebrapa

·kaeljahatau, jang satoe sadj a poen soeclah ada tjoekoep betoel

aken clatangken kapadfl nja hoekoeman mati j allg disertain

kahina.:1.n paling besar. Ini orang doerha ka jang dimaksoed

olehkoe, ijalah acla paling hartawan dan paling di'inclahi eli

antara sekalian tajhoe toewankoe, jaitoelah SIAUW TJENG

. BAUW. Orang ini' misti clihoekoemi clengan menoel'oet kake·

rasannja oendang-oenclang, clan hoekoemannja misti cljadi

t@eladan jang ngeri aken orang-orang djahat. Hal ini,

Toewan! ada clitoentoet oleh oendang-oendang dan oleh

halnja mhajat setta fialnja karaeljaanmoe. Kaloe ini pen·


55

djahat tic1a tel'hoekoem, tantoelah c1joega l'ahajat toewankoe

nan ti tetap sadj n.. bel;soesah, tertincles eleugau kenajaa,unja

si dj ahn..t ini, clan toe wankoe senclil'i tiada oel'aug nan ti mel'a-

sal tachta tel'gel'ak dengan lautal'an itoe; kel'ua itoe pel'boe-

\vata n cljah at ada 'ol e ne~ak oe.mpaknja · tachta toewankoe.

Ora,ng do el'h aka inilah jang telah djadi lantal'an besar dal'i

tel'bituj a segala katjilakaan, jang doeloe hari telah menjoe'-

sahi pada karadj aan toewankoe. Dijalah jang telab tel'bitken

napsoenja orang aken berboewat -eoha,'~r dan telab Pe1'-

boewat apfL j ang boleh, aken siarken en~spo itoe a-ut-ara

rabaj at karac1jaan Maka sekarallg hamba moehoen dapa-t

tao e, kaloe-kaloe toewankoe tiac1a nanti batalken hockoem-

annja, saanc1e kasalahaunja c1apat dinjataken betoel, hingga .

ija senc1iri misti mengakoe j toe".

13a.ginda rac1ja menjahoet, bahoewa tida sekali ija nanti maoe

tjegahken fLtawa melarang KrrONGTJOE melakoeken kfLwadji-

ban c1j a .at~b Aken tetapi bagindfL pesan paela KrroNGTJOE,

poma-poma cljallgan sampe djadi terbit karoesoehan, apa-kfLta

SUU\V TJENG IL I..UW acla poenj.a banjak sobat eli antara orang-

. orang jang berkoewasa. Sasoedah KrrONGTJ08 llj,langken koe-

watirnja hati baginda abs hal itoe, bagiuela lautas berkata,

bahoewa KHONGTJOE boleh perboewat segala perk-ara, jaug ter-

toentoet c1ari padallja oleh kaMilan, oleh kasatiaan di daJam

djabatan dan oleh kapatoetan jang loeroes, dau bagiuda tida

nanti menerbitkeu sangkoetan di dalam hal itoe.

Di sitoe K.JIONGTJOE lantas menerima djabatan bn,roe, dn.n

lantas moelai kela~n itoe dengau menarik Su.uw :I'JENG

ELmw ka depan hoekoe111 dan oesoet segala perboewatannja

pembesar ini, dan sigralah djoeg'a ada terdapat kanjataan, ba-

hoewa pembesar ini soedah berboewat banjak kenajaall pada

'l.'ahajat, soecIah timboelken pakoempoelan-pakoempoelan rasia,

di mana orang-orang bermoefakat deng-an bersoempah aken ber-


- 56 -

boewat hianat pada pemerintah, dan soedah berboewftt djoega

banjak kadjahatan lain. Toedjoeh hari p~a sasoedfth KnoNG--

TJOE moelai lakoeken djftbatannja jftng baroe itoe, hal meme-

riksa perkaranja itoe BIAU'" TJENGBAuw soedah 11Jadjoe bag'i toe

djaoeh, hingga peng'adi.la,n boleh megatakan poetoesannja .iang

achir, dengan apa kpitaes~ dibri aomhken~ mati elenganlan-

taran elitabas lehernja di hadepan orang banjak, jaitoelah Sfttoe

hoekoeman bel'at jang djaeli lebih ,ram e lagi dibitjaraken, oleh

kerna liHONG'l'JO,E sendiri, dengan lakoeken cljabatanuja, ada

datang eli tampftt mengoekoem orang, pada waHoe pesakitan

itoe menc1jalanken hoekoem annj a. Ini hoekoeman jang amat

ngeri dan mengageti segala orang, ada terbitken rasa goemetar

di hat inja sekalian orang berani, jang aela cljadi kambratnjasi

doerh aka jang berkoewasa i toe, lebih lag i orang-orang jang

tela.h ada lakoeken perboewa,tan salah; malah moericl-moericlnja

KHONG'I'JOE sendiJ'i poen ada terkedjoet clan merasa amat heran,

ole11 kerna meJihat aclanja pri bengis pada KHONG'I'JOF., j ang ija-

orang teJa,h ' kenaI seperti sam'aug jang berl1ati amat lemr.h-

lemboet, Sebab bagitoe, djadilah moerid-moericl ini menanja-

ken pada KnONGTJOE, apatah cljoega lantarannja, rnaka Kr-IONG-

TJOE telah berlftkoe bagitoe keras, terlebih poe\a oleh kerna

kakerftsa,n itoe terkena pada saorang, j ang telah menbedaken

dirinja da,ri orang banjak dengan lantaran kabisaannja di dalam

segala IDerkara , dan kabisaan ini ada clisertai.'n dengan banjak

ilmoe bel'goena besar, jang kaloe ada satoe sadja, soeelah ada

sampe tjoekoep a ,~nk datangken nama besar kapada saorang

, i~resp SIAuw TJENG BAuW i toe, jang boekan sftdja ada menge-

nrol ,ba.ik pada perkllira-perkara jang boleh djacli senderan dan

djoega jang boleh tel'bitken kasoesahan aken karadjaan-

j.a~]dr ln eli sllipoetar karac1jaan Lou-w, hanja djoega ampir

tiMa ada j ang melebihi padrunja di dalam pengartian atas hall

pemeri.ntrohau.

"


57 -

KUONG'l'JOli: menjahoet, bahoewa pertanjaanmoel'id-moerid

itoe ada senangken hatinja, dan ija nanti bri penjahoetan jang

tjoekoep a tas pertanjaan itoe . Komoeclian KHONGTJOE bel'kata:

"Prinja Su..uw T JENG HAUW itoe - jang baik, clemikianlah

djoega jang djahat - tida ada jang tida kataoean olehkoe;

tapi biarpoen banjak kapandean ada berkoempoel padanja itoe,

toel'oet pikirankoe, dij a itoe wadjib dihoekoem. Hal membri-

ken hoekoeman itoe boekan sadja telah terdjadi oleh kerna

adanja ija poenj a perboewatan doerhaka, merampas, memeras,

mengan iaja dan lain-lain kadjahatan, jang boleh ditoedo'ehken

padanja, dan lagi boekan sadja oleh kerna kadjahatannja itoe

ada dj adi berlipa t keclji, dari sebab elija itoe saOl'ang berilmoe

dan berdaradjat tinggi, dan telah goenaken deradjatnja itoe

aken toetoepi kadoerhakaan, - hanja djoega oleh kerna acla

lantal'an lain. D,ah'~gnel dan genggam di hlLti; apajang akoe

nanti ka taken ini, soepaja eli lain tempo angkaoe boleh pikil'i

dengan perlab an dan dengan haloes. Ada lima l'oepa kacloer-

· hakaan jang tida boleh dimaaf'ken. Maka pada sabel on orang

menel'ima c1jabata.n, aelalah bergoena dan wadjib sekali ija bel'-

i'ng-at baik-baik, bahoewa kadang-kadang- kawaeljiban ada me-

maksa, aken orang jang berhati lemboet, berlakoe kel'as

·sekali; omng misti mel'asa betoel-betoel, 'bahoewa sajoegianja

di dfl,lam hal elemil;;ian itoe ' ija wadjib berlakoe bagitoe, dan

· ija nan ti bri kanjataan, jang ija tiada tjinta pada s>tsama ma-

noesia, saancle ija berlakoe lain, '

"Jang pertama clari antara itoe lima kadjahn,tan, jaitoe-

lah perboewatannja orang doerdjana, jang dengan semboeni

memikiri dan menjadiaken kadjahatan, komoedian lantas

lakoeken itoe dengan poera-poera ' berboewat perkara bn,ik. .

"Kadjahatanjang kadoewa,jaitoe pri djelekjangtelah pasti tida

clapat diperbaiki dan sering kalihatan boektinja di dalam perkara-

pel'kal'a besar jaug meroesakken kaseulliuga.u Oritng banjak.


- 58-

nKadjahatan jang katiga, jaitoe omongan djoesta jang
memboesoeki orang, sambil berkerodong dengan sinal' ka-
benaran, soepaja bisa sesatken di dalam perlmra besar piki-
rannja orang-orang, jang ada poenja koewasa, di c1alam
soewatoe hal, aken terbitken kaslamatan atawa katjilaka-
annja orang sekalian.

nKadj ahatan jang 'kaampat, j aitoe pembalesan c1jahat j ang
dilakoeken dengan kedjam, . pada sasoedahnja rasa bentji
Jang timboelken niatan aken membalas djahat, c1ioempatken
lama-lama di dalam persobatan palsoe.

nKadja hatan j ang kalima, j aitoe lakoenja orang jang mem-
belain atawa mengoetoekin soewatoe haljang itoe-itoe djoega,
dengan menoeroet pada maoenja perkara sendiri, hingga
djikaloe boleh mendapat kasenangan dengan lantaran belai."n
·hal itoe, ija membela pada bal itoe, qan kaloe boleh da pat-
ken kasenangan dengan la ntaran koetoekin hal itoe, ija
poen mengoetoek pada hal itoe.

nSIA uW TJENG BAu"w telah ada berboewat samoewa ka-

djahatan itoe; lain c1m'i bagitoe, hal berboewat dj ahat soe-
dah mendjadi kabiasaannja; ija tida maoe perbaiki perdja-
Ianannja, dan salamanja poen ija ada bel'napsoe aken me-
ngadoek ' anter:o karacljaa n. Sekarang biarlah angkaoe tjoba .
pikir sendiri, sambil memandang pada .segala perkara itoe,
apa akoe boleh ampoeni pencljahat itoe, atawa tida."

Tiada lama komoedian dari' pada masa itoe, baginda radja
anoegrahken kapada KrrONGTJOE pangkat mantri da]J. aog-
gota dari masjawarat ponggawa-ponggawa agoeng, keroa
bagincla ada harap, jang dengan lantaran KrrONGTJOE ter-
ittoeng pada anggota-anggota pemerintah agoeng, KrrONGTJOE
poenga penga,roe jang mendatangken berkat pada karadjaan,
nanti djadi bertambah besar. Baginda poen ada meoga-hioe
·telah melihat njata, bahoewa sadari KnONGTJOE melakoel(ien


5'9 -

djabatan soelcouw, segala perboewatan djahat ada djadi

mingkin koerang, rahajat tiada mengadoeh seperti doeloe,

dan pem besal'-pembesar tiada kalihatan lagi ada berkonkol

di dalam perkal'a djelek, malah ada ka1lihatan mengoesabken

diri aken melakoeken' dengan sapantasnja masing-masing

poenj a djabatan. Lebih doeloe KrrONGTJOE ada koerang ka-

benclak aken menerima ini djabatan agoeng, kerna selem-

pang nanti djadi kesalken hatinja orang dengan lantarafl

ti a poenja pri memandang kaadaannja hal, lebih lagi dengan

ija poenj a bitjal'a, jang boleh djadi djoega nanti ~tirb eli

lain bari elan dirasa olehnja wadjib dikataken pada baginda

atas hal kalakoean baginela sendid. Sedang bagitoe, dapat

eljoega baginda hilang'ken koewatirnja KHONG'rJOE dengan

nalt a rn~ berkata, ba 'l oewa dengan soeka hati tia nanti dengad

KrrONGTJOE poenja bitjal'a dan toeroet KrrONGT(TOE poenja

adjaran: tia poen ada pertjaja., jang KrrONGTJOE poenja segala

adjaran ada dibl'iken dangan maksoed baik, aken goena

rahajat dan aken goena Ua (baginda) sendhi.

Tatkala KEIONGTJOE, jang sekarang telah beroesia lima-
poeloeh lima tahon, ada lakoeken djabatan soelcoU'w atawa
halcim besa1' tjang 1nenetapken dan b1"i poetoesctn acM1' atas
segaZct p(Wlca1'a, Ua ada membri banjak sekali kanjataan da-ri
ingatannja jang tadjam' atawa arifnja, dengan lantaran me-
lihat betoel-betoel, hingga seg:ala perkara jang dlitantoeken
olehnja, ada enteng aken dilakoeken dan telah tel·timbang
bagitoe baik, hingga s!3ga1a orang mendapat rasa, brehoewa
bal itoe ada adil dan berfaedah. Betoel Ua adre menantQe-
ken bQekoeman-hoekoeman aken oi'ang-Qrang jang mela:ngga-r
,peratoeran', tapi sigralah eljoega Ua tiada mendapat djalan
aklm briken hoekoeman itoe kapada Qrang, Qleh k1erna fia
dapat terbitken, eli antara Ol:ang bangrek, napsQe aliien djftQeh..


- 60-

ken dil'i dad hoekoeman dengan lan tal'a u ber la koe baik dau

melakoeken ka wadjiban. Sekalian poetoesannj a di dalam

segala perkal'a ticla selcali ada ka tj elahan nj a , hingga oraug

jang dikala hken perlmranja poen, tiada loe poe t mendapat

rasa, ba hoewa poetoesan itoe adiJ adanj a. L a in dar i bag itoe,

KrrONGTJOE tida sek ali mengenal tj ape cli dala m hal me-

malihara kasadj ahtraan aken oro.,ng banj ak , sedang aken

orang-orang j ang kalakoeannj a mengganggoe lcasadja htraan

itoe, KrrONGTJ OE ada dj adi hakim j a ng ter tib, tapi dj oega

hakim jang berhati moerah .

Mamoernj a karacljaan LoU/w di masa i toe ada kalihatan

njata oleh lain-lain karadjaau j a ng ada di sapoetarllj a,

dan l ~ ad a hatinja bebra pa radj a ada te r bit rasa me ng iri clan
djoega rasa okew ~ tir , ka loe- kaloe hal karll,clj aannj a nant i ber-

tambah-tambah c1jac1i dj elek denganlan taran mac1joenj a hal baik

di da lftlU kftradjaiin Louw itoe. Di a utara raclja-l'ad ja j a.ug m en-

dapat rasa demikia u itoe, adalab raclja negri Tjee paling oeta-

ma. Oleh kerua bitjaranja satoe ponggawa besar, bagind ft raclja

ini poenja ingatan j ang bel'moesoehan pada karaclj aan L ouw,

ada djadi b>ertambah-tamba h, hingga achil'-achir bagincla ini

menantoekeu di dala m rasia aken ta ng kap clan tawa n bagiuda

radja Louw , kaloe l'aclja ini, dengau tel'oenda ng oleh l'aclja 'Ij"ee,

namti datang di watas negl'i aken bel'cljoempa satoe pada la in di

itoe tampat clan membitjal'aken soewatoe pel'kal'a. Sig'l'a djoega

radja Tjee itoe soedah kirimlcen oenda.ngannja. Aken te tapi

tempo oendangan ini dibitjaraken di dwla m sidang mantl'i-mantri

d,i karadjaa.n Lou-w, mantri-mantri ini ada ge~n a eknt djoega

rasa koewath-, kaloe-kaloe r adja Tj ee itoe ada poenja niatan

djahatjang tersemboeni; sedang merasa bagitoe, ini ponggawa-

ponggaw;a !)e;sar ada beringat, oahoewa djikaloe oendangan radri a

'Tjee itoe ditoelak, boleh djadi djoega hal menoelalc i,toe nanti

ddad,i lamtal:wll al\len terbitnja permoesoehanjang njata. Sasoedah


- 61 -

bepikir sakoetika, sekalian ponggawa ini rata berkata, bahoewa

eli dala m karaton tida ada orang jang lebih pande dari KnONG-

T.JOE aken loepoetken baginda raclja dari tipoenja orang, atawa

aken l'obahken perkara cljelek, biar djadi pel'kara bagoes 8!men

goena k aradjaan atawa aken kaoentoengannja rahajat. Maka

ija-orang lantas membri ingat pada baginc1a, soepaja djikaloe

bagiuda per gi berc1joempa pada radja Tj ee, baginda nanti bawa

KnONGTJOE pergi beserta, djangan kasih KnONG,]JOE berlaloe

dari cla mping , dan toeroet dengan betoel K n ONGTJOE poenja

adj aran, baik eli da lam hal apa poen. Baginda radja djadi

merasa g imng sekali, oleh kerna melihat mantri-mantrinja

ada menaro indah pada K rrONGTJOE, srubagimana ija sendiri.

Ija lantas pang il K n ONGTJOE dan bri taoe adanja hail.

Dengan la ntara n K J:IONGTJOE poenj a mata jang tadjam, ac1at

penc1iam, hati te tap dan c1aja-oepaja jang ~faehbl,r boekan-

lah sadja antero perniatannja radja Tjee itoe dapat dibade dan

diba talken, hanja radja itoe djadi terpaksa aken sigra kirim-

ken ka kara ton Louw, satoe oetoesan' jar;tg mendjoendjoeng

titah boewat sampeken sabcla pada. radja Louw, bahoewa

bagincla radja Tj ee meminta maar, eljoega boewat mengoeroes

perkara poela.ngken paela raelja LoUlw tiga kota eli watas kara-

cljaan, jang doeloe hari teritoeng pada karacljaan Lou-w 'clan

dirampas oleh raclja Tjee dengan djalan hianat. 'Sadari

waktoe dipoelangkennja tig'a kota itoe, karadjaan Lonw dan

kal'adj aan Tjee Hoe eljadi bersobat satoe sama lain, dan salama:

hidoepnja Hoe doewa J.·adja, persobatan itoe bel'djalan tel'oes

dengan tiela sekali ada gane~.otr

Tiada perloe disebuet lagi, bahoewa itoe perkara baikjang tela;h

djadi pada karadjaan LOZ6W dengan lantaran boecli·nja KU@NG:'

TJOE, ada menambahi hormatuja dan penoedjoenja orfling pa!'la ini

goeroe besar, demikianlah djoega tjintanja baginda serta rahajat,

dan mabesaran namanja Kn;@NGTJ@E di dalam ingatan marika ini•

.


62 -

Achir-achir baginda r adja Loww mangkat l;:a rachmatQella h

dan digantiln di atas tachta karadjaannja Qle.h bl'tginda ' AIJ

KONG. RadjSl. ini tiada mengenal baik kapada KrrONGTJOE,

. seperti l!adja jang dQelQe itQe. MaskipQen di dal am haluja

melakQeken djabatau pembesar jang menjadiaken Qeudang'-

oendang, dan di dalam halnja memegang perintah, demikian-

lruh djoega di dalam halnja seperti Qmug j ang berilmQe mema,

lihara karadj aan, KnONGTJOE telah membri banj a k k a ajn ~a n

dari boedi dan kapandean besar , - Ql eh ini baginda A.IJ KONG

ija ada ·dipandang sadja seperti satQe PQedjQnggQ dan satQe

gQero.e Qmong., jang haro.es disebQe t ada terlalQe radjin aken '

memalihara segala kabin,saan ko.enQ. Da ri sebab demikiau

adanja ija poenja pikiran, bagincla ini tiada indahken KrrONG-

TJOE, malah itQe dj abatan, jang clo.elo.e hari dilakQeken Qleh

KrrONGTJOE, diano.egra hken Qlehnja kapada lain orang. KrroNG-- .

TJOE lalltas berlalQe ka karadj aan Oewe, di mana ij a berdQe-

dQek ko.mbali mep1batj a dan mernikiri dengan radjin bQenjinja

kitab-kitab, sabagimana lakQenja pada daQelQe ha ri. Aken

tetapi tiada berselang lama dari tern PQnja berlalQe, saQrang '

dari antara mQerid-mQeridnja, ' raM rOE namanja, dQedo.ek

berkata-kata sama SQewato.e PQngga \Va besar bernama K o.EI SOEN,

jang a.da dilndahi o.leh baginda. Ini mQerid gQenaken waktQenja

itQe aken membri ingat pada itQe PQnggawa besar, baho.ewa

lalo.enja RHONGTJOE kalain negri harQes nt~rpadg seperti s!ltQe

Ka.vQeg.ian bes.au sekali 'aken karadjac1.n Louw. nRita-Qrang,"

kf.!,ta mQerid itQe: nso.edah ampir djadi tQeladan aken segala

bangsa: arjk-n~d jang djadi tetangga k i. ta di

seg8lla fihak PQen, so.edah menjangkQk banjak kita PQenja

kabia,sf.!.an; .ill$trika it0e mengQesahkep. di,ri ake.-n tQ.el!o.eti ki;-

ta ~d daljl,ill seg$tl/l. p,erkara. Sekarang tantQ.elah. kitf.!. · iui

IJl ,i~t berti~Q l ~ in.,laj "Q.ga~;b sedang .o-grati~n ~ d,i
.OJ'lE a.da pangk@e Q,jaQatan besar di sini - telah.
tempe ~@NG


- 63-

djadi toeladannja bangsa-bangsa itoe. Ito.e karadjaan Qewe
nanti cljadi satoe toeladan indah sabagimana karadjaa.n kita
ini soedah taoe djadi, kerna sekal'ang Hoe goeroe boediman
telah pel'gi lea learadjaan itoe. Sahaja tida mengarti, bagi-
mana kaoe boleh biarken sadja KnONG'l'JOE berlaloe, dan
tiada sekali tjoba tjegahleen berangkatnja."

Hoe KOEI SoEN lantas berkata, bahoewa ija soeda4 tiada
pandang itoe pel'kara dengan berlngat bagitoe. "Tapi s.eka-
rang'," katanja poela: "matakoe telah terboeka, dan akoe
nanti perboewat apa jang boleh, aken betoeli itoe p.etkal'a
jang salah."

Komoedian dengan sasoenggoehnja .djoega KOEI SOEN itoe
memboektiken djandjiannja, dan oleh kerna itoe'lah baginda
AIJ KONG membri titah, aken panggil KnoNGTJoE poelang
ka negri sendil'i. Tempo KnONGTJOE data-ng ·kombali di
karadjaan LoU/w, baginda radja toenggoe datangnja di soe-
watoe astana di loewar kota, pada sasoedall. menanjaken le-
bih doeloe, di waktoe mana KnONGTJOE nanti· datang, dam
baginda samboet datangnja goeroe ini dengan kahormatan,
sabagimaua jang biasa dibriken pada oetoesannja radja-
radja besar. Lama baginda doedoek berkata-kata sama
KnONGTJOE .di dalam, itoe astana, tapi jang dibitjaraken oleh i.ni
baginda jang memang tida berboedi dan ada koerang piki-
ran, . melinken perkara jang sia-sia sadja; tapi maski bagitoe,
sanantiasa KnONGTJOE sahoeti sabda baginda dengan pen9a-
hoetan-penjahoetan jang menggenggam pengadgaran. De,.
gan lantaran ini hal beFkata-kata, KnONGT3"OE p.oen soedah
merasa, bahoewa baginda ini boekan orang boediman; tapi
beroelang-oelang .R;nONGTJOE tjoba mendatangken pikirBin
bai,k pada bagi.nda, dan membri roepa-roepa lanta;ran a:ken
baginda djaai .terleenang pada deradjat dN.'i sendirl; lain
aa-l'i bagitoe, KHON.GTJOE goenaken djoega pribahasa aken


- 64

terbitken di dalam hati baginda rasa maloe atas perboewatan

jang koerang pantuso Baginda radja lantas djoega c1apat

rasa amat ridla aken KrrONGTJOE, dan angkat goeroe ini djadi

Impala dari sidang pembesar-pembesar jang memaliharaken

adat-lembaga dan istiadab. Dengan memangkoe pangkat

1111 benarlah djoega , KHONGTJOE tiada toeroet ' mengoe-

roes perkara-pel'kara negri, tapi oleh kerna agoengnja pang-

Kat ,tia djadi sama dengan ponggawa-ponggawa besar jang

o~sre hal kal'ac1jaan, dan agoengnja pangkat itoe djaeli tel'-

lebih njata kalihatan, oleh kerna salama KrrONGTJOE melakoeken

djabatannja itoe di dalam tempo doewa tahon, sekalian pel'-

boewatannja ada mendatangken kaindahan pacla c1jabatan

itoe.

Tida berselang banjak hari, sadal'i temponja c1oedoek

bitjara jang terseboet eli atas ini, KIrONGTJOE c1apat idsin

aken datang mengadap pada baginda radja di dah'tm soewa-

toe astana jang ada di dalum taman eli loewar kota, ka

mana baginda soedah pergi dengan tel'lring sadja oleh be-

}),rapa orang bangsawan dari antara pengiringnja. Aken dja-

di tandanria membri kahormatan besar kapada KrrONGTJOE,

baginda titahken hamba-hambanja aelepken paela goeroe ini

roepa-roepa barang santapan, sabagimana jang b.iasa diadep-

ken paela oetoesan-oetoesan radja lain, kaloe marika ini ela-

a~ng di taman kasoekaan, sedang baginela ada eli si toe. Di

itoe waktoe .baginela berkata paela KrrONGTJOE, jang membri

hormat kapadanja dengan menoeroet atoeran adab:

"Goex;oe! djika akoe menerima datangmoe di loewar tem-

po kabesa:ran, adaiah inginkoe', jang kaoe ini traoesah me-

maksa: did alken pegang atoeran adab, hanria bergaoeI-lah

sama akioe dengan senang dan nake~ ' Pandanglah dirikoe

ini sepel1ti saorang dari antara moerid-moeriamoe. Dad

genak~rs k\a depanin, akioe ini poen bendak pandang orang-


- 65 -

orang boediman seperti sobat-sobatkoe, dan hal beringat aken

membri kahormatan padanja, itoelah satoe perkara jang nanti

teritoeng pada perkara-perkara jang teroetama di dalam pe-

met'in tahankoe."

K n ONGTJOE berka ta, bahoewa itoelah baik sekaIi; tapi

K HONGTJOE lan tas be'rkata dj oega, bahoewa satoe radja haroes

bermaksoed aken 'perkara jang lebih moe1ja, dan tjari dja-

Ia,n aken terbitk en itoe, Satoe radja ha roes memalihara

katjin taan besar aken rahajatnja, dan haroes menggoenaken

daja-oepaja, soepaja Ua poenja rahaja t bisa mendapatken de-

ngan sapantasnj a, apa jang pel'Ioe, dan lagi soepaja ua-Ol'ang

nl erasa ri ngan dan senang hati, clan merasa beroentoeng

ada hi doep c1i bawah pel'intahnja.

Baginc1a r adj a ada rasa, bahoewa perkara itoe tiada g(j.m-

pa.ng, laloe ij a men anja, tjara bag imana ija boleh terbitken

lial demikian itoe.

"Toewanko e I" ~ sa,boet KnONGTJOE: "moelailah dengan ke-

tjilken pac1j ek-padjek j ang memberati, dan adakeniah sadja

padj ek-padj ek, j ang dirasa wadjib adanja 01eh samoewa

orang. Dja ngan oero eld rabajatmoe, dengan jrdaek a ke-nr ~

djaan, j ang tiada aken beratsil boewat ija-orang; kwloe

bagitoe, rahaj atmoe nanti bisa dapatken, apa jang ija-orang

perloe aken bidoep, dan sasaorang nanti bisa mendapatken

kasenangan di dalam deradjatnja masing-masing. Brilah

djoega toelada n dari pri sopan dan karadjinan. Ado;kenlah

atoeran, s6 epaja rabaj at dapat peladjaran dan dapat me-

ngenal dengan baik pada ija-orang poenja kaharoesan di

dalam deradja tnja sendil'i-selldiri, dan djanganlah alpa meng-

goenaken daja-oepaja jang pantas, soepaja 'masing-masing

rnal'ika itoe melakoeken kailaroesannja; dengall bagitoe toe-

wankoe nanti dapat hilangken marik'a poenja pcrcljalanan

jang tiada patoet. Djika ua,orang dapat peladjaran ja;ng

5


- 66 -

baik, tantoelah ija-orang tiacla nanti berlakoe djelek, dan
djikaloe dad sebab bagitoe, ija-orang tiacla menclapa t sesa.-
Ian hati atas hal apa poen, tantoelah djoega ija-orang nanti
merasa seuang dan hidoep dengan beroentoeng. Dan dji-
kiaJloe ada di dalam itoe kaaclaa,n jang bagoes, itoe kasenangan _
dan kasoekaan, mengapatah djoega ija-orfLng tiacla nanti
memberkati pada orang jang telah djadi' lantfLran aken ter-
bitnja sekalian hal itoe, dan mengapatah djoega ija-orang
tiada nauti merasa wadjib dan soeka aken memberkati?"

Baginda tiada bri penjahoetan atas itoe bitjaranja KrrONG-
'l'JOE jang tertoetoer di atas ini. Apa jang dikataken oleh
KHONGTJOE, itoelah ada menerbitkel1 pikiran eli elalam hati
baginda. 'l'erlebih poela baginda djadi berpikir, dari sebab
ija tiada bisa · dapat taoe dari omongnj a KHONGTJOE, apa
goeroe ini ada bermaksoed sadja aken mewartaken daja-
oepaja jang boleh diambil dan dipergoenaken oleh segala
radja, atawa ada bermaksoed aken membri adjaran kapada-
nja sendiri di dalam halnja memerintah karadjaan. Sebab
itoelah baginda lantas simpangken bitjara itoe kapada per-
kara lwin.

Sasoedah berkata-kata poela dari. hal ini dan itoe, baginda
menanjaken ajoega, bagimana adanja.· hal, pada djeman kei-
zer SOEN memerintah karadjaan, dan KHONGTJOE lantas me-
nja.Jl0et, bahoewa segala orang ai bawah perintahnja keizer
Hoe a~ beroentoeng dengan sasoenggoehnja, kerna itoe
keizer jaJng amat baik, ada memerintah atas rahajat, salakoe
satoe bapa jang berhati piloe, mengoeroesi hal anak-analmja
jang tertjinta; kom0edian KH@NGTJOE berkata, jang djikaloe ba-
ginda toeroet toe1adannja keizer itoe, tiada oer oeng rahajatnja
poen nanti beroentoeng djoega, sabagimaba. rahajatnja keizer
itee. Tempo baginaa bersabda, jang ija ingin sekali menoe-
l'oet toelaaalll itoe daJn helldak goenaken segala daja-oepaja,


- 67 -

:akeu senangkeu segala orang j ang hidoep di bawah perintah-

nj a, aken te ta.pi dari se bab perniatannja itoe tiitda garnpang

·dapat dilakoeken, ija ada rnerasa koewatir tiada nanti menda-

pat ken maksoednj a, - KHONGTJ OE lantas menjahoet denga.u

'sapantasnja , sabagirnana j ang terseboet di bawah ini.

A ken tetapi, soepaj a Pembatj a-pembatja dapat mengal'ti

betoel rn aksoednja K HONGTJOE poenja penjahoetah, biarlah

ki ta toetoerken doeloe di sini artinja perkataan L ee,.jang tida

·dapat diujataken dengan satoe perkataan sadja di dalam ba-

hasa Melaj oe. P erkataan L ee ini ada menggenggam segala

.apa j ang bel'timbang sarna boedi, sarna lmrapihan, sarna adrut-

lembaga j ang berlako e, sarna hal j ang patoet, sarna kalal\loerun

s enonoh, dan lain-lain hal j ang baik. Berlakoe dengan me-

lloeroet pada L ee, j aitoelah: berboewat apa jang orang hruroes

bel'boewat, sabagimana wadjibnja diperboewat dan pada wak-

t oenja misti diperboew:at; mengataken apa jang orang haroe8

kataken, pada waktoenja j ang betolSl dan a;tas pri jang sapa:u-

tasnj a; ' rnembrikell pada seao~tw orang, dengan tiada

rnelebihi atawa mengoerangi, apa jang djadi miliknja ma13iug-

mas ing ; maka pendeknja itoe boleh diseboet: leoamk ~ ne

segala kawadjiban pada orang-orang jang 'ada di saatasan

kita, pada orang-orang sasama Idta dan pada orang-orang

sabawahan kita, dan tiada sia-siaken satoe apa jang boleh
~entoa madjoeken dan menetapken karapihan di dalam roepa--

roepa deradjatnja pedoedoek negri. Arti jang salainnja dla ~ i

pada itoe, na n ti jrn~t a at dari oedjarnja KH@NGTJOE, sedang

kaloewasannja arti perkataa n Lee ini nanti djadi lebih njata,

djikaloe orang taoe, bahoewa orang-orang l'jina di djemrun

ini poen ada rasa, jang dengan lantaran berooewat apajang

tertoentoet oleh Lee jang besar itoe, ija-orang ada melakoeken

segala kawadjibannja pada Allah dan pada mall.oesia.

Demikianlah adanja penjahoetan ONKI ~ 1'JI @ E pada baginda:


- 68-

"Toewankoe! tantoe sekali toewankoe nanti dapatken mak-

soednja hati, dji\mloe dengan soenggoeh rahajat toewankoe

ada berharga tinggi di hati toewan. Kaloe toewankoe ada

tjinta betoel pada rahajat, tantoelah tiada oeroeng toewankoe

nanti dapat senangkeu marika itoe. Aken dapatken ini hal

jang baik, haroeslah toe\vankoe melakoeken dengau radjiu

kita poenja L ee jang besar. Toeroetlah dengan titi, apa jaug

diYsaratken oleh ini L ee, dan adakenlah atoeran-atoeran, soe-

paja rahajat poeu meuoeroet betoel pada titahnj a L ee, seperti

toewankoe sendit-i; kalo e dj adi bagitoe, lautaslrth eljoega

segala perkara n-anti mendjaeli gampaug; kema sasaol'ang

nanti mendapat soeka aken toeroet sekalian titahmoe, malah

soeka melakoeken djoega apa j aug dikahelldaki olehm oe. L ee

jang besar itoe, aela dj adi galoernja persakoetoean manoesia;

dengan mendjoendjoeng L ee itoe, orang manoesia ada lakoeken

kawadjibannja pada Allah, pada orang-orang haloes dan pada

nene-mojang. L ee jang besar itoe, ada hoeboengken orang-

orang manoesia satoe pada lain , dengan la nta ran bri taoe pada

marika, bagimana adanja_ka wadjiban marika satoe pada lain _

Saande Lee itoe diboewangken, segala hal di doenia ini nanti

djadi koesoet dan menerbitken hoeroe-hara: deradjat nauti

terhilang, hingga tida ada besar, tida ada ~l;ekji demikianlah

djoega pemandangan pada gemoer dan pada bangsa, hingga

tida ada kahormatan pada orang jan?- toewa, tida ada rasa

ma!loe an tara lelaki dan prampoewan, malah eli antara iboe-

bapa dan anak-anak poen elemikian. Dengan hal jan!S bagi toe,

m anoesia poen ad a di dalam kahidoepau liar, dari maua mao

rika soedah ditoentoen kaloewar oleh bagiuda HOK HI j a ng

soetji. Di dalam kaadaan jang liar itoe, manoesia hidoep

dengan tersiar dan g-elandangan eli moeka boemi, -dengan

tida mempoenjai tampat kadiaman jang tetap, dengan tiela me-

ngenal sanak-soedara atawa sobat, djoega tida mengenal ka-


- 69 -

wa.djiban satoe pada lain, hanja dengan tida ~kseil merasai

sa.llgkoetan dan tida sekali dapat rasa menjesal, tia-Ol'ang

berlakoe c1engan menoeroet soekanja dan napsoenja hati jang

kedji clan tida sekali ada tertjegah, hingga ampirlah tiada

beda sarna heiwall-heiwan j ang tia-orang perangin sahari-hari,

soepaja c1apat makan c1aging jang masih beremboet-emboet,

·dan milloem darah jang masih angat, Ija-orang tida menge-

nal rasa maloe dan tida dapat lihat boesoeknja kalakoea;n

·diri sendiri, dan itoelah melinken dad sebab ija-orang soedah

meloepaken itoe L ee j a ng besar. Komoedian ija-orang men-

djoeuc1joeug kombali Lee itoe, dan segaJa hal lantas djadi

berobah kaadaa,nnja. Di sitoelah ija-orang poenja mata djadi

tel'boeka aken melihat moeljanja: dil'i 'manoesia, dan tia-orang

lautas berkawan-lmwan aken tinggal bersama-sama di satoe

tampat," .

Sas'Oec1ah KnONGTJOE toetoerken hal tel:bitnja, hal ma-

<ljoenja dan bahagija-uja pekoempoelan manoesia, ja.ng ter-

djadi deugan lantaran sekalian orang melakoeken kawadji-

bannja satoe pada lain, dan sasoedahnja toetoerken, tjara

bag imana hal be1'boewat apa jnng pantas, dengan soeka,-dengan

toeloes dan padn waktoeuja jang betoel, ada menerbitken

itoe L ee j ang besar, dan ada djadi galoernja kaselam.atan

manoesia, KUONGTJOE lantas berkata, bahoewa orang-orang

·di bawah parintahnja keizer-keizer jang pertama iltoe, ada

senang dan bel'oentoeng, sebab, dengau lantaran merasa-jang

Lee' itoe ada, amat berfaedah dan berharga besar, masing-

masiug tiada sekali meloepaken apn jang dititahken oleh

L ee itoe, dan boekanlah sadja masing-masing itoe ada me-

l'asa wadjib, hanja djoega ada merasa soeka aken berboewat

satoe apa jang dapat diperboewat olehnja, soepaja itoe Lee

boleh djadi terdjoendjoeng oleh sasoewatoe orang.

Atas raen~tp , ,a n bnginda radja, mengapa sekara.ng perkara.


- 70 -

itoe tida ada bagitoe, KHON GTJOE menj ahoet, maka tida ada.
bagitoe, sebab sekarang Lee jang besar itoe melinken di-
pergoenaken sadia saoepama barang perhiasan, dan di dalam
ampir samoewa hati, si katjintaan pada diri sendil'i ada pa-
damken srung katjintaan pada kaslama tannja orang banjak.
"Ja, Toewankoe!" kata poela KrrONGTJOE: "pada dj eman
sekarang ini, baik ponggawa-ponggawa besar, baik orang-
orang sabawahannja tida sekali ada berdjalan di atas itoe·
djalanan, jang diboeka oleh itoe L ee aken dapatken kasla-·
matannja orang banjak, hanja ada berdjalan sadja di dj alanan-·
djalanan sempit jang memboelat-belot, jang dioendjoekken
kapadanja oleh si katjintaan pada diri sendiri. K aloe ij a-
orang in,gin memboeroe pada kaoentoengan, tiadalah ija-
orang merasa takoet aken berlakoe ka.liwatan dan tiada se-
kaJi ija-orang merasa ada sangkoetan satoe apa. Aken tetapt
kaloe ija-orang misti berboewat apa-apa boewat goena orang'
banjak, lantaslah segala perkara ada terpandang .olehnja
seperti. satoe sangkoetan, hingga ija-orang djadi berdiam sa-
d:ja, salakoe ada diterkam oleh penjakit lesoe atawa me-
ngantoek. Bagian , besar dad orang-orang bangsawan dan
orang-orang jang memangkoe djabatan negri, ada penoeh
dengan adat keras, dan tic1a sekali ada poenja pertimbangan
boewat orang-orang ketjil; ija-orang memberati pada marika
dengan padjek-padjek dan kerdjaan, hingga boleh dibi-·
lang· ija-orang tjaka,r dan peras segala apa dari badan marika.
Hoe, ruken kenjangken si napsoe-hidoep-besar jang trataoe·
ebl ~ a:tl~ sek:arang soedah tjoekoep! Orang-orang ketjil poen
ada berdjalan djoeg:a di atas djalanan jang boengkak-bengkok,.
dan sanantiasa ija-orang berpoera-poera dan goenaken segala
:r:oepa alkal, soepaja. dapat menjingkir dari pada kenajaan .
Hoe aan dapat ' lindoengken diri dari mata jang mengintip:
iuti[1>. Genda'llg-oendang hilang koewatnja; kerua, masldpoen

o


- 71 -

:Ua belon sampe c1ilanggar dengan njata-nj ata, baik oleh orang

besar, baik oleh orang ketjil ija ada tdabkile~ dengan se-

gala akal. Pemboewian, hoekoeman dan roepa"'roepa siksaan,

samoewa itoe mendjadi sadja daja-oepaja ja.ng tiada sampe

koewat aken tahan orang-orang di dalam watas kawadjiban,

kaloe orang-orang itoe tiac1a mendjoendjoeng itoe Lee jang

besar. Pada orang-orang j ang bagitoe, sering kali sang rasa

takoet sama hoekoeman melinken bisa terbitken sadja Iea-

boesoekan j ang dibedaki. Orang-orang ini semboeniken ka-

dj ahatannj a dengan a ti-ati sekali, menoetoepin niatannja jang

djaha t dengan lantaran berpoera-poera berboewat perkal'a

baile, dan den gan bagitoe ija orang kelab-oern mata ora,ng.

A pa orang-ora ng bagitoe - jang tantoelah djoega ada ber-

moesoeh satoe sama lain, kerna ija-orang poenja perkara

ada bekalahi satoe sama lain - nanti bisa berboewrut apa-

apa aken goena orang samoewa ? rnga~jo- tida seleaE me-

ngopeni perkaranja orang banjak; sebab bagitoe, ija-orang

tic1a nallti bisa berboewat apa-apa aken terbitken kasenangan

orang banjak. H al kaadaan ini meliD:ken boleh berobah de-

ngan lantaran diterbitkennja di hati orang napsoe aIren men-

djoenc1joeng itoe L ee jang besar."

P a da sahabis berkata-kata eli itoe tempo, lama sekaii baginda

radja tiada panggil K n ONGTJOE c1atang mengadep kapac1a-

nja, hingga ada kalihatan", seperti "ija loepa betoel pada

goeroe ini. Sedang bagitoe, lJOG~En'K ada \Derasa betoel,

jang kaloe baginda tida bernapsoe keras oaken terbitken

perkara baik, tantoelah cljoega itoe kel'clja.a:n aiken per-

baiki pri-sopan jang telah dimoelai di djemrun radja doeloe,

tiac1a nanti bisa mendjadi, dan sebrub tiada maoe dika-

taken hendak m-askel ~ s,a KrrON'GTJOE berdiam sadja

eli roemah sendiri, eli mana ija melakoel'len l\ierdjaa:llnda

jang biasa. Achir-achir bagimla panggil padanja elan silgt-


- 72-

ken ija doedoek berendeng ; kOllloedia n baginda Ia n tas llle-

nanjaken, apa jang haroes diperboewat lebih doeloe ol ehnja,

aken dapat terbitken itoe perkara j ang dimaksoed . KrrONG-

, TJOE mellj ahoet, bahoe wa hal bagillda m ellallj a demiki a n,

itoela h ada menda tangken slama tnj a 'rahaj at, k el'na hal i toe

ada djadi kanjataan dari adanja napsoe bag inda boewat ter-

bitken kasenangall marika. Komoeclian K rrONG TJOE berkata,

bahoewa j ang teroetallla di a lltara bagia n-bag ian L ee, j aitoe-

lwh jang berhoeboeng sama hal memerintah atas manoes ia;

dan hal mela koeken dengan betoel da n tedas se ka lia n kawa-

djiban. jang ditita hleen oleh itoe L ee, itoela h me ndj adi atoera n

jang paling oetama dan berfaeda h. A leen seboetken dengan

pendek sekalian j ang perloe aken terbi tken kas enangan ra-

hajat, bo1eh diseboet sadj a : radj a misti berhati 10e1'oes, kerna

kaloe ada bagitoe, ija Ilanti memerintah dengan sapantasnja

dan djadi la ki-Iaki dengan sasoenggoehnja .- T e mpo di tanj a

oleh baginda, a pa tah ar tinj a be1'ha ti loerocs, KHONGTJOE

1antas berkata: '

"Ka.loeroesau, jai toelah sifatnja dji wa da n ba ti; dengan

lantaran kaloeroesan, orang j ang rn elllpoenj ai itoe dj adi

baik denga n sasoenggoehnja, tida bel!pikir aken terb i tken satoe

apa, tiada ingin pada satoe apa da n tiada bel'bo ewa t satoe

apa, jang bertjidra sa.Illa tet'a ngnja boedi dan slama tnja

anfiero atwa sabagian dari o ran~ banja k, ha nj a di da la m sa-

soewatoe hal, biar apa djoega adanja , Ua berp ikir, berka-

hendalk dan berlakoe dengan sa toedjoe sa rna teran g nj a boedi,

ole11 kerna dengan tida lllembodoin diri sendiri a ta\va berniat

pedajarn lain ora ng, .ua lebih soeka melihat perkara baik

akell goena orang banjak, dari pada melihat kaoelltoengan

diri sendiri. Di bawah perintahnja satoe radja jang demi-

kian, rahajat ada soelea menoeroet titah -dan ada gampang

dioeroes, dari 'sebab ija-orang soeka toeroet toeladanllj a radja,


- 73

-dan dapat soeka aken bekerdja sama-sama boewat tel'bitken

kasenangan orang banjak dan kapoedjinll aken radjanja".

Komoeelian .JNOG~r'K mellgatakell pada baginda tiga

perkara, jang haroes sekali elengan sabrapa boleh dimasoek-

ken oleh baginda ka dalam ingatrun segala orang, dengall

lantal'an c1iadakellnja firman jang wadjibken orang mendjoell-

djoeng itoe. Tiga pet'kara itoe: lelaki dan prampoewan,

di Ioewal' nikah, misti terpisah betoel satoe dari lain; lal\;i

dan istl'i misti berhoeboeng dengan toeloes satoe sama lain;

sekalian orang di dalam segala del'adjat misti mengormati

satoe sarna lain, dengan rnenoeroet peratoeran jang patoet.

Lebih c1jaoeh, KHONG1'JOE membri ingat pada baginda,

bahoewa eli dalam bitjal'a', lebih lagi di dalam hal berlakoe,

haroeslah baginda berati-ati; di dwlam kaac1aain apa. poell,

djallgan baginda berkata atawa berboewat satoe apa jang

bol.eh datangken rasa menjesal, a.tawa jang ija tiada nanti

berani kataken atawa perboewat di hadepannja nene-mojang,

kaloe marika. ioi ada hadlir. Dji.kaloe bel'boewat 'satoe apa,

baginda haroes ingat sanantiasa, seperti segnla mata ada

memandang kapadanja, djoega haroes beringat, bahoewa tida

ada saorang di antara rahajatnja, jang tia.da sangka ada mem-

poenjai hak akcn timbang-timbang dan boekoemi kalakoeannja.

M:aka ha.roeslah tiada kalihatan wpa-apa padanju, jang tiada.

patoet, tiada senonoh atawa tiada bergoena. Ija wadjib

mengoeroes, soepaja rahajat dapat peladjaran, dan djika me-

milih orang, ha.l'oeslal.l ija melihat baik-baik, siapa jang di-

pilih olehnja. Hal memilih itoe haroes tida ditetapk;en, pada

sabelon memeriksa dengan titi, apa-kata pada waktoe memilih

satoe panah ataw;a satoe koeda, orang poen tiada loepa l'~ae

melihat baik-baik; terlebih poela pada \yaktoe membl'il'len

djabatan, hwroeslah ija melihat dengan titi sekali, soepalja

djangan keua pilih Ol'WUg jan.g sarsar, orang jang tiada ber-


- 74 -

atoeran, at~v orang jang soeka mengomong banjak; kerna

maskipoen ada ampoenja kabisalin apa djoega, orang-orang

bagitoe tida boleh dipake eli dalam pakel'c1jaan .pemerintah.

Sasoedah bitjara lama seelikit, KrrONGTJOE lantas berkata,

bahoewa segala hal jang telah eli kataken olehnja i toe, telah

diseboet sadja dengan pendek, dan kaloe baginda berpikir-

pikir dengan baik 81tas .hal itoe, bagioda naoti dapatken sen-

diri, apa jaog ija (KnONGTJOE) soedah tida brani kataken,

d8ll'i sebab takoet nanti djadi poetoesken kasabaran clan mem-

bri rasa kesal pada baginda. Baginda lantas berkata:

"Naoti membri rasa kesal paclakoe! padakoe ioi jang

a.mat soeka elengari bitjaramoe! ){oestahil amat boleh dja-

di bagitoe! Segala bitjaramoe ada djadi pengadjaran dan

peladjarao jaog bergoena sekali aken dirikoe .ioi; kerna sa-

dari ketjil akoe 101 ada eli antarn o!'ang-orang pram-

poewao saelja, elan tida taoe apa jang akoe hal'oes taoe.

Lain dari jang ada eli elalam karatonkoe, akoe tiacla kenaI.

Sahari-hari akoe bersoeka-soeka eli elalam astana, clan akoe

berboewat itoe tiaela elengan merasa kesal atawa merasa enak.

Akoe tida taoe apa aelanja kaseclihan atawa kaeloekaan, apa

a~lnj tjape, takoet atawa bahaja. Sedang bag'itoe, sering-

sering 'akoe merasa clengar perkataiin-perkataiin itoe; tapi ija

tida termasoek ka dalam hatikoe, dan tiada sekali meoerbitken

pikiran apa-apa padakoe. Apa kaoe tiela bisa briken paelakoe

satoe daja-oepaja, jang akoe boleh elapat trima elengan gampang

dan jang menjatalcen Hoe samoewa dengan terang kapadakoe,

soepaja a,j(!oe da>pat mengarti· dengan betoel, apa jang orang
hendak bilang, kaloe orang seboet hal itoe, dan lagi apesj~

ak0e terlepas aari itoe samoewa, kaloe djahat adanja, ~atw

akoe inenel8lpat samoewa itoe, kaloe baik aelanja"

KnONGIl'JOE memanggoet, Jaloe berkata: "Hamba nanti toe-'

roet tjtah toewankoe, Djikaloe toewankoe eljalan menoedjoe


- 75 -

ka dalam roemah aboe-pel'ingatcm, aken lakoeken kawadjiban

jang c1iadake n oleh tjintanja anak kapada orang-toewa" bi3lrlah

di waktoe sampe pada tangga roemah itoe, toewankoe terke-

Rang pada dil'i sendil'i dan bel'!)ikil' betoel-betoel atas hal jang

toewankoe hendak lakoeken di itoe waktoe. Pada waktoe

masoek ka dalam roemah itoe, toewankoe nanti da,pat lihat

balok-balok, kaso-kaso dan papan-papan jang teratoel' da'll

tel'oekil', hingga sedallg ada djadi dandanan, ija djadi djoega

perhiasan, c1joestoe sabagimana di astana radja-rac1ja; kal'oe

melihat lea sabelah dalam, t0ewankoe nanti h~ilt siDggahsana

di kanan dan di ki,l'i, tapi tida ada orang jang semajam di

atasnja. nfedja-medja dan lain-lain perabot, hingga taboe-ta-

boean poell ada di itoe tampat, pi~t tida ada orang jang per-

goenaken. Di manatah adanja itoe orang-orang, jang dibikini

itoe ro emah bagitoe koewat, bagitoe bagoes dan torisi dengan

barang-barang indah? Di manatah adallja itoe orang-orang

jang soedah mendiriken roemah itoe? Samoewa itoe soedah'

dilaloeken dm'i moeka boemi, dan djadi linjap, maskipoen ba-

gimana besal'llja djoega ija-orang poenja koewasa dan kamoel-

jaan pada daoeloe hari. Berpikirlah baik-baik atas hal itoe,

dan toewankoe nanti dapat mengenal apa adanja kasediha'll,

dan nanti a~mer ' di dalam hati, apa jang terbit dengan lan-

taran itoe.

P" .~1 da hari jang telah ditantoeken, a:ken ftoewankoe trima:

sekalian mantd dan sekalian pembesar mengac1ep di roewiang-

sed, toewankoe bel'bangkitlah pacla sabelon terbit mata-hruri;

toewankoe haroes memake pakean kabesal'an, soepaja dongrun

Ian taran berpake demikian, .toewankoe nanti djadi lebih ber-

ingat pada agoengnja had itoe, dan kaloe sadja' drutang waktoe

jang telah c1itantoeken, biarlah toeiWankoe bese'l'ta sekalip,n

pengiring lantas berangkat ka roewalllg-sel'i. Di 'sitoe biarlah

toew,<1.nkoe bertitah, soepa.ja sekalian ponggawa mewartaken

/


- 76 -

dengan betoel dan_denga n terang' kaa,daa-nn j a, sasoe watoe hal
pemerintahan. Toewankoe haroes berti tah dj oega dengan _
soenggoeh , dan deng an nj ata, soepaja oran g bi tj ara dellgan
teroes-tel'ang dan dengan ti ada ta koet nan t i ke na tel' bitken
rasa traenak di dalam ha timoe atawa nanti k ena menistaken
pac1amoe; malah biarlah orang ka taken djo ega kasala hn.nmoe
sendiri, kaloe hal menga taken itoe ada dirtl sa perloe aken
kaslamatannja rahajat. Kaloe toewankoe mend engari dengan
sabar, tantoe sekali di antara perkal'a-perka ra j a ng to ewa nkoe
dengar, nanti ada bebrapa hal j ang menerbi tken rasa tra-
enak di dalam hati, oleh kerna bebra pa ha l itoe m embri
toewankoe in '.{at pada kasalahan ini atawa itoe, j a ng toe wa n-
koe telah perboewat, atawa oleh kerna bebrapa hal itoe ada
bersalahan dengan pikiran toewan atawa den gan ti tah- titah,
jang toewankoe telah briken eli c1alam tempo j ang tela h
laloe; malah brangkali djoega toewankoe nanti dengar apa-
iapa jang terbitken amarah atawa rasa gemas di da.lam hati.
Aken tetapi 'djanganlah toewa nkoe djadi moerka deng an
lantaran itoe; djoega dj a nganlah toewankoe poetoesken bi-
tjal'3mja orang, lebih lagi bi tjaranja orang-orang, j a ng telah
seboetken apa-apa jang membri rasa traenak pada toewankoe,
dan sedikitp_oen djamganlah toewan bri nja ta , jang hati toe wa n
ada merasa tiada senang. Djikaloe soedah berlaloe dari
roewang-seri dap. toewankoe ada send irian sadja, biarlah
toewan berpikir dengan perlahan atas segala hal jang toe-
wankoe telah dengar; di sitoelah toewankoe nanti mengehal
apa aclanja serik hati."

Lebih djaoeh ' K IIONGTJOE' berkata pada baginda, bahoe-
wa oleh kern'a sekarang baginda sendiri hendak meme-
grung perillltruh, sabagimana jang dihat'ap oleh rahajat, ha-
roeslah l)aginda berboewat apa j ang boleh aken mendjadi-
,:men slamatnga rahajat dan kal'adjaan. Haroes sekali baginda


- 77 -

sering-sering bekerclja sarna-sarna sekalian mantri elan soeroeb

marika ini bri katerangan clengan titi sekali atas sasoewatoe

pakerdjaan pemel'intab dan atas sasoewatoe bagian ~i,rd da~p

itoe. Djika ma ta-bari soedah moelai toeroen, baroelah baginc1a

haroes berlaloe d-ari pacla pakerdjaan. Djikaioe poelang ka

astana se ndiri, eli mana koehwarga ada koempoel menanti,

haroeslah baginda dengar denglLD ridla dan sabar sembahnja

radja-raclja, pembesar-pembesar clan kapala-Impala jang datrung

mengaclap, dan haroeslah hagincla trima marika itoe dengan -

kalakoean manis, manoeroet sabagimana pantasnja aken sasoe-

watoe pa ngkat. Beserta marika itoe nanti ada djoega orang-

orang merclika, an tara mana ada jang datang soepaja dirinja

kalih a tan oleh baginda, sedang jang lain-lain ada datang c1eng8ln

permoehoenan. Pada orang-orang jang pertama itoe, baginda

boleb njataken clengan meliJ:ik, bahoewa marika telah terlihat,

seclang orang-orang jang lain itoe, baginda haroes clengari

clengan sabar, cla-n baik poen mengaboelken, baik poen menam-

pik permoehoenan orang, haroeslah bagincla menjahoeti dengan

lemah-lemboet. Kaloe bruginda telah clatang ka antara k0ela-

warga, clan cli sitoe poen membri penjahoetan ataG pertanja-

annja masing-masing marika itoe, lebih poela kaloe soeclah

sahoeti pertanjaannja anak-anak clengan menimbangi boedi dan

pengartiannja masing-masing marilm itoe, maka tantoelah sa-

soedah bekerclja banjak clemikian itoe, baginda nanti c1apat me-

ngenal betoel apa aclanja tja:pe.

Kaloe baginda kaloewar clari astana dan clatang di loewar

kota, ak:en pergi ka satoe geclong tampat senangken hati,

baiklah bagincla tjoba memandang pada segala fibak atas

tanah jang loewa,: dengan bagitoe poen baginc1a nanti dapat

melihat bekasnja soewatoe astana ini atawa itoe, eli mana

banjak radja c1m'i bebrapa kaoem teH~,I bertam,pat di djeman

daoeloe bad. Komoeclian baroesl h bagincla ingat, bruhoew:a


- 78

sekrulian knoem itoe telah djadi linjap, sasoedahnja berganti

doedoek memangkoe pangkat moelja, j ang perna hken paela:-

j~D eli saatasan lain-l ai n orang, soepaja mengentengken ka,soe-

ka:rannja marika ini, mengoeroesi sekalian halnja, melin-

doengken padanja dan membri peugadjaran. Baginda haroes

berYngat . djoega, bahoewa sekalian astana itoe, jang c1jadi

pertandaan bahoewa radja-radja itoe telah ada hidoep di

doenia ini, sekarang · ini melinke-n tinggal bekasnj a scl,dja,

dan orang-orang jang terdjadi di belakang kali, ampirlah tiada

mengenal namanja radja-radja itoc, dan bebrapa 'nama clad

marika itoe, maskipoen ada termashoer di cljeman koeno,

sekarang ini ada teroeroek dengan kabentjian dan ada dikoe-

{,(!)eki. Djoega h ~ rosleah baginda ingat, jang. djikaloe kabe-

dMkan telah djadi penoentoennja dan telah djadi poko clari

atoera:n atas kalakoeannj a radja-radja itoe, tantoelah djoega
sampe sekarang ini poen enraot- ~ aj mal'ika itoe

masih sadja berdoedoek memangkoe karadjaan, dan baginda

.poenja nene-mojang tida . nanti soeclah dapatken tachta, jang

sekarailg didoeki oleh baginda. Achir-achir haroeslah baginda

ingat, bahoewa satoe perboewatan .djelek, boleh djadi awal-

nja banjak perboewatan jang tertjelah, jang boleh djac1i

lantaran dari kabinasaannja orang jang berboewat itoe, dan

katjilrukaannja rahajat jang terperintah olehnja, dan lagi boleh

mendatangken kahinaan atas namanja dan kaoemnja, sedang

ija seuQiri ada terbentji oleh toeroenannja. Kaloe baginda

berpikir atas hal .peroentoengan djelek jang telah djadi lanta-

van aiken roeboehnja radja-radja jang djahat, tantoelah ba-

adg~n nanti merasa, bahoewa pel'oentoengan jang djelek itoe .

ada terbit da:ri pada radja-radja itoe sencliri poenja kala-

kloeiin Jang djahat. MaIm kaloe komoedian bagiuda beringat-

iugat a:tas rdi~ ndes lil'~, bagindal nanti mengeua l apa aclanja-

koewatir atawa tah;oet.


- 79 -

K omoedian K rrONGTJOE berka.ta, bahoewa aken hal menda-

pat taoe apa adauj a bahaja, satoe paroepamaa.n sadja nanti -

.ada tjoekoep aken menjataken itoe, atawa - sedileitnja poen -

.aken m endatangken pada baginda soewatoe atri~b di dal1lihl

jngatan, j ang ada sampe tegas, hingga lealoe dipikiri, ija

nau ti membl'i kalljataan jang sampoerna dan membri adja-

ran pada baginda, tjara bagimana boleh menjingkir dari pada

bahaj a. "Biarlah to.e""ankoe angall-angauken," kata KHONG--

TJOE : ))bahoewa karadj aan toewankoe Boewatoe kapal ada-

nja, toewaukoe sendiri ada djadi djoeroe-moedinja, dan raha-

j at toewankoe djadi a.;er laoetau jang toewankoe misti lajari.

Ajer itoe ada menoetoep banjak kal'aug tinggi dan rendah, jang

misti kataoean dengan betoel oleh toewankoe, di betoelan mana

adanja. Tengahnja laoetan itoe ,ada loewas, dalam dan tiada

- berbahaja, hingga itoe kapal boleh bergel'ak-gel'ak dan mem-

·boelat-belot di sitoe dengau gampang dan dengan tida tera.ndang.

Hoe ajer aela bening dan mengalir dengan perlahan; tapi eli

.sabelah kanan, demikianlah djoega di sabelah kirinja kapal ada

banjak karang, banjak tampat tjetek dan poejougan ajer. Pasi-

sir eli kanan-kiri ada girangken hati toewankoe, dan ada derak-

ken segala apa jang kalihatan bagoes dan indah. Djika

toewankoe jang djadi djoeroe-moedi, meniggalken tengahnja

laoet, sebab ingin' dapat lihat lebih tegas pada baraug-ba:ra:ng

jang indah itoe, hingga sebentar toe wan hampirken kapallm

'pasisil' sabelah sini, sebentar ka pasisir sabelah sana, maIm de-

ngan bagitoelah toewankoe ada berlakoe eli an tara banjak bahaja.

,Kaloe toewankoe salah sedikit saelj a d'i dalam hal geraJld"en

gagang kamoe'eli, leerna tiada beri1ti-ati sanantiasa, lantas toe-

wankoe nanti kena antarkeu lmpal itoe serta sekalian baral1g

'-dan orang moewatannja ka dalam bahaja besar".

Di dalruro bitjarauja jang pandjang jltoe KHONGTJOE berkata

djoega pacia bagillda) bruhoewa satoe radj a jallg sanantiasa a<ila

.,


- 80-

rnenoeruet pada oendang-oendang negri dan melakoelcen de-

ngan betoel selcalian kawadjibannja, baik di antaraoraug banjak,

baik di autara koelawarga sendiri, dan ada tjinta kapada raha-

jat dan mengadaken aken marika ini, segala kaoentoengan

jang boleh terc1jadi dengan lantaran dija, - rac1ja itoelah soe-

watoe radja besar, maskipoen ranah karadjaannja tiada lebih

dari bebrapa paal pesagi legauja. Saloeroeh boemi ada djadi

karadjaa,nnja, ·sec1allg sekalian' orang jang ada di sitoe, ada djadi

sobat-sobatnja jang benar, dan - di dalam soewatoe arti - ada

djadi ge~jod rahajatnja. Sabaliknja, satoe radja · jang tiada

mengindilihi oendapg-oedang, hanja t.oel'oeti sadja soekauj a dan

napsoe hati sendiri; jang berboewat l'oepa-roepa kadjahatau dan

berlakoe djoemawa; jang memberatken padjek-padjek, atawa

jang tiada tjoba mengentengken itoe; jang dengan roeln\,-roepa c·

atoeran ada menganiaja pada rahajat j ang ada di bawah koe-

wasanja jang besar, - dija itoelah tiada ampoenja sabahoe

tanah, kendati poen karadjaannja ada amat besar; dija itoelah

tiada ampoenja rahajat, maskipoen ija hitoeng rahajat itoe ada.

joetaan banjaknja. .

. KnONGTJOE poenja satoe moerid jang bel'nama TJOEKONG,
ada teritoeng pada orang-orang, jang pandang ilmoe meme-
gang perintah seperti soewatoe pengataoean jang kasih orang
- mengenal daja-oepaja.aken terbitken kaslamatan manoesia. Lain
dari bagitoe, T JOEKONG itoe ada poenja pengartian jang perloe
. aken lakoeken djabwtan negri; maka baginda radja jang telah
kenaI pahalanja, angkat dijadjadi kapalanegri di kotaSinIang..

Sabelon berangkat ka itoe kota, aken lakoeken djabatannja
'Ji'J@EKONG pergi dengan terlring tanda-tanda kabesaran menga-
dep kapada KH0NG·TJOE, aken minta pengadjaran jang penga-
bisan, jang mengoenc1joek tjara bagimana Jja wadjib melakoe-
ken itoe d3abatau besar jang bfllroe dibriken kapadanja. Dan


81 -

pac1a waktoenja datang, TJOE KON G alsEkg~oe'n atoeran,

jang biasa c1ipake pac1a waktoe orang mengac1ep kapada radja-

raclja. Tempo orang wartaken datangnja TJOE KONG itoe,

K HONG1'JOE poen henc1ak menjamboet dengan kabesaran ; maka

dengan terlring oleh bebrapa moerid, KrrONGTJOE "djalan

mengamperi sampe di loewar pintoe, kerna - sabagimana lia

berkata pada TJOE KONG - lia boekan menjainboet datangnja

satoe moedel, hanja satoe ponggawa jang teroetama di soe:wa-

toe !rota besar. Komoec1ian lia silaken TJOE KONG ka dalam

satoe pertengahan, eli mana lia biasa trima orang-orang besar,

jang datang menanjaken apa-apa kapadanja. TJOE KONG

dj adi mangoe oleh kerna samboetan itoe, dan lia koewatil'

soedah terbitlcen rasa tra-enak c1i dalam hati goeroenja, lan-

taran datang mengac1ep pada goeroe itoe clengan terYl'ing

tanc1a-tanela kabesaran, sabagimana j ang sah dipake oleh Ol:ang-

orang berpangkat seperti dlia. Maka lia berkata kapada KrrONG-

TJOE, bahoewa dengan membawa tanela-tanda kabesaran itoe,

lia tiac1 a bermaksoeel lain, hanja melinken ingin ,naejt~

jang lia ada merasa amat beroentoeng, oleh kerna ada teritoeng

pac1a orang-orang jang telah c1apat pengadjaran dari pada

KnONGTJOE; komoedian - oashd~ lia meminta c1ibri maaf,

saande lia telah ada berboewat kasalwhan c1i dalam itoe per-

kara ~ ija berkata kapada KrrONGTJOE, bahoewa seperti Krr@NG-

TJOE poenja moerid, ija datang meminta pengadjaran atns hal

jang wadjib diperboewat olehnja di dalam ija poenja djaJbrutan

jang baroe.

Dengan manis KrrONGTJOE menjahoet kapada TJOE KONG,

'bahoewa moericlnja"itoe traoesah mendapat lagi adjaran baroe

dari hal kawadjiban jang misti dilakoeken pada rahajat oleh

orang-orang jang memegang perintah atas rll.hajat itoe. iBoe-

wat lakoeken kawadjiban itoe, TJOE O~GE misti goenaken

sadja dengan hati haloes, apa jang ija sendiri telah taoe.

6.


82 -

Aken tetapi boewat kaboelken permintaannj a T JOE KONG,

KrrONGTJOE hendak mengataken djoega dengan sedi kit per-

kataan, bebrapa hal jang paling wadjib dilakoeken oleh orang-

orang jang memangkoe soewatoe cljabatan, seper ti j ang dise-

l'ahken kapada TJOE KONG.

Komoedian K rrONGTJOE berkata pada moericlnja itoe :

»Biarlah -kaoe berlakoe radjin di dalam hal lU engoero es

,segala kerdJaanmoe; selidik dengan titi sasoe watoe hal, j ang

boleh djadi lantal'an aken Imoe dapat mengenal baik pada sasoe-

watoe perkal'a; s e dil ~ k dengan titi sasoe watoe hal j ang boleh

djadi lantaran aken kaoe clapat membedaken kabenaran dari

l)ada lain, jang meroepa benar, clemikianlah djoega sasoewa-

toe hal jang boleh menclatangken kapadamoe daj a-oepaj a

aken selesehken perkara, sabagimana. pantas nj a diseleseh..

ken.

»Biar berhati adil dan tida temaha, clan tetaplah baik sa-

nantiasa. Kaaclilan ticla mengenal deradj at ora ng, hanja

roembl'iken pada sasoewatoe orang, apa j ang dj adi miliknja

roasing-masing. Dari pada hati j ang ticla temaha, ada terbi t

pilkiran jang pantas. Siapa temaha, dUa itoelah trabisa tetap

berhati adil. ,Segala barang jang orang trima dad pada

r orang-orang sabawahannja, kendati poen dengan lantaran apa,

itoelah tertjoeri dari apd~ marika itoe. Adat jang tetap sa-

laillanja, dan ada pada satoe ponggawa, itoelah mendjadi

~rlnta aken orang pertjaja pada ponggawa itoe; dengan

lantaran adat bagitoe, orang djadi tertjinta oleh orang-orang

jang baik, diboewat takoet oleh orang-orang djahat, dan,

~ .iJ: l idflha oleh antero doenia. de-
"AdaK$llah atoeran, soepaja orang -boleh ~namp'egli

'ligan gam:pang kapadamoe; djangan kasih lihat moeka asaro,

bia-r poen pada siapa djoega, dan trimalah dengan manis

'segwla orang jang drutang 'kapadamoe, biar poen siapa djoega


- 83 -

1cl.c1anja orang itoe. Kaoe hal'oes pandang dirimoe seperti
bapa orang banj ak.

"Kaloe aela perkara j ang misti eliselesehken dengan lekas,
,eli si toelah kaoe misti berati-ati sekali, soepaja djangan sele:;.
sehken itoe el engan terboeroe-boeroe. Dj angan kaoe mengoe-
koemi , pada sabelon dapat taoe terang, bagirnana benarnja
sasoewatoe hal.

"Sedikitnja poen satoe kali eli dalam sasoewatoe moesim
j ang ada ampat roepa eli dalam satahon, hal'oeslah ko.oe 80e-
l'oeh l'n.haj at elatang be1'koempoel di hadepanmoe"soepaja kaoe
boleh terangken ija-ol'ang poenjo. kawadjiban. S'edikit pel'-
kataan jang dikataken olehmoe dengan manis, nanti te1'bitken
eli hati mal'ika itoe banjak napsoe aken lakoeken itoe kawa-
djiban. L ebih dari segala hal jang lain, o.c1alah perloe kaoe
oe1'oe8, soepaja samoewa orang dapo.t pelac1jaran jang pantasj -
dj anganlah sampe ada orang jang' tiada c1apat peladjaran; kerna
ko.loe orang tiac1a taoe, apa jang ija haroes bel'boewat, bagi-
manalah ij a boleh djac1i salah, kaloe ijo. tida berboewat itoe?

"Djangan sekali boe soel'oeh rahajat lakoeken kerdjaUin
koempenian, ,sedang ija-orang misti lakoeken ke1'djaan tani, ato.-
wa lain-lain ke1'djaan, jang tra-boleh tida dilakoeken olehnja.

"Seka1'ang biarlah kami seboetken rentjana pendek dari
kawadjiban jang telah datang ,kapadamoe, dengwn lantaran.
kaoe soedah trima itoe djabatan besar jang dilbriken pada
lmoe. Rami rasa, tantoe sekali lmoe nanti lakoek;en dengan
titi djabatan itoe, lebih poela pada moela kaH; tapi jang
paling misti didjaga olehmoe, jaitoe djangan sampe kage
membikin kasahihan diri sendiI'i, dengan lantaran sebentar
tida openi perkara ini., sebentar tida openi perkara itoe• .Ada
satoe daja-oepaja aken orang bisa inga:t salamanja pa:da ka-
wadjihannda; 'karni rasa, kaoe poen telah mengenal itoe.
Jaitoe:


- 84-

"Raloe kaoe dengar orang poedji saorang besar, saorang'

ponggawa jang paham, atawa saorang bel'hati baik, kendati

dija ini hidoep di djeman mana a.tawa eli tanah mana poen,

biarlwh kaoe berkata pada did seneliri: ,,"akoe maoe goena-

ken segala b,mampoeankoe, soepaja akoe mendapatken hak

a,ken orang bitjara bagitoe dad hal akoe.'''' - Sabaliknja

kaloe kaoe dengar orang bitjara djelek atas hal orang lain,

orang tjelah kalakoeannj a, atawa kataken eo~slb pel'boe-

watannja orang lain itoe, biarlah kaoe berpikir clan berka-

ta pada diri sendiri: "" brangkali akoe sendiri ada membri

djoega lantaran, aken orang tjelah dan omong i akoe bagitoe

roepa; akoe maoe goenaken segala daJa-oe paj a aken perbaiki

dirikoe, dan dengan kalakoean jang tida bernoda, hanja

poetih-beresih, akoe maoe bri kanj ataan, jang lidah eljahat

tida a(!a poenja !antal'an aken tjelah dan hinaken akoe." "

Di antara moerid-moeridnja K rrONGTJOE adalah orang-orang
dari roepa-roepa deradjat, dan dari antara marika itoe me-
linken ada doewabelas orang jang salamanja ada beserta
KH@NGTJOE: moerid-moerid jang lain, melinken datang sadja
terkadang-kadang aken dengar RnONGTJOE poenja penga-
djaran; tapi maski bagitoe, samoewa poen ada menoeroet
betoel dan melakoeken adjarannja R nONGTJOE, Masing-
masing moerid ini ada tinggal di roemah sendiri; tapi
sedang bagitoe, ija-orang ada terdjaga oleh goeroenja, jang
merasa wadjib sekali melihat-lihat ija-orang poenja kala-
~aK,on soepaja boleh. toentoen dan antarken ija-orang ka atas
djalan kabenaran, kaloe ija-orang tersesat dari djalanan itoe.
Sang moerid-moerid poen tiada berboewat satoe apa jang
boleh dikataken perkara besar, kaloe ija-orang belon minto.
pikh-annda KHONGTJOE atas perkara itoe. Lain dari bagitoe,
tempo-tempo ija-Ol'ang tjeritaken pada KHONGTJOE, -apa jang


- 85 -

ija-ol'ang telab bel'boewat di dalam ka.hieloepan sabari-ba1'i

atawu. eli c1alam bal melakoeken dj abatan.

Satoe clari antara ICrrONGTJOE poenja moericl-moerid jang

berboec1i, TJOE ICo namanja, ada djaeli lmpala negri di soe-

watoe kota di karadjaa,n Oewe. P ada soewatoe tempo, oleh

kerna dengan terkoenjoeng-koenjoeng di dalam kota ada

te1'bit kal'oesoehan dengan lantu.ran gosok-gosokan moesoeb

·dad loewar, ini TJOE Ko terpaksa lari ka loewar kota dan

semboeni di c1alam desa; komoedian ija soe1'oeh satoe orang-

nja j ang ija pertjaja betoel, pergi kabarken balnja kapada

KrrO:NGTJOE. lni soeroehan tjerita pada ICHONGTJOE, ba-

hoewa tempo TJOE Ko serta orang-orang pengikoetnja me-

llgambil c1jalan pelari dan sampe di c1ekat pintoe kota, TJOE-

ICo Hoe dapat taoe, bahoewa orang jang c1isoeroeh djaga

pintoe itoe oleb orang-orang peroesoeban, boekan lai.n adanja,

banja saorang jang doeloe bari taoe .dapat boekoeman berat

dari padanja. Seh-ab bagitoe, TJOE ICo takoet nanti dittllng-

kap olel1 itoe pengawal pintoe, dan lantas maoe berdjalan

halik kombali. .A.ken tetapi tempo pengawal itoe emja,n~

lll engapa TJOE Ko maoe balik kombali, dan TJOE K @ bri

taoe apa sebabnja, pengawal itoe lantas senangken hatillja

TJOE ICo dengan oendjoek satoe c1jalanan, di mana TJOE ICo

boleh meliwat dengan slamat aken lolosken diri dari tangari

'llloesoeb, dan pengawal itoe memaksa-maksa, .soepaja TJ0E-

Ko dj alan di djalanan i o~ e. Tempo TJo.E Ko berkata, ba-

boewa ija takoet pengawal itoe ada dendam hati dan hen-

{lak membalas sakit kapadanja, pengawal itoe berkata, jang

ij a tiada merasa dendam, banja ada merasa beroetang ka-

baikan; ,kerua ija telah mendapat rasa betoel, bahoewa TJOE-

Iro telah kenaken kapadanja hoekoeman paling enteng, jang

TJOE ICo boleh briken dengan tida melangkahi oendang-

oendang dan tida aliemn~kg kawadjiban. Ija telah dapat


- 86-

ingatan baik, dengan !antal'an TJOE Ko poenja atoeran di dal am
hal inemeriksa perkal'a orang": atoeran itoe poen ada bri kanja-
taan, jang TJOE Ko ada ingin dapa,tken ka tel'angan, bahoewa,
ija (pengawal) tiada salah, Djoega pengawal Hoe telah lihat,
jang tempo TJOE Ko membri poetoesan hoekoem, ajel'-
moek;anja ada njataken sedihnja hati, dan lagi, tempo TJOE-
Ko memboewang-moeka di waktoe melihat ija (pengawa.l)
mendjalanken hoekoeman, TJOE Ko ada bri kanj a taa n', jang
ija ada merasa amat mengenas di dalam hati, hingga brang-
kali djoega boleh dibilang, jang ija ada merasa seogsara"
seperti ija sendiri ada dipel'saki ti.

Tempo TJOE Ko poenja soel'oehan habis tjerita, KHONGTJOE
, l!l-ntas berkata pada sekalian lUoeridoj a :

"Apa jang baroesan kita-orang dengar dal'i ini socrQehan,
itoelah soewatoe peladjal'au bago'es sekali aken ponggawa-
pemggawa jang pakerdjaannja memeriksa perkara -dau hoe-
koemi sasama , mauoesia. Ija-ol'aug poeuja kawadji ban tau-
toe sekali ada perin,t'ah padauja akcn mengoekoem orang
jang salah; aken tetapi sedang ija-orang membri hoekoemau,
hm,'0eslah ija-orang membd rasa pada pesakitau, jang ija-orang
ada merasa tjinta kapadaJnja dan saaude boleh terdjadi dengau
tiada melanggar kaadilan, ija-orang ada ingin' dengan ,
sagenap hati aken troesah mengoekoemi c1emikian padanja itoe.
' DjoegaJ haroeslah ija-oraug djangau memegang terlaloe kerns,
pada boenjinja oendang-oendang, hauja soeka artiken itoe biar
djadi entenganlah djoega boewat pesakitan, _kaloe sac1ja ~oen
dang-oeI!daug itoe boleh c1iartiken bagitoe. Di dalaill'segala.
·perlmra hm'oeslab pri jang lemah-lemboet terlebih dioetama-
ken druri pada pri jang keras, kaloe c10ewa pri itoe sama-
sarna b0leh dipakle, ak;en c1apatmen apa jang dimaksoe€1.
AngThaoe samoewa haroes tOal'oet toeladannja TJOE Ko."


- 87 -

Boewat bri taoe KnONG TJOE poenja pikiran atas hal lain,

j ang haroes terpandang ada oetama aken manoesia, biarlah

ki ta toetoerk en c1i sini dengan pendek penjahoetannja KnONG-

'£.JOE kapada ·baginc1a radja jang menanjaken hal manoesia.

Sasoec1ah K nONGTJOE menjataken moeljanja boecli, j ang

membri kamampoean aken dapat mengarti, aken membanding-

banding dan ak-en menimbang-nimbang atas hal s.asoewatoe,

dan sasoec1ah ija toetoerken kahidoepannja manoesia c1i dalo.m

tcmponja manoesia baroe terc1jac1i, djoega di dalam temponja

membesarin, c1jad i koewat, dan cljadi hilang kakoewatannja,

K F G~OTEJN la.ntas berkata bagini:

»Bachn man oesia poenja bagian jang haloes dan tic1a ber-

toeboeh, poelang kapada Allah, chiri ma.na ijft soedah to.eroen;

hawa atawa napas menjampoerken dirinja pada oec1ara, clan

bagian jang ~ tjajer dan jang beratsal dari boemi, mendjadi

satoe kombalf sama ajel' dan tanab. Orang-orang boecli-

man berkata: manoesia itoelah soewatoe mahloek jang

amat adjaib, di malla ada berkoempoel sifa tnJ a sekalian

' mahloek j ang lain. Ija ada ampoenja akal-boedi, ija Qoleh

disampoel'naken, ada poenja ichti ar (kamerdikaau hati) dan

pri baik ak en bergaoelan; ija bisa membec1a-beclakeu, bisa

membanding-baudingken, bi sa berlakoe elengau maksoecl jang

tau toe, bisa memilih atoeran, atawa tjari daja·oepaja aken

dapatken maksoed itoe. Ija bisa perbaiki atawf\. pel'boesoeki

dil'inj a, dengan lantal'an menggoena-ken deugan niatan baik

atawa denga,n niata.n djahat ija poenja boedi d.an kamerc1i-

ka an · hati; ija taoe dan mel'asa di hati, apa.. aclanja kabedji-

lean dan kadjahata.n, c1U1U ija merasa eli hati, bahoewa ija

ada poenja kawadjibau besar jaug misti di.lakoeken pada

Allah, pada diri seudiri da.n paela sasama manoesia.. Kaloe

ija lakoeken roepa-roepa kawadji,bfllnnja itoe, njatalalh jang

ija saOl'ang baik dan esro~al dapa:t gandjaran clan cHnapsoern


88

atas kalakoeannja itoe i kaloe ij a tida lakoeken sekalian ka-
wadjibannja itoe, haroeslah ij a clitjelah a ta,Ya clihoekoem.

"Pemaliharaan dan goero e tida membri pada orang ka-
mampoean aken berpikir, aken bel'kata-kata , aken berlakoe
dengan senang dan aken mengenal kawadjib a n: ij a melinken
megarken kama mpoean itoe clan bikin gaJP pang cli goena-
kennja i ija toecljoeken pikiran orang pacla segala barang
jang perloe clikenal: deng-an lantaran mengena l barang-barang
itoe poen, rasa hati j ang goencla h, mendjadi tetap i pema-
liharaiiln clan goeroe ada menerangi da n meng oendjoek segala
djalanan, eli mana ora ng ha1'oes berdjala n, a ken meliwat di
dalam perdjalanannja dengan menoe1'oet kama mpoean sen-
diri, dan aken mela.koeken dengan beres 1'oepa-1'oepa ke1'-
·djaannja, jang berhoeboeng pada ij a poenja deraclj at eli dalam
halnja seperti manoesia dan anggo ta clari pak oempoelan
mahloek oetama. Soepaj a ki ta-orang bole h mendapat rasa
enak dari pada perolehanllja pemaliharaan clan g oe1'oe, maka
goeroe-goeroe j ang pertama, telah membikill oencla ng-oenda llg ,
mengadakell adat-lembaga dan mena ntoeken a toera ll adab.
Ka.loe kita menc1joendjoeng oendang-oendang itoe, kaloe kita
menoel'oet pada itoe adat-Iembaga cla n kaloe kita lakoeken
itoe atoeran adab, maim dengan bagito elah ki tn. dapat mela-
koeken deng-an blliik ka wadjiban kita Impada 'Alla h, kapada
dil'i ki ta sendiri .cla n kapada sasama ki tao "

Di dalam bitj!wanj a di itoe wak toe KaON G'TJOE berkata
djoega pada baginda, ba'hoewa perkara nilmh ada dj adi
m.anoesia . poen9a kawadjiban besar, kC31'na dengan la ntaran
menikah, manoesia (b pat berboe wat sabagimana jang telah
ditantoeken atasnja di doenia ini. Sebab itoelah tida' ada
satoe apa ja>llg lebih haroes dilndahken, tida ada satoe apa
jang lebih haroes diperhatiken oleh manoesia di dalam


- 89 -

hal melakoeken dengan baik sekaliall kawadjibannja. Di

antal'a sekalian kawadjiban Hoe adalah j ang hal'oes dilakoe-

ken oleb lelaki dan oleh prampoewan, dan adalah djoega jang

haroes dilakoeken oleh lelaki atawa prampoewan masing-ma-

'Sing. LaId ada djadi Impala. Perboewatannja laki dan istri

misti menoeroet perboewatannja langit dan boemi, jang beker-

dja bel'sama-sall1a aken menerbitken, memalihara, ll1embesar-

ken dan membanjakken barang sasoe\vatoe. Hal saling tjinta,

hal saling pertjaja, hal saling inda hi dan kabenaran, itoelab

misti djadi galoernja laki dan istri ampoenja kalakoean i

hal membri adjaran dan memegang perintah, itoelah kawa-

djibannja laki; sang istri misti menoeroet dan merendah di

dalall1 segala hal j ang tiaela ber"salahan sama peratoeran

kaaelilan, peratoeran adab sopan dan peratoeran kahol'mat.an.

Aken djadi tambab mengenal paela k ba i a ~a8n bangsa Tjilla,

biarlah kita seboet eli sini, bahoewa eli elalall1 .bitjal'anja eli

itoe waktoe, KHONGT'JOE ada ll1embilang djoega, bahoewa

toel'oet pikirannja goeroe-goeroe eli djell1an poerbakala, jang

satoec1joe elengan pikiran KnONG'rJOE seneliri, haroeslah orang

tikahken anak-prampoewan pada tempo oell1oernja anak itoe

ada di alltal'a 15 dan 20 tahon. Boewat tikahken anak

lelaki, haroes orang menoellggoe sampe oemoernja anak

soeelah ada Iebih bebrapa tahon dari paela jang terseboet

itoe. Earoeslah djangan orang tikahken anak prampoewan

pada saOl'ang dari satoe koelawarga, jang telah tjampoer eli

dalam pakoem poelan-i'asla jallg berniat dj ruhat pada negri,

atawa j ang telah toeroet berboewat hoeroe-hal'a, lebih poela

pada orang dad satoe koelawa.l'ga, jaQg anggota-anggotanja

tida roekoen, hanja sanantiasa berbantah satoe sama lain.

Tida haroes orang kasih anak-pramp'oewall djadi istrinja

satoe lelaki jang ternama boesoek dellg:tn tl~na perboe-

watan doerhaka, atawa pada satoe lelaki jang ada poenja


- 90-

penjakit trahisa semboeb, atawa jang ingatannja tiada benar,
atawa jang bangoennja atawa l'oepanja boel'oek dan menel'-
bitken rasa geli atawa djemoe. LaId ada poenja hak aken
oesir istrinja, tapi tl'aboleh goenaken bal\: itoe dengen menoe-
roet sadja pada kahendak bati sendil'i. Boewat poetoesken
perboeboengan jang tei:ab diterbitken dan disoetjiken ole11
lmwinan, orang lelaki misti ada poenja lantaran j ang ' sah.
Jang boleh terpandang seperti lantaran jang sah, jaHoe:
djika "sang isn'i tida bisa hidoep roekoen sama mertoewanja;
djika istri itoe - oleb kerna njata gabocg adanj a - tic1a
bisa menerbitken toeroenan; djika ija bereljinab atawa be1'-
lakoe gcnit, atawa bcrkalakoean tida senonoh"; djika dcngan-
om.ongan-omongan djoesta ija roesakkon kasenangannja koc-
lawarga eli dalam rocmab, atawa ija ada poenja tjatjat jang
menerbitken rasa gcli atawa djcmoe; djika ija, dengan tra-
dapat dipcrbailei, socka bitjara dcngan sakata-katanja sa-dja,
atawa djikaloe ija - kendati apa djoega sebabnja -. men- _
tjoeri di dalam rocmab scndiri. Tapi ada tiga perkara, di

na~ hak aken tjerc"in lstl·j. tida bolch dipergoenaken, jaitoc:
per-tama, lealoe istri itoe soedah tida ada pocnja bapa atawa
iboc dan tida ada poenja perlindoengan akcn ija pcrgi lin-
doengken diri; kad<?ewa, kaloc ija lagi bCl'kaboeng aken
inertoewa lelaki atawa "mcrtocwa prampoewan, eli dalam
tempo tiga tahoJ,l. sadari wafatnja WCl'toewa jang dikaboengi
itoe; katiga, kaloe si laId ada miskin pada temponja meni-
kab dan djadi kaja bersama-sama "istrinja atawa c1jadi kaja
dengan lantaran menikah pada istrinja itoe. A.chir-achir KllONG-
T.J<!lE berkata, bahoewa ba1'ocs sekali orang perhatikcn baik-
baik segala"'- hal jang bcrhoeboeng sama hal nikah; kerna
hal nikah itoe ada djadi galoernja segala peratoeran, dan
di atas galoer itoe ada terdiri sruanteronja pakoempoelan
mamoesia; dengan lamtaran hal nikah ada terbit perhoeboe-


- 91 -

ngan soetji antam iboe-bapa dan anak, dan antara anggota-
anggo ta dad satoe koelawarga., dan lagi ada 'timboel kabere-
san di antal'a orang banjak.

Di waktoe ber enti .bitj al'a, baginda 1'adja menga-
tak en soekoel'llj fl. hfl.ti ka.pada K rrONGTJOE, aken segala hal
j ang ija denga r dan aken rasa enak jang ija dapat, dengan
lau taran dengari K rrONGTJ OE poenja bitjara. · 80ekoer hatinja
i toe, jang ter dj ac1i dengan lantaran bitjaranja K rrONGTJ0E
j ang mer esap ka da laDf hati, boleh didoega ada dengan
sasoenggoehnj a; aken tetapi baginc1a itoe, jang adatnja
tida katantoean, djoega tiach berhati tetap dan tiada bet·-
boedi besar, ' dan telah tiac1a terpalihara dengan baik,'
hanja samPe pada waktoenja naik ka atas tachta poen,
telah hidoep sadj a di antara orang-oi.·ang prampoewan dan
orang-orang Ielaki j ang bertingkah prampoe,Yan clan tida
mem b1'i toeladan baik atas hal adat dan kalakoean, - ija
·gampang sekali mendapat pikiran lain dan ada bernapsoe
besar aken bersoeka-soeka dan aken hidoep dengan nimat
dan dengan mala s-malasan. Hal ini ada kataoeiin ojeh soe-
watoe radj a , j ang belon sabrapa laD}a telah belltacbta di
karadj aiin Tjee dengan Iantaran merampas tachta itoe. Ini
radj a taoe. djoega, jang doeloe hari K rrONGTJOE telah ada
bri ingatap kapac1a radj a Lou-waken memaloemken pellang
kapadanj a. 8ekarang ija ada merasa koewatir, kaloe-kaloe
radja L ouw jang 'sekarang ini, nanti toeroet piJ{irannja KU@NG-
TJOE.; djoega ij a ad a merasa koewatir, kaloe-kaloe mmti lain-
lain radj a jang bertetangga padanja, mengangkat sindJiata
dan mengoesir ·a tawa mengoekoem padania. Boewat tjegah
cljadinja hal itoe, ija maoe boedjoek l'adja LOttw dan singroir-
ken K I-IONGTJOE, j ang tiada dapat diemasi. Boe)vat lUlil i,ni
ija ada mengarap pada adatnja l'adja Loww sendiri. Ija rasru
901eh dapatken m aksoednja itoe dengan lantaran mengruntrur-


- 92

ken kapada radj a L ottw sa toe bingkisan besar dan moelja,
jang boleh djadi nanti menambruhi besarnj a radj a ini poenja
napsoe aken bersoeka-soeka dan menoero eti ka inginan hati.
Ija soeroeh tj ari di dala m negrinj a delapa n poeloeh pra m-
poewan moeda jang paling eilok da n j a ng pa nde memboe-
njiken taboe-taboean, demikianlah dj oega mellari dan menj a nji.
Ija bri adjaran pada prampoe\fan-pra mpoe\van ini, tj al'a bagi-
mana ija-orang misti berlakoe, da n ij a bri dj a ndjian pacla
marika, j ang ija nanti membl'i ganc1jal'a n, djika ma.rika c1apat
djadiken apa j ang dimaksoed olehnja . Delapan poeloeh
prampoewan fni disertain cljoega dengan tiga poeloeh koeda
j ang paling bagoes dan tel'u.dj ar baik, dan lagi dengan bel'-
kian-kian barang perhiasan dan bar ang-barang lang-ka. Sa-
moewa itoe disera hken pada saora ng tjerdi k, j ang misti
mengadep ' seperti oetoesan, a ntarken itoe kapacla l'aclja Lonw,
dengan mendjoendjoeng dj oega satoe tita h aken m em baroein
djandjian persobatan j ang do eloe hal'i telah dibikin anta ra
karadjaan Tiee dan karadj aan L ouw itoe .

Baginda radja L01.lIW, sebab merasa en ak hati oleh kerna
dengar datangnja oetoesan itoe, j ang dipandang olehnja
seperti soewatoe hal bagoes, - lantasla h djoega ija bel'lliat
aken trima oetoesan itoe, maskipoen KrrONG'£JOE ada mem-
bri pikiran aken djangan trima ; dan pada bebrapa hari
komoedian, sebab merasa kag oem oleh kel'lla eiloknj a dan
moeljanja itoe. bingkisan besar, boekanlah sadja ija samboet
itoe dengan rid1la, hanja dengan kagirangan besar sekali. Atas
bitjaranja dan pel'mintaannja KnONGTJOE, soepaja ija djangan
!trima itoe oetoesan jang datang, baginda ·itoe menjahoet,
bahoewa ija tiada bisa tampik itoe radja Tjee poenja bing-
kisan jang ada cljadi satoe tancla dari kahormatan besar
sekali; kerna kaloe menampik, tantoe sekali djadi menista-
ken l!adja Tfee itoe. Lain dari bagitoe, baginda berkata


- 93 -

djoega, bahoewa ija merasa heran sekali, oleh kerna, sa-

bag imana jang ija dapat kabar, KnONGTJOE ada rasa, bahoewa

soewatoe radja tiada boleh memboewang tempo aken ber-

soeka-soeka, ata wa aken senangken hati de:q.gan berdoedoek

main, satoe perkal'a jang tida ada djahatnja.

KnONGTJOE mengakoe ada rasa bagitoe, laloe landjoetken

omongnja dengan berkata bagini: "Saorang jang ada pangkoe

djabatan, tiac1a boleh ic1sinken c1iri sendiri berdoedoek main,

kenc1ati main apa djoega. Ija tiada boleh sia-siaken tempo-

nja, kerna tern ponja itoe ada djadi poenjanja orang banjak,

dan ija misti pergoenaken itoe boe:vat marilm orang. Tem-

po j ang dipake olehnja aken berdoedoek main, itoelah ter-

tjoeri olehnja dm·i ,orang banjak. Kaloe ija soedah seleseh-

ken soewatoe kerdjaan, haroeslah ija membatja dan menjari

pengataoean, bel'S ~ iad aken selesehken lain perkara, jang

boleh terdjadi di lain tempo. Hamba rasa djoega, orang

trabisa c1apat kasenangan di dalam perkara main, kaloe ija

tida temaha, sekalmr, berhati tinggi, dan malas, jaitoelah

bebrapa pri jang dengan tida kataoean ada terbitken kasoe-

kaan di dalam hal main. Orang ~lheb bilang ini dan

itoe aken semboeniken itoe pri · jang tida bagoes; aken

tetapi djika orang ada poenja kasoekaan aken berboewat

satoe apa jang bergoena; djilm hati tiada sekali merasal satoe apa

di dalam hal menang atawa kalah, atawa djika tida ada harapan

aken dapat kaoentoengan, dengan lantaran moedjoel· atawa

dengan lantaran kabisaan, tantoe sekali orang tiada berdoe-

doek main."

Kerna tiada senang dengar bitjara demikian itoe, baginda

radja berbangkit dengan terkoenjoeng-koenjoeng dan teroes

djalan berlaloe. Sebentar lagi, dengan menjamar, baginda

pergi lihat itoe bingkisan dari radja Tjee, jang terkoempoel

di sa·watoe tampat, menoenggoe datangnjja tempo, jang telah


- 94

ditUintoeken ake!! baginela trirna dengan kabesaran hadlil'nj a

oetoesan negri Tjee lea hac1epannja.

Apa jang telah didoega oleh KHONGl'J OE elan clihal'ap oleh

I'adja Tjee nanti tel'djadi den gan rac1ja L oU'w, itoelah ter-

.djadi djoega dengan sasoenggoehnja : bagincla l'adj a Louw itoe

poen, j ang soeelah rnerasa kag'oem sekali eli waktoenja lihat

bingkisan, sekara ng ini - sasbedah trirna bingkisan itoe -

aela djadi loepa sarna segala perkara, dan di dalarn segala

waJktoe ija bersoeka-soeka sadj a sarna itoe delapan poeloeh

prarnpoewan eilok j ang elatang dal'i negri Tj ee. Segala boedi

eljadi linjap terhilang . ~ l1e po K rrONGTJOE telah lihat betoel,

bahoewa segala awal dari ingatan dan pikiran benar, j ang

dengan banjak soesah telah diterbitken dan dipalihara olehnja

di clallam hati baginda, sekarang ini telah djadi moesna

samoewa, ija lantas dapat ingatan aken lepasken djabatannja;

kerna ija tida maoe melihat di dalam cljabatan, katjilakaan

apa jang nit~ terdjadi di dalam perkara negri dan di dalam

hal kaselamatan rahajat, dengan lantaran kalakoean bagiJ1da

jang demikian itoe; djoega kaloe ija tinggal rriemangkoe

djabUitannja, nfl.nti djadi . kalihatan sepel'ti ija ada melihat·

dengan senang pada krulakoean baginda. Tiada sbesah aken

KrrONGTJOE dapat lantaran boewat melepasken c1jaba tan, kerna

dengan meloepaken segala perkara jang perloe diperhatiken,

baginda radja sia-sia padanja. Ija berniat pel'gi ka kal'adjaan

,~ewO dan teroes djoega ija pergi ka sana, masld ditjegah-

tjegwh oleh ,b8injak orang besal' dan oleh mantri-mantl'i jang

sangat meminta padanja, soepaja djangan ija laloeken did

dari medan pemerintah. Dengan doeka hati pembesal'-pem-

DeSaiI' itoe niengantar KnONGTJOE berdjalan sampe di loe\var

iota dengan teri'I'ing tanda-tanda kaDeSa<l.'an.

aS~ei;h radj a ({)ewe dapat warta, baJhoewa KnoNQ-l'JOE

ada; mendatangi, ija poen lantas oerangkat pergi menjamboet


- 95 -

<lengan tanda-tanda kahormatan, sabagimana jang biasa

dipake samboeti datangnja oetoesan-oetoesan dari radja besar.

R adja Oewe itoe nj ataken kagirangannja, oleh,kerna KHONG-

·TJOE datang kapac1anja; ija berc1jandji, bq,hoewa sigra djoega

Ua nanti membri pada KHONGTJOE satoe kadoedoekan di

dalam masjawarat learadjaan; ija silaken KHONGTJOE tinggal

<li dalam satoe roemah bagoes di dalam kota, dan ija sadiaken

djoega satoe 1'oemah aken KrrONGTJOE berdiam di loewar

leota; lain dari itoe Ua menantoeken, jaug KHONGTJOE na;nti

(lapat bras sa1'iboe karoeng di dalam satahon. Dengan ha1'apan

nanti boleh djadi be1'faedah di dalam karadjaan, dan llanti

dapat pel'baiki pel'kara negri dan leaadaannja hal 1'ahajat,

KrrONGTJOE tillggal bel'sama-sama moeridnja di itoe 1'oemah

di dalam kota, dan aken djadi kanjataan, bahoewa ija hargai

tinggi tanda leahormatan jang baginda briken kapadanja,

Ua pergi djoega mengisirn bebrapa hari lamanja itoe roerq.aJh

jang di 10ewa1' leota.

Aleen tetapi KnONGTJOE poenja harapan itoe tiada sampe

terdjadi, kerna pongga wa-pongga-wa, demikianlah djoega ba-

ginda poenja goendik bernama LAM TJOE jang sanantiasa

ditoeroeti kahendaknja, ada membri pikh'an pada baginda,

aken djangan membri pangkat kapada KnONGTJOE. Marika

Hoe berkata, oleh kerna KnONG'fJOE soeka mengadaken

perkara baroe, ija-orang koewatir, jang KnONGTJ0E nanti

robahken segala peratoeran jang telah ada. Sebab bagitoe,

baginda djadi mendapat lain pikiran aken hal KnONGTlJOE,

lebih . lagi tempo , LAM TJOE melldapatken a,l~kJ!tn8j jang

·hatinja KnONGTJOE tiada mellgormati kapa-danja. liIamantal'a

'itoe KHONGTJOE menggoenakell o~nmepat aken menamlJa!hi

ilmoenja dengan lantar8Jn membatja dan memikiri boenj'in9a

kitab-kitab, sambil membri pengadjarau k!apadaJ moerid-

moerid. Bentjinja LAM TJOE pada KnONGlfJ0E ada djadi


- 96 -

bertambah, tempo ija (LAM TJOE) meminta pac1a baginda, biar
baginda titahken KnONGTJOE toeroet mengiring, pac1a wak toe
ija serta baginda berc1j alan dengall kab esaran ka soewatoe
tampat di loewar kota, aken bikin karajaan eli sana, - tnpi
baginda silaken K nONG TJOE toeroet pergi ka itoe tempat,
dengan berkata djoega, jang ija inginKnONGTJOE mengikoet,
sebab merasa enak hati, kaloe aela bersama-sama · elengan
KnONGTJOE. Sebab demikian katanja baginela, maka maski-
poen ada merasfl, koer ang enak eli ha ti, KnONGTJOE tida bisa
tampik itoe oenelangan. Ija -trima oendangan itoe, tapi ija
berdj alan c1enga n pake karetanja sendiri j ang tiada bagoes
dan ada tertarik sadja oleh saekor banteng . dan sabagimana
biasanja, ija bawa bebrapa orang dari antara moerid-moeridnja,
sec1ang karetanja itoe djalan menoenggal sendirian , terpisah
djaoeh dari lain-lain kareta bagoes, hingga sasoewatoe orang
Qoleh lihat, bahoewa ija tiada teritoeng atawa tiela maoe
terltoeng pada itoe kawanan orang jang ada berc1j alan dengan
kabesaran di hadepannja.

Di lain tempo, tatkala bebrapa ponggawa j angberpikiran
baik, datang bermoehoen pada baginc1a, soepaja baginc1a per-
goenaken di dalam perkara negri K UONGT.JOE poenja kapandean
jang amat besar, elengan lantaran membriken pangkat besar
kapaela KrrONGTJOE, - baginda radja berkata: kami aela taoH
terang, jang KnONGTJOE ada amat pande dan berboeeli besar,
dan kami ada rasa, bahoewa KrrONGTJOE itoe soewatoe orang
jang nanti bisa mendatangken kamamoeran besar di dalam
karadjaan, seperti doeloe ija telah terbitken itoe di karadjaan
Louw. Tapi sekarang di saantero karadjaan Oewe ada kase-
nangan jang tetap, dan kaloe KnONGTJOE djadi pembesar,
adalah kami merasa koewatir, jang KnONGTJOE nanti adaken
atoerari-atoeran baroe. Kami soedah toewa dan- tida soeka
sarna perobahan; maka segala perkara misti tinggal sadja


Click to View FlipBook Version