L AMPIRAN
Lampiran 1. Contoh Agenda Pertemuan
RINCIAN AGENDA
Tanggal: ......................................................
NO JAM ACARA PELAKSANAAN CATATAN
ACARA
1 08.30 - 08.35 Pembukaan
Ketua
2 Penjelasan proses Pendamping
08.35 - 09.00 Pelaksanaan
Ketua dan
Pertemuan Pendamping
Ketua
3 09.00 - 09.45 Pelaksanaan Curah Ketua
Pendapat
Ketua dan
4 09.45 - 10.00 Istirahat Pendamping
Ketua
5 10.00 - 10.05 Penentuan Tim
Pelaksana
Kegiatan Pertemuan
CP berikut
6 10.05 - 10.15 Evaluasi
7 10.15 - 10.20 Evaluasi
96
Lampiran 2. Contoh Daftar Hadir Pertemuan
DAFTAR HADIR PERTEMUAN
Pertemuan ke : _____ Tanggal : ____/____/____
Jenis Kegiatan : _____ Topik Kegiatan : __________________________________________________________________
No Nama L/P Nama Kelompok Paraf
Anak Anak
1
2
3
4
5
97
Lampiran 3. Contoh Rencana Pelibatan Orangtua
CONTOH RENCANA PELIBATAN ORANGTUA
DI KELOMPOK/KELAS
Nama Lembaga PAUD : Tunas Bangsa
Kelompok/Kelas : Pisang (2 - 3 tahun)
No Hari/ Jadwal Kegiatan Nama Peran Ortu
Tanggal Main/Sentra Anak Orangtua
1
2
3
4
5
Wali Kelompok / Kelas,
()
98
Lampiran 4. Contoh Agenda Kegiatan
Contoh Agenda Kegiatan Pertemuan Orang Tua
Hari/ Tempat Jam Topik Nara KET
Tanggal sumber
Pentingnya Rangsangan di Usia Dini.
Rangsangan janin dalam kandungan
dan bayi lahir s.d 4 bulan.
Pemanfaatan limbah keluarga
sebagai bahan APE rumah.
Lampiran 5. Contoh Hasil Pertemuan
Contoh Catatan Hasil Pertemuan
Kegiatan : ....................................................................................
Hari / Tanggal :
Waktu :
Topik :
Narasumber :
Catatan Hasil Pertemuan
Notulen
( ............................................ )
99
Lampiran 6. Contoh Format Kesan
Contoh Format Kesan/Pesan/Saran Kegiatan
Nama Orangtua: .....................................................................................................................
Kesan/Pesan/Saran: ..............................................................................................................
.............................................................................................................................................................
.............................................................................................................................................................
......., ............ 20 .....
Tanda Tangan Orangtua/wali
Lampiran 7. Contoh Buku Kas
Contoh Buku Kas
Hari/ Uraian Penerimaan Pengeluaran Saldo
Tanggal
123 45
......., ............ 20 .....
Bendahara
( .................................. )
100
Lampiran 8. Contoh Format Evaluasi Program Kehadiran
Contoh Format Evaluasi Program Kehadiran
Nama Lembaga :
Nama Kepala Lembaga :
Nama Program :
Tahun Pelaksanaan : Triwulan I/II/III/IV (lingkari)
No Nama Nama Keterlibatan dalam Kegiatan** Ket***
Anak Orangtua Keg Keg Keg Keg Keg
I II III IV V
Kesimpulan:
Saran:
Keterangan:
* = ditulis nama yang hadir.
** = diisi sesuai frekuensi kehadiran orangtua, misal rendah (R), sedang (S), tinggi (T).
*** = diisi catatan yang diperlukan.
101
Kesimpulan:
1. Diisi berdasarkan total frekuensi keterlibatan dalam kegiatan seluruh program,
meliputi rendah, sedang, atau tinggi;
2. Diuraikan pula frekuensi kedatangan ayah dan ibu.
Saran:
Berisi tindak lanjut dari kesimpulan
a. Jika keterlibatan rendah (<30%) maka dilakukan kunjungan rumah dan
orangtua diberikan penyuluhan;
b. Jika keterlibatan sedang (30–60%) tidak perlu perlakuan tertentu;
c. Jika keterlibatan tinggi (>61%) perlu ditingkatkan peranan dalam program.
102
praktek Baik / Best practice
Dalam rangka menguatkan dan menambah pemahaman orangtua tentang tujuan
PAUD maka seluruh kegiatan pada Program Parenting diarahkan untuk mencapai
tujuan tersebut. Dalam empat tahun terakhir, program parenting lebih banyak ditujukan
untuk menguatkan pemahaman orangtua tentang bagaimana anak membangun
pengetahuan dan bagaimana proses tersebut dibangun. Beberapa bentuk kegiatan
yang dilaksanakan pada PAUD Mutiara Ibu antara lain:
PRAKTEK BAIK 1
PAUD Mutiara Ibu di Provinsi Jawa Tengah
Dalam rangka menguatkan dan menambah pemahaman orangtua tentang tujuan
PAUD maka seluruh kegiatan pada Program Parenting diarahkan untuk mencapai
tujuan tersebut. Dalam empat tahun terakhir, program parenting lebih banyak ditujukan
untuk menguatkan pemahaman orangtua tentang bagaimana anak membangun
pengetahuan dan bagaimana proses tersebut dibangun. Beberapa bentuk kegiatan
yang dilaksanakan pada PAUD Mutiara Ibu antara lain:
103
a. Kelas Orangtua (Parents-class)
Pada kegiatan ini orangtua diundang untuk menempatkan diri sebagai anak-anak
dengan dipandu oleh pendidik. Orangtua mengikuti kegiatan dari penguatan motorik
kasar hingga kegiatan main di sentra-sentra. Pendidik memperlakukan orangtua
sebagaimana saat memberi dukungan pada anak. Kegiatan diakhiri dengan diskusi
tentang pengalaman apa yang telah dibangun dari kegiatan main sebelumnya.
Kegiatan ini membantu orang dewasa memahami bahwa semua anak senang
bermain. Semua anak membangun pengetahuan dari pengalaman main bila didampingi
oleh orang dewasa yang paham program. Pada saat kegiatan ini berlangsung, anak-anak
diliburkan sehingga orangtua dapat berinteraksi dengan guru dengan baik.
b. Hari Orangtua (Parents-day)
Kegiatan Hari Orangtua merupakan saat dimana anak bermain bersama orangtua di
sentra-sentra dimana pendidik tetap menjadi fasilitator. Melalui kegiatan ini orangtua
mengamati secara langsung bagaimana pendidik berinteraksi dan menguatkan
pengalaman main anak. Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama pengelola lembaga
sementara pendidik melanjutkan kegiatan bersama anak-anak.
c. Bimbingan Orangtua (Parents-guide)
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk diskusi, workshop atau seminar. Di lembaga PAUD
Mutiara Ibu, kegiatan ini biasanya dilaksanakan atas usulan orang tua.
d. Kunjungan Rumah (Home-visit)
Pada kegiatan ini pendidik dari PAUD Mutiara Ibu, berkunjung ke rumah peserta didik
dengan harapan memiliki informasi lebih lengkap tentang lingkungan di sekitar anak
(orang dewasa, lingkungan tinggal dan lainnya). Namun demikian kegiatan ini dapat
berkembang menjadi bimbingan tentang pengasuhan anak.
104
e. Hari Konsultasi
Hari konsultasi dilakukan sesuai kebutuhan tiap anak. Jadwal dibuat dengan
menyesuaikan kondisi orang tua. Pada umumnya konsultasi dilaksanakan pada sore dan
malam hari karena pada umumnya orangtua bekerja.
f. Penerimaan Laporan Perkembangan Anak
Laporan perkembangan diberikan kepada orangtua tiap tri wulan. Kesepakatan antara
lembaga dan sekolah adalah bahwa pengambilan laporan perkembangan tidak dapat
diwakilkan kepada siapapun. Dampak dari kesepakatan tersebut adalah dipastikan bahwa
paling sedikit orangtua bertemu pendidik/wali kelas tiga bulan sekali untuk berdiskusi
tentang anak.
g. Pelatihan untuk Perawat Bayi (Baby-sitter), Pendamping Anak dan Pembantu
Kegiatan dilaksanakan atas permintaan orangtua dengan tujuan memperdalam
pengetahuan orang dewasa di sekitar anak, khususnya baby-sitter dan pembantu rumah
tangga.
h. Menyusun Menu Sehat untuk Anak di Sekolah
Pada saat tertentu orangtua dilibatkan dalam penyusunan menu sehat untuk anak-anak.
105
PRAKTEK BAIK 2
Bunda Ganesa – Bandung, Propinsi Jawa Barat
Kegiatan pemberdayaan orangtua yang dilakukan oleh PAUD Bunda Ganesa
Bandung adalah sebagai berikut:
a. Pertemuan awal tahun ajaran
Pertemuan antara pengelola, guru, dan orangtua murid. Kegiatan ini dilaksanakan pada
awal tahun ajaran baru. Pihak sekolah menyampaikan informasi mengenai kurikulum,
konsep sekolah, peraturan, dll.
- Gambar 9. Pertemuan awal tahun ajaran baru -
106
b. Wawancara Orangtua (Parents Interview)
Pertemuan antara guru, orangtua murid, dan psikolog untuk membahas perkembangan
anak di sekolah. Untuk Taman Kanak-Kanak, pertemuan ini dijadwalkan satu kali dalam
tiap semester. Sementara untuk Taman Penitipan Anak dan Kelompok Bermain
dijadwalkan satu kali per tiga bulan. Layanan psikologi ini tidak terbatas sesuai dengan
jadwal yang telah ditentukan, tetapi orangtua murid dapat berkonsultasi dengan psikolog
sewaktu-waktu jika diperlukan.
c. Seminar dan Lokakarya untuk Orang Tua
Pengelola, Kepala Sekolah, dan Ikatan Orangtua Murid berkoordinasi untuk mengadakan
seminar/workshop yang temanya berdasarkan isu-isu, permasalahan atau informasi yang
ingin diketahui oleh orangtua mengenai pendidikan dan tumbuh kembang anak. Seminar
ini diisi oleh narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing seperti psikolog,
ahli gizi, dokter anak dan pakar kreativitas. Seminar untuk orangtua murid ini dijadwalkan
setiap tiga bulan sekali.
Gambar 10. Seminar untuk orangtua Gambar 11. Seminar mengenai perilaku
mengenai psikologi anak anak susah makan
107
d. Program orangtua masuk sentra
Pada program ini orangtua dapat melihat program pembelajaran di sentra. Kegiatan ini
bertujuan agar orangtua murid dapat melihat bagaimana cara guru mengajar yang dapat
menstimulasi kecerdasan anak secara optimal.
e. Pertemuan informal dengan orangtua (Coffee Morning)
Pertemuan ini bersifat informal. Orangtua diberikan kesempatan untuk memberikan
masukan kepada pihak sekolah, sebaliknya pihak sekolah memberikan informasi yang
aktual tentang segala hal yang berkaitan dengan program sekolah.
f. Melibatkan orangtua dalam kegiatan/program sekolah seperti:
Kegiatan dilaksanakan atas permintaan orangtua dengan tujuan memperdalam
pengetahuan orang dewasa di sekitar anak, khususnya baby-sitter dan pembantu
rumah tangga.
Hari Istimewa (special day) (sebagai contoh saat tema “Aku Ingin Tahu Tentang
Mamalia”, orangtua diminta untuk membuat kostum binatang mamalia bersama
anaknya.
Tamu istimewa (special guest) biasanya orangtua menjadi guru tamu, sebagai
contoh saat tema “Robot Sahabatku”, kami mengundang orangtua murid yang
merupakan dosen Teknik Elektro ITB menjadi guru tamu dan membawa robot asli.
Acara kebersamaan akhir tahun.
108
Gambar 12. Hari Istimewa (special day)
dengan membuat kostum binatang mamalia
- Gambar 13. Program Tamu Istimewa -
Gambar 14. Keterlibatan orangtua murid
dalam acara akhir tahun kebersamaan
109
PRAKTEK BAIK 3
PAUD Al-Kautsar – Serang, Provinsi Banten
PAUD Al-Kautsar termasuk PAUD percontohan yang terletak di kota Serang.
Sebagai sekolah percontohan lembaga ini sering dijadikan tempat untuk melakukan
magang oleh tenaga pendidik yang berdomisili di sekitar kota ini. Diantara kegiatan
yang berkaitan dengan pemberdayaan orangtua di lembaga ini adalah sebagai berikut:
a. Pertemuan Bulanan
Tema pertemuan ini telah ditentukan pada saat penyusunan program kegiatan yang
disesuaikan dengan kebutuhan orangtua (berdasarkan harapan orang tua), narasumber
dari orangtua murid yang mempunyai kemampuan di bidang tersebut, pihak sekolah,
atau narasumber luar yang kita datangkan. Pada kegiatan ini orangtua dapat berbagi
(sharing) tentang cara mengasuh anak, pengetahuan tentang tumbuh kembang anak,
cara menjaga kesehatan anak, tentang perkembangan psikologi anak, cara mendidik
anak secara Islami dan lain–lain sesuai dengan tema yang telah ditentukan bersama.
Pelaksanaan kegiatan pertemuan bulanan dilaksanakan antara 1–2 jam. Kegiatan
pertemuan ini biasanya dilakukan bersamaan dengan kegiatan di sekolah.
Gambar 15. Kegitan pertemuan rutin orang tua
110
b. Menu Sehat
Membantu menyiapkan menu sehat setiap bulan, pemberian menu sehat dilakukan
setiap bulan pada saat acara renang sehingga setelah berenang anak-anak mendapatkan
makanan sehat. Biaya dan penanggung jawab kegiatan diatur oleh POMG yang
dilaksanakan secara bergiliran pada kelompok yang telah dibagi.
Gambar 10. Seminar untuk orangtua
mengenai psikologi anak
c. Melaksanakan wisata edukatif atas arahan sekolah
Setiap tahun sekolah mempunyai program wisata edukatif (field trip). Hal ini perlu
dilakukan sekolah karena tidak semua tempat di lingkungan sekolah sesuai dengan tema
yang diperlukan, sebagai contoh kebun binatang. Contoh lain seperti karnaval, manasik
haji, dan api unggun. Dalam field trip guru membutuhkan bantuan beberapa orangtua
untuk mengawasi anak-anak. Sebagai contoh, pada acara karnaval orangtua membantu
guru menyiapkan kostum karnaval dan kudapan. Selain itu, pada acara field trip, orangtua
terlibat mulai dari menentukan tempat tujuan yang sesuai dengan tema, sampai dengan
pelaksanaannya.
Gambar 17. Beberapa pengurus
POMG saat mendampingi sekolah
melakukan kunjungan lapangan
ke kebun rambutan
111
PRAKTEK BAIK 4.
PAUD Bukit Aksara – Semarang, Provinsi Jawa Tengah
a. Acara Penyambutan Orangtua (Welcoming Parents)
Suatu bentuk kegiatan ucapan selamat datang di tahun ajaran baru bagi seluruh
orangtua murid Bukit Aksara. Kegiatan ini diadakan setiap awal tahun ajaran baru,
orangtua dapat mendengarkan informasi mengenai agenda program kegiatan selama
satu tahun. Dalam kegiatan ini pula, paguyuban orangtua murid di masing-masing
tingkat usia dibentuk.
b. Kunjungan Rumah (Home Visit)
Saat ini, program home visit baru berjalan sebatas kunjungan bagi anak-anak yang
sedang mengalami masalah perkembangan. Guru wali bersama kepala sekolah
mengunjungi anak dan orangtua di rumah untuk sharing dan mengobservasi kegiatan
yang dilakukan di rumah sehubungan dengan permasalahan yang dialami anak.
c. Penerimaan Laporan Perkembangan Anak
Orangtua murid menerima Laporan Perkembangan Anak (Rapor) dari guru wali
masing-masing setiap 3 bulan sekali. Dalam kegiatan ini dapat diisi terlebih dahulu
dengan satu materi mengenai salah satu program kegiatan sekolah, dan atau langsung
menerima Laporan Perkembangan Anak secara individual pada masing-masing guru wali.
112
d. Sekolah untuk Orangtua “Merawat Anak Lebih Baik” (“Raising For Better Children”)
Merupakan suatu bentuk kegiatan pendidikan keorangtuaan (parenting) dengan
mengangkat suatu tema atau topik tertentu. Kegiatan ini diikuti baik oleh orangtua yang
anaknya bersekolah di Bukit Aksara maupun untuk umum. Kegiatan ini diselenggarakan
satu bulan sekali.
Berikut kami sertakan topik-topik yang diangkat dalam Sekolah untuk Orangtua:
1. Membangun pondasi bagi anak.
2. Kebutuhan mendasar anak.
3. Kelekatan dan keterikatan.
4. Strategi tidur anak berkualitas.
5. Tertawa dan pembelajaran.
6. Kebutuhan sosial anak.
7. dan lain-lain.
e. Acara Minum Teh Bersama Orangtua (Parents Tea)
Merupakan suatu bentuk layanan bagi orangtua yang memerlukan waktu khusus untuk
dapat berkonsultasi langsung secara individu atau kelompok baik dengan guru, kepala
sekolah, ataupun jajaran yang lain. Kegiatan ini bersifat informal dan isi pembicaraan
dapat berkaitan dengan program pembelajaran sekolah ataupun seputar tumbuh
kembang anak. Kegiatan ini dilaksanakan satu bulan sekali pada hari Sabtu minggu
kedua.
f. Hari Orangtua (Parents Day)
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada orangtua murid untuk terlibat langsung
dalam proses belajar mengajar di kelas. Orangtua dapat secara sukarela berperan
sebagai guru atau guru pendamping, sehingga orangtua dapat berperan aktif dalam
proses kegiatan bersama anak di kelas. Orangtua yang ingin berpartisipasi perlu
melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak sekolah supaya dapat dijadwalkan
dengan baik.
113
g. Program pengasuhan anak
Sasaran kegiatan ini adalah para pengasuh (babysitter) yang terlibat dalam pengasuhan
anak sehari-hari di rumah. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pengasuh anak
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pola pengasuhan anak sesuai dengan kapasitas
mereka.
h. Kebersamaan (Sharing) bersama Opa-Oma
Merupakan suatu bentuk layanan bagi orang yang terlibat dalam tumbuh kembang anak,
dalam hal ini Opa dan Oma sebagai extended family. Kegiatan ini berbentuk sharing
pengalaman mereka dalam mengasuh anak dan cucu yang disesuaikan dengan tuntutan
jaman.
i. Keterlibatan Orang tua
Beberapa kegiatan di sekolah dapat terlaksana atas keterlibatan orangtua untuk
mendukung kesuksesan program. Beberapa keterlibatan orangtua antara lain:
1. Membuatkan makanan untuk kegiatan makan bersama anak.
2. Terlibat dalam kegiatan-kegiatan tertentu seperti Hari Keluarga (Family Day),
Kemping Anak Mandiri, Outbond, Penerimaan penutur bahasa asing
(foreign speaker) menjadi guru sukarela, dsb.
3. Menjalin hubungan secara intensif melalui berbagai media, baik tatap muka
langsung, telepon, surat, dll.
114
Gambar 18. Kegiatan Parenting Class Gambar 19. Kegiatan pengasuhan
untuk pengasuh anak
Gambar 20. Keterlibatan orangtua Gambar 21. Kegiatan seminar “Tumbuh
dalam kegiatan presentasi Kembang Gigi Anak” untuk orang tua
kewirausahaan
115
TUGAS MANDIRI
Untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan peserta diklat terkait materi
Penyelenggaraan Program Pemberdayaan Orang Tua di Satuan PAUD, peserta memiliki
tugas setelah pelaksanaan materi tatap muka yaitu tugas mandiri. Bentuk tugas
mandiri yang terkait dengan modul ini peserta diharapkan dapat merencanakan,
melaksanakan dan mengevaluasi program yang dilakukan di lembaga masing masing.
A. Penjelasan tentang tugas mandiri Penyelenggaraan Program Pemberdayaan Orang Tua
di Satuan PAUD dengan komponen sebagai berikut;
1. Peserta membuat perencanaan berupa jadwal pemberdayaan orangtua
di lembaga masing-masing sesuai tahun ajaran.
2. Peserta melaksanakan kegiatan program pemberdayaan orang tua di Satuan PAUD.
No. Program Bentuk Tema Narasumber Tempat Keterangan
Kegiatan
3. Peserta mengevaluasi program pemberdayaan orangtua. Tindak Presentasi
No. Program Masalah Penyebab Solusi Lanjut Kehadiran
B. Dalam kegiatan pemberdayaan orang tuadi Satuan PAUD diperlukan administrasi3 2x2
pembukuan sebagai bukti telah dilaksanakan/diimplementasikannya kegiatan. Peserta
diharapkan mampu membuat administrasi sesuai dengan materi yang sudah
dijelaskan.
116
3 2x2 SOAL LATIHAN
5
1. Soal - soal latihan !
Petunjuk: Pilihlah salah satu alternatif jawaban yang paling tepat!
1. Keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam mengembangkan
potensi anak secara optimal, karena..
a. Keluarga merupakan kesatuan yang diikat dengan tali perkawinan
b. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak
c. Keluarga tempat anak mengadakan interaksi
d. Keluarga tempat anak bereksplorasi dalam mengembangkan semua
potensi yang dimiliki
e. Semua jawaban benar v
2. Keluarga mempunyai kewajiban untuk melindungi anak, baik secara jasmani
maupun rohani. Hal ini merupakan perwujudan dari fungsi..
a. Protektif v
b. Ekonomi
c. Edukatif
d. Proaktif
e. Reproduksi
3. Keluarga mempunyai tugas untuk mempersiapkan anaknya menjadi anggota
masyarakat yang baik, hal ini merupakan perwujudan dari fungsi..
a. Protektif
b. Ekonomi
c. Edukatif
d. Reproduksi
e. Sosialisasi v
117
3 2x24. Keluarga diharapkan dapat mewujudkan rasa aman, damai, dan tercipta
5keakraban antara anak dengan orangtua. Hal ini merupakan perwujudan dari
fungsi…
a. Protektif
b. Ekonomi
c. Edukatif
d. Rekreatif v
e. Proaktif
5. Menanamkan kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab pada anak,
sebaiknya diberikan dengan cara.
a. Berdiskusi
b. Simulasi
c. Pemberian tugas
d. Pemberian contoh v
e. Tes
6. Mengembangkan sikap toleransi, dan kasih aying pada anak akan optimal
apabila orangtua memberikan…
a. Perhatian v
b. Dorongan
c. Ganjaran
d. Punishmen
e. Hambatan
7. Tahap pelaksanaan program pemberdayaan orangtua yang lebih efektif
adalah berikut..
a. Persiapan – penyusunan program – pelaksanaan – monitoring -
evaluasi v
b. Penyusunan program – pelaksanaan – monitoring – evaluasi
c. Penyusunan program – pelaksanaan – evaluasi – monitoring
d. Persiapan – penyusunan program – evaluasi - monitoring
e. Jawaban b dan c benar
118
3 2x28. Tujuan kunjungan rumah adalah sebagai berikut, kecuali:
5a. Menjalin silaturahmi antara keluarga dengan pengurus satuan pendidikan
anak usia dini
b. Menggali informasi tentang pola-pola pendidikan orangtua dalam
keluarga
c. Menemukan pemecahan masalah secara bersama terhadap masalah
yang dihadapi oleh orangtua di rumah
d. Memberikan dukungan kepada anak
e. Semua jawaban salah v
9. Berbagai jenis pemberdayaan orangtua dapat diselenggarakan oleh satuan
PAUD. Janis kegiatan apa yang paling luwes pengaturan waktunya?
a. Kelompok pertemuan orangtua
b. Kunjungan rumah v
c. Keterlibatan orangtua di kelas anak
d. Hari konsultasi orangtua
e. Kelas inspirasi
10. Orangtua bersama-sama menyiapkan menu sehat untuk diberikan
makanan tambahan kepada peserta didik. Jenis kegiatan pemberdayaan
orangtua apa yang paling tepat untuk dilaksanakan?
a. Kunjungan rumah
b. Hari konsultasi orangtua
c. Keterlibatan orangtua dalam kegiatan bersama v
d. Kelompok pertemuan orangtua
e. Pentas akhir tahun
11. Pelibatan keluarga di satuan PAUD mengikuti prinsip:
a. Persamaan hak, kebersamaan, kebutuhan anak, aspirasi anak v
b. Persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi
c. Melihat perkembangan, kemajuan, hasil evaluasi dan tindak lanjut
d. Keluasan, fleksibelitas, kontiniuitas dan keutuhan
e. Lembaga, orangtua, anak dan pakar
119
3 2x212. Penyelesaian permasalahan dalam keluarga dapat dilakukan dengan
5beberapa cara yaitu:
a. Orang tua mempersiapkan anaknya untuk menjadi anggota masyarakat
yang baik
b. Saling sopan santun dalam keluarga
c. Menjalin hubungan yang erat antar anggota keluarga
d. Menyediakan waktu untuk bersama
e. Berkomunikasi dengan baik dan mencari penyelesaian masalah v
13. Sikap santun dalam perkataan dimaknai sebagai:
a. Senantiasa mengucapkan hal-hal yang baik saja, lembut, merendahkan
suara v
b. Lemah lembut, suka menolong orang lain, dan beraktivitas secara teratur
c. Kesantunan yang dimiliki ibu melahirkan anak yang santun perkataan
maupun perbuatan
d. Pembiasaan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari
e. Mendidik anak menjadi ikhlas dalam perkataan dan perbuatan
14. Langkah apa yang dilakukan dalam persiapan pelaksanaan program
pemberdayaan orangtua di satuan PAUD?
a. Sosialisasi dan pendataan kebutuhan program
b. Pendataan kelompok sasaran v
c. Penyiapan perangkat program
d. Pelaksanaan program
e. Monitoring dan evaluasi
15. Contoh pelaksanaan program pemberdayaan orangtua di satuan PAUD
adalah:
a. Persiapan dan penyusunan program
b. Pelaksanaan program pemberdayaan
c. Pertunjukkan karya anak dalam pentas seni v
d. Penyerahan rapor perkembangan anak
e. Penyusunan perangkat kurikulum
120
3 2x216. Evaluasi internal pelaksanaan program pemberdayaan orangtua di satuan
5PAUD dilakukan dengan mempertimbangkan;
a. Jenis kegiatan, kekurangan dan kelemahan program v
b. Hasil kegiatan, monitoring kegiatan dan tindak lanjut
c. Keterlibatan orang tua berikutnya dan persiapan lanjutan
d. Biaya yang dikeluarkan dan sarana prasarana yang ada
e. Proses pembelajaran yang dilalui dan masalah anak
17. Beberapa teknik evaluasi program pemberdayaan orangtua di satuan PAUD
yang bisa dilakukan adalah:
a. Ceramah dan drill
b. Kunjungan lapangan
c. Survey, analisis
d. Wawancara, check list, kuesioner v
e. Metodologi penelitian tindakan kelas
18. Orangtua yang memiliki profesi tertentu dan bisa menjadi inspirasi bagi
anak-anak bisa dijadikan sebagai kegiatan program?
a. Konsultasi orang tua
b. Kelas inspirasi v
c. Pentas akhir tahun
d. Pertemuan orang tua
e. Kunjungan rumah
19. Bentuk dukungan orangtua di rumah bersama anak di antaranya:
a. Menciptakan lingkungan rumah yang aman dan menyenangkan v
b. Persiapan pendidikan lanjutan di Sekolah Dasar
c. Perkembangan aspek fisik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional
d. Rekreasi bersama anak dan menanyakan pengalamannya
e. Bermain bersama teman sebaya
20.Katerlibatan orangtua di rumah dalam hal pola hidup bersih dan sehat
adalah:
a. Mengajarkan kepada anak bagian tubuh mana yang boleh dan tidak
untuk disentuh
b. Membiasakan kegiatan oleh raga yang rutin v
c. Mengajak anak berkomunikasi dengan baik
d. Membiasakan anak membawa sendiri barang miliknya
e. Berpamitan jika ingin bepergian
121
KUNCKIUNJCAIWJAAWBAABNAN
1. Jawaban e 11. Jawaban a
2. Jawaban a 12. Jawaban e
3. Jawaban e 13. Jawaban a
4. Jawaban d 14. Jawaban b
5. Jawaban d 15. Jawaban c
6. Jawaban a 16. Jawaban a
7. Jawaban a 17. Jawaban d
8. Jawaban e 18. Jawaban b
9. Jawaban b 19. Jawaban a
10. Jawaban c 20.Jawaban b
3 2x2 122
5