Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Tabel B.10. Kebutuhan Tenaga Kerja Operasi
No. Kualifikasi Jabatan Jumlah
1. 1
2. Ilmu Tehnik, Migas (S1) Kepala Operasi 4
3. 2
4. Ilmu Teknik, Migas (D3) Operator 2
5. 4
6. Ilmu Tehnik (S1) Div. Pengamanan 3
7. Ilmu Ekonomi (D3) Administrasi 20
36
Ilmu Tehnik, Informatika (D3) Div. Pemeliharaan ROW
Ilmu Tehnik, MIPA, Kesehatan Div. Kesehatan, Keselamatan
Masyarakat, Hukum, Sosial (S1) Kerja dan Lindung Lingkungan
disesuaikan kebutuhan Tenaga Teknis (Kontraktor)
Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja
Sumber : Ditjen Migas Kementerian ESDM, 2021
b. Pendistribusian dan Pengaliran Gas
Pengoperasian adalah menjalankan sistem jaringan dan fasilitas
sesuai dengan yang direncanakan yaitu untuk menyalurkan gas mulai
titik serah terima (awal) sampai stasiun pengatur tekanan (akhir).
Pendistribusian gas bumi untuk rumah tangga dilakukan dengan
menggunakan sarana transportasi pipa tekanan rendah sampai sedang
(0,1 - 4 bar), dimana dalam suatu wilayah jalur pipa distribusi gas bumi,
pipa-pipa distribusi tersebut terhubung satu sama lain membentuk suatu
jalur jejaring pipa (network). Titik pasokan gas ke jalur pipa distribusi
dikenal dengan istilah stasiun penerima yang berada dekat dengan
sumber pasokan, misalnya berdekatan dengan pipa transmisi atau
lapangan produksi.
Pada kondisi normal, jaringan pipa distribusi dioperasikan pada tekanan
yang sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan. Alat pengatur tekanan
pada distribusi tekanan rendah adalah Metering Skid, sedangkan untuk
menurunkan tekanan pada meter konsumen rumah tangga
menggunakan service regulator. Tekanan Operasi Boleh Maksimum
(TOBM) harus lebih kecil dari :
Tekanan desain elemen terlemah dan sistem jaringan pipa.
Tekanan yang diperoleh dengan jalan membagi tekanan tes sistem
jaringan pipa sesudah konstruksi dengan faktor yang sesuai pada
kelas lokasi yang dilibatkan. B - 36
Rencana Usaha dan atau Kegiatan
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Tekanan aman maksimum yang dialami oleh sistem jaringan pipa
yang didasarkan pada sejarah pengoperasian dan pemeliharaan.
c. Pencegahan dan Penanganan Keadaan Darurat Saat Gas
Dioperasikan
Dalam hal ini yang dimaksud dengan keadaan darurat adalah suatu
kejadian kebakaran, peledakan dan/atau kebocoran bahan gas dalam
skala besar yang menimbulkan kerusakan dahsyat di daerah sekitar
tempat kejadian dan dapat mengancam keselamatan jiwa karyawan
serta masyarakat di sekitarnya.
Penerapan sistem penanganan keadaan darurat pada jalur pipa
terintegrasi dengan penerapan keadaan darurat yang mengacu pada
prosedur tertulis, yaitu:
Prosedur kecelakaan dan kegagalan operasi;
Prosedur organisasi keadaan darurat;
Prosedur rencana tanggap darurat.
Perbaikan sambungan rumah, memaksimalkan tim ECC
(Emergency Central Control) yang tugasnya memantau seluruh
jaraingan pipa. Ini dilakukan untuk mendeteksi adanya kebocoran
atau kerusakan sambungan pelanggan. Ada juga SOP dari Ditjet
Migas tentang penanggulangan keadaan darurat.
Perbaikan pipa bocor dengan melalukan prosedur Operasi stasiun
“takeoff” pada prinsipnya untuk memonitor seluruh proses utama.
Jika terjadi peledakan dan/atau kebocoran bahan gas, akan
melakukan proses penutupan kebocoran dan/atau pemberian
kompensasi sesuai SOP yang berlaku.
Penanggulangan bahaya jika terjadi kebocoran, tanggap darurat saat gas
dioperasikan, penanganan gas liar dan pedoman pengoperasian
pipanisasi dalam perubahan tekanan, inspeksi berkala dalam keadaan
normal, pemeriksaan ketebalan pipa secara periodik sudah mencakup
pedoman dan merupakan suatu kesatuan SOP operasi distribusi gas.
a. Pencegahan kerusakan jaringan B - 37
Rencana Usaha dan atau Kegiatan
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Bila konstruksi dan prosedur pemliharaan selalu dipatuhi, maka yang
paling mungkin menjadi penyebab kemacetan pasokan gas adalah
kerusakan karena sebab-sebab luar. Oleh karena itu tindakan
pencegahan perlu diupayakan dari kemungkingan kerusakan,
diantaranya:
Inspeksi saluran pipa secara teratur
Pemberitahuan resmi dan prosedur komunikasi dengan instansi-
instansi lain mengenai tempat dan gardu pipa gas.
Pemasangan papan nama atau keterangan-keterangan lain yang
perlu diketahui masyarakat umum ditempat-tempat strategis.
Letak susunan kran dan block valve sebagai katup pengaman
selalu dalam keadaan aman saat patroli keliling.
b. Survei Kebocoran Gas
Urutan kegiatan yang wajib dilakukan untuk menanggulangi
kebocoran gas antara lain :
Mengamankan manusia di sekitar lokasi kebocoran
Mencari penyebab kebocoran dan memperbaikinya.
Mengamankan harta benda dari kerusakan.
Memeriksa perbaikan tersebut.
Pengaturan dan pemeriksaan MR/S secara berkala
Penutupan valve. Pengaturan, pemeriksaan MRS dan pengaturan
valve dilakukan dalam sistem zona.
c. Kesiagaan waktu untuk menangani gas bocor
Gas yang bocor dari pipa yang tertanam biasanya mencari alur
yang mudah untuk lepas ke udara bebas. Bila pipa gas tertutup
oleh permukaan keras dan padat (jalan atau trotoar), maka gas
bocor dapat
terlepas ke udara melalui parit/got, pipa dan jalur kabel tanam. Bila
memungkinkan, buangan gas liar ini diperkecil selama pekerjaan
berlangsung. Beberapa tindakan yang dilakukan:
Menutup dan mematikan semua kemungkinan sumber api, agar
Rencana Usaha dan atau Kegiatan B - 38
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
tidak menimbulkan kebakaran.
Jika terpaksa harus memotong pipa logam, maka pipa yang
dipotong harus dibalut atau mengisolasi CP impressed current
system untuk mencegah penjalaran.
Pemasangan papan peringatan di sekitar lokasi kebocoran.
Memperkecil timbulan listrik statis dan percikan api dari alat kerja
penanggulangan.
d. Pencegahan Kebakaran Untuk mengantisipasi, mencegah dan
meminimalisir bahaya kebakaran yang mungkin bisa timbul di areal
pipa gas maupun stasiun pengatur tekanan gas. Operator
menyiagakan diri dan memiliki fasilitas untuk penanggulangan
terjadinya kebakaran tersebut dengan peralatan yang meliputi racun
api, hidrant, dan selang air serta rambu-rambu anti kebakaran di
areal stasiun pengatur tekanan gas, sedangkan pada jalur pipa akan
dipasang rambu-rambu peringatan pada tiap-tiap 100-500 m untuk
memberitaukan kepada masyarakat sekitar bahwa di areal tersebut
terdapat pipa gas bertekanan tinggi.
e. Pemeliharaan
Pemeliharaan pipa ditujukan agar bahan konstruksi pipa tetap
aman dipakai sampai dengan batas umur pakainya. Perawatan
khusus akan dilakukan secara intensif jika terjadi keadaan yang
luar biasa seperti gempa bumi.
Kegiatan pemeliharaan meliputi :
Kontrol Korosi
Pemeliharaan kontrol korosi internal dapat dilakukan
dengan inhibitor dan/atau intelligent pig untuk pendeteksian
korosi dalam pipa.
Pemeriksaan korosi atmosferik (eksternal pipa) yakni
memeriksa dan memastikan permukaan luar semua
jaringan dan fasilitas pipa gas yang berada diatas
permukaan tanah yang dilakukan secara visual untuk
Rencana Usaha dan atau Kegiatan B - 39
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
mengetahui kondisi cat apakah ada kerusakan, retak,
pengelupasan dan korosi.
Inspeksi Jaringan Pipa
Pemeriksaan dan pemantauan terhadap kondisi di atas jalur
pipa dan fasilitas pendukungnya meliputi: Kondisi jalur pipa,
perubahan lingkungan di sekitas jalur pipa, tingkat kepadatan
bangunan di sekitarnya, tingkat kepadatan lalu lintas di jalur
perlintasan pipa, aktifitas pihak ketiga di sepanjang jalur pipa.
Pemeriksaan dan pengetesan terhadap jaringan pipa dan
fasilitas pendukung yang berada di atas tanah (jembatan)
meliputi kondisi coating (cat) pipa, kondisi support pipa, kondisi
pagar pengaman jembatan pipa, kondisi fisik dan coating (cat)
jembatan pipa, dan ketebalan pipa.
Pengukuran terhadap sistem proteksi pipa secara sampling.
Pemeriksaan kondisi dan fungsi kerangan meliputi : kondisi
fisik bak kerangan, kondisi fisik kerangan, kondisi coating
kerangan, fungsi kerja kerangan.
Patroli Jaringan
Patroli jaringan dilakukan pada area sepanjang jalur pipa untuk
mengamati adanya aktifitas konstruksi, erosi, pipa yang
terekspos, kebocoran serta faktor-faktor lain yang dapat
mempengaruhi keselamatan pengoperasian pipa. Patroli dapat
dilakukan bersamaan dengan kegiatan yang lain yang
berkaitan seperti pemberian tanda pada jalur pipa, survei
kebocoran, monitoring (pencatatan) dan kegiatan lainnya.
4) Tahap Pasca Operasi
Pada tahap pasca operasi kegiatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk
Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur tahap
pelaksanaan kegiatan yang dapat menimbulkan dampak terhadap
Rencana Usaha dan atau Kegiatan B - 40
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
lingkungan adalah pembersihan pipa (flushing) dan penutupan pipa.
Pembersihan pipa (flushing) dilakukan untuk memastikan gas yang
terdapat dalam pipa benar-benar hilang dan diisi dengan gas nitrogen.
Setelah itu dilakukan penutupan pipa (plug) sehingga tidak berpotensi
menimbulkan kebakaran ataupun ledakan. Berdampak pada persepsi
masyarakat, dimana adanya sosialisasi tentang pembersihan pipa
(flushing) dan penutupan pipa pada masyarakat secara berkala sehingga
masyarakat tidak khawatir.
Rencana Usaha dan atau Kegiatan B - 41
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
C. DAMPAK LINGKUNGAN YANG DITIMBULKAN
DAN UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
SERTA STANDAR PENGELOLAAN DAN
PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP
Berdasarkan komponen kegiatan yang dilaksanakan pada rencana kegiatan
Pengembangan Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur yang dibagi dalam tahap prakonstruksi,
konstruksi, operasi dan Pasca Operasi, serta dampak yang ditimbulkan.
Uraian tersebut dicantumkan secara singkat dan jelas dalam bentuk matriks atau
tabel yang berisi pengelolaan terhadap dampak yang ditimbulkan, dengan
menyampaikan elemen-elemen sebagai berikut:
a. Dampak lingkungan.
b. Sumber dampak.
c. Jenis dampak.
d. Besaran dampak.
e. Bentuk upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
f. Lokasi pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
g. Periode pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
h. Institusi pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
Adapun matriks rencana pengelolaan lingkungan hidup dan pemantauan
lingkungan kegiatan Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah
Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dijabarkan pada Tabel C.1.
berikut ini.
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan C-1
serta Pemantauan Lingkungan
Tabel C.1. Matriks Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Peman
Kabupaten OKU Timur
Dampak Lingkungan Yang Ditimbulkan Rencana Standar Pengelolaan Lingkunga
Usaha Dan/Atau Kegiatan
Sumber Jenis Dampak Besaran Bentuk Upaya Lokasi
Dampak Dampak Pengelolaan Pengelolaan
Lingkungan Hidup Lingkungan
Hidup
TAHAP PRA KONSTRUKSI
Sosialisasi Keresahan Jumlah calon a. Menyampaikan Desa Sidodadi,
Rencana masyarakat pelanggan rencana kegiatan Desa Karang
Kegiatan (3015 SR) yang baik pada saat Kemiri, Desa
bermukim di: pelaksanaan Triyoso dan
Desa Sidodadi, konstruski maupun Desa Sido
Karang Kemiri, operasional secara Mulyo
Triyoso, dan jelas melalui (Kecamatan
Sido Mulyo pertemuan dengan Belitang)
(Kecamatan calon pelanggan
Belitang) / atau perwakilan
Jumlah yang difasilitsasi
Penduduk di 4 atau bekerja sama
Desa tersebut dengan
sebanyak 3613 pemerintahan desa
KK setempat
b. Menyampaikan
cara penanganan
kebakaran pada
pertemuan tersebut
di atas
c. Menginformasi-kan
kepada masyarakat
nomor telepon atau
sarana pengaduan
yang dapat
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
ntauan Lingkungan Hidup (UPL) Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di
an Hidup Standar Pemantauan Lingkungan Hidup Institusi
Periode Pengelola &
Bentuk Upaya Lokasi Periode Pemantau
Pengelolaan Pemantauan Pemantauan Pemantauan Lingkungan
Lingkungan Lingkungan Hidup Lingkungan Hidup Lingkungan
Hidup
Hidup Hidup
Saat mulai Melakukan Desa Sidodadi, Satu kali selama Pelaksana:
kegiatan konsultasi publik Desa Karang Kemiri, tahap pra Pemrakarsa
melakukan pra dengan masyarakat Desa Triyoso dan konstruksi Kegiatan Ditjen
konstruksi Desa Sido Mulyo Migas c.q.
(Kecamatan Kontraktor
Belitang) Pelaksana yang
ditunjuk
Pengawas:
Kementerian LHK
Penerima
Laporan:
- Kementerian
LHK
- Dinas LHP
Prov. Sumsel
- Dinas
Lingkungan
Hidup Kab.
OKU Timur
uan Lingkungan C-2
Perekrutan Terbukanya Dari jumlah dihubungi apabila Desa Sidodadi,
tenaga kerja kesempatan tenaga kerja terjadi kebakaran Karang Kemiri,
kerja sebanyak 326, atau gangguan Triyoso dan
terdapat distribusi gas Sido Mulyo
masyarakat a. Berkoordinasi (Kecamatan
lokal desa dengan Belitang)
setempat yang kelembagaan desa
dilibatkan setempat dalam
sebagai tenaga rangka perekrutan
kerja pada tenaga kerja yang
kegiatan dibutuhkan dalam
konstruksi pembangunan
jaringan pipa b. Menyampaikan
gas bumi informasi peluang
kerja sesuai
dengan kebutuhan
kepada masyarakat
melalui pemerintah
desa setempat
TAHAP KONSTRUKSI
Operasional Timbulan 0,815 m3/hari a. Menyediakan Direksi kit
direksi kit sampah tempat sampah
atau kantor terpisah untuk
proyek, mess sampah basah dan
karyawan, sampah kering
dan gudang yang disertai
dengan penutup
tempat sampah
b. Berkoordinasi
dengan lembaga
desa setempat dan
petugas kebersihan
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama Periode Inventarisasi jumlah Desa Sidodadi, Selama periode Pelaksana
perkrutan Tenaga tenaga kerja lokal Karang Kemiri, perekrutan Pemrakarsa
Kerja yang terlibat dalam Triyoso dan Sido tenaga kerja kegiatan : Ditjen
konstruksi Mulyo (Kecamatan Migas
Belitang) c.q kontraktor
pelaksana yang
ditunjuk
Pengawas
Kelembagaan desa
setempat
Pelaporan
a. Kelembagaan
desa setempat
b. Dinas
Lingkungan
Hidup Kab. Ogan
Komering Ulu
Timur
Selama Metode Direksi kit Pelaksana
opeasional pengumpulan data Pemrakarsa
direksi kit yang Pengamatan kegiatan : Ditjen
dimulai pada lapangan di direksi Migas
bulan Mei 2022 kit terkait dengan c.q kontraktor
hingga Desember kondisi pelaksana yang
2022 pengelolaan ditunjuk
sampah di tempat Pengawas
seperti Dinas Lingkungan
ada/tidaknya Hidup Kabupaten
ceceran sampah, Ogan Komering Ulu
uan Lingkungan C-3
desa setempat
terkait dengan
pengangkutan
sampah di direksi
kit
Mobilisasi Penurunan Kadar debu, a. Pembatasan - Akses
Peralatan kualitas udara CO, NO2, dan kendaraan
dan Material ambien SO2 tidak kecepatan pengangkut
melebihi baku kendaraan menuju lokasi
mutu yang pengangkutan kegiatan
ditetapkan material dan alat yang berada
dalam Permen berat di
LHK NOMOR b. Pemilihan permukiman
P.20/MENLHK/ kendaraan Desa
SETJEN/KUM.1 pengangkut alat setempat
/3/2017 Tentang berat dan yang
Baku Mutu pengangkut sebagian
Emisi Gas material yang besar jalan
Buang masih layak pakai kewenangan
Kendaraan dan lolos uji emisi, Desa
Bermotor Tipe dengan kondisi
Baru Kategori mesin yang masih
M, Kategori N, memadai
Dan Kategori O c. Truk pembawa
material harus
dilengkapi dengan
tutup (terpal)
terutama untuk
material yang
mudah terdispersi
dan terbawa oleh
angin atau material
sumber debu
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap ketersediaan Pemantauan Pemantauan Timur
konstruksi tempat sampah, kualitas udara kualitas udara Penerima
dan frekuensi dilakukan di 2 titik di dilakukan satu Pelaporan
uan Lingkungan pengangkutan sekitar lokasi kali selama Dinas Lingkungan
sampah pemasangan tahap konstruksi Hidup Kabupaten
Metode analisis jaringan distribusi Ogan Komering Ulu
data pipa gas Timur
Hasil pengamatan
dianalisis secara Pelaksana
deskriptif kualitatif Pemrakarsa
Metode kegiatan :Ditjen
pengumpulan data Migas c.q.
Pengambilan kontraktor
sampel udara pelaksana yang
ambien dan analisis ditunjuk
laboratorium
Metode analisis Pengawas:
data Hasil uji Dinas Lingkungan
laboratorium Hidup Kab. Ogan
dibandingkan Komering Ulu
dengan baku mutu Timur
yang ditetapkan
dalam Permen LHK Penerima
NOMOR P.20/ Laporan:
MENLHK/SETJEN/ Dinas Lingkungan
KUM.1/3/2017 Hidup Kab. Ogan
Tentang Baku Mutu Komering Ulu
Emisi Gas Buang Timur
Kendaraan
Bermotor Tipe Baru
Kategori M,
Kategori N, Dan
Kategori O
C-4
Kerusakan jalan Penurunan a. Kegiatan Akses
kondisi jalan pengangkutan kendaraan
menggunakan pengangkut
armada sesuai menuju lokasi
dengan kelas jalan. kegiatan yang
berada di
b. Beban permukiman
pengangkutan tidak (jalan
melebihi tonase lingkungan)
jalan
c. Mobilisasi material
dan peralatan
dilakukan secara
bertahap
d. Berkoordinasi
dengan lembaga
desa terkait dengan
kerusakan jalan
pada akses jalan
lingkungan
Penyiapan Penurunan Kadar debu, a. Penyiraman lahan Lokasi jalur pipa
lahan kualitas udara CO, NO2, dan sebelum dilakukan gas
ambien SO2 tidak pembersihan lahan
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Pemantauan Jalur mobilisasi Pemantauan Pelaksana
konstruksi dilakukan secara bahan dan peralatan dilakukan satu Pemrakarsa
visual dan menuju lokasi kali selama kegiatan :Ditjen
dokumentasi foto kegiatan kegiatan Migas c.q.
tentang kecepatan mobilisasi kontraktor
kendaraan, kondisi berlangsung pelaksana yang
jalan, frekuensi ditunjuk
pengangkutan dan Pengawas
disiplin pengemudi a. Kelembagaan
di sepanjang jalur
mobilisasi desa setempat
b. Dinas PU Bina
Marga dan
Sumber Daya
Air Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
Penerima
Laporan:
a. Kelembagaan
desa setempat
b. Dinas PU Bina
Marga dan
Sumber Daya
Air
Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
c. Dinas
Lingkungan
Hidup Kab.
Ogan Komering
Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Periode Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan di lokasi pemantauan Pemrakarsa
Pengambilan yang sedang ada sekali selama kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan
C-5
melebihi baku b. Penggunaan alat
mutu yang berat untuk
ditetapkan penyiapan lahan
dalam Permen yang layak
LHK NOMOR beroperasi
P.20/MENLHK/
SETJEN/KUM.1 c. Penyiapan lahan
/3/2017 Tentang dilakukan secara
Baku Mutu bertahap
Emisi Gas
Buang
Kendaraan
Bermotor Tipe
Baru Kategori
M, Kategori N,
Dan Kategori O
Gangguan Jumlah a. Berkoordinasi - Tapak
aksesibilitas penduduk dengan perwakilan kegiatan dan
sebanyak 3613 masyaraat melalui jalan yang
KK yang berada kelembagaan desa dilintasi atau
atau bermukim setempat sebelum dilewati jalur
di sepanjang pelaksanaan pipa tidak
jalur pipa gas kegiatan untuk melintasi dan
dan pengguna pemberitahuan tidak merusak
jalan. terkait dengan RTH yang
kegiatan yang akan ada.
dilaksanakan dan
perkiraan waktu
pengerjaan
b. Pemasangan
rambu atau tanda
pemberitahuan di
lokasi kegiatan
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
sampel udara kegiatan konstruksi tahap konstruksi Migas
ambien dan analisis dengan lokasi c.q. kontraktor
laboratorium pemantauan dua pelaksana yang
Metode analisis titik (upwind dan ditunjuk
data Hasil uji downwind) untuk
laboratorium setiap kecamatan Pengawas
dibandingkan Dinas Lingkungan
dengan baku mutu Hidup Kabupaten
yang ditetapkan Ogan Komering Ulu
dalam Permen LHK Timur
NOMOR P.20/
MENLHK/SETJEN/ Penerima laporan
KUM.1/3/2017 Dinas Lingkungan
Tentang Baku Mutu Hidup Kabupaten
Emisi Gas Buang Ogan Komering Ulu
Kendaraan Timur
Bermotor Tipe Baru
Kategori M,
Kategori N, Dan
Kategori O
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Pemrakarsa
Observasi lapangan lokasi yang sedang kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan terhadap kondisi berlangsung Migas
lalu lintas di jalan kegiatan penyiapan c.q. kontraktor
yang dilintasi atau lahan di jalan yang pelaksana yang
dilalui jalur pipa dilintasi atau dilalui ditunjuk
Metode analisis jalur pipa di desa- Pengawas
data desa berikut ini: a. Kelembagaan
Data yang diperoleh Desa Sidodadi,
akan dianalisis Karang Kemiri, desa setempat
secara deskriptif Triyoso dan Sido b. Kepolisian
kualitatif Mulyo
Sektor
(setempat)
c. Dinas
Perhubungan
Kabupaten Ogan
C-6
tentang kegiatan
yang sedang
berlangsung
c. Penempatan
petugas pengatur
kendaraan yang
melintas di jalan
yang berada di jalur
pipa pada titik-titik
tertentu seperti
persimpangan jalan
d. Berkoordinasi
dengan instansi
atau lembaga yang
berwenang terkait
dengan pengaturan
lalu lintas
khususnya pada
jam puncak
Timbulan Sampah sisa a. Berkoordinasi Lokasi jalur pipa
sampah potongan pohon dengan pihak yang gas
atau tumbuhan/ berwenang terkait
tanaman di dengan
sepanjang jalur pengelolaan
pipa sampah yang
berupa potongan
pohon atau
tumbuhan/ tanaman
b. Bekerjasama
dengan pihak ketiga
atau yang
berwenang dalam
hal pengelolaan
sampah yang
berupa potongan
pohon atau
tumbuhan/ tanaman
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Komering Ulu
Timur
Penerima laporan
a. Kelembagaan
desa setempat
b. Kepolisian Sektor
(setempat)
c. Dinas
Perhubungan
Kabupaten Ogan
Komering Ulu
Timur
d. Dinas
Lingkungan
Hidup Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Pemrakarsa
Observasi lapangan lokasi yang sedang kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan terhadap kondisi berlangsung Migas
timbulan sampah kegiatan penyiapan c.q. kontraktor
potongan pohon lahan di tiap desa: pelaksana yang
atau tumbuhan/ Desa Sidodadi, ditunjuk
tanaman serta Karang Kemiri, Pengawas
pelaksanaan Triyoso dan Sido Dinas Lingkungan
pengelolaan. Mulyo Hidup Kabupaten
Observasi ini terkait Ogan Komering Ulu
dengan apakah Timur
terjadi penumpukan
sampah dan apakah Penerima Laporan
telah dilakukan Dinas Lingkungan
pengelolaan Hidup Kabupaten
Metode analisis
data C-7
(mulai dari
pengangkutan)
Kerusakan Luas taman a. Memetakan dan RTH publik dan
taman atau RTH atau RTH inventarisasi taman RTH privat yang
atau RTH privat dan berada di jalur
RTH publik yang pipa atau yang
terdampak terdampak
dengan adanya
b. Berkoordinasi kegiatan
dengan instansi penyiapan
yang berwenang lahan
atas RTH publik
dan pemilik RTH
atau taman privat
sebelum
pelaksanaan
pekerjaan
c. Tidak melakukan
penebangan pohon
besar dan apabila
keadaan menuntut
penebangan pohon
maka harus
mendapatkan izin
penebangan pohon
dari pemilik atau
instansi terkait yang
memeliharanya
d. Melakukan perbaikn
atas kerusakan
taman/ RTH privat,
maupun RTH publik
sesuai dg kondisi
semula atau sesuai
dg kesepakatan.
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Data yang diperoleh Pemantauan Selama tahap Ogan Komering Ulu
konstruksi dan akan dianalisis dilakukan di lokasi konstruksi Timur
perbaikan secara deskriptif RTH publik dan RTH
dilakukan segera kualitatif privat yang Pelaksana
setelah pekerjaan Metode terdampak Pemrakarsa
di jalur tersebut pengumpulan data kegiatan : Ditjen
selesai a. Observasi Migas
dikerjakan c.q. kontraktor
lapangan pelaksana yang
terhadap ditunjuk
keberadaan Pengawas
taman atau RTH Dinas Lingkungan
publik dan RTH Hidup Kabupaten
privat yang Ogan Komering Ulu
terdampak Timur
b. Inventarisasi data Penerima Laporan
RTH publik dari Dinas Lingkungan
instansi terkait Hidup Kabupaten
dan overlay lokasi Ogan Komering Ulu
RTH dengan Timur
lokasi kegiatan
c. Pendataan luas
RTH publik dan
RTH privat yang
terdampak
Metode analisis
data
Data yang diperoleh
akan dianalisis
secara deskriptif
kualitatif dan
kuantitatif
uan Lingkungan C-8
Pekerjaan Gangguan Jumlah a. Berkoordinasi Tapak kegiatan
galian aksesibilitas penduduk yang dengan perwakilan dan jalan yang
berada atau masyaraat melalui dilintasi atau
bermukim di kelembagaan desa dilewati jalur
sepanjang jalur setempat sebelum pipa
pipa gas dan pelaksanaan
pengguna jalan kegiatan untuk
pemberitahuan
terkait dengan
kegiatan yang akan
dilaksanakan dan
perkiraan waktu
pengerjaan
b. Pemasangan
rambu atau tanda
pemberitahuan di
lokasi kegiatan
tentang kegiatan
yang sedang
berlangsung
c. Penempatan
petugas pengatur
kendaraan yang
melintas di jalan
yang berada di jalur
pipa pada titik-titik
tertentu seperti
persimpangan jalan
d. Berkoordinasi
dengan instansi
atau lembaga yang
berwenang terkait
dengan pengaturan
lalu lintas
khususnya pada
jam puncak
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Pemrakarsa
Observasi lapangan lokasi yang sedang kegiatan : Ditjen
terhadap kondisi lalu berlangsung Migas
lintas di jalan yang kegiatan pekerjaan c.q. kontraktor
dilintasi atau dilalui galian di jalan yang pelaksana yang
jalur pipa dilintasi atau dilalui ditunjuk
Metode analisis jalur pipa di desa- Pengawas
data desa berikut ini: a. Kelembagaan
Data yang diperoleh Desa Sidodadi,
akan dianalisis Karang Kemiri, desa setempat
secara deskriptif Triyoso dan Sido b. Kepolisian
kualitatif Mulyo
Sektor (setempat)
c.Dinas
Perhubungan
Kabupaten Ogan
Komering Ulu
Timur
Penerima laporan
a. Kelembagaan
desa setempat
b. Kepolisian Sektor
(setempat)
c. Dinas
Perhubungan
Kabupaten Ogan
Komering Ulu
Timur
d. Dinas
Lingkungan
Hidup Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
uan Lingkungan C-9
Timbulan tanah Volume galian a. Memanfaatkan Lokasi jalur pipa
galian sepanjang jalur kembali tanah gas
pipa galian tersebut
untuk pengurugan
dengan tetap
memperhatikan
syarat tanah yang
dapat digunakan
untuk bahan urugan
bekas galian untuk
perpipaan gas
b. Berkoordinasi dan
bekerjasama
dengan pihak yang
berwenang terkait
dengan
pengelolaan tanah
hasil penggalian
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi
Observasi lapangan lokasi yang sedang
terhadap kondisi berlangsung
timbulan tanah kegiatan pekerjaan
galian serta galian di jalan yang
pelaksanaan dilintasi atau dilalui
pengelolaan.Observ jalur pipa di desa-
asi ini terkait dengan desa berikut ini:
apakah terjadi Desa Sidodadi,
penumpukan Karang Kemiri,
tanah galian di Triyoso dan Sido
lokasi Mulyo
setelah kegiatan
berakhir dan apakah
telah dilakukan
pengelolaan
Metode analisis
data
Data yang diperoleh
akan dianalisis
secara deskriptif
kualitatif
uan Lingkungan C - 10
Gangguan Utilitas yang a. Memetakan/ Lokasi jalur pipa
utilitas eksisting berada di jalur mengidentifikasi gas
pipa gas utilitas yang ada di
jalur pipa dan
berkoordinasi untuk
mengkonfirmasi
utilitas yang ada
pada pihak yang
berwenang atas
utilitas tersebut
b. Melakukan
penggalian sesuai
dengan SOP
penggalian untuk
lokasi dengan
utilitas eksisting
c. Melakukan
koordinasi dengan
pihak yang
berwenang atas
utilitas tersebut dan
lembaga desa
apabila terjadi
gangguan terhadap
utilitas eksisting
akibat pekerjaan
galian
Keresahan Masyarakat a. Melakukan Lokasi jalur pipa
masyarakat yang mendapat koordinasi dengan gas
pelayanan dari pihak yang
utilitas PLN, berwenang atas
PDAM, Telkom, utilitas tersebut dan
dll lembaga desa
apabila terjadi
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Pemrakarsa
Inventarisasi lokasi yang sedang kegiatan : Ditjen
kejadian gangguan berlangsung Migas
utilitas selama kegiatan pekerjaan c.q. kontraktor
kegiatan pekerjaan galian di jalan yang pelaksana yang
galian berlangsung dilintasi atau dilalui ditunjuk
Metode analisis jalur pipa di desa- Pengawas
data desa berikut ini: Lembaga yang
Data yang diperoleh Desa Sidodadi, berwenang atas
akan dianalisis Karang Kemiri, utilitas yang ada di
secara deskriptif Triyoso dan Sido jalur pipa (PLN,
kualitatif Mulyo PDAM, PT
Telkom, dll)
Penerima laporan
a. Lembaga yang
berwenang atas
utilitas yang ada
di jalur pipa
(PLN, PDAM,
PT Telkom, dll)
b. Dinas
Lingkungan
Hidup
Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Pemrakarsa
Inventarisasi lokasi yang sedang kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan kejadian gangguan berlangsung Migas
utilitas dan laporan kegiatan pekerjaan c.q. kontraktor
keluhan masyarakat galian di jalan yang pelaksana yang
atas gangguan dilintasi atau dilalui ditunjuk
C - 11
gangguan terhadap
utilitas eksisting
akibat pekerjaan
galian
b. Berkoordinasi
dengan pihak yang
berwenang atas
utilitas tersebut dan
lembaga desa
untuk melakukan
pemeberitahuan
kepada masyarakat
apabila terjadi
gangguan
pelayanan utilitas
PLN, PDAM,
Telkom, dll
c. Menginformasikan
kepada masyarakat
nomor telepon atau
sarana pengaduan
yang dapat
dihubungi apabila
ada keluhan atau
gangguan selama
tahap konstruksi
Masyarakat a. Melakukan Lokasi jalur pipa
yang bermukim perbaikan bekas dan rumah
di sepanjang galian atau bekas calon
jalur pipa atau pembongkaran pelanggan yang
Jumlah calon yang berada di bersedia untuk
pelanggan yang rumah calon mendapatkan
bersedia untuk pelanggan maupun pelayanan gas
mendapatkan yang berada di serta
pelayanan gas sekitar rumah calon masyarakat
pelanggan, seperti
halaman rumah,
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
pelayanan utilitas jalur pipa di desa- Pengawas
PLN, PDAM, desa berikut ini: Lembaga yang
Telkom, dll yang Desa Sidodadi, berwenang atas
disebabkan oleh Karang Kemiri, utilitas yang ada di
pekerjaan galian Triyoso dan Sido jalur pipa (PLN,
selama kegiatan Mulyo PDAM, PT
tersebut Telkom, dll)
berlangsung Penerima laporan
Metode analisis a. Lembaga yang
data berwenang atas
Data yang diperoleh utilitas yang ada di
akan dianalisis jalur pipa (PLN,
secara deskriptif PDAM, PT Telkom,
kualitatif dll)
b. Dinas
Lingkungan Hidup
Kabupaten Ogan
Komering Ulu
Timur
Selama tahap Metode Rumah calon Periode Pelaksana
konstruksi pengumpulan data pelanggan yang pemantauan Pemrakarsa
Observasi lapangan bersedia untuk selama kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan terhadap kondisi mendapatkan pekerjaan sistem Migas
rumah calon pelayanan gas yang sambungan c.q. kontraktor
pelanggan sebelum berada di desa: rumah pelaksana yang
pelaksanaan Sidodadi, Karang pelanggan ditunjuk
kegiatan dan Kemiri, Triyoso dan berlangsung Pengawas
inventarisasi Sido Mulyo Kelembagaan desa
kerusakan yang setempat
disebabkan
C - 12
lantai rumah dan
sebagainya yang
terkena dampak
selama
pemasangan
sambungan pipa
b. Menginformasi kan
kepada masyarakat
nomor telepon atau
sarana pengaduan
yang dapat
dihubungi apabila
ada keluhan atau
gangguan selama
tahap konstruksi
Penurunan Kadar debu, a. Penyiraman lahan Lokasi kegiatan
kualitas udara CO, NO2, dan sebelum dilakukan jalur pipa gas
ambien SO2 tidak penggalian
melebihi baku
mutu yang b. Penggunaan alat
ditetapkan berat untuk
Permen LHK penggalian yang
Nomor P.20/ layak beroperasi
MENLHK/SETJ
EN/KUM.1/3/20 c. Penggalian
17 Tentang dilakukan secara
Baku Mutu bertahap
Emisi Gas
Buang d. Pemasangan
Kendaraan pembatas antara
Bermotor Tipe lokasi galian
Baru Kategori dengan jalan untuk
M, Kategori N, meminimalkan
Dan Kategori O penyebaran debu
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
pelaksanaan Penenerima
pekerjaan sistem Laporan
sambungan rumah a. Kelembagaan
pelanggan
Metode analisis desa setempat
data b. Dinas
Data yang diperoleh
akan dianalisis Lingkungan
secara deskriptif Hidup dan
kualitatif Kebersihan
Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Periode Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan di lokasi pemantauan Pemrakarsa
Pengambilan yang sedang ada sekali selama kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan sampel udara kegiatan konstruksi tahap konstruksi Migas
ambien dan analisis dengan lokasi c.q. kontraktor
laboratorium pemantauan dua pelaksana yang
Metode analisis titik (upwind dan ditunjuk
data Hasil uji downwind) untuk
laboratorium setiap kecamatan Pengawas
dibandingkan Dinas Lingkungan
dengan baku mutu Hidup Kabupaten
yang ditetapkan Ogan Komering Ulu
dalam LHK Nomor Timur
P.20/ MENLHK/
SETJEN/KUM.1/3/2 Penenerima
017 Tentang Baku Laporan
Mutu Emisi Gas Dinas Lingkungan
Buang Kendaraan Hidup Kabupaten
Bermotor Tipe Baru Ogan Komering Ulu
Kategori M, Timur
Kategori N, Dan
Kategori O
C - 13
Kebisingan Tingkat a. Penggunaan alat Lokasi kegiatan
kebisingan tidak berat untuk jalur pipa gas
Pembanguna Gangguan melebihi baku penggalian yang Lokasi jalur pipa
n jalur pipa utilitas eksisting tingkat layak beroperasi gas
dan fasilitas kebisingan
pendukung untuk b. Pelaksanaan
permukiman kegiatan dilakukan
yang ditetapkan pada jam kerja
oleh Kep Men
LH No. 48 c. Berkoordinasi
Tahun 1996 dengan perwakilan
tentang Baku masyaraat melalui
Mutu Tingkat kelembagaan desa
Kebisingan setempat sebelum
Utilitas yang pelaksanaan
berada di jalur kegiatan untuk
pipa gas pemberitahuan
terkait dengan
kegiatan yang akan
dilaksanakan dan
perkiraan waktu
pengerjaan
a. Memetakan/
mengidentifikasi
utilitas yang ada di
jalur pipa dan
berkoordinasiuntuk
mengkonfirmasi
utilitas yang ada
pada pihak yang
berwenang atas
utilitas tersebut
b. Melakukan
pekerjaan sesuai
dengan SOP
kegiatan untuk
lokasi dengan
utilitas eksisting
c. Melakukan
koordinasi dengan
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Periode Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan di lokasi pemantauan Pemrakarsa
Selama tahap Pengukuran tingkat yang sedang ada sekali selama kegiatan : Ditjen
konstruksi kebisingan kegiatan konstruksi tahap konstruksi Migas
Metode analisis dengan lokasi c.q. kontraktor
uan Lingkungan data pemantauan dua pelaksana yang
Data yang diperoleh titik (sama dengan ditunjuk
dibandingkan lokasi pemantauan
dengan baku tingkat kualitas udara Pengawas
kebsingan yang ambien) untuk Dinas Lingkungan
ditetapkan dalam setiap kecamatan Hidup Kabupaten
Kep Men LH No. 48 Ogan Komering Ulu
Tahun 1996 tentang Timur
Baku Mutu Tingkat
Kebisingan Penenerima
Laporan
Metode Pemantauan Selama tahap Dinas Lingkungan
pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Hidup Kabupaten
Inventarisasi lokasi yang sedang Ogan Komering Ulu
kejadian gangguan berlangsung Timur
utilitas selama kegiatan Pelaksana
kegiatan pekerjaan pembangunan jalur Pemrakarsa
pembangunan jalur pipa dan fasilitas kegiatan : Ditjen
pipa dan fasilitas pendukung di tiap Migas
pendukung desa: c.q. kontraktor
berlangsung Sidodadi, Karang pelaksana yang
Metode analisis Kemiri, Triyoso dan ditunjuk
data Sido Mulyo
Data yang diperoleh Pengawas
akan dianalisis Lembaga yang
secara deskriptif berwenang atas
kualitatif utilitas yang ada di
jalur pipa (PLN,
PDAM, PT
Telkom, dll)
Penerima Laporan
a. Lembaga yang
C - 14
pihak yang
berwenang atas
utilitas tersebut dan
lembaga desa
apabila terjadi
gangguan terhadap
utilitas eksisting
akibat
pembangunan jalur
pipa dan fasilitas
pendukung
d. Melakukan
perbaikan bekas
galian dan bekas
pembongkaran
pada fasum seperti
taman, bahu jalan,
trotoar, berm, dan
lain sebagainya
sesudah selesainya
pekerjaan
Gangguan Jumlah a. Berkoordinasi Tapak kegiatan
aksesibilitas penduduk yang dengan perwakilan dan jalan yang
berada atau masyarakat melalui dilintasi atau
bermukim di kelembagaan desa dilewati jalur
sepanjang jalur setempat sebelum pipa
pipa gas dan pelaksanaan
pengguna jalan kegiatan untuk
pembe-ritahuan
terkait dengan
kegiatan yang akan
dilaksanakan dan
perkiraan waktu
pengerjaan
b. Pemasangan rambu
atau tanda pem-
beritahuan di lokasi
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
berwenang atas
utilitas yang ada
di jalur pipa
(PLN, PDAM,
PT Telkom, dll)
b. Dinas
Lingkungan
Hidup
Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Pemrakarsa
Observasi lapangan lokasi yang sedang kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan terhadap kondisi berlangsung Migas
lalu lintas di jalan kegiatan c.q. kontraktor
yang dilintasi atau pembangunan jalur pelaksana yang
dilalui jalur pipa pipa dan fasilitas ditunjuk
Metode analisis pendukung di jalan
data yang dilintasi atau Pengawas
Data yang diperoleh dilalui jalur pipa di A .Kelembagaan
akan dianalisis desa-desa berikut
secara deskriptif ini: Sidodadi, desa setempat
kualitatif Karang Kemiri, b. Kepolisian
Triyoso dan Sido
Mulyo Sektor
(setempat)
c. Dinas
Perhubungan
C - 15
kegiatan tentang
kegiatan yang
sedang berlangsung
c. Penempatan
petugas pengatur
kendaraan yang
melintas di jalan
yang berada di jalur
pipa pada titik-titik
tertentu seperti per-
simpangan jalan
d. Berkoordina-si
dengan instansi
atau lembaga yang
berwe-nang terkait
dengan pengaturan
lalu lintas
khususnya pada
jam puncak
e. Melakukan
pembersihan lokasi
kegiatan dan
perbaikan jalan atau
akses masya rakat
yang merupakan
bekas galian atau
pembongka ran
segera setelah
pekerjaan selesai
f. Perlintasan di bawah
jalan raya dengan
cara membuat
konstruksi khusus
atau dengan cara
pengeboran yang
harus dilakukan
dengan mechanical
auger (horizontal
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
Penerima laporan
a. Kelembagaan
desa setempat
b. Kepolisian Sektor
(setempat)
c. Dinas
Perhubungan
Kabupaten Ogan
Komering Ulu
Timur
d. Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
uan Lingkungan C - 16
auger boring), atau
alat lain yang
disetujui, sehingga
lalu lintas tidak
terganggu.
Penurunan Kadar debu, Sumber bergerak Lokasi kegiatan
kualitas udara CO, NO2, dan a. Penggunaan alat jalur pipa gas
ambien SO2 tidak
melebihi baku berat yang layak
mutu yang beroperasi
ditetapkan b. Penggalian
dalam Permen dilakukan secara
LHK Nomor bertahap
P.20/MENLHK/ c. Pemasangan
SETJEN/KUM.1 pembatas antara
/3/2017 Tentang lokasi galian
Baku Mutu dengan jalan untuk
Emisi Gas meminimalkan
Buang penyebaran debu
Kendaraan Sumber tidak bergerak
Bermotor Tipe (genset):
Baru Kategori Melakukan perawatan
M, Kategori N, terhadap jenis genset
Dan Kategori O yang digunakan
Kebisingan Tingkat a. Penggunaan alat Lokasi jalur pipa
kebisingan tidak berat yang layak gas
melebihi baku beroperasi
tingkat
kebisingan b. Pelaksanaan
untuk kegiatan dilakukan
permukiman pada jam kerja.
yang ditetapkan
c. Melakukan
koordinasi dengan
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Periode Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan di lokasi pemantauan Pemrakarsa
Pengambilan yang sedang ada sekali selama kegiatan : Ditjen
Selama tahap sampel udara kegiatan konstruksi tahap konstruksi Migas
konstruksi ambien dan analisis dengan lokasi c.q. kontraktor
laboratorium pemantauan dua pelaksana yang
uan Lingkungan Metode analisis titik (upwind dan ditunjuk
data downwind) untuk
Hasil uji setiap kecamatan Pengawas
laboratorium Dinas Lingkungan
dibandingkan Hidup Kabupaten
dengan baku mutu Ogan Komering Ulu
yang ditetapkan Timur
dalam LHK Nomor
P.20/ MENLHK/ Penenerima
SETJEN/KUM.1/3/2 Laporan
017 Tentang Baku Dinas Lingkungan
Mutu Emisi Gas Hidup Kabupaten
Buang Kendaraan Ogan Komering Ulu
Bermotor Tipe Baru Timur
Kategori M,
Kategori N, Dan
Kategori O
Metode Pemantauan Periode Pelaksana
pengumpulan data dilakukan di lokasi pemantauan Pemrakarsa
Pengukuran tingkat yang sedang ada sekali selama kegiatan : Ditjen
kebisingan kegiatan konstruksi tahap konstruksi Migas
Metode analisis dengan lokasi c.q. kontraktor
data pemantauan dua pelaksana yang
Data yang diperoleh titik (sama dengan ditunjuk
lokasi pemantauan
C - 17
oleh Kep Men perwaklian
LH No. 48 masyarakat dan
Tahun 1996 lembaga desa
tentang Baku setempat apabila
Mutu Tingkat ada pekerjaan yang
Kebisingan dilakukan pada
malamhari.
Kesehatan dan Kasus d. Berkoordinasi Lokasi jalur pipa
keselamatan kecelakaan dengan perwakilan gas
kerja kerja tenaga masyaraat melalui
kerja selama kelembagaan desa
kegiatan setempat sebelum
berlangsung pelaksanaan
kegiatan untuk
pemberitahuan
terkait dengan
kegiatan yang akan
dilaksanakan dan
perkiraan waktu
pengerjaan
a. Melaksanakan
kegiatan sesuai
dengan SOP yang
berlaku
b. Mewajibkan tenaga
kerja untuk
menggunakan APD
(Alat Pelindung Diri)
c. Memasang rambu-
rambu atau
petunjuk
keberadaan galian
d. Bekerja sama
dengan
puskesmas/ rumah
sakit/fasilitas
kesehatan terdekat
untuk memberikan
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
dibandingkan kualitas udara Pengawas
dengan baku tingkat ambien) untuk Dinas Lingkungan
kebsingan yang setiap kecamatan Hidup Kabupaten
ditetapkan dalam Ogan Komering Ulu
Kep Men LH No. 48 Timur
Tahun 1996 tentang Penenerima
Baku Mutu Tingkat Laporan
Kebisingan Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten
Ogan Komering Ulu
Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Pelaksana
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi Pemrakarsa
Inventarisasi kasus lokasi yang sedang kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan kecelakaan kerja berlangsung Migas
selama kegiatan kegiatan c.q. kontraktor
berlangsung pembangunan jalur pelaksana yang
Metode analisis pipa dan fasilitas ditunjuk
data pendukung di desa- Pengawas
Data yang diperoleh desa berikut ini: DinasTenaga Kerja
akan dianalisis Sidodadi, Karang Kabupaten Ogan
secara deskriptif Kemiri, Triyoso dan Komering Ulu
kualitatif Sido Mulyo Timur
Penerima laporan
a. DinasTenaga
Kerja Kabupaten
Ogan Komering
C - 18
penanganan dan
perawatan korban
kecelakaan kerja
Kasus a. Memasang rambu- Lokasi jalur pipa
kecelakaan rambu atau petunjuk gas
warga atau keberadaan galian
masyarakat di
sekitar lokasi b. Segera melakukan
kegiatan selama penutupan lubang
kegiatan galian ketika
berlangsung pekerjaan telah
selesai
c. Memberikan
pertolongan dan
pera-watan bagi
korban kecelakaan
(warga atau
masyarakat di
sekitar lokasi
kegiatan) yang dise-
babkan oleh
kegiatan pembangu-
nan jalur pipa dan
fasilitas pendukung
d. Bekerja sama
dengan puskesmas/
rumah sakit/ fasilitas
kesehatan terdekat
untuk memberikan
penanganan dan
perawatan korban
kecelakaan
Penurunan Penurunan a. Lereng galian dibuat Perlintasan/cros
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Pemantauan Selama tahap Ulu Timur
konstruksi pengumpulan data dilakukan pada konstruksi b. Dinas
Inventarisasi kasus lokasi yang sedang
kecelakaan warga berlangsung Lingkungan
atau masyarakat di kegiatan Hidup dan
sekitar lokasi pembangunan jalur Kebersihan
kegiatan selama pipa dan fasilitas Kabupaten
kegiatan pendukung di desa- Ogan Komering
berlangsung desa berikut ini: Ulu Timur
Metode analisis Sidodadi, Karang Pelaksana
data Kemiri, Triyoso dan Pemrakarsa
Data yang diperoleh Sido Mulyo kegiatan : Ditjen
akan dianalisis Migas
secara deskriptif c.q. kontraktor
kualitatif pelaksana yang
ditunjuk
Pengawas
Kelembagaan desa
setempat
Penerma laporan
a. Kelembagaan
desa setempat
b. Dinas
Lingkungan
Hidup
Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
Selama tahap Kualitas air Pemantuan kualitas Pemantauan Pelaksana:
uan Lingkungan C - 19
kualitas air kualitas air di sangat landai, sing sungai
badan air badan air dengan yang menjadi
penerima perbandingan jalur pipa gas
(Sungai Temlat) vertikal terhadap
horisontal antara 1:3
– 1:5,sehingga
lereng aman
terhadap
kelongsoran
b. Galian dilakukan
dengan kondisi tidak
ada air dengan
memblok aliran
sungai dan
melakukan
pemompaan air
keluar pada jalur
galian pipa.
c. Material hasil
penggalian
sebaiknya diletakkan
di lokasi arah hilir
(downstream),
sehingga material
tersebut tidak
terdorong masuk ke
dalam lubang galian,
sedangkan di
sepanjang tepi
lereng galian arah
hulu diletakkan
karung-karung pasir
(sand bags) untuk
membendung air
sungai sementara
pekerjaan sedang
dilaksanakan
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
konstruksi permukaan, di air dilakukan badan kualitas air Pemrakarsa
badan air penerima air penerima dilakukan sekali kegiatan : Ditjen
dekat lokasi selama tahap Migas
pemasangan konstruksi c.q. kontraktor
jaringan distribusi pelaksana yang
pipa gas ditunjuk
Pengawas:
Dinas Lingkungan
Hidup Kab. Ogan
Komering Ulu
Timur
Penerima
Laporan:
Dinas Lingkungan
Hidup Kab. Ogan
Komering Ulu
Timur
uan Lingkungan C - 20
Kerusakan Infrastruktur a. Melakukan perbaikan Perlintasan/
infrastruktur jalan, sungai, terhadap infrastruktur crossing jalan,
saluran, dll yang mengalami sungai, saluran,
kerusakan dll
b. Berkoordinasi
dengan instansiyang
berwenang atas jalan
yang termasuk
dalam perlintasan
atau crossing jalur
pipa gas (sebelum
melakukan pekerjaan
c. Berkoordinasi
dengan instansi yang
berwenang atas
sungai dan saluran
yang termasuk
dalam perlintasan
atau crossing jalur
pipa gas sebelum
melakukan pekerjaan
d. Berkoordinasi
dengan instansi
lainnya sesuai
kewenangan atas
infrastruktur-
infrastruktur yang
berada di jalur pipa
gas
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Perlintasan/ Selama tahap Pelaksana:
konstruksi pengumpulan data crossing jalan, konstruksi Pemrakarsa
a. Inventarisasi sungai, saluran, dll kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan kerusakan Migas
infrastruktur c.q. kontraktor
b. Inventarisasi pelaksana yang
infrastruktur yang ditunjuk
telah diperbaiki Pengawas:
a. Balai Besar
Metode analisis
data Wilayah Sungai
Data yang diperoleh b. Dinas PU Bina
akan dianalisis
secara deskriptif Marga dan
kualitatif Sumber Daya
Air Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
c. Instansi terkait
yang berwenang
atas infrastruktur
yang terdampak
akibat kegiatan
pembangunan
jalur pipa gas
Penerima
Laporan:
a. Balai Besar
Wilayah Sungai
b. Dinas PU Bina
Marga dan
Sumber Daya
Air Kabupaten
Ogan Komering
Ulu Timur
c. Instansi terkait
yang berwenang
atas infrastruktur
yang terdampak
akibat kegiatan
C - 21
Timbulan limbah Oli bekas a. Menyediakan wadah Workshop atau
B3 terpisah khusus gudang
limbah B3 (oli bekas
dari hasil perawatan
genset)
b. Bekerjasama
dengan pihak ketiga
yang telah memiliki
izin pengelolaan
limbah B3
Pekerjaan Keresahan Jumlah calon a. Melakukan perbaikan Rumah calon
sistem masyarakat pelanggan yang bekas galian atau pelanggan yang
sambungan bersedia untuk bekas bersedia untuk
rumah mendapatkan pembongkaran yang mendapatkan
pelanggan pelayanan gas berada di rumah pelayanan gas
calon pelanggan
maupun yang berada
di sekitar rumah
calon pelanggan,
seperti halaman
rumah, lantai rumah
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau
Formulir UKL dan UPL Pembangunan Jaringan Gas Bumi
Untuk Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Selama tahap Metode Workshop atau Selama tahap pembangunan
konstruksi pengumpulan data gudang konstruksi jalur pipa gas
a. Inventarisasi d. Dinas
Lingkungan
jenis dan volume Hidup dan
limbah B3 yang Kebersihan
dihasilkan) Pelaksana:
b. Observasi Pemrakarsa
lapangan terkait kegiatan : Ditjen
dengan Migas
penanganan c.q. kontraktor
limbah B3 yang pelaksana yang
telah dilakukan ditunjuk
Metode analisis
data Pengawas
Data yang diperoleh Dinas Lingkungan
akan dianalisis Hidup Kabupaten
secara deskriptif Ogan Komering Ulu
kualitatif dan Timur
kuantitatif
Penerima laporan
Dinas Lingkungan
Hidup
Kabupaten Ogan
Komering Ulu
Timur
Selama tahap Metode Rumah calon Periode Pelaksana:
konstruksi pengumpulan data pelanggan yang pemantauan Pemrakarsa
Observasi lapangan bersedia untuk selama kegiatan : Ditjen
uan Lingkungan terhadap kondisi mendapatkan pekerjaan sistem Migas
rumah calon pelayanan gas yang sambungan c.q. kontraktor
pelanggan sebelum berada di desa: rumah pelaksana yang
pelaksanaan Sidodadi, Karang pelanggan ditunjuk
kegiatan dan Kemiri, Triyoso dan berlangsung Pengawas
inventarisasi Sido Mulyo Dinas Lingkungan
kerusakan yang Hidup Kabupaten
disebabkan
C - 22
dan sebagainya yang
terkena dampak
selama pemasangan
sambungan pipa
b. Berkoordinasi dan
bekerjasama dengan
lembaga desa untuk
memberikan
pengarahan kepada
masyarakat
khususnya calon
pelanggan yang
bersedia untuk
mendapatkan
pelayanan gas terkait
dengan operasional
dan pemeliharaan
sambungan gas
rumah beserta
perangkat atau
kelengkapannya
c. Menginformasi kan
kepada masyarakat
nomor telepon atau
sarana pengaduan
yang dapat
dihubungi apabila
ada keluhan atau
gangguan selama
tahap konstruksi
Kegiatan uji Persepsi Tidak ada Sosialisasi kepada Desa Sidodadi,
pneumatik, masyarakat komplain dari masyarakat sekitar Karang Kemiri,
pengujian terhadap masyarakat lokasi kegiatan uji Triyoso dan
pipa kegiatan sekitar lokasi pneumatik, pengujian Sido Mulyo
galvanis, Kegiatan uji kegiatan pipa galvanis dan pre- (Kecamatan
hydrostatik pneumatik, commisioning Belitang)
dan pre- pengujian pipa
Dampak Lingkungan yang ditimbulkan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan serta Pemantau