The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-book Pendidikan Karakter Tarakanita SD Kelas 3

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by vanditalithanisurgawi, 2021-07-25 09:41:32

E-book Pendidikan Karakter Tarakanita SD Kelas 3

E-book Pendidikan Karakter Tarakanita SD Kelas 3

2. Pendalaman

Bermain Tebak Gambar
a. Sepakatilah bersama kawan kawanmu untuk menentukan aturan

main yang tidak boleh dilanggar!
b. Jika ada yang melanggar aturan tersebut maka akan dikenakan

hukuman!
c. Jenis hukumannya juga disepakati bersama oleh peserta didik!

Peraturan utamanya:
• Anggota kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok

terdiri dari 5 – 6 anak.
• Salah satu peserta didik bertugas menggambarkan kata dari guru di

papan tulis.
• Peserta didik yang lain (dalam kelompoknya) bertugas menebak

kata dari gambar yang dibuat temannya. Peserta didik diajak untuk
bermain tebak gambar.
• Peserta didik yang melanggar peraturan mendapatkan hukuman
sesuai dengan kesepakatan.

B. Lembar Kerja

Memaknai Permainan
Berdiskusilah dengan kawan dan guru tentang permainan tadi!
a. Apakah ada anak yang melanggar aturan permainan yang sudah

dibuat bersama? Mengapa?
______________________________________________________
______________________________________________________
______________________________________________________

b. Apakah yang terjadi jika peraturan permainan tersebut dilanggar?
______________________________________________________
______________________________________________________
______________________________________________________

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 485 SD Kelas III - Semester I & II

C. Refleksi

Melalui permainan tadi kita mengetahui, bahwa dalam permainan
tadi pun kita sudah membuat peraturan sendiri. Kita juga mengetahui
akibatnya jika tidak mentaati peraturan dan juga hukuman bagi yang
melanggar peraturan tersebut. Peraturan tidak hanya terdapat dalam
sebuah permainan.
• Di mana saja kita bisa menemukan peraturan?
• Apakah manfaat dari adanya peraturan tersebut?
• Coba tuliskan peraturan-peraturan yang ada di lingkungan

masyarakat!
• Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap peraturan tersebut?

Mengapa?

D. Rangkuman

Peraturan dibuat untuk ketenteraman hidup.

PERTEMUAN KE/WAKTU : 2/2 x 35 menit (KD. 2, IND 2.2; 2.3)

A. Pendahuluan

1. Pengantar

Kawan-kawan, ayo kita sebutkan peraturan yang harus ditaati baik di
rumah, sekolah, maupun di sekitar kita!

2. Pendalaman

Bercerita tentang tindakan mematuhi peraturan.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 496 SD Kelas III - Semester I & II

Cobalah ceritakan tindakan mematuhi peraturan di lingkungan
masyarakat yang menjadi tugasmu! Ceritakan juga peraturan di
masyarakat yang tidak kamu dipatuhi! Mintalah kawan-kawanmu untuk
menanggapi ceritamu!

3. Diskusi Kelompok

• Buatlah kelompok dalam kelasmu!
• Masing-masing kelompok terdiri dari 4 – 5 anak!
• Pilihlah ketua kelompokmu!
• Lakukanlah diskusi tentang akibat dari tidak melaksanakan peraturan

dalam masyarakat!
• Setelah selesai berdiskusi ungkapkanlah hasil diskusimu di depan

kawan kawanmu!
• Untuk memudahkan dalam berdiskusi, isilah lembar kerja di bwah

ini!

B. Lembar Kerja

NO PERISTIWA AKIBAT TANGGAPAN
1 Menyeberang sembarangan
2 Tidak antre saat membayar

tagihan
3 Berjalan tidak di trotoar
4 Mau belok tidak menyalakan

tanda lampu
5 Merokok di dalam bis ber-AC

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 5407 SD Kelas III - Semester I & II

C. Refleksi

Setelah berdiskusi dan membagikan hasil diskusi kepada kawan-
kawanmu, untuk lebih memahami inti dari pertemuan ini jawablah
pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
• Apakah fungsi peraturan di lingkungan masyarakat?
• Bagaimana akibatnya jika peraturan tersebut dilanggar?

D. Rangkuman

• Setiap orang harus mematuhi peraturan agar tercipta hidup yang
harmonis.

• Kita wajib mematuhi aturan bersama yang berlaku di tengah-tengah
masyarakat.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 5418 SD Kelas III - Semester I & II

No. P3 PKT: 06 / 17-18

Tema

SIKAP DAN PERILAKU JUJUR
MEMBANGUN HIDUP YANG HARMONIS

Nilai : KEJUJURAN

Kompetensi Dasar : 1. Memahami perlunya bersikap dan berperilaku jujur agar terbangun

hidup yang harmonis.

Indikator : 1.1 Mendiskusikan peristiwa-peristiwa kejujuran dan sebaliknya di

lingkungan sekitarnya melalui media gambar/tulisan, dan lain-lain.

1.2 Mendefinisikan pengertian jujur secara sederhana.

1.3 Menyimpulkan perlunya kejujuran di lingkungan sekitarnya agar

terbangun hidup yang harmonis.

Alokasi Waktu : 2 Pertemuan (4 x 35 menit)

A. PERTEMUAN KE/WAKTU : 1/ 2 x 35 menit (KD. 1, IND 1.1; 1.2)

A. Pendahuluan

1. Pengantar

Mari kita menyanyikan lagu “Si Kancil”. Masih ingatkah lagu
tersebut?

Si Kancil
Si Kancil anak nakal
Suka mencuri timun
Ayo lekas dikurung
Jangan diberi ampun

a. Bercerita tentang apakah lagu Si Kancil?
b. Apakah yang dilakukan kancil dalam lagu tersebut?
c. Apakah perbuatan itu merupakan perbuatan terpuji? Mengapa?
d. Apakah akibat dari perbuatannya tersebut?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 5439 SD Kelas III - Semester I & II

banyak domba yang digembalakan oleh si anak gembala itu, lalu berlari
masuk lagi ke dalam hutan.

Pembohong tidak akan pernah dipercaya lagi,
walaupun saat itu mereka berkata benar.

3. Memahami Isi Cerita

• Siapa sajakah tokoh dalam cerita tadi?
• Di manakah anak pengembala tersebut menggembalakan dom-

banya?
• Apakah pesan tuan kepada anak pengembala jika dombanya diserang

serigala?
• Apakah yang dilakukan anak pengembala sehingga membuat warga

kampung kesal?
• Mengapa warga kampung tidak mau membantu anak pengembala

lagi?
• Apakah yang terjadi pada domba yang digembalakan oleh anak

gembala pada akhir cerita?

B. Lembar Kerja

Dalam cerita tadi anak pengembala tidak ditolong oleh warga kam-
pung karena dia telah berbohong kepada warga kampung. Sikap suka
berbohong menyebabkan perkataan kita tidak dipercayai lagi oleh orang
lain. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
• Apakah kalian juga pernah berbohong?

Berbohong merupakan salah satu contoh sikap tidak jujur.
• Apakah kalian pernah bersikap jujur?

Coba tuliskan sikap jujur yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar
(rumah, sekolah, dan tempat umum!

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 550 SD Kelas III - Semester I & II

No. Sikap Jujur di Sikap Jujur di Sikap Jujur di
Sekolah Rumah Tempat Umum

1.

2.

3.

4.

5.

C. Refleksi

Setelah mendengar cerita tadi jawablah pertanyaan-pertanyaan
berikut ini!
• Pernahkah kalian bersikap tidak jujur?
• Apa saja sikap tidak jujur yang pernah kalian lakukan?
• Bagaimana perasaan kalian saat kalian bersikap tidak jujur?

Apakah kalian berniat untuk tidak mengulangi perbuatan itu (sikap
tidak jujur)?

D. Rangkuman

Dari pertemuan kali ini apa yang bisa disimpulkan?
Jujur adalah mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi
yang sesuai kenyataan dan kebenaran.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 561 SD Kelas III - Semester I & II

B. PERTEMUAN KE/WAKTU : 2 / (2x35 menit)

A. Pendahuluan

1. Mari bermain membawa balon di punggung.

(Aturan main: permainan dilakukan berpasang-pasangan. Dua
pemain berdiri saling membelakangi sambil menekan balon di punggung.
Setelah aba-aba dibunyikan, masing-masing pasangan membawa balon
dengan jarak yang sudah ditentukan. Siswa tidak boleh memegang balon.
Jika balon jatuh siswa tidak boleh melanjutkan perjalanan dan dianggap
gugur.)

2. Pendalaman

Makna apa yang bisa kalian ambil dari permainan tadi? Coba
jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
• Apakah permainan yang kalian lakukan sulit?
• Bagaimana cara agar balon tidak terjatuh?
• Apakah ada dari antara kalian yang memegang balon?
Ingat kejujuran adalah tindakan yang terpuji dan mulia.

B. Lembar Kerja

Diskusikan dalam kelompok tentanga kibat berbuat jujur dan tidak jujur!

No. PERISTIWA CERITA AKIBAT

1 Mencontek.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 572 SD Kelas III - Semester I & II

2 Mengam-
bil tanpa
izin.

3 Menemukan uang lalu
menyerah-
kannya
kepada
guru.

4 Menunjukkan hasil ulangan
kepada orang tua.

5 Berbohong lalu dijauhi
teman-teman

Salah satu anak membacakan hasil diskusinya.

Untuk lebih memahami makna pertemuan ini jawablah pertanyaan-
pertanyaan berikut ini!
• Pernahkah kalian bersikap tidak jujur?
• Apakah akibatnya jika berbuat tidak jujur?
• Manakah yang harus diutamakan? Berbuat jujur atau tidak jujur?

Mengapa?
• Mengapa kita harus berbuat jujur?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 583 SD Kelas III - Semester I & II

Tanggapan

No. Peristiwa Setuju Tidak Alasan
Setuju

1. Hari ini ada ulangan IPS
mendadak. Ari lupa belajar
semalam. Ari mendapatkan
hasil yang kurang baik.
Ari menyembunyikan hasil
ulangannya tersebut dari orang
tua.

2. Dini menemukan dompet di
kantin sekolah. Dia menyerahkan
dompet itu kepada guru yang
ditemuinya.

3. Hugo diberi uang oleh ayah untuk
membayar SPP. Ketika sampai
di depan sekolah, dia melihat
mainan koleksinya. Karena
menginginkannya, dia membeli
mainan tersebut dengan uang
SPP yang diberikan ayah tadi
pagi.

4. Dini hendak mengembalikan
buku yang dipinjamnya di
perpustakaan. Namun setelah
mencarinya, Dini tidak juga
menemukannya. Di sekolah,
Dini segera menemui petugas
perpustakaan. Dia menceritakan
bahwa dia sudah menghilangkan
buku yang dipinjamnya. Dia
berjanji akan menukar buku yang
sudah dihilangkannya tersebut.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 594 SD Kelas III - Semester I & II

5. Sigit dan teman-teman suka
bermain kejar-kejaran saat
istirahat. Siang itu dia dan teman-
teman bermain kejar-kejaran
di kelas. Saat bermain, dia
menjatuhkan vas bunga yang ada
di atas meja Bu Guru. Karena
takut, dia membuang vas itu.

D. Rangkuman

• Sikap jujur dilakukan untuk menciptakan suasana harmonis.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 6505 SD Kelas III - Semester I & II



Tema No. P3PKT: 01/1

KONDISI MISKIN, LEMAH,
DAN MENDERITA

Nilai : COMPASSION

Kompetensi Dasar : 1. Merumuskan kondisi lingkungan di sekitarnya: miskin, lemah,

menderita.

Indikator : 1.1. Menjelaskan yang dimaksud kondisi miskin, lemah, dan

menderita.

1.2. Tidak mudah putus asa (optimistis) apabila menghadapi kesulitan

dalam melaksanakan tugas/kegiatan (tidak mengeluh, tidak

menyalahkan objek lain, dan lain-lain).

Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 35 menit)

I. PERTEMUAN KE/WAKTU : 1 / 2 x 35 menit (KD. 1, IND 1.1; 1.2)

A. Pendahuluan

1. Pengantar

Ayo mengamati gambar berikut ini!
Menurut pengamatanmu gambar apakah ini?

Kalian telah mengamati gambar anak yang miskin, lemah, menderita.
Apakah kalian ingin melihat lebih jauh tentang orang miskin, lemah, dan
menderita? Ayo kita ikuti pelajaran selanjutnya!

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 537 SD - III Semester I & II

2. Pendalaman

Ayo kita simak film-film berikut ini!

Film I
KISAH ORANG MISKIN YANG KESULITAN BERSEKOLAH
Film ini mengisahkan seorang anak miskin yang tinggal di kawasan
pemulung, dan ketika pergi ke sekolah harus melewati tempat
pembuangan sampah. Anak ini merindukan sekolah bagus. Dia pun
menyamar menjadi seorang murid suatu sekolah bagus, lalu berpakaian
seragam, dan menyusup ikut upacara. Salah seorang guru mengetahui
adanya seorang murid penyusup. Guru itu mendekatinya tetapi anak
itu buru-buru melarikan diri, kembali ke sekolahnya sendiri. Di jalan dia
merasa sedih, mengapa tidak dapat bersekolah di sekolah yang bagus.
Dia bertemu dengan teman sekolahnya. Dia melepas seragam palsunya,
berganti pakaian sekolahnya yang tidak seragam. Berdua dia masuk
ke sekolahnya yang beratap seng, bertuliskan: “Sekolah Rakyat Tunas
Bangsa”.

Film II
ORANG MISKIN LEMAH MENDERITA SEDANG SAKIT TIDAK BISA
BEROBAT
Orang miskin yang sakit dan kesulitan berobat ini bernama Faris dari
Mataran, Nusa Tenggara Barat. Ia menderita lemah mental dan fisik,
tidak bisa berdiri apalagi berjalan. Setiap hari hanya tiduran, kalau
ingin keluar sesekali ia dituntun ibunya. Usia Faris 10 tahun, menderita
sakit HIDROSEPALUS, ditandai dengan kepala membesar, karena
berisi cairan. Faris menderita hidrosepalus sejak bayi usia 15 hari. Ia
mengalami sakit demam tinggi, hingga usia 3 bulan kepalanya membesar.
Orang tuanya miskin, tidak mempunyai biaya untuk berobat. Jadi Faris
sudah sakit selama 10 tahun, tanpa perawatan dokter. Ibu Faris sering
membawanya ke Rumah Sakit, tetapi selalu ditolak karena tidak punya
biaya. Faris mengharapkan bantuan dermawan untuk pengobatannya.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 548 SD - III Semester I & II

Film III
ORANG CACAT KAKI, TANGAN, MATA, IKUT LOMBA RENANG, BALAP
KURSI RODA, LOMBA LARI, LOMBA LONCAT TINGGI

B. Lembar Kerja

Ayo diskusikan bersama temanmu ciri-ciri kondisi orang miskin,
lemah, dan menderita menurut film di atas!

Lembar kerja I Ciri-ciri kondisi miskin, lemah, dan menderita
Film I menurut cerita di atas adalah...
Anak sekolah dari
keluarga miskin. ......................................................................
......................................................................
......................................................................
......................................................................
......................................................................

Lembarkerja II Ciri-ciri kondisi miskin, lemah, dan menderita
Film II: menurut cerita di atas adalah...
Anak menderita sakit
dari keluarga miskin. ......................................................................
......................................................................
......................................................................
......................................................................
......................................................................

Lembarkerja III Ciri-ciri kondisi miskin, lemah, dan menderita
Film III: menurut cerita di atas adalah...
Penderita cacat
......................................................................
......................................................................
......................................................................
......................................................................
......................................................................

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 559 SD - III Semester I & II

Apakah yang dimaksud dengan:

Miskin?
...............................................................................................................
...............................................................................................................
...............................................................................................................
...............................................................................................................

Lemah?
...............................................................................................................
...............................................................................................................
...............................................................................................................
...............................................................................................................

Menderita?
...............................................................................................................
...............................................................................................................
...............................................................................................................
...............................................................................................................

C. Refleksi

Ayo kita renungkan!
1. Bagaimana perasaanmu jika orang menderita dan miskin dan tidak

dapat bersekolah di tempat yang baik itu adalah kamu?
2. Jika kamu lebih beruntung dari mereka yang menderita dan miskin,

apakah yang dapat kamu lakukan bagi mereka?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 660 SD - III Semester I & II

D. Rangkuman

Ketika mendengarkan siaran radio, melihat tayangan televisi,
membaca koran, dan memperhatikan masyarakat di sekitar tempat
tinggal kita, masih banyak kita temukan orang yang lemah, miskin, dan
menderita. Mereka membutuhkan uluran tangan dan belas kasihan dari
kita. Dari antara mereka banyak yang tidak dapat bersekolah dan tidak
mempunyai pekerjaan tetap. Padahal mereka juga ciptaan Tuhan yang
mempunyai hak yang sama dengan kita untuk hidup layak.

Kita masih lebih beruntung daripada mereka. Kita dapat sekolah
dan dapat menikmati berbagai fasilitas yang diberikan oleh orang tua.
Bagaimana sikapmu ketika melihat orang-orang yang miskin, menderita,
dan lemah? Sudahkah kamu bersyukur kepada Tuhan bahwa kamu
masih dapat bersekolah di tempat yang baik dan diberi berbagai fasilitas
oleh orang tuamu? Maukah kamu berbagi dengan mereka yang miskin
dan menderita, misalnya dengan menyisihkan uang jajan?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 671 SD - III Semester I & II

No. P3PKT : 02/2

Tema

PERWUJUDAN SIKAP PEDULI, SOLIDER,
DAN RELA BERBAGI DI KELUARGA
DAN DI SEKOLAH

Nilai : COMPASSION

Kompetensi Dasar : 1. Membangun perilaku-perilaku sikap peduli, solider, dan rela berbagi

dengan mereka yang lemah, miskin, menderita di lingkungan

sekolah dan rumah.

Indikator : 2.1 Menyebutkan paling sedikit 3 contoh perilaku sikap peduli, solider,

dan rela berbagi terhadap yang lemah, miskin, menderita yang

dapat dilakukan di rumah dan di sekolah.

2.2 Bersikap peduli, solider, dan rela berbagi dengan sesama di

lingkungan rumah.

2.3 Bersikap peduli, solider, dan rela berbagi dengan sesama di

lingkungan sekolah.

Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 35 menit)

I. PERTEMUAN KE/WAKTU : 1 / 2 x 35 menit (KD. 1, IND 2.1-2.3)

A. Pendahuluan

1. Pengantar

Menurut pengamatanmu gambar apakah ini?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 682 SD - III Semester I & II

a. Siapakah mereka?
b. Sedang apakah mereka?
c. Bagaimana perasaanmu jika ayah dan ibumu bertengkar? Bahagiakah

kamu jika ayah dan ibumu bertengkar?

2. Pendalaman

Ayo mengamati gambar-gambar berikut ini! Apa yang dilakukan
keluarga dan teman-temanmu dalam gambar tersebut? Tuliskan
penjelasanmu di bawah masing-masing gambar!

.......................... .......................... .......................... ..........................

.......................... .......................... .......................... ..........................

.......................... .......................... .......................... ..........................

.......................... .......................... .......................... ..........................

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 693 SD - III Semester I & II

B. Lembar Kerja

Ayo diskusikan dengan teman-temanmu!
1. Apa yang dapat kamu lakukan dalam keluargamu untuk menunjukkan

sikap peduli, solider, dan rela berbagi?
............................................................................................................
............................................................................................................
............................................................................................................
............................................................................................................
............................................................................................................

2. Apa yang dapat kamu lakukan di sekolah untuk menunjukkan sikap
peduli, solider, dan rela berbagi?
............................................................................................................
............................................................................................................
............................................................................................................
............................................................................................................
............................................................................................................

C. Refleksi

Ayo renungkan!
1. Apakah kamu pernah melakukan sikap peduli, solider, rela berbagi

dengan sesama di keluarga dan di sekolah?
2. Apakah kamu pernah mendapatkan sikap peduli, solider, rela berbagi

dari sesama di keluarga dan di sekolah?
3. Bagaimana perasaanmu setelah melakukan sikap peduli, solider,

rela berbagi dengan sesama di keluarga dan di sekolah?
4. Bagaimana perasaanmu mendapatkan sikap peduli, solider, rela

berbagi dari sesama di keluarga dan di sekolah?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1604 SD - III Semester I & II

D. Penugasan

Ayo membangun niat!
Tuliskan 5 niatmu untuk bersikap peduli, solider, dan rela berbagi kepada
anggota keluarga di rumah!

Diisi orang tua dengan memberi tanda 

No. Niat Selalu Sering Kadang- Sangat
kadang jarang

Skor

43 2 1

1.

2.

3.

4.

5.

Tuliskan 5 niatmu untuk bersikap peduli, solider, dan rela berbagi kepada
teman dan seluruh warga sekolah!

Diisi guru dengan memberi tanda 

No. Niat Selalu Sering Kadang- Sangat
kadang jarang
1.
2. skor
3.
4. 43 2 1
5.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1615 SD - III Semester I & II

E. Rangkuman

Sikap peduli, solider, rela berbagi dengan sesama dapat kita lakukan
di dalam keluarga dan di lingkungan sekolah.

Bantuan yang dapat diberikan kepada anggota keluarga antara lain:
- membereskan mainan sendiri setiap selesai menggunakannya,
- melipat selimutnya sendiri setelah bangun tidur,
- menaruh sampah pada tempatnya,
- menempatkan barang-barang miliknya secara rapi pada tempatnya.

Bantuan yang dapat diberikan kepada teman atau warga sekolah antara
lain:
- menyapa teman atau warga sekolah dengan lembut,
- bersikap tenang, tidak teriak-teriak,
- meminjamkan alat tulis kepada teman yang membutuhkan,
- berbagi bekal dengan teman yang tidak membawa,
- menengok dan mendoakan teman atau warga sekolah yang sakit,
- menghibur teman yang sedang bersedih,
- mengajak bermain teman yang kesepian.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1626 SD - III Semester I & II

No. P3PKT: 03/3-10

Tema

PUSPA DAN SATWA IDENTITAS PROVINSI

Nilai : KPKC

Kompetensi Dasar : 1. Mengenal puspa, satwa, dan tanaman obat Indonesia.

Indikator : 1.1 Menyebutkan puspa dan satwa identitas provinsi (tempat tinggal

siswa).

1.2 Menyebutkan manfaat puspa dan satwa identitas provinsi.

1.3 Membangun sikap bangga dan tanggung jawab melestarikan puspa

dan satwa identitas provinsi.

1.4 Menyebutkan nama-nama tanaman obat yang ada di lingkungan

sekitar.

1.5 Menjelaskan manfaat/kegunaan tanaman obat bagi kesehatan.

1.6 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melestarikan tanaman

obat di lingkungan sekitar.

Alokasi Waktu : 8 Pertemuan (16 x 35 menit)

I. PERTEMUAN KE / WAKTU : 1 / 2 x 35 MENIT (KD. 1, IND 1.1)

A. Pendahuluan

1. Pengantar

Ayo kita amati gambar-gambar berikut ini! Gambar apa sajakah?
Mengapa gambar bunga/tanaman tanaman dan bukan yang lain?
Gambar bunga/tanaman itu adalah identitas daerah atau simbol daerah,
dari 7 provinsi tempat sekolah Tarakanita berada. Ayo kita tuliskan nama
tanaman tersebut!

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1637 SD - III Semester I & II

.................................. ..................................

.................................. ..................................

................................... ................................... ...................................

2. Pendalaman

Membaca 7 flora identitas provinsi tempat Tarakanita berada (1. Bunga
Raflesia Arnoldi: kdentitas Provinsi Bengkulu, 2. Buah Duku identitas
Provinsi Sumatra Selatan, 3. Kokoleceran identitas Provinsi Banten, 4.
Salak Condet identitas DKI Jakarta, 5. Cempaka Putih/Kanthil identitas
Provinsi Jawa Tengah, 6. Bunga Sedap Malam identitas Jawa Timur, 7.
Buah Kepel identitas D.I. Yogyakarta).

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1648 SD - III Semester I & II

B. Lembar Kerja

1. Ayo menuliskan nama puspa, identitas provinsi mana, dan apa
manfaatnya!
Gambar Puspa/Tanaman

Nama : …………………….. Nama : ……………………..
Identitas : …………………….. Identitas : ……………………..
Manfaat : …………………….. Manfaat : ……………………..

Nama : …………………….. Nama : ……………………..
Identitas : …………………….. Identitas : ……………………..
Manfaat : …………………….. Manfaat : ……………………..

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1659 SD - III Semester I & II

Nama : …………………….. Nama : ……………………..
Identitas : …………………….. Identitas : ……………………..
Manfaat : …………………….. Manfaat : ……………………..

Nama : ……………………..
Identitas : ……………………..
Manfaat : ……………………..

2. Ayo menuliskan identitas masing-masing satwa berikut ini sesuai
dengan identitas Provinsi!

Nama : ………………………..
Provinsi : ………………………..
Manfaat : ………………………..

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1760 SD - III Semester I & II

Nama : ………………………..
Provinsi : ………………………..
Manfaat : ………………………..

Nama : ………………………..
Provinsi : ………………………..
Manfaat : ………………………..

Nama : ………………………..
Provinsi : ………………………..
Manfaat : ………………………..

Nama : ………………………..
Provinsi : ………………………..
Manfaat : ………………………..

Nama : ………………………..
Provinsi : ………………………..
Manfaat : ………………………..

Nama : ………………………..
Provinsi : ………………………..
Manfaat : ………………………..

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1771 SD - III Semester I & II

3. Permainan kartu soulmate
Permainan ini untuk semakin mengenal puspa dan satwa dari 7

provinsi tempat sekolah Tarakanita berada.
a. “Permainan kartu soulmate ialah permainan menjodohkan kartu

bergambar flora daerah tertentu dengan fauna daerah yang sama”.

Flora Bengkulu Soulmate dengan Fauna Bengkulu

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

BENGKULU BENGKULU
puspa: suweg raksasa puspa: suweg raksasa
satwa: beruang madu
satwa: beruang madu

SUWEG RAKSASA BERUANG MADU

Jenis: Jenis:
Batang semu, tinggi s/d 6 m (terbesar salah satu jenis beruang yang
di dunia, tinggi bunga s/d 2 m, Berat terkecil, panjang 1,40 m, berat 50 –

umbi s/d 100 kg 65 kg
Habitat: Habitat:
Di hutan primer
Di dataran rendah s/d 1200 m dpl. Makanan:
Berbunga di musim hujan (Desember Binatang, sarang lebah dan madunya
Pembiakan:
– Februari) Melahirkan, masa hamil 3 bulan
Pembiakan:
Biji dan Umbi

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1782 SD - III Semester I & II

Flora Sumatra Selatan Soulmate dengan Fauna Sumatra Selatan

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

SUMATRA SELATAN SUMATRA SELATAN
puspa: duku puspa: duku

satwa: ikan belida satwa: ikan belida

DUKU IKAN BELIDA

Jenis: Jenis:
Pohon, tinggi s/d 20 m Predator, panjang max 875 mm, berat

Habitat: s/d 15 kg
Di dataran rendah s/d Habitat:
Hidup di air tawar
800 m dpl. Makanan:
Pembiakan: Anak ikan kecil dan udang
Biji dan anakan (lambat) Pembiakan:
bertelur

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 1793 SD - III Semester I & II

Flora Banten Soulmate dengan Fauna Banten

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

BANTEN BANTEN
puspa: kokolenceran puspa: kokolenceran

satwa: badak jawa satwa: badak jawa

KOKOLENCERAN BADAK JAWA

Jenis: Jenis:
Pohon, endemik di Banten Tanaman Binatang purba, satwa langka
Habitat: Di hutan hujan, sumber air
langka dan dilindungi
Habitat: tawar
Makanan:
Di hutan primer 300 s/d 700 m dpl. Tunas, ranting, daun muda, buah
Pembiakan: Pembiakan:
Melahirkan, masa hamil 16 bulan
mengecambahkan bijinya

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2704 SD - III Semester I & II

Flora DKI Jakarta Soulmate dengan Fauna DKI Jakarta

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

DKI JAKARTA DKI JAKARTA
puspa: salak condet puspa: salak condet
satwa: elang bondol
satwa: elang bondol

SALAK CONDET ELANG BONDOL

Jenis: Jenis:
Tanaman liar, panjang daun s/d 7 m Burung penjelajah dan karnivora

Habitat: Habitat:
Dataran rendah s/d ketinggian Di pantai, sawah, besar tubuh

700 M dpl. 43-50 cm
Pembiakan: Makanan:
biji dan anakan Mamalia kecil, ikan, katak, ular,
dan sebagainya.
Pembiakan:
Telur, dierami 26-27 hari

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2715 SD - III Semester I & II

Flora Jawa Tengah Soulmate dengan Fauna Jawa Tengah

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

JAWA TENGAH JAWA TENGAH
puspa: kantil putih puspa: kantil putih
satwa: kepodang
satwa: kepodang

KANTIL PUTIH KEPODANG

Jenis: Ukuran:
Pohon, tinggi s/d 25 m Panjang tubuh s/d 25 cm

Habitat: Habitat:
Tumbuh di ketinggian s/d 1600 m dpl. Hutan tropik, daerah dekat pantai

Pembiakan: Makanan:
biji dan cangkok, buah-buahan, serangga, ulat
berbunga sepanjang tahun
Pembiakan:
Telur, 2 butir dierami 14 hari

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2726 SD - III Semester I & II

Flora D.I. Yogyakarta Soulmate dengan Fauna D.I. Yogyakarta

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

D.I. YOGYAKARTA D.I. YOGYAKARTA
puspa: kepel puspa: kepel

satwa: perkutut satwa: perkutut

KEPEL PERKUTUT

Jenis: Jenis:
Pohon, tinggi 15 s/d 20 m Burung penyanyi,
Panjang tubuh 20-25 cm
Habitat:
Tumbuh di ketinggian 50 Habitat:
hidup berpasangan di kebun
s/d 600 m dpl.
Pembiakan: Makanan:
biji termasuk tanaman langka biji-bijian, serangga

Pembiakan:
Telur, 2 butir dierami 2 minggu

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2737 SD - III Semester I & II

Flora Jawa Timur Soulmate dengan Fauna Jawa Timur

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

JAWA TIMUR JAWA TIMUR
puspa: sedap malam puspa: sedap malam
satwa: ayam hutan hijau
satwa: ayam hutan hijau

SEDAP MALAM AYAM HUTAN HIJAU

Jenis: Jenis:
Tanaman hias, berumbi, hewan liar, jenis burung unggas

tinggi 0,5 s/d 1,4 m Habitat:
Habitat: hidup di hutan Jawa, Madura, Bali

Dataran rendah s/d ketinggian Makanan: omnivora, biji-bijian,
1.400 m dpl. berbunga sepanjang serangga

tahun Pembiakan:
Pembiakan: Telur, dierami 21 hari
memisahkan anaknya

(catatan: kartu soulmate bisa ditambah provinsi lain di indonesia)

b. Cara bermain

PUTARAN I
1) Kartu diacak, dibagi rata pada sejumlah pemain misalnya 4 orang,

seperti bermain kartu remi.
2) Pengacak kartu diberi kesempatan pertama menjatuhkan kartu.
3) Peserta berikutnya sesuai arah jarum jam yang memiliki pasangan/

soulmate flora/fauna menjatuhkan kartunya.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2748 SD - III Semester I & II

4) Pemain yang bisa memberikan kartu soulmate yang dijatuhkan
pemain terdahulu, berhak menjatuhkan kartu baru.

5) Pemain yang tidak punya kartu soulmate dilewati, dilanjutkan pemain
berikutnya searah jarum jam.

6) Begitu seterusnya, putaran dilakukan hingga kartu habis.
7) Pemenang adalah pemain yang kartunya habis paling dahulu.
8) Pemain yang kalah adalah pemain yang paling terakhir menghabiskan

kartunya.

(Catatan: semua pemain yang akan menjatuhkan kartunya harus
mengawali dengan membaca nama flora/satwa, daerah mana, jenis,
habitat, makanan, dan pembiakannya).

PUTARAN II
1) Pemain yang kalah mengacak , dan membagi kartu.
2) Pemain yang menang di putaran I berhak mendapat giliran pertama

menjatuhkan kartunya.
3) Permainan selanjutnya sama dengan permainan di putaran I.

C. Refleksi

Ayo kita renungkan!
a. Apakah sekarang kamu mengenal satwa identitas provinsimu ?

Pernahkah kamu melihatnya?
b. Mengapa satwa itu dijadikan identitas daerahmu? Satwa itu

kebanyakan hampir punah. Apakah kamu rela satwa itu benar-benar
punah, sehingga adik-adikmu nanti tidak bisa melihatnya lagi karena
tinggal cerita dan gambarnya?
c. Apa yang dapat kamu lakukan untuk melestarikan satwa identitas
daerahmu itu?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2759 SD - III Semester I & II

D. Rangkuman

Kita perlu mengetahui satwa identitas daerah di mana kita tinggal.
Dengan demikian kita mencintai daerah kita. Sekarang mari kita ikut
ambil bagian dalam melestarikan dan mencintai lingkungan kita, karena
kalau tidak kita cintai dan lestarikan maka akan punah.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2860 SD - III Semester I & II

II. PERTEMUAN KE / WAKTU : 2 / 2 X35 MENIT (KD. 1, IND 1.2)

A. Pendahuluan

1. Pengantar

Mari kita amati satwa yang menjadi identitas 7 provinsi tempat
Tarakanita berkarya berikut ini! Gambar apa sajakah ini? Mengapa
gambar hewan dan bukan yang lain?

Beruang Madu Ikan Belida Badak Bercula Satu

Burung Elang Bondol Burung Perkutut/ Burung Podang
Merbuk

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2871 SD - III Semester I & II

7 hewan identitas dari 7 Provinsi tempat
sekolah Tarakanita berada

Ayam Hutan Hijau

2. Pendalaman

Gambar hewan itu adalah identitas daerah, atau simbol daerah
7 Provinsi tempat sekolah Tarakanita berada. Jika ingin tahu hewan
apakah itu atau tanaman apakah itu, mari kita lihat dan ikuti pelajaran
selanjutnya.

Membaca 7 Fauna identitas Provinsi tempat Tarakanita berada
(1. Beruang Madu identitas Provinsi Bengkulu, 2. Ikan Belida identitas
Provinsi Sumatra Selatan, 3. Badak Jawa identitas Provinsi Banten,
4. Elang Bondol identitas DKI Jakarta, 5. Kepodang identitas Provinsi
Jawa Tengah, 6. Ayam Hutan Hijau identitas Jawa Timur, 7. Merbuk atau
Perkutut identitas D.I. Yogyakarta).

B. Lembar Kerja

Tuliskan manfaat puspa dan satwa tersebut pada kolom berikut ini!

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2882 SD - III Semester I & II

C. Refleksi

a. Apakah sekarang kamu mengetahui manfaat puspa dan satwa di
daerahmu dan di tempat sekolah Tarakanita berada?

b. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui manfaat puspa dan
satwa di daerahmu?

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 2893 SD - III Semester I & II

III. PERTEMUAN KE / WAKTU : 3 / 2 X35 menit (KD. 1, IND 1.3)

A. Pendahuluan

1. Pengantar

Kita sudah mengenal puspa dan satwa identitas 7 provinsi tempat
sekolah Tarakanita berada. Mari kita bermain memasangkan kartu puspa
dan satwa sesuai dengan identitas Provinsi.

Fauna Bengkulu Soulmate dengan Flora Bengkulu

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

BENGKULU BENGKULU
puspa: suweg raksasa puspa: suweg raksasa
satwa: beruang madu
satwa: beruang madu

BERUANG MADU SUWEG RAKSASA

Jenis: Jenis:
salah satu jenis beruang yang Batang semu, tinggi s/d 6 m (terbesar

terkecil, Panjang 1,40 m, di dunia, tinggi bunga s/d 2 m,
berat 50 – 65 kg Berat umbi s/d 100 kg
Habitat: Habitat:
Di hutan primer
Makanan: Di dataran rendah s/d 1200 m dpl.
berbunga di musim hujan
Binatang, sarang lebah dan madunya (Desember – Februari)
Pembiakan: Pembiakan:
Biji dan Umbi
Melahirkan, masa hamil 3 bulan

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3804 SD - III Semester I & II

Fauna Banten Soulmate dengan Flora Banten

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

BANTEN BANTEN
puspa: kokolenceran puspa: kokolenceran

satwa: badak jawa satwa: badak jawa

BADAK JAWA KOKOLENCERAN

Jenis: Jenis:
Binatang purba, satwa langka Pohon, endemik di Banten Tanaman

Habitat: langka dan dilindungi
Di hutan hujan, sumber air tawar Habitat:

Makanan: Di hutan primer 300 s/d 700 m dpl.
Tunas, ranting, daun muda, buah Pembiakan:

Pembiakan: mengecambahkan bijinya
Melahirkan, masa hamil 16 bulan

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3815 SD - III Semester I & II

Fauna Sumatra Selatan Soulmate dengan Flora Sumatra Selatan

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

SUMATRA SELATAN SUMATRA SELATAN
puspa: duku puspa: duku

satwa: ikan belida satwa: ikan belida

IKAN BELIDA DUKU

Jenis: Jenis:
Predator, panjang max 875 mm, Pohon, tinggi s/d 20 m

berat s/d 15 kg Habitat:
Habitat: Di dataran rendah s/d 800 m dpl.

Hidup di air tawar Pembiakan:
Makanan: Biji dan anakan (lambat)

Anak ikan kecil dan udang
Pembiakan:
bertelur

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3826 SD - III Semester I & II

Fauna DKI Jakarta Soulmate dengan Flora DKI Jakarta

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

DKI JAKARTA DKI JAKARTA
puspa: salak condet puspa: salak condet
satwa: elang bondol
satwa: elang bondol

ELANG BONDOL SALAK CONDET

Jenis: Jenis:
Burung penjelajah dan karnivora Tanaman liar, panjang daun s/d 7 m

Habitat: Habitat:
Di pantai, sawah, besar tubuh Dataran rendah s/d
ketinggian 700 m dpl.
43-50 cm
Makanan: Pembiakan:
Mamalia kecil, ikan, katak, ular, biji dan anakan
dan sebagainya
Pembiakan:
Telur, dierami 26-27 hari

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3837 SD - III Semester I & II

Fauna Jawa Tengah Soulmate dengan Flora Jawa Tengah

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

JAWA TENGAH JAWA TENGAH
puspa: kantil putih puspa: kantil putih
satwa: kepodang
satwa: kepodang

KEPODANG KANTIL PUTIH

Ukuran: Jenis:
Panjang tubuh s/d 25 cm Pohon, tinggi s/d 25 m

Habitat: Habitat:
Hutan tropik, daerah dekat pantai Tumbuh di ketinggian s/d 1600 m dpl.

Makanan: Pembiakan:
buah-buahan, serangga, ulat biji dan cangkok,
berbunga sepanjang tahun
Pembiakan:
Telur, 2 butir dierami 14 hari

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3848 SD - III Semester I & II

Fauna D.I. Yogyakarta Soulmate dengan Flora D.I. Yogyakarta

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

D.I. YOGYAKARTA D.I. YOGYAKARTA
puspa: kepel puspa: kepel

satwa: perkutut satwa: perkutut

PERKUTUT KEPEL

Jenis: Jenis:
Burung penyanyi, Pohon, tinggi 15 s/d 20 m
Panjang tubuh 20-25 cm
Habitat:
Habitat: Tumbuh di ketinggian
hidup berpasangan di kebun
50 s/d 600 m dpl.
Makanan: Pembiakan:
biji-bijian, serangga
biji, termasuk tanaman langka
Pembiakan:
Telur, 2 butir dierami 2 minggu

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3859 SD - III Semester I & II

Fauna Jawa Timur Soulmate dengan Flora Jawa Timur

IDENTITAS PROVINSI IDENTITAS PROVINSI

JAWA TIMUR JAWA TIMUR
puspa: sedap malam puspa: sedap malam
satwa: ayam hutan hijau
satwa: ayam hutan hijau

AYAM HUTAN HIJAU SEDAP MALAM

Jenis: Jenis:
hewan liar, jenis burung unggas Tanaman hias, berumbi,

Habitat: tinggi 0,5 s/d 1,4 m
hidup di hutan Jawa, Madura, Bali Habitat:

Makanan: Dataran rendah s/d
omnivora, biji-bijian, serangga ketinggian 1.400 m dpl. berbunga

Pembiakan: sepanjang tahun
Telur, dierami 21 hari Pembiakan:

memisahkan anaknya

2. Pendalaman

Ayo kita baca teks berikut ini!

Bunga Raflesia Arnoldi
Banyak orang sering salah mengira dan tidak bisa membedakan

bunga bangkai dengan “Rafflesia arnoldi”. Barangkali karena orang sudah
mengetahui bahwa Rafflesia adalah bunga terbesar, kemudian menjadi
bias dengan ukuran bunga bangkai yang juga besar. Bunga Raflesia
Arnoldi sangat besar dan tinggi, berbentuk seperti lingga (sebenarnya

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3960 SD - III Semester I & II

adalah tongkol atau spadix) yang dikelilingi oleh seludang bunga yang
juga berukuran besar. Bunganya berumah satu dan protogini: bunga
betina reseptif terlebih dahulu, lalu diikuti masaknya bunga jantan,
sebagai mekanisme untuk mencegah penyerbukan sendiri. Tumbuhan ini
memiliki dua fase dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian:
fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif muncul daun dan
batang semunya. Tingginya dapat mencapai 6 m. Setelah beberapa
waktu (tahun), organ vegetatif ini layu dan umbinya dorman. Apabila
cadangan makanan di umbi mencukupi dan lingkungan mendukung,
bunga majemuknya akan muncul. Apabila cadangan makanannya
kurang, akan tumbuh kembali daunnya.

Duku
Duku adalah nama umum dari sejenis buah-buahan anggota suku

Meliaceae. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat ini
dikenal pula dengan nama-nama yang lain seperti langsat, kokosan,
pisitan, celoring, dan lain-lain dengan berbagai variasinya. Nama-nama
yang beraneka ragam ini sekaligus menunjukkan adanya aneka kultivar
yang tercermin dari bentuk buah dan pohon yang berbeda-beda. Duku
adalah tumbuhan identitas untuk Provinsi Sumatera Selatan. Duku
terutama ditanam untuk diambil buahnya, yang biasa dimakan dalam
keadaan segar. Namun ada pula buah duku yang diawetkan dalam
sirup dan dibotolkan. Kayu tanaman duku keras, padat, berat, dan awet,
sehingga kerap digunakan sebagai bahan perkakas dan konstruksi
rumah di desa, terutama kayu pisitan.

Kokolenceran
Kokolenceran adalah maskot provinsi Banten yang merupakan salah

satu tanaman endemik Banten yang dipercaya hanya terdapat di Taman
Nasional Ujung Kulon. Tetapi kokoleceran, tanaman langka bernama
ilmiah Vatica bantamensis, yang menjadi flora identitas provinsi Banten
ini keberadaannya sangat misterius. Kokoleceran merupakan pohon
yang mampu mencapai ketinggian hingga 30 m. Di bagian batang yang
muda terdapat bulu-bulu halus dan lebat. Daun Kokoleceran menjorong
atau melanset, dengan tangkai daun yang panjangnya mencapai 2.2

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3971 SD - III Semester I & II

cm. Perbungaannya malai dan terdapat di ujung daun atau di ketiak
daun. Bunga kokoleceran panjangnya mencapai 7 cm. Buah tanaman
endemik ini agak bulat dan mempunyai tangkai yang pendek sekitar 5
mm panjangnya. Pada buahnya terdapat biji yang berdiameter mencapai
1 cm.

Salak
Salak adalah sejenis palma dengan buah yang biasa dimakan. Ia

dikenal juga sebagai sala (Min., Mak., Bug., [1] dan Thai). Dalam bahasa
Inggris disebut salak atau snake fruit, sementara nama ilmiahnya adalah
Salacca zalacca. Buah ini disebut snake fruit karena kulitnya mirip
dengan sisik ular. Salak terutama ditanam untuk dimanfaatkan buahnya,
yang populer sebagai buah meja. Selain dimakan segar, salak juga biasa
dibuat manisan, asinan, dikalengkan, atau dikemas sebagai keripik salak.
Salak yang muda digunakan untuk bahan rujak. Umbut salak juga dapat
dimakan.

Kepel
Tumbuhan kepel atau burahol (Stelechocarpus burahol) adalah

pohon penghasil buah hidangan meja yang menjadi flora identitas
Daerah Istimewa Yogyakarta. Buah kepel digemari puteri kraton-kraton
di Jawa karena dipercaya menyebabkan keringat beraroma wangi dan
membuat air seni tidak berbau tajam. Manfaat kepel adalah buahnya yang
matang dimakan dalam keadaan segar. Disebutkan bahwa dagingnya
yang berwarna jingga dan mengandung sari buah itu memberikan
aroma seperti bunga mawar bercampur buah sawo pada ekskresi
tubuh (seperti air seni, keringat, dan napas). Dalam pengobatan, daging
buahnya berfungsi sebagai peluruh kencing, mencegah radang ginjal,
dan menyebabkan kemandulan (sementara) pada wanita. Jadi, kepel
ini oleh para wanita bangsawan digunakan sebagai parfum dan alat
KB; di Jawa, penggunaannya secara tradisional terbatas di Kesultanan
Yogyakarta. Kayunya cocok untuk perkakas rumah tangga. Batangnya
yang lurus setelah direndam beberapa bulan dalam air, digunakan untuk
bahan bangunan rumah dan diberitakan tahan lebih dari 50 tahun. Kepel

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3982 SD - III Semester I & II

merupakan tanaman hias yang indah, daunnya yang muncul secara
serentak berubah dari merah muda pucat menjadi merah keunguan
sebelum berubah lagi menjadi hijau cemerlang.

Cempaka putih
Cempaka putih atau kantil (Magnolia ×alba (D.C.) Figlar & Noot.)

adalah salah satu anggota suku Magnoliaceae. Tumbuhan ini dikenal di
Indonesia dan beberapa negara tetangganya karena kuncup bunganya
sering kali dipakai dalam upacara-upacara tradisional atau ritual tertentu.
Secara botani, ia adalah hibrida (hasil persilangan) antara M. champaca
dan M. montana. Bunga kantil dipakai sebagai hiasan ronce (biasanya
diletakkan di ujung), sesajian, serta diletakkan di daun telinga pengantin
atau pendeta.

Sedap Malam
Sedap malam (Polianthes tuberosa, bahasa Melayu: sundal malam)

adalah tumbuhan hijau abadi dari suku Agavaceae. Minyak dari bunga
ini digunakan dalam pembuatan parfum. Nama tuberosa menunjukkan
bahwa tumbuhan ini memiliki umbi (tuber). Saat ini dikenal sekitar 12
spesies dari genus Polianthes.
Bunga sedap malam biasa mekar di malam hari. Tanaman ini diperkirakan
berasal dari Meksiko. Bangsa Astek mengenalnya dengan nama
omixochitl, “bunga tulang”.

B. Lembar Kerja

Setelah kamu mengenal puspa dan satwa yang menjadi identitas 7
provinsi tempat sekolah Tarakanita berada, buatlah puisi, yel-yel, gambar,
slogan, poster, atau cerita dari salah satu puspa dan satwa yang ada di 7
provinsi tempat sekolah Tarakanita berada tersebut!

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 3993 SD - III Semester I & II

C. Refleksi

1. Bagaimana perasaanmu memiliki puspa identitas daerahmu ini?
2. Mengapa puspa/tanaman harus dilestarikan? Supaya keaneka

ragaman hayati tetap terjaga. Supaya puspa/tanaman itu bisa
hidup selama-lamanya, adik-adik kita di masa mendatang tetap
bisa melihatnya.
3. Seandainya puspa/tanaman itu ada di depan kita, apa yang akan
kau lakukan untuk melestarikannya?

D. Rangkuman

1. Puspa/tanaman identitas daerah ini adalah anugerah terindah dari
Tuhan.

2. Puisi, gambar, slogan, yel-yel, poster, cerita yang dibuat adalah
ungkapan kekaguman dan kebanggaan kita tentang puspa/tanaman
ini.

3. Melestarikan dan menjaga puspa/tanaman yang ada sekarang ini
adalah usaha nyata kita agar puspa/tanaman ini masih bisa dilihat
ratusan tahun ke depan.

Buku Peserta Didik Pendidikan Karakter TARAKANITA 4904 SD - III Semester I & II


Click to View FlipBook Version