The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Gusti Ayu Aris Widyantari, 2023-04-11 05:32:48

Ringkasan Cerita VII F

28, 29, 30 Maret 2023

No Absen 1 Nama : Almira Levina Alveria Kelas : VII F Judul buku : Bumi dan Lukanya. Jenis buku : Fiksi, Novel (279 halaman) Menceritakan : seorang lelaki bernama Bumi Putra Langit yang tidak diharapkan oleh keluarga nya. Ringkasan Hari Selasa, 28 Maret 2023 Bab 1,Sendiri Bumi, anak kedua dari 2 bersaudara. Ia memiliki Ayah yang bernama Johan, Ibu nya yang bernama Clarissa dan Kakak laki laki yang bernama Azri. Banyak orang yang beranggapan jika dirinya adalah anak paling bahagia karena terlahir dari keluarga yang sangat hangat, berada, dan terkenal. Johan adalah seorang pengusaha muda, sedangkan Clarissa seorang mantan model yang memiliki penghasilan tertinggi ketiga di Indonesia. Banyak orang yang tidak tahu, jika sebenarnya rumah yang anggap hangat kenyataannya tidak sehangat itu, dan Bumi tahu rasanya. Bumi selalu di bandingkan oleh kakaknya yang, Azri. Azri adalah anak yang pintar, aktif di organisasi, dan sering mengikuti berbagai lomba. Tidak hanya di rumah, Bumi juga dibandingkan disekolah oleh kakaknya, Bumi hanyalah siswa pendiam yang sering mendapatkan ejekan dari teman temannya karena dianggap bodoh, tidak sepintar sang Kakak. Sikap Clarissa, mama dari Azri dan Bumi sangat berbeda. Disaat Clarissa Johan memberikan hadiah terhadap Azri yang bentar lagi SMA, sedangkan Bumi tidak. "Ma Pa... panggilnya, membuat Clarissa dan Johan mengalihka pandangannya kepada Bumi. "Hadiahnya buat Kakak aja, ya? Buat Bumi nggak ada? tanya Bumi dengan suara pelan. "Hadiah buat kamu?" tanya Clarissa dingin.


Bumi mengangguk antusias. "Memang kamu udah bikin bangga Mama?" tanya Clarissa. "Nilai ujian kemarin aja masih jelek. Kenapa minta hadiah juga?" "Mama udah bilang, nggak boleh banyak mau kalo kamu belum bisa sepinter Kakak. Malu Mama punya anak bodoh kayak kamu! Banyak mau, tapi nggak pernah jadi kebanggaan." Mendengar hal itu, Bumi seketika terdiam. Hatinya benar-benar terasa sakit. "Belajar yang giat. Harusnya, makin gede, tuh, makin banggain orang tua, bukannya malah makin bodoh. Nilai selalu kurang dari target, nggak pernah ikut lomba, nggak aktif sosialisasi. Kamu itu mau jadi apa?!" Clarissa menunjuk pintu depan, ke arah sosok Azri yang sudah menghilang tadi. "Lihat kakak kamu. Tanpa Mama dan Papa minta, dia selalu bikin bangga. Nilainya bagus, dan gak pernah sedikit pun ngecewain." Bumi hanya menunduk dan berulang kali menggumamkan kata maaf. "Udah, Ma...," ujar Johan kepada Clarissa. Johan menghela napas, kemudian menatap Bumi. "Papa bakal kasih kamu hadiah kalo nilai ujian kenaikan kelas kamu bagus. Sekarang masuk kamar. Udah selesai, kan, makannya?" Bumi mengangguk. "Iya, Pa, maaf, ya, kalo Bumi malahvminta hadiah...," lirihnya. "Bumi ke atas dulu." Sesampainya di dalam kamar, Bumi langsung mengunci pintu. Ia menangis sejadi-jadinya. "Dasar bodoh, Bumi bodoh!" ucapnya sambil terus memukulkepalanya. Dan lagi, Bumi menangis sendirian tanpa ada orang lain yang tahu. Ringkasan Hari Rabu, 29 Maret 2023 Bab 2, Teman baru Bumi memilih berangkat sekolah menggunakan bus daripada bersama Papa dan Azri. Bus datang ketika waktu menunjukkan pukul 07.20 WIB. Bumi segera naik dan duduk di kursi favoritnya. Baru saja ia duduk, rintik hujan kembali turun dengan sangat deras. Belum sempat bus itu berjalan, tiba-tiba pintunya kembali terbuka. Seorang anak perempuan berseragam putih-biru dengan rambut dikuncir kuda masuk ke bus. Ia menutup payungnya yang basah dengan napas yang tampak terengah- engah. Bumi memerhatikan anak perempuan yang kini tengah melipat payungnya. Mungkin sadar jika diperhatikan, anak perempuan itu pun menoleh. Bumi segera mengalihkan pandangannya ke jalanan. Jantung Bumi berdegup kencang. "Hai" sapa anak perempuan itu. "Kok, seragamnya sama? Jangan-jangan kita satu sekolah?" ucap anak perempuan itu membuat Bumi ikut melihat lambang sekolah di seragamnya. "Ah, iya...." Anak perempuan itu terkekeh pelan, lalu mengulurkan tangan. "Kenalin, aku Senjani, nama kamu siapa?" Bumi terdiam, menatap uluran tangan itu. "Halo?" tegur Senja lagi. Bumi terperanjat, lalu buru-buru menerima uluran tangan Senjani seraya tersenyum. "Bumi." "Salam kenal Bumi. Aku kelas 8-B, kalo kamu?" tanya


Senjani dengan senyum yang terus merekah. "Aku kelas 8-F," jawab Bumi malu-malu, lalu mengalihkan pandangannya ke depan. Senjani yang tidak menyukai keheningan pun kembali berbicara, "Mau temenan sama aku, nggak?" "Nggak mau, ya?" tanya Senjani. Buti terdiam beberapa saat, hingga akhirnya lengkungan kecil terbit di wajahnya. "Ayo," balasnya. "Ayo, kita temenan!" ujar Bumi ~~ Kemarin di kantin, keduanya saling bertukar nomor telepon untuk sekadar bertukar kabar atau mengajak bermain. Terkadang, mereka juga saling member jawaban PR yang tidak dimengerti. Hari ini Senja mengajaknya bermain sepeda. Buru-buru Bumi mendatangi tempat yang Senjani beritahukan, yakni danau buatan yang berada di tengah taman. Keduanya asyik bercanda dan tertawa, membicarakan banyak hal sampai tidak menyadari waktu menunjukkan pukul 17.30 WIB. Ia buru- buru mengajak Senjani pulang dengan sepeda masing-masing. Di perjalanan pulang, hati Bumi sungguh tidak karuan. la ingat, dirinya belum meminta izin kepada Mama dan Papa untuk menemui Senjani. Dua puluh menit perjalanan, akhirnya Bumi sampai di rumah. Saat sampai dirumah, bumi dimarahin oleh Clarissa dan Johan karena sudah berani keluar tanpa izin terlebih dahulu. Sehingga Johan melayangkan satu pukulan menggunakan tongkat golf yang mengenai kaki Bumi. Ringkasan Hari Kamis, 30 Maret 2023 Bab 3, Dibandingkan UJIAN kenaikan kelas merupakan salah satu hal menyeramkan yang harus dihadapi oleh siswa-siswi, termasuk Bumi. Berbagai persiapan telah ia lakukan untuk menghadapi ujian tersebut. Saat ini, Bumi tengah duduk di halte, matanya menatap kertas hasil ujian kenaikan kelas yang sedang ia genggam Jantungnya berdetak tak karuan, apalagi saat menyadari hasil yang ia dapat tidak sesuai dengan harapan Clarissa. "Kenapa masih kurang..." Bumi memukul kepalanya beberapa kali. "Kenapa nggak bisa kayak Kakak?" Jantung Bumi berdegup kencang saat Clarissa memeriksa kertas nilainya. "Ma…",panggil Bumi. "Dari seluruh murid di kelas, nilai Bumi di urutan ketiga paling atas," jelasnya, berharap Clarissa tidak akan memarahinya. Clarissa menatap Bumi datar. "Ketiga?" Bumi mengangguk "Waktu itu, Mama bilang apa, Bumi?" "Inget, nggak, apa yang Mama bilang?" tanya Clarissa lagi "JAWAB INGET NGGAK?" bentak Clarissa, lalu meremas kertas itu dan melemparkannya kepada Bumi "Mama bilang, kan, harus dapat juara pertama! Kenapa nggak bisa?" "Maaf, Ma...." lirih Bumi sambil menahan tangis. Lagi dan lagi, Bumi dibandingkan oleh kakaknya, Azri. Bumi sangat benci ketika harus dibandingkan dengan Azri seperti ini. Sekali saja, ia juga ingin mendapatkan apresiasi. Bumi perlahan menatap Clarissa, dan menarik napasnya dalam. "Mama bisa nggak, sedikit aja hargain usaha Bumi?" ucapnya.


"Sekali aja Mama lihat usaha Bumi. Hargain sedikit, Ma. Kenapa, sih, Bumi harus jadi kayak Kakak dulu biar disayang Mama? Mata Bumi semakin memerah, bahkan air matanya sudah menggenang di sana. Clarissa menyeringai. "Udah berani jawab? Udah berani ngriawan? Iya?" Bumi menghela napas, kemudian memungut kertas yang tadi Clarissa buang. "Kenapa, sih, harus kayak Kakak dulu buat disayang Mama ?!" teriak Bumi tiba-tiba. Plak! Clarissa pun tanpa aba-aba menampar bumi. "Keluar" teriaknya. ~~ Bumi mengajak Senjani untuk ke danau. Pada saat mereka berdua sedang asyik, ada sosok Azri yang melihat mereka. Susah payah Azri mencari Bumi, ternyata ia bersama seorang perempuan. Melihat hal tersebut, Azri kembali kerumah untuk memberitahukan kepada orang tua nya kalau Bumi keluar dengan seorang wanita. Hal tersebut menyebabkan Bumi dimarahin oleh orang tua nya saat sesampai di rumah. No Absen 2 Nama: Ayu Komang Cantika Dewi Kelas: VII F Si Kancil jenis buku: fiksi


ringkasan, selasa,28 maret 2023 suatu hari di hutan ada kancil yang sedang berjalan mencari makan tetapi di tengah jalan kancil bertemu dengan macan yang lapar, macan itu ingin memakan kancil tetapi kancil membodohi ya “ mau memakan ku? siapa takut? boleh saja!” kata kancil, macan pun menyaut “ betulkah cil? kau mau kumakan?” tanya macan, tak hanya itu kancil pun ber maklum kepada macan “ aku maklum, aku kan hewan kecil, mau menolak juga tidak bisa, tapi..” kata kancil, macan pun penasaran dan bertanya “ kenapa cil?”, “ sebelum aku mati, ijinkan aku minta satu hal” kata kancil, “ biarkan aku mencari makanan sebentar saja di sekitar sini, aku akan memakan daun atau apa saja, syukur kalau ada mentimun” lanjut kancil dan macan pun mengiyakan permintaan kancil, tetapi kancil memang hewan cerdik ia menyuruh macan menutup mata, macan juga mau mau saja lalu kancil berlari sekuat tenaga nya karena macan merasa bahwa kancil menghilang. ringkasan, rabu 29 maret 2023 macan pun membuka mata nya “ bodoh nya aku!” geram macan “ mestinya aku tak usah turuti omongan kancil, seharusnya begitu ketemu tadi langsung kemasan saja” geram macan dengan amarah meluap luap ia mencari kancil “ huh! kemana hewan kecil dan licik itu!” geram si macan sementara itu kancil sedang mencari tempat persembunyian yang aman. sesekali ia menoleh ke belakang, takut kalau kalau macan berlari kencang mendatangi kancil “ mudah mudahan macan sakit perut, sakit gigi, tertusuk duri atau dimakan setan sehingga tidak bisa mengejarku” gerutu kancil sambil terus berjalan cepat, otaknya berputar keras, bagaimana caranya agar ia bisa meloloskan diri dari kejaran macan, karena sering menoleh ke belakang ia kurang waspada terhadap keadaan yang ada di depannya “ HUP!


aduh, hampir saja aku menabrak ular yang sedang tidur ini” kata kancil sambil melangkahi nya, kancil istirahat tak jauh dari ular yang sedang tidur sembari mencari akal. saat itu hari semakin siang, macan semakin kelaparan, “ ggrrr..! kancil kurang ajar sembunyi dimana pun kau pasti dapat ku temukan, aku bisa mencium bau jejak kaki dan keringatmu dari kejauhan. ringkasan, kamis 30 maret 2023 Tak lama kemudian, “ nah!, ini dia! “ kata macan dengan girang setelah menemukan kancil. “ sssstttt!”desis kancil lirih jangan bicara keras keras, can..”, “ mau apa lagi?mau menipuku?” tanya macan, “tidak! tenang sajalah dulu !” sahut kancil dengan enteng, “ usus dalam perut ku meronta ronta, aku sudah sangat lapar, cil! sudahlah relakan dirimu kumakan” tetapi kancil tetap menggunakan akal cerdik nya untuk membuat alasan agar macan percaya dengan nya “ aku di perintahkan oleh baginda nabi sulaiman”, “ mari ikut aku” kata kancil sembari mengajak macan mendekati ular yang sedang tidur. sepintas ular itu seperti sabuk “ cil, ini kan ular?” kata macan. “ wah bodohnya kau ini. ini bukan ular hidup ini adalah sabuk baginda nabi sulaiman, penguasa para binatang. siapa yang memakai sabuk ini maka dia akan di takuti seleuruh binatang di dunia ini.


No Absen 3 Nama : Go Jessica Evelyn Kelas : VII F ● Ringkasan hari kamis 30 maret 2023. Menceritakan tentang ajaran Buddha tentang perbuatan dan akibatnya. Pada jaman Buddha, dikota Savatthi, hiduplah seseorang pemuda bernama Subha. Brahmana Todeyya adalah ayahnya. Todeyya adalah penasihat Raja Pasenadi Kolasa. Todeyya sangat kaya namun sangat kikir. Merasa bahwa jika ia bekerja, hartanya akan habis tak tersisa,Todeyya tidak pernah memberi sedikit pun. Inilah perintah Todeyya kepada keluarganya: Jika perona mata dipakai berkali-kali, Lama-lama akan terkikis habis. Begitu pula, jika berderma diberikan sedikit saja, harta akan berangsur ludes. Oleh karena itu, pemberian sekecil apa pun, Tidak perlu di lakukan. Sarangan semut menjadi gundukan besar karena debu yang di kumpulkan semut. Tetes madu yang dibawa lebah tidakkah banyak, namun karena dilakukan berulang, banyaklah madu terkumpul. Jadi, kita tidak perlu memberi sedikit pun uang, serta harus mengumpulkan dan menjaga harta. Pada masa itu, banyak orang yang menjadi pengikut Buddha, belajar Dhamma, dan bekerja kepada Sangha. Akan tetapi, Todeyya tidak memiliki keyakinan dan rasa hormat kepada Buddha. Ia meremehkan sifat-sifat mulia Buddha. Bahkan ia, sering menghina Buddha. Karena amat melekat pada harta dan sering melecehkan Buddha, ketika Todeyya mati, ia terlahir lagi sebagai anak dari anjing dirumahnya. Subha sangat sayang pada anjing kecil ini. Ia melimpahinya dengan makanan enak dan memberinya tempat tidur yang nyaman. Ia tidak tahu bahwa anak anjing ini dahulunya adalah Todeyya, ayahnya. Suatu hari, Buddha sengaja mendatangi rumah Todeyya. Saat Buddha memasuki pelantaran rumah, Si anak anjing menyalak kencang pada Buddha. Buddha menegur anak anjng itu, "Todeyya, kamu sekarang menjadi anjing karena dahu menghina-ku. Jika sekarang kamu menyakiti-ku dengan pikiran keliru, kamu bisa jatuh ke neraka. "


Anak anjing itu berpikir: " Petapa ini tahu Tentang aku. " Merasa sedih, dia undur ke dalam rumah Dan berbaring di abu tungku perapian. Para pelayan mencoba membawa nya ke tempat tidur empuknya, namum tak berhasil. Subha bertanya apakah yang Budhha katakan kepada anjingnya benar adanya. Buddha membenarkan apa yang Subha dengar, untuk membuat Subha paham, Budhha bertanya, " Apa betul masih ada harta yang ayahmu tidak ucapkan kebenarannya? " Subha menjawab, " Ada kalung emas, sendal emas, guci emas, dan sejumlah uang di daftar warisan untuk saya, Namun tidak ditemukan. " Lalu Buddha berkata " Jika begitu, pulanglah dan beri anjing mu makanan enak, lalu tanya padanya di aman harta yang hilang itu. Dia akan menunjukkan semuanya. " Ringkasan : Todeyya adalah ayah dari Subha Todeyya adalah seseorang yang tidak mau berbagi / memberi sedikit pun kepada orang karena dia berfikir jika ia memberi ke pada oranglain maka hartanya akan habis tak tersisa. Dari perbuatan nya pada saat di meninggal dan hidup menjadi anak anjing dari peliharaan anaknya ( Subha) . Amanat : kita harus selalu berbagi akan semua mahluk hidup, kita tidak boleh serakah.


No Absen 4


Nama: Grace Tesalonika Pesak Kelas: VII F Novel Dikta dan Hukum ini menceritakan tentang seorang mahasiswa hukum yang pintar, baik, rajin, penyayang, dan ganteng bernama Dikta. Laki-laki yang dikenal dengan sikap coolnya ini dijodohkan dengan seorang anak SMA kelas XII atau dua belas bernama Nadhira. Mereka mempunyai karakter yang sangat berbeda sama halnya dengan langit dan bumi, meski begitu mereka sudah kenal sejak masih kecil dan bisa saling melengkapi satu sama lain. Tetapi hubungan mereka mulai rumit ketika Nadhira sudah memiliki pacar. Dikta hanya mengganggap Nadhira seperti seorang adik saja. Namun, mereka harus terjebak dengan perjodohan tersebut karena mengingat pesan dari Almarhum ayahnya Dikta dan menjaga perasaan kedua orang tua mereka. Dikta memiliki mantan kekasih bernama Alea, Dikta sempat melihat Alea dan Jevan yang adalah sahabat Dikta sendiri bergandengan tangan di sebuah acara, yang seketika dia langsung memutuskan hubungan dengan pacarnya dan temannya itu. Namun seiring berjalannya waktu Nadhira mulai menaruh hati pada Dikta karena sikapnya yang perhatian dan penyayang. Mereka mulai terbuka rahasia-rahasia yang tersembunyi sampai padaakhirnya kisah hubungan mereka tidak direstui oleh alam semesta. Sayangnya Dikta ditakdirkan memiliki umur yang tak lama lagi karena ia mengalami penyakit gagal ginjal yang sudah cukup lama dialaminya, sehingga dia tidak memiliki waktu banyak untuk bertahan hidup. Sehingga ia membuat Wish List apa saja yang harus ia lakukan bersama Nadhira sebelum ia benar benar pergi untuk selama-lamanya. Lalu sudah saatnya waktu Dikta untuk pergi selama-lamanya yang membuat Nadhira sangat berlarut dalam kesedihan. Setelah beberapa tahun lamanya, suatu hari Nadhira hendak pergi ke halte bus. Lalu ada seorang laki-laki yang ikut duduk di sampingnya, awalnya Nadhira tidak berkata apa apa tetapi laki-laki itu berkata dan bertingkah seolah-olah tau akan perasaan Nadhira yang tak kunjung surut kepada Dikta.


Laki-laki asing itu langsung pamit dan pergi menerobos hujan tetapi saat Nadhira memanggilnya bahwa payung laki-laki itu tertinggal laki-laki itu menoleh dan mengatakan "Gue Dika! Semoga hujan mempertemukan kita lagi, ya, Nadhira!" Lantas laki-laki itu melangkah lebih jauh dan perlahan menghilang di tengah derasnya hujan yang mengguyur jalanan itu. Nadhira masihkaku dan memegang payung yang ditinggalkan laki-laki itu. Ia masih berusaha untuk mengingat sosok laki-laki itu seolah-olah tatapan yang sangat amat ia kenal kembali dengan wujud baru? Ia pun bertanya-tanya "Dika, lo siapa sebenarnya?"


No Absen 5 KLS : VII F Nama : I Gede Bagus Krisnnda Ringkasan hari Selasa, 28 Maret 2023 Timun Emas Zaman dahulu, ada seorang nenek yang hidup sendiri, Mbok Rondo namanya. Mbok rondo tidak punya anak. Walaupun usia Mbok Rondo sudah tua, tapi dia berharap mempunyai seorang anak. Hingga pada suatu hari Mbok Rondo bertemu Raksasa di tepi hutan. Raksasa itu menawarkan bantuan kepada Mbok Rondo, agar Mbok Rondo bisa mempunyai anak. Tetapi Raksasa memberi syarat, jika nanti anaknya sudah berusia 17 tahun, maka anak itu harus menjadi santapan Raksasa. Mbok Rondo pun menyanggupi syarat itu, karena Mbok Rondo sungguh ingin memiliki seorang anak.Kemudian, Raksasa memberikan biji mentimun kepada Mbok Rondo. Mbok Rondo segera pulang dan menanam benih itu di halaman belakang. Setiap hari Mbok Rondo menyirami benih itu. Ajaib! Dus minggu kemudian, tanaman itu sudah bersemak Buahnya lebat sekali. Di antara sekian banyak buah mentimun yang tumbuh, ada satu buah yang sangat besar. Warnanya pucat. Kalau tertimpa sinar matahari, buah itu berkilau seperti emas. Mbok Rondo sangat tertarik pada buah mentimun yang paling besar itu, ia memetiknya dan pulang. Sampai di rumahnya, Mbok Rondo mengambil pisau dan membelah buah itu. Lalu, ia membuka nys dengan hatihati. Ajaib! Ternyata ada seorang perempuan bayi yang cantik! Mbok Rondo menamakan bayi mungil itu Timun Emas. Mbok Rondo sangat gembira dan menyayanginya. Hari, bulan, dan tahun pun berganti. Timun Emas tumbuh menjadi seorang gadis jelita. Mbok Rondo dan Timun Emas bersiap pergi ke hutan untuk mencari kayu. Tiba-tiba,... Bum, bum, bum tanah bergetar, lalu disusul suara tawa menggelegar. Ternyata Raksasa datang untuk menagih janji pada Mbok Rondo. Mbok Rondo memeluk Timun Emas lalu membisikinya agar gadis itu sembunyi di kolong tempat tidur. Kemudian, Mbok Rondo keluar menemui Raksasa itu. Mbok Rondo meminta perpanjangan waktu pada Raksasa, dengan alasan kalau Timun Emas diberikan sekarang pada Raksasa, tentu kurang lezat untuk disantap, karena tubuhnya masih kecil. Raksasa menerima permintaan Mbok Rondo, dan dua tahun lagi Raksasa akan datang lagi pada Mbok Rondo. Sambil tertawa, raksasa itu pergi meninggalkan rumah Mbok Rondo, Mbok Rondo bernapas lega. Dua tahun kemudian, Timun Emas sudah dewasa. Wajahnya semakin cantik. Kulitnya kuning langsat Tapi Mbok Rondo cemas jika teringat janjinya kepada Raksasa. Pada suatu malam, ketika Mbok Rondo tidur, ia mendengar suara gaib dalam mimpinya. "Hai Mbok Rondo, jika ingin anakmu selamat, mintalah bantuan kepada seorang pertapa di Lembah Bukit" Esok harinya, Mbok Rondo pergi ke Lembah Bukit. Di sana ia bertemu dengan seorang pertapa. Pertapa itu memberi empat bungkusan kecil yang isinya biji timun, jarum, garam dan terasi. Pertapa menerangkan khasiat benda-benda itu. Sesampainya ia di rumah, ia menceritakan perihal


pemberian pertapa itu kepada Timun Emas. Hari berganti hari. Hingga suatu ketika Mbok Rondo sedang menyulam baju untuk Timun Emas, tiba-tiba bumi berguncang, pertanda Raksasa datang. Raksasa datang menagih janji. Mbok Rondo segera masuk ke dalam rumah. Diambilnya bungkusan pemberian dari sang pertapa, kemudian diberikan pada Timun Emas. Dan Mbok Rondo menyuruh pergi lewat pintu belakang, agar Raksasa tidak tahu kalau Timun emas kabur. Setelah Timun Emas berlari jauh, Mbok Rondo keluar menemui Raksasa. Mbok Rondo memberi tahu Raksasa bahwa Timun Emas telah pergi. Raksasa Marah, dan segera melihat ke sekeliling. Dari kejauhan Raksasa melihat seorang gadis sedang berlari cepat di padang rumput. Dengan tubuh yang besar dan kesaktiannya, dalam waktu singkat Raksasa sudah hampir bisa menyusul Timun Emas. Karena terus berlari, Timun Emas mulai kelelahan. Dalam keadaan terdesak, Timun Emas teringat akan bungkusan pemberian sang pertapa. Ia mengambil segenggam biji timun dalam bungkusan. Dengan cepat ia taburkan biji mentimun di sekitarnya. Sungguh ajaib. Mentimun itu langsung tumbuh dengan lebat. Buahnya besar-besar, Raksasa itu berhenti ketika melihat buah mentimun dan memakannya dengan rakus. Setelah kenyang, Raksasa itu kembali mengejar Timun Emas. Hanya dalam beberapa gerakan kaki saja ia sudah dapat menyusul timun emas. Timun Emas ketakutan. Di saat yang kritis, Timun Emas menaburkan jarum jarum yang terbuat dari bambu ke tanah. Sungguh ajaib! Jarum-jarum itu berubah menjadi hutan bambu yang lebat. Raksasa itu berusaha menembusnya, namun tubuh dan kakinya terasa sakit karena tergores dan tertusuk bambu yang patah. Raksasa pantang menyerah dan berhasil melewati hutan bambu itu, dan terus mengejar Timun Emas. Timun Emas melemparkan isi bungkus yang terakhir. Terasi itu langsung dilemparkan ke arah si Raksasa. Tiba-tiba saja terbentukdah lautan lumpur yang mendidih. Raksasa itu terkejut sekali. Dalam sekejap, tubuh raksasa ditelan lautan lumpur. Dengan segala upaya, ia berusaha menyelamatkan diri. la meronta-ronta tapi sia sia. Tubuhnya pelan-pelan tenggelam ke dasar. Raksasa memelas meminta bantuan kepada Timun umas, dia berjanji tidak akan memakan Timun Emas, tetapi lumpur panas itu menelan tubuh si Rakansa. Kini Timun Emas bisa bernapas lega karena selamat dari bahaya maut Timun Emas segera berjalan ke arah rumahnya. Di kejauhan nampak Mbok Rondo berlari ke arah Timun Emas, nenek itu mengkhawatirkan keselamatan anak kesayangannya. Setelah keduanya saling mendekat, mereka berpelukan dengan rasa haru dan bahagia. Ringkasan hari Rabu, 29 Maret 2023 Seorang anak laki-laki semata wayang hidup bersama ibunya. Mereka tergolong keluarga miskin sehingga si anak pun memutuskan untuk merantau dengan menumpang kapal saudagar. Sayangnya perjalanan tersebut kacau, kapal yang ia tumpangi mengalami musibah dan ia kemudian terdampar di sebuah pulau. Di pulau itu ia memulai hidup baru, bekerja giat hingga sukses. Ketika sukses ia menikah dengan wanita jelita dan kemudian melakukan pelayaran. Suatu hari ia tiba di pulau tempat ibunya tinggal. Namun sikap angkuh Malin Kundang membuat ia malu mengakui ibunya. Ibunya pun sakit hati lalu menyumpahinya. Sumpah serapah ibu Malin Kundang mustajab sehingga ia pun menjadi batu Ringkasan hari Kamis, 30 maret 2023 Danau Toba


Pada zaman dahulu ada seorang petani yang bernama Toba. Karena kedua orang tuanya meninggal,dia tinggal seorang diri di rumah yang sangat sederhana. Dengan bercocok tanam di sawah. Pada suatu hari, Toba pergi memancing dan mendapatkan ikan besar yang berwarna emas. Toba membawa ikan besar itu pulang. Setelah sampai di rumah, Toba meletakan ikan itu di dapur. Di pun keluar mencari kayu. Akan tetapi saat di pulang ke rumah, dia tidak menemukan ikan besar itu. Tapi, sungguh kaget dia melihat seorang gadis cantik duduk di kursi. Toba langsung jatuh cinta kepada gadis cantik itu. Tiba pun mengutarakan isi hatinya, dan Toba mengajak gadis cantik itu menikah. Gadis itu bersedia menjadi istrinya, tetapi gadis cantik itu memberikan satu syarat untuk tidak mengungkit asal usul jati dirinya. Setelah satu tahun menikah, Toba dan istrinya dikaruniai seorang ana laki-laki yang di beri nama Samosir. Karena Samosir selalu di manja oleh ibunya, sehingga dia mempunyai sifat yang kurang baik. Pada suatu hari di siang yang panas, Toba sangat marah, karena Samosir menghabiskan bekal makan siang Toba. Toba pun marah, Toba memukul anaknya secara bertubi-tubi. "Dasar anak kurang ajar! Keturunan ikan yang tidak tahu diri!," hardik Toba kepada anaknya. Samosir pun pulang. Dia menangis karena di pukuli dan di marahi oleh ayahnya. Setelah sampai di rumah, dia langsung mengadu pada ibunya bahwa dirinya dipukuli dan di cacimaki oleh ayahnya. Ibunya sangat sedih setelah mendengar cerita dari anaknya. Karena suaminya lupa dengan janjinya. Istri Pak Toba menyuruh anaknya segera naik ke bukit yang tidak begitu jauh dari rumahnya. Selain itu dia menyuruh Samosir memanjat pohon paling tinggi yang ada di bukit, tidak begitu lama dia sudah sampai di bukit itu. Si ibu keluar dari rumahnya. Si ibu pun berlari menuju sungai. Tidak begitu lama dia sudah sampai di sungai. Tiba-tiba cuaca berubah seketika, awan hitam menutupi tempat itu. Petir menggelegar dan hujan pun turun. Istri Pak Toba menceburkan diri kesungai. Seketika dia berubah menjadi ikan yang besar, seketika air melimpah ruah kemana-mana. Dengan melihat gejala alam yang berubah, Pak


Toba berusaha menyelamatkan dirinya. Namun, usahanya tidak membuahkan hasil karena gelombang air yang besar dan tinggi terus mengejar. Sehingga dia mulai tenggelam oleh genangan air yang semakin meluas. Dan tiba-tiba di tempat Tiba tenggelam berubah menjadi danau yang sangat besar. Konon orang Sumatra Utara menjuluki danau itu dengan sebutan Danau Toba . No Absen 6


Nama : I Gede Jaya Adi Parwata Si Kancil Yang Cerdik No : 6 Kls : VII Ringkasan hari Selasa, 28 Maret 2023 Menipu Monyet Suatu hari di pagi yang cerah. Kancil berjalan pelan disebuah kebun jambu air,dia ingin memakannya tapi dia tidak bisa memanjatnya. Tiba tiba datanglah monyet di pohon jambu, bertanya apakah buah dari pohon ini enak, kancil menjawab rasanya manis. monyet berkata ia akan memetik jambu air dan memberikan untuk si kancil juga. Setelah menunggu si kancil tidak mendapat apa apa, dari atas jatuhkan biji dari jambu air mengenai kancil. Kancil marah dan pergi dari sana setelah berjalan dia melewati kebun cabai,timbul ide si kancil tuk mengerjai monyet yang serakah. Akhirnya dia kembali ke pohon jambu air dan memberitau monyet ada buah yg lebih manis dari jambu air tersebut. Kancil dan monyet akhirnya pergi ke kebun itu dan si monyet langsung memetik 10 cabai di tangannya dan dimakannya. Seketika mukanya merah dan bibirnya terlihat komat Kamit menahan pedas yang amat sangat di mulutnya dia berlari menju sungai untuk minum air, kancil tertawa terbahak bahak dan berkata makanya jangan serakah. Selesailah kisah dari kanci menipu monyet Ringkasan hari Rabu, 29 Maret 2023 Bersahabat dengan gajah dan tikus Suatu pagi yang cerah si kancil berniat mengunjungi kediaman tikus sahabat lamanya. Pagi pagi sekali si kancil sudah mulai berangkat. Si tikus tinggal dikawasan kecil di pinggir hutan, si tikus tinggal secara berkelompok,terdiri dari beberapa keluarga dan dipimpin ketua tikus. Sesampainya di sana si kancil disambut oleh tikus sahabatnya. Mereka berbincang bincang sambil bersenda gurau. Mereka sudah lama sejak peristiwa si kancil menolong tikus dari singa. Setelah beberapa mereka berbincang, Meraka dikagetkan oleh tanah yang terguncang, mereka seketika keluar dari rumah dan mengira itu adalah gempa bumi. Ternyata anggapan mereka salah ,yang membuat tanah berguncang adalah segerombolan gajah yang masuk dan memakan tumbuhan disana. Si tikus datang menghampiri segerombolan gajah diikuti kancil dan memberi nasehat untuk mencari makan ditempat mereka biasanya mendapatkan makanan. Segerombolan gajah mencari dimana asal suara tersebut,lama mereka mencari tetapi tidak melihat sosok pun, tapi begitu mereka tau bahwa yang berkata adalah tikus mereka tertawa terbahak bahak. Dengan geram kancil berkata bahwa tikus adalah raja hutan, jangankan cuma kamu, harimau dan singa saja mampu dimakan dengan giginya yang tajam dan kuat. Sang gajah tertawa dan menyuruh tikus tuk memakan batang pohon. Digigitnya batang pohon oleh para tikus hingga tumbang,para gajah ketakutan dan berlari. Si kancil dan tikus tertawa terbahak bahak melihat gajah berlari. Ringkasan hari Kamis, 30 Maret 2023 Si kancil dan gajah Suatu hari ketika si Kancil berjalan jalan di tengah hutan, tiba tiba awan menjadi gelap pertanda hujan. Si kancil segera berlari pulang, karena kurang hati hati,si kancil tidak melihat lubang dan akhir nya jatuh "plung". Si kancil panik dan berpikir cara keluar,tiba tiba


terdengar suara langkah berat yang mendekat. Itu adalah gajah pikir kancil dan ia langsung memanggil gajah. Gajah berhenti dan melihat ke arah lobang,gajah bertanya mengapa kancil berada di bawah. Si kancil berkata bahwa langit akan runtuh,seketika gajah melihat keatas, rupanya gajah tidak tau kalau awan hitam pertanda hujan. Gajah ingin turun tapi kancil melarang karena jika gajah turun gajah akan menginjak si kancil. Jadi kancil menyuruh gajah menyulurkan belalainya supaya kancil naik dan gajah turun ke lubang. Setelah gajah turun kancil berkata akan mencari makan supaya tidak kelaparan dibawah dan kancil menuju kerumahnya. Setelah beberapa saat gajah akhirnya sadar bahwa ia ditipu si kancil. Q


No Absen 7 Nama: Igede putu Devandra anantya putra No:07 Kls:VIIF/7F


Rubah yang malas jatuh cinta kepada seseorang yang dicintai yang berlarut-larut ketika ditinggal kekasih adalah merupakan perbatan yang tidak baik, saat salju iba joky seekor rubah berekor emas


itu sangat enang sekali, ia suka bermain di salju. berbeda dengan hewan yang lain. mereka lebih memilih berdiam di rumah masing-masing No Absen 8


Nama I Gusti Bagus Sandhy Widya Dharma kelas 7F No Absen 9


Ringkasan hari rabu 29 Maret 2023 SANGKURIANG Cerita Rakyat Jawa Barat menceritakan tentang terciptanya gunung Takuban perahu. Pada jaman dahulu, di Jawa Barat hiduplah seorang putri raja yang bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu di dalam hutan. Setiap berburu, dia selalu ditemani oleh seekor anjing kesayangannya yang bernama Tumang. Tumang sebenarnya adalah titisan dewa, dan juga bapak kandung Sangkuriang, tetapi Sangkuriang tidak tahu hal itu dan ibunya memang sengaja merahasiakannya. Pada suatu hari, seperti biasanya Sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu. Setelah sesampainya di hutan, Sangkuriang mulai mencari buruan. Dia melihat ada seekor burung yang sedang bertengger di dahan, lalu tanpa berpikir panjang Sangkuriang langsung menembaknya, dan tepat mengenai sasaran. Sangkuriang lalu memerintah Tumang untuk mengejar buruannya tadi, tetapi si Tumang diam saja dan tidak mau mengikuti perintah Sangkuriang.Karena sangat jengkel pada Tumang, maka Sangkuriang lalu mengusir Tumang dan tidak diijinkan pulang ke rumah bersamanya lagi. Sesampainya di rumah, Sangkuriang menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya. Begitu mendengar cerita dari anaknya, Dayang Sumbi sangat marah. Diambilnya sendok nasi, dan dipukulkan ke kepala Sangkuriang. Karena merasa kecewa dengan perlakuan ibunya, maka Sangkuriang memutuskan untuk pergi mengembara, dan meninggalkan rumahnya. Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali perbuatannya. Ia berdoa setiap hari, dan meminta agar suatu hari dapat bertemu dengan anaknya kembali. Karena kesungguhan dari doa Dayang Sumbi tersebut, maka Dewa memberinya sebuah hadiah berupa kecantikan abadi dan usia muda selamanya. Setelah bertahun-tahun lamanya Sangkuriang mengembara, akhirnya ia berniat untuk pulang ke kampung halamannya. Sesampainya di sana, dia sangat terkejut sekali, karena kampung


halamannya sudah berubah total. Rasa senang Sangkuriang tersebut bertambah ketika saat di tengah jalan bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik jelita, yang tidak lain adalah Dayang Sumbi. Karena terpesona dengan kecantikan wanita tersebut, maka Sangkuriang langsung melamarnya. Akhirnya lamaran Sangkuriang diterima oleh Dayang Sumbi, dan sepakat akan menikah di waktu dekat. Pada suatu hari, Sangkuriang meminta ijin calon istrinya untuk berburu di hatan. Sebelum berangkat, ia meminta Dayang Sumbi untuk mengencangkan dan merapikan ikat kapalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi, karena pada saat dia merapikan ikat kepala Sangkuriang, Ia melihat ada bekas luka. Bekas luka tersebut mirip dengan bekas luka anaknya. Setelah bertanya kepada Sangkuriang tentang penyebab lukanya itu, Dayang Sumbi bertambah tekejut, karena ternyata benar bahwa calon suaminya tersebut adalah anaknya sendiri. Kamis 30 Maret 2023 Dayang Sumbi sangat bingung sekali, karena dia tidak mungkin menikah dengan anaknya sendiri. Setelah Sangkuriang pulang berburu, Dayang Sumbi mencoba berbicara kepada Sangkuriang, supaya Sangkuriang membatalkan rencana pernikahan mereka. Permintaan Dayang Sumbi tersebut tidak disetujui Sangkuriang, dan hanya dianggap angin lalu saja. Setiap hari Dayang Sumbi berpikir bagaimana cara agar pernikahan mereka tidak pernah terjadi. Setelah berpikir keras, akhirnya Dayang Sumbi menemukan cara terbaik. Dia mengajukan dua buah syarat kepada Sangkuriang. Apabila Sangkuriang dapat memenuhi kedua syarat tersebut, maka Dayang Sumbi mau dijadikan istri, tetapi sebaliknya jika gagal maka pernikahan itu akan dibatalkan. Syarat yang pertama Dayang Sumbi ingin supaya sungai Citarum dibendung. Dan yang kedua adalah, meminta Sangkuriang untuk membuat sampan yang sangat besar untuk menyeberang sungai. Kedua syarat itu harus diselesai sebelum fajar menyingsing. Sangkuriang menyanggupi kedua permintaan Dayang Sumbi tersebut, dan berjanji akan menyelesaikannya sebelum fajar menyingsing. Dengan kesaktian yang dimilikinya, Sangkuriang lalu mengerahkan teman-temannya dari bangsa jin untuk membantu menyelesaikan tugasnya tersebut. Diam-diam, Dayang Sumbi mengintip hasil kerja dari Sangkuriang. Betapa terkejutnya dia, karena Sangkuriang hampir menyelesaiklan semua syarat yang diberikan Dayang Sumbi sebelum fajar. Dayang Sumbi lalu meminta bantuan masyarakat sekitar untuk menggelar kain sutera berwarna merah di sebelah timur kota. Ketika melihat warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira kalau hari sudah menjelang pagi. Sangkuriang langsung menghentikan pekerjaannya dan merasa tidak dapat memenuhi syarat yang telah diajukan oleh Dayang Sumbi. Dengan rasa jengkel dan kecewa, Sangkuriang lalu menjebol bendungan yang telah dibuatnya sendiri. Karena jebolnya bendungan itu, maka terjadilah banjir dan seluruh kota terendam air. Sangkuriang juga menendang sampan besar yang


telah dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh tertelungkup, lalu menjadi sebuah gunung yang bernama Tangkuban Perahu.


No Absen 10 Nama : I Kadek Revan Adi Permana Kelas : VII F Ringkasan hari Selasa, 28 Maret 2023 TERJADINYA SELAT BALI Dahulu, ada seorang pemuda bernama Manik Angkeran. Manik Angkeran adalah putra seorang Brahmana bernama Sidhimantra, mereka tinggal di Kerajaan Daha, Bali. Manik Angkeran adalah pemuda cerdas. Tetapi, dia mudah terpengaruh hal-hal buruk. Sidhimantra tak henti menasehatinya, tetapi kelakuannya semakin buruk. Manik Angkeran hidup bermewah-mewahan. Dia gemar makan enak dan membeli barang barang bagus. "Anakku, jangan terus berfoya-foya. Ingat, harta kekayaan bisa habis karena gaya hidupmu" Nasihat Sidhimantra. Sayang sekali Manik Angkeran tak patuh. Dia terus berfoya-foya, sampai uangnya habis dan berutang hingga menumpuk. Para pemberi hutang selalu menagihnya hingga mengancam mencelakainya. Dia ketakutan dan merengek minta tolong ke ayahnya.Karena Sidhimantra bukanlah orang kaya dia pun minta tolong pada naga Besukih. Naga Besukih adalah naga penunggu di Gunung Agung. Naga Besukih adalah naga yang galak, dia tak segan menyembur siapapun yang tidak disukainya. Konon, tubuhnya bisa menghasilkan emas permata. Sidhimantra pun memantapkan hati datang ke gunung Agung,setelah perjalanan berhari-hari, Sidhimantra tiba di Gunung Agung, dia membunyikan genta di pucuk pohon. Teng… teng…teng setelah genta berbunyi tiga kali, Naga Besukih pun muncul. "Heh? Siapa kamu? Apa tujuanmu datang ke sini? " Naga Besukih menatap Sidhimantra galak. Sidhimantra lalu menjelaskan maksud kedatangannya. Saking sedihnya, dia sampai meneteskan air mata hingga membuat hati Naga Besukih jadi lembut. "Bolehkah aku meminta sedikit hartamu untuk membayar hutang anakku?" Pinta Sidhimantra. Ringkasan hari Rabu, 29 Maret 2023 Naga Besukih pun setuju. Naga Besukih menggoyangkan ekornya.


Klinting… klinting… Emas dan permata pun rontok dari ekornya "Bawalah, ini cukup untuk membayar utang anakmu" Kata Naga Besukih. Sidhimantra lalu pulang, dan menyerahkan harta itu pada Manik Angkeran, tetapi Manik Angkeran malah kembali berfoya-foya. Setelah hartanya habis, diam-diam Manik Angkeran pun menyelidiki dari mana ayahnya mendapatkan harta itu. "Ayahmu telah menemui Naga Besukih" Begitu bisik seseorang pada Manik Angkeran. Manik Angkeran pun berangkat meniru jejak ayahnya dan berangkat menemui Naga Besukih. Sampai di Gunung Agung, Manik Angkeran membunyikan genta, hingga Naga Besukih muncul. "Siapa kamu? Dan apa tujuanmu ke mari? tanya Naga Besukih. Manik Angkeran lalu memperkenalkan diri. " Beberapa waktu lalu, kamu memberi ayahku harta. Sekarang, aku butuh lebih banyak, " Kata Manik Angkeran. Naga Besukih merasa kasihan karena teringat Sidhimantra yang menangis padanya. "Baiklah, ini ambillah! " Naga Besukih mengibaskan ekornya dan muncul emas permata yang sangat banyak. "Wah, andai aku bisa memiliki ekor naga ini, aku bisa kaya! Aku bisa hidup mewah" Pikirnya. Manik Angkeran mengeluarkan pedang dari balik bajunya. Dia menyabet dan berusaha memotong ekor Naga Besukih yang penuh emas dan permata. "Berikan ekormu padaku, Naga! " teriaknya sambil menyerang ekor Naga Besukih. Naga Besukih melawan Manik Angkeran dengan menyemburkan api dari mulutnya. Manik Angkeran berlari, disitulah Naga Besukih menyemburkan apinya. "Dasar tak tahu diri, sudah ditolong mslah menyerang! " Naga Besukih mengumpulkan segenap tenaganya dan WUSSSS!!! Api paling besar dan dahsyat keluar dari mulutnya. Manik Angkeran tersambar api dan tubuhnya jadi abu. Berita ini menyebar hingga ke telinga Sidhimantra. Ringkasan hari Kamis, 30 Maret 2023 Sidhimantra bergegas ke Gunung Agung. Dia ingin melihat sendiri keadaan anaknya. "Anakku! Mengapa kamu jadi abu? teriak Sidhimantra saat melihat keadaan anaknya. " Dia terlalu rakus. Dia tak bisa menahan hawa nafsunya"kata Naga Besukih. "Wahai Naga Besukih yang baik hati, maukah kamu menghidupkan putraku lagi? Dia meninggal dalam kesesatan. Berilah kesempatan untuk memperbaiki diri'" Sidhimantra nemohon pada Naga Besukih. Rasanya berat untuk mengabulkan permintaan itu. Dia masih terbayang-bayang betapa tamaknya Manik Angkeran tadi. Setelah berpikir beberapa saat, Naga Besukih akhirnya setuju. "Dia tak boleh pulang bersamamu. Dia harus tinggal disini dan menjadi muridku. Aku akan mendidiknya supaya jadi orang baik dan berilmu, " Pinta Naga Besukih. Syarat itu cukup berat bagi Sidhimantra, tapi akhirnya dia setuju.Naga Besukih menyabetkan ekornya ke tanah tempat abu Manik Angkeran. "BLARR.. Manik Angkeran pun kembali, "Ayah..! "serunya pada Sidhimantra. Sidhimantra memeluk anaknya erat-erat. Manik Angkeran tersedu. " Maafkan aku, Ayah.Seharusnya aku menuruti ayah." "Tidak apa-apa, kamu harus tinggal disini, Naga Besukih akan mendidikmu dengan baik"Pesan Sidhinantra saat berpamitan. Saat pulang ,Sidhimantra mengeluarkan tongkatnya dan membuat garis yang memisahkan dirinya dengan Manik Angkeran, dari garis itu muncul air yang deras. Gunung Agung terpisah dari sekitarnya.


G e n a n g a n a i r i t u d i k e n a l s e b a g a i S e l a t B a l i , y a n g m e m i s a h k a n P u l a u B a l i d a n P u l a u J a w a .


No Absen 11 nama:i komang wahyu wiyadnyana kelas: VII F Sherlock Holmes short stories 1 Ringkasan hari Selasa, 28 Maret 2023 Bab 1 "The Boscombe Valley Mystery" pada suatu pagi saat sarapan,ia dipanggil untuk menyelidiki kasus pembunuhan Charles McCarthy, seorang pemilik tanah kaya di Boscombe Valley. Putranya, James, menjadi tersangka utama karena ditemukan di dekat tempat kejadian dan memiliki motif untuk melakukan pembunuhan. Namun, James bersikeras bahwa ia tidak bersalah dan mengklaim bahwa ia melihat seorang pria yang melarikan diri dari tempat kejadian. Holmes dan Watson mengunjungi tempat kejadian dan mewawancarai saksi-saksi, termasuk John Turner, seorang petani penyewa yang dekat dengan korban. Holmes mencatat sejumlah inkonsistensi dalam cerita Turner dan menjadi curiga. Setelah mengumpulkan lebih banyak bukti, Holmes menyimpulkan bahwa Turner dan McCarthy terlibat dalam kejahatan yang melibatkan emas yang dicuri di Australia. Turner berencana untuk mengkhianati McCarthy dan mengambil emas untuk dirinya sendiri, tetapi McCarthy mengetahui niatnya dan mengancam untuk mengungkapkan rencana tersebut kepada otoritas. Dalam keadaan marah, Turner membunuh McCarthy dan mencoba menjerat James untuk kejahatan tersebut.


Akhirnya, Turner ditangkap dan James dibebaskan. Kasus ini berhasil diselesaikan berkat kemampuan penalaran deduktif yang brilian dan perhatian terperinci dari Holmes. Ringkasan hari rabu, 29 Maret 2023 Bab 2 “The Copper Beeches" . Ceritanya dimulai dengan seorang wanita muda bernama Violet Hunter yang minta saran ke Holmes tentang tawaran pekerjaan. Dia telah ditawari posisi sebagai pengasuh oleh seorang pemilik tanah kaya, Jephro Rucastle, tetapi dia ragu untuk menerima pekerjaan itu karena beberapa permintaan aneh yang dibuat oleh Rucastle. Holmes menyarankan dia untuk menerima pekerjaan, tetapi untuk waspada terhadap motif Rucastle. Segera setelah dia mulai bekerja, Violet menemukan sebuah lorong rahasia di rumah yang mengarah ke sebuah kamar yang terkunci. Dia mendengar suara aneh yang berasal dari kamar tersebut dan menjadi yakin bahwa ada seseorang yang ditahan di sana. Dengan bantuan Holmes dan asistennya, Dr. Watson, Violet menyelidiki misteri kamar yang terkunci dan perilaku aneh keluarga Rucastle. Mereka akhirnya mengungkap sebuah plot untuk memaksa Violet untuk menyamar sebagai putri Rucastle dan menikahi seorang pria dengan paksa. Pada akhirnya, para penjahat dibawa ke pengadilan, dan Violet dapat melanjutkan hidupnya. Cerita ini menampilkan keterampilan deduksi Holmes dan kemampuannya dalam memecahkan misteri yang kompleks Ringkasan hari kamis, 30 maret 2023 Bab 3 “The Final Problem" Cerita dimulai dengan Holmes menerima surat dari musuh bebuyutannya, Professor James Moriarty, yang memberinya peringatan tentang pertemuan mereka yang akan segera terjadi. Moriarty adalah dalang kejahatan yang bertanggung jawab atas banyak kejahatan yang telah diselesaikan oleh Holmes selama bertahun-tahun. Holmes memutuskan untuk melarikan diri dari London dan pergi bersembunyi di Swiss untuk menghindari moriarty dengan Dr. Watson bersamanya. Tapi si Moriarty berhasil menemukan mereka dan mereka terlibat dalam konfrontasi di tepi tebing di Pegunungan Alpen Swiss. Holmes ama si Moriarty jatuh ke jurang dan mati. (press F to pay respect) F


No Absen 12 Nama:I Made Andhika Bagus Ramadiputra Kelas:VII F Judul: KOTAK AJAIB PANTAI GEMI


Ringkasan Selasa, 28 Maret 2023 Cerita ini menceritakan seorang anak laki-laki yang bernama Amad dan kakeknya. Mereka tinggal disebuah gubuk. Dan kakeknya sedang jatuh sakit,jadi Amadlah yang membanting tulang untuk memenuhi kebutuhannya. Meskipun bubu Amad selalu dirusak oleh Dahlan dan Hakim tetapi Amad selalu sabar untuk menghadapinya. Hingga akhirnya Amad menemukan kotak ajaib yang selalu mengabulkan permintaannya. Sejak mengetahui kotak kayu tersebut bisa mengabulkan permintaan,Amad tidak lagi memasang bubu disungai. Ringkasan Hari Rabu, 29 Maret 2023 Dia menyimpan bubu usang itu digubuk yang difungsikannya sebagai gudang. Pada suatu hari berita tentang Amad mempunyai kotak ajaib tersebar luas didesa-nya,sehingga banyak orang jahat yang berusaha untuk mengambil kotak ajaib tersebut dari tangan Amad. Saat itu desa pantai gemi kedatangan seseorang dari desa seberang yang bernama Ezra. Pria tersebut berniat jahat untuk mengamil kotak ajaibmya Amad. Sampai dia menyusun rencananya,tetapi rencana tersebut gagal. Ezra pun menyerah dan dia kembali ke desa asalnya. Ringkasan Hari Kamis, 30 Maret 2023 Setelah beberapa hari pria tersebut kembali datang ke desa pantai gemi dengan sifat yang berbeda dari sebelumnya. Ternyata Ezra sudah sadar bahwa yang dilakukannya itu salah. Ezra pun segera meminta maaf kepada Amad. Amad pun langsung memaafkannya,pada saat itulah mereka berkawan baik. Lama kelamaan Amad menganggap Ezra sebagai saudaranya sendiri begitupun sebaliknya. Mereka hidup bahagia.


Nama: I Made Ari Les Wikantara M No: 13 Kelas: VII F Nesa Sayang Adik Ringkasan Hari Selasa, 28 Maret 2023 Nesa adalah bekantan betina pada hutan Kalimantan, Nesa memiliki hidung panjang dan rambut berwarna cokelat kemerahan. Nesa memiliki adik perempuan yang baru lahir bernama Seli. Namun Nesa tidak menyukai adiknya. Seli sedih karena Nesa memilih bersama temannya, tetapi ibu selalu menghiburnya. Ringkasan hari Rabu, 29 Maret 2023 Nesa berpikir untuk mengatakan suara hatinya, ternyata ia tidak suka Seli karena Seli berbeda dengannya. Ibunya menjelaskan bahwa jika bekantan lahir rambutnya berwarna hitam dan berhidung pesek, Nanti bekantan akan berganti warna kulit beberapa kali selama hidupnya. Ternyata Nesa waktu kecil juga sama seperti adiknya, semakin ia tumbuh rambutnya pun berganti. Ringkasan Hari Kamis, 30 Maret 2023 Nesa menyesali dirinya sebab membiarkan dan tak pernah mengajak adiknya. Nesa mendatangi adiknya dan meminta maaf, Seli pun menerima permintaan maafnya. Ibu terharu melihat kedua putrinya rukun. Sejak saat itu Nesa dan Seli menjadi saudara yang kompak, dan Nesa dapat menerima perbedaan penghuni hutan lainnya.Seluruh penghuni hutan pun sayang kepada Nesa dan Seli.


No Absen 14 Nama:I Made Arta Sukayasa Kls: VII F Judul buku: Legenda Malin Kundang


Ringkasan hari Selasa, 28,3,2023 Dahulu kala, tersebutlah sebuah keluarga miskin yang terdiri dari seorang ibu dan anaknya yang bernama Malin Kundang. Karena ayahnya telah meninggalkannya, sang ibu pun harus bekerja keras sendiri untuk bisa menghidupi keluarganya. Malin adalah anak yang pintar tapi sedikit nakal. Ketika dia beranjak dewasa, Malin merasa kasihan pada ibunya yang sedari dulu bekerja keras menghidupinya. Kemudian Malin meminta izin untuk merantau mencari pekerjaan di kota besar. “Bu, saya ingin pergi ke kota. Saya ingin kerja untuk bisa bantu ibu di sini.” pinta Malin. “Jangan tinggalkan ibu sendiri, nak. Ibu hanya punya kamu di sini.” kata sang ibu menolak. “Izinkan saya pergi, bu. Saya kasihan melihat ibu terus bekerja sampai sekarang.” kata Malin. “Baiklah nak, tapi ingat jangan lupakan ibu dan desa ini ketika kamu sukses di sana” Ujar sang ibu berlinang ari mata.


Ringkasan hari Rabu, 29,3,2023 Keesokan harinya Malin pergi ke kota besar dengan menggunakan sebuah kapal. Setelah beberapa tahun bekerja keras, dia berhasil di kota rantauannya. Malin sekarang menjadi orang kaya yang bahkan mempunyai banyak kapal dagang. Dan Malin pun sudah menikah dengan wanita cantik di sana. Berita tentang Malin yang menjadi orang kaya sampai lah ke ibunya. Sang ibu sangat senang mendengarnya. Dia selalu menunggu di pantai setiap hari, berharap anak si mata wayangnya kembali dan mengangkat drajat ibunya. Tetapi Malin tak pernah datang. Suatu hari istiri Malin bertanya mengenai ibu Malin dan ingin bertemu dengan nya. Malin pun tidak bisa menolak keinginan istri yang sangat dicintainya itu. Malin menyiapkan perjalanannya tersebut menuju desanya menggunakan sebuah kapal pribadinya yang besar nan cantik. Akhirnya Malin pun datang ke desanya beserta istri dan anak buahnya. Mendengar kedatangan Malin, sang ibu merasa sangat gembira. Dia bahkan berlari menuju pantai untuk segera melihat anak yang disayanginya pulang. Ringkasan hari Kamis,30,3,2023 “Apa itu kamu Malin, anak ku? Ini ibu mu, kamu ingat” Tanya sang Ibu. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirim kabar?" Katanya sambil memeluk Malin Kundang. Sang istri yang terkejut melihat kenyataan bahwa wanita tua, bau, dekil yang memeluk suaminya, berkata: "Jadi wanita tua, bau, dekil ini adalah ibu kamu, Malin" Karena rasa malu, Malin Kundang pun segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga jatuh. “Saya tidak kenal kamu wanita tua miskin” kata Malin. "Dasar wanita tua tak tahu diri, Sembarang saja mengaku sebagai ibuku." Lanjut Malin membentak. Mendengar perkataan anak kandungnya seperti itu, sang ibu merasa sedih dan marah. Ia tidak menduga, anak yang sangat disayanginya berubah menjadi anak durhaka. "Oh Tuhan ku yang kuasa, jika dia adalah benar anak ku, Saya mohon berikan azab padanya dan rubah lah dia jadi batu." doa sang ibu murka. Tidak lama kemudian angin dan petir bergemuruh menghantam dan menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu, Tubuh Malin Kundang kaku dan kemudian menjadi batu yang menyatu dengan karang.


No Absen 15 Nama : I Made Bhisma Surya Putra


Ringkasan hari KAMIS - 30, 3 - 2023 Berjuang Menyelamatkan Orangutan


Udin terpaksa harus berpisah dengan Poni, seekor orang utan sahabatnya, karena Poni harus masuk ke pusat rehabilitasi orangutan untuk dikembalikan ke habitat aslinya. Namun hubungan batin antara keduanya masih tetap Terjalin dengan erat. Kerinduan Udin pada Poni membuat ia terlibat dalam petualangan untuk menggagalkan pencurian satwa satwa langka yang dilakukan oleh segerombolan penyamun marga satwa di hutan. Petualangan Udin belum berakhir, ketika kawasan hutan tempat habitat orang utan terbakar, ia harus berjuang antara hidup dan mati untuk menyelamatkan sahabatnya dari bahaya kebakaran hutan.


No Absen 16 Nama: I Made Hesa Damartha No:16 Kelas:VII F Ringkasan Hari Selasa, 28 maret 2023 Kisah Sultan Domas Dahulu kala, di Lampung terdapat sebuah dusun yang cukup ramai di pinggir sebuah sungai yang mengalir ke Laut Jawa. Dusun atau kampung itu kini terletak di kota tua Sukadana, Lampung Tengah. Rakyat hidup sederhana. Mata pencahrian rakyat di kampung hanya berladang dan berkebun. Di kampung itu hidup seorang pemuda bernama Domas. Ibu dan ayahnya sudah meninggal dunia. Karena miskin dan tidak punya harta, Domas sering dihina penduduk kampung sehingga ia jarang keluar dari gubuk peninggalan orang tuanya. Domas yang miskin dan yatim piatu itu tidak mau membenci penduduk kampung meski mereka suka menghina dirinya. Pada suatu hari, ketika Domas pulang, dari mencari kayu bakar di hutan, ia mendapatkan gubuknya sudah dibakar orang. Perasaan Domas yang hidup sebatang kara itu hancur lebur. Pada suatu malam ia bermimpi didatangi seorang kakek tua berjanggut putih. Kakek itu berkata,"Pergilah ke arah selatan. Jika kau bertemu sebuah sungai besar yang banyak dikelilingi pohon besar, menetaplah di sana. Bukaklah ladang di sana untuk ditanami sayur dan buah buahan sebagai bekal sehari hari." Setelah mendengar pesan itu Domas terbangun. Ada baiknya juga menuruti pesan si kakek. Untuk apa tinggal di kampung ini, bukankah masyarakat kampung ini selalu menghinanya. Pagi sekali ia berangkat meninggalkan kampung halaman. Berhari hari ia melakukan perjalanan. Tidak jarang ia mendapat gangguan berupa serangan binatang buas seperti harimau dan makhluk halus, namun semua gangguan itu bisa diatasi dengan baik. Berbulan bulan kemudian sampailah ia di sebuah hutan yang lebat. Di hutan itu ada sebuah sungai besar yang berair jernih. Domas tertegun, ia teringat pesan kakek dalam mimpi. Ringkasan Hari Rabu, 29 Maret 2023


Sungai sekarang dinamakan Way Sekampung. Setelah membangun pondok ia menebang kayu untuk dibuat ladang. Pada suatu malam ketika ia sedang bersemedi, ia mendapatkan pesan gaib. Ia diberi ilmu kesaktian serta sebilah pedang dan tongkat kayu yang berbentuk ular. Karena perkembangan jaman sekitar hutan dan sungai banyak dikunjungi orang. Ada yang mencari kayu, mencari ikan, dan rotan. Para pencari kayu dan rotan juga pernah diselamatkan dari serangan binatang buas, sehingga nama Sultan Domas menjadi terkenal. Karena beliau menolong tanpa pamrih Walau banyak orang pernah ditolong Sultan Domas namun tidak semua orang menerima pertolongan itu dengan ihlas. Ada di antara mereka yang berniat jahat kepada Sultan Domas. Ringkasan Hari Kamis, 30 Maret 2023 Pada suatu hari ketika Sultan Domas mencari ikan di hulu Sungai Way Sekampung, datanglah lima lelaki berwajah seram ke pondoknya. Ternyata mereka sudah lama mengintip dan menunggu Sultan Domas pergi dari pondok. Ketika Sultan Domas pergi agak jauh menyusui aliran sungai, mereka segera menuju ke pondok. Semua barang milik Sultan Domas diambil, termasuk sebelah pedang dan tongkat kayu. Setelah mendapatkan semua yang diinginkan, mereka bermaksud meninggalkan pondok Sultan Domas dan membakar pondok. Setiap kali mereka mereka akan membakar pondoknya, api tidak bisa hidup. Niat untuk membakar pondok dibatalkan. Mereka segera pergi, tetapi di depan pintu pondok mereka terhenti karena ada seekor ular besar yang mengeluarkan semburan berhawa panas. Di sana juga ada seekor buaya besar yang siap menerkam. Kelima orang jahat itu terkepung di dalam pondok sampai Sultan Domas pulang. Sultan Domas tidak terkejut ketika melihat orang orang jahat itu di dalam pondok. Dengan ramah ia menyapa kelima orang yang sedang ketakutan itu. Sultan Domas memberi salam satu persatu kepada kelima orang itu. Sultan Domas hanya tersenyum dan mengajak mereka bermalam di pondok nya. Malam itu baru Sultan Domas tahun kalau di sekitar hutan tempat tinggalnya ada perkampungan yang bisa dicapai dengan berjalan kaki selama satu hari. Setelah kelima orang itu pulang, tersebar lah di seluruh daerah bahwa di pinggir sungai dalam hutan Wayang Sekampung ada orang sakti yang sangat baik sifatnya.


No Absen 17


Nama: I Nyoman Gde Aryambawa


No:17 Kls : VIIF Ringkasan hari Selasa 28 Maret,2023 Ketangguhan Kiwi Berkaki Besi Pada suatu hari di sebuah hutan hiduplah keluarga kiwi. Tomi salah satu keluarga kiwi berkaki pincang dan Tomi selalu dikucilkan oleh kiwi kiwi lainnya, walau begitu Tomi tidak pernah marah kepada mereka. Tomi tidak pernah menghiraukan ejekan teman-temannya bahkan ia tidak sudah tidak diejek lagi karena seiring berjalannya waktu. Pada suatu hari Tomi dan teman temannya bermain bersama saking asiknya bermain mereka tidak sadar bahwa ada perangkap di sekitar mereka dan salah satu teman Tomi ada yang akan terkena perangkap Tomi menyadarinya Tomi pun menolong nyawa temannya walau mengorbankan kaki pincangnya terkena perangkap tersebut. Tomi langsung dibawa ke tabib yang sangat handal bernama Ciky, dari pemeriksaan Ciky kaki Tomi harus dipotong tapi untungnya ada remaja yang mengajak Tomi ke dokter hewan Tomi pun mengikuti ajakannya saat di dokter hewan Tomi diberikan kaki palsu yang terbuat dari besi. Tomi pun gembira bisa berjalan kembali. Seiring berjalan waktu Tomi pun Tumbuh dewasa dan kawin dengan kiwi betina yang dicintainya. Waktupun berjalan istri Tomi menetaskan telur kiwi dan menjadi anak dari Tomi, Tomi pun memberi anaknya dengan nama Tomo, Tomo pun tumbuh dengan sehat selalu ceria dan aktif. Kini Tomi pun Hidup bahagia bersama keluarganya dan tidak dihina oleh kiwi kiwi lainnya.


No Absen 18 NAMA: I Putu Galih Abi Sanjaya KLS :18 Malin Kundang Anak Durhaka Kisah seorang anak bernama Malin Kundang adalah salah satu legenda asal Indonesia yang sudah sangat terkenal dan diceritakan secara turun-menurun. Tentunya, parents mungkin juga sudah tahu dan pernah dengar kisah ini sebelumnya. Kisah Malin Kundang berasal dari provinsi Sumatra Barat dan menceritakan tentang anak laki-laki yang durhaka pada ibunya sendiri, ia dengan sengaja menyakiti hati ibunya, sehingga Malin Kundang


mendapatkan hukuman yang sangat berat sepanjang hidupnya.


Nama: I Putu Rayhan Dian Alfathan No Absen 19 Kelas: 7F KANCIL DAN BURUNG PUYUH Ringkasan 28 Maret 2023 Pak Suta adalah orang terkaya di desa seberang, ia dibenci oleh penduduk desa karena ia sombong dan amat kikir. Bahkan binatang disekitarnya juga memusuhinya, siapapun pasti selalu membicarakan kejahatan pak Suta.


Burung puyuh pun sayapnya pernah patah dilempari batu dibelakang rumah pak suta. Kayu kopi juga mengadukan nasibnya "Lihatlah badanku ini bengkak-bengkak, kulitku lecet-lecet ini akibat tali kambing pak Suta itu diikatkan ditubuhku." kata kayu kopi kepada si puyuh. "Kita bersatu untuk membuat jera pak Suta" kata puyuh, Mendengar jawaban si kancil, si puyuh semakin bersemangat sambil berkata, "Kalau begitu kita cari satu teman lagi untuk membantu?" Mereka berjalan bersama-sama, Akhirnya menemukan (seonggok tanah liat yang licin, biasanya terdapat dilereng-lereng bukit sekitar hutan lebat). Ringkasan 29 Maret 2023 Langsung mereka mempersiapkan strategi untuk menghadapi pak Suta agar tidak semena-mena lagi. Malam harinya pak Suta sedang tidur pulas, sama sekali tidak menyadari bahwa akan terjadi bahaya yang bakal menimpa dirinya. Malam itu juga kancil bersama burung puyuh, Ringkasan 30 Maret 2023 Kayu kopi dan tanah liat beraksi melaksanakan rencana mereka. Ada yang menyelinap masuk, rumah ada yang tetap tinggal berjaga-jaga diluar rumah pak Suta. Mereka ingin menjadikan sebagai pelajaran hidup yang baik untuk anak cucunya. Setelah mereka berkumpul maka hasil musyawarahnya adalah menguburkan pak Suta sebagaimana mestinya. Mengenai harta peninggalan pak Suta, nanti akan dibagikan kepada mereka yang telah berjasa kepada kampung, antara lain untuk membantu para warga yang tidak mampu dalam kehidupan sehari-hari. Kampung Hulu Sungai pun menjadi tentram, sepeninggal pak Suta.


Nama: I Putu Suyoga Danan Putra No Absen 20 Kls: VII.F Alkisah di sebuah desa hiduplah satu keluarga yang terdiri dari: Ibu, Bapak dan seorang anak perempuan yang bernama “Bawang Putih”, mereka hidup bahagia. Pada suatu hari musibah menimpa keluarga mereka, Ibu si Bawang Putih sakit parah. Ketika itu bapaknya sedang berdagang, Ibu si Bawang Putih tidak bisa diobati akhirnya meninggal dunia. Si Bawang Putih sangat sedih sekali karena ditinggalkan Ibunya, sedangkan Bapak yang disayangi menikah lagi dengan wanita lain yang telah mempunyai anak perempuan yang


bernama “Bawang Merah”. Bawang Putih semakin hari semakin sedih dan menderita karena disiksa oleh Ibu dan saudara tirinya. Pada suatu hari lewatlah seorang pangeran yang tampan dia melihat Bawang Putih sedang mencuci baju di sungai, dia melihat kecantikannya dan kemudian jatuh hati padanya. Pangeran mengejar si Bawang Putih kerumahnya tetapi dihalangi oleh saudara tirinya, tapi karena kebaikan si Bawang Putih akhirnya dilamarlah oleh pangeran itu dan akhirnya mereka menikah dan hidup bahagia selamanya.


Click to View FlipBook Version