The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by basuki.umy, 2022-01-16 23:16:38

BUKU STATISTIKA DESKRIPTIF

BUKU STATISTIKA DESKRIPTIF

b) Mahasiswa dapat menambah pengetahuan dan keterampilan
dalam menganalisa dan menarik kesimpulan keluaran software
SPSS.

c) Mahasiswa dapat mengelola data statistik dengan cepat dan
efisien.

d) Dapat menambah kompetensi mahasiswa khususnya dalam
pengolahan data statistik dengan menggunakan software SPSS.

D.PENGENALAN SPSS VERSI 20.

SPSS merupakan salah satu sekian banyak software statistika
yang telah dikenal luas dikalangan penggunaannya. Disamping
masih banyak lagi software statistika lainnya seperti Minitab, Syastas,
Microstat dan masih banyak lagi. SPSS sebagai sebuah tools
mempunyai banyak kelebihan, terutama untuk aplikasi di bidang ilmu
sosial, berikut ini tampilan program SPSS Versi 20 :

Gambar 2.1 Tampilan layar SPSS 20
Menu Bar : Kumpulan perintah-perintah dasar untuk mengoperasikan
program SPSS Versi 20.
Menu yang terdapat pada SPSS versi 20 adalah :
1. FILE

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 91

Untuk operasi file dokumen SPSS yang telah dibuat, baik untuk perbaikan,
pencetakan dan sebagainya. Ada 5 data yang digunakan dalam
SPSS,yaitu :

1. Data : dokumen SPSS berupa data
2. Systax : dokumen berisi file systax SPSS
3. Output : dokumen yang berisi hasil running out SPSS
4. Script : dokumen yang berisi running out SPSS
5. Database :

* New : Membuat lembar kerja baru SPSS

* Open : Membuka dokumen SPSS yang telah ada
* Read Text Data : membuka dokumen dari file text (yang berekstensi txt),

yang bias dikonversi dalam lembar data SPSS.
* Save : Menyimpan file yang telah dibuat

* Save as : menyimpan ulang dokumen dengan nama yang
berbeda

* Page Setup : Mengatur halaman kerja SPSS

* Print : Mencetak output SPSS

* Print Preview : melihat contoh hasil cetakan yang nantinya diperoleh
* Recent used data : berisi list data file yang sebelumnya pernah dibuka

* Recent used file : berisi list file secara keseluruhan yang pernah
dikerjakan

2. EDIT

Untuk melakukan pengeditan pada operasi SPSS baik data, serta
pengaturan untuk konfigurasi SPSS secara keseluruhan.

* Undo : pembatalan perintah yang dilakukan sebelumnya
* Redo : perintah pembatalan perintah redo yang dilakukan sebelumnya
* Cut : penghapusan sebuah objek dll, bias dicopy untuk keperluan
tertentu dengan perintah dari menu paste.
* Paste : menampilkan sebuah objek dll, dari hasil perintah copy/cut
* Clear : menghapus sebuah objek dll.
* Find : mencari suatu text
* Option : mengatur konfigurasi tampilan kerja SPSS secara umum

3. VIEW

Untuk pengaturan tampilan di layar kerja SPSS, serta mengetahui proses-
proses yang sedang terjadi pada operasi SPSS.

* Status bar : Mengetahui proses yang sedang berlansung
92 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

* Toolbar : Mengatur tampilan toolbar
* Fonts : Untuk mengatur jenis, ukuran font pada data editor SPSS
* Gridlines : mengatur garis sel pada editor SPSS

4. DATA

Menu data digunakan untuk pemprosesan data

* Define dates : mendefinisikan sebuah waktu untuk variabel yang

meliputi jam, tanggal, tahun dan sebagainya.

* Insert Variabel : menyisipkan kolom variabel

* Insert Case : manyisipkan baris
* Go to case : memindahkan cursor pada baris tertentu

* Sort case : mengurutkan nilai dari suatu kolom variable
* Transpose : operasi transpose dari sebuah kolom menjadi baris

* Merge file : menggabungkan beberapa file dokumen SPSS, yang
dilakukan dengan penggabungan kolom-kolom

variablenya.

* Split file : memecahkan file berdasarkan kolom variablenya

* Select case :mengatur sebuah variable berdasarkan sebuah
persyaratan tertentu

5. TRANSFORM

Menu transform dipergunakan untuk melakukan perubahanperubahan

atau penambahan data.
* Compute : operasi aritmatika dan logika untuk

* Count : untuk mengetahui jumlah sebuah ukuran data tertentu
pada suatu baris tertentu

* Recode : untuk mengganti nilai pada kolom variable tertentu,
sifatnya menggantikan (into same variable) atau merubah

(into different variable) pada variable baru

* Categorize variable : merubah angka rasional menjadi diskrit

* Rank case : mengurutkan nilai data sebuah variabel

6. ANALYSE
Menu analyse digunakan untuk melakukan analisis data yang telah kita
masukkan ke dalam komputer. Menu ini merupakan menu yang terpenting
karena semua pemrosesan dan analisis data dilakukan dengan
menggunakan menu correlate, compare mens, regression.

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 93

7. GRAPH
Menu graph digunakan untuk membuat grafik, diantaranya ialah bar,line,
pie, dll
8. UTILITIES
Menu utilities dipergunakan untuk mengetahui informasi variabel,
informasi file, dll
9. AD-ONS
Menu ad-ons digunakan untuk memberikan perintah kepada SPSS jika
ingin menggunakan aplikasi tambahan, misalnya menggunakan alikasi
Amos, SPSS data entry, text analysis, dsb
10. WINDOWS
Menu windows digunakan untuk melakukan perpindahan (switch) dari satu
file ke file lainnya
11. HELP
Menu help digunakan untuk membantu pengguna dalam memahami
perintah-perintah SPSS jika menemui kesulitan
TOOL BAR: Kumpulan perintah – perintah yang sering digunakan dalam
bentuk gambar.
POINTER : Kursor yang menunjukkan posisi cell yang sedang aktif /dipilih.
2.2 Pengolahan Data SPSS Versi 20
Membuka file data
Data yang anda buat dan simpan sewaktu- waktu dapat anda buka untuk
analisis lebih lanjut. Berikut ini cara membuka data :
Klik File ==> open => Data pada menu sehingga kotak dialog open file
akan muncul.

94 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Gambar 2.2 Kotak Dialog Open file

Cari folder file data pada daftar drop down look in

Klik ganda file data pada kotak atau klik file data kemudian klik open
sehingga data yang telah anda simpan akan muncul.

Mengimpor file data ke SPSS

SPSS mampu membuka file data dengan format lain, jadi jangan cemas
apabila anda terlanjur membuat file data dengan format lain. Pada
pembahasan kali ini hanya akan dibahas satu format saja, yaitu excel (*.xls)
dipilih karena software tersebut sangat populer dalam pengolahan data.

Mengimpor file data excel ke SPSS

Langkah-langkah transfer file data excel ke SPSS mirip dengan saat anda
membuka file data format sav :

Klik file => Open => Data pada menu sehingga kotak dialog open file
muncul.

Klik files of type di combo box sehingga muncul di daftar berikut :

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 95

Gambar 2.3 Daftar format file data
Pilih format yang sesuai, missal excel 2019 (*.xlsx).
Cari folder file data excel anda pada daftar drop down look ini.
Klik ganda file data pada kotak atau klik file data kemudian klik open
sehingga otak dialog opening excel data source muncul :

Gambar 2.4 Kotak dialog opening excel data source
Tanda cek aktif secara default. Tanda cek read variabel from the first row
of data aktif dimaksudkan supaya nama variabel yang terdapat pada baris
pertama file data excel tidak dianggap sebagai data namun diperlakukan
sebagai variabel.
96 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Klik Ok
Untuk lebih jelas, lihat perbandingan transfer tersebut.

Data asli excel
Data hasil transfer ke SPSS

Gambar 2.5 Perbandingan file excel dan ouput transfer ke SPSS

E. STATISTIK DESKRIPTIF

Pengukuran deskriptif pada dasarnya memaparkan secara numerik
ukuran tendensi sentral, disperse, dan distribusi suatu data.

Tendensi sentral mengukur pemusatan data. Ada beberapa ukuran
umum tendensi sentral yang sering digunakan, yaitu :

1. Mean/rata-rata, adalah nilai rata-rata terukur suatu data.

2. Median adalah nilai tengah data setelah data tersebut diurutkan dari

kecil ke besar.

3. Modus adalah nilai yang sering muncul dari suatu data.

4. Dispersi mengukur penyebaran suatu data. Ada beberapa ukuran

umum dispersi yang sering digunakan, yaitu :

a. Standar deviasi, adalah nilai simpangan baku

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 97

b. Varian, adalah nilai kuadrat dari standar deviasi
c. Standard error mean (S.E mean), adalah estimasi tentang standar

deviasi dari suatu distribusi rata-rata yang diperoleh dari sampel
yang diambil secara random terus-menerus dari populasi.
d. Distribusi mengukur distribusi suatu data. Ada beberapa ukuran
umum distribusi yang sering digunakan, yaitu :
5. Skewness, adalah nilai kemencengan distribusi data. Apabila bernilai
positif maka distribusi data akan menceng ke kanan dan apabila
negative maka sebaliknya.
6. Kurtosis adalah nilai keruncingan atau tinggi distribusi data.
Kenormalan suatu data dapat dilihat dari nilai hasil perbandingan
skewness dengan std. error of skewness; dan nilai perbandingan kurtosis
dengan std. error of kurtosis harus antara -2 dan 2.

SPSS mengkategorikan analisa statistic deskriptif dalam 5 kategori, yaitu
analisa frequencies, descriptive, explore, crosstab, dan ratio. Masing-
masing analisa memiliki tujuan dan keunggulan sendiri.

1. Analisa Frequencies

Analisis frequencies sangat berguna untuk memperoleh ringkasan
suatu variabel individual. Berikut dipaparkan bagaimana melakukan
peringkasan, baik untuk variabel dengan data kategori maupun skala.

Melakukan analisis frequencies untuk data kategori

Analisis frequencies untuk data kategori memaparkan jumlah/frekuensi
dan proporsi dalam persen suatu variabel data kategorikal. Sebagai
contoh mari kita lakukan analisis frequencies untuk data kategorikal pada
variabel lama bekerja dan tingkat pendidikan. Berikut ini langkah-
langkahnya :

Buka file data, folder file data pelajaran 1, file sales.sav.

Klik analyze => descriptive statistics => frequencies pada menu sehingga
kotak dialog frequencies akan muncul.

98 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Gambar 2.6 Kotak Dialog Frequencies

Masukkan variebel lama bekerja dan variabel dan tingkat pendidikan pada
variable(s).

Klik tombol charts sehingga muncul kotak dialog frequencies; chart.

Pilih pie charts pada kotak chatr type dan pilih frequencies pada kotak
chart values.

Klik continue.

Gambar 2.7 Kotak dialog frequencies :chart
Klik ok sehingga output SPSS viewer menampilkan hasil berikut :

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 99

Tabel statistics memaparkan jumlah data lama bekerja dan tingkat
pendidikan, baik yang valid maupun yang missing.

Tabel lama bekerja menginformasikan bahwa lebih dari 50% sales
(tepatnya 51.5%) telah bekerja pada perusahaan selama rentang 0-5
tahun.

Tabel tingkat pendidikan menginformasikan bahwa lebih dari 50%
sales (tepatnya 60.6%) berpendidikan S1. Berikut ini gambar grafik pienya.

Gambar 2.8 Hasil analisis frequencies – data kategori
Grafik pie chart memaparkan proporsi lama bekerja dan jenjang
pendidikan para sales.
100 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Melakukan analisis frequencies untuk data skala

Analisis frequencies untuk data skala memaparkan ringkasan tendensi
sentral, disperse, dan distribusi suatu variabel data skala. Sebagai contoh
mari kita lakukan analisis frequencies untuk data skala pada variabel
penjualan. Berikut ini langkah-langkahnya:

Buka file data sales.sav

Klik analyze => descriptive statistics => frequencies pada menu sehingga
kotak dialog frequencies muncul.

Masukkan variebel penjualan pada kotak variable(s).

Klik tombol statistics sehingga muncul kotak dialog frequencies statistics.

Gambar 2.9 Kotak dialog frequencies :statistics

Pilih nilai-nilai pada persentile values, central tendency, dispersion
dan distribution sesuai keperluan anda.

Klik tombol continue

Klik tombol chart sehingga muncul kotak dialog frequencies: chart, gambar
2.7 pilih histogram with normal curve pada kotak chart type.

Klik continue

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 101

Klik ok sehingga output SPSS viewer akan menampilkan hasil seperti
berikut:

Tabel statistics memaparkan nilai-nilai statistic yang telah anda pilih. N,
jumlah data pengamatan = 33, tanpa data missing.
Mean, rata-rata penjuala = 31.737.878,79
Median, nilai tengah data = 33.000.000
Mode, nilai yang sering muncul, ada beberapa, diambil nilai yang terkecil
= 33.500.000
Standar deviasi = 3.901.622,866
Skewness = 0,597 => bernilai positif. Jadi distribusi data menceng ke
kanan.
Perbandingan skewness dengan std. Error Skewness = 1.46 nilai
tersebut (1.46) dalam rentang -2<1.46<2.
Kurtosis = -0.421 => platikurtik, keruncingan rendah.
Perbandingan kurtosis dengan std. error kurtosis = 0.798. nilai
tersebut
(0.798) dalam rentang -2 < 0.798 < 2.
Melihat nilai perbandingan skewness dengan std. error skewness dan
kurtosis dengan std. error kurtosis dapat disimpulkan bahwa data
terdistribusi normal.
102 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Percentiles 25, tingkat penjualan 25% sales dibawah 28.250.000

Percentiles 75, tingkat penjualan 75% sales dibawah 34.250.000

50% data terletak antara percentiles 25% - 75%.

Oleh karena itu 50% tingkat penjualan terletak pada rentang 28.250.000 –
34.250.000.

Tabel penjualan merupakan table frekuensi. Kolom pertama adalah
tingkat penjualan, kolom kedua adalah frekuensi tingkat penjualan, kolom
ketiga frekuensi dalam persen, kolom keempat frekuensi dalam persen
berdasarkan data valid (lengkap), dan kolom kelima adalah persen
komulatif.

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 103

Gambar 2.10 Hasil analisis frequencies – data skala
Grafik histogram dan kurva normal memperhatikan bawha distribusi data
adalah normal.

2. Analisis Descriptive
Analisis descriptipe sangat membantu dalam meringkas perbandingan
beberapa variabel data skala dalam satu table dan dapat digunakan untuk
melakukan pengamatan outlier/penyimpanan data.
Sebagai contoh, anda melakukan analisis descriptive pada data penjualan
6 bulan terakhir di dalam suatu korporat yang memiliki 3 unit bisnis, yaitu
makanan, minuman, dan pengiriman.
Berikut langkah-langkah analisis descriptive :
Klik analyze => descriptive statistics => descriptive pada menu sehingga
kotak dialog descriptive muncul.

104 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Gambar 2.11 kotak dialog descriptive

Masukkan variabel penjualan makanan, penjualan minuman, dan
penjualan penghantaran pada kota variable(s).

Pilih save standardized values pada pojok kiri bawah kotak dialog.
Klik ok sehingga output SPSS viewer menampilkan hasil berikut:

Gambar 2.12 Hasil Analisis deskriptives

Table descriptive Statistics memaparkan nilai statistic ketiga variabel.
Secara default nilai yang dipilih adalah mean, std. deviation,minimum, dan
maximum. Apabila anda menghendaki parameter pengukuran lebih
banyak lagi, klik options pada kotak dialog descriptive. Rata-rata
penjualan tertinggi ada pada bisnis makanan (48353433,33) namum juga
memiliki standar deviasi terbesar (5239305,472).

Apabila kembali pada tampilan data view pada SPSS maka akan terlihat
ada tiga tambahan variabel baru, yaitu Zmakanan, Zminimum, dan
Zpengiriman.

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 105

Gambar 2.13 Tiga variabel baru muncul pada tampilan variabel view

Ketiga variabel tersebut muncul karena anda memilih save standardized
values as variables. Variabel ini menunjukan penyimpangan data (outlier)
dari rata- rata. Rumus Z adalah sebagai berikut :


=

Di mana :

Xi = nilai data

= rata-rata data

= standar deviasi
Contoh hitunglah nilai Z makanan baris pertama :

= =1,18366

Pada pengujian statistic, biasanya tingkat kepercayaan yang dipakai
adalah 95%. Hal ini berarti tingkat signifikansi adalah 5%. Apabila dilakukan
pengujian dua sisi maka 2.5%. jadi batas kritis luas setengah kurva adalah
50% - 2.5% = 47.5%. luas 47.5% kurva, konversi nilai z-nya adalah 1.96
(dilihat pada table z). jadi data (X) dikatakan menyimpang (outler) apabila
diluar -1.96 <x< 1.96 atau nilai Z<-1,96 atau Z>1,96

106 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

3. Analisis Explore

Anaisis explore melengkapi anda dengan berbagai tampilan visual
dan ringkasan numeric data. Pada analisis ini variabel dependen harus
data skala dan variabel grouping berupa data nominal atau ordinal.

Sebagai contoh kasus anda melakukan pengamatan atas pengaruh
tingkat pendidikan terhadap penjualan yang dihasilkan oleh masing-
masing sales. Berikut langkah-langkah anaisis explore :

Buka file data, folder file data pelajaran 1, file sales.sav.

Klik analyze => Descriptive statistics => Explore pada menu sehingga
kotak dialog explore muncul.

Gambar 2.14 kotak dialog frequencies

Masukkan variabel penjualan pada kotak dependent list, variabel tingkat
pendidikan pada factor list dan nama sales pada label cases by.

Klik statistics sehingga kota dialog explore ; statistic muncul. Tetapkan
parameter uji. Secara default descriptive convidence internal for mean
95% dipilih. Anda dapat menggunakan banyak pilihan uji statistic M-
estimators merupakan alternative pengukuran central tendency dan
outlier akanmenampilkan chase /data paling ekstrem.

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 107

Gambar 2.15 kotak dialog explore statistic

Klik continue sehingga kembali ke kotak dialog explore
Klik plots sehingga kotak dialog explore : plot muncul. Secara default
boxplot factor levels together dan steam-and-leaf dipilih. Disamping
menggunakan perbandingan skewness dengan std. error of skewness dan
kurtosis dengan std. error of kurtosis untuk menentukan normalitas, anda
dapat melakukan uji normalisasi lebih lanjut dengan memilih normality
plots with tests.

Gambar 2.16 Kotak Dialog Explore :plots

Klik Continue

108 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Klik Ok sehingga Output SPSS viewer menampilkan hasil sebagai
berikut:

Table case processing summary menunjukan jumlah sales yang
digolongkan berdasarkan tingkat pendidikan. Ada 20 sales berpendidikan
S1 dan 13 sales berpendidikan D3.

Tabel descriptive memaparkan nilai statistic descriptive penjualan
berdasarkan tingkat pendidikan sales. Ada beberapa parameter untuk
deskriptif yang belum dijelaskan sebelumnya, seperti :

95% confidence interval for mean – lower bound & upper bound adalah
batas atas dan batas bawah interval kepercayaan 95% dari rata-rata. Data
diluar itu adalah outler.

5% Trimmed Mean adalah membuang 5% data ekstrem bawah dan atas
kemudaian dihitung rata-ratanya. Tujuannya adalah mengurangi
penyimpangan. Terlihat ada perbedaan nilai mean (31.712.500) dengan
nilai trimmed mean (31.486.111,11).

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 109

Interquartile range adalah selisih nilai persentile 25 dengan nilai persentil
75

Tabel M-Estimator memaparkan alternative tendesi sentral, yaitu M-
Estimator
Huber bernilai 29.808.355,84 dan M-Estimator hampel bernilai
29.586.499,92

Tabel Extreme values memaparkan lima nilai penjualan terbesar dan lima
penjualan terkecil. Dari kolom tiga (nama sales), anda dapat melihat nama-
nama sales yang memiliki tingkat penjualan ekstrem, baik yang tinggi
maupun yang rendah.
Tampilan tabel extreme values dapat anda modifikasi menjadi pivot
table menarik berikut ini :

110 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Untuk mengubahnya, klik ganda pada tabel extreme values sehingga
formating toolsbar muncul. Klik pivot controls sehingga muncul kotak
dialog pivoting trays.

Variabel extreme pada row, drag ke column sehingga anda akan
memperoleh tampilan tabel baru.

Tabel tests of normality, dengan interval kepercayaan 95%, maka nilai
= 5%. Uji normalitas, baik dengan metode Kolmogorov-Smirnov
maupun Shapiro-Wilk, dapat anda lakukan dengan melihat nilai sig. apabila
nilai sig > maka distribusinya normal. Distribusi akan tidak normal jika
sebaliknya. Dari hasil analisis terlihat nilai sig (0.000 untuk metode
Kolmogorov-Smirnov dan 0.001 metode Shapiro-Wilk) ≤ (5%) sehingga
distribusi tidak normal.

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 111

Tampilan steam and leaf plot ibarat sebuah pohon (steam) dan daun (leaf)
di mana steam merupakan nilai mayor sedangkan leaf adalah nilai minor.
Sebagai contoh, penjualan pada tingkat pendidikan S1 baris pertama.
Informasi yang terkandung disana adalah 12 sales yang memiliki tingkat
penjualan di atas 20 (steam) juta. Detail dapat anda lihat pada leaf, sbb:
ada dua yang berniali 27 jutaan, enam 28 jutaan dan empat 29 jutaan.

Nilai maksimum dan minimum data

112 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Boxplot memungkinkan anda membandingkan kelompok dengan
ringkasan lima nilai statistic, yaitu median, persentil 25%, persentil
75%, minimum dan maksimum suatu data.

Pada grafik boxplot akan tampil symbol 0 atau outlier apabila data berada
1.5 kali hspread. Sedangkan symbol * atau extreme akan muncul
untuk menunjukan data pada 3 hspread.

4. Analisis Crosstabs

Analisis crosstabs merupakan analisis dasar untuk hubungan antarvariabel
kategori (nominal atau ordinal). Penambahan variable control untuk
mempertajam analisis sangat dimungkinkan.

Analisis Crosstabs – Chi Square

Analisis crosstabs – chi square adalah suatu analisis hubungan antara
variabel data nominal. Sebagai contoh, suatu perusahaan mengamati
apakah pelayanan karyawan front office berbeda antara staff laki-laki dan
perempuan. Jumlah karyawan front office antara laki-laki dan perempuan
sama banyak.

Berikut langkah-langkah analisis hubungan layanan pelanggan antara
karyawan front office laki-laki dengan perempuan menggunakan analisis
chi-square :

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 113

Buka file data, folder file data pelajaran 1, file crosstab.sav.
Klik analyze => Deskriptive Statistics => Crosstabs pada menu sehingga
kotak dialog crosstabs muncul.

Gambar 2.18 Kotak dialog crosstabs
Masukkan variabel jenis kelamin pada kotak row(s) dan masukkan variabel
pelayanan pelanggan pada kotak column(s).
Klik statistics sehingga kotak dialog crosstabs: statistics muncul, pilih chi-
square.

Gambar 2.19 Kotak dialog Crosstabs : statistic
Klik Continue sehingga kembali ke kotak dialog crostabs.
Klik OK maka output SPSS viewer menampilkan hasil berikut :
114 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Tabel case processing summary pada baris menunjukan variabel
pengamatan, yaitu variabel jenis kelamin dengan variabel pelayanan
pelanggan. Bagian kolom menyatakan jumlah dan % pengamatan baik
untuk valid, missing, maupun total. Jumlah data valid 40 sampel (100%).

Tabel jenis kelamin * pelayanan pelanggan crosstabulation memaparkan
secara detail layanan pelanggan untuk jenis kelamin masing-masing.
Terlihat di sana bahwa jumlah layanan pelanggan yang memuaskan lebih
banyak perempuan (14) dari pada laki-laki (12).

Tabel Hasil Analisis Crosstabs – Chi Square
Tabel Chi-Square test menunjukan bahwa nilai Asymp. Sig (2-sided)
pearson chi-square adalah 0.507.

Hipotesis :
Ho = tidak ada perbedaan layanan pelanggan antara karyawan front office
laki- laki dengan perempuan.

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 115

H1 = ada perbedaan layanan pelanggan antara karyawan front office laki-
laki dengan perempuan.
Jika Asymp. Sig (2-sided) chi- square hitung > 0,05, maka Ho diterima.
Jika Asymp. Sig (2-sided) chi- square hitung < 0,05, maka Ho ditolak.
Asymp. Sig (2-sided) (0.507) > (0.05), maka Ho diterima. Jadi tidak ada
perbedaan layanan antara frontline laki-laki dengan frontline perempuan.
Perusahaan melakukan pengamatan lebih detail dengan memasukkan
variabel tingkat pendidikan pada kotak layer( lihat gambar 2.18).

Nilai Asymp. Sig (2-sided) chi-square untuk tingkat pendidikan S1 (0.606)
dan D3 (0.653) > (0.05), maka Ho diterima. Jadi tidak ada perbedaan
116 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

layanan antara frontline tingkat pendidikan S1 maupun D3 baik untuk
karyawan laki-laki maupun perempuan.

Analisis Crosstabs – Correlations

Analisis Crosstabs – correlations adalah suatu analisis hubungan antar
variabel data ordinal. Sebagai contoh, suatu perusahaan mengamati
apakah ada perbedaan tingkat kepuasan terhadap produk yang
dikeluarkan dengan kualitas yang berbeda-beda (kualitas a > kualitas b >
kualitas c) pada pasar yang sama.

Berikut ini langkah-langkah analisis hubungan kualitas produk dengan
tingkat kepuasan menggunakan analisis correlations.

Buka file data, folder file data pelajaran 1, file crosstabs correlations.sav.

Klik Analyze => Deskriptive Statistics => Crosstabs pada menu sehingga
kotak dialog crosstabs muncul (gambar 2.18)

Masukkan variabel kualitas produk pada kotak row(s) dan masukkan
variabel tingkat kepuasan pada kotak column(s).

Klik Statistics sehingga kotak dialog crosstabs:statistics muncul, pilih
correlations (gambar 2.19)

Klik continue sehingga kembali kekotak dialog crosstabs.

Klik Ok Sehingga output SPSS viewer menampilkan hasil berikut :

Tabel case processing summary pada baris menunjukan variabel
pengamatan, yaitu variabel kulitas produk dengan variabel tingkat
kepuasan. Bagian kolom menyatakan jumlah dan persentase pengamatan,
baik untuk valid, missing, maupun total. Jumlah data valid 30 sampel
(100%).

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 117

Tabel kualitas produk * tingkat kepuasan crosstabulations memaparkan
secara detail tingkat kepuasan untuk masing-masing kualitas produk.

Tabel hasil analisis crosstabs – chi square
Tabel chi-square test menunjukan bahwa nilai Approx. sig ordinal by
ordinal spearman correlation adalah 0.334.
Hipotesis :
Ho : tidak ada perbedaan tingkat kepuasan terhadap berbagai kualitas
produk.
H1 : ada perbedaan tingkat kepuasan terhadap berbagai kualitas produk.
Jika Approx. Sig Spearman correlation hitung > 0,05, maka Ho diterima.
Jika approx. Sig spearman correlations hitung < 0,05, maka Ho ditolak.
Approx. Sig (0.334) > (0.05), maka Ho diterima. Jadi tidak ada
perbedaan tingkat kepuasan terhadap berbagai kualitas produk.

5. Analisis Ratio
Analisis ratio memberi gambaran menyeluruh rasio antara dua variabel
skala. Contoh, perusahaan mengamati keseragaman pemberian insentif di
118 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

berbagai area sales dengan melihat rasio insentif dengan tingkat
penjualan pada berbagai area penjualan. Berikut langkah-langkah analisis
ratio:

Buka file, folder file data pelajaran 1, file sales.sav.
Klik Analyze => Deskriptive statistics => Ratio pada menu sehingga kotak
dialog ratio muncul.

Gambar 2.20 Kotak dialog ratio statistic

Masukkan variabel insentif pada kotak numerator, masukkan variabel area
penjualan pada kotak denumerator dan masukkan variabel area penjualan
pada group variable.

Klik statistics sehingga kotak dialog ratio statistic muncul. Pada kotak
central tendency, pilih median dan pada kotak dispersion, pilih COD. Pada
kotak concentration index, masukkan 5 pada ratio within % of median
kemudian klik tombol add.

Gambar 2.21 Kotak dialog ratio statistic 119
Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

Klik Continue sehingga kembali ke kotak dialog ratio.
Klik OK sehingga output SPSS Viewer menampilkan hasil berikut:

Tabel case processing summary memaparkan jumlah sales per area
penjualan dalam jumlah dan %. Jumlah sales total 33 orang. Rata-rata
jumlah sales 8 orang, kecuali area jabar ada 9 orang.

Hasil analisis ratio
Tabel ratio statistic for insentif/penjualan, kolom median menginformasikan
tendensi sentral, yaitu ratio antara besarnya insentif dengan penjualan.
Nilai median, kolom kedua, untuk keempat area penjualan sama (0.020).
kolom ketiga (COD) menyatakan tingkat penyimpanan (dispersi) dari nilai
rasio. Area jogja & jateng memiliki penyimpanan terbesar (0.21) dan area
jatim memiliki penyimpanan terkecil (0.009).

120 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

PRAKTIKUM

1.Ketik Data Berikut pada Program MS Excel, simpan dengan nama
Sales.xls.

Nama Jenis Omset Lama Pendidikan Area Insentif
IDS1 Kelamin Penjualan kerja 1 1 700000
IDS2 35000000 2 2 660000
IDS3 1 33000000 1 1 1 580000
IDS4 1 29000000 1 1 2 560000
IDS5 2 28000000 2 2 1 690000
IDS6 2 34500000 1 2 2 680000
IDS7 1 34000000 3 2 2 555000
IDS8 1 27750000 1 1 3 570000
IDS9 2 28500000 2 1 1 575000
IDS10 2 28750000 2 2 2 675000
IDS11 2 33750000 2 2 3 685000
IDS12 1 34250000 3 2 2 670000
IDS13 1 33500000 1 1 1 800000
IDS14 1 40000000 1 1 2 590000
IDS15 1 29500000 2 2 3 550000
IDS16 2 27500000 3 2 1 536000
IDS17 2 26800000 3 1 4 580000
IDS18 2 29000000 2 1 3 560000
IDS19 2 28000000 1 1 2 690000
IDS20 2 34500000 1 1 1 680000
IDS21 1 34000000 1 1 3 555000
IDS22 1 27750000 2 1 3 570000
IDS23 2 28500000 2 1 3 575000
IDS24 2 28750000 1 1 1 675000
IDS25 2 33750000 1 1 3 685000
IDS26 1 34250000 3 2 3 670000
IDS27 1 33500000 1 1 4 800000
IDS28 1 40000000 1 2 4 685000
IDS29 1 34250000 1 2 4 670000
IDS30 1 33500000 2 1 4 800000
IDS31 1 40000000 1 1 4 590000
IDS32 1 29500000 3 1 4 550000
IDS33 2 27500000 1 2 4 536000
2 26800000 1
2 2

Keterangan Kode:

1. Jenis Kelamin:1. Laki-laki; 2. Perempuan

2. Lama kerja :1. 0-5 tahun; 2. 5-10 tahun; 3. 10-15 tahun

3. Pendidikan :1. Sarjana; 2. Diploma

4. Area :1. Jogja-Jawa Tengah; 2. Jawa Timur; 3. Jawa Barat; 4. Jakarta

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 121

Gunakan SPSS:

Buatlah Analisis Statistik Deskriptif, yang meliputi:

1. Pengukuran Deskriptif: Mean, Median, Modus
2. Analisis Dispersi : Standar Deviasi, Varian, Standar Error
3. Ukuran Distribusi : Skewness, Kurtosis, Normalitas
4. Analisis Frequencies; Descriptive; Explore, Crosstab; dan Ratio
5. Tampilkan Grafik Batang, Grafik Garis, dan Grafik Lingkaran.

2.Ketik Data Berikut pada Program MS Excel, simpan dengan nama
Sales2.xls.

No Wilayah Sikap Harga No Wilayah Sikap Harga
1 1 1 2 43 2 1 1
2 1 1 2 44 2 1 2
3 1 1 2 45 2 1 1
4 1 1 1 46 2 2 2
5 1 1 1 47 2 2 2
6 1 1 2 48 2 2 2
7 1 1 2 49 2 2 1
8 1 1 2 50 2 3 1
9 1 1 2 51 2 3 1
10 1 1 1 52 2 3 1
11 1 2 2 53 2 3 2
12 1 2 2 54 2 3 2
13 1 2 1 55 2 3 1
14 1 2 2 56 2 3 2
15 1 2 1 57 2 3 1
16 1 2 2 58 2 3 1
17 1 3 1 59 2 4 1
18 1 3 1 60 2 3 1
19 1 3 1 61 2 3 2
20 1 3 1 62 2 3 1
21 1 3 1 63 3 1 2
22 1 3 2 64 3 1 2
23 1 3 1 65 3 1 2
24 1 3 1 66 3 1 1
25 1 3 2 67 3 1 2
26 1 3 1 68 3 1 1
27 1 3 1 69 3 1 2
28 1 3 1 70 3 2 1
29 1 3 1 71 3 2 1

122 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis

30 1 3 2 72 4 2 2
31 2 1 1 73 3 2 1
32 4 1 1 74 3 4 1
33 2 1 1 75 4 2 2
34 2 1 1 76 3 2 1
35 2 1 2 77 3 2 1
36 2 1 2 78 4 3 1
37 4 1 1 79 3 4 1
38 2 1 1 80 3 3 1
39 2 1 2 81 3 3 1
40 2 1 2 82 4 3 2
41 2 1 1 83 4 3 1
42 2 1 2 84 3 3 1

Keterangan Kode:

1. Wilayah :1. Jogja-Jawa Tengah; 2. Jawa Timur; 3. Jawa Barat; 4. Jakarta

2. Sikap : 1. Puas 2. Tidak Puas. 3. Netral

3. Harga : 1. <=5.000.000; 2. >5.000.000

Gunakan SPSS:

Buatlah Analisis Statistik Deskriptif, yang meliputi:

1. Analisis Frequencies; Descriptive; Explore, Crosstab; dan Ratio
2. Tampilkan Grafik Batang, Grafik Garis, dan Grafik Lingkaran.

Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis 123

DAFTAR PUSTAKA

Agung, I Gusti Ngurah.2001. Analisis Hubungan Kausal Berdasarkan
Data Kategorik. Pt. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Agung, I Gusti Ngurah. 2003. Statistika : Penerapan Metode Analisis
Tabulasi sempurna dan Tak Sempurna. Pt. Raja Grafindo
Persada. Jakarta.

Freund, John E dan Frank J Williams. 1958. Modern Business Statistics.
Prentice Hall. New York.

Gujarati, Damodar.2004. Essentials of Econometrics. McGraw Hill. New
York.

Kusmayadi. 2004. Statistika Pariwisata Deskriptif.PT. Gramedia. Jakarta.
Merrill, William C and Karl A. Fox. 1970. Introduction to Economic

Statistics. John Wiley. New York.

Santosa, Purbayu Budi. 2005. Analisis Statistik dengan Microsoft Excel
dan SPSS. Andi Offset. Yogyakarta.

Santosa, Singgih. 1998. Aplikasi Excel dalam Statistik Bisnis. PT.
Gramedia. Jakarta. 1998.

Spiegel., Muray R. 1959. Schaum Outline of Theory and Problems of
Statistics. Mc.GrawHill. New York.

Supranto, J. 1992. Statistik, Teori dan Aplikasi, Jilid 1, Erlangga, Jakarta.

Wine, R. Lowel. 1976. Beginning Statistics. Winthrop Publisher.
Cambridge.

Wonnacott, Thomas H. dan Ronald J. Wonnacott.1977. Introductory
Statistics for Business and Economics. John Wiley and Sons. New
York.

124 Statistika Deskriptif untuk Ekonomi & Bisnis


Click to View FlipBook Version