Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 62 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran bermain bola voli dengan menggunakan peraturan dimodifikasi, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitankesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran bermain bola voli dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. c. Kegiatan Penutup (10 menit) 1) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran permainan bola voli. 4) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas keterampilan gerak passing bawah, passing atas, servis bawah, dan servis atas dalam permainan bola voli, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 6) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen 1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. 2. Asesmen Pengetahuan a. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d, atau e yang merupakan jawaban paling benar. 1) Teknik permainan bola voli yang baik selalu berdasarkan pada teori dan hukum-hukum yang berlaku dalam ilmu dan pengetahuan yang menunjang pelaksanaan. Cara memainkan Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran bermain bola voli dengan menggunakan peraturan dimodifikasi yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran bermain bola voli dengan menggunakan peraturan dimodifikasi yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 63 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal dinamakan . . . . a. teknik b. taktik c. strategi d. pola penyerangan e. pola pertahanan 2) Teknik permainan bola voli yang harus dikuasasi oleh pemain bola voli antara lain: passing bawah, passing atas, smash dan spike, servis, dan bendungan. Dari sekian banyak teknikteknik permainan bola voli tersebut, teknik yang paling dominan dilakukan adalah . . . . a. passing b. smes c. spike d. block/bendungan e. servis 3) Dorongkan kedua lengan ke arah datangnya bola bersamaan kedua lutut dan pinggul naik serta tumit terangkat dari lantai. Usahakan arah datangnya bola tepat di tengah-tengah badan. Perkenaan bola yang baik tepat pada pergelangan tangan. Teknik keterampilan gerakan tersebut merupakan pelaksanaan . . . . a. servis atas b. passing bawah c. passing atas d. smesh e. block/bendungan 4) Dorongkan kedua lengan menyongsong arah datangnya bola bersamaan kedua lutut dan pinggul naik serta tumit terangkat. Usahakan arah datangnya bola tepat ditengah-tengah atas wajah. Perkenaan bola yang baik adalah tepat mengenai jari-jari tangan. Teknik keterampilan gerakan tersebut merupakan teknik passing atas pada tahap . . . . a. sikap permulaan b. gerak pelaksanaan c. siap mempassing bola d. gerak mengambil bola e. gerak lanjutan (follow through) 5) Perhatikan gambar berikut ini, yang merupakan keterampilan teknik dasar servis bawah permainan bola voli.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 64 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Berdasarkan gambar di atas, keterampilan teknik dasar servis bawah tahapan pelaksaaan permainan bola voli tersebut adalah . . . . a. berdiri dengan kedua kaki dalam posisi melangkah. b. pegang bola setinggi pinggang atau lebih rendah di depan badan. c. pukul bola dengan telapak tangan saat pada posisi setinggi pinggang. d. jari-jari yang akan digunakan memukul (servis) dirapatkan. e. ikuti gerakan badan ke depan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan. Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : E / X
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 65 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Glosarium • Passing bawah merupakan teknik untuk mengoper bola ke teman yg di lakukan dengan kedua tangan di kepal dan dipukul dari bawah ke atas. Perkenaan bola di tangan ada di bagian pergelangan tangan. Hasil bola dari passing ini adalah melambung. • Passing atas atau disebut set up adalah usaha pemain untuk mengoper bola yang dilakukan saat bola di atas kepala dengan menggunakan kedua tangan secara bersamaan. • Pembelajaran adalah proses interaksi antarpeserta didik, antara peserta didik dengan tenaga pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. • Permainan bola voli merupakan suatu cabang olah raga berbentuk memvoli bola di udara bolak-balik diatas jaring/net, dengan maksud menjatuhkan bola di dalam petak lapangan lawan untuk mencari kemenangan. • Servis adalah pukulan awal untuk melakukan permainan dan dapat juga dijadikan serangan awal terhadap lawan. • Servis tangan bawah adalah servis yang sangat sederhana dan diajarkan terutama untuk pemain pemula. Servis tangan bawah adalah cara servis dengan mengayunkan lengan dari arah bawah kemudian memukul bola dengan genggaman tangan. • Servis tangan atas adalah tindakan memukul bola dengan cara melemparkan bola ke atas lalu memukulnya dengan mengayukan tanga dari atas sambil diikuti dengan lompatan untuk memaksimalkan tenaga dan pukulan sehingga bola melucur dengan cepat mengenai lapangan tim lawan. • Tujuan dari variasi gerakan tersebut adalah supaya para pemain mampu memperkirakan efek gerakan servis, blocking, smash dan passing. Dengan mengetahui, mengenal, mempelajari dan menguasai variasi tersebut, akan lebih mudah bagi seorang pemain untuk berusaha memenangkan pertandingan voli.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 66 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru PERMAINAN BULU TANGKIS Materi: Permainan Bulu Tangkis Jenjang : SMA Kelas : X Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (3 Kali pertemuan). Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami variasi dan kombinasi gerak spesifik dalam permainan net melalui permainan bulu tangkis sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase E adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran keterampilan gerak permainan net melalui permainan bulu tangkis. Tujuan Pembelajaran Peserta didik menganalisis dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, pukulan forehand, dan pukulan backhand permainan bulu tangkis sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan permainan bulu tangkis. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Shuttlecock atau bola sejenisnya (bola terbuat dari gulungan kertas/plastik, karet, dll). 2) Lapangan permainan bulu tangkis atau lapangan sejenisnya (lapangan atau halaman sekolah). 3) Net permainan bulu tangkis atau seutas tali. 4) Peluit dan stopwatch. 5) Gambar dan video pembelajaran permainan bulu tangkis. 6) Lembar kerja siswa (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan Pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) 1) Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. 2) Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. 3) Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 67 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 4) Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran. 5) Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. 6) Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan bermain bulu tangkis: misalnya bahwa bermain bulu tangkis adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga bulu tangkis. 7) Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, pukulan forehand, dan pukulan backhand permainan bulu tangkis. 8) Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas keterampilan gerak permainan bulu tangkis, baik kompetensi sikap (Profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: menganalisis keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, pukulan forehand, dan pukulan backhand permainan bulu tangkis menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, pukulan forehand, dan pukulan backhand permainan bulu tangkis, serta bermain bola voli dalam bentuk yang sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi. 9) Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan. Nama permainannya adalah permainan melambung-lambungkan shuttlecok ke atas: a) Peserta didik mencari dan mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan. b) Peserta didik bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas analisis aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, dan pukulan permainan bulu tangkis. c) Peserta didik berbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku” dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas aktivitas pembelajaran hasil analisis keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/ footwork, dan pukulan permainan bulu tangkis satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja). d) Peserta didik secara berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru melakukan aktivitas pembelajaran hasil analisis keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, dan pukulan permainan bulu tangkis. e) Peserta didik mencoba tugas aktivitas pembelajaran hasil analisis keterampilan gerak memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, dan pukulan permainan bulu tangkis dalam bentuk permainan sederhana dengan peratauran yang dimodifikasi.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 68 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru e) Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada eleman Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (70 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: Untuk dapat berprestasi dengan baik dalam permainan bulu tangkis unsur utama yang harus dimiliki dan dikuasai oleh seorang pemain bulu tangkis adalah komponen dasar. Dalam permainan bulu tangkis kemampuan service mutlak dikuasai oleh pemain. Salah melakukan service berarti fatal, sedangkan unggul dalam service berarti membuka kemungkinan mendapatkan angka. Footwork adalah teknik pengaturan langkah kaki agar menjadi lebih efektif saat bermain bulu tangkis dilapangan. Teknik footwork adalah teknik langkah kaki yang jika dilakukan dengan posisi yang benar maka akan menghasilkan pukulan yang berkualitas. Footwork juga akan membuat lebih efisien untuk menjaga stamina. Dengan melakukan gerakan langkah yang benar tidak perlu membuang banyak tenaga. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak langkah kaki/footwork permainan bulu tangkis. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak posisi siap sedia permainan bulu tangkis. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan memegang raket (grip) permainan bulu tangkis. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 1
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 69 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik 1. Isikan identitas Anda. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Kurang Setuju, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Anda. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran olahraga di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas olahraga. 3. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 4. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya membuat tugas secara mandiri. 6. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 7. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 8. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. 9. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. 10. Saya suka memungut sampah untuk dibuang pada tempat sampah. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 70 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 71 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. Teknik dasar melakukan pukulan bulu tangkis, mempunyai sikap badan yang sama dalam penampilan hanya gerakan dari tangan yang menghasilkan pukulan yang bermacammacam, misalnya melakukan pukulan overhead, lob, smash, dan drop shot overhead atau chop dalam sikap pengambilan yang sama posisinya. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak pukulan servis permainan bulu tangkis. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak pukulan lob atau clear permainan bulu tangkis. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak pukulan dropshot permainan bulu tangkis. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak pukulan smash permainan bulu tangkis. e) Materi 5: Aktivitas keterampilan gerak pukulan mendatar permainan bulu tangkis. f) Materi 6: Aktivitas keterampilan gerak pukulan net (netting) permainan bulu tangkis. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 2 Aktivitas 2 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dalam bentuk pengayaan. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 72 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 73 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. Pukulan forehand adalah pukulan yang diayun dari belakang badan kita dengan arah depan raket dan telapak tangan kita menghadap bola. Pukulan forehand adalah pukulan standard yang paling mudah diajarkan dalam memukul shuttlecock. Pukulan forehand adalah pukulan yang diayun dari belakang badan dengan arah depan raket dan telapak tangan kita menghadap shuttlecock. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak memegang raket untuk pukulan forehand permainan bulu tangkis. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak pukulan forehand overhead permainan bulu tangkis. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak melambung-lambungkan shuttlecock dengan raket di tempat permainan bulu tangkis. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak melempar forehand overhead permainan bulu tangkis. e) Materi 5: Aktivitas keterampilan gerak memukul shuttlecock menggunakan pukulan forehand overhead permainan bulu tangkis. f) Materi 6: Aktivitas keterampilan gerak memukul shuttlecock menggunakan pukulan forehand overhead permainan bulu tangkis. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 3 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas keterampilan gerak pukulan permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 74 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 75 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitankesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. Pukulan backhand adalah pukulan dalam permainan bulu tangkis dengan posisi lengan membelakangi arah gerakan. Pukulan backhand merupakan salah satu teknik dasar yang harus dikuasai dalam permainan bulu tangkis, untuk bisa menguasai pukulan backhand yang benar maka perlu pembelajaran secara rutin atau terus menerus. Bentuk-bentuk aktivitas keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak memegang raket untuk pukulan backhand permainan bulu tangkis. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak melambung-lambungkan shuttlecock dengan raket di tempat permainan bulu tangkis. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak melempar shuttlecock backhand dan menangkap shuttlecock secara berpasangan dan berhadapan permainan bulu tangkis. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 4 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan forehand permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 76 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang raket permainan bulu tangkis. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 77 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitankesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. c. Kegiatan Penutup (10 menit) 1) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran permainan bulu tangkis. 4) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas keterampilan gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang gerak langkah kaki, posisi siap, cara memegang, dan pukulan forehand dan backhand permainan bulu tangkis, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 6) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen 1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. 2. Asesmen Pengetahuan a. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d, atau e yang merupakan jawaban paling benar. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan backhand permainan bulu tangkis yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 78 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 1) Pertama-tama ibu jari dengan jari telunjuk menempel pada bagian pegangan raket yang luas atau lebar seperti memegang stik drum. Lalu pegang dan angkat raket hingga bidang raket sejajar dengan tubuh sampai ujung raket bulu tangkis akan menonjol keluar di bawah telapak tangan anda untuk keseimbangan memukul. Gerakan ini merupakan memegang raket cara . . . . a. kampak atau pegangan Inggris. b. geblok kasur atau pegangan Amerika. c. gabungan atau pegangan berjabat tangan. d. pegangan backhand. e. pegangan forehand 2) Pukulan dengan raket yang menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lain secara diagonal dan bertujuan sebagai pembuka permainan dan merupakan suatu pukulan yang penting dalam permainan bulu tangkis. Gerakan tersebut merupakan teknik pukulan . . . . a. drive b. servis c. lob d. dropshot e. smash 3) Pukulan yang dilakukan dengan cara menyeberangkan kok ke daerah lawan dengan menjatuhkan kok sedekat mungkin dengan net. Pukulan yang dilakukan tidak banyak membutuhkan tenaga, tetapi yang penting dilakukan dengan cara melakukan pukulan dengan persentuhan yang halus. Gerakan tersebut merupakan teknik pukulan . . . . a. servis b. lob c. dropshot d. smash e. drive 4) Suatu gerakan ayunan tangan yang cepat, mendadak dan menghasilkan pukulan yang keras serta menerjurkan kok secara curam. Tenaga yang digunakan pukulan ini cukup besar, sehingga perlu perhitungan yang masak-masak untuk menggunakan pukulan ini. Gerakan tersebut merupakan teknik pukulan . . . . a. servis b. lob c. smash d. dropshot
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 79 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru e. drive 5) Saat shuttlecock akan datang, pindahkan kaki kanan ke belakang bersamaan mengangkat raket ke atas. Posisi raket di belakang kepala dan bahu serta tangkai raket menghadap ke bawah. Pada saat shuttlecock menyentuh kepala raket, pergelangan tangan dan bidang raket lurus. Gerakan tersebut merupakan teknik pukulan forehand overhead pada tahapan . . . . f. sikap permulaan/awal g. sikap memukul shuttlecock h. gerak mengambil shuttlecock i. gerak pelaksanaan j. gerak lanjutan (follow through) Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : E / X
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 80 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Glosarium • Bulu tangkis adalah cabang olahraga yang termasuk ke dalam kelompok olahraga permainan. Permainan bulu tangkis dapat dimainkan di dalam maupun di luar lapangan, di atas lapangan yang dibatasi dengan garis-garis dalam ukuran panjang dan lebar tertentu. • Backhand adalah pukulan dalam permainan bola kecil (bulu tangkis,) dengan posisi lengan membelakangi arah gerakan. • Forehand adalah pukulan dalam permainan bola kecil (bulu tangkis, tenis meja,tenis) dengan posisi lengan menghadap arah gerakan. • Gerak memukul bola dalam permainan bulu tangkis adalah pukulan service, pukulan lob, pukulan drop shot, pukulan smash, dan pukulan drive. • Langkah adalah perubahan kaki untuk merubah posisi tubuh, baik dalam usaha mendekati lawan, menghindar, menyerang atau sekedar untuk mencari posisi/kedudukan yang paling tepat terhadap lawan. • Lob adalah pukulan melambung tinggi. • Pembelajaran adalah proses interaksi antarpeserta didik, antara peserta didik dengan tenaga pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. • Pukulan servis adalah merupakan pukulan dengan raket yang menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lain secara diagonal dan bertujuan sebagai pembuka permainan dan merupakan suatu pukulan yang penting dalam permainan bulu tangkis. • Pukulan lob adalah suatu pukulan dalam permainan bulu tangkis yang dilakukan dengan tujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan. • Servis adalah pukulan awal untuk melakukan permainan dan dapat juga dijadikan serangan awal terhadap lawan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 81 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru PERMAINAN SOFTBALL Materi: Permainan Softball Jenjang : SMA Kelas : X Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (3 Kali pertemuan). Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami variasi dan kombinasi gerak spesifik dalam permainan lapangan melalui permainan rounders sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase E adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran keterampilan gerak permainan lapangan melalui permainan sofbol. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menganalisis dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak melempar, menangkap, memukul bola menggunakan pemukul, berlari ke base, sliding, dan mematikan lawan permainan sofbol sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilainilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan permainan sofbol. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Lapangan permainan sofbol atau lapangan sejenisnya (lapangan atau halaman sekolah). 2) Bola sofbol atau bola sejenisnya (bola terbuat dari gulungan kertas/plastik, karet, dll). 3) Base atau sejenisnya. 4) Peluit dan stopwatch. 5) Gambar dan vidio pembelajaran permainan sofbol. 6) Peluit dan stopwatch. 7) Lembar Kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan Pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) a. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. b. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 82 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru c. Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. d. Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran. e. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. f. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan bermain sofbol: misalnya bahwa bermain sofbol adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga sofbol. g. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas keterampilan gerak melempar, menangkap, memukul bola menggunakan pemukul, berlari ke base, sliding, dan mematikan lawan permainan sofbol. h. Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas keterampilan gerak permainan sofbol, baik kompetensi sikap (Profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: menganalisis aktivitas keterampilan gerak permainan sofbol menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak melempar, menangkap, memukul bola menggunakan pemukul, berlari ke base, sliding, dan mematikan lawan permainan sofbol, serta bermain sofbol dalam bentuk yang sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi. i. Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan. Nama permainannya melempar dan menangkap bola sofbol. j. Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (70 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: Melempar bola adalah tugas dari pitcher (pelempar). Pemain ini berdiri disekitar lingkaran daerah pitcher sampai daerah dekat home plate. Tugas pitcher antara lain melempar bola kepada pemukul (batter) dengan baik, menjaga tiang hinggap pertama ketika pemain first baseman memungut bola, dan membantu pemain di belakang tiang hinggap. Seorang pelempar harus menguasai gerak lemparan dengan cara yang berbeda. Setiap lemparan memiliki efek yang berbeda. Ada lemparan bola yang melesat cepat, ada lemparan bawah yang lambat, ada pula lemparan melintir. Upayakan lemparan supaya susah ditebak oleh lawan. Aktivitas 1
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 83 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak lemparan dengan ayunan atas (overhand throw) permainan sofbol. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak lemparan dengan ayunan atas (overhand throw) permainan sofbol. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak lemparan dengan ayunan samping (side arm throw) permainan sofbol. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak lemparan bawah (underhand throw) permainan sofbol. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak lemparan bawah (underhand throw) permainan sofbol. e) Materi 5: Aktivitas keterampilan gerak lemparan pitcher permainan sofbol. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik 1. Isikan identitas Anda. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Kurang Setuju, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Anda. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran olahraga di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas olahraga. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 84 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 3. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 4. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya membuat tugas secara mandiri. 6. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 7. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 8. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. 9. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. 10. Saya suka memungut sampah untuk dibuang pada tempat sampah. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 85 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahankesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol. Menangkap adalah suatu usaha yang dilakukan oleh pemain untuk dapat menguasai bola dengan tangan dan hasil pukulan ataupun lemparan teman. Pembelajaran menangkap bola harus dimiliki dan dilatih oleh pemain agar dapat bermain sofbol dengan baik. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak menangkap bola lurus permainan sofbol. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak menangkap bola bergulir di tanah permainan sofbol. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak menangkap bola melambung (Fly ball) permainan sofbol. Aktivitas 2 Aktivitas 2 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 86 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak menangkap bola (pemain catcher) permainan sofbol. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak menangkap bola sofbol. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak menangkap bola sofbol. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak menangkap bola sofbol. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak menangkap bola sofbol. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak menangkap bola sofbol. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 87 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola sofbol. Bentuk-bentuk aktivitas variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola sofbol, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola permainan sofbol. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak melempar dan menangkap bola di tempat secara individu permainan sofbol. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak melempar dan menangkap bola di tempat secara berpasangan permainan sofbol. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak melempar dan menangkap bola di tempat secara berpasangan dengan berbagai lemparan permainan sofbol. Aktivitas 3 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak menangkap bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 88 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola permainan sofbol, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola permainan sofbol. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola permainan sofbol. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan gerakan (asesmen produk).
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 89 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi keterampilan gerak melempar dan menangkap bola permainan sofbol, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memukul bola permainan sofbol. Memukul bola sofbol adalah tugas dari seorang pemukul, pemain pemukul atau penyerang (batter) bertugas memukul bola untuk mencetak angka (run). Untuk itu, batter harus dapat memukul dengan baik dan lari ke tiang hinggap, kemudian menyentuh semua tiang hinggap secara berurutan untuk kembali ke home plate. Bentuk-bentuk aktivitas keterampilan gerak memukul bola permainan sofbol, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak memukul bola permainan sofbol. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak memegang stick (pemukul) memegang stick (pemukul) permainan sofbol. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak posisi kepala dan mata permainan sofbol. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak pukulan ayunan (swing) permainan sofbol. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak memukul bola dengan bola dilambungkan sendiri permainan sofbol. e) Materi 5: Aktivitas keterampilan gerak memukul bola dengan stick/pemukul bola dilambungkan teman permainan sofbol. f) Materi 6: Aktivitas keterampilan gerak pukulan bunt (menahan bola permainan sofbol. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 4 Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memukul bola permainan sofbol. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 90 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak memukul bola sofbol. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak memukul bola sofbol. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak memukul bola sofbol. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak memukul bola sofbol. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak memukul bola sofbol. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memukul bola sofbol, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memukul bola sofbol. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 91 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memukul bola permainan sofbol, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. Tujuan bermain sofbol menggunakan peraturan dimodifikasi adalah memperagakan keterampilan gerak dan taktik bermain di lapangan untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Pembelajaran mengandung empat unsur dasar antara lain: melempar, menangkap, memukul bola, berlari menuju base, dan mematikan lawan. Pembelajaran dimulai dengan gerakan-gerakan yang sederhana. Kemudian dilanjutkan dengan bentuk-bentuk yang lebih rumit dan berakhir pada penerapan keterampilan gerak yang dipelajari dalam jenis permainan dari rangkaian permainan yang sesuai. Aktivitas pembelajaran bermain sofbol menggunakan peraturan yang dimodifikasi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang konsep bermain sofbol dengan peraturan yang dimodifikasi, dengan gerakan melempar, menangkap bola, dan berlari permainan sofbol. a) Materi 1: Bermain sofbol dengan peraturan yang dimodifikasi, dengan gerakan melempar, menangkap bola, dan berlari. b) Materi 2: Bermain sofbol dengan peraturan yang dimodifikasi, dengan bermain melempar, memegang stick, memukul, menangkap bola, dan berlari cepat. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 5 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memukul bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak memukul bola permainan sofbol yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 92 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak melempar bola permainan sofbol. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. 4. Saya telah dapat memeragakan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Refleksi: • Lakukan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 93 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahankesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. c. Kegiatan Penutup (10 menit) 1) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran permainan sofbol. 4) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas keterampilan gerak melempar, menangkap, dan memukul bola permainan sofbol, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 6) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen 1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. 2. Asesmen Pengetahuan a. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d yang merupakan jawaban paling benar. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas bermain sofbol dengan menggunakan peraturan dimodifikasi yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 94 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 1) Memegang bola sofbol yang biasanya dilakukan oleh anak-anak dan pemain pemula atau pemain yang memiliki jari-jari yang pendek. Pegangan cara ini lebih mudah dan aman untuk dilakukan, dibandingkan dengan pegangan yang lainnnya. Teknik memegang bola sofbol ini menggunakan pegangan . . . . a. satu jari (one finger grip) b. dua jari (two finger grip) c. tiga jari (three finger grip) d. empat jari (four finger grip) e. lima jari (five finger grip) 2) Suatu lemparan yang dilakukan dengan cepat, dilakukan dalam jarak dekat dengan tujuan agar dapat mematikan lawan dengan cepat, gerakan melempar tidak terlalu kuat atau relatif lambat sesuai dengan jarak kedua pemain, sehingga jalannya bola lambat tetapi tepat pada sasaran. Gerakan tersebut merupakan teknik lemparan . . . . a. Pitcher b. catcher c. bawah (underhand toss) d. atas (overhand throw) e. samping (sidehand throw) 3) Lemparan yang biasanya dipergunakan dalam jarak pendek yang memerlukan waktu yang cepat. Jalannya bola bergerak lurus dan lebih cepat mencapai sasaran. Kemungkinan kesalahan yang terjadi pada lemparan tersebut ada dua arah, yaitu pada samping kiri/kanan sasaran. Gerakan tersebut merupakan teknik lemparan . . . . a. bawah (underhand toss) b. atas (overhand throw) c. samping (sidehand throw) d. pitcher e. catcher 4) Berdiri dengan sedikit kaki dibengkokkan ke bawah, hadapkan glove ke arah pelempar sebagai sasaran. Gerakan badan ke arah datangnya bola, untuk melangkah ke depan, ke samping kiri/kanan badan. Tangkaplah bola dengan kedua tangan, dengan tangan yang lain menutup bola dan kemudian dengan cepat siap bola dilemparkan pada sasaran yang lain. Gerakan tersebut merupakan teknik menangkap bola . . . . a. bergulir b. lurus c. lambung
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 95 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru d. pemain catcher e. ke samping 5) Putar posisi badan dari posisi siap memukul, untuk melakukan pukulan menghadap pitcher. Pegang stick dengan ujung tangan di antara jari telunjuk dan ibu jari, sedangkan jari-jari lain dilipat disekitar pemukul. Tempatkan pemukul sama tinggi/datar di depan berhadapan dengan pitcher. Gerakan tersebut merupakan teknik pukulan . . . . a. swing b. bunt c. stride ball d. full swing e. back swing Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : E / X 1. Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu dan salah satu kaki berada di depan merupakan teknik... a. shooting b. overhead pass c. set shoot d. jump shoot e. long shoot 2. Kedua tangan yang memegang bola dalam keadaan melayang adalah cara melakukan.... a. set shoot b. lay up shoot c. overhead pass d. jump shoot e. bloking 3. Saat menerima bola dalam keadaan melayang merupakan salah satu cara melakukan.... a. set shoot b. lay up shoot c. jump shoot d. shooting e. smash
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 96 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 4. Pukulan batter yang dapat ditangkap oleh fielder, mengakibatkan.... a. short stop b. batter out c. home plate d. full base e. force out 5. Penjaga lapangan yang dapat menyentuh base sebelum pelari adalah.... a. force out b. full base c. home plate d. short stop e. batter out 6. Merubah keadaan nilai, hitungan ball, dan strike merupakan tugas.... a. pemain b. penjaga lapangan c. pemain cadangan d. regu lawan e. wasit 7. Cara dan teknik memukul yang baik adalah.... a. memegang stik dengan benar b. melempar bola lambung secara keras c. tangan kanan memegang bola d. tangan kanan diputar e. membelakangi arah pukulan 8. Usaha batter untuk melakukan pukulan ke arah first base disebut.... a. sacrifice bunt b. hit and run c. the steal d. sacrifice fly e. deffensive strategy 9. Siasat yang digunakan oleh regu yang mendapat giliran memukul, secara individu atau kelompok untuk menyerang lawan disebut.... a. taktik penyerangan b. taktik pertahanan c. taktik mematikan dengan pasti d. taktik mati terpaksa e. taktik mematikan lebih dari satu 10. Suatu usaha atau siasat dari suatu regu yang diterapkan dalam pertandingan denagn tujuan untuk memeroleh kemenangan disebut.... a. taktik b. siasat
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 97 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru c. strategi d. pertahanan e. penyerangan Glosarium • Sofbol merupakan salah satu jenis permainan bola kecil beregu. Sofbol merupakan bentuk permainan yang mengutamakan beberapa unsur yaitu kekompakan, ketangkasan, dan kegembiraan. • Lemparan datar merupakan teknik dasar permainan sofbol yang dilakukan dengan cara melempar bola kearah mendatar setinggi dada atau horizontal. • Lemparan menyusur tanah merupakan teknik dasar melempar bola sofbol dengan laju bola yang menyusur ketanah atau menggelinding. • Lemparan bola menggelundung gerakannya sama dengan melempar bola rendah. Tangan lempar diayunkan dari atas menuju bawah lutut. • Lemparan melambung merupakan teknik dasar permainan sofbol berupa teknik melempar bola. Teknik ini merupakan sebuah teknik melempar bola yang menggunakan ayunan kebelakang kepala atas agar boa dapat melambung jauh. • Menangkap adalah suatu usaha yang dilakukan oleh pemain untuk dapat menguasai bola dengan tangan yang mengenakan glove, dan hasil pukulan ataupun lemparan teman. • Memukul bola sofbol adalah tugas dari seorang pemukul, pemain pemukul atau penyerang (batter) bertugas memukul bola untuk mencetak angka (run). • Pembelajaran adalah proses interaksi antarpeserta didik, antara peserta didik dengan tenaga pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. • Pitcher adalah pemain yang pertama dapat mematikan lawan. Lemparannya yang keras dan cepat akan menyulitkan bagi pemukul, sehingga ia dengan mudah dapat mematikan regu pemukul.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 98 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru PENCAK SILAT Materi: Pencak Silat Jenjang : SMA Kelas : X Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 Kali pertemuan). Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami variasi dan kombinasi gerak spesifik beladiri pencak silat sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase E adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran hasil analisis keterampilan gerak beladiri melalui pencak silat. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menganalisis dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran beladiri pencak silat sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan beladiri pencak silat. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Lapangan olahraga (lapangan bola voli, halaman sekolah, atau ruang kelas). 2) Goong atau sejenisnya. 3) Peluit dan stopwatch. 4) Lembar Kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) a. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. b. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. c. Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. d. Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 99 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru e. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. f. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan aktivitas keterampilan gerak kudakuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran beladiri pencak silat adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga beladiri pencak silat. g. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran beladiri pencak silat. h. Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas keterampilan gerak beladiri pencak silat, baik kompetensi sikap (profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: menganalisis aktivitas keterampilan gerak kudakuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran beladiri pencak silat menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran beladiri pencak silat. i. Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan. Nama permainannya adalah permainan mencari pasangan. j. Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada eleman Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (70 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: Dalam pencak silat dikenal adanya sikap kuda-kuda. Fungsi dari kuda-kuda dalam pencak silat diantaranya adalah untuk memperkokoh atau memperkuat posisi berdiri kaki di saat melakukan penyerangan maupun tangkisan terhadap lawan. Merupakan posisi kaki sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela serang, terdiri dari: kuda-kuda depan, kuda-kuda belakang, kuda-kuda tengah, kuda-kuda samping, dan kuda-kuda silang: silang depan, dan silang belakang. Bentuk-bentuk pembelajaran aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat adalah sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak sikap berdiri tegak beladiri pencak silat. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak sikap berdiri tegak beladiri pencak silat. Aktivitas 1
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 100 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak sikap salam dan sikap berdoa beladiri pencak silat. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak sikap kuda-kuda depan beladiri pencak silat. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak sikap kuda-kuda belakang beladiri pencak silat. e) Materi 5: Aktivitas keterampilan gerak sikap kuda-kuda samping beladiri pencak silat. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik 1. Isikan identitas Anda. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Kurang Setuju, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Anda. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran olahraga di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas olahraga. 3. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 4. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya membuat tugas secara mandiri. 6. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 7. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 8. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 101 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 9. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. 10. Saya suka memungut sampah untuk dibuang pada tempat sampah. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 102 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat. Langkah adalah perubahan injakan kaki dari satu tempat ke tempat lain, yang dapat dilakukan dengan posisi segaris, tegak lurus, dan serong. Pola langkah adalah perubahan injakan kaki dari suatu tempat ke tempat lainnya. Langkah dapat dilakukan lurus, silang/serong. Cara melakukannya bisa dengan cara diangkat, geseran, ingutan, lompatan dan loncatan. Dimaksud dengan langkah adalah perubahan injakan kaki dari satu tempat ke tempat lain, yang dapat dilakukan dengan posisi segaris, tegak lurus, dan serong. Bentuk-bentuk pembelajaran aktivitas keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat adalah sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak pola langkah segaris beladiri pencak silat. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak pola langkah tegak lurus beladiri pencak silat. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak pola langkah serong beladiri pencak silat. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 2 Aktivitas 2 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dalam bentuk pengayaan. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 103 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak pola lagkah beladiri pencak silat. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak pola lagkah beladiri pencak silat. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak pola lagkah beladiri pencak silat. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak pola lagkah beladiri pencak silat. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak pola lagkah beladiri pencak silat. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 104 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. Pukulan adalah berbagai macam gerak serangan yang dilakukan dengan menggunakan tangan sebagai komponennya. Dalam pertandingan pencak silat olahraga, gerakan pukulan yang sering digunakan adalah pukulan depan, pukulan sengkol/bandul, pukulan tegak, pukulan samping dan pukulan lingkar. Bentuk-bentuk aktivitas keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak pukulan tebak beladiri pencak silat. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak pukulan dorong beladiri pencak silat. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak pukulan sodok beladiri pencak silat. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak pukulan colok beladiri pencak silat. e) Materi 5: Aktivitas keterampilan gerak pukulan sanggah beladiri pencak silat. f) Materi 6: Aktivitas keterampilan gerak pukulan bandul beladiri pencak silat. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 3 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka minta remidial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 105 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 106 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. Tangkisan merupakan cara pembelaan dengan mengadakan kontak langsung dengan lawan. Hal ini dapat dilakukan dengan satu tangan atau lengan, dua lengan, siku dan kaki. Tangkisan dalam pencak silat merupakan usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan, yang bertujuan: mengalihkan serangan dan lintasannya, membendung atau menahan serangan, jika terpaksa. Bentuk-bentuk aktivitas keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak tangkisan luar beladiri pencak silat. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak tangkisan dalam beladiri pencak silat. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak tangkisan atas beladiri pencak silat. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak tangkisan bawah beladiri pencak silat. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 4 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka minta remidial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pukulan beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 107 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 108 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. Dalam beladiri pencak silat, tendangan merupakan salah satu gerakan yang digunakan ketika berhadapan dengan lawan dengan situasi jarak yang jauh. Dimana pesilat menggunakan tungkai kaki dalam serangannya. Di dalam pertandingan pencak silat, apabila pesilat berhasil melakukan gerakan tendangan dan serangan dengan menggunakan gerakan tendangan tersebut masuk, maka pesilat tersebut akan memperoleh point 2. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak tendangan depan beladiri pencak silat. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak tendangan samping beladiri pencak silat. c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak tendangan belakang beladiri pencak silat. d) Materi 4: Aktivitas keterampilan gerak tendangan busur depan beladiri pencak silat. e) Materi 5: Aktivitas keterampilan gerak tendangan busur belakang beladiri pencak silat 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 5 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tangkisan beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 109 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 110 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. Elakan dilakukan dengan cara memindahkan sasaran dari arah serangan. Arah elakan dilakukan sesuai dengan arah delapan penjuru mata angina. Elakan dapat dilakukan dengan cara: Elak hadap yaitu mengelak dengan memindahkan kaki belakang sehingga badan menghadap lawan, Elak samping, yaitu mengelak dengan cara memindahkan kaki ke samping dan posisi badan dimiringkan. Elak angkat kaki, yaitu dilakukan dengan mengangkat salah satu kaki kiri dari sasaran penyerangan, dan Elak kaki silang, yaitu dilakukan dengan menyilangkan kaki ke samping atau serong. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. a) Materi 1: Aktivitas keterampilan gerak elakan bawah beladiri pencak silat. b) Materi 2: Aktivitas keterampilan gerak elakan atas beladiri pencak silat c) Materi 3: Aktivitas keterampilan gerak elakan samping beladiri pencak silat 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 6 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak tendangan beladiri pencak silat yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.
Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 111 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas keterampilan gerak kuda-kuda beladiri pencak silat. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahankesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak elakan beladiri pencak silat. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.