The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Book ini adalah Modul Ajar dan LKPD PJOK Kelas X SMA Islam As-Shofa Pekanbaru

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Muhamad Aliyudin Sidik, 2024-07-01 00:38:05

Modul Ajar dan LKPD PJOK Kelas X SMA

E-Book ini adalah Modul Ajar dan LKPD PJOK Kelas X SMA Islam As-Shofa Pekanbaru

Keywords: #E-Book,#ModulAjarPJOKX,#LKPDPJOKX,#KurikulumMerdekaPJOKX

Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 162 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 5) Setelah peluru yang ditolakkan atau didorong tersebut lepas dari tangan, secepatnya kaki yang dipergunakan untuk menolak itu diturunkan atau mendarat (kaki kanan) kira-kira menempati tempat bekas kaki kiri (kaki depan), dengan lutut agak dibengkokkan. Kaki kiri (kaki depan) diangkat kebelakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan. Gerakan tersebut merupakan tolak peluru pada tahapan . . . . a. memegang peluru b. gerak pengenalan peluru c. sikap awal akan menolak peluru d. menolak peluru e. setelah menolak peluru Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : E / X 1. Gerak ikutan dalam tolak peluru berguna untuk.... 2. Peluru untuk senior putra memiliki berat.... 3. Pelaksanaan tolak peluru tidak dilempar, tetapi... 4. Pada tolak peluru, peluru diletakan pada... 5. apakah fungsi gerak ikutan pada tolak peluru awalan mundur... 6. Jelaskan teknik memegang peluru.... Glosarium • Atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Athlon atau Athlum” artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan “Athleta (atlet). • Tolak pelurru: melemparkan bola besi yang berat (peluru) sejauh mungkin,Tolak peluru : melempar peluru sambil memutar badan sebanyak 3 kali baru dilempar sejauh mungkin. • Pembelajaran adalah proses interaksi antarpeserta didik, antara peserta didik dengan tenaga pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 163 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru SENAM Materi: Senam Jenjang : SMA Kelas : X Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 Kali pertemuan). Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan kombinasi pola gerak dominan seperti: bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan mendarat) untuk membentuk keterampilan dasar senam menggunakan alat sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase E adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran keterampilan gerak keseimbangan, guling depan, guling belakang, dan guling lenting senam. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menganalisis dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak keseimbangan, guling depan, guling belakang, dan guling lenting senam sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan aktivitas keterampilan gerak senam. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Lapangan olahraga atau halaman sekolah (ruangan kelas). 2) Matras senam lantai atau sejenisnya. 3) Peluit dan stopwatch. 4) Lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) a. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. b. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 164 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru c. Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. d. Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran. e. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. f. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan aktivitas senam lantai: misalnya: bahwa aktivitas senam adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga senam. g. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: gerak keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan mengguna-kan kepala. h. Guru menjelaskan tehnik asesmen untuk kompetensi aktivitas keterampilan senam, baik kompetensi sikap spiritual dengan observasi dalam bentuk jurnal: yaitu perilaku keseriusan dalam berdoa dan berusaha secara maksimal, kompetensi sikap sosial: nilainilai karakter antara lain: gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: mengidentifikasi keterampilan gerak keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala senam menggunakan penugasan atau tes lisan dan tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: melakukan keterampilan gerak senam seperti: keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala. i. Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan. Nama Permainannya adalah lomba lompat-lompat katak. j. Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (70 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: 1) Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerak keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala senam, baik melalui video pembelajaran, gambar, maupun peragaan guru atau peserta didik. 2) Peserta didik mencoba keterampilan gerak keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala senam, yang telah diperlihatkan melalui vidio pembelajaran, gambar, atau diperagakan oleh guru atau peserta didik. 3) Peserta didik melakukan keterampilan gerak keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala senam secara berulang-ulang sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru, sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 165 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Secara rinci bentuk-bentuk pembelajaran keterampilan gerak keseimbangan menggunakan kaki, keseimbangan menggunakan lengan, keseimbangan menggunakan kepala senam adalah sebagai berikut: Seimbang adalah suatu sikap yang menuntut daya keseimbangan yang besar apakah sikap tersebut dilakukan dalam bentuk berdiri atau duduk/berjongkok. Yang dikemukakan berikut ini adalah sikap keseimbangan ke belakang dan ke samping, dua macam sikap keseimbangan yang lazim dipergunakan dalam senam. Sikap seimbang sebenarnya tidak sukar melakukannya, demikian pula melatihnya. Di samping rasa keseimbangan yang baik yang harus dimiliki peserta didik, maka kekuatan otot kaki dan kelentukan panggul akan sangat menentukan dalam mencapai hasil yang baik. 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak dominan senam seperti keseimbangan. a) Materi 1: Aktivitas gerak dominan keseimbangan dengan kaki sikap melayang. b) Materi 2: Aktivitas gerak dominan keseimbangan dengan kaki sikap melayang dengan bantuan teman. c) Materi 3: Aktivitas gerak dominan keseimbangan dengan kaki sikap melayang tanpa bantuan teman. d) Materi 4: Aktivitas pembelajaran keseimbangan sikap lilin. e) Materi 5: Aktivitas pembelajaran gerak dominan keseimbangan sikap lilin. f) Materi 6: Aktivitas pembelajaran keseimbangan berdiri dengan kepala 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang berbagai gerak keseimbangan senam. 3) Seluruh berbagai gerak keseimbangan yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan keterampilan gerak senam seperti keseimbangan secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik 1. Isikan identitas Anda. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Kurang Setuju, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Anda. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Aktivitas 1 Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak senam seperti keseimbangan. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 166 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran olahraga di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas olahraga. 3. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 4. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya membuat tugas secara mandiri. 6. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 7. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 8. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. 9. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. 10. Saya suka memungut sampah untuk dibuang pada tempat sampah. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak senam seperti keseimbangan. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak senam seperti keseimbangan. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak senam seperti keseimbangan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 167 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak senam seperti keseimbangan. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak senam seperti keseimbangan. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak senam seperti keseimbangan, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahankesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak senam seperti keseimbangan. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Setelah melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti keseimbangan, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti berguling ke depan. Gerakan guling depan adalah gerakan mengguling atau menggelinding ke depan membulat. Jadi dalam gerakan guling depan gerakan tubuh harus dibulatkan. Pembelajaran guling depan dapat terbagi atas dua bagian yaitu: guling depan dengan sikap awal jongkok dan guling depan dengan sikap awal berdiri. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan guling ke belakang adalah sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak berguling. a) Materi 1: Aktivitas gerak guling ke depan. b) Materi 2: Aktivitas gerak guling ke belakang. 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang berbagai gerak berguling ke depan dan ke belakang. Aktivitas 2 Aktivitas 2 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak senam seperti keseimbangan yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak senam seperti keseimbangan yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 168 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 3) Seluruh berbagai gerak berguling ke depan, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan berbagai gerak berguling ke depan dan ke belakang secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti keseimbangan. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak senam seperti guling ke depan dan guling ke belakang. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 169 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak dominan guling ke depan dan guling ke belakang, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran gerak guling lenting. Guling lenting adalah suatu gerakan lenting badan ke atas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan, dari sikap setengah guling kebelakang atau setengah guling ke depan dengan kedua kaki rapat dan lutut lurus. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerak guling lenting, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerakan guling lenting. a) Materi 1: Aktivitas gerak dominan guling lenting dari sikap tidur. b) Materi 2: Aktivitas gerak dominan melecutkan kedua kaki dari sikap tidur telentang dan kedua tangan berpegangan pada pergelangan kaki teman. Aktivitas 3 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling ke depan dan ke belakang yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 170 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru c) Materi 3: Aktivitas gerak dominan melecutkan kedua kaki dari sikap tidur telentang dan kedua tangan berpegangan pada tangan tangan yang membantu. d) Materi 4: Aktivitas gerak dominan guling lenting dari sikap jongkok. 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting. 3) Seluruh keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti keseimbangan. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak senam seperti guling lenting. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 171 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. c. Kegiatan Penutup (10 menit) 1) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran aktivitas gerak senam. 4) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang berbagai keterampilan gerak dominan senam seperti keseimbangan, guling ke depan, guling ke belakang, dan guling lenting, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 6) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak dominan senam seperti guling lenting yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 172 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Asesmen 1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. 2. Asesmen Pengetahuan a. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d, atau e yang merupakan jawaban paling benar. 1) Gerakan mengguling atau menggelinding ke depan membulat dinamakan . . . . a. guling ke depan b. guling ke belakang c. guling lenting d. meroda e. loncat harimau 2) Pada gerakan guling ke depan ketika panggul menyentuh matras, peganglah tulang kering dengan kedua tangan menuju posisi . . . . a. berdiri b. duduk c. berjongkok d. berbaring e. telungkup 3) Menggelundung ke belakang, posisi badan tetap harus membulat yaitu kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, kepala ditundukkan sampai dagu menempel di dada dinamakan . . . . a. guling lenting b. meroda c. guling ke depan d. guling ke belakang e. loncat harimau 4) Perhatikan gambar di bawah ini yang merupakan rangkaian gerakan guling depan senam. Berdasarkan gambar tersebut, sikap awalan gerakan guling depan adalah . . . . a. berjongkok, kedua kaki rapat, letakkan lutut ke dada b. berjongkok, kedua kaki dibuka lebar, lutut diluruskan c. berdiri tegak, kaki dibuka, letakkan lutut ke dada


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 173 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru d. berdiri tegak, kedua kaki rapat, lutut dibengkokkan e. berdiri tegak, lutut dibengkokkan, kaki dibuka 5) Perhatikan gambar di bawah ini yang merupakan rangkaian gerakan guling belakang senam. Berdasarkan gambar tersebut, sikap awal gerakan guling belakang senam adalah . . . . a. posisi berdiri, kedua tangan di depan, kaki sedikit rapat b. posisi berdiri, kedua tangan di belakang, kaki sedikit dibuka c. posisi jongkok, kedua tangan di belakang, kaki sedikit dibuka d. berdiri tegak, lutut dibengkokkan, kaki dibuka. e. posisi jongkok, kedua tangan di depan, kaki sedikit rapat Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : E / X 1. Organisasi senam dunia bernama.... 2. Peredaran yang baik saat latihan lompat jongkok di atas peti lompat adalah mendarat dengan.... 3. Kesalahan yang bisa terjadi saat melakukan loncat kengkang adalah.... 4. Sambil mengakat panggul ayunkan tungkai tinggi di atas horizontal dengan sudut.... 5. Lompat kangkang dalam senam lantai disebut juga dengan istilah.... 6. Senam lantai juga biasa disebut dengan.... 7. Alat yang digunakan dalam senam lantai, yaitu.... 8. Posisi kedua kaki pada saat mendarat dalam melakukan lompat diatas peti adalah.... 9. Lompat kengkang dengan panggul lurus disebut.... 10. Usahakan dapat melewati peti lompat dengan mengangkat.... 11. Bagaimana cara melakukan lompat jongkok melewati peti lompat.... 12. Sebutkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam gerakan lompat kangkang.... 13. Apa yang disebut senam lantai.... 14. Sebutkan kesalahan umum ketika lompat jongkok di atas peti lompat.... 15. Sebutkan cara melakukan lompatan kangkang panggul lurus....


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 174 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Glosarium • Guling ke depan adalah gerakan mengguling atau menggelinding ke depan membulat. Jadi dalam gerakan guling depan gerakan tubuh harus dibulatkan. • Guling ke belakang adalah menggelundung kebelakang, posisi badan tetap harus membulat yaitu: kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada. • Guling lenting adalah suatu gerakan lenting badan ke atas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan, dari sikap setengah guling kebelakang atau setengah guling ke depan dengan kedua kaki rapat dan lutut lurus. • Senam adalah aktivitas fisik yang dilakukan baik sebagai cabang olahraga tersendiri maupun sebagai latihan untuk cabang olahraga lainnya. • Seimbang adalah suatu sikap yang menuntut daya keseimbangan yang besar apakah sikap tersebut dilakukan dalam bentuk berdiri atau duduk/berjongkok. • Sikap kapan terbang: mengangkat salah satu kaki sambil mencondongkan badan ke depan diikuti tangan lurus ke samping sebagai penyeinbang. • Sikap lilin: merupakan salah satu bentuk latihan keseimbangan pada senam dasar dengan posisi bada lurus dan kedua kaki rapat dan lurus ke atas dengan bertumpu pada pundak (seperti lilin pada posisi berdiri). • Sikap melayang: merupakan salah satu bentuk latihan keseimbangan pada senam dasar dengan posisi badan dan kaki lurus ke belakang sedangkan kedua lengan terentang ke samping dan tumpuan menggunakan salah satu kaki. AKTIVITAS GERAK BERIRAMA Materi: Aktivitas Gerak Berirama Jenjang : SMA Kelas : X Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 Kali pertemuan). Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan variasi dan kombinasi pola langkah dasar, gerak dan ayunan lengan dan tangan, pelurusan sendi, dan irama gerak sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase E adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran variasi dan kombinasi aktivitas gerak berirama. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menganalisis dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak k variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 175 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan aktivitas gerak berirama. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Lapangan olahraga atau halaman sekolah (ruangan kelas). 2) Tipe recorder. 3) Kaset senam ritmik/aktivitas gerak berirama. 4) Peluit dan stopwatch. 5) Lembar kerja siswa (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) a. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. b. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. c. Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. d. Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran. e. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. f. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga senam ritmik. g. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas pembelajaran keterampilan gerak variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama. h. Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas gerak berirama, baik kompetensi sikap (Profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 176 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru pengetahuan: menganalisis aktivitas gerak berirama menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas gerak berirama. i. Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan. Nama permainannya adalah bermain bergerak bereaksi mengikuti perintah guru. j. Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (70 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: Langkah kaki aktivitas gerak berirama adalah salah satu hal yang paling penting dalam senam irama ini. Ada beberapa macam langkah kaki dalam senam irama ini, misalnya: langkah biasa atau loopas dan langkah rapat atau by trek pas. Prinsip gerak langkah kaki adalah berpindahnya badan dari satu titik ke titik yang lain dengan cara memindahkan kaki ke depan, ke belakang, ke kiri, dan ke kanan. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki antara lain sebagai berikut: 6) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola langkah aktivitas gerak berirama. a) Materi 1: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola langkah biasa atau loopaas. b) Materi 2: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola langkah rapat atau atau bijtrekpaas. c) Materi 3: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola langkah depan atau galopaas. d) Materi 4: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola silang. e) Materi 5: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola langkah samping atau zijpas. f) Materi 6: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola lompat ke depan. g) Materi 7: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan pola lompat dengan membuka dan menutup kaki. 7) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 8) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 9) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 10) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas 1


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 177 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik 1. Isikan identitas Anda. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Kurang Setuju, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Anda. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran olahraga di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas olahraga. 3. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 4. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya membuat tugas secara mandiri. 6. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 7. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 8. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. 9. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. 10. Saya suka memungut sampah untuk dibuang pada tempat sampah. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 178 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak pola langkah kaki. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak pola langkah kaki. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak pola langkah kaki. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak pola langkah kaki. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak pola langkah kaki. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki aktivitas gerak berirama, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki aktivitas gerak berirama. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Aktivitas 2 Aktivitas 2 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 179 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki aktivitas gerak berirama, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama. Gerak ayunan lengan merupakan salah satu bagian yang tidak kalah pentingnya dengan langkah kaki. Gerakan ayunan lengan dalam aktivitas gerak berirama terdiri dari ayunan satu lengan dan dua lengan. Ayunan lengan bertujuan menyeimbangkan dan menyelaraskan badan saat bergerak. Gerakan ayunan lengan dalam aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan berbagai gerakan. Salah satu bentuk koordinasi gerakan ayunan lengan dalam aktivitas gerak beriramak adalah: ayunan dua lengan ke belakang dan ke samping, ayunan satu lengan ke belakang dan ke muka, ayunan lengan silang dan ke muka, dan ayunan dua lengan melingkar di atas kepala. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama. a) Materi 1: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan satu lengan ke depan dan ke belakang. b) Materi 2: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan satu lengan dari depan ke samping. c) Materi 3: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki aktivitas gerak berirama. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 180 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak ayunan lengan aaktivitas gerak berirama. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan aktivitas gerak berirama. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Aktivitas 3 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan lengan yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 181 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak langkah kaki dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. a) Materi 1: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak ayunan satu lengan ke depan dan belakang. b) Materi 2: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah biasa dengan ayunan satu lengan depan belakang, lalu dilanjutkan dengan putaran. c) Materi 3: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah mundur maju, dengan ayunan dan putaran dua lengan. d) Materi 4: Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak langkah ke samping kiri, kanan dengan ayunan dan putaran dua lengan. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerak pola langkah kaki aktivitas gerak berirama. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 182 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. 4. Saya telah dapat memeragakan variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. c. Kegiatan Penutup (10 menit) Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 183 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 1) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran aktivitas gerak berirama. 4) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas keterampilan gerak variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 6) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen 1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. 2. Asesmen Pengetahuan a. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d, atau e yang merupakan jawaban paling benar. 1) Perhatikan pernyataan-pernyataan dan gambar berikut. a) Pada teknik langkah biasa, ambil saja sikap awal dengan tubuh berdiri secara tegak. b) Pastikan sewaktu berdiri tegak, tangan kedua-duanya ada pinggang. c) Pada hitungan pertama, kaki kanan bisa dilangkah-kan dari mulai tumit, telapak dan disusul dengan ujung jari. d) Pada hitungan kedua, kaki kirilah yang dilangkahkan persis seperti ketika melangkahkah kaki kanan. Pernyataan-pernyataan dan gambar tersebut merupakan gerakan langkah kaki . . . . f. rapat atau bijtrekpas g. biasa atau looppas h. depan atau galoppas i. keseimbangan j. depan 2) Perhatikan pernyataan-pernyataan dan gambar berikut. a) Pastikan kedua tangan tepat berada dipinggang. b) Pada hitungan pertama, kaki kanan harus dilangkahkan kearah depan. c) Pada hitungan kedua, kaki kirilah yang dilangkahkan ke depan dan akhirnya bisa melangkah dengan kaki kanan bersama-sama. d) Kedua kaki bisa kemudian melangkah secara bergantian dan lanjutkan untuk beberapa hitungan ke depan secara berulang. e) Hitungan tergantung dari pemimpin senam irama atau ketukan irama musik. Pernyataan-pernyataan dan gambar tersebut merupakan gerakan langkah kaki . . . .


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 184 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru a. rapat atau bijtrekpas b. biasa atau looppas c. depan atau galoppas d. keseimbangan e. depan 3) Perhatikan pernyataan-pernyataan dan gambar berikut. a) Tangan keduanya bisa berada dipinggang. b) Pada hitungan pertama, kaki kanan langkahkan kearah samping kanan. c) Pada hitungan kedua, kaki kiri kemudian menyusul melangkah kesamping kanan juga dan dirapatkan dengan kaki kanan tadi. d) Lanjutkan dengan gerakan mengarah ke kiri. Pernyataan-pernyataan dan gambar tersebut merupakan gerakan langkah kaki . . . . a. rapat atau bijtrekpas b. biasa atau looppas c. depan atau galoppas d. samping e. depan 4) Perhatikan pernyataan-pernyataan dan gambar berikut. a) Ambil sikap awal tubuh dengan berdiri tegak lebih dulu. b) Lengan keduanya bisa dirapatkan pada sisi badan dan kemudian lanjutkan jalan ditempat. c) Lengan kanan bisa diayunkan dari samping badan hingga setinggi bahu, lalu bentuklah 90 derajat dan lengan bisa turunkan kembali. d) Gerakan tersebut bisa dilakukan ditempat. e) Gerakan kemudian bisa dilakukan menggunakan lengan satunya dan demikian terus secara bergantian. Pernyataan-pernyataan dan gambar tersebut merupakan gerakan ayunan lengan . . . . a. ayunan lengan merentangkan tangan b. ayunan drongan lengan ke atas c. ayunan lengan lurus ke samping d. ayuan lengan ke atas secara lurus e. ayunan lengan setinggi bahu 5) Perhatikan pernyataan-pernyataan dan gambar berikut. a) Pertama-tama selalu ambil sikap awal dengan berdiri tegak. b) Lakukan jalan ditempat dimana kedua tangan dirapatkan pada sisi tubuh. c) Lengan kemudian bisa diayunkan dari samping tubuh lurus ke atas dan kembali lagi. d) Setelah bisa melakukan ini, lakukan menggunakan tangan satunya dan tetap harus ada ditempat. Pernyataan-pernyataan dan gambar tersebut merupakan gerakan ayunan lengan . . . . a. ayunan lengan merentangkan tangan b. ayunan drongan lengan ke atas c. ayunan lengan lurus ke samping d. ayuan lengan ke atas secara lurus e. ayunan lengan setinggi bahu


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 185 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : E / X 1. Tekanan yang harus diberikan dalam senam irama, yaitu.... 2. Istilah lain senam irama.... 3. Panjang ukuran gada adalah..... 4. Bearat gada adalah.... 5. Istilah lain pegangan bias adalah.... 6. Senam yang diiringi irama disebut juga.... 7. Saat melakukan gerakan keempat pada senam irama menggunakan gada, pertama-tama gada diayunkan ke arah.... 8. Garis tengah badan gada adalah: 9. Over grip salah satu cara memegang.... 10. Sikap permulaan pada gerakan ketiga posisi simpai ditangan kanan.... 11. Apa yang dimaksud dengan senam irama.... 12. Sebutkan sikap permulaan latihan senam irama menggunakan gada.... 13. Sebutkan alat-alat yang dapat dipakai dalam senam irama.... 14. Sebutkan cara memegang simpai 15. Sebutkan cara memegang gada atau tongkat.... Glosarium: • Aktivitas gerak berirama: Bentuk gerakan senam yang menekankan pada mat dan irama, kelentukan tubuh dalam gerakan dan kontinuitas gerakan. • Aktivitas gerak ritmik: Rangkaian gerak manusia yang dilakukan dalam ikatan pola irama, disesuaikan dengan perubahan tempo, atau semata-mata gerak ekspresi tubuh mengikuti iringan musik atau ketukan di luar musik. • Mengayun: Menggerakkan lengan dan/atau tungkai ke depan, belakang, dan/atau ke samping. • Senam irama: Rangkaian gerak manusia yang dilakukan dalam ikatan pola irama, disesuaikan dengan perubahan tempo, atau semat-mata gerak ekspresi tubuh mengikuti iringan musik atau ketukan di luar musik.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 186 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru RENANG Materi: Renang Jenjang : SMA Kelas : X Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 Kali pertemuan). Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan pengenalan air di kolam renang sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase E adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran keterampilan gerak renang gaya dada. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menganalisis dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan aktivitas keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Kolam renang 2) Pelampung renang 3) Kaca mata renang 4) Peluit dan stopwatch 5) Lembar kerja siswa (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) a. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. b. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. c. Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. d. Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 187 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru e. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. f. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan aktivitas renang gaya dada: misalnya: bahwa aktivitas renang gaya dada adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga renang gaya dada. g. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada. h. Guru menjelaskan tehnik asesmen untuk kompetensi aktivitas keterampilan gerak renang gaya dada, baik kompetensi sikap spiritual dengan observasi dalam bentuk jurnal: yaitu perilaku keseriusan dalam berdoa dan berusaha secara maksimal, kompetensi sikap sosial: nilai-nilai karakter antara lain: gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: mengidentifikasi keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada menggunakan penugasan atau tes lisan dan tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: melakukan keterampilan gerak renang gaya dada seperti: keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan. i. Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan. Nama permainannya adalah bermain di kolam renang (bermain saling menjipratkan air ke muka teman). j. Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (70 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: 1) Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada, baik melalui video pembelajaran, gambar, maupun peragaan guru atau peserta didik. 2) Peserta didik mencoba keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada, yang telah diperlihatkan melalui video pembelajaran, gambar, atau diperagakan oleh guru atau peserta didik. 3) Peserta didik melakukan keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada secara berulang-ulang sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru, sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru. Secara rinci bentuk-bentuk pembelajaran keterampilan gerakan kaki, gerakan lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan renang gaya dada adalah sebagai berikut:


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 188 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Gerakan kaki renang gaya dada saat ini cenderung membentuk gerakan kaki dolphin (Whip kick). Dimana pada saat istirahat, yaitu: fase ketika kedua tungkai kaki bagian bawah ditarik serentak mendekati pinggul dan kemudian setelah fase itu dilakukan pergelangan kedua kaki diputar mengarah ke luar hingga membentuk sudut 50. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. a) Materi 1: Aktivitas gerakan kaki posisi badan terlentang renang gaya dada. b) Materi 2: Aktivitas gerakan kaki di tempat dipegang teman/ guru renang gaya dada. c) Materi 3: Aktivitas gerakan kaki di tempat memegang dinding kolam renang gaya dada. d) Materi 4: Aktivitas gerakan kaki dengan tangan dipegang teman/guru renang gaya dada. 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang berbagai gerak keseimbangan senam. 3) Seluruh berbagai gerak keseimbangan yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan keterampilan gerak senam seperti keseimbangan secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Aktivitas 1 Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. Unsurunsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 189 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik 1. Isikan identitas Anda. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Kurang Setuju, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Anda. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran olahraga di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas olahraga. 3. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 4. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya membuat tugas secara mandiri. 6. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 7. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 8. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. 9. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. 10. Saya suka memungut sampah untuk dibuang pada tempat sampah. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 190 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahankesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Aktivitas 2 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 191 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. Pada dasarnya rotasi tangan renang gaya dada terdiri dari tiga versi, yaitu: Versi Amerika Utara, versi Eropa Timur, dan Canada. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada adalah sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. a) Materi 1: Aktivitas gerakan lengan di darat renang gaya dada. b) Materi 2: Aktivitas gerakan lengan di air renang gaya dada. c) Materi 3: Aktivitas gerakan lengan dipegang teman/guru renang gaya dada. d) Materi 4: Aktivitas gerakan lengan dengan mengepit pelampung renang gaya dada. 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang berbagai keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. 3) Seluruh berbagai gerak berguling ke depan, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan berbagai keterampilan gerakan lengan renang gaya dada secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. Aktivitas 2 Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 192 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahankesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 193 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan lengan renang gaya dada, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. Ada dua macam posisi tubuh renang gaya dada pada saat meluncur atau saat kedua tangan lurus ke depan, yaitu: menurut versi Amerika Utara dan versi Eropa Timur. Cara melakukan keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada, adalah sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. a) Persiapan (1) Berdiri membelakangi dinding kolam dengan kedua lengan lurus di samping telinga dan ibu jari tangan rapat. (2) Salah satu kaki ditempelkan pada dinding kolam. (3) Bungkukkan badan ke depan dengan tetap mempertahankan kedua lengan lurus. b) Gerakan (1) Tempelkan lagi satu kakinya ke dinding kolam. (2) Dengan cepat dorongkan kedua kaki dibelakang, hingga badan mendorong ke depan, kedua kaki rapat dan lurus, badan lurus serta kedua lengan lurus. c) Akhir gerakan (1) Setelah badan meluncur, tarik lengan ke belakang dan kedua kaki ditarik ke depan, hingga badan kembali posisi berdiri. (2) Kedua lengan rapat di samping badan. (3) Pandangan ke depan. (4) Pembelajaran ini dilakukan berulang-ulang sebanyak 2 x 8 hitungan. 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. 3) Seluruh keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Aktivitas 3


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 194 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahankesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 195 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. Ada dua macam posisi tubuh renang gaya dada pada saat meluncur atau saat kedua tangan Cara mengambil napa renang gaya dada dilakukan sambil mengangkat kepala untuk membuang napas. Gerakan menarik ini harus dilakukan dengan kuat supaya badan bisa meluncur ke depan dengan lancar. Gerakan kembali harus dilakukan dengan perlahan karena gerakan ini adalah gerakan kontra. Cara yang kedua adalah pengambilan napas dalam renang gaya dada adalah pengambilan napas dilakukan bersamaan dengan gerakan lengan. Pengambilan napas dilakukan saat mengangkat kepala keluar dari permukaan air. Untuk mengeluarkan napas, lakukan ketika kepala masuk ke dalam air. Bentuk-bentuk aktivitas keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. a) Materi 1: Aktivitas gerakan mengambil napas berpegang pada parit kolam renang gaya dada. b) Materi 2: Aktivitas gerakan mengambil napas kedua kaki dipegang teman renang gaya dada. 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. 3) Seluruh keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan posisi tubuh renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan. Aktivitas 4


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 196 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 197 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. Bentuk-bentuk aktivitas keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. a) Materi 1: Aktivitas gerakan tangan dan pengambilan napas renang gaya dada. b) Materi 2: Aktivitas gerakan kaki, tangan dan pengambilan napas renang gaya dada. 2) Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. 3) Seluruh keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada, yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu maupun kelompok. 5) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan mengambil napas renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan. Aktivitas 5


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 198 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan kaki renang gaya dada. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. 4. Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Refleksi: • Lakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 199 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. c. Kegiatan Penutup (10 menit) 1) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 3) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran aktivitas gerak renang gaya dada. 4) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang berbagai keterampilan gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas renang gaya dada, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan. 5) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 6) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran keterampilan gerakan koordinasi (gerakan kaki, tangan, dan mengambil napas) renang gaya dada yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 200 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 1. Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) Asesmen sikap didasarkan pada hasil refleksi sikap peserta didik dan pengamatan guru dengan menggunakan lembar observasi yang telah dilakukan pada proses pembelajaran di setiap aktivitas pembelajaran. 2. Asesmen Pengetahuan a. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d, atau e yang merupakan jawaban paling benar. 1) Gaya renang dengan posisi tubuh seperti merangkak dipermukaan air dikombinasikan dengan gerakan kaki dan tangan. Tangan dan kaki berada di dalam air dan kepala bergerak naik turun dari dalam air kepermukaan air. Perenang dapat melihat ke depan ketika berenang. Gerakan ini merupakan renang gaya . . . . a. dada b. bebas c. punggung d. kupu-kupu e. katak 2) Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut. a) Posisi badan beserta seluruh anggota badan rileks. b) Badan harus sehorizontal mungkin. c) Gerakan dimulai dengan persiapan kaki. d) Tumit ditarik mendekati pinggul sekaligus membuka lutut ke luar. e) Dorong kedua kaki ke belakang secaar serempak. f) Rapatkan kembali kedua kaki seperti sikap pertama. Pernyataan-pernyataan tersebut merupakan renang gaya dada pada teknik . . . . a. gerakan kaki (kicking) b. posisi tubuh (body position) c. gerakan lengan (hand rotation) d. gerakan pernapasan (breathing) e. koordinasi gerakan 3) Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut. a) Diawali sikap berdiri pada kolam dangkal pegang papan pelampung dengan kedua tangan di depan dada. b) Luruskan kedua kaki kebelakang hingga badan terapung di atas permukaan air. c) Lakukan gerakan kaki renang gaya dada berulang-ulang. Pernyataan-pernyataan tersebut merupakan renang gaya dada pada teknik . . . . a. gerakan kaki (kicking)


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 201 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru b. posisi tubuh (body position) c. gerakan lengan (hand rotation) d. gerakan pernapasan (breathing) e. koordinasi gerakan 4) Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut. a) Berdiri pada kolam dangkal, dipinggir kolam, kedua paha mengepit papan pelampung. b) Luruskan kedua lengan ke depan dan kedua kaki kebelakang hingga badan terapung di atas permukaan air. c) Lakukan gerakan tangan renang gaya dada berulang-ulang. Pernyataan-pernyataan tersebut merupakan renang gaya dada pada teknik . . . . a. gerakan kaki (kicking) b. posisi tubuh (body position) c. gerakan lengan (hand rotation) d. gerakan pernapasan (breathing) e. koordinasi gerakan 5) Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut. a) Pembelajaran ini dilakukan dengan cara dari sikap telungkup dengan kedua kaki lurus kebelakang dipegangi oleh teman dan kedua tangan lurus ke depan. b) Lakukan gerakan yang dimulai dengan kedua telapak tangan dibuka kesamping, dilanjutkan siku membentuk sudut di bawah dada. c) Putar kedua telapak tangan bersamaan dengan menekan ke bawah permukaan air dan akhir putarannya di bawah dagu. d) Gerakan selanjutnya, kembali pada sikap pertama. e) Lakukan pembelajaran dalam jarak 8 – 10 meter dengan ulangan 2 – 3 kali. Pernyataan-pernyataan tersebut merupakan renang gaya dada pada teknik . . . . a. gerakan kaki (kicking) b. posisi tubuh (body position) c. gerakan lengan (hand rotation) d. gerakan pernapasan (breathing) e. koordinasi gerakan


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 202 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : E / X 1. Renang gaya dada sering disebut juga gaya.... 2. Gerakan tubuh melayang dibawah permukaan air dan kepala di atas permukaan air dengan dorongan tangan dan kaki sebagai penyeimbang disebut.... 3. Gaya dada pertama kali di kembangkan di.... 4. Ketika melakukan gaya dada bahu harus sejajar dengan.... 5. Pada renang gaya dada, bagian tubuh yang harus selalu berada di atas permukaan air adalah.... 6. Istilah asing untuk renang gaya dada adalah.... 7. Gaya yang paling mudah dan santai untuk berenang jarak jauh adalah.... 8. Pernapasan pada renang gaya dada dilakukan dengan cara mengangkat kepala ke.... 9. Pengambilan napas pada renang gaya dada dilakukan melalui.... 10. Posisi badan saat melakukan gerakan renang gaya dada adalah.... 11. Jelaskan perbedaan antara renang gaya dada untuk sprint dan renang gaya dada untuk distance swimming.... 12. Bagaimana cara melakukan gerakan kaki pada renang gaya dada.... jelaskan! 13. Jelaskan gerakan tangan pada renang gaya dada.... 14. Jelaskan cara melakukan gerakan kombinasi tangan, kaki, dan mengambil napas pada renang gaya dada.... 15. Jelaskan cara melakukan gerakan kaki dan tangan untuk menambah kecepatan pada renang gaya dada.... Glosarium • Gerakan kaki renang gaya dada saat ini cenderung membentuk gerakan kaki dolphin (Whip kick). • Gerakan tangan renang gaya dada terdiri dari tiga versi, yaitu: Versi Amerika Utara, versi Eropa Timur, dan Canada. • Mengambil napas renang gaya dada dilakukan sambil mengangkat kepala untuk membuang napas. Gerakan menarik ini harus dilakukan dengan kuat supaya badan bisa meluncur ke depan dengan lancar. • Posisi tubuh ada dua macam posisi tubuh renang gaya dada pada saat meluncur atau saat kedua tangan lurus ke depan, yaitu: menurut versi Amerika Utara dan versi Eropa Timur.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 203 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru KEBUGARAN JASMANI Materi: Kebugaran Jasmani Jenjang : SMA Kelas : X Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 Kali pertemuan). Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga daya tahan jantung (cardio respiratory) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase E adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran aktivitas latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan pengukuran hasilnya. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menganalisis dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) dan pengukuran hasilnya sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilainilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 1. Persiapan mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Lapangan olahraga atau halaman sekolah (ruangan kelas). 2) Matras senam lantai atau sejenisnya. 3) Pakang tunggal atau sejenisnya. 4) Peluit dan stopwatch. 5) Lembar kerja siswa (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) a. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. b. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. c. Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 204 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru d. Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran. e. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. f. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan aktivitas kebugaran jasmani: misalnya: bahwa aktivitas kebugaran jasmani adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga. g. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) dan pengukuran hasilnya. h. Guru menjelaskan tehnik asesmen untuk kompetensi aktivitas kebugaran jasmani, baik kompetensi sikap spiritual dengan observasi dalam bentuk jurnal: yaitu perilaku keseriusan dalam berdoa dan berusaha secara maksimal, kompetensi sikap sosial: nilainilai karakter antara lain: gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: mengidentifikasi aktivitas latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) dan pengukuran hasilnya menggunakan penugasan atau tes lisan dan tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: melakukan aktivitas latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) dan pengukuran hasilnya. i. Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk permainan. Nama permainannya adalah bermain gerobak dorong. j. Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti (70 menit) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut: Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Muhajir (2020:35) menyatakan bahwa kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh untuk melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan yang berarti. Kekuatan adalah kemampuan otot untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan ketegangan terhadap suatu tahanan. Kekuatan otot adalah komponen yang sangat penting untuk meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Bentuk-bentuk latihan kekuatan otot antara lain: Aktivitas 1


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 205 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas latihan kekuatan otot. a) Materi 1: Aktivitas latihan kekuatan otot melalui latihan kekuatan otot perut. b) Materi 2: Aktivitas latihan kekuatan otot melalui latihan kekuatan otot kedua lengan. c) Materi 3: Aktivitas latihan kekuatan otot melalui latihan kekuatan otot punggung. d) Materi 4: Aktivitas latihan kekuatan otot melalui latihan kekuatan otot kekuatan otot tungkai 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik 1. Isikan identitas Anda. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Kurang Setuju, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Anda. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya mengikuti pelajaran olahraga di sekolah dengan sungguh-sungguh. 2. Saya dapat melalui hambatan dalam melakukan aktivitas olahraga. 3. Saya belajar secara mandiri dalam mencapai tujuan. 4. Saya sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya membuat tugas secara mandiri. 6. Saya bekerja sama dengan teman satu kelompok di kelas. 7. Saya saling membantu dalam melakukan tugas kelompok. 8. Saya berbagi peran dalam mengerjakan tugas kelompok. Refleksi: • Lakukan aktivitas latihan kekuatan otot. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 206 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 9. Saya suka menyapa jika bertemu orang yang saya kenal. 10. Saya suka memungut sampah untuk dibuang pada tempat sampah. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 21 s.d 30 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 20 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 11 pernyataan di atas. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan latihan kekuatan otot. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian latihan kekuatan otot. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan latihan kekuatan otot. 4. Saya telah dapat memeragakan latihan kekuatan otot. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan latihan kekuatan otot. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas latihan kekuatan otot, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas latihan kekuatan otot. Kemudian melaporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 207 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas latihan kekuatan otot, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas latihan daya tahan otot. Daya tahan otot adalah kemampuan otot-otot untuk melakukan tugas gerak yang membebani otot dalam waktu yang cukup lama. Salah satu bentuk latihan daya tahan otot adalah latihan weight training (latihan beban). Bentukbentuk latihan daya tahan otot antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas latihan daya tahan otot. a) Materi 1: Aktivitas latihan daya tahan melalui latihan daya tahan otot lengan dan bahu. b) Materi 2: Aktivitas latihan daya tahan melalui latihan daya tahan otot lengan berpasangan. c) Materi 3: Aktivitas latihan daya tahan melalui latihan daya tahan otot lengan (naik palang tunggal). 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas latihan kekuatan otot. Aktivitas 2 Aktivitas 2 Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas latihan kekuatan otot yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas latihan kekuatan otot yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dalam bentuk pengayaan. Refleksi: • Lakukan aktivitas aktivitas latihan daya tahan otot. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 208 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan latihan daya tahan otot. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian latihan daya tahan otot. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan latihan daya tahan otot. 4. Saya telah dapat memeragakan latihan daya tahan otot. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan latihan daya tahan otot. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas latihan daya tahan otot, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas latihan daya tahan otot. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas daya tahan otot yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas daya tahan otot yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 209 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas latihan daya tahan otot, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas latihan kelenturan. Kelenturan (Fleksibiliy) adalah luas gerak persendian atau kemampuan seseorang untuk menggerakkan anggota badan pada luas gerak tertentu pada suatu persendian. Kelenturan dapat ditingkatkan dengan bentuk latihan mengayun, memutar, dan memantul-mantulkan atau menggerak-gerakan anggota tubuh. Kelenturan adalah keleluasaan atau kemudahan gerakan, terutama pada otot-otot persendian. Latihan kelentukan atau fleksibilitas bertujuan agar otot-otot pada sendi tidak kaku dan dapat bergerak dengan leluasa, tanpa ada gangguan yang berarti. Bentuk-bentuk latihan kelenturan antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas latihan kelenturan. a) Materi 1: Aktivitas latihan kelenturan melalui latihan peregangan dinamis. b) Materi 2: Aktivitas latihan kelenturan melalui latihan peregangan statis. 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas latihan kekuatan otot. Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Peserta Didik Cara Menceklis 1. Isikan identitas peserta didik. 2. Berikan tanda ceklis (√) pada kolom (1) = Tidak Setuju, (2) Ragu-ragu, (3) Setuju, (4) Sangat Setuju jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap peserta didik. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. Aktivitas 3 Refleksi: • Lakukan aktivitas latihan kelenturan. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 210 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Nama: ............................ Kelas: ........................ No Pernyataan 1 2 3 4 1. Saya telah dapat menyebutkan latihan kelenturan. 2. Saya telah dapat menjelaskan pengertian latihan kelenturan. 3. Saya telah dapat merinci cara melakukan latihan kelenturan. 4. Saya telah dapat memeragakan latihan kelenturan. 5. Saya telah dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam melakukan latihan kelenturan. Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Jika mendapat skor > 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 11 s.d 15 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor 6 s.d 10 dari pernyataan di atas. Jika mendapat skor < 6 pernyataan di atas. Setelah peserta didik melakukan aktivitas latihan kelenturan, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas latihan kelenturan. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas latihan kelenturan yang ditentukan oleh guru, maka minta remedial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas latihan kelenturan yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar PJOK SMA Islam As-Shofa Fase E Kelas X 211 Tim PJOK SMA Islam As-Shofa Pekanbaru Setelah peserta didik melakukan aktivitas latihan kebugaran jasmani yang terkait kesehatan (daya tahan, kekuatan, dan kelenturan), dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran tes kebugaran jasmani siswa SMA usia 16 s.d 18 tahun. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran tes kebugaran jasmani siswa SMA usia 16 s.d 18 tahun, antara lain sebagai berikut: 1) Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas tes kebugaran jasmani siswa SMA usia 16 s.d 18 tahun. a) Materi 1: Aktivitas tes lari cepat 50 meter. b) Materi 2: Aktivitas tes angkat tubuh (30 detik untuk puteri dan 60 detik untuk putera). c) Materi 3: Aktivitas tes baring duduk 60 detik. d) Materi 4: Aktivitas tes loncat tegak. e) Materi 5: Aktivitas tes lari jauh (1.000 meter untuk puteri dan 1.200 meter untuk putera) 2) Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas. 3) Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung. 4) Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan. 5) Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung. Lembar Refleksi Diri (Sikap) Peserta Didik Sama dengan refleksi diri (sikap) peserta didik pada aktivitas latihan kekuatan otot. Aktivitas 4 Refleksi: • Lakukan aktivitas tes kebugaran jasmani siswa SMA usia 16 s.d 18 tahun. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesesuaian melakukan gerakan (penilaian proses) meliputi: sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.


Click to View FlipBook Version