EDISI
22
WARAHAN
Berkreasi
dimasa Transisi
SOSOK GURU SUPEL DAN KHARISMATIK
SALAM READ NOW
REDAKSI Hai, hai, hai, sobat Bef@maous … gimana kabarnya? Salam hangat,
sehangat senyum yang merekah di bibir, yang disertai tarian kata Puji
Tuhan dari kami.
Semoga kita semua selalu sehat dan bahagia bersama para saudara,
handai taulan ya …. Akhirnya, kita tiba di penghujung tahun pelajaran 2021-
2022. Tanpa terasa waktu berlalu begitu saja. Tahun yang sangat spesial
untuk kita semua. Tahun yang penuh dengan dinamika. Satu semester
penuh kita belajar online lalu 50 % PTM. Selanjutnya, kegiatan
pembelajaran dilakukan 100% PTM. Saat saat yang penuh ketegangan.
Penuh rasa deg-degan. Akhirnya kita boleh mengakhirinya dengan
kegiatan PAT secara online meskipun kita semua berada di sekolah.
Kegiatan Classmeeting yang dua tahun tidak dilaksanakan karena
pandemi, akhirnya bisa kita laksanakan diakhir tahun pelajaran ini. Wajah-
wajah ceria dan semangat dalam berlomba menjadi obat mujarab bagi
kelelahan kita selama satu tahun ini.
Sobat Befemous, di masa transisi pandemi covid-19 kita dituntut untuk
menjadi pribadi kreatif sehingga mampu mengembangkan diri di masa
yang tidak mudah ini.Oleh karena itu, kami mengangkat tema “Kreatif di
Masa Transisi”.
Pada buletin kali ini banyak rubrik menarik untuk dibaca dan diketahui.
Begitu banyak kreatifitas putra-putri Fransiskus baik di kegiatan akademik
maupun nonakademik. Kekreatifan yang menghasilkan karya bermakna
bagi siapapun yang menikmatinya. Aneka juara diperoleh oleh para siswa
yang mampu mengharumkan nama sekolah dan keluarga.
Kita simak bagaimana Jesselyn Simviani memperoleh juara 1 lomba esai.
Bestin Yasomalia menjadi juara lomba cipta dan baca puisi. Kegiatan
Francis Award yang dua tahun tak dirayakan secara spesial, tahun ini boleh
diadakan dengan offline. Tentu masih banyak hal lain yang dilakukan yang
menunjukkan betapa kreatifitas menjadi napas bagi kegiatan di masa
transisi ini..
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yangturut
membantu terbitnya buletin edisi kali ini. Semoga buletin kali ini
memberikan manfaat pagi Sobat sekalian. Akan tetapi, pepatah
mengatakan Tak ada gading yang tak retak, demikian juga dengan buletin
edisi kali ini. Jika ada kekurangan dalam di sana sini, kami mohon kritik dan
saran dari Sobat semua untuk perbaikan di edisi berikutnya.
BULETIN SMA FRANSISUS
PELINDUNG REDAKSI Scolastika Chega
Antonia Novita A.
Sr. M Floriani, FSGM Kelvin Joelio
Giafranco R. D. Purba Sinta Bella
PEMBIMBING Gede Bhoja Naradhipa Sang Martha
Vincentia Vanesa
Sri Wahyuni, S.Pd Samuel Christian.N Bestin Yasomahlia
Setyawan S.S.Si 5.Jonathan Adoen P Angela Yuniar Wijaya.
Moreno Harris Siahaan Angelina Rachel
Inggried P.M. S.Pd Vionika Nadila Putri
Jeslin Simvianny
Christopher M Axel A Rani
SEMESTER GENAP 2022
Tanggal : 25 Februari 2022 Tanggal 25 februari – 3 maret ISATSERP KOJOP
Lomba : Honda DBL Lampung Lomba : UBS Gold Dance
Series 2021/2022 Basket Putri Competition Honda DBL lampung
(Girls team) / Runner Up juara II series 2021-2022
Nama : Nama :
1. Karen Candatara 1. Yunita Caroline Onggo
2. Angelica 2. Jocelyne Anabell
3. Vivian Olivia 3. Divarany Gracezhena
4. Agnesia Hendri 4. Vincentia megaharum
5. Belva Vaveria 5. Maretha lintang
6. Helena Claudya 6. Gladys mawar
7. Fidelis Palma 7. Sherin Wijaya
8. Cleony Arista 8. Chelsie barbie
9. Ratna uly 9. Laurencia gunawan
10. Uly Ratna 10. Jesse syrenz
Tanggal : 25 Februari – 3 Maret Tanggal : 29 februari-3 maret
2022 Lomba : Honda DBL lampung
Lomba : Honda DBL lampung series 2021/2022 / MVP (Putri) /
series 2021/2022 masuk best first trophy
team (Tim Nasional) Nama : Karen Candatara
Nama :
1. Karen Candatara Tanggal : 29 februari-3 maret
2. Angelica Lomba : Honda DBL lampung
3. Uly Arta series 2021/2022 / Most Inspiring
4. Wilson Sundjaya Vidio / tingkat provinsi
Nama : Vicentia Megaharum
Tanggal : 25 Februari – 3 Maret
2022 Tanggal : 7-8 April 2022
Lomba : Honda DBL lampung Lomba : Kompetisi akuntansi
series 2021/2022 / Discipline tingkat SMA/SMK se-Provinsi
Award, plakat lampung di unila oleh FKIP Unila
Nama : 2022 / juara I
Team SMA Fransiskus Nama : Jeslin Simfony
Basket Putri, Basket Putrim Team
Dance
Tanggal : 27 April 2022 Tanggal : 18 April 2022 ISATSERP KOJOP
Lomba : lomba menulis dan Lomba : The 16 th national folklore
membaca puisi (Lomba Cipta festival lomba paduan suara
Puisi) STKIP PGRI lampung / juara nasional, fakultas ekonomi dan
harapan III bisnis UI.
Nama : Besthin Yasmalia lumban Nama
gaol 1. Theresia elka
2. Griselga natania
Tanggal : 19-20 maret 2022 3. Stefyna jerency
Lomba : Lomba basket samber 4. Maria epipanis
basketball competition 5. JJ. Puri
Nama : 6. Sintike Aprilia
1. Peter jhonson 7. Alfreda Gishella
2. Niko albertvito 8. Kezia Yosafine
3. Albert zevanya 9. Ni Putu Widya Astari
4. Kenny alvian 10. Reinarda shenie
5. Karen candatara 11. Marry dupadi
6. Angelica 12. Cathrine A lase
7. Fidelis palma 13. Angela bertha
8. Belva xaveria 14. Bernadeta Feby
Tanggal : 2 Juni 2022 15. Sesilia dara
Lomba : Kompetensi video Aku 16. Chionia lovena
KAmu BKKN Provinsi lampung 17. Bunga audri
tingkat provinsi / juara III 18. Jovena octo
Nama : 19. Maria Chiesa
1. Cornelius galang 20. Norbert Gabriantama
2. William lukito 21. Angelo manuel
3. Albertus Rendy 22. Andrew satrio
4. Cecilia 23. Albertus randy
5. Benhard 24. Krisvelix wiliam
6. Besthin Yasomalia 25. Alfonsus vinko
7. Judica Kristo 26. Aurelius kevin
8. H. Bintang 27. Rian Rafael
9. Velix Yodira 28. Micahel jovandyo
10. Fiedelis Palma 29. Pande komang
11. Norbert 30. I Wayan rama
12. Evelyn
13. Divarany G.
DAFTAR ISI EDISI 22
KOMPETISI
AKUNTANSI
EEF UNILA 06.
Hari Pendidikan di Fransiskus 08.
Congratulations
Gita Assisi Choir 10.
FRANSISKUS
AWARD 12.
Gunakan Kesempatan Yang Ada Bukan Akhir
Bagi Mereka
di Dalam Hidup Kita 15. 17.
Keajaiban Malam
MANGA SI 18.
ALEK 20. Literasi Unik
24.
Artificial Intelligence 22. Manga Telat
20.
32. MASA TRANSISI PANDEMI FILM 02.40 MULAILAH SUATU HAL YANG
COVID 19 MENJADI NEW BESAR DARI HAL YANG
NORMAL SEDERHANA
RESENSI FILM "NGERI
35.
CLASSMETTINGESBSIAOYGR4A5FI KMUREIRKDUELKUAM36.
- NGERI SEDAP" PENDEK SOSOK GURU SUPEL
DAN KHARISMATIK
UPAYA MENINGKATKAN
KECINTAAN GENERASI MUDA
TERHADAP KARYA WARAHAN
BEF@MAUS EDISI 22 JESLIN SIMVIANNY
KOMPETISI AKUNTANSI EEF UNILA
Hai sobat buletin! Gimana nih kabarnya?
Semoga dalam keadaan sehat semua ya!
Tahun ini SMA Fransiskus Bandar
Lampung kembali mengikuti
perlombaan dibidang akuntansi yang
diselenggarakan oleh Universitas
Lampung. Kegiatan ini berlangsung
secara online dan diikuti oleh siswa-siswi
SMA/SMK se-provinsi Lampung.
Perlombaan ini terbagi menjadi dua
tahap perlombaan, yaitu babak
penyisihan dan babak final.
Babak penyisihan dilaksanakan pada tanggal 7
April 2022 melalui zoom meeting. Para
peserta diwajibkan untuk menghidupkan
kamera dan mikrofon untuk memastikan tidak
ada orang lain dalam ruangan tersebut. Pada
babak penyisihan ini, peserta harus
mengerjakan tiga soal siklus akuntansi, dan
tiap peserta diberikan waktu satu jam untuk
mengerjakan satu siklus.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 06
Akan diambil masing-masing tiga peserta
terbaik dari SMA dan SMK untuk lanjut ke
babak selanjutnya. Terdapat 6 finalis yang
terdiri dari, 3 peserta SMA dan 3 peserta
SMK. Saya, Jeslin Simvianny (XI ISOS 2),
salah satu siswi SMA Fransiskus Bandar
Lampung berhasil masuk ke babak final
dan menduduki posisi pertama untuk
SMA. Setelah diumumkan peserta yang
masuk ke babak final, tiap finalis akan
diberikan undian untuk nomor urut
presentasi atau nomor peserta dan juga
materi yang akan dipresentasikan.
THE ROOTS OF EDUCATION ARE BITTER, BUT THE
FRUIT IS SWEET
Pada keesokan harinya, 8 April 2022 HAL. 07
berlangsung tahap final yang dilaksanakan
melalui zoom meeting. Pada tahap ini, finalis
yang mendapat giliran untuk presentasi diminta
untuk masuk breakout room dan finalis yang lain
diminta untuk tetap menunggu di room utama.
Walaupun tetap ada perasaan pesimis,
presentasi yang cukup berjalan dengan baik dan
lancar tersebut membuat saya cukup puas.
Pemenang perlombaan tersebut akan
diumumkan pada hari itu juga, 8 April 2022
melalui Instagram. Tak disangka, Jeslin berhasil
menduduki juara 1 pada perlombaan ini. Saya
sangat kaget dan senang sekali atas hasilnya
tersebut. Tentunya, guru yang membimbingi
yaitu Pak Dion turut senang dan pastinya bangga
juga.
BEF@MAUS EDISI 22
2 MEI 2022
HARI PENDIDIKAN DI FRANSISKUS
Samuel Christian Napitupulu
SITUASI UPACARA HARI
PENDIDIKAN
Hari pendidikan yaitu hari dimana lahirnya Kemudian kita mendengar
bapak pendidikan Indonesia yaitu Ki Hajar sedikit ucapan dari sang
Dewantara. Hari pendidikan nasional pembina upacara tentang hari
diperingati setiap tanggal 2 Mei setiap pendidikan dan sejarahnya.
tahunnya. Setiap sekolah di Indonesia wajib Setelah itu, upacara bendera
merayakannya dengan mengadakan ditutup dengan doa yang
upacara di lapangan sekolah. Begitu juga di khusyuk yang diikuti seluruh
sekolah Fransiskus ini, kita mengadakan siswa di lapangan.
upacara bendera di lapangan sekolah untuk
menghormati jasa Ki Hajar Dewantara. Dari hari pendidikan, kita juga
Upacara bendera diadakan seperti upacara
bendera pada umumnya, kita mengibarkan harus mengikuti jejak Ki Hajar
bendera kebangsaan dengan bangga sambil
menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dewantara di masa modern
Kemudian dilanjutkan dengan membaca
UUD 1945 dan dibacakannya pancasila ini.Kita juga harus
sebagai pedoman bangsa Indonesia.
menerapkannya di kehidupan
nyata, tidak sekedar berbicara
di mulut saja. HAL. 08
2 MEI 2022
Yang perlu kita terapkan yaitu belajar dengan rajin serta menyetarakan
pendidikan di Indonesia agar negara menjadi lebih maju. Perjuangan Ki
Hajar Dewantara juga tidak boleh kita buang dengan sia-sia, kita harus
menjadikannya contoh. Dari contoh tersebut, kita bisa mengembangkan
negara Indonesia agar bisa lebih maju dan tidak membuang sia-sia
perjuangan Ki Hajar Dewantara.
PENYERAHAN PIALA PERLOMBAAN
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 09
Gita Assisi Choir adalah paduan suara
SMA Fransiskus Bandar Lampung,
pada awalnya merupakan paduan
suara yang dibentuk untuk rangka
Ekstrakurikuler dan juga pelayanan
Rohani-koor di paroki-paroki sekitar
Bandar Lampung, atau Misa di
sekolah. Namun, dalam
perkembangan nya, GAC (Gita Assisi
Choir) bukan hanya menjadi kegiatan
ekstrakurikuler dan petugas koor
Gereja tetapi juga tampil di beberapa
acara kedinasan pemerintah maupun
undangan-undangan bernyanyi
dibeberapa universitas. Sejak tahun
2015 aktif dalam kompetisi-kompetisi
paduan suara baik dalam maupun
Luar Negeri. Beberapa even
kompetisi yang pernah diikuti
diantaranya: ITB2015, BICF2015,
BICF2016, ITB2017, OC-
Singapore2018, dan AVOS-
Thailand2019.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 10
sumber : https://www.youtube.com/watch?v=y4wtMJUQbdI
Paduan suara Gita Assisi dibentuk sejak berdirinya SMA Fransiskus pada tahun 2000. Sejak saat
itulah pelayanan Rohani dan tugas kenegaraan di Sekolah maupun di luar sekolah selalu
dipercayakan kepada Paduan Suara Gita Assisi.
Paduan Suara Gita Assisi memiliki Visi dan Misi, Visi Paduan Suara Gita Assisi adalah
membentuk karakter manusia muda lewat seni bernyanyi dan memberi diri bagi Allah dan
Sesama. Dengan adanya visi tersebut diharapkan Paduan Suara Gita Assisi dapat mencetak
manusia-manusia muda yang dewasa dan survival. Sementara, Misi Paduan Suara Gita Assisi
adalah membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan disiplin diri, mengembangkan talenta
yang diberikan Tuhan, serta meningkatkan kualitas dan wawasan seni bernyanyi. Awal yang
sederhana dan dalam lingkup yang kecil telah mendorong Paduan Suara Gita Assisi untuk berani
bermimpi akan adanya sebuah konser, dan mimpi itu telah menjadi kenyataan beberapa kali sejak
tahun 2009 sampai tahun 2018.
Pengalaman Pak Benyamin sebagai membimbing Paduan Suara Gita Assisi ialah sangat
bersemangat pada saat membimbing anak anak, tidak hanya bersemangat tetapi juga asik,
terlebih lagi bapak akan lebih bersemangat jika anak anak memiliki semangat untuk berlatih. Jika
anak anak kurang bersemangat maka Pak Benyamin juga kurang bersemangat, tetapi sebagai
pembimbing harus memberikan yang terbaik untuk anak didiknya dan semangat tidak semangat
harus tetap semangat untuk menyemangati anak-anaknya.
Prestasi Paduan Suara Gita Assisi sangat membagakan bagi sekolah SMA Fransiskus Bandar
Lampung terutama bagi yang telah membimbing Paduan Suara Gita Assisi.
Angela Yuniar Wijaya/XA4
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 11
FRANSISKUS AWARD
22 APRIL 2022
GEDE BHOJA NARADHIPA DAN GIAFRANCO ROONEY DARIEN PURBA
Pernahkah kalian menghadiri
suatu acara yang isinya
memberikan sebuah
penghargaan kepada orang
yang berprestasi?
Fransiskus Award adalah salah
satunya. Fransiskus Award
adalah acara yang
dilaksanakan untuk
perpisahan kelas 12 di SMA
Fransiskus Bandarlampung.
Fransiskus Award diselenggarakan pada bulan Mei.
Tema yang diadakan di Fransiskus Award adalah
‘Lampung’.
Fransiskus Award diawali dengan perarakan bendera
oleh siswa-siswi bersama enam piala yang dibawa
oleh siswa-siswi, dengan diiringi alat musik gamelan.
Setelah itu, terdapat tarian pembuka acara yaitu Sigeh
Pengunten yang dibawakan oleh para siswi Fransiskus.
Setelah tarian selesai, acara pembuka dilanjutkan
dengan menyanyi Indonesia Raya dan Fransiskus
Magnanimus, diikuti oleh seluruh penonton.
Fransiskus Award diawali dengan perarakan bendera
oleh siswa-siswi bersama enam piala yang dibawa
oleh siswa-siswi, dengan diiringi alat musik gamelan.
Setelah itu, terdapat tarian pembuka acara yaitu Sigeh
Pengunten yang dibawakan oleh para siswi Fransiskus.
Setelah tarian selesai, acara pembuka dilanjutkan
dengan menyanyi Indonesia Raya dan Fransiskus
Magnanimus, diikuti oleh seluruh penonton.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 12
PENYERAHAN SISWA/I KELAS XII KEMBALI KE ORANG TUA
Acara dilanjutkan dengan pemberian Kami tidak tahu penghargaan diberikan kepada
penghargaan kepada murid-murid kelas 12 di siapa tapi kita menganalisis wajahnya yang
SMA Fransiskus. Pertama-tama, terdapat sepertinya adalah Samantha Cherish Silaban.
nominasi Best Male in Sports, yaitu Gerswin Nominasi kelima adalah nominasi the most active
Tarnama Samosir, Miguel Torang Panganju student in organization yaitu, Angela Bertha
Gultom, Wilson Sundjaya, Agustinus Ivan Miady Torie, Patricia Arella Dara Kinanti,
Suwendra, dan Gilvend Ivando Immanuel. Elizabeth Agustin Basana Manihuruk, Rachel
Penghargaan diberikan kepada Wilson Sundjaya Jesica, dan Luisa Hosanna Adlyn Erwanto.
sebagai Best Male in Sports. Penghargaan diberikan kepada Angela Bertha
Nominasi kedua adalah nominasi di bidang Best Miady Torie sebagai the most active student in
Female in Sports. Pesertanya adalah Uly Artha organization.
Sirait, Amelia Dewi Triani,Cleony Arista Wijaya, Setelah membacakan nominasi terdapat modern
Regina Anugrahanni Rosari, dan Gita Pundarika dance yang ditarikan oleh Francis Dancer.
Putri Wijaya. Penghargaan diberikan kepada Setelah penampilan dari Francis Dancer,
Amelia Dewi Triani sebagai Best Female in Sports. pembacaan nominasi dilanjutkan.
Setelah beberapa iklan dari sponsor, acara Nominasi yang akan dibacakan adalah the
dilanjutkan dengan Band Akustik oleh SOV smartest science student of the year yaitu,
Nominasi ketiga adalah nominasi the most Stephen William, Timothy Rooney Santosa, Kevin
talented male in art yaitu Delfino Felix Adrian, Natanael, Hartanto Luwis dan Shandez Darlene.
Christoper Ruben Haneva, M. Deo Rabbani, Dede Penghargaan dieberikan kepada Hartanto Luwis
Kristian Sebayang, dan Ivan Yonathan Siwu. sebagai the smartest science student of the year.
Penghargaan diberikan kepada Dede Kristian Nominasi ketujuh adalah the smartest social
Sebayang sebagai the most talented male in art. student of the year yaitu, Angelica Sheren
Nominasi keempat adalah Nominasi the most Maharani, Livina, Gabriela Krisanti, Keisha Justina
talented female in art yaitu, Samantha Cherish Siagian dan Rivo Hariadinata. Penghargaan
Silaban, Angela Bertha Miady Torie, Seseilia Dara diberikan kepada Keisha Justina Siagian sebagai
Zefanya, Yunita Caroline Onggo Wijaya, dan the smartest social student of the year.
Chiona Lovena Fritha Pranisti.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 13
Nominasi kedelapan adalah the most discipline Penghargaan diberikan kepada Luisa Hosanna
student of the year yaitu, Dhenniar Junaidi, Chindy Adlyn Erwanto sebagai the most responsive
Arum Septiani, Andi S, Felicia Angelique Winata dan science student of the year.
Shandez Darlene. Penghargaan diberikan kepada Nominasi ketigabelas adalah the most
Shandez Darlene sebagai the most discipline student responsive social student of the year yaitu,
of the year. Gita Pundarika Putri Wijaya, Angelica Sheren
Nominasi kesebelas adalah the most inspiring female Maharani, M. Deo Rabbani, Laura Vicenta
of the year yaitu, Amelia Dewi Triani, Keisha Justina Maharani dan Patricia Arella Dara Kinanti.
Siagian, Rosa Arum Kinasih, Ananda Mei Try Paramita Penghargaan diberikan kepada Angellica
dan Ratna Rosita Saragih. Penghargaan diberikan Sheren Maharani sebagai the most responsive
kepada Ratna Rosita Saragih sebagai the most social student of the year.
inspiring female of the year. Setelah dua nominasi tadi terdapat
Nominasi kesembilan adalah the most progressive penampilan dari Stacato Band.
student of the year yaitu, Rhea Natania Menaisa Nominasi keempat belas adalah the most
Sebayang, Elizabeth Agustin Basana Manihuruk, caring male of the year yaitu, Dhenniar
Jessen Altinus, Naomi Margareta Uliasina Simorangkir Junaidi, Erick Nugroho Augustio, Sutan
dan Stephen William. Penghargaan diberikan kepada Manogari Siahaan, Kevin Natanael dan Andi S.
Stephen William sebagai the most progressive student Penghargaan diberikan kepada Erick Nugroho
of the year. Augustio sebagai the most caring male of the
Setelah membacakan nominasi kedelapan dan year.
kesembilan terdapat penampilan dari Tebet Band. Nominasi terakhir adalah the most caring
Nominasi kesepuluh adalah the most inspiring male of female of the year yaitu, Felicia Annabel
the year yaitu, Theo Giancarlo Tjandra, M. Deo Dumaria Damani, Klara Azalia Caroline,
Rabbani, Timothy Rooney Santosa, Erick Nugroho Chatarina Widya Sekar Kinanti, Patricia
Augustio dan Kevin Natanael. Penghargaan diberikan Leondra Diajeng Putri dan Yunita Caroline
kepada Kevin Natanael sebagai the most inspiring Onggo Wijaya. Penghargaan diberikan kepada
male of the year. Chatarina Widya Sekar Kinanti sebagai the
Setelah nominasi kesepuluh dan kesebelas terdapat most caring female of the year.
penampilan dari duet Vengeance. Acara selanjutnnya adalah penyerahan siswa-
Nominasi keduabelas adalah the most responsive siswi kepada orang tua/wali murid lalu kesan
science student of the year yaitu, Klara Azalia Caroline, dan pesan dari perwakilan orang tua siswa.
Kevin Viriyanando, Luisa Hosanna Adlyn Erwanto, Selamat kepada kakak-kaka kelas XII yang
Chatarina Widya Sekar Kinanti dan Adrian Lo. mendapatkan penghargaan. Semoga terus
berkembang di masa mendatang. Selamat
juga kepada kakak kelas XII semua. Selamat
melangkah ke jenjang berikutnya. Sukses
selalu!
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 14
GUNAKAN KESEMPATAN YANG ADA DI Jonathan
Adoen
DALAM HIDUP KITA
kisahku
Semua orang pasti memiliki kisah yang unik Semenjak sekolah online juga, aku menjadi
didalam hidupnya.mBaik itu kisah tentang suatu jarang bersosialisasi dengan orang lain.
yang bahagia maupun sedih. Semua kisah itu Aku menjadi sosok yang pendiam dan
penting bagi jalannya kehidupan. Hal itu pemalu. Kenangan-kenangan yang
mendorong kita untuk berkembang dan seharusnya kualami baik susah maupun
memahami arti kebahagiaan yang sebenarnya. Ini senang di sekolah terhenti selama dua
adalah kisahku ketika sebelum dan sesudah tahun lebih. Namun, di balik semua itu,
sekolah offline ada pelajaran yang bisa kudapatkan.
Sekolah online yang kualami disebabkan oleh Sekolah online ini secara tidak langsung
pandemi Covid-19. Hal itu membuat seluruh orang mengajarkanku untuk belajar beradaptasi
di dunia untuk beraktivitas dari rumah. Sebagai dengan sesuatu yang terjadi secara tiba-
seorang pelajar keadaan ini mengubah semuanya. tiba. Aku dituntut untuk mandiri dan
Saat awal-awal sekolah online, aku senang karena kreatif mengembangkan diri. Ada banyak
bisa santai dan tenang tidak khawatir memikirkan waktu luang yang bisa kugunakan untuk
tugas maupun materi. Seiring berjalannya waktu hal lain. Aku menjadi orang yang lebih
tanpa kusadari kebiasaan buruk ini terus melekat mudah untuk bersyukur dengan apa yang
dan berkembang. Materi yang disampaikan guru kumiliki dan kualami. Walaupun nilai-nilai
lewat Google Meet maupun Microsoft Teams dan prestasi menurun namun orang-
tidak bisa kupahami karena kebiasaan santai dan orang terdekatku selalu mendukung dan
kendala sinyal. Tugas-tugas menumpuk dan aku menyemangati diriku. Aku bersyukur juga
kewalahan sendiri. Bahkan saat ulangan aku sudah karena bisa mempererat hubunganku
terlanjur ketergantungan dengan Google sehingga dengan keluarga.
tidak ada keniatan untuk jujur dan belajar sama
sekali. B E F @ M A U S E D I S I 2 2 H A L . 1 5
KISAHKU
Setelah masa sekolah online yang
sungguh lama dan melelahkan
akhirnya aku kembali masuk sekolah
offline. Walaupun hanya baru 50%
diawal-awal namun semangat yang
telah lama padam perlahan mulai
membara kembali. Banyak sekali
kejadian dan pengalaman baru yang
kudapat dari sekolah offline. Tugas
dan materi pun bisa kuatasi dan
kupahami dengan baik. Aku juga
disibukkan oleh kegiatan-kegiatan
baru dan perlahan meninggalkan
kegiatan lamaku ketika sekolah
online yaitu bermain game.
Semua pengalaman ini sangat berarti dan berharga bagiku. Walaupun banyak hal yang masih harus
kuperbaiki dan kukembangkan namun untuk sekarang aku bersyukur dengan apa yang sudah terjadi
dan yang akan datang nantinya.
Intinya semua itu tergantung bagaimana cara kita menanggapi suatu hal yang terjadi. Dimana ketika
sekolah online kita ketergantungan dengan Google padahal kita masih bisa menggunakan
kesempatan yang ada dimana kita seharusnya berbuat jujur tetapi kita memilih untuk tidak jujur.
Gunakan kesempatan yang ada di dalam hidup kita. Teruslah bersyukur, berkembang, dan
berkreativitas dalam keadaan apapun. Gunakanlah kebebasan yang kamu miliki untuk memilih mana
yang baik dan mana yang buruk.
The year looks
promising for the
Winslow
Aardvarks. We
have a good
chance of getting
into regionals.
- COACH THOMPSON
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 16
PUISI
KARYA: BESTHIN YASOMAHUA LUMBAN GAOL (X MIA3)
Riang, ceria
Raut wajah baginya
Yang semula hanya dua minggu
Nyatanya jauh dari itu
Celana sekolah yang semula dikenakannya
Lusuh tak kenal disentuhnya Wajah lugu yang meyakinkan Nyatanya fokus ke game kesukaan
Memang keras kepala sifatnya Padahal tugas tak diselesaikan jua Buku yang tiap kali ia baca
Kini tlah rapi di raknya
Sering kali melamun di atas kasur dan selimut
Berharap namanya tak disebut
Tiap kali alarm berdering
Rasa malasnya semakin bergiring
Kini biarlah kami
Bertahan di tengah pandemi Memang tak semudah kata Namun, selalu ada cara
Jujur dan ikhlas adalah kunci
Apalagi saling berbagi
Jalankan juga saran pemimpin negara
Dengan Menangkal berita palsu yang ada
Bukan kita yang berusaha kuat
Tapi doa kepada Allah adalah yang hebat
Doakan juga mereka selalu
Karena akhir dunia tak ada yang tahu
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 17
Hari itu mungkin menjadi hari yang
melelahkan bagi dirinya, hingga ia memilih
KEAJAIBAN untuk tidur. Dalam hitungan detik matanya
MALAM
pun langsung tertutup seperti orang yang
Oleh: Scolastika Chega,
X ISOS-1 terhipnotis. Namun, sekitar dua puluh menit
"Argh, udah nulis kesekian kalinya kenapa berlalu, ia tiba-tiba terbangun dengan
masih jelek aja!" teriakan Suli yang hampir
menggema di penjuru rumah. Ia sudah keringat yang bercucuran di seluruh
sangat frustasi. Satu hari penuh hampir ia
habiskan dengan berada di kamarnya dan tubuhnya. Napasnya sangat cepat sehingga
tidak bisa berkutik dari layar laptop. Ia terlihat
sangat sibuk dan fokus karena akan ia mencoba untuk menarik napas dalam
mengikuti lomba menulis untuk diperlihatkan
pada pameran buku di kotanya. Perlombaan dalam agar merasa tenang.
yang sangat menarik sehingga ia sangat
bekerja keras kali ini. Meski sebenarnya ia "Huh, mimpi macam apa itu tadi," ucap Suli
merasa kesusahan dan tidak puas akan hasil
tulisannya. tak percaya. Mimpi itu terasa seperti nyata,
karena ia bisa merasakan langsung
kejadiannya. Ia masih ingat jelas di kala itu
melihat bayangan hitam melekat di sekitar
badannya. Meski hitam, bayangan itu
membentuk sebuah tulisan yang teracak
kata per katanya. Dirinya tak bisa
melepaskan bayangan itu meskipun ia sudah
berusaha sekuat mungkin. Rasa takut dan
bingung akhirnya juga menghantui dirinya.
Mimpi ini seperti mengisyaratkan dua hal,
antara sebuah teka-teki atau jawaban.
Setelah mengalami mimpi yang seram itu,
rasanya ia tidak ingin kembali tidur untuk
jangka waktu yang lama. Kemudian ia
memutuskan untuk kembali membuka laptop
untuk melanjutkan naskah ceritanya. Satu
kata per kata pun mulai terbentuk lagi,
alurnya pun sudah mulai terbentuk lebih
matang. Ia terheran-heran karena bisa
melanjutkannya dengan lancar. Ia hampir tak
percaya dengan semua apa yang telah ia
lakukan. Tak lama kemudian cerita tersebut
pun selesai dengan hasil yang menurutnya
sangat memuaskan dibandingkan
sebelumnya. Ia sangat bersyukur akan hal
tersebut, dan ia teringat dan sadar kembali
akan mimpi yang pernah dialaminya.
"Ternyata mimpiku sangat bermakna,"
ucapnya dengan bahagia. Hari itu adalah
hari yang tak terlupakan untuknya, ia merasa
seperti diberi keajaiban mendadak dari
Tuhan. Bunga tidur yang awalnya
menyeramkan, kini menjadi sebuah jawaban
yang menguntungkan. 22 April 2021 adalah
tanggal dimana naskah yang sudah ia buat
akan dinilai oleh juri dan dipamerkan kepada
banyak pengunjung yang datang. Ia merasa
sangat gugup dan mempercayakan
semuanya pada keputusan juri.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 18
Penilaian pun dimulai dan juri mulai
membaca dengan dalam cerita tersebut. Tak
lama kemudian, satu per satu juri mulai
memberikan komentarnya.
"Ceritamu terlihat sangat dalam pada
maknanya, saya bisa merasakan hal itu,"
ucap juri pertama. Dari keseluruhan
komentar, bisa disimpulkan bahwa para juri
menyukai cerita ini.
Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya
datang, para juri akan mengumumkan
pemenangnya. Detakan jantung Suli berjalan
sangat cepat.
"Juara ketiga dimenangkan oleh penulis
bernama .... Rea," ucap juri dan Suli pun
merasa tidak ada harapan.
"Juara kedua dimenangkan oleh penulis
bernama Rayden," tepuk tangan para
pengunjung semakin keras, harapan Suli
makin menghilang.
"Dan yang paling kita tunggu, yaitu juara
pertama dimenangkan oleh penulis bernama
Suli," para juri itu pun memberikan tepuk
tangan dan hadiah kepada Suli. Ia masih tak
menyangka akan pencapaian nya ini. Hari ini
adalah hari terbahagianya, ceritanya dibaca
dan disukai oleh para juri dan pengunjung. Ia
sangat bersyukur akan semuanya terutama
pada bunga tidur yang telah Tuhan berikan
untuknya di kala itu.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 19
MANGA SI ALEK
Christopher M Axel A
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 20
Christopher M Axel A
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 21
Siapa yang tidak mengenal IPTEK di
era Milenial sekarang ini? Pastinya
semua orang sudah mengenal apa
yang namanya teknologi di era
Milenial ini. Sekarang, teknologi mulai
tersebar dimana-mana, dan banyak
digunakan selama dua tahun ke
belakang karena pandemi covid-19.
Teknologi pasti akan berubah seiring
berjalannya waktu. Kini, teknologi
yang sedang ramai diperbincangkan
adalah Artificial Intelligence atau
yang biasa disebut AI. Teknologi ini
mempunyai beberapa kelebihan
yang membuatnya terkenal, seperti
memudahkan pekerjaan manusia,
melakukan apa yang tidak bisa
manusia lakukan dan bahkan
menjadi lebih pintar daripada
manusia.
Pada dasarnya, teknologi AI ini
adalah suatu teknologi yang
memanfaatkan kecerdasan komputer
untuk meniru fungsi kognitif manusia.
Karena teknologi ini dibuat oleh
manusia, maka tujuan utamanya
adalah memudahkan kelangsungan
hidup manusia pada era saat ini.
Dengan kecerdasan komputer yang
sudah dimiliki, AI dapat mengerjakan
sesuatu yang dapat dilakukan
manusia dengan lebih mudah.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 22
Teknologi ini bisa dibilang tidak bisa
menggantikan kinerja manusia
sepenuhnya, AI diciptakan untuk
mempermudah pekerjaan manusia,
bukan untuk menggantikan manusia
sepenuhnya. Walaupun teknologi ini
sangat pintar dan canggih, AI tidak
punya perasaan atau hal semacam itu.
Jika AI mempunyai perasaan, sudah
pasti kita akan digantikan oleh teknologi
tersebut. Penggunaan Artificial
Intelligence ini juga harus diatur oleh
manusia itu sendiri. Karena AI adalah
Kedua, Artificial Intelligence ini dapat sebuah program, maka ia tidak akan
melakukan apa yang manusia tidak bisa berjalan apabila tidak ada yang
dapat lakukan, seperti melakukan menjalankan programnya.
beberapa pekerjaan secara Artificial Intelligence bisa memberikan
bersamaan. Tentu saja ini akan dampak buruk bagi manusia. Karena AI
bermanfaat bila digunakan dalam bisa menggantikan kinerja manusia
beberapa bidang pekerjaan manusia. dengan lebih baik, maka dari itu kinerja
Dalam bidang kesehatan, teknologi AI manusia-lah yang berkurang. Kinerja
ini akan sangat membantu apabila ia manusia akan berkurang seiring waktu
bisa mendiagnosis penyakit dengan karena pekerjaan mereka yang dulunya
cepat dan menyembuhkannya biasa dilakukan, sekarang tergantikan
langsung. Demikian pula dalam oleh AI. Dampak buruk yang lainnya
bidang bisnis, AI dapat menganalisis adalah kita bisa menjadi malas karena
jenis dan target pemasaran suatu pekerjaan kita tergantikan oleh AI.
produk, dan mengiklankannya Kesimpulannya, Artificial Intelligence
dengan cepat. adalah teknologi yang amat luar biasa.
Terakhir, Artificial Intelligence tentu Dilengkapi dengan kecerdasan
saja lebih pintar daripada manusia. komputer, teknologi ini bisa
Kecerdasan yang ia dapat berasal mempermudah manusia dalam
dari pemrograman komputer yang melakukan pekerjaannya Walaupun
dilakukan oleh manusia itu sendiri. AI teknologi Artificial Intelligence adalah
mampu menganalisis data dengan teknologi yang baik, penggunaannya
cepat dan memprosesnya dengan juga harus diperhatikan. Jangan sampai
cepat pula. Kondisi inilah yang kita menjadi terlena hanya karena
membuat teknologi AI ini bisa pekerjaan kita tergantikan oleh AI ini.
melakukan sesuatu dengan mudah
dan bisa melakukan sesuatu yang
tidak bisa dilakukan oleh manusia.
Artificial Intelligence ini bisa sangat
membantu manusia dengan
kelebihan yang dimilikinya. Namun,
teknologi ini tidak luput dari
kelemahan yang ia miliki. AI juga
punya kelemahannya sendiri, antara
lain tidak bisa sepenuhnya
menggantikan kinerja manusia, AI
harus dikontrol, dan memberikan
dampak buruk bagi manusia.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 23
CERPEN EDISI 22
Ketika langit yang gelap Oleh: Kelvin Julio (X MIA-1)
berangsur-angsur menerang. Asep,
pemuda kelas X SMA di sekolah Pak Daz ialah seorang guru
Eden, berangkat ke sekolah dengan senior yang terkenal akan
besi tua yang dikendarainya. ketegasannya akan segala hal,
Suasana hatinya sangat bagus terlebih ia ingat bahwa
ditambah dengan pemandangan di semester lalu teman
sepanjang perjalanannya menuju sekelasnya pernah mengalami
ke sekolah penuh dengan hal serupa dan berakhir
keindahan alam. dengan ia tidak boleh
Sesampainya Asep di sekolah, mengikuti pelajaran literasi
dengan segera ia memarkirkan pada hari itu.
kendaraannya dan langsung Saat sedang cemas
berjalan menuju kelasnya. Namun, memikirkan hal tersebut, bel
seolah keberuntungan tidak pertanda dimulainya pelajaran
berpihak kepada Asep, karena pun berbunyi. Dan dengan jelas
sayup-sayup ia mendengar suara Asep melihat Pak Daz sudah
teman sekelasnya yang berkata, depan pintu kelasnya. Ketika
“Eh, jam pelajaran literasi kita hari Pak Daz sudah masuk di
ini diawasi oleh Pak Daz, loh!” kelasnya Asep, Asep
Mendengar itu Asep punterkejut, menyadari bahwa hanya
lantaran si Asep lupa bahwa hari ini kejujuranlah yang dapat ia
ada kegiatan literasi, dan Asep lupa lakukan. Dengan kaki gemetar
untuk membawa buku literasi. Asep menghampiri Pak Daz dan
Ditambah lagi yang mengawasi menjelaskan bahwa ia lupa
kegiatan literasi kaliini adalah Pak membawa buku literasi.
Daz.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 24
CERPEN EDISI 22
Sama seperti nasib temannya Ketika sedang asyik
Asep tidak diperbolehkan untuk membaca buku, tiba-tiba
mengikuti pelajaran literasi pada beluntuk pergantian
hari itu. Pak Daz menyuruh Asep pelajaran pun berbunyi. Asep
untuk pergi keperpustakaan yang tidak ingin ketinggalan
untuk membaca buku di sana pelajaran selanjutnya
hingga pelajaran literasi selesai. punkembali ke kelasnya,
Dengan dada yang masih tetapi sebelum ia kembali ia
berdegup kencang Asep pun pergi pun meminjam buku yang
menuju ke perpustakaan. belum selesai ia baca itu. Dan
Sesampainya Asep di mulai saat itu, Asep sering
perpustakaan ia melihat-lihat sekali keperpustakaan untuk
buku yang ada di sana. Ia pun membaca ataupun
mengambil sebuah buku dan meminjam buku, baik saat
membacanya. Setelah ia selesai istirahat ataupun ketika
membaca buku itu ia pun pulang sekolah, dan
mengambil buku yang lain untuk membaca pun menjadi hobi
dibaca, dan tanpa disadari ia baru yang Asep temukan
sudah selesai membaca sekitar dengan tidak sengaja.
empat buku. Asep pun merasa
bahwa lama kelamaan ia mulai
tertarik dengan buku.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 25
LIKE MY
FATHER
By: Jax He'll say, "Oh my God, you look hot
today"
I wanna come home to roses I need a man who's patient and kind
And dirty little notes on Post-its Gets out of the car and holds the door
And when my hair starts turning gray I wanna slow dance in the living room
He'll say I'm like a fine wine, better like
with age We're 18 at senior prom and grow
I guess I learned it from my parents Old with someone who makes me feel
That true love starts with friendship young
A kiss on the forehead, a date night I need a man who loves me like
Fake an apology after a fight My father loves my mom
I need a man who's patient and kind And if he lives up to my father
Gets out of the car and holds the Maybe he could teach our daughter
door What it takes to love a queen
I wanna slow dance in the living She should know she's royalty
room like I need a man who's patient and kind
We're 18 at senior prom and grow Gets out of the car and holds the door
Old with someone who makes me I wanna slow dance in the living room
feel young like
I need a man who loves me like We're 18 at senior prom and grow
My father loves my mom Old with someone who makes me feel
I want a road trip in the summers young
I wanna make fun of each other I need a man who loves me like
I wanna rock out to Billy Joel My father loves my mom
And flip our kids off when they call us I need a man who loves me like
old My father loves my mom
He'll accidentally burn our dinner
And let me be the scrabble winner
And when my body changes shapes
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 26
LIRIK LAGU
PESAN TERAKHIR
By: Lyodra Ginting
T'lah kucoba t'rus bertahan Cium keningku 'tuk yang terakhir
Tentang cinta yang kurasa Ku 'kan menghilang jauh darimu
Ku mencinta, kau tak cinta Tak terlihat sehelai rambut pun
Tak sanggup ku terus bertahan Tapi di mana nanti kau terluka
Sadar ku tak berhak untuk terus Cari aku, ku ada untukmu
memaksamu Ho-oh
Memaksamu mencintaiku sepenuh (Dekat denganku, peluk diriku)
hati Oh-oh
Aku 'kan berusaha untuk (Berdiri tegak di depan aku)
melupakanmu (Cium keningku 'tuk) yang
Tapi terimalah permintaan terakhir
terakhirku Ku 'kan menghilang jauh darimu
Genggam tanganku, sayang Tak terlihat sehelai rambut pun
Dekat denganku, peluk diriku Tapi di mana nanti kau terluka
Berdiri tegak di depan aku Cari aku, ku ada untukmu
Cium keningku 'tuk yang terakhir Tapi di mana nanti kau terluka
Ku 'kan menghilang jauh darimu Cari aku, ku ada untukmu.
Tak terlihat sehelai rambut pun
Tapi di mana nanti kau terluka
Cari aku, ku ada untukmu, ho-oh
Ku tak membencimu
Kuharap kau pun begitu, ha-ah
(kuharap begitu), yeah, yeay
Tak ingin kau jauh
Tapi takdir menginginkan kita 'tuk
berpisah
Genggam tanganku, sayang
Dekat denganku, peluk diriku
Berdiri tegak di depan aku
Angela Yunia (X MIA-4) BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 27
TELAT MANGA
BAGIAN 1
Angelina Rachel
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 28
TELAT MANGA
BAGIAN 2
Angelina Rachel
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 29
TELAT MANGA
BAGIAN 3
Angelina Rachel
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 30
TELAT MANGA
BAGIAN 4
Angelina Rachel
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 31
ARTIKEL MASA
TRANSISI
PANDEMI
COVID 19
MENJADI NEW
NORMAL
Moreno Harris Siahaan (X ISOS 1)
Sudah lebih dari dua tahun dunia ini dilanda pandemi COVID-19 sejak virus ini pertama
kali ditemukan di Wuhan, China. Untuk mencegah penyebaran virus tersebut makin
meluas, para pimpinan negara di berbagai belahan dunia yang dilanda wabah virus
Corona ini kemudian sepakat untuk menerapkan kebijakan pembatasan sosial atau
mengurangi kontak fisik dengan melakukan lockdown sesuai anjuran World Health
Organization (WHO). Di Indonesia, lockdown dimodifikasi menjadi kebijakan Pembatasan
Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurut WHO ini memang terbukti cukup ampuh. Beberapa
negara yang menerapkan kebijakan lockdown dengan konsisten, perlahan tapi pasti,
kemudian mampu mengontrol penyebaran virus Corona yang ditunjukkan dengan
penurunan penyebaran virus ini.
Bagi negara-negara yang sudah mampu mengendalikan penyebaran virus Corona ini,
WHO kemudian memberikan sebuah resep yang kemudian disebut sebagai New Normal.
Intinya, setelah diajak “bersembunyi dalam goa” cukup lama, kita kemudian diajak lagi
keluar dari persembunyiannya secara pelan-pelan dan diberi kesempatan melakukan
berbagai kegiatan seperti normal lagi. Namun demikian, karena sebenarnya ancaman
COVID-19 ini masih ada dan sewaktu-waktu dapat menyerang lagi, maka WHO
memberikan berbagai prasyarat terkait penerapan kebijakan New Normal tersebut.
Hakikat dari kebijakan New Normal ini adalah diterapkannya protokol kesehatan yang
ketat yaitu: memakai masker, menjaga jarak fisik, dan sering mencuci tangan (terkenal
dengan sebutan 3M) ketika kita melakukan berbagai kegiatan, seperti kegiatan kerja,
sekolah, dll.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 32
ARTIKEL
Transisi Menuju Era New Normal. Transisi untuk berada pada fase penerapan new normal
harus menjadi perhatian yang serius. Transisi merupakan keadaan di mana pembatasan
yang sebelumnya diterapkan secara masif, bergerak menuju kondisi yang lebih aman,
sehat, dan produktif. Selama masa transisi tersebut diperlukan partisipasi masyarakat
untuk pro-aktif dalam melanjutkan kembali aktivitas, dan tetap memperhatikan protokol
kesehatan yang berlaku. Hal ini diharapkan bahwa selama periode transisi, jumlah kasus
berkurang dan tingkat produktivitas semakin membaik. Dalam periode transisi penerapan
new normal juga perlu memperhatikan norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat.
Hal ini berimplikasi pada partisipasi masyarakat yang secara bertahap dapat belajar dan
beradaptasi melalui interaksi sosial tentang keseimbangan dan fase-fase yang baru
pada masyarakat. Sehingga norma sosial ikut mendorong perubahan dalam perilaku
dalam komunitas serta membangun karakterisasi sosial pada periode transisi new
normal.
Dalam periode transisi New Normal ini, juga diharapkan pemerintah dan masyarakat
umum lainnya untuk tetap mengikuti protokol-protokol kesehatan yang dapat
mengurangi penyebaran virus. Maka dengan demikian, diperlukan sebuah standar
protokol dalam penerapan new normal seperti melakukan tes medis atau kesehatan,
menjalankan protokol kebersihan di tempat kerja atau fasilitas-fasilitas umum lainnya,
dan memperhatikan protokol kerja yang disesuaikan dengan kemampuan pekerjan dan
lingkungan kerja. Sehingga dalam masa transisi new normal tersebut dapat berkontribusi
dalam mengurangi risiko penyebaran virus yang berdampak pada produktivitas pada
aktivitas-aktivitas yang mendukung. Adapun dalam usaha memenuhi protokol kesehatan
tersebut, diperlukan juga peran pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.
Biaya murah dan adanya BPJS dapat juga mempengaruhi pola partisipasi masyarakat
dalam mematuhi kemungkinan-kemungkinan yang diterapkan pada usaha
menghentikan laju penyebaran virus sehingga mampu beradaptasi pada era transisi new
normal. Pada masa transisi tersebut juga harus tetap memperhatikan tren “sebelum dan
sesudah” penerapannya sehingga tujuan dapat terukur dan tercapai secara maksimal
atau sesuai dengan apa yang diharapkan.
New normal didasari oleh keadaan ekonomi suatu wilayah yang secara luas telah
mengalami ketidakseimbangan, serta mengalami risiko-risiko terburuk pada penurunan
ekonomi secara nasional. Penerapan new normal sebagai upaya untuk menjaga
perekonomian tetap berjalan selama periode pandemi COVID-19. Dalam penerapannya
juga tetap mengikuti dan memperhatikan standar protokol kesehatan dan pembatasan-
pembatasan sosial lainnya. Selain itu, pemerintah dan masyarakat harus tetap sinergi
dalam meningkatkan upaya partisipasi untuk tetap sadar dan pro-aktif selama masa
transisi menuju keadaan new normal. Adanya kesadaran dan kedisiplinan tersebut serta
didukung oleh kemampuan dan kesiapan kapasitas sistem kesehatan menjadi hal yang
sangat penting untuk diperhatikan.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 33
ARTIKEL
Isu-isu terkait new normal di Indonesia
diharapkan dapat berkontribusi pada
perbaikan ekonomi secara nasional.
Adapun dampak dari diberlakukannya
pelonggaran menuju fase new normal
membuat tren ekonomi nasional
mengalami sedikit perbaikan meskipun
tidak fundamental. New normal juga
mendapatkan respon positif di media
sosial dan situs pencarian online. Tren
tersebut dapat dinilai positif dalam
penerapan new normal ke depan secara
bertahap atau keseluruhan wilayah di
Indonesia. Dalam upaya penerapan new
normal di Indonesia, juga harus
memperhatikan norma sosial yang
berlaku. Selain itu, perlu juga
memperhatikan aspek lainnya seperti
aspek sosial, ekonomi, politik dan
pengembangan teknologi. Kekurangan
saat masa transisi begini adalah
terkadang masyarakat tidak selalu
disosialisasikan untuk memakai masker,
saya sering melihat mulai banyak yang
tidak memakai masker didalam
ruangan walaupun pemerintah sudah
mengeluarkan surat tentang bebas
tidak memakai masker di luar ruangan.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 34
RESENSI
FILM
"NGERI-NGERI SEDAP"
Mungkin saat pertama kali mendengar film Selain itu, latar film ini yang dibuat di Medan juga
tersebut, kita berpikir bahwa film tersebut sangat menampilkan keindahan pemandangan
bergenre horor, tetapi berbeda jauh dari yang kita yang membuat penonton betah di tempat duduk.
pikirkan. Film ini disutradarai oleh Bene Dion yang Film ini juga memberikan pesan yang mendalam
sudah handal dalam film-film tertentu. Film ini juga kepada penonton yang menyuruh kita untuk tidak
mengambil latar di Medan yang berpusat pada melupakan jasa orang tua ketika kita sudah
logat batak yang dipakai sehari-hari. Film ini juga sukses. Selain itu, film ini juga menyuruh kita agar
banyak memberi kesan positif kepada para dapat menegur orang yang salah, terutama orang
penonton. tua ketika sedang berbicara. Pesan yang lain yaitu
Film ini bercerita mengenai orang tua yang ingin untuk menghormati orang yang lebih tua. Adapun
bertemu anaknya yang sudah merantau. Konflik juga pesan tersirat dalam film yaitu harus
dalam film ini sungguh membuat penonton mempelajari adat kita sendiri agar kita tidak
merasa larut dalam ceritanya. Akting para karakter melupakannya dan bisa meneruskannya ke anak
juga bisa dibilang bagus seperti pada karakter kita.
sang ayah yang terlihat galak dan karakter ibu
yang merindukan anaknya.
Samuel Christian.N
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 35
Esay
WARAHAN
Upaya Meningkatkan Kecintaan
Generasi Muda terhadap Karya
Warahan
Sang Martha Ariatama
Kebudayaan warahan Lampung lamban laun Dengan adanya internet, kita bahkan bisa
mengetahui kehidupan di belahan dunia lain
mengalami kemunduran. Menurut dengan sangat cepat dan mudah, hal tersebut
membuat kita menerima banyak sekali berita luar
Gusnawaty dkk (2019: 3) generasi muda dengan bebas. Apabila tidak bisa mengikuti arus
perkembangan zaman, maka beberapa warisan
kurang memiliki kertertarikan terhadap kesastraan bisa dengan mudah tertinggal bahkan
punah.
keberlangsungan cerita rakyat sebagai Berbicara mengenai warahan, warahan sendiri ialah
jenis sastra tutur Lampung berupa cerita rakyat
warisan kebudayaan. Pendapat tersebut dengan pembawaannya secara berirama. Orang
yang menyampaikan warahan disebut pewarah.
benar adanya dan perlu ditangani secara
serius. Memudarnya ketertarikan para
remaja dengan cerita rakyat yang dianggap
terlalu kuno dan membosankan membuat
sebagian besar para remaja hanya mengikuti
perkembangan cerita luar negeri.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 36
WARAHAN
Sepanjang cerita warahan erat kaitannya dengan
legenda zaman dulu. Tak hanya sekadar
Biasanya tema cerita yang dibawakan pewarah berupa menceritakan sebuah peristiwa, cerita warahan
legenda, mitos, dongeng, fabel, hikayat masyarakat juga mengandung nilai-nilai kehidupan yang
Lampung, serta cerita heroik lainnya seperti “Raden Jambat”. sangat bermanfaat untuk mendidik serta
Pada hakikatnya warahan ialah cerita yang dituturkan atau menyadarkan orang-orang agar selalu berbuat
dilisankan, tapi pada konteks esai, penekanan lebih pada baik, contohnya seperti legenda “Betung
perkembangan sastra tulis atau prosa dari warahan itu Sengawan” mengandung pesan moral untuk
sendiri. Walaupun begitu warahan dalam berbentuk tulisan tidak menanamkan iri dengki kepada orang lain,
juga memiliki sentuhan warisan budaya yang tak lalu ada legenda “Ratu Melinting dan Ratu Darah
terkalahkan. Putih” yang mengajarkan tentang keberanian
Melihat akhir-akhir ini keberadaan cerita luar negeri dalam mewujudkan suatu tujuan. Penyebaran
memang berkembang pesat, tak diragukan lagi, karena alur warahan pada zaman dulu masih tradisional,
serta latar cerita yang sangat menarik membuat siapa saja artinya tidak melalui alat komunikasi canggih
yang menonton ingin terus-menerus melanjutkan setiap melainkan dari mulut ke mulut, sehingga
rangkaian cerita. Hal itu membuat prosa warahan tidak membuat interaksi sosial dan rasa kekeluargaan
memiliki tempat di hati para pemuda pemudi. Ditambah lagi antar masyarakatnya sangat erat. Selain itu,
semua cerita dan film tersebut semakin meluas akibat pertunjukan warahan dulu masih banyak
adanya teknologi yang memudahkan penyebaran informasi dipertunjukkan secara resmi, biasanya pada saat
secara cepat. setelah panen atau menyambut bulan puasa.
Melestarikan prosa warahan di era gempuran Kebanyakan teman-teman yang bersekolah di
perkembangan teknologi ini memang tidaklah mudah, daerah Lampung, tahu mengenai adanya
apalagi para generasi muda lebih tertarik dengan cerita warahan. Tentu saja, karena warahan pasti
tentang kehidupan yang relevan dialami oleh para remaja pernah diajari di dalam mata pelajaran sekolah
zaman sekarang atau cerita luar negeri yang tentunya sedang “Bahasa Lampung”, namun setelah ditanya apa
ramai dibicarakan oleh banyak masyarakat. Fase remaja saja cerita-cerita dari warahan mereka menjadi
adalah fase peralihan dari fase anak-anak menuju masa kebingungan. Keberadaan warahan sendiri
dewasa. Karakteristik yang bisa dilihat adalah adanya banyak dianggap hanya sekadar angin lewat saja. Materi
perubahan yang terjadi baik itu perubahan fisik maupun tentang warahan pun tidak dipelajari secara
psikis. Pada fase ini dalam interaksinya, remaja sering intensif. Hal tersebut membuat para pelajar
mengalami tekanan untuk mengikuti teman sebaya atau mudah melupakan cerita-cerita rakyat Lampung.
yang disebut konformitas (conformity) yang sangat kuat Jika para pelajar tidak mendapat dukungan dan
(Amita: 2019). Jenis lingkungan yang diterima sehari-hari pun tuntunan yang jelas dari lingkungannya maka
memiliki pengaruh besar terhadap sikap dan gaya hidup para ekspansi warahan hanya akan menjadi wacana
remaja. Bayangkan jika lingkungan sekitar memiliki pengaruh belaka, artinya mereka hanya sekadar tahu
yang mendukung khususnya di bidang kesastraan budaya, warahan tanpa memahami dan membiasakan
maka warisan budaya masihdapat lestari dan terhindar dari diri untuk membaca prosa-prosa warahan.
kelangkaan.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 37
WARAHAN
Faktor lainnya mengapa warahan kurang bersinar, dikarenakan Penggunaan bahasa Lampung dalam
kurangnya minat baca para generasi muda, hal tersebut menggambarkan alur cerita warahan pun
dibuktikan dalam survei Program for International Student mendapat perhatian dalam pengembangan
Assessment (PISA) tahun 2019, Indonesia menempati ranking ke- sastra tulis ini. Bahasa Lampung ialah media
62 dari 70 negara. Sungguh disayangkan melihat kebiasaan komunikasi sekaligus sebagai identitas Ulun
membaca anak bangsa yang semakin rendah, Apabila tak cepat Lampung. Mempertahankan penggunaan
ditangani maka bisa berdampak buruk pada kualitas dan bahasa Lampung dengan mengandalkan
kemampuan penduduk Indonesia. Jika minat baca di Indonesia warahan bisa menjadikan ciri khas suatu
saja masih rendah, sudah dipastikan warisan budaya kesastraan warisan kebudayaan Lampung tersebut
seperti warahan lama-kelamaan terabaikan. terhindar dari perebutan atau diklaim oleh
bangsa lain yang sebenarnya bukan pemelik
Dilihat dari sisi yang lebih luas warahan pun bukan hanya yang sah. Mengingat masyarakat Lampung
sekadar cerita rakyat orang Lampung, melainkan juga sebuah sudah sangat beragam akibat letak provinsi
pertunjukan mendongeng secara berirama. Untuk menjadi Lampung yang strategis, membuat
pewarah profesional mungkin tidak semua orang bisa, tetapi penggunaan bahasa Lampung menurun.
dapat menjaga serta melestarikan eksistensi prosa rakyat Ketika membaca sebuah cerita dengan bahasa
warahan bukan merupakan hal yang sia-sia, karena untuk bisa yang terlihat asing dapat membuat kita
mewujudkan mimpi yang besar selalu dimulai dari hal yang mengetahui bagaimana setiap kata, frasa,
sederhana. preposisi dan kata kerja dalam sebuah cerita
Penyebaran warahan melalui literasi memiliki dampak yang luar digunakan. Jika kegiatan tersebut dilakukan
biasa, karena para remajatidak bisa mendengarkan warahan secara terus menerus maka dapat menjadi
semudah tempo dulu. Haris Fadilah menyebutkan, saat ini sebuah kebiasaan sehingga bahasa Lampung
kebudayaan seperti warahan itu sudah sulit ditemui, bahkan tidak lagi terdengar asing di telinga.
sang penutur atau yang bisa membawakan sastra tutur Lampung
itu sudah langka. Pada masa lalu, warahan sendiri dibawakan Menurut Moody (1989:15-24) pembelajaran
oleh orang tua atau kakek-nenek kepada anak-cucunya, biasanya sastra dapat membantu keterampilan
warahan tersebut dibacakan ketika orang tua sedang berkebun berbahasa anak, meningkatkan pengetahuan,
ataupun manakala seorang cucu sedang memijat kakek- budaya, mengembangkan cipta rasa, dan
neneknya. Namun, sekarang tidak banyak, bahkan hampir tidak menunjang pembentukan watak. Berdasarkan
ada orang tua yang menjadi pewarah bagi anak-anaknya dan pemaparan tadi, maka dapat disimpulkan
untuk bisa menonton lakon warahan pun semakin jarang bahwa warisan leluhur berupa karya sastra
ditemukan. Maka dari itu dibutuhkan kesadaran yang muncul memiliki segudang manfaat yang tentunya
dalam diri sendiri. Pada kondisi seperti inilah para generasi muda berguna untuk kemajuan kualitas para remaja.
harus bisa lebih terikat dengan budaya membaca sekaligus dapat Maka dari itu dibutuhkannya upaya nyata
melestarikan budaya kesastraan Lampung. yang dapat dilakukan untuk menciptakan
pelestarian karya sastra tulis warahan yang
berkembang secara merata, anatar lain:
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 38
WARAHAN
1.Menumbuhkan kesadaran Dengan membekali diri lewat berbagai
Untuk menumbuhkan niat dibutuhkannya kesadaran untuk rangkaian karangan cerita warahan yang
peduli dengan kondisi perkembangan Warahan. Apabila mengandung nilai moral kehidupan serta
kesadaran tersebut sudah muncul maka rasa tertarik yang mengenyam kebiasaan membaca cerita rakyat
disertai tekad untuk mewujudkan sesuatu akan tercapai. Lampung dalam kehidupan sehari-hari,
2.Kebiasaan membaca prosa warahan diharapkan para pemuda pemudi dapat
Membiasakan diri melakukan literasi cerita warahan di waktu- menjadikan diri sendiri sebagai dalang dari
waktu senggang akan lebih terasa menyenangkan, dengan begitu terwujudnya perkembangan warisan budaya
cerita warahan tidak melakukan perlawanan dengan kinerja otak kesastraan warahan yang lebih luas.
yang sedang beradaptasi dengan bahasa Lampung. Kebiasaan
membaca warahan tidak harus melalui media buku saja tetapi Daftar Pustaka
juga banyak ditemukan di Internet sehingga dapat dilakukan di
mana saja dan kapanpun. Amita. D. (2019). Psikologi Remaja dan Permasalahannya,
3.Dukungan dari lembaga Pendidikan seperti sekolah sangat 1(1):116-133.
dibutuhkan. Pihak sekolah dapat menciptakan suatu program Cahyani, NPPD. (2021). Analisis video animasi youtube channel
literasi mengenai prosa warahan yang rutin diadakan sesuai “dongeng kita” serta kaitannya dengan pembelajaran cerita
jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, lembaga sekolah mampu rakyat di kelas X SMA.
menyediakan sarana dan prasarana pengembangan potensi Hendri, J.B. (26 Mei 2015). Pertunjukan Lakon Labuhandak
peserta didik dalam pelestarian warahan. Warahan Lampung. Blog J.B Hendri.
4.Peran pemerintah yang memiliki pengaruh besar, diharapkan http://fauziteater76.blogspot.com/2015/05/pertunjukan-lakon-
dapat bergabung dalam pengembangan warahan dengan labuhandak-warahan.html?m=1
menciptakan kebijakan terkait penyebaran warahan atau pun Moody, H.L.B. (1989). Metode Pengajaran Sastra. (Saduran B.
upaya lainnya yang bisa lebih terikat dengan masyarakat Rahmanto). Jogjakarta:Kanisius
khususnya para penerus bangsa. Nasional.kompas.com. (2010). Sastra Lampung “Warahan”
5.Terlibat sebagai pendorong dan pelopor terhadap Terancam Punah. Diakses pada 2 Mei 2022, dari
masyarakat untuk mengenalkan warahan melalui internet https://nasional.kompas.com/read/2010/08/15/01470258/~Oa
sebagai media penyebaran dengan tidak menghilangkan se~Cakrawala
identitas kedaerahan dari warahan itu sendiri. P2K.stekom.ac.id. Warahan Lampung. Diakses pada 27 April
2022, dari
Perkembangan dunia memanglah sudah canggih, walaupun kita https://p2K.stekom.ac.id/ensiklopedia/Warahan_Lampung
juga harus mengikuti arus globalisasi tetap saja hasil warisan Priyono, W. (2021). Bentuk, Contoh, dan Macam-Macam
kebudayaan yang sudah menjadi ciri khas bangsa harus dapat Warahan atau Wawaghahan (Cerita Lisan Lampung). Diakses
populer. pada 25 April 2022, dari https://lovelylampung.com/bentuk-
contoh-dan-macam-macam-warahan-atau-wawaghahan-
cerita-lisan-lampung/
Priyono. W. (2021) Cerita Rakyat/Warahan “Betung Sengawan”.
Diakses pada 25 April 2022, dari
https://lovelylampung.com/cerita-rakyat-warahan-logat-
melinting-betung-sengawan-dalam-bahasa-lampung/
Raman-utara.blogspot.com. (2013). Sejarah Keratuan Ratu
Melinting dan Keratuan Ratu Darah Putih. Blog Raman Utara.
https://raman-utara.blogspot.com/2013/07/sejarah-keratuan-
ratu-melinting-dan.html
Utami, L. (2021). Tingkat Literasi Indonesia di Dunia Rendah,
Ranking 62 Dari 70 Negara,Diakses pada 4 Mei 2022, dari
https://perpustakaan.kemendagri.go.id/tingkat-literasi-
indonesia-di-dunia-rendah-ranking-62-dari-70-negara/
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 39
MULAILAH SUATU HAL YANG BESAR
DARI HAL YANG SEDERHANA
Sinta Bella.
Tradisi sendiri memiliki arti
“suatu gambaran sikap dan
perilaku manusia yang telah
berproses dalam waktu Tari Bedana itu sendiri
lama dan dilakukan secara merupakan sebuah tarian
turun temurun dimulai dari yang dipercayai
nenek moyang” (Coomans, bernapaskan ajaran Agama
Ketika mendengar kata dikutip dalam dalam Pikiran Islam (Egi, 2015). Tarian ini
tradisi, tentu saja yang
langsung terlintas dalam rakyat, 2017). Hal ini menggambarkan tentang
pikiran ialah sebuah hal
kuno yang telah ketinggalan menunjukkan bahwa tradisi tata kehidupan serta
zaman. Tradisi sering kali
disalahartikan sebagai suatu terus berkembang dan kebudayaan dalam
hal yang tidak menarik.
Seorang ahli bernama seiring perkembangan masyarakat Lampung.
Bastomi (dalam Pikiran
rakyat, 2017) menyebutkan, zaman, tradisi pun Awalnya, tarian ini ditarikan
“tradisi merupakanroh dari
sebuah kebudayaan, dengan diturunkan dari generasi oleh kaum adam, sebagai
tradisi, sistem kebudayaan
akan menjadi kokoh. Jika sebelumnya ke generasi bentuk rasa suka cita sebab
tradisi dihilangkan, maka
ada harapan suatu penerus dengan tujuan agar ada seorang anggota
kebudayaan akan berakhir
saat itu juga.” Lantas, apa tradisi tetap lestari. Salah keluarga yang khatam Al-
yang akan terjadi apabila
masyarakat sekarang tetap satu contoh bentuk Qur’an. Namun, seiring
bersikap acuh tak acuh
terhadap segala tradisi dan perwujudan dari tradisi perkembangan waktu,
kebudayaan yang ada di
sekitar? Apakah semuanya adalah seni tari. Khususnya tarian ini terbuka untuk
akan berakhir hilang tanpa
jejak? Hal ini tentu tidak bisa di Provinsi Lampung, ada umum dan bisa ditarikan
dibiarkan.
salah satu tarian tradisional oleh kaum adam maupun
yang cukup terkenal di hawa. Hal tersebut
kalangan masyarakatnya, menyebabkan semakin
yaitu Tari Bedana. Tari banyak orang yang
Bedana memiliki beberapa mengetahui bahwa Tari
versi tetapi, hal tersebut Bedana merupakan tarian
tetap tidak mengurangi tradisional khas Lampung.
keindahan dan makna dari Tarian yang merupakan
tarian ini. Justru hal tersebut perwujudan dari luapan
menjadi keunikan tersendiri suka cita ini sering ditarikan
yang membedakannya oleh para pemuda-pemudi
dengan tradisi-tradisi yang dalam acara formal maupun
lain. nonformal.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 40
Suasana yang dibangun sangat Tidak perlu menekan diri sendiri dengan berpikir bahwa hal
riang dan ceria sesuai dengan para ini sangat berat. Semuanya akan terasa ringan bila kita
penarinya yang masih segar bugar memecahnya dan membagikannya dengan orang lain,
dan bersemangat. Para penonton sehingga semua orang bisa saling bahu membahu dalam
yang menyaksikan tarian ini secara melestarikan keragaman budaya yang telah menjadi identitas
tidak sadar akan ikut hanyut dalam bangsa Indonesia.
alunan melodi gamelan yang Upaya ini dapat dimulai dengan mengubah kebiasaan kecil
dimainkan sehingga para penonton dalam masing-masing keluarga. Seperti yang disebutkan oleh
menjadi antusias. Oleh karena itu, Oded M. Danial (dalam Pikiran rakyat, 2017), keluarga adalah
akan sangat disayangkan apabila tempat pendidikan pertama dan yang paling utama. Hal-hal
Tari Bedana ini hilang begitu saja. yang dapat diubah ialah pilihan tempat destinasi dalam
Hal ini tidak hanya berlaku pada berwisata. Pilihan tempat-tempat wisata yang biasa diisi
Tari Bedana, tetapi pada semua dengan tempat hiburan, bisa mulai diganti dengan
kebudayaan yang ada. Namun, mengunjungi tempat-tempat yang bertemakan budaya,
upaya apa saja yang dapat seperti museum. Selain museum, festival-festival budaya yang
dilakukan agar kebudayaan yang diadakan juga bisa menjadi salah satu pilihan tepat dalam
ada tetap lestari? menentukan destinasi yang akan dikunjungi selama liburan.
Seperti kata pepatah, “Sedikit demi Hal ini tidak hanya sebagai bentuk upaya untuk melestarikan
sedikit, lama-lama menjadi bukit.” budaya, tetapi juga bisa menjadi salah satu sarana untuk
Jadi dapat disimpulkan bahwa, hal- menambah wawasan anak tentang budaya yang ada dengan
hal yang kecil pun bisa cara yang menyenangkan.
memengaruhi suatu hal yang besar. Selain lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat sekitar
Dengan demikian untuk juga berperan penting dalam melestarikan budaya yang ada.
mewujudkan suatu hal yang besar, Banyak hal yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya-
bisa dimulai dengan mengerjakan budaya yang ada, salah satunya adalah dengan membuka dan
hal yang kecil terlebih dahulu. mengikuti pelatihan atau seminar tentang tradisi kebudayaan.
Tari bedana
merupakan
tarian daerah
atau tradisional
dan
mengambarkan
tata kehidupan
dan budaya
masyarakat di
Lampung yang
ramah dan juga
terbuka.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 41
Selain itu, hal ini juga dapat dilakukan Jika membahas tentang masyarakat sekitar,
dengan membuka sanggar-sanggar tari. tentunya hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari
Berdasarkan data dari kemdikbud, pada lingkungan sekolah. Karena di lingkungan sekolah,
tahun 2016, hanya terdapat dua buah seorang anak akan bertemu dengan lebih banyak
sanggar tari di Provinsi Lampung. Jumlah teman yang usianya sama dengannya. Dari seorang
tersebut bahkan kurang dari setengah teman, seseorang akan mempelajari sesuatu baik itu
jumlah pasar modern/mall pada tahun merupakan hal yang baik maupun buruk. Selain
2014 yang mencapai total empat belas bertemu dengan teman, tentunya mereka akan
buah (Dinas Koperasi, UKM, Perindag Kota bertemu dengan para pahlawan tanpa tanda jasa,
Bandar Lampung, 2016). Kondisi tersebut yaitu guru. Di sekolah, guru tidak hanya berperan
tentunya sangat disayangkan. Jika saja sebagai pendidik tetapi juga sebagai pembimbing.
saat itu jumlah sanggar tari yang tersedia Para guru merupakan panutan bagi murid-
lebih banyak, mungkin sekarang ada muridnya.
lebih banyak orang yang mengenal Sekolah sebagai fasilitator tentunya mengetahui
tarian-tarian secara mendalam, betapa pentingnya untuk mengajarkan kepada para
terkhususnya di daerah Lampung. Tidak muridnya tentang tradisi dan budaya yang ada. Hal
hanya itu, dengan mengenal tarian-tarian itu merupakan salah satu misi yang harus
yang ada juga bisa meningkatkan rasa diselesaikan oleh sekolah untuk menciptakan siswa-
cinta tanah air semua orang terhadap siswa berkualitas tanpa meninggalkan jati dirinya
negeri ini. Ada pepatah yang sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang beragam
menyebutkan bahwa tak kenal maka tak budayanya. Berdasarkan pengamatan yang telah
sayang. Dari pepatah tersebut dapat dilakukan, sudah ada beberapa sekolah yang
disimpulkan bahwa rasa sayang akan bahkan melakukan pengambilan nilai praktik Tari
muncul jika saling mengenal (Hermawan, Bedana yang nantinya akan dimasukkan sebagai
2019). Dengan demikian semakin kenal nilai keterampilan dalam rapor. Hal tersebut
seseorang dengan sesuatu, maka ia akan tentunya merupakan salah satu langkah yang
semakin sayang dan menyadari betapa sangat bagus dalam melestarikan budaya yang ada
berharganya hal tersebut. terutama dalam bidang seni tari.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 42
Oleh karena itu, diharapkan bahwa Selain itu, hal ini bisa pula diwujudkan dengan cara
sekolah-sekolah yang lain dapat meniru melaksanakan festival-festival budaya baik dalam
hal tersebut agar tujuan untuk skala daerah maupun nasional, agar tradisi dan
mewujudkan kelestarian tradisi dan budaya yang ada lebih dikenal oleh banyak orang.
budaya bisa tercapai dengan lebih cepat. Pemerintah juga dapat menyediakan fasilitas
Pemerintah sebagai salah satu penopang pertukaran pelajar antardaerah untuk mempelajari
bangsa tentunya memiliki peranan yang tradisi dan budaya dari tempat tujuan, serta
sangat penting dalam hal ini. Tidak hanya mengenalkan tradisi dan budaya dari tempat asal.
pemerintah pusat, tetapi para Dari hal tersebut terdapat banyak keuntungan yang
pemerintah daerah juga memiliki tugas dihasilkan, seperti kedua belah pihak menjadi
yang sama. Jika pemerintah daerah hanya mengetahui tradisi kebudayaan dari tempat asal
mengurus daerahnya, maka pemerintah masing-masing pelajar. Hal tersebut juga bisa
pusat memiliki kewajiban untuk menjadi sarana untuk mempertemukan para pelajar
merangkul semua daerah. dari berbagai daerah, serta tempat bagi mereka
Dalam skala daerah, hal ini bisa dimulai untuk berteman dengan teman-teman yang
dengan membangun lebih banyak berbeda. Dalam prosesnya tentu saja hal ini juga
tempat wisata yang bertemakan budaya. dapat meningkatkan rasa toleransi terhadap
Untuk tempat-tempat wisata budaya sesama, sehingga bangsa Indonesia tetap bersatu.
yang telah ada juga harus dipelihara dan Karena, masa depan dipegang oleh mereka para
direhabilitasi agar tempat-tempat generasi penerus.
tersebut tetap menarik untuk dikunjungi. Dalam situasi dan kondisi seperti saat ini,
Selain itu, pemerintah juga harus lebih diharapkan bahwa tradisi kebudayaan yang ada
memperhatikan tentang pembangunan jangan sampai hilang tertelan waktu. Sebagai orang
sanggar-sanggar serta perawatan yang hidup berdampingan dengan teknologi,
sanggar-sanggar yang telah ada dengan tentunya teknologi merupakan suatu hal kecil dan
harapan bahwa anggota yang bergabung bisa digunakan dengan mudah.
dalam sanggar bertambah lebih banyak.
Akan tetapi sebagai generasi penerus bangsa yang
akan membawa negeri ini ke zaman selanjutnya,
apakah sanggup untuk menggunakan teknologi
yang ada dengan sebijak mungkin agar tradisi
kebudayaan tetap terjaga kelestariannya? Teknologi
ini bisa dimanfaatkan sebagai media untuk menjaga
kelestarian budaya, ataupun sebaliknya. Teknologi
yang ada sekarang ini bagaikan pisau bermata dua,
semuanya dipertaruhkan dalam hal ini. Entah akan
berakhir baik ataupun buruk, semuanya tergantung
pada diri sendiri. Tentang bagaimana perjuangan
untuk menghadapi semua permasalahan yang ada
dengan membawa satu tujuan yang pasti, yaitu
mempertahankan identitas bangsa Indonesia yang
terkenal akan keragaman tradisi dan
kebudayaannya.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 43
DAFTAR PUSTAKA
Dinas Koperasi, UKM, Perindag Kota Bandar Lampung. 2016. Daftar Nama Pasar Modern
menurut Lokasi di Kota Bandar Lampung Tahun~2014,
https://bandarlampungkota.bps.go.id/statictable/2016/01/20/99/daftar-nama-pasar-
modern-menurut-lokasi-di-kota-bandar-lampung-tahun-2014.html, diakses pada 19 Mei
2022.
Egi. 2015. Sejarah Tarian Bedana Khas Lampung, http://malahayati.ac.id/?p=15309,
diakses pada 17 Mei 2022.
Hermawan, M. Farid. 2019. “Tak Kenal Maka Tak Sayang: Tapi Kalau Sudah Kenal Tapi
Nggak Sayang-Sayang, Itu Gimana?”, https://mojok.co/terminal/tak-kenal-maka-tak-
sayang-tapi-kalau-sudah-kenal-tapi-nggak-sayang-sayang-itu-gimana/, diakses pada 19
Mei 2022.
Kemdikbud. 2016. Lampiran-SK-Banpem-RDA-2016-FINAL,
https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditkt/wp-
content/uploads/sites/6/2016/08/Lampiran-SK-Banpem-RDA-2016-FINAL.pdf, diakses
pada 19 Mei 2022.
Pikiran rakyat. 2017. Keluarga Tempat Pendidikan Paling Utama, https://www.pikiran-
rakyat.com/bandung-raya/pr-01287213/keluarga-tempat-pendidikan-paling-utama-
411076#:~:text=%2D%20Keluarga%20merupakan%20komunitas%20terkecil%20dari,dib
anding%20lembaga%2Dlembaga%20pendidikan%20formal, diakses pada 17 Mei 2022.
Rangkuman Pustaka. 2017. 5+ Definisi Tradisi Menurut Para Ahli,
http://www.rangkumanpustaka.com/2017/04/5-definisi-tradisi-menurut-para-ahli.html,
diakses pada 17 Mei 2022.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 44
PROFIL GURU
SOSOK GURU SUPEL DAN KHARISMATIK
Oleh: Vionika Nadila Putri
ANDREAS
SUCIPTO S.PD
Guru Pendidikan
Jasmani, Olahraga,
dan Kesehatan
SMA Fransiskus
Bandarlampung
Andreas Sucipto lahir pada 16 Juni 1967 di HAL. 45
Pringsewu. Guru yang dengan setia
mendedikasikan dirinya untuk SMA Fransiskus
Bandarlampung selama 22 tahun. Sosok guru
yang dikenal baik, supel bergaul dengan murid,
dan berkharismatik.
Dalam mengenyam pendidikan, beliau
mengawali pendidikan Sekolah Dasar Negeri
Purwodadi Pringsewu tahun 1979. Selanjutnya,
pada tahun 1983 ia menjalani jenjang
pendidikan di tingkat SMP Budi luhur Sukarjo
dan mengenyam pendidikan SMA PGRI
Sukoharjo tahun 1986. Setelah selesai menjalani
masa belajar 12 tahun, beliau akhirnya
melanjutkan ke jenjang Pendidikan Perguruan
Tinggi, Universitas Empat Lima di Bekasi dan
mengambil penjurusan perguruan olahraga.
BEF@MAUS EDISI 22
Menurut Pak Cipto, “Sekolah adalah tempat kita belajar, Dan sebagai guru yang
mengembangkan kemampuan dan bakat. Selain itu kita juga membimbing dan mendampingi
harus tetap memilih sekolah yang dianggap baik oleh beliau berpedoman supaya murid
masyarakat, didukung oleh para guru dan dosen yang ramah didikannya berjiwa sportif, disiplin,
serta penuh dengan kesabaran. Banyak hal yang saya sudah menghargai, dan berlapang dada.
pelajari. Selain ilmu yang saya dapatkan, juga teman-teman Itu semua beliau terapkan agar
yang begitu baik, ramah, dan peduli. “ setiap pribadi siap untuk menjadi
juara sesungguhnya. Dalam
Secara kebetulan pada tahun 2000, berdirinya SMA wawancaranya pun beliau
Fransiskus bandar Lampung yang membutuhkan tenaga mengatakan, perlu ada
kependidikan guru olahraga. Jadi beliau memutuskan untuk kesinambungan antara raga dan
mempraktekkan ilmu yang sudah beliau dapatkan selama jiwa atlet. Di mana di dalam tubuh
perkuliahan penjurusan olahraga. Harapan Pak Cipto bisa yang sehat harus dapat jiwa yang
mengembangkan dengan baik potensi yang dimiliki siswa- kuat, seperti pada mutu mens sana
siswi di SMA Fransiskus bandar Lampung. Menurut beliau in corpore sano.
menjadi seorang guru adalah salah satu pengalaman terbaik.
Dan SMA Fransiskus bandar Lampung adalah sekolah yang Beberapa juaraan pun telah beliau
baru saat itu berdiri pada tahun 2000 tapi terus ukir bersama dengan siswa serta
mengembangkan inovasi yang luar biasa sehingga tetap terus tambahan pendamping lain dalam
berkembang sampai pada saat ini. 3 cabang ekstrakurikuler. Pada
Pengalaman beliau menjadi wali kelas pada tahun 2009 yang cabang olah raga voli Pak Cipto
kala itu mendampingi kelas 11 IPS 3. Menurutnya menjadi wali bekerja sama dengan pendamping
kelas memiliki keuntungan lebih dekat dengan siswa dan lain, Pak Bowo. Mereka berdua
siswi, memiliki hubungan yang dekat dankomunikatif dengan sepakat untuk bersama-sama lebih
wali murid, serta mendedikasikan tanggung jawab sebagai mengembangkan potensi murid
guru. dalam bidang voli dengan
Tak hanya pengalaman menjadi wali kelas saja tapi selama 22 berbagai program latihan.
tahun di SMA Fransiskus beliau juga aktif mendampingi siswa-
siswi yang memiliki potensi dalam cabang olahraga atletik,
volly, dan basket. Bagi beliau sekolah sudah memberikan
waktu agar siswa-siswi dapat mengembangkan potensi non
akademik melalui ekstrakurikuler. Tujuan sekolah
memberikan waktu bagi anak anak yang mengembangkan
jalur prestasi nya melalui ekstrakulikuler dengan berbagai
kecabangan olahraga supaya anak anak berprestasi untuk
bisa masuk perguruan negri atau swasta dengan jalur prestasi.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 46
Begitu juga dengan cabang olah raga basket bersama
dengan Bu Leni berhasil mencetak kejuaraan lomba bola
basket putra selama 3 tahun berturut-turut. Tepatnya pada
tahun 2016, 2017, dan 2018. Pada saat itu SMA Fransiskus
bandar Lampung diundang secara khusus oleh provinsi
Lampung untuk mengikuti perlombaan di Palembang. Dari
cerita beliau untuk mempersiapkan perlombaan di
Palembang diperlukan latihan lima kali dalam satu minggu di
mana setiap pertemuannya melatih teknik dan taktik. Bagi
beliau teknik dasar penting dikuasai sebelum menuju taktik
permainan. Sikap tegas beliau dalam menangani siswa yang
acuh terhadap latihan yaitu memberikan sanksi yang
mendukung dalam pengembangan fisik pemain.
Sedangkan cabang atletik, yaitu perlombaan sprint 100
meter, lari jarak menengah 500 meter, dan lompat jauh beliau
tangani sendiri. Salah satu murid siswi SMA Fransiskus yang
berhasil menekuni cabang atletik, yaitu Angelica Panglipur
Litani. Siswa ini berhasil meraih kejuaraan lomba atletik.
Hingga pada akhirnya dia berhasil mendapatkan beasiswa
100% di universitas Jakarta karena prestasinya nonakademik
yang ia peroleh.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 47
ESAY TEKNOLOGI
MAJU BERSAMA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
DENGAN MENJADIKAN PERMAINAN
TRADISIONAL PUKANG SETENAR GAME
ONLINE MASA KINI
Oleh: Vincentia Vanessa Clarabelle
Tradisi dan budaya sudah menjadi bagian yang tidak
dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. “A people
without the knowledge of their past history, origin
and culture is like a tree without roots.” – Marcus
Garvey (Kirby, 2022). Berdasarkan kutipan tersebut,
secara tidak langsung Marcus Garvey, seorang aktivis
politik asal Jamaika, menganalogikan pengetahuan
akan sejarah, asal-usul serta kebudayaan bagaikan
akar dengan manusia sebagai pohonnya. Seperti
yang telah diketahui, akar memiliki peranan penting
pada tumbuhan. Akar berfungsi sebagai penopang
agar pohon dapat tumbuh tegak dan kuat.
Bayangkan saja, betapa rapuhnya manusia jika hanya
berdiri tanpa hadirnya peran tradisi serta kebudayaan
di dalam dirinya.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 48
ESAY TEKNOLOGI
DIGITAL TECHNOLOGY
Kata tradisi merupakan kata serapan dari Pada masa kini, khususnya di era pandemi,
bahasa Latin “traditio” yang berarti
diteruskan (Sendari, 2021). Dengan kelestarian tradisi kebudayaan yang
demikian, tradisi dapat diartikan sebagai
kebiasaan atau perbuatan sekelompok menjadi identitas bangsa memerlukan
orang yang diturunkan dari generasi ke
generasi. Tidak hanya terdapat pada satu perhatian lebih intensif. Salah satu
daerah saja, melainkan hal ini juga berlaku
di berbagai daerah lainnya (Heidiyati, 2018). penyebabnya ialah teknologi yang kian hari
Hal tersebutlah yang menjadi faktor
timbulnya keragaman tradisi kebudayaan semakin canggih sehingga memengaruhi
di Indonesia.
perkembangan gadget. Akibatnya,
permainan tradisional pun mulai
tergantikan dengan game online yang
dimiliki gadget.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 49
ESAY TEKNOLOGI
Meskipun begitu, tingkat penggunaan
gadget yang cukup tinggi pada era digital
ini ternyata bukanlah alasan utama
pudarnya eksistensi permainan tradisional.
Berdasarkan survei yang dilakukan Okky
Rachma Fajrin (2015) mengenai “Hubungan
Tingkat Penggunaan Teknologi Mobile
Gadget dan Eksistensi Permainan
Tradisional pada Anak Sekolah
Dasar”,diperoleh sebanyak 50% responden
lebih memilih bermain gadget di rumah
daripada bermain di luar rumah. Hal ini
terjadi karena, siswa-siswi SDNU-1 Trate
Gresik menganggap game online sebagai
pelarian di kala penat akibat jadwal belajar
yang cukup padat (Fajrin, 2015). Selain itu,
cara bermain game online yang simple
menjadikannya mudah untuk dimainkan
dimana dan kapan saja. Hal ini
mengakibatkan game online lebih banyak
diminati orang-orang. Di daerah Lampung sendiri, kepopuleran
permainan tradisional pada anak-anak yang
Kerap kali orang menganggap remeh bertempat tinggal di daerah perkotaan
dengan pedesaan memiliki perbedaan
eksistensi dari tradisi kebudayaan, terutama yang cukup signifikan. Jika mengamati
keadaan di kedua daerah, secara kasar
permainan tradisional. Kenyataannya dapat disimpulkan bahwa kebanyakan
anak-anak yang bertempat tinggal di
perilaku acuh tak acuh tersebut daerah perkotaan lebih jarang memainkan
atau bahkan mengetahui beberapa
menyebabkan timbulnya permasalahan permainan tradisional. Hal ini didasarkan
pada pengamatan yang telah dilakukan
yang cukup serius bagi bangsa. Seperti oleh penulis. Pengamatan tersebut
menghasilkan data bahwa jarang sekali
yang sedang ramai diperbincangkan para ditemukan anak-anak yang bertempat
tinggal di daerah perkotaan bermain keluar
pengguna media sosial akhir-akhir ini, yakni rumah untuk bermain permainan
tradisional bersama teman-temannya.
pengklaiman budaya Indonesia oleh negara Namun, hal tersebut tidak menutup
kemungkinan bahwa beberapa di antara
lain. Pengklaiman ini tidak hanya terjadi mereka juga banyak yang mengetahui dan
gemar memainkan permainan tradisional.
sekali atau dua kali saja, sebelumnya juga
pernah terjadi beberapa kali kasus seperti
ini (Wardhani, 2020). Hal ini tentu
mengundang amarah warga Indonesia.
Banyak dari mereka yang merasa tidak
terima karena budayanya tiba-tiba ingin
diklaim oleh negara lain. Namun, apakah
kita sudah benar-benar ikut andil dalam
menjaga eksistensi budaya Indonesia?
Hanya diri sendirilah yang mengetahui
jawaban tersebut, yang pasti semua orang
dapat ikut berperan dalam melestarikan
budaya Nusantara.
BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 50