The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

SMA FRANSISKUS BANDARLAMPUNG

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Setyawan Sutanto, S.Si, 2022-06-27 21:49:06

BULETIN EDISI 22

SMA FRANSISKUS BANDARLAMPUNG

ESAY TEKNOLOGI

Untuk memperkuat data pengamatan

tersebut, penulis melakukan wawancara

dengan beberapa narasumber yang

bertempat tinggal di daerah perkotaan dan

pedesaan Provinsi Lampung. Wawancara

ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi

permainan tradisional di daerah tersebut.

Berdasarkan wawancara tersebut, diperoleh

informasi bahwa sebagian besar anak-anak

yang tinggal di daerah pedesaan memang

lebih banyak mengetahui serta gemar

memainkan berbagai jenis permainan

tradisional dibandingkan dengan anak-

anak di daerah perkotaan. Menurut seorang

narasumber yang berasal dari daerah

perkotaan, di sana sudah jarang ditemukan

anak-anak yang memainkan permainan

tradisional. Namun, ada pula yang

mengatakan bahwa di sekitar tempat

tinggalnya masih terdapat anak-anak yang

gemar memainkan permainan tradisional. Sejak usia dini, semua orang pasti pernah
diajarkan beberapa permainan tradisional
Penulis juga melakukan wawancara pada oleh keluarganya. Baik permainan
tradisional Lampung, maupun permainan
seorang narasumber yang bersuku asli tradisional Nusantara lainnya. Permainan
sangat erat hubungannya dengan anak-
Lampung. Berdasarkan wawancara anak dan sebagai generasi penerus yang
berperan utama dalam hal tersebut,
tersebut, dihasilkan fakta bahwa terdapat diharapkan generasi penerus mampu
menjaga kelestariannya. Walaupun begitu,
sekelompok masyarakat di daerah tempat pada kenyataanya banyak dari mereka
yang kurang tertarik dengan permainan
tinggalnya yang menganggap remeh tradisional. Pada zaman ini, mereka lebih
tertarik dengan gadget karena terdapat
eksistensi budaya Lampung. Akibatnya banyak hal yang up to date di dalamnya.
Sebaiknya perkembangan teknologi yang
jarang dijumpai pewarisan kebudayaan di ada digunakan sebagai sarana pelestarian
kebudayaan Lampung. Dengan demikian,
daerah tersebut. Walaupun begitu, masih identitas budaya Lampung semakin mudah
diketahui banyak orang dan kelestariannya
ada daerah yang peduli akan kelestarian tetap terjaga.

sekaligus pewarisan kebudayaan sekitar.

Mereka mengadakan acara kebudayan,

seperti pesta sekura di pesisir barat

Lampung sebagai bentuk upaya dalam

melestarikan budaya. Keberadaan acara-

acara tradisi yang masih berjalan ini

menjadi salah satu alasan melekatnya

kebudayaan Lampung pada anak cucu

mereka sampai sekarang.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 51

ESAY TEKNOLOGI

Sudah banyak game online bertema

permainan tradisional yang diciptakan oleh

tangan-tangan kreatif bangsa. Namun,

game tersebut seakan tertimbun oleh

kepopuleran game online bertemakan

petarungan dan aksi yang lebih digemari

gamers saat ini. Hal ini yang menyebabkan

game online bertema permainan

tradisional jarang diketahui banyak orang.

Tentunya hal ini bisa dijadikan acuan

pengoreksian dalam mengembangkan

game tersebut, sehingga dapat

menciptakan produk game online bertema

tradisi kebudayaan yang digemari banyak

orang sampai ke penjuru dunia.

Terlepas dari dampak negatif yang

ditimbulkan oleh game online,

perkembangan teknologi ini harus disikapi

dengan bijak sehingga dapat memberikan

manfaat yang baik. Pengoreksian dapat Kriteria tersebut banyak ditemukan pada
game online yang bertemakan pertarungan
diawali dengan memahami minat para serta aksi. Beberapa game online dengan
kriteria serupa yang sering dijumpai antara
gamers, remaja serta anak-anak terhadap lain seperti free fire, PUBG, Mobile Legends,
dan sebagainya (Abdi, 2022). Oleh sebab itu,
game online seperti apa yang digemari. perlu dilakukan perubahan untuk game
online bertemakan permainan tradisional
Dikarenakan pembuatan game online yang pernah diciptakan sebelumnya. Bila
diperhatikan, game online bertemakan
bertema permainan tradisional ini permainan tradisional yang sudah pernah
diciptakan sebelumnya belum mengangkat
sebenarnya menunjuk para generasi muda tema petarungan dan aksi yang banyak
digemari. Permainan tersebut hanya
sebagai target utama. mengutamakan keseruan belaka. Beberapa
contoh diantaranya seperti permainan
Sekarang, hampir semua kalangan congklak, ular tangga, lompat karung, dan
sebagainya. Perubahan game online yang
memiliki ketertarikan terhadap akan diciptakan ini diharapkan bisa ikut
mengusung tema petarungan dan aksi,
perkembangan teknologi gadget, memiliki visualisasi yang jernih dengan
warna menarik serta memudahkan para
khususnya game online. Gadget pemain menemukan lawan mainnya yang
berasal dari daerah lain atau bahkan negara
merupakan salah satu bentuk lain.

perkembangan teknologi informasi yang

dapat mempermudah penggunanya

melakukan interaksi dengan pengguna lain

yang berada di belahan bumi lainnya

(Diskominfo, 2018). Kemudahan berinteraksi

tersebut menjadi salah satu faktor

penyebab game online lebih digemari

banyak orang. Selain itu, faktor-faktor lain

yang menambah daya tariknya ialah game

online terasa lebih menyenangkan dengan

memberikan tantangan yang baru di setiap

levelnya dan menyajikan visual yang

menarik (Ahmad, 2022).

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 52

ESAY TEKNOLOGI

Menurut penulis pukang atau yang biasa Sebagai tempat belajar pertama, keluarga
kita kenal dengan sebutan gasing dapat memiliki peran utama dalam pengetahuan
menjadi salah satu permainan tradisional anak-anaknya akan budaya bangsa. Para
Lampung yang cocok dijadikan game orang tua harus lebih cerdas dalam upaya
online bergenre petarungan serta aksi. memperkenalkan kebudayaan Lampung ke
(Anonim, 2016) menuturkan bahwa, anak-anaknya yang masih belia. Mereka
permainan ini diperkirakan muncul sejak harus melawan ketenaran gadget yang
150 tahun yang lalu. Dirinya juga pasti sudah tidak asing di telinga anak-
menyebutkan, gasing telah menyebar ke anak. Hal ini disebabkan karena,
seluruh Nusantara dengan nama dan kebanyakan orang tua pasti sudah
bentuk yang berbeda-beda. Penyebarannya menyediakan gadget bagi anak-anaknya
yang merata, juga mempengaruhi sedari kecil. Usaha yang penulis sarankan
keragaman asal-usul dibaliknya. Ada versi untuk menarik minat anak-anak terhadap
yang mengatakan gasing terinspirasi dari permainan tradisional dapat dilakukan
struktur buah perepat yang pipih, licin dan dengan memberikannya reward atau
mudah berputar di lantai. Kemudian ada pujian jika dapat memenangkan sebuah
juga yang menganggap gasing terinspirasi permainan. Selain praktik permainan
dari permainan “adu telur”. Terakhir, yang tradisional secara langsung, dapat pula
paling menarik gasing dianggap terinspirasi dilakukan penerapan permainan tradisional
dari alat perburuan yang diciptakan para ke dalam proses pembelajarannya sehari-
pemburu ketika mengisi waktu luang, tulis hari, seperti berhitung sembari bermain
(Anonim, 2016). kucing buta dan masih banyak lagi.
Untuk menarik perharhatian para pecinta
game saat ini, keindahan visual yang ingin
kita berikan dapat digambarkan dengan
adanya berbagai macam bentuk dan warna
dari karakter pukang. Dapat pula diberikan
penjelasan akan asal-usul permainan
tradisional nusantara saat awal game
dimainkan, sehingga informasi yang ingin
diberikan dapat lebih tersampaikan. Tidak
lupa dengan tujuan awal kita menjadikan
game online sebagai sarana penyebaran
identitas bangsa, salah satu hal penting
yang jangan sampai terlupakan ialah
memudahkan para penggunanya untuk
berhubungan dengaan para pemain lain
dari berbagai dunia.
Seperti yang kita tahu, pelestarian budaya
tidak dapat dilalukan oleh suatu golongan
saja. Sedangkan permainan atau game
online hanya lekat dengan kehidupan anak-
anak sampai remaja. Oleh sebab itu peran
golongan lain seperti, pemerintah, sekolah
dan keluarga juga perlu ambil bagian
dalam pelestarian budaya Lampung ini.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 53

ESAY TEKNOLOGI

Setelah keluarga, sekolah menjadi rumah

kedua bagi para pelajar. Maka peran

sekolah tak kalah penting bagi kelestarian

budaya pada generasi muda. Upaya yang

dapat dilakukan adalah dengan

menyinggung permainan tradisional

Lampung dalam proses pembelajaran. Hal

ini dapat dilakukan dengan menerapkan

konsep permainan tradisional ke dalam

materi yang memiliki kesamaan konsep.

Selain itu, upaya ini juga dapat dilakukan

dengan menjadikan permainan tradisional

Lampung sebagai jeda di kala penatnya

proses pembelajaran.

Sebagai perwakilan bangsa, para

pemerintah memiliki peran tersendiri

dalam menjaga kelestarian budaya bangsa.

Pemerintah harus bisa memberikan upaya

yang berdampak ke lingkup yang lebih DAFTAR PUSTAKA

luas, seperti lingkup luar negri. Untuk Abdi, Husnul. 2022. Game Nomor 1 di Indonesia Apa? Kenali Jenis-

menghindari terulangnya kasus Jenis Game Online. URL:

https://hot.liputan6.com/read/4905643/game-nomor-1-di-

pengklaiman budaya Indonesia oleh negara indonesia-apa-kenali-jenis-jenis-game-online [Diakses pada: 19

lain, diharapkan pemerintah dapat lebih Mei 2022]

Ahmad, Nurul Aulia. 2022. 7 Alasan Anak Suka Main Game dan

tegas dalam menghadapi hal ini. Seperti Dampak Buruk yang Perlu Diwaspadai Orang Tua. URL:

mendaftarkan kebudayaan bangsa ke https://www.orami.co.id/magazine/alasan-anak-suka-main-game

[Diakses pada: 17 Mei 2022]

UNESCO secepatnya. Anonim. 2016. Gasing Permainan Anak Melayu. URL:

Sudah saatnya semua orang maju bersama https://karimunkab.go.id/2016/05/13/gasing-permainan-anak-

melayu/ [Diakses pada: 21 Mei 2022]

dengan perkembangan teknologi yang ada. Diskominfo. 2018. MANFAAT GADGET BAGI PELAJAR. URL:

Jika digunakan dengan bijak, pasti dapat https://diskominfo.badungkab.go.id/artikel/17956-manfaat-

gadget-bagi-pelajar [Diakses pada: 16 Mei 2022]

menghasilkan sesuatu yang berguna pula. Fajrin, Okky Rachma. 2015. HUBUNGAN TINGKAT PENGGUNAAN

Seluruh warga negara memiliki kewajiban TEKNOLOGI MOBILE GADGET DAN EKSISTENSI PERMAINAN

yang sama dalam melestarikan budaya TRADISIONAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR. URL:

https://bit.ly/3sN3U3v [Diakses pada: 29 April 2022]

Nusantara. Salah satunya dengan Heidiyati, Eva Dewi. 2018. TRADISI PETEKAN NGADAS DALAM

mengupayakan permainan tradisional agar PERSPEKTIF GENDER, HAM, HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM

(STUDI DI DESA NGADAS KECAMATAN PONCOKUSUMO

menjadi kegemaran semua orang seperti KABUPATEN MALANG). URL:

halnya game online. Diharapkan http://repo.uinsatu.ac.id/10100/5/BAB%20II.pdf [Diakses pada: 12

Mei 2022]

kedepannya banyak orang yang lebih Kirby, Stephanie. 2022. Culture Quotes About Its Power in Society.

mengenal kebudayaan asli Indonesia, URL: https://everydaypower.com/culture-quotes/ [Diakses pada:

30 April 2022]

khususnya Lampung, agar terhindar dari Sendari, Anugerah Ayu. 2021. Tradisi adalah Kebiasaan yang

kasus pengklaiman yang sudah sering Diturunkan, Kenali Bentuknya. URL:

terjadi belakangan ini. https://hot.liputan6.com/read/4723558/tradisi-adalah-kebiasaan-

yang-diturunkan-kenali-bentuknya [Diakses pada: 11 Mei 2022]

Wardhani, Vinna. 2020. Selain Batik, 5 Warisan Budaya Indonesia

Ini Juga Pernah Diakui Negara Asing. URL:

https://www.merdeka.com/jatim/selain-batik-5-warisan-budaya-

indonesia-ini-juga-pernah-diakui-negara-asing.html [Diakses

pada: 14 Mei 2022]

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 54

BESTHIN YASOMAHUA
LUMBAN GAOL

BIOGRAFI

Pembuat Naskah Film Pendek BKKBN Lampung

Besthin Yasomahua Lumban Gaol
seorang pelajar SMA Fransiskus Bandar
Lampung yang lahir tepatnya 14 Februari
2006 di Tanggamus. Ia berasal dari
Pringsewu, ia di lahirkan dari keluarga
yang harmonis dan berkecukupan.
Besthin merupakan anak ketiga dari tiga
bersaudara. Dia memiliki dua saudara
kandung, kakak dan abang yang
mencintainya dan mendukungnya hingga
saat ini.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 55

FILM PENDEK

"AKU CANTIK, TAPI ..."

Besthin merupakan salah satu siswi SD Fransiskus Kalirejo
dulunya. Besthin memiliki ketertarikan di bidang seni, salah
satu yang pernah ia tekunkan yaitu puisi, menari dan
menggambar. Kemampuan yang ia miliki, ia gunakan dengan
sebaik mungkin. Dari TK ia sering mengikuti lomba
menggambar. Kemudian beranjak di kelas empat, ia dipilih
guru untuk mengikuti lomba cipta puisi di tingkat kecamatan.
Dan memperoleh juara 1. Sebelum lomba ia tekun tuk berlatih
saat jam pelajaran. Salah satu guru yang mendampingi nya
adalah Pak Anton dan Bu Sely. Dengan demikian ia maju ke
tingkat Kabupaten. Namun ia kalah di tingkat itu. Kegagalan itu
bukan hambatan bagi dia. Ia tetap sering mengikuti lomba
lainnya. Seperti contoh nya menggambar, menari, story telling.
Hingga ketika ia naik ke kelas 5 ia mengikuti kembali lomba
cipta puisi tingkat kecamatan itu. Dengan keadaan sakit ia
tetap mengikuti lomba tersebut. Hingga Besthin memperoleh
juara 1, dan lolos ke tingkat kabupaten. Saat mengikuti lomba
cipta puisi di tingkat kabupaten di Kota Gajah, Lampung
Tengah. Ia menginap 2 hari disana selagi mengikuti lomba.
Dengan di dampingi kepala sekolah nya, Suster Yofita. Ia tidak
lolos ke tahap berikutnya, namun ia tetap lapang dada dan
tidak menyerah. Ia sering membacakan puisi di acara tertentu,
seperti hari kemerdekaan, dan perpisahan. Kemudian ia
ditunjuk untuk menjadi MC diacara perpisahan sekolah.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 56

Setelah ia lulus di tingkat SD, Besthin melanjutkan pendidikan
nya di SMP Xaverius Pringsewu. Tidak banyak lomba yang

F I L M P E N D E Kpernah ia lakukan. Salah satu lomba yang pernah ia jalani yaitu

lomba baca puisi yang diselenggarakan SMA Xaverius
Pringsewu. Dengan guru pendamping Bu Bertha. Kemudian
saat online ia juga tetap mengikuti lomba. Salah satunya
lomba cipta dan baca puisi yang diselenggarakan SMA di
Lampung. Itulah salah satu lomba ia tekuni di masa pandemi
melanda. Saat lomba tersebut ia di dampingi oleh Ibu Ambar.
Selain itu ia juga sering mewakili kelas nya dalam lomba dance,
menyanyi, dan juga baca puisi. Selain itu dia juga pernah
menjadi MC di salah satu acara di sekolahnya. Tak hanya
lomba yang ia tekuni, ia juga berpartisipasi menjadi anggota
OSIS SMP Xaverius Pringsewu selama dua periode.

Kemudian setelah ia lulus dari SMP Xaverius Pringsewu, ia
melanjutkan pendidikannya di SMA Fransiskus Bandar
Lampung. Saat awal masuk sekolah, ia sudah mengikuti lomba
cipta dan baca puisi dalam rangka memperingati hari
kemerdekaan yang diselenggarakan sekolahnya. Selanjutnya ia
di tunjuk guru yaitu Bu Yuni untuk mengikuti lomba cipta puisi
tingkat SMA atau sederajat se Lampung yang diselenggarakan
STKIP PGRI Bandar Lampung. Tema yang ia ambil juga sangat
mencerminkan pelajar sekarang yang sedang melawan
pandemi covid 19 di Indonesia. Dan ia berhasil memenangkan
lomba itu dengan memperoleh Juara lima atau harapan dua.
Bu Yuni sebagai pendamping nya sangat bangga. Selain puisi,
Besthin juga baru baru ini pernah mengikuti lomba film
pendek yang di selenggarakan BKKBN Lampung. Ia berperan
sebagai pembuat naskah film tersebut. Kemudian ia dan tim
berhasil memenangkan juara 3.

Kini, ia sudah beranjak ke kelas sebelas. Ia berharap agar lebih
produktif dan dapat lebih berprestasi. Walaupun Besthin
merupakan salah satu siswa berprestasi, Besthin tidak
sombong dan tinggi hati, namun ia memiliki sifat yang ramah,
dan ceria terhadap teman teman, dan orang sekitar.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 57

CLASSMEETING:

MENYEGARKAN
STAMINA BERSAMA

Yosua Gama, X IPS-1

Pada hari Senin, 13 Juni 2022 SMA Fransiskus Ujian akhir merupakan salah satu
Bandar Lampung mengadakan kegiatan akhir upaya evaluasi hasil belajar
tahun ajaran yaitu classmeeting. Kegiatan siswa/siswi selama satu
dilaksanakan di Lapangan Basket dengan semeseter atau kurang lebih 5-6
lomba voli dan futsal. Para siswa bergembira bulan kebelakang. Berbagai
ria menikmati hari-hari akhir di tahun pelajaran persiapan dilakukan dalam
2021/2022 setelah Penilaian Akhir Tahun menghadapi ujian akhir semester
berakhir. baik guru maupun siswa/siswi
telah banyak menguras waktu,
tenaga, dan pikiran sehingga
kesan yang muncul di kalangan
para siswa dan siswi adalah
ketegangan, kejenuhan, dan
kepenatan. Pengurus OSIS
memandang perlu adanya suatu
kegiatannya yang bisa
melepaskan kesan tersebut di
kalangan siswa dan siswi.
Salah satu bentuk kegiatan yang
bisa menghilangkan ketegangan,
kejenuhan dan kepenatan siswa
dan siswi pasca melaksanakan
ujian akhir semester adalah
kegiatan classmeeting. Kegiatan
ini dapat menyegarkan kembali
stamina siswa dan siswi setelah
menghadapi ujian bahkan dapat
mempererat rasa kebersamaan
antar siswa.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 58

Kegiatan ini berlangsung Pada classmeeting kali ini,
selama dua hari yaitu, pada akan mempertandingkan
hari Senin s.d. Selasa, 13-14 cabang olah raga Futsal dan
Juni 2022 di Lapangan SMA Voli. Futsal dimainkan oleh
Fransiskus. Tujuan dari putra sedangkan voli
kegiatan ini adalah dimainkan oleh putra dan
meningkatkan prestasi putri yang berasal dari
siswa/siswi dalam bidang perwakilan terbaik dari
nonakademik. Siswa/siswi setiap kelas, dengan begitu
juga dapat menyegarkan dapat siswa/siswi dapat
badan setelah menghadapi menyalurkan bakatnya.
ujian, dan juga dapat
menyalurkan dan Pertandingan demi
mempererat hubungan antar pertandingan dilaksanakan,
siswa/siswi SMA Fransiskus. siswa/siswi sangat antusias
Kegiatan ini dibuka dengan dan bersemangat dalam
adanya sambutan dari ketua melakoni pertandingan.
panitia, waka kesiswaan dan Mereka akan memperebutkan
penampilan yang sangat juara. Panitia juga akan
mempesona dari Francis memberi penghargaan kepada
Dancer SMA Fransiskus. kelas yang telah men-support
Selanjutnya, kegiatan perwakilan kelasnya yang
dilanjutkan dengan mulainya bertanding. Mereka akan
pertandingan voli dan futsal mendapatkan Best Supporter.
dengan sangat kompetitif Best Supporter merupakan
tetapi tetap menjunjung pendukung kelas yang sangat
tinggi persaudaraan dan heboh dan meriah dalam
sportivitas. mendukung kelasnya.

Pada akhirnya, XI IPA-3 keluar menjadi juara 1 futsal, mereka
berhasil mengalahkan X IPA-4 yang menjadi runner-up, dan X
IPA-1 yang menjadi juara ke-3. Voli pun tidak kalah, XI IPS-3
berhasil menjadi juara 1 mengalahkan adik kelasnya yaitu X IPS-
1 dengan skor yang sangat tipis. Kemudian diperebutan juara 3,
XI IPA-1 menjadi juara ke-3. Terakhir, pada nominasi Best
Supporter, yang berhasil menjadi pendukung terbaik, terheboh,
terkeren, dan konsisten mendukung timnya yaitu, X IPA-1.
Classmeeting bukanlah ajang untuk mencari lawan, tetapi
kegiatan ini ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar
siswa, guru, dan anggota keluarga SMA Fransiskus.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 59

APR. 2020, ISSUE 8

KURIKULUM
MERDEKA?

Sri Wahyuni, S.Pd

Tahun ajaran baru 2022/2023 akan segera tiba. Para Berdasarkan hasil studi nasional

siswa harus menyiapkan diri untuk kembali maupun internasional terhadap

beraktifitas di tahun ajaran baru. Ada hal baru di SMA sistem pendidikan secara

Fransiskus terkait kurikum yang akan diberlakukan berkelanjutan, krisis pembelajaran

bagi peserta didik kelas X. Kurikulum apakah itu? Ya, masih terjadi di Indonesia. Hasil

benar sekali. Kurikulum baru untuk peserta didik evaluasi PISA Indonesia masih di

baru di tahun pembelajaran baru adalah Kurikulum posisi rendah untuk kemampuan

Merdeka. Kurikulum ini merupakan kelanjutan dari Literasi dan Numerasi. PISA sebagai

kurikulum K-13 yang dipergunakan di SMA metode untuk menganalisa

Fransiskus tahun pembelajaran sebelumnya. Kelas XI kemampuan berpikir dan bernalar

dan XII masih tetap menggunakan K-13, lo. kritis mengukur hal-hal tersebut

pada kompetensi yang mendasar

Tahukah kamu seperti apakah Kurikulum Merdeka? dan esensial yaitu Literasi dan

Yuk, baca dengan saksama artikel berikut! Numerasi .

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 60

Terlepas dari pekerjaan maupun profesi apapun yang akan Terdapat beberapa poin-poin
dijalani, kompetensi ini diyakini akan digunakan sepanjang penting terkait keunggulan
hayat. Kompetensi literasi dan numerasi yang rendah Kurikulum Merdeka:
berpotensi pada buruknya keberlangsungan masyarakat, yaitu
peserta didik yang minim kemampuan dalam memahami 1.Pembelajaran yang
bacaan sederhana dan matematika dasar dapat kesulitan berdiferensiasi.
untuk melanjutkan materi belajar di tingkat pendidikan Setiap anak adalah istimewa
selanjutnya, daya saing yang rendah dan pemahaman literasi dan telah dibekali dengan
yang rendah juga berpotensi pada ketidakmampuan untuk kemampuan, minat dan bakat
menganalisa data hoax atau berita yang tidak kredibel. yang unik dan luar biasa sejak
Kondisi di atas semakin diperparah dengan tantangan lahir. Oleh karena itu setiap
pandemi. Materi pelajaran pada Kurikulum 13 dirasakan guru harus dapat memetakan
menjadi beban berat bagi guru dan peserta didik untuk dapat dan menggunakan potensi
dipenuhi. Terjadi ketertinggalan pembelajaran (learning loss) tersebut untuk meningkatkan
pada ketercapaian kompetensi peserta didik selama pandemi. potensi dan capaian
Materi yang padat dan harus diselesaikan dalam jangka waktu pembelajaran peserta didik.
1 tahun ajaran menyebabkan guru berpacu pada penyelesaian Guru melakukan asesmen
rencana pembelajaran dibandingkan fokus pada pemahaman terlebih dahulu untuk
mendalam siswa. Proses belajar mengajar berpacu dengan memetakan kompetensi, minat
target RPP dan kehilangan makna sebagai pembelajaran yang dan bakat peserta didik.
menyenangkan bagi setiap peserta didik sebagaimana Asesmen ini untuk mengukur
harapan Ki Hajar Dewantara saat mendirikan Taman Siswa. aspek kognitif dan non kognitif
Berdasarkan kondisi di atas untuk memenuhi ketercapaian setiap siswa. Selanjutnya hasil
kompetensi peserta didik di setiap satuan pendidikan, asesmen tersebut digunakan
dikeluarkan kebijakan pemulihan pembelajaran terkait oleh guru untuk menerapkan
implementasi kurikulum. Setiap satuan pendidikan diberikan pola dan proses pembelajaran
opsi kurikulum untuk digunakan yaitu 1) Kurikulum 13, yang terdiferensiasi bagi setiap
2)Kurikulum Darurat dan ke 3)Kurikulum Merdeka. peserta didik.

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 61

2.Substansi ketercapaian kompetensi peserta didik lebih Projek difokuskan untuk
sederhana,esensial dan mendalam. mengangkat isu-isu yang ada di
Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria minimal tentang lingkungan sekitar untuk lebih
kesatuan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang meningkatkan kepekaan
menunjukkan capaian kemampuan peserta didik dari hasil peserta didik terhadap
pembelajarannya pada akhir jenjang pendidikan. Pengukuran lingkungan dan kemampuan
terhadap Standar Kompetensi Lulusan dengan kurikulum berpikir kritis, analitis dan
Merdeka menggunakan pendekatan Capaian Pembelajaran problem solving.
yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Projek Penguatan profil Pelajar
3.Masa pemenuhan Capaian Pembelajaran lebih fleksibel Pancasila ini bertujuan tidak
Poin dari Kurikulum Merdeka Belajar adalah mengubah hanya peningkatan
proses pembelajaran bukan hanya sebagai pemenuhan pengetahuan dan kompetensi
kewajiban tetapi menjadi sebuah proses pembelajaran yang yang komprehensif namun juga
bermakna dan menyenangkan. upaya pencapaian karakter
Setiap guru tidak hanya diminta untuk mampu memberikan Profil Pelajar Pancasila.
pengajaran yang terbaik dengan pola mengajar diferensiasi, Nah, itulah dia sedikit materi
tetapi juga lebih mendalam dan bermakna. Pemenuhan tentang Kurikulum Merdeka.
Capaian Pembelajaran tidak hanya dibatasi dalam 1 tahun Semoga dengan Kurikulum
ajaran namun memiliki durasi yang lebih fleksibel yaitu pada Merdeka capaian peserta didik
fase-fase. setiap kompetensi bisa
Fase terbagi menjadi enam etape yaitu Fase A (kelas 1 dan 2 maksimal sehingga sikap,
SD), Fase B (Kelas 3 dan 4 SD), Fase C (kelas 5 dan 6 SD), Fase keterampilan, dan
D (kelas 7,8 dan 9 SMP), Fase E (kelas 10 SMA), Fase F (kelas 11 pengetahuannya dapat
dan 12 SMA). berkembang secara
4.Pembelajaran berbasis project maksimal.Yang masih
Selain pembelajaran intrakurikuler, terdapat alokasi projek penasaran, boleh bertanya
untuk pembelajaran sebanyak 20% sampai dengan 30% jam kepada Mbak Google, ya.
pelajaran. Persentase projek tersebut tidak untuk per mata
pelajaran akan tetapi merupakan perpaduan lintas disiplin
ilmu.

Sumber: https://lpmpdki.kemdikbud.go.id/mengenal-kurikulum-merdeka/

BEF@MAUS EDISI 22 HAL. 62

PUISI

BUKAN AKHIR

BAGI MEREKA

Karya: Besthin Yasomahua Lumban Gaol

Riang, ceria HAL. 63
Raut wajah baginya
Yang semula hanya dua minggu
Nyatanya jauh dari itu

Celana sekolah yang semula dikenakannya
Lusuh tak kenal di sentuhnya
Wajah lugu yang meyakinkan
Nyatanya fokus ke game kesukaan

Memang keras kepala sifatnya
Padahal tugas tak diselesaikan jua
Buku yang tiap kali ia baca
Kini tlah rapi di raknya

Sering kali melamun di atas kasur dan selimut
Berharap namanya tak disebut
Tiap kali alarm berdering
Rasa malasnya semakin bergiring

Kini biarlah kami
Bertahan di tengah pandemi
Memang tak semudah kata
Namun selalu ada cara

Jujur dan ikhlas adalah kunci
Apalagi saling berbagi
Jalankan juga saran pemimpin negara
Dengan Menangkal berita palsu yang ada

Bukan kita yang berusaha kuat
Tapi doa kepada Allah adalah yang hebat
Doakan juga mereka selalu
Karena akhir dunia tak ada yang tahu

BEF@MAUS EDISI 22

SEKOLAH
MENENGAH
ATAS
FRANSISKUS

SALAM MPLS 2022
FRANSISKU
S
12 JULI - 15 JULI 2022
Berjiwa Besar
AWAL TA. BARU
TAHUN AJARAN 2022/2023
18 JULI 2022
PILAR PENDIDIKAN
SEKOLAH FRANSISKUS

CINTA KASIH ALLAH PENUH 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan
KERAHIMAN yang Maha Esa dan berakhlak mulia;
CERDAS 2) Mandiri;
TOLERANSI 3) Bergotong-royong;
JUJUR 4) Berkebinekaan global;
DISIPLIN 5) Bernalar kritis;
6) Kreatif

Hubungi Kami : SMA FRANSISKUS

0823-7596-9488 Jl. Bumi Manti II Kampung Baru,
Labuhan Ratu Bandarlampung 35143
SMA FRANSISKUS BDL


Click to View FlipBook Version