The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Berisi tentang strukur dan muatan kurikulum pada penyusunan KOSP Jenjang SMA dan sederajat

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sisnila1, 2024-05-03 21:51:16

KOSP BAB III

Berisi tentang strukur dan muatan kurikulum pada penyusunan KOSP Jenjang SMA dan sederajat

Keywords: KOSP

Tabel 32. Pendidikan Agama Katholik Muatan Memahami panggilan hidupnya sebagai umat Allah (Gereja) dengan menentukan langkah yang tepat dalam menjawab panggilan hidup tersebut Melaksanakan panggilan hidupnya sebagai umat Allah (Gereja) dengan menentukan langkah yang tepat dalam menjawab panggilan hidup tersebut Memahami nilai-nilai keadilan, kejujuran, kebenaran, perdamaian dan leutuhan ciptaan sesuai dengan ajaran Yesus Kristus Menerapkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, kebenaran, perdamaian dan leutuhan ciptaan sesuai dengan ajaran Yesus Kristus Memahami Kemajemukan bangsa Indonesia sebagai Anugerah Allah Mensyukuri kemajemukan bangsa Indonesia sebagai Anugerah Allah Memahami makna berdialog serta bekerjasama dengan umat beragama Lain Berdialog serta bekerjasama dengan umat beragama Lain Memahami makna keterlibatan aktif umat Katolik dalam membangun bangsa dan Negara Indonesia Berperan aktif Umat Katolik dalam membangun bangsa dan Negara Indonesia Ruang Lingkup Panggilan hidup berkeluarga Perkawinan dalam tradisi Gereja Katolik Tantangan dan peluang untuk membangun keluarga yang dicita-citakan Panggilan Hidup Membiara Panggilan Karya / Profesi Nilai-nilai penting dalam masyarakat yang diperjuangkan Landasan untuk memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat Yesus Kristus pejuang Keadilan, Kejujuran, Kebenaran, dan Perdamaian Keberagaman sebagai Realitas Asali Kehidupan Manusia Keanekaragaman dan Kesatuan suatu bangsa dalam Terang Kitab Suci Memahami Kekhasan Agama-Agama di Indonesia Dialog Antar Umat Beragama dan Berkepercayaan lain Membangun Persaudaraan Sejati, melalui kerjasama antar umat beragama . MMembangun Bangsa dan Negara yang Dikehendaki Tuhan Tantangan dan peluang umat Katolik dalam membangun Bangsa dan Negara seperti yang dikehendaki Tuhan. Dasar Keterpanggilan Gereja dalam membangun Bangsa dan Negara 99


Tabel 34. Bahasa Indonesia Muatan Mengidentifikasi isi dan sistematika suratlamaran pekerjaan yang dibaca. Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran pekerjaan dalambentuk visual Memformulasikan unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan Menyusun surat lamaran pekerjaan denganmemerhatikan isi, sistematika dan kebahasaan Mengidentifikasiinformasi, yang mencakup orientasi, rangkaian kejadian yang saling berkaitan,komplikasi dan resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau tulis Menganalisis kebahasaan cerita atau novelsejarah Menulis ceritasejarah pribadidengan memerhatikan kebahasaan Mengidentifikasiinformasi (pendapat, alternatif solusi dan simpulan terhadap suatu isu) dalam teks editorial Menyeleksi ragam informasisebagai bahan teks editorial Menganalisis struktur dan kebahasaan tekseditorial Merancang tekseditorial denganmemerhatikan struktur dan kebahasaan . Menilai isi duabukufiksi (kumpulan ceritapendek ataukumpulan puisi)dan satu buku pengayaan (nonfiksi) yangdibaca Menyusun laporan hasildiskusi bukutentang satu topik Menafsir pandangan pengarang terhadap kehidupan dalamnovel yang dibaca Menyajikan hasilinterpretasi terhadap pandangan pengarang Menganalisis isidan kebahasaan novel Merancang novelatau novelet dengan memerhatikan isidan kebahasaan. Mengevaluasi informasi, baikfakta maupun opini, dalam sebuah artikel yang dibaca Menyusun opinidalam bentuk artikel Menganalisis kebahasaan artikel dan/atau buku ilmiah Mengonstruksisebuah artikel dengan memerhatikanfakta dan kebahasaan Membandingkan kritik sastra dan esai dari aspek pengetahuan dan pandanganpenulis Menyusun kritik dan esai dengan memerhatikan aspek pengetahuan dan pandangan penulis Menganalisis sistematika dankebahasaan kritik dan esai Mengonstruksi sebuah kritik atau esai denganmemerhatikan sistematika dan kebahasaan Mengidentifikasi nilai-nilai yang terdapat dalam sebuah buku pengayaan (nonfiksi) dan satu buku drama(fiksi) Menulis refleksi tentang nilai-nilaiyang terkandung dalam sebuah buku pengayaan (nonfiksi) dan satu buku drama(fiksi) 100


Ruang Lingkup Surat LamaranPekerjaan: o identifikasisurat o Isi o Sistematika o Bahasa o Lampiran O Kalimat efektif. Surat LamaranPekerjaan: o unsur kebahasaan; o penulisan EYD;dan daftar riwayathidup. Teks cerita (novel)sejarah o struktur tekscerita sejarah; o isi teks ceritasejarah; o nilai-nilai cerita (novel)sejarah; dan kebahasaanteks cerita sejarah. Teks cerita (novel)sejarah o kebahasaan cerita (novel)sejarah; o unsur-unsurcerita; o topik; dan kerangka karangan Teks Editorial: o isi teks editorial; o pendapat; o ragam informasi; dan simpulan. Teks Editorial: o struktur; o unsur kebahasaan; o topik; dan kerangka karangan. Buku Pengayaan: o nilai-nilai dalamnovel (agama, sosial, budya, moral, dll); o kaitan nilai dalam noveldengan kehidupan; o amanat dalamnovel; dan laporan hasil membaca buku. o Struktur novel o Unsur inteinsiknovel o Kebahasaandalam novel o Langkah langkah menyusunnovel. o Unsur intrinsik dan ekstrinsik o Unsur kebahasaan O Ungkapan O Majas o Peribahasa o Artikel. o masalah o fakta dan opini o penyusunanopini o topik o masalah o kerangka 101


Ruang Lingkup o penyusunanopini o topik o masalah o kerangka o Persamaan dan perbedaan penggunaanbahasa. o Kritik dan Esai: o pengertiankritik; o jenis-jenisesai; o bagian- bagian esai (pembukaan,isi, penutup); o perbedaan dan penyusunankritik dan esai. o Laporan hasil pembacaan buku dan dramafiksi Tabel 34. Matematika Wajib Muatan Mendeskripsikan jarak dalam ruang (antar titik, titik ke garis,dan titik ke bidang) Menentukan jarak dalam ruang (antar titik, titik ke garis, dan titikke bidang) Menentukan dan menganalisis ukuran pemusatan dan penyebaran data yang disajikan dalam bentuk tabel distribusifrekuensi dan histogram Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penyajian data hasil pengukuran dan pencacahandalam tabel distribusi frekuensi dan histogram Menganalisis aturan pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian,permutasi, dankombinasi) melalui masalah Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan kaidah pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian, permutasi, dan kombinasi) Kontekstual Mendeskripsikan dan menentukan peluang kejadian majemuk(peluang kejadian-kejadian salingbebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang kejadian majemuk (peluang, kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat) Ruang Lingkup Bangun Ruang Tabel distribusi frekuensi dan histogram Aturan bilangan cacah Peluang 102


Tabel 35. Bahasa Inggris 103 Muatan Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan menawarkan jasa, serta menanggapinya, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikanunsur kebahasaan May I help you?, What can I do foryou? What if ...?) Menyusun teks interaksi interpersonal lisan dan tulissederhana yang melibatkan tindakan menawarkan jasa, dan menanggapinya denganmemperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks khusus dalam bentuk surat lamaran kerja, dengan memberi dan meminta informasi terkait jati diri, latar belakang pendidikan/pengalaman kerja, sesuai dengan kontekspenggunaannya Surat lamaran kerja Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks khusus dalam bentuk suratlamaran kerja, yang memberikan informasi antara lain jati diri, latar belakang pendidikan/pengalaman kerja Menyusun teks khusus suratlamaran kerja, yang memberikan informasi antara lain jati diri, latar belakang pendidikan/pengalaman kerja, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks Membedakan fungsi sosial,struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks khusus dalam bentuk teks caption, dengan memberi dan meminta informasi terkait gambar /foto /tabel/grafik/ bagan,sesuaidengan konteks penggunaannya Teks penyerta gambar(caption) Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks khusus dalam bentuk caption terkait gambar/foto/tabel/grafik/bagan Menyusun teks khusus dalam bentuk teks caption terkait gambar/foto/tabel/grafik/bagan, dengan memperhatikanf ungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks Membedakan fungsi sosial,struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks news item lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait berita sederhana dari koran/radio/TV, sesuai dengan konteks penggunaannnya. Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks newsitems lisan dan tulis, dalam bentuk berita sederhana koran/radio/TV Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pengandaian diikuti oleh perintah/saran, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan if dengan imperative, can, should) Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulisyang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pengandaian diikuti oleh perintah/saran, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Membedakan fungsisosial,struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait manual penggunaan teknologi dan kiat-kiat (tips), pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya Teks prosedur Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks prosedur lisan dan tulis, dalam bentuk manualterkait penggunaan teknologi dankiat-kiat (tips) Menyusun teks prosedur, lisan dan tulis, dalam bentukmanual terkait penggunaan teknologi dan kiat-kiat (tips), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks


Muatan Menafsirkan fungsi sosial dan unsur kebahasaan liriklagu terkait kehidupan remaja SMA/MA/SMK/MAK Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial dan unsur kebahasaanlirik lagu terkait kehidupan remaja SMA Ruang Lingkup Menjalin dan menjaga hubungan interpersonal. Struktur teks - Memulai - Menanggapi (diharapkan/diluar dugaan) Unsur kebahasaan - Ungkapan yang sesuai untuk menawarkan jasa,seperti May I help you?, What can I do for you?What if ...? - Nomina singular dan plural dengan atau tanpaa, the, this, those, my, their, dsb. - Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan Interaksi antara guru dan peserta didik di dalam dandi luar kelas yang melibatkan pernyataan niat yang dapat menumbuhkan perilaku yang termuat di KI Fungsi sosial Menimbulkan kesan positif tentang kesesuaian pelamar dengan pekerjaan yang dilamar Struktur teks Dapat mencakup - Tempat dan tanggal - Penerima dan alamatnya - Sapaan - Isi surat - Penutup - Tanda tangan dan nama lengkap Unsur kebahasaan - Ungkapan dan kosakata yang sesuai - Ucapan, tekanan kata,intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan Pekerjaan dan pemenuhan kualifikasi yang dapat menumbuhkan perilaku yang termuat dalam KI Mendeskripsikan, mengomentari gambar, foto, tabel, grafik,bagan Struktur text Dapat mencakup - Tindakan/peristiwa/kegiatan - Orang/benda yang terlibat - Lingkup situasi Unsur kebahasaan - Frasa nominal untuk benda, orang, binatang,lokasi, dsb. yang menjadi fokus, denganatau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb. - Frasa verbal terkait gambar/foto/tabel/grafik dalam tense yang sesuai - Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan 104


Ruang Lingkup Memberi informasi terkini Struktur text Dapat mencakup - Judul (Headlines) - Paragraf pembuka(newsworthy) Latar belakang kejadian(Background events) berupa rangkaian paragraf yang merinci isiparagaraf pembuka. Kutipan Unsur kebahasaan - Past tense , Present Perfect Tense, FutureTense - Kalimat Pasif - Kalimat Langsung danTak Langsung - Kata sandang (Article) - Kutipan langsung dantidak langsung - Kata depan (Prepositions) - Kalimat Nominal singular dan plural - Ucapan, tekanan kata,intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan Kejadian, peristiwa, kegiatan yang menarik dan layak menjadi berita yang dapat menumbuhkan perilaku yang termuat dalam KI. Menjelaskan, mendeskripsikan, menyangkal, menanyakan,dsb. Struktur Teks Dapat mencakup - Memberi informasi - Meminta informasi Unsur Kebahasaan Pernyataan dan pertanyaan terkait dengan kalimatpengandaian - Nomina singular dan plural dengan atau tanpa a, the, this, those, my,their, dsb. - Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan Kegiatan, tindakan, kejadian, peristiwa, yang relevan dengan kehidupanpeserta didik sebagai pelajar dan remaja, yang dapat menumbuhkan perilaku yang termuat dalam KI. Memberi informasi untuk mencapai hasil terbaik secara efisien, menghindarikecelakaan, kerusakan, pemborosan, dsb. Struktur text Dapat mencakup - Tujuan - Bahan/material - Langkah-langkah (steps) Unsur kebahasaan - Tata bahasa: kalimat imperatif, negatif danpositif - Ungkapan dan kosa kata yang lazim digunakan dalam manual dan tip - Nomina singular dan plural dengan atau tanpa a, the, this, those, my,their, dsb. - Ucapan, tekanan kata, - intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan Lagu yang mengandung keteladanan dan inspirasi yang dapat menumbuhkanperilaku 105


Tabel 36. Sejarah Muatan Mengevaluasi upayabangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan danpemberontakan Mengevaluasi peran tokoh Nasional dan Daerah yang Berjuang Mempertahankan Keutuhan Negara dan bangsa Indonesiapada masa 1948 – 1965 Merekonstruksi upaya bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasibangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan (antara lain:PKI Madiun 1948, DI/TII,APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30- S/PKI) dan menyajikannya dalam bentuk ceritasejarah. Menulis sejarah tentang tokoh nasional dan daerah yang berjuang mempertahankan keutuhan negara danbangsa Indonesia pada masa 1948- 1965. Mengevaluasi perkembangan kehidupan politik,sosial dan ekonomibangsa Indonesia pada masa Demokrasi Liberal. Mengevaluasi perkembangan kehidupan politik, sosial dan ekonomibangsa Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Merekonstruksi perkembangan kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masaDemokrasi Liberal dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis. Melakukan penelitiansederhana tentang kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masaDemokrasi Terpimpindan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis. Mengevaluasi kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masaOrde Baru. Mengevaluasi kehidupan politik dan ekonomi bangsaIndonesia pada masaawal Reformasi. Mengevaluasi peran pelajar, mahasiswa dan tokoh masyarakat dalam perubahan politik dan ketatanegaraanIndonesia Melakukan penelitiansederhana tentang kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masaOrde Baru dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis. Melakukan penelitiansederhana tentang kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masaawal Reformasi dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis. Menulis sejarah tentang peran pelajar, mahasiswa dan tokoh masyarakat dalam perubahan politik dan ketatanegaraanIndonesia. Mengevaluasi kontribusi bangsa Indonesia dalam perdamaian dunia diantaranya ; ASEAN,Non Blok dan Misi Garuda. Menyajikan hasil telaah tentang kontribusi bangsa Indonesia dalam perdamaian dunia diantaranya ; ASEAN,Non Blok, dan Misi Mengevaluasi perubahan demokrasi Indonesiadari tahun 1950 sampai dengan era Reformasi,serta menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis. Membuat studi komparasi tentang ide dan gagasan perubahan demokrasi Indonesia 1950 sampai dengan era Reformasi dalambentuk laporan tertulis. 106


Ruang Lingkup Upaya bangsaIndonesia dalam mempertahankan integrasi dan menghadapi ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan Tokoh nasional dan daerah yang berjuang mempertahankan keutuhan negara dan bangsa Indonesia di masa Liberal dan Demokrasi Terpimpin Kehidupan Bangsa Indonesia di masa Orde Baru dan Reformasi Kontribusu Indonesia dalam perdamaian dunia Perubahan Demokrasi Indonesia 1950 sampai dengan Era reformasi Tabel 37. Seni Budaya ( Seni rupa ) Muatan Mengevaluasi konsep, unsur, prinsip, bahan, danteknik dalam berkarya seni rupa Berkreasi karya seni rupadua dimensi berdasarkanimajinasi dengan berbagai media dan teknik Mengevaluasi karya senirupa berdasarkan jenis,tema, fungsi dan nilai estetisnya Berkreasi karya seni rupatiga dimensi berdasarkanimajinasi dengan berbagai media dan teknik Ruang Lingkup Konsep, unsur, prinsip,bahan dan teknikdalam berkarya seni rupa Pembuatan karya seni rupadua dimensi berdasarkan imajinasi dengan berbagai media dan teknik Karya seni rupa berdasarkan jenis, tema, fungsi dan nilai estetisnya Pembuatan karya seni rupatiga dimensi berdasarkan imajinasi dengan berbagai madia dan teknik 107


Tabel 38. PJOK Muatan Perilaku Sportif dalam bermain Bertanggung jawab terhadap keselamatan sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar, sertadalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran. Menghargai perbedaankarakteristik individualdalam melakukan berbagai aktivitas fisik. Menunjukkan kemauanbekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik. Toleransi dan mau berbagi dengan temandalam penggunaan peralatan dan kesempatan. Disiplin selama melakukan berbagaiaktivitas fisik. Belajar menerima kekalahan dan kemenangan dari suatu permainan. Menganalisis, merancang,dan mengevaluasi taktik dan strategi permainan (pola menyerang dan bertahan) salah satu permainan bola besar. Memperagakan dan mengevaluasitaktik dan strategi permainan (menyerang dan bertahan) salah satu permainan bola besar dengan peraturan terstandar. Menganalisis, merancang,dan mengevaluasi taktik dan strategi permainan (pola menyerang danbertahan) salah satu permainan bola kecil. Memperagakan dan mengevaluasitaktik dan strategi permainan (menyerang dan bertahan)salah satu permainan bola kecil dengan peraturan terstandar. Menganalisis, merancang,dan mengevaluasi taktikdan strategi dalam simulasi perlombaan salah satu nomor atletik(jalan cepat, lari, lompatdan lempar)yang disusun sesuai peraturan. Memperagakan dan mengevaluasitaktik danstrategi dalam perlombaan salah satu nomor atletik (jalan cepat, lari, lompat, danlempar) dengan peraturan terstandar. Menganalisis, merancang, dan mengevaluasi strategidan taktik menyerangdan bertahan dalam olahraga beladiri yangdisusun sesuai peraturan permainan. mengevaluasitaktik danstrategi menyerang dan bertahan pada simulasipertarungan olahraga bela diri. Memperagakan dan mengevaluasitaktik danstrategi menyerang dan bertahan pada simulasipertarunganolahraga bela diri. Menganalisis konsep penyusunan program peningkatan serta mengevaluasiderajat kebugaran jasmani terkait kesehatan dan keterampilan secara pribadi berdasarkan instrument yang dipakai. Menyusun program peningkatan serta mengevaluasiderajat kebugaran jasmani terkaitkesehatan dan keterampilan secara pribadi berdasarkan instrument yang dipakai. 108


Muatan Menganalisis, merancang, dan mengevaluasi beberaparangkaian senam lantai Memperagakan beberapa rangkaian senamlantai. Menganalisa dan merancang koreografiaktivitas gerak ritmik,serta mengevaluasi kualitas gerakan (execution). Memperagakan dan mengevaluasi rangkaianaktivitas gerak ritmik (masing- masing tiga hingga lima gerak). Menganalisis keterampilan 4 gaya renang untuk memperbaiki keterampilan gerak, danketerampilan renang penyelamatan/pertolong an kegawatdaruratan di air, serta tindakan lanjutan di darat. Mempraktikkan keterampilan 4 gayarenang,dan keterampilan renang penyelamatan/pertolo ngan kegawatdaruratan di air,serta tindakan lanjutan di darat (contoh: tindakan resusitasi jantung dan paru (RJP)). Memahami berbagai peraturan perundanganserta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedarNARKOBA dan psikotropika. Menyajikan berbagai peraturan perundanganserta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedarNARKOBA dan psikotropika Memahami beberapa faktor yang dapat mencegah perilaku terkait yang menjurus kepada STDS (SexuallyTransmitted Disease), AIDS dan kehamilan Menyajikan berbagai upaya untuk mencegah perilaku terkait yang menjurus kepada STDS(Sexually Transmitted Disease), AIDS dan kehamilan. Memahami dampak danpenanggulangan Penyakit Menular Seksual (PMS) terhadap diri sendiri, keluarga dan masyarakat Menyajikan dampak danpenanggulangan Penyakit Menular Seksual (PMS) terhadapdiri sendiri, keluarga dan masyarakat Ruang Lingkup Permainan Sepakbola Permainan Bolavoli Permainan Bola-basket Permainan Softball Permainan Bulutangkis Permainan TenisMeja Tolak Peluru Lempar lembing Pencak Silat KebugaranJasmani Senam Lantai Aktivitas Renang Undang-UndangPenyalahgunaanNARKOBA STDS, AIDS dan Kehamilan di luarnikah Penyakit MenularSeksual (PMS) 109


Tabel 39. PKWU Muatan Memahami desain produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya. Mendesain produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat Menganalisis proses produksi usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber. Mendesain proses produksi usaha kerajinan fungsi hias dari berb agai bahan limbah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya. Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah Mencipta karya kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur Memahami pembuatan proposal usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah. Membuat proposal dan mempraktekkan usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah. Memahami desain produk dan pengemasan karya kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya. Mendesain produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya. Menganalisis proses produksi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber. Mendesain proses produksi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya. Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah. Mencipta karya kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur. Menganalisis hasil usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan kriteria keberhasilan usaha. Menyajikan hasil evaluasi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan kriteria keberhasilan usaha. 110


Ruang Lingkup Produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan pengemasannya, meliputi : 1. Pengertian kerajinan fungsi hias dari bahan limbah (kulit telur, batok kelapa, kerang, dll) sebagai hiasan (hiasan dinding, hiasan gantung, interior/eksterior ruang, dll) 2. Aneka produk kerajinan dari bahan limbah sebagai fungsi hias 3. Fungsi hias dari produk kerajinan bahan limbah 4. Unsur estetika dan ergonomis produk kerajinan 5. Motif ragam hias pada kerajinan fungsi hias dari bahan limbah 6. Teknik pembuatan benda kerajinan fungsi hias dari bahan limbah 7. Pengemasan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah 8. Desain produk aneka produk kerajinan dari bahan limbah sebagai fungsi hias 9. Unsur estetika dan ergonomis, praktis dan marketable desain produk kerajinan 10. Peluang usaha, pengembangan ide dan resiko usaha produk kerajinan 11. Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha dan memetakan peluang usaha produk kerajinan 12. Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif merancang kelayakan desain produk kerajinan Mendesain proses produksi kerajinan fungsi hias, meliputi : 1. Pengertian proses produksi kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di lingkungan sekitar 2. Proses produksi pada sentra/usaha kerajinan fungsi hias (teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan) 3. Menetapkan desain proses produksi kerajinan fungsi hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan) 4. Merancang aliran proses produksi 5. Langkah keselamatan kerja Sumber daya kerajinan fungsi hias, meliputi : 1. Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar) pada usaha kerajinan fungsi hias 2. Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan fungsi hias 3. Praktek pembuatan kerajinan fungsi hias berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan) 4. Penerapan keselamatan kerja Proposal usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah meliputi: 1. Pengertian proposal usaha 2. Sitematika penyusunan proposal usaha 3. Membuat proposal usaha 111


Ruang Lingkup Proposal usaha disusun berdasarkan : a. Deskripsi perusahaan Deskripsi umum Riwayat dan dokumen Visi, misi dan tujuan Jenis usaha Produk yang dihasilkan b. Pasar dan pemasaran Gambaran lingkungan usaha Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar) Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan) c. Aspek produksi Analisa lokasi usaha Fasilitas dan peralatan produksi Kebutuhan bahan baku Kebutuhan tenaga kerja Proses produksi Kapasitas produksi Struktur biaya produksi d. Aspek keuangan Tahapan pelaksanaan Biaya pra investasi Biaya investasi Biaya pemasaran, administrasi dan umum Sumber pembiayaan dan penggunaan dana Proyeksi laba rugi Proyeksi aliran kas Analisis manfaat financial usaha Produk kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah, meliputi : 1. Pengertian desain dalam kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, makrame, tenun, tapestry, dll) 2. Aneka produk kerajinan fungsi pakai 3. Fungsi produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah 4. Unsur estetika dan ergonomis produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah 5. Motif ragam hias pada kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah 6. Teknik pembuatan benda kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah 7. Pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah 8. Peluang usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah 9. Mengembangkan ide dan peluang usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah 10. Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah 11. Memetakan peluang usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah 112


Ruang Lingkup Mendesain proses produksi kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah, meliputi : 1. Pengertian proses produksi dan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi. 2. Proses produksi pembuatan kerajinan fungsi pakai bahan limbah dengan berbagai teknik pembuatan benda kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah 3. Menetapkan desain proses produksi kerajinan fungsi pakai bahan limbah berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan) 4. Langkah keselamatan kerja 5. Perancangan promosi penjualan produk Sumber daya kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah, meliputi : 1. Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar) pada usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah 2. Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah 3. Praktek kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan) Analisa hasil usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah. Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan usaha 1. Laporan keuangan 2. Penghitungan rasio keuangan : Rasio Likuiditas Rasio Rentabilitas Rasio Solvabilitas 3. Teknik dan Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi Tabel 40. P K N Muatan Menganalisis nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkarankewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Menyaji hasil analisisnilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus –kasus pelanggaranhak dan pengingkaran kewajiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Memprediksi praksis (kehidupan nyata) pelindungandan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilandan kedamaian Menalar hasil evaluasi praksis (kehidupan nyata)perlindungan dan penegakan hukum dalam masyarakatuntuk menjamin keadilan dan kedamaian 113


Muatan Mengidentifikasi pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap negara dalam bingkai BhinnekaTunggal Ika Mempresentasikanhasil identifikasi pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadapnegara dalam bingkai BhinnekaTunggal Ika Ruang Lingkup Makna hak dan kewajiban warganegara. Jenis-jenis hak dan kewajiban warga negara dalam Pancasila. Kasus pelanggaran hak warga negara Kasus Pengingkaran kewajiban warganegara Penanganan pelanggaran hak dan pengingkarankewajiban warga negara Hakikat Perlindungan danPenegakkan Hukum Peran Lembaga Penegak Hukum dalam Menjamin Keadilan dan Kedamaian Praktik perlindungan dan penegakan hukum Pengaruh positif kemajuan IPTEK terhadap Negara Kesatuan RepublikIndonesia Pengaruh negatif kemajuan IPTEK terhadap Negara Kesatuan RepublikIndonesia Sikap selektif dalam menghadapiberbagai pengaruhkemajuan IPTEK Tabel 41. Matematika Peminatan Muatan Menjelaskan dan menentukan limit fungsi trigonometri Menyelesaikan masalah berkaitan dengan limit fungsi trigonometri Menjelaskan dan menentukan limit di ketakhinggaan fungsi aljabar dan fungsi trigonometri Menyelesaikan masalah berkaitan dengan eksistensi limit di ketak-hinggaan fungsi aljabar dan fungsi trigonometri Menggunakan prinsip turunan ke fungsi Trigonometrisederhana Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan turunan fungsi trigonometri Ruang Lingkup Limitfungsi Trigonometri Pengertian limit fungsi disuatu titik Pengertian limit melalui pengamatan grafik fungsi Pemahaman secara intuisi Limit trigonometri melalui perhitungan Menyelesaikan Limit Fungsi Trigonometri Limit di ketakhinggaan fungsi aljabar dan fungsi trigonometri Aplikasi Limit fungsi Turunan fungsi trigonometri Definisi turunan fungsi trigonometri Sifat-sifatturunan fungsi trigonometri Turunanbalikan trigonometri Menyelesaikan dan menyajikan permasalahan berkaitan dengan fungsitrigonometri Turunanfungsi implicit Trigonometri Turunandari persamaan parameter Aplikasi turunan fungsi trigonometri 114


Tabel 42. Fisika Muatan Menganalisis prinsip kerja peralatan listriksearah (DC) dalam kehidupan sehari-hari Mempresentasikanhasil percobaantentang prinsipkerja rangkaian listrik searah (DC Menganalisa muatan listrik, gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik, serta penerapannya pada berbagai kasus Melakukan percobaan dan presentasi tentang kapasitor Menganalisis medan magnetik, induksi magnetik, dan gaya magnetik pada berbagai produk teknologi Melakukan percobaan tentang induksi magnetikdan gaya magnetik disekitar kawat berarus listrik berikut presentasi hasilnya Menganalisisfenomena induksi elektromagnetikdalamkehidupan sehari-hari. Melakukanpercobaan tentang induksielektromagnetik berikut presentasi hasilnya dalam kehidupan sehari-hari Menganalisi s rangkaianarus bolakbalik (AC) serta penerapannya Mempresent a si-kanprinsip kerjapenerapan rangkaian arus bolak-balik (AC) dalam kehidupan sehari-hari Menganalisis fenomena radiasi elektromagnetik, pemanfaatannya dalam teknologi, dan dampaknya pada kehidupan. Mempresentasikan manfaat radiasi elektromagnetik dan dampaknya pada kehidupan seharihari. Menganalisisfenomena perubahan panjang, waktu, dan massa dikaitkan dengan kerangka acuan,dan kesetaraan massa dengan energi dalam teori relativitaskhusus Menyelesaikanmasalah terkait dengan konsep relativitas panjang,waktu, massa, dan kesetaraan massa dalam energi Menganalisis secarakualitatif gejala kuantum yang mencakup sifat radiasi benda hitam, efek fotolistrik, efekCompton, dan sinar Xdalam kehidupan sehari-hari Menyajikan laporan tertulis dari berbagai sumber tentangpenerapan efek fotolistrik, efek Compton, dan sinar X dalam kehidupan sehari-hari Memahami konsep penyimpanan dantransmisi datadalam bentuk analog dan digital serta penerapannyadalam teknologi informasi dan komunikasi Menyajikan karya hasil penelusuran informasi tentang transmisi dan penyimpanan data dalam bentuk analogdan digital serta penerapannya dalamteknologi informasi dan komunikasi Menganalisis karakteristik inti atom, radioaktivitas, pemanfaatan, dampak, dan proteksinya dalam kehidupan sehari-hari Menyajikan laporan tentang sumber radioaktif, radioaktivitas, pemanfaatan, dampak, dan proteksinya bagi kehidupan Menganalisis keterbatasan sumber energi dandampaknya bagi kehidupan Menyajikan ide/gagasan penyelesaianmasalah keterbatasansumber energi alternatif Ruang Lingkup Listrik arus searah Listrik Statis Medan Magnet dan gaya magnet Induksi elektromagnetik Rangkaian arus bolak-balik Radiasi Elektromagnetik Relativitas 115


Ruang Lingkup Mekanika Kuantum Teknologi Digital Radioaktivitas Sumber Energi Tabel 43. Kimia Muatan Menganalisis penyebabadanya fenomena sifatkoligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titikbeku dan tekanan osmosis. Membedakan sifat koligatif larutan elektrolit dan larutannonelektrolit. Menyajikan hasil analisis berdasarkan data percobaan terkait penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titikbeku, dan tekanan osmosis larutan. Mengolah dan menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifatkoligatif larutan elektrolit dengan sifatkoligatif larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama Mengevaluasi gejala atau proses yang terjadi dalam contohsel elektrokimia (sel volta dan sel elektrolisis) yang digunakan dalam kehidupan Menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi dan mengajukan ide/gagasan untuk mengatasinya Menerapkan hukum/aturan dalam perhitungan terkait selelektrokimia Menciptakan ide/gagasan produk selelektrokimia Mengajukan ide/gagasan untuk mencegah dan mengatasi terjadinya korosi Memecahkan masalahterkait dengan perhitungan sel elektrokimia Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak, proses pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali dan alkali tanah, periode 3)serta unsur golongan transisi (periode 4) dansenyawanyadalam kehidupan seharihari. Menalar dan menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak, proses pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali dan alkali tanah, periode 3) serta unsur golongantransisi (periode 4) dan senyawanyadalam kehidupan sehari-hari. 116


Muatan Menganalisis struktur, tata nama, sifat dan kegunaan senyawa karbon (halo alkana, alkanol, alkoksi alkana,alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat) Menalar dan menganalisis struktur, tata nama, sifat dan kegunaan senyawa karbon (halo alkana, alkanol, alkoksi alkana,alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat). Menganalisis struktur,tata nama, sifat, dan kegunaan benzen dan turunannya. Menalar dan menganalisis struktur,tata nama, sifat, dan kegunaan benzen dan turunannya Menganalisis struktur,tata nama, sifat dan penggolongan makromolekul (polimer,karbohidrat, dan protein) Menalar dan menganalisis struktur, tata nama, sifat dan kegunaan makromolekul (polimer,karbohidrat, dan protein) Menganalisis struktur, tata nama, penggolongan, sifat, dan kegunaan lemak Menalar dan menganalisis struktur, tata nama, penggolongan, sifat, dan pengaruh lemak bagi tubuh Ruang Lingkup Sifat KoligatifLarutan Diagram P-T Tekanan Uap Penurunan titikbeku Kenaikan titikdidih Osmosis, dantekanan osmotik Sifat koligatif larutan elektrolitdan larutan nonelektrolit Redoks dan Sel Elektrokimia Penyetaraan persamaan reaksiredoks Sel Elektrokimia dan potensialsel Sel Elektrolisisdan Hukum Faraday Kimia Unsur Kelimpahan unsur-unsur dialam Sifat fisis dan sifat kimia unsur-unsur gas mulia, halogen, alkali,alkali tanah,periode 3, dan periode 4. Pembuatan unsur-unsur dan senyawa halogen, alkali,alkali tanah, aluminium, nitrogen, oksigen, belerang, silikon, besi, kromium, tembaga. Kegunaan dan dampak unsur/senyawabagi manusia dan lingkungan 117


Ruang Lingkup Struktur, Tatanama, Sifat,Identifikasi danKegunaan Senyawa: Halo alkana Alkanol dan Alkoksi alkana Alkanal danAlkanon Asam alkanoat Alkil alkanoat Benzena Polimer Tabel 44. Biologi Muatan Menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada Mahluk Hidup berdasarkan hasil percobaan. Merencanakan dan melaksanakanpercobaan tentang faktor luar yang memengaruhi proses pertumbuhandan perkembangan tanaman, dan melaporkan secara tertulis dengan menggunakan tatacara penulisan ilmiah yang benar. Memahami peran enzim dalam proses metabolisme dan menyajikan data tentang proses metabolisme berdasarkan hasil investigasi dan studi literature untuk memahami proses pembentukan energi pada mahluk hidup. Melaksanakan percobaan dan menyusun laporan hasil percobaan tentang cara kerja enzim, fotosintesis, respirasi anaerob secara tertulis dengan berbagai media. Menganalisis keterkaitan antarastruktur dan fungsi gen, DNA, kromosom dalam proses penurunan sifat pada mahluk hidup serta menerapkan prinsi- prinsip pewarisan sifat dalam kehidupan. Membuat model untuk mensimulasi proses sintesis protein serta peran DNA dankromosom dalam proses pewarisan sifat. Menganalisis proses dan Menyajikan data hasil analisis pembelahan sel Memahami pola-pola Hukum Mendel Mengaitkan pola-pola Hukum Mendeldengan peristiwa yang ditemukan sehari-hari. Memahami dan mengevaluasi pola-pola hereditas pautan dan pindah silang Menganalisis dan menyajikan data hereditas pada manusia 118


Muatan Menganalisis peristiwa dan Menyajikan data proses mutasi Menganalisis tentang teori evolusi dan seleksi alam dengan pandangan baru mengenai pembentukan spesies baru dibumi berdasarkan studi literature. Mengevaluasi pemahaman diri tentang berbagai pandangan mengenai evolusi makhluk hidup dan menciptakan gagasan baru tentang kemungkinan-kemungkinan teori evolusi berdasarkan pemahaman yang dimilikinya. Memahami tentang prinsip-prinsip bioteknologi yang menerapkan bioprosesdalam menghasilkan produk baru untukmeningkatkan kesejahteraan manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Merencanakan dan melakukan percobaan dalam penerapan prinsipprinsip bioteknologi konvensional untukmenghasilkan produk dan mengevaluasiproduk yang dihasilkan serta prosedur yang dilaksanakan Ruang lingkup Pertumbuhandan perkembangan Enzim dan Metabolisme Genetika Pembelahansel Hukum Mendel dan penyimpangan semu Hukum Mendel Pola-pola hereditas, Pautan, dan Pindah silang Hereditas Manusia Mutasi, dampak, dan manfaatnya Teori Evolusi Bioteknologi 119


Tabel 45. Ekonomi Muatan Mendeskripsikan dan menyajikan akuntansi sebagai sistem informasi Mendeskripsikan konsep dan menyajikan persamaan dasar akuntansi Menganalisis penyusunan siklus akuntansi dan membuat laporan keuangan pada perusahaan jasa Menganalisis penyusunan siklus akuntansi dan membuat laporan keuangan pada perusahaan dagang Menganalisis tahapan dan membuat penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa dan dagang Ruang Lingkup Akuntansi dalam sistem informasi persamaan dasar akuntansi keuangan pada perusahaan jasa keuangan pada perusahaan dagang Siklus Akuntansi Tabel 46. Sosiologi Muatan Memahami berbagai jenisdan faktor-faktor perubahan sosial serta akibat yang ditimbulkannya dalam kehidupan masyarakat Menalar berdasarkan pemahaman dari pengamatan dan diskusi tentang perubahan sosial dan akibat yang ditimbulkannya. Memahami berbagai permasalahan sosial yangdisebabkan oleh perubahan sosial di tengah-tengah pengaruh globalisasi. Mengategorisasikan berbagai permasalahan sosial yang disebabkan oleh globalisasi serta akibat-akibatnya dalam kehidupan nyata di masyarakat sehingga dapat merespons berbagaipermasalahan sosial dan ketimpangan yang disebabkan proses globalisasi. Memahami faktor penyebab ketimpangan sosial dan pertautannya dengan perubahan sosialdi tengah-tengah globalisasi. Mengolah hasil kajian dan pengamatan tentangketimpangan sosial sebagai akibat dari perubahan sosial ditengah-tengah globalisasi. Mendeskripsikan cara melakukan strategi pemberdayaan komunitasdengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah-tengah pengaruh globalisasi. Merancang, melaksanakan, dan melaporkan aksi pemberdayaan komunitasdengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah-tengah pengaruh globalisasi . Mengevaluasi aksi pemberdayaan komunitassebagai bentuk kemandirian dalam menyikapi ketimpangan sosial. Mengelaborasikan berbagai alternatif pemberdayaan sosial yang diperlukan untuk mengatasi ketimpangansosial di masyarakat 120


Ruang Lingkup faktor-faktor perubahan sosial . proses globalisasi. ketimpangan sosial. pemberdayaan komunitas. alternatif pemberdayaan sosial Tabel 47. Geografi Muatan Memahami konsep wilayah dan pewilayahan dalam perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota Membuat peta pengelompokan penggunaan lahan di wilayah kabupaten/kota/provinsi berdasarkan data wilayahsetempat Menganalisis struktur keruangan desa dan kota, interaksi desa dan kota, serta kaitannya dengan usaha pemerataan pembangunan Membuat makalah tentang usaha pemerataan pembangunan di desa dan kota yang dilengkapi dengan peta, bagan, tabel, grafik, dan/atau diagram Menganalisis jaringan transportasi dan tata guna lahan dengan peta dan/atau citra pengindraan jauh serta Sistem Informasi Geografis (SIG) kaitannya dengan pengembangan potensi wilayah dan kesehatan lingkungan Menyajikan peta tematik berdasarkan pengolahan citra pengindraan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk pengembangan potensi wilayah dan kesehatan lingkungan Menganalisis karakteristik negara maju dan negara berkembang dalam konteks pasar bebas Membuat makalah tentang interaksi Indonesia dengan Negara maju dan Negara berkembang dalam konteks pasar bebas yang dilengkapi dengan peta, tabel, grafik, dan/atau Diagram Ruang Lingkup Perencanaan tata wilayah nasional Peta pengelompokan lahan Pemerataan pembangunan Jaringan Transportasi Sistem Informasi geografis ( SIG ) Karakteristik negara maju dan negara berkembang 121


Tabel 48. Sejarah Peminatan Muatan Mengevaluasi perkembangan dan dampak Perang Dingin terhadap kehidupan politik dan ekonomi global Mengevaluasi sejarah organisasi global dan regional diantaranya: GNB, ASEAN, OKI, APEC ,OPEC, MEE, GATT, WTO, NAFTA dan CAFTA Mengevaluasi sejarah kontemporer dunia antara lain runtuhnya Pakta Warsawa, Uni Soviet, Jerman Bersatu, Konflik Kamboja, Perang Teluk, Apartheid di Afrika Selatan, Konflik Yugoslavia dan terorisme dunia bagi kehidupan sosial dan politik global. Membuat kliping tentang perkembangan dan dampak Perang Dingin terhadap kehidupan politik dan ekonomi global. Membuat kliping tentang sejarah organisasi global dan regional diantaranya: GNB, ASEAN, OKI,APEC, OPEC, MEE, GATT, WTO, NAFTA dan CAFTA. Merekonstruksi salah satu peristiwa sejarah kontemporer dunia seperti runtuhnya Pakta Warsawa, Uni Soviet, Jerman Bersatu, Konflik Kamboja, Perang Teluk, Apartheid di Afrika Selatan, Konflik Yugoslavia dan terorisme dunia bagi kehidupan sosial dan politik global, dalam bentuk tulisan atau media lain. Mengevaluasi kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi, politik dan militer pada awal kemerdekaan sampai dengan tahun 1950 Mengevaluasi secara kritis peristiwa revolusi nasional dan sosial yang terjadi pada awal-awal kemerdekaan. Mengevaluasi secara kritis hubungan kausalitas kebijakan politik dan pemberontakan antara tahun 1948 – 1965. Menyajikan informasi dalam bentuk tulisan tentang kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi, politik dan militer pada awal kemerdekaan sampai dengan tahun 1950. Merekonstruksi peristiwa revolusi nasional dan sosial yang terjadi pada awal-awal kemerdekaan dan menyajikan dalam bentuk tulisan. Merekonstruksi hubungan kausalitas secara kritis hubungan antara kebijakan politik dan pemberontakan antara tahun 1948 – 1965, dalam bentuk tulisan. Mengevaluasi pengaruh Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pendidikan bangsa Indonesia Merekonstruksi perkembangan politik, ekonomi, sosial budaya dan pendidikan pada masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin, menyajikan dalam bentuk tulisan Mengevaluasi perkembangan politik, ekonomi, sosial budaya dan pendidikan pada masa Orde Baru dan Reformasi Merekonstruksi perkembangan politik, ekonomi, sosial budaya dan pendidikan pada masa Orde Baru dan Reformasi, menyajikan dalam bentuk tulisan. 122


Muatan Mengevaluasi perkembangan IPTEK dalam era globalisasi dan dampaknya bagi kehidupan manusia. Mengevaluasi perkembangan Revolusi Hijau di Indonesia Membuat rekonstruksi sejarah tentang perkembangan IPTEK dalam era globalisasi dan dampaknya bagi kehidupan manusia, dalam bentuk tulisan atau media lain. Membuat rekonstruksi sejarah tentang perkembangan Revolusi Hijau dan Lingkungan Hidup pada zaman Orde Baru dan Reformasi, dalam bentuk tulisan atau media lain Ruang Lingkup Perkembangan dan dampak Perang Dingin terhadap kehidupan politik dan ekonomi global Sejarah organisasi global dan regional diantaranya: GNB, ASEAN, OKI, APEC, OPEC, MEE, GATT, WTO, NAFTA dan CAFTA Sejarah kontemporer dunia antara lain runtuhnya Pakta Warsawa, Uni Soviet, Jerman Bersatu, Konflik Kamboja, Perang Teluk, Apartheid di Afrika Selatan, Konflik Yugoslavia dan terorisme dunia bagi kehidupan sosial dan politik global. Kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi, politik dan militer pada awal kemerdekaan sampai 1950. Peristiwa dan sosial yang terjadi pada awal kemerdekaan. Hubungan kausalitas kebijakan politik dan pemberontakan antara tahun 1948 – 1965. Pengaruh Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pendidikan bangsa Indonesia Perkembangan politik, ekonomi, sosial budaya dan pendidikan pada masa Orde Baru dan Reformasi. Perkembangan IPTEK dalam era globalisasi dan dampaknya bagi kehidupan manusia. Perkembangan Revolusi Hijau di Indonesia 123


Tabel 49. Bahasa dan Sastra Inggris 124 Muatan Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkaithubungan sebab akibat, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan such ... that; so ... that) Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait hubungan sebab akibat, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait benda dengan pewatas berupa sifat, jenis, dan fakta keadaan/kejadian, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan prepositional phrase, adjective clause: finite dan non-finite) Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait benda dengan pewatas berupa sifat, jenis, dan fakta keadaan/kejadian, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keterangan (circumstance), sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan klausa finite atau klausa non-finite) Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keterangan (circumstance), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pengandaian terjadinya/dilakukannya sesuatu yang tidak nyata pada saat ini dan pada waktu lampau, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan conditional: past dan past perfect) Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pengandaian terjadinya/dilakukannya sesuatu yang tidak nyata pada saat ini dan pada waktu lampau, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait hubungan pertentangan dan kebalikan, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan even if ..., unless ..., however, on the other hand, in conbtrast, nevertheless) Muatan


125 Muatan Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks pembahasan ilmiah (discussion) lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait pembahasan isu kontrovesial dan aktual dari sudut pandang, sesuai dengan konteks penggunaannya Teks pembahasan ilmiah (discussion) Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks pembahasan ilmiah (discussion) lisan dan tulis, terkait isu kontroversial dan aktual Menyusun pembahasan ilmiah , lisan dan tulis. Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait konsesi, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan even though, although) Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait konsesi, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks ulasan (review) lisan dan tulis dengan memberi dan meminta penilaian terkait film/buku/cerita, sesuai dengan konteks penggunaannya Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks ulasan (review), lisan dan tulis, terkait film/buku/cerita Menafsirkan fungsi sosial dan unsur kebahasaan lirik lagu terkait kehidupan remaja SMA/MA Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial dan unsur kebahasaan lirik lagu terkait kehidupan remaja SMA/MA Ruang Lingkup Strutur teks intraksi transaksional Teks pembahasan ilmiah Makna kontekstual Lirik lagu


MUATAN LOKAL A. JENIS DAN STRATEGI PELAKSANAAN MUATAN LOKAL Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014, yang dimaksud dengan Muatan lokal adalah bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal. Muatan lokal merupakan bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal yang dimaksudkan untuk membentuk pemahaman peserta didik terhadap keunggulan dan kearifan di daerah tempat tinggalnya. Bahasa Daerah ( Bahasa Jawa ) sebagai Muatan lokal di SMA Negeri 18 Surabaya diajarkan dengan tujuan membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan untuk: a. mengenal dan mencintai lingkungan alam, sosial, budaya, dan spiritual di daerahnya. b. melestarikan dan mengembangkan keunggulan dan kearifan daerah yang berguna bagi diri dan lingkungannya dalam rangka menunjang pembangunan nasional. 126


Muatan lokal dikembangkan atas prinsip: a. kesesuaian dengan perkembangan peserta didik; b. keutuhan kompetensi; c. fleksibilitas jenis, bentuk, dan pengaturan waktu penyelenggaraan; dan d. kebermanfaatan untuk kepentingan nasional dan menghadapi tantangan global. Muatan Lokal di SMA Negeri 18 Surabaya : 1. Muatan Lokalnya yaitu Bahasa Daerah ( Bahasa Jawa ), mengingat pada Permendikbud Nomor 36 Tahun 2018 , salah satunya dapat berupa Bahasa. Pada Permendikbud Nomor 36 Tahun 2018, Muatan Lokal dapat berupa antara lain : a. seni budaya, b. prakarya, c. pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan, d. bahasa, dan/atau e. teknologi. 2. Muatan pembelajarannya berupa bahan kajian terhadap keunggulan dan kearifan di Surabaya pada umumnya, di SMA Negeri 18 Surabaya pada khususnya. 3. Muatan pembelajarannya diintegrasikan antara lain dalam mata pelajaran seni budaya , karena di SMA Negeri 18 Surabaya memiliki Gamelan Jawa,sehingga pembelajarannya dapat menggunakan tembang jawa ( Mocopat, Megatruh dll ), cerita wayang dan lainlain. 127


4. Alasan lainnya karena di SMA Negeri 18 Surabaya memiliki Gamelan Jawa, sekaligus untuk melestarikan budaya jawa. Gambar 6. Gamelan Muatan lokal dirumuskan dalam bentuk dokumen yang terdiri atas: a. kompetensi dasar b. silabus c. buku teks pelajaran. 128


Muatan lokal di SMA Negeri 18 Surabaya diselenggarakan dengan memperhatikan sumber daya pendidikan yang tersedia. Dan ditetapkan sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri, dengan jumlah jam pelajaran paling banyak 2 (dua) jam per minggu. Kebutuhan sumber daya pendidikan sebagai implikasi penambahan beban belajar muatan lokal ditanggung oleh sekolah. Pelaksanaan muatan lokal didukung dengan : a. kebijakan Pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan oleh SMA Negeri 18 Surabaya sesuai kewenangannya; dan b. ketersediaan sumber daya pendidikan yang dibutuhkan. Pengembangan muatan lokal oleh satuan pendidikan dilakukan oleh tim pengembang Kurikulum dengan melibatkan unsur komite sekolah, dan nara sumber, serta pihak lain yang terkait. 129


KOMPETENSI MUATAN LOKAL 1) Tabel 50. Kompetensi Bahasa Jawa Kelas X dan XI Kompetensi Deskripsi Kompetensi Sikap Spiritual 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya Sikap Sosial 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Pengetahuan 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah Keterampilan 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan 130


2) Tabel 51. kompetensi kelas XII SMA Kompetensi Deskripsi Kompetensi Sikap Spiritual 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya Sikap Sosial 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Pengetahuan 3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah Keterampilan 4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan 131


Tabel 52. M u a t a n d a n Ruang Lingkup Bahasa jawa Tingkat Kompetensi Tingkat Kelas Muatan Ruang Lingkup SMA X-XII *Menghargai dan men-syukuri keberadaan bahasa daerah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa untukmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan berbahasa daerah, serta untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah untuk didayagunakan sebagai upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan Nasional *Menunjukkan perilaku jujur, tanggung jawab, dan disiplin dalam menggunakan bahasa daerah untuk menunjukkan tahapan dan langkah kegiatan yang telah ditentukan, serta hidup bersih *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis teks nonsastra (berita, artikel, laporan, dan lainnya) secara lisan dan tulis. *Menginterpretasi, menanggapi dan mengekspresikan isi teks nonsastra secara lisan dan tulis. *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis unsur intrinsik maupun ekstrinsik teks sastra klasik dan modern secara lisan dan tulis. *Menginterpretasi, menanggapidan mengekspresikan teks sastra modern dan klasik (wayang / topѐng ḍhâlâng) sesuai isi secara lisan dan tulis. *Memahami karakteristik bahasa lisan dalam kegiatan bermain peran, dialog, dan berdiskusi sesuai dengan tatakrama *Bermain peran, berdialog, atau berdiskusi sesuai tatakrama *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis teks beraksara Jawa/ carakan Madura sesuai kaidah *Menyusun paragraf menggunakan *Teks artikel *Struktur artikel *Jenis artikel *isi artikel *Teknik membaca ekspresi *Teknik meringkas *Teknik menulis artikel *Teks cerita wayang/ topѐng ḍhâlâng *Unsur intrinsik cerita wayang/ topѐng ḍhâlâng *Unsur ekstrinsik cerita wayang/ topѐng ḍhâlâng *Relevansi isi cerita wayang/ topѐng ḍhâlâng dengan zaman sekarang *Deskripsi isi cerita wayang/ topѐng ḍhâlâng *Teknik membaca indah teks dialog cerita wayang/ topѐng ḍhâlâng *Teks drama. *Ragam bahasa lisan *Karakteristik bahasa lisan dalam kegiatan bermain peran *Teknik membaca naskah drama. *Teknik bermain peran *Teknik menulis naskah drama *Teks beraksara Jawa /carakan Madura *Tata tulis : - pada lingsa/lèngsa - pada lungsi/longsè - pada adeg-adeg/dhekadhek. - pada pangkat/tanḍhȃ pangkat. *Fungsi tata tulis aksara Jawa /carakan Madura *Teknik menulis kalimat aksara Jawa /carakan Madura 132


aksara Jawa/ carakan Madura sesuai kaidah *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis penggunaan bahasa dalam teks sastra dan non sastra secara lisan dan tulis *Membandingkan penggunaan bahasa dalam teks sastra dan non sastra secara lisan dan tulis *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis teks beraksara Jawa/ carakan Madura sesuai kaidah *Menyusun paragraf menggunakan aksara Jawa/ carakan Madura sesuai kaidah *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis puisi tradisional atau modern sesuai dengan karakteristik Membaca, mencipta, dan mempublikasikan puisi tradisional atau modern *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis teks drama, prosa atau puisisesuai kaidah *Menginterpretasi, menanggapi dan memperagakan teks drama, puisi, dan prosa sesuai isi dengan bahasa yang komunikatif. *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis peristiwa budaya daerah sesuai dengan karakteristiknya *Menanggapi peristiwa budaya daerah sesuai dengan karakteristiknya. *Mengidentifikasi, memahami, menganalisis teks pewara atau pidato sesuai kaidah *Menyajikan kegiatan sebagai pewara atau berpidato dengan menggunakan tata krama sesuai dengan konteks budaya *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis teks drama, prosa atau puisisesuai kaidah *Menginterpretasi, menanggapi dan memperagakan teks drama, puisi, dan prosa sesuai isi dengan bahasa *Teknik menulis paragraf aksara Jawa /carakan Madura *Teknik mengalihtuliskan paragraf beraksara Latin ke aksara Jawa /carakan Madura *Teks yang memuat basa rinengga/lalongèt *Karakterisitik bahasa dalam teks sastra *Jenis basa rinengga/lalongèt *Makna basa rinengga/ lalongèt. *Penggunaan basa rinengga/ lalongèt . *panyandra/oca’ pangalem *Teks sastra dan non sastra *Teknik menyusun kalimat *Teknik menyusun paragraf *Teks panyandra/oca’ pangalem *Tekstembang macapat/ mamaca macopat *Jenis-jenis tembang macapat/ mamaca macopat *Ciri-ciri tembang macapat/ mamaca macopat *Teknik penulisan tembang macapat/ mamaca macopat *Tatacara publikasi tembang macapat/mamaca macopat Teknik melagukan tembang macapat *Teks yang memuat Aksara Murda/aksara rajȃ, Aksara Swara, dan Aksara Rekan/aksara rèkaan *Tata cara penulisan: - Aksara Murda/aksara rajȃ. - aksara swara/ *Aksara Rekan/aksara rèkaan *Teknik menulis kalimat menggunakan : - Aksara Murda/aksara rajȃ - Aksara Swara 133


yang komunikatif *Mengidentifikasi, memahami, menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam tembang macapat *Menginterpretasi nilai-nilai moral yang terkandung dalam tembang macapat *Mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis teks aksara Jawa/carakan Madhurâ sesuai kaidah *Membaca cepat teks wacana sastra atau nonsastra beraksara Jawa/carakan Madhurâ - Aksara Rekan/aksara rèkaan *Teknik menulis paragraf *Teks aksara Jawa /carakan Madhurâ yang memuat angka Jawa. *Teknik menulis angka Jawa *Teknik membaca Sengkalan *Makna sengkalan dalam kalimat *Teknik menulis kalimat dengan angka Jawa. *Teknik menulis kalimat yang memuat sengkalan. *Teknik menyalin (transliterasi) *Teknik membaca cepat 134


3.5 PENGATURAN BEBAN BELAJAR Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran. Pada Kurikulum Merdeka Kelas X : 1. Di Kelas X masih belajar mata pelajaran umum, belum ada pilihan mata pelajaran peminatan. 2. Untuk Mata Pelajaran IPA ( Fis, Kim, Bio ) dan IPS ( Sejarah, Geo, Sosio, Eko ) dipecah masing-masing 3 JP 3. Beban belajar di Kelas X dan kelas XI yaitu 46 Jam per minggu. 4. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P 5 ) jumlahnya 30% dari Intrakurikuler. 5. Pelaksanaan P5 di jam ke 9-10 dari hari Senin sampai Kamis. Pada kurikulum Merdeka Kelas XI : 1. Beban belajar di Kelas X dan kelas XI yaitu 46 Jam per minggu. 2. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P 5 ) jumlahnya 30% dari Intrakurikuler. 3. Pelaksanaan P5 di jam ke 9-10 dari hari Senin sampai Kamis. 4. Selain Mata Pelajaran Wajib, ada 4 macam Pilihan Mata Pelajaran masing-masing 5 JP 5. Untuk Pilihan Mata Pelajaran di Kelas XI tetap mempertimbangkan sumber daya guru pengampu. Pada Kurikulum 2013 : Beban belajar Kelas XII adalah 44 pelajaran per minggu, ditambah Mulok 2Jam per minggu, sehingga jumlahnya 46 jam per minggu. 135


3.6 PANDUAN AKADEMIK 3.6.1 PELAKSANAAN PROGRAM PEMBELAJARAN SAINTIFIK Proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karena itu Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Pendekatan saintifik diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik. Dalam pendekatan atau proses kerja yang memenuhi kriteria ilmiah, para ilmuwan lebih mengedepankan penalaran induktif (inductive reasoning) yang memandang fenomena atau situasi spesifik untuk kemudian menarik simpulan secara keseluruhan. Metode ilmiah merujuk pada teknik-teknik investigasi atas suatu fenomena/gejala, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Belajar dengan Pendekatan saintifik dapat mengembangkan kemampuan berfikir peserta didik. Pendekatan saintifik mendukung peserta didik dalam proses mencari tahu tentang sesuatu dengan caranya sendiri. Pendekatan saintifik mendukung peserta didik melakukan penemuannya sendiri. Proses pembelajaran saintifik memuat aktivitas : a.mengamati, b.menanya, c.mengumpulkan informasi/mencoba, d.mengasosiasikan/mengolah informasi, dan e.mengomunikasikan. Sehingga dengan pembelajaran pendekatan saintifik lebih muda di terima peserta didik, lebih bermakna bagi peserta didik. Sejalan dengan itu, peran guru sebagai pendidik adalah merancang dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Seorang guru harus memiliki kompetensi salah satunya kompetensi pedagogik yaitu kemampuan guru dalam pengembangan pembelajaran, baik dalam 136


merancang pelaksanaan pembelajaran maupun pada penyelenggaraan kegiatan pembelajaran peserta didik. Guru melaksanakan proses pembelajaran melalui langkah-langkah pembelajaran pendekatan saintifik dengan : mengamati melalui problem statement, menanya melalui stimulasi, mengumpulkan data melalui data colection, mengasosiasi melalui data prosessing dan generalisasi, serta mengkomunikasikan melalui Verifikasi. Dengan belajar maka peserta didik bisa memahami banyak hal yang sebelumnya tidak diketahuinya. Walaupun tidak dirasakan langsung, namun perlahan namun pasti, peserta didik akan mengalami pengembangan wawasan yang didapat dari berbagai pelajaran yang dipelajarinya di sekolah. Guru sudah mengetahui bahwa dengan mengimplementasikan pendekatan saintifik pembelajaran akan lebih bermakna bagi anak. Proses pembelajaran akan berlangsung dengan menyenangkan, kreatif dan inovatif. Peserta didik membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan caranya sendiri, saat mereka melakukan kegiatan mengamati dan guru memberikan kesempatan kepadanya untuk menanya adalah merupakan kegiatan awal saintifik. Saat peserta didik melakukan kegiatan menalar dan mengumpulkan informasi adalah kegiatan lanjutan dari saintifik. Peserta didik menginformasikan kegiatan yang sudah dilakukan itu kegiatan akhir dari saintifik. 137


3.6.2 PROGRAM TAHUNAN DAN PROGRAM SEMESTER 1. Program Tahunan ( Prota ) Prota adalah susunan alokasi waktu pembelajaran selama satu tahun untuk mencapai standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang diharapkan. Alokasi waktu sangat diperlukan agar seluruh SK dan KD bisa diterapkan dan diterima oleh para peserta didik. Bapak/Ibu Pendidik bisa menyusun prota setelah jumlah jam mengajar untuk mapel tertentu sudah diketahui. Dari banyaknya waktu yang diberikan, Bapak/Ibu harus mengalokasikan waktu tersebut melalui prota dan biasanya dilakukan di awal tahun ajaran baru. Keberhasilan Bapak/Ibu membuat prota akan berpengaruh pada administrasi pembelajaran yang lain, misalnya program semester silabus, RPP, dan lainnya. 2. Program semester ( Promes ) Promes adalah bentuk penjabaran dari prota yang memuat gambaran pembelajaran dan pencapaian yang ingin diraih selama satu semester. Dengan adanya promes ini, Bapak/Ibu Pendidik akan lebih mudah dalam menuntaskan mata pelajaran yang Bapak/Ibu ampu. Adapun fungsi prota dan promes adalah sebagai berikut. 1. Fungsi prota Fungsi prota adalah sebagai berikut. 1. Mengorganisir pembelajaran agar bisa berjalan secara optimal. 2. Dijadikan pedoman untuk menyusun promes. 3. Dijadikan pedoman dalam menyususn kalender pendidikan. 4. Digunakan sebagai acuan untuk mengoptimalkan penggunaan waktu efektif pembelajaran yang tersedia. 138


2. Fungsi promes Fungsi promes adalah sebagai berikut. 1. Bisa mempermudah tugas saat mengadakan pembelajaran selama satu semester. 2. Mampu mengarahkan kegiatan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah diprogram. 3. Menjadi pola dasar untuk mengatur tugas dan wewenang setiap pihak yang ikut serta dalam pembelajaran. 4. Menjadi pedoman guru dan dalam bekerja dan belajar. 5. Menjadi tolok ukur efektivitas pada proses pembelajaran. 6. Menjadi bahan untuk menyusun data, sehingga terbentuk keseimbangan kerja. 7. Mampu menghemat waktu, tenaga, biaya, dan alat penunjang karena pembelajaran bisa berlangsung secara efektif dan efisien. Pada Pekan efektif adalah hari-hari yang bisa digunakan untuk melakukan proses pembelajaransecara efektif. Artinya, hari itu bukan hari libur maupun hari peringatan khusus. Untuk menentukan pekan efektif Bapak/Ibu harus menghitung banyaknya minggu/pekan dalam satu tahun. Selanjutnya, Bapak/Ibu kembali menghitung pekan tidak efektif di tahun yang sama. Barulah diperoleh hasil minggu/pekan efektif dengan cara mengurangkan banyaknya pekan dalam satu tahun dengan banyaknya pekan tidak efektif. Langkah terakhir adalah menghitung jumlah jam efektif, yaitu dengan mengalikan banyaknya pekan efektif dengan jumlah jam pelajaran per minggu. Berdasarkan hitungan jam efektif yang diperoleh, akan lebih mudah dalam mengatur distribusi materi pembelajaran dalam satu tahun/semester


3.6.3 PENGEMBANGAN SILABUS Silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian mata pelajaran. Silabus paling sedikit memuat: a. Identitas mata pelajaran b. Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas; c. Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategori mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran; d. kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran; e. materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi; f. pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan; g. penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik; h. alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun; i. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan. j. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan pola pembelajaran pada setiap tahun ajaran tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran.


141 3.6.4 PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun berdasarkan KD yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih. Komponen RPP terdiri atas: a. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan; b. identitas mata pelajaran ; c. kelas/semester; d. materi pokok; e. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai; f. tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan; g. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi; h. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;


142 i. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai; j. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran; k. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan; l. langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan m. penilaian hasil pembelajaran. 3. Prinsip Penyusunan RPP Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut: a. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik. b. Partisipasi aktif peserta didik. c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian. d. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi. f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.


143 g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. h. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi. Untuk perangkat pada kurikulum Merdeka karena SMA Negeri 18 Surabaya menerapkan Kurikulum Merdeka “ MANDIRI BERUBAH” maka perangkatnya bisa men-Download pada PLATFORM Merdeka belajar pada Kemdikbud. Tetapi dari awal secara perlahan-lahan mulai belajar membuat modul dan Capaian pembelajarannya. MODUL AJAR 1. Informasi Umum Informasi Umum letaknya paling utama yang terdiri dari identitas sekolah seperti nama sekolah, nama penyusun, fase/kelas, dan alokasi waktu. 2. Kompetensi Awal Kompetensi awal di kurikulum merdeka atau prototype merupakan kompetensi yang harus dimiliki peserta didik sebelum mempelajari topik tertentu, semacam prasyarat. Contoh penulisan kompetensi awal seperti contoh ‘Peserta didik dapat menjelaskan jenis-jenis karangan’. 3. Profil Pelajar Pancasila Selanjutnya, profil Pelajar Pancasila terdapat enam hal, serta enam hal yang dimaksud tidak perlu ditulis semuanya. Hal itu dengan menyesuaikan kondisinya masing-masing, sebab bisajadi guru hanya membutuhkan dua dari enam hal profil Pelajar Pancasila. Penulisan profil Pelajar Pancasila seperti contoh ‘Kreatif, Bernalar, Mandiri, Bergotongroyong, dan lain sebagainya’.


144 4. Sarana dan Prasarana Contoh penulisan sarana dan prasarana sebagai berikut: Media : Video Youtube, PPT Alat : Proyektor, Laptop, Handphone Lingkungan Belajar : Ruang Kelas, Lab, Taman Bahan Bacaan : Modul, Kamus, Majalah 5. Target Peserta Didik Target peserta didik terdapat tiga jenis, guru hanya pilih saja salah satu sesuai dengan keadaannya. Seperti contoh: Peserta Didik Regular Peserta Didik dengan kesulitan belajar Peserta didik dengan pencapaian tinggi 6. Model Pembelajaran Model Pembelajaran disesuaikan dengan model pembelajaran yang guru lakukan saat di kelas, contohnya seperti berikut: 1. Model pembelajaran tatap muka 2. Model pembelajaran jarak jauh 3. Model pembelajaran blended learning Dan untuk kegiatan pembelajaran Kurikulum Merdeka seperti: Kompetensi Inti Kompetensi inti di kurikulum merdeka atau prototype terdiri dari tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, persiapan pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran.


145 Tujuan Pembelajaran ( TP ) Tujuan pembelajaran guru untuk diterapkan ke peserta didik sama dengan membuat RPP. Contohnya adalah: Siswa dapat menulis karangan deskriptif dengan memperhatikan struktur dan tata tulis yang benar. Pemahaman Bermakna Pemahaman bermakna yaitu manfaat yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Contohnya adalah: Manfaat akan diperoleh setelah mengikuti pembelajaran. Manfaat yang dimaksud nantinya dapat peserta didik terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertanyaan Pemantik Pertanyaan Pemantik merupakan pertanyaan yang menimbulkan rasa ingin tahu dan berpikir kritis peserta didik, yang dapat ditanyakan di awal-awal pembelajaran. Sebagai contoh: Pernahkah menulis karangan? Bagaimana langkah-langkah menulis karangan? Persiapan Pembelajaran Contoh: – Menyiapkan contoh karangan deskripsi – Menyiapkan LKPD – Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran sama dengan ketika guru membuat RPP, terdapat pembukaan, kegiatan inti, serta kegiatan penutup. Asessment Asessment di modul ajar Kurikulum Merdeka diantaranya terdiri tiga jenis, yakni diagnostik, formatif, dan sumatif.


146 Pengayaan dan Remedial Refleksi Contoh refleksi seperti: Apakah siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran? Apakah ada kendala dalam pembelajaran? Lampiran, seperti : LKPD, Bahan bacaan guru dan peserta didik, dll. 3.6.5 PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. Pelaksanaan Proses Pembelajaran 1. Alokasi Waktu Jam Pembelajaran : 45 menit 1. Rombongan belajar : 25 2. Jumlah Maksimum Peserta Didik di kelas 36, minimum 20 3. Syarat lainnya : Sarana lainnya : a. Buku Teks Pelajaran Buku teks pelajaran digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Didistribusikan ke peserta didik sesuai dengan jumlah peserta didik, terkadang jika buku tidak mencukupi, maka dibagikan 1 buku untuk 2 peserta didik. b. Pengelolaan Kelas dan Laboratorium, Pendidik : 1) wajib menjadi teladan bagi peserta didik dalam menghayati dan mengamalkan ajaran agam yang dianut, perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai),


santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan 2) lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3) Volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh peserta didik. 4) wajib menggunakan kata-kata santun, lugas dan mudah dimengerti oleh peserta didik. 5) menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar peserta didik. 6) menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, dan keselamatan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran. 7) memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. 8) Guru mendorong dan menghargai peserta didik untuk bertanya dan mengemukakan pendapat. 9) Guru berpakaian sopan, bersih, dan rapi. 10) Pada tiap awalsemester, guru menjelaskan kepada peserta didik silabus mata pelajaran; dan 11) Guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. c. Pelaksanaan Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP, meliputi kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. Kegiatan Pendahuluan Dalam kegiatan pendahuluan, guru wajib:


1) menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran; 2) memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik; 3) mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari; 4) menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; 5) menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. Kegiatan Inti Kegiatan inti menggunakan model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran. Pemilihan pendekatan saintifik atau inkuiri dan penyingkapan (discovery) atau pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning) disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjangnya. a)Sikap Sesuai dengan karakteristik sikap, maka salah satu alternatif yang dipilih adalah proses afeksi mulai dari menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, hingga mengamalkan. Seluruh aktivitas pembelajaran berorientasi pada tahapan kompetensi yang mendorong peserta didik untuk melakuan aktivitas tersebut.


Click to View FlipBook Version