i LAPORAN AKSI PERUBAHAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS ( PKP ) ANGKATAN 1 TAHUN 2023 PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE WHATSAPP SEBAGAI UPAYA MENGATASI AMBIGUITAS KERJA DALAM MENINGKATKAN JANGKAUAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT MENUJU PELAYANAN PRIMA (JALAN MAS PRI) DI KELURAHAN TANJUNG UNCANG KECAMATAN BATU AJI KOTA BATAM Disusun Oleh : Nama : T. AKBAR, S.STP NIP : 19920122201609 1 001 Jabatan : Lurah Tanjung Uncang Unit Kerja : Kecamatan Batu Aji KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL TENAGA KESEHATAN BALAI PELATIHAN KESEHATAN BATAM TAHUN 2023
ii LEMBAR PERSETUJUAN LAPORAN AKSI PERUBAHAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS (PKP) ANGKATAN 1 TAHUN 2023 LAPORAN AKSI PERUBAHAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE WHATSAPP SEBAGAI UPAYA MENGATASI AMBIGUITAS KERJA DALAM MENINGKATKAN JANGKAUAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT MENUJU PELAYANAN PRIMA DI KELURAHAN TANJUNG UNCANG KECAMATAN BATU AJI KOTA BATAM Nama : T. AKBAR, S.STP NIP : 19920122201609 1 001 Jabatan : Lurah Tanjung Uncang Unit Kerja : Kecamatan Batu Aji Disampaikan pada Seminar Rancangan Aksi Perubahan Hari/Tanggal : 30 November 2023 Tempat : Balai Pelatihan Kesehatan Batam MENYETUJUI, COACH MENTOR Eli Novita, SKM, M.Biomed Faisal Novrieco, S.STP, MPA NIP. 19700104199101 2 00 1 NIP.19851121200412 1 002
iii LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKSI PERUBAHAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS (PKP) DI BALAI PELATIHAN KESEHATAN BATAM ANGKATAN I TAHUN 2023 PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE WHATSAPP SEBAGAI UPAYA MENGATASI AMBIGUITAS KERJA DALAM MENINGKATKAN JANGKAUAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT MENUJU PELAYANAN PRIMA DI KELURAHAN TANJUNG UNCANG KECAMATAN BATU AJI KOTA BATAM Nama : T. Akbar, S.STP NIP : 19920122201609 1001 Jabatan : Lurah Tanjung Uncang Unit Kerja : Kecamatan Batu Aji Telah diseminarkan pada Seminar Aksi Perubahan pada tanggal 30 November 2023 di Balai Pelatihan Kesehatan Batam. MENYETUJUI COACH, MENTOR, Eli Novita, SKM, M.Biomed NIP. 19700104199101 2 00 1 Faisal Novrieco, S.STP, MPA NIP.19851121200412 1 002 PENGUJI Drg. Maria Ema Lestari Lamanepa, M.Si, Med NIP. 19650302199002 2 002
iv KATA PENGANTAR Puji dan syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Laporan Aksi Perubahan “PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE WHATSAPP SEBAGAI UPAYA MENGATASI AMBIGUITAS KERJA DALAM MENINGKATKAN JANGKAUAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT MELALUI PELAYANAN PRIMA DI KELURAHAN TANJUNG UNCANG KECAMATAN BATU AJI KOTA BATAM”. Laporan Aksi Perubahan disusun untuk memenuhi tugas sebagai peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Tahun 2023 di Badan Pelatihan Kesehatan Kota Batam. Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membimbing, membantu dan memberikan kesempatan, sehingga dapat menyelesaikan Laporan Aksi Perubahan. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Bapak Faisal Novriecho, S.STP, MPA selaku Camat di Kecamatan Batu Aji Kota Batam sebagai Mentor yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis; 2. Ibu Eli Novita, SKM, M.Biomed selaku Coach yang telah membimbing dan memberikan arahan serta masukan kepada penulis; 3. Widyaiswara/pengajar, pada Diklat PKP Bapelkes Kota Batam Angkatan I Tahun 2023 , yang tidak bisa kami sebutkan satu-persatu, terima kasih atas ilmu, inspirasi dan pengalaman selama masa pembelajaran di kelas; 4. Rekan-rekan peserta Diklat PKP Angkatan I Tahun 2023 Bapelkes Batam yang telah saling mendukung dan memberikan inspirasi selama masa pelaksanaan Diklat PKP dan penyelesaian Laporan Aksi Perubahan ini; 5. Keluarga tercinta yang senantiasa memberikan motivasi dan semangat dalam menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan menyelesaikan Laporan Aksi Perubahan ini;
v Penulis menyadari Laporan Aksi Perubahan masih memiliki banyak kekurangan, penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak untuk perbaikan dan kesempurnaan Laporan Aksi Perubahan ini. Batam, 30 November 2023 T. AKBAR, S.STP NIP. 19920122 201609 1 001
vi DAFTAR ISI Lembar Persetujuan ii Lembar Pengesahan iii Kata Pengantar iv Daftar Isi vi Daftar Tabel viii Daftar Gambar ix Ringkasan Eksekutif 1 Bab I Rancangan Aksi Perubahan 7 1.1 Latar Belakang 7 1.2 Area dan Fokus Aksi Perubahan 11 1.3 Tujuan Aksi Perubahan 12 1.4 Manfaat Aksi Perubahan 13 1.5 Analisi Masalah 14 1.6 Strategi Penyelesaian Masalah 17 1.7 Pemetaan Sikap Perilaku 32 1.8 Adopsi dan Adaptasi Hasil Studi Lapangan 34 Bab II Desktripsi Kinerja Perubahan dan Kepemimpinan 35 2.1 Kinerja Perubahan Organisasi 35 A. Gambaran Umum Instasi 35 B. Visi dan Misi 38 C. Sumber Daya 38 D. Kinerja Organisasi Saat Ini 41 E. Kinerja Organisasi Yang Diharapkan 41 2.2 Kinerja Kepemimpinan 43 A. Membangun Kepemimpinan Pelayanan 43 B. Pengelolaan Budaya Pelayanan (Pemanfaatan TI) 45 C. Pengelolaan Tim 50 Bab III Deskripsi Hasil Aksi Perubahan 51 3.1 Hasil Capaian Aksi Perubahan 51 3.2 Manfaat Aksi Perubahan 55 3.3 Implementasi Pengembangan Kompetensi Dalam Aksi Perubahan 56 3.4 Keterkaitan Mata Pelatihan Pilihan 56
vii Bab IV Diseminasi danPublikasi Aksi Perubahan 57 4.1 Penerapan Strategi Komunikasi 57 4.2 Keberhasilan Mendapat Dukungan Adopsi/Replikasi Aksi Perubahan 57 Bab V Berkelanjutan Aksi Perubahan 58 Bab VI Pelaksanaan Pengembangan Potensi Diri 60 Bab VII Keseimpulan dan Saran 62 7.1 Kesimpulan 62 7.2 Saran 63 Daftar Pustaka 64 Lampiran 65
viii DAFTAR TABEL Tabel.1 Jumlah Penduduk Kelurahan Tanjung Uncang Tabel 1.1 Permasalahan di Kelurahan Tanjung Uncang dalam pelayanan Tabel 1.2 Penapisan Permasalahan Metode USG Tabel 1.3 Tahapan Milestone Tabel 1.4 Jejaring Tim Efektif Tabel 1.5 Susunan Tim Kreatif Tabel 1.6 Rencana Strategis Pengembangan Aksi Perubahan Tabel 1.7 Rekap Nilai Akhir Sikap Prilaku Tabel 2 Kinerja Pelayanan Tabel 3 Capaian Aksi Perubahan Tabel 5 Tahapan Milestone Jangka Menengah dan Jangka Panjang.
ix DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Persyaratan Kepengurusan Gambar 1.1 Identifikasi Akar Penyebab Menggunakan Metode Fishbone Gambar 1.2 Diagnosa Organisasi Gambar 1.3 Business Model Canvas Template Gambar 1. 4 Identifikasi Stakeholder Gambar 1. 5 SK Tim Efektif Gambar 1. 6 Pagu Anggaran Gambar 2 Struktur Organisasi Kelurahan Tanjung Uncang Gambar 2.1 Aplikasi Mobile Whatsapp Gambar 2.2 Persyaratan Kepengurusan Gambar 3 Rapat Pembentukan Tim Efektif Gambar 3.1 Rapat Bersama Tim Efektif Gambar 3.2 Sosialisasi Kepada Masyarakat
1 RINGKASAN EKSEKUTIF A. Latar Belakang 1. Nama Aksi Perubahan Aksi Perubahan yang diimplementasikan berjudul “ Penggunaan Aplikasi Mobile Whatsapp sebagai upaya mengatasi ambiguitas kerja dalam meningkatkan jangkauan pelayanan padamasyarakat melalui pelayanan prima di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam . 2. Alasan Dibuatnya Aksi Perubahan a) Komunikasi Efektif: Aplikasi ini dapat menjadi alat komunikasi yang efektif antara warga dan pihak pemerintah kelurahan. Dengan WhatsApp, informasi dapat disampaikan dengan cepat dan mudah kepada banyak orang. b) Pemberian Informasi yang Cepat dan Akurat: Pihak kelurahan dapat menggunakan aplikasi ini untuk memberikan informasi cepat dan akurat kepada warga seputar peristiwa penting, pengumuman, dan kebijakan pemerintah yang berlaku di tingkat kelurahan. c) Partisipasi Warga yang Lebih Aktif: Dengan memanfaatkan platform digital yang umum digunakan seperti WhatsApp, kelurahan dapat meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan-kegiatan komunitas, diskusi, dan program-program pemerintah setempat. d) Layanan Pelaporan dan Pengaduan: Aplikasi ini bisa digunakan sebagai sarana untuk warga melaporkan permasalahan atau memberikan pengaduan terkait keamanan, infrastruktur, atau layanan publik lainnya. Hal ini memudahkan pihak kelurahan untuk merespon permasalahan warga dengan lebih cepat. e) Peningkatan Transparansi Pemerintahan: Dengan menggunakan platform digital, pemerintah kelurahan dapat meningkatkan transparansi dalam penyampaian informasi publik. Hal ini dapat menciptakan rasa kepercayaan di antara warga terhadap kebijakan dan tindakan pemerintah setempat.
2 f) Efisiensi Administrasi: Aplikasi ini dapat membantu dalam administrasi pemerintahan sehari-hari, seperti pengelolaan data warga, perencanaan kegiatan, dan koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan kelurahan. g) Pemberdayaan Masyarakat: Melalui aplikasi ini, pemerintah kelurahan dapat memberdayakan masyarakat dengan memberikan informasi yang relevan dan mendukung pembentukan komunitas yang lebih kuat. h) Pengelolaan Darurat dan Krisis: Dalam situasi darurat atau krisis, aplikasi ini dapat digunakan untuk menyampaikan informasi penting dan petunjuk kepada warga dengan cepat. 3. Area Perubahan Adapun area lokasi perubahan yang diterapkan dalam laporan aksi perubahan tersebut di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam. 4. Manfaat Aksi Perubahan 1. Komunikasi Efektif: Aksi perubahan dengan menggunakan WhatsApp dapat meningkatkan efektivitas komunikasi antara pemerintah kelurahan dan warga. Informasi dapat disampaikan dengan cepat dan langsung kepada sejumlah besar warga. 2. Peningkatan Akses Informasi: WhatsApp memberikan akses yang mudah dan cepat untuk mendapatkan informasi terkini seputar kebijakan, program pemerintah, peristiwa penting, dan layanan publik lainnya di tingkat kelurahan. 3. Partisipasi Warga yang Lebih Aktif: Dengan memanfaatkan platform WhatsApp, pemerintah kelurahan dapat merangsang partisipasi warga dalam kegiatan komunitas, konsultasi publik, dan program-program pelayanan lainnya. 4. Pengelolaan Pengaduan dan Pelaporan yang Lebih Efisien: WhatsApp dapat digunakan sebagai saluran untuk menerima pengaduan dan laporan dari warga terkait berbagai masalah seperti keamanan,
3 infrastruktur, dan layanan publik. Hal ini dapat mempercepat respons pemerintah terhadap permasalahan yang dihadapi warga. 5. Peningkatan Transparansi: Penerapan WhatsApp dalam pelayanan kelurahan dapat meningkatkan transparansi, karena informasi terkini dan pengumuman dapat disampaikan secara langsung kepada warga. Ini dapat menciptakan rasa kepercayaan di antara warga terhadap tindakan dan kebijakan pemerintah. 6. Efisiensi Administrasi: WhatsApp dapat membantu dalam administrasi pemerintahan sehari-hari, seperti pengelolaan data warga, jadwal kegiatan, dan koordinasi antara berbagai unit pelayanan di tingkat kelurahan. 7. Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang Layanan Publik: Pemerintah kelurahan dapat menggunakan WhatsApp untuk memberikan informasi yang lebih jelas dan detail tentang layanan publik yang tersedia, memastikan bahwa warga memahami dengan baik apa yang ditawarkan oleh pemerintah. 8. Pembentukan Komunitas Digital: WhatsApp dapat digunakan untuk membentuk komunitas digital di tingkat kelurahan, di mana warga dapat berinteraksi, berbagi informasi, dan mendiskusikan isu-isu penting. 9. Pemantauan dan Evaluasi Program: Melalui WhatsApp, pemerintah kelurahan dapat memantau dan mengevaluasi program-program yang telah diimplementasikan dengan lebih baik, serta mendapatkan umpan balik langsung dari warga.
4 B. Proses Aksi Perubahan 1. Aksi Perubahan Yang Dilaksanakan Aksi perubahan yang dilaksanakan oleh penulis yaitu mengimpelementasikan rancangan aksi perubahan yaitu membuat Layanan yang berbasis Whatsapp dalam memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi terkait dengan pelayanan. 2. Stakeholder yang terlibat Yang terlibat dalam impelemntasi aksi perubahan yaitu : a. Camat Batu Aji b. RT/RW c. Tokoh Masyarakat d. Babinsa e. Babinkamtibmas f. PKK g. Kader Posyandu h. Masyarakat 3. Sarana Prasarana Sarana dan Prasarana yang mendukung dalam aksi perubahan yaitu : a) Alat Perangkat Keras : Komputer dan Handphone b) Alat Perangkat Lunak : Data dan Sistem 4. Anggaran a) Anggaran penyelenggaraan rapat dan sosialisasi sebanyak 4 kali x Rp. 250.000 = Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) b) Anggaran Handphone Rp. 1.000.000(Satu Juta Rupiah) c) Biaya Data sebesar Rp. 500. 000
5 5. Milestone Rangkaian kegiatan jangka pendek dalam pelaksanaan aksi perubahan yang dilakanakan selama 2 (dua) bulan mulai tanggal 30 September s.d 27 November 2023 yaitu pembentukan Tim Efektif, Pembuatan SOP, Pembuatan Design Sistem, Pembuatan Sistem , Sosialisasi Sistem , Implemetasi Sistem dan Evaluasi serta Monitoring system. 6. Jadwal Jadwal Impelemntasi : a. Jangka Pendek Selama 2 Bulan b. Jangka Menengah 60 Hari c. Jangka Panjang pada tahun anggaran 2024 s/d 2025 7. Dukungan Stakeholder Dengan adanya kontribusi serta antusias nya masyarakat dalam aksi perubahan tersebut. 8. Kendala dan Solusi Dalam pelaksanaannya tersebut banyak kendala yang dihadapi baik di lapangan maupun di kantor kelurahan tanjung uncang dari penyesuain data dan laporan masyarakat yang diberikan. C. Kesimpulan Dalam Aksi perubahan ini menghasilkan sebuah layanan yang berbasis online yang dapat diakses seluruh masyarakat yang ingin melakukan dan mengurus terkait dengan dokumen pelayanan yang ada di kelurahan tanjung uncang kecamatan batu aji kota batam.
6 D. Komitmen dan Tindak lanjut Dalam komitmen aksi perubahan ini membuat suatu fakta integritas dalam ketetapan berjalan dan digunakan secara baik serta benar demi memudahkan masyrakat yang ingin mengurus dokumen di kelurahan tanjung uncang kecamatan batu aji kota batam.
7 BAB I RANCANGAN AKSI PERUBAHAN 1.1 Latar Belakang Kelurahan Tanjung Uncang Merupakan salah satu dari 64 Kelurahan yang ada di Kota Batam dan merupakan salah satu Kelurahan yang ada di Kecamatan Batu aji terdiri dari Kelurahan Kibing, Kelurahan Buliang dan Kelurahan Bukit Tempayan. Kelurahan Tanjung Uncang memiliki 24 Rukun Warga (RW) dan 117 Rukun Tetangga (RT) serta memilik jumlah penduduk sebanyak 42.886 Jiwa yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang. Kelurahan Tanjung Uncang dapat dikatakan sebagai mini Indonesia dikarenakan berbagai ras , suka, dan budaya beragam yang membuat Kelurahan Tanjung Uncang saat ini tetap nyaman bagi warga setempat yang bertempat tinggal di Kelurahan Tanjung Uncang. Pada Tahun 2023 jumlah penduduk Kelurahan Tanjung Uncang mengalami kenaikan yang sangat banyak, oleh karena itu dengan banyaknya jumlah penduduk yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang dan jumlah pelayanan yang semakin membludak , serta masih banyaknya masyarakat yang datang 2 kali ke Kelurahan untuk mengurus dokumen administrasi yang sama sehingga membuat waktu masyarakat mengurus dokumen menjadi terbuang. Oleh karena itu dengan melihat situasi yang ada dilapangan Kelurahan Tanjung Uncang menrancang sebuah inovasi yang mana inovasi yang akan dirancang tersebut untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh suatu informasi untuk mengurus dokumen administrasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang. Oleh karena itu dengan adanya kendala tersebut makan Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam perlu membuat suatu inovasi dalam bentuk aplikasi mobile whatsapp dalam rangka meningkatkan kemudahan masyarakat untuk memperoleh informasi kepengurusan informasi dokumen pelayanan secara online. Salah satu cara yang tepat untuk mengatasi kendala dalam melaksanakan tugas tersebut yaitu penggunaan aplikasi mobile whatsapp yang dapat mudah diakses oleh masyarakat dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi menggunakan sistem handphone/komputer berbasis online/digital. Dengan penggunaan aplikasi mobile whatsapp memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang serta mengurangi mobilisasi masyarakat dalam kepengurusan dokumen tersebut.
8 Selain itu dengan adanya inovasi tersebut berbentuk mobile/komputer dalam rangka meningkatkan kemudahan masyarakat untuk mengakses informasi pelayanan secara online yang sudah disiapkan Kelurahan Tanjung Uncang sudah terdapat operator yang terus standby untuk masyarakat dalam berkomunikasi terkait dengn kepengurusan pelayanan. Dalam hal ini Kelurahan Tanjung Uncang melakukan sosialiasi dulu kepada RT/RW maupun tokoh masyarakat akan pelayanan berbasis online tersebut, serta dengan diadakan sosialisasi ini diharapkan apa yang sudah disampaikan oleh pihak Kelurahan Tanjung diharapkan kepada RT/RW dan tokoh masyarakat dapat menginformasi masyarakat bahwa saat ini Kelurahan Tanjung Uncang membuat suatu terobosan yang berbasis digital yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang agar masyarakat sebelum datang ke Kelurahan dapat mengakses inovasi tersebut dan berkomunikasi dengan operator untuk tidak 2 kali datang ke Kelurahan dan mengurangi mobilisasi masyarakat dalam kepengurusan dokumen administrasi. Dengan adanya aplikasi whatsapp mobile nantinya diharapkan Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam dapat terus meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan yang transparan, akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan, tentunya ini akan memudahkan masyarakat agar tidak 2 kali datang ke Kelurahan untk kepengurusan dokumen pelayanan yang sama. Teknologi informasi dan komunikasi dalam masyarakat saat ini bukanlah hal yang baru dikarenakan inovasi tersebut membutuhkan peralatan perangkat keras, organisasi, struktur dan nilai-nilai sosial, untuk mengumpulkan informasi pelayanan yang diberikan untuk masyarakat seperti handphone/komputer dan operator. Selanjutnya, penerapan teknologi ini bukanlah tanpa hambatan. Selain perihal perangkat keras dan perangkat lunak, entitas-entitas yang berkaitan dalam suksesnya penerapan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi tersebut juga tidak kalah penting. Maka diperlukan juga sistem teknologi komunikasi untuk mencapai keberhasilan dalam kinerja sistem dan kinerja para pelaku didalam sistem tersebut. Semakin pesatnya teknologi dan pertumbuhan penduduk yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang, masyarakat semakin tertarik akan keterbukaan dalam penilaian suatu pelayanan yang dikemas dalam teknologi tersebut. Dalam hal ini, maka dengan itu Kelurahan Tanjung Uncang perlu menerapkan Aplikasi Whatsapp
9 Mobile. Yang mana akan melibatkan beberapa entitas penting dalam berkomunikasi dan terbuka dalam penilaian kinerja demi meningkatkan kualitas, mutu pelayanan dan Sumber Daya Manusia. Oleh karena itu salah satu cara yang tepat untuk menunjang perubahan pada pengelolaan pelayanan yang berintegrasi baik dengan cara internal dan eksternal, aksi perubahan yang akan dibuat adalah dengan inovasi yang diberi nama “aplikasi mobile whatsapp”. Proses pelayanaan saat ini yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang masih dapat dibilang manual karna masyarakat yang datang ke Kelurahan Tanjung Uncang untuk kepengurusan dokumen masih sering 2 kali datang ke Kelurahan padahal kepengurusan yang mereka urus masih 1 kepengurusan dokumen, oleh karena itu dengan adanya kendala yang ditemukan di Kelurahan tersebut Kelurahan tanjung uncang mencoba membuat suatu inovasi yang dapat memudahkan masyarakat untuk kepengurusannya, sebelum masyarakat melakukan pengantaran dokumen ke kantor kelurahan mereka lebih dulu mengakses aplikasi mobile whatsapp untuk melihat apa apa saja syarat yang diperlukan serta berkomunikasi dengan operator yang sudah di siapkan oleh pihak Kelurahan setelah berkomunikasi dengan operator untuk kelengkapannya, setelah berkomunikasi dengan operator dan diupload dokumennya di aplikasi mobile whatsaap operator lebih dulu mengecheck dokumen yang di kirim masyarakat melalui aplikasi mobile whatsaap, setelah di check dengan operator dan tidak ada kekurangan dokumen , masyarakat tersebut dapat langsung mengantarnya ke Kantor Kelurahan dan langsung di tanda tanggani oleh pejabat yang standby untuk kepengurusan proses pelayanan admnistrasi.
10 Adapun kepengurusan pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang Tahun 2023 adalah sebagai berikut : Gambar 1 Persayaratan Kepengurusan
11 Tabel. 1 Jumlah Penduduk Kelurahan Tanjung Uncang NO KELURAHAN RT RW JUMLAH JIWA JUMLAH KK 1 TANJUNG UNCANG 117 24 46.204 15.837 1.2 Area dan Fokus Aksi Perubahan Area dan Fokus Aksi Perubahan yang diangkat dalam aksi perubahan mempengaruhi kualitas pelayanan publik dan keterkaitannya dengan pelayanan kepengurusan sehingga mampu menghasilkan pelayanan publik terutama pelayanan kepengurusan persyaratan dokumen yang berkualitas bagi internal Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam yang dapat mempermudah kerja adminitrasi dan masyarakat/pengguna layanan sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan serta transparansi. Adanya pembagian level pengguna aplikasi mobile whatsapp untuk membatasi hak akses di setiap kewenangan. Mulai dari operator/admin, staff kelurahan tanjung uncang. Area kegiatan pembuatan aplikasi mobile whatsapp meliputi : 1. Mengkordinasikan ke Camat Batu Aji 2. Persiapkan perangkat lunak hp ataupun komputer 3. Mempersiapkan operator untuk inovasi nya tersebut 3. Disiapkan data data yang akan diinput dalam mobile whatsappnya 4. Berlangganan untuk jangka pendek menengah dan panjang dalam inovasi tersebut 5. Sosialisasikan kepada masyarakat untuk aplikasi mobile whatsapp Area Perubahan : Aplikasi Mobile Whatsapp di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam. Fokus Perubahan : Aplikasi Mobile Whatsapp yang berbasis online yang secara otomatis serta responsif kepada masyarakat melalui operator setiap hari kerja.
12 Area Organisasi Yang Mendapatkan Kendala : 1. Bagian Administrasi 2. SDM Bagian Administrasi 3. Sistem 1.3 Tujuan Aksi Perubahan Dengan adanya Inovasi ”aplikasi mobile whatsapp” ini, ada 3 tahapan tujuan untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang antara lain : a. Tujuan Jangka Pendek( 0 - 60 Hari Kelender) Tersedianya rancangan draft/aplikasi mobile whatsapp untuk mempermudah internal Kelurahan Tanjung Uncang dalam pengupload data persyaratan secara real time akan memberikan informasi pelayanan kepada masyarakat. b. Tujuan Jangka Menengah ( 60 Hari Kerja – 1 Tahun ) Pengembangan aplikasi mobile whatsapp secara online tersebut nantinya akan dapat menjadi berlangganan sehingga pengawasan nya dapat di monitoring oleh operator yang telah disiapkan. Didadakan monev serta evaluasi dari pelaksanaan tersebut c. Tujuan Jangka Panjang ( 1 Tahun s/d 2 Tahun ) Dengan memberlakukan aplikasi mobile whatsapp masyarakat tidak perlu lagi menanyakan informasi persayaratan kepengurusan pelayanan ke kelurahan cukup melalui aplikasi mobile whatsapp sehingga masyarakat ke kantor kelurahan tanjung uncang hanya mengantarkan dokumen yang telah di check oleh operator melalui aplikasi mobile whatsapp dan tinggal di tanda tangani oleh pejabat yang ada di kantor kelurahan tanjung uncang.
13 1.4 Manfaat Aksi Perubahan aplikasi mobile whatsapp di lingkungan kelurahan tanjung uncang kecamatan batu aji kota batam dimaksud sebagai acuan dalam peningkatan mutu pelayanan dan kinerja di kelurahan tanjung uncang serta mendukung tertib admnistrasi dan penyediaan pelayanan informasi persayaratan secara akurat, cepat dan efisien. Berikut manfaat yang diharapkan dengan adanya aksi perubahan ini antara lain : Kemudahan Akses: Aplikasi mobile whatsapp memungkinkan masyarakat untuk mengakses layanan dan informasi secara cepat dan mudah. Masyarakat tidak perlu datang 2 kali ke kantor kelurahan atau menghabiskan waktu berlama-lama dalam antrian. Efisiensi Waktu: Pelayanan berbasis aplikasi mobile whatsapp dapat menghemat waktu bagi Masyarakat dalam berinteraksi. Kemudahan Pemantauan: Kelurahan Tanjung Uncang dapat dengan mudah memantau dan mengelola layanan yang disediakan melalui aplikasi, sehingga mereka dapat merespons lebih cepat terhadap masalah dan kebutuhan masyarakat. Peningkatan Transparansi: Aplikasi Mobile Whatsapp dapat meningkatkan transparansi dalam penyediaan layanan pemerintah. Penghematan Kertas: Penggunaan aplikasi mobile whatsapp dapat mengurangi penggunaan kertas dan administrasi manual, yang dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan dan mengurangi biaya pencetakan. Peningkatan Kualitas Layanan: Aplikasi mobile whatsapp sering kali dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik, termasuk pilihan layanan yang lebih cepat dan lebih baik, interaksi yang lebih personal, dan integrasi data yang lebih baik. Peningkatan Partisipasi Masyarakat: Aplikasi Mobile Whatsapp dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pelayanan kepengurusan,
14 seperti memberikan umpan balik, berpartisipasi dalam jajak pendapat, atau melaporkan masalah di lingkungan mereka. Pencegahan Korupsi: Pelayanan berbasis aplikasi mobile whatsapp dapat membantu mengurangi risiko korupsi, karena mengurangi interaksi langsung dengan petugas yang mungkin melibatkan praktik korupsi. Kemudahan Dalam Situasi Darurat: Aplikasi mobile whatsapp sering kali dapat digunakan untuk memberikan informasi dan bantuan darurat kepada masyarakat dalam situasi krisis atau bencana. Kemajuan Digital: Pelayanan berbasis aplikasi dapat membantu masyarakat menjadi lebih akrab dengan teknologi digital dan meningkatkan literasi digital mereka. 1.5 Analisis Masalah a. Identifikasi Masalah Setelah melihat apa yang terjadi di lapangan yang perlu dilakukan dan perlu mencari idenftifikasi masalah. Ada beberapa identifikasi masalah terkait pelayanan aplikasi mobile whatsapp berdasarkan uraian isu strategis diatas dilakukan analisa Urgency,Seriousness and Growth (USG) terhadap kendala dalam pelayanan di Kelurahan Tanjung Uncang ; Isu Strategis Isu strategis adalah masalah atau permasalahan yang dianggap memiliki dampak penting dan jangka panjang terhadap tujuan atau kepentingan strategis suatu organisasi, entitas, atau negara. Isu strategis sering kali berhubungan dengan arah, kebijakan, dan keputusan yang dibuat oleh organisasi atau pemerintah untuk mencapai tujuan mereka. Dalam konteks pemerintahan atau kebijakan nasional, isu strategis nasional adalah masalah yang mempengaruhi eksistensi, keamanan, stabilitas, dan kepentingan jangka panjang negara tersebut.
15 Tabel 1.1 Permasalahan di Kelurahan Tanjung Uncang Dalam Proses Pelayanan Permasalahan Kondisi Saat Ini Kondisi yang Diharapkan Belum maksimalnya kualitas SDM Masih kurangnya kualitas informasi sdm dalam pelayanan Sdm yang memiliki kualitas untuk menunjang pelayanan yang diharapkan. Belum Optimalnya pelayanan publik digital Masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada di kelurahan untuk proses pelayanan Memiliki sarana dan prasarana yang baik demi menunjang kebutuhan pelayanan bagi masyarakat. Belum maksimalnya akses informasi pelayanan berbasis sistem Masih belum maksimalnya dan kurangnya kegiatan pemberdayaan masyarakat diharapkan memilik suatu kegiatan permberdayaan masyarakat yang lebih banyak untuk masyarakat
16 Tabel 1.2 Penapisan Permasalahan Metode USG Keterangan : 5 = Sangat 4 = Lebih Cukup 3 = Cukup 2 = Kurang 1 = Kurang Sekali Urgensi = mendesak/gawat Serius = waktu Growth = menyangkut dampak/keadaan menjadi lebih buruk Berdasarkan hasil usg diatas maka rumusan masalah pada rancangan aksi perubahan ini adalah belum maksimalnya masyarakat yang memahami terkait dengan teknologi. NO ISU STRATEGIS/M ASALAH NILAI TOT AL RANKI NG U S G 1. Kurangnya Sarana dan Prasarana di Pelayanan 4 3 4 11 2 2. Kurangnya SDM yang memahami sistem pelayanan 4 3 3 10 3 3. Anggaran Masih Terbatas 4 3 3 10 4 4. Masyarakat Masih belum memahami terkait dengan teknologi 4 4 4 12 1
17 Dari prioritas masalah dengan analisa USG diatas, diperoleh masih banyak nya Masyarakat yang belum memahami teknologi dikarenakan pelayanan di Kelurahan Tanjung Uncang masih bersifat manual dan sering nya masyarakat 2 kali datang ke Kelurahan Tanjung Uncang dalam kepengurusan pelayanan yang sama, hal itu yang membuat penulis merancang suatu inovasi yang memudahkan masyarakat kedepannya dalam kepengurusan pelayanannya melalui aplikasi mobile whatsapp menuju pelayanan yang prima. Gambar 1.1 Identifikasi Akar Penyebab Masalah Menggunakan Metode Fishbone 1.6 Strategi Penyelesaian Masalah a. Terobosan Inovasi Dari analisa masalah kurang optimlanya pelayanan yang ada di kelurahan tanjung uncang maka diambil langkah terobosan/inovasi dalam mengambil solusi untuk mengatasi permasalahan diatas dengan inovasi aplikasi mobile whatsapp pada Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam yang nantinya akan menghasilkan suatu aplikasi mobile whatsapp sehingga dapat diambil langkah-langkah penting guna merumuskan solusi yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam. Dengan adanya inovasi tersebut masyarakat juga diharapkan ambil alih dan diikut sertakan dalam perkembangan dari MATERI AL MAN Jumlah SDM yang masih terbatas MONEY MEASURE Masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada ENVIRONMENT MMETODE Belum optimalnya akses Informasi Pelayanan Berbasis Sistem Analisis Penyebab Masalah Belum adanya anggaran Media aplikasiberbasis sistem masih kurang Masih terkendalanya jarak tempuh Bentuk pelayanan masih manual Masyarakat masih banyak yang belum mengerti akan sistem online
18 inovasi tersebut serta mengetahui alur alur yang ada dalam kepengurusan pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam. Tentunya ini memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen pelayanan sehingga mengurangi mobilisasi masyarakat dalam kepengurusan sehingga efektif dalam menjalankannya. Selain dari mendapaykan inovasi dari aplikasi mobile whatsapp tersebut masyarakat dapat juga menyampai keluhan dan laporan di nomor aplikasi mobile whatsapp tersebut, dengan inovasi tersebut masyarakat bukan hanya mendapatkan informasi pelayanan dan persayaratan saja melainkan bisa juga untuk berbagi informasi melalui operator yang telah penulis rancang agar memudahkan interaksi masyarakat dengan pihak Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam Rancangan yang diberi nama tersebut Aplikasi Mobile Whatsapp yang terdiri dari fitur fitur nya : 1. Memberikan informasi dan persyaratan kepengurusan pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam kepada masyarakat; 2. Sebagai sarana teknologi yang dapat memberikan interaksi langsung dari masyarakat ke pihak kelurahan terkait dengan pelaporan ataupun permasalahan yang ada dilapangan; 3. Memberikan keuntungan bagi masyarakat yang rata rata masyarakat Kelurahan Tanjung Uncang merupakan buruh galangan kapal, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kelurahan dulu untuk melengkapi dokumen, dengan aplikasi tersebut masyarakat dapat menjangkau melalui aplikasi mobile whatsapp dengan mudah. 4. Transparansi aplikasi dapat digunakan untuk memberikan informasi yang lebih transparan kepada warga tentang kepengurusan dokumen pelayanan. 5. Pelayanan publik yang lebih efisien 6. Penghematan waktu 7. Peningkatan responsibiltas pemerintah kelurahan dapat membantu masyarakat terhadap kebutuhan masyarakat.
19 Gambar 1.2 Diagnosa Organisasi Penyebab Kondisi Saat ini Minimnya kualitas SDM dan anggaran 1. Adanya aduan dari masyarakat 2. Kurangnya sarana dan prasarana akibat Solusi Membuat rancangan inovasi berbasis whatsapp MANFAAT Efisien untuk masyarakat dalam kepengurusan pelayanan Masyarakat menjadi binggung dengan pelayanan yang ada Kondisi yang diharapkan Mengharapkan dengan aplikasi mobile whatsapp tersebut memudahkan masyrakat
20 Gambar 1.3 Business Model Canvas Template Gambar 1.3 Business Model Canvas Template
21 b. Milestone/Tahap Kegiatan Untuk mencapai keberhasilan aksi perubahan, maka disusunlah milestone sebagai tahapan-tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan, Milestone adalah sebuah istilah yang biasa digunakan dalam manajemen proyek untuk mempermudah estimasi waktu penyelesaian pengerjaan. Dengan adanya milestone, memudahkan dan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan durasi atau waktu yang ditentukan. Berikut tabel tahapan yang akan dilaksanakan dalam jangka pendek, menengah dan panjang. Tabel 1.3 Tahapan Milestone N O KEGIATAN WAKTU OUTPUT 1 . Jangka Pendek ( 0 -60 Hari Kalender) Membuat Tim Efektif dan Kreatif. Tahapan Kegiatan : a. Mengumpulkan Tim yang akan ikut serta dalam pembuatan aplikasi mobile whatsapp b. Membuat SK siapa saja yang akan diikutsertakan c. Konsul ke mentor terkait SK Tim Efektif d. Pembuatan SK Tim e. Oktober f. Minggu I Tahun 2023 SK TIM EFEKTIF
22 Efektif. 1. Membuat desaign aplikasi mobile whatsapp serta langganannya melalui online 2. Konsul ke mentor terkait isi dari aplikasi mobile whatsapp 3. Ujicoba dalam tim efektif 4. Penyempurnaan isi dari aplikasi mobile whatsapp 1. Merancang SOP untuk dimasukkan didalam aplikasi mobile whatsapp 2. Konsul ke mentor terkait SOP. 3. Acc oleh mentor 1. Menentukan operator di kelurahan 2. Meminta untuk Oktober Minggu II Tahun 2023 Oktober Minggu III Tahun 2023 Oktober Minggu IV Tahun 2023
23 operator untuk uji coba. 3. Membuat undangan kepada tim untuk persiapan diaplikasikan ke masyarakat 4. Memonitoring dan Evaluasi dari aplikasi tersebut yang telah berjalan. November Minggu IV Tahun 2023 2 Jangka Menengah (60 - 1 Tahun). 1. Pelaporan hasil monitoring dan evaluasi 2. Pengembangan Desaign. 3. Pelaporan Monitoring dan Evaluasi dari operator Desember Tahun 2023 Januari Tahun 2024 Mei Tahun 2024 Laporan Aksi Perubahan di Bapelkes batam Terciptanya sistem aplikasi whatsapp pembayaran secara non tunai Hasil Monitoring dan Evaluasi 3 Jagka Panjang (1 tahun – 2 tahun) Januari 2024-2025 Operator dapat melakukan evaluasi dari jangka panjang yang telah diterapkan
24 Pengembangan dan Perawatan aplikasi mobile whatsapp c. Sumber daya 1) Identifikasi stakeholder adalah proses mengidentifikasi semua individu, kelompok, atau entitas yang memiliki kepentingan atau terpengaruh oleh suatu proyek, organisasi, atau inisiatif. Ini adalah langkah penting dalam manajemen proyek, manajemen perusahaan, atau proses pengambilan keputusan yang efektif. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam mengidentifikasi stakeholder: Identifikasi Pihak-pihak Internal: Identifikasi anggota tim proyek atau anggota organisasi yang terlibat secara langsung dalam proyek atau inisiatif. Kenali manajemen senior dan pemimpin tim yang memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan. b) Identifikasi Pihak-pihak Eksternal: Identifikasi kelompok pelanggan atau konsumen yang akan terpengaruh oleh produk atau layanan yang Anda tawarkan. Kenali pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam keberhasilan proyek Anda, seperti mitra bisnis, penyedia, atau lembaga pemerintah. Cari tahu apakah ada kelompok masyarakat, organisasi nirlaba, atau kelompok kepentingan lainnya yang memiliki peran dalam proyek Anda. c) Prioritaskan Stakeholder: Setelah mengidentifikasi semua pihak yang relevan, tetapkan prioritas pada mereka berdasarkan tingkat pengaruh dan kepentingan mereka terhadap proyek Anda. Ini dapat membantu dalam alokasi sumber daya dan upaya komunikasi. d) Evaluasi Kepentingan dan Pengaruh: Untuk setiap stakeholder, analisis tingkat kepentingan mereka terhadap proyek Anda (seberapa penting proyek bagi mereka) dan tingkat pengaruh mereka
25 terhadap proyek (seberapa besar kemampuan mereka untuk memengaruhi proyek). e) Komunikasi dengan Stakeholder: Setelah mengidentifikasi dan mengevaluasi stakeholder, buat rencana komunikasi yang efektif untuk berinteraksi dengan mereka sesuai dengan kebutuhan mereka. Pastikan untuk mengkomunikasikan perubahan, kemajuan, atau masalah yang relevan dengan stakeholder. f) Tinjau dan Pemantauan Terus-menerus: Stakeholder dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi penting untuk secara teratur meninjau dan memantau daftar stakeholder Anda serta peran dan kepentingan mereka dalam proyek Anda. Gambar 1. 4 Identifikasi Stakeholder Diagram Analisis tersebut menjelaskan berbagai pihak yang terkait yang pada akhirnya nanti akan memberikan gambaran mengenai bagaimana cara bersikap terhadap masing-masing stakeholder tersebut.
26 Tabel 1.4 Jejaring Tim Efektif Dengan dilibatkannya Tim Kreatif tersebut maka apa yang disusun untuk merancang inovasi aplikasi mobile whatsapp akan lebih ringan untuk di implementasikan dilapangan nantinya dari jangka pendek, menengah dan panjang. 2) Tim Efektif Tim efektif adalah sebuah kelompok individu yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama dengan cara yang produktif, kolaboratif, dan efisien. Tim efektif memiliki beberapa ciri utama yang membedakannya dari tim yang kurang efektif. Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari tim efektif: 1. Tujuan yang Jelas: Tim efektif memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan mereka. Setiap anggota tim tahu apa yang harus dicapai dan fokus pada mencapai tujuan tersebut. 2. Peran dan Tanggung Jawab yang Didefinisikan: Setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas. Mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka dan bagaimana mereka dapat berkontribusi. 3. Komunikasi yang Terbuka: Tim efektif berkomunikasi dengan baik. Anggota tim berbagi informasi, ide, dan masalah secara terbuka. Mereka mendengarkan satu sama lain dengan baik dan menghindari konflik yang tidak perlu. 4. Kolaborasi: Anggota tim bekerja sama dengan baik. Mereka menghargai kontribusi masingmasing anggota dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama.
27 5. Pengambilan Keputusan yang Partisipatif: Tim efektif melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan. Mereka mengumpulkan masukan dari semua anggota dan mencari solusi terbaik bersama. 6. Pemecahan Masalah: Tim efektif memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi masalah, menganalisisnya, dan mencari solusi yang baik. Mereka tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga bertindak untuk mengatasi mereka. 7. Kepemimpinan yang Efektif: Tim efektif memiliki pemimpin yang mampu memandu dan mengarahkan tim menuju tujuan. Pemimpin ini dapat memotivasi anggota tim, mengambil keputusan yang tepat, dan mengatasi konflik jika terjadi. 8. Mentor yang mana selalu mengfasilitasi seluruh kegiatan yang ada terkait dengan inovasi yang akan di terapkan di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam. Tim efektif dapat mencapai hasil yang lebih baik, lebih cepat, dan dengan lebih sedikit konflik dibandingkan dengan tim yang kurang efektif. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan kerja tim dan memahami dinamika tim adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai konteks, mulai dari dunia bisnis hingga proyek-proyek sosial Tabel 1.5 Susunan Tim Kreatif No Nama Jabatan Kedudukan Dalam Tim 1 Faisal Novrieco, S.STP, MPA Camat Penasehat 2 Anwaruddin Sekcam Pembina 3 T. Akbar Lurah Kordinir Tim 4 M. Natsir RW Kordinasi 5 Fransiska RT Kordinasi 6 Azuar Siregar Babinsa Kordinasi 7 Zebua Babinkamtibmas Kordinasi 8 Lea PKK Kordinasi 9 Mardiana Kader Posyandu Kordinasi
28 10 Wartoyo Masyarakat Kordinasi Gambar 1.5 SK Tim Kreatif 3) Pemanfaatan Teknologi Digital Pemanfaatan teknologi digital merujuk pada penggunaan berbagai alat dan platform digital untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kemampuan dalam berbagai aspek kehidupan, pemerintahan, dan masyarakat. Berikut beberapa contoh pemanfaatan teknologi digital yang penting: a) Memudahkan masyarakat untuk mengakses pelayanan secara online , dikarenakan banyaknya masyarakat di kelurahan tanjung uncang bermata pencarian buruh galangan kapal yang membuat mereka susah untuk izin dari kantor untuk mengurus proses pelayanan, sehingga dibuat rancangan aksi perubahan untuk memudahkan masyarakat dalam proses pelayanan yang ada di kelurahan tanjung uncang kecamatan batu aji kota batam.
29 b) Pemerintah: E-Government: Penyediaan layanan pemerintah secara online yang membuat masyarakat mudah untuk mengakses nya. Open Data: Memungkinkan akses publik terhadap data pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat. c) Keamanan dan Privasi: Keamanan Siber: Melindungi data pribadi, bisnis, dan infrastruktur dari ancaman siber dengan menggunakan teknologi seperti firewall, enkripsi, dan perangkat lunak keamanan. Kontrol Privasi: Memberikan kontrol lebih besar kepada individu atas data pribadi mereka dan memberikan informasi tentang bagaimana data mereka digunakan. Pemanfaatan teknologi digital memiliki potensi untuk mengubah berbagai aspek kehidupan kita, meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan inovasi dalam berbagai sektor. Namun, juga penting untuk mempertimbangkan tantangan seperti keamanan siber, privasi, dan dampak sosialnya yang perlu dikelola dengan bijak 4) Perencanaan Anggaran Adapun perencanaan anggaran untuk aksi perubahan menggunakan dana APBD Kota Batam Yaitu : RINCIAN BELANJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH RENCANA KERJA DAN ANGGARAN Pemerintah Kota Batam Tahun Anggaran 2024 PROGRAM Aplikasi Whatsapp Mobile 7.01.03 KEGIATAN Peningkatan Pelayanan BLUD 7.01.03.2.02 Organisasi Kecamatan Batu Aji 7.01.1.03.2.11.03.0001 Unit Kelurahan Tanjung Uncang - Alokasi Anggaran Anggaran APBD 2024 PAGU BELANJA Rp 12.150.000
30 Keluaran Jumlah Laporan Koordinasi dan Sinkronisasi Pengawasan Pelaksanaan 12 Laporan Hasil Persentase kepuasan masyarakat dalam aplikasi whatsapp mobile 30 90 % KODE REKENING RINCIAN BELANJA RINCIAN PERHITUNGAN JUMLAH VOLUME SATUAN HARGA 5.1.02.01 BELANJA BARANG 6.150.000 5.1.02.01.01.0052 Konsumsi Kegiatan Rapat 6.150.000 Belanja Snack Rapat/Sosialisasi 30 org x 5 kali x 41,000 6.150.000 5.2.02.05 BELANJA MODAL 5.2.02.05.01.0005 Berlangganan sistem online 12 500.000 6.000.000 Gambar 1.5 SK Tim Kreatif d. Manajemen Pengendalian Mutu Pekerjaan Manajemen pengendalian mutu pekerjaan di kelurahan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh pemerintah kelurahan atau lembaga pemerintah setempat lainnya memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa layanan dan rancangan aksi perubahan yang dilakukan oleh pemerintah kelurahan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat setempat. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil dalam manajemen pengendalian mutu pekerjaan di kelurahan tanjung uncang kecamatan batu aji kota batam: 1. Penetapan Standar Kualitas: Langkah awal adalah menetapkan standar kualitas yang jelas untuk berbagai jenis pekerjaan yang dilakukan di kelurahan. Standar ini harus mencakup aspek-aspek seperti bahan, waktu pelaksanaan, metode, dan kualifikasi tenaga kerja. 2. Perencanaan Mutu: Selama tahap perencanaan rancanganaksi perubahan atau layanan, perhatikan aspek-aspek mutu yang perlu diperhatikan. Ini termasuk pemilihan
31 bahan yang berkualitas, jadwal pelaksanaan yang realistis, dan anggaran yang memadai untuk menghindari penghematan yang merugikan mutu. 3. Pengawasan Pelaksanaan: Selama pelaksanaan rancangan atau layanan, lakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Ini mungkin melibatkan inspeksi lapangan, pemantauan waktu, dan pemeriksaan bahan. 4. Pengukuran dan Pengendalian Kualitas: Gunakan alat-alat pengukuran dan pengendalian mutu untuk memantau kualitas pekerjaan. Ini bisa termasuk pengukuran fisik, tes laboratorium (jika diperlukan), dan audit kualitas. 5. Perbaikan Continu: Jika ditemukan ketidaksesuaian atau masalah dalam mutu pekerjaan, segera ambil tindakan perbaikan. Identifikasi penyebab masalah dan cari solusi untuk menghindari masalah serupa di masa depan. 6. Keterlibatan Masyarakat: Berikan ruang kepada masyarakat setempat untuk memberikan masukan dan umpan balik terkait dengan kualitas pekerjaan yang dilakukan. Masyarakat dapat menjadi sumber informasi berharga untuk perbaikan mutu. 7. Dokumentasi: Selalu dokumentasikan semua tahap pengendalian mutu, termasuk hasil inspeksi, catatan perbaikan, dan perubahan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pekerjaan. 8. Pelaporan Kepada Pemangku Kepentingan: Informasikan kepada pemangku kepentingan, seperti warga dan pemerintah setempat, tentang perkembangan pekerjaan dan tindakan pengendalian mutu yang diambil. 9. Evaluasi Pasca-Pelaksanaan: Setelah rancangan aksi perubahan atau layanan selesai, lakukan evaluasi pasca-pelaksanaan untuk mengevaluasi pencapaian mutu dan mengidentifikasi pelajaran yang dapat diterapkan di masa depan.
32 Manajemen pengendalian mutu pekerjaan yang efektif di kelurahan dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat, menghindari pengeluaran berulang karena perbaikan, dan memastikan bahwa sumber daya yang digunakan efisien. Hal ini juga penting untuk memenuhi tujuan pembangunan dan pelayanan masyarakat yang lebih baik. 1.7 Pemetaan Sikap Prilaku a. Rencana Strategis Pengembangan Kompetensi Dalam Aksi Perubahan. Tabel 1.7 Rencana Strategis Pengembangan Aksi Perubahan b. Rekap Nilai Akhir Sikap Prilaku Peserta Pihak Berdampak Kebutuhan Kompetensi Strategi Pengembangan Kompetensi Konstribusi terhadap Aksi Perubahan Masyarakat Edukasi, Komunikasi, Informasi, Kemudahan Pengetahuan Informasi, Sosialisasi Kepercayaan pelayanan Staf Kelurahan Mengerti Tugas Internal sebagai Pelayan Masyarakat Pelatihan Kompetensi dibidang IT Operator dalam penginputan Data, pengumpulan data-data pelayanan dan SOP Kecamatan Batu Aji Camat Batu Aji Mengerti Tugas Internalsebagai Pelayan Masyarakat Komunikasi dan Informasi Sosialisasi Kordinasi Penunjang aplikasi mobile whatsapp berkelanjutan/Pengemba ngan Sistem. Sebagai mentor dalam menyukseskan inovasi tersebut.
33 Tabel 1.7 Rekap Nilai Akhir Sikap Prilaku Nilai Komponen Sub Komponen Integritas Sub Komponen Kerjasama Sub Komponen Mengelola Perubahan Rata-Rata Total Sub Komponen Kualifikasi Total Sub Komponen Peserta 8.00 8.00 8.00 8.00 Baik Mentor 8.00 8.00 8.00 8.00 Baik Nilai RataRata Per Sub Komponen 8.00 8.00 8.00 8.00 Baik Kualifikasi Per Sub Komponen Baik Baik Baik Baik Keterangan Kualifikasi Akhir Sikap Perilaku 9-10 Istimewa 8.00 7-8.99 Baik 5-6.99 Cukup Kualifikasi: 3-4.99 Kurang Baik
34 Berdasarkan hasil pemetaan sikap perilaku kepemimpinan yang dinilai bersama dengan mentor, dengan nilai ; - Integritas, Sebesar 8,00 dengan kualifikasi Baik - Kerjasama, sebesar 8,00 dengan kualifikasi Baik - Mengelola Perubahan, sebesar 8,00 dengan kualifikasi Baik - Nilai Akhir Sikap Perilaku Kepemimpinan, sebesar 8,00 dengan kualifikasi Baik Berkaitan hasil tersebut, diperlukan rencana strategi pengembangan potensi diri yang akan dilaksanakan selama masa pelaksanaan aksi perubahan, sebagai berikut ; 1. Mengikuti Bimtek Kompetensi Diri 2. Membedah Buku Terkait Kompetensi Diri 1.8 Adopsi dan Adaptasi Hasil Studi Lapangan Setelah melaksanakan Studi Lapangan di Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, ada beberapa hal yang dapat di adopsi dan adaptasi terkait pelayanan kepada masyarakat, yaitu: a. Kepemimpinan, sebagai motor penggerak perubahan dan jalannya kegiatan secara berkelanjutan, dengan menyediakan payung hukum seperti peraturan, Surat Keputusan maupun Standar Operasional Prosedur; b. Pemanfaatan Teknologi, pemanfaatan sistem informasi pelayanan publik untuk mempermudah mendapatkan penilaian/ indikator atas layanan yang diberikan. Sehingga berguna bagi pengembangan sistem informasi dan peningkatan layanan publik; c. Kolaborasi, perlunya Kerjasama dalam bentuk kolaborasi antar stakeholdersehingga dapat mengikis kelemahan internal unit kerja yangdapat saling mengisi dengan kelebihan masing-masing.
35 BAB II DESKRIPSI KINERJA PERUBAHAN DAN KEPEMIMPINAN 2.1 Kinerja Perubahan Organisasi a. Gambaran Umum Instansi Luas dan Batas Wilayah A. Luas Kelurahan B. Batas Wilayah Kelurahan : + 92 Km2 Sebelah Barat : Laut Singapura Sebelah Timur : Kelurahan Bukit Tempayan, Kec. Batu Aji Sebelah Selatan : Kelurahan Sei Binti, Kec. Sagulung Sebelah Utara : Kelurahan Tanjung Riau, Kec Sekupang 1. Kondisi Geografi Ketinggian Tanah dari Permukaan Laut : 2,5 M Banyaknya Curah Hujan : Mm/Thn 2. Topografi Sedikit Perbukitan : Dataran Rendah dan Sedang Suhu Udara Rata-rata : 27 Co – 35 Co 3. Orbitasi Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 4 Km Jarak dari Pusat Pemerintahan Kota : 25 Km Jarak dari Ibukota Pemerintahan : 25 Km Jarak dari Ibukota Provinsi : 110 Km Jarak dari Ibukota Negara : 1500
36 Gambar 2 Struktur Organisasi Kelurahan Tanjung Uncang Gambar 2 Struktur Organisasi Kelurahan Tanjung Uncang Sesuai Dengan Peraturan Walikota Batam Nomor 39 Tahun 2022 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Uraian Tugas Kecamatan dan Kelurahan terdiri dari : Lurah memilik fungsi : a. pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan; b. pelaksanaan pemberdayaan masyarakat; c. pelaksanaan pelayanan masyarakat; d. pemeliharaan ketentraman dan ketertiban umum; e. pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas umum; f. pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh Camat; g. melaksanakan tugas lain dari pimpinan sesuai tugas pokok dan fungsinya T.AKBAR, S.STP, MM NIP. 19920122 201609 1 001 Sekretaris Kelurahan AWALUDIN, S.Kom NIP. 19780328 200901 1 005 Kasi PEM & YANUM Pemerintahan & Yanmum Kasi PPKM Kesejahteraan Rakyat Kasi TRANTIB Ketentraman & Ketertiban ARMAIZAL, ST NIP. 19670510 199203 1 018 DARNAFIS, S.IP NIP. 19811002 200707 1 013 LURAH MARYANTO, SE NIP. 19690212 199503 1 004
37 berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan Peraturan Walikota Batam Nomor 77 Tahun 2021 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretatariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Badan Daerah dan Kecamatan; Kelurahan merupakan perangkat Kecamatan yang dibentuk untuk membantu atau melaksanakan sebagian tugas Camat, dipimpin oleh Lurah selaku perangkat Kecamatan dan bertanggungjawab kepada Camat. Kelurahan mempunyai tugas membantu Camat dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, pelayanan masyarakat, ketenteraman dan ketertiban umum serta tugas lain yang dilimpahkan oleh Camat untuk melaksanakan sebagian Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43, Kelurahan mempunyai fungsi yaitu : a. pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan; b. pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat; c. pelaksanaan pelayanan masyarakat; d. pemeliharaan ketenteraman dan ketertiban umum; e. pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas pelayanan umum; f. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat; dan g. pelaksanaan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. Susunan Organisasi Kelurahan terdiri dari: a. Lurah b. Sekretaris Kelurahan c. Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Umum
38 d. Seksi Ketenteraman dan Ketertiban e. Seksi Pembangunan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat b. Visi dan Misi Visi Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam adalah Terwujudnya pelayanan publik yang prima transparan, akuntabilitas, menuju masyarakat yang maju dan sejahtera. Misi Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam : 1. mewujudkan pemerintahan yang baik (good govermance), melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 2. Mewujudkan masyarakat yang makmur, berbudaya dan terdidik berdasarkan nilainilai spiritual yang agamais dan toleran. c. Sumber Daya I. JUMLAH PERANGKAT KELURAHAN 1. Lurah : 1 Orang 2. Sekretaris : 1 Orang 3. Kepala Seksi : 3 Orang 4. Staf : 1 Orang 5. Honor : 2 Orang II. PEMBINA RT / RW 1. RW : 24 Orang 2. RT : 117 Orang III. KEMASYARAKATAN AGAMA . Majelis Masjid : 29 . Majelis Mushola : 11 Kelompok . Majelis Ta’lim : 21 Kelompok
39 . Majelis Gereja : 11 Kelompok . Majelis Pura : - . Majelis Vihara : - . Majelis Adat Lainnya : - OLAHRAGA Jumlah Sarana Olahraga : 10 Unit Jumlah Perkumpulan/Kelompok Olahraga : 6 Kelompok Ormas dan Orsos Karang Taruna : 6 Kelompok Kelompok Pemuda RT/RW : 6 Kelompok Ornas Kepemudaan : 2 Kelompok LSM / sebutan lainnya : 2 Kelompok Kelompok PKK : 15 Kelompok Dasa Wisma : 19 Kelompok Tenaga Kerja Penyalur Pembantu Rumah Tangga : - Penampung Pekerja Luar Negeri : - PERUMAHAN DAN JENIS KOMPLEK PEMUKIMAN PERUMAHAN Rumah Permanen : 14.850 Unit Rumah Semi Permanen : 1.320 Unit Rumah Non Permanen : 1.654 Unit Ruko : 909 Unit
40 KOMPLEK PERUMAHAN Rumah Perumnas : 33 Kompleks Rumah Real Estate : - Kampung Tua : 1 Komplek Kepadatan : 1.817 Jiwa/Km PAJAK BUMI DAN BANGUNAN 1. Jumlah Wajib Pajak : 12.392 WP 2. Jumlah SPPT PBB : 12.392 WP 3. Jumlah Ketetapan : Rp. 927.571.686,- 4. Jumlah Realisasi : Rp. 927.571.686,- KEAMANAN KELURAHAN Pembinaan Hansip Jumlah Hansip / Kamra : 4 Orang Jumlah Hansip : 4 Orang Pemadam Kebakaran : 1 Unit Lembaga Keamanan Tingkat Kelurahan : 1 PERUSAHANAAN Jumlah Perusahaan yang ada di kelurahan tanjung uncang sebanyak 89 dan sekarang yang masih aktif kurang lebih sekitar 76 itu semua berkegiatan dari galangan kapal dan elektronical.
41 d. Kinerja Organisasi Saat Ini Tabel 2.1 Kinerja pelayanan Permasalahan Kondisi Saat Ini Kondisi yang Diharapkan Belum maksimalnya kualitas SDM Masih kurangnya kualitas informasi sdm dalam pelayanan Sdm yang memiliki kualitas untuk menunjang pelayanan yang diharapkan. Belum Optimalnya pelayanan publik digital Masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada di kelurahan untuk proses pelayanan Memiliki sarana dan prasarana yang baik demi menunjang kebutuhan pelayanan bagi masyarakat. Belum maksimalnya akses informasi pelayanan berbasis sistem online Masih belum maksimalnya dan kurangnya kegiatan pemberdayaan masyarakat diharapkan memilik suatu kegiatan permberdayaan masyarakat yang lebih banyak untuk masyarakat