The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Tengku Akbar, 2023-11-29 20:56:25

LAPORAN AKSI PERUBAHAN FINAL

LAPORAN AKSI PERUBAHAN FINAL

42 e. Kinerja Organisasi Yang Diharapkan Kondisi yang diharapkan di kelurahan dapat mencakup berbagai aspek yang secara umum mencerminkan tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup penduduk di wilayah tersebut. Berikut beberapa aspek yang mungkin diharapkan dalam kondisi kelurahan yang baik: 1. Kesejahteraan Ekonomi: Adanya lapangan pekerjaan yang cukup, akses penduduk ke sumber daya ekonomi, dan tingkat penghasilan yang memadai. 2. Pendidikan yang Berkualitas: Ketersediaan lembaga pendidikan, guru yang berkualitas, dan akses mudah penduduk ke fasilitas pendidikan. 3. Infrastruktur yang Baik: Ketersediaan fasilitas dasar seperti jalan yang baik, air bersih, sanitasi, dan listrik. 4. Akses Layanan Kesehatan: Fasilitas kesehatan yang memadai, akses ke layanan kesehatan yang terjangkau, dan upaya pencegahan penyakit. 5. Partisipasi Masyarakat: Tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan lokal, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan budaya. 6. Keamanan dan Ketertiban: Kondisi keamanan yang baik, rendahnya tingkat kejahatan, dan adanya penegakan hukum yang efektif. 7. Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan: Upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, dan perlindungan terhadap lingkungan alam. 8. Keseimbangan Sosial: Keharmonisan antarwarga, penghormatan terhadap keberagaman, dan penanganan isu-isu sosial dengan adil. 9. Pemberdayaan Perempuan dan Anak-Anak: Terpenuhinya hak-hak perempuan dan anak-anak, serta pemberdayaan mereka dalam berbagai aspek kehidupan. 10. Inovasi dan Pengembangan: Adanya dukungan untuk inovasi dan pengembangan lokal, serta peluang untuk pertumbuhan ekonomi dan kreativitas masyarakat. 11. Akses Informasi dan Teknologi: Akses mudah terhadap informasi dan teknologi, termasuk akses internet dan teknologi komunikasi modern. 12. Perencanaan Kota yang Baik: Pengembangan wilayah yang terencana dengan baik untuk memastikan keberlanjutan dan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.


43 Harap diingat bahwa kondisi yang diharapkan dapat bervariasi tergantung pada konteks budaya, ekonomi, dan sosial masyarakat setempat. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah lokal seringkali menjadi kunci utama dalam mencapai kondisi yang diharapkan tersebut. 2.2 Kinerja Kepemimpinan a. Membangun Kepemimpinan Pelayanan Membangun kepemimpinan pelayanan di kelurahan melibatkan pengembangan pemimpin lokal yang berfokus pada memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk membangun kepemimpinan pelayanan di kelurahan: 1. Pemahaman Terhadap Kebutuhan Masyarakat: Lakukan survei atau konsultasi dengan masyarakat untuk memahami kebutuhan dan prioritas mereka. Dengan memahami kebutuhan masyarakat, pemimpin dapat mengarahkan upaya mereka untuk memberikan layanan yang lebih efektif dan relevan. 2. Keterlibatan Aktif Masyarakat: Bentuk forum atau kelompok diskusi yang melibatkan warga dalam pengambilan keputusan lokal. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam merencanakan dan mengevaluasi program dan kebijakan. 3. Transparansi dan Komunikasi Terbuka: Sediakan informasi yang jelas dan mudah diakses tentang kebijakan, anggaran, dan program-program kelurahan. Jalin komunikasi dua arah antara pemimpin dan masyarakat untuk memastikan transparansi dan mendengar umpan balik masyarakat.


44 4. Pelatihan dan Pengembangan Pemimpin: Adakan pelatihan untuk membangun keterampilan kepemimpinan yang mencakup keterampilan komunikasi, kepemimpinan berbasis pelayanan, dan manajemen konflik. Dorong pemimpin untuk terus belajar dan mengembangkan diri mereka sendiri 5. Pengelolaan Sumber Daya yang Efisien: Pastikan anggaran dan sumber daya kelurahan dikelola dengan efisien dan transparan. Prioritaskan penggunaan sumber daya untuk proyek-proyek yang memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat. 6. Mendukung Inovasi dan Perbaikan Berkelanjutan: Dorong pemimpin untuk mencari solusi inovatif untuk meningkatkan layanan dan memecahkan masalah lokal. Fasilitasi siklus perbaikan berkelanjutan untuk terus meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan. 7. Pemberdayaan Petugas Pelayanan: Pastikan petugas pelayanan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memberikan layanan yang baik. Dukung inisiatif pemberdayaan petugas pelayanan sehingga mereka dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan. 8. Evaluasi dan Responsif Terhadap Umpan Balik: Selalu lakukan evaluasi terhadap program dan layanan yang ada. Tanggapi dengan cepat terhadap umpan balik masyarakat dan sesuaikan program jika diperlukan. 9. Budaya Organisasi yang Berorientasi Pelayanan: Bangun budaya di kelurahan yang menghargai dan mendorong pelayanan yang ramah dan responsif. Ajarkan nilai-nilai kepemimpinan yang berpusat pada pelayanan kepada semua anggota tim.


45 10. Kolaborasi dengan Pihak Eksternal: Jalin kemitraan dengan organisasi non-pemerintah, bisnis lokal, dan pihakpihak lain yang dapat mendukung penyediaan layanan yang lebih baik. Membangun kepemimpinan pelayanan memerlukan komitmen jangka panjang, kerjasama, dan keterlibatan aktif baik dari pemimpin lokal maupun masyarakat. b. Pengelolaan Budaya Pelayanan (Pemanfaatan IT) Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam mempunyai nilainilai organisasi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu : melayani secara profesional. Nilai nilai tersebut menjadi landasan dalam mengelola budaya layanan di seluruh lini organisasi. Kemajuan teknologi membuat percepatan dalam segala lini pelayanan publik menjadi suatu keniscayan. Dalam Pelaksanaan Aksi Perubahan tersebut, Tim melakukan kordinasi dan komunikasi terhadap anggota tim maupun juga stakeholder terkait strategi dalam mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan inovasi mobile whatsapp demi memudahkan masyarakat dalam kepengurusan informasi pelayanan. Pada Tahun 2023 jumlah penduduk Kelurahan Tanjung Uncang mengalami kenaikan yang sangat banyak, oleh karena itu dengan banyaknya jumlah penduduk yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang dan jumlah pelayanan yang semakin membludak , serta masih banyaknya masyarakat yang datang 2 kali ke Kelurahan untuk mengurus dokumen administrasi yang sama sehingga membuat waktu masyarakat mengurus dokumen menjadi terbuang. Oleh karena itu dengan melihat situasi yang ada dilapangan Kelurahan Tanjung Uncang menrancang sebuah inovasi yang mana inovasi yang akan dirancang tersebut untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh suatu informasi untuk mengurus dokumen administrasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang. Oleh karena itu dengan adanya kendala tersebut


46 makan Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam perlu membuat suatu inovasi dalam bentuk aplikasi mobile whatsapp dalam rangka meningkatkan kemudahan masyarakat untuk memperoleh informasi kepengurusan informasi dokumen pelayanan secara online. Salah satu cara yang tepat untuk mengatasi kendala dalam melaksanakan tugas tersebut yaitu penggunaan aplikasi mobile whatsapp yang dapat mudah diakses oleh masyarakat dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi menggunakan sistem handphone/komputer berbasis online/digital. Dengan penggunaan aplikasi mobile whatsapp memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang serta mengurangi mobilisasi masyarakat dalam kepengurusan dokumen tersebut. Selain itu dengan adanya inovasi tersebut berbentuk mobile/komputer dalam rangka meningkatkan kemudahan masyarakat untuk mengakses informasi pelayanan secara online yang sudah disiapkan Kelurahan Tanjung Uncang sudah terdapat operator yang terus standby untuk masyarakat dalam berkomunikasi terkait dengn kepengurusan pelayanan. Dalam hal ini Kelurahan Tanjung Uncang melakukan sosialiasi dulu kepada RT/RW maupun tokoh masyarakat akan pelayanan berbasis online tersebut, serta dengan diadakan sosialisasi ini diharapkan apa yang sudah disampaikan oleh pihak Kelurahan Tanjung diharapkan kepada RT/RW dan tokoh masyarakat dapat menginformasi masyarakat bahwa saat ini Kelurahan Tanjung Uncang membuat suatu terobosan yang berbasis digital yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang agar masyarakat sebelum datang ke Kelurahan dapat mengakses inovasi tersebut dan berkomunikasi dengan operator untuk tidak 2 kali datang ke Kelurahan dan mengurangi mobilisasi masyarakat dalam kepengurusan dokumen administrasi. Dengan adanya aplikasi whatsapp mobile nantinya diharapkan Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam dapat terusmeningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan yang transparan, akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan, tentunya ini akan memudahkan masyarakat agar


47 tidak 2 kali datang ke Kelurahan untk kepengurusan dokumen pelayanan yang sama. Teknologi informasi dan komunikasi dalam masyarakat saat ini bukanlah hal yang baru dikarenakan inovasi tersebut membutuhkan peralatan perangkat keras, organisasi, struktur dan nilai-nilai sosial, untuk mengumpulkan informasi pelayanan yang diberikan untuk masyarakat seperti handphone/komputer dan operator. Selanjutnya, penerapan teknologi ini bukanlah tanpa hambatan. Selain perihal perangkat keras dan perangkat lunak, entitas-entitas yang berkaitan dalam suksesnya penerapan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi tersebut juga tidak kalah penting. Maka diperlukan juga sistem teknologi komunikasi untuk mencapai keberhasilan dalam kinerja sistem dan kinerja para pelaku didalam sistem tersebut. Semakin pesatnya teknologi dan pertumbuhan penduduk yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang, masyarakat semakin tertarik akan keterbukaan dalam penilaian suatu pelayanan yang dikemas dalam teknologi tersebut. Dalam hal ini, maka dengan itu Kelurahan Tanjung Uncang perlu menerapkan Aplikasi Whatsapp Mobile. Yang mana akan melibatkan beberapa entitas penting dalam berkomunikasi dan terbuka dalam penilaian kinerja demi meningkatkan kualitas, mutu pelayanan dan Sumber Daya Manusia. Oleh karena itu salah satu cara yang tepat untuk menunjang perubahan pada pengelolaan pelayanan yang berintegrasi baik dengan cara internal dan eksternal, aksi perubahan yang akan dibuat adalah dengan inovasi yang diberi nama “aplikasi mobile whatsapp”. Proses pelayanaan saat ini yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang masih dapat dibilang manual karna masyarakat yang datang ke Kelurahan Tanjung Uncang untuk kepengurusan dokumen masih sering 2 kali datang ke Kelurahan padahal kepengurusan yang mereka urus masih 1 kepengurusan dokumen, oleh karena itu dengan adanya kendala yang ditemukan di Kelurahan tersebut Kelurahan tanjung uncang mencoba membuat suatu inovasi yang dapat memudahkan masyarakat untuk kepengurusannya, sebelum masyarakat melakukan


48 pengantaran dokumen ke kantor kelurahan mereka lebih dulu mengakses aplikasi mobile whatsapp untuk melihat apa apa saja syarat yang diperlukan serta berkomunikasi dengan operator yang sudah di siapkan oleh pihak Kelurahan setelah berkomunikasi dengan operator untuk kelengkapannya, setelah berkomunikasi dengan operator dan diupload dokumennya di aplikasi mobile whatsaap operator lebih dulu mengecheck dokumen yang di kirim masyarakat melalui aplikasi mobile whatsaap, setelah di check dengan operator dan tidak ada kekurangan dokumen , masyarakat tersebut dapat langsung mengantarnya ke Kantor Kelurahan dan langsung di tanda tanggani oleh pejabat yang standby untuk kepengurusan proses pelayanan admnistrasi. Gambar 2.1 Aplikasi Mobile WHatsapp


49 Adapun kepengurusan pelayanan yang ada di kelurahan tanjung uncang sebagai berikut : Gambar 2. 2 Persyaratan Kepengurusan


50 c. Pengelolaan Tim Tim Efektif dibentuk dan ditetapkan sejak awal kegiatan aksi perubahan melalui surat yang di keluarkan oleh Kecamatan Batu Aji. Adapun personil yang ditunjuk dalam keputusan tersebut adalah para pegawai serta unsur kelurahan yang ada di kelurahan tanjung uncang. Dan saat ini yang ikut serta dalamimplementasi di lapangan dalam memaksimalkan mobile whatsapp terdirii dari : 1. Camat 2. Babinsa 3. Babinkamtibmas 4. Kapus 5. LKK Kelurahan dari RT RW, PKK, POSYANDU, LPM DAN KARANG TARUNA yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang.


51 BAB III DESKRIPSI HASIL AKSI PERUBAHAN 3.1 Hasil Capaian Aksi Perubahan Tabel 3 Capaian Aksi Perubahan No . Tahapan Aksi Perubahan Jadwal Rap Tanggal Output Capaia n Hasil 1 Membuat TimEfektif Minggu ke I Bulan Oktober 2023 05/010/2023 SK Tim dan Jadwal Kegiatan 100% 2 Pembuatan Design Aplikasi Mobile Whatsapp Minggu ke I Bulan Oktober 2023 06/10/2021 Inovasi 100% 3 Pembuatan SOP Penggunaan Aplikasi Mobile Whatsapp Minggu ke II BulanOktober 2023 8/10/2023 SOP Penggunaa n aplikasi mobile whatsapp 100% 4 Sosialisasi SOP Minggu ke II BulanOktober 2023 12/10/2023 Notulen Rapat Sosialisasi SOP 100% 5 Uji Coba Aplikasi Mobile Whatsapp Minggu ke III Bulan Oktober 2023 18/10/2021 Web Portal UPTD Parkir 100% 6 Sosialisasi Mobile Whatsapp Minggu ke I Bulan November 2023 10/11/2023 Notulen Rapat Sosialisasi 100% 7 Implementasi Aplikasi Mobile Whatsapp Minggu ke I Bulan November 2023 14/11/2023 Penginputan Retribusi di dalam E-SIP 100% 8 Monitoring dan Evaluasi Minggu ke IV BulanNovember 2023 23/11/2023 Laporan Hasil Monitoring 100%


52 Capaian Aksi Perubahan yang telah dilaksanakan dalam waktu yang berbeda yaitu dari jangka pendek,menengah, dan panjang.


53 Gambar 3 Rapat Pembentukan Tim Efektif dengan BABINSA, BABINKAMTIBMAS, RT/RW,PKK, POSYANDU, LPM,KARANG TARUNA


54 Gambar 3.1 Rapat Bersama Tim Efektif Bersama Jajaran di Kelurahan


55 Gambar 3.2 Sosialisasi Aplikasi Mobile Whatsapp Bersama Masyarakat 3.2 Manfaat Aksi Perubahan Manfaat yang diperoleh dari aksi perubahan ini bagi tim yaitu sebagai berikut : a. Merupakan suatu wujud nyata aktualisasi kepemimpinan yang melayani dan memudahkan masyarakat; b. Menjadi suatu aksi nyata dalam bentuk Tim Efektif c. Sebagai suatu inovasi yang memudahkanmasyarakat dalam melakukan proses pelayanan d. Menjadi suatu sarana peningkatan kinerja dan peningkatan manajemen suatu pelayanan e. Aplikasi Mobile Whatsapp mendapatnilai positif dari masyarakat akan inovasi yang dibuat tersebut. 3.3 Implementasi Pengembangan Kompetensi Dalam Aksi Perubahan Implementasi pengembangan kompetensi dalam Aksi Perubahan yang telah dilakukan yaitu mengikuti bimtek terkait dengan Masterplan Smart City Kota Batam yang tentu nya berhubungan juga dengan Aksi Perubahan daalam pengembangan inovasi yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam.


56 3.4 Keterkaitan Mata Pelatihan Pilihan Adapun keterkaitan Mata Pelatihan Pilihan sebenarnya merupakan suatu transformasi digital yang mana ada terdapat dalam sektor pemerintahan, selflearning yang merupakan sumber pembelajaran yang terdapat didalam LMS Kepemimpinan, dan hubungan dengan Aksi Perubahan yang dibuat bahwasannya demi memunculkan suatu era digital yang diimplementasikan kepada masyarakat guna dalam kemampuan masyarakat untuk memudahkan dalam memproses pelayanan yang ada di kelurahan.


57 BAB IV DISEMINASI DAN PUBLIKASI AKSI PERUBAHAN 4.1 Penerapan Strategi Komunikasi Penerapan Strategi Komunikasi dalam diseminasi dan publikasi Aksi Perubahan yaitu : a. Terdapatnya dukungan dari Camat Batu Aji dalam keberlangsungan Aksi Perubahan; b. Adanya dukungan dari staf yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang c. Adanya dukungan dari unsur RT/RW serta masyarakat dalam Aksi Perubahan tersebut; d. Mensosialisasikan aplikasi mobile Whatsapp kepada staff di Kelurahan serta masyarakat dalam pelayanan berbasis online; e. Berkomunikasi dengan unsur masyarakat jika ada kendala dalam Inovasi Aplikasi Mobile Whatsapp tersebut. 4.2 Keberhasilan Mendapat Dukungan Adopsi/Replikasi Aksi Perubahan Keberhasilan dari didapatkan dukungan adopsi/replikasi Aksi Perubahan tidak lepas dari dukungan seluruh unsur yang terlibat didalamnya dalam implementasikan Aksi Perubahan dalam aplikasi mobile whatsapp yang menjadi salah satu inovasi yang menunjang layanan online untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus serta informasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam.


58 BAB V KEBERLANJUTAN AKSI PERUBAHAN Tabel 5. Tahapan Milestone Aksi Perubahan Jangka Menengah dan Jangka Panjang : NO TAHAP UTAMA WAKTU INPUT OUTPUT BIAYA 1. Sosialiasi Kepada Tim Efektif 1.SDM 2. Desaign layanan 3.Kendala yang terjadi dilapangan 1. Peningkatan desaign yang menarik utk masyarakat 2.Peningkatan Teknologi 3.Kepatuhan Etika Profesional 4.Peningkatan Kinerja Tim 5.Kepuasan Masyarakat 6.Peningkatan Dukungan Masyarakat 2. Sosialisasi Kepada Masyarakat 1. kebutuhan masyarakat dalampelayanan 2. Sumber Daya 3. Tim Efektif 4. Materi dari mobile whatsapp 1. Peningkatan ilmu teknologi 2. Perubahan Perilaku 3. Partisipasi Masyarakat 4. Keterlibatan LKK Kelurahan


59 5. Dukungan dari Pihak Terkait 6. Kemampuan Mensosialisasikan Kembali 3. Evaluasi Kekurangan yang akan di selesaikan serta masukan dari masyarakat


60 BAB VI PELAKSANAAN PENGEMBANGAN POTENSI DIRI Pengembangan potensi diri merupakan suatu proses yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri seseorang. Proses ini melibatkan upaya kontinu untuk menggali, mengasah, dan memperluas kemampuan serta potensi yang dimiliki. Pelaksanaan pengembangan potensi diri menjadi suatu keharusan dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berubah. Dengan mengoptimalkan potensi diri, seseorang dapat mencapai prestasi maksimal dan meningkatkan kualitas hidupnya. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pengembangan potensi diri. a. Pemahaman Terhadap Diri Sendiri Langkah pertama dalam pengembangan potensi diri adalah pemahaman yang mendalam terhadap diri sendiri. Ini melibatkan refleksi diri untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, minat, dan nilai-nilai yang dimiliki. Dengan memahami diri sendiri, seseorang dapat merancang strategi pengembangan yang sesuai dengan karakteristik pribadinya. b. Penetapan Tujuan dan Rencana Pengembangan Setelah pemahaman diri tercapai, langkah selanjutnya adalah menetapkan tujuan pengembangan. Tujuan ini harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu yang jelas (SMART). Pembuatan rencana pengembangan yang terstruktur juga menjadi kunci kesuksesan. Rencana tersebut dapat mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan, kursus, membaca buku, atau berpartisipasi dalam proyek-proyek yang mendukung pengembangan potensi. c. Peningkatan Keterampilan dan Pengetahuan Pengembangan potensi diri seringkali terkait dengan peningkatan keterampilan dan pengetahuan. Ini bisa melibatkan pengembangan keterampilan teknis yang spesifik untuk pekerjaan atau profesi tertentu, serta peningkatan pengetahuan umum dan kepemimpinan.


61 Mencari peluang untuk belajar secara terus-menerus, baik formal maupun informal, dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan diri. d. Menghadapi Tantangan dan Mengelola Kegagalan Pada perjalanan pengembangan potensi diri, seseorang akan menghadapi berbagai tantangan dan mungkin mengalami kegagalan. Penting untuk memandang kegagalan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang, bukan sebagai akhir dari perjalanan. Kemampuan untuk mengatasi hambatan dan menjadikannya sebagai momentum motivasi akan menjadi kunci keberhasilan dalam pengembangan diri. e. Membangun Jaringan dan Kemitraan Interaksi dengan orang lain dapat menjadi sumber inspirasi dan dukungan dalam pengembangan potensi diri. Membangun jaringan profesional dan kemitraan yang positif dapat membuka peluang baru, memberikan wawasan, dan memberikan dukungan moral. Melibatkan diri dalam komunitas atau organisasi yang sejalan dengan tujuan pengembangan diri juga dapat memberikan dorongan positif. f. Evaluasi dan Penyesuaian Terus-Menerus Pengembangan potensi diri bukanlah proses yang statis. Evaluasi terus-menerus terhadap progres yang telah dicapai perlu dilakukan. Seseorang perlu memantau pencapaian tujuan, mengevaluasi efektivitas rencana pengembangan, dan siap untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan. Fleksibilitas dan kemampuan untuk belajar dari pengalaman menjadi kunci dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pelaksanaan pengembangan potensi diri yang komprehensif dan berkelanjutan, seseorang dapat mencapai puncak potensinya, meningkatkan kualitas hidup, dan memberikan kontribusi positif bagi dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya.


62 BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN 7.1 Kesimpulan Dari hasil implementasi aksi perubahan dan pelaksanaan pengembangan diri dalam rangka pelatihan kepemimpinan pengawas kota batam angkatanI Tahun 2023 yang telah dilaksanakan di Bapelkes Batam, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : a. Pelaksanaan Aksi Perubahan ini dilaksanakan dalam Off Class sejak tanggal 29 September 2023 sampai dengan tanggal 27 November 2023 telah berjalan dengan baik, dan juga kami bekerja bukan sendiri melainkan turut mengikutsertakan elemen elemen yang ada di kelurahan dalam dukungan Aksi Perubahan tersebut. b. Aksi Perubahan ini menghasilkan aplikasi mobile whatsapp yang telah diimplementasikan kepada masyarakat guna memudahkan masyarakat dalam kepengurusan serta informasi pelayanan yang ada di Kelurahan Tanjung Uncang. c. Selama pelaksanaan Aksi Perubahan penulis dapatmengimplementasikan kepemimpinan, teknologi dan pengembangan diri, anatar lain : 1) Menjadi pribadi yang dapat diteladani, dipercaya dan membuat tim efektif yang kompak dalam hal apapun. 2) Memecahkan masalah dan mengambil keputusan terbaik bagi tim dan masyarakat


63 7.2 Saran Dari implementasi yang telah dilaksanakan, penulis juga merumuskan sejumlah saran antara lain : 1. Aksi Perubahan yang berbasis aplikasi mobile whatsapp perlu dikembangakan terus karena mendapatkan respons yang baik bagi masyarakat dan memudahkan mobilisasi masyarakat dalam kepengurusan pelayanan 2. Pentingnya inovasi yang berbasis online dengan perkembangan zaman yang semakin pesat dan membuat nya lebih baik kedepannya. 3. Kedepannya dengan dibuatnya aplikasi mobile whatsapp tersebut dapat memunculkan lagi teknologi dan inovasi-inovasi yang berbasis online yang memudahkan masyarakat dalam kepengurusan pelayanan untuk kedepannya.


64 DAFTAR PUSTAKA 1. Budi, Setia dan Mchamad Fatwadi. (2021). Diagnosa Organisasi Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 2. Suprapti, Wahyu. (2021). Berpikir Kreatif Dalam Pelayanan Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 3. Marpaung, P.M dan Agus Supriyono. (2021). Membangun Tim Efektif di Era New Normal Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 4. Rahayu, Ambar dan Hary Wahyudi. (2021). Kepemimpinan Dalam Pelaksanaan Pekerjaan Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 5. Hapsari, Wulandari Indri. (2021). Komunikasi Dalam Pelayanan Publik Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 6. Iriyanto, Haris. (2021). Perencanaan Kegiatan Pelaynaan Publik Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 7. Iriyanto, Haris. (2021). Penyusunan RKA Pelayanan Publik Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 8. DFM, Ismayanti dan Annisa Nurul Aini Firdaus. (2021). Pelayanan Publik Digital Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta. 9. Budi, Setia dan Damayanti Tyastianti. (2021). Manajemen Mutu Modul Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta.


65 LAMPIRAN


Click to View FlipBook Version