The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SDN 1 Lateng Banyuwangi, 2021-03-21 18:56:30

GEOPARK MODUL 2 SD

GEOPARK MODUL 2 SD

Keywords: MODUL

GEOPARK NASIONAL IJEN BANYUWANGI

MODUL JENJANG SEKOLAH DASAR
Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Penyusun:
Lina Kamalin
Reni Agustina
Umi Masruroh

Editor: eLKa

DINAS PENDIDIKAN
PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI

TAHUN 2020

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 2

KATA PENGANTAR

Assalamulaikum

Segala ungkapan rasa syukur kami haturkan Kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang. Atas izin-Nya kami dapat menyelesaikan Modul
Geopark ini. Modul ini merupakan kebutuhan dalam mengintegrasikan pembelajaran
umum dengan ditetpkannya Ijen sebagai Geopark Nasional Ijen oleh UNESCO. Rasa
bangga ini disambut dengan sempurna oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi
agar keberadaan Ijen sebagai taman bumi bisa dikenal oleh lapisan terbawah dalam
pendidikan.
Ucapan terima kasih kami haturkan pada,
1. Bapak Suratno, S.Pd., MM, selaku kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi

beserta seluruh jajarannya,
2. Tim Geopak Kabupaten Banyuwangi yang telah memberikan kesempatan untuk

dapat berkontribusi dalam pengenalan Geopark Nasional Ijen bagi siswa jenjang
SD,
3. Serta selurruh elemen masyarakat yang membantu menyelesaikan modul ini.

Modul ini merupakan panduan pembelajaran integrasi geopark dalam semua mata
pelajaran di semua kelas jenjang SD. Pengimplementasiannya disampaikan secara
terstruktur dan sitematis.
Semoga Modul ini bermanfaat bagi pendidikan di Kabupaten Banyuwangi.

Penulis

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 3

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL.................................................................................................. 1
KATA PENGANTAR .................................................................................................. 3
DAFTAR ISI ............................................................................................................... 4

PENDAHULUAN........................................................................................................ 5
PELAJARAN 1........................................................................................................... 10
PELAJARAN 2........................................................................................................... 21
PELAJARAN 3........................................................................................................... 29
PELAJARAN 4........................................................................................................... 40
PELAJARAN 5........................................................................................................... 50
PELAJARAN 6........................................................................................................... 62

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................... 72

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 4

PETUNJUK PENGGUNAAN
PENDAHULUAN

A. Deskripsi
Pemerintah secara resmi mengusulkan Geopark Ijen menjadi bagian dari

UNESCO Global Geopark atau jaringan geopark dunia. Melalui Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan untuk United Nations Educational, Scientific and
Cultural Organization melalui Komisi Nasional Indonesia (KNIU). Banyak materi
pendukung yang perlu dipersiapkan untuk mendukung pencapaian ini.
Diantaranya tersosialisasikannya secara massif di dunia pendidikan.

Untain destinasi Geopark Ijen Nasional meliputi Gunung Ijen, Gunung
Raung, Alas Purwo dan Pulau Merah. Mengingat luasnya wilayah Kabupaten
Banyuwangi ini maka tidak semua peserta didik memahami dengan jelas tentang
keberadaan 4 destinasi utama ini. Sehingga secara terintegrasi perlu
disampaikan dalam pembelajaran.

Untuk memudahkan pemahaman siswa tentang Geopark Ijen Nasional,
maka dibuatlah media yang bisa memadukan pemahaman dengan pemikiran
metakognitif secara berjenjang dan berkelanjutan dari Pendidikan Anak Usia
Dini, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama.

B. Prasyarat
Modul ini digunakan oleh peserta didik jenjang Sekolah Dasar mulai kelas 1

hingga kelas 6. Modul ini memiliki disain berkelanjutan pada masing-masing
jenjangnya. Pemanfaatannya membutuhkan pra syarat di masing-masing
jenjang. Ada beberapa prasyarat yang perlu diperhatikan yaitu:
1. Peserta didik sudah mampu membaca;
2. Jika peserta didik belum mampu membaca maka orang tua atau guru bisa

membacakan secara nyaring

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 5

3. Modul bersifat berkelanjutan sehingga pembelajaran 1 dan selanjutnya
memiliki keterikatan secara berjenjang baik konten maupun istilah.

4. Jika peserta didik memulai penggunaan modul di jenjang pertengahan atau
akhir dan mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata khusus maka bisa
menggali informasi melalui glosarium yang disediakan.

C. Petunjuk Penggunaan Modul
Modul ini terdiri dari 6 pembelajaran. Pembelajaran 1 merupakan materi

untuk kelas 1, pembelajaran 2 untuk kelas 2 dan seterusnya hingga
pembelajaran 6 untuk kelas 6 SD.

Masing-masing pembelajaran terdiri dari kegiatan belajar yag diawali
dengan Kompetensi Dasar yang menjadi target kurikulum beserta tujuan
pembelajaran yang berfungsi untuk mengukur ketercapaian pembelajaran
tersebut. Kompetensi Dasar diambil dari KD yang muncul pada Kurikulum 2013
mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi kelas 1, 2, dan 3. Sedangkan untuk kelas
4, 5, dan 6 diambilkan dari muatan pelajaran IPA atau IPS di jenjang kelas
tersebut.

Sebagian bagian inti pembelajaran, aka nada materi yang berupa teks
tentang Geopark Ijen Nasional. Materi ini juga disimpulkan dalam sebuah
rangkuman yang berguna untuk memudahkan peserta didik menemukan intisari
materi dalam pembelajaran. Peserta didik juga bisa membuat simpulan sendiri
dari materi yang disampaikan.

Dalam proses pembelajaran setelah membaca materi, peserta didik
diminta menyelesaikn tugas untuk memantabkan materi yang diperoleh.
Penugasan bisa dikerjakan secara kelompok maupun berpasangan. Sebagai
penguatan akan dibahas dalam kolom pembahasan.

Untuk mengukur ketercapaian KD maka peserta didik juga mengerjakan
tes formatif. Tes ini berisi materi dan hasil penugasan. Diharapkan peserta didik
menyelesaikan tes formatif secara mandiri. Sehingga hasil memiliki akurasi dan
validasi yang tinggi. Untuk mengkonfirmasi jawaban benar maka disediakan
kunci jawaban setelah menyelesaikan tes formatif.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 6

Sebagai bentuk pemantaban maka disediakan Lembar Kerja yang bisa
digunakan untuk konfirmasi dan klarifikasi materi. Lembar Kerja ini bisa
dikerjakan secara mandiri maupun berkelompok.

D. Penjelasan Bagi Siswa
Hai anak-anak pembelajar sekalian…
Tentu kalian sudah pernah mengenal nama gunung Ijen kan? Nah kali ini
kita akan bersama-sama memperdalam pengetahuan kita tentang gunung Ijen.
Mengapa harus gunung Ijen ya? Karena gunung Ijen telah diusulkan sebagai
geopark nasional. Apakah itu geopark dan apa saja yang ada di dalamnya, kita
akan pelajari bersama secara bertahap ya.
Kalian akan membaca materi untuk memahami materi. Untuk penguatan
kalian akan memperolehnya dari rangkuman yang sudah disediakan. Nah,
sebagai bahan evaluasi kalian akan menyelesaikan tuga untuk mengecek
pemahaman kalian. Tentu kalian akan mengerjakannya secara mandiri dan jujur.
Setelah itu kalian bisa cek kebenarannya di kunci jawaban.
Wah senang ya bisa mengenal gunung Ijen dan yang lain dari modul ini.
Selamat berselancar di Modul Geopark Ijen Nasional Banyuwangi ….

E. Peran Guru/orang tua
Selamat berjumpa Ayah Bunda sekalian…
Kali ini kami hadir dalam bentuk modul tentang Geopark Ijen Nasional
Banyuwangi. Modul ini akan membantu anak-anak tentang geopark di
Banyuwangi yang terdiri dari gunung Ijen, gunung Raung, Alas Purwo, dan Pulau
Merah. Kita akan mengenal secara geologis, biologis, social budaya dan
ekonomi di sekitar destinasi tersebut.
Bagi putar putri Ayah Bunda yang belum bisa membaca, maka Ayah
Bunda bisa membacakannya dengan nyaring. Rangkuman juga bisa dibacakan.
Sedangkan untuk penugasan bisa menanyakan secara lisan. Tentu sangat
menyenangkan jika Ayah Bunda juga menunjukkan gambar-gambar menarik
yang ada di dalam modul ini agar anak-anak lebih antusias.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 7

Bagi putra-putri Ayah Bunda yang sudah mampu membaca, maka Ayah
Bunda bisa mendampingi sebagai mentor. Dalam penyelesaian tugas, Ayah
Bunda bisa memberikan dorongan pada Ananda agar mampu menyelesaiakan
secara mandiri. Dan pengecekan jawaban bisa dilakukan secara bersama-sama.

Tentu sangat menyenangkan jika Aayah Bunda mengajak putra putri
berdiskusi tentang Geopark Nasioanl Ijen Banyuwangi. Semangat
mendampingi…

F. Tujuan Akhir
Modul ini memberikan tujuan akhir berupa:
1. Memberikan pengetahuan pada peserta didik jenjang sekolah dasar kelas 1
sampai dengan 6 tentang geopark yang ada di Banyuwangi.
2. Memeberikan pengalaman yang tidak diperoleh dari buku teks pelajaran
tentang lingkungan daerah Banyuwangi lebih mendalam.
3. Memberikan motivasi peserta didik untuk mengeksplorasi lingkungan daerah
Banyuwangi secara mandiri.
4. Memberikan dorongan untuk bisa melestarikan geopark Ijen dan gugusan
yang terkait.
5. Memberikan inspirasi untuk mengembangkan pemanfaatan lingkungan
sebagai sumber belajar dan pelestarian lingkungan.

G. Kompetensi
Masing-masing pembelajaran memiliki kompetensi yang berbeda sesuai

dengan kemampuan tingkat berpikir peserta didik, meliputi:
1. Menentukan kosakata yang berkaitan dengan peristiwa siang dan malam

melalui teks pendek (gambar, tulisan, dan/atau syair lagu) dan/atau
eksplorasi lingkungan.
2. Menentukan kosakata dan konsep tentang lingkungan geografis, kehidupan
ekonomi, sosial dan budaya di lingkungan sekitar dalam bahasa Indonesia
atau bahasa daerah melalui teks tulis, lisan, visual, dan/atau eksplorasi
lingkungan.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 8

3. Menentukan kosakata dan konsep tentang lingkungan geografis, kehidupan
ekonomi, sosial dan budaya di lingkungan sekitar dalam bahasa Indonesia
atau bahasa daerah melalui teks tulis, lisan, visual, dan/atau eksplorasi
lingkungan.

4. Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya
alam di lingkungannya

5. Mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai Negara
kepulauan/maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan
ekonomi, sosial, budaya, komunikasi, serta transportasi

6. Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya,
ekonomi, politik di wilayah ASEAN.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 9

PEMBELAJARAN 1

Kompetensi Dasar
3.7 Menentukan kosakata yang berkaitan dengan peristiwa siang dan malam melalui

teks pendek (gambar, tulisan, dan/atau syair lagu) dan/atau eksplorasi lingkungan.

Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7.1 Siswa dapat menentukan kosakata yang berkaitan dengan siang dan malam
3.7.2 Siswa dapat menjelaskan peristiwa siang dan malam di objek wisata Banyuwangi

Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Setelah mempelajari modul 1 peserta didik dapat:
1. Menentukan kosakata yang berkaitan dengan siang dan malam.
2. Menentukan peristiwa siang dan malam di tempat wisata.
3. Menjelaskan indahnya peristiwa siang dan malam di tempat wisata.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 10

Mari kita membaca

Siang dan Malam di Banyuwangi

Nama saya Ali. Saya sudah duduk di kelas 1 sekolah dasar.

Kali ini saya berlibur ke Gunung Ijen bersama keluarga. Kami bisa

melihat gugusan gunung yang melingkar. Terdapat kawah belerang

di tengahnya. Warna kawah seperti danau yang berwarna hijau. Di

tepian kawah terdapat banyak belerang.

Di pagi hari kita bisa melihat matahari terbit di ufuk timur.

Warnanya kuning keemasan. Langit terlihat merah kekuningan.

Udara pagi hari sangat dingin. Namun berangsur sedikit hangat saat

matahari terbit. Suara burung cucak gunung menambah indahnya

suasana pagi hari. Sangat indah ciptaan Tuhan di pagi hari. Ketika

matahari menimpa wajah saya merasa silau. Akan semakin panas

saat matahari tepat di atas kepala. Namun matahari siang tidak terik

di Gunung Ijen. Daerah pegunungan tetap terasa sejuk walaupun

siang hari. Jenjang SD 11

Modul Geopark Nasional Ijen

Tidak banyak dedaunan di bibir kawah. Namun ada tanaman
yang senantiasa hidup di sekitarnya. Nama tanaman itu adalah
edelwise. Warnanya kuning pucat. Edelwise tidak pernah terlihat
layu. Sehingga disebut bunga keabadian.

Di pagi hari para pekerja tambang juga mulai bekerja. Mereka
membawa linggis. Linggis digunakan untuk mendongkel belerang.
Kemudian belerang dimasukkan dalam keranjang untuk diangkut
menuju tempat penimbagan. Pekerjaan penambang belerang sangat
berat karena naik turun gunung dengan membawa belerang yang
sangat berat.

Jika kita bisa menikmati matahari terbit di Gunung Ijen, maka di
Pulau Merah kita bisa menyaksikan matahari terbenam. Jarak
Gunung Ijen dari Pulau Merah sangat jauh. Pulau merah adalah
pulau di tengah laut. Bentuknya seperti gunung kecil dengan tanah
berwarna merah.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 12

Matahari terbenam di ujung barat. Seakan matahari berjalan
perlahan lalu tenggelam di dalam laut. Warna matahari putih
kekuningan. Langit di sekitarnya berwana jingga. Tersembur warna
emas dan jingga yang sangat menawan. Saat matahari benar-benar
tenggelam maka langit akan berwarna hitam. Keadaan malam yang
gelap akan diterangi oleh bulan dan bintang-bintang di langit. Udara
malam akan terasa lebih dingin dari pada siang hari.

Banyak orang berselancar di pantai Pulau Merah. Para
peselancar memanfaatkan gulungan ombak yang tidak putus.
Peselancar berdiri di atas papan dan berjalan mengikuti gulungan
ombak. Aku senang melihat peselancar.

Ombak saat senja akan mengalami pasang. Pasang air laut
adalah naiknya air laut ke daratan. Air laut yang semula jauh akan
mendekati daratan. Kami harus berhati-hati saat air laut pasang.
Karena sangat berbahaya.

Siang dan malam di Banyuwangi sangat indah. Sebagai
anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita harus mensyukurinya
dengan cara menajaga kebersihan lingkungan. Agar keindahannya
tetap terjaga.

Rangkuman
1. Kita bisa menikmati matahari terbit di ufuk timur.
2. Matahari terbit di gunung Ijen sangat indah.
3. Saat matahari terbit langit terlihat berwarna kuning kemerahan.
4. Banyak tanaman edelwise di gunung Ijen.
5. Banyak penambang belerang di gunung Ijen
6. Kita bisa menikmati matahari terbenam di pantai Pulau Merah.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 13

7. Di tengah pantai terdapat gunung kecil dengan tanah berwarna merah
8. Matahari tenggelam berwarna jingga.
9. Langit gelap di malam hari.
10. Bulan dan bintang menerangi langit di malam hari.
11. Banyak peselancar di Pulau Merah.

Tugas
Setelah kalian membaca bacaan tentang Siang dan Malam di Banyuwangi
kalian bisa menjawab hal-hal di bawah ini!
1. Tuliskan dua kata tentang siang.
2. Tuliskan dua kata tentang gunung Ijen.
3. Tuliskan dua kata tentang malam.
4. Tuliskan dua kata tentang Pulau Merah.
Kalau sudah coba tanyakan pada orang tua kalian tentang pendapat
kalian.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 14

Tes Formatif
Jodohkan gambar dengan kata yang sesuai menggunakan garis!

1 A Siang hari

2 B Gunung Ijen
3 C Pulau Merah

4 D Belerang

5 E Malam hari

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 15

Kunci Jawaban Formatif
1. B
2. D
3. E
4. A
5. C

Lembar Kerja
Gambarlah suasana pantai di waktu senja!

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 16

AKTIVITAS 1
Mari kita susun huruf di berikut menjadi kata yang bermakna

i nga s

Susunan yang benar adalah _______________________________

i ne j

Susunan yang benar adalah _______________________________

an j s e

Susunan yang benar adalah _______________________________

u l apu

Susunan yang benar adalah _______________________________

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 17

AKTIVITAS 2
Mari melengkapi kalimat rumpang berikut dengan menggunakan kata-kata
dalam kotak.

Senja di Pulau Merah
Matahari mulai tenggelam. Langit nampak berwarna ____________.
Warna pantai menjadi merah. Memantulkan warna _____________ di
permukaan tanah. Itulah mengapa pantai ini disebut Pulau Merah.
Pertanda hari mulai ___________. Sudah waktunya kami ____________.
Untuk beristirahat di ____________.

Rumah jingga pulang
petang merah

Mari Beraktivitas 3

Saat ini kalian sudah banyak mengenal kata. Sekarang buatlah kalimat

sederhana dari kata-kata berikut!

Pulau merah siang belerang

edelweis kebersihan

______________________________________
______________________________________
______________________________________
______________________________________
______________________________________.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 18

ASESMEN
Geopark Nasional Ijen

Aku anak Banyuwangi. Ada gunung Ijen di Banyuwangi. Indah
kawahnya belerangnya. Jika matahari terbit nampak hijau menawan. Jika
malam tiba nampak api biru berkilau. Siang dan malam di gunung Ijen
penuh dengan pesona.

Bunga edelwis adalah tanaman khasnya. Tumbuh liar di tepi gunung.
Tampak indah diterpa sinar matahari. Edewis tak pernah layu. Sepanjang
masa tumbuh di sana. Keindahan Ijen disebut geopark atau taman bumi
yang harus dilestarikan.

Berilah tanda silang pada huruf di depan jawaban yang paling benar!
1. Taman bumi disebut juga
a. Geopark
b. Wisata
c. Keindahan
2. Di siang hari kawah belerang terlihat
a. Gelap
b. Terang
c. Hijau

Berilah tanda centang () pada kalimat berikut Benar Salah
Pernyataan

1. Gunung Ijen terletak di Banyuwangi
2. Di malam hari kawah belerang nampak hijau

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 19

Jodohkanlah kalimat dengan kata yang sesuai! a. Api biru
1. Tanaman yang tidak layu b. Edelwis
2. Kawah belerang di malam hari

Isilah dengan jawaban yang tepat
1. Gunung Ijen merupakan kawasan ______________
2. Kita harus ______________ gunung Ijen.

Jawablah pertanyaan beriku ini!
1. Bolehkah kita membuang sampah sembarangan di kawasan geopark
Ijen?
2. Siapa sajakah yang harus melestarikan geopark Ijen?

Kunci Jawaban 1. A
PG 2. C
Benar Salah 1. Benar
Menjodohkan 2. Salah
Isian 1. Edelwis
Uraian 2. Api biru
1. Geopark
2. Melestarikan
1. Tidak boleh
2. Semua pengunjung

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 20

PEMBELAJARAN 2

Kompetensi Dasar
3.3 Menentukan kosakata dan konsep tentang lingkungan geografis, kehidupan

ekonomi, sosial dan budaya di lingkungan sekitar dalam bahasa Indonesia atau
bahasa daerah melalui teks tulis, lisan, visual, dan/atau eksplorasi lingkungan.

Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3.1 Siswa dapat menentukan konsep tentang lingkungan geografis tempat wisata

Banyuwangi
3.3.2 Siswa dapat menentukan konsep tentang lingkungan kehidupan ekonomi tempat

wisata Banyuwangi
3.3.3 Siswa dapat menentukan konsep tentang lingkungan sosial budaya di tempat

wisata Banyuwangi

Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Setalah mempelajari modul, siswa dapat:
1. Menentukan kosa kata tentang geografis tempat wisata di Banyuwangi.
2. Menentukan kosa kata tentang kehidupan ekonomi tempat wisata di Banyuwangi.
3. Menjelasakan konsep tentang lingkungan sosial budaya di tempat wisata

Banyuwangi.
4. Menyebutkan kosa kata Bahasa daerah di lingkungan tempat wisata Banyuwangi.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 21

Alas Purwo Banyuwangi

Kabupaten Banyuwangi terletak di ujung timur pulau Jawa. Sebelah utara
berbatasan dengan hutan Baluran. Sebelah timur berbatasan dengan pantai
sepanjang 175,8 kilometer. Sebelah barat berbatasan dengan gunung.
Sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan hutan yang biasa disebut Alas
Purwo. Alas adalah Bahasa Jawa yang artinya hutan. Sedangkan purwo adalah
Bahasa Jawa yang artinya permulaan. Sehingga Alas Purwo berarti hutan
permulaan.

Alas Purwo adalah hutan yang
menjadi habitat mahluk hidup. Ada
banyak jenis tumbuhan dan hewan
yang hidup di Alas Purwo. Ada hutan
bamboo, hutan pantai, hutan bakau,
hutan tanaman, hutan alam, dan
hutan padang pengembangbiakan.
Tanaman di Alas Purwo berjumlah
584 jenis. Ada rumput, herba, semak, liana, dan pepohonan.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 22

Alas Purwo juga merupakan tempat

hidup banyak hewan. Ada banteng, rusa,

ajag, babi hutan, kijang, macan tutul, lutung,

kera abu-abu, biawak, dan masih banyak

lagi. Semua hewan tersebut dilindungi. Ada

larangan berburu di hutan Alas Purwo. Agar

hewan di sana bisa berkembangbiak.

Tanaman dan hewan di Alas Purwo semuanya dilindungi oleh negara.

Sehingga disebut Taman Nasional Alas Purwo karena melindungi satwa dan

keanekaragaman hayati. Perlidungan ini dilakukan agar oksigen yang dihasilkan

hutan bisa mencukupi kebutuhan. Serta agar tanaman dan hewan di dalamnya

tidak punah.

Apakah kalian setuju jika Alas Purwo dilindungi? Ya tentu kalian setuju.

Cobalah pikirkan bagaimana cara membuat Taman Nasional Alas Purwo tetap

lestari. Sehingga anak cucu kita juga masih melihat berbagai jenis tanaman dan

hewan yang ada di sana.

Selain keanekaragaman hayati, ada juga yang menarik di Alas Purwo.

Masyarakat di sekitar hutan bermata pencaharian sebagai petani, buruh tani,

atau nelayan. Masyarakat ini memiliki kebudayaan yang sangat banyak.

Diantaranya adalah sayan, bayenan, selametan, 1 suro, bulan purnama, bulan

mati, dan semedi.

Sayan adalah kegiatan gotong royong pada saat mendirikan rumah.

Sedangkan semedi adalah kegiatan berdiam diri di tempat yang sepi selama

beberapa hari tanpa makan dan minum.1 suro adalah kegiatan di malam tanggal

1 bulan Suro. Biasanya masyarakat memandikan keris yang dimiliki.

Wah seru ya kebudayaan di Alas Purwo. Warisan bumi ini harus dijaga

bersama. Bukan hanya oleh masyarakat sekitar, namun oleh kita semua.

Tanaman, hewan, tanah, dan budaya yang ada di Alas Purwo harus dijaga yang

disebut dengan geopark.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 23

Alam dan masyarakat di sekitar Alas Purwo menyebabkan hutan ini
menjadi destinasi wisata di Banyuwangi. Banyak pengunjung dari dalam dan luar
negeri yang berwisata. Para wisatawan menyukai Alas Purwo karena termasuk
hutan yang pertama.

Rangkuman
1. Taman Nasional Alas Purwo adalah hutan dengan berbagai jenis tumbuhan

dan hewan.
2. Taman Nasional Alas Purwo melindungi habitat di dalam hutan.
3. Ada berbagai macam hutan di Taman Nasional Alas Purwo.
4. Ada 584 jenis tumbuhan yang hidup di Taman Nasional Alas Purwo.
5. Ada 236 jenis burung yang hidup di Taman Nasional Alas Purwo.
6. Masyarakat di sekitar Taman Nasional Alas Purwo rata-rata bermata

pencaharian petani, buruh tani, atau nelayan.
7. Masyarakat sekitar Taman Nasional Alas Purwo memiliki kebudayaan sayan,

bayenan, selametan, 1 suro, bulan purnama, bulan mati, dan semedi.

Tugas
Setelah membaca teks di atas cobalah cari tahu dengan bertanya pada
orang tua atau kakakmu!
1. Apa yang dimaksud dengan budaya malam purnama dan bulan mati?
2. Bagaimana cara menjaga agar geopark Alas Purwo lestari!

Tes Formatif
Sekarang mari kerjakan soal di bawah ini dengan jujur dan mandiri!
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Apa sebutan warisan bumi Taman Nasional Alas Purwo?

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 24

2. Apa saja mata pencaharian masyarakat sekitar Taman Nasional Alas
Purwo?

3. Sebutkan budaya yang ada di masyarakat sekitar Taman Nasional
Alas Purwo!

4. Dari bacan, temukan istilah dalam Bahasa Jawa yang kalian ketahui!

Kunci Jawaban
1. Geopark.
2. Petani, buruh tani, nelayan.
3. Sayan, semedi, bayenan, selametan, 1 suro.
4. Sayan, bayenan.

AKTIVITAS 1
1. Kalian sudah mengenal kata sayan. Bersama orang tuamu, carilah
arti kata sayan!
_______________________________________________________
_______________________________________________________
_______________________________________________________

2. Ceritakan bagaimana sayan dilaksanakan
_______________________________________________________
_______________________________________________________
_______________________________________________________

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 25

AKTIVITAS 2
Bersama dengan teman kelompokmu gambarlah mata angin di dalam
kotak di bawah ini! Dan berilah tanda bagian utara, Selatan, Barat, dan
Timur.

Mari beraktivitas 2

Bersama orang tuamu isilah table tentang tanaman dan hewan di Alas

Purwo.

Nama tanaman 1.

2.

3.

Nama hewan 1.

2.

3.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 26

ASESMEN
Alas Purwo bagian Geopark di Banyuwangi

Alas Purwo adalah nama hutan di Banyuwangi. Letaknya di sebelah
selatan ibu kota Banyuwangi. Karena terdapat tanaman dan hewan langka
di dalam Alas Purwo maka disebut Taman Nasional. Di dalam Alas Purwo
juga terdapat beberapa goa. Diantaranya adalah Goa Istana, Goa
Mayangkoro, dan Goa Padepokan.

Hewan yang ada di Alas Purwo diantaranya banteng, rusa, ajag, babi
hutan, kijang, macan tutul, lutung, kera abu-abu, biawak. Mereka semua
tidak boleh diburu. Sedangkan tumbuhannya terdapat 584 jenis tanaman.
Selain itu banyak pula budaya di masyarkat sekitar Alas Purwo. Bisakah
kalian menjelaskan?

Berilah tanda silang pada huruf di depan jawaban yang paling benar!

1. Alas Purwo adalah . . . .

a. Hutan

b. Danau

c. Sungai

3. Jumlah jenis tanaman di Alas Purwo ada . . . .

a. 854

b. 584

c. 485

Berilah tanda centang () pada kalimat berikut

Pernyataan Benar Salah

1. Alas Purwo bagian dari Geopark Nasional Ijen

2. Tidak ada tanaman dan hewan langka di Alas Purwo

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 27

Jodohkanlah kalimat dengan kata yang sesuai! a. Goa Istana
1. Nama Goa di Alas Purwo b. Banteng
3. Hewan langka di Alas Purwo

Isilah dengan jawaban yang tepat
1. Salah satu nama budaya masyarakat Alas Purwo adalah _________
2. Agar tetap lestari kita harus menjaga __________ Alas Purwo

Jawablah pertanyaan beriku ini!
1. Bagaimana cara kita melestarikan geopark di Alas Purwo?
2. Bolehkan kita menebang pohon di Alas PUrwo?

Kunci Jawaban 1. A
PG
Benar Salah 2. B
Menjodohkan
Isian 1. Benar

Uraian 2. Salah

1. Goa Istana

2. banteng

1. Sayan/bayenan/selametan/1 suro/bulan

purnama/bulan mati/semedi

2. Kebersihan/menjauhkan dari pengerusakan

1. Menjaga kebersihan, tidak berburu, tidak

menebang pohon secara liar

2. Tidak boleh

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 28

PEMBELAJARAN 3

Kompetensi Dasar
3.1 Mencermati kosa kata dalam teks tentang konsep ciri-ciri, kebutuhan (makanan dan

tempat hidup), pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup yang ada di
lingkungan setempat yang disajikan dalam bentuk lisan, tulis, visual, dan
eksplorasi lingkungan.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1.1 Siswa dapat mengetahui tentang pertumbuhan dan perkembangan penyu yang

ada di lingkungan Pantai Pulau Merah
3.1.2 Siswa dapat mengetahui tentang habitat penyu yang ada dilingkungan Pantai

Pulau Merah
Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Setelah mempelajari modul ini, siswa dapat
1. Mengetahui tentang pertumbuhan dan perkembangan penyu yang ada di lingkungan

Pantai Pulau Merah
2. Mengetahui tentang habitat penyu yang ada dilingkungan Pantai Pulau Merah

Uraian Materi

Pulau Merah

Lokasi Pulau Merah Banyuwangi
terletak di Desa Sumber Agung,
Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.
Untuk menuju kawasan ini wisatawan
bisa berkendara selama tiga jam
lamanya dari pusat kota Banyuwangi.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 29

Pantai pulau merah memiliki pasir

putih yang terhampar luas sepanjang 3

Km. Tidak jauh dari bibir pantai terdapat

bukit kecil yang sangat cantik. Di

sebelah timur, wisatawan disuguhi

dengan pemandangan berupa

pegunungan. Sedangkan di barat,

wisatawan disuguhi dengan

pemandangan yang berupa keindahan

sunset atau matahari terbenam. Selain pemandangan yang menawan, pantai Pulau

Merah memiliki ombak yang sangat bagus setinggi 2 meter dengan panjang kurang

lebih 300 meter. Ketinggian ombak tersebut dimanfaatkan para peselancar untuk

berlatih. Terkadang juga dijadikan ajang kompetisi surfing Internasional.

Nama Pulau Merah ini dikenal karena sebuah bukit hijau kecil yang memiliki tinggi

sekitar 200 meter. Bukit ini bisa diakses pada saat air sedang surut. Tanah berwarna

merah dan ditutupi oleh vegetasi hijau pada gunung menyebabkan tidak terlalu tampak

warna aslinya. Selain itu, nama merah berasal dari pasir di sekitar pinggir pantai ketika

sore hari. Pantulan sinar matahari

tenggelam saat senja di pantai

yang basah menimbulkan efek

merah di seluruh permukaan.

Warna ini akan sangat tampak

ketika musim kemarau datang.

Di sekitar kawasan Pantai

terdapat pura yang digunakan

umat Hindu untuk melaksanakan ibadah ataupun upacara mekiyis. Upacara mekiyis

adalah upacara yang dilakukan dengan berbagai pretima atau benda yang disakralkan

atau dikeramatkan akan disucikan dengan cara dibawa ke laut, sungai atau segara.

Pada jaman dahulu, berbagai benda ini diarak dengan cara diusung di atas kepala.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Pulau_Merah

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 30

Lingkungan sekitar Pulau Merah masih tetap terjaga kealamiannya, disepanjang

bibir pantai masih terlihat bersih dan asri. Penataan tempat atau stand bagi penjual

makanan, minuman, maupun souvenir tertata rapi. Kebersihan pantai tetap terjaga

setiap saat, bahkan tersedia homestay di sekitar pemukiman warga. Sehingga Pulau

Merah menjadi tujuan para wisatawan lokal maupun manca negara.

Sektor ekonomi berkembang pesat sejak dikenalkannya Pulau Merah lewat

Internasional Surfing Competition. Mulai dari penginapan, rumah makan, hingga jasa

pelatihan surfing. Selain penginapan dan sektor kuliner, perkembangan beberapa

sektor lain di Pulau Merah juga mengikuti. Mulai persewaan perahu nelayan untuk

wisata keliling pantai,

persewaan payung pantai,

persewaan papan surfing,

sampai berkembangnya sekolah

surfing.

Di bulan-bulan tertentu ratusan penyu singgah di pesisir pantai Pulau Merah. Tak
hanya singgah, penyu-penyu tersebut juga memutuskan untuk bertelur di sepanjang
pesisir pantai Pulau Merah. Penyu-penyu itu menggali pasir untuk menyimpan telurnya.
Hal itu dilakukan untuk menghindari hewan pemakan telur dan gangguan manusia.
Belum lagi jika ombak sedang tinggi. Membuat telur-telur penyu yang tertutup pasir
akan terbawa air Sehingga telur tidak jadi menetas

Jenis penyu yang dapat ditemukan di sekitar Pantai Pulau Merah adalah penyu
hijau dan penyu sisik yang usianya sekitar 10-15 tahun. Namun Sekitar bulan
Desember hingga April atau saat musim penghujan, menjadi bulan bagi penyu-penyu
ditemukan mati terdampar. Bangkai penyu-penyu itu terbawa arus. Kematian penyu di
musim penghujan bukanlah hal baru. Banyak penyu mati karena pergantian cuaca.
Pada musim hujan terdapat sedimen air lumpur yang mengalir ke laut dan penyu-penyu
itu tidak tahan terhadap air tawar.

Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) menyatakan perlunya
konservasi penyu di Pantai Pulau Merah. Konservasi menurutnya bisa memberdayakan

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 31

masyarakat setempat. Dengan melestarikan lingkungan sekitar untuk menjaga
kebersihan pantai dari sampah-sampah plastik sehingga habitat penyu-penyu yang ada
disekitar pantai Pulau Merah tetap terjaga.
Sumber : https://tadatodays.com/detail/antisipasi-telur-rusak-perlu-konservasi-penyu-di-
pulau-merah, https://www.timesindonesia.co.id/

Rangkuman
1. Pulau Merah terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran,

Banyuwangi.
2. Sunset di Pulau Merah menyebabkan tanah disana terlihat merah.
3. Ketinggian ombak sekitar 2 meter dijadikan untuk berlatih surfing.
4. Sebagian besar masyarakat beragama hindu melakukan upacara mekiyis.
5. Mata pencaharian penduduk sekitar seperti jasa penginapan, rumah makan, jasa

pelatihan surfing, penyewaan perahu, penyewaan payung pantai hingga penyewaan
papan surfing.
6. Ratusan penyu singgah di Pulau Merah pada musim bertelur.
7. Jenis penyu yang ada dipantai Pulau Merah salah satunya adalah penyu hijau dan
penyu sisik.
8. Penyu menggali pasir untuk menyimpan telur-telurnya.
9. Salah satu cara melestarikan keberadaan penyu-penyu di pantai Pulau Merah adalah
dengan menjaga kebersihan sekitar pantai dari sampah-sampah plastic.

Tugas
Setelah membaca teks di atas, kerjakan tugas dibawah ini
1. Jelaskan dimana letak pantai Pulau Merah!
2. Mengapa Pantai ini disebut Pulau Merah?
3. Apa saja mata pencaharian penduduk sekitar Pulau Merah?
4. Jenis penyu apa yang terdapat di pantai Pulau Merah?
5. Bagaimana keberadaan penyu-penyu yang ada di Pulau Merah?
6. Bagaimana cara melestarikan habitat penyu yang ada disekitar Pulau Merah?

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 32

Kunci Jawaban
1. Pulau Merah terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran,

Banyuwangi.
2. Nama merah berasal dari pasir yang terlihat berwarna merah di sekitar

pinggir pantai ketika sore hari. Warna ini disebabkan oleh pasir yang basah dan
terkena sinar matahari yang akan tenggelam.
3. Mata pencaharian yang ada di sekitar Pulau Merah antara lain penginapan, rumah
makan, Persewaan perahu nelayan untuk wisata keliling pantai, persewaan payung
pantai, persewaan papan surfing, sampai berkembangnya sekolah surfing.
4. Jenis penyu yang terdapat di pantai Pulai Merah adalah penyu hijau dan penyu sisik
5. Keberadaan penyu di pantai Pulau Merah sebenarnya hanya persinggahan pada
saat musim tertentu dan terkadang penyu-penyu itu bertelur di pantai tersebut.
6. Cara melestarikan habitat penyu di Pulau Merah dengan cara selalu menjaga
kebersihan pantai dari sampah terutama sampah plastik

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 33

AKTIVITAS 1

Isilah teka-teki silang tentang Pantai Pulau Merah dibawah ini dengan cara berdiskusi
bersama kelompok belajarmu!

TEKA – TEKI SILANG

MENDATAR
1. Upacara adat yang dilakukan untuk mensakralkan suatu benda yang dibawa ke laut
5. Matahari terbenam
7. Kecamatan letak pantai pulau merah
9. Warna pasir sekitar pantai pulau merah ketika sore hari
10.Tempat beribadah agama hindu

MENURUN
2. Cendramata atau oleh-oleh
3. Hewan laut yang bertelurnya di dalam pasir sekitar pantai
4. Olahraga air yang menggunakan papan luncur
6. Rumah warga yang dimanfaatkan untuk tempat menginap para wisatawan
8. Gelombang air laut yang memanjang disepanjang pantai

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 34

AKTIVITAS 2

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan cara mencari informasi tentang Pantai Pulau
Merah dengan bertanya kepada orang tua, saudara, atau dari internet.
1. Mengapa pantai tersebut diberi julukan Pantai Pulau Merah atau Red Island?
2. Bagaimana cara melestarikan habitat penyu yang ada disekitar pantai agar tetap

hidup dan berkembang biak dengan baik?

AKTIVITAS 3

Buatlah sebuah karangan bebas yang berjudul “Berwisata ke Pantai Pulau Merah”
minimal 3 paragraf. Tulislah dibuku tulis dengan tulisan tegak bersambung, setelah itu
ceritakanlah didepan kelas!

ASESMEN

A. Pilihan Ganda
Pilihlahlah salah satu jawaban yang kamu anggap benar!
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-3

Wisata Pantai Pulau Merah ini terletak dikecamatan pesanggaran Kabupaten
Banyuwangi yang memiliki pemandangan alam yang menakjubkan. Tak hanya itu,
Disana juga terdapat hewan penyu. Jenis penyu yang ada disana adalah penyu hijau
dan penyu sisik, yang mana hewan penyu ini terlihat hampir sama dengan kura-kura.
Namun sebenarnya memiliki perbedaan diantaranya habitat, bentuk kaki, jenis
makanan, dan masa hidup/usia.

Habitat penyu berada di air laut namun sesekali penyu betina ke daratan untuk
menetaskan telurnya, bentuk keempat kaki penyu mirip seperti sirip. Kaki tersebut
menyesuaikan habitat penyu yang lebih sering berada di dalam air untuk membantunya
berenang. Penyu tidak memiliki kemampuan memasukkan kepala kedalam
tempurungnya layaknya kura-kura.karena memiliki bentuk cangkang yang berbeda.
Penyu adalah hewan laut yang tergolong omnivora namun ketika di laut ia memakan

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 35

ikan-ikan kecil dan ubur-ubur. Dan penyu diketahui hanya bisa bertahan hidup antara
60-70 tahun.

1. Wisata Pantai Pulau Merah berada di wilayah selatan kabupaten Banyuwangi,
letaknya kurang lebih 70 km dari pusat kota, letak wisata Pulau Merah berada di ….
A. Kecamatan Tegal dlimo
B. Kecamatan Pesanggaran
C. Kecamatan Purwoharjo
D. Kecamatan bangorejo

2. Selain pemandangan alam yang indah, Pantai Pulau Merah juga memiliki habitat
hewan yang mana keberadaannya hampir punah. Hewan tersebut memiliki
cangkang yang kuat dan ketika bertelur ia akan menuju daratan untuk menyimpan
telur-telurnya didalam pasir ditepi pantai. Hewan tersebut adalah ….
A. kura-kura
B. ikan
C. kepiting
D. penyu

3. Penyu merupakan hewan laut yang tergolong omnivora. Hewan ini memiliki bentuk
kaki menyerupai sirip untuk memudahkan berenang, cara penyu untuk
mempertahankan keberadaannya adalah berkembang biak dengan cara ….
A. melahirkan
B. bertelur
C. membelahdiri
D. tunas

4. Amati gambar berikut!
Suasana yang terlihat di pantai Pulau Merah seperti
pada gambar tersebut, terjadi pada saat …
A. Sore hari
B. Siang hari
C. Pagi hari
D. Malam hari

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 36

5. Indonesia memiliki berbagai macam keragaman suku, agama, budaya dan adat
istiadat, begitu juga disekitar pantai Pulau Merah keberagaman agama juga ada
disana, namun kebanyakan masyarakat sekitar beribadah di pura. Bagi masyarakat
yang beribadah di pura adalah penganut agama ….
A. Islam
B. Kristen
C. Hindu
D. Budha

B. Pilihan Ganda Kompleks
Bacalah teks berikut dengan cermat!

Pantai Pulau Merah merupakan tempat rekreasi yang sangat diminati oleh para
wisatawan dari dalam kota maupun luar kota Banyuwangi, bahkan dari mancanegara.
Keindahan sunset, ombak yang tinggi serta hamparan pasir berwarna putih ini
menjadikan para wisatawan sangat betah berlama-lama di sini hingga matahari
terbenam kala sore hari. Tidak hanya pemandangan sekitar yang begitu indah namun,
lokasi sekitar pantai sangat terjaga kebersihannya, dan bahkan pada waktu tertentu
disana diadakan ajang kompetisi surfing lokal maupun mancanegara.

1. Bacalah pernyataan yang ada dikolom berikut dan berilah tanda centang (ѵ) pada

kolom betul/salah sesuai dengan teks diatas!

No. Kejadian dalam cerita Betul Salah
Banyak wisatawan yang berdatangan untuk

1 menikmati indahnya sunset pada sore hari di
Pantai Pulau Merah
Sekitar Pantai Pulau Merah kurang terjaga

2 kebersihannya, banyak sampah berserakan di
sekitar pantai.
Disekitar pesisir Pantai Pulau Merah terdapat

3 hamparan pasir berwarna putih yang begitu
indah.
Ombak di Pantai ini sangat kecil, sehingga

4 tidak bisa digunakan untuk berlatih
surfing/berselancar.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 37

C. Menjodohkan

1. Pasangkan antara pernyataan dengan gambar yang ada pada kolom berikut dengan

cara mengisi huruf pada kolom pernyataan !

Pernyataan Gambar

Keindahana sunset di Pantai Pulau Merah A.
ini menjadi objek pilihan wisata.
( …. )

Banyak orang yang berselancar di Pantai B.
Pulau Merah ini karena memiliki ombak
yang tinggi.
( …. )

Berbagai jenis penyu singgah di pantai ini C.
pada musim tertentu untuk menetaskan
telur-telurnya.
( …. )

Bukit kecil berwarna hijau bisa dijangkau D.
oleh para pengunjung pantai dikala air laut
sedang surut
( …. )

D. Jawaban Singkat
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar!
1. Upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pantai Pulai Merah
dengan membawa benda yang disakralkan atau dikeramatkan untuk dibawa
kelaut. Upacara ini disebut …
2. Pantai yang memiliki hamparan pasir berwarna putih, namun akan nampak
kemerahan disaat matahari terbenam. Pantai yang dimaksud adalah pantai ….

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 38

E. Uraian
1. Dengan ditemukannya beberapa penyu yang mati terdampar dikawasan
PantaiPulau Merah menjadikan perhatian khusus para masyarakat sekitar,
terutama Balai Konservasi dan Sumber Daya alam (BKSDA). Dengan adanya
kejadian ini, bagaimanakah cara untuk melestarikan keberadaan penyu
tersebut?

Kunci Jawaban Asesmen Pembelajaran 3

Pilihan Ganda:
1. B
2. D
3. B
4. A
5. C

Pilihan ganda kompleks:
1. Betul
2. Salah
3. Betul
4. Salah

Menjodohkan :
1. B
2. D
3. A
4. C

Jawaban Singkat
1. Upacara Mekiyis
2. Pantai Pulau Merah

Uraian
1. Cara untuk melestarikan keberadaan penyu di Pantai Pulau Merah adalah
dengan cara membuat tempat konservasi penyu dan menjaga kebersihan sekitar
pantai dari sampah plastik atau sampah anorganik lainnya

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 39

PEMBELAJARAN 4

Kompetensi Dasar
3.7 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam

di lingkungannya.

Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7.1 Siswa dapat mengemukakan pentingnya upaya keseimbangan dan pelastraian

sumber daya alam di wilayah Alas Purwo.
3.7.2 Siswa dapat menentukan upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya

alam di Alas Purwo.

Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Setalah mempelajari modul, siswa dapat:
1. Menyebutkan letak Geopark Alas Purwo secara geografis dan astronomis.
2. Menjelaskan Sumber DAya Alam yang berada di Alaspurwo.
3. Menjelaskan upaya menjaga kelestarian Sumber Daya Alam di Alas Purwo.

Teks Bacaan

TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

Kekayaan hutan Indonesia merupakan
salah satu terbesar di dunia selain Brazil dan
Zaire. Berdasar data Kementerian Kehutanan RI,
pada 2011 hutan Indonesia sekitar 99,6 juta
hektar. Salah satu hutan yang merupakan hutan
terluas di Jawa adalah Alas Purwo di Banyuwangi.
Secara geografis Taman Nasional Alas Purwo
berada pada 8°26’45’’ – 8°47’00’’ Lintang Selatan
dan 114°20’16’’ – 114°36’00’’ Bujur Timur.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 40

Secara administratif Taman Nasional Alas Purwo berlokasi di Kecamatan
Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Kondisi topografi kawasan ini secara umum adalah datar, landai, bergelombang ringan
di wilayah bagian baratnya, hingga bergunung-gunung dengan Gunung Lingga Manis
yang berada pada ketinggian 322 meter di atas permukaan laut sebagai puncak
tertingginya.

Wilayah Alas Purwo yang mempunyai ekosistem bervariasi menjadi penyebab
kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Berbagai jenis tumbuhan dan
hewan hidup di taman nasional ujung timur Pulau Jawa ini, mulai dari jenis endemik,
khas, langka, bahkan jenis migran. Keanekaragaman hayati yang ada di Alas Purwo
menjadi sangat penting keberadaannya karena menyediakan suplay oksigen yang
berlimpah, menyediakan sumber daya kayu hutan, termasuk meningkatkan potensi
wisata di Banyuwangi.

Seiring berjalannya waktu, Alas Purwo semakin sempit. Penebangan hutan dan
alih fungsi lahan menjadi penyebab utamanya. Tanaman hutan tropis sudah banyak
yang berganti menjadi tanaman musiman dan tanaman produksi. Hal inilah yang
menjadi penyebab semakin sempitnya habitat fauna yang tinggal di Alas purwo.
Majunya pariwisata Banyuwangi juga berdampak pada terganggunya keseimbangan
ekosistem yang ada di Alasa Purwo. Perilaku wisatawan yang kurang baik serta
eksploitasi lahan pariwisata berbahaya bagi kelangsungan sumber daya alam hutan di
Alas Purwo.

Pelestarian di Alas Purwo sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh Pemerintah
Daerah Banyuwangi. Lewat pengusulan Geopark Alas Purwo secara internasional,

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 41

mendorong peran serta masyarakat luas untuk menjaga kelestarian Alas Purwo.
Masyarakat perlu edukasi akan pentingnya keberadaan hutan bagi umat manusia
sehingga ada perasaan memiliki pada diri masyarakat. Wisatawan juga perlu menjaga
perilaku mereka saat berkunjung di Alas Purwo. Karena apapun yang dilakukan mereka
dapat berpengaruh terhadap kelestarian dan keberlangsungan ekosistem hutan.
Sumber : https://rimbakita.com/

Rangkuman
1. Taman Nasional Alas Purwo berada pada 8°26’45’’ – 8°47’00’’ Lintang Selatan dan

114°20’16’’ – 114°36’00’’ Bujur Timur.
2. Secara administratif Taman Nasional Alas Purwo berlokasi di Kecamatan

Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa
Timur.
3. Alas Purwo sebagai suplay oksigen terbesar dan memiliki banyak banyak jenis
tumbuhan dan hewan.
4. Alas Purwo sebagai destinasi wisata wajib dijaga kelestarian dan kebersihannya.

Tugas
Setelah membaca teks di atas, kerjakan tugas dibawah ini

1. Sebutkan letak Alas Purwo secara geografis dan astronomis !
2. Mengapa keanekaragaman hayati di Alas Purwo sangat tinggi ?
3. Jelaskan penyebab menurunnya Sumber Daya Alam Alas Purwo !
4. Jelaskan pentingnya Sumber Daya Hutan bagi manusia !
5. Sebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian Alas Purwo !

Tes Formatif
1. Pelestarian Sumber Daya Alam tidak hanya dilakukan dalam skala besar, tetapi

dapat kalian lakukan dalam skala kecil pada kehidupan sehari-hari. Berilah contoh
upaya yang dapat kalian lakukan untuk menjaga Sumber Daya Alam dalam skala
kecil di rumah !

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 42

2. Sumberdaya Alam dapat kita manfaatkan untuk kelangsungan hidup umat manusia.
Bagaimanakah cara memanfaatkan Sumber Daya Alam tetapi tidak merusak
kelestarian alam itu sendiri ?

AKTIVITAS 1

Kerjakan dengan baik !
Setalah membaca bacaan Taman Nasional Alas Purwo secara umum. Ayo

berselancar menggunakan media laptop atau telepon selular untuk mencari informasi
lebih lanjut tentang keanekaragaman flora dan fauna yang ada dalam kawasan Taman
Nasional Alas Purwo saat ini. Mintalah pendampingan guru atau orang tua. Ikuti
panduan berikut.
1. Ketik kata kunci “Keanekaragaman flora dan fauna kawasan Taman Nasional Alas

Purwo” di mesin pencari internet lalu tekan enter. Pilihlah artikel dengan cara meng-
klik salah satu laman.
2. Bacalah artikel dalam laman tersebut, lalu buatlah ringkasan di buku tugas.
3. Kumpulkan hasil ringkasanmu kepada Bapak/Ibu guru untuk dinilai.

AKTIVITAS 2

Kerjakan dengan baik!
Kamu telah membaca dan memahami tentang Alas Purwo yang salah satunya

adalah letak admisnistratifnya. Tugas kamu sekarang adalah mencari informasi lebih
lanjut mengenai akses menuju ke Alas Purwo. Kamu dapat mencari informasi melalui
wawancara dengan orang tua, mencari artikel di surat kabar, majalah, maupun internet.
Kemudian buatlah dalam sebuah paragraf yang menceritakan cara menuju Alas Purwo.
Selanjutnya presentasikan hasil pekerjaanmu di hadapan Bapak/Ibu guru dan teman.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 43

AKTIVITAS 3

Kerjakan dengan baik !
Alas Purwo adalah salah satu destinasi wisata di Banyuwangi yang sudah

terkenal sampai ke seluruh dunia. Keindahannya dan keasliannya tidak diragukan lagi.
Selain sebagai salah satu destinasi wisata Alas Purwo merupakan salah satuTaman
Nasional yang ada di Indonesia. Alas Purwo Alas purwo merupakan bagian dari untaian
destinasi Geopark Ijen Nasional yang secara resmi oleh pemerintah diusulkan menjadi
bagian dari UNESCO Global Geopark atau jaringan geopark dunia. Kita sebagai
masyarakat Indonesia harus bisa ikut serta menyukseskan program ini dengan cara ikut
menjaga keseimbangan dan pelestariannya sumber daya alamnya. Selanjutnya buatlah
kelompok diskusi yang terdiri dari 3-4 siswa. Kemudian diskusikan bersama temanmu
apa yang bisa dilakukan untuk menjaga kesimbangan dan pelestrian sumber daya alam
yang ada di Alas Purwo dan apa manfaatnya!

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 44

ASESMEN

A. Pilihan Ganda

Mari memberi tanda silang (x) pada huruf A, B, C dan D yang merupakan jawaban

paling benar!

Bacalah teks berikut dengan sungguh-sungguh untuk menjawab soal nomor 1-3!

Taman nasional Alas Purwo adalah kawasan taman nasional yang terletak di
ujung Pulau Jawa yang berada di Kabupaten Banyuwangi yang sering dikunjungi oleh
wisatawan. Secara administrasi wilayah pemerintahan termasuk dalam Kecamatan
Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi.

Sumber gambar :http://bit.ly/3vHKAoe

Ada 11 desa yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Alas Purwo atau
biasa disebut dengan Desa Penyangga Taman Nasional Alas Purwo. Desa – desa
tersebut masuk dalam wilayah administartif Kecamatan Tegaldlimo, Kecamatan Muncar
dan Kecamatan Purwoharjo. Sampai dengan tahun 2016 ada 4 desa telah ditunjuk
sebagai model desa konservasi (MDK) atau lebih dikenal dengan nama desa model
yaitu Desa Sumberasri, Desa Kedungasri, Desa Kalipait dan Desa Wringinputih.

Masyarakat di sekitar kawasan umumnya pendatang Jawa Kulonan,
masyarakat Madura penduduk asli Banyuwangi (Suku Osing). Desa-desa di sekitar
kawasan merupakan desa agraris yang sebagian besar penduduknya bermata
pencaharian sebagai petani. Komoditas budidaya pertanian yang ada meliputi tanaman
pangan, buah dan palawija seperti jagung, jeruk, semangka, melon, kedelai dan
tanaman lainnya. Selain petani, mata pencaharian masyarakat lainnya yaitu pedagang,
nelayan, ASN (Aparatur Sipil Negara) dan lain-lain. Sedangkan budaya masyarakat di
sekitar kawasan antara lain Janger (Ketoprak Banyuwangi), Jaranan, Gandrung, Nyepi,
Petik Laut maupun Pagerwesi yang dijadikan daya tarik tujuan wisata.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 45

1. Berdasarkan teks di atas, letak Alas Purwo berada di wilayah ... .
a. Kecamatan Tegaldlimo
b. Kecamatan Purwoharjo
c. Desa Kedungsari
d. Desa Sumberasri

2. Daerah di sekitar Alas Purwo merupakan dataran rendah yang banyak dibentangi
kawasan persawahan, oleh karena itu sebagian besar mata pencaharian
masyarakat di sekitar adalah ... .
a. Nelayan
b. Pedagang
c. Petani
d. PNS

3. Salah satu budaya yang ada di Alas Purwo yang dimainkan oleh para penari
dengan menaiki kuda tiruan yang terbuat dari anyaman bambu disebut ... .
a. Gandrung
b. Jaranan
c. Janger
d. Ketoprak

4. Perhatikan gambar berikut !

Gambar di samping adalah salah satu fauna yang di
lindungi di kawasan Alas Purwo. Fauna tersebut
adalah ... .
a. Sapi
b. Kerbu
c. Rusa

d. Banteng

5. Di sekitar Alas Purwo terdapat Pura Giri Selaka yang merupakan tempat ibadah
sebagian besar masyarakat sekitar. Tidak jarang pula wisatawan dari Bali juga
mengunjungi tempat tersebut untuk beribadah. Agama yang dianut oleh sebagian
besar masyarakat sekitar Alas Purwo adalah ... .
a. Budha
b. Hindhu
c. Islam
d. Konghucu

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 46

B. Pilahan Ganda Komplek

Bacalah teks berikut dengan sungguh-sungguh untuk menjawab soal nomor 6-8!

BANTENG

Banteng adalah salah satu
fauna yang dilindungi di Taman
Nasional Alas Purwo. Hewan bertanduk
ini adalah spesies hewan yang
sekerabat dengan sapi. Dengan ukuran
lebih besar dari pada sapi.
Tinggi badan banteng dapat mencapai
1,6 m dengan panjang tubuh mencapai
2,3 m. Sementara berat tubuhnya
sekitar 680 hingga 810 kg. Bahkan berat badan banteng jantan bisa mencapai 1 ton
atau lebih.
Banteng memiliki ciri khusus yang membedakan dengan sapi, yakni
mempunyai bulu putih di bagian kaki bawah dan pantat, serta warna putih di sekitar
mata dan moncong. Banteng jantan dan betina memiliki perbedaan yang mencolok,
pejantan biasanya berkulit cokelat gelap atau hitam, berbadan besar dan kekar,
sedangkan banteng betina lebih langsing dan memiliki kulit cokelat muda. Para
ilmuwan membaginya membagi banteng menjadi tiga subspesies: banteng jawa,
banteng indocina, dan banteng kalimantan.

6. Banteng adalah fauna yang sekerabat dengan sapi tapi memiliki perbedaan dengan
sapi. Di antara pernyataan berikut manakan yang menunjukkan ciri-ciri banteng?
Beri tanda centang (✓) pada kotak di depan pernyataan untuk jawaban-jawaban
yang benar.
a. Banteng memiliki tubuh lebih kecil dari sapi

b. Tinggi banteng mencapai 160 cm

c. Pada bagian kaki bawah, pantat, sekitar mata dan moncong berwarna putih

d. Memiliki bulu putih pada bagian kepala, paha, punuk dan peru

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 47

C. Isian Singkat
7. Kebanyakan orang mengira kalau banteng sama dengan sapi, padahal banteng

berbeda dengan sapi. Ciri khas yang membedakan antara banteng dan sapi
terletak pada tumbuhnya bulu putih dibagian tubuh banteng yang terletak pada ... .

8. Banteng jantan dan betina memiliki perbedaan mencolok yang memudahkan untuk
membedakannya. Banteng yang memiliki tubuh besar, kuat dan berwarna gelap
adalah ... .

D. Uraian

9. Taman nasional Alas Purwo adalah salah satu kawasan yang ada di Kabupaten
Banyuwangi yang wajib kita lestarikan untuk melindungi ekosistem yang ada.
Jelaskan apa yang harus dilakukan agar bisa menjaga kelestariannya dan apa
manfaat dari kegiatan tersebut ! ... .

E. Benar-Salah
10. Lingkarilah B jika pernyataan benar dan S jika pernyataan salah di bawah ini!

Kawasan Alas Purwo adalah salah satu kebun raya yang ada di
B–S

Indonesia.
Taman Nasional Alas Purwo terletak di ujung selatan pulau jawa di
B–S
Kecamatan Tegaldlimo
Hewan bertanduk yang memiliki ciri khusus bulu putih pada
B–S
moncongnya adalah banteng.
Untuk mencegah kepunahan hewan penyu di kawasan Alas Purwo
B–S
pemerintah menggalakkan program konservasi penyu.
Bencana alam adalah penyebab semakin sempitnya habitat fauna
B–S
yang tinggal di Alas purwo.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 48

KUNCI JAWABAN
1. a
2. b
3. b
4. d
5. b
6. b dan c
7. Kaki bawah, pantat, sekitar mata dan moncong berwarna putih
8. Banteng jantan
9. Yang harus dilakukan agar bisa menjaga kelestarian Alas Purwo adalah :

1. Tidak melalukan penebangan hutan secara liar. Hal ini bermanfaat agar tidak
terjadi erosi saat terjadi hujan, ekosistem terjaga sehingga kehidupan hewan
dan tumbuhan tidak terganggu.

2. Melakukan reboisasi pada lahan yang sudah dilakukan penebangan agar bisa
mengembalikan ekosistemnya

3. Dll ( kebijakan guru)
10. – S

–B
–B
–B
–S

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 49

KEGIATAN BELAJAR 5

Kompetensi Dasar
3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai Negara

kepulauan/maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi,
sosial, budaya, komunikasi, serta transportasi

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1.1 Siswa dapat mengidentifikasi karakteristik geografis Gunung Raung
3.1.2 Siswa dapat mengidentifikasi karakteristik Gunung Raung dalam kehidupan

ekonomi,sosial,budaya,komunikasi, serta transportasi

Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Setelah mempelajari modul ini, siswa dapat
1. Dengan membaca teks siswa dapat menyebutkan letak Gunung Raung
2. Dengan membaca teks siswa dapat menyebutkan sumberdaya alam yang ada di

Gunung Raung
3. Dengan membaca teks siswa dapat menjelaskan kehidupan ekonomi masyarakat
4. Dengan membaca teks siswa dapat menjelaskan kehidupan sosial budaya

masyarakat.

Uraian Materi

GEOPARK GUNUNG RAUNG

Gunung Raung adalah gunung yang
terletak di ujung timur Pulau Jawa,
Indonesia. Secara administratif, kawasan
gunung ini termasuk dalam wilayah tiga
kabupaten di wilayah Besuki, JawaTimur
yaitu Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi.
Gunung ini memiliki ketinggian 3.260 m dpl.

Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 50


Click to View FlipBook Version