Secara geografis, lokasi gunung ini berada dalam kawasan
kompleks Pegunungan Ijen dan menjadi puncak tertinggi dari gugusan pegunungan
tersebut. Di hitung dari titik tertinggi, Gunung Raung merupakan gunung tertinggi ketiga
di Jawa Timur setelah Gunung Semeru dan Gunung Arjuno, serta menjadi yang
tertinggi keempat di Pulau Jawa. Gunung Raung ini tercatat telah meletus sebanyak
delapan kali dalam jangka waktu 20 tahun terakhir yaitu pada tahun 2000, 2002, 2004,
2005, 2007, 2012, dan 2015. Dari hal tersebut dapat dihitung rata-rata interval meletus
sekitar 2,8 tahun.
Keunikan yang menjadi
daya tarik para pendaki Gunung
Raung adalah kaldera kering
yang dalamnya sekitar 500 meter
selalu berasap dan
menyemburkan api. Kaldera ini
terbesar di Pulau Jawa dan
terbesar kedua di Indonesia
setelah Gunung Tambora di Nusa
Tenggara Timur. Kaldera adalah
fitur vulkanik yang terbentuk dari jatuhnya tanah setelah letusan vulkanik. Gunung
Raung ini juga memiliki empat titik puncak, yaitu Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak
Tusuk Gigi, dan yang tertinggi adalah Puncak Sejati.
Sumber : (https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Raung)
Selain itu Gunung Raung memiliki hamparan flora dan berbagai jenis satwa.
Tumbuhan yang ada disekitar gunung Raung sangat beragam misalnya: pinus, cemara
gunung, rotan, pisang hutan, semak-semak, pohon cantigi dan eddleweis. Selain flora
di sana juga terdapat fauna yang beragam pula diantaranya: macan kumbang, ular,
tokek, ayam hutan, monyet, burung elang, anjing, pacet dan lain-lain.
Pendakian Gunung Raung merupakan wisata minat khusus yang memerlukan
kekuatan fisik dan pengalaman mendaki. Dikarenakan jalan menuju puncak yang
sangat ekstrim, Sejumlah pemandu berpengalaman siap mendampingi wisatawan
menikmati indahnya pemandangan Gunung Raung. Selain menjadi pemandu wisata,
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 51
penduduk di sekitar lereng gunung Raung mempunyai mata pencaharian sebagai
petani, berkebun, pencari kayu di hutan, dan pegadang . Sebagian besar dari penduduk
bekerja di kebun kopi yang ada di lereng gunung raung, bahkan juga mencari rumput
untuk pakan ternaknya.
Meskipun secara administratif Gunung Raung termasuk dalam tiga wilayah
kabupaten, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, tempat ini juga sering dijadikan
destinasi wisata yang cukup bersaing dengan Kawah Ijen. Posisi Indonesia yang
berada dalam lingkaran Cincin Api Pasifik, membuat negara kita memiliki banyak
gunung berapi yang aktif. Hal tersebut juga dapat kamu temukan di Gunung Raung,
bahkan kaldera yang masih mengeluarkan asap ini menjadi daya tarik tersendiri bagi
pengunjungnya.
Gunung Raung ini masih termasuk dalam kompleks Pegunungan Ijen.
Reputasinya juga cukup tersohor di kalangan wisatawan, terutama lokal. Memang
pemandangannya tak kalah memukau, dari puncaknya tiga kabupaten tersebut dapat
terlihat secara jelas. Selain pemandangan di puncak Gunung Raung yang begitu
eksotis, dilereng kaki gunungnya pun terdapat air terjun yang tidak kalah menarik yaitu
Air Terjun Telunjuk Raung yang saat ini sedang banyak diminati oleh para wisatawan.
Untuk menjaga kelestarian dan keindahan alam di lereng Gunung Raung,
pemerintah terutama dinas terkait yaitu Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)
bersinergi dengan masyarakat sekitar untuk melindungi satwa, tumbuhan dan melarang
penebangan kayu illegal. Bahkan kesadaran dari pemerintahan desa, seperti Desa
Sumber Arum Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi, masyarakatnya melarang
keras untuk berburu burung dan hewan liar
untuk mencegah dari kepunahan. Luasnya
area hutan dan perkebunan benar-benar
memberikan manfaat yang besar bagi
manusia di bumi ini. Yaitu menghasilkan
kualitas oksigen yang bagus, hasil
perkebunan yang melimpah, seperti kopi,
cengkeh, karet, getah pinus yang dijadikan
hasil kebun unggulan.
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 52
(https://www.tribunnewswiki.com/2019/12/25/gunung-raung)
Peristiwa bencana alam longsor Bukit Pendil di Pegunungan Raung sisi Kabupaten
Banyuwangi layak tercatat sebagai warisan geologi atau geosite yang masuk ke dalam
inventaris Geopark Banyuwangi. Sebelumnya pada Mei 2018, Pusat Vulkanologi
Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung mengatakan Bukit Pendil mengalami
longsor September 2017 dan menghasilkan material sebanyak 2 juta meter kubik.
PVMBG juga menyatakan peristiwa tersebut merupakan bencana alami yang
disebabkan hujan dengan intensitas tinggi di area perbatasan Kabupaten Banyuwangi
dan Bondowoso itu. https://jatimnet.com/longsor-pegunungan-raung-layak-masuk-
inventaris-geopark
Rangkuman
Geopark Gunung Raung merupakan kompleks Pegunungan Ijen dan menjadi
puncak tertinggi ketiga di Jawa Timur setelah Gunung Semeru dan Gunung Arjuno.
Keunikan Gunung Raung ini adalah memiliki kaldera kering yang dalamnya sekitar 500
meter selalu berasap dan menyemburkan api. Gunung Raung juga memiliki empat titik
puncak, yaitu Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan yang tertinggi
adalah Puncak Sejati. Potensi alam yang terdapat di kawasan Gunung raung diantaranya
hutan, perkebunan, dan aneka macam satwa memberikan banyak manfaat untuk
masyarakat dan lingkungan. Bencana alam longsor Bukit Pendil di Pegunungan Raung sisi
Kabupaten Banyuwangi layak tercatat sebagai warisan geologi atau geosite yang masuk ke
dalam inventaris Geopark Banyuwangi.
Tugas
Untuk menambah pemahaman kalian terhadap materi di atas kerjakan tugas berikut ini!
1. Jelaskan dimana letak geopark Gunung Raung!
2. Sumber daya alam apa saja yang terdapat di Gunung raung?
3. Sebutkan jenis pekerjaan apasaja yang terdapat di kawasan gunung raung!
4. Mengapa keberadaan Gunung raung sangat bermanfaat bagi masyarakat?
5. Jelaskan upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian dan keasrian Gunung
Raung!
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 53
Kunci Jawaban
1. Secara administratif Gunung Raung terlatak di 3 kabupaten yaitu : Kabupaten
Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, dan kabupaten Jember.
2. Sumber daya alam yang terdapat di Gunung Raung adalah flora dan fauna. Flora
antara lain : pinus, cemara gunung, rotan, pisang hutan, semak-semak, pohon
cantigi dan eddleweis. Sedangkan faunanya antara lain : macan kumbang, ular,
tokek, ayam hutan, monyet, burung elang, anjing, pacet dan lain-lain.
3. Jenis pekerjaan yang terdapat di kawasan sekitar Gunung Raung yaitu:
Pemandu wisata, petani, berkebun, pencari kayu di hutan, dan pegadang.
4. Keberadaan Gunung Raung sangat bermanfaat, karena masyarakat sekitar bisa
memanfaatkan lingkungan sekitar untuk dikelola hasilnya diantaranya
perkebunan, serta pepohonan yang masih asri menjadi sumber oksigen yang
besar bagi makhluk hidup yang ada di bumi ini.
5. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk melestarikan sumber daya alam yang
ada di Gunung Raung ini yaitu Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)
bersinergi dengan masyarakat sekitar untuk melindungi satwa, tumbuhan dan
melarang penebangan kayu illegal.
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 54
AKTIVITAS 1
Isilah teka-teki silang tentang Geopark Gunung Raung dibawah ini dengan cara
berdiskusi bersama kelompok belajarmu!
TEKA – TEKI SILANG
MENDATAR
3. Singkatan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam
6. Taman bumi yang memiliki unsur geologi
7. Fitur vulkanik yang terbentuk akibat letusan yang besar sehingga membentuk
cekungan
9. Lelehan magma yang keluar dari perut bumi akibat gunung meletus
10. Bunga abadi
MENURUN
1. Berbagai macam jenis tumbuhan
2. Gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur
4. Puncak tertinggi di Gunung Raung
5. Berbagai macam jenis hewan
8. Keluarnya magma dan material dari perut bumi
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 55
AKTIVITAS 2
Carilah informasi dengan bertanya kepada orang tua, saudara, atau mencari informasi
dari internet!
1. Bagimana cara melestarikan geopark Gunung Raung agar tetap menjadi bagian dari
UNESCO Global Geopark?
2. Bagaimana rute perjalanan menuju kawasan Geopark Gunung Raung?
AKTIVITAS 3
Secara berkelompok:
1. Buatlah kliping tentang Gunung Raung beserta wisata yang ada di daerah Gunung
Raung dengan cara :
a. Mencari informasi tentang Gunung Raung maupun wisata alam yang berada
disekitarnya.
b. Carilah gambar-gambar yang sesuai dari berbagai sumber misanyal Koran,
majalah bekas, ataupun dari internet.
c. Sertakan pula keterangan pada masing-masing gambar
d. Bukukan/jilid kliping dan kumpulkan pada guru kelas
Asesmen Pembelajaran 5
Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang kamu anggap paling benar!
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 – 2!
Di sekitar lereng gunung Raung Perkembangan agama hindu dikenal mulai abad
ke -7 masehi hingga sekarang, bahkan komunitas hindu dilereng gunung ini tersebar di
dua dusun yaitu Sugihwaras dan Wono Asih, di Desa Bumiharjo Glenmore. Disana juga
terdapat Candi Agung Gumuk Kancil yang menjadi tempat pengikut kejawen untuk
meditasi.
Tak hanya itu keharmonisan umat beragama di Indonesia tercermin saat
mengunjungi Beji Antaboga. Sebuah tempat wisata religi yang dikelilingi oleh hutan
pinus dan menjadi tempat ibadah semua agama di Indonesia, yang terletak di lereng
Gunung Raung Banyuwangi. Berbagai tempat ibadah seperti Islam, Kristen, Katolik,
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 56
Hindu, Budha dan juga Konghuchu berdampingan dan berada satu kompleks, Hal ini
menunjukkan adanya kerukunan antar umat beragama.
1. Kehidupan masyarakat sekitar lereng Gunung Raung sangat beragam, terlihat disana
berbagai tempat ibadah hidup saling berdampingan dalam satu lokasi. Terbukti
adanya tempat wisata Religi yang bernama ….
a. Pura Tirtajati
b. Candi Gumuk Kancil
c. Beji Antaboga
d. Rowo Bayu
2. Di sekitar lereng Gunung Raung terdapat beberapa candi atau tempat petilasan,
diantaranya Candi Gumuk Kancil. berikut ini tujuan pengunjung mendatangi Candi
Gumuk Kancil adalah ….
A. Mencari kayu bakar
B. Melakukan meditasi
C. Berburu satwa langka
D. Mencari getah pinus
3. Gunung Raung merupakan deretan pegunungan Ijen secara administratif terletak di
tiga kabupaten. Diantara ketiga kabupaten tersebut adalah ….
A. Banyuwangi, Situbondo, dan Jember
B. Bondowoso, Pasuruan, dan Banyuwangi
C. Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember
D. Bondowoso, Jember, dan Lumajang
4. Gunung ini memiliki empat puncak yang sangat ekstrim bagi para pendaki, puncak
tertinggi yang dimiliki Gunung Raung adalah …
a. Puncak Bendera
b. Puncak 17
c. Puncak Tusuk Gigi
d. Puncak Sejati
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 57
5. Diantara gugusan pegunungan Ijen gunung yang memiliki puncak tertinggi yaitu …
a. Gunung Raung
b. Gunung Ijen
c. Gunung Argopuro
d. Gunung Bromo
B. Pilihan Ganda Kompleks
1. Perhatikan poster berikut!
Berikanlah jawaban dengan memberi tanda centang (ѵ) pada kolom sesuai atau tidak
sesuai berdasarkan gambar iklan tersebut!
No Pernyataan Sesuai Tidak
sesuai
Gunung meletus secara umum terjadi karena adanya
1 endapan magma di dalam perut bumi yang kemudian
didorong keluar oleh gas bertekanan tinggi.
Jika ada pertanda gunung akan meletus, masyarakat
2 sekitar lereng gunung dianjurkan untuk tetap berada di
rumah.
3 Letusan gunung berapi tidak membahayakan makhluk
hidup di bumi.
4 Letusan gunung berapi menyebabkan pencemaran
udara, lindungi diri dengan menggunakan masker
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 58
C. Menjodohkan
Jodohkan antara pernyataan dengan gambar yang ada pada kolom berikut dengan cara
mengisi huruf pada kolom pernyataan !
Pernyataan Gambar
Kaldera (kawah) kering yang
mempunyai kedalaman sekitar 500
meter
(….)
A
puncak sejati adalah puncak tertinggi di
Gunung Raung
(….)
B
Gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur C
(….) D
Letusan gunung mengeluarkan abu
vulkanik yang mencemari udara di
wilayah sekitar
(….)
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 59
D. Jawaban Singkat
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 dan 2!
Keunikan yang menjadi daya tarik
para pendaki Gunung Raung adalah
kaldera kering yang dalamnya sekitar
500 meter selalu berasap dan
menyemburkan api. Kaldera ini
terbesar di Pulau Jawa dan terbesar
kedua di Indonesia setelah Gunung
Tambora di Nusa Tenggara Timur.
Kaldera adalah fitur vulkanik yang terbentuk dari jatuhnya tanah setelah letusan
vulkanik, yang disebabkan oleh letusan besar sehingga membentuk cekungan
ditengahnya. Gunung Raung ini juga memiliki empat titik puncak, yaitu Puncak
Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan yang tertinggi adalah Puncak Sejati.
Dari keempat puncak tersebut dibutuhkan keberanian dan keterampilan tali temali
karena jalur setapak yang dilewati sangat berbahaya.
1. Yang menjadi daya tarik para pendaki Gunung Raung salah satunya adalah empat
titik puncak yang begitu ekstrim, empat titik puncak yang berada di Gunung
Raung tersebut adalah ….
2. Fitur vulkanik yang terbentuk dari jatuhnya tanah setelah letusan vulkanik, yang
disebabkan oleh letusan besar sehingga membentuk cekungan ditengah sebuah
gunung disebut ….
E. Uraian
1. Gunung Raung berada pada deretan pegunungan Ijen, yang mana kawasan ini
masuk dalam kawasan Geopark Nasional Ijen. Agar gunung tersebut tetap
memberikan banyak manfaat bagi kita, maka jelaskanlah bagaimana cara yang
tepat untuk menjaga dan melestarikannya!
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 60
Kunci Jawaban Asesmen pembelajaran 5
Pilihan Ganda
1. C
2. B
3. C
4. D
5. A
Pilihan Ganda Kompleks
1. Sesuai
2. Tidak sesuai
3. Tidak sesuai
4. Sesuai
Menjodohkan
1. B
2. A
3. D
4. C
Jawaban singkat
1. Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan Puncak Sejati
2. Kaldera
Uraian
1. Cara menjaga dan melestarikan kawasan Gunung Raung yaitu dengan cara:
a. tidak menebang pohon sembarangan
b. reboisasi
c. tidak berburu hewan
d. tidak membakar hutan
e. menjaga kebersihan dari sampah anorganik
f. membuat sengkedan
g. membuat cagar alam
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 61
PEMBELAJARAN KELAS 6
Kompetensi Dasar
3.1. Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi,
politik di wilayah ASEAN.
Indicator Pencapaian Kompetensi
3.1.1 Siswa dapat mengidentifikasi karakteristik geografis di Gunung Ijen Banyuwangi
3.1.2 Siswa dapat mengidentifikasi karakteristik kehidupan sosial budaya, ekonomi di
Gunung Ijen Banyuwangi
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari modul ini, siswa dapat:
1. Menyebutkan letak Gunung Ijen.
2. Menyebutkan hasil hasil sumber daya alam yang ada di Gunung Ijen Banyuwangi.
3. Menjelaskan kehidupan sosial budaya, ekonomi di Gunung Ijen Banyuwangi.
Teks Bacaan
GEOPARK IJEN
Asia Tenggara adalah daerah
yang dilalui oleh jalur pegunungan
sirkum mediterania dan sirkum pasifik.
Hal ini menjadikan Asia Tenggara
khususnya Indonesia banyak terdapat
gunung api aktif. Salah satu gunung
berapi aktif yang berada di Asia
Tenggara adalah Gunung Ijen.
Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan
antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia.
Gunung ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl dan terletak berdampingan dengan Gunung
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 62
Merapi. Gunung Ijen terakhir meletus pada tahun 1999. Salah satu fenomena alam
yang paling terkenal dari Gunung Ijen adalah kawah yang terletak di puncaknya.
Sebagai salah satu gunung aktif yang memiliki kawah, Gunung Ijen memiliki
pesona alam yang Indah. Pesona alam tersebut dikenal dengan nama Kawah Ijen.
Kawah Ijen sudah diminati oleh turis baik domestic maupun internasional. Kawah Ijen
dikenal memiliki api biru (blue fire) yang merupakan fenomena langka di dunia. Majunya
sektor pariwisata berdampak positif bagi warga setempat. Secara ekonomi, sektor
pariwisata memberikan lapangan pekerjaan baru. Mulai dari penyediaan homestay,
rumah makan khas pedesaan, pemandu wisata, sampai dengan berbagai rumah
produksi yang memproduksi souvenir.
Selain sektor pariwisata, masyarakat sekitar Ijen juga ditunjang sektor
perkebunan dan pertambangan. Dataran Tinggi Ijen sangat sesuai untuk tanaman
perkebunan seperti kopi, cengkeh dan coklat. Tidak jarang peternakan lebah juga
dimiliki warga yang diletakkan didalam perkebunan kopi. Untuk pertambangan di Ijen
yang terkenal adalah pertambangan belerang. Tambang belerang di Ijen adalah yang
terbesar di Indonesia, bahkan persediaan belerang di Ijen disebut terbesar di dunia.
Keberadaan Kawah Ijen sangat penting bagi Banyuwangi khususnya, dan
dunia pada umumnya. Hal ini disebabkan Ijen menyediakan berbagai sumber alam
yang penting bagi dunia. Termasuk menyediakan oksigen yang melimpah, karena di
sekitar pegunungan Ijen terdapat taman nasional yang masih asli dan penuh
pepohonan besar. Pentingnya Ijen
ini yang menjadikan Ijen diusulkan
menjadi geopark. Geopark adalah
sebuah kawasan situs warisan
geologi yang memiliki hubungan
dengan keanekaragaman hayati dan
budaya yang dilestarikan, dikelola,
serta dapat dapat dimanfaatkan
untuk pengembangan ekonomi dan
sosial.
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 63
Karakteristik utama yang diunggulkan dari situs Geopark Ijen adalah keelokan
kawasan Gunung Ijen yang mengedepankan tiga komponen pariwisata, yaitu wisata
geologi, biologi, dan budaya.
Sumber : https://ringtimesbanyuwangi.pikiran-rakyat.com/pariwisata , https://jatim.suara.com/read/2020/09/23
Rangkuman
1. Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan antara
Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan ketinggian
2.443 mdpl dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi.
2. Kawah Ijen dikenal memiliki api biru (blue fire) yang merupakan fenomena langka di
dunia.
3. Secara ekonomi, sektor pariwisata memberikan lapangan pekerjaan baru. Mulai dari
penyediaan homestay, rumah makan khas pedesaan, pemandu wisata, sampai
dengan berbagai rumah produksi yang memproduksi souvenir.
4. Tambang belerang di Ijen adalah yang terbesar di Indonesia, bahkan persediaan
belerang di Ijen disebut terbesar di dunia.
5. Geopark adalah sebuah kawasan situs warisan geologi yang memiliki hubungan
dengan keanekaragaman hayati dan budaya yang dilestarikan, dikelola, serta dapat
dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi dan sosial.
6. Ijen merupakan salah satu geopark nasional yang diakui UNESCO.
Tes Formatif
Setelah membaca teks diatas, kerjakan tugas dibawah ini
1. Jelaskan dimana letak dari geopark Ijen !
2. Sebutkan sumberdaya alam yang terdapat di Ijen !
3. Jelaskan manfaat dari keindahan Kawah Ijen bagi masyarakat sekitar !
4. Mengapa keberadaan Geopark Ijen sangat penting bagi masyarakat ?
5. Apakah yang dimaksud dengan geopark ?
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 64
Lembar Kerja
Tentunya berlibur ke Ijen sudah tidak asing lagi bagi kalian, atau keluarga kalian.
Tugas kalian adalah mewawancarai seseorang (bisa keluarga, teman atau saudara)
tentang perjalanan dan pengalamannya berlibur di Geopark Ijen.
Tulislah hasil wawancara kalian dan ceritakan di depan kelas !
AKTIVITAS 1
Kerjakan dengan baik !
Ayo Kita Wawancara!
Tujuan : Mengetahui letak dan akses menuju ke Gunung Ijen dengan tepat
Alat dan bahan : Alat tulis, daftar pertanyaan.
Langkah kerja :
1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 3-5 orang peserta didik.
2. Tentukan nara sumber yang akan diwawancarai.
3. Siapkan daftar pertanyaan tentang letak dan akses menuju ke Gunung Ijen yang
akan ditanyakan kepada nara sumber.
4. Lakukan wawancara dengan nara sumber.
5. Buatlah laporan hasil wawancara.
6. Pilihlah salah satu anggota kelompok untuk mempresentasikan hasil wawancara di
depan kelas.
AKTIVITAS 2
Kamu telah membaca dan memahami bacaan Geopark Ijen. Tugas kamu
sekarang, mencari informasi lebih lanjut kalian tentang hasil sumber daya alam yang
ada di Gunung Ijen Banyuwangi dengan cara menggunakan media laptop atau telepon
selular. Mintalah pendampingan guru atau orang tua. Ikuti panduan berikut.
1. Ketik kata kunci “Sumber daya alam yang ada di Gunung Ijen” di mesin pencari
internet lalu tekan enter. Pilihlah artikel dengan cara meng-klik salah satu laman.
2. Bacalah artikel dalam laman tersebut, lalu buatlah ringkasan di buku tugas.
3. Kumpulkan hasil ringkasanmu kepada Bapak/Ibu guru untuk dinilai.
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 65
AKTIVITAS 3
Kerjakan dengan baik!
Gunung Ijen adalah salah satu kawasan wisata alam yang memiliki sumber
daya alam yang melimpah, baik dari sektor pertambangan ataupun perkebunan yang
banyak terdapat di sekitarnya.
Tugas kamu sekarang adalah mencari informasi lebih lanjut tentang kehidupan
sosial budaya dan ekonomi masyarakat di kawasan Gunung Ijen Banyuwangi. Kamu
dapat mencari informasi melalui wawancara dengan orang tua atau nara sumber lain,
mencari artikel di surat kabar, majalah, maupun internet. Kemudian buatlah dalam
sebuah paragraf yang menjelaskan kehidupan sosial budaya, ekonomi di Gunung Ijen
Banyuwangi. Selanjutnya presentasikan hasil pekerjaanmu di hadapan Bapak/Ibu guru
dan teman.
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 66
ASESMEN
A. Pilihan Ganda
Mari memberi tanda silang (x) pada huruf a, b, c, dan d yang merupakan jawaban
paling benar!
Bacalah teks berikut dengan sungguh-sungguh untuk menjawab soal nomor 1-7!
Gunung Ijen
Sumber Gambar : https://images.app.goo.gl/cZ7VHPzGqfBbXyUn6
Gunung Ijen adalah salah gunung berapi aktif yang ada di Indonesia. Secara
administratif Gunung Ijen terletak di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, dan
Kecamatan sempol, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Di sini, curah hujan mencapai
1.500-3000 mililiter per tahun yang digolongkan dalam kriteria curah hujan sangat
tinggi. Sehingga memudahkan untuk flora dan berkembang biak.
Ekosistem di Gunung Ijen terbentuk sebagai hubungan timbal balik antara
aktivitas gunung berapi dan kondisi iklim. Ekosistemnya merupakan ekosistem hutan
hujan dataran tinggi yang memiliki keunikan yang jarang dijumpai di dataran tinggi
lainnya. Keunikan pertama, di Gunung Ijen terdapat proses sublimasi asam sulfat dan
garam sulfat menjadi belerang yang tidak ada habisnya. Belerang ini biasa diambil oleh
penambang untuk dijual. Kedua, pemandangan indah dari kawah yang berbentuk elips
dan berdinding batuan indah.
Sumber gambar : https://images.app.goo.gl/wNZEMdmDUmjXu1kp9
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 67
Kawah ini di kenal dengan sebutan Kawah Ijen. Kawah Ijen adalah sebuah
danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen dengan
kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5.466 Hektar. Danau kawah
Ijen dikenal merupakan danau air asam kuat terbesar di dunia. Fenomena eternal blue
fire atau api biru abadi berada di dalam kawah Ijen, dan pemandangan alami ini hanya
terjadi di dua tempat di dunia yaitu Etiopia (gunung Dallol) dan Ijen. Blue fire hanya
dapat dilihat oleh mata manusia saat tidak ada cahaya, karenanya waktu ideal untuk
melihatnya adalah jam 2 hingga jam 4 dinihari. Keunikan yang ketiga, air kawah yang
berwarna bisa berubah setiap saat.
Di kawasan Gunung Ijen terdapat 26 Flora
yang ada dalam Gunung Ijen yang sudah
terindentifikasi, yang terdiri atas epifit (tumbuhan
yang tumbuh dengan cara menumpang pada
tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya),
tumbuhan bawah, semak, pohon, dan rumput.
Semak yang paling banyak ditemui, yaitu 13 jenis
tumbuhan menahun yang tumbuh di hutan
Sumber Gambar: https://bit.ly/3lCtjIy dan pegunungan atas (Vaccinium
https://bbksdajatim.org/amp/cantigi-cantik-dari-kawah-
varingiafolium), dan edelweis.
ijen.php
Bunga edelwais sering dikatakan sebagai bunga
abadi karena memiliki waktu mekar yang lama, hingga 10 tahun lamanya.
Banyaknya jenis flora ini didukung potensi fauna yang beragam. Jenis mamalia
yang ada sulit untuk diamati secara langsung. Beberapa jenis mamalia di kawasan ini
antara lain ajag, lutung, tupai tanah, tupai pohon, kijang dan luwak. Ditemukan juga 35
jenis burung. Empat diantaranya termasuk endemic di kawasan tersebut, antara lain
ayam hutan hijau, walet gunung, cucak gunung, dan kipasan bukit. Dan jenis burung
yang dilindungi adalah opio jawa, julang emas, alap-alap sapi, elang bentrok, elang
jawa, elang ular bido, dan elang hitam.
1. Berdasarkan teks di atas, letak Gunung Ijen berada di wilayah ... .
a. Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan sempol
b. Kecamatan Licin dan Kecamatan Bondowoso
c. Kecamatan Licin dan Kecamatan Sempol
d. Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Bondowoso
2. Kawasan Gunung Ijen digolongkan dalam kriteria hutan yang curah hujannya
sangat tinggi, karena curah hujannya mencapai ... .
a. 1.500-3000 mililiter per bulan
b. 1.500-3000 desiliter per bulan
c. 15-30 desiliter per bulan
d. 15-30 desiliter per tahun
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 68
3. Ekosistem di Gunung Ijeng memiliki keunikan yang jarang dijumpai di ekosistem
dataran tinggi lainnya. Salah satunya terdapat proses sublimasi bahan kimia yang
akan menjadi ... .
a. Belerang
b. Asam Sufat
c. Garam sulfat
d. Blue fire
4. Gunung Ijen merupakan hutan hujan dataran tinggi yang memiliki keragaman flora
dan fauna. Hewan yang mendiami kawasan Gunung Ijen dalam kurun waktu yang
sangat lama dan bahkan biasanya tidak ditemukan jenis spesies yang sama di
daerah lain, adalah ... .
a. Ayam hutan hijau, cucak gunung , kipasan bukit, dan walet gunung.
b. Opio jawa, julang emas, alap-alap sapi, dan elang bentrok.
c. Ayam hutan hijau, cucak gunung, alap-alap sapi, dan elang bentrok.
d. Opio jawa, julang emas, kipasan bukit, dan walet gunung.
5. Di dalam Kawah Ijen terdapat fenomena alam yang hanya terdapat di dua tempat di
dunia yaitu Etiopia (Gunung Dallol) dan Gunung Ijen yang disebut ... .
a. Fire blue
b. Blue fire
c. Api hijau
d. Api abadi
B. Pilahan Ganda Komplek
6. Beri tanda (✓) pada kotak di depan pernyataan untuk pernyataan yang sesuai
dengan teks bacaan di atas
a. Gunung Ijen adalah salah satu gunung berapi aktif yang ada di Indonesia
yag terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso.
b. Salah satu keunikan Gunung Ijen adalah memiliki kawah luas dan tidak
pernah berubah warna.
c. Tumbuhan semak yang banyak berada di kawasan Gunung Ijen adalah
tumbuhan menahun dan edelweis
d. Ayam hutan hijau, cucak gunung, alap-alap sapi, dan elang bentrok adalah
jenis burung yang dilindungi di Gunung Ijen.
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 69
C. Isian Singkat
7. Tidak semua gunung api aktif memiliki kawah yang terdapat kenampakan alam api
biru abadi, di dunia hanya ada 2 gunung api aktif yang memilikinya. Salah satu
gunung api tersebut ada di Indonesia. Gunung tersebut bernama ... .
8. Kawah di Gunung Ijen menghasilkan belerang yang tidak ada habisnya. Belerang
yang memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai bahan baku obat kulit
yang bisa membunuh bakteri, jamur, dan parasit seperti tungau kudis, produk
kecantikan dan bisa juga dibuat kerajinan tangan. Sehingga membuat belerang
bisa diperjual belikan. Karena belerang bisa dijual maka banyak masyarakat yang
ada di sekitar Gunung Ijen berprofesi sebagai ... .
D. Uraian
9. Perhatikan gambar berikut !
Gambar disamping adalah salah satu gunung
api aktif yang terletak di Kabupaten
Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso.
Jelaskan sumber daya alam yang ada dan
kondisi sosial budaya serta kondisi ekonomi
masyarakat sekitar kawasan tersebut!
Menjodohkan
10. Jodohkan pernyataan sebelah kiri dengan jawaban lajur sebelah kanan!
a. Gunung berapi di Indonesia yang terdapat Penambang
kenampakan blue fire. belerang
Profesi sebagian besar masyarakat di
b. kawasan Gunung Ijen yang mencari Gunung Ijen
bahan tambang yang dihasilkan di kawah
gunungnya.
c. Suku di Banyuwangi yang banyak tinggal Blue Fire
di sekitar kawasan Gunung Ijen
d. Flora di kawasan Gunung Ijen yang Using dan
dijuluki sebagai bunga abadi. Madura
Fenomena alam yang mengeluarkan api Edelwais
e. berwarna biru di kawasan Kawah Ijen dan
hanya terlihat jika susana gelap.
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 70
KUNCI JAWABAN
1. a
2. d
3. a
4. a
5. b
6. a dan c
7. Gunung Ijen
8. Penambang belerang
9. Jawaban alternatif :
- Flora dan fauna dengan banyak jenis, mineral belerang, hasil perkebunan adalah
sumber daya alam yang ada di Gunung Ijen
- Masyarakat daerah Gunung Ijen sebagian besar dari suku Using dan Madura
- Masyarakat di sekitar Gunung Ijen berprofesi sebagai penambang belerang,
petani perkebunan, dan sektor pariwisata. ( kebijakan guru)
10. a. Gunung Ijen
b. Penambang belerang
c. Using dan Madura
d. Edelwais
e. Blue fire
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 71
Daftar Pustaka
https://kabutipis.com/2015/06/14/pesona-kaldera-gunung-ijen/
https://bobo.grid.id/read/081771882/bisakah-kita-melihat-bintang-di-langit-saat-siang-
hari-akubacaakutahu?page=all
https://jejakpiknik.com/pulau-merah/
https://www.suara.com/tekno/2016/03/13/180744/iklim-malam-hari-lebih-panas-ini-
alasannya?page=all
https://media9.co.id/meski-akses-goa-di-tutup-wisatawan-tetap-bisa-jelajahi-taman-
nasional-alas-purwo/
Modul Geopark Nasional Ijen Jenjang SD 72