BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
Tips untuk meminimalkan risiko:
Beli tiram yang masih utuh dan
cangkangnya tertutup rapat (tidak
rusak/pecah)
Masak tiram dan produk Seafood
pada suhu minimal 80⁰C selama 15
menit
Simpan tiram dan produk Seafood
dalam keadaan beku (-18⁰C)
Cuci tangan setelah menangani
tiram dan produk Seafood lainnya
Hindari konsumsi tiram dan produk
Seafood dalam keadaan mentah
Hindari kontaminasi silang
(pisahkan pangan matang dengan
pangan mentah) serta jangan
gunakan peralatan masak yang
telah digunakan mengolah pangan
mentah untuk menangani pangan
matang tanpa dibersihkan terlebih
dahulu
37 TIPS KEAMANAN PANGAN
Vibrio parahaemolyticus
Vibrio parahaemolyticus sering mencemari produk pangan yang berasal dari laut, terutama
tiram (oyster).
Penyebaran bakteri ini terutama terjadi melalui binatang laut yang hidup di air laut hangat.
Gejala awal yang ditimbulkan oleh bakteri ini adalah muntah, sakit perut, dan diare . Masa
inkubasi bakteri ini 8 – 72 jam.
Sakit akibat bakteri ini bisa berlangsung hingga 2-8 hari. Komplikasi akibat bakteri ini sangat
jarang terjadi, kecuali pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah.
40 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS KEAMANAN PANGAN
38 Vibrio vulnificus
Vibrio vulnificus sering mencemari produk Tips untuk meminimalkan risiko:
pangan yang berasal dari laut, terutama tiram Beli tiram yang masih utuh dan cangkangnya
(oyster). tertutup rapat (tidak rusak/pecah)
Penyebaran bakteri ini terutama terjadi Masak tiram dan produk Seafood pada suhu
melalui binatang laut yang hidup di air laut minimal 80⁰C selama 15 menit
hangat.
Simpan tiram dan produk Seafood dalam
Gejala awal yang ditimbulkan oleh bakteri ini keadaan beku (-18⁰C)
adalah demam, menggigil, dan mual. Masa
inkubasi bakteri ini 24 – 48 jam. Cuci tangan menggunakan sabun dan air
bersih sebelum menangani pangan, sebelum
Sakit akibat bakteri ini bisa berlangsung 2-8 makan, setelah mengolah pangan, setelah dari
hari hingga berminggu-minggu tergantung toilet dan setelah bersentuhan dengan hewan
pada sistem kekebalan tubuh. Orang yang
mempunyai kanker, penyakit hati, atau sistem Hindari konsumsi tiram dan produk Seafood
kekebalan tubuh yang lemah akan mengalami dalam keadaan mentah
infeksi aliran darah yang menyebabkan
kematian. Hindari kontaminasi silang (pisahkan pangan
matang dengan pangan mentah) serta
jangan gunakan peralatan masak yang telah
digunakan mengolah pangan mentah untuk
menangani pangan matang tanpa dibersihkan
terlebih dahulu
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 41
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
Tips untuk meminimalkan risiko: 39 TIPS KEAMANAN
Lakukan higiene perorangan dan sanitasi yang PANGAN
baik saat menangani pangan Virus Hepatitis A
Vaksinasi dapat dilakukan sesegera mungkin pada Virus Hepatitis A biasanya terdapat pada air
anak berusia 1 tahun atau pada orang dewasa dan berbagai jenis kerang yang umumnya
yang berisiko terkena hepatitis A mempunyai sistem perlindungan berupa
cangkang.
Beli kerang-kerangan segar yang masih utuh dan
cangkangnya tertutup rapat (tidak rusak/pecah) Penyebaran virus sangat mudah, terutama
melalui pangan dan air yang terkontaminasi
Bersihkan kerang-kerangan segar secara seksama oleh tinja orang yang terinfeksi virus ini.
sebelum dimasak, yaitu dengan cara merendam
kerang di dalam air yang berisi es batu dan garam. Gejala yang timbul seperti kelelahan,
Garam membantu melepaskan kotoran serta demam, mual dan muntah, kehilangan nafsu
membunuh bakteri pada kerang makan, menguningnya kulit dan bagian putih
mata (jaundice), urin berwarna gelap seperti
Masak produk kerang-kerangan pada suhu di atas teh, mencret, kotoran yang berwarna terang
70⁰C selama 15 menit atau mirip tanah liat. Bakteri ini dikenal
sebagai penyebab penyakit Hepatitis A
Simpan produk kerang-kerangan dalam keadaan
beku (-18⁰C) Sakit yang disebabkan bakteri ini, yaitu
radang pada lambung serta gangguan
Cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih kesehatan, terutama pada hati dan ginjal.
sebelum menangani pangan, setelah mengolah
pangan, setelah dari toilet dan setelah bersentuhan
dengan hewan
Hindari kontaminasi silang (pisahkan pangan
matang dengan pangan mentah) serta jangan
gunakan peralatan masak yang telah digunakan
mengolah pangan mentah untuk menangani
pangan matang tanpa dibersihkan terlebih dahulu
42 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
40 Tips untuk meminimalkan risiko:
Simpan produk olahan hewani
TIPS KEAMANAN PANGAN (susu, keju) pada suhu < 5⁰C
Yersinia enterocolitica Simpan daging mentah, ikan
mentah, dan Seafood mentah
Yersinia enterocolitica sering mencemari daging dalam keadaan beku (-18⁰C)
mentah (sapi, babi, kambing,ayam,dsb), Seafood
mentah, ikan mentah, dan susu mentah. Masak daging dengan merata pada
suhu aman, yaitu >70⁰C
Penyebaran bakteri ini terutama terjadi melalui
pangan yang terkontaminasi bakteri tersebut dan Minum susu yang telah
tidak dimasak secara sempurna. Bakteri ini banyak dipasteurisasi atau yang telah
terdapat di tanah, air, dan hewan (babi, tupai, disterilisasi serta memiliki nomor
berang-berang). izin edar
Gejala awal yang ditimbulkan oleh bakteri ini Panaskan pangan matang hanya
adalah diare, muntah, demam, dan sakit perut. Masa satu kali hingga suhu 85⁰C
inkubasi bakteri ini 24-48 jam.
Hindari kontaminasi silang
Sakit akibat bakteri ini bisa berlangsung hingga (pisahkan pangan matang dengan
berminggu-minggu. Komplikasi akibat bakteri ini, pangan mentah dan gunakan pisau
yaitu sakit perut bagian kanan bawah mirip dengan /talenan pemotong yang bersih)
sakit radang usus buntu serta pembengkakan
kelenjar limfa di bagian perut anak kecil, orang yang Cuci tangan menggunakan sabun
sudah sangat tua, dan orang dengan tubuh yang dan air bersih sebelum menangani
lemah sangat rentan terinfeksi bakteri ini. pangan, setelah mengolah pangan,
setelah dari toilet dan setelah
bersentuhan dengan hewan
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 43
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
44 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS KEAMANAN PANGAN
KATEGORI KERACUNAN PANGAN
Pencegahan Keracunan Pangan
Suhu Pangan Aman
Penyimpan Pangan Pada Suhu Dingin / Beku
Pencegahan Kontaminasi Silang di Dapur
Penyimpanan Bahan Pangan
Pembelian Pangan
Konsumsi Pangan
Konsumsi Pangan di Luar Rumah
Bekal Pangan
Memasak Pangan
Thawing (Mencairkan Pangan Beku)
Menyiapkan Pangan untuk Piknik di Luar Rumah
Memanggang Daging / Unggas / Ikan Untuk Suatu Acara Bersama
Menjamu Tamu Dalam Suatu Acara Bersama (Penyimpanan
Pangan Dingin)
Menjamu Tamu Dalam Suatu Acara Bersama (Penyiapan Pangan)
Membawa Pangan dengan Aman
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 45
41BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Pencegahan
Keracunan Pangan
Keracunan pangan dapat Tips untuk meminimalkan risiko:
Cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih sebelum
diakibatkan oleh konsumsi pangan menangani pangan, setelah mengolah pangan, setelah dari
toilet dan setelah bersentuhan dengan hewan
yang tercemar oleh mikroba yang
Bersihkan permukaan meja kerja dan semua peralatan
berbahaya bagi tubuh. dengan sabun dan air panas sebelum dan sesudah
menyiapkan pangan
Keberadaan mikroba merugikan
ini dapat dikarenakan proses Hindari kontaminasi silang:
penanganan, penyimpanan, atau Pisahkan pangan matang dengan pangan mentah
penyiapan pangan dengan cara yang Gunakan peralatan memasak yang bersih
tidak higienis dan tidak mematuhi
kaidah keamanan pangan. Masak pangan hingga matang dan dinginkan segera serta
simpan dalam kulkas jika tidak langsung dimakan
Pencegahan keracunan pangan
bertujuan untuk mencegah sakit Jaga pangan dingin tetap dingin dan pangan panas tetap
akibat keracunan pangan. panas
Gejala keracunan pangan secara
umum yaitu mual, muntah, sakit
perut, diare, demam, dan sakit
kepala.
46 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
42BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Suhu Pangan
Aman
Pangan harus disimpan pada suhu
aman, yaitu pangan dingin disimpan
pada suhu di bawah 4⁰C dan pangan
panas di simpan pada suhu di
atas 60⁰C. Hal ini dilakukan untuk
mencegah pertumbuhan mikroba
patogen dan pembusuk.
Tips untuk meminimalkan risiko:
Pastikan kulkas berfungsi dengan baik di bawah 5⁰C
Pastikan pangan dingin tetap dingin dan pangan panas tetap panas
Pastikan pangan olahan disimpan sesuai dengan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan
Jaga suhu pangan yang mudah rusak, seperti ikan segar atau daging, agar tetap dingin selama perjalanan
Jangan simpan pangan yang telah dimasak pada suhu ruang lebih dari 4 jam
Buat perencanaan dalam mengolah pangan
• Siapkan pangan dalam jumlah secukupnya, semakin banyak jumlah pangan yang dipersiapkan
semakin sulit menjaganya tetap panas atau dingin
• Siapkan pangan dalam waktu sedekat mungkin dengan waktu penyajian
Jika pangan yang dimasak tidak segera dikonsumsi, maka lakukan pendinginan dalam waktu sesingkat
mungkin, dengan cara sebagai berikut :
• Gunakan wadah yang lebar dan dangkal untuk mendinginkan
• Simpan dalam wadah yang tertutup
• Masukkan ke dalam kulkas
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 47
43BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Penyimpanan
Pangan Pada Suhu
Dingin/Beku
Simpan pangan berisiko tinggi, Tips Penyimpanan Pangan Pada Suhu Dingin/Beku
seperti susu & yogurt pada suhu Dengan Benar:
dingin (di bawah 5⁰C) Jaga dan pelihara kulkas agar berfungsi sebagaimana
mestinya
Tujuan penyimpanan pangan pada
suhu dingin, yaitu untuk menjaga Pastikan suhu kulkas berada di bawah 5⁰C
keawetan pangan, mencegah
pertumbuhan mikroba, dan Simpan pangan yang mudah rusak dan pangan matang
mengurangi kemungkinan terjadinya (pangan siap saji) jika tidak segera dikonsumsi di dalam
keracunan pangan pada keluarga. kulkas
Ada kalanya meskipun sudah Lihat instruksi penyimpanan produk pangan pada label
disimpan dalam kulkas, pangan produk pangannya
cepat rusak atau menjadi asam.
Hal ini dikarenakan kulkas tidak Simpan pangan siap saji dalam wadah tertutup rapat di
berfungsi dengan baik. Oleh atas pangan mentah di dalam kulkas
karena itu, perlu dipastikan bahwa
penyimpanan dingin yang dilakukan Cairkan pangan beku di dalam kulkas atau Microwave
sudah benar dan tepat. sesuai porsi yang dibutuhkan
48 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
44 BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN PANGAN
Pencegahan Kontaminasi Silang di Dapur
Tips Mencegah Kontaminasi Silang di Dapur: Kontaminasi silang merupakan
Cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih sebelum peristiwa perpindahan mikroba dari
menangani pangan, setelah mengolah pangan, setelah pangan mentah atau permukaan
dari toilet dan setelah memegang hewan atau peralatan ke pangan yang telah
dimasak atau siap untuk dikonsumsi.
Bersihkan permukaan tempat kerja dan peralatan sebelum
dan setelah digunakan Pencegahan kontaminasi silang
bertujuan untuk mencegah sakit
Gunakan peralatan yang bersih ketika akan mengolah akibat keracunan pangan.
pangan (Jika peralatan masak telah digunakan untuk
menangani pangan mentah, maka harus dibersihkan dan
disanitasi terlebih dahulu untuk menangani pangan siap
konsumsi)
Ganti peralatan memasak yang sudah rusak secara berkala
Simpan pangan mentah terpisah dari pangan matang
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 49
45BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Penyimpanan
Bahan Pangan
Bakteri penyebab keracunan Tips Penyimpanan Pangan :
pangan mudah menyebar dan
memperbanyak diri dengan cepat Simpan pangan mentah dan pangan matang secara
jika pangan disimpan dengan cara terpisah dalam wadah tertutup
yang tidak tepat. Oleh karena itu,
perlu diperhatikan dan diterapkan Dinginkan pangan matang hingga suhu ruang sebelum
dengan baik bagaimana cara disimpan di dalam kulkas
menyimpan pangan dengan tepat.
Pastikan suhu kulkas mampu mendinginkan (di bawah
Tujuan penyimpanan pangan dengan 5⁰C ) atau membekukan pangan (dibawah – 18⁰C ) yang
cara yang tepat, dapat mencegah disimpan
mikroba tumbuh dan berkembang di
dalam pangan, yang pada akhirnya Simpan pangan kaleng yang sudah di buka di dalam
dapat mencegah keracunan akibat wadah baru atau plastik yang dimasukkan ke dalam kulkas
pangan.
Baca dan ikuti petunjuk / cara penyimpanan pada label
pangan.
50 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
46BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Pembelian
Pangan
Tips Pembelian Pangan : Pembelian pangan yang tepat dapat
memperkecil risiko keracunan oleh
Beli pangan panas dan pangan dingin di akhir acara pangan.
belanja
Oleh karena itu, sangatlah penting
Beli pangan beku yang dipajang di dalam freezer untuk mengetahui bagaimana cara
Beli pangan dingin yang dipajang di dalam kulkas membeli pangan dengan aman.
Jaga pangan panas tetap panas selama perjalanan dengan
menggunakan tas berinsulasi
Jaga pangan dingin tetap dingin dan pangan beku tetap
beku selama perjalanan dengan menggunakan es gel atau
cooler bag
Selalu ingat Cek KLIK ! ketika membeli pangan olahan
dalam kemasan :
• Cek kondisi KEMASAN (baik, tidak penyok,
tidak bocor, dan bersih)
• Cek LABEL (identitas produsen., komposisi,dll)
• Cek IZIN EDAR (BPOM RI MD/BPOM RI ML/P-
IRT)
• Cek KEDALUWARSA (Tidak melewati tanggal
kedaluwarsa)
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 51
47BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Konsumsi Pangan
Kontaminasi pangan oleh bakteri
penyebab keracunan pangan lebih
cepat terjadi pada kondisi cuaca
hangat/panas.
Konsumsi pangan secara aman
dapat mencegah sakit akibat
keracunan pangan.
Tips Mengonsumsi Pangan :
Cuci tangan sebelum makan dengan air bersih dan sabun lalu keringkan dengan lap bersih
Segera konsumsi pangan yang sudah selesai dimasak agar bakteri tidak sempat tumbuh,
(pangan berada pada suhu ruang maksimal 2 jam) atau segera simpan pangan matang di
dalam kulkas jika tidak segera dikonsumsi
Cuci bersih pangan segar yang langsung dimakan tanpa dimasak terlebih dahulu, seperti
buah dan sayuran (lalapan/karedok). Bila perlu gosok/sikat dengan air bersih mengalir, dan
terakhir dibilas dengan air matang
Pilih pangan prasmanan yang memiliki penghangat dan pendingin pangan yang memadai
Usahakan tidak menyimpan pangan sisa
Hindari telur mentah atau pangan yang mengandung telur mentah, seperti adonan kue
Selalu ingat Cek KLIK setiap membeli produk pangan dalam kemasan, yaitu :
• Cek kondisi KEMASAN (baik, tidak penyok, tidak bocor, dan bersih)
• Cek LABEL (identitas produsen., komposisi,dll)
• Cek IZIN EDAR (BPOM RI MD/BPOM RI ML/P-IRT)
• Cek KEDALUWARSA (Tidak melewati tanggal kedaluwarsa)
52 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
48BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Konsumsi Pangan
di Luar Rumah
Tips mengonsumsi pangan di luar rumah : Orang bisa menjadi sakit jika
Pastikan kebersihan tempat makan, tidak banyak lalat mengonsumsi pangan yang tercemar.
berterbangan Oleh karena itu penting untuk
Pastikan pangan panas tetap panas (bukan hangat), mengonsumsi pangan yang aman
pangan dingin tetap dingin dan pangan beku tetap beku terutama pada saat makan di luar
Pilih sayuran (lalap/karedok/salad) yang segar rumah.
Hati-hati dengan kuah salad (mayonais) atau pangan
lainnya yang terbuat dari telur mentah, dan hati-hati pula
dengan es batu yang digunakan
Pilih pangan yang dimasak hingga matang, terutama
pangan hewani (daging, telur)
Pilih pangan dengan rasa, bau, dan tekstur tidak
menyimpang
Selalu ingat Cek KLIK setiap membeli produk pangan
dalam kemasan, yaitu :
• Cek kondisi KEMASAN (baik, tidak penyok, tidak
bocor, dan bersih)
• Cek LABEL (identitas produsen., komposisi,dll)
• Cek IZIN EDAR (BPOM RI MD/BPOM RI ML/P-IRT)
• Cek KEDALUWARSA (Tidak melewati tanggal
kedaluwarsa)
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 53
49BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Bekal Pangan
Bakteri penyebab keracunan pangan
dapat tumbuh dengan cepat,
terutama pada cuaca panas.
Salad dan produk daging “dingin”
yang dikemas untuk bekal makan
siang mengandung gizi yang cukup
untuk pertumbuhan mikroba.
Tips untuk meminimalkan risiko:
Pilih pangan berisiko rendah (keju yang keras (hard cheese), daging / unggas / ikan yang baru
saja di masak, buah dan sayuran segar yang sudah dicuci bersih, pangan ringan (snack), roti)
Pilih kotak makan yang mudah dibersihkan, dikeringkan, dan lebih baik jika dilengkapi alat
insulasi yang dapat mempertahankan suhu pangan panas tetap panas dan suhu pangan dingin
tetap dingin
Cuci tangan dengan sabun hingga bersih sebelum dan setelah menyiapkan bekal
Cuci dan pastikan kebersihan peralatan masak, kotak makan, dan tempat minum yang
digunakan
Cuci bersih buah dan sayuran yang akan dibawa sebagai bekal makan siang
Masak pangan hingga matang dan setelah tidak panas segera masukan pangan tersebut ke
dalam kotak makan
Untuk bekal makanan tertentu yang mudah rusak (perishable food) dapat menggunakan gel
ice pack sebagai sumber pendingin yang dimasukan ke dalam tas bekal
54 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
50BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Memasak Pangan
Tips untuk meminimalkan risiko : Pangan aman adalah hak setiap
Gunakan air dan bahan baku pangan yang baik, bermutu, orang.
bersih, dan aman
Pangan yang aman tidak hanya akan
Cuci tangan, alat masak, dan bahan pangan sebelum memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga
memasak menjaga kesehatan tubuh.
Pisahkan bahan pangan mentah dan matang untuk
mencegah terjadinya kontaminasi silang, baik ketika
belanja maupun memasak.
Gunakan peralatan masak yang bersih ketika mengolah
pangan
Perhatikan waktu dan suhu saat proses memasak. Apabila
memungkinkan, gunakan termometer atau alat pengukur
suhu
Bila pangan tidak akan segera dimasak, simpan bahan
pangan terutama bahan pangan hewani di dalam kulkas.
Penyimpanan ini akan memperlambat pertumbuhan
bakteri
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 55
51BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Thawing Thawing (mencairkan pangan beku) secara benar sangat
(Mencairkan penting untuk menjaga pangan agar aman untuk dikonsumsi.
Pangan Beku)
Pangan harus disimpan pada suhu aman selama pencairan.
Mikroba patogen yang telah ada sebelum pembekuan akan
bertambah banyak ketika pangan mengalami pencairan dan
suhu mencapai lebih dari 40 ° C.
Suhu 5 - 60°C adalah suhu di mana bakteri berkembang biak
dengan cepat (Danger Zone).
Tips untuk meminimalkan risiko:
Thawing pangan beku menggunakan lemari pendingin dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
• Tentukan porsi pangan beku yang akan dicairkan. Semakin besar pangan yang akan dicairkan,
maka waktu yang dibutuhkan akan semakin lama.
• Letakkan pangan yang akan dicairkan dalam wadah tertutup terpisah dari pangan lainnya. Hal ini
dilakukan agar tidak mengontaminasi pangan lainnya.
• Pangan yang sudah dicairkan harus segera diolah.
Thawing pangan beku dengan cara merendam dengan air dapat dilakukan sebagai berikut :
• Gunakan air dengan suhu kurang dari 20°C untuk mencairkan pangan beku atau dapat juga
menggunakan air yang biasa digunakan untuk memasak
• Pastikan porsi pangan beku yang akan dicairkan dapat cair dalam waktu kurang dari 2 jam.
• Pastikan pangan beku yang dicairka dibungkus menggunakan plastik yang kedap air dan tidak
bocor. Hal ini dilakukan untuk menghindari pangan beku terkontaminasi bakteri yang berasal dari
air.
• Ganti air yang digunakan setiap 30 menit sekali.
Thawing pangan beku menggunakan Microwave dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
• Gunakan wadah yang tepat dan sesuai serta memiliki simbol Microwave Safe.
• Pangan beku yang dicairkan menggunakan Microwave harus segera dimasak.
• Untuk Microwave yang tidak dilengkapi dengan teknologi rotasi (pemutaran) secara otomatis,
lakukan rotasi pada pangan saat setengah proses pencairan untuk memastikan bahwa panas
sudah tersebar merata keseluruh bagian.
56 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS KEAMANAN PANGAN
Menyiapkan Pangan untuk Piknik di Luar
52 Rumah
Tips untuk meminimalkan risiko : Makan bersama keluarga di
Dinginkan Pangan luar rumah sambil piknik dan
• Jaga pangan panas tetap panas, pangan dingin tetap memanggang pangan serta bercanda
ria merupakan hal yang sangat
dingin (jangan biarkan pada suhu zona bahaya lebih dari menyenangkan.
4 jam sebelum disantap)
Tetapi makan di luar rumah seperti
• Letakkan gel ice pack (es berbentuk gel dalam kemasan) ini meningkatkan risiko keracunan
di sekitar pangan sebagai sumber pendingin selama pangan, dikarenakan sulitnya
berada di luar rumah mempertahankan suhu penyimpanan
pangan dingin (<4°C), atau suhu
• Jangan kemas pangan yang baru selesai dimasak dan penyimpanan pangan panas (>60°C ).
masih hangat, karena alat pendingin tidak akan mampu
mendinginkan pangan hingga cukup dingin
Pisahkan Pangan
• Potong daging / unggas / ikan sesuai dengan ukuran
yang akan disajikan dan siapkan salad / karedok
hingga siap disantap sebelum meninggalkan rumah,
untuk mengurangi penanganan pangan di luar rumah,
khsususnya saat tidak ada fasilitas cuci tangan
• Masukkan daging / unggas / ikan mentah ke dalam wadah
kedap yang dapat mencegah pencemaran terhadap
pangan matang dan letakkan di bagian bawah alat
pendingin, jauh dari pangan siap saji
• Jangan gunakan peralatan yang sama untuk pangan
mentah dan pangan matang sebelum dicuci bersih
terlebih dahulu ketika akan mengolah pangan matang
Jaga Kebersihan
• Bawa tisu dan cairan pencuci tangan dengan bahan
dasar alkohol, untuk mengantisipasi tidak ada air untuk
mencuci tangan di lokasi piknik
• Pastikan kebersihan meja piknik sebelum digunakan
• Pilih lokasi yang tidak berdekatan dengan pembuangan
sampah dan toilet ketika hendak menyantap pangan
yang dibawa
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 57
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN 53
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Memanggang Daging/
Unggas/Ikan Untuk
Suatu Acara Bersama
Kegiatan seperti ini dapat
meningkatkan risiko keracunan
pangan karena berbagai
alasan, diantaranya yaitu tidak
memperhatikan praktik keamanan
pangan saat membuat barbeque
atau membuat sate.
Tips untuk meminimalkan risiko:
Jaga Kebersihan
• Cuci tangan sebelum dan sesudah menangani pangan dan sebelum makan
• Gunakan piring dan peralatan bersih yang terpisah untuk pangan mentah dan pangan matang,
termasuk penjepit yang digunakan untuk daging mentah dan matang
Lindungi Diri dan Keluarga, Gunakan Alat Pelindung Diri (penutup rambut, celemek dan sarung
tangan tahan panas, sepatu yang tertutup serta jauhkan anak-anak dari alat pemanggang dan
jangan tinggalkan alat pemanggang tanpa pengawasan)
Cairkan Daging Beku Dengan Aman
• Jika daging dalam keadaan beku, cairkan lebih dahulu sebelum dipanggang dengan cara yang
aman, yaitu di kulkas, dengan air dingin mengalir atau menggunakan Microwave
• Biarkan daging tetap berada di dalam kulkas hingga siap untuk dipanggang
Biarkan pangan yang mudah rusak (salad, pangan penutup) tetap berada di dalam kulkas sampai
dibutuhkan dan siap digunakan
• Letakkan es di sekeliling wadah pangan yang mudah rusak dan ganti es yang mencair sesegera
mungkin agar pangan yang mudah rusak tersebut tetap dalam kondisi dingin
Panggang hingga matang (suhu internal daging minimal 70⁰C)
Lindungi pangan dari lalat
Dinginkan pangan sisa di dalam kulkas dengan segera
58 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
54 BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Menjamu Tamu
dalam Suatu
Acara Bersama
(Penyimpanan
Pangan Dingin)
Tips untuk meminimalkan risiko : Beberapa alasan mengapa sebuah
Hindari Suhu Zona Berbahaya pesta bisa menimbulkan risiko
• Perpendek waktu bagi pangan untuk berada pada suhu keracunan pangan yang lebih besar,
zona berbahaya (5 – 60⁰C) yaitu :
• Jaga pangan panas tetap panas dengan menggunakan - Pangan berada pada suhu zona
alat pemanas (di atas 60⁰C).
• Jaga pangan dingin tetap dingin (di bawah 5⁰C) berbahaya(5–60⁰C)selama lebih
• Segera dinginkan pangan setelah asap panas dari pangan dari 4 jam, hal ini menyediakan
tidak mengepul lagi waktu yang cukup bagi bakteri
• Cairkan pangan beku dengan cara yang benar (dalam untuk berkembang biak
kulkas sehari sebelumnya atau menggunakan air bersih &
dingin yang mengalir atau menggunakan Microwave) - Waktu yang dibutuhkan dalam
mempersiapkan pangan, dimana
Pastikan Kulkas Berfungsi Dengan Baik terkadang membutuhkan waktu
• Kulkas jangan diisi terlalu penuh dan gunakan beberapa jam bahkan sehari
termometer khusus kulkas / freezer untuk mengukur dan sebelum acara.
memastikan suhu kulkas / freezer (di bawah 5⁰C)
• Masukan pangan yang mudah rusak ke dalam kulkas
(salad, daging, ikan, dll)
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 59
55BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Menjamu Tamu
dalam Suatu
Acara Bersama
(Penyiapan
Pangan)
Menjamu para tamu di rumah sangat Tips untuk meminimalkan risiko:
menyenangkan, tetapi jika tidak Jaga Kebersihan
memperhatikan praktik keamanan
pangan, tamu bisa mengalami • Cuci tangan dengan sabun hingga bersih sebelum dan
keracunan pangan. Beberapa sesudah menyiapkan pangan
alasannya karena :
• Cuci peralatan dan permukaaan tempat kerja dengan
- Dapur rumah tidak dirancang untuk sabun hingga bersih sebelum dan sesudah bekerja, dan
memasak dan menyiapkan pangan bersihkan area dapur
orang banyak
• Gunakan pakaian kerja yang bersih, seperti celemek,
-Banyak orang mulai mempersiapkan tutup kepala, sarung tangan dan masker penutup mulut
pangan jauh hari sebelum acara.
• Jangan ikut menyiapkan pangan jika sedang sakit
(mual, muntah, diare)
Masak Pangan Hingga Matang
Pangan panas tetap panas (gunakan alat pemanas pangan),
dan pangan dingin tetap dingin dan pangan beku tetap beku
(jika perlu letakkan es di seputar wadah pangan dingin, ganti
es jika mencair, atau tetap berada dalam freezer)
60 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
56TIPS
KEAMANAN PANGAN
Membawa Pangan dengan Aman
Pangan yang sudah diolah harus dijaga Tips untuk meminimalkan risiko :
suhunya, jangan sampai berada di suhu • Gunakan tas berinsulasi yang bersih dan kering
zona berbahaya (5⁰C – 60⁰C). Hal ini untuk menjaga pangan panas tetap panas, pangan
dikarenakan mikroba sangat mudah dingin tetap dingin dan pangan beku tetap beku
tumbuh dan berkembang biak di interval (tambahkan gel ice pack untuk menjaga agar pangan
suhu tersebut. tetap dingin/beku)
• Pastikan pangan dingin/beku yang akan dipindahkan
ke dalam tas berinsulasi sudah benar-benar dingin /
beku agar tetap dingin/beku selama di perjalanan
• Gunakan wadah yang bersih dan tertutup rapat agar
pangan siap saji tidak terkontaminasi.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 61
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
62 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS KEAMANAN PANGAN
KATEGORI DAPUR RUMAH TANGGA
Rak Penyimpanan Pangan Kering
Spons
Kulkas
Permukaan Area Memasak
Talenan
Microwave
Wajan
Keranjang Belanja
Mencuci Keranjang Belanja
Botol Susu Bayi
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 63
57BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN Tips untuk meminimalkan risiko:
Pastikan rak penyimpanan pangan di dapur selalu dalam
TIPS keadaan bersih dan kering. Dan rak sebaiknya diletakkan
jauh dari kompor masak
KEAMANAN
PANGAN Pastikan kemasan yang akan digunakan untuk menyimpan
pangan dalam keadaan utuh, tidak rusak, tidak bocor, atau
Rak Penyimpanan tidak penyok
Pangan Kering
Pengisian rak penyimpanan pangan yang terlalu padat
akan mengurangi manfaat penyimpanan karena suhunya
tidak sesuai dengan kebutuhan
Kisaran suhu terbaik adalah 10°C sampai 21°C dan tidak
lembab. Suhu penyimpanan yang tinggi (lebih dari 37°C)
menurunkan kualitas pangan kaleng
Bahan pangan diletakkan di rak atas dan bahan non pangan
diletakkan di rak bawah.
Penempatan pangan diatur berdasarkan tanggal
kedaluwarsa. Utamakan gunakan produk pangan yang
memiliki tanggal kedaluwarsa lebih awal.
Dapur keluarga harus menjadi
sumber pangan yang aman.
Rak penyimpanan pangan harus
dapat menjaga pangan tetap aman
dan mempertahankan kualitas, zat
gizi dan rasa lebih lama.
Penyimpanan pangan yang tepat
akan mengurangi risiko keracunan
pangan dan juga menghemat
keuangan keluarga karena pangan
Anda tidak akan rusak dengan cepat.
64 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
58BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Spons
Tips untuk meminimalkan risiko: Spons merupakan salah satu alat di
Segera keringkan spons setelah digunakan dapur yang sangat membantu dalam
Supaya miroba tidak mudah berkembang biak, jangan membersihkan peralatan dapur,
letakkan spons dalam keadaan basah (misal : merendam seperti wajan, piring, gelas, atau
spons dalam sabun cuci piring). Akan tetapi, segera pisau.
keringkan/tiriskan setelah digunakan
Spons dapat menjadi tempat
Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk pertumbuhan bakteri dan jamur jika
membersihkan spons secara berkala, yaitu : kebersihannya tidak dijaga.
Menggunakan microwave Pembersihan spons yang tepat
Anda juga dapat menggunakan microwave selama akan mengurangi risiko keracunan
kurang lebih 2 menit untuk membunuh ± 99 % bakteri, pangan.
ragi, dan jamur. Tapi yang perlu diingat adalah spons
yang dimasukan ke dalam microwave harus dalam
keadaan basah. Hal ini dikarenakan spons kering justru
akan memicu api dan mudah terbakar
Rendam dengan Air Cuka
Rendam spons di dalam 0,5 liter air yang sudah dicampur
dengan 10 sendok makan cuka selama lima menit lalu
jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering
Ganti spons secara berkala terutama jika sudah
menimbulkan bau yang tidak sedap
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 65
59BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN Tips untuk meminimalkan risiko:
Jaga dan cek secara berkala suhu kulkas agar berada di
TIPS bawah 4⁰C
KEAMANAN Tempatkan pangan pada wadah tertutup sebelum
PANGAN disimpan di dalam kulkas untuk mencegah pengeringan
pada permukaan produk pangan
Kulkas
Susun dan tempatkan bahan pangan di rak yang sesuai
dengan suhu penyimpanan yang sesuai
Bungkus daging mentah dengan baik (tidak bocor) dan
simpan di dalam wadah tertutup. Setelah itu, simpan
daging di dalam freezer jika tidak segera diolah atau di
chiller jika akan segera diolah
Hindari pengisian kulkas terlalu penuh, sehingga suhu
kulkas dapat tetap dipertahankan
Bersihkan cairan yang tumpah di dalam kulkas dengan
segera, terutama cairan yang berasal dari daging.
Bersihkan kulkas secara berkala dengan cara, yaitu gosok
bagian dalam kulkas menggunakan spons bersih dan
air sabun hangat; bilas dengan air bersih; lalu keringkan
dengan handuk atau lap bersih. Hindari menggunakan
bahan pembersih yang dapat merusak permukaan dalam
kulkas.
Kulkas merupakan tempat
menyimpan bahan pangan agar tetap
segar.
Namun, jika tidak cermat, kulkas bisa
menjadi sarang mikroba berbahaya
sehingga dapat menjadi cemaran bagi
bahan pangan yang berada di dalam
kulkas.
Hal ini terjadi jika kulkas tidak
diperhatikan kebersihannya serta
bahan pangan di dalam kulkas
diletakkan sembarangan.
Oleh karena itu, pembersihan kulkas
secara berkala serta penyimpanan
bahan pangan yang tepat dapat
mengurangi risiko keracunan pangan.
66 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
60BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Permukaan Area
Memasak
Tips untuk meminimalkan risiko: Permukaan area memasak
Pilih permukaan area memasak di dapur dari bahan merupakan area penting dalam
yang kuat dan tahan lama seperti marmer, stainless menyiapkan bahan-bahan pangan
steel, atau keramik. yang akan dimasak.
Jaga permukaan area memasak selalu dalam keadaan Permukaan area memasak dapat
kering dan bersih. menjadi tempat pertumbuhan
bakteri jika kebersihannya tidak
Untuk menjaga area permukaan memasak selalu dalam dijaga.
keadaan bersih dan aman dari pertumbuhan bakteri
bersihkan permukaan area memasak dengan: Pembersihan permukaan area
memasak yang tepat akan
- air hangat dan sabun; atau mengurangi risiko keracunan
pangan.
- menggunakan larutan pembersih
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 67
61BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN Tips untuk meminimalkan risiko:
Pilih talenan yang mudah dibersihkan dan tidak mudah
TIPS keropos, seperti dari jenis akrilik, plastik, dan marmer.
KEAMANAN Selalu menggunakan talenan yang bersih setiap akan
memasak.
Cuci talenan dengan air (dapat juga menggunakan air
panas), sabun, kemudian bilas dengan air dan keringkan.
PANGAN Gunakan tambahan disinfektan atau larutan pembersih
lainnya setelah talenan digunakan untuk memotong
Talenan daging, unggas, Seafood, atau ikan mentah.
Simpanlah talenan dalam tempat yang kering dan bersih
serta bersirkulasi udara yang baik, agar talenan.
Ganti talenan dengan yang baru, jika talenan sudah banyak
garis-garis akibat penggunaan pisau. Hal ini dikarenakan
permukaan yang bergaris-garis akan sulit dibersihkan dan
menjadi tempat pertumbuhan bakteri.
Gunakan talenan yang berbeda untuk memotong daging,
Seafood, dan ikan dengan talenan yang digunakan untuk
memotong sayur, buah, dan roti. Jika perlu, pilih warna
yang berbeda untuk kedua talenan sehingga mudah untuk
diingat.
Talenan merupakan alat yang sering
digunakan sebagai alas untuk
memotong daging, sayuran, atau
pangan lainnya.
Jika kebersihannya tidak dijaga,
talenan dapat menjadi:
• sumber kontaminasi silang
• tempat pertumbuhan bakteri dan
jamur.
Pembersihan dan penggunaan
talenan yang tepat akan mengurangi
risiko keracunan pangan.
68 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
62
Tips untuk meminimalkan risiko: TIPS
Ikuti petunjuk penggunaan microwave
KEAMANAN
Gunakan wadah berbahan keramik, kaca, atau plastik. PANGAN
Khusus untuk wadah berbahan plastik harus dilengkapi
logo microwave safe Microwave
Pangan beku yang sudah dicairkan menggunakan Microwave merupakan salah satu alat
microwave harus segera dimasak dan tidak boleh dibekukan masak yang sering digunakan untuk
kembali, karenakan akan meningkatkan pertumbuhan menghangatkan pangan. Microwave
mikroba. dapat juga digunakan untuk
mecairkan pangan beku.
Microwave yang tidak dilengkapi dengan teknologi rotasi
(pemutaran) secara otomatis, lakukan rotasi pada pangan Penggunaan microwave secara tepat
saat setengah proses pemasakan untuk memastikan dan aman dapat mencegah risiko
bahwa panas tersebar merata ke seluruh bagian pangan. keracunan pangan pada keluarga
Anda.
Bersihkan microwave setiap selesai digunakan. Microwave
dapat dibersihkan secara berkala menggunakan gelas
yang berisi 100 mL air dan perasan lemon beserta kulitnya.
Letakkan gelas tersebut di dalam microwave selama 3
menit. Kemudian biarkan selama 5 menit setelah microwave
mati dan jangan membuka pintu microwave. Uap air yang
terperangkap di dalam, akan membantu membersihkan
kotoran. Setelah itu, bersihkan bagian dalam microwave
dari uap lemon tadi menggunakan lap bersih dan kering.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 69
63BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN Tips untuk meminimalkan risiko:
Segera bersihkan wajan setelah digunakan.
TIPS
Untuk menjaga wajan selalu dalam keadaan bersih
KEAMANAN dan aman dari pertumbuhan bakteri, wajan dapat
PANGAN dibersihkan dengan menggunakan cara berikut :
Wajan - Larutkan satu sendok makan cuka ke dalam setengah
gelas air
- Didihkan campuran air dan cuka tersebut. Ketika
mendidih, lapisan minyak akan naik ke atas
permukaan.
- Matikan api, angkat wajan, lalu buang air dan lapisan
minyak yang terdapat di dalam wajan.
- Cuci wajan dengan air dan sabun menggunakan spons
halus
- Bilas hingga bersih lalu keringkan menggunakan lap
bersih.
Wajan merupakan alat memasak
yang sering digunakan untuk
menggoreng atau menumis.
Jika kebersihannya tidak dijaga,
wajan dapat menjadi:
sumber kontaminasi silang
tempat pertumbuhan bakteri dan
jamur
Pembersihan wajan yang tepat
akan mengurangi risiko keracunan
pangan.
70 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
64BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS
KEAMANAN
PANGAN
Keranjang Belanja
Tips untuk meminimalkan risiko: Belanja dengan menggunakan tas
Di Pasar plastik dan tas kain yang dapat
• Bungkus daging/unggas/ikan (segar/beku) menggunakan dipakai kembali (reusable) mulai
kantong plastik sekali pakai (1 kantong plastik berisi 1 jenis menjadi tren di berbagai negara.
pangan) sebelum dimasukkan ke dalam keranjang belanja
untuk mencegah cairannya bocor keluar dan mencemari Keranjang belanja yang digunakan
pangan lainnya serta keranjang belanja berulang kali ini dapat tercemar
• Gunakan keranjang belanja yang terpisah untuk pangan bakteri berbahaya dari pangan
(daging/unggas/ikan, buah dan sayuran) yang masih yang dibawa di dalamnya, atau dari
mentah dan yang sudah matang (pangan siap saji). lingkungan sekelilingnya seperti
tanah atau barang lainnya yang
Di Rumah disimpan di dalamnya.
• Cuci bersih dan keringkan keranjang belanja yang digunakan
secara berkala Bakteri tersebut juga dapat
• Simpan keranjang belanja yang telah kering di tempat yang mencemari pangan atau barang-
bersih dan kering. barang lainnya yang berada di
dalam keranjang belanja ini dan
menimbulkan risiko keracunan
pangan.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 71
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
65 Tips untuk meminimalkan risiko:
Cuci bersih keranjang belanja
TIPS yang dipakai berulangkali dengan
menggunakan deterjen, terutama
KEAMANAN setelah membawa daging/unggas/
PANGAN ikan mentah
Mencuci Keranjang Keringkan keranjang belanja yang
Belanja telah dicuci tersebut secara seksama
Tas/kantong belanja yang digunakan berulang kali Letakkan keranjang belanja yang
untuk belanja pangan harus dijaga kebersihannya telah bersih di tempat yang kering dan
agar tidak menjadi sumber pencemaran bakteri tidak lembab.
terhadap pangan yang dibawa di dalam keranjang
belanja tersebut.
72 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
Tips untuk meminimalkan risiko: 66
Pilih botol susu bayi berbahan gelas atau plastik yang
bebas BPA TIPS
Pilih dot/nipples berbahan lateks atau silikon dengan
ukuran sesuai kebutuhan. KEAMANAN
Botol susu bayi dapat dibersihkan dengan cara PRODUK
sebagai berikut : PANGAN
• Bersihkan botol susu menggunakan air sabun.
Botol Susu Bayi
Lalu sikat bagian dalam botol dengan sikat khusus
untuk botol susu bayi hingga bersih. Bilas botol Botol susu bayi merupakan salah
bayi dengan air mengalir hingga bersih. satu perlengkapan minum bayi yang
• Dot/nipples dibersihkan menggunakan sikat. sering digunakan.
Lubang dot/nipples diisi air sabun panas untuk
mengeluarkan cairan susu yang terperangkap di Jika kebersihannya tidak dijaga,
lubang tersebut. botol susu bayi dapat menjadi
• Bilas botol dan dot/nipples menggunakan air sumber pertumbuhan bakteri.
bersih mengalir lalu keringkan.
Setelah botol dicuci, proses sterilisasi botol susu bayi Pemilihan dan pembersihan
dilakukan dengan 3 cara berikut: botol susu bayi yang tepat akan
1. Sterilisasi botol susu dengan steamer botol susu mengurangi risiko keracunan pangan
2. Sterilisasi botol susu dengan microwave pada bayi.
3. Merebus botol
Langkah-langkah merebus botol dan dot bayi dapat
dilakukan dengan cara:
- Isi panci dengan air.
- Masukan botol susu ke dalam panci dan pastikan
botol terendam seluruhnya.
- Tutup panci dan didihkan panci yang berisi air dan
botol susu tersebut.
- Setelah mendidih, angkat panci dan buka tutup
panci ketika botol susu akan digunakan.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 73
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
74 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
TIPS KEAMANAN PANGAN
KATEGORI PRODUK PANGAN
Menyiapkan Susu Formula Bayi & MP-ASI
Air Susu Ibu (ASI)
Daging
Minyak Goreng
Bumbu dan Rempah Kering
Susu dan Olahannya
Buah dan Sayur
Kerang
Produk Unggas
Pasta dan Nasi
Telur
Madu
Salad Selada/Kubis/Kol
Produk Pangan dari Susu
Produk Ikan
Menangani Pangan Matang yang Tidak Habis
Memilih Minuman Saat Melakukan Perjalanan
Memilih Pangan Saat Melakukan Perjalanan
Pangan Siap Saji
Santan Kelapa
Singkong
Membaca Label Produk Pangan
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 75
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
67 Tips untuk meminimalkan risiko:
Cuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan susu
TIPS formula bayi dan MP-ASI
KEAMANAN Pastikan kebersihan alat makan dan botol susu bayi
PRODUK
PANGAN Cek tanggal kedaluwarsa susu formula bayi atau MP-ASI
lainnya sebelum digunakan
Menyiapkan Susu
Formula bayi & Gunakan air matang dengan suhu minimal 70⁰C untuk
MP-ASI membuat susu formula bayi dan MP-ASI
Bayi sangat rentan terhadap Usahakan jangan membuat susu formula bayi dan MP-ASI
keracunan pangan. Hal ini dalam porsi besar.
dikarenakan sistem kekebalan
tubuh mereka yang belum Jangan menyimpan susu formula bayi dan MP-ASI yang
berkembang dengan baik untuk tidak habis di dalam kulkas lebih dari 24 jam
melawan infeksi.
Jangan meninggalkan wadah yang berisi susu formula
Perhatian ekstra harus dilakukan bayi dan MP-ASI dalam keadaan terbuka di dalam
ketika menangani dan menyiapkan ruangan lebih dari dua jam
susu formula bayi dan Makanan
Pendamping ASI (MP-ASI). Hal ini Simpan susu formula bayi dan MP-ASI yang telah dibuat
dilakukan untuk mengurangi risiko di dalam cooler bag ketika bepergian supaya tidak cepat
keracunan pangan pada bayi. rusak
76 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
68 Tips untuk meminimalkan risiko:
Cuci tangan sebelum memberi ASI atau memompa ASI
TIPS Pastikan botol dan alat pompa dalam keadaan bersih
Gunakan wadah yang kuat dan tertutup untuk menyimpan
KEAMANAN ASI Perah (ASIP). Anda dapat menggunakan botol berbahan
PRODUK kaca atau plastik yang bebas BPA. Untuk menghemat
PANGAN tempat di kulkas, Anda dapat menggunakan plastik khusus
ASIP
Air Susu Ibu (ASI) Simpan ASIP di dalam kulkas (ASIP akan tahan selama 48
jam). ASIP yang disimpan di dalam ruangan hanya bisa
Air Susu Ibu (ASI) merupakan air bertahan 4 jam. Jika ingin memperpanjang masa simpan
susu yang terbaik untuk bayi. ASI 3-6 bulan, ASI dapat di simpan pada suhu -18 ⁰C.
mengandung banyak manfaat Cantumkan tanggal kapan ASIP dipompa di setiap botol ASI.
untuk bayi maupun ibu. ASI dapat Hangatkan botol berisi ASIP di dalam air hangat atau air
memperkuat sistem kekebalan yang telah mendidih. Jangan hangatkan ASIP di atas api
tubuh bayi, memperkuat hubungan secara langsung
bayi dengan ibu, serta menghemat Untuk ASIP yang dibekukan, cairkan ASIP di dalam kulkas
pengeluaran pembelian susu beberapa jam sebelum dihangatkan. ASIP yang sudah
formula bayi. dicairkan jangan dibekukan kembali
ASI memiliki karakteristik secara BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 77
alami segar dan selalu tersedia
dalam suhu yang tepat.
Penanganan dan penyimpanan ASI
yang tepat sangat diperlukan untuk
menjaga ASI selalu dalam keadaan
baik.
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
69
Tips untuk meminimalkan risiko: TIPS
Pilih daging segar yang memiliki warna merah terang,
tekstur yang kenyal dan memiliki bau yang khas. KEAMANAN
PRODUK
Pisahkan daging dengan bahan belanja lainnya di dalam PANGAN
keranjang belanjaan Anda.
Daging
Simpan daging pada suhu -18⁰C (freezer) atau <5⁰C (chiller).
Daging merupakan salah satu sumber
Cuci tangan sebelum dan sesudah menangani daging. protein hewani yang bagus untuk
pertumbuhan dan perbaikan sel-sel
Cuci talenan dan pisau yang sudah digunakan untuk tubuh.
memotong daging jika hendak digunakan untuk memotong
sayuran. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya Daging dapat diolah menjadi berbagai
kontaminasi silang pada pangan siap konsumsi. jenis pangan mulai dari sosis, nugget,
steak, rendang, dan lain sebagainya.
Cairkan daging beku di dalam kulkas atau menggunakan
microwave atau dapat juga menggunakan air yang mengalir. Daging dapat dengan cepat
Daging yang sudah dicairkan harus segera dimasak. ditumbuhi bakteri yang berbahaya
bagi manusia.
Masak daging hingga benar-benar matang atau telah
mencapai suhu internal aman >70⁰C Pemilihan dan penyimpanan daging
yang tepat sangat diperlukan untuk
Simpan daging yang telah dimasak di dalam kulkas jika menjaga daging selalu dalam
dalam waktu lebih dari 2 jam tidak dikonsumsi keadaan aman.
78 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
70 Tips untuk meminimalkan risiko:
Minyak Goreng Baru:
TIPS - Simpan dalam toples/botol kaca gelap
- Pastikan kemasan berisi minyak penuh
KEAMANAN - Tempatkan di tempat yang kering
PRODUK - Jauhkan dari sinar matahari langsung
PANGAN - Jika membeli minyak dalam kemasan besar, sebaiknya
Minyak Goreng simpan minyak dalam beberapa wadah kecil, supaya
minyak tetap segar dan terhindar dari buka tutup
Minyak goreng merupakan salah kemasannya.
satu bahan pangan yang sering Minyak Bekas Dipakai:
digunakan untuk menjadikan - Setelah dipakai sebaiknya saring minyak goreng yang
pangan olahan gurih, renyah, hendak kembali dipakai.
meningkatkan cita rasa, dan - Siapkan toples bersih tertutup untuk menyimpan minyak
memperbaiki tekstur. goreng untuk menghindari minyak dari pencemaran
debu, kotoran, dan bakteri.
Minyak goreng dapat berasal dari - Tidak menggunakan api terlalu besar saat menggoreng
bahan baku seperti kelapa, kelapa karena dapat membuat pangan mudah gosong.
sawit, jagung, kedelai, biji bunga - Gunakan minyak goreng maksimal tiga kali pemakaian.
matahari dan lain-lain. Atau jika sudah ada tanda warna kehitaman dan tekstur
pekat, sebaiknya pilih minyak goreng baru untuk
Minyak mengandung asam lemak memasak.
tak jenuh sehingga dapat teroksidasi
secara spontan oleh udara pada BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 79
suhu kamar dan menyebabkan
minyak menjadi tengik. Oleh karena
itu perlu diperhatikan bagaimana
cara menyimpan minyak dengan
baik.
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
71
Tips untuk meminimalkan risiko: TIPS
Tempatkan bumbu atau rempah-rempah tersebut dalam
wadah kaca atau plastik yang bersih dan kering. Hindari KEAMANAN
terkena panas agar tidak mudah rusak PRODUK
PANGAN
Gunakan sendok atau alat lainnya ketika akan mengambil
rempah dan bumbu kering yang terdapat dalam wadah, Bumbu dan
agar rempah atau bumbu tersebut selalu kering Rempah Kering
Berikan label pada setiap wadah sesuai dengan isinya. Bumbu dan rempah-rempah
mempunyai peranan penting dalam
Untuk memudahkan dalam proses memasak, urutkan pengolahan pangan
posisi wadah tempat menyimpan bumbu atau rempah
tersebut mulai dari yang paling sering digunakan. Bahan ini berfungsi untuk
memberikan warna, rasa dan aroma
Daun segar, seperti daun bawang, daun salam segar, daun yang sedap pada masakan.
jeruk segar, seledri, dan sejenisnya, dibungkus dengan
kertas lalu dimasukkan ke dalam plastik kemudian Penyimpanan yang baik akan
disimpan di kulkas agar kesegarannya dapat terjaga menjaga kualitas dari bumbu dan
rempah-rempah.
80 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
72 Tips untuk meminimalkan risiko:
Baca petunjuk penyimpanan produk susu pada kemasan.
TIPS Jika susu telah dibuka, sebaiknya digunakan maksimal satu
hari setelah kemasannya terbuka walaupun telah disimpan
KEAMANAN dalam kulkas .
PRODUK
PANGAN Simpan susu bubuk dalam kontainer tertutup rapat.
Susu dan Simpan susu kental manis yang telah dibuka di dalam
Olahannya kulkas dan dalam wadah tertutup.
Sebagai bahan pangan yang Selalu ingat Cek KLIK :
berprotein tinggi dan kaya nutrisi, • Cek kondisi KEMASAN (baik, tidak penyok, tidak bocor)
susu menjadi media tumbuh yang • Cek LABEL (identitas produsen., komposisi,dll)
baik untuk perkembangbiakan • Cek IZIN EDAR (BPOM RI MD/BPOM RI ML/P-IRT)
bakteri. • Cek KEDALUWARSA
Hal yang sama juga berlaku pada
produk pangan olahan yang terbuat
dari bahan susu, seperti keju, es
krim, susu kental manis, susu
bubuk, yoghurt dan sebagainya.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 81
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
Tips untuk meminimalkan risiko: 73
Cuci tangan terlebih dahulu sebelum memegang dan
mencuci buah dan sayur TIPS
Cuci buah dan sayuran dibawah air mengalir, tanpa KEAMANAN
mengupas dan memotongnya terlebih dahulu. Jangan PRODUK
berpikir untuk mencuci buah dan sayur setelah dikupas PANGAN
atau diiris karena dapat menghilangkan kandungan vitamin
dan mineralnya. Buah dan Sayur
Periksa bagian buah dan sayur, jika ada yang rusak atau Sayuran dan buah merupakan dua
memar, Anda dapat mengiris dan membuangnya. jenis pangan yang disukai semua
orang. Kandungan vitamin dan
Tiriskan dan keringkan buah atau sayuran menggunakan mineral di dalam sayuran dan buah
dapat menjadi sumber nutrisi yang
kain kering yang bersih baik untuk tubuh.
Untuk sayuran seperti kubis dan sawi, Anda dapat Sayur dan buah dapat dimakan
membuang bagian paling luarnya sebelum sayuran langsung atau diproses lebih lanjut.
tersebut disimpan di dalam kulkas. Namun sebelum dikonsumsi ada
baiknya kedua pangan ini dibersihkan
Simpan segera buah dan sayuran yang tidak langsung hingga bersih. Proses pembersihan
dikonsumsi untuk menjaga kesegarannya yang tidak baik dapat mengakibatkan
sakit perut akibat sayur dan buah
Jangan mencuci buah dan sayuran menggunakan detergen yang dikonsumsi, terutama sayuran
mentah.
Membersihkan buah dan sayur tidak hanya dengan air saja
tetapi bisa juga dengan menambahkan cuka kedalamnya
dengan perbandingan air dan cuka 1:3. Diamkan selama 30
detik dan bilas dengan air bersih.
82 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
74 Tips untuk meminimalkan risiko:
Pilih kerang yang masih segar (cangkang tidak pecah /
TIPS rusak)
KEAMANAN Cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih sebelum
PRODUK menangani produk pangan, sebelum makan, setelah
PANGAN mengolah pangan, setelah dari toilet dan setelah
bersentuhan dengan hewan
Kerang
Gunakan air bersih untuk mencuci kerang
Kerang adalah hewan air bertubuh
lunak (moluska), yang memiliki Bersihkan kerang sebelum dimasak, yaitu dengan cara
sepasang cangkang, seperti kerang merendam kerang di dalam air yang berisi es batu dan
darah dan kerang hijau. Kerang garam. Garam membantu melepaskan kotoran serta
dapat ditemukan di air tawar dan membunuh bakteri pada kerang
air laut.
Masak kerang hingga suhu internal mencapai >70⁰C atau
Keracunan pangan akibat kerang hingga cangkang kerang terbuka (buang kerang yang
terjadi ketika kerang terkontaminasi cangkangnya tidak terbuka ketika dimasak)
racun (toksin) yang disebabkan oleh
bakteri dan virus yang menyerang Jangan simpan kerang yang telah dimasak lebih dari 2 jam
kerang. Kerang terkontaminasi pada suhu ruang. Dinginkan kerang matang yang belum
melalui memakan alga atau akan dikonsumsi maupun sisa yang tidak habis
organisme laut yang terkontaminasi
air sekitarnya. Hindari kontaminasi silang (pisahkan pangan matang
dengan pangan mentah) serta jangan gunakan peralatan
masak yang telah digunakan mengolah pangan mentah
untuk menangani pangan matang tanpa dibersihkan
terlebih dahulu
Hanya konsumsi kerang yang telah dimasak hingga matang.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 83
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
75
Tips untuk meminimalkan risiko: TIPS
Dinginkan produk unggas mentah (< 5⁰C) atau bekukan
(–18⁰C) jika tidak segera diolah KEAMANAN
Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah PRODUK
menangani produk unggas. PANGAN
Pastikan kebersihan dapur dan peralatan memasak
sebelum mengolah produk unggas Produk Unggas
Hindari kontaminasi silang :
Bakteri penyebab keracunan
Pisahkan produk unggas mentah dari pangan matang pangan lebih mudah tumbuh dan
dan dari produk pangan siap konsumsi lainnya, baik berkembang biak pada beberapa
selama perjalanan pulang dari pasar/supermarket ke jenis pangan, khususnya pangan
rumah, maupun di dalam kulkas. yang mengandung cukup zat gizi
Pisahkan peralatan untuk produk unggas mentah dan untuk pertumbuhan bakteri, salah
pangan matang, atau cuci bersih lebih dahulu sebelum satu diantaranya yaitu produk unggas
digunakan untuk mengolah pangan matang. yang mencakup ayam, bebek, angsa,
Cairkan produk unggas beku sesuai kebutuhan di dalam kalkun, burung (puyuh dan dara).
kulkas, Microwave atau air bersih yang mengalir
Masak produk unggas hingga matang (hingga mencapai Keracunan pangan terjadi ketika
suhu internal >70 ⁰C) untuk membunuh bakteri berbahaya bakteri patogen atau racun di dalam
di dalamnya pangan berada dalam jumlah cukup
Cuci peralatan memasak dengan air bersih dan sabun untuk menimbulkan keracunan.
hingga bersih, dan bersihkan dapur setelah menangani Pangan yang terkontaminasi biasanya
unggas. akan terlihat, berbau dan berasa
tidak normal.
84 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
76 Tips untuk meminimalkan risiko:
Cuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan pasta dan
TIPS nasi
Sajikan/santap pasta dan nasi segera setelah dimasak
KEAMANAN Jaga suhu pasta dan nasi tetap panas (di atas 60⁰C) hingga
PRODUK siap disantap
PANGAN Segera dinginkan pasta dan nasi dalam waktu singkat
(kurang dari 1 jam) jika tidak segera dikonsumsi lalu simpan
Pasta dan Nasi pasta dan nasi yang sudah dingin tersebut ke dalam kulkas
(<5⁰C) selama maksimal 1 (satu) hari sampai dipanaskan
Bakteri penyebab keracunan kembali
pangan lebih mudah tumbuh dan Ketika pasta dan nasi dipanaskan kembali, pastikan sampai
berkembang biak pada beberapa mengepulkan asap panas (> 70⁰C)
jenis pangan, salah satu diantaranya Jangan panaskan kembali pasta dan nasi lebih dari 1 (satu)
yaitu pasta dan nasi. Produk pangan kali
tersebut disukai oleh bakteri Bacillus
cereus untuk tumbuh. BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 85
Spora dari bakteri ini ketika dimasak
tidak mati. Jika nasi dan pasta
yang telah dimasak disimpan pada
suhu ruang, maka spora tersebut
akan tumbuh dan berkembang
menjadi Bacillus cereus yang akan
segera memperbanyak diri dan
menghasilkan racun (toksin),
sehingga dapat menyebabkan
keracunan pangan.
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
77
Tips untuk meminimalkan risiko: TIPS
Jika membeli telur dalam kemasan pastikan tanggal KEAMANAN
kedaluwarsanya di bawah 1 bulan dari tanggal pengemasan. PRODUK
PANGAN
Pilih telur dengan kondisi cangkang yang baik dan tidak
retak. Telur
Simpan telur dalam wadah kering di dalam kulkas. Jika Telur adalah pangan serbaguna,
disimpan pada suhu < 5⁰C, kualitas telur dapat terjaga bergizi dan ekonomis. Telur dapat
dengan baik selama 3 atau 4 minggu. diolah menjadi berbagai jenis pangan
mulai dari telur ceplok, telur dadar
Pisahkan telur mentah dari bahan pangan lainnya terutama hingga telur gulung.
pangan matang.
Di Amerika Serikat, menurut US Food
Rebus telur hingga kuning dan putih telur mengeras (8-10 and Drug Administration, setiap
menit). tahun sekitar 142.000 orang sakit
karena mengonsumsi telur yang
Masak telur orak arik dan telur mata sapi hingga benar- terkontaminasi dengan Salmonella.
benar matang (tidak terlihat lagi cairan putih telur dan
kuning telur). Kotoran ayam mengandung bakteri
Salmonella yang bisa mengakibatkan
Masak custard yang mengandung telur pada suhu 70⁰C keracunan pangan.
sebelum dicampurkan dengan bahan-bahan lain.
Anda dapat memainkan peran
Sajikan telur yang sudah dimasak pada suhu ruang kunci dalam mencegah keracunan
maksimal 2 jam. karena mengonsumsi telur dengan
mengetahui cara aman memilih dan
Cuci tangan sebelum dan setelah menangani telur. menyimpan telur.
Spot darah pada telur menunjukkan bahwa pembuluh darah
kecil di permukaan kuning telur pecah saat pembentukan
telur. Anda dapat menghilangkannya dengan menggunakan
ujung pisau.
86 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
78 Madu merupakan bahan pangan alami yang diproduksi oleh
lebah dari nektar bunga. Madu yang baik, memiliki masa
TIPS penggunaan yang lama. Madu memiliki kandungan nutrisi
yang baik untuk tubuh, seperti vitamin dan mineral.
KEAMANAN
PRODUK Tips untuk meminimalkan risiko:
PANGAN Simpan madu di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar
dari sinar matahari. Sinar matahari dapat membuat madu
Madu berwarna hitam.
Simpan madu di dalam wadah tertutup
Gunakan sendok plastik saat menuang madu. Hindari
penggunaan sendok berbahan logam untuk mencegah
reaksi mineral dengan madu.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 87
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
79
Salad selada/kol merupakan salad yang terdiri dari irisan TIPS
halus kol/kubis mentah yang disiram dengan saus salad.
KEAMANAN
Risiko keracunan pangan terletak pada saus saladnya yang PRODUK
terbuat dari telur mentah dan dibiarkan pada suhu ruang PANGAN
dalam waktu lebih dari 4 jam dan tidak segera disimpan di
suhu dingin. Salad Selada/
Kubis/Kol
Tips untuk meminimalkan risiko:
Beli kol/Kubis yang kondisinya bagus dan segar
Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah menangani
kol/kubis dan salad
Cuci bersih kol/kubis sebelum diiris dengan air matang
Beri es batu/air es di sekeliling mangkok salad yang
diletakkan di atas meja agar suhu salad tetap dingin
88 BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
BPOM - 101 TIPS KEAMANAN PANGAN
80
TIPS Tips untuk meminimalkan risiko:
Cuci tangan sebelum dan setelah menangani “produk
KEAMANAN pangan dari susu”
PRODUK
PANGAN Cuci peralatan dengan air bersih dan sabun hingga bersih
dan bersihkan dapur
Produk Pangan
dari Susu Dinginkan/bekukan produk pangan dari susu (pastikan
suhu kulkas kurang dari 5⁰C dan suhu freezer - 18⁰C)
Produk pangan yang terbuat dari
susu dan sering menyebabkan Pada suhu ruang “produk pangan dari susu” berada tidak
keracunan di berbagai negara, yaitu lebih dari 2 (dua) jam atau beri es batu di sekeliling wadah
puding, es krim, atau pangan penutup “produk pangan dari susu” yang diletakkan di atas meja
lainnya, no-bake Cheesecake (tanpa
dipanggang), Custard dan Custard Tart Hati-hati memberikan “produk pangan dari susu” untuk
serta yoghurt. kelompok individu yang rentan seperti bayi, anak-anak,
wanita hamil, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan
Custard merupakan campuran susu, tubuh lemah. Kebanyakan dari mereka sulit untuk
krim dan kuning telur, no-bake mencerna protein dari susu
Cheesecake merupakan kue yang
terbuat dari biskuit dan mentega
sebagai kue dasar dengan aneka krim
(creame cheese, single / whipping
cream) dan tanpa dipanggang serta
yoghurt merupakan susu murni yang
difermentasi oleh bakteri.
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 89