11. Memperbaiki Format Penulisan
Setelah dilakukan perbaikan, kamu bisa menata kembali dengan
memerhatikan format penulisan teks prosedur untuk dipublikasi
atau dinilai. Berikut ini hasil akhir dari teks prosedur yang telah
disusun sebelumnya!
RESEP PRAKTIS MEMBUAT JUS STROBERI
Buah imut berwarna merah segar
den gan bintik hijau ini memang
memikat. Meski mungil, namun
stroberi ini diketahui menyimpan
kan dungan antioksidan dan vitamin
C yang mampu mengatasi mata
kering dan melawan radikal bebas
pada tubuh manusia. Cara membuat
jus dengan buah stroberi ini cukup
mudah. Mari kita coba!
Alat:
Blender
Gelas
Sendok makan
Bahan:
6 buah stroberi
1 buah jeruk lemon
1 bungkus susu kental manis
200 ml air putih
Es batu
Gula pasir
Langkah-langkah:
Pertama, cuci bersih buah stroberi dengan air mengalir.
Selanjutnya, belah buah stroberi menjadi 4 bagian dan
masukkan ke blender. Tambahkan es batu, air perasan jeruk
lemon, air matang, susu kental manis, dan gula pasir secukupnya.
Nyalakan mesin dan blender hingga semua bahan tercampur
sempurna. Jika sudah selesai, tuang jus stroberi ke dalam gelas
saji.
Jus stroberi sangat baik bagi kesehatan manusia. Jus ini cocok
diminum saat pagi atau siang hari.
47
E. Mempublikasi Teks
Sekarang, giliranmu untuk menulis teks prosedur!
Ayo!
Tulislah teks prosedur di LKPD Menulis Teks Prosedur berdasarkan
langkah-langkah pendekatan proses!
LKPD Menulis Teks Prosedur tersedia pada lembar kerja interaktif yang
dapat langsung dikumpulkan atau bisa juga diunduh lalu dicetak. Kamu
bisa memilih satu dari dua pilihan yang tersedia di bawah ini!
Kerjakan secara langsung di sini!
Link: https://bit.ly/LIVEMENULISPROSEDUR
Unduh LKPD di sini!
Link: https://bit.ly/GDRIVEMENULISPROSEDUR
48
RUBRIK PENILAIAN
MENULIS TEKS PROSEDUR
No. Kriteria Skor
1. Pendahuluan 4 = Jika terdapat 4 unsur
judul sesuai dengan objek 3 = Jika terdapat 3 unsur
terdapat penjelasan tentang objek 2 = Jika terdapat 2 unsur
terdapat suatu ajakan 1 = Jika terdapat 1 unsur
2. Alat dan Bahan 4 = Jika terdapat 4 unsur
terdapat alat yang akan digunakan 3 = Jika terdapat 3 unsur
alat dan bahan yang digunakan 2 = Jika terdapat 2 unsur
dipaparkan secara rinci 1 = Jika terdapat 1 unsur
terdapat bahan yang akan
digunakan
menunjukkan jumlah/ satuan
3. Langkah-langkah 5 = Jika terdapat 5 unsur
terdapat langkah-langkah yang 4 = Jika terdapat 4 unsur
dipaparkan secara urut
terdapat langkah-langkah yang 3 = Jika terdapat 3 unsur
dipaparkan secara jelas 2 = Jika terdapat 2 unsur
terdapat langkah-langkah yang 1 = Jika terdapat 1 unsur
dipaparkan secara komunikatif
4. Penutup 2 = Jika terdapat 2 unsur
terdapat simpulan isi 1 = Jika terdapat 1 unsur
terdapat kalimat saran
5. Penggunaan Bahasa 5 = Jika terdapat 5 unsur
terdapat kata fokus 4 = Jika terdapat 4 unsur
terdapat kalimat pelesapan
terdapat kalimat ajakan, larangan, 3 = Jika terdapat 3 unsur
perintah 2 = Jika terdapat 2 unsur
terdapat kalimat inversi 1 = Jika terdapat 1 unsur
terdapat kata keterangan cara,
alat/ tujuan
Skor yang diperoleh
Skor Akhir = x 100
Skor maksimal (20)
49
LKPD 2
MENULIS TEKS PROSEDUR
Nama :
Kelas :
No. :
A. Pra-menulis
1. Menentukan Objek
Saya akan membuat/ melakukan ...
2. Menentukan Tujuan
Tujuan teks prosedur yang saya buat adalah ...
3. Menggali Ide-ide Seputar Objek
Ide-ide seputar objek teks prosedur yang akan dibuat antara lain:
Objek
50
B. Menyusun Draf
4. Membuat Judul yang Menarik
Judul yang tepat sesuai dengan objek adalah ...
5. Menyusun Draf Awal
Draf awal terdiri atas beberapa kata kunci berdasarkan ide-ide seputar
objek dengan masing-masing rincian antara lain:
6. Mencari Data
Data yang dicari berdasarkan draf awal diperoleh dari sumber berikut.
Ide awal Sumber (Internet/ buku/wawancara)
51
7. Menata Kalimat dalam Bentuk Paragraf
Berdasarkan data yang diperoleh, maka dapat disusun teks deskripsi
berikut.
Pendahuluan
Alat dan Bahan
52
Langkah-
Langkah
Penutup
53
C. Merevisi Teks
8. Memilah Kalimat yang Kurang Tepat
Apakah ada kalimat yang kamu susun kurang tepat?
Coba cermati ulang dan tuliskan kalimat yang kurang tepat serta
perbaikannya di bawah ini!
Kalimat yang kurang tepat
Berikut ini perbaikan kalimat yang kurang tepat.
9. Mencermati teks kembali
Setelah memilah kalimat yang kurang tepat, kamu
bisa mencermati ulang penggunaan kaidah
kebahasaan sudah sesuai atau belum.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara
memberikan tanda centang pada kaidah
kebahasaan yang sudah terdapat pada teks
prosedur!
Berikut ini keterangan tentang kaidah kebahasaan pada teks prosedur
yang sudah disusun sebelumnya.
Kaidah Kebahasaan Ada Tidak Ada
Kata Fokus
Jika ada, tuliskan di sini.
54
Kalimat Pelesapan
Jika ada, tuliskan di sini.
Kalimat Ajakan
Jika ada, tuliskan di sini.
Kalimat Larangan
Jika ada, tuliskan di sini.
Kalimat Perintah
Jika ada, tuliskan di sini.
Kalimat Saran
Jika ada, tuliskan di sini.
Kalimat Inversi
Jika ada, tuliskan di sini.
Adverbia Cara
Jika ada, tuliskan di sini.
55
Adverbia Alat
Jika ada, tuliskan di sini.
Adverbia Tujuan
Jika ada, tuliskan di sini.
D. Menyunting Teks
10. Memperbaiki Penulisan Ejaan dan Tanda Baca
Untuk memperbaiki ejaan dan tanda baca, kamu harus mengamati
kembali di dalam teks yang telah disusun sebelumnya. Kemudian
tuliskan kembali pada kolom Salah dan tuliskan perbaikannya di
kolom Benar.
Ejaan
Salah
Benar
Tanda Baca
Salah
Benar
56
E. Mempublikasi Teks
57
Selamat!
Kamus sudah berhasil
menulis teks prosedur
dengan baik.
Nilai:
58
BAB MENULIS TEKS BERITA
3
Pendahuluan
Pada bab ini kalian akan diajak untuk menulis teks berita. Kalian akan
menulis teks berita tentang lingkungan berdasarkan langkah-langkah
pendekatan proses.
Tujuan Pembelajaran
Menelaah struktur/bagian-bagian dan ciri kebahasaan teks berita.
Menulis teks berita berdasarkan struktur teks.
Menyunting teks berita yang telah disusun.
Siap-siap Belajar
Selamat datang!
Sebelum memulai untuk belajar menulis, amatilah tayangan video
berikut ini sebagai bekal belajarmu!
Metropedia: Apa Itu Krisis Iklim?
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=y0HKt47635M
PINDAI
DI SINI!
Apakah kalian tahu bahwa tayangan video di atas adalah salah satu
contoh penyajian teks berita yang dikemas secara audiovisual?
Lalu, bagaimana langkah awal menulis teks deskripsi?
Yuk, ikuti langkah-langkah menulis teks berita berdasarkan
pendekatan proses berikut!
60
Uraian Materi
Sebelum melakukan kegiatan menulis, mari pahami terlebih dahulu
materi teks deskripsi berikut!
TEKS BERITA
INFORMASI UMUM STRUKTUR KEBAHASAAN
Pengertian Judul Berita Kalimat Tunggal
Jenis Teras Berita Kalimat Majemuk
Isi Berita Konj. Kronologis
Konj. Kausalitas
Kata Ganti
(Promina)
Informasi Umum
1. Pengertian
Teks berita adalah sarana untuk menyebarkan informasi kepada
masyarakat umum berdasarkan fakta dan data yang ada. Putri, dkk,
(2020) juga berpendapat teks berita adalah suatu teks yang
menyampaikan kabar atau informasi kepada masyarakat tentang
suatu peristiwa atau kejadian faktual dan aktual yang
diinformasikan secara tertulis.
2. Jenis
No. Jenis Contoh Produk
1. Media Surat kabar berisi Surat kabar
Cetak berita-berita terkini Kompas
dalam berbagai topik Kedaulatan Rakyat
dan terbit setiap hari.
Majalah merupakan Majalah
kumpulan berita, Femina
artikel, cerita, iklan, Intisari
dan sebagainya, yang Panji Masyarakat
diterbitkan
61
No Jenis Keterangan Contoh
secara berkala, seperti Buletin
seminggu sekali, dua Buletin sekolah
minggu sekali, atau Buletin kampus
sebulan sekali.
Buletin ditujukan
kepada khalayak yang
lebih sempit, yang
berkaitan dengan
bidang tertentu saja.
2. Media Radio I-News
Elektronik Televisi Liputan 6 di SCTV
Internet
Unsur Struktur
1. Judul Berita
Judul berita menggambarkan isi pokok berita dan menarik perhatian
pembaca.
Contoh: Memburuknya Gejala Konsumerisme pada Remaja.
Komunitas Kelana Bumi Gelar Malam Keakraban di
Puncak Semeru.
2. Teras Berita
Teras berita berisi pokok peristiwa yang diberitakan. Pokok berita
tersebut sering disingkat ADIKSIMBA.
Singkatan Pertanyaan
A Apa Peristiwa apa yang terjadi?
Di Dimana Di mana peristiwa itu terjadi?
K Kapan Kapan peristiwa itu terjadi?
Si Siapa Siapa yang terlibat dalam peristiwa itu?
M Mengapa Mengapa peristiwa itu bisa terjadi?
Ba Bagaimana Bagaimana kronologi peristiwa itu terjadi?
62
3. Isi Berita
Isi berita adalah bagian yang menguraikan berita secara lengkap.
Kebahasaan
1. Kalimat Tunggal
Kalimat yang memiliki satu predikat saja.
Contoh : Rina berprestasi di perlombaan tingkat nasional.
Maslani diperiksa tensi darahnya oleh dokter.
Kepala sekolah SMPN 1 Imogiri menggelar konferensi pers
di halaman sekolah.
2. Kalimat Majemuk
Kalimat yang memiliki lebih dari satu predikat.
Contoh: Kepolisian melakukan gelar perkara dan turut
menghadirkan saksi mata di TKP.
Pelaku kejahatan klitih mendapat hukuman ringan,
sementara orang yang membela diri justru dihukum lebih
berat.
3. Konjungsi Kronologis
Kata kunci: kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya
Contoh: Polisi memeriksa beberapa saksi, kemudian menahannya
sementara waktu.
Setelah dilakukan olah TKP, tersangka dibawa ke kantor
polisi.
4. Konjungsi Kausalitas
Kata kunci: sebab, karena
Contoh: Pemeriksaan terhadap saksi masih dilakukan sebab bukti-
bukti yang diperoleh belum kuat.
Peristiwa terjadi karena hujan yang berkepanjangan.
5. Kata Ganti Peristiwa/ Pronomina/ Kata Tunjuk
Kata kunci: ini, itu, tersebut
Contoh: Kemacetan terlihat di sepanjang jalan Jogja-Solo.
Peristiwa itu terjadi saat malam tahun baru.
Kasus yang viral mendapat perhatian pemerintah. Hal ini
juga menjadi perbincangan di masyarakat.
63
A. Pra-menulis
1. Menentukan Objek
Perhatikan contoh berita berikut ini!
Pandawara Group: 5 Pemuda yang Viral karena Bersihkan Sampah
Ternyata Korban Banjir
Kompas.com - 16/01/2023, 14:37 WIB
Penulis : Baharudin Al Farisi | Editor : Andi Muttya Keteng Pangerang
JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa hari terakhir, nama
Pandawara Group kerap kali diperbincangkan di media sosial karena
konten yang memperlihatkan mereka suka membersihkan sampah di
sejumlah lokasi. Ya, Pandawara Group berisi lima orang pemuda yang
terdiri dari Rafly Pasya (22), Agung Permana (22), Rifki Sa'dulah (22),
Muchamad Ikhsan (21), dan Gilang Rahma (22). Gilang mengatakan,
Pandawara Group berdiri berdasarkan keresahan setiap anggota
yang merupakan korban banjir hingga mengalami kerugian materil.
Baca juga: Jadi TikTok Local Heroes 2022, Ini Cerita Menarik di Balik
Pandawara Group “(Membersihkan sampah) Awalnya memang
kegiatan kami. Jadi, sebelum dikontenin, kami sudah melakukan
kegiatan tersebut,” kata Gilang seperti dikutip Kompas.com dari kanal
YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Senin (16/1/2023).
“Karena memang kami kebetulan korban dari masalah sampah, yakni
banjir. Banjir ini sampai masuk rumah kami di daerah Bandung
Selatan, Jawa Barat," lanjutnya. Oleh karena itu, mereka mencari
sebab dari permasalahan banjir tersebut.
66
Meski sampah sudah dibersihkan oleh mereka, Gilang mengatakan
banjir di sana tetap datang karena kurangnya kesadaran dari
masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. “Iya, yang
ada di sekitaran lokasi rumah kami. Awalnya gitu. Karena banjirnya
pun berulang kali, datang dari dulu mungkin. Itu masalah banjir
enggak pernah beres sampai sekarang,” ucap Gilang. “Tidak sama
sekali (banjirnya berkurang). Sebanyak apa pun sampah yang kami
bersihkan, mungkin, dalam waktu dekat enggak akan pernah beres
kalau misalkan kesadaran dari masyarakat tetap kurang,” tuturnya
lagi. Di sisi lain, Gilang menjelaskan filosofi dari nama Pandawara
Group. "Pandawa-nya kami ambil dari kisah pewayangan
Mahabarata. Karena berlima kan. Wara-nya itu kabar baik. Itu dari
Bahasa Sunda. Jadi, artinya kayak 5 pemuda yang membawa kabar
baik,” ucap Gilang.
Sumber:
https://www.kompas.com/hype/read/2023/01/16/143754066/panda
wara-group-5-pemuda-yang-viral-karena-bersihkan-sampah-
ternyata-korban.
Berita di atas merupakan contoh berita yang disajikan dengan media
elektronik. Berbeda dengan teks lainnya, berita dituliskan dengan
berpatokan pada Adiksimba (apa, di mana, kapan, siapa, mengapa,
dan bagaimana).
Kamu dapat menentukan objek berita dari lingkungan sekitar
rumahmu. Objek yang dapat dijadikan pun beragam. Berikut ini
contoh objek berita.
Tabel 2.1 Contoh objek teks berita
Lingkungan Pendidikan
Banjir akibat luapan sungai Pembiasaan PHBS di sekolah
Buang sampah sembarangan Genk motor remaja merajalela
Pelestarian hutan mangrove Sekolah ramah anak
Dari beberapa objek berita di atas, kamu dapat menentukan objek
mana yang akan disusun menjadi sebuah teks berita.
Setelah menentukan objek, maka kamu dapat beralih ke langkah
selanjutnya.
65
2. Menentukan Tujuan
Tujuan dapat ditentukan dengan memerhatikan objek yang telah
ditentukan sebelumnya. Perhatikan contoh berikut ini!
Tabel 2.1 Tujuan teks berita
Objek Tujuan
Bertujuan memberikan informasi tentang
Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (KLHK) bersama mitra kembali
menanam mangrove sebanyak 30.000 bibit
di Sumatra Utara pada Kamis (02/02/2023)
lalu.
Bertujuan memberikan informasi tentang
bencana banjir bandang yang melanda
Sungai Lematang, Lahat, Sumatera Selatan
pada Kamis (9/3/2023).
3. Menggali Ide-ide Seputar Objek
Setelah menentukan objek, kamu dapat menggali ide-ide yang
berkaitan dengan objek tersebut dengan ADIKSIMBA!
Unsur Pertanyaan
Apa Peristiwa apa yang terjadi?
Di mana Di mana peristiwa itu terjadi?
Kapan Kapan peristiwa itu terjadi?
Siapa Siapa saja yang terlibat dalam peristiwa itu?
Mengapa Mengapa peristiwa itu dapat terjadi?
Bagaimana Bagaimana peristiwa itu terjadi?
67
B. Menyusun Draf
4. Membuat Judul yang Menarik
Pembuatan judul pada teks berita dapat disesuaikan dengan objek
berita yang sudah diketahui. Misalnya objek berita tentang menanam
bibit mangrove oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
berikut ini.
Peringati Hari Lahan Basah Sedunia,
KLHK Tanam 30.000 Mangrove di
Pesisir Tapanuli Tengah
atau
Pelestarian Hutan Mangrove di Pesisir
Tapanuli Tengah
Manakah judul yang tepat untuk berita yang akan ditulis?
Dari kedua judul tersebut, "Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, KLHK
Tanam 30.000 Mangrove di Pesisir Tapanuli Tengah" merupakan judul
yang paling tepat. Sebab menggunakan kosakata yang dapat
mempengaruhi pembaca, bersifat menarik, dan jelas sesuai dengan isi
yang akan dipaparkan dalam teks. berita
5. Menyusun Draf Awal
Draf awal disusun berdasarkan struktur teks dan dikembangkan
dengan unsur berita Adiksimba. Perhatikan contoh draf awal berikut!
Judul Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, KLHK Tanam
30.000 Mangrove di Pesisir Tapanuli Tengah
Teras Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(KLHK) bersama mitra kembali menanam mangrove
sebanyak 30.000 bibit di lahan 10 hektar di Desa Aek
Garut, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli
Tengah, Sumatra Utara pada Kamis (02/02/2023)
lalu.
Isi Penanaman mangrove ini sejalan dengan Nationally
Determined Contribution (NDC) yang memuat
komitmen negara untuk menetapkan target
pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca di Indonesia.
68
6. Mencari Data
Setelah menyusun draf awal, kamu dapat mulai mencari
kelengkapan data dari berbagai sumber. Pada teks berita, kamu
dapat mencari sumber berita kepada orang yang terlibat dalam
peristiwa atau disebut narasumber.
Berikut ini yang berpotensi sebagai narasumber dalam berita
penanaman pohon mangrove!
1 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Direktur Pengendalian Pencemaran dan
Kerusakan Pesisir dan Laut (PPKPL)
KLHK, Dasrul Chaniago
2 Pemerintah
Direktur Konservasi Keanekaragaman
Hayati Spesies dan Genetik KLHK, Indra
Exploitasia
3
Penanggungjawab Bupati Tapanuli
Tengah, Elfin Elyas Nainggolan
4 Masyarakat umum atau perusahaan terkait
Wakil Presiden Direktur PT Agincourt
Resources, Ruli Tanio
Narasumber di atas dapat dimintai keterangan atau tanggapan
terkait kegiatan penanaman pohon mangrove yang diadakan di
Tapanuli Tengah dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah
Sedunia.
69
7. Menata Kalimat dalam Bentuk Paragraf
Penataan kalimat dalam bentuk paragraf disesuaikan dengan
struktur teks berita.
STRUKTUR TEKS BERITA
JUDUL TERAS BERITA ISI BERITA
Gambaran isi pokok Berisi pokok berita Berisi uraian berita
berita untuk menarik Adiksimba secara secara lengkap dari
pembaca. garis besar. Adiksimba.
Dari struktur di atas, kamu dapat menata kalimat menjadi bentuk
paragraf. Perhatikan contoh berikut!
Objek Penanaman 30.000 pohon mangrove
JUDUL Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, KLHK Tanam
30.000 Mangrove di Pesisir Tapanuli Tengah
Apa, di mana, kapan, siapa, mengapa,
Adiksimba bagaimana
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(KLHK) bersama mitra kembali menanam mangrove
sebanyak 30.000 bibit di lahan 10 hektar di Desa Aek
Garut, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli
TERAS
BERITA Tengah, Sumatra Utara pada Kamis (02/02/2023) lalu.
Aksi tanam mangrove tersebut mengangkat tema
yakni “Dari Hati Untuk Bumi,” bertepatan dengan
peringatan Hari Lahan Basah Sedunia (Wetlands
Day). Tidak hanya menanam mangrove, KLHK
bersama mitra menyemai bibit kerang sebanyak
20.000 bibit yang kondisinya sehat dan segar.
70
Uraian Apa, di mana, kapan, siapa, mengapa,
bagaimana
Area penanaman mangrove tidak hanya sebatas di
desa Aek Garut, namun juga mencakup daerah-
daerah di Tapanuli Tengah, seperti Kelurahan
Kalangan, Kelurahan Kalangan Indah, dan Desa Aek
Sitio-tio di Kecamatan Pandan. Acara tanam
mangrove ini juga tidak lepas dalam menggandeng
Kelompok Tani Hutan Mandiri Lestari yang sudah
membudidaya bibit mangrove selama tiga tahun.
Selanjutnya bibit yang disiapkan adalah bibit lokal
jenis rhizophora berusia 4-6 bulan di persemaian
dengan tinggi bibit 50-80 centimeter. Jarak tanam
bibit 1x3 meter, tetapi tergantung batas air laut surut.
Penanaman direncanakan selama 2-3 bulan,
sedangkan durasi pemeliharaan 2 tahun dan dapat
diperpanjang.
ISI BERITA
Penanaman mangrove ini sejalan dengan Nationally
Determined Contribution (NDC) yang memuat
komitmen negara untuk menetapkan target
pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca di Indonesia.
Salah satunya dengan cara merehabilitasi dan
konservasi ekosistem mangrove. Pembentukan
ekosistem mangrove sendiri sebagai salah satu
penopang ekosistem wilayah pesisir dan penting bagi
keanekaragaman hayati.
Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan
Pesisir dan Laut (PPKPL) KLHK, Dasrul Chaniago,
mengatakan pembentukan ekosistem mangrove
menjadi penting dilakukan mengingat Indonesia yang
merupakan negara kedua dengan garis pantai
terpanjang di dunia rentan terhadap perubahan iklim.
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional tahun 2021,
luas eksisting mangrove di Indonesia mencapai lebih
kurang 3,3 juta hektar.
71
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak
atas aksi tanam mangrove ini, semoga bukan menjadi
yang terakhir. Kami harapkan terus ada dukungan
dan juga inovasi lainnya tentang perlindungan pesisir
laut,” tutur Dasrul.
Sementara, Direktur Konservasi Keanekaragaman
Hayati Spesies dan Genetik KLHK, Indra Exploitasia,
mengatakan aksi tanam 30.000 bibit mangrove dan
penyemaian 20.000 bibit kerang merupakan
kontribusi yang baik dari mitra terhadap pelestarian
keanekaragaman hayati, utamanya di kawasan
pesisir.
“Menanam kebaikan dengan melakukan penanaman
bibit mangrove akan menjadi kontribusi menuju Visi
2050 Living in Hamony with Nature dan ke depannya
kita dapat duduk berdampingan dengan alam,”
ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala BBKSDA Sumatra
Utara, Rudianto Saragih Napitu. Menurutnya, aksi
tanam mangrove merupakan bentuk kepedulian
terhadap lingkungan, kesejahteraan masyarakat, dan
keberlangsungan hidup selanjutnya.
“Kami memberikan apresiasi kepada para petani,
masyarakat, dan juga kepada para mitra yang sangat
peduli terhadap lingkungan hidup termasuk
keanekaragaman hayati,” ujar dari Rudianto.
Pj Bupati Tapanuli Tengah, Elfin Elyas Nainggolan,
yang turut hadir pun menyampaikan apresiasi tak
terhingga atas upaya penanaman mangrove “Dari
Hati Untuk Bumi”
72
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut bersama PT
Agincourt Resources (PTAR). Wakil Presiden Direktur
PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, mengatakan
penanaman mangrove ini sangat penting, karena
fungsi dan manfaatnya beranekaragam. Dari segi
sosial, mangrove juga bermanfaat dalam
meningkatkan peluang perekonomian masyarakat
Tapanuli Tengah yang sebagian bekerja sebagai
ISI BERITA
nelayan.
"Kami juga berharap aksi tanam mangrove ‘Dari Hati
Untuk Bumi' dapat membuka peluang meningkatnya
perekonomian masyarakat setempat lewat ekowisata
hutan mangrove yang berwawasan lingkungan
dengan berlandaskan pada aspek konservasi alam
serta pemberdayaan ekonomi, sosial, dan budaya
masyarakat lokal," tutur Ruli.
73
C. Merevisi Teks
8. Memilah Kalimat yang Kurang Tepat
Memilah kalimat dilakukan ketika teks yang telah disusun
sebelumnya jika dibaca secara menyeluruh terdapat kalimat yang
kurang tepat. Hal ini dapat diketahui dengan saling mengaitkan
kalimat per kalimat. Perhatikan kosakata yang diberi warna merah.
Kosakata berwarna merah tersebut harus diperbaiki supaya menjadi
kalimat yang tepat.
Kalimat 1:
“Kami memberikan apresiasi kepada para petani, masyarakat, dan
juga kepada para mitra yang sangat peduli terhadap lingkungan
hidup termasuk keanekaragaman hayati,” ujar dari Rudianto.
Penjelasan:
Kata /dari/ yang diberi warna merah tidak perlukan. Jadi,
kalimatnya akan berubah menjadi “Kami memberikan apresiasi
kepada para petani, masyarakat, dan juga kepada para mitra yang
sangat peduli terhadap lingkungan hidup termasuk keanekaragaman
hayati,” ujar Rudianto.
Kalimat 2:
Acara tanam mangrove ini juga tidak lepas dalam menggandeng
Kelompok Tani Hutan Mandiri Lestari yang sudah membudidaya
bibit mangrove selama tiga tahun.
Penjelasan:
Kata /membudidaya/ memiliki kata dasar budidaya yang juga
memiliki imbuhan me-kan sehingga menjadi /membudidayakan/.
Jadi kalimat yang tepat yaitu Acara tanam mangrove ini juga tidak
lepas dalam menggandeng Kelompok Tani Hutan Mandiri Lestari
yang sudah membudidayakan bibit mangrove selama tiga tahun.
74
9. Mencermati teks kembali
Setelah memilah kalimat yang kurang tepat, kamu bisa
mencermati ulang penggunaan kaidah kebahasaan
sudah lengkapi atau belum.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memberikan
tanda centang pada kaidah kebahasaan yang sudah
terdapat pada teks berita
Berikut ini keterangan tentang kaidah kebahasaan pada teks berita
yang sudah disusun sebelumnya.
Kaidah Kebahasaan Ada Tidak Ada
Kalimat Tunggal V
Jika ada, tuliskan di sini.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama
mitra kembali menanam mangrove sebanyak 30.000 bibit di lahan
10 hektar di Desa Aek Garut, Kecamatan Pandan, Kabupaten
Tapanuli Tengah, Sumatra Utara pada Kamis (02/02/2023) lalu
Kalimat Majemuk V
Jika ada, tuliskan di sini.
Sementara, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies
dan Genetik KLHK, Indra Exploitasia, mengatakan aksi tanam 30.000
bibit mangrove dan penyemaian 20.000 bibit kerang merupakan
kontribusi yang baik dari mitra terhadap pelestarian
keanekaragaman hayati, utamanya di kawasan pesisir.
Konj. Kronologis V
Jika ada, tuliskan di sini.
Selanjutnya bibit yang disiapkan adalah bibit lokal jenis rhizophora
berusia 4-6 bulan di persemaian dengan tinggi bibit 50-80
centimeter.
Konj. Kausalitas V
Jika ada, tuliskan di sini.
alam pelaksanaan kegiatan tersebut bersama PT Agincourt
Resources (PTAR). Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources,
Ruli Tanio, mengatakan penanaman mangrove ini sangat penting,
karena fungsi dan manfaatnya beranekaragam.
75
Kata Tunjuk V
Jika ada, tuliskan di sini.
Aksi tanam mangrove tersebut mengangkat tema yakni “Dari Hati
Untuk Bumi,” bertepatan dengan peringatan Hari Lahan Basah
Sedunia (Wetlands Day).
D. Menyunting Teks
10. Memperbaiki Penulisan Ejaan dan Tanda Baca
Penulisan ejaan dan tanda baca menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Ejaan dalam teks ini berkaitan dengan bahasa baku. Sementara itu,
tanda baca berkaitan dengan huruf kapital, tanda tanya, tanda seru,
tanda koma, dan lain-lain.
Teks berita berbeda dengan teks yang lain, sebab jumlah paragraf
yang banyak tentu memerlukan penyuntingan yang menyeluruh,
Perhatikan contoh berikut!
Bibit yang disiapkan adalah bibit Bibit yang disiapkan adalah bibit
lokal jenis rhizophora berusia 4-6 lokal jenis rhizophora berusia 4-6
bulan di persemaian dengan bulan dipersemaian dengan
tinggi bibit 50-80 centimeter. tinggi bibit 50-80 centimeter.
Penanaman mangrove ini Penanaman mangrove ini
sejalan dengan Nationally sejalan dengan Nationally
Determined Contribution (NDC) Determined Contribution (NDC)
yang memuat komitmen negara yang memuat komitmen negara
untuk menetapkan target untuk menetapkan target
pengurangan Emisi Gas Rumah pengurangan emisi gas rumah
Kaca di Indonesia. kaca di Indonesia.
Apresiasi juga disampaikan Apresiasi juga disampaikan
Kepala BBKSDA Sumatra Utara Kepala BBKSDA Sumatra Utara,
Rudianto Saragih Napitu. Rudianto Saragih Napitu.
“Menanam kebaikan dengan “Menanam kebaikan dengan
melakukan penanaman bibit melakukan penanaman bibit
mangrove akan menjadi mangrove akan menjadi
kontribusi menuju Visi 2050 kontribusi menuju Visi 2050
Living in Hamony with Nature Living in Hamony with Nature
dan ke depannya kita dapat dan ke depannya kita dapat
duduk berdampingan dengan duduk berdampingan dengan
alam,” ujarnya. alam,” ujarnya.
76
11. Memperbaiki Format Penulisan
Setelah dilakukan perbaikan, kamu bisa menata kembali dengan
memperhatikan format penulisan teks berita yang dipublikasi
secara daring melalui internet. Berikut ini hasil akhir dari teks
berita yang telah disusun sebelumnya!
Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, KLHK Tanam 30.000
Mangrove di Pesisir Tapanuli Tengah
06 Februari 2023 11:29
KLHK, Sumatera Utara - Area penanaman mangrove tidak hanya
sebatas di Desa Aek Garut, namun juga mencakup daerah-daerah di
Tapanuli Tengah, seperti Kelurahan Kalangan, Kelurahan Kalangan
Indah, dan Desa Aek Sitio-tio di Kecamatan Pandan. Acara tanam
mangrove ini juga tidak lepas dalam menggandeng Kelompok Tani
Hutan Mandiri Lestari yang sudah membudidaya bibit mangrove
selama tiga tahun.
Selanjutnya bibit yang disiapkan adalah bibit lokal jenis rhizophora
berusia 4-6 bulan dipersemaian dengan tinggi bibit 50-80 centimeter.
Jarak tanam bibit 1x3 meter, tetapi tergantung batas air laut surut.
Penanaman direncanakan selama 2-3 bulan, sedangkan durasi
pemeliharaan 2 tahun dan dapat diperpanjang.
Penanaman mangrove ini sejalan dengan Nationally Determined
Contribution (NDC) yang memuat komitmen negara untuk menetapkan
target pengurangan emisi gas rumah kaca di Indonesia. Salah satunya
dengan cara merehabilitasi dan konservasi ekosistem mangrove.
Pembentukan ekosistem mangrove sendiri sebagai salah satu
penopang ekosistem wilayah pesisir dan penting bagi
keanekaragaman hayati.
77
Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut
(PPKPL) KLHK, Dasrul Chaniago, mengatakan pembentukan ekosistem
mangrove menjadi penting dilakukan mengingat Indonesia yang
merupakan negara kedua dengan garis pantai terpanjang di dunia
rentan terhadap perubahan iklim. Berdasarkan Peta Mangrove
Nasional tahun 2021, luas eksisting mangrove di Indonesia mencapai
lebih kurang 3,3 juta hektar.
Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak atas aksi tanam
mangrove ini, semoga bukan menjadi yang terakhir. Kami harapkan
terus ada dukungan dan juga inovasi lainnya tentang perlindungan
pesisir laut,” tutur Dasrul.
Sementara, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan
Genetik KLHK, Indra Exploitasia, mengatakan aksi tanam 30.000 bibit
mangrove dan penyemaian 20.000 bibit kerang merupakan kontribusi
yang baik dari mitra terhadap pelestarian keanekaragaman hayati,
utamanya di kawasan pesisir.
“Menanam kebaikan dengan melakukan penanaman bibit mangrove
akan menjadi kontribusi menuju Visi 2050 Living in Hamony with
Nature dan ke depannya kita dapat duduk berdampingan dengan
alam,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala BBKSDA Sumatra Utara, Rudianto
Saragih Napitu. Menurutnya, aksi tanam mangrove merupakan
bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kesejahteraan masyarakat,
dan keberlangsungan hidup selanjutnya.
“Kami memberikan apresiasi kepada para petani, masyarakat, dan
juga kepada para mitra yang sangat peduli terhadap lingkungan hidup
termasuk keanekaragaman hayati,” ujar Rudianto.
Pj Bupati Tapanuli Tengah, Elfin Elyas Nainggolan, yang turut hadir
pun menyampaikan apresiasi tak terhingga atas upaya penanaman
mangrove “Dari Hati Untuk Bumi.”
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut bersama PT Agincourt
Resources (PTAR). Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources,
Ruli Tanio, mengatakan penanaman mangrove ini sangat penting,
karena fungsi dan manfaatnya beranekaragam. Dari segi sosial,
mangrove juga bermanfaat dalam meningkatkan peluang
perekonomian masyarakat Tapanuli Tengah yang sebagian bekerja
sebagai nelayan.
"Kami juga berharap aksi tanam mangrove ‘Dari Hati Untuk Bumi'
dapat membuka peluang meningkatnya perekonomian masyarakat
setempat lewat ekowisata hutan mangrove yang berwawasan
lingkungan dengan berlandaskan pada aspek konservasi alam serta
pemberdayaan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat lokal," tutur
Ruli.
78
E. Mempublikasi Teks
Sekarang, giliranmu untuk menulis teks berita!
Ayo!
Tulislah teks prosedur di LKPD Menulis Berita berdasarkan langkah-
langkah pendekatan proses!
LKPD Menulis Teks Berita tersedia pada lembar kerja interaktif yang
dapat langsung dikumpulkan atau bisa juga diunduh lalu dicetak. Kamu
bisa memilih satu dari dua pilihan yang tersedia di bawah ini!
Kerjakan secara langsung di sini!
Link: https://bit.ly/LIVEMENULISBERITA
Unduh LKPD di sini!
Link: https://bit.ly/GDRIVEMENULISBERITA
79
RUBRIK PENILAIAN
MENULIS TEKS BERITA
No. Kriteria Skor
1. Judul 4 = Jika terdapat 4 unsur
menggambarkan isi pokok berita 3 = Jika terdapat 3 unsur
bukan berupa kalimat 2 = Jika terdapat 2 unsur
menggunakan huruf kapital dan 1 = Jika terdapat 1 unsur
biasa
tanpa diberi tanda titik
2. Teras 5 = Jika terdapat 6 unsur
terdapat 6 unsur berita 4 = Jika terdapat 5 unsur
terdapat 5 unsur berita 3 = Jika terdapat 4 unsur
terdapat 4 unsur berita 2 = Jika terdapat 3 unsur
terdapat 3 unsur berita 1 = Jika terdapat <3 unsur
terdapat <3 unsur berita
3. Isi 3 = Jika terdapat 3 unsur
terdapat uraian isi berita secara 2 = Jika terdapat 2 unsur
lengkap
terdapat uraian isi berita secara 1 = Jika terdapat 1 unsur
rinci
terdapat uraian isi berita secara
fakta
4. Penggunaan Bahasa 4 = Jika terdapat 4 unsur
terdapat kalimat tunggal dan 3 = Jika terdapat 3 unsur
majemuk 2 = Jika terdapat 2 unsur
terdapat konjungsi kronologis 1 = Jika terdapat 1 unsur
terdapat konjungsi kausalitas
terdapat pronomina
Skor yang diperoleh
Skor Akhir = x 100
Skor maksimal (20)
80
LKPD 3
MENULIS TEKS BERITA
Nama :
Kelas :
No. :
A. Pra-menulis
1. Menentukan Objek
Objek yang akan saya tulis menjadi berita adalah ...
2. Menentukan Tujuan
Tujuan teks berita yang akan saya tulis adalah ...
3. Menggali Ide-ide Seputar Objek
Ide-ide seputar beritadapat dicari dengan menyusun pertanyaan
menggunakan ADIKSIMBA berikut.
Unsur Pertanyaan
Apa
Di mana
Kapan
Siapa
81
Unsur Pertanyaan
Mengapa
Bagaimana
B. Menyusun Draf
4. Membuat Judul yang Menarik
Judul yang tepat sesuai dengan objek berita adalah ...
5. Menyusun Draf Awal
Draf awal dapat disusun berdasarkan struktur berita berikut.
Judul
Teras
Isi
82
6. Mencari Data
Data yang dicari berdasarkan draf awal diperoleh dari sumber berikut.
Ide awal Sumber (Internet/wawancara)
7. Menata Kalimat dalam Bentuk Paragraf
Berdasarkan data yang diperoleh, maka dapat disusun teks beritai
berikut.
Judul
Teras
83
Isi
C. Merevisi Teks
8. Memilah Kalimat yang Kurang Tepat
Apakah ada kalimat yang kamu susun kurang tepat?
Coba cermati ulang dan tuliskan kalimat yang kurang tepat serta
perbaikannya di bawah ini!
Kalimat yang kurang tepat
Berikut ini perbaikan kalimat yang kurang tepat.
84
Kalimat yang kurang tepat
Berikut ini perbaikan kalimat yang kurang tepat.
9. Mencermati teks kembali
Setelah memilah kalimat yang kurang tepat, kamu bisa
mencermati ulang penggunaan kaidah kebahasaan
sudah lengkapi atau belum.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memberikan
tanda centang pada kaidah kebahasaan yang sudah
terdapat pada teks berita
Berikut ini keterangan tentang kaidah kebahasaan pada teks berita
yang sudah disusun sebelumnya.
Kaidah Kebahasaan Ada Tidak Ada
Kalimat Tunggal
Jika ada, tuliskan di sini.
Kalimat Majemuk
Jika ada, tuliskan di sini.
Konj. Kronologis
Jika ada, tuliskan di sini.
Konj. Kausalitas
Jika ada, tuliskan di sini.
85
Kata Tunjuk
Jika ada, tuliskan di sini.
D. Menyunting Teks
10. Memperbaiki Penulisan Ejaan dan Tanda Baca
Untuk memperbaiki ejaan dan tanda baca, kamu harus mengamati
kembali di dalam teks yang telah disusun sebelumnya. Kemudian
tuliskan kembali pada kolom Salah dan tuliskan perbaikannya di
kolom Benar.
Ejaan
Salah
Benar
Tanda Baca
Salah
Benar
86
E. Mempublikasi Teks
87
Selamat!
Kamus sudah berhasil
menulis teks berita
dengan baik.
Nilai:
88
BAB MENULIS SURAT
4
Pendahuluan
Pada bab ini kalian akan diajak untuk menulis surat pribadi dan resmi.
Kalian akan menulis surat sesuai dengan topik dan jenisnya berdasarkan
langkah-langkah pendekatan proses.
Tujuan Pembelajaran
Menelaah struktur/bagian-bagian dan ciri kebahasaan surat.
Menulis surat berdasarkan struktur surat.
Menyunting surat yang telah disusun.
Siap-siap Belajar
Selamat datang!
Sebelum memulai untuk belajar menulis, amatilah tayangan video
berikut ini sebagai bekal belajarmu!
Keren! Seorang Anak Menulis Surat Untuk
Pimpinan Dunia
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Af1uXJQyVGc
PINDAI
DI SINI!
Apakah kalian tahu bahwa tayangan video di atas adalah salah satu
contoh fungsi surat yang dapat ditujukan pada siapa saja?
Lalu, bagaimana langkah awal menulis surat seperti itu?
Yuk, ikuti langkah-langkah berikut!
90
Uraian Materi
Sebelum melakukan kegiatan menulis, mari pahami terlebih dahulu
materi teks deskripsi berikut!
SURAT
INFORMASI UMUM UNSUR KEBAHASAAN
Tujuan a. pronomina
b. kata baku dan
tidak baku
Surat Pribadi Surat Resmi
tanggal kop surat
nama nomor surat
penerima tanggal surat
salam lampiran
pembuka perihal
isi salam
salam penutup pembuka
nama dan isi
tanda tangan salam penutup
penulis tanda tangan
penanggungja
wab
Informasi Umum
1. Pengertian
Surat ialah satu dari berbagai sarana komunikasi yang dapat
menyampaikan informasi secara tertulis kepada pihak lainnya
(Safira, dkk, 2020).
2. Tujuan
a. Surat Pribadi: mengungkapkan perasaan, menyampaikan ide,
memohon bantuan, bertukar kabar, menceritakan pengalaman,
mengucapkan terima kasih
b. Surat Resmi
Memberitahukan masalah kedinasan atau pemerintah.
91
Struktur
Surat Pribadi Surat Resmi
tanggal kop surat
nama penerima nomor surat
salam pembuka tanggal surat
isi lampiran
salam penutup perihal
nama dan tanda tangan salam pembuka
penulis alamat penerima surat
isi
salam penutup
tanda tangan
penanggungjawab
Contoh:
Surat Pribadi
(a)
Yogyakarta, 25 Februari 2023
Sahabtku, Diana di Bali (b)
Salam persahabatan, (c)
Apa kabar, Diana ? Semoga sehat selalu. Begitupun aku di sini
juga sehat.
Kemarin ini aku senang sekali, Diana. Sekolahku merayakan
Hari Gizi dengan perlombaan mading. Perlombaan ini diikuti
sama kelas 7,8, dan 9. Dan betapa senangnya ketika ternyata
yang mendapatkan juara 1 adalah kelasku! (d)
Bagaimana dengan kamu di sana, Diana? Apakah ada
kegiatan yang menarik baru-baru ini? Cerita, dong!
Sekian dulu surat dariku, kutunggu balasanmu ya, sahabatku!(e)
Sahabat lamamu, (f)
Diana Nareswari
Keterangan:
a) tanggal d) isi
b) nama penerima e) salam penutup
c) salam pembuka f) nama penulis
92
Surat Resmi
(a)
(b)
(c)
(e)
(d)
(f)
(g)
(h)
(i)
(j)
(k)
Keterangan:
a) kop surat
b) nomor surat
c) tanggal surat
d) lampiran
e) perihal
f) alamat penerima surat
g) salam pembuka
h) isi
i) salam penutup
j) tanda tangan
k) penanggungjawab
93
Kaidah Kebahasaan
a. Pronomina
1) Pronomina personal
a) Diri sendiri
kata kunci: saya, aku, daku, ku-, kami, kita
b) Orang yang diajak bicara
kata kunci: engkau, kamu, Anda, dikau, kau-, -mu, kalian
c) Orang yang dibicarakan
kata kunci: ia, dia, beliau, -nya, mereka
2) Pronomina penunjuk
a) Umum: ini, itu, tersebut
b) Tempat: sini, situ, sana
c) Perihal: begini, begitu
b. Kata baku dan tidak baku
Kata baku Kata tidak baku
tidak enggak, nggak
dibuat dibikin
mengubah merubah
belum belom
segera buruan
sudah udah
dimasukkan dimasukin
dikerjakan dikerjain
dikurangi dikurangin
yang yg
kesal kesel
di d
94
A. Pra-menulis
1. Menentukan Objek
Menulis surat dapat diawali dengan menentukan jenis surat apa
yang ingin ditulis?
Surat Resmi
Surat Pribadi
Surat resmi dan surat pribadi dapat dibedakan berdasarkan
keperluan yang hendak kamu tuju. Surat resmi dan surat pribadi
tidak sembarang ditulis. JIka surat resmi dikeluarkan oleh suatu
instansi, maka surat pribadi dapat ditulis oleh siapa saja. Perhatikan
tabel berikut.
Tabel 1.1 Perbedaan penulis surat resmi dan pribadi
Surat Pribadi Surat Resmi
Orang tua Sekolah
Anak Pemerintah
Sahabat Perusahaan
Berdasarkan tabel tersebut, maka langkah pertama yaitu
menentukan hubungan antara pengirim dan penerima surat.
95
2. Menentukan Tujuan
Tujuan dapat ditentukan dengan memerhatikan hubungan antara
pengirim dan penerima surat. Perhatikan contoh berikut ini!
Tabel 2.1 Tujuan surat
Jenis surat Pengirim Penerima Tujuan
Memberikan kabar kepada
Rani bahwa liburan tahun ini
Pribadi Lisa Rani
dia akan ke Jogja bersama
orang tuanya.
Memberikan kabar kepada
Orang tua Orang tua Arya bahwa dirinya
Pribadi Arya Arya akan mudik tahun ini ke
kampung halaman.
Mengundang ketua kelas untuk
Resmi OSIS Kelas 7,8,9
rapat persiapan classmeeting.
Memberitahu bahwa akan
Guru dan
Resmi Sekolah Karyawan diadakan rapat dalam rangka
persiapan Hari Guru.
3. Menggali Ide-ide Seputar Objek
Setelah menentukan tujuan surat, maka kamu dapat memilih isi surat
yang perlu disampaikan kepada pembaca.
Perhatikan contoh berikut.
1. Hari dan tanggal diadakan rapat
Rapat OSIS 2. Waktu yang dibutuhkan untuk rapat
dengan Ketua
Kelas VII, VIII,
dan IX 3. Tempat yang akan digunakan untuk rapat
4. Inti acara yang akan dibahas dalam rapat
96
4. Membuat Judul yang Menarik
Pembuatan judul dalam menulis surat resmi dapat digunakan
sebagai langkah menentukan inti acara yang akan diikuti
berdasarkan tujuan dan ide-ide yang sudah ditentukan.
Jadi, pada langkah ini dapat ditentukan acara yang akan diikuti,
yaitu "Dalam rangkah memeriahkan Clasmeeting SMPN 1 Imogiri
Tahun 2023"
5. Menyusun Draf Awal
Draf awal disusun berdasarkan struktur surat resmi. Perhatikan
contoh draf awal berikut!
a. Kop surat
b. Nomor surat
130/OSIS/UR/IV/2023
Keterangan:
130 = Nomor urut surat yang dikeluarkan
OSIS = Instansi yang mengeluarkan surat
UR = Singkatan dari "Undangan Rapat"
IV = Bulan dibuatnya surat (April = Bulan ke-4)
2023 = Tahun pembuatan surat
c. Tanggal surat
05 April 2023
d. Lampiran
1 berkas
e. Perihal
Undangan Rapat
f. Salam pembuka
Salam sejahtera,
g. Isi
Hari, tanggal : ..........................................
Waktu : ..........................................
Tempat : ..........................................
Acara : ..........................................
97