The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PLHS Library, 2023-12-15 21:40:33

True Stalker (Sirhayani)

True Stalker (Sirhayani)

"Longgakbiasakeluarmalamkatanya." AkumenatapAgamheran."KataBokapgue?" Diamenganggukpelan.Akumemerhatikannyasedangmemakanjagung bakaritudalamdiam.Pandangannyalurus-lurussaja."Kalauguenantijadi Ayah,guejugabakalanngelakuinhalyangsamakayakBokaplo." Jagungyangadadimulutkuberhentikukunyah."Maksudnya?"Akupurapurabertanya,pura-purainginmendengarpenjelasannyayanglebih panjang.Supayaakutidakhanyamendengardiamengucapkanbeberapa kata.Kalauperlu,diamengatakanpuluhankata.Akumemandangnya, tetapidiatetapsajatidakmaubalikmemandangku. Akhirnya,diabalikmenatapkudenganpandangannyayang...datar."Lopura -puranggaktahu." "Hah?"Kelopakmatakumengerjap-ngerjap. "Terbuktidariresponlokayakgitu,dannadabertanyalotadi." Akumencebikkanbibir.Dasar!Sepertinya,diagemarmembacasuasana. Walaulebihbanyakdiam. "Kenapalongajakinguekeluar?"Akumenatapnyaheran."Lobahkanbelum


shalatmaghrib."Ya,untukseoranglaki-lakimuslimsepertinya,takada alasanuntuktidakshalat. "Guejarangshalat,"jawabnyaenteng."Losendiri?" "Biasalah,perempuan,"jawabkudengansuarapelan.Akutakingin membahasjauh-jauhtentangini. "Oh."Diamenganggukpelan."Guelupa,namalosiapa?" Uhuk Akutersedakjagung.TakadarespondariAgamselainmenatapkudengan pandanganheran.Diaitu! "Segitukagetnya?"Diamendenguspelan."Jadi,namalosiapa?" "Diba,Kak,"jawabkupelan."AdibaAyudia." "Guenggaknanyanamalengkaplo." Akumelototkaget.Sialanbangetnihcowok!


Akumemandangnyadenganpandanganjengkel."Yaudah,mendinglo nggakusahnanya-nanyanamague,"katakusinis. "Yaudah,guetarikpertanyaangue."Agammembuangjagungnyayang sudahhabiskedalamtempatsampah.Jaraknyajauh,tetapidiaberhasil memasukkannya.Sedangkanjagungkumasihtertinggalsetengah.Aku memerhatikannya,menunggudiabertanyaentahapa.Diamenatapku dalam-dalam."Gimanakalausuatusaatguesukasamalo?" Akumematung.Yaampun!Akuterkadangheran,perkataancowokdi depankuinihanyasatukalimattetapisanggupmembuatkutakbisa membalasnya,satukatapun. Sekarang,akutidakinginmembiarkannyauntukmendengarjawaban. "Gimana?"Diamasihbertanyaternyata.Kalaukondisinyasepertiini,aku tidaktahuharusmenjawabapa. "Em—"Akumenggigitbibirkudengangemas.Pertanyaannyaitu membuatkubingungharusmenjawabapa."Itutergantungdaridirilo sendirisih,"jawabku. Kudengardiatertawapelan.Akumenatapnya.Rambutnyadiausapke belakang."Maksudgue,"diamenggantungkankalimatnyalaluberalih menatapku."Responlokeguegimana?" "Hah?"Astaga!Akutidaktahuapayangharusakulakukan.Akumeneguk


ludah.Perlahan,kepalakuyangtadinyamenundukkembalimenatapnya. "Respongue?Tergantungapaguesukasamaloataunggak." Agammenaikkkansebelahalisnya."Oh,gituya?"Akumengangguk."Ya udah.Sekarang,lomaupulangataumasihmaudisini?" "Gu—" "Mas,jagungbakarnyadualagiya!"seruAgam. Akumelengossambilmenatapnya."Lokenapabertanyatapiujungujungnyangambilkeputusansendiri,sih?" Agammengedikkanbahu."Tapi,itumaugue." Akumendengus.Kulihatjarumjamtangankuyangsudahmenunjukkan pukultujuhmalam.Entahsampaikapankamiberadaditempatini,tapi otakkuseolah-olahmembiarkankutetapdisini. BersamaAgam. * __


Setelahmenghabiskanwaktudipinggirjalandanterus-terusanmerengek padalaki-lakidisampingkusaatini,akhirnyaakutibadidepanrumah denganselamat.Tetapi,yangmembuatkutakutadalahkemarahanPapa. AkutidakpernahmendugaPapamembiarkankudibawaolehorangyang bahkanbelumPapakenalbaik.Apalagisekarangsudahpukulsepuluh malam,waktudimanapagarsudahditutupdansemualampudimatikandi dalamrumahyangsudahkuhunisejakkukecil. "Lomauturunatauguebawakerumahgue?" Eh. Akuterbangundarilamunan.Pertanyaannyamasihsamar-samardi pikiranku.Kutatapmatanyayanglurus-lurusmenatapku.Akumendengus sebal. "Makasihuntukmalamini."Akubahkanbelummenjawabpertanyaannya, tetapidialangsungberkatalagi.Danberucap...terimakasih?Aku mengerutkankening.SebegitunyakahseorangAgamberterimakasih hanyakarenaakumenemaninyakeluaruntukmemakanbeberapajagung bakar? Okey,itutidaksalah. "Ya,terserahlolah,"balasku.Akusegerakeluardarimobillalutiba-tiba pergerakankuberhenti.Adayangmencekaltangankudansudahpastiitu Agam.


Akumenghelanapas.Kucobameredamkegugupankuyangtiba-tiba menelusup."Ke—kenapalagi?" Yaampun...Akusudahgugupternyata. Diamelepaskancekalannya,lalukulihatdiabersandardikursikemudi.Dia mengusaprambutnyakebelakangdanpandangannyaluruskedepansana. "Enggak." "Hah?"Akumengerutkankeningku.Bingung."Terusyangtad—" "Daripadalobanyaknanya,mendinglomasuk!"serunyacepat.Aku mencibirpelan. "Yaudah."Akutidakmenyangkaternyataakuberteriak.Biar.Akutidak pedulidenganekspresinya.Akutidakpedulidenganapapunyang berhubungantentangnya. Akutidakpeduli. Kubantingpintumobilnyadengankeras,hinggaterdengarbenturantak biasa.Akuyakin,diamarahdidalamsana. "CewekPMSbeneranginiyaresponnya?"


Akuberhentiberjalan.Kubalikbadankuuntukmenatapnya.Diasedang menggeleng-gelengdisana."Loitumisterius!Aneh!Dannggakbisa ditebak!"teriakkukesal.Diahanyaterkekeh.Sialan. "Guemasuk,"katakusaatakuberbalik.Akumembukapagardanberlari kecilmenujupinturumah.Belumadatanda-tandabunyikendaraanmobil, ituartinyaAgammasihdisana. Ck. Akumembukapinturumahyangternyatatidaktekunci.Barulahkudengar suaramobildiluarsana.Agamternyatamenunggukusampaiakumasuk kedalamrumah,sebelumdiabenar-benarmeninggalkandaerahini. Akutersenyumtipis.Jangantanyakanmengapa,barukaliiniakudekat denganseorangcowok.Tapi,akutidakakanselebaycewek-cewekyang barudilandacintakarenaakusudahtahubaikburuknyalewatmenjadi stalker. Tunggu! Barusanakumengatakanapa?Akumenghelanapas,seolah-olah perkataankuitumenunjukkanbahwaakujugasedangdilandacinta. "Barupulang?"


AkumenolehdanmendapatiPapasedangdudukdisofa."Iya,Pa,"jawabku. AkutidaksadarPapasedangmenonton.Kuliriksekalijamdidinding, sudahmenunjukkanpukulsepuluhlewat,Papapastimaubegadang. Kebiasaannyajikamenontonsiaranfavoritnya. Sepakbola. Terkadangakuberpikir,apamenariknyadarihanyasekadardudukdikursi atausofasambilmemerhatikanorang-orangyangadadilayarsedang berebutanboladenganmenggunakankaki?Tetapi,pemikiranitutidak bolehasal-asalan,sebelumseseorangmelakukannyalangsung.Danyap, setelahakumencobaikutmenontonbolalewatsiarantelevisi,sampai sekarangakumenjadikecanduan. "Kenapalama?"tanyaPapalagi.AkucemberutlalududukdisampingPapa, kusandarkankepalakudibahunya,akumemejamkanmatauntukmeresapi perasaannyamanyangselalukurasakan,setiapkaliakudalamposisi sepertiini. "Tahutuh,siAgamyangmaulama-lama,"akumerajuk.Papaterkekeh, kepalakuikutterguncanghinggaakumenegakkanbadankudan menatapnya. "Papakokketawa,sih?" Papamengambilremotediatasmejadanmengundursuaradariiklandi televisi.Papamenatapkudenganpandanganyangtakbisakutebak."Papa yangnyuruhdialama-lama."


Akumelototkaget."Papakokgitusih?"Akucemberut.Rasanya,akuadalah gadisremajayangmanjadidepanPapa. "Papacumamaulihat,diaitubenerananakbaik-baikataunggak." "MaksudPapa?" Papamenghelanapas."Yangjelasnya,Agamituanakbaik-baik.Jadi,kalau misalkanadakelakuandiayangnggakbaik,ituartinyadiasedangkhilaf." Pikirankutiba-tibatertujupadaAgamyangsedangmerokok.Ish. MembayangkanbagaimanaAgammenghisapdalam-dalamrokoknya membuatkumerinding. "Tegurdiaaja,"lanjutPapalagi. Akumengedikkanbahu.Kuambilbantalsofadidekatku,laluakuberbaring denganbantalsofasebagaipenumpukepala."Pa?"panggilku. Pandangankukeatas,padalangit-langitruangtengah. "Hem?"Papabergumampelan.Akumelihatnyayangtengahfokus menatapkedepan. "KangenMama...,"katakupelan.KuliriklagiPapayangsibukmenatap


siarantelevisi.Papahanyadiam.Tangannyayangbergerakmengusap rambutkuhinggamatakuterpejammeresapi. AkumeringisdengankesendirianPapaselamaini.Bahkanakupernah bilang,kalauPapamaucaripenggantiMama,silahkan.Tetapisampai sekarang,akutidakpernahmelihatataumendengarkabarbahwadiadekat denganperempuanlain.Diabenar-benarsibukdenganpekerjaannya. YangmenjadidongengsebelumtidurkusejakkeciladalahketikaPapa berceritatentangawalkedekatannyadenganMamasejakSMA,lalu menikahdisaatmerekabarusajamenginjaksemester3dibangku perkuliahan.Akuterlahirdiduniasetahunsetelahpernikahanmereka.Yang akudengardariceritaPapa,PapasangatmencintaiMama,begitu sebaliknya. Tetapi,takdirberkatalain.Akuyangsaatitubarusajaberusialimatahun, menatapseserangyangberbaringditengah-tengahkeramaianorang-orang yangmengelilinginyadiruanganini.Mamatelahpergi,meninggalkan anaknyayangmasihbalitadansuamiyangsangatmencintainya. Akumenangisdalamdiam,hanyasegelintiryangkuingattentang kebersamaankudenganMama.SeandainyaMamamasihada,diapasti sudahmengajarkankutentangcaramemasaksayur,menggorengdaging, ataumembuatkue. AkudanPapamenyayanginya,tetapiTuhanlebihmenyayanginya.Dia, mamaku.Yangsedangmenunggudialamsana,menunggukedatanganku denganPapa.


* __ Sinarmenyilaukanmembuatmatakukembalitertutup.Akumenguap, tangankubergerakmenutupmulutku.Inihariminggu,hariyang menyebabkanbantalkusepertimagnet,begitupundengankepalaku.Aku sepertitakmaubangun. Danyangpernamakulakukan—untukorang-orangpecanduinternet sepertiku—adalahmencarikeberadaanponsel.Ponselitukudapatkandi bawahbantal,akubahkantakpedulilagidenganrisikoradiasinya.Danjuga, akutidakpedulidengankataorangdulubahwaperempuanyangtidurdi pagihariakanlamamendapatkanjodoh.Walaupunakutakut,sih. LinedariLiamembuatmatakusetengahterpejam.Akumembuka percakapankamidanmembacapesanterakhirnya. TadiKakAgathangepostfotonyabarengKakAgamdiIG.Gila!Bikin followersnyayangrata-rataanakBaktiMulyaheboh. Akumengerutkankening.Cepat-cepatakududukdanmulaimengetikkan balasanuntuknya. NamaIG-nyaKakAgathaapa?


Ternyata,Liamengirimpesannyasemalam.Lalu,kutataplagikearah ponselku,Liamembalasnyabeberapadetikkemudian. AgathaAnasti,lopastiirideh.Atauyanglebihgregetnyalagi,locemburu. Hahaha "Idih,"akumencebikkanbibir.Penasarandengankata-kataLia,akumulai kembalimelancarkanaksiseorangpenguntit.Akuterkekehpelan. AkunKakAgathatidakdiprivasi.Hanyakata'simple'yangterteradibionya. Singkat.Akumulaimemandangipostinganpalingatas.Akumenajamkan penglihatanku,matakuyangtadinyamasihsetengahterpejamkarenabaru bangundaritidurkiniterbukalebar-lebar,nyarismemelototilayarponselini. "Beneran..."FotodimanaKakAgathabersandardibahuAgam,laluAgam hanyamemandangkearahlain,sepertinyacowokitutidakmaudifoto. Akumemegangdadaku.Sepertiadayangmeremasnya.Apainiyang dinamakansakithati?Akumenggeleng-gelengpelan,tidakmungkin secepatiniakusukadenganAgam. Beberapakata'cie'mengisikolomkomentar,sukahampirsepuluhribu,tak lupakata'cocok'membuatkumerenggut. Apa-apaanini!Akusudahsepertipacaryangcemburu.Sialan!


Takadacaptionsatukatapun.Halinijelasmengundangtandatanyabesar padaorang-orangkepo. Akumelihatkomentar-komentarlain.Keduaaliskunaiksaatmelihatsatu komentaryangmembuatkusedikitmarah. KakAgam!!Adibamaudikemanain?Buangkelautajaya! "SialanbangetnihNathalie,"akuberteriakdengankesal.Sudahakubilang daridulu,sejatinyastalkertidakakanmembicarakanhal-halyangbegitu menyinggungperasaanoranglain. Tangankugataluntukmengetikkankata-katadibawahkolomkomentar, yangtentunyaitukutujukanpadaNathalie,'sicewekngebetnarsis'.Akutak habispikir,kenapaNathaliebegituinginmenyingkirkankudariAgam?Oh akulupa,karenatingkatkepedeannyasudahmelampauibatas,makaaku memangdiaangaksebagaiorangyangberadadibawahnya.Dantentunya, diamenganggapKakAgathaterlalujauhdiatasnyasehinggadiaberfikiran bahwaKakAgathabukanlahtandingannya. Akumulaimengerti.Dengankesal,kubantingponselkukesamping.Aku kembaliberbaringdanmenarikselimutkuhinggamenutupiseluruhtubuhku. Masihpukultujuh,biasanyaakuakanbangunpukuldelapan.Tidursejam lagisepertinyabisamembuatkumeredamemosidarisiNathaliesokcantik itu.


Okey,beranimelawanNathaliesepertinyabukankendala.Akumaumelihat, apacumabibirnyayangbisabanyakomongataudiajugabisaberkelahi. Akuterkekeh.Tidak,akutidaksukabermainfisik.Palingan,akudan Nathalieakansalingtarik-tarikrambut. * __ Akumembantingpintukelas.Semuamatamemandangkuheran.Akutak peduli.SekarangmaukuadalahputusdenganAgam. Kenapaakuberpikiransepertiitu?Sejakakutibadisekolah,upacara, hinggaakuberjalandikoridormelewatikelas-kelas,semuapasangmata memandangku.Bahkankudengaromonganmerekayangmembuat telingakusepertiterbakar. "Ah,KakAgathalebihcantik." "CantikanKakAgatha." "Diamahpendek." Akumemberenggut.Iya,akupendek.Akutidakcantik.Tapimerekatidak bisamenghargaikusebagaimakhlukciptaanTuhanjuga?


"Lokenapasih,kayakadamasalahgitu."Kudengarsuaragesekanantara bangkudanlantai,Liasepertinyasudahtibadikelas. "Iya,adamasalah.Banyak!"Akumenekankansetiapkataku."Kenapasih, orang-orangpadasukangebedainorangyangsatudenganorangyang lain?"Akumemutarbolamataku."Kata-kataguekayakberbelat-belitgitu. Kayakhidupgue." Liatertawa."Maklum,manusia.Cobaanmahadaterus,"jawabLia. "Sokbijaklo,"katakupelan. Suarapintudiketukmembuatperhatiankuberalihkepintukelas.Seseorang denganalmamatermerahnyaberdiridisanalalumengucapkansalam.Aku memiringkankepalaku,adaoranglainselainsiswaberalmamateritu. Seorangsiswaberalmamaterjuga.Akuterkejutsaatmelihatsiswaitu ternyataAgam.Diasepertinyaadaurusanhinggakekelas-kelasorang. Darisana,Agammenatapkuterus.Akusudahtidakmenghiraukan pembicaradidepankulagikarenafokuskupadaAgam.Diayangtadinya hanyaberdiridiambangpintu,kiniberjalandanterusmenatapku. Initidakberes.


"Loikutgue!" Hah "G—gue?"Akumenunjukdirikusendiri.Sekarang,Agamberidirididepan mejaku.Akutidakbisamembayangkanbagaimanareaksiteman-teman sekelaskusaatmendengarAgamberkatasepertiitu.Didepanku. "Siapalagi?"Diamenaikkansebelahalisnya."Masatembok." Akumenegukludah.Pelan,akuberdiridaridudukku."Kitakemana?" tanyakusaatdiamulaiberjalan.Sepertibiasa,diatidakmenjawab pertanyaanku.Menyebalkan! "Kitamaukemanasih?Duh."Akutertabrakpunggungnya. Agamberbalikhinggamenghadapku.Tampangnyasedikitkesal,dia menatapkusambilberdecak."LodipanggilsamaBuSri,katanyaada berkasyanghilangwaktulopingsan." Astaga.Bahkanakulupadengankumpulankertasitu.Akutidakbanyak berkatalagidanmengikutiAgamdaribelakang. Ohiya,akutiba-tibateringatdenganfotoitu.Kalauakubertanyatentang


fotoAgamdenganKakAgatha,Agamkira-kiramarahtidakya?" Akudilema.Penasaranjugadengankedekatanmereka.Apalagiwaktuitu, akumelihatAgamkeluardariruangOSIS,danKakAgathahanyasendiridi dalamruanganitusetelahAgampergi. Akujadicuriga. "Kak?"panggilkusambilmensejajarkanlangkahkami.Diahanya bergumampelan."Kenapasih,kitaharusjalaninhubunganpura-puraini?" Agamberhenti.Akuikutberhenti.Diamenatapkuherandankembali melanjtkanperjalanannya."Jadilonganggaphubunganinicumapurapura?" "Eng—"Akumenggaruktengkukku."Guecapekjadibahangosipmulu," katakujujur.Darihati. Diamendengus."Nggakusahdengerinmereka." Ish.Akuberdecakkesal."Iya,lobiasaajadenganini,nahgueharusnerima gosip-gosipjelektentangdiriguesendiri.Bahkanguedibilangincewek murahan." "Jangandengerinlah,yangmurahanitumereka.Bukanelo,"katanya enteng.Akutidakmembalasapa-apalagisetelahnya.Barulahketikaaku dandiatibadidepanpinturuangguru,diaberhentisambilmenatapku.


"Sampaidisiniaja,guebanyakurusan." Dantandatanyabesarhinggapdibenakku.Jadi,cowokitumengantarkuke sini? Sosweetbangetkelihatannya.Akutidakperlulagimembayangkanseorang pangeranberkudaputihyangmendatangisangPuteritapi...aku menggeleng-geleng. Pokoknya,akuharusmembuangkata'baper'setiapkaliadadidekatnya. "Ibucarisaya?"tanyakusaattibadisampingmejaBuSri.Diamengangguk sambilmembongkarkertas-kertasyangsudahberserakandiatasmeja. "Itu,adasatuberkassiswakelasIPSyanghilang.Waktuitu'kankatanya kamupingsan,siapasajayangadadilokasi?Siapatahusalahsatudi antaramerekaadayangambil."BuSrikelihatannyapanik.Akujadiiba. "MemangnyanamaberkassiswayanghilangitusiapaBu?"tanyaku,siapa tahuiniadahubungannyadengansiswayangdipukulisamaGhaliwaktuitu. BuSriberhentimencari.Diamenatapkusebentar."RadhikaGhali.Diasiswa IPSkelasduabelas." Danperasaankumenjaditidakenaksekarang.


* __ "Iya,Adibayangkatanyaanakkelassepuluhitu,lho." Akumenatapdengansinisduasiswiyangbarusajalewatdidepanku.Aku yakin,diatidakmengenalku.Seandainyasajamerekamengenaliku,mereka pastiakanmenatapku. Sekarangkoridormulaiagaksepi.Akumenatapsekelilingku,takadasatu punsiswayangkukenal.SebenarnyaakularidariAgamkarenasebelumbel pulangsekolah,diasudahmengirimikusebuahpesanuntukmenunggunya diparkiransekolah.Enaksaja.Akutidakmaumenjadibahanpembicaraan lagi.AkujugatidakpedulidenganperkataanPapamalamitu.ApaPapa tahuAgamperokokya?Entahlah. Akuberdiridikoridorhanyamemikirkanbagaimanacaranyakeluardari sekolahinitanpalewatgerbangutama.Kutolehkankepalakukekiridan, "Mampus!"AkumenepukjidatsaatkulihatAgammemerhatikankudari jarakyangtakjauhdariku. "Adiba!" Astaga.Akusepertimenghindarisetan.SetannyaituAgam.


Sebenarnya,tujuankuuntukmenghindariAgambukanuntuklaridarinya, tetapiakusedangmencarikeberadaanGhalidanakutidakmenemukan cowokitudisekolah.SepertiyangLiabilang,Ghalibisasajatakjauhdari sekolahini. "AdibaAyudia!" Oke.Nadanyadatartapi...akusepertimendengarPapasedangmarah padaku.Papasepertiitujikasedangkesalterhadapku,diaakanmemanggil namalengkapku. ApaAgammarah? Akumenggeleng-geleng.Pasticowokitutidakmaumenyia-nyiakanwaktu hanyauntukmengejarupikabusepertiku. Takadatanda-tandasuaraorangberjalanlagi.Akumenolehdanbenarsaja, Agamtidakmengikutiku.Syukurlah! Buk "Berengsek!" Matakumembelalaksaatmelihatkejadianlangsungtakjauhdariku.Aku tidakmaupingsanuntukyangkeduakalinya.


"Maukalianapa?"Akutidaktahuharusmengatakanapalagisaatmelihat adegandemiadegandidepanku.Limalawansatu.DanGhalihanyasendiri. "JAWAB!"AkutersentakkagetmendengarsuaraGhali.Kulihatlimasiswa itumenyerangGhaliyanghanyasendiri.Ghaliterjatuhditanah.Kemeja sekolahnyakotor,tasnyasudahtergeletakjauh,rautmarahnyajelas kelihatan.Akumenegukludah,uuntungtakadadarahyangkulihat. Ghaliberdiri.Diamenatapsalahsatusiswaitu."Mauloapa?Hah?"nada suaranyalebihrendahdarisebelumnya.Kulihattelunjuknyaiaarahkanke depanmukasiswaitu,siswaitumenepisnyadengankasar. "KasihtahutemenlosiAgamitu,janganbuatbanyakaturandisekolahini. Lotahu?Gara-garadia,guedanyanglainnyahampirdiDO." Agam?Jantungkuberdegupkencang.AdahubunganapaAgamdanGhali? Ghalitertawasinis."Itualesanlo?"RautGhalibenar-benarkesal.Kulihatdia mengepalkantangannyakuat-kuat."Teruskenapakalianmalahmukulgue, bukanmukulAgam?" Akutakmendengarjawabanapapun.Lalu,tawasinisdariGhali membuatkutakut."KarenadiaKetuaOSIS?Karenadiaberpengaruhdi BaktiMulya?Karenaguecumasiswadenganprestasinolyangkerjaannya cumaberantemdisekolah?" "KarenalotemennyaAgam!"


"Berengsek!" Buk "Argh!"Akuberteriakrefleks.TidakmaumelihatadegandimanaGhali memukulsalahsatuataubahkansemuasiswaitu.Akutersadardengan apayangkulakukan.Perlahankudongakkankepalakuuntukmelihatapa yangterjadi. "Lolagi!"teriaknya.Akutidaktahuapayangterjaditadi.Tetapi,saataku melihatsiswaitu,diamasihtetappadaposisinyadankerahkemejanya ditarikolehGhali.Ghalimenurunkantangannyadanmenatapsiswa-siswa didepannyasatupersatu."Urusankitasemuabelumselesai."Pandangan Ghaliberalihmenatapku.Diamengambiltasyangterletaktakjauhdarinya laluberjalankearahku. "Mauloapa?" "A—"Akutidakbisameneruskankata-kataku.Diajelasmarah. "Ck,ikutgue!"Danpergelangantangankudiatarik.Akuternyatadibawa untukdudukdikoridorlantaibawahbagiankelasX.Diadudukduluan sambilmatanyamemandangluruskedepan."Mauloapa?" Akududukdisampingnya,denganmengambiljaraksetidaknyasemeter. Sebenarnya,tujuankuhinggatibadibelakangsekolahadalahuntuklaridari Agam,tetapijustruakubertemudenganGhali.Memangtujuanlainku


adalahbertemudenganGhali.Akumenghelanapas.Semuanyaseolah-olah telahdiatur. "Masalahberkas-berkaswaktuituyangguepegang,lo—" "Udahguebuang,"potongnyacepat. "BuSrinyariin,Kak." Diamenengokkekananuntukmenatapku.Akumenundukdalam-dalam. Takutberhadapandengandia."Adayangsalahdengandatanya.Besok baruguekasihBuSriyangbenernya." Syukurlah.Akumenghelanapaspelan."TapiKak,lokenapanggakinfoinke Ibu?" "Lokenapangatur-ngaturgue?"Nadasuaranyaterdengarkesal.Aku tambahkikuk. "BuSrikewalahannyari,Kak." "Ck."Diaberdecak."Udahdeh.Yangjelasnyaberkasituudahguekumpul besok,"lanjutnya.


"Ooh."Akumengangguk."Yaudah,Kak.Guemaupulangdulu,"kataku.Aku meliriknyayangternyatatidakmeresponapa-apa."SalambuatLiaya,Kak?" "Hm,"gumamnyapelan.Akumulaiberdiri,melangkahhinggabeberapa meterdidepannya,tetapiakutakmendengarperkataannyalagi.Antara menolehdantidak,akudilema.Tetapi,untukapa? Kubiarkankakikumelangkah...jauh.Hinggaakubenar-benartidakadadi depannya. * __ "Itulho,kakakkelaskitayangnamanyaKakGhali." "Iya,yangcakepitu.Tapi,sukaberantem.Tapi,seriusan,kalolongelihatdia, justrulonggakdibikinilfeel,tapimalahkesemsem." Bisadibilang,akusedangtidakmooduntukmendengarapapungosipdari siswi-siswipenggosipdikelasini.Ya,akulebihsukamencaritahusendiri, bukanmencaritahunyadarioranglain. "Kerasbangetsuaranya."Samar-samarkudengarsuaraLiayangkeras.Aku terkekehpelan.Earphoneinibahkanbarukupasangtaksampaisemenit, Liasudahmenegurkudanakumembukanyauntukbisaberbicaralangsung dengandia.Tadi,Liaikutannimbrungdibarisansebelah,yah,palingan untukmendengarkabarsepupunyayangtukangpukulitu.


"Beneran,ih,Lia!KakGhalisepupulo?"tanyaSaphira,cewekyangmejanya dibelakangku. Daripandangankuini,akubisamelihatbeberapapasangmatamenatap kami. "Bukanlah."AkutahuLiaberbohong.Kulihatdiamembisikkansesuatu kepadaSaphira,Saphiramengangguksambiltersenyum. "Taktikya?"tanyakusambilterkekeh.Liamengedikkanbahunya. Belistirahattelahberbunyi,guruyangtadimengajardikelasinilebihcepat keluarsebelumbel.AkudanLiakeluarkelasmenujukantin,taklupajuga SaphiradanAlyayangbelakanganiniseringbersamakami. "Benerandeh,guenggaknyangkalosepupunyaKakGhali,"kataSaphira. Cewekinimemangpencintacoganaliascowokganteng.Apalagikalaudia membacanoveldengantokohutamacowokyangtampan."Gueberasa hidupdiduniafiksi,tapisebagaifigurandoang.Saoalnyadisekolahiniada duacowokganteng,yangsatuKakAgam,yangsatunyalagiKakGhali." Saphiraterkekeh."Siapatuhyangbakalanjaditokohutamacewek?Oh, kalauadayangbikininnovel,nantiKakAgamsamaKakGhalingerebutin satucewek." Akumengerutkankening.Kenapaakujadigeer?Mendengarceritayang dibuat-buatSaphiramembuatkumengingatkejadiandemikejadianyang


kualamibelakanganini. "Oh,guetahusiapapemeranceweknya." Huh,Saphiracerewetternyata.Akupikirdiapendiam. "Siapa?"tanyaAlyadisampingku.AkumemangberjalandisampingAlya, sedangkanLiaberdampingandenganSaphiradibelakang. "Adiba,lah.Siapalagi?" "Ish."Akuberbalikdanmenarikujungrambutnya.Diahanyaterkekeh. Sialan. "Dib,Diba!"Alyamemukul-mukulbahuku. "Apaansih?"AkumenatapAlyaheran.Pandangancewekitumenatapke bawah,tepatnyakeujungtangga.Kamiberempatmemangberhentikarena akuyangdidepanjustruberhentiberjalan. "Okey,pulangsekolah,ya?"Suaraitu.Pelan,akumelihatkeujungtangga. Seseorangdengansantainyabersandarditepiantangga,bajunyaberadadi luarcelana,kulihatsepatunyaberwarnaputih,tipikalsiswapelanggar aturan.


SiapalagikalaubukanGhali. "Woi,Dib!Jalan,gih!"seruLia.Akutidakbisaturun.Akutidakmauketemu dengancowokitulagi."Oh,adaKakGhali."KudengarLiatertawa."Sinigue bantulewat,lodipinggirtembokaja." Akumenurut.Entahkenapa,auraGhalibenar-benarmenakutkan.Atauitu hanyaperasaankusajakarenaakuselalusajamelihatnyamemukuliorang? Akutakutdipukul? "Eh,Lia?" Akumematung. "Temenlomana?" Akucuriga.Jangan-jangan... "Temengueyangmana,Kak?" "Yangwaktuitupingsan." Mampus!Akutidaktahubagaimanamendeskripsikanekspresikusekarang. Liamenyenggolbahukudanituberhasilmembuatkutersentakkaget.Ya


ampun,efekketakutanternyatabegini."Nih,disampinggue." SebenarnyaLiaberniatmenolongkuatautidak? Liabergeserkedepan.SaphiradanAlyasegeraturundarianaktangga terakhir.DantinggallahakudanGhalidisini. "Dib,kitaduluan,ya?" "Eh,tungguin!"Akurefleksberteriak.Cepat-cepatakumenutupmulutku dengantangandanmelirikGhalidisampingku. "Nggakusahtakut,kenapasih?"tanyaGhali.Akuhanyadiam.Sepertinya, akudanGhalimenghalangijalan.Kulihatkeatas,seseorangyangtadinya inginturunmalahtidakjadi.Sepertinya,diatakutkarenaadaGhalidisini. "Kakakmauapa?"tanyaku. "Enggak.Nggakadaapa-apa." Ish.Buang-buangwaktu. "Ohiya,mendingkitakekantin,"ajaknyayangberhasilmembuatkulinglung. Diamulaiberjalan.Akumengikuthinggakamitibadikantin.Diamemilih


untukdudukdimejayangjauhdariLia,Saphira,danAlya. Akumelengos."Kak,kenapanggakbarengLiaaja?" Diamenatapkusekilas."Guenggaksukabarenganakcewek." "Terusgue,Kak?" "Ralat.Guenggaksukabarengcewek-cewek.Guelebihsukabareng cewek." Akumenatapnyadenganbingung.Oh,akumengerti.Tapi,setelah memikirkankata-katanyatadimembuatkumerasasebagaiceweknya. Bukankahitumaksudnya?Akuterlalugeerternyata. Kamiberanjakuntukmemesanmakanan.Diujungkantin,kulihatAgam sedangdudukbersamaceweklain.Akumendengus.Cemburu?Tapi, belakanganinikedekatanAgamdanKakAgathamakinmembuatkuheran. Apahubunganmereka?Atauakusajayangbarutahukedekatanmereka? Ya,mungkin.Secara,akusiswibarudisekolahiniyangbaruseminggulalu mengikutimasaorientasisiswa. Ponselkubergetar,akumengambilnyadarisakukemeja.Satupesanmasuk dariAgam.


Kemarinlolari,sekaranglobarengcowoklain. "Hah?"Apamaksudnya? Kemarinlongejargue,sekaranglobarengceweklain. Entahkenapa,itukalimatyangmunculdipikirankusaatmengetikbalasan pesannya.KulirikAgamyangtengahmemamandangiku.Akusegera membuangmuka.Rasanyaakuinginmembalasdendam.Takkuhiraukan lagitentangdia,akukembaliberjalan. * __ Sebuahmobilberhentidisampingku.Akumeliriknyasesaat,sudahkutahu siapapelakunya. Takkuhiraukan,akuberjalandengancepathinggatibadigerbangsekolah. Akumarah? Entahlah.Akutidakmaumemikirkanitu,tetapikenapaakuseperticewek yangsedangcemburumelihatcowokyangditaksirnyadekatdengancewek lain?


"Diba!" Akumenghelanapas.Agamsekarangberdirididepanku.Menghalangi jalanku. "Lokenapa?"tanyanya.Akumenggelengpelan."Pulang!" Akumeliriknyasekilas.Pandangannyatakbisakuartikan.Dia menghembuskannapaspelan.Dansedetikkemudian,diasudahmenarik tangankudanmembawakumenujumobilnya.Akuhanyamengikutdan memilihuntukdiam. "Lomarah?"tanyanya.Akumemilihuntukmenatappemandangandiluar sana.Menjawabpertanyaannyamembuatkutidakmoodsepertinya. Kudengardiaberkatalagi,"Locemburu?" "Hah?"Akurefleksmenoleh.Diamenatapkusekilaslalumenggelengkan kepalanya.Akumencibirpelan."SebenarnyahubunganlodenganKak Agathaapasih,Kak?" "Ada,"jawabnyasingkat.Ada?Kataitubelummenjawabpertanyaanku. "Pastilahada.Jelas-jelaslodeketsamadia."Sepertinya,akuterdengar marah.


"Gitu?" Kulirikdiayangtersenyumtipis. "KitabarengdiOSISselamasetahunini.Guedandiajugaudahtemenan sejakkelassepuluh.Kitaberduasekelasterus." Ish.Kenaparasanyaakucemburu?AkumenatapAgam."Nggak mungkinkanlonggakadaperasaansamadia?" Agammenaikkanalisnya.Matanyamasihtetapfokuskejalan."Mungkin iya,mungkinjugaenggak." "Berapapersen?" "Limapuluh,limapuluh,"jawabAgamcepat. Akukembalimenatapkeluarjendela.Kenaparasanyaakupanas? Tangankurefleksmeremasujungbajukudengangemas. Mungkininiyangnamanyacemburu.Danjikamemangyangkurasakanini adalahcemburu,berartiaku...sukasamadia? Akumenghelanapasberat.Beberaparumahyangkamilewatiterasalama


kupandangi.Keningkuberkerutsamar.KulihatAgammeminggirkanmobil lalumematikanmesinnya. Agammenatapku.Senyumnyamengembangsempurna."Locemburu?" "Enggaklah,ngapain,"jawabku.Akutidakinginbertatapandengandia,lagi. "Tapidarigerak-geriklo,udahketebakkalaulocemburu." Akutahu.Tapi,keadaanyangmemaksakuuntukmenyangkal. "Yaudah,guetahulogimana.Lodiem,berartilojawab'iya'." Memang,diamkuadalahmembenarkanpernyataannya. * __ "Bokaploganteng,Dib.Guemaudehnikahsamaom-omkalaugantengnya kayakgitu." Akuhanyabisamemutarbolamatadenganmalas.Sejaktadi,Lia bercelotehtentangkegantenganPapayangkatanyamiripFediNuril. "Dasar!"balaskukesal.


Saatini,kamiberjalanmenujugerbangsekolah.Sedikitlagi.Liatumben mau-mausajasaatkuajakuntuknaikangkotkesekolah.Katanyasekalikali.Tetapi,akucuriga,jangan-jangandiasengajakerumahuntukmelihat PapakarenapenasarandenganceritatemansatuSMPkuyangberadadi kelasX.3. "Gueseriusdeh,Dib.Bokaploemangumurnyaberapa?" "Tigapuluhlima." "HAH?" SuaraLiabenar-benartoak.Akumenutuptelingakirikudengancepat."Lo kenapasihpaketeriak-teriaksegala?" "Se..seriusanumurnyasegitu?"MataLiamembelalak.Berlebihansekali cewekitu."Pantesan.Umurnyajuganggakjauh-jauhdariFediNuril." Akumendenguspelan."DaritadilosangkutinsamaFediNurilmulu." Liamemitingleherku.Anakini!"Iyalah,gantenggitu.Gue'kanpencinta cogan." "Yaelah."Akumemutarbolamataku.Malas."Lomaujadinyokapgue?"


Liaterkekeh."Enggaklah.GuebedajauhbangetsamaumurBokaplo.Beda duapuluhtahun,gilak!Bayangincoba?"tanyaLiaheboh. TakkuhiraukanlagicelotehandariLia.Akumenggeleng-geleng.Cewekdi sampingkuinibenar-benarhiperaktif.Sukagalakjikaadayang mengganggunya.Entahbagaimanareaksinyasaatberadadidepancowok yangdiasuka. Katanya,segalak-galaknyaseorangcewek,merekaakankalemdidepan cowokyangdiasuka. Berartiorang-orangitujagaimagedong? Entahlah. "Diba!ItubukannyaKakAgamsamaKakAgatha?" PertanyaanLiamembuatkuikutmenatapkemanaarahpandangLia.Kak AgathasedangmerangkulAgam.KakAgathamemangtinggi,tingginya sampaidaguAgam.Bedadenganakuyangkecil.Jikaakuberadadidepan Agam,orang-orangyangberadadibelakangAgampastimengiraakutidak ada. Kedengarannyalebay,tapiitulahkenyataannya.


Kembalikekeadaansekarang,akumelihatmerekaberduaberjalantakjauh didepankami.Kamiberadadikoridoryangsama.Danakuyakin,inibisa menjadibahangosipsiswi-siswitukanggosipSMABaktiMulya "Longgakcemburugitu?"tanyaLia.Akumengedikkanbahu.Pura-pura tidakmautahu. Padahalsebenarnyaakumautahusemuanya,semuatentangdia. "Yakin?"Liaterdengarmaumengujiku."Yangpacarsiapa,yangdigandeng siapa."AkumelototkagetmendengarperkataanLia.Kulihatpandangannya lurusmenatapsesuatudidepansana.Akutertarikmenatapnya. Oh,duaorangyangberjalantakjauhdidepankubenar-benarmencari sensasi.AtauhanyaAgamsajayangmaumencarisensasi? KulihatAgammenggenggamtanganKakAgatha. Ish."Merekatemenan,salahgandengantangan?"Akhirnyaakubisa mendapatkanbalasankatayangtepat.Daripadaakumatikutu. "Bisaajaorang-orangngiranyamerekatemenan,tapi..." "Ck,lomaumanas-manasingue,ya?"tanyakudengannadajengkel."Nggak


berhasil,"lanjutkudenganpenuhpenekanankata. Akhirnyakamitibadikelas.Akusegeradudukdibangkudanmengambil bukukuuntukmelanjutkanPRMatematikayangtinggalsatunomorlagi belumkuselesaikan. "Darinadaloaja,lobenerancemburu."Lialaluterkekeh."Ah,senengnya lihatanakorangyanglagicemburubuta.AnakdariOmganteng,lagi." "Diemnggaklo!"serukukesal.TakkudengarlagiperkataandariLia.Dia tertawasambilmenutupmulutnya.Dasar!Diamungkinbelummerasakan apayangkurasakansaatini.Akumemang— Eh? "Enggak!"Akumenggeleng. "Lokenapa?"tanyaLiaheran.AkukembalimembacasoalMatematikadi bukuku. "Jawabannyaguekirasalah,"jawabkuasalsambilmemandangibukuitu. Akumenghelanapasberat. "Dib!"


Akuhanyaberdehempelan. "Diba!"teriakLialagiyangmembuatkukesal. "Apaansih?GuelagifokusdenganPRdanlocumadiemdisitu,enggak bantuinguesamasekali." TampangLiasebalsepertinya."Ituhapelobunyidaritadi!" "Siapasih?"Kulihatnamayangterteradilayar."Agam?" "Pastidiakangen,aw.."AkumenyikutlenganLiapelan.Lalukubukapesan masukdariAgam.Pesannyabanyak,tapisemuaisinyasama. Jangancemburudenganyangloliattadi Bahkandiatahuakucemburumelihatnyamenggandengtangan perempuanlain. * __ Tujuankusekarangadalahmenujuruangguru.Lagi-lagiakuyangdisuruh olehBuSrimengantarkanperlengkapanmengajarnyakeruangguru.


Terkadangakukesal,adalimalaki-lakiberseragamsamadengankudi kelas,lalukenapabukansalahsatudiantaramerekasajayangdiasuruh? Atauketuakelas. Mungkininirisikokarenamejakuberhadapanlangsungdenganguru. Setiapgurumenjelaskan,matamerekalebihseringmelihatkearahku.Dan setiapmendengarpenjelasandarimaterinya,akuselalumemgangguk paham.Walaupunsebagianmaterimerekatidakkumengerti.Entahkarena pikirankuberkelanaataukelopakmatakuyangbenar-benarberatkarena mengantuk. Akumenyimpantas,airbotolmineral,besertabukupaketkeatasmejaBu Sri.Akhirnyaselesaijuga,akusepertinyalangsungkekantinmenemuiLia, Saphira,danAlyauntukmakanbersama. JangantanyakanmerekakemanasaatakumembawasemuabarangbarangBuSrisendirikeruangguru,karenamerekaitutipe-tipesiswi pemalas.Malasjalan.Padahalkalausudahmembahasmall,mereka berceritapanjanglebartentangpengalamanmerekaberkelilingdarilantai bawahsampailantaiatas. Dasarmemang. Mulaikulangkahkankakikumenujupintukeluar,tetapiseorangguruyang kutahubernamaPakAdiberjalandengantergesa.Akumeminggirkan tubuhkudiambangpintuyangluasnyalebihdarisemeteritu. "Eh,kamukesinidulu!"


AkumendongakdanmelihatPakAdimenatapkearahkudibangkunya. Mungkinbukanaku.Kutengokkebelakang,tetapitidakadasiswa,hanya akusiswadiruangguruini. "Kamusini!"JemariPakAdibergerakmemanggilku.Telunjukkurefleks menunjukdirikusendiri. "Saya,Pak?" "Iya,kamu.Siapalagi?" Huh.Sejujurnyaakupalingmenghindarigurujikadalamkeadaanini.Aku takutsalahjikamerekamengamanahkansesuatupadaku.Sepertisaataku masihkelasIXSMP,seorangpengurusperpustakaanmemintatolong padakuuntukmembelikannyabakso.Saatakumembawapesanannyake perpustakaan,ditengahperjalanankakikutersandunghinggamangkok besertaisinyaitusudahberadadiatastanah.Danakubencimengingathal itu.Memalukan. "Kenapa,Pak?"AkuberdirididepanmejaPakAdi.PakAdiadalahpembina OSISdisekolahini,akutidaktahudiamengajarpelajaranapa. "KamukenalAgam,'kan?" Perasaankumenjaditidakenaksaatmendengarnamaitu."Iya,Pak."


"Tolongkamukekelasnya,suruhdiaketemusamasayadikantor.Daritadi diatidakangkattelepondarisaya." Tidakadakahoranglainyangbisakutemuiselaindia?Akubenar-benar malasbertemudengandia. Akumenganggukmengiyakan."Baik,Pak.Sayakekelasnyadulu." PakAdimenganggukkankepalanya.Diajugaikutberdiri,sepertinyadia maukekantorkarenadiadanAgamakanbertemudisana. HarusnyatadiPakAdimemberitahukankukelasAgamdimana.Tapi, karenaakusudahtahuakhirnyaakubiasasajaberjalandikoridorkelas duabelas. Ralat! Akusedangtidakbiasa-biasasajasekarang. Berjalandikoridorkelasduabelassepertiberjalandidaerahsepipada malamhari.Sepertiadayangmengawasi,mencekam,walaupunbedanya hanyasuasanadikoridoriniyangramai. Okey,tidakselebayitu.Tetapi,akubisamerasakanbeberapakakakkelas


menatapkuterang-terangan. ApajadinyajikaakutibadikelasXIIIPA1danmencari-cariAgam? MerekapastimengiraakumencariAgamkarenakangen. Kedengarangeli.Akumenggeleng-geleng.Jalankeluardariketakutanini adalahmembukamedia-mediasosialku.Tetapi,sayang.Akutidak membawaponselku. Ininamanyakeadaanyangtakbersahabat. AkhirnyaakuberhentididepankoridorkelasXII.ApaAgammasihdidalam ya?Yangkulakukansekarangadalahmencobamelihatkejendelauntuk mencari-carikeberadaanAgam,tetapisepertinyadiatidakadadibarisan kedua,ketiga,dankeempat.Apamungkintempatduduknyadidekat jendelayangadadihadapankusekarang?Mungkinsaja. Akumencobaberjalan,mengintipsedikitdemisedikitkedalamkelaspada ambangpintu.Pandangankulangsungdiperlihatkanpadabeberapasiswi yangdekatdenganmejaguru,memandangilaptopyangadadiatasmeja itu.Sepertinyamerekasedangmenonton. Akumenghelanapas.Apayangharuskulakukansekarang?PastiPakAdi sudahmenunggulamadikantor.


"Nyarisiapa,Dek?" Akunyaristersentaksaatmendengarsuaraseseorangdibelakangku. Kubalikkanbadankuagartepatberhadapandengannya,ternyatadia seorangsiswi."NyariKakAgam,Kak,"jawabkudengansuarapelan. Siswididepankuinimengangguk-angguk.Senyumnyaterukir,sepertinya diamengamatiwajahku."LopacarnyaAgam'kan?Loyangnamanya Adiba?" Akutidaktahuharusmengatakanapaselainmengangguk. "Oh...,Agam!Ceweklonyariintuh." "Hah?"Matakumengerjap-ngerjapsetelahmendengarteriakannya.Aku belummemberitahutujuankutetapiorangitusalahpaham.Bagaimanaini? Siswiitusudahmenghilangdidepanku.Diamasukkekelassetelahsedetik akumengangguk.Akutidaktahumengatakanapajikaberhadapandengan Agamnanti. "Lonyariingue?" Suarabaritondibelakangmembuatkusegeramembalikkanbadan.Agam taksendiri,adaAgathadisampingnya."Bukangue,tapiPakAdi.Katanya,


diapengenketemusamalodikantor."AkutaksengajamelihattanganKak AgathayangbertenggerdibahuAgam. Apa-apaanitu? Agamsepertinyatahuarahpandangku.DiasegeramenurunkantanganKak Agathadaribahunya.PerlakuanitujustrumembuatKakAgathatertawa. Akuheran. "Jangancemburu,Dek.GuesamaAgamtemenandoang." BisakulihatrautAgamtidaksepertitadi.Sepertinyadiamenyimpansebuah rahasia.Ya,harusnyaakusadardaridulu,bahwaAgammemangpunya begitubanyakrahasia.Yangsepertinyadiasembunyikandidirinyasendiri. AkumembalasperkataanKakAgathadengansenyumantipis. "Ohiya,bentarlagi'kanpergantiananggotaOSIS,lobelumadaniatan daftarjadicalonsekretaris,Dib?" KakAgathasepertinyacepatbersosialisasi. "Enggak,Kak.Sayanggakniatmasukorganisasi." "Sayangbanget..."KakAgathamenghelanapas."Yaudah,nihjagainsobat gue!"KakAgathamenamparpelanpipiAgam,sedangkanAgamberdecak


kesalsambilmenurunkantanganKakAgathadaribahunyayangkembali bertenggerdisana. Kenapaakusepertisedangmenontondramaromantis? Akuiri. "SayasudahkasihtahuKakakbuatketemusamaPakAdi,jadisayapermisi dulu."AkumenatapAgamdatar,laluberalihmenatapKakAgathasambil tersenyumtipis. Akusegerapergidarisanabukanberartiakucemburu.Akuhanyamalas jadipusatperhatianyangentahkeberapakalinya. Akutersentakkagetsaatseseorangberdirididekatkudantangannyaitu... "Lepasin!"serukudengannadakeras.Tersadardenganitu,akumenutup bibirkurapat-rapat."Kak!"Akuberucappenuhpenekanan.Tetapiorangdi sampingkuinimalahterkekeh. Akumakinkesal.Sialan! Rangkulannyabegituerat.AkutidaktahulagibagaimanareaksisiswasiswiyangmelihatkuberadadisampingAgam,sedangdirangkulolehnya!


Oh,semogatidakadasatupunguruyangmelihatini. "Kak!Guebilanglepasin!" Dansepertiyangkaliantahu,Agamhanyaakanmengikutikeinginannya sendiri. Diaegois,hanyakepadaku. "Kak!"AkumenatapAgamtidakpercaya.Diainibenar-benar menjengkelkan."Asallotahuya,iniituudahdiluarbatasnormaagama." Dialangsungberhentiberjalan.Danbisakulihatpandanganherandarinya membuatkukembalibergerakuntukmenjauh. Tetapigagal. "Tadilobilangapa?" Akutidaktahuapadiasengajatidakmendengarataubenar-benartidak mendengarperkataankutadi. Alisnyahampirbertaut.Akubarusadardiapunyaalisyangtebal,hidung mancung,rahangkokoh,dan...


Astaghfirullah.Stop,AdibaAyudia! "Oh,kalauloudahbawa-bawaagama,yaudah.Guelepasin,"katanya kemudian.Akubernapaslega,akhirnyadiasudahtidakmerangkulku. Walaupunaneh,rasanyadiamasihsedangmerangkulku. Akulalumenatapnya.Sialan!Sejakkapandiamenatapkudengan pandangansepertiitu?Lurus,ekspresiyangdatar,danakutidaktahuapa yangadadiotaknya."PakAdipastinungguinelo,cepetankekantor!" "Guebarutahu,loternyataperhatiansamague." Danguebarusadar,loternyatakegeeransamague. Harusnyaakumengatakanitulangsung,tapiakutidakmaulama-lamadi sampingnya.Kulangkahkankakikuuntukmenjauhdarinya,tanpa membalasperkataannyalagi. Danakusemakintersadar,semakinakumenjauhdarinya,semakinaku merasakehilangan. Mungkin,akusudahterjebakdalampermainannyayangmengakibatkanku benar-benarjatuhkedalamperasaanitu.Perasaanyangkutahubernama... cinta.


* __ Benarsaja.KetikaakumenurunianaktanggamenujukoridorkelasXI,siswi -siswitukanggosipituterdengarberbisik-bisiksambilmenatapku. Masabodo!Akuberjalansantaimelewatimereka,kalaumerekamarah karenasikapkuyangtaksopanyaterserahmereka.Yangjelasnyaakutidak mengangkatdagukutinggi-tinggiuntukmemperlihatkanmerekadan berkata,"GuepacarnyaKetos.Losemuamauapa?" Huek.Akutidakakanmengakatanhalitu.Terlalumenjijikkansekaligus memalukan. Akumelangkahmenujukelaskudengansantai.Seandainyasajaadaponsel, akutidakakansebosanini.Akuberhentimendadaksaatmelihatseseorang berdiridiujungtangga.Cepat,akumembalikkanbadankudanberjalan menjauhdarisana. "Adiba!" Mampus!Akumenegukludah.Kenapahari-harikudipenuhicowok-cowok yangpunyasifatyangsusahditebak.


"Lokenapalari?" Akutidaktahuharusmenjawabapasekarang.Kudengarsuaralangkah kakisemakinmendekatkearahku,lalutubuhtinggimenjulang menghalangipandangankupadabeberapasiswayangsedangbersantaidi koridorkelas. "Lomaukemanaemangnya?" "Kekelas,"jawabkudanreflekstangankumenunjukkearahdepan. KulihatalisGhalibertaut.Sepertinyadiaterlihatheran."Kelaslo'kandi atas." Eh Akumengerjapkanmata.Pikirankutidakberaturanternyata. "Lotakutsamague?" "Hah?"AkumenatapGhalidenganbingung.Iya,akumemangsedikittakut. Mengingatdiapunyabanyakmusuhbebuyutan,banyakjugasiswa-siswi yangtakutberurusandengannya.Kecualisiswi-siswiyanginginberurusan dalamstatusasmara.Akutidakbohong.Teman-temankelaskubanyak yangsukasamadia.


Padahalkalaudilihat-lihat,diaituberandalan.Cumamodaltampangdoang. "Lokenapangelihatinguekayakgitu?" "Hah?"Akumeringispelan.Ternyataakusejaktadimemerhatikannya. "Enggak.Sayacumapengennanya,Kakakkenapamanggilsayatadi?" Diamengangkatsebuahbukubersampulpink.Akumenatapnyaheran. "Guetitipini.KasihkeLia,guebarumaunaikkeataslotiba-tibanongol.Ya udah,guetitipajakeelo." "Oh,"gumamkupelan.Akumenganggukdanmengambilbukuitu.Tanpa banyakbicaralagi,akusegeraberbalikbadandanmenjauhdariGhali. Diasepertinyatidakbicaralagisetelahkepergianku. Setidaknyamemanggilnamaku. Akuterkekehpelan.DasarDiba!Lama-lamaakujugaikut-ikutan mengagumitampangcowokitu,sepertiapayangdialamisiswi-siswidi kelasku. "Lia..."Akuberteriakmemasukikelas.Oh,akulupamenceritakankejadian


Click to View FlipBook Version