The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ovitaarini20, 2021-05-05 21:38:17

Menuntut Ilmu

Menuntut Ilmu

AL BATHINU

AL KAUTSARU

AL FATIHU

as dibaca AL

u dengan huruf Qamariyah disebut dengan
ah.
ti adanya tanda baca sukun ( ْ ) di atas huruf
ri khas dari bacaan Idzhar Qamariyah.

CARA MEMBACA

A AL-QOMARIYAH

CARA MEMBACA

A AL-QOMARIYAH

CARA MEMBACA

A AL-QOMARIYAH

LATIHAN M

MEMBACA

Isi Kandungan QS A

• Ayat ini menjelaskan pen
bagi kehidupan umat man

• Dengan ilmu pengetahua
mengetahui benda-benda
pengetahuan, manusia da
raya. Dengan ilmu penge
menembus sekat-sekat y
terkuak.

Ar-Rahman ayat 33

ntingnya ilmu pengetahuan
nusia.

an, manusia dapat
a langit. Dengan ilmu
apat menjelajahi angkasa
etahuan, manusia mampu
yang selama ini belum

• Kekuatan dan kelebihan
firman Allah Swt. tersebu
dapat menembus langit d
akal. Akal berfungsi untu
menemukan ilmu penge

apa yang dimaksud dalam
ut? Tentu kekuatan yang
dan bumi adalah kekuatan
uk mengkaji dan
etahuan.

Game Melatih K

• Buatlah daftar ‘kata’ dalam sele
yang akan ditampilkan.

• Kata larangan: Kata saru, nama
• Waktunya 3 menit. Yang paling

deretan huruf-huruf adalah pem
• Contoh: dari dereta huruf D-E-G

kata: uap, sapu, gas, suap, dsb
• Jika sudah siap!!! Deretan katan
•L–E–T–R–U–S–N–P–
•K–L–O–G–R–A–i–F–S

Kecerdasan [2]

embar kertas dari deretan huruf

a orang, dan bahasa daerah.
banyak mengumpulkan kata dari
menangnya.
G-R-A-U-P-S. Bisa memunculkan
b.
nya adalah:
A (sesi satu)
S (sesi dua)

HADITS P
MENUN

PENTINGNYA
NTUT ILMU

1

• “Dari Anas ibn Malik r.a. i
bersabda: “Menuntut ilmu
setiap orang Islam”. (HR.

1

ia berkata, Rasulullah saw.
u itu adalah kewajiban bagi
. Ibn Majah)

wajib

Musli Atas Rasul
m setiap Sa

Menuntut
ilmu

Radhiyalla dari
hu anhu
Anas bin
berkata Malik

lullah bersa
aw bda

Riwaya
t Ibnu
majah

• ‫ َس ِمعْ ُت‬:‫ٍس قَا َل‬
ِ‫ اِعْلَملْ ًَجمْنناّة‬:‫مي ْ ًُقيبَا ُقافِِوْليَْ ُهِلى‬

“Dari Kasir bin Qais

2 Rasulullah saw b
menempuh suat
ilmu, niscaya Al
baginya ke surg

‫عَ ْن ك َث ِي ْرِ ب ْ ِن قَي ْس‬
‫طْلرُِميب‬.َ‫َر ََسسللَُّسوََْكك ُلالطاَللرُِهلي ْهِبًقِاهِ ي َصط‬

s berkata, saya mendengar

(‫)رواه احمد‬bersabda: “Barangsiapa yang

tu jalan untuk menuntut
llah akan menunjukan jalan
ga.” (HR. Ahmad)

‫َس ِمعْتُ َرسُوْ ُل ِا‬

Yang bersabda
menem
Rasululla
puh h Saw

(barang)
siapa

‫َسلّ َك ُا بِ ِه َط ِريْقًا ِالَى‬

Riwaya Suatu
t jalan

Ahmad Ke A
surga tu

:َ‫َعنْ َكثِيْ ِر بْنِ قَيْ ٍس َقال‬

‫َس َل َك‬ ‫مَ ْن‬berk:a‫ ُل‬t ْ‫يَقُو‬ ‫م‬.‫ص‬dari
a

Saya Kasir bin
mendengar Qais

‫َطرِيْ ًقا يَ ْط ُل ُب ِف ْي ِه ِعلْ ًما س‬

)‫ْالجَنّةِ (رواه احمد‬
Dalam Suatu
Allah akan jalan itu jalan

unjukkan

baginya Untuk

ilmu menuntu
t

‫ قَا َل‬:‫ِن َمالِ ٍك قَا َل‬
‫ا َنَم ْفنِيَخ َر َسَجب ِي ْ ِل‬:َ ‫ِمك‬.‫لعِلْصم‬
(‫ر ِجعَ )رواه الترمذى‬

• Dari Anas bin Malik r.a berkat
rasulullah saw bersabda: “Ba
keluar untuk mencari ilmu,
berada di jalan Allah, sehing
pulang.” (HR. at-Tirmidzi)

‫عَ ْن أ َن َ ِس ب ْن‬ ‫‪3‬‬
‫َفرِ ُيسوْطَُللَالِبلهِا ْل‬
‫اللهِ َحت ّى ي َ ْر‬

‫‪ta,‬‬
‫‪arangsiapa‬‬
‫‪maka dia‬‬
‫‪gga dia‬‬

‫ َقا َل َر ُس ْو ُل ِا‬:‫َل‬

Yang (baran Rasululla
keluar g) h Saw

siapa

‫فِي َس ِبيْ ِل ِا َح ّتى‬

Riwayat Sampai
at- (dia)

Tirmidzi kembal
i

‫عَنْ أَنَ ِس ْب ِن مَا ِل ٍك َقال‬
be‫ َج‬rk‫َر‬at‫ َمنْ َخ‬:‫م‬.‫ص‬

a dari

bersabd Anas bin
a Malik

‫ِفي َطلَ ِب اْل ِعلْ ِم َكا َن ف‬

)‫َيرْ ِج َع (رواه الترمذى‬
ilmu

Di jalan

Allah Untuk

menuntu

Maka t

(dia)

Imam Syafi

“Barang siapa yang meng
dunia haruslah

Barang siapa yang men
akhirat juga haru

i’i Berkata:

ginginkan kebahagiaan di
h dengan ilmu.

nginginkan kebahagiaan
us dengan ilmu.

PENTINGNY
ILM

YA MENCARI
MU

Ilmu sebaga

• Kebutuhan pokok man
ilmu, Allah memerintah
meminta tambahan ilmu.

‫ي ِعلْ ًما‬

“Dan katakanlah,
Tambahkanlah padaku ilm

ai kebutuhan

nusia. Karena pentingnya
hkan nabi untuk selalu

‫وَقُ ْل َر ّب زِدْن ِي‬
“Wahai Pemeliaharaku!
mu.” Thaha: 114.

KEBAIKA

• Imam Abu Hanifah berkata, "
ulama dan kebaikan-kebaik
daripada ilmu fiqh, karena se
adalah tata krama suatu kau
tersebut salah satunya denga
"Sesungguhnya pada kisah
pengajaran bagi orang-ora
(Q.S. Yusuf : 111)

AN ILMU

"Kisah atau cerita tentang para
kan mereka lebih aku sukai
esungguhnya yang demikian itu
um." Beliau kuatkan pernyataan
an firman Allah,
h-kisah mereka itu terdapat
ang yang mempunyai akal."

Syarat Men
Menurut Imam Sy

"Saudaraku! Engkau tidak akan m
perkara, akan aku terangkan k
kecerdasan, haus terhadap ilmu, k
dengan guru dan waktu yang panja
• Kecerdasan
• Haus akan ilmu
• Kesungguhan
• Biaya
• Adanya guru
• Tulu Zamani = Masa yang Panjang

ncari Ilmu
yafii (Kitab Diwan)

mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam
kepadamu perinciannya dengan jelas :
kesungguhan, dirham (ada bekal), bergaul
ang".

ORANG SALEH

• Imam Ahmad berkata, "Aku
dJaaznaiar,s-sMuanknkaahh, keMaTdsainqauhr,,
Khurasan, Al-Jibal serta A
kembali ke Baghdad." 3

• Bahkan Ibnul-Jauzy berkat
berkeliling dunia sebanyak
menyusun kitab Al-Musnad-n

• Ydaar'qi u1b00b0insySaiukfhy,asnembeuraknaytaa
berkata, " Aku telah mera
selama 30 tahun." 2

MENCARI ILMU

merantau untuk menuntut ilmu
SHyijaamz,, YSaamwaahni,l, IMraaqg, hrPibe,rsAial-,
Al-Athraf dan kemudian aku

ta bahwa Imam Ahmad telah
dua kali sehingga ia mampu
nya. 3
aa, t"sAiqkouh t(etlearhpemrceanyual)is." (Ihaadjuitgsa)
antau (untuk menuntut ilmu)

• A'id bin Al-Musayyab berka
hari dan bermalam-malam un

• Muhammad bin Ishaq me
syaikh. Ia berangkat meng
sewaktu berumur 20
pengembaraannya itu sewak

• Imam Al-Bukhary berang
negeri dan mendengarkan
syaikh.

• Ibnu Katsir menceritakan, "A
tidur pada suatu malam ke
dan menulis ilmu yang ter
mematikan lampu itu. Lalu
seterusnya hingga sampai ku

ata, "Aku pernah pergi berhari-
ntuk mencari satu hadits.“
endengarkan hadits dari 1700
gembara untuk menuntut ilmu
tahun, dan kembali dari
ktu berumur 65 tahun.
gkat mengembara ke banyak
hadits dari lebih 1000 orang

Al-Bukhary pernah bangun dari
emudian ia menyalakan lampu
rlintas di benaknya kemudian
u ia bangun lagi dan begitu
urang lebih 20 kali."

• Abul-Wafa' bin 'Aqil Al-Hanbaly
yiakan sejam pun dari umurku. S
mampu lagi untuk bertutur ka
membaca, aku tetap menjalan
terbaring istirahat. Sehingga ak
terlintas dalam pikiranku apa yang

• Muhammad bin Thohir Al-Maq
darah ketika menuntut ilmu (
disebabkan karena aku terus b
menyengat, dan aku tidak pern
menuntut ilmu kecuali hanya sek
punggungku sampai aku tiba di
dalam perantauan itu tanpa mint
dengan apa yang Allah berikan ke

y berkata, "Tak halal bagiku menyia-
Sampai-sampai bila lidahku sudah tak
ata, dan penglihatanku tidak bisa
nkan daya pikirku meskipun aku
ku tak akan bangkit, kecuali telah
g akan kutulis."

qdisy berkata, "Aku telah kencing
(hadits) sebanyak 2 kali, hal ini
berjalan kaki di terik matahari yang
nah mengendarai kendaraan dalam
kali, aku bawa buku-bukuku di atas

negeri yang kutuju dan aku hidup
ta-minta kepada manusia, aku hidup
epadaku."

• Muhammad Karad 'Ali berkata
menyia-nyiakan semenit pun dar
memberi faedah.“

• Buktinya, ketika Ibnu Jarir
Muhammad memanjatkan do'a
meminta tempat tinta dan selemb
ditanya, "Apa maksudnya ini ?"
bagi seseorang untuk tidak men
menjelang kematiannya." Setelah
jam, beliau wafat.

tentang Ibnu Jarir, "Dia tak pernah
ri hidupnya tanpa mengambil atau
menjelang wafatnya, Ja'far bin

untuknya. Ibnu Jarir kemudian
bar kertas dan menulis do'a itu. Dia
" Dia menjawab, "Sepantasnyalah
ninggalkan memungut ilmu hingga
h itu, sejam atau kurang dari satu

SEJARAH ILMU
ISLAM ABAD P

PENGETAHUAN
PERTENGAHAN

Perkembangan Ilmu

Di India :

• Kerajaan Mogul telah mendirikan Masjid dan
Madrasah dengan materi yang diajarkan seperti
ilmu tafsir, ilmu hadis, ilmu fikih dll.

• Madrasah di Moghul mengajarkan ilmu
pengetahuan umum, seperti logika, filsafat,
geometri, geografi, sejarah, politik, dan
matematika.

• Tahun 1641 M perpustakaan di Agra telah memiliki
24.000 judul buku dalam berbagai disiplin ilmu.

• Sekelompok ulama telah menyusun sebuah kitab
berjudul Al-Fatawa Al-Hindiyyah atas permintaan
Sultan Al_muzaffar Muhyiddin Aurangzeb
(alamgir) sehingga kitab itu dikenal dengan
sebutan Fatawa Alamgariyah


Click to View FlipBook Version