The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Niluh Ade Awidyaningtyas, 2020-12-17 08:05:38

Modul Niluh Ade

Modul Niluh Ade

MODUL PEMBELAJARAN EKONOMI Pageii

KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL

XI SMA/MA SEMESTER 2

NILUH ADE AWIDYANINGTYAS

KODE MODUL : ME.11.3.6

KATA PENGANTAR

Dengan mengucap Puji Syukur, saya dapat menyelesaikan
rangkaian dari isi modul ini dengan judul “Kerjasama Ekonomi
Internasional” dengan tepat waktu untuk memenuhi tugas akhir dari
mata kuliah Pengembangan Bahan dan Media Pembelajaran.
Dalam buku teks ini akan mejelaskan tentang konsep dasar dari
kerjasama ekonomi internasional, menyangkut perihal pengertian,
manfaat, bentuk-bentuk serta lembaga-lembaga ekonomi
internasional. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Rizza
Megasari sebagai dosen pengampu dari mata kuliah ini serta
sebagai pembimbing dari pembuatan modul ini. Tidak lupa saya
juga mengucapkan terimakasih kepada keluarga saya khusunya
orang tua karena telah memberikan dukungan serta motivasi
kepada saya dalam pembuatan buku teks ini sehingga saya mampu
menyelesaikan modul ini tepat pada waktunya.

Saya sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak jika
dalam modul ini masih banyak kekurangan. Saya berharap nantinya
modul ini dapat bermanfaat bagi semua pihak pembaca khususnya
kepada para peserta didik yang menempuh atau sedang
mempelajari materi tentang kerjasama ekonomi internasional.

Malang, Desember 2020

Niluh Ade Awidyaningtyas

Pageiii

DAFTAR ISI
Cover ........................................................................................................................i
Halaman Franchise ...............................................................................................ii
Kata Pengantar ..................................................................................................... iii
Daftar Isi .................................................................................................................iv
Peta Kedudukan Modul ........................................................................................v
Glosarium...............................................................................................................vi
Pendahuluan ..........................................................................................................1

Deskripsi Judul.....................................................................................................1
Petunjuk Penggunaan Modul ..........................................................................1
Tujuan...................................................................................................................3
Kompetensi .........................................................................................................3
Pembelajaran 1......................................................................................................5
Pembelajaran 2................................................................................................... 18
Evaluasi 1 ............................................................................................................. 38
Evaluasi 2 ............................................................................................................. 43

Kriteria Penilaian dan Kunci Jawaban................................................................4

Kriteria Penilaian Evaluasi 1.............................................................................44
Kunci Jawaban Evaluasi 1 ..............................................................................45
Kriteria Penilaian Evaluasi 2.............................................................................51
Penutup ................................................................................................................ 53

Daftar Pustaka ......................................................................................................54

Pageiv

s PETA KEDUDUKAN MODUL

M.E.11.3.1 Indeks Harga dan Inflasi, Permintaan dan Penawaran
Uang
M.E.11.3.2 Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal
M.E.11.3.3 Pelaku Ekonomi Dalam Sistem Perekonomian
M.E.11.3.4 Pasar Modal
M.E.11.3.5 Perdagangan Internasional
M.E.11.3.6
Kerjasama Ekonomi Internasional

Pagev

GLOSARIUM

Alokasi penentuan banyaknya barang yang disediakan untuk
suatu tempat (pembeli dan sebagainya); penjatahan;
Bea 2 penentuan banyaknya uang (biaya) yang
Bilateral disediakan untuk suatu keperluan
Dana moneter pajak
dari dua belah pihak; antara dua pihak: perjanjian --
Defisit negara sahabat
Devisa uang yang disediakan untuk suatu keperluan; biaya
mengenai, berhubungan dengan uang atau
Distribusi keuangan
Fiskal kekurangan (dalam anggaran belanja)
Industri Segala mata uang asing yang beredar di dalam
Investasi negeri suatu negara dan telah memiliki catatan kurs
resmi di bank sentral
Lembaga penyaluran (pembagian, pengiriman) kepada
Multilateral beberapa orang atau ke beberapa tempat
Proteksi berkenaan dengan urusan pajak atau pendapatan
Regional negara
Stabilisasi kegiatan memproses atau mengolah barang dengan
Subsidi menggunakan sarana dan peralatan, misalnya mesin
suatu kegiatan menanamkan modal, baik langsung
Surplus maupun tidak, dengan harapan pada waktu nanti
Tarif pemilik modal mendapatkan sejumlah keuntungan
Multilateral dari hasil penanaman modal tersebut
badan (organisasi) yang tujuannya melakukan suatu
penyelidikan keilmuan atau melakukan suatu usaha
melibatkan atau mengikutsertakan lebih dari dua
bangsa (pihak dan sebagainya)
perlindungan (dalam perdagangan, industri, dan
sebagainya)
bersifat daerah; kedaerahan
usaha atau upaya membuat stabil; penstabilan
bantuan uang dan sebagainya kepada yayasan,
perkumpulan, dan sebagainya (biasanya dari pihak
pemerintah)
jumlah yang melebihi hasil biasanya
Tarif tinggi untuk mengimpor suatu barang
mempunyai banyak sisi; 2 melibatkan atau
mengikutsertakan lebih dari dua bangsa (pihak dan
sebagainya)

Pagevi

PENDAHULUAN

Deskripsi Judul

Dalam modul ini akan dijelaskan terkait pengertian, manfaat,
bentuk-bentuk serta lembaga-lembaga kerjasama ekonomi
internasional yang ada di beberapa negara termasuk Indonesia.
Setelah mempelajari modul ini, peserta didik diharapkan paham
terkait bentuk-bentuk kerjasama ekonomi internasional yang
dilakukan melalui lembaga-lembaga kerjasama ekonomi
internasional serta manfaat yang dapat dirasakan oleh negara
bersangkutan dalam melaksanakan kegiatan kerjasama ekonomi
internasional.

Petunjuk Penggunaan Modul

Bacalah petunjuk penggunaan modul ini dan pahamilah isinya,
untuk memudahkan peserta didik serta guru untuk
menggunakan modul ini dalam proses pembelajaran.

a) Langkah-langkah yang harus ditempuh oleh peserta
didik:

1. Bacalah dengan cermat rumusan tujuan akhir dari
kegiatan belajar ini yang memuat kinerja yang
diharapkan, kriteria keberhasilan, dan kondisi yang
diberikan dalam rangka membentuk kompetensi kerja
yang akan dicapai melalui modul ini.

2. Bacalah dengan cermat dan pahami dengan baik
daftar pertanyaan pada “Kuis” sebagai pengukur
kompetensi yang harus dikuasai dalam modul ini.
Lakukan ini pada tahap akhir mempelajari modul untuk
meyakinkan penguasaan kompetensi sebagai
pencapaian hasil belajar kalian.

Page1

Petunjuk Penggunaan Modul

3. Diskusikan dengan sesama peserta didik apa yang telah
dicermati untuk mendapatkan pemahaman yang baik
tentang tujuan belajar dan kompetensi yang ingin
dicapai dalam modul. Bila masih ragu, maka
tanyakanlah pada guru hingga paham.

4. Bacalah dengan cermat peta kedudukan modul,
prasyarat dan pengertian dari istilahistilah sulit dan
penting dalam modul.

5. Bacalah dengan cermat materi setiap kegiatan belajar,
rencanakan kegiatan belajar, kerjakan tugasnya, dan
jawablah pertanyaan kuis, kemudian cocokkan dengan
kunci jawaban. Lakukan kegiatan ini sampai merasa
tuntas menguasai hasil belajar yang diharapkan.

6. Bila dalam proses memahami materi kalian
mendapatkan kesulitan, maka diskusikan dengan
teman-teman kalian atau konsultasikan dengan guru.

7. Setelah semua modul untuk mencapai satu kompetensi
telah tuntas dipelajari maka ajukan uji kompetensi.

b) Peranan Guru

1. Pastikan bahwa peserta didik yang akan mempelajari
modul ini telah mempelajari modul-modul prasyarat
secara tuntas.

2. Bantulah peserta didik dalam menerapkan rencana
kegiatan belajar dalam rangka mempelajari modul ini.
Berikan perhatian khusus pada perencanaan jenis
kegiatan, tempat kegiatan belajar dan waktu
penyelesaian akhir pemelajaran, agar mereka dapat
belajar efektif dan efisien untuk mencapai sub-
kompetensi yang ada.

Page2

Petunjuk Penggunaan Modul Page3

3. Mengidentifikasi dan menganalisis sarana-prasarana kegiatan
belajar yang ada di SMA/MA untuk mengoptimalkan kegiatan
pembelajaran.

4. Berikan motivasi, bimbingan dan pendampingan pada peserta
didik agar semangat belajarnya meningkat.

Tujuan

Spesifikasi kinerja yang diharapkan dikuasai peserta didik setelah
menyelesaikan akhir pemelajaran dalam modul ini, yakni:

1. Dapat menjelaskan pengertian kerjasama ekonomi
internasional

2. Dapat mengidentifikasi manfaat kerjasama ekonomi
internasional dengan benar

3. Dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk kerjasama ekonomi
internasional dengan spesifik

4. Dapat mengidentifikasi lembaga-lembaga ekonomi
internasional yang ada.

Kompetensi

1. Kompetensi Dasar : 3.6 Kerjasama Ekonomi Internasional
2. Alokasi Waktu : 8 JP (2 pertemuan @ 4 x 45 menit)
3. Kriteria Unjuk Kerja :

a. Mampu menjelaskan manfaat kerjasama ekonomi
internasional dengan lengkap.

b. Mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk kerjasama
ekonomi internasional serta lembaga-lembaga ekonomi
internasional dengan jelas.

c. Mampu mendeskripsikan pengertian kerjasama ekonomi
internasional dengan benar.

Kompetensi

4. Lingkup Belajar
a. Kerjasama internasional
b. Kerjasama ekonomi internasional
c. Manfaat kerjasama ekonomi internasional
d. Kerjasama ekonomi bilateral
e. Kerjasama ekonomi regional
f. Kerjasama ekonomi multilateral
g. Kerjasama ekonomi antar regional
h. Kerjasama ekonomi berdasarkan tujuan dan
lapangan usaha
i. Lembaga-lembaga ekonomi internasional dari
regional hingga dunia.

5. Sikap : Jujur, Teliti, Cermat, Objektif
6. Materi

a. Pengertian kerjasama ekonomi internasional
b. Manfaat kerjasama ekonomi internasional
c. Bentuk-bentuk kerjasama ekonomi internasional
d. Lembaga-lembaga ekonomi internasional
7. Keterampilan : mendeskripsikan pentingnya kerjasama
ekonomi internasional dari tiap lembaga yang ada.

Page4

PEMBELAJARAN

1. Kegiatan Belajar 1: 3.6 Kerjasama ekonomi internasional
2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran

a. Mendeskripsikan pengertian kerjasama ekonomi
internasional

b. Peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat kerjasama
ekonomi internasional dengan jelas

3. Uraian Materi

Pengertian Kerjasama Ekonomi Internasional

Sebelum memahami definisi dari kerjasama ekonomi internasional,
kita harus tahu lebih dulu terkait kerjasama internasional. Mereka terdengar
hampir sama, tapi tidak mirip. Kerjasama internasional adalah kerjasama
yang dilakukan satu negara dengan negara lain atau dengan beberapa
negara lain secara bersamaan. Sedangkan kerjasama ekonomi
internasional adalah kerjasama antara beberapa negara yang saling
menguntungkan dalam bidang ekonomi.

Perlu kalian ketahui bahwa dalam sebuah kerja sama ekonomi antar
negara ,maka setiap pihak yang melakukan kerjasama mengharapkan
sebuah keuntungan. Nah contohnya adalah dalam hubungan kerjasama
antara negara berkembang dan maju. Pada kasus ini negara maju
membutuhkan bahan mentah untuk dapat diolah dan diproduksi,
sedangkan negara berkembang membutuhkan mesin, serta peralatan
dan teknologi, modal dari negara maju. Jadi negara maju dapat
menginvestasikan teknologi dan modalnya di negara berkembang,
dengan begitu kedua negara tersebut akan sama-sama merasa
diuntungkan.

Page5

Sumber : www.wartaekonomi.co.idIndonesia menggunakan politik bebas aktif ketika menjalankan
kerjasama ekonomi internasional. Arti bebas adalah bahwa Indonesia
dapat mengadakan hubungan dengan negara manapun tanpa paksaan
dan ikatan. Sedangkan aktif memiliki arti bahwa Indonesia juga turut serta
sebagai penjaga perdamaian dan ketertiban.

Kerjasama ekonomi internasional mencakup beberapa hal,
diantaranya :

1. Perdagangan internasional (barang dan jasa), yang terjadi atas
berbagai barang konsumsi, bahan baku, jasa tenaga ahli, dan
konsultan

2. Pertukaran sarana atau faktor-faktor produksi yang meliputi
tenaga kerja, mesin, peralatan, teknologi dan modal

3. Hubungan utang piutang yang biasa terjadi karena kedua
keinginan sebelumnya.

Bentuk kerjasama ekonomi
Indonesia dengan Russia :
ekspor karet sebagai bahan
baku pembuatan ban motor.

Sumber : https://economy.okezone.com/

Page6

Manfaat Kerjasama Ekonomi Internasional

Sebagai salah satu Negara berkembang, Indonesia tentu
membutuhkan bantuan Negara lain untuk menjalankan aktivitas
ekonominya. Oleh sebab itu, hubungan kerjasama di bidang ekonomi
sangatlah penting. Berikut adalah manfaat yang dapat diperoleh dari
kerja sama ekonomi internasional bagi perekonomian Indonesia :

1. Kemajuan perekonomian, hal ini dapat dilihat dari aktivitas ekspor
dan impor barang dan jasa. Semakin tinggi nilai ekspornya,
devisa Negara semakin banyak.

2. Semakin banyak barang yang diekspor ke luar negeri akan
menuntut tenaga kerja untuk meningkatkan kecerdasan ,
keterampilan, dan kreativitasnya. Dengan begitu, maka kualitas
tenaga kerja Indonesia akan semakin meningkat.

3. Tingginya permintaan barang dan jasa untuk dalam dan luar
negeri dapat menekan harga pokok per unit produksi.

4. Indonesia dapat memperoleh kemudahan untuk mendapatkan
bahan baku dan bahan penolong yang diperlukan untuk proses
produksi.

5. Kerjasama dalam berbagai bidang ekonomi dapat membuka
lapangan kerja baru sehingga dapat menurunkan angka
pengangguran dan kemiskinan.

6. Kegiatan ekonomi di Indonesia dapat berkembang karena
masuknya modal asing.

7. Indonesia mempunyai kesempatan untuk menimba ilmu
pengetahuan dan teknologi dari Negara maju.

8. Negara dapat mengimpor barang-barang tertentu yang akan
mahal bila diproduksi sendiri.

9. Dapat memperkuat daya tawar dan posisi Indonesia di dunia
internasional.

Page7

Sumber : https://m.dewiku.com Page8

Sumber : http://www.malbekasi.com/directory/buccheri

Buccheri merupakan salah satu produk Indonesia yang sudah

mendunia. Buccheri merupakan nama brand dari produk sepatu dan tas
yang terbuat dari kulit asli dengan kualitas terbaik. Perusahaan yang
memproduksi brand ini adalah PT Vigano Cipta Perdana. Berdiri sejak
tahun 1980, Buccheri hadir dengan memberikan desain-desain sepatu ,
sandal sesuai kebutuhan serta gaya hidup masyarakat kota modern.
Desain yang elegan dan klasik serta penamaan merk yang bernuansa
eropa, tak salah jika banyak orang menyangka bahwa brand ini berasal
dari luar Indonesia, lebih spesifiknya adalah Italia. Ia berhasil mendunia
berkat desain yang elegan, kualitas yang baik, serta harga yang
terjangkau. Banyaknya produk yang dijual baik di dalam maupun luar
negeri membuat tenaga kerja wajib hukumnya untuk bisa meningkatkan
kreativitasnya.

SilverQueen merupakan produk olahan cokelat dari Indonesia

yang juga sudah mendunia. Dengan begitu pekerja harus semakin kreatif
dalam membuat varian rasa, pengemasan dan pemasaran agar selalu
bisa menjadi produk yang laris dipasaran.

Sumber : https://kemenperin.go.id/ Bentuk-Bentuk Kerjasama Ekonomi Internasional

Page9 Indonesia-Korea
Comprehensive
Economic Partnership
Agreement 2019

1. Kerjasama Ekonomi Bilateral

Kerjasama ekonomi jenis ini melibatkan 2 negara, seperti
kerjasama antara Kemenperin (Kementerian Perindustrian)
Indonesia dengan Kementerian Perdagangan, Industri dan
Energi dari Korea Selatan. Kerjasama Korea dan Indonesia
dapat dilakukan untuk mendalami struktur industri, terutama
untuk mendukung industri ponsel dan IoT (Internet of Things).
Apalagi, dengan kondisi persaingan dagang saat ini, terdapat
beberapa industri peralatan telekomunikasi yang berlomba
untuk pasar 5G, termasuk perusahaan asal Korea. Penguatan
kerja sama kedua negara tidak hanya di sektor baja dan kimia,
tetapi juga akan menyasar ke sektor otomotif. Hal ini penting
karena dapat memperkuat daya saing industri di Indonesia.

2. Kerjasama Ekonomi Regional

Kerjasama jenis ini melibatkan beberapa Negara yang terletak
dalam suatu kawasan tertentu. Beberapa contoh lembaga
kerjasama ekonomi regional diantaranya adalah ASEAN, AFTA,
dan APEC.

Salah satu bentuk kerjasama ekonomi
regional

Sumber : https://ekonomi.bisnis.com/

Sumber : https://www.thejakartapost.com/

3. Kerjasama Ekonomi Multilateral

Kerjasama ekonomi jenis ini melibatkan 2 negara atau lebih dan tidak
dibatasi oleh wilayah tertentu serta lebih bersifat Internasional, seperti
ILO dan IMF. Kerja sama multilateral adalah kerja sama yang
diselenggarakan oleh bangsa-bangsa di dunia tanpa memandang
wilayah atau perkembangan perekonomian suatu negara.

4. Kerjasama Ekonomi Antarregional

Bentuk kerjasamanya melibatkan dua atau lebih lembaga-lembaga
ekonomi regional seperti kerjasama antara ASEAN dan UNI EROPA.

5. Kerjasama Ekonomi Berdasarkan Tujuan dan
Lapangan Usaha

Kerjasama ekonomi tidak terbatas pada wilayah dan hubungan
internasional saja, tetapi juga ada kerjasama yang dibentuk atas dasar
tujuan dan lapangan usaha. Beberapa contoh dari bentuk kerjasama
ini adalah OECD dan OPEC.

Page10

4. Rangkuman

 Kerjasama ekonomi internasional adalah kerjasama
antarnegara dalam bidang ekonomi

 Tujuan dari diadakannya kerjasama ekonomi internasional
adalah untuk mendapatkan keuntungan. Sebab, keuntungan
inilah yang akan menjadi pendapatan untuk Negara
bersangkutan

 Keuntungan kerjasama ekonomi internasional diantaranya :
1. Membebaskan bangsa-bangsa dari kemiskinan,
kebodohan, dan kelaparan
2. Membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan
ekonomi
3. Memajukan perdagangan, seperti terbentuknya berbagai
badan kerjasama regional dan multilateral
4. Memajukan perkembangan di Negara-negara
berkembang, seperti memberikan kesempatan Negara
berkembang mengekspor barang dan jasa
5. Bagi Negara maju, mereka dapat memperoleh berbagai
bahan mentah untuk mempertahankan dan
mengembangkan kemajuan dalam berbagai bidang

 Bentuk-bentuk kerjasama ekonomi internasional diantaranya :
1. Kerjasama bilateral : kerjasama antara 2 negara
2. Kerjasama regional : kerjasama dalam suatu kawasan
3. Kerjasama multilateral: kerjasama dengan banyak negara
4. Kerjasama antarregional : kerjasama antara 2 kawasan
5. Kerjasama berdasarkan tujuan dan lapangan usaha :
kerjasama dalam bidang tertentu

Page11

5. Lembar Kerja

LKPD PERTEMUAN KE I
Tujuan Pembelajaran: Setelah mengerjakan lembar kerja dibawah ini
diharapkan peserta didik dapat menjelaskan pengertian kerjasama
ekonomi internasional, mengidentifikasi manfaatnya hingga bentuk-
bentuk kerjasama ekonomi internasional dengan benar.

KEGIATAN 1
Untuk menambah pemahaman mengenai pengertian ekonomi

internasional. Isilah tabel dibawah ini:

Topik Pengertian Contoh

Kerjasama
internasional

Kerjasama ekonomi
internasional

Page12

KEGIATAN 2
Untuk menambah pemahaman mengenai pengertian ekonomi

internasional.jawablah pertanyaan pada tabel dibawah ini:

Sebutkan manfaat kerjasama
ekonomi internasional dalam hal
semakin banyak barang yang
diekspor ke luar negeri!

Sebutkan manfaat kerjasama
ekonomi internasional dalam hal
tingginya permintaan barang dan
jasa untuk dalam dan luar negeri!

KEGIATAN 3

Untuk menambah pemahaman mengenai bentuk-bentuk
kerjasama ekonomi internasional. Isilah tabel dibawah ini:

Lembaga Bentuk Kerjasama

ILO Page13
APEC
ASEAN
WLTFM
OPEC
ASEAN-UNI EROPA
IMF
OECD
JTF-EC

6. Tes Formatif

TES FORMATIF

Kerjakan latihan soal di bawah ini secara individu dan tulis pada
lembar jawaban yang telah tersedia!

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kerjasama ekonomi
regional, berikan contoh!

2. Mengapa setiap Negara perlu ikut dalam kerjasama
ekonomi internasional?

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kerjasama ekonomi
berdasarkan tujuan serta lapangan usaha dan berikan
contoh!

4. Sebutkan keuntungan kerjasama ekonomi internasional
(sebutkan minimal 3)!

5. Apa yang dimaksud dengan kerjasama ekonomi
antarregional? Dan beri contohnya!

Page14

LEMBAR JAWABAN

NAMA : ………………………… NILAI
NO. ABSEN : …………………………
KELAS : …………………………

……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

Page15

7. Kunci Jawaban

KEGIATAN 1 Pengertian Contoh
Topik
Kerjasama internasional Kerjasama bidang
Kerjasama adalah kerjasama yang politik, kesehatan,
internasional dilakukan satu negara sosial seperti WHO,
dengan negara lain PBB, UNICEF
atau dengan beberapa
negara lain secara
bersamaan.

Kerjasama ekonomi Kerjasama ekonomi Kerjasama khusus
internasional internasional adalah kegiatan ekonomi,
kerjasama antara seperti OPEC,
beberapa negara yang APEC,ASEAN,AFTA
saling menguntungkan
dalam bidang ekonomi.

KEGIATAN 2 Semakin banyak barang yang
diekspor ke luar negeri akan
Sebutkan manfaat kerjasama menuntut tenaga kerja untuk
ekonomi internasional dalam hal meningkatkan kecerdasan ,
semakin banyak barang yang keterampilan, dan kreativitasnya.
diekspor ke luar negeri! Dengan begitu, maka kualitas
tenaga kerja Indonesia akan
semakin meningkat.

Sebutkan manfaat kerjasama Tingginya permintaan barang dan
ekonomi internasional dalam hal jasa untuk dalam dan luar negeri
tingginya permintaan barang dan dapat menekan harga pokok per
jasa untuk dalam dan luar negeri! unit produksi.

Page16

KEGIATAN 3 Bentuk Kerjasama

Lembaga Multilateral
Regional
ILO Regional
APEC Bilateral
ASEAN Internasional dalam bidang perminyakan
WLTFM Antarregional
OPEC Multilateral
ASEAN-UNI EROPA Internasional
IMF Bilateral
OECD
JTF-EC

TES FORMATIF Page17

1. Kerjasama jenis ini melibatkan beberapa Negara yang terletak
dalam suatu kawasan tertentu. Beberapa contoh lembaga
kerjasama ekonomi regional diantaranya adalah ASEAN, AFTA,
dan APEC.

2. Agar Negara-negara miskin/ berkembang mendapat
kesempatan dalam bentuk diberikannya bantuan dari Negara
lain untuk menjalankan aktivitas ekonominya, baik berupa
modal, komoditas, teknologi, maupun ilmunya.

3. Kerjasama ekonomi tidak terbatas pada wilayah dan hubungan
internasional saja, tetapi juga ada kerjasa,a yang dibentuk atas
dasar tujuan dan lapangan usaha. Beberapa contoh dari
bentuk kerjasama ini adalah OECD dan OPEC.

4. Membebaskan bangsa-bangsa dari kemiskinan, kebodohan,
dan kelaparan; Membebaskan bangsa-bangsa dari
keterbelakangan ekonomi ; Memajukan perdagangan, seperti
terbentuknya berbagai badan kerjasama regional dan
multilateral ; Memajukan perkembangan di Negara-negara
berkembang, seperti memberikan kesempatan Negara
berkembang mengekspor barang dan jasa; Bagi Negara maju,
mereka dapat memperoleh berbagai bahan mentah untuk
mempertahankan dan mengembangkan kemajuan dalam
berbagai bidang

5. Bentuk kerjasamanya melibatkan dua atau lebih lembaga-
lembaga ekonomi regional seperti kerjasama antara ASEAN
dan UNI EROPA.

PEMBELAJARAN Page18

1. Kegiatan Belajar 1: 3.6 Kerjasama ekonomi internasional
2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat mengidentifikasi lembaga-lembaga
kerjasama ekonomi internasional dengan jelas

b. Peserta didik dapat menjelaskan masing-masing tujuan
dibentuknya lembaga tersebut dengan tepat.

3. Uraian Materi

Lembaga-Lembaga Ekonomi Internasional

1. ASEAN

Association of South East Asian Nations (ASEAN) Merupakan bentuk
kerjasama regional antar negara di Asia Tenggara. Kegiatannya
mencakup berbagai bidang, diantaranya dalam sektor ekonomi, sosial,
budaya, hingga politik. Lembaga ini didirikan pada tanggal 8 Agustus
1967 di Bangkok. Terbentuk dari kumpulan 5 negara diantaranya
Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina. Namun sejak
tahun 2010 jumlah anggota ASEAN kian bertambah menjadi 11 negara,
diantaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina,Brunei
Darussalam, Vietnam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Timor Leste.

TUJUAN :

a. Menjaga perdamaian di kawasan Asia Tenggara
b. Membangun kerjasama dalam bidang industry,perdagangan dan

pertanian
c. Memajukan pertumbuhan ekonomi, sosial, dan kebudayaan di

kawasan Asia Tenggara
d. Mengembangkan ilmu pengetahuan antarnegara
e. Saling memberi bantuan di bidang pendidikan, komunikasi,

teknologi, dan kesehatan.

2. AFTA Page19

ASEAN Free Trade Area merupakan bentuk kesepakatan perdagangan
bebas antarnegara yang tergabung dalam ASEAN. AFTA disepakati
pada tanggal 28 januari 1992 di singapura. Pada awalnya ada enam
negara yang menyepakati AFTA,yaitu: Brunei Darussalam,Indonesia,
Malaysia,Filipina,Singapura,dan Thailand. Vietnam bergabung dalam
AFTA tahun 1995,sedangkan laos dan myanmar pada tahun
1997,kemudian kamboja pada tahun 1999.

TUJUAN :

a. Meningkatkan kerjasama ekonomi negara-negara anggota ASEAN
agar tercipta pertumbuhan ekonomi yang merata dan
berkesinambungan

b. Meningkatkan investasi dalam kegiatan produksi dan jasa antar
negara ASEAN

c. Meningkatkan produksi dan jumlah ekspor setiap negara anggota
ASEAN

d. Meningkatkan daya saing ekonomi Negara-negara ASEAN dengan
menjadikan ASEAN sebagai basis produksi pasar dunia,untuk
menarik investasi dan meningkatkan perdagangan antar anggota
ASEAN

Mekanisme utama untuk mencapai tujuan peningkatan daya saing
ekonomi negara-negara ASEAN adalah skema ”Common Effective
Preferential Tariff (CEPT) yang bertujuan agar barang-barang yang
diproduksi diantara negara ASEAN yang memenuhi ketentuan setidak-
tidaknya 40% kandungan lokal akan dikenai tarif hanya 0-5%.Anggota
ASEAN mempunyai tiga pengecualian CEPT dalam tiga kategori :

1. Pengecualian sementara
2. Produk pertanian yang sensitif
3. Pengecualian umum lainnya (Sekretariat ASEAN 2004)

Untuk indonesia,kerjasama AFTA merupakan peluang yang cukup terbuka
bagi kegiatan ekspor komoditas pertanian yang selama ini dihasilkan dan
sekaligus menjadi tantangan untuk menghasilkan komoditas uang
kompetitif di pasar regional AFTA.

Pertemuan AFTA Council ke-33 Sumber : http://setnas-
asean.id/
3. APEC

Asia Pasific Economic Cooperation dibentuk pada tahun 1989. APEC
dipahami sebagai bentuk kerjasama ekonomi regional antara negara-
negara yang berada di kawasan Asia-Pasifik. APEC memiliki anggota
sebanyak 21 negara.

TUJUAN :

a. Menjalin kerjasama di bidang perdagangan, investasi, dan
pariwisata

b. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan kerjasama
yang saling menguntungkan

TAHUKAH KAMU?

Indonesia juga berperan dalam pendirian APEC dan hadir pada
konferensi tingkat menteri di Canberra 1989. Setelah pertemuan APEC
di Blake Island Seattle (AS) pada 1993,Indonesia menjadi tuan rumah
KTT APEC 1994 yang bertempat di Bogor.

Page20

4. APO Page21

Asian Productivity Organization atau disingkat dengan APO
mempunyai tujuan untuk meningkatkan produktivitas di negara-negara
Asia. Anggotanya adalah negara-negara Asia, seperti Hongkong,
Jepang, Pakistan, dan Singapura. APO didirikan pada tahun 1961 dan
disponsori oleh Jepang. Produktivitas di Asia seperti Jepang, baru 50%
dari tingkat produktivitas Amerika Serikat dan Jerman. Produktivitas ini
bukan saja soal teknik, namun juga berkaitan dengan aspek
pembangunan nasional yang tercermin dalam rencana
pembangunan dan berpegang pada prosperity through productivity
(Kesejahteraan melalui produktivitas). Kegiatan produksi terus
meningkat sejak tahun 1985 dan masih terus berkembang sampai saat
ini.

TUJUAN :

Memberikan kontribusi terhadap pembangunan social ekonomi di
kawasan Asia Pasifik melalui pengembangan produktivitas.

5. World Bank

Bank Dunia didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 dan bertugas
memberikan bantuan ekonomi untuk perbaikan usaha-usaha dalam
bidang-bidang pertanian, industry, jalan raya, dan perhubungan
Negara-negara di dunia. Bantuan kredit jangka panjang umumnya
diberikan kepada Negara-negara berkembang dengan bunga yang
rendah. Organisasi Bank Dunia dibentuk untuk memerangi kemiskinan
pada negara-negara dengan pendapatan rendah dan menengah.
Bank Dunia menyediakan dukungan finansial yang teknis pada negara
berkembang di seluruh dunia. Bank Dunia memposisikan dirinya
sebagai rekan dari negara-negara miskin dan berkembang untuk
memajukan perekonomian. Bank Dunia lebih dari sekedar organisasi
yang memberikan pinjaman pada negara-negara di seluruh dunia.
Bank Dunia juga turut ikut andil dalam mencapai Millenium
Development Goals (MDGs) yang dicanangkan oleh PBB. Berikut
adalah kontribusi Bank Dunia pada berbagai sektor kehidupan di dunia,
baik secara ekonomi maupun sosial politik.

TUJUAN :

a. Sebagai strategi memerangi kemiskinan
b. Kontribusi pada perubahan iklin
c. Peningkatan kesehatan
d. Ketersediaan pangan
e. Clean Air Innitiative

Sumber : https://bisnis.tempo.co/

6. MEE atau EEC Page22

Masyarakat Ekonomi Eropa didirikan pada tahun 1957 dengan anggotanya
terdiri atas Negara-negara Eropa Barat. MEE ini dibentuk untuk menyusun
politik perdagangan bersama dan mendirikan daerah perdagangan bebas
antar Negara Eropa. MEE juga mengadakan kerjasama di bidang
perdagangan dengan Negara-negara ASEAN termasuk Indonesia. Umumnya
Negara-negara ASEAN merupakan produsen bahan mentah, sedangkan
Negara-negara anggota MEE adalah Negara industry yang membutuhkan
bahan mentah. Pada tanggal 4 April 1977 diselenggarakanlah konferensi di
Brussel antara MEE dengan ASEAN untuk membahas kerjasama antar
keduanya. Tujuan MEE juga dikenal dengan istilah Pasaran Bersama Eropa
(PBE) yang berisikan hal-hal sebagai berikut.

TUJUAN :

a. Memperoleh perkembangan yang harmonis dalam kegiatan ekonomi
antar Negara-negara anggota

b. Meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya Negara-negara anggota
c. Mempererat kerjasama ekonomi para aggotanya

7. ITO

International Trade Organization adalah organisasi internasional yang
terkait dengan perdagangan internasional yang bertujuan untuk
mengurangi hambatan dalam perdagangan internasional serta
mendorong pertumbuhan ekonomi dunia. Namun, gagasan tersebut
banyak mendapat tantangan politik, sehingga kemudian Amerika
Serikat menolaknya terutama akibat hubungan diplomatik dengan
Kuba yang notabene sebagai tempat pembentukan ITO. Sebagai
usaha sementara dan untuk menengahi pertentangan tersebut
kemudian dibentuklah GATT yang dalam perkembangannya justru
menjadi suatu organisasi dalam mempelopori pembaruan di bidang
perdagangan internasional terutama pembentukan WTO. Pada tahun
1948 ITO Charter ditandatangani oleh 53 negara anggota di Havana.
Kesepakatan ini menciptakan suasana peragangan internasional yang
dapat membatasi atau mengadakan peraturan yang memperlancar
pertukaran barang-barang internasional.

TUJUAN :

a. Memajukan perdagangan Internasional

8. ILO

International Labour Organization berdiri pada tahun 1919 sebagai
bagian dari persetujuan Versailles setelah Perang Dunia 1. Akhirnya
hingga saat ini lembaga ini menjadi bagian dari PBB setelah
pembubaran LBB di penghujung Perang Dunia 2.

TUJUAN :

a. Mendorong terciptanya peluang memperoleh pekerjaan yang
layak bagi perempuan dan laki-laki

b. Mempromosikan berbagai hak tenaga kerja di tempat kerja
c. Meningkatkan perlindungan sosial
d. Mengadakan dialog untuk mengatasi berbagai permasalahan yang

terkait dengan dunia kerja

Page23

Sumber : politik today

9. OPEC

Organization of Petrolium Exporting Countries merupakan organisasi
Negara pengekspor minyak yang didirikan pada tanggal 14 September
1960 atas prakarsa lima Negara, diantaranya adalah Irak, Iran, Kuwait,
Arab Saudi, dan Venezuela. Pada tahun berikutnya anggotanya
bertambah banyak termasuk Indonesia di tahun 1962. Sejak didirikan,
OPEC telah beberapa kali menaikkan harga minyak bumi. Negara-
negara yang kaya akan minyak bumi dapat memperoleh miliaran uang
dollar hasil minyak bumi yang disebut petrodollar.

TUJUAN :

a. Menentang penurunan harga minyak serta mengusahakan
seragamnya harga minyak di pasaran dunia.

10.ADB

Asian Development Bank atau Bank Pembangunan Asia bergerak
dalam bidang pembangunan di Negara-negara Asia yang sedang
membangun.

TUJUAN :

a. Meminjamkan dana dan memberikan bantuan teknik kepada Page24
Negara-negara yang sedang membangun

11.Liga Arab Page25

Liga Arab didirikan pada tanggal 10 Mei 1950. Pada awal berdirinya
lembaga ini hanya beranggotakan Negara Mesir, Syria, Irak, Saudi
Arabia, dan Yordania. Di tahun 1958 negara-negara Arab lainnya
menggabungkan diri seperti Maroko dan Tunisia, lalu Negara Kuwait
pun bergabung di tahun 1961, dan Aljazair di tahun 1962. Kerjasama
dalam lembaga ini meliputi bidang-bidang :

a. Ekonomi dan keuangan
b. Perhubungan yang mencakup perkeretaapian, jalan raya,

hubungan udara, perkapalan,pos dan telegraf
c. Kebudayaan dan sosial
d. Kebangsaan, pemberian visa dan paspor, penyerahan para

pelanggar pidana dan soal hukuman

TUJUAN :

a. Mempererat persahabatan Bangsa Arab
b. Memerdekakan negara di kawasan Arab yang masih terjajah
c. Mencegah berdirinya negara Yahudi di daerah Palestina dan

membentuk kerjasama dalam bidang politik, militer, dan ekonomi.

12.IMF

International Monetary Fund dibentuk berdasarkan perjanjian di Bretton
Woods, Amerika Serikat pada bulan Juli 1944 dan mulai bekerja pada
tahun 1947. Negara-negara anggota IMF diwajibkan membayar dana
yang akan digunakan sebagai cadangan internasional bagi Negara
anggota yang bersangkutan. Negara anggota yang mengalami
neraca pembayaran yang tidak seimbang berhak meminta kredit dari
IMF. Hak permintaan kredit dari IMF itu disebut Special Drawing Right
(SDR). Indonesia telah menjadi anggota IMF sejak 1954.

TUJUAN :

a. Memberikan kredit kepada Negara-negara anggotanya untuk
memperbaiki neraca pembayaran yang tidak seimbang

b. Memajukan kerjasama internasional di bidang moneter/ keuangan
c. Mengembangkan perdagangan internasional

13.NAFTA Page26

North American Free Trade Agreement dibentuk pada tanggal 12
Agustus 1992 dan mulai aktif sejak tahun 1994. NAFTA dibentuk atas
kesepakatan dari Negara Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.

TUJUAN :

a. Meningkatkan kegiatan ekonomi para anggota
b. Mengusahakan standardisasi barang-barang yang

diperdagangkan
c. Mengusahakan perlindungan bagi konsumen dengan

mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan, dan keserasian
lingkungan hidup
d. Pengaturan impor dan produksi sesame anggota

14.PTE

Pasar Tunggal Eropa merupakan perluasan atau tindak lanjut dari
Masyarakat Ekonomi Eropa. Sasaran jangka panjang dari PTE adalah
tercapainya lalu lintas bebas barang,jasa, modal dan tenaga kerja
yang sering disebut sebagai “4 Kebebasan Eropa”. Dalam upaya
pencapaian tujuan tersebut diusahakan penghapusan 3 rangkaian
hambatan, yaitu hambatan fisik, teknis, dan fiskal. PTE dimulai pada
tanggal 1 Januari 1993.

TUJUAN :

a. Menstimulasi persaingan dan perdagangan
b. Meningkatkan efisiensi
c. Menaikkan kualitas
d. Membantu memangkas tingginya harga.

15.IDB

Islamic Development Bank / Bank Pembangunan Islam didirikan pada tanggal
23 April 1975 dengan anggota Negara-negara Islam atau Negara yang
sebagian besar penduduknya beragama Islam. Tujuan utamanya adalah
untuk membantu pembangunan ekonomi dan sosial Negara anggotanya.
Indonesia adalah anggota IDB dan juga telah banyak mendapatkan
pinjaman dari Bank tersebut.

Sumber : https://www.dianova.org/

16. ECOSOC

Lembaga ini merupakan dewan ekonomi dan sosial yang membantu
perkembangan ekonomi, sosial, kebudayaan, kesehatan, dan menjamin hak-
hak manusia untuk mengatasi kemiskinan, kesengsaraan, dan penindasan.
ECOSOC banyak bekerja sama dengan pbb dan badan-badan lain di luar
PBB. ECOSOC adalah badan PBB yang khusus menangani ekonomi dan sosial.

TUJUAN :

a. Mempertinggi mutu kehidupan, bantuan ekonomi dan sosial kesehatan
b. Membantu menyelesaikan masalah-masalah sosial dan

internasional
c. Mengebangkan hak-hak asasi manusia

17. IDA Page27

International Development Association merpakan badan pembangunan
internasional dalam rangka mendapatkan pinjaman dari Bank Dunia (World
Bank). Indonesia sendiri sudah banyak mendapat bantuan dari lembaga ini
untuk pembiayaan peternakan dan bidang-bidang lainnya. Keanggotaan
lembaga IDA ini terbuka untuk seluruh anggota Bank Dunia.

18.ICSID

International Centre for Settlement of Investment Disputes merupakan salah
satu badab dari Bank Dunia yang memberi jasa di bidang penanaman modal.
Indonesia adalah salah satu anggota ICSID dan telah mendapat bantuan
melalui PMA.

19.IFC

International Finance Corporation adalah bagian dari Bank Dunia yang
membantu mengalirkan “Private Foreign Investment” ke Negara-
negara sedang berkembang. Lembaga ini memberi pinjaman kepada
pengusaha-pengusaha swasta dengan cara membantu investasi di
bidang produksi melalui bantuan modal dan manajemen. IFC hanya
membantu permodalan dan bukan penanaman modal. Indonesia
menjadi anggota IFC sejak tahun 1956.

20.UNDP

United Nations Development Programme merupakan badan dari Bank
Dunia yang memberi sumbangan untuk membiayai survey jalan di
Indonesia. Indonesia telah beberapa kali mendapat bantuan dari
UNDP.

21.ECAFE

Economic Commision for Asia and The Far East (ECAFE) ini merupakan
bagian dari ECOSOC untuk mengembangkan Negara-negara Asia
Timur Jauh di bidang ekonomi dan sosial.

22.WTO

World Trade Organization merupakan organisasi perdagangan dunia.
WTO berdiri sejak bulan Januari tahun 1995. WTO merupakan pengganti
GATT (General Agreement on Tariffs and Trade) yang sudah berdiri
pada tahun 1947 dan mengatur masalah tariff dan perdagangan
dunia.

TUJUAN :

a. Menghilangkan rintangan-rintangan dalam perdagangan
antarnegara anggota dan mengatasi adanya perselisihan dalam
perdagangan

b. Mengatur kelancaran perdagangan dunia dan menghindari
kerugian-kerugian pada perdagangan internasional

Page28

4. Rangkuman

 Beberapa lembaga ekonomi internasional adalah ASEAN,
AFTA, APEC, Asian Productivity Organization (APO), Bank Dunia
(World Bank), Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) atau European
Economic Community (EEC), International Trade Organization
(ITO), International Labour Organization (ILO), Organization of
Petrolium Exporting Countries (OPEC), International Monetary
Fund (IMF), Liga Arab, Asian Development Bank (ADB), North
American Free Trade Agreement (NAFTA), Pasar Tunggal Eropa
(PTE), Islamic Development Bank (IDB), International
Development Association (IDA), International Finance
Corporation (IFC), International Centre for Settlement of
Investment Disputes (ICSID), United Nations Development
Programme (UNDP), Economic and Social Council (ECOSOC),
Economic Commision for Asia and The Far East (ECAFE), World
Trade Organization (WTO)

Page29

5. Lembar Kerja

LKPD PERTEMUAN KE 2

Tujuan Pembelajaran: Setelah mengerjakan lembar kerja dibawah ini
diharapkan peserta didik dapat menyebutkan lembaga-lembaga
kerjasama ekonomi internasional serta menyampaikan tujuan dari masing-
masing lembaga tersebut dengan benar.

KEGIATAN 1
Untuk menambah pemahaman mengenai lembaga-lembaga

ekonomi internasional. Isilah tabel dibawah ini:

NO PERTANYAAN JAWABAN

1. Sebutkan 5 Negara pendiri
ASEAN!

2. Hak permintaan kredit dari
IMF biasa disebut?

3. Apa sebutan lain dari EEC?

Meningkatkan produksi dan

4. jumlah ekspor setiap negara
anggota ASEAN adalah

salah satu tujuan dari?

KEGIATAN 2 Page30

Untuk menambah pemahaman mengenai lembaga-lembaga
ekonomi internasional. Lakukanlah aktivitas dibawah ini:

Carilah informasi mengenai keanggotaan Indonesia di berbagai
lembaga ekonomi internasional. Lalu buatlah daftar lembaga-lembaga
ekonomi internasional apa saja yang menjadikan Indonesia sebagai
anggotanya , lengkap dengan penjelasan mengenai lembaga-
lembaga tersebut. Setelah itu, kumpulkanlah hasilnya.

LEMBAR JAWABAN

NAMA : ………………………… NILAI
NO. ABSEN : …………………………
KELAS : …………………………

……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

Page31

6. Tess Formatif

Kerjakan latihan soal di bawah ini secara individu dan tulis pada
lembar jawaban yang telah tersedia!

1. Sebutkan lembaga-lembaga kerjasama ekonomi internasional
yang melibatkan negara-negara ASEAN!

2. Sebutkan lembaga-lembaga kerjasama ekonomi internasional
yang menjadi badan dari Bank Dunia!

3. Sebutkan lembaga-lembaga kerjasama ekonomi internasional
yang cakupannya hingga ke seluruh dunia!

4. Sebutkan lembaga-lembaga kerjasama ekonomi internasional
berbasis Bank!

5. Apakah tujuan berdirinya ILO?

Page32

LEMBAR JAWABAN

NAMA : ………………………… NILAI
NO. ABSEN : …………………………
KELAS : …………………………

……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

Page33

7. Kunci Jawaban

LKPD PERTEMUAN 2

KEGIATAN 1

NO PERTANYAAN JAWABAN

1. Sebutkan 5 Negara pendiri Indonesia, Malaysia, Singapura,
ASEAN! Thailand dan Filipina

2. Hak permintaan kredit dari Special Drawing Right
IMF biasa disebut?

3. Apa sebutan lain dari EEC? MEE

Meningkatkan produksi dan

4. jumlah ekspor setiap negara AFTA
anggota ASEAN adalah

salah satu tujuan dari?

KEGIATAN 2 Page34

Indonesia tergabung dalam beberapa organisasi atau lembaga
ekonomi internasional diantaranya

1. ASEAN, Lembaga ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967
di Bangkok. Terbentuk dari kumpulan 5 negara
diantaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan
Filipina.

2. AFTA merupakan bentuk kesepakatan perdagangan
bebas antarnegara yang tergabung dalam ASEAN. AFTA
disepakati pada tanggal 28 januari 1992 di singapura.
Pada awalnya ada enam negara yang menyepakati
AFTA,yaitu: Brunei Darussalam,Indonesia,
Malaysia,Filipina,Singapura,dan Thailand.

3. APEC dibentuk pada tahun 1989. APEC dipahami sebagai
bentuk kerjasama ekonomi regional antara negara-
negara yang berada di kawasan Asia-Pasifik

4. APO mempunyai tujuan untuk meningkatkan produktivitas di Page35
negara-negara Asia. Produktivitas ini bukan saja soal teknik,
namun juga berkaitan dengan aspek pembangunan
nasional yang tercermin dalam rencana pembangunan dan
berpegang pada prosperity through productivity
(Kesejahteraan melalui produktivitas)

5. Indonesia masuk dalam jaringan Negara-negara anggota :
a. Bank Dunia didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 dan
bertugas memberikan bantuan ekonomi untuk perbaikan
usaha-usaha dalam bidang-bidang pertanian, industry,
jalan raya, dan perhubungan Negara-negara di dunia.
b. Organisasi Perburuhan Internasional atau ILO adalah
badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang terus
berupaya mendorong terciptanya peluang bagi
perempuan dan laki-laki untuk memperoleh pekerjaan
yang layak dan produktif secara bebas, adil, aman dan
bermartabat.
c. Organization of Petrolium Exporting Countries merupakan
organisasi Negara pengekspor minyak
d. Asian Development Bank atau Bank Pembangunan Asia
bergerak dalam bidang pembangunan di Negara-negara
Asia yang sedang membangun.
Indonesia menjadi anggota ADB sejak tahun 1968
e. IMF (International Monetary Fund) atau dalam bahasa
Indonesia yaitu Dana Moneter Internasional adalah
sebuah lembaga donor internasional yang berkantor di
Washington DC, Amerika Serikat. IMF memiliki tujuan untuk
mempererat kerja sama moneter global, memperkuat
kestabilan keuangan, mendorong perdagangan
internasional, memperluas lapangan pekerjaan sekaligus
pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan mengentaskan
kemiskinan di seluruh dunia.
f. Islamic Development Bank / Bank Pembangunan Islam,
Tujuan utamanya adalah untuk membantu
pembangunan ekonomi dan sosial Negara anggotanya

g. ECOSOC adalah badan PBB yang khusus menangani
ekonomi dan sosial.

h. International Development Association merpakan badan
pembangunan internasional dalam rangka mendapatkan
pinjaman dari Bank Dunia (World Bank).

i. International Centre for Settlement of Investment Disputes
merupakan salah satu badab dari Bank Dunia yang
memberi jasa di bidang penanaman modal.

j. International Finance Corporation adalah bagian dari
Bank Dunia yang membantu mengalirkan “Private Foreign
Investment” ke Negara-negara sedang berkembang.

k. United Nations Development Programme merupakan
badan dari Bank Dunia yang memberi sumbangan untuk
membiayai survey jalan di Indonesia.

l. Economic Commision for Asia and The Far East (ECAFE) ini
merupakan bagian dari ECOSOC untuk mengembangkan
Negara-negara Asia Timur Jauh di bidang ekonomi dan
sosial.

m. WTO merupakan pengganti GATT (General Agreement on
Tariffs and Trade) yang sudah berdiri pada tahun 1947 dan
mengatur masalah tariff dan perdagangan dunia.

Page36

TES FORMATIF

1. ASEAN, AFTA
2. UNDP, ICSID,IFC
3. Bank Dunia, ITO, ILO, IMF, IDA, IFC,ICSID, UNDP,

ECOSOC,WTO
4. World Bank, IDB, ADB
5. Mendorong terciptanya peluang memperoleh pekerjaan

yang layak bagi perempuan dan laki-laki,
Mempromosikan berbagai hak tenaga kerja di tempat
kerja, Meningkatkan perlindungan sosial, Mengadakan
dialog untuk mengatasi berbagai permasalahan yang
terkait dengan dunia kerja

Page37

EVALUASI 1

Kognitif Skill

A. Untuk menambah pemahaman mengenai kerjasama ekonomi
internasional. Baca dan cermati bacaan di bawah ini, lalu bentuklah
kelompok dengan beranggotakan 3 orang, dan jawablah soal berikut!

WTO Desak G20 Tingkatkan Pembiayaan Dagang Negara Berkembang

Kelompok 20 negara ekonomi terbesar dunia (G20) harus

berupaya menyediakan triliunan dolar dalam pembiayaan

perdagangan bagi negara-negara berkembang untuk memastikan

pemulihan ekonomi global dari pandemi Covid-19. Demikian kata

seorang pejabat tinggi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Wakil

Direktur Jenderal WTO Alan Wolff kepada para pemimpin G20

mengatakan bahwa sangat penting untuk memanfaatkan

perdagangan guna membantu menjamin perekonomian, memfasilitasi

perdagangan pasokan medis penting, dan mereformasi kerangka

kelembagaan untuk perdagangan dunia.

"Ketika hasil panen tidak bergerak dan pabrik menganggur di

seluruh dunia berkembang, pemulihan global akan tertunda untuk

semua," kata Wolff, seorang warga negara AS, kepada para pemimpin

G20, Sabtu (21/11).

"Inisiatif pembiayaan perdagangan harus dilihat sebagai bagian

penting untuk meningkatkan prospek pemulihan ekonomi," ia

melanjutkan.

Forum Ekonomi Dunia tahun ini menyatakan pandemi Covid-19

memperburuk kesenjangan dalam pembiayaan perdagangan global

yang sudah mencapai 1,5 triliun dolar AS sebelum krisis dimulai. Lebih

dari 50 persen permintaan dukungan keuangan untuk perdagangan

ditolak. Kurangnya akses ke pembiayaan perdagangan menghantam

negara-negara paling tidak berkembang yang paling menderita akibat

mahalnya biaya transaksi keuangan. Wolff mengatakan kerja sama erat

antara lembaga keuangan internasional, WTO, dan bank komersial

besar akan dibutuhkan untuk membebaskan triliunan dolar dalam

pembiayaan yang dibutuhkan.

Page38

Para pemimpin G20 akan menggarisbawahi komitmen
mereka terhadap sistem perdagangan multilateral dalam
pernyataan bersama yang akan dirilis pada Ahad, berdasarkan
draf komunike yang dilihat Reuters. Badan perdagangan dunia
yang bermarkas di Jenewa itu berada dalam kekacauan karena
pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah
memblokir pemilihan direktur jenderal baru dan fungsi badan
penyelesaian sengketa. Wolff mendesak para pemimpin G20
untuk terlibat secara serius dalam "upaya reformasi kelembagaan
besar" dan memulihkan fungsi musyawarah dan negosiasi WTO.

Wolff juga menyerukan langkah-langkah baru untuk
mempercepat pasokan produk medis penting ke tempat yang
membutuhkan. Termasuk pembaruan pada perjanjian yang ada
untuk memastikan perdagangan global bebas bea dalam obat-
obatan dan peralatan medis. Dia mengatakan hambatan di
perbatasan dan penggunaan pembatasan ekspor harus
dikurangi, memberikan transparansi yang lebih besar dan
mempercepat perbaikan dalam upaya fasilitasi perdagangan,
terutama untuk negara-negara termiskin.

Sumber : republika.co.id tanggal 22 November 2020

Pertanyaan :

1. Apa hambatan yang sedang dialami oleh WTO?
2. Bagaimana dampak pandemi COVID-19 terhadap

dukungan keuangan WTO?
3. WTO merupakan salah satu bentuk kerjasama apa? Dan

melalui pengamatan dari sumber lain, apa saja lembaga
lainnya dengan bentuk yang sama, jelaskan!
4. Apakah kehadiran WTO berpengaruh terhadap kondisi
perekonomian Indonesia?
Lakukan presentasi bersama kelompokmu!

Page39

LEMBAR JAWABAN

NAMA : ………………………… NILAI
NO. ABSEN : …………………………
KELAS : …………………………

……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

Page40

B. Untuk menambah pemahaman mengenai kerjasama ekonomi internasional. Page41
Pilihlah jawaban yang paling benar dari pertanyaan di bawah ini!

1. Berikut ini yang bukan merupakan dampak kerjasama ekonomi
regional dan internasional secara umum adalah...
a. Terjalin persahabatan antarnegara anggota
b. Kebutuhan negara negara anggota tercukupi
c. Negara-negara didunia dapat saling membantu
d. Meningkatkan daya saing antar negara

2. Setiap negara yang melakukan kerjasama ekonomi internasional
mengharapkan keuntungan dari kerjasama tersebut dan
mendapatkan manfaat yang dapat meningkatkan perekonomian
dalam negeri. Manfaat kerjasama ekonomi internasional bagi
Indonesia adalah ....
a. Dapat menambah devisa negara dan menimbulkan peralihan
teknologi
b. Meningkatkan produktivitas dalam negeri dan memperluas
kesempatan kerja ke luar negeri
c. Menambah daya saing dengan negara lain dan membatasi
produk dalam negeri
d. Memperbanyak barang dan jasa dari negara lain dan
meningkatkan sumber barang dan jasa negara

3. Salah satu tujuan AFTA adalah ....
a. Menjadikan Indonesia sebagai negara terkuat di ASEAN
b. Meningkatkan daya saing ASEAN di bidang ekonomi
c. Memajukn negara berkembang di kawasan ASEAN
d. Memperluas kerja sama di bidang politik dan militer

4. Indonesia pernah mendapat bantuan utang luar negeri dengan
syarat lunak. Pada dasarnya utang luar negeri tersebut dapat
menguntungkan dan merugikan. Yang merupakan keburukan
utang luar negeri ...
a. Mendorong laju pertumbuhan ekonomi
b. Meningkatnya penerimaan APBN
c. Ketergantungan terhadap luar negeri
d. Pembayaran cicilan utang yang harus dibayar

5. Salah satu tujuan didirikannya International Monetary Fund (IMF) Page42
adalah ... .
a. Mengurangi atau menghilangkan bea tarif yang menghambat
perdagangan
b. Membantu negara anggota yang kesulitan ekonomi
c. Memberikan sumbangan untuk membiayai program
pembangunan, terutama bagi negara-negara berkembang
d. Menghindarkan persaingan untuk membiayai program
pembangunan, terutama bagi negara-negara berkembang

6. Beberapa negara menjalin kerjasama ekonomi internasional.
Karekteristik utama bentuk kerjasama ini adalah ....
a. Melibatkan banyak negara tanpa ada batasan
b. Melibatkan beberapa negara di subkawasan yang berdekatan
c. Melibatkan beberapa negara di satu kawasan
d. elibatkan banyak negara di satu kawasan

7. Forum kerjasama ekonomi negara-negara yang berada di
kawasan Asia Pasifik tergabung dalam ...
a. ASEAN
b. AFTA
c. OPEC
d. APEC

8. Kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu
negara dengan negara lain yang saling menguntungkan disebut
dengan ...
a. Kerjasama ekonomi nasional
b. Kerjasama ekonomi internasional
c. Kerjasama perekonomian internasional
d. Kesepakatan dagang

9. Indonesia dan beberapa negara lainnya sedang berjuang
melawan pandemi virus Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan
Corona. Aspek ekonomi yang paling terasa semenjak maraknya
penyebaran virus tersebut kecuali adalah...
a. Terjadinya inflasi
b. Adanya himbauan agar tetap berada di dalam rumah
c. Menurunnya tingkat pendapatan nasional
d. Naiknya harga bahan pokok dikarenakan pembelian dalam
jumlah banyak

10. Salah satu tujuan kerjasama ekonomi internasional yaitu …
a. Memperoleh kemudahan untuk memperoleh barang dan jasa
b. Memperlancar penanaman modal
c. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
d. Menjaga persatuan dan kesatuan

C. Untuk menambah pemahaman mengenai kerjasama ekonomi
internasional. Jawablah soal uraian di bawah ini dengan lengkap!

11. Sebut dan jelaskan bentuk-bentuk kerjasama ekonomi
internasional!

12. Sebutkan manfaat dari kerjasama ekonomi internasional!
13. Sebutkan yang kamu ketahui terkait apa saja produk Indonesia

yang berhasil menembus pasar internasional!
14. Apa manfaat yang akan dirasakan Indonesia ketika tergabung

dalam ASEAN?
15. Jelaskan cara International Finance Corporation membantu

pengusaha-pengusaha swasta dalam hal permodalan!

EVALUASI 2

Produk/ Benda Kerja

Setelah memahami bagaimana sistem ekonomi, buatlah mind map yang
berkaitan dengan pengertian, manfaat, bentuk-bentuk, hingga lembaga-
lembaga kerjasama ekonomi internasional.

Kerjakan secara individu pada kertas HVS, dan kembangkan sesuai dengan
pengetahuanmu!

Page43

KRITERIA PENILAIAN EVALUASI 1

1.POIN A

Kriteria Penilaian Kognitif:

1. Apabila jawaban benar dan lengkap skor 25

2. Apabila jawab benar namun kurang lengkap skor

15

3. Apabila jawaban salah skor 0

4. Apabila tidak menjawab skor 0 Nilai: + + )
POIN B


Kriteria Penilaian Kognitif: 90-100 = Baik Sekali

1. Apabila jawaban benar skor 5 80-89 = Baik
2. Apabila jawaban salah skor 0 70-79 = Cukup
3. Apabila jawaban kosong skor 0

POIN C <69 = Kurang

Kriteria Penilaian Kognitif:

1. Apabila jawaban benar dan lengkap skor 10
2. Apabila jawaban benar namun kurang lengkap

skor 5
3. Apabila jawaban salah skor 0
4. Apabila jawaban kosong skor 0

Page44


Click to View FlipBook Version