Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Calon Guru Penggerak 5
Kab. Indragiri Hilir - Riau
KUMPULAN HASIL DISKUSI RUANG
KOLBORASI
Rizka Amalia, M.Pd Afriani, S.Pd Desmiati
Fasilitator 048
PP 159 SMPN 1 Tembilahan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Ruang Kolaborasi | Kelompok 1
Calon Guru Penggerak 5
Kab. Indragiri Hilir - Riau
REFLEKSI
PEMIKIRAN FILOSOFIS PENDIDIKAN
KI HAJAR DEWANTARA
Susi Susanti Guslaini Desmiati
SMAN 1 Keritang SMPN 4 GAS SMPN 1 Tembilahan
MADIHIN Pendidikan PEMIKIRAN
BUDAYA Guru Penggerak KHD
BANJAR
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Konteks Sosio Kultural
di daerah anda
Kearifan budaya lokal
menjadi penguatan
karakter murid sebagai
individu sekaligus
anggota masyarakat
Perilaku murid sesuai
dengan Konteks Sosial
Budaya yang dapat
diterapkan
PEMIKIRAN Pendidikan Konteks Sosio Kultural
KHD Guru Penggerak di daerah anda
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
MADIHIN
BUDAYA
BANJAR
Konteks sosio kultural budaya di daerah "Madihin"
menjadi sebuah budaya yang biasanya dimainkan
dalam hajatan pesta atau syukuran. Budaya
"madihin" yang berisikan nasehat atau pujian untuk
tuan rumah, orang sekitarnya atau yang
mendengarkan.
PEMIKIRAN Pendidikan Kearifan budaya lokal
KHD Guru Penggerak menjadi penguatan
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU karakter murid sebagai
individu sekaligus
MADIHIN
BUDAYA anggota masyarakat
BANJAR
Konteks pemikiran KHD dengan kearifan budaya
lokal adalah mengenalkan kepada siswa budaya
"madihin" untuk diajarkan, dipraktikkan dan menjadi
ekstrakurikuler dengan tujuan agar siswa
memahami budaya madihin sebagai nasehat atau
pujian yang disesuaikan dengan kehidupan sehari-
hari siswa.
PEMIKIRAN Pendidikan Perilaku murid sesuai
KHD Guru Penggerak dengan Konteks Sosial
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU Budaya yang dapat
diterapkan
MADIHIN
BUDAYA
BANJAR
"Madihin" menjadi satu kekuatan budaya yang harus
dipertahankan dan bisa disesuaikan dengan bduaya
sekolah yang akan menjadikan siswa memahami nasehat
atau pujian melalui puisi yang bergenre banjar ini
sehingga sesuatu yang sering diucapkan akan menjadi
sebuah kebiasaan dalam perilaku yang bisa mengubah
mindset dan perilaku siswa.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Arti Bentuk Fisik
MADIHIN
BUDAYA
BANJAR
Struktur Struktur sosial
madihin pemadihinan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Arti
Nasehat atau pujian ( bahasa arab)
Genre puisi dari suku banjar
Puisi rakyat yang dilisankan dan dituliskan dalam
bahasa banjar bersifat hiburan
Bentuk Fisik Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pantun berakit (Ganie 2006)
Setiap baris minimal 4 suku kata
Jumlah baris dalam 1 bait minimal 4 baris
Pola formulaik persajakannya a/a/a/a, a/a/b/b atau
a/b/a/b.
Semua baris dalam setiap baitnya berstatus isi (tidak
ada yang berstatus sampiran sebagaimana halnya
dalam pantun Banjar)
Baitnya saling berkaitan secara tematis.
Dituturkan di depan publik (dihapalkan, tidak boleh
membaca teks)
Terdiri dari 1 orang, 2 orang, atau 4 orang
Struktur Pendidikan
Madihin Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pembukaan
(menyanyikan sampiran sebuah pantun) - diawali dengan
pukulan tarbang yang disebut pukulan membuka.
Memasang tabi
(syair-syair atau pantun yang isinya menghormati
penonton, memberikan pengantar, terima kasih atau
permohonan maaf)
Menyampaikan isi (manguran)
Sesuai dengan tema acara atau permintaan panitia.
sampiran pantun di awal harus disampaikan isinya
terlebih dahulu (mamacah bunga).
Penutup
Menyampaikan kesimpulan, sambil menghormati
penonton, mohon pamit, dan ditutup dengan pantun
penutup.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Struktur Terampil mengolah kata (sesuai struktur bentuk fisik Madihin)
Sosial Terampil mengolah tema dan amanat (bentuk mental)
Terampil olah vokal (hapalan) di depan publik,
Pamadihin Terampil mengolah lagu ketika menuturkan Madihin
Terampil mengolah musik penggiring (menabuh gendang)
Terampil mengatur keserasian penampilan
Pendidikan Contoh
Guru Penggerak Madihin
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Madihin Kocak - John Tralala
Salamat bertemu salamat barjumpa
Ulun ucapkan kepada ibu bapa
Para penggemar dimana saja berada
Baik nang di kota
Atau nang di desa
Ulun datang hanya liwat udara
Untuk mengajak ibu lawan bapa
Untuk mengibur sarta bergembira
Madihin Kocak bersama John Tralala
Sabalum ulun handak manarusakan
Madihin Kocak nang ulun bawa'akan
Mambawa kasanian Kalimantan Selatan
Supaya terhibur kita barataan
Pendidikan Contoh
Guru Penggerak Madihin
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Madihin Kocak - John Tralala
Disini ulun batitip pasan
Lawan panggamar katuju mandangarakan
Lamun tatawa jangan banyanyaringan
Karna di rumah orang sakit bagaringan
Manurut dokter ilmu kasihatan
Tatawa itu memang dianjurakan
Tapi jangan sampai tatawa katarusan
Kaina salah paham dikira lupa ingatan
Kali ini ulun handak mambawa
Madihin Kocak nang ulun bari nama
Mudahan pang pian tahibur barsama
Pendidikan Contoh
Guru Penggerak Madihin
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Madihin Kocak - John Tralala
Sebuah kisah dua anak manusia
Nang sadang asik ini dimabuk cinta
Mimang cinta mulai dahulu sudah ada
Kapada makhluk nang sadang banyawa
Sejak jaman adam lawan siti hawa
Kita sakarang sebagai pawarisnya
Sabalum ulun mambawa kisah ini
Muhon maap ulun sakali lagi
Lawan ibu bapa saudara saudari
kalau kisah ini kurang berkenan di hati
Pendidikan Contoh
Guru Penggerak Madihin
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Sumber Pustaka :
https://id.wikipedia.org/wiki/Madihin
https://liriklagumelayubaru.blogspot.com/2013/06/madihin-
kocak-john-tralala-banjar.html
Pendidikan Contoh
Guru Penggerak Madihin
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Terima Kasih
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
MODUL 1.2.A.5.1 : RUANG KOLABORASI
MENTAL
(Menguatkan, Menggerakkan, Literasi)
Fitri Yanti Guslaini Afrilia Suci
SMAN IT Syech Walid SMPN 4 GAS SMAN 2 Tembilahan
Thaib Shaleh Indragiri
PP 159 : Afriani, S.Pd | Fas 048 : Rizka Amalia, M.Pd
MENTAL Pendidikan
(Menguatkan, Menggerakkan, Literasi) Guru Penggerak
Tantangan GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Membaca
Intisari Bacaan
MENTAL
Harapan
Bimbingan
Menulis
Kompetisi 4D
dalam menulis
DOKUMENTASI
KEGIATAN NILAI - NILAI
GURU PENGGERAK
Intisari Pendidikan
Bacaan Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Masing-masing siswa membaca bahan
bacaan yang disukai sekitar 5-10 menit
Siswa ditugaskan membuat intisari
bacaan dan menuliskan di kertas warna,
kemudian menempelkannya di papan
bacaan.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
HARAPAN Harapan dari kegiatan ini, siswa diajarkan
untuk terbiasa membaca, membuat
intisari dan menulis, hingga nantinya
masing-masing anak membuat tulisan
sendiri.
New York 4.496KM Pendidikan
Sydney 12.073KM Guru Penggerak
Manila 11.759KM GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Paris 9.088KM
4D DALAM MENULIS
Dilihat, Didengarkan, Dipikirkan, dan Dialami
Menulis dengan tekhnik 4D akan lebih
mudah karena semu proses itu terjadi
dalam diri dan lingkungannya.
Anak diberikan kebebasan untuk membuat
sebuah tulisan baik berupa pantun, puisi,
maupun cerpen.
Membukukannya dengan dilakukannya
proses editing, layout, dan proses seleksi
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
TANTANGAN Berani terima
MEMBACA tantangan
Kegiatan ini merupakan bentuk tantangan membaca Yuks... Keliling
buku 10 hari, 20 hari, sampai 30 hari berturut-turut. dunia dengan
Bertujuan untuk memberi motivasi dan tantangan
bagi murid yang memiliki kegemaran membaca. membaca
Adapun buku yang dibaca dibebaskan sesuai dengan
minat masing-masing dan bermanfaat. Peserta yang
terbanyak membaca buku dan tidak pernah terputus
walau hanya sehari, akan mendapatkan reward.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
BIMBINGAN MENULIS
Kegiatan ini dilaksanakan sekali dalam sepekan untuk
menyalurkan potensi dan kreativitas murid dalam
menulis. Adapun tulisan dapat berupa kisah inspiratif,
cerpen, ataupun puisi.
Karya tulisan murid akan dikumpukan dan dijadikan
buku untuk diterbitkan. Selain menulis, dapat diselingi
dengan saling berbagi cerita sesama peserta ataupun
bedah karya.
KOMPETISI Pendidikan
Guru Penggerak
Tujuan :
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
1. Jiwa kompetitif
2. Terasah kemampuan
3. Menuangkan gagasan
4. Ekspresi diri
5. Kemandirian
6. Bersosial
7. Mengukir prestasi
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
NILAI - NILAI
GURU PENGGERAK
Berpihak Kemandirian Kolaboratif Inovatif Reflektif
pada murid
NILAI - NILAI GURU PENGGERAK Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Berpihak
pada murid
Murid menentukan sendiri buku yang disenanginya
Menyalurkan dan mengembangkan bakat/potensi menulis pada
murid
Memberikan kesempatan pada murid untuk menuliskan apa
mereka alami (dilihat, dirasakan, dipikirkan, dialami)
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Kemandirian
NILAI - NILAI GURU PENGGERAK
Melakukan aksi & mengambil tanggung jawab serta turun tangan
untuk memulai perubahan
Termotivasi untuk mengembangkan dirinya dan menularkan virus
pada muridnya.
Melakukan perencanaan terhadap program dengan scedul yang jelas
dan kontinu
Menanamkan rasa percaya diri baik bagi guru maupun muridnya
Menggali potensi dalam diri terkait bidang yang akan dikembangkan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Kolaboratif
NILAI - NILAI GURU PENGGERAK
Membangun saling ketergantungan yang positif baik sesama guru maupun
di antara sesama murid
Mengkomunikasikan program yang direncanakan kepada sekolah
Membangun rasa saling percaya dan saling menghargai
Peran tiap pemangku kepentingan di sekolah, sehingga tumbuh semangat
saling mengisi, saling melengkapi.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
INOVATIF
NILAI - NILAI GURU PENGGERAK
Mental akan membangun kemampuan guru dan anak dalam berinovasi
Mental akan memunculkan gagasan segar dari setiap kegiatan yang
dilakukan
Adanya penguatan semangat ko-kreasi (gotong-royong) dan pemberdayaan
Fleksibilitas (daya lentur) dalam mengadopsi produk lain dengan
melakukan ATM
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
REFLEKTIF
NILAI - NILAI GURU PENGGERAK
Mental akan menumbuhkan semangat untuk merefleksi diri
Mental akan mengevaluasi terkait hal yang sudah dilakukan dan target yang
sudah dicapai
Mendata setiap murid yang memiliki kompetensi dalam dunia kepenulisan
Mengklasifikasikan murid berdasarkan kegemarannya melalui sebuah tulisan
Mengapresiasi hasil karya murid yang terbaik dalam tulisannya
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
DOKUMENTASI
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Terima kasih!
MENTAL MENUJU PERUBAHAN
DAN KEMERDEKAAN DALAM
BELAJAR
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
MODUL 1.4.A.5.1 : RUANG KOLABORASI
PP 159 Fas 048 PP 157
Afriani, S.Pd Rizka Amalia, M.Pd Haryanto, S.Pd
BUDAYA POSITIF
Wiwik Andriany
Guslaini
SMAN 1 Keritang
SMPN 4 GAS
KASUS BBUUDDAAYYAA POSITIF Pendidikan
III Guru Penggerak
TEORI
KASUS KONTROL GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
IV
KASUS
I
Refleksi
KASUS
II
Pendidikan PERTANYAAN K1
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Dalam kasus di Menurut Anda, Dalam kasus di Jika Anda adalah
atas, langkah- apakah restitusi atas, posisi apakah Pak Hasan,
langkah restitusi yang diusulkan Fifi yang telah diambil bagaimana Anda
apa saja yang dan Natali sudah oleh Ibu Eni dalam menyikapi langkah
sudah dijalankan sesuai dengan menangani Fifi yang ditempuh Ibu
oleh Ibu Santi? pelanggaran yang dan Natali? Santi?
telah dibuat? Jelaskan jawaban
1 Apakah langkah- Anda.
langkah restitusi
yang telah 34
diusulkan mereka?
2
Pendidikan ANALISIS KASUS I
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Langkah - langkah RESTITUSI : 1
Sisi 1. Menstabilkan Identitas (Stabilize the Identity)
Ibu Santi menanyakan apakah mereka bersedia melakukan memperbaiki permasalahan yang ada?
Fifi dan Natali sempat ragu-ragu dan membela diri, namun pada akhirnya mengatakan akan meminta
maaf.
Sisi 2. Validasi Tindakan yang Salah (Validate the Misbeh…
Ibu Santi menanggapi bahwa tindakan itu boleh saja dilakukan bila mereka sungguh-sungguh ingin meminta
maaf, namun
Ibu Santi menanyakan kembali, apa yang mereka bisa lakukan untuk menggantikan rasa tidak dihormati
Ibu Santi?
Sisi 3. Menanyakan Keyakinan (Seek the Belief)
Baik Fifi maupun Natali mengakui bahwa perilaku mereka tidak sesuai dengan Keyakinan Kelas
Ibu Santi melanjutkan kembali apa yang akan mereka lakukan untuk memperbaiki masalah, apakah ada
gagasan?
Pendidikan ANALISIS KASUS I
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Belum sesuai karena Tindakan Fifi dan natali tidak ada 2
Menstabilkan identitas
Adapun langkah-langkah yang diusulkan mereka adalah ;
Melakukan diskusi terkait dengan penerapan keyakinan kelas.
Mengirim email kepada Ibu Eni tentang gagasan mereka tersebut
Nilai KEBAJIKAN adalah :
Sikap saling menghormati dan bagaimana penerapannya di
kehidupan sehari-hari di sekolah
Pendidikan ANALISIS KASUS I
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
3
POSISI YANG DIAMBIL OLEH BU ENI :
"Posisi Teman"
“Ayolah tugasnya dikerjakan, nanti Ibu ditegur Bapak
Kepala Sekolah kalau kalian tidak kerjakan tugas.
Tolong bantu Ibu ya?”
Pendidikan ANALISIS KASUS I
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
4
Langkah yang ditempuh Ibu Santi sudah tepat dengan
yang dilakukannya yaitu dengan memanggil Fifi dan
Natali dan membangun komunikasi (dialog) dengan
melakukan segitiga restitusi.
Pendidikan PERTANYAAN K2
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Dalam kasus di atas, Bila Bapak Lukman Kira-kira bila Anda
sikap posisi apakah mengambil posisi adalah Kepala
yang diambil oleh seorang Manajer, Sekolah di sekolah
Bapak Lukman? apa yang akan tersebut, Nilai
Jelaskan, apakah dikatakannya, kebajikan apa
indikatornya? pertanyaan- yang ingin dituju
pertanyaan seperti oleh peraturan
1 apakah yang akan harus berwarna
diajukan ke hitam?
Sabrina? Jelaskan.
3
2
Pendidikan ANALISIS KASUS II
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
1
Posisi PENGHUKUM
“Ya sudah, kamu sudah melanggar peraturan sekolah.
Kamu salah. Sudah terlambat, salah pula warna
sepatunya.
Segera buka sepatumu kalau tidak bisa mengenakan
warna sepatu sesuai peraturan”.
1
Pendidikan ANALISIS KASUS II
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Jika Pak Lukman berada di Posisi MANAGER, maka kalimat dialog yang dibangun adalah : 2
Pak Lukman : "Sabrina, tahukah kamu, jam berapa sekarang?"
Sabrina : "Tahu Pak. Saya terlambat."
Pak Lukman : "Sepatu yang kamu gunakan. Apakah sudah sesuai?"
Sabrina : "Ia, Pak. Saya terburu-buru sehingga salah menggunakan sepatu."
Pak Lukman : "Sabrina, apakah kamu ingat dengan keyakinan kelas yang sudah kita
sepakati?"
Sabrina : "Ingat Pak."
Pak Lukman : "Apakah kamu menyakini ?"
Sabrina : "Ia, Pak."
Pak Lukman : "Jika kamu menyakini, apakah kamu bersedia memperbaikinya."
Sabrina : "Bersedia, Pak."
Pak Lukman : "Rencana apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikinya?"
Sabrina : "Saya akan memperbaiki dan mengatur waktu dengan baik agar tidak terlambat
sehingga tidak terburu-buru lagi."
Pendidikan ANALISIS KASUS II
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
3
Nilai Kebajikan :
Kedisiplinan
Kesadaran
Tanggung jawab
Saling Menghormati
Komitmen
menyikapi langkah yang diambil Pak Lukman mengenai kasus tersebut?
Menyikapi langkah Pak Lukman tersebut tindakan dan keputusan yang diambil
tidak tepat karena hanya sepihak dan tidak mendengarkan dan tidak menerima
penjelasan dari siswa yang terlambat.
Pendidikan PERTANYAAN K3
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Posisi kontrol apa Membaca sikap Bilamana Ibu Dani Apabila Anda
yang diambil oleh Fajar, kira-kira mengambil posisi adalah kepala
Ibu Dani dalam kebutuhan apa Pemantau, apa yang sekolah di sekolah
pendekatannya yang diperlukan akan dilakukan atau Fajar dan
kepada Fajar? oleh Fajar? dikatakan olehnya? mengetahui hal ini,
Pertanyaan- bagaimana tindak
pertanyaan seperti lanjut Anda?
apa yang akan
diajukan? Jelaskan.
12 34
Pendidikan ANALISIS III
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
1
Posisi Kontrol Ibu Dani adalah Pembuat Rasa Bersalah
“Gimana kamu Fajar, kamu tidak kasihan sama Ibu ya, Ibu sudah
capek-capek mengajarkan kamu. Tidak kasihan sama Ibu?”
Pendidikan ANALISIS III
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
2
Kebutuhan yang diperlukan Fajar adalah :
"Kesenangan dan kasih sayang"
Pendidikan ANALISIS III
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Jika Ibu Dani di Posisi sebagai PEMANTAU : 3
Guru : “Fajar, tahukah kamu bahwa saat jam pelajaran tidak boleh tertidur?”
Fajar : “Tahu Bu.”
Guru : “Atau... Fajar, kamu tidak menyukai pelajaran Ibu?"
Fajar : “Tidak Bu.”
Guru : “Kamu tertidur dan tidak memperhatikan Ibu. Kamu tahukan
kesepakatan kelas kita!”
Fajar : “Ia Bu.”
Guru : “Kamu tahukan konsekuensi atas tindakan yang kamu lakukan?”
Fajar : “Tahu Bu.”
Guru : “Lain kali perhatikan Ibu, dan kembali ke tempat dudukmu.”
Pendidikan ANALSISIS III
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
4
Jika saya sebagai kepala sekolah, langkah yang akan saya lakukan
adalah dengan memanggil Bu Dani dan menanyakan yang terjadi di
kelas atas siswa yang bernama Fajar dan bagaimana bu Dani
mengatasi siswa yang memiliki masalah dalam belajar. Setelah
mengetahui kondisi yang terjadi maka saya juga memanggil wali
kelas untuk bisa mendiskusikan dan menggali informasi lebih dalam
tentang siswa tersebut. Hal yang saya kedepankan adalah
komunikasi, kolaborasi, dan penyelesaian masalah.