Pendidikan PERTANYAAN K4
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Posisi kontrol apa yang Dalam kasus tersebut, Kira-kira nilai-nilai
telah dipraktikkan oleh bagaimana Dino kebajikan (keyakinan
Kepala Sekolah Ibu dikuatkan, bagaimana sekolah) apa yang dituju
Suti? Hal-hal apa saja Anto dikuatkan oleh Ibu dalam kasus tersebut?
yang dilakukannya Suti? Jelaskan!
sehingga Anda
berkesimpulan 23
demikian?
1
Pendidikan ANALISIS IV
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Posisi kontrol Bu Suti adalah : MANAGER 1
“Dino sepertinya kamu saat ini sedang marah sekali.”
Ibu Suti pun melanjutkan bahwa membuat kesalahan adalah hal yang
manusiawi, dan bahwa mempertahankan diri adalah hal yang penting.
Bu Siti meminta Dino memikirkan cara lain yang mungkin lebih efektif, karena
saat ini Dino berada di ruang kepala sekolah.
Ibu Suti melanjutkan bertanya tentang keyakinan sekolah yang disepakati,
serta apakah Dino bersedia memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan
terhadap Anto?
Bagaimana kalau kamu menjahitkan saja, bersediakah kamu?”
Pendidikan ANALISIS IV
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Dino dikuatkan pada kenyakinan sekolah yang menjadi kesepakatan 2
bersama dengan nilai kebajikan yang tertanam yaitu menghargai diri dan
oranglain, saling menghormati dan tanggung jawab.
Anto dinyakinkan bahwa Dino akan memperbaiki masalah kancing baju
Anto yang copot. Nilai kebajikan yang ditanamkan pada diri Anto adalah
keberanian dan menghargai.
Pendidikan ANALISIS IV
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Tanggungjawab, saling 3
menghormati, kontrol diri dan
kerjasama
Pendidikan REFLEKSI
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Diskusi pada ruang kolaborasi berjalan sangat hangat dan luar biasa. Masing-
masing kelompok memberikan umpan balik terkait hal yang disajikan oleh
kelompok lain. Adanya saling berbagi, merespon, dan pertanyaan menjadi
bagian dari menguatkan pemahaman terhadap "budaya positif" pada modul
1.4. Menemukan solusi terhadap kasus demi kasus yang disajikan semakin
menguatkan pemahaman dan adanya solusi dari masalah (kasus 1 - 4).
Beberapa solusi yang diberikannya di antara adalah menambahkan nilai
kebajikan saling menghormati dan komitmen. Bimbingan fasilitator semakin
penguatan terkait dengan hal yang masih diragukan. Memahami 5 posisi
control dan segitiga retritusi menjadi bagian yang harus dipahami oleh guru
dalam memecahkan masalah yang dihadapi dengan membangun dialog dan
komunikasi yang baik, serta membangun kesadaran intrinsik dari murid.
Pendidikan REFLEKSI
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pemahaman yang mendalam tentang 5 posisi kontrol yaitu :
Posisi teman pada kasus 1
Penghukum pada kasus 2
Pembuat rasa bersalah pada kasus 3
Posisi manager pada kasus 4
Sedangkan tentang segitiga restitusi yaitu ;
Menstabilkan identitas
Validasi Tindakan yang salah
Menanyakan keyakinan
dari diskusi tersebut peran guru sangat penting dalam menumbuhkan budaya positif di
sekolah. Penerapan untuk posisi control manager dan segitiga restitusi dapat
membantu murid dalam menemukan sendiri solusi atas permasalahannya dan
menumbuhkan motivasi intrinsik untuk memperkuat keyakinannya tentang budaya
positif.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Terima kasih!
MENUJU PERUBAHAN DAN
KEMERDEKAAN DALAM BELAJAR
MODUL 2 : Pendidikan
Guru Penggerak
2.1.A.5 RUANG KOLABORASI
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Fas 048
Rizka Amalia, M.Pd PEMBELAJARAN
UNTUK MEMENUHI
PP 159 KEBUTUHAN MURID
Afriani, S.Pd
Guslaini Wiwik Andriany
SMPN 4 GAS SMAN 1 Keritang
PEMBELAJARAN UNTUK Pendidikan
MEMENUHI KEBUTUHAN MURID Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pertanyaan
Pemandu
1 Skenario 1 Situasi 3 A Pertanyaan 1
2 Skenario 2 SMP B Pertanyaan 2
3 Skenario 3 C Pertanyaan 3
4 Skenario 4 6 Skenario 6 D Pertanyaan 4
5 Skenario 5 7 Skenario 7
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
SITUASI 3 - SMP
Pak Dudidam, seorang guru SMP, ingin mengajarkan murid-
muridnya materi tentang iklan. Tujuan pembelajarannya
adalah murid-murid dapat menangkap makna secara
kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan dari iklan tentang produk dan jasa.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Skenario
Diskusi Kelas Seluruh Kelas 1
Di awal pembelajaran. Pak Dudidam melakukan diskusi untuk memperkenalkan
murid pada topik tentang iklan dengan menggunakan beberapa Pertanyaan
Pemandu seperti:
Apa yang membedakan antara iklan dengan bentuk tulisan lain?
Iklan apa yang benar-benar menarik untuk kalian?
Apakah dibutuhkan biaya untuk membuat sebuah iklan?
Jenis pekerjaan apa yang tersedia dalam periklanan?
Kerja Individu/Pasangan/Kelompok Kecil Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
2
Setelah itu, Pak Dudidam meminta murid melakukan kegiatan Tulis---Berbagi dengan
pasangan--Berbagi dengan pasangan lain.
Secara individu, murid akan diminta menulis tiga hingga lima iklan yang menarik bagi
mereka.
Mereka lalu berbagi apa yang dituliskan dengan satu teman lain (secara berpasangan).
Saat berbagi, mereka boleh menambahkan pendapat. Setiap pasangan kemudian berbagi
dengan pasangan lain.
Setelah itu Pak Dudidam melakukan diskusi dengan seluruh Kelas. Ia akan menggunakan
daftar iklan yang ditulis oleh masing-masing kelompok sebagai
●contoh, kemudian membahasnya dengan menekankan pada:
Target audiens sasaran
● pesan utama
● mengapa beberapa iklan lebih efektif daripada yang lain.
Pak Dudidam lalu memperjelas konsep dan istilah periklanan sesuai kebutuhan.
Kerja kelompok Kecil. Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
3
Murid akan diminta untuk membentuk kelompok yang terdiri dari empat sampai lima
orang untuk mendiskusikan kelebihan dan kekurangan berbagai jenis iklan.
Setiap kelompok akan diberikan selembar kertas dan bekerja di meja mereka.
Setiap lembar kertas grafik memiliki T-Chart untuk menuliskan kelebihan dan
kekurangan untuk jenis iklan tertentu (misalnya, radio, TV, Internet, cetak, billboard).
Setiap kelompok akan melakukan brainstorming dan mencatat dua kelebihan dan
dua kekurangan dari jenis iklan tertentu
Dengan menggunakan isyarat yang diberikan guru, setiap kelompok kemudian
pindah ke meja kelompok lain.
Mereka membaca masukan yang telah ditulis sebelumnya dan menambahkan dua
kelebihan dan kekurangan lagi
Terus berlanjut demikian, sampai setiap kelompok memiliki kesempatan untuk
membahas semua jenis iklan.
Pak Dudidam lalu mengumpulkan kembali murid Pendidikan
sebagai satu kelompok besar. Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
4
Ia lalu memfasilitasi diskusi yang diperlukan
untuk memperjelas dan/atau memperluas
pemahaman konsep seperti: target audiens,
kejelasan pesan, dan penggunaan fitur
kebahasaan dan desain seperti pemilihan judul,
teks , gambar, dan format.
Pak Dudidam lalu memberikan tugas Individu. Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
5
Ia membedakan penugasannya sesuai dengan
kemampuan murid. Tugas yang harus dikerjakan
murid adalah:
Membuat iklan yang secara efektif akan
mempromosikan produk atau jasa atau
acara, sesuai dengan yang dijelaskan dalam
skenario yang diberikan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pak Dudidam menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai 6
dengan pengetahuan dan pemahaman konsep murid-muridnya.
Perbedaan skenarionya adalah:
Skenario 1
bersifat lebih konkret dan terstruktur dengan petunjuk langkah
demi langkah dan mencakup semua informasi yang diperlukan
untuk menyelesaikan tugas;
Skenario 2
Kurang terstruktur dan lebih terbuka dibandingkan Skenario 1;
Skenario 3
Bersifat konseptual dan terbuka dan membutuhkan riset.
Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
7
Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi
di kelas yang mendukung cara mereka belajar
dengan baik, misalnya, sendirian di tempat yang
tenang, dekat teman untuk memudahkan bertanya
jika bingung, atau di area ruangan yang lebih ramai
bersama murid -murid lain yang memungkinkan
mereka untuk saling berbagi ide
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pertanyaan Pemandu
1
Apakah kebutuhan belajar murid yang
berusaha dipenuhi oleh guru tersebut?
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pak Dudidam mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan murid dengan melihat : 1
Kesiapan belajar : Melakukan diskusi seluruh kelas di awal pembelajaran untuk
memperkenalkan materi dan mencari informasi tentang pengetahuan dan tingkat pemahaman
siswa untuk dilakukan penilaian awal dengan cara mengajukan pertanyaan pemandu.
Minat : Ketertarikan individu terhadap materi tertentu yang diinformasikan dengan menuliskan
jawaban tentang iklan yang menarik bagi mereka. Selanjutnya berbagi apa yang dituliskan
kepada rekannya untuk saling bertukar pendapat.
Profil Belajar murid : Lingkungan belajar sangat mempengaruhi cara belajar murid, dengan
Memberikan kebebasan kepada murid, Pak Dudidam mempersilahkan murid untuk memilih
lokasi di kelas yang mendukung cara belajar mereka dengan baik.
misalnya, sendirian di tempat yang tenang, dekat teman untuk memudahkan
bertanya jika bingung, atau di area ruangan yang lebih ramai bersama murid -murid
lain yang memungkinkan mereka untuk saling berbagi ide
Pertanyaan Pemandu Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
7
2
Bagaimana cara guru tersebut
menemukan kebutuhan belajar muridnya
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Menyampaikan tujuan pembelajaran 27
Diskusi dengan memberikan pertanyaan pemandu, untuk
mengetahui pengetahuan awal murid
Mendapatkan informasi dari jawaban masing-masing
individu dengan memberikan penugasan individu
Memberikan kesempatan untuk setiap kelompok saling
bertukar informasi
Memberikan penguatan terhadap pemahaman konsep
kepada murid
Pertanyaan Pemandu Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
7
3
Strategi pembelajaran
berdeferensiasi apa yang digunakan?
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Membedakan konten dengan mempertimbangkan pemetaan kebutuhan belajar murid, baik itu 3
kesiapan belajar, minat dan profil belajar murid
Memberikan kebebasan terkait proses pembelajaran, apakah murid akan belajar secara
kelompok atau mandiri. Memberikan bimbingan yang berbeda terkait kemampuan yang dimiliki
murid, dimana murid yang tingkat pemahaman rendah diberikan bimbingan lebih banyak
Memberikan skenario tugas yang berjenjang, sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman
konsep murid-muridnya. Contohnya
Skenario 1 bersifat lebih konkret dan terstruktur dengan petunjuk langkah demi langkah dan
mencakup semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. (pemahaman murid
rendah)
Skenario 2 kurang terstruktur dan lebih terbuka dibandingkan Skenario 1(pemahaman murid
sedang)
Skenario 3 bersifat konseptual dan terbuka dan membutuhkan riset(pemahaman murid tinggi).
Pertanyaan Pemandu Pendidikan
Guru Penggerak
4
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Bagaimana guru tersebut
melakukan penilaian? 7
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Dapat melakukan penilaian dari jawaban murid terhadap 4
pertanyaan yang diberikan, untuk melihat kemampuan awal
murid terhadap materi
Memberikan kebebasan kepada murid untuk bekerja secara
mandiri ataupun berkelompok dengan melakukan penilaian
proses selama pembelajaran berlangsung(penilaian
proses)
Penilaian melalui penugasan yang bervariasi (penilaian
produk)
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Terima Kasih 4
"Setiap kita adalah penggerak yang akan melakukan
perubahan pendidikan untuk Indonesia dengan cara
mengubah mindset diri dan terus bergerak
berkesinambungan memberikan kontribusi positif
untuk sekolah"
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
PMoEduMl 2.B2 ELAJARAN
SOSIAL DAN EMOSIONAL
(PSE)
Fas 048 PP 159 Desmiati Guslaini
Rizka Amalia, M.Pd Afriani, S.Pd
SMPN 1 Tembilahan CGP Angk. 5 Kab. Inhil
SMPN 4 GAS
5 KESADARAN Pendidikan Pengajaran
PENGUATAN DIRI Guru Penggerak eksplisit
KSE MANAJEMEN GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
DIRI Integrasi dalam praktek
Pembelajaran KELAS mengajar guru dan
sosial dan kurikulum akademik
emosional BENTUK
IMPLEMENTAS
(4 INDIKATOR Penciptaan iklim
kelas dan budaya
PSE)
sekolah
KESADARAN SSEEKKOOLLAAHH
SOSIAL
Penguatan KSE pendidik
KETRAMPILAN KELUARGA dan tenaga
BERELASI DAN
kependidikan (PTK) di
PENGAMBILAN KOMUNITAS sekolah
KEPUTUSAN
YANG STEeKlOadLaAnH
BERTANGGUN SBEKeOlaLjaArH
G JAWAB
BeSrEkKoOlaLbAoHrasi
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Pembelajaran Sosial dan Emosional
(PSE)
Adalah pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif
oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi ini
memungkinkan anak dan orang dewasa di sekolah
memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan
dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional
agar dapat mewujudkan 5 penguatan KSE yaitu kesadaran
diri, manajemen diri, kesadaran sosial, ketrampilan
berelasi, dan pengambilan keputusan yang
bertanggungjawab.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Penciptaan Iklim Kelas
dan Budaya Sekolah
1 Tahfidz
2 Yasinan
3 English Club
4 Surat Al - Fatihah dan Syalawat
5 Asmaul Husna
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Tahfidz
kesadaran diri
Tahfidz (Dapat menghubungkan perasaan, pikiran, dan nilai-nilai)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Kegiatan ini dilaksanakan di hari selasa dan jumat. Kegiatan ini bertujuan
untuk membentuk karakter anak untuk mencintai Al-qur’an sebagai
pedoman hidup bagi anak yang beragama islam.
Anak tahfidz sebagai tutor sebaya dalam membantu siswa lainnya yang
terkendala dalam membaca Al-qur’an. Tahfidz ini mengembangkan minat
dan tujuan hidup yang terarah.
DESKRIPSI TAMBAHAN :
Terlibat : Siswa, guru mapel, guru PAI jam I
Waktu : Selasa (07.15 - 08.00 ) ; Jum’at (07.15 - 08.15 )
Kebutuhan Perlengkapan : Al-Qur’an
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Tahfidz
kesadaran
sosial
Tahfidz (Mendemonstrasikan empati dan rasa welas kasih)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Guru meminta siswa yang tahfidz untuk membimbing temannya yang belum
mengenal huruf, membaca, dan lainnya dengan bimbingannya.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Tahfidz
ketrampilan
berelasi
Tahfidz (Berkomunikasi dengan efektif)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Siswa tahfidz membangun komunikasi yang baik dengan siswa yang memiliki
kemampuan rendah dalam penguasaan huruf arab dan dalam bacaan.
Memberikan bimbingan yang tepat dengan kendala yang dihadapi siswa yang
kemampuannya rendah
Dalam kegiatan ini membangun hubungan positif dalam kebaikan antar siswa untuk
saling mengingatkan.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Tahfidz
keputusan
bertanggungjawab
Tahfidz (Mengidentifikasi/mengenal solusi dari masalah pribadi dan sosial)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Kegiatan yang menjadi budaya sekolah ini menjadi bahian dari megidentifikasi dan memetakan
kemampuan siswa serta mengelola permasalahan dengan memberikan solusi pada kontrol
emosi siswa.
Siswa diminta untuk memaknai setiap bacaan yang dibaca dengan melihat terjemahan al-
wur’an.
Mengidentifikasi kebutuhan sisi religius dalam menghadapi setiap persoalan yang dihadapi.
Merefleksi setiap sebuah tindakan yang dilakukan sebagai bagian dari implementasi KSE.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
YASINAN
kesadaran diri
Yasinan (Murid dapat menghubungkan perasaan, pikiran, dan nilai-nilai yang ia yakini dalam kehidupan)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Kegiatan dilaksanakan setiap hari jum’at di jam I. Tujuan yasinan salah
satunya membentuk karakter anak berakhlak mulia dan bertaqwa serta
memperlancar baca Al-quran dan membudayakan tradisi umat NU.
DESKRIPSI TAMBAHAN :
Terlibat : Seluruh siswa, Guru PAI, dan Pengelola Aula
Waktu : 07.30 s.d 08.30
Kebutuhan Perlengkapan : Al-Qur’an atau surat yasin.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
YASINAN
kesadaran
sosial
Yasinan (Mengakui kemampuan/kekuatan orang lain)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Guru meminta siswa yang baik bacaan ilmu tajwidnya memimpin dalam
kegiatan yasinan secara bergiliran di setiap jumat pagi
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
YASINAN
ketrampilan
berelasi
Yasinan (Menunjukkan sikap kepemimpinan dalam kelompok)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Dalam satu kegiatan yang dikelola siswa yang bisa dan bagus bacaannya akan
diminta untuk memimpin kegiatan yasinan.
English Pendidikan
club Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
kesadaran diri
English Club (Mengembangkan minat dan menetapkan arah tujuan hidup)
DESKRIPSI KEGIATAN :
English Club diikuti oleh seluruh kelas secara bergantian dengan tujuan untuk memperlancar
dalam percakapan, menambah kosa kata, dan menjadikan pembiasaan di sekolah.
Kelas 7.1 menggunakan bahasa Inggris baik guru maupun siswa karena merupakan kelas
bilingual.
DESKRIPSI TAMBAHAN :
Seluruh siswa, Guru B. Inggris dan Guru Mapel jam I
Waktu : 07.15 s.d 08.00
Kebutuhan Perlengkapan : Tergantung materi yang disampaikan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
English
club
kesadaran
sosial
English Club (Menunjukkan kepedulian atas perasaan orang lain)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Saat demonstrasi maka teman-temannya mendengarkan apa yang
disampaikan oleh sang penyaji ini salah satu bentuk kepedulian.
DESKRIPSI TAMBAHAN :
Seluruh siswa, Guru B. Inggris dan Guru Mapel jam I
Waktu : 07.15 s.d 08.00
Kebutuhan Perlengkapan : Tergantung materi yang disampaikan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
English
club
ketrampilan
berelasi
\English Club (EC) : Mempraktikkan kerjasama tim dan pemecahan masalah secara kolaboratif)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Guru meminta siswa yang pandai dalam kelompok untuk bisa membantu
siswa lain yang mengalami kendala
Berbagi tugas setiap yang diberikan oleh guru sesuai dengan kemampuan
dengan penuh tanggungjawab
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
English
club
keputusan
bertanggungjawab
English Club : (Menyadari bahwa keterampilan berpikir kritis sangat berguna baik di dalam maupun di luar
lingkungan sekolah)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Mengidentifikasi siswa melalui english club memberikan ruang bagi siswa
mengevaluasi diri terhadap kekurangan mereka
Siswa diminta menjawab secara lisan dan tulisan dari setiap pertanyaan baik
langsung maupun tidak langsung sebagai bagian dari memetakan
kemampuan siswa.
alfatihah Pendidikan
dan Guru Penggerak
syalawat
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
manajemen diri
Membaca surat Al - Fatihah dan Syalawat ; (Merancang tujuan pribadi dan bersama)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Diawal pembelajaran membaca surat Al-Fatihah dan syalawat Nariyah yang
bertujuan untuk siswa menyadari manfaat dari membaca Alfatihah dan sebagai
tanda bukti kecintaan terhadap baginda Rasullullah sehingga kontrol emosi diri
mampu disikapi dengan baik berdasarkan pembiasaan yang dilakukan.
DESKRIPSI TAMBAHAN :
Terlibat : Seluruh siswa, Guru Mapel setiap masuk
Waktu : 15 menit
Kebutuhan Perlengkapan : Berupa hapalan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
alfatihah kesadran
dan dosial
syalawat
Membaca surat Al - Fatihah dan Syalawat ; (Memahami dan mengekspresikan rasa syukur)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Guru meminta siswa memaknai arti dari surat Al-fatihah dan menghubungkan
dengan kehidupan yang Allah berikan.
Guru meminta siswa untuk menjelaskan keragaman di masyarakat terhadap
syalawatan yang sering dibawakan oleh majlis-majlis taklim dan
menghubungkan sikap diri terhadap keragaman yang dimaksud.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
alfatihah ketrampilan
dan berelasi
syalawat
Alfatihah dan Syalawat ; (Dapat melawan tekanan sosial yang negatif)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Budaya positif yang dikembangkan sekolah dalam upaya melawan tekanan
sosial dan arus negatif yang akan mempengaruhi anak. Jadi siswa diminta
terlibat aktif dan memaknai syalawat dengan baik.
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
asmaul
husna
manajemen diri
Asmaul Husna ; (Mengelola emosi diri)
DESKRIPSI KEGIATAN :
Kegiatan ini bertujuan mengingat nama-nama Allah sebagai bagian dari
pembentukan kontrol diri untuk memahami makna yang ada di Asmaul
Husna
DESKRIPSI TAMBAHAN :
Terlibat : Seluruh siswa, Guru Mapel jam I
Waktu : 15 menit
Kebutuhan Perlengkapan : Berupa hapalan
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Ide Penguatan Kompetensi Sosial dan Emosional untuk Rekan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Sekolah
bentuk penguatan : deskripsi kegiatan
teladan penguatan
kse yang dikembangkan : Membuat kenyakinan sekolah khusus untuk
Kesadaran sosial PTK
Manajemen Diri Membiasakan budaya positif sekolah
Ketrampilan Berelasi (menghargai pendapat rekan,
mendidsiplinkan diri, Mengontrol lisan untuk
selalu berkata baik).
Terlibat : Seluruh guru dan tenaga kependidikan
Waktu : Membagi menjadi 4 bagian (pertiga
bulan). I : Masa percobaan, II: Masa pelaksanaan
III: Pembiasaan, dan IV: evaluasi
Kebutuhan Perlengkapan :
Adanya pelatihan (narsum, dana, infokus, dll)
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Ide Penguatan Kompetensi Sosial dan Emosional untuk Rekan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Sekolah
bentuk penguatan : deskripsi kegiatan
belajar penguatan
kse yang dikembangkan : Mengidentifikasi dan memetakan
Manajemen diri kompetensi diri dalam penguasaan baik itu
Kesadaran diri ilmu yang diampu ataupun teknologi
Kesadaran Sosial Melibatkan rekan kerja untuk ikut dalam
Pertanggungjawaban setiap kegiatan baik itu daring maupun
yang luring dalam membangun kompetensi diri
Terlibat : Seluruh guru dan tenaga kependidikan
Waktu : Flexibel
Kebutuhan Perlengkapan : Paket, dan laptop
Pendidikan
Guru Penggerak
GURU BERGERAK | INDONESIA MAJU
Ide Penguatan Kompetensi Sosial dan Emosional untuk Rekan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Sekolah
bentuk penguatan : deskripsi kegiatan
kolaborasi penguatan
kse yang dikembangkan : Membangun komunikasi yang efektif
Keterampilan beRelasi sesama rekan kerja
Manajemen Diri Mengambil bagian dalam setiap kegiatan
yang dirancang berdasarkan program
sekolah sesuai kemampuan dari masing-
masing rekan kerja
Terlibat : Seluruh guru dan tenaga kependidikan
Waktu : Flexibel
Kebutuhan Perlengkapan : Paket, dan laptop