Perkiraan Awal Dimensi Pondasi Telapak
Perbandingan lebar pondasi dan tinggi kolom
Pondasi Tiang
Merupakan suatu konstruksi bangunan yang mampu menahan beban tegak lurus
arah sumbu tiang dengan cara menyerap lenturan
Merupakan satu kesatuan (monolit) dengan pangkal tiang pancang yang berada
di bawah konstruksi
Tiang Panjang Tiang Pendek Kaison
Jenis Tiang Berdasarkan Material
Material Nama tiang Cara pembuatan Bentuk
Baja Tiang pipa baja Disambung secara elektris Bulat
Tiang WF (H profile) di arah mendatar,
Beton mengeliling H
Beton Beton bertulang Diasah dalam keadaan Bulat
pracetak panas, dilas Segitiga
Persegi
Beton pratekan Diaduk dengan gaya
sentrifugal dll
Tiang alas Diaduk dengan penggetar Bulat
Dengan menggoyangkan semua tabung Sistem penarikan awal Bulat
Sistem penarikan akhir
Cor di tempat pelindung Sistem pemancangan
Dengan membor tanah
Sistem pemboran
Dengan pemutaran berlawanan arah
Dengan pondasi dalam
Keuntungan Pondasi Tiang Menurut Cara Pemasangan
Tiang Pancang Cor di Tempat
Karena tiang dibuat di pabrik dan Karena getaran pada saat melaksanakan
pemeriksaan kualitas ketat, hasilnya lebih pekerjaan sangat kecil, sesuai untuk
dapat diandalkan daerah padat penduduk
Kecepatan pemancangan besar, Karena tanpa sambungan, dapat dibuat
terutama tiang baja, lapisan antara yang tiang yang lurus dengan diameter besar
cukup keras masih dapat ditembus
Diameter biasanya lebih besar daripada
Persediaan cukup banyak di pabrik, tiang pracetak, sehingga daya dukung juga
sehingga biayanya tetap rendah lebih besar
Daya dukung dapat diperkirakan Tanah galian dapat diamati secara
berdasarkan rumus tiang pancang langsung dan sifat-sifat tanah pada
lapisan antara atau lapisan pendukung
Cara penumbukan sangat cocok untuk dapat langsung diketahui
mempertahankan daya dukung vertikal
Kerugian Pondasi Tiang Menurut Cara Pemasangan
Tiang Pancang Cor di Tempat
Karena dalam pelaksanaannya menimbulkan Pada banyak kasus, tiang beton yang diletakkan di
getaran dan kebisingan, biasanya akan menimbulkan bawah air, kualitasnya lebih rendah daripada tiang-
masalah di daerah padat penduduk tiang pracetak
Untuk tiang yang panjang diperlukan persiapan Ketika beton dicor, terdapat kekhawatiran bahwa
penyambungan, bila tidak dilaksanakan dengan baik, adukan beton tersebut akan tercampur dengan
akibatnya akan sangat merugikan runtuhan tanah
Bila pekerjaan tidak dilaksanakan dengan baik, ada Walaupun penetrasi sampai ke tanah pendukung
kemungkinan tiang cepat rusak pondasi telah dipenuhi, kadang-kadang terjadi bahwa
tiang pendukung tersebut kurang sempurna karena
Bila pemancangan tidak dapat dihentikan pada adanya lumpur yang tertimbun di dasar
kedalaman yang ditentukan, diperlukan perbaikan
khusus Karena diameter tiang yang cukup besar dan
memerlukan banyak beton, maka untuk pekerjaan
Memerlukan tempat penampunganyang luas yang kecil mengakibatkan biayanya sangat melonjak
Untuk tiang dengan diameter besar, penanganannya
lebih sulit dilakukan
Untuk pipa-pipa baja diperlukan tiang yang tahan
korosi
Daya Dukung Tiang Pancang
Daya Dukung Aksial:
Tahanan geser, Qs friction pile (SF = 5)
Tahanan ujung, Qb end bearing pile (SF = 3)
Daya Dukung Lateral.
Informasi mengenai sifat-sifat mekanika tanah dilakukan melalui pengambilan
contoh lapisan tanah di bawah, cara yang umum digunakan adalah melalui
pengeboran (SPT atau CPT).
Jumlah pengambilan sampel tersebut harus dapat mewakili sifat-sifat tanah
eksisting, serta lokasi pengambilannya sedekat mungkin dengan posisi tiang
rencana.
Titik Jepit Virtual Tiang Tunggal
Dimana:
L : panjang tiang dalam tanah (cm)
K : tahanan lateral tanah 1.5 N (N/cm3)
D : diameter tiang (cm)
EI : kekakuan lateral tiang (N.cm2)
Deformasi Lateral Tiang Tunggal
Skema Pengambilan Contoh Tanah
SPT CPT
Laporan Hasil Penyelidikan Tanah
SPT CPT
Program Perhitungan Tiang Pondasi
Penggunaan software yang sering dipakai dalam perhitungan interaksi tiang pancang:
Allpile
Lpile
FB Pier
Plaxis
Asumsi yang digunakan hendaknya sedapat mungkin sesuai dengan kondisi tanah sebenarnya
Apabila dimungkinkan, verifikasi hasil hitungan software dapat dibandingkan dengan hitungan
manual
Contoh Perhitungan
Daya Dukung Izin
Profil Tiang Akibat Beban Lateral
Pemodelan Pondasi Tiang dan Pilar
Gaya Dalam pada Tiang
Diagram Interaksi Tiang
Kendali Mutu Pekerjaan Tiang
Kalendering tiang
Uji Beban Statik atau Dinamik
PDA test
PIT test
Pada beberapa kasus tertentu, apabila ingin diketahui daya dukung ultimate suatu tiang,
sementara kapasitas alat yang ada terbatas. Dapat dilakukan melalui pendekatan secara teoritis
(mis: metode Mazurkiewicz).
Prediksi Beban Ultimate (Metode Mazurkiewicz)
Asumsi : Kurva perpindahan vs
beban berbentuk parabola
Uji Beban Statik
Skema Uji Beban Statik pada Tiang
Skema Uji Beban Statik
Lendutan dibaca setiap diawal dan 15 menit setelah penambahan beban
Beban aman/diijinkan=50% beban selama 48 jam dimana S permanen
<6,5 mm
Lendutan diukur dari puncak tiang
Beban uji = 2 x beban rancangan
Uji Integrasi Tiang – Sonic Logging
PDA (Pile Driving Analyzer) Test
Instrumentasi PDA test
Sambungan Pada Pondasi Tiang
Detailing untuk Tulangan yang Terputus
Rasio Tulangan Pondasi Tiang Beton
BAHAN NON KOHESIF (Kerikil dan pasir)
Kepadatan Ketentuan praktis untuk identifikasi lapangan Daya dukung
(kPa)
Sangat lepas
lepas Hampir tanpa perlawanan 50
Padat sedang Mudah dipenetrasi dengan batang 12 mm yang ditekan 50
dengan tangan hingga
Padat Perlawanan kecil terhadap penyekopan
100
Sangat padat
Mudah dipenetrasi dengan batang 12 mm yang 100
dipancang dengan penumbukan 2 kg hingga
Ada perlawanan terhadap penyekopan
200
Penetrasi sukar dengan batang 12 mm hingga 300 mm 200
dipancang dengan penumbuk hingga
2 kg. Palu tangan diperlukan untuk penggalian
350
Penetrasi hanya sampai 75 mm yang dipancang dengan 350
penumbuk 2 kg. Alat bermesin perlu untuk penggalian hingga
600
BAHAN KOHESIF (lanau, lempung, lempung berpasir)
Kepadatan Ketentuan praktis untuk identifikasi lapangan Daya dukung
(kPa)
Sangat lunak Mudah dibentuk dengan jari. Bekas sepatu tampak jelas 25
lunak pada permukaan. Palu geologi dapat mudah ditekan
masuk sampai tangkainya
Tidak kaku
Kaku Penetrasi mudah oleh ibu jari. Dibentuk dengan meng- 25
Sangat kaku gunakan tekanan. Bekas sepatu agak tempak pada per- hingga 50
Keras mukaan. Palu geologi dapat ditekan masuk sampai
30 mm atau 40 mm
Sukar dibentuk dengan jari. Palu geologi dapat ditekan 50
masuk sampai 10 mm. Penetrasi sedikit dnegan sekop hingga100
Penetrasi dengan kuku ibu jari. Tidak dapat dibentuk de- 100
ngan jari. Perlu cangkul tangan untuk penggalian hingga 200
Menandai dengan kuku ibu jari. Pukulan palu geologi 200
hanya dapat menandai sedikit. Perlu alat bermesin un hingga 400
tuk penggalian
400
BATUAN
Kepadatan Ketentuan praktis untuk identifikasi lapangan Daya dukung
(kPa)
Sangat lunak Bahan hancur dengan pukulan palu geologi yang se- 1500
lunak
keras dang. Dapat dikelupas dengan pisau 1500 hingga
sangat keras Terjadi lekukan 1 mm - 3mm dengan pukulan palu geo- 2500
sangat keras sekali logi. Dapat dikupas dan digaruk dengan pisau
Contoh yang dipegang dengan tangan dapat dipecah 2500 hingga
ujung palu dengan kekuatan sedang. Tidak dapat dike- 3500
rok atau dikupas dengan pisau
Contoh yang sipegang dengan tangan dapat dipecah 3500 hingga
dengan ujung palu dengan lebih dari satu kali pukulan 5000
Contoh yang dipegang dengan tangan memerlukan be- 5000
berapa pukulan dengan palu geologi untuk memecah-
kannya