Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 90 Bahan- Bahan Berbahaya dan Beracun 81 Barang-barang kimia sudah disimpan sesuai rekomendasi dari pabrik yang membuatnya. 82 Tabung gas LPG sudah diamankan dengan baik dan tertutup dengan kencang. Utilitas dan Sekitarnya 83 Sambungan pada perpipaan cukup kuat untuk menghindari kerusakan pada saat gempa terjadi. 84 Perpipaan terletak pada jalur evakuasi. Utilitas yang Lain 85 Tersedia tabung pemadam api. 86 Kotak pemadam api sudah diikatkan dengan aman. 87 Tabung pemadam api diamankan dengan pengikat yang mudah dilepaskan. Peralatan Listrik 88 Tempat/pipa kabel sudah diikat secara lateral sehingga tidak mudah terlepas dari ikatannya. Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan 89 Sekolah/madrasah memiliki mata pelajaran yang memuat sejarah kebencanaan di lingkungan sekolah/ madrasah. 90 Sekolah/madrasah memiliki mata pelajaran yang memuat kerentanan manusia dan sumber daya kehidupan dalam kaitannya dengan bencana.
91 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 91 Sekolah/madrasah memiliki mata pelajaran yang memuat kapasitas manusia dan sumber daya kehidupan dalam kaitannya dengan bencana. 92 Sekolah/madrasah memiliki mata pelajaran yang memuat upaya pengurangan resiko bencana di lingkungan sekolah/madrasah. 93 Sekolah/madrasah memiliki ekstrakurikuler yang mendidik anak untuk melakukan kegiatan pengamatan tentang bahaya/ancaman bencana di lingkungan sekolah/madrasah. 94 Sekolah/madrasah memiliki ekstrakurikuler yang mendidik anak untuk melakukan penilaian kapasitas dan kerentanan sekolah/madrasah secara struktural 95 Sekolah/madrasah memiliki ekstrakurikuler yang mendidik anak untuk melakukan penilaian kapasitas dan kerentanan sekolah/madrasah secara non struktural 96 Sekolah/madrasah memiliki kegiatan untuk meningkatkan keterampilan dalam upaya pengurangan resiko bencana di sekolah/madrasah. 97 Sekolah/madrasah pernah mengadakan sosialisasi mengenai penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana untuk seluruh warga sekolah/madrasah termasuk anak.
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 92 98 Sosialisasi penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana dilakukan secara berkala minimal 1 tahun sekali 99 Simulasi evakuasi bencana tertentu (misal banjir, longsor, gempa/tsunami, dll) dengan melibatkan seluruh warga sekolah termasuk warga sekolah berkebutuhan khusus dilaksanakan secara rutin minimal 3 kali dalam satu tahun? 100 Sekolah/madrasah pernah mengadakan kegiatan pelatihan kesiapsiagaan yang melibatkan warga sekolah/ madrasah termasuk anak. 101 Kegiatan pelatihan kesiapsiagaan yang melibatkan warga sekolah/ madrasah termasuk anak dilaksanakan secara berkala minimal 1 tahun sekali. 102 Sekolah telah mempertimbangkan kemampuan seluruh warga sekolah termasuk kemampuan warga sekolah berkebutuhan khusus dalam memahami dan mempraktikkan pengetahuan PRB Kebijakan Sekolah/ Madrasah 103 Ada pernyataan tertulis di dalam program sekolah/madrasah yang mendukung upaya Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di sekolah/madrasah. 104 Ada pernyataan tertulis dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah/madrasah yang mendukung upaya PRB di sekolah/madrasah.
93 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 105 Sekolah/madrasah memiliki majalah dinding/buku/ modul/poster/media lainnya yang memuat pengetahuan dan informasi mengenai PRB yang dapat diakses oleh seluruh warga sekolah /madrasah termasuk anak berkebutuhan khusus. 106 Ada warga sekolah/madrasah yang berpartisipasi dalam kegiatan PRB yang diadakan oleh pihak luar (contoh: pelatihan, musyawarah guru, jambore murid, dsb) 107 Setiap warga sekolah termasuk anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di dalam kegiatan PRB yang diadakan oleh pihak luar (contoh: pelatihan, musyawarah guru, jamboree murid, dsb) 108 Sekolah/Madrasah pernah mengintegrasikan penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana kedalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah 109 Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah setiap tahun mencantumkan kegiatan penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana secara struktural 110 Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah setiap tahun mencantumkan kegiatan penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana secara non structural Perencanaan Kesiapsiagaan 111 Sekolah/madrasah memiliki dokumen hasil penilaian kerentanan dan kapasitas sekolah/madrasah terhadap ancaman bencana di lingkungan sekolah/madrasah.
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 94 112 Dokumen hasil penilaian kerentanan dan kapasitas sekolah/madrasah terhadap ancaman bencana di lingkungan sekolah/madrasah disusun secara partisipatif termasuk melibatkan anak perempuan dan laki-laki 113 Dokumen hasil penilaian kerentanan dan kapasitas sekolah/madrasah terhadap ancaman bencana di lingkungan sekolah/madrasah diperbaharui secara berkala. 114 Ada kesepakatan tertulis mengenai peran dan tanggung jawab warga sekolah/madrasah jika terjadi bencana. 115 Warga sekolah/madrasah termasuk anak secara aktif dan partisipatif merancang jalur dan rambu evakuasi yang mudah dibaca dan diikuti, baik di dalam maupun di luar kelas. 116 Warga sekolah/madrasah termasuk anak secara aktif dan partisipatif membuat Peta Evakuasi 117 Warga sekolah/madrasah termasuk anak menyepakati lokasi titik kumpul untuk evakuasi bersama orangtua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar 118 Sekolah/madrasah memiliki prosedur tetap tentang evakuasi terintegrasi jika terjadi bencana 119 Sekolah/madrasah pernah mengadakan simulasi prosedur tetap evakuasi terintegrasi.
95 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 120 Sekolah/madrasah mengadakan simulasi prosedur tetap evakuasi terintegrasi secara berkala minimal 1 tahun sekali 121 Sekolah/madrasah pernah mengadakan simulasi evakuasi bencana yang diikuti oleh anak, guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan warga sekolah lainnya, termasuk anak berkebutuhan khusus. 122 Warga sekolah/madrasah termasuk anak memperbaharui rencana evakuasi terintegrasi berdasarkan hasil evaluasi setelah simulasi dilaksanakan. 123 Simulasi evakuasi bencana yang diikuti oleh seluruh warga sekolah/madrasah termasuk anak berkebutuhan khusus, komite sekolah, dan warga sekolah lainnya, termasuk anak dilakukan secara berkala. 124 Simulasi tersebut diikuti oleh warga di lingkungan sekitar sekolah/madrasah. 125 Perencanaan kesiapsiagaan sekolah mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan semua warga sekolah termasuk warga sekolah dengan kebutuhan saat dalam situasi bencana? Mobilisasi Sumber Daya 126 Sekolah/madrasah memiliki ruang UKS termasuk obat P3K untuk pertolongan pertama yang dapat digunakan segera setelah bencana terjadi.
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 96 127 Sekolah/madrasah memiliki tandu/tali/tambang,terpal/ tenda/alat-alat keselamatan lainnya. 128 Peserta didik di sekolah/madrasah melembagakan kegiatan PRB di bawah koordinasi OSIS 129 Ada peserta didik termasuk anak berkebutuhan khusus terlibat dalam kegiatan PRB di sekolah/madrasah sebagai perencana 130 Ada peserta didik termasuk anak berkebutuhan khusus terlibat dalam kegiatan PRB di sekolah/madrasah sebagai pelaksana 131 Ada peserta didik termasuk anak berkebutuhan khusus terlibat dalam kegiatan PRB di sekolah/madrasah sebagai tim monitoring dan evaluasi 132 Sekolah memiliki mekanisme dukungan untuk memastikan anak berkebutuhan khusus terlibat dalam upaya kesiapsiagaan bencana dan tidak tertinggal saat situasi bencana. 133 Sekolah/madrasah mengadakan pertemuan dengan pihak guru, peserta didik, komite sekolah/madrasah, petugas administrasi dan warga sekolah/madrasah lainnya untuk memperkenalkan upaya PRB di sekolah/madrasah. 134 Pertemuan internal tersebut dilakukan secara rutin/berkala.
97 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 135 Sekolah/madrasah membentuk satuan tugas penanggulangan bencana yang melibatkan guru, peserta didik, komite sekolah/madrasah, petugas administrasi dan warga sekolah/madrasah lainnya 136 Sekolah/madrasah pernah mengadakan pertemuan external dengan warga di sekitar lingkungan sekolah/madrasah, warga desa/kelurahan/kecamatan/ perwakilan BPBD/lembaga pemerintahan lainnya untuk memperkenalkan upaya PRB di lingkungan sekitar sekolah/ madrasah. 137 Pertemuan eksternal tersebut dilakukan secara rutin/berkala.
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 98 Lampiran 2: Format Kajian risiko bencana partisipatif di Satuan Pendidikan OUTLINE DOKUMEN KAJIAN RISIKO BENCANA PARTISIPATIF DI SATUAN PENDIDIKAN Tabel 11 Format Kajian risiko bencana partisipatif di Satuan Pendidikan No Outline Keterangan Halaman judul halaman pengesahan dan jadwal pembaharuan dokumen kajian risiko bencana partisipatif di satuan pendidikan - Halaman pengesahan - Tuliskan masa berlaku kajian risiko bencana dan kapan harus diperbaharui kembali Halaman pengantar pengantar dari kepala satuan pendidikan/ koordinator tim siaga bencana satuan pendidikan Ringkasan (1 halaman) BAB I Pendahuluan singkat padat jelas Latar belakang singkat padat jelas Tujuan tuliskan tujuan dilaksanakannya kajian risiko bencana partisipatif di satuan pendidikan anda Dasar hukum dasar hukum penyelenggaraan satuan pendidikan aman bencana, mulai dari nasional, hingga kabupaten Kegiatan kajian risiko bencana di satuan pendidikan - Dimana dilaksanakan - Kapan dilaksanakan - Siapa yang terlibat - Bagaimana proses kegiatannya tuliskan secara singkat informasi mengenai pelaksanaan kajian risiko bencana partisipatif di satuan pendidikan anda
99 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan BAB II Profil satuan pendidikan identitas satuan pendidikan saa seperti di buku profil satuan pendidikan tugas, pokok dan fungsi visi dan misi struktur kelembagaan satuan pendidikan struktur kelembagaan satuan pendidikan di tahun ajaran berjalan kegiatan belajar mengajar dan jumlah rombel KBM dan rombel di tahun ajaran berjalan jumlah warga satuan pendidikan (peserta didik dan PTK) jumlah warga satuan pendidikan di tahun ajaran berjalan, laki laki dan perempuan, dewasa dan anak anak sesuai dengan kelompoknya BAB III Sejarah kejadian bencana Pemetaan ancaman Pemeringkatan ancaman Karakteristik ancaman Kajian kerentanan Kajian kapasitas Kalender musim ancaman Kajian risiko Denah risiko bencana satuan pendidikan Bab IV penutup
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 100 Lampiran 3. Lembar kerja kajian risiko bencana partisipatif di satuan pendidikan LEMBAR KERJA. 01 - SEJARAH KEJADIAN BENCANA Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Tabel 12 LEMBAR KERJA. 01 - SEJARAH KEJADIAN BENCANA No. Waktu kejadian (tanggal, bulan, tahun) Kejadian Dampak Sumber Info tuliskan info mengenai tanggal, bulan dan tahun kejadian. Jika kesulitan mendapat informasi mengenai detail waktu kejadian, minimal tuliskan tahun kejadian. Tuliskan kejadian bencana alam maupun non alam yang pernah terjadi di satuan pendidikan, dusun hingga desa. Tuliskan dampak kejadian di satuan pendidikan secara detail: korban jiwa, luka, mengungsi, korban material, kerusakan fasilitas umum, aktivitas di masyarakat, dampak bagi pendidikan, situasi saat kejadian. Fokus pada dampaknya bagi satuan pendidikan dan warga satuan pendidikan Tuliskan dari mana sumber informasinya: mengalami langsung, dari orangtua, dari media informasi, dari buku, dan sebagainya. 1 2 3 Dan seterusnya
101 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan LEMBAR KERJA. 02 - PEMETAAN ANCAMAN Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Tabel 13 LEMBAR KERJA. 02 - PEMETAAN ANCAMAN JENIS ANCAMAN RAGAM ANCAMAN Beri ƚanda я jika ada͕ dan beri tanda X jika tidak ada Keterangan tambahan ANCAMAN KARENA FAKTOR ALAM Gempa bumi Tanah longsor Tsunami Gunung api Tanah bergerak Likuifaksi PERUBAHAN IKLIM Badai/ angin puting beliung, angin ribut Banjir Banjir bandang kekeringan ANCAMAN KEGAGALAN TEKNOLOGI Nuklir Kecelakaan transportasi Pencemaran industri
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 102 ANCAMAN BIOLOGI DAN KESEHATAN Pandemic Demam berdarah Malaria Hama tanaman Hama/penyakit hewan BAHAYA sosial kekerasan Terorisme Konflik Penculikan Penyalahgunaan obat terlarang pornografi Pekerja anak Ancaman lingkungan Kebakaran bangunan/pemukiman Kebakaran hutan/lahan Penggundulan hutan Pekerja anak Kesimpulan:
103 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan LEMBAR KERJA. 03 - PEMERINGKATAN ANCAMAN Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Tabel 14 LEMBAR KERJA. 03 - PEMERINGKATAN ANCAMAN Peringkat Ragam Ancaman Ancaman yang paling mungkin terjadi Ancaman yang paling sering terjadi Ancaman yang paling besar dampaknya bila terjadi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Dari tabel diatas, tuliskan kembali di bawah ini 5 ancaman peringkat tertinggi 1 2 3
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 104 4 5 Diskusikanlah: dari 5 ancaman peringkat tertinggi di atas, pilih 3 ancaman untuk menjadi pilihan prioritas aksi setahun ke depan. Sertakan juga alasannya. 3 Ancaman prioritas Deskripsi/alasan mengapa menjadi ancaman prioritas Tuliskan ragam ancaman yang dipilih untuk diprioritaskan penyajiannya Tuliskan alasan mengapa menjadi ancaman prioritas, bisa juga tuliskan situasi dan kondisi satuan pendidikan
105 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan LEMBAR KERJA.04 - KARAKTERISTIK ANCAMAN Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Tabel 15 LEMBAR KERJA.04 - KARAKTERISTIK ANCAMAN NO RAGAM ANCAMAN TANDA TANDA SEBAB DAMPAK POSISI KECEPATAN KEJADIAN Keterangan tambahan 1 Tuliskan jenis ancaman yang menjadi prioritas dalam kegiatan sebelumnya (pemeringkata n ancaman). 1 baris 1 jenis ancaman Tuliskan tanda tanda sebelum terjadi Tuliskan apa penyebabnya, terutama secara khusus di satuan pendidikan Tuliskan dampak yang mungkin timbul apabila terjadi di satuan pendidikan Berapa jauh jarak satuan pendidika n dengan sumber ancaman Bagaimana kecepatan kejadian? - Terjadi perlahan lahan, lambat, perlu waktu berhari hari dari tanda peringatan - Terjadi mendadak dan cepat - Kecepatan terjadinya menengah, tidak mendadak tapi ada sela waktu beberapa jam mulai dari tanda tanda hingga kejadian Tambahkan keterangan lain tentang ancaman tersebut 2 3 4
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 106 LEMBAR KERJA.05 ʹ KALENDER MUSIM ANCAMAN Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Tabel 16 LEMBAR KERJA.05 ʹ KALENDER MUSIM ANCAMAN No. Jenis Ancaman/ Bahaya Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov dese keterangan 1 Tuliskan jenis ancaman dari hasil pemetaan ancaman di sesi 2 Tuliskan keterangan atau deskripsi yang mendukung hasil diskusi 2 3 4 5 Dan seterusnya
107 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan LEMBAR KERJA.06 - PEMETAAN KERENTANAN DI SATUAN PENDIDIKAN Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Jenis Ancaman : Tabel 17 LEMBAR KERJA.06 - PEMETAAN KERENTANAN DI SATUAN PENDIDIKAN Aspek Ragam kerentanan Jumlah (untuk manusia, tuliskan berdasarkan jenis kelamin) Letak (Ada dimana posisinya) Keterangan Manusia Penyandang disabilitas netra* Jenis kelamin/Jumlah Tempat atau kelas keterangan tambahan a. Netra total - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: b. Low vision - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: Penyandang disabilitas rungu* Jenis kelamin/Jumlah Tempat atau kelas keterangan tambahan a. Tuli - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: Dewasa perempuan:
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 108 b. Kurang dengar - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: Dewasa perempuan: Penyandang authis* - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: Dewasa perempuan: Penyandang disabilitas grahita* Jenis kelamin/Jumlah Tempat atau kelas keterangan tambahan a. Tuna grahita ringan - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: b. Tuna grahita sedang - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: c. Tuna grahita berat dan sangat berat - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: Penyandang disabilitas daksa* Jenis kelamin/Jumlah Tempat atau kelas keterangan tambahan a. Tuna daksa taraf ringan - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan:
109 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan b. Tuna daksa taraf sedang - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: c. Tuna daksa taraf berat - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: Kesulitan belajar - Jenis kelamin/Jumlah Tempat atau kelas keterangan tambahan a. Learning disorder - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: Dewasa perempuan: b. Ketidakmampua n belajar - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: c. Ketidakfungsian belajar - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: d. Under achiever - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: Dewasa perempuan: e. Slow learner - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: Dewasa perempuan:
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 110 Tuna laras* - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: Orang dengan hambatan mobilitas berat* (orang yang mengalami hambatan bergerak selain karena kondisi ketunaan; missal obesitas, penyakit menahun) - Anak laki laki: - Anak perempuan: - Dewasa laki laki: - Dewasa perempuan: Tempat atau kelas keterangan tambahan Lanjut usia* 60 tahun keatas Tuliskan jumlah orang lanjut usia: laki laki: perempuan: Tempat atau kelas: Keterangan lain: Ibu hamil* - Tuliskan jumlah ibu hamil : Tempat atau kelas: Keterangan lain: Bayi* Tuliskan jumlah bayi : Tempat atau kelas: Keterangan lain:
111 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Belum pernah mendapat edukasi kebencanaan* Tuliskan jumlah warga satuan pendidikan yang belum pernah mendapat edukasi kebencanaan: anak laki laki, anak perempuan, dewasa laki laki, dewasa perempuan Tuliskan dimana biasanya mereka berada Berikan deskripsi kondisinya Tidak bisa baca tulis* Tuliskan jumlah warga satuan pendidikan yang tidak bisa baca tulis dengan baik: anak laki laki, anak perempuan, dewasa laki laki, dewasa perempuan Tuliskan dimana biasanya mereka berada Berikan deskripsi kondisinya Tidak memahami bahasa indonesia dengan baik* Tuliskan jumlah warga satuan pendidikan yang tidak bisa berkomunikasi/memahami bahas aindonesia dengan baik: anak laki laki, anak perempuan, dewasa laki laki, dewasa perempuan Tuliskan dimana biasanya mereka berada Berikan deskripsi kondisinya Ruang kelas usia di atas 20 tahun* Tuliskan jumlah bangunan Tuliskan ruang mana saja Tuliskan kondisinya Ruang kelas rawan roboh* Tuliskan jumlah bangunan Tuliskan ruang mana saja Tuliskan kondisinya: Rusak berat, rusak sedang, rusak ringan Tiang listrik* Tuliskan jumlahnya Tuliskan ada dimana Tuliskan bahan dan kondisinya
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 112 Infrastruktur Instalasi listrik/ meteran listrik* Tuliskan jumlah meteran listrik Tuliskan ada dimana Tuliskan keterangan tambahan seperti: kapan terakhir kali melakukan perawatan instalasi listrik, bagaimana kondisi listrik akhir akhir ini Kompor dan gas* Tuliskan jumlah Tuliskan ada dimana Tuliskan keterangan tambahan Daerah sumber ancaman* Tuliskan darimana ancaman berasal dan jaraknya dengan satuan pendidikan Tuliskan keterangan tambahan Daerah rawan terdampak ancaman* Tuliskan daerah di sataun pendidikan yang rawan terkena dampak bencana Tuliskan keterangan tambahan Daerah berbahaya di lingkungan satuan pendidikan* Tuliskan lokasi daerah yang berbahaya di lingkungan satuan pendidikan Tuliskan keterangan tambahan: seperti dekat tebing, sungai, jalan raya
113 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Lingkungan dan alam Hubungan sesama rekan kerja di internal pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) Deskripsikan kondisi hubungan sesama rekan kerja yang menjadi kelemahan atau menghambat upaya pengurangan risiko bencana di satuan pendidikan, apakah semua PTK saling mengenal, apakah seluruh PTK yang terdata hadir di satuan pendidikan setiap hari. Komunikasi antara PTK dengan komite/orang tua Deskripsikan kondisi hubungan dan komunikasi antara PTK dengan komite/orang tua murid yang menjadi kelemahan atau menghambat upaya pengurangan risiko bencana di satuan pendidikan. Jejaring satuan pendidikan dengan pihak luar Deskripsikan kondisi hubungan dan komunikasi antara satuan pendidikan dengan pihak luar yang menjadi kelemahan atau menghambat upaya pengurangan risiko bencana di satuan pendidikan. Sosial dan budaya Warga satuan pendidikan dewasa yang belum mendapat pelatihan SPAB Tuliskan jumlah warga satuan pendidikan dewasa yang belum mendapat pelatihan SPAB: jumlah laki laki, jumlah perempuan Tuliskan lokasi dimana biasanya mereka berada Warga satuan pendidikan anak anak yang belum mendapat pelatihan SPAB Tuliskan jumlah warga satuan pendidikan anak anak yang belum mendapat pelatihan SPAB: jumlah laki laki, jumlah perempuan Tuliskan lokasi dimana biasanya mereka berada
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 114 Sumber pendanaan satuan pendidikan Tuliskan secara umum sumber pendanaan, misal BOS, dana komite Tuliskan keterangan tambahan Jumlah tenaga pendidik dan kependidikan non PNS Tuliskan jumlah laki laki dan perempuan Tuliskan dimana mereka biasanya berada Tambahkan keterangan jika ada Jumlah tenaga pendidik dan kependidikan non sertifikasi Tuliskan jumlah laki laki dan perempuan Tuliskan dimana mereka biasanya berada Tambahkan keterangan jika ada Ekonomi Perekonomian orang tua peserta didik Deskripsikan secara umum kondisi gambaran ekonomi orang tua peserta didik Lainnya (jika ada) Keterangan (*): informasi akan digambarkan di peta Untuk klasifikasi dan keterangan mengenai ragam disabilitas silahkan melihat UU no.8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas
115 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan LEMBAR KERJA 07 - PEMETAAN KAPASITAS DI SATUAN PENDIDIKAN Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Ancaman : Tabel 18 LEMBAR KERJA 07 - PEMETAAN KAPASITAS DI SATUAN PENDIDIKAN Aspek Ragam kapasitas Jumlah (untuk manusia, tuliskan berdasarkan jenis kelamin) Letak (Ada dimana posisinya) Keterangan Pengetahuan dan keterampilan Warga satuan pendidikan dewasa yang telah mengikuti pelatihan SPAB: a. Pengurangan risiko bencana secara umum b. SPAB c. Pelatihan pertolongan pertama d. Pelatihan pemadaman api e. Pelatihan pendidikan dalam situasi darurat f. Pelatihan psikososial g. Pelatihan dapur umum Tuliskan jumlah, laki laki dan perempuan Dimana mereka biasanya berada -
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 116 Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan usia produktif dan sehat Tuliskan jumlah laki laki dan jumlah perempuan tuliskan dimana mereka biasanya berada Warga satuan pendidikan (dewasa) yang memiliki keterampilan khusus penanggulangan bencana a. Pertolongan pertama b. Menggunakan HT/alat komunikasi c. Mendirikan tenda pleton d. Tali temali e. Penyelamatan di air f. Penyelamatan gedung bertingkat g. Pemadaman api h. Mengemudi i. Psikososial j. Dapur umum Tuliskan jumlah laki laki dan jumlah perempuan a. L...... P..... b. L...... P...... c. L...... P...... d. L...... P....... e. L...... P...... f. L...... P...... g. L...... P...... h. L...... P...... i. L...... P...... j. L...... P...... Tuliskan nama nama nya
117 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Warga satuan pendidikan (anak- anak) yang memiliki keterampilan khusus penanggulangan bencana: a. Pertolongan pertama b. Menggunakan HT/alat komunikasi c. Mendirikan tenda pleton d. Tali temali e. Penyelamatan di air f. Penyelamatan gedung bertingkat g. Pemadaman api/ memakai APAR h. Mengemudi i. Psikososial j. Dapur umum Tuliskan jumlah anak laki laki dan jumlah anak perempuan: a. L...... P..... b. L...... P...... c. L...... P...... d. L...... P....... e. L...... P...... f. L...... P...... g. L...... P...... h. L...... P...... i. L...... P...... j. L...... P...... Jika memungkinkan, Tuliskan nama nama nya -
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 118 Jumlah warga satuan pendidikan yang telah memahami prosedur penyelamatan diri saat terjadi darurat bencana Tuliskan jumlah dewasa laki laki, dewasa perempuan, anak laki laki, anak perempuan yang telah memahami prosedur penyelamatan diri saat terjadi darurat bencana Tuliskan prosedur penyelamatan diri saat terjadi darurat jenis bencana apa yang mereka ketahui Fasilitas kesiapsiagaan Alat pemadam api ringan* Tuliskan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya: masa kadaluarsa, Menstrual Hygiene Kit Tuliskan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya: masa kadaluarsa, Tas darurat kelas* Tuliskan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya: masa kadaluarsa, apa saja isinya dan kapan terakhir diperbaharui isinya Alat peringatan tanda bahaya inklusif* Tuliskan jenis dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya: masa kadaluarsa, Kendaraan* Tuliskan jenis dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya:
119 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Stock makanan kering* Tuliskan jenis dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya: masa kadaluarsa, Stock minuman* Tuliskan jenis dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya: masa kadaluarsa, Perlengkapan pertolongan pertama* Tuliskan jenis dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya: masa kadaluarsa, Rambu evakuasi* Tuliskan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Tenda pleton/ terpal* Tuliskan jenis, ukuran dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Tali temali* Tuliskan jenis, ukuran dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Dragbar siap pakai/ tandu manual* Tuliskan jenis dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Pelampung* Tuliskan jenis, ukuran dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 120 HT* Tuliskan jenis, jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Rambu titik kumpul yang dipasang dan dapat dilihat dengan mudah* Tuliskan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Tempat Titik kumpul* Tuliskan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Hidrant air/ sumber air/ tandon air* Tuliskan jenis dan jumlahnya Tuliskan dimana posisinya Tuliskan bagaimana kondisinya Sosial dan lingkungan Jejaring antara satuan pendidikan dengan pihak luar Tuliskan pihak pihak terkait penanggulangan bencana dan kedaruratan yang berjejaring dengan satuan pendidikan (yang pernah bekerjasama, ada komunikasi dan koordinasi, satuan pendidikan dapat mengakses sumber daya dari pihak tersebut atau ) Contoh: BPBD setempat Pemadam kebakaran setempat PMIKE Tagana Pengurus gerakan pramuka setempat Puskesmas, klinik, atau RS terdekat Lembaga non pemerintah yang bergerak di bidang penanggulangan bencana
121 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Ada nomor kontak darurat yang dipajang di tempat strategis Jika ada, Tuliskan pihak pihak yang nomor kontaknya dimiliki oleh satuan pendidikan, Jika dipajang, dimana? Jarak satuan pendidikan dengan layanan kedaruratan Tuliskan jarak dari satuan pendidikan ke pihak pihak terkait penanggulangan bencana dan kedaruratan terdekat Pemadam kebakaran Puskesmas/klinik/ RS terdekat Kantor keamanan setempat PLN terdekat Peran serta masyarakat di luar warga satuan pendidikan Jika ada, Tuliskan contoh kontribusi dan peran serta masyarakat luar satuan pendidikan. Misalnya: apakah ada gotong royong berkaitan dengan satuan pendidikan, apakah ada pertemuan rutin orang tua murid dengan staff satuan pendidikan, apakah mudah menghimpun dana untuk keperluan satuan pendidikan, apakah masyarakat melibatkan satuan pendidikan dalam kegiatan penanggulanganbencana di dusun/desa, dll Kebijakan satuan pendidikan Prosedur tetap kedaruratan yang diketahui semua warga satuan pendidikan Ada/ tidak ada Jika ada, dipajang atau tidak, jika dipajang, dimana? Tuliskan prosedur tetap kedaruratan bencana apa
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 122 Mekanisme pengaduan dan penanganan kejadian kekerasan dan bencana non alam Ada/tidak ada Jika ada tuliskan nomor kontak atau penanggung jawab pengaduan Tim siaga bencana yang terlatih dan terampil Ada/ tidak ada Jika ada, Tuliskan informasi kapan dilakukan regenerasi, kapan terakhir dilatih Rencana kerja dan anggaran tahunan satuan pendidikan yang memuat kegiatan pengurangan risiko bencana Ada/ tidak ada Jika ada, Tuliskan informasi kapan dilakukan pembaharuan dan evaluasi Kegiatan edukasi kebencanaan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan Jika ada, tuliskan jenis dan jumlah yang telah dilakukan, misalnya: Simulasi, Edukasi melalui integrasi mata pelajaran, Media komunikasi, edukasi dan informasi, Pelatihan pelatihan penanganan kedaruratan Materi kesiapsiagaan bencana telah direncanakan secara terstruktur dan diajarkan di satua pendidikan baik melalui intra/ko/ekstrakurikuler Sudah/ belum. Jika sudah, tuliskan di mapel/kegiatan apa, kelas berapa Kapan terakhir kali dilaksanakan Rencana Kesinambungan Pendidikan Ada/tidak Jika ada, kapan terakhir kali diperbaharui
123 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Kelompok/organisasi tingkat peserta didik yang ada dan aktif di satuan pendidikan: Contoh: OSIS, IPM, GUDEP Pramuka, Qabilah HW, dokter kecil/PMR, Satgas anak, kelompok ekstrakurikuler, dll Jika ada, tuliskan nama kelompok/organisasi tingkat peserta didik Kelompok/organisasi PTK dan orang tua yang ada dan aktif di satuan pendidikan Jika ada, tuliskan nama kelompok/organisasi tingkat PTK dan/orang tua peserta didik Paguyuban orangtua, komite satuan pendidikan, Satgas Lainnya (jika ada) Keterangan (*): informasi yang akan digambarkan/ditandai di peta risiko
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 124 LEMBAR KERJA. 08- KAJIAN RISIKO BENCANA DI SATUAN PENDIDIKAN Nama Satuan pendidikan : Kelurahan : Kecamatan : Kota/kabupaten : Provinsi : Tanggal diskusi : Ancaman : Tabel 19 LEMBAR KERJA. 08- KAJIAN RISIKO BENCANA DI SATUAN PENDIDIKAN ASET Bentuk dampak Ya (mungkin) atau (tidak mungkin) Kerentanan apa yang menyebabkan aset bisa terkena dampak Kapasitas apa yang dibutuhkan untuk mengurangi dampak Keterangan Jenis jenis bentuk risiko/dampak bencana untuk menjadi panduan diskusi. Tuliskan͟YA͟ apabila ya/mungkin dan “TIDAK͟ bila tidak/tidak mungkin. Tuliskan kondisi kerentanan yang menyebabkan aset dapat mengalami dampak tersebut Tuliskan kapasitas apa yang dibutuhkan untuk mencegah timbulnya dampak bagi aset Tuliskan keterangan tambahanuntuk memperkuatcatatan hasil diskusi Manusia Meninggal Kehilangan kemampuan fungsi tubuh/cacat Luka luka Mengungsi Tidak bisa bekerja Tidak bisa bersatuan pendidikan
125 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Ekonomi Kehilangan penghasilan/ upah kerja Kehilangan pekerjaan Kehilangan modal kerja Kehilangan dokumen penting satuan pendidikan Kerusakan/ kehilangan harta benda Kerusakan/ kehilangan surat surat penting pribadi Pengeluaran tambahan bagi satuan pendidikan Infrastruktur Bangunan satuan pendidikan rusak/ hilang Gangguan fungsi bangunan atuan pendidikan Kerusakan sumber air bersih Kerusakan jaringan listrik
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 126 Kerusakan saluran air Gangguan akses menuju ke satuan pendidikan Kerusakan meja kursi belajar dan peralatan belajar Alam dan lingkungan Pencemaran air Pencemaran udara Pencemaran tanah Sosial Gangguan kerukunan warga satuan pendidikan Gangguan fungsi or- ganisasi di satuan pendidikan Gangguan/ hambatan partisipasi warga satuan pendidikan Gangguan kegiatan belajar mengajar Lain lain
127 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Lampiran 4. Lembar Kerja kaji dampak pendidikan Tabel 20 Lembar Kerja kaji dampak pendidikan Pengkajian Satuan Pendidikan (SP) Assessment 1 INFORMASI PENGAMBIL DATA 0 Data pribadi Name: No HP: Tanggal: Lokasi kajian Nama SP: Desa Kecamatan DATA DASAR Jumlah siswa Umur Lakilaki Perempu an Total Umur 0-2 Umur 3-4 Umur 5-10 Umur 11-14 Umur 15-17 TOTALS: Jumlah guru PNS
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 128 non-PNS TOTALS: Jumlah tenaga kependidikan lainnya PNS non-PNS TOTALS: DOMAIN 1 - STANDAR DASAR 1 Sub-domain 1 - partisipasi masyarakat 1. Partisipasi masyarakat Apakah kelompok komunitas berikut aktif memberikan dukungan pada pendidikan masa darurat Centang jika ada sebutkan bentuk dukungannya Komite SP PKK Karang Taruna Kelompok keagamaan Kelompok lainnya di masLJarakaƚ͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͗ Sub-domain 1 - koordinasi Aktor pendidikan Apakah sekolah telah membangun sistem koordinasi dengan aktor pendidikan berikut di masa darurat: Centang jika ada Sebutkan topik yang dibahas dalam koordinasi Komite SP UPT pendidikan
129 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Dinas Provinsi NGO/LSM Akƚor lain͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙ Bantuan sumberdaya Apakah ada sumberdaya yang dimiliki aktor pendidikan yang dapat membantu memulihkan pendidikan Centang jika ada Sebutkan jenis sumberdaya Komite SP UPT pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Dinas Provinsi NGO/LSM Aktor lain͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙ DOMAIN 2 AKSES dan LINGKUNGAN BELAJAR 2 Kesetaraan akses Kondisi SP Apakah ada anak yang tidak dapat mengakses sekolah pasca bencana? Centang jika ada Mengapa dan sebutkan jumlah Pindah Penyandang disabilitas
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 130 lainnLJa͙͙͙ Kehadiran siswa setelah bencana Lakilaki Perempu an Total Kelas 1 Kelas 2 Kelas 3 Kelas 4 Kelas 5 Kelas 6 TOTALS: Perlindungan Keamanan lingkungan satuan pendidikan Apakah ada bahaya yang mengancam siswa di lingkungan sekolah (menuju sekolah atau saat berada di satuan pendidikan) Sebelum bencana Sesudah bencana Penculikan Penjualan manusia Kekerasan seksual
131 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Ancaman bencana Lalu lintas jalan raya LainnLJa͙͙͙͙͙͘͘ Keamanan di dalam lingkungan satuan pendidikan Kondisi satuan pendidikan yang menyebabkan anak tidak aman: Sebelum bencana Sesudah bencana Sanitasi yang kurang memadai Bangunan ruang kelas yang tidak aman Kekerasan fisik (dari sebaya atau orang dewasa) Kekerasan psikis (dari sebaya atau orang dewasa) LainnLJa͙͙͙ Fasilitas Fasilitas satuan pendidikan ruang belajar sementara Bagaimana kondisi ruang kelas pasca bencana dan apakah membutuhkan ruang belajar sementara Jumlah Rusak ringan Jumlah rusak sedang Jumlah rusak berat Jumlah kebutuh an ruang kelas
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 132 Layanan fasilitas pendukung Kebutuhan layanan fasilitas pendukung: Ya/Tidak Jumlah Toilet perempuan dan laki-laki Tempat cuci tangan/wudhu UKS Meja/kursi DOMAIN 3 BELAJAR MENGAJAR 3 Kurikulum Alat belajar mengajar Jumlah alat belajar mengajar yang dimiliki. Sebutkan kebutuhan yang masih diperlukan Jumlah yang dimiliki Jumlah yang dibutuhkan Buku pelajaran (siswa) Buku dan alat tulis siswa Seragam, tas, sepatu Alat mengajar (papan, kapur, dsb)
133 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Materi pembelajara n Apakah sudah ada materi pembelajaran masa darurat centang jika ada dan sudah digunakan centang jika diperlukan Kesehatan dan nutrisi Pencegahan kekerasan anak dan perlindungan anak Promosi kebersihan Dukungan psikososial Pendidikan bencana DOMAIN 4 - TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN 4 Guru dan GTK Status guru Jumlah guru yang tersedia masa darurat (pasca bencana) Jumlah guru Jumlah tambahan guru yang dibutuhkan dan durasi PNS Non PNS Relawan Pelatihan guru Pelatihan guru/GTK centang jika sudah centang jika diperlukan Organisasi kelas Metode belajar anak Disiplin positif
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 134 Pendidikan masa darurat Perlindungan anak masa darurat ͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͘͘ ͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͙͘ Instruksi dan proses belajar Gangguan proses belajar Apakah proses belajar terganggu setelah gempa? Iya Tidak Jika iya, berapa hari Penilaian hasil belajar Ujian Apakah ada sistem penilaian hasil belajar di masa darurat? Iya/Tid ak Jika iya, bagaiamana prosesnya DOMAIN 5 - KEBIJAKAN PENDIDIKAN 5 Kebijakan pendidikan Kebijakan Apakah ada kebijakan dinas pendidikan setempat yang mendukung keberlangsungan pendidikan Iya Tidak Jika iya, sebutkan kebijakan yang ada Jika tidak, sebutkan kebijakan yang dibutuhkan
135 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Lampiran 5. Lembar kerja Pengkajian/ Penilaian Dampak kejadian Gunakan panduan pertanyaan ini untuk pertimbangan pengambilan keputusan apakah sekolah akan dihentikan sementara waktu atau tetap dilanjutkan Nama Sekolah : Tanggal Pelaksanaan Pengkajian: Nama Petugas Pelaksana : No telepon : Tabel 21 Lembar kerja Pengkajian/ Penilaian Dampak kejadian Bagian-Bagian Pertimbangan Pengamatan/ Mitigasi Rencana Kepegawaian Apakah bencana berdampak pada ketersediaan jumlah dan kondisi staff untuk mengajar di kelas sesuai dengan standar jumlah siswa per kelas? Ya - Apabila jumlah guru terbatas untuk mendampingi siswa dengan aman, maka sebaiknya KBM dihentikan sementara - Koordinasikan dengan multipihak (desa, dusun, relawan, organisasi non pemerintah, yayasan) untuk dukungan relawan pegajar/ guru sementara - Koordinasikan dengan dinas pendidikan setempat untuk penambahan jumlah guru Tidak Akses Apakah ada arahan/ instruksi dari pemerintah/ dinas terkait tentang peliburan sementara aktivitas sekolah? Ya Apabila belum ada instruksi untuk membuka kegiatan sekolah, maka sebaiknya sekolah tetap belum diaktifkan Tidak
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 136 Apakah proses pembersihan lingkungan sekolah berisiko bagi keamanan warga sekola? Ya Apakah banyak puing puing di area sekolah yang menimbulkan potensi bahaya bagi warga sekolah? Dapatkan area terdampak diisolasi agar tidak membahayakan aktivitas warga sekolah? Tidak Apakah akses jalan ke sekolah terhambat puing piung atau terkena banjir? Ya Pihak berwenang/ BPBD akan mengumumkan kapan jalan dapat dilalui kembali. Pastikan akses jalan ke sekolah tidak berbahaya pasca kejadian bencana. Koordinasikan dengan pihak keamanan atau BPBD Tidak Jika jalan sudah dapat diakses dkembali dengan aman, sekolah dapat daktifkan kembali apabila tersedia sumber daya yang cukup Bangunan Apakah bangunan sekolah hancur? Ya Jika semu abangunan kelas hancur, maka sekolah ditutup sementara. Jika hanya sebagian gedung yang hancur, maka: · Dapatkan akses menuju gedung yang hancur ditutup untuk menghindari risiko lainnya? · Adakah tempat dan fasilitas yang dapat digunakan untuk melanjutkan KBM sementara?
137 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan · Apakah pihak berwenang (Dinas PU atau lembaga yang berkompeten) telah memeriksa bangunan dan menyatakan bahwa bangunan aman untuk digunakan kembali? Tidak Bahaya Apakah ada material berbahaya di lingkungan sekolah (asbes, lumpur)? Ya Menjauhlah dari material berbahaya Tidak Air Apakah pemenuhan kebutuhan air terdampak? Ya Jika YA, apakah fasilitas air bersih masih dapat digunakan? Minta orangtua murid untuk membantu menyediakan air untuk anaknya masing masing dalam kondisi darurat. Tidak TOILET Apakah septic tanks, peralatan dan pompa pembuangan terdampak? Ya Apakah semua bagian dari fasilitas terdampak akibat bocornya pembungan atau hanya bagian tertentu?
Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan 138 Apakah area ini bisa dibatasi aksesnya tanpa mengenai bagian yang digunakan dalam pembelajaran? Tidak Apa bangunan toilet berfungsi dan aman untuk digunakan? Ya Apa secara struktur aman dan dapat diakses? Tidak Apakah fasilitas lain ada toilet yang bisa digunakan bersama? Komunikasi Apakah jaringan komunikasi terdampak? Ya Jika jaringan komunikasi terputus apakah ada dukungan dari radio/mobile telekomunikasi? Apakah jaringan radio/mobile ini bisa diakses? Apakah HT diperlukan? Apakah fasilitas lain didekat SEKOLAH ada jaringan telepon yang bisa digunakan? Tidak Listrik Apakah listrik terdampak? Ya Apakah ada sumber listrik di sekolah? Jika ada hubungi PLN segera. Fasilitas SEKOLAH harus tetap ditutup selama kejadian. Apakah fasilitas SEKOLAH harus mempunyai tambahan generator listrik? Apakah pengawasan terhadapa anak-anak bisa dilakukan tanpa listrik? Apa listrik tetap diperlukan untuk septic tank?
139 Modul Pilar 2: Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Tidak Permasalahan Lainnya