The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rio.tjz, 2021-07-14 12:26:53

Matsnawi

Religi

Dierjemahkan melalui mbah google dari terjemahan bahasa Inggris

oleh Reynold Nich.



Matsnawi

Mukadimah

Ini adalah Kitab Matsnawi, yang merupakan akar
dari akar ajaran Nabi Muhammad s.a.w sehubungan
dengan (nya) yang mengungkapkan misteri
pencapaian (kepada Kebenaran) dan keyakinan; yang
merupakan ilmu agung serta penunjuk jalan (agama)
yang jelas dan bukti Ilahi yang paling nyata.
Perumpamaan cahaya yang datang dari-Nya ialah
sebuah misykat yang didalamnya ada lampu bersinar-
sinar dengan kilauannya yang lebih benderang dari
Fajar yang menyingsing. Ia (Matsnawi) merupakan
surga bagi kalbu, didalamnya aneka air dan pohon
yang teduh.

Diantaranya disebut telaga salsabil oleh para
penempuh suluk (jalan kerohanian); dan didalam
pemilik maqam (peringkat) dan karunia Ilahi Matsnawi
merupakan maqam dan tempat pemberhentian terbaik
didalam perjalanan menuju hadirat Ilahi.Didalamnya
orang yang berakal Budi dapat minum, dan dengan itu
orang yang merdeka (secara rohani) dapat bergembira
dan bersenang-senang, dan seperti sungai Nil di Mesir
yang didalamnya ada minuman yang segar bagi
mereka yang sabar (sanggup mengendalikan diri),
tetapi tidak menyenangkan bagi pengikut firaun dan
orang musyrik; sebagaimana Firman Allah;

Dia membiarkan sebagian dari mereka itu sesat dan
yang lain mendapat petunjuk.

Matsnawi adalah obat bagi hati yang pilu dan
penawar duka cita yang mendalam, dan merupakan
pula penjelasan atas (ayat-ayat) Al-Qur'an, dan
Sumber karunia Ilahi yang berlimpah dan ditunjukkan
bagi orang yang ingin merubah tabiat jelek dari dirinya,
ditulis oleh tangan orang berakal Budi yang pantang
menyampaikan kata-kata yang sia-sia, kecuali
perkataan yang menyebabkan bersihnya hati.
Kekeliruan sukar menghampirinya dari belakang atau
dari depan karena Rabb mengawasinya dan
senantiasa melihat pekerjaannya, dan dia adalah
petunjuk terbaik Serta maha Pengasih dari mereka
yang menujukkan sifat pengasih mereka. Kami telah
berusaha menghemat kata-kata karena kata-kata yang
hemat memberi banyak pengertian, dan seteguk air
memberi petunjuk tentang (ciri-ciri air di) kolam, dan
segenggam gandum memberi petunjuk tentang tepung
girikan (yang akan dijadikan hidangan).

Maka bertaqwalah fakir daif yang hanya
memerlukan (fuqara) Kasih sayang Rabb yang maha
tinggi, yaitu Muhammad bin Muhammad bin Hisyam
al-Bakhi- semoga Rabb menerima permohonannya,
"Saya dituntut menulis bait-bait karangan bersajak
(Matsnawi) yang panjang, yang didalamnya tertera
kisah-kisah ajaib dan perkataan- perkataan yang jarang
didengar, perbincangan-perbincangan yang elok dan
isyarat-isyarat yang berharga, serta petunjuk dijalan
zuhud dan taman (rohani) orang beriman, - (semua ini)
masing-masing diungkapkan secara ringkas, padat,
namun berlimpah makna - dan (kitab ini kutulis)
memenuhi permintaan sahabat dan guruku, yang

mempunyai tempat khusus dalam hatiku dan (yang)
merupakan gudang perbendaharaan hari ini dan esok,
yaitu syekh, teladan bagi mereka yang mengenal Rabb
dan pemimpin bagi mereka yang memiliki petunjuk dan
keyakinan besar, penolong umat manusia, pemelihara
hati dan nurani yang terpercaya, yang dipelihara oleh
Rabb diantara ciptaan-Nya dan pilihan diantara ciptaan
yang lain, dan sasaran dari perintah yang Dia
sampaikan kepada utusan-Nya dan rahasia-Nya yang
disembunyikan diantara pengikut Rasul-Nya, kunci
perbendaharaan tersembunyi, pengawas Harta karun
dibumi, ayah kebajikan, Hasamuddin (pedang agama
yang benar), hasan bin Muhammad bin al- Hassan,
yang lebih dikenal sebagai ibn Akhi Turk, Bayazid pada
zamannya, Junaid dari masanya, semoga Tuan
berkenan kepadanya dan mereka semua - penduduk
urnunya yang silsilahnya tersambung dengan syekh
yang mulia ini karena seperti yang dikatakannya, "Pada
malam hari aku adalah orang kurdi dan pada pagi hari
aku orang Arab." Semoga Rabb membersihkan jiwanya
dan jiwa para penerusnya.Betapa mulia leluhur mereka
dan betapa berbudinya para penerusnya.

Silsilahnya adalah keturunan yang baginya matahari
membukakan jubahnya, yang masyhrur sehingga
Bintang-Bintang mengerlipkan cahaya. Kebun
(keluaraga) mereka yang memiliki kiblat
keberuntungan, yang membuat anak-anak para
pemimpin rohani berpaling kepadanya, dan memiliki
pula Ka,bah harapan yang kelilingi oleh utusan para
pelamar kemurahan hatinya; dan semoga begitu
seterusnya, selama Bintang terbit dan matahari Timur

tampak dicakrawala, hingga akhirnya menjadi Benteng
bagi keinsafan ilahiah, rohaniah, ikhrawi, memberikan
kasyf (penyingkapan) kepada orang yang memiliki
penglihatan hati, orang yang gemar tafakur yang
mampu melihat ketidak hadirannya yang hadir, Raja-
Raja didekat jubah bangsawan, bangsawan dari
bangsa-bangsa, pemilik kepiawaian, seorang Bintang
yang memperlihatkan bukti-bukti ketuhanan. Amin' ya
rabb al-alamin, dan inilah doa yang mudah-mudahan
terkabulkan, karena didalamnya terkandung
permohonan dari segenap lapisan akan kewujudan.
Maha Besar Allah, untuk sekalian mahkluk yang tanpa
sekutu, yang memberkati seorang saja dari hamba-nya
yang terbaik Nabi Muhammad s.a.w serta sahabat
yang mulia dan tulus menjalankan ibadah dan amal
shaleh.

Kitab 1

Seruling Bambu

Dengarkan seruling bambu dia menceritakan sebuah

kisah, mengeluh tentang pedihnya perpisahan—
Mengatakan, “Sejak Aku berpisah dari asalku, ratapan
ku, telah menyebabkan pria dan wanita merintih.
Aku ingin sebuah dada yang terkoyak oleh
perpisahan, agar aku bisa mengungkapkan (kepada
orang yang demikian) pedihnya Cinta kasih.
Setiap orang yang jauh dari asalnya (rindu) ingin
kembali saat dia bersatu dengannya.
⁵Disetiap pertemuan selalu kuceritakan kisah ini
(perpisahan yang pilu), kutemani mereka yang
sedang sedih maupun gembira.
Setiap orang menjadi sahabatku dari prasangkanya
sendiri; (Namun) tidak ada yang mencari rahasiaku
dari dalam diriku.
Rahasiaku tidak jauh dari ratapanku, tetapi telinga
dan mata kekurangan cahaya (untuk memahami).
Tubuh tidak terselubung dari jiwa, jiwapun tak
terselubung dari tubuh; namun tidak ada yang
diizinkan untuk melihat jiwa.
Suara seruling ini adalah api, bukan angin; siapa yang
tidak memiliki api ini, semoga ia sia-sia!
¹º'Inilah api Cinta yang ada di dalam seruling bambu,
inilah gairah Cinta yang ada di dalam anggur.
Seruling bambu adalah sahabat dari setiap orang
yang telah berpisah dengan Kekasih: getaran (irama)-
nya menembus hati kami.

Siapa yang pernah melihat racun sekaligus penawar
seperti seruling? Siapa yang pernah melihat
simpatisan dan kekasih yang rindu seperti seruling?
Seruling bercerita tentang Jalan yang penuh darah
dan menceritakan kembali kisah gairah Cinta
Majnún.
Hanya bagi yang tidak mengerti pemahaman ini
disampaikan: Lidah tidak memiliki pelanggan kecuali
telinga.
¹⁵Dalam kesengsaraan kami, hari-hari menjadi begitu
cepat: hari-hari kami berjalan seiring dengan
kesedihan yang membara.
Jika hari-hari kami berlalu, biarkan saja! —bukan
masalah. Adakah selain Engkau, sebab tidak ada
yang Qudus selain Engkau!
Siapa pun yang bukan ikan, akan kenyang dengan
air-Nya; siapa pun yang tidak memiliki makanan
harinya akan terasa panjang.
Tidak ada yang mentah mengerti keadaan matang:
maka dari itu kata-kata harus ku singkat. Sampai
jumpa!
Oh putraku, hancurkan rantai-Mu dan bebaslah!
Berapa lama kamu akan menjadi budak emas dan
perak?
²⁰Jika kamu menuangkan lautan ke dalam kendi,
berapa banyak yang diperoleh? Hanya cukup untuk
sehari.
Kendi, mata orang yang tamak, tidak pernah menjadi
penuh: cangkang tiram tidak diisi dengan mutiara
sampai dipuaskan.
Dia yang pakaiannya dipinjam oleh Cinta (yang kuat)
dibersihkan dari ketamakan dan semua cacat.

Salam, Wahai Cinta, yang membawa keberuntungan
besar,―Engkaulah penyembuh dari semua penyakit
kami,
Obat keserakahan dan kesombongan kami,
(bagaikan) Plato dan Galen kami!
²⁵Karena Cinta, tubuh duniawi melambung ke langit:
gunung mulai menari,—menjadi lincah.
Oh Kekasih, Cinta yang mengilhami Gunung Sinai,
(membuat) Sinai mabuk dan Musa-a.s jatuh pingsan.
Jika aku bergabung dengan bibir seseorang yang
sesuai denganku, aku juga seperti seruling, akan
menceritakan semua yang mungkin diceritakan;
(Tetapi) siapa pun yang berpisah dari pembicaraan
bahasanya menjadi kelu, meskipun dia memiliki
ratusan lagu.
Ketika mawar itu hilang dan taman itu memudar,
engkau tidak akan mendengar lagi cerita burung
bulbul.
³⁰Kekasih adalah segalanya dan Pencinta hanya hijab-
Nya; Kekasih itu hidup dan pecinta itu benda mati.
Ketika Cinta tidak mempedulikannya, ia seperti
burung tanpa sayap. —Celakalah!
Bagaimana aku memiliki kesadaran di hadapan atau
di belakang ketika cahaya Kekasih tidak ada di
hadapan dan di belakangku?
Cinta menghendaki Firman ini diperlihatkan: jika
cermin tidak memantulkan apapun, apa sebabnya ?
Apakah kamu tahu mengapa cermin (jiwamu) tidak
memantulkan apa-apa? — itu karena debu tidak
dibersihkan dari wajahnya.



Raja jatuh cinta pada Budak perempuan yang
sakit dan membuat rencana untuk memulihkan

kesehatannya.

³⁵Oh Sahabatku, dengarkan kisah ini: sebenarnya ini
adalah inti dari keadaan batin kami.
Dahulu kala ada seorang raja yang memiliki kekuatan
duniawi dan kekuatan ruhani.
Kebetulan suatu hari Dia pergi bersama para abdi
dalemnya untuk berburu.
Di jalan raya, raja melihat seorang budak perempuan:
jiwa raja terpesona olehnya.
Karena burung itu, jiwanya, beterbangan didalam
sangkar, dia memberi uang dan membeli budak
perempuan itu.

⁴⁰Setelah membelinya dan mendapatkan keinginannya,
dengan takdir Ilahi gadis itu sakit.
Seperti Lelaki yang memiliki kuda tetapi tanpa pelana:
(segera setelah) Dia mendapat pelana, serigala
menggigit kudanya.
Dia memiliki kendi, tetapi tidak ada Air yang diperoleh:
ketika dia menemukan Air, kendi itu pecah.
Raja mengumpulkan para tabib dari kiri dan kanan
(diseluruh plosok negeri) lalu berkata kepada mereka,
"Kehidupan kami berdua ada di tanganmu'
Hidup saya tidak berarti, Dialah hidupku. — saya sakit
dan terluka; hanya Dia yang bisa mengobatiku.

⁴⁵Siapa pun yang menyembuhkannya, untuknya
hartaku, ia akan membawa pergi harta dan mutiara
ku, besar maupun kecil."

Mereka semua menjawabnya, berkata, “kami akan
membahayakan hidup kami dan memanggil semua
kecerdasan kami itulah modal kami.
Masing-masing kami adalah Mesiah: di tangan kami
adalah obat untuk setiap rasa sakit."
Dalam kesombongan mereka, mereka tidak
mengatakan, "Jika Allah berkenan (Insyallah)";
karena itu Allah menunjukkan kepada mereka
kelemahan manusia.
Maksudku (persoalan dimana) kelalaian kalimat doa
disebabkan oleh kerasnya hati; bukan sekadar
perkataan dari kata-kata (Insyallah) ini, karena itu
adalah keadaan yang dangkal.
⁵⁰Betapa banyak yang belum mengucapkan doa,
namun jiwanya selaras dengan yang terkadung
dihatinya.
Semakin banyak obat dan pengobatan yang mereka
terapkan, semakin banyak penyakit yang dideritanya,
dan kebutuhan tidak terpenuhi.
Gadis yang sakit menjadi kurus seperti sehalai
rambut, sementara mata raja mengalirkan air mata
darah, seperti sungai.
Dengan takdir Ilahi, air kehidupan menjadi empedu,
dan minyak almond meningkatkan kekeringan.
Akibat sembelit mirobalan, relaksasi berhenti; dan air
memberi makan api, seperti nafta.

Tabib tidak dapat menyembuhkan pelayan
perempuan itu, dan Raja memalingkan wajahnya

ke arah Tuhan dan memimpikan orang suci.
⁵⁵Ketika Raja melihat ketidak-berdayaan para tabib, Dia

berlari dengan kaki telanjang menuju masjid.

Dia memasuki masjid dan maju ke mihráb (untuk
berdoa): sajadah bermandikan air mata raja.
Saat menyadari dirinya sendiri dari luapan ekstasi
(faná), dia membuka bibirnya dengan pujian-pujian,
Berkata, " Oh Engkau yang pemberiannya paling
sedikit adalah kerajaan dunia, apa yang harus aku
katakan, sedangkan Engkau mengetahui hal yang
tersembunyi?"
Oh Tuhan kepada-Mu kami berlindung dalam
kebutuhan kami, sekali lagi kami tersesat.
⁶⁰Tetapi Engkau berkata, "Meskipun aku tahu
rahasiamu, namun nyatakanlah segera dengan
tindakan lahiriahmu."
Ketika dari lubuk jiwanya dia mengangkat (teriakan)
permohonan, lautan Kepemurahan mulai melonjak.
Tidur menyusulnya di tengah-tengah tangisan: dia
bermimpi bahwa seorang lelaki tua muncul
Dan berkata, "Kabar baik, Ya Raja! Doa-Mu
dikabulkan. Jika besok seorang asing datang
padamu, dia utusan Ku.
Dia adalah tabib yang terampil: penilaiannya tulus,
Dia dapat dipercaya dan benar.
⁶⁵Dalam pengobatannya lihatlah keajaiban
sepenuhnya, dalam tabiatnya lihatlah kekuatan
Allah!"
Ketika waktu yang dijanjikan tiba dan matahari terbit
dari timur mulai membakar bintang-bintang,
Raja berada di atas istana, berharap untuk melihat
apa yang telah ditunjukkan secara misterius.

Raja melihat seseorang yang luar biasa dan kagum;
matahari di tengah bayang-bayang.
Datang dari jauh, seperti bulan baru (dalam
kelembutan dan cahaya): Dia tidak-Ada, Ada-nya
dalam bentuk khayalan,
⁷⁰Dalam khayalan jiwa tidak ada artinya, lihatlah dunia
(yang berputar) pada khayalan!
Kedamaian mereka dan perang mereka (berputar)
dalam khayalan, dan harga diri serta rasa malu
mereka muncul dari khayalan;
(Tetapi) khayalan yang menjerat orang-orang Suci itu
adalah refleksi dari yang Indah di taman Ilahi.
Di wajah tamu asing itu muncul khayalan yang raja
lihat dalam mimpinya.
Raja sendiri, bukan yang lainnya, maju untuk
menemui tamunya dari Yang Tak Terlihat.
⁷⁵Keduanya adalah pelaut yang telah belajar berenang,
Jiwa keduanya bersatu tanpa jahitan.
Raja berkata, "Engkau Kekasihku (dalam kenyataan),
bukan Dia; tetapi di dunia ini perbuatan melahirkan
perbuatan."
Oh Engkau bagaikan Mustafa, sementara aku seperti
'Umar-r.a ,— aku siap melayanimu."

Memohon kepada Rabb Penolong kami, untuk
membantu kami mengendalikan diri dalam segala

keadaan, dan menjelaskan konsekuensi
berbahaya dan merusak dari ketidakdisiplinan.
Mari kita memohon kepada Rabb untuk menolong kita
mengendalikan diri: orang yang tidak memiliki kendali
diri jauh dari karunia-Nya.

⁸⁰Lelaki yang tidak disiplin itu tidak hanya menganiaya
dirinya sendiri, tetapi ia juga membakar seluruh dunia.
Semeja penuh hidangan turun dari langit tanpa
kesulitan dan tanpa jual beli,
(Ketika) beberapa pengikut Musa-a.s mengeluh
dengan tidak hormat, "Di mana bawang putih dan
kacang adasnya?"
Segera roti dan hidangan langit berhenti turun: untuk
mereka jerih payah menabur, cangkul dan sabit.
Sekali lagi, ketika Isa-a.s memohon, Allah mengirim
makanan dan karunia dari langit berbaki-baki,

⁸⁵Meskipun Isa-a.s meminta kepada mereka, dengan
mengatakan, "Ini selamanya dan tidak akan hilang
dari muka bumi."
Bersikap curiga dan serakah di meja Maha Pemurah
adalah tanda tidak bersyukur.
Orang-orang celaka tak beradab dibutakan oleh
keserakahan, pintu kepemurahan pun tertutup bagi
mereka.
Karena menahan zakat, tidak ada awan hujan yang
turun, dan sebagai akibat dari maksiat, wabah
menyebar ke segala arah.
Apa pun yang menimpa kamu, kemuraman dan
kesedihan adalah hasil dari ketidaksopanan dan
keserakahanmu,

⁹⁰Setiap orang yang berperilaku tidak sopan di jalan
orang suci adalah seorang perampok yang merampas
manusia, sedangkan dia bukan manusia.
Dengan disiplin, langit ini dipenuhi dengan cahaya,
dan melalui disiplin para malaikat tak tercela dan suci.

Karena ketidak-sopanan, matahari mengalami
gerhana, dan karena keangkuhan Azázíl terdepak dari
pintu (Surga).

Pertemuan Raja dengan Tabib Ilahi yang
kedatangannya diberitahukan kepadanya dalam

mimpi.
Dia (raja) membuka tangannya dan memeluknya di
dadanya dan menerimanya ke dalam hati dan
jiwanya, seperti Cinta,
Dan mulai mencium tangan dan keningnya dan
menanyakan tentang rumah dan perjalanannya.
⁹⁵Dengan banyak pertanyaan dia menuntunnya ke
kedalam istana. “Akhirnya,” katanya, “aku telah
menemukan harta karun dengan bersabar.”
Dia (juga) berkata," Oh karunia dari Allah dan
pertolongan setiap masalah, (Engkaulah) arti dari
'Sabar adalah kunci kebahagiaan!"
Oh yang wajahnya adalah jawaban dari setiap
pertanyaan, oleh Mu simpul keras terlepas tanpa
diskusi.
Engkau menafsirkan semua yang ada di hati kami,
Engkau memberikan uluran tangan kepada setiap
orang yang kakinya terperosok di lumpur.
Selamat datang, Oh yang terpilih, Oh yang diridhoi!
Jika Engkau pergi, bencana akan mendatangi kami
dan ruang yang luas akan sempit.
¹⁰⁰Engkau pelindung rakyat. Dia yang mengidamkan
Mu tidak akan pergi ke kebinasaan. Sungguh, jika dia
mengendalikan diri...! "

Ketika pertemuan dan jamuan (ruhani) yang
berlimpah selesai, Raja meraih tangannya dan
membawanya ke gadis yang sakit.

Raja mengantar tabib ke sisi ranjang Gadis yang
sakit, agar ia dapat melihat kondisinya.

Raja menjelaskan cerita yang tidak logis dan
penyakitnya, kemudian mendudukkan tabib di
samping Gadis yang sakit itu.
Tabib mengamati rona wajahnya, (merasakan) denyut
nadinya, dan (memeriksa) urinnya; ia mendengar
baik gejala maupun penyebab (sekunder)
penyakitnya.
Dia berkata, “Tidak ada pengobatan yang mereka
terapkan membangun (kesehatan): mereka (tabib
palsu) telah membuat kehancuran.
¹⁰⁵Mereka tidak mengetahui kondisi batin. — Aku
berlindung kepada Rabb dari apa yang mereka
perbuat."
Dia mengetahui rasa sakit itu, dan rahasianya menjadi
terbuka baginya, tetapi dia menyembunyikannya dan
tidak memberi tahu raja.
Rasa sakitnya bukan karena empedu hitam atau
kuning: bau setiap kayu bakar muncul dari asap.
Dari kesedihannya yang mendalam, tabib tau bahwa
gadis itu sakit dihatinya; tubuhnya sehat, tetapi
hatinya dilanda kepedihan.
Keberadaan Cinta dibuat nyata oleh rasa sakit dalam
hati: tidak ada penyakit seperti halnya sakit hati.
¹¹⁰Penyakit kekasih terpisah dari semua penyakit lain:
Cinta penyingkap Rahasia Ilahi.

Apakah Cinta berasal dari sisi (duniawi) ini atau dari
sisi (surgawi) itu, pada akhirnya akan membawa kita
ke sana.
Apa pun yang aku katakan dalam eksposisi dan
penjelasan Cinta, ketika aku sampai pada Cinta (itu
sendiri) aku malu akan (penjelasan) itu.
Meskipun penjelasan lidah membuat semuanya
menjadi jelas, namun Cinta yang tanpa lidah jauh
lebih jelas.
Meskipun Pena tangkas dalam menulis, ia akan patah
dengan sendirinya begitu sampai pada Cinta.
¹¹⁵Dalam menguraikan Cinta, kecerdasaan berbaring
(tanpa daya) seperti keledai di dalam lumpur: Cinta
(sendiri) yang mengucapkan penjelasan tentang
Cinta dan Kekasih-Nya.
Bukti dari matahari adalah matahari itu sendiri: jika
kamu membutuhkan bukti, jangan palingkan wajahmu
darinya!
Jika bayangan memberi indikasi tentang dirinya,
matahari (sendiri) memberikan cahaya spiritual setiap
saat.
Bayangan itu bagai dongeng di malam hari,
membuatmu tertidur; saat matahari terbit bulan
terbelah.
Tidak ada apa pun di dunia yang begitu menakjubkan
selain matahari, (tetapi) Matahari jiwa abadi: tidak ada
hari kemarin.
¹²⁰Meskipun matahari luar itu unik, (namun) masih
mungkin bagi seseorang membayangkan yang
menyerupai matahari;

Matahari ruhaniah, yang berada di luar aether (langit
ini), tidak memiliki rekan dalam pikiran atau secara
eksternal.
Di manakah ruang dalam imajinasi untuk esensi-Nya,
bahwa yang serupa dengan-Nya harus masuk ke
dalam imajinasi?
Ketika kabar datang dari wajah Syamsu'ddín
(Matahari Agama), matahari surga keempat
menunduk di kepalanya (menyembunyikan dirinya
karena malu).
Karena namanya telah datang (ke-bibirku), aku harus
menunjukkan beberapa petunjuk tentang hadiahnya.
¹²⁵Saat ini Jiwaku¹ telah menarik bajuku: dia telah
menangkap aroma pakaian Yusuf-a.s.
(Dia berkata): “Demi tahun-tahun persahabatan kita,
ceritakan salah satu ekstasi manis itu,
Bumi dan langit mungkin tertawa (dengan sukacita),
bahwa kecerdasan dan jiwa dan mata dapat
meningkat seratus kali lipat."
(Aku berkata): “Jangan memberikan tugas pada ku,
karena aku telah meninggal dari diri sendiri (faná);
pengertian ku tumpul dan aku tidak tahu bagaimana
memuji.
Segala sesuatu yang dikatakan oleh orang yang
belum kembali ke-kesadaran, jika dia membatasi
dirinya sendiri atau membesar-besarkan
kesombongan, tidaklah pantas.
¹³⁰Bagaimana seharusnya —tiada keadaan pikiran yg
masuk akal ―menggambarkan sahabat yang tak
memiliki sahabat?

1.Hasàmuddín

Penjelasan tentang bekal dan darah jantung ini, saat
ini kamu tinggalkan sampai waktu lain."
Dia berkata: "Beri aku makan, karena aku lapar, dan
bergegaslah, karena Waktu bagai pedang yang
memotong.
Oh kawan, Sufi adalah putra dari waktu sekarang :
tiada aturan Jalan untuk mengatakan 'Besok.'
Bukankah kamu seorang Sufi? Apa yang ada
(ditangan) menjadi kosong dengan menunda
pembayaran."
¹³⁵Aku berkata kepadanya: “Lebih baik rahasia
Sahabat disamarkan: apakah kamu mendengarkan
(seperti yang tersirat) dalam isi kisah itu.
Lebih baik rahasia kekasih diungkapkan dalam
pembicaraan orang lain.”
Dia berkata: “Katakan secara terbuka dan telanjang
dan dengan kesetiaan: jangan singkirkan aku, Oh
yang bodoh!
Angkat kerudung dan bicaralah dengan telanjang,
karena aku tidak memakai baju saat aku tidur dengan
Sang Kekasih."
Aku berkata: “Jika Dia telanjang dalam penglihatan-
(mu), engkau tidak akan tinggal di dadamu maupun
pinggangmu.
¹⁴⁰Tanyakan keinginanmu, tetapi tanyakan sesuai
ukuran: sebilah jerami tidak mampu menopang
gunung.
Jika Matahari, yang menerangi dunia ini, mendekat
sedikit saja semua akan terbakar.

Jangan mencari masalah dan kekacauan dan
pertumpahan darah: jangan katakan lagi tentang
Matahari Tabriz! "
(Rahasia) ini tidak memiliki akhir: ceritakan dari awal.
Pergi, ceritakan kesimpulan dari kisah ini

Tabib meminta Raja sendirian dengan Gadis itu
demi tujuan menemukan penyakitnya

Tabib berkata: "Ya Raja, kosongkan Istana ini,
singkirkan baik sanak saudara maupun orang asing.
¹⁴⁵Janganlah ada yang mendengarkan di aula masuk,
agar aku dapat menanyakan hal-hal tertentu kepada
gadis ini. "
Istana itu dibiarkan kosong, dan tidak ada satu pun
penghuninya (yang tersisa): selain Tabib dan gadis
yang sakit itu.
Dengan sangat lembut dia berkata (padanya), "Di
mana kota asalmu? Orang-orang disetiap kota
berbeda-beda, obat setiap penyakitpun berbeda pula,
sedangkan pengobatan ini haruslah tepat untukmu.
Di kota itu siapa saja yang mengenalmu? Apakah
kamu tinggal bersama keluarga dan kerabatmu? "
Tabib meletakkan tangannya di denyut nadi si gadis
dan mengajukan pertanyaan satu per satu tentang
ketidak-adilan langit.
¹⁵⁰Ketika duri menusuk ke telapak kaki seseorang, ia
akan menaruh kakinya di atas lututnya,
Lalu mencari duri dengan ujung jarum, dan jika dia
tidak menemukannya, dia akan membasahi (tempat
itu) dengan bibirnya.

Duri di kaki begitu sulit ditemukan: lalu bagaimana
dengan duri di hati? Jawablah !
Jika setiap orang awam melihat duri di dalam hati, lalu
kapan kesedihan bisa menang di atas siapa pun?
Seseorang menancapkan duri di bawah ekor keledai:
keledai itu tidak tahu cara menghilangkannya: ia pun
mulai melompat.
¹⁵⁵Setiap Dia melompat, duri itu justru menyerang
dengan lebih kuat (menusuk lebih dalam): dia
membutuhkan orang yang pandai untuk
mengeluarkan durinya.
Guna menyingkirkan duri, keledai itu karena iritasi dan
rasa sakit, terus menendang dan berlari-lari
sempoyongan ke berbagai tempat,
Tetapi Tabib pencabut duri itu adalah seorang ahli:
meletakkan tangannya di satu tempat, satu demi satu,
ia menanyakanya.
Tabib bertanya padanya tentang teman-temannya,
menggunakan narasi,
Dan dia mengungkapkan kepada Tabib banyak
keadaan yang meliputi rumahnya, mantan tuannya
serta sesama warga kotanya.
¹⁶⁰Tabib mendengarkan ceritanya sambil terus
mengamati denyut nadi dan detak jantungnya,
Sehingga pada siapa pun yang namanya disebut
nadinya mulai berdenyut kencang, Tabib bisa tahu,
bahwa orang itu adalah objek keinginan jiwanya di
dunia.
Dia menghitung teman-teman di kota asalnya; lalu dia
menyebut nama kota lain.

Tabib berkata: "Ketika kamu pergi keluar kota, di kota
mana yang paling kamu suka kunjungi?
Dia menyebutkan nama kota tertentu dan dari sana
dia juga meneruskan untuk berbicara tentang kota
lain, sementara itu tidak ada perubahan rona
wajahnya atau nadinya.
¹⁶⁵Tuan-tuan dan kota-kota, satu per satu, katanya,
dan tentang tempat tinggal serta makanan juga
garam.
Dia bercerita tentang banyak kota dan banyak rumah,
dan masih tidak ada urat nadinya yang bergetar atau
pipinya yang pucat.
Denyut nadinya tetap dalam keadaan normal, tidak
terganggu, sampai dia bertanya tentang Samarkand,
(kota) manis seperti permen.
(Di sana) denyut nadinya melonjak dan wajahnya
memerah dan pucat (bergantian), karena dia telah
berpisah dari seorang pria Samarkand, seorang
pandai emas.
Ketika tabib menemukan rahasia ini dari (gadis) yang
sakit, dia menemukan sumber duka dan kepedihan
itu.
¹⁷⁰Tabib berkata: "di kota mana ia tinggal ?"Sar'iPul,
"jawabnya,"dan jalan Ghátafar."
Kata tabib: "Saya tahu apa penyakitmu dan aku akan
segera menunjukkan seni-pengobatan dalam
membebaskan (penyakit)-mu.
Berbahagialah dan bebas dari rasa takut, karena saya
akan melakukan kepadamu seperti apa yang hujan
lakukan di padang rumput.

Aku akan cemas untukmu, namun kamu tak perlu
cemaskan aku: Aku lebih baik kepadamu dari-pada
seratus ayah.
Waspadalah! jangan memberitahukan rahasia ini
kepada siapa pun, sekalipun Raja menghujani begitu
banyak pertanyaan padamu.
¹⁷⁵Ketika hati mu menjadi kuburan rahasiamu,
keinginan mu akan diperoleh lebih cepat."
Nabi-s.a.w berkata: "siapa pun yang
menyembunyikan pemikiran terdalamnya akan segera
mencapai objek keinginannya."
Ketika benih disembunyikan di bumi, rahasia batinnya
akan menjadi taman hijau.
Jika emas dan perak tidak disembunyikan, bagaimana
pekerja tambang menafkahi keluarganya?
Janji dan kata-kata yang menenangkan dari tabib
membuat gadis yang sakit itu aman dan bebas dari
rasa khawatir.
¹⁸⁰Ada janji sejati dihati yang bersyukur; ada janji
palsu, dihati penuh dengan kegelisahan (kufur).
Janji yang dipenuhi adalah mata uang saat ini; janji
yang tak terpenuhi menjadi penderitaan jiwa.

Tabib ilahi menemukan penyebab penyakitnya,
dan membaringkan Gadis itu di hadapan Raja.
Kemudian Tabib bangkit pergi menemui Raja dan
memberitahu sebagian dari masalah penyakit ini.
Rencana (terbaik), "katanya,"kita harus membawa
orang itu ke mari demi menyembuhkan penyakit ini.
Panggil tukang emas dari negara yang jauh itu; "bujuk
dengan emas dan jubah kehormatan."

¹⁸⁵Raja mengutus ke sana satu atau dua orang
utusan; orang-orang yang cerdik dan kompeten serta
sangat adil.

Raja mengirim utusan ke Samarkand untuk
membujuk tukang emas.

Kepada Samarkand datanglah dua pembawa pesan
untuk tukang emas yang menawan dan berlebihan,
Mengatakan, "Oh tuan yang baik, sempurna dalam
pengetahuan, Anda yang kualitas (kesempurnaan
dalam keahlianmu) terkenal di (semua) negeri,
Lihatlah, Raja begini dan begitu telah memilih Anda
karena keahlianmu sebagai tukang emas, karena
Anda terkemuka.
Lihatlah sekarang, terimalah jubah kehormatan ini dan
emas dan perak; ketika Anda menghadap Raja, Anda
akan menjadi kebanggaan dan temannya."
¹⁹⁰Laki-laki itu melihat banyak kekayaan dan banyak
Jubah: dia diperdaya, lalu dia tinggalkan kota dan
anak-anaknya.
Dengan riang Lelaki itu melangkah ke jalan, tak
menyadari bahwa Raja telah mendesain hidupnya.
Dia naiki kuda Arab dan melaju dengan gembira:
darahnya dihargai seharga kekayaan dan jubah
kehormatan.
Oh yang bodoh, dengan kehendakmu serta kakimu
sendiri kamu menjemput takdirmu yang malang.
Di dalam angan-angannya ada mimpi kekayaan,
kekuasaan, dan ketuhanan.

¹⁹⁵Berkata Izrail-as (Malaikat Maut),"Pergilah tempuh
jalanmu" Ya, Kamu akan mendapatkan apa yang
kamu impikan! "
Ketika orang asing itu datang dan berbalik dari jalan,
tabib membawanya ke hadapan Raja.
Dengan bangga dan hati-hati mereka membawanya
ke Raja, agar bisa membakarnya seperti ngengat di
atas lilin Tiráz itu.
Raja memandanginya dengan penuh hormat, dan
mempercayakan kepadanya rumah dan harta yang
penuh dengan emas.
Lalu Tabib itu berkata kepadanya, "Oh Raja yang
perkasa, berikan gadis itu kepada tuan ini,
²⁰⁰Agar gadis itu bahagia dalam persatuan dengan
dia, dan bahwa air persatuan dengan dia dapat
memadamkan api gairahnya."
Selama enam bulan mereka memuaskan kerinduan,
sampai gadis itu benar-benar pulih kesehatannya.
Setelah itu Raja menyiapkan ramuan untuk Lelaki
(tukang emas), ketika dia meminumnya, mulai
berkurang pesonanya di hadapan gadis itu.
Meskipun telah dilanda sakit, kecantikan gadis itu
tidak berkurang sedikitpun dan jiwanya tidak lagi
terancam.
Sebaliknya Lelaki itu kini menjadi jelek, pucat-pipi, tak
lagi disukai―berlahan sikapnya menjadi dingin
(menjengkelkan) dan tidak menyenangkan hatinya.
²⁰⁵Mereka yang mencintai demi kecantikan lahiriah
bukanlah Cinta; pada akhirnya mereka memalukan.

Lebih baik dia merupakan aib yang memalukan,
sehingga penghakiman jahat itu mungkin tidak akan
menimpanya!
Darah mengalir dari matanya yang mengalir bersama
air mata seperti sungai; wajahnya yang tampan
menjadi musuh hidupnya.
Bulu burung Merak adalah musuh bagi Merak lainnya;
Oh betapa banyak Raja yang telah terbunuh oleh
kebesarannya sendiri!
Lelaki itu berkata, "Aku adalah rusa kesturi dengan
kelenjar berdenyur-denyur sebab pemburu telah
menumpahkan darahku yang murni tidak berdosa."
²¹⁰Oh aku rubah di ladang yang dipotong kepalanya
oleh pemburu untuk sekedar diambil bulunya.
Oh Aku adalah gajah yang darahnya ditumpahkan
oleh hantaman demi sepasang gading.
Dia yang telah membunuhku untuk sesuatu yang
selain aku, apakah dia tidak tahu bahwa darahku tidak
akan tidur tanpa membalas dendam?
Hari ini kepalsuan merenggetku, besok giliran dia;
darahnya akan tumpah sia-sia sebagaimana darahku.
Meskipun tembok itu membentuk bayangan panjang,
namun akhirnya bayangan itu berbalik lagi ke
arahnya.
²¹⁵Dunia ini Ibarat gunung, dan tindakan kita
teriakannya: gema teriakan kembali kepada kita."
Dia mengatakan ini dan pada saat yang sama pergi
ke bawah bumi. Gadis itu dibersihkan dari rasa sakit
dan Cinta padanya,

Karena Cinta orang mati tidak abadi, karena orang
mati tidak akan pernah kembali kepada kita;
Tetapi Cinta pada yang hidup setiap saat lebih segar
dari kuncup di dalam jiwa dan di depan mata.
Pilihlah Cinta dari Yang Maha Hidup yang kekal,
yang memberimu anggur yang meningkatkan
kehidupan.
²²⁰Pilih Cinta-Nya sebagaimana para Nabi
memperoleh kekuatan dan kemulian.
Jangan katakan, "Kami tidak memiliki izin masuk ke
Raja itu." Berurusan dengan yang dermawan tidaklah
sulit.

Membunuh dan meracuni tukang emas itu didasari
oleh kehendak Ilahi, bukan oleh keinginan sendiri

dan sihir yang jahat.
Pembunuhan tukang emas oleh Tabib itu tidak
dilakukan karena harapan atau ketakutan.
Dia tidak membunuhnya untuk menghibur Raja, Dia
tidak membunuhnya sampai perintah dan petunjuk
Ilahi datang.
Adapun bocah laki-laki yang tenggorokannya dipotong
oleh Khidir-a.s, yang awam tidak memahami rahasai
itu.
²²⁵Barangsiapa yang menerima ilham dari Allah dan
doanya dijawab, apa pun yang Dia perintahkan
adalah inti dari kebenaran.
Jika orang yang menganugerahkan kehidupan
Spiritual harus membunuh, itu diperbolehkan: dia
adalah waliyullah dan tangannya adalah tangan Ilahi.

Seperti Ismail-a.s,— tundukkan kepalamu di hadapan-
Nya; dengan senang hati dan senyum melepaskan
jiwamu di depan belati,
Agar jiwa mu dapat tetap tersenyum sampai
kekekalan, seperti jiwa murni Ahmaddengan Allah
SWT.
Pecinta menghabiskan cawan sukacita pada saat
yang adil membunuh mereka dengan tangan mereka
sendiri.
²³⁰Raja tidak melakukan pertumpahan darah karena
nafsu: berhentilah buruk sangka dan berselisih
paham!
Kamu mengira dia melakukan kejahatan busuk,
didalam proses pemurnian bagaimana sublimasi
meninggalkan campuran?
Tujuan dari disiplin yang keras dan perlakuan kasar ini
adalah agar tungku dapat memisahkan kotoran dari
perak.
Pengujian baik dan buruk agar emas bisa mendidih
dan kotoran pun terangkat naik.
Jika tindakannya bukan didasari petunjuk Allah, tentu
Dia akan menjadi anjing, bukan seorang Raja.
²³⁵Dia tidak ternoda oleh nafsu dan ketamakan serta
hasrat: apa yang dia lakukan adalah baik, tetapi
kebaikan yang memakai aspek kejahatan.
Seratus Khidir-a.s menenggelamkan perahu, seratus
kali pula tindakannya itu benar.

Imajinasi Musa-a.s, meskipun dengan kecerdasan
Spiritual dan keunggulannya, tetap tertutupi dari
pemahaman tindakan Khidir-a.s itu.— Jangan terbang
tanpa sayap!
Perbuatan Raja itu adalah sekuntum mawar merah
yang layak dipuji; jangan menyebutnya pembunuhan
berdarah. Dia mabuk dengan Akal; jangan panggil dia
orang gila.
Seandainya itu keinginannya untuk menumpahkan
darah seorang Muslim, aku seorang kafir jika aku
menyebut namanya dengan pujian.
²⁴⁰Langit tertinggi bergetar atas pujian orang fasik,
dan dengan pujian kepadanya orang saleh tergerak
untuk berpikir jahat.
Dia adalah seorang Raja dan seorang Raja yang
sangat waspada; dia adalah umat pilihan dan umat
pilihan Allah yang terpilih.
Seseorang yang dibunuh oleh Raja seperti ini, Raja
menuntunnya ke kekayaan dan ke tanah terbaik yang
paling terhormat.
Bagaimana Rahmat absolut itu melakukan
kekerasan? Kecuali jika Raja melihat keuntungan
untuknya dari melakukan kekerasan kepada tukang
emas.
Seorang Anak gemetar pada pisau cukur tetapi Ibu
yang disayanginya justru senang melihat anaknya
gemetar karena pisau cukur.
²⁴⁵Dia mengambil setengah kehidupan dan
memberikan seratus nyawa sebagai gantinya: dia
memberikan apa yang tidak ada dalam imajinasi mu.

Kamu menilai tindakannya dari analogi dirimu sendiri,
tetapi kamu telah menilai terlalu jauh, jauh dari
kebenaran. Pertimbangkan dengan baik!

Kisah penjual sayur dan burung beo yang
menumpahkan minyak di toko.

Ada seorang penjual sayur yang memiliki burung beo,
burung beo hijau bersuara manis yang pandai bicara.
Bertengger dibangku, Dia mengawasi toko dan
berbicara dengan baik kepada semua pedagang.
Dalam menyapa manusia ia akan berbicara seperti
mereka; dia juga terampil dalam nyanyian burung
beo.
²⁵⁰(Setelah itu) dia melompat dari bangku dan
terbang; dia menumpahkan botol minyak-mawar.
Tuannya datang dari arah rumahnya dan duduk di
bangku dengan nyaman seperti seorang pedagang.
Dia melihat bangku itu penuh dengan minyak dan
pakaiannya berminyak; ia memukul kepala burung
beo itu: kepalanya menjadi botak karena pukulan itu.
Untuk beberapa hari ia menahan diri dari berbicara;
penjual sayur, dalam pertobatan, menghela nafas
dalam-dalam,
Merobek janggutnya dan berkata, “Aduh! Matahari
kemakmuranku telah terbenam di bawah awan.
²⁵⁵Seandainya tanganku patah (tak berdaya) pada
saat itu! Bagaimana aku bisa memukul kepala yang
berlidah manis itu? "
Dia memberikan hadiah kepada setiap Darwis,
(berharap) agar dia bisa mendapatkan kembali
ucapan burungnya.
Setelah tiga hari tiga malam, dia duduk di bangku,
putus asa dan sedih, seperti orang yang putus asa,

Menunjukkan kepada burung segala jenis kekaguman
(dengan harapan) mungkin ia akan mulai berbicara.
Sementara itu, seorang darwis botak, berbalut wol
kasar (jawlaq), lewat dengan kepala gundul seperti
bagian luar mangkok dan baskom.
²⁶⁰Melihat hal itu burung beo mulai berbicara, Dia
berteriak pada darwis itu, katanya; "Hei, kawan!
Hei gundul, bagaimana Anda bisa gundul sepertiku?
Apakah Anda menumpahkan minyak-mawar dari
botol, seperti saya?"
Orang-orang disekitar menertawakan kesimpulan
burung beo, karena menganggap pemakai Pakaian itu
seperti dirinya sendiri.
Jangan mengukur tindakan Orang-orang Suci dengan
(analogi) dirimu sendiri, meskipun shér (singa) dan
shír (susu) mereka serupa dalam tulisan.
Dengan cara pandang seperti ini, seluruh dunia bisa
menjadi sesat: hampir tidak ada yang menyadari
adanya waliyullah.
²⁶⁵Mereka mengklaim kesetaraan dengan para Nabi;
mereka menganggap orang-orang suci seperti
mereka.
"Lihatlah," kata mereka, "kami adalah laki-laki, mereka
adalah laki-laki; baik kami dan mereka terikat pada
tidur dan makanan."
Dalam kebutaan, mereka tidak melihat bahwa ada
perbedaan yang tak terbatas di antara mereka.

Kedua spesies Lebah (zanbúr) makan dan minum dari
tempat yang sama, tetapi darinya, ada yang hanya
menghasilkan sengat pahit (tajam) dan yang lainnya
madu yang manis.
Kedua spesies Rusa makan rumput dan minum air:
Rusa satu hanya menghasilkan kotoran, dan rusa lain
membuahkan wangi kesturi.
²⁷⁰Kedua jenis Buluh minum dari sumber air yang
sama, tetapi batang bambu kosong dan batang tebu
penuh gula.
Pikirkan ratusan ribu kesamaan yang serupa dan
amati bahwa jarak antara keduanya sama besarnya
dengan perjalanan tujuh puluh tahun.
Yang ini makan dan menghasilkan kotoran; yang lain
makan dan menjadi sepenuhnya cahaya Ilahi.
Yang ini makan dan dia tidak melahirkan apapun
selain keserakahan dan kecemburuan; yang ini juga
makan dan dari dirinya tidak lahir apa-apa selain
Cinta dari Allah Yang Esa.
Yang ini tanah subur yang baik dan lainnya tanah
payau dan buruk; yang satu adalah malaikat yang adil
dan yang satunya Iblis dan binatang buas.
²⁷⁵Tiada bantahan, keduanya serupa secara lahir; air
asin dan air manis sama beningnya.
Siapa yang tahu bedanya kecuali seorang Lelaki yang
memiliki selera ruhani? Temukan Dia: Dia tahu air
gula dan air garam.
Orang yang cenderung menyamakan sihir dengan
mukjizat Nabi, telah berkhayal dan mengira bahwa
keduanya sama-sama tipu daya.

Pada zaman Musa-a.s dengan tujuan menentang
kenabiannya, penyihir memakai tongkat seperti Musa-
a.s.
Namun, tongkat penyihir dan tongkat Musa-a.s sangat
berbeda, sebab antara perbuatan sihir dan tindakan
mukjizat terbentang jurang yang sangat lebar.
²⁸⁰Perbuatan sihir dilaknat Allah, sedangkan mukjizat
menerima Kasih sayang-Nya.
Orang-orang kafir yang berselisih (yang merasa
dirinya sama) dengan para Nabi dan para Waliyullah
memiliki tabiat kera: ―Sifat semacam ini adalah
penyakit kanker di dada manusia.
Apa saja yang dilakukan seseorang, akan ditiru oleh
seekor Kera apabila ia melihat seseorang
melakukannya.
Dia berpikir, "aku telah bertindak seperti Dia";
bagaimana seharusnya orang yang bertampang
bodoh dan aneh itu tahu bedanya?
Yang ini (orang suci) bertindak atas perintah (Tuhan),
dan dia (peniru seperti monyet) bertindak demi
pertengkaran (persaingan). Tuangkan debu di kepala
mereka yang memiliki wajah suka bertengkar!
²⁸⁵Munafik (religius) itu bergabung dalam ibadah dan
doa dengan jamaah yang tulus hanya untuk
perselisihan, bukan untuk permohonan.
Dengan shalat, puasa, haji dan zakat orang mukmin
berada dalam kemenangan dan dapat menaklukkan
orang munafik.
Kemenangan pada akhirnya ada ditangan orang
Mukmin; kekalahan menimpa orang munafik sampai
Hari kemudian.

Meski keduanya melakukan permainan yang sama,
perumpamaan mereka seperti perbedaan orang
Mirwan dan orang Rayy.
Masing-masing pergi ke tempat yang dituju; setiap
tempat sesuai dengan namanya.
²⁹⁰Jika dia disebut Mukmin, jiwanya bersuka-cita; dan
jika kamu mengatakan "munafik," ia menjadi penuh
dengan api amarah.
Nama mukmin dicintai karena esensinya yaitu dada
yang penuh Cinta kepada-Nya; nama yang satu ini
munafik dibenci karena sifat tercelanya.

Empat huruf; '‫ م‬- ‫ و‬- ‫ م‬- ‫ ' ن‬tidak memberi

kemuliaan; kata múmin (Mukmin) hanya menunjukan
namanya.
Jika kau memanggilnya Mukmin dengan sebutan
munafik, nama keji ini (munafik) akan menyengatmu
seperti kalajengking.
Jika namanya tidak berasal dari neraka, kenapa
dalam jiwanya harus merasakan panasnya api
nereka?
²⁹⁵Jeleknya nama tercela bukan dari hurufnya;
pahitnya air laut bukan dari perahunya.
Huruf adalah perahu; makna yang dimuat di
dalamnya, perumpamaannya ialah air, sedangkan
lautan berarti "Bersama-Tuhan — bersama Dia induk
segala kitab".
Di dunia ini laut yang pahit dan laut yang manis
(terbagi) — di antara mereka ada penghalang yang
tidak ingin mereka lintasi.
Ketahuilah bahwa kedua sungai ini asalnya satu. Lalui
keduanya, jejakkan langkahmu menuju ke asalnya.

Tanpa batu uji ditempat pemeriksaan ini (dunia), kau
tidak akan tahu mana emas campuran dan mana
emas murni dengan menggunakan timbanganmu
sendiri.
³⁰⁰Dalam jiwa orang yang diberikan batu uji oleh
Tuhan, terdapat kesanggupan membedakan antara
kepastian dan keraguan.
Sebutir kotoran jatuh ke mulut manusia, jika dia bisa
mengeluarkannya, dia akan aman.
Ketika, di antara ribuan potongan (makanan),
sepotong kecil kotoran masuk ke (mulutnya), indra
(sentuh atau perasa) orang yang hidup itu
melacaknya—
Pengertian duniawi adalah tangga menuju dunia ini;
pengertian religius adalah tangga menuju langit.
Carilah kesembuhan jasmani dari para tabib; mintalah
kesembuhan ruhani kepada sang Kekasih.
³⁰⁵Kesehatan yang pertama muncul dari kondisi tubuh
yang berkembang; kesehatan yang terakhir muncul
dari menghancurkan tubuh.
Jalan spiritual menghancurkan tubuh dan, setelah
menghancurkannya, memulihkannya menuju
kemakmuran:
Menghancurkan rumah (nafsu) demi harta emas, dan
dengan harta yang sama membangunnya kembali
(yang lebih baik dari sebelumnya);
Bendung air dan bersihkan dasar sungai, kemudian
alirkan air minum kedasar sungai!

Belah kulitnya dan keluarkan ujung besi (dari panah
atau tombak) — lalu kulit segar tumbuh di atas (luka)-
nya;
³¹⁰Rebut dan ambil benteng dari orang-orang kafir,
lalu bangun di atasnya seratus menara dan benteng
(perlindungn).
Siapakah yang akan menggambarkan tindakan Dia
yang tidak memiliki sekutu? yang telah saya katakan
ini (sesuai dengan) kebutuhan saat ini.
Terkadang (tindakan Allah) tampak seperti ini dan
terkadang sebaliknya: buah agama tidak lain adalah
kebingungan.
(Maksudku), tidak seorang pun yang dibingungkan
dengan kebijaksanaan sedemikian rupa sehingga
punggungnya menghadap-Nya; Tidak, tetapi
seseorang dibingungkan (dengan ekstasi) seperti ini
dan tenggelam (dalam Tuhan) serta mabuk dengan
Sang Kekasih
Wajah yang satu menghadap Sang Kekasih, wajah
yang lain hanya menghadap wajahnya sendiri.
³¹⁵Lihatlah wajah setiap orang, perhatikanlah dengan
penuh perhatian: mungkin dengan melayani (Sufi)
kau akan mengenal wajah para Waliyullah.
Karena ada banyak iblis yang berwajah Adam, tidak
baik memberikan tangan mu ke setiap tangan,
Karena sang pemburu burung bisa meniru banyak
siulan untuk memikat burung,
Sehingga burung itu mendengar dan mengira adalah
kawannya, ketika terbang turun, 'malang' dijumpainya
perangkap dan belati dihadapannya.

Orang yang keji gemar mencuri bahasa para darwis,
agar dengan demikian bisa menyanyikan jampi-jampi
untuk memikat orang bodoh.
³²⁰Pekerjaan orang suci itu cahaya dan panas;
pekerjaan orang keji adalah tipu daya dan tidak tahu
malu.
Mereka menjadikan singa berbulu domba peminta-
minta, memberikan gelar Muhammads.a.w kepada
Abu Musaylim.
Tetapi, Abu-Musaylim tetaplah bergelar kadhdhab
(pendusta) sedang Muhammads.a.w bergelar Ulil
Albab (yang diberi pengertian).
Anggur Tuhan menyebarkan harum kesturi; anggur
lain mendatangkan bau busuk dan siksaan.

Kisah raja Yahudi yang demi fanatisme
membunuh orang Kristen.

Di antara orang-orang Yahudi ada seorang raja yang
melakukan penindasan, musuh Isa-as dan
penghancur orang Kristen.
³²⁵Sungguh itu adalah zaman Isa-a.s dan saat itu
adalah miliknya: Isa-a.s adalah jiwa Musa-a.s dan
Musa-a.s adalah jiwa Isa-a.s;
(Tetapi) raja yang bermata juling itu memisahkan di
jalan Tuhan dua nabi (Ilahi) yang (benar-benar)
selaras (satu sama lain).
Guru itu berkata kepada (murid)-nya yang bermata
juling, “Ayo pergi, ambil botol itu dari kamar. "
Kata mata juling, “Manakah dari dua botol yang harus
kubawakan kepadamu? Jelaskan sepenuhnya."
"Tidak ada dua botol," jawab sang guru; "Pergi,
jangan menyipitkan mata dan jangan melihat lebih
(dari satu)."
³³⁰"Oh guru," katanya, "jangan mencaci aku." Kata
gurunya, "Hancurkan salah satu dari keduanya."
Botol itu sejatinya satu, meski di matanya tampak dua;
ketika dia memecahkan botol itu, lenyaplah keduanya.
Ketika salah satu hancur, keduanya lenyap dari
pandangan: mata seseorang dibuat juling oleh
kecenderungan (jahat) dan kemarahan.
Kemarahan dan hawa nafsu membuat pria juling,
mengubah jiwa (agar menyimpang) dari kejujuran.
Ketika kepentingan pribadi muncul, kebajikan menjadi
tersembunyi: seratus selubung muncul dari hati ke
mata.

³³⁵Ketika hakim membiarkan penyuapan menguasai
hatinya, bagaimana dia akan tahu yang salah dari
korban yang salah?
Raja, karena dendam orang Yahudi, menjadi sangat
juling sehingga (kami menangis), "Ampuni kami, ya
allah, ampunilah (selamatkan kami dari penderitaan
seperti itu)!"
Dia membunuh ratusan ribu orang beriman (yang
tidak bersalah) yang dirugikan, sambil mengatakan,
"Aku adalah pelindung dan pendukung agama Musa-
a.s."

Wazir menasehati Raja untuk mengatur sebuah
rencana

Dia memiliki seorang wazir, bajingan dan penipu,
karena kelicikannya (yang berlebihan) akan mengikat
simpul di atas air.
“Orang Kristen,” katanya, “berusaha menyelamatkan
hidup mereka; mereka menyembunyikan agama
mereka dari raja.
³⁴⁰Jangan bunuh mereka, karena membunuh
(mereka) tak ada gunanya; agama tidak berbau, ini
bukan misik dan kayu gaharu.
Rahasianya tersembunyi dalam seratus selubung:
bentuk lahiriahnya (sesuai) denganmu, mirip
denganmu, (tetapi realitas) batiniahnya dalam
perselisihan."
Raja berkata kepadanya: “Katakan (padaku), lalu, apa
rencana (terbaik)? Apa obat untuk melawan
kebohongan dan kepalsuan itu? -
Sehingga tidak ada lagi orang Kristen di dunia ini, baik
yang ditampakan maupun yang disembunyikan.

Oh raja, "kata wazir," potong telinga, tangan juga
hidungku agar nampak seperti hukuman yang pahit
(kejam).
³⁴⁵Kemudian bawalah aku di bawah tiang gantungan,
sampai datang seseorang perantara membelaku.
Lakukan hukuman ini di alun-alun, di perempatan
jalan raya yang menuju ke-empat arah.
Kemudian usir aku dari hadapan-Mu ke tempat yang
jauh, agar aku dapat membuat kerusakan dan
kebingungan di antara mereka.

Wazir membuat orang Kristen menjadi ragu dan
bingung

Kemudian aku akan berkata (kepada mereka), 'aku
diam-diam adalah seorang Kristen. Ya Tuhan yang
mengetahui (semua) hal yang tersembunyi, Engkau
mengetahui aku.
Raja mengetahui tentang iman (Kristen)-ku dan dari
kefanatikan berusaha untuk mengambil hidup ku.
³⁵⁰Aku ingin menyembunyikan agamaku dari raja dan
memeluk agamanya,
(Tetapi) raja mencium keimanan-ku yang paling
dalam, dan kata-kata ku dicurigai (ketika aku berdiri)
di hadapan raja.
Dia berkata, “Kata-katamu seperti jarum di dalam roti
(tampak indah namun merusak); —ada jendela antara
hatiku dan hatimu.

Melalui jendela itu aku telah melihat keadaanmu yang
(sebenarnya): Aku melihat keadaanmu dan tidak akan
mengindahkan kata-katamu."
Seandainya ruh Isa-a.s tidak menolongku, dia dengan
gaya Yahudi akan memotong-motong ku.
³⁵⁵Demi Isa-a.s aku akan menyerahkan hidupku dan
memberikan kepalaku dan berbaring pada diriku
sendiri (mengaku) berjuta kewajiban kepadanya.
Aku tidak dendam pada Isa-a.s dalam hidupku, tetapi
aku benar-benar ahli dalam pengetahuan agamanya.
Kesedihan menyelimutiku (Bagi-ku, sangat
disayangkan) jika agama suci harus binasa di antara
mereka yang tidak mengetahuinya.
Syukur kepada Tuhan dan kepada Isa-a.s bahwa aku
telah menjadi pemandu iman yang benar.
Aku telah melarikan diri dari Yahudi dan Yudaisme
sehingga (sepenuhnya) aku telah mengikat pinggang
ku dengan ikat pinggang (Kristen).
³⁶⁰Zaman (sekarang) adalah zaman Isa-a.s. Oh
manusia, dengarkanlah dengan jiwamu tentang
Rahasia agamanya!
Raja melakukan kepadanya perbuatan (mutilasi) yang
dia usulkan: orang-orang tetap takjub atas
perbuatannya.
Dia (raja) mengusirnya pergi ke orang-orang Kristen.
Setelah itu, dia (wazir) mulai berdakwah.

Orang-orang Kristen Membiarkan Diri Mereka
Diperdaya Wazir

Banyak orang Kristen berkumpul di sekelilingnya,
sedikit demi sedikit, di kediamannya,

(Sementara) diam-diam dia menjelaskan kepada
mereka rahasia Injil dan pengabdian dan doa.
³⁶⁵Secara lahiriah dia adalah seorang pengkhotbah
tentang syariat (agama), tetapi secara (batiniah) dia
seperti siulan dan jerat penangkap burung.
Dalam hal ini beberapa sahabat (Nabi Muhammad-
s.a.w) memohon kepada Nabi-s.a.w (untuk
memberitahu mereka perihal) tipu daya jiwa yang
seperti hantu,
Mengatakan, "Apa kepentingan egois yang
tersembunyi yang bercampur dalam tindakan
penyembahan dan dalam pengabdian Ruhani yang
murni?"
Mereka tidak mencari darinya keutamaan kesalehan;
mereka tidak bertanya di mana letak cacat lahiriah.
Rambut demi rambut, bintik demi bintik, mereka
mengenali tipu daya jiwa jasmani seperti mawar dari
seledri.
³⁷⁰Bahkan para pemecah rambut (orang yang paling
teliti) dari para sahabat pun menjadi putus-asa atas
nasihat (Nabi) kepada mereka (para penanya).

Orang-orang Kristen Mengikuti Wazir
Semua orang Kristen memberikan hati mereka
kepadanya: (betapa hebatnya), sungguh, kekuatan
dari kompromi (buta) yang kasar!
Mereka menanamkan Cinta padanya di dalam dada
mereka, mereka menganggap dia sebagai wakil Isa-
a.s.

Di dalam hati, (dia sebenarnya) adalah Antikristus
bermata satu yang terkutuk. Ya Tuhan, apakah
Engkau (mendengar dan) menjawab jeritan (mereka
yang dalam kesulitan)— Sungguh Engkau maha
penolong yang baik!
Oh Tuhan, ada berjuta jerat dan umpan, dan kami
seperti burung rakus yang kelaparan.
³⁷⁵Dari waktu ke waktu kita terjebak dalam jerat baru,
meskipun kita, masing-masing, seperti elang atau
Símurgh.
Setiap saat kami terjerat, setiap saat Engkau
membebaskan kami, Oh Engkau yang maha Indah!
Kami mengumpulkan jagung di lumbung ini, (dan
kemudian) kami kehilangan jagung yang telah
dikumpulkan.
(Kenapa), tidakkah kita mempertimbangkan dengan
pikiran yang cerdas bahwa kerusakan pada jagung ini
muncul dari tipu daya tikus?
Karena tikus telah membuat lubang di lumbung kita,
dan lumbung kita telah dirusak oleh tipu muslihatnya,
³⁸⁰Oh jiwa, pertama-tama hindari kelicikan tipuan
tikus, kemudian nyalakan api semangat dalam
mengumpulkan jagung.
Dengarkan perkataan dari pemimpin segala pemimpin
"Sang Mustafa": "Tidak ada shalat yang sempurna
sebelum kehadiran Allah-S.W.T nyata dalam
penglihatan qalbu."
Jika tidak ada tikus pencuri di gudang kita, di
manakah jagung ibadah (ketaatan) empat puluh
tahun?

Mengapa ibadah harian (dari ketaatan kami) tidak
tersimpan sedikit demi sedikit di gudang kami ini?
Banyak (percikan) api bintang yang melesat keluar
dari besi (perbuatan baik), dan hati yang membara itu
menerimanya dan menariknya masuk;
³⁸⁵Tapi dalam kegelapan seorang pencuri yang
tersembunyi meletakkan jarinya di atas bintang-
bintang,
Memadamkan bintang satu per satu, agar tidak ada
lampu yang bersinar dari langit (ruhaniah).
Meskipun ada ribuan jerat di kaki kami, ketika Engkau
bersama kami itu bukan masalah.
Setiap malam Engkau membebaskan jiwa dari jerat
tubuh, dan menghapus (kesan) pada loh¹ (pikiran).
Jiwa-jiwa itu dibebaskan setiap malam dari sangkar
ini, dilakukan dengan tata cara dan pembicaraan serta
dongeng.
³⁹⁰Pada malam hari narapidana tidak sadar akan
penjaranya, pada malam hari gubernur tidak sadar
akan kekuasaan mereka.
Tidak ada kesedihan, tidak ada pikiran untung atau
rugi, tidak ada khayalan tentang orang ini atau orang
itu.
Seperti inilah keadaan orang árif, jika mereka bangun,
Tuhan berfirman; (kamu kira mereka bangun) padahal
mereka tidur.
Dia tertidur siang dan malam, terhadap urusan dunia,
seperti pena digenggaman tangan Tuhan.
Orang yang tidak melihat tangan-Nya dalam sebuah
tulisan akan berpikir bahwa tulisan ini berasal dari
pena-bukan tangan-Nya.

1.loh=media untuk menulis/papan untuk menulis


Click to View FlipBook Version