The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rio.tjz, 2021-07-14 12:26:53

Matsnawi

Religi

³⁹⁵Tuhan telah menunjukkan beberapa bagian dari
keadaan orang árif; orang yang awam sekalipun juga
mudah dikuasai (terbawa) oleh tidur dari indra
mereka.
Jiwa mereka pergi ke padang pasir yang tanpa
batasan: ruh dan tubuh mereka beristirahat;
Dan dengan sekali tiupan terompet; Engkau Bimbing
mereka kembali ke penjara (tubuh) menuntun mereka
semua kembali ke ruang pengadilan dan Sang Hakim.
Seperti Isráfíl penipu sangkakala, Dia membuat fajar
menyingsing membawa mereka semua dari tanah
(jiwa) ke dalam bentuk (dunia).
Dia masukan jiwa-jiwa yang terlepas dari tubuh, Dia
membuat setiap tubuh hamil (mengandung lagi
dengan tindakan dan perbuatan).
⁴⁰⁰Dia membuat pelana bagi kuda (jiwa); ini adalah
makna batin terdalam dari "Tidur adalah saudara
Kematian";
Tetapi agar jiwa mereka dapat kembali di siang hari,
Dia menempatkan tambatan (tali kekang) di kakinya,
Sehingga pada siang hari Dia dapat membawanya
kembali dari padang rumput, dengan kembali
membawa muatan dibelakangnya.
Dia telah menjaga jiwa ini, Dialah pelindung dari
Pemuda goa ashabul kahfi atau Perahu Nuh-as,
Karena Engkau; pikiran, mata dan telinga ini terjaga
dari luapan banjir kesadaran.
⁴⁰⁵Oh di dunia ini begitu banyak Ashabul Kahfi,
mereka dapat dijumpai disekitarmu pada saat ini.

Guanya bersamanya, sahabat itu berbicara
dengannya; tetapi mata dan telinga mu tertutup rapat,
lalu apa manfaatnya?

Kisah Khalifah Ketika Melihat Layla
Khalifah berkata kepada Layla: "Apakah kamu Layla,
yang membuat Majnún gila?
Kamu ternyata tidak lebih cantik dari perempuan-
perempuan lain."Diam", "Kata Layla", Tuan berkata
demikian karena bukan Majnún"
Siapapun yang terbangun (di dunia material), semakin
tertidur (di dunia spiritual); maka bangunpun lebih
buruk dari tidurnya.
⁴¹⁰Ketika jiwa kita tidak sadar akan Tuhan, bangun
pun seperti menutup mata.
Sepanjang hari, dari buaian fantasi dan dari (pikiran
tentang) kehilangan dan keuntungan dan dari
ketakutan akan kegagalan,
(Didalam jiwanya) Tidak ada kegembiraan atau
rahmat dan kemuliaan atau cara untuk melakukan
perjalanan ke Surga.
Orang yang tertidur adalah dia yang memiliki harapan
dari setiap kesenangan yang sia-sia dan mengadakan
perundingan dengannya.
Saat tertidur, (dalam mimpi) dia melihat Iblis bagikan
bidadari, dan kemudian berhasrat untuk menyebarkan
benih air iblis.
⁴¹⁵Setelah dia menyebarkan benih generasi di tanah
asin yang tidak subur, dia sadar dan hantu itu
melarikan diri darinya.

Karena itu, ia melihat kepala yang lemah dan tubuh
tercemar. Sayangnya, karena bayangan itu, yang
bentuknya tak terlihat!
Burung terbang tinggi, dan bayangannya melaju
kencang di bumi, terbang seperti burung:
Beberapa orang bodoh mengejar bayangannya,
berlari mengejarnya hingga sejauh ini sampai
(kelelahan dan) tak berdaya.
Tanpa mengetahui bahwa itu adalah refleksi burung di
udara, juga tidak tahu darimana asal bayangan itu.
⁴²⁰Dia menembakkan panah pada bayangan; tabung
anak panahnya dikosongkan untuk menembaknya:
Getaran hidupnya menjadi kosong: hidupnya berlalu
dengan berlari dalam panas mengejar bayangan.
Tetapi ketika bayangan Tuhan menjadi penolongnya,
itu akan membebaskannya dari setiap hantu dan
bayangan.
Bayangan Tuhan adalah hamba Tuhan yang sudah
mati bagi dunia ini (faná) dan hidup melalui-Nya.
Pegang erat ujung pakaiannya tanpa merasa was-
was, agar kamu bisa diselamatkan di ujung pakaian
hari akhir dunia.
⁴²⁵Bayangan yang disebutkan dalam teks "Tuhan
memperluas bayangan" adalah bentuk orang-orang
suci, yang menuntun ke cahaya Matahari Ilahi.
Jangan masuki lembah ini tanpa pemandu; ikutilah
ucapan sang Khalilullah Ibrahim-a.s, "...Aku tidak suka
sesuatu yang tenggelam..."
Pergi, dari dunia bayangan, raih matahari: pegang
lengan baju Laki-laki seperti Syamsi-Tabriz.


Click to View FlipBook Version