99
2. Memiliki hak klaim pertama jika perusahaan penerbit mengalami likuidasi atau bubar
3. Keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain),jika menjual obligasi yang dimiliki harganya
lebih tinggi dibanding dengan harga belinya
4. Investor dapat mengkonversikan obligasi menjadi saham pada harga yang telah ditetapkan dan
kemudian berhak untuk memperoleh manfaat atas saham.
Disamping keuntungan ada beberapa resiko yang melekat pada kepemilikan obligasi, antara lain:
1. Gagal bayar(default) yaitu risiko perusahaan tidak mampu membayar kupon obligasi maupun
risiko perusahaan tidak mampu mengembalikan pokok obligasi.
2. Risiko Tingkat Suku Bunga (interest rate risk),jika tingkat suku bunga mengalami kenaikan, maka
nilai obligasi menjadi turun, yang berarti obligasi akan dijual dengan diskon atau dijual lebih
murah.
Selain saham dan obligasi,yang diperjual belikan dipasar modal adalah Right,warrant dan reksadana.
Right(Right issue), adalah selembar bukti yang diberikan emiten kepada semua pemegang saham
lama, yang berisi kesempatan untuk membeli saham baru yang akan diterbitkan oleh emiten.
Right hanya diperjual belikan pada kalangan pemegang saham lama.Jika karena suatu sebab right
milik dari salah seorang pemegang saham tidak digunakan, maka right tersebut dapat dijual ke
pemegang saham lama lainya.Jika anda salah satu pemegang saham lama sebuah perusahaan dan anda
menggunakan right atau"hak membeli saham",maka akibatnya persentase kepemilikan saham anda
tetap sama. Tetapi jika right tersebut tidak anda gunakan maka persentase kepemilikan saham anda
akan mengecil atau terdilusi.
Sebagai Ilustrasi perhatikan contoh "right" ketika pemegang sahamnya hanya dua orang. Perlu anda
tahu di bursa saham, pemegang saham jumlahnya ribuan atau lebih. Tapi konsepnya sama.
PT “Jihano” membutuhkan tambahan modal Rp80.000.000,00 untuk perluasan usaha. Saham
PT”jihano” dimiliki oleh 4 orang dengan komposisi kepemilikan modal saham sebagai berikut:
No Nama Modal sahamnya persentase
1 Frisdo Rp100.000.000,00 25 %
2 Aldi Rp100.000.000,00 25 %
3 Aditya surya Rp100.000.000,00 25 %
4 Febi yogi Rp100.000.000,00 25 %
Jadi masing-masing memiliki saham sebesar 25% .Kondisi tersebut menjadikan pedoman penentuan
banyaknya Right dari masing masing pemegang saham yaitu masing masing mendapat hak membeli
saham sebanyak 25% dari saham baru yang dijual.Jika masing masing menggunakan rightnya maka
uang yang harus disetorkan untuk membeli saham sebesar 25 % x Rp80.000.000,00 =
Rp20.000.000,00.Hal ini berakibat komposisi modalnya menjadi tetap yaitu 25 %.
Perlu diketahui bahwa pemegang saham lama mempunyai "hak memesan" saham baru tapi ini adalah
hak, bukan kewajiban. Artinya mereka boleh saja TIDAK menggunakan hak mereka.
Dalam permasalahan tadi,jika Febi yogi tidak menggunakan right dan right tersebut dijual kepada
Frisdo maka komposisi modal saham menjadi berubah sebagai berikut,
No Nama Modal sahamnya persentase
1 Frisdo Rp100.000.000,00 + Rp40.000.000,00 29 %
2 Aldi Rp100.000.000,00 + Rp20.000.000,00 25 %
3 Aditya surya Rp100.000.000,00 + Rp20.000.000,00 25 %
4 Febi yogi Rp100.000.000,00 + 0 21 %
Warrant diperuntukan kepada semua investor dan calon investor, artinya tidak seperti right yang hanya
diperuntukan kepada pemegang saham lama.Warrant adalah selembar bukti yang berisi hak membeli
saham biasa pada waktu dan harga saham yang sudah ditentukan. Pada umumnya waran memiliki
masa berlaku hingga 3 tahun dan apabila lebih dari masa berlakunya maka dianggap hangus atau
pemegang waran kehilangan haknya. Pemilik waran memiliki hak untuk membeli saham baru
perusahaan yang menerbitkan warrat dengan harga saham yang sudah ditentukan(biasanya lebih
rendah) dari harga saham tersebut di Pasar Sekunder. Setelah seorang membeli warrant dari
perusahaan”X” langkah selanjutnya adalah mencari waktu yang tepat untuk membeli saham
Perusahaan tersebut dengan menukarkan warrant yang dimiliki.Kapankah waktu yang tepat itu? Yakni
100
ketika dipasar sekunder harga saham perusahaan yang menerbitkan waran diatas/melebihi harga
saham yang sudah menjadi ketentuan jika seseorang membeli saham dengan menukarkan warrant.
Contohnya, Seorang investor membeli warrant perusahaan “X”dengan harga Rp200,00 per lembar
dengan ketentuan yang melekat yaitu jika nanti pemilik warrant membeli saham dengan menggunakan
warrant maka harga saham per lembar yang dibayar adalah Rp1.500,00 .Hari ini harga saham
perusahaan”X” di pasar sekunder Rp1.900,00 per lembar.Saat ini investor memutuskan membeli
saham,maka ia akan membeli saham perusahaan tersebut dengan harga hanya Rp1.500,00 (setor tunai
Rp1.300,00 + nilai warrant Rp200,00). Jika ia langsung membeli saham perusahaan tersebut di Pasar
Sekunder tanpa warrant, ia harus mengeluarkan uang Rp1.800,00 per saham.
Apabila waran diperdagangkan di bursa, maka pemilik waran mempunyai kesempatan untuk
memperoleh keuntungan (capital gain), yaitu apabila harga jual waran tersebut lebih besar daripada
harga beli.
Risiko Memiliki Waran
Jika harga saham jatuh atau lebih rendah daripada harga ketentuan, maka investor tidak akan
menukarkan warrant yang dimilikinya dengan saham perusahaan penerbit warrant, sehingga ia
akan mengalami kerugian atas harga beli waran tersebut.
Contohnya, Seorang investor membeli warrant perusahaan “X”dengan harga Rp200,00 per lembar
dengan ketentuan yang melekat yaitu jika nanti pemilik warrant membeli saham dengan
menggunakan warrant maka harga saham per lembar yang dibayar adalah Rp1.500,00 .Hari ini
harga saham perusahaan”X” di pasar sekunder Rp1.200,00 per lembar.Saat ini investor
memutuskan tidak membeli saham,karena jika ia membeli saham denga menukar warrant maka ia
harus membayar saham dengan harga Rp1.500,00 per lembar sementara harga dipasar sekunder
Rp1.200,00.Sehingga pilihanya tidak menggunakan warrant atau tidak membeli biar tidak
menderita kerugian.
Karena sifat waran hampir sama dengan saham yaitu dapat diperdagangkan di bursa, maka pemilik
waran juga dapat mengalami kerugian (capital loss) ketika harga beli warrant lebih tinggi daripada
harga jualnya.
Reksa Dana adalah wadah menghimpun dana dari investor yang memiliki dana sedikit untuk
selanjutnya diinvestasikan ke pasar modal oleh manajer investasi selaku pengelola.Reksa Dana
dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai
keinginan melakukan investasi, memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas dalam dunia investasi.
Dengan demikian, dana yang ada dalam Reksa Dana merupakan dana bersama para investor kecil,
sedangkan manajer investasi adalah pihak yang dipercaya untuk mengelola dana tersebut. Pengelolaan
Reksa Dana dilakukan oleh perusahaan yang telah mendapatkan izin dari OJK sebagai Manajer
Investasi,misalnya Danareksa Investment Management atau Trimegah Investment Management
Manfaat yang diperoleh pemodal jika melakukan investasi dalam Reksa Dana, antara lain:
Pemodal walaupun tidak memiliki dana yang cukup besar dapat melakukan investasi diberbagai
jenis efek, sehingga dapat memperkecil risiko.Dengan Reksa Dana, maka akan terkumpul dana
dalam jumlah yang besar sehingga akan memudahkan menejer investasi selaku pengelola
melakukan investasi diberbagai instrumen efek(saham, obligasi)
mempermudah investor untuk melakukan investasi di pasar modal meskipun investor memiliki
pengetahuan yang terbatas tentang dunia investasi.
Efisiensi waktu. artinya Investor tidak perlu repot-repot untuk memantau pergerakan harga saham
atau obligasi,semua sudah diserahkan sepenuhnya kepada kinerja manajer investasi dalam
mengelola dana investasinya
Reksadana pun mengandung risiko kerugian, antara lain:
Resiko berkurangnya Nilai Unit Penyertaan yang disebabkan oleh turunnya harga saham, obligasi
yang masuk dalam portfolio Reksa Dana yang bersangkutan.
Risiko Likuiditas
Risiko ini menyangkut kesulitan yang dihadapi oleh Manajer Investasi jika sebagian besar investor
reksadana menarik investasinya yang dikelola oleh menejer investasi. Manajer Investasi pasti
kesulitan menyediakan uang tunai untuk dikembalikan kepada investor reksadana.
Risiko Wanprestasi
101
Menejer investasi melakukan hal diluar kesepakatan dengan investor dan hal itu merugikan
investor seperti kecurangan kecurangan terselubung yang dilakukan oleh menejer investasi
misalnya menggunakan dana yang terkumpul dari investor untuk kepentingan pribadi,korupsi dll.
Aktivitas 5.15
1. Jika anda seorang yang memiliki kelebihan dana dan berencana ikut investasi di sebuah perusahaan
melalui pembelian instrumen pasar modal maka anda memilih instrumen saham atau obligasi?
Jelaskan alasamu!
2. Jika anda salah satu Investor di perusahaan “X” dan saat itu perusahaan”X”ingin menambah modal
usaha dengan cara menerbitkan saham baru berikut menerbitkan Right,Apakah yang anda
lakukan?Jelaskan alasanya!
3. Anda sangat ingin bisa ikut berinvestasi tetapi anda memiliki keterbatasan modal dan pengetahuan
tentang jual beli saham.Lankah apa yang anda tempuh agar bisa mewujutkan keinginan anda?
3. Pihak-Pihak Dalam Pasar Modal
Pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam pasar modal anatara lain,
1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan Lembaga pemerintah yang bertugas melakukan
pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar
Modal, dan sektor Industri keuangan non bank(IKNB).
2. PT. Bursa Efek Indonesia merupakan lembaga pemerintah yang bertugas sebagai penyedia sistem
dan sarana perdagangan efek,menyebarluaskan informasi bursa ke seluruh lapisan
masyarakat,memasyarakatkan pasar modal untuk menarik calon investor dan perusahaan yang go
public,membuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan Bursa,mencegah praktek transaksi
yang dilarang.
3. PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) berfungsi melakukan kliring atas semua transaksi
bursa pada Bursa Efek di Indonesia dan melakukan penjaminan penyelesaian transaksi bursa.
Kliring adalah proses penentuan hak dan kewajiban anggota bursa yang timbul dari transaksi
bursa
4. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) adalah lembaga/perusahaan yang menyelenggarakan
kegiatan menjadi tempat penyimpanan catatan elektronik terpusat bagi Bank Kustodian,
Perusahaan Efek dan Pihak lain.
5. Perusahaan Efek adalah Perusahaan yang berbentuk PT dan mendapat ijin dari OJK untuk
melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek, dan atau
Manajer Investasi.
1) Penjamin Emisi Efek (underwriter) adalah Pihak yang menjamin terjualnya saham atau
obligasi milik emiten dalam waktu tertentu di Penawaran Umum.Jenis penjaminan terdiri dari,
a. Full Commitment, maksudnya penjamin emisi mengambil seluruh risiko tidak terjualnya
saham atau obligasi pada batas waktu yang telah ditentukan sesuai dengan harga
penawaran di pasar (kesanggupan penuh).
b. Best Effort Commitment, dalam hal ini penjamin emisi akan berusaha sebaik mungkin
untuk menjual saham atau obligasinya dan apabila tidak laku, maka dikembalikan kepada
emiten. Jadi, dalam hal ini tidak ada kewajiban membeli saham yang tidak laku
(kesanggupan terbaik).
c. Standby Commitment, apabila saham atau obligasi yang dijual tidak laku, maka penjamin
emisi bersedia membeli dengan ketentuan biasanya harga yang dibeli di bawah dari harga
penawaran di pasar (kesanggupan siaga).
d. All or None Commitment, merupakan kesanggupan semua atau tidak sama sekali. Artinya
jika hasil penjualan saham tidak memenuhi target, maka emiten dapat menolak atau
membatalkan dengan cara mengembalikan saham yang sudah dibeli.
2) Perantara Pedagang Efek(pialang atau broker) adalah pihak yang melakukan kegiatan menjadi
perantara dalam Jual Beli Efek atas nama investor atau atas nama sendiri dengan mendapat
imbalan komisi dari investor baik untuk kegiatan jual maupun beli.
102
3) Manajer Investasi adalah pihak yang melakukan kegiatan mengelola dana investor melalui
reksadana untuk digunakan dal jual beli saham.
6. Pelaku pasa modal antara lain,
1) Emiten(Perusahaan go Publik),adalah perusahaan yang telah mengeluarkan/menerbitkan
saham atau obligasi yang dijual kepada masyarakat melalui bursa efek.
2) Investor,adalah orang/lembaga yang memiliki dana lebih guna diinvestasikan ke dalam
pembelian saham atau obligasi.
7. Lembaga Penunjang Pasar Modal antara lain:
1) Biro Administrasi Efek(BAE), yaitu lembaga yang menjual jasa pencatatan dan pemindahan
kepemilikan Efek baik pada pasar perdana maupun pasar sekunder
2) Wali Amanat (trustee) adalah lembaga yang dipercaya untuk mewakili pemegang/pemilik
obligasi(Investor) untuk menilai kekayaan emiten,menganalisis kemampuan
emiten,melakukan pengawasan dan perkembangan emiten,memberi nasihat kepada para
investor dalam hal berkaitan dengan emiten,memonitor pembayaran bunga dan pokok obligasi
dan berperan sebagai pemimpin dalam rapat umum pemegang obligasi (RUPO).
3) Pemeringkat Efek, adalah perusahaan swasta yang menyusun peringkat/ranking atas efek yang
bersifat utang (seperti obligasi). Tujuan pemeringkatan adalah untuk memberikan pendapat
(independen, obyektif dan jujur) mengenai risiko suatu Efek Utang. Di Indonesia saat ini
terdapat 2 lembaga yang berperan sebagai Pemeringkat Efek yaitu PT. PEFINDO dan PT
Kasnic Duff & Phelps Credit Rating Indonesia (D.C.R). Pemeringkatan atas suatu Efek Utang
atau obligasi akan membantu investor untuk mengetahui risiko atas suatu obligasi.
8. Profesi penunjang pasar modalantara lain,
1) Akuntan publik berperan dalam penyajian informasi laporan keuangan perusahaan(emiten)
baik yang akan berencana untuk go public maupun perusahaan yang telah mencatatkan
sahamnya (listed) di bursa apakah sudah sesuai dengan prinsip akuntansi . Salah satu tugas
pokok dari akuntan publik adalah melakukan audit atas laporan keuangan yang wajib
disampaikan kepada regulator dan juga dipublikasikan secara berkala kepada publik lewat
media massa setiap kuartal, semester dan tahunan.
2) Notaris berwenang, membuat akta perubahan anggaran dasar emiten,membuat perjanjian
penjaminan emisi efek dan perjanjian dengan agen penjual,membuatan perjanjian
perwaliamanatan dan penanggungan dalam emisi obligasi,menghadiri setiap Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang
diselenggarakan oleh emiten,Membuat berita acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
3) Konsultan Hukum,berperan memberikan pendapat apakah emiten dari segi hukum (legal
opinion) bermasalah atau tidak. Pendapatnya mencakup pemeriksaan atas anggaran dasar
emiten beserta perubahannya, ijin usaha emiten , bukti pemilikan/penguasaan harta kekayaan
emiten, perikatan oleh emiten dengan pihak lain , perkara baik perdata maupun pidana yang
menyangkut emiten dan pribadi pengurus perseroan. Merupakan mitra pemerintah, dalam hal
ini Bapepam untuk memecahkan berbagai peraturan hukum pasar modal,Membantu
membereskan segala aspek hukum suatu perusahaan yang akan go publik,dengan jalan
memberikan nasehat dan pendapat yang diperlukan oleh emiten(perusahaan yang go public)
4) Penilai (appraiser), adalah pihak yang memberikan jasa profesional dalam menentukan nilai
wajar suatu aktiva atau harta yang dimiliki emiten( perusahaan) yang melakukan
emisi/penjualan saham .
5) Penasihat Investasi (investment advisor), yaitu lembaga atau perorangan yang memberikan
nasihat kepada emiten atau calon emiten berkaitan dengan berbagai hal.
Aktivitas 5.16 Pasangan
A. Emiten(Perusahaan go
Menjodohkan!
No Peryataan Publik)
1 lembaga yang dipercaya mewakili pemegang B. Perusahaan Efek
obligasi untuk menilai kekayaan
emiten,menganalisis kemampuan
103
emiten,melakukan pengawasan dan perkembangan C. Biro Administrasi Efek
emiten D. Penilai (appraiser),
2 Pihak yang memberikan jasa profesional dalam E. Wali Amanat (trustee)
menentukan nilai wajar suatu aktiva yang dimiliki
emiten sebagai dasar dalam melakukan
emisi/penjualan saham melalui pasar modal.
3 lembaga yang menjual jasa pencatatan dan
pemindahan kepemilikan Efek baik pada pasar
perdana maupun pasar sekunder
4 Sebuah Perseroan Terbatas yang mendapat ijin
dari OJK untuk melakukan kegiatan Penjamin
Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek, dan atau
Manajer Investasi.
5 Industri/Badan usaha/perusahaan yang telah
menerbitkan saham atau obligasi yang dijual
kepada masyarakat melalui bursa efek/pasar modal
4. Mekasinisme Pasar Modal
Bagaimanakah prosedur atau aturan bertransaksi di pasar modal? Hal ini diatur dalam mekanisme jual
beli saham dan obligasi di pasar modal.Istilah penawaran umum(Go Public) adalah kegiatan menjual
saham atau Efek lainnya yang dilakukan oleh Emiten (perusahaan yang akan go public) kepada
masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur oleh UU Pasar Modal dan Peraturan Pelaksanaannya.
Untuk go public, perusahaan perlu melakukan persiapan internal dan penyiapan dokumentasi sesuai
dengan persyaratan untuk go public serta memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan Otoritas jasa
keuangan(OJK).Adapun jenis penawaran saham di pasar modal terbagi menjadi dua, yaitu :
1) Pasar perdana(Initial Public Offering)
Pasar perdana merupakan tempat penawaran saham yang pertamakali. Dalam pasar perdana ini
harga saham tetap,tidak dikenakan komisi, hanya ada pembelian saham tidak ada transaksi
penjualan saham, pemesanan dilakukan melalui agen penjual dan jangka waktunya terbatas.
2) Pasar sekunder(Secondary Public Offering)
Pasar sekunder merupakan tempat penawaran saham setelah penawaran di pasar perdana
waktunya habis.Di pasar sekunder harga saham berfluktuasi(naik turun) sesuai kekuatan pasar,
ada pembebanan komisi untuk pembelian maupun penjualan, Ada transaksi penjualan dan
pembelian saham,pemesanan dilakukan melalui anggota bursa(Pialang/Broker), dan jangka
waktu tidak terbatas
Jadi kesimpulanya sebelum saham ditawarkan di pasar sekunder,harus ditawarkan terlebih dahulu
dipasar perdana.
Proses penjualan/penawaran saham dipasar perdana melalui 4 tahap berikut ini,
1) Tahap Persiapan
Pada tahap ini perusahaan yang akan menerbitkan saham terlebih dahulu melakukan rapat umum
pemegang saham (RUPS) untuk meminta persetujuan para pemegang saham dalam rangka
penawaran umum saham di pasar perdana. Setelah mendapat persetujuan, selanjutnya emiten
menunjuk lembaga penjamin pelaksanaan penjualan saham ,lembaga dan profesi penunjang
pasar modal diantaranya:
Penjamin Pelaksana Emisi (Lead Underwriter),bertugas menyiapkan berbagai dokumen,
membantu menyiapkan prospektus, dan memberikan penjaminan atas penerbitan.
Akuntan Publik (Auditor Independen),bertugas melakukan audit atau pemeriksaan atas laporan
keuangan calon emiten.
Penilai,bertugas melakukan penilaian terhadap aktiva tetap perusahaan dan menentukan nilai
wajar dari aktiva tetap tersebut.
Konsultan Hukum,bertugas memberikan pendapat dari segi hukum (legal opinion).
Notaris,bertugas membuat akta-akta perubahan Anggaran Dasar, akta perjanjian-perjanjian
dalam rangka penawaran umum dan juga notulen-notulen rapat.
2) Tahap Pengajuan Pernyataan Pendaftaran
104
Pada tahap ini, emiten menyampaikan pendaftaran kepada otoritas jasa keuangan(OJK) deengan
dilengkapi dokumen-dokumen pendukung hingga OJK menyatakan pernyataan bahwa pendaftaran
menjadi efektif.
3) Tahap Penawaran Saham
Tahapan ini merupakan tahapan emiten menawarkan saham kepada masyarakat(investor). Investor
dapat membeli saham tersebut melalui agen-agen penjual yang telah ditunjuk. Masa Penawaran
minimal satu hari kerja dan paling lama 5 (lima) hari kerja. Perlu diingat dalam tahapan ini tidak
seluruh keinginan investor memiliki sejumlah saham dapat dipenuhi. Misal, saham yang dilepas ke
pasar perdana sebanyak 100 juta saham sementara yang ingin dibeli seluruh investor berjumlah 150
juta saham. Jika investor tidak mendapatkan saham pada pasar perdana, maka investor tersebut
dapat membeli di pasar sekunder
4) Tahap Pencatatan saham di Bursa Efek
Setelah selesai penjualan saham di pasar perdana, selanjutnya saham tersebut dicatatkan di Bursa
efek indonesia dan selanjutnya saham perusahaan tersebut baru diperbolehkan dijual di pasar
sekunder.
Bagaimanakah cara masyarakat(investor) melakukan pembelian saham dipasar perdana? Proses
Pembelian saham oleh investor di pasar perdana sebagai berikut:
1) Investor harus mendapatkan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS) pada agen penjualan
yang ditunjuk oleh penjamin pelaksana emisi IPO tersebut dan meminta formulir pemesanan.
2) Selanjutnya investor mengisi formulir tersebut. Untuk mengisi formulir diperlukan satu salinan
KTP. Perlu diketahui bahwa untuk satu formulir tercatat atas nama satu pemesan saja. Jadi satu
KTP untuk satu formulir.
3) Melakukan pembayaran atas pemesanan yang diajukan investor. Pembayaran dapat dilakukan
melalui giro atau transfer dana yang ditujukan pada rekening agen penjualan. Simpan bukti
pembayaran untuk menjalankan langkah keempat.
4) Kembalikan formulir pemesanan, dilengkapi dengan bukti pembayaran, ke agen penjualan. Jangan
sampai terlambat melakukan pengembalian formulir, atau investor tidak bisa membeli saham IPO
yang diidam-idamkan. Hari terakhir masa Penawaran Umum merupakan hari terakhir
pengembalian. Masa Penawaran Umum sendiri berlangsung selama minimal 3 hari. Kalau investor
memang tidak sempat melakukan pembayaran ke rekening agen penjualan, maka dapat melakukan
pembayaran secara tunai.
5) Tunggu pengumuman hasil penjatahan. Permintaan Efek tidak selalu semuanya dapat dipenuhi.
Jika jumlah Efek yang tersedia sama atau lebih besar dari pada jumlah yang di pesan, pemesan
akan menerima seluruh jumlah Efek yang dipesan. Sebaliknya, bila jumlah Efek yang dipesan
melebihi jumlah Efek yang tersedia, pemesan akan mendapatkan setidaknya satu lot plus bagian
yang teralokasikan dari sisa yang ada. Atau bila setiap pemesan tidak berkesempatan untuk
mendapatkan minimal satu lot, penjatahan dilakukan secara undian. Maka jangan terburu emosi
bila investor mendapatkan jumlah Efek yang tidak sesuai dengan pesanan Anda, atau bila investor
bahkan tidak mendapatkan jatah sama sekali.Lamanya proses penjatahan paling lambat adalah 6
hari kerja setelah berakhirnya masa penawaran. Hasil penjatahan dapat ditanyakan kepada agen
penjual. Jika pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya, atau terjadi pembatalan Penawaran
Umum, uang pemesanan investor akan dikembalikan. Pastikan agen penjualan melakukan hal itu
selambat-lambatnya 4 hari kerja sesudah tanggal penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya
pembatalan tersebut.
6) Dapatkan surat saham kolektif (SSK), yakni bukti investasi. Investor sebenarnya dapat
mengambilnya pada agen penjualan tadi dan kemudian menyimpannya sendiri, atau dapat meminta
agen penjual menyimpan SSK tersebut.
Untuk dapat melakukan transaksi jual atau beli saham, sebelumnya seorang investor harus menjadi
nasabah di perusahaan efek tertentu. Di Bursa efek indonesia terdapat lebih dari 100 perusahaan efek
yang menjadi anggota bursa, pemodal dapat menjadi nasabah disalah satu atau beberapa perusahaan
efek. Pertama kali pemodal melakukan pembukaan rekening dengan mengisi pembukuan rekening
didalam dokumen, pembukaan rekening tersebut memuat identitas nasabah lengkap ( termasuk tujuan
investasi dan keadaan keuangan) serta keterangan tentang investasi yang akan dilakukan.
105
Nasabah dapat melakukan order jual atau beli setelah investor disetujui untuk menjadi nasabah di
perusahaan efek yang bersangkutan umumnya sejumlah perusahaan efek mewajibkan kepada
nasabahnya untuk mendepositkan sejumlah uang tertentu sebagai jaminan bahwa nasabah tersebut
layak untuk melakukan jual beli efek.Jumlah deposit minimal yang diwajibkan dimiliki investor dapat
berbeda.Tergantung ketentuan dari perusahaan efek yang bersangkutan.Antara perusahaan efek satu
dengan perusahaan efek lainya menentukan deposit minimal setiap investor bervariasi.Misalnya ada
yang sebesar Rp10.000.000,00, Rp15.000.000,00, Rp 25.000.000,00 dan seterusnya. Namun ada juga
perusahaan efek yang menentukan misalnya 50 persen dari transaksi yang akan dilakukan sebagai
deposit. Misalkan seorang nasabah akan bertransaksi sebesar Rp 10 juta maka yang bersangkutan
diminta untuk menyetor dana sebesar Rp 5 juta.Setelah investor membuka deposit di sebuah
perusahaan efek dan mendapatkan persetujuan dari perusahaan tersebut dan mendapatkan PIN untuk
mengakses transaksi jual beli saham secara online,mulai saat itu investor yang bersangkutan dapat
langsung bertransaksi saham di pasar sekunder.
Berapa uang yang harus dikeluarkan investor ketika membeli saham dan berapa uang yang diterima
investor ketika menjual saham miliknya? Dibawah ini disajikan ilustrasinya,
Seorang investor melakukan transaksi pembelian atas saham Telkom (TLKM) sebanyak 25 (dua puluh
lima) lot dimana harga saham Telkom matched pada posisi Rp3.000 per saham.
Keterangan Perhitungan Nilai Uang
(Rp)
Transaksi Beli 25 x 100 saham x Rp 7.500.000,-
3.000,-
Komisi untuk Broker (0.3% dari nilai 0.3% x Rp 7.500.000,- 22.500,-
transaksi)
PPN 10% dari Komisi 10% x Rp 22.500,- 2.250,-
Total Biaya Pembelian Saham 24.750,-
Total Biaya Yang Dikeluarkan 7.524.750,-
Beberapa minggu kemudian, investor tersebut melakukan transaksi penjualan atas saham Telkomnya
sebanyak 25 (dua puluh lima) lot dimana harga saham Telkom matched (terjadi) pada posisi Rp3.300
per saham.
Keterangan Perhitungan Nilai Uang
(Rp)
Transaksi Jual 25 x 100 saham x Rp 8.250.000,-
3.300,-
Komisi untuk Broker (0.3% dari nilai 0. 3% x Rp 8.250.000,- 24.750,-
transaksi)
PPN 10% dari Komisi 10% x Rp 24.750,- 2.475,-
PPh atas Transaksi Jual 0,1% x Rp 8.250.000,- 8.250,-
(0,1% dari Nilai Transaksi)
Total Biaya Penjualan Saham 35.475,-
Total Uang Yang Diterima 8.214.525,-
Ini berarti telah terjadi capital gain sebesar Rp8.214.525,00 ― Rp7.524.750 = Rp689.775,00
Aktivitas 5.17
1. Buatlah kelompok dengan anggota maksimal 4 siswa
2. Kunjungilah situs dibawah ini
https://asosiasiguruekonomi.files.wordpress.com/2010/11/bab_4_mekanisme_perdagangan_dip
asar_sekunder.pdf
http://helladewi93.blogspot.co.id/2015/01/mekanisme-perdagangan-efek.html
http://triismiyati.blogspot.co.id/2014/01/mekanisme-bursa-efek-kelas-xi-ips.html
http://memebali.blogspot.co.id/2013/07/aturan-dan-mekanisme-perdagangan-efek.html
3. Carilah info tentang mekanisme jual beli saham di pasr sekunder
4. simpulkan secara tertulis dan persentasikan di depan kelas
106
E. Uji Kompetensi
Pilihan Ganda
1. Berikut ini adalah funsi bank.
1. Menghimpun danadarimasyarakat
2. Mengatur dan mengawasi bank
3. Memberikan pinjaman kepada masyarakat
4. Menjaga kesetabilan nilai rupiah
5. Memberikan jasa lalu lintas pembayaran
Yang merupakan fungsi Bank Perkeriditan Rakyat adalah…..
A. 1 dan 3
B. 3 dan 4
C. 1 dan 5
D. 2 dan 4
E. 4 dan 5
2. Perbedaan yang mendasar antara bank syariah dengan bank konvensional terletak pada ….
A. jenis nasabahnya
B. besarnya laba yang diperoleh
C. adanya larangan penggunaan bunga
D. cara mengelola uang
E. jumlah nasabahnya
3. Berikut ini merupakan tugas bank sentral dan bank umum.
1) menghimpun dana dari masyarakat
2) mengatur dan mengawasi bank-bank
3) menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk kredit
4) menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
5) mengatur dan menjaga sistem pembayaran
Dari tugas-tugas tersebut, yang termasuk tugas bank sentral adalah …
A. 1,2,3
B. 1,2,4
C. 2,3,4
D. 2,4,5
E. 3,4,5
4. Kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yaitu …
A. melaksanakan kegiatan pembiayaan atas dasar bagi hasil
B. menempatkan dananya dalam SBI
C. menyalurkan dana dalam bentuk kredit kepada publik
D. menghimpun dana dari publik dalam tagungan
E. melaksanakan kegiatan perdagangan Valuta Asing (Valas)
5. Lembaga keuangan bukan bank yang memberi pinjaman kepada masyarakat dengan jaminan berupa
barang bergerak dan tidak bergerak disebut ….
A. Koperasi
B. Asuransi
C. Pegadaian
D. Dana pension
E. Pasar modal
6. Saat ini Bu Tina membutuhkan uang dalam jumlah besar dan cepat. Bu Tina pun mendatangi sebuah
lembaga keuangan bukan bank untuk menjaminkan agunan berupa emas. Lembaga keuangan bukan
bank yang dimaksud adalah ….
A. Asuransi
B. Pegadaian
C. Sewa guna
D. Dana pension
E. Modal ventura
7. Lembaga keuangan bukan bank yang mengelola nasib para pegawai negeri yang telah purna tugas
yaitu ….
107
A. Koperasi kredit
B. Asuransi
C. Pegadaian
D. PT. Taspen
E. Leasing
8. Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) yang memberikan pinjaman kepada nasabah bukan atas
dasar besarnya barang jaminan adalah …
A. leasing
B. pegadaian
C. asuransi
D. dana pension
E. koperasi
9. Perbedaan antara bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) adalah …
A. bank merupakan lembaga keuangan pokok, sedangkan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
merupakan lembaga keuangan penunjang
B. bank berada dibawa tanggung jawab Bank Indonesia (BI), sedangkan Lembaga Keuangan Bukan
Bank (LKBB) berada di bawah Departemen Keuangan
C. bank di bawah binaan Departemen Keuangan, sedangkan Lembaga Keuangan Bukan Bank
(LKBB) di bawah binaan Bank Indonesia (BI)
D. bank merupakan lembaga pemerintah, sedangkan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
merupakan lembaga swasta
E. bank merupakan lembaga keuangan yang resmi (formal), sedangkan Lembaga Keuangan Bukan
Bank (LKBB) merupakan lembaga keuangan yang tidak resmi.
10.Berikut ini pernyataan tentang pasar modal :
(1) Sebagai indikator perekonomian negara
(2) Sebagai sarana penambah modal
(3) Membantu pemerintah menambah modal untuk membiayai pembangunan.
(4) Menyediakan modal jangka pendek.
(5) Sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan perusahaan.
Dari pernyataan tersebut yang merupakan fungsi pasar modal adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (5)
C. (1), (4), dan (5)
D. (2), (3), dan (4)
E. (2), (3), dan (5)
11.Capital gain merupakan ....
A. selisih harga konsumen dengan harga produsen
B. selisih harga beli dengan harga pasar
C. selisih pendapatan dengan biaya
D. selisih harga pokok dengan harga jual
E. selisih harga beli dan harga jual
12.Surat tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang dan atau badan usaha dalam suatu perusahaan
disebut …
A. Saham
B. Warrant
C. Obligasi
D. reksa dana
E. Right
13.Lembaga penunjang pada pasar modal yang melaksanakan kegiatan pasar modal yang berfungsi
sebagai pihak yang dipercaya untuk mewakili kepentingan seluruh pedagang obligasi atau sekuritas
kredit adalah …
A. Wali amanat
B. Penanggung
C. Biro administrasi efek
D. Akuntan public
108
E. Danareksa
14.Bank yang bertindak sebagai tempat penyimpanan dan penitipan uang, surat-surat berharga, maupun
barang-barang berharga lainnya adalah ….
A. Bank Indonesia
B. Bank Kustodian
C. Wali Amanat
D. Bursa Efek
E. Manajer Investasi
15.Manfaat pasar modal:
(1) Dapat memperoleh dana segar
(2) Deviden lebih besar
(3) Memperoleh capital gain
(4) Adanya fleksibelitas pengolahan dana bagi perusahaan
(5) Tidak ada kekayaan yang harus dijaminkan
Yang merupakan manfaat pasar modal bagi emiten adalah…
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (4)
C. (1), (4), dan (5)
D. (2), (3), dan (4)
E. (3), (4), dan (5)
Uraian
16. Apakah perbedaan antara bank BNI konvensional dan Bank BNI Syariah?
17. Sebutkan dan jelaskan salah satu program pensiun yang ditawarkan oleh bank umum!
18. Jelaskan jenis bank menurut kepemilikanya dan berilah contohnya!
19. Sebutkan perbedaan dan kesamaan antara Koperasi kredit,dan pegadaian?
20. Jika anda ingin membeli mobil lebih enak kredit melalui lembaga leasing atau meminjam
uang ke bank lebih dulu baru dibelikan mobil?Jelaskan alasamu!
21. Salah satu tugas dari Otoritas jasa keuangan sebelumnya menjadi tugas Bank
Indonesia,Tugas apakah itu?
22. Jika perusahaan bubar atau bangkrut,kewajiban manakah yang dipenuhi lebih dahulu antara
pembayaran saham dengan pembayaran obligasi?jelaskan alasanmu!
23. Apakah keuntungan memiliki saham dan obligasi?
24. Apakah perbedaan pasar perdana dan pasar sekunder dalam pasar modal?
25. Berilah cohtoh menghitung capital loss dan capital gain dalam jual beli saham