1. Peradaban Kaldea-Babilonia, Asiria, dan Samaria yang merupakan
permulaan adanya sistim pemerintahan pertama di dunia, pembuat
sistim bahasa tulisan tertua, dan cikal bakal catatan usaha tertua.
2. Peradaban Mesir membuat tempat untuk para penulis keuangan
dengan membuat mesin perputaran keuangan dan departemen.
3. Peradaban rakyat Tiongkok pada masa
Dinasti Chao dengan akuntansi pemerintahan yang menggunakan p
eran kunci dan canggih.
3. Peradaban Yunani memperkenalkan sistim akuntansi pada tahun 256
SM.
4. Peradaban Roma menetapkan hukum bahwa pembayar pajak wajib
membuat laporan keberadaan keuangan.
Pada abad ke-14 pedagang dari Genoa (Italia) mulai mengadakan
pencatatan secara sederhana, mereka telah mengenal metode pembukuan
berpasangan. Buku yang membahas pembukuan berpasangan pertama kali
ditulis oleh Masari pada tahun 1340. Menurut Raymond de Rover, pencapaian
terbaik antara tahun 1250 dan 1400 para pedagang menggabungkan elemen
yang beragam menjadi suatu sistem terintegrasi yang diberi nama akun dan
transaksi yang terjadi ditulis dengan prinsip berpasangan. Mereka mulai
mengembangkan dasar-dasar akuntansi biaya, mengenalkan pembalikan dan
penyesuaian pada akun-akun akrual dan deferal serta memberi perhatian pada
audit neraca.
Lucas Paciolo (Luca Pacioli) pada tahun 1494 menerbitkan buku Summa
de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionality, dimana dalam suatu
bab berjudul Tractatus de Computies et Scriptoris menjelaskan sistim
pembukuan berpasangan (Sistim Kontinental).
Menurut Pacioli, tujuan pembukuan adalah untuk memberikan informasi
para pedagang mengenai aset dan kewajibannya yang tepat. Sistem
pendebetan dan pengkreditan digunakan untuk melakukan pencatatan secara
berpasangan jika ada satu kreditur, maka ada debitur. Dalam pencatatan
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 133
digunakan tiga buku, yaitu memorandum, jurnal, dan buku besar. Pencatatan
bukan hanya nama pembeli atau penjual, ukuran, berat, dan harga barang, tetapi
juga syarat pembayaran. Bila ada transaksi berupa penerimaan kas atau
pembayaran kas, maka catatannya dengan mencantumkan jenis mata uang
dan nilai konversinya. Dia juga menyarankan perhitungan profit dan penutupan
buku setiap tahun.
Di Eropa system pembukuan berpasangan berkembang khususnya di
Belanda dikenal dengan sebutan system kontinental. Abad ke-19, di Amerika
Serikat teori dan praktik pembukuan berpasangan berkembang mejadi
Akuntansi (Accounting) yang akhirnya dikenal sebagai Sistim Anglo-Saxon.
Perkembangan Akuntansi mulai ada di Indonesia setelah undang-undang
mengenai tanam paksa dihapus tahun 1870 sehingga bermunculan kaum
pengusaha swasta Belanda banyak yang berkeinginan untuk menanamkan
modalnya. Kebutuhan dunia usaha terhadap akuntansi tumbuh dan
berkembanglah sistem Kontinental Belanda yang di Indonesia lebih dikenal
dengan sebutan tata buku.
Masuknya Jepang menduduki Indonesia menggantikan Belanda, di
Indonesia mengalami kekurangan tenaga akuntansi, kemudian atas prakarsa
dari Mr. Slamet didirikan kursus-kursus akuntansi di Indonesia yang
menghasilkan tenaga akuntan. Saat itu mulailah putra putri Indonesia dikirim
ke luar negeri (Amerika Serikat) untuk memperdalam ilmu akuntansi. Kemudian
tahun 1950an beberapa fakultas pergutruan tinggi membuka Jurusan
Akuntansi khususnya Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang kemudian
diikuti oleh peruguruan tinggi negeri yang lain. Dimulai pada tahun 1952
akuntansi di Indonesia yang sebelumnya menganut sistem kontinental berganti
ke sistem anglo-saxon Amerika Serikat. Dalam perkembangannya pada tahun
1957 berdiri organisasi Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). IAI berhasil
menyusunan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1996 direvisi tahun 2009 dan
terakhir disempurnakan dengan komvergensi International Finalcial Reporting
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 134
standar (IFRS) 2012 sebagai dasar penyusunan laporan keuangan perusahaan
di Indonesia. Dengan demikian di Indonesia Standar Akuntansi dikenal dengan:
1. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK),
2. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntanbilitas Publik
(SAK. ETAP),
3. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah (PSAK Syariah).
B. AKUNTASI PADA MASA KINI
Tak dipungkiri lagi bahwa kemajuan tehnologi membawa perubahan yang
pesat dan dampak yang signifikan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
seperti kepentingan pembayaran, perjalanan, bisnis dalam mobilitasnya hampir
semuanya tergantung dengan internet. Berbagai aplikasi sebagai pendukung
kegiatan muncul, dengan digunakannya: whatsApp, facebook, Instagram, E-
comerce dan lain-lain.
Roseno Aji Affandi (ERF, 2019) mengungkapkan berdasarkan penelitian
yang dilakukan Mc Kinsley Global Institut ada sekitar 400 perusahaan besar
dunia yang sudah menginvestasikan dalam 19 Industri yang berkaiatan dengan
bsinis teknologi yang saat ini sudah menggunakan AI (Artificial Intelegence)
dan IoT (Internet of Thing). AI adalah kecerdasan buatan dimana mesin
berjalan berdasarkan input-input yang dimasukkan. IoT adalah jaringan
komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dengan dunia
melalui satelit.
Penggunaan tehnologi ini jelas akan merubah kegiatan manusia ke
perubahan yang lebih bagus menjadi lebih praktis yang dapat menciptakan
efesiensi dan efektifitas. Banyak pekerjaan yang menggunakan tenaga
manusia beralih ke tehnologi mengganti tenaga manusia dengan mesin bukan
berarti tenaga manusia tidak diperlukan karena tehnologi sifatnya membantu
pekerjaan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 135
Berbagai ketrampilan dan kemampuan bawaan manusia
memberikan kelebihan manusia daripada mesin. Manusia menggunakan indra
untuk memproses apa yang dilihat, didengar, disentuh, dan kemudian bertindak
sesuai seringkali spontan (Barclays 2018). Banyak dari apa yang manusia
lakukan setiap hari tergantung pada atau belajar dari pengalaman, serta
mengambil keputusan berdasarkan informasi tidak lengkap dan
memerlukan judgement. Mesin belum/ tidak bisa melakukannya (Barclays
2018)
Beralihnya sektor Akuntansi ke dunia digital harus diikuti dengan
perubahan sikap. Pada sebagian masyarakat yang belum melek tehnologi
mengangap tabu masalah perubahan mereka masih mempertahankan sitem
konvensional. Takut dan ragu akan keamanan data dan berfikir akan sesuatu
yang merugikan bakal terjadi sebagai salah satu momoknya. Hal ini lumrah
setiap perubahan akan membawa dampak positif dan negatif, dan akan lebih
percaya setelah mereka membuktikan.
Ketakutan dan raguan itu harus segera dihilangkan untuk segera mengikuti
jaman meskipun secara perlahan mengejar ketertinggalan, karena perubahan
itu pasti dan tidak dapat dihindarkan. Melakukan penyesuaian jaman akan
meningkatkan ketrampilan, karena Pimpinan perusahaan tentunya akan dapat
lebih cepat mengambil keputusan terbaik untuk meningkatkan pelayanan dan
mencapai masa depan yang lebih meningkat.
Dunia pendidikanpun berbenah menyongsong abad milenial, tidak hanya
terpaku pada teori yang menggunakan praktek manual, meskipun dasar manual
harus dikuasai terlebih dahulu, akan tetapi perlu diiringi dengan praktek yang
menggunakan teknologi. Jadi peserta didik perlu banyak tahu tentang
pencatatan akuntansi menggunakan aplikasi dimulai dari spread sheet yang
berbasis Komputer kemudian aplikasi lain seperti Accurate dan Zahir, Fina
Accounting dan aplikasi keuangan lainnya. Silahkan Kalian browsing aplikasi
lainnya!
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 136
Untuk meningkatkan kemampuan menjadi seorang Tehnisi Akuntasi
Profesional perlu mempunyai kompetensi yang lebih tinggi lagi. Dengan
demikian level lulusan SMK dari KKNI level 2 dinaikkan menjadi KKNI level 4
Tehnisi Akuntansi Muda. Agar KKNI level 4 tersebut tercapai dapat dilakukan
melalui peningkatan kompetensi peminatan dengan mendatangkan guru tamu
atau dengan peningkatan kompetensi lintas minat dengan Lembaga Industri
atau Pendidikan Tinggi.
Sekarang saatnya kalian harus sungguh-sungguh dalam belajar tehnologi
untuk mengejar ketertinggalan, karena pada dunia usaha sudah semakin
banyak yang menggunakan aplikasi-aplikasi keuangan. Sehingga aplikasi
harus kalian kuasai, agar bisa menjawab tantangan masa depan.
C. PERBEDAAN SISTEM MANUAL DAN SISMTEM KOMPUTER
Baik dalam sistem manual maupun sistem komputer mempunyai konsep dasar
ilmu akuntansi sama. Namun hanya berbeda dalam mekanisme mengerjakan
karena alat yang dipakainya.
1. Akuntansi menggunakan sIstem manual
Gambar 42.5 Pencatatan manual
Sumber: https://bisnisukm.com/4-alasan-laporan-keuangan-manual-
mulai-ditinggalkan.html 137
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X
Sistem manual adalah pencatatan menggunakan tangan dan alat yang
digunakan pulpen, buku dan kalkulator sebagai alat bantu menghitung. Banyak
menbuat kolom-kolom untuk mengerjakan perhitungannya seperti yang kalian
lihat di BAB I.
Mengapa akuntansi manual masih perlu dipelajari? karena akuntansi
manual adalah dasar ilmu untuk membekali agar dapat berfikir secara logis
dalam memecahkan masalah akuntansi. Sedangkan ilmu tidak bisa didapat
secara instant melainkan berproses, dari mengingat lalu paham kemudian
mengaplikasikan selanjutnya dapat memecahkan problem. Paham akan
konsep dasar akuntansi nantinya dapat berpikir secara nalar, sehingga akan
bisa berfikir kritis, memperkuat argument dalam menyelesaikan permasalahan
keuangan.
Yang pada akhirnya setelah menguasai konsep dasarnya dapat
memecahkan berbagai masalah keuangan, bukan hanya pencatatan menjadi
tepat dan akurat akan tetapi akan dapat merancang model pencatatan yang
praktis bahkan mengkomunikasikan dalam bentuk data, diagram untuk
memperjelas informasi.
Yang dilakukan apabila menggunakan sistem manual adalah sebagai berikut:
a. Menggunakan tangan untuk menulis sehingga tenaga manusia lebih
banyak dipakai untuk mengerjakan
b. Laporan bagian awal dan tengah sulit dibuat dengan segera, manual selalu
bolak balik menjumlah, mengurangi, menambah maupun membagi
c. Menggunakan ketelitian tinggi dan tenaga lebih untuk entry data
d. Penerapan aturan pencatatan yang membutuhkan hafalan dan
pemahaman
e. Pengamanan dokumen harus disimpan dengan ketat, apabila ada yang
hilang berakibat fatal
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 138
2. Akuntansi menggunakan sistem komputer
Akuntansi sistem komputer selain menjawab tantangan masa depan seperti
sekarang yang sudah memasuki abad 04, karena system akuntansi manual
mempunyai beberapa kelemahan antara lain:
a. Banyak menggunakan tenaga dan waktu sehingga kurang efisien
b. Penyimpanan arsip dan buku pembukuan memakan tempat ruang besar
c. Penyimpanan juga rentan rusak bila ada bencana
Karena kelemahan tersebut, sehingga proses pencatatan manual sudah banyak
ditinggalkan.
Gambar 43.5 Menginput Data
Sumber: https://www.materibelajarkita.com/2019/04/membuat-buku-besar-di-excel-lebih-mudah.html
Kalian lihat gambar diatas merupakan gambaran mengerjakan akuntansi
dengan sistem komputer. Kalian pasti tidak asing dengan tampilan paling atas
adalah fitur komputer. Saat ini komputer/laptop menjadi alat bantu bekerja
wajib bagi karyawan keuangan, mengingat pentingnya penyimpanan data dan
dapat dibuka sewaktu-waktu dimanapun berada asal ada internet, bahkan tidak
berangkat ke kantor sekalipun asal ada data yang masuk semua bisa
diselesaikan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 139
Yang dilakukan apabila pencatatan akuntansi dengan sistem komputer:
a. Permulaan membutuhkan pemrosesan database
b. Banyaknya fitur sebagai tempat menyimpan data
c. Sistem cepat kebutuhan informasi segera didapat
d. Langsung bisa menampilkan laporan keuangan
e. Cepat dilakukan jejak audit dengan mengecek alur program
3. Perbedaan pencatatan sistem manual dan sistem computer:
Kegiatan Akuntansi Manual Aluntansi Komputer
Kerja Menggunakan fisik Menggunakan perangkat
lunak
Rekaman/ Menggunakan buku Tinggal klik fitur
pemindahan
data Manual Input data
Perhitungan Lambat, lama Cepat
Kecepatan Disiapkan akhir periode Bisa diakses setiap hari
Laporan
Ringkasan
Pencatatan sudah ada sejak jaman batu dengan ditemukannya relief tulisan
sandi. Kemudian dimulainya peradaban manusia di Babilonia lahirlahsebagai
cikal bakal pencatatan. Abad ke 14 Lucas Pacioli menerbitkan buku yang
didalamnya membahas pembukuan berpasangan. Masuk ke Indonesia th 1870
pada masa penjajahan Belanda dengan sistem Tata buku. 1950 berditi
perguruan tinggi dengan jurusan Akuntansi. Th 1957 lahirlah Organisasi Ikatan
Akuntansi Indonesia (IAI) yang menghasilkan SAK, PSAK, SAK.ETAP,
SAK.Syariah, SAK.Entitas MKM sebagai pedoman pembuatan Laporan
Keuangan.
Pada masa sekarang akuntansi sudah menyesuaikan tehnologi digital dengan
menggunakan komputer untuk mengimput dan mengolah data. Bahkan sudah
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 140
ditemukan AI (Artificial Intelegence) dan IoT (Internet of Thing) yang berbasis
satelit sehingga dalam hitungan menit laporan keuangan bisa diakses dunia.
Ruang kolaborasi
Tugas Kelompok:
Silahkan kalian berdiskusi dengan kelompok, cari referensi atau browsing
untuk mengerjakan pertanyaan di bawah ini. Kemudian buatlah naskah untuk
dipresentasikan di depan kelas.
1. Jawablah pertanyaan yang ada pada konten!
2. Manakah yang lebih penting sistem akuntansi manual dan sistem
akuantansi komputer? berikan alasannya!
3. Pada jaman sekarang mengapa masih ada orang yang belum mau
menggunakan sistem komputer dalam mencatat keuangannya.
Mengapa? cari tahu alasannya
Setelah naskah selesai setiap kelompok dipersilahkan untuk menyajikan di
depan kelas.
Refleksi terbimbing
Hasil presentasi siswa setiap kelompok akan dibimbing oleh guru dengan
menambahkan pemahaman kepada kelompok yang masih kurang. Dan
memberikan apresiasi kepada kelompok yang menyajikan dengan
menambahkan materi dari sumber-sumber lain yang relevan, sebagai masukan
agar menjadi lebih lengkap
Demontrasi kontekstual 141
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X
Kalian dipersilahkan untuk mengerjakan soal-soal Uji Kompetensi 5 secara
mandiri
Uji Kompetensi
Pilihlah salah satu jawaban yang benar!
1. IAI berhasil menyusunan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1996
sebagai dasar penyusunan laporan keuangan perusahaan di Indonesia.
Pada tahun berapakah AIA berdiri
a. 1950
b. 1955
c. 1957
d. 1960
e. 1965
2. Sistem pembukuan akuantansi dalam sejarahnya berkembang dari tahun
ke tahun. Lucas Pacioli Th 1494 mengunakan sistem berpasangan, di
Indonesia Th 1950 menggunakan system yang disebut tata buku, pada
abad ke19 di Amerika Serikat dikenal dengan menggunakan system
a. Jurnal
b. Berpasangan
c. Kontinental
d. Anglo Saxon
e. Klasifikasi
3. Perkembangan akuntansi pada masa penjajahan Belanda tumbuh dan
berkembang pesat karena
a. Belanda memberi bantuan kepada pribumi
b. Belanda membebaskan kaum pribumi untuk belajar
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 142
c. Belanda memberi pinjaman dengan bunga murah
d. Belanda banyak mendirikan kursus akuntansi
e. Belanda menghapus sistem tanam paksa
4. Dalam perkembangannya pada tahun 1957 berdiri organisasi Ikatan
Akuntansi Indonesia (IAI). IAI berhasil menyusunan Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) 1996 yang digunakan untuk
a. Pedoman penulisan Laporan Keuangan
b. Pedoman kerja Akuntansi
c. Pedoman mengidentifikasi bukti transaksi
d. Pedoman mengajar akuntansi
e. Pedoman bagi Ikatan Akuntansi Indonesia
5. Abad ke-19, di Amerika Serikat teori dan praktik pembukuan berpasangan
berkembang menjadi Akuntansi (Accounting) yang akhirnya dikenal
sebagai
a. Sistim Anglo-Saxon
b. Sistem Kontinental
c. Sistem Tatabuku
d. Sistem manual
e. Sistem pencatatan
6. Sistem manual atau sistem kertas yang dipakai pada masa dulu sekarang
sudah banyak yang tidak memakainya karena dalam pengarsipan dokumen
a. Berbelit-belit
b. kurang efisien
c. Banyak kolom
d. Makan ruang
e. rawan bencana
7. Pada sistem komputer kesalahan pencatatan yang mungkin terjadi untuk
cek kesalahan menggunakan
a. buka data base
b. buka tiap laporan yang dibuat 143
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X
c. buka fitur pembuatan
d. buka alur pembuatan
e. cetak laporan yang dibuat
8. Berikut adalah kelebihan akuntansi sistem manual, kecuali
a. banyak menggunakan tenaga
b. perlu ketelitian menghitung
c. Lebih irit dana
d. banyak hafalan
e. bolak-balik menghitung
9. Salah satu kelebihan akuntansi sistem komputer saat pimpinan
membutuhkan laporan keuangan adalah
a. buka data base
b. ada fitur lengkap
c. lihar alur pemrosesan
d. buka spreadsheet
e. langsung bisa dilihat
10. Pada abad milenial hampir semua aktivitas digantikan dengan tehnologi
digital, mengapa sistem pencatatan akuntansi masih dipelajari
a. Tidak punya komputer
b. Tuntutan sekolah
c. Sebagai ilmu dasar pencatatan
d. Takut diakses orang
e. Suka menulis
II. Jawablah pertanyaan berikut ini!
1. Bagaimana kemajuan tehnologi membawa pengaruh dalam kehidupan
manusia?
2. Mengapa kemajuan tehnologi sekarang ini membuat sebagian orang
merasa takut kehilangan pekerjaan? Jelaskan alasannya!
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 144
3. Betulkah tehnologi bisa menggantikan manusia? Berikan penjelasannya!
4. Apa yang seharusnya segera kalian dilakukan agar ketrampilan/
kecakapan tidak tertinggal untuk menjawab tantangan masa depan?
Elaborasi pemahaman
Lakukan elaborasi terkait dengan pemahaman yang masih kurang jelas
berdasarkan hasil pengerjaan demontrasi kontekstual di atas. Kalian cermati
dan analisa bila kurang betul jawabanmu lalu ulangi untuk memahami
materi bila memang masih ada kesulitan bertanyalah pada guru.
Refleksi
Koneksi antar materi
Silahkan kalian bekerja dalam kelompok untuk membuat kesimpulan umum
dari kegiatan pembelajaran Bab V ini, dengan menyajikan dalam bentuk
power point. Setiap kelompok dipersilahkan untuk menyajikan di depan
kelas.
Hasil presentasi siswa setiap kelompok akan dibimbing oleh guru dengan
menambahkan pemahaman kepada kelompok yang masih kurang.
Kelompok yang menyajikan materi dalam power point sesuai dengan konsep
yang disajikan akan mendapat nilai baik.
Dan memberikan apresiasi kepada kelompok yang menyajikan materi dalam
power point dengan menambahkan materi dari sumber-sumber lain yang
relevan, sebagai masukan agar materi menjadi lebih lengkap.
Aksi Nyata
Silakan kalian mengerjakan uji praktik kompetensi sebagai tahapan akhir
dari pembelajaran. Dari hasil penilaian, guru akan menjelaskan hal-hal yang
masih kurang dikuasai dari setiap peserta didik. Kemudian kalian
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 145
mempersiapakan rencana perbaikan apabila masih ada pemahaman yang
masih kurang, untuk perbaikan di kemudian hari.
Uji Praktek Kompetensi
Buatlah satu kelas menjadi 3 kelompok
1. Carilah aplikasi keuangan dan berikan contoh input awalnya!
2. Lakukan diskusi bersama untuk menjelaskan contoh yang kalian dapat.
3. Carilah bahan referensi ke perpustakaan, browsing, atau cari referensi.
4. Hasil diskusi tulis dalam bentuk laporan.
5. Presentasikan didepan kelas
Pengayaan
Apa dampak positif dan dampak negatif penggunaan tehnologi pada
pencatatan akuntansi bagi karyawan?
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 146
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 147
BAB VI PRINSIP DASAR DAN KONSEP DASAR AKUNTANSI
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali dari diri sendiri, mencari referensi, berdiskusi, refleksi
terbimbing, demonstrasi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi antar
materi dan aksi nyata, peserta didik dapat:
1. Mendefinisikan pengertian akuntansi
2. Menjelaskan tujuan utama akuntansi
3. Mengidentifikasi peran akuntansi
4. Mengidentifikasi pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi
5. Mengidentifikasi prinsip dasar akuntansi
6. Mengidentifikasi konsep dasar akuntansi
7. Mengidentifikasi konsep dasar perbankan
“Saya pikir bisnis itu sangat sederhana. Untung. Rugi. Hitung angka
penjualannya, kurangi biaya-biayanya, maka akan Anda dapatkan angka positif
yang besar ini. Matematikanya sangat sederhana” (Bill Gates)
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 148
Alur Tujuan Pembelajaran
Pengertian Sejarah Akuntansi
Akuntansi Pengertian
menurut Ahli
Tujuan dan
Peran Akuntansi Dari berbagai
Sudut Pandang
KONSEP Kegunaan Tujuan Utama Akuntansi
DASAR Informasi
AKUNTANSI Akuntansi Peran Akuntansi
Pihak yang
membutuhkan Pihak Intern
Informasi
Akuntansi Pihak Ekstern
Pihak Intern
Pihak Ekstern
Prinsip‐prinsip
dasar Akuntansi
Konsep Dasar 149
Akuntansi
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X
Mulai dari diri sendiri
Apakah Akuntansi itu?
Apa peran Akuntansi dalam dalam usaha?
Siapa saja yang membutuhkan informasi akuntansi?
Apa konsep dasar Akuntansi?
Eksplorasi konsep
Coba kalian pelajari pengertian, peran, tujuan, prinsip dan konsep dasar
akuntansi di bawah ini
A. PENGERTIAN AKUNTANSI
1. Pengertian Akuntansi dari beberapa ahli
Gambar 44.6 Menghutung Uang
Foto oleh Dziana Hasanbekava dari Pexels
APERSEPSI
Bisnis yang dikelola dengan baik tentunya mempunyai catatan keuangan yang
terperinci, urut sehingga keluar masuknya uang dapat terdeteksi dengan baik.
Karena catatan bisnis mengunakan system akuntansi sehingga akuntansi
sering disebut sebagai bahasa bisnis (business language), sebagai alat
pimpinan dalam pengambilan keputusan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 150
Semakin seseorang paham dengan akuntansi, maka akan semakin baik
pula orang tersebut menangani berbagai aspek keuangan dalam kehidupannya.
a. Pengertian Akuntansi menurut American Accounting Association (AAA)
Accounting is the process of identifying, measuring and communicating
economic information to permit information judgment and decision by
users of the information.
Akuntansi adalah proses mengidentifikasi/mengenali, mengukur, dan
melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian
dan pengambilan keputusan bagi mereka yang menggunakan informasi
tersebut.
b. Sedangkan pengertian akuntansi menurut American Institute of Certified
Public Accountants (AICPA), Accounting is the art of recording, classifying
and summarizing in a significant manner and terms of money, transaction
and events which are, in part at least, of finacial character, and interpreting
the result there of. Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan,
peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam satuan mata uang,
transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya bersifat
finansial dan penafsiran hasil-hasilnya.
2. Pengertian Akuntansi dari sudut lain
a. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan
menginterpretasikan aktivitas keuangan.
b. Menurut asal kata yang dilihat dari tata bahasa, akuntansi berasal dari
kata kerja “to account” yang mempunyai arti menghitung. Dalam arti
luas, akuntansi adalah proses identifikasi, pengukuran dan komunikasi
dari informasi-informasi ekonomi untuk menghasilkan pertimbangan
dan keputusan-keputusan dari pemakai informasi tersebut.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 151
c. Ditinjau dari segi prosedur, akuntansi adalah langkah-langkah
mencatat, mengolongkan, dan menyimpulkan transaksi-transaksi
keuangan dalam satuan nilai uang kemudian menganalisis hasilnya.
Kesimpulan dari pengertian akuntansi tersebut meliputi kegaitan :
a. Pencatatan (recording)
Pencatatan adalah kegiatan memindah dengan menganalisa transaksi
keuangan perusahaan yang terjadi berupa dokumen ke dalam buku
harian (jurnal) dengan cermat, teliti dan urut. Contoh transaksi
pembelian secara tunai dicatat ke dalam buku transaksi (nota) setelah
dianalisa tentang debet kreditnya kemudian dimasukkan ke Jurnal
b. Pengumpulan (clasifiying)
Penggolongan merupakan kegiatan memilah dan mengumpulkan
transaksi keuangan perusahaan yang sama yang tertulis pada jurnal ke
dalam satu akun buku besar. Contoh: transaksi setelah dicatat ke dalam
jurnal penerimaan kas dan digolongkan ke dalam akun buku besar.
c. Pengihtisaran (summarizing)
Pengihtisaran merupakan kegiatan untuk meringkas transaksi
keuangan yang sudah digolongkan ke dalam akun buku besar
selanjutnya saldonyadimasukkan ke dalam neraca saldo.
d. Penyajian (reporting)
Penyajian yang di maksud adalah dimulai dari jurnal penyesuaian, jurnal
penutup, menutup buku besar, neraca saldo setelah penutupan , dan
jurnal pembalik kemudian menyusun laporan keuangan yang terdiri dari
laporan laba rugi, laporan laba ditahan ( PT) , neraca, laporan perubahan
modal/ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 152
B. TUJUAN PENCATATAN AKUNTANSI
Laporan keuangan merupakan merupakan tujuan utama pencatatan informasi
ekonomi dari suatu entitas kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Entitas
adalah badan usaha/perusahaan/organisasi yang mempunyai kekayaan
sendiri.
Tujuan Akuntansi berguna bagi:
1. Pihak internal yaitu pihak-pihak di dalam organisasi itu sendiri (internal).
Pimpinan perusahaan adalah pemakai informasi internal. Informasi
akuntansi ini oleh manajemen digunakan untuk evaluasi dalam mengambil
keputusan langkah selanjutnya.
2. Pihak eksternal, terbagi menjadi dua yaitu:
b. Pihak eksternal yang berkepentingan langsung perusahaan, contoh:
investor dan kreditor.
c. Pihak eksternal yang tidak berkepentingan langsung dengan
perusahaan, misalnya: Auditor, karyawan, pemasok dan lembaga
Pemerintah.
C. PERAN AKUNTANSI DI BERBAGAI USAHA
Peran-peran utama akuntansi bagi perusahaan yang kerap ditemukan dalam
kehidupan bisnis sebagai:
1. Informasi Keuangan
Peran pertama dari akuntansi bagi perusahaan adalah sebagai sumber
informasi keuangan perusahaan tersebut. Bagian di dalam akuntansi
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 153
seperti pembukuan dan laporan keuangan menyediakan berbagai
informasi mengenai berbagai macam transaksi keuangan yang terjadi
dalam perusahaan. Berbagai data yang berhubungan dengan keuangan
akan di catat dalam buku besar secara terperinci dan rutin. Buku besar
nantinya akan diteruskan dan menghasilkan laporan keuangan. Maka dari
itu, sebaiknya menyusun pembukuan dengan rapi serta rutin dalam
memperbaharui data.
2. Analisis Bisnis
Setelah dikumpulkan, data-data akuntansi tersebut diolah dan akan
digunakan sebagai pisau analisis kinerja perusahaan. Data akuntansi
mencerminkan kinerja serta posisi keuangan suatu perusahaan. sehingga
dapat membantu untuk memahami apa yang terjadi pada perusahaan
serta membandingkan data saat ini dengan data sebelumnya. Jika terdapat
variasi substansial dalam kinerja, pengusaha dapat menerapkan
perubahan dalam perusahaan untuk mengoreksi perbedaan-perbedaan ini.
Semakin sering data akuntansi disajikan, maka akan semakin mudah
dalam peninjauan dan analisis yang membuka peluang manajemen
mengenali masalah kecil sebelum menjadi masalah besar.
3. Perencanaan Bisnis
Peran ini nantinya akan erat hubungannya dengan penganggaran
perusahaan. Karena salah satu penggunaan paling umum dari informasi
akuntansi adalah untuk membuat anggaran dan perkiraan untuk
perencanaan bisnis. Dengan menggunakan data dari periode sebelumnya,
perusahaan akan membuat anggaran dan rencana yang sebaiknya
dilakukan untuk periode mendatang. Data ini dipakai mulai dari proyeksi
penjualan dan keuntungan, evaluasi, pembuatan usulan anggaran,
perencanaan bisnis berikutnya, negosiasi, hingga tinjauan dan
persetujuan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 154
4. Penghubung dengan Pihak Ketiga
Selain berhubungan dengan urusan dalam perusahaan, akuntansi juga ada
untuk membantu perusahaan untuk terhubung dengan pihak luar. Data-
data akuntansi yang diolah berfungsi sebagai jembatan penghubung
antara perusahaan dengan pihak ketiga untuk mengambil keputusan
terkait kerja sama, proses jual beli, investasi serta transaksi lainnya. Data
akuntansi memberi informasi kepada pihak vendor ataupun investor untuk
kemudahan pengambilan keputusan terkait perusahaan.
Tentu hal ini sangatlah masuk akal sebab investor tidak akan melakukan
investasi tanpa adanya informasi keuangan yang mutakhir dan juga akurat.
Tidak sampai di situ, akuntansi dan elemen yang ada di dalamnya pun
dapat menjadi penghubung antara perusahaan dengan pemerintah dalam
hal pelaporan pajak dan proses audit.
5. Pengambilan Keputusan Investasi
Pada poin ini peran akuntansi berfungsi untuk memberi perusahaan
pertimbangan ketika akan melakukan investasi ke luar. Perusahaan
biasanya menggunakan data akuntansi untuk menentukan cara
menginvestasikan dana. Dari hasil analisis keuangan perusahaan akan
dilihat berapa banyak uang tunai yang dibutuhkan dalam jangka pendek
maupun dalam jangka panjang. Setelah hal ini selesai ditentukan,
kemudian akan dipilih saham, obligasi atau investasi mana yang cocok
untuk menyimpan uang tunai tersebut selama periode waktu yang
dibutuhkan.
D. KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI 155
1. Bagi pihak Intern
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X
a. Perencanaan
Menganalisis kinerja perusahaan periode sebelumnya sangat penting,
karena akan diketahui hal-hal yang diperlukan untuk merencanakan.
Mengevaluasi laporan keuangan dapat memastikan hal-hal yang
harus ditambah dan harus dikurangi. Sehingga dapat mengambil
langkah perencanaan kegiatan yang tepat pada periode selanjutnya.
Misalnya: merencanakan investasi, membuka cabang, menambah/
mengurangi karyawan, menaikkan mutu dll
b. Pengendalian
Kegunaan informasi akuntansi dalam mengelola keuangan Akuntansi
juga berperan sebagai alat pengontrol dan pengendali keuangan. Hal
ini untuk mewaspadai perusahaan mengalami kerugian agar dapat
memperoleh keuntungan.
Contohnya, Biaya operasial perusahaan akan terkendali apabila ada
informasi akuntansi.
c. Pertanggungjawaban
Pemeriksaan akuntansi akan dilakukan setelah laporan akuntansi
selesai dibuatpada akhir periode. Dalam hal ini informasi keuangan
digunakan sebagai pertanggungjawaban dari hasil kinerja selama
periode akuntansi. Sehingga sebelum digunakan oleh pihak yang
membutuhkan diperoleh laporan keuangan yang valid dan dapat
dipertanggungjawab kan.
2. Bagi Pihak Ekstern
Kegunaan informasi akuntansi bagi pihak ekstern seperti investor dan
pemegang saham sangat diperlukan. Kegunan akuntansi yang satu ini
memungkinkan pihak eksternal untuk melihat perkembangan dan aktivitas
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 156
perusahaan dalam menanamkan modal untuk mengambil langkah apakah
menanamkan kembali modal ke perusahaan atau tidak.
E. PIHAK PEMAKAI INFORMASI AKUNTANSI
1. Bagi pihak Intern (internal users)
Pemakaian informasi akuntansi bagi manajer digunakan sebagai
dasar membuat perencanaan kebijakan dan untuk melakukan
pengawasan kegiatan perusahaan yang dikelolanya.
2. Bagi pihak Ekstern (external users)
a. Investor
Penanam modal adalah pemakai informasi akuntansi untuk
mengetahui posisi keuangan, kemungkinan prospek usaha dan
mengambil keputusan dalam melakukan investasi pada
perusahaan yang bersangkutan.
b. Kreditor/calon kreditor
Lembaga-lembaga keuangan seperti bank dan lembaga keuangan
bukan bank, serta pemasok/leveransir yang mensuplai perusahaan
dengan melakukan penjualan secara kredit. Kreditor adalah
pemakai informasi keuangan untuk mengetahui prospek keuangan
perusahaan, keadaan likuiditas, dan solvabilitas perusahaan
sehingga mengurangi kemungkinan risiko kredit macet.
c. Lembaga Pemerintah
Pemerintah adalah pemakai informasi akuntansi untuk perhitungan
pajak, sebagai pemasukan pendapatan negara.
d. Karyawan
Kesejahteraan adalah factor penting bagi karyawan. Dengan
informasi akuntansi, karyawan dapat mengetahui perkembangan
perusahaan sehingga mantap dalam karier dan kesetiaan bekerja.
e. Pihak ketiga
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 157
Pihak ketiga sangat berkepentingan dengan laporan keuangan
dalam kerjasamanya.
f. Masyarakat
Masyarakat berkepentingan dengan laporan keuangan saat
mencari lowongan kerja yang ada pada perusahaan.
F. PRINSIP PENCATATAN AKUNTANSI
Gambar 45.6 Tabrakan sebabkan kemacetan
Sumber: Suara.com
Apa penyebabnya kecelakaan?
Karena tidak patuh pada prinsip dan aturan
Prinsip dan aturan dibuat agar semua berjalan dengan teratur, kalian lihat
gambar diatas karena tidak patuh terhadap aturan maka terjadi kecelakaan.
Begitu pula proses pencatatan akuntansi harus mengikuti aturan atau prinsip
yang telah ditetapkan agar mendapatkan informasi yang diandalkan.
Prinsip Akuntansi disemua negara tidak selalu sama. Prinsip Akuntansi
Indonesia (PAI) diterbitkan pertama kali pada 1973, kemudian diubah pada
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 158
tahun 1984 yang dikenal dengan PAI 1984. Dansekarang istilahnya dirubah
menjadi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuantan (DSAK) dari Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
Prinsip Akuntansi merupakan himpunan prinsip, prosedur, metode, dan teknik
akuntansi yang mengatur laporan keuangan.
Prinsip-prinsip yang berlaku secara umum antara lain:
1. Prinsip Biaya Historis
Harga saat diperolehan (Historical Cost)
Transaksi dicatat sesuai dengan harga sewaktu barang diperoleh
sehingga dicatat sesuai harga perolehan yaitu saat pembelian sampai
dapat digunakan. Contoh:
Harga beli mesin Rp 50.000.000 biaya pemasangan Rp 1.000.000 maka
harga perolehan mesin tersebut Rp 51.000.000
2. Prinsip pengakuan pendapatan (Accrual Basic)
Accrual Basic yaitu transaksi sudah diakui sebagai pendapatan pada
saat Invoice diberikan walaupun uang belum diterima, atau utang diakui
pada saat Invoice diterima dan biaya diakui saat dibebankan meskipun
uang belum dikeluarkan
Contoh:
Pendapatan sudah dicatat tetapi belum menerima uang berubah
menjadi Piutang Pendapatan, sewaktu-waktu akan dilunasi pembeli.
Beban sudah dicatat tetapi belum membayar pencatatan menjadi Beban
yang masih harus dibayar, sewaktu-waktu akan dilunai.
3. Prinsip mempertemukan (Matching Principle)
Artinya mempertemukan biaya dengan pendapatan untuk menentukan
besarnya penghasilan. Karena biaya-biaya yang dikeluarakan maka
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 159
pada akhir tahun harus dilakukan jurnal penyesuaian untuk
mempertemukan biaya dan pendapatan.
4. Prinsip Consistency (Tetap)
Penerapan pencatatan secara taat asas yang sama (ajeg, tidak
berubah-ubah) atas prinsip, prosedur dan metode-metode akuntansi
pada setiap periode akuntansi, sehingga dapat membandingkan dengan
periode selanjutnya. Prosedur yang digunakan harus diterapkan secar
konsisten, sehingga perbedaan segera bisa diketahui.
5. Prinsip pengungkapan penuh (Lengkap)
Lengkap (Completeness) adalah prinsip yang menyatakan harus ada
kelengkapan menuangkan akun ke dalam laporan keuangan. Ketidak
lengkapan mengakibatkan informasi menjadi tidak benar atau
menyesatkan. Keterangan tambahan atas laporan keuangan dibuat
dalam bentuk catatan kaki dengan melampirkan:
a. Standar akuntansi yang digunakan
b. Perubahan-perubahan
c. Kemungkinan timbulnya laba rugi bersyarat
d. Informasi modal perusahaan
e. Kontrak-kontrak pembelian
6. Prinsip Hati-hati
Hati-hati (Conservatism) adalah pencatatan pendapatan jika memang
saat menjual uang sudah diterima, tetapi untuk beban dan kerugian
apabila sudah bisa diperkirakan, maka boleh dicatat dan diakui sebagai
beban dan kerugian.
7. Prinsip Nilai yang cukup berarti (Penting)
Nilai yang cukup berartai (Materiality) adalah prinsip yang menyatakan
bahwa data yang dinilai penting dan dapat dinyatakan dengan uang,
maka dimasukkan dalam laporan karena bila salah akan berpengaruh
dalam pengambilan keputusan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 160
8. Prinsip Dapat dimengerti
Dapat dimengerti (Understandability) adalah prinsip bahwa laporan
keuangan harus mudah dimengerti oleh pemakainya. Karena itu harus
memiliki pengetahuan yang memadai tentang aktivitas ekonomi dan
bisnis, akuntansi serta kemauan untuk mempelajari informasi.
Prinsip akuntansi memiliki tujuan umum dan tujuan kualitatif laporan
keuangan.
a. Tujuan laporan keuangan
1) Menyampaikan kepada pemakai informasi keuangan tentang
perubahan harta, utang dan modal/Ekuitas dari kondisi keuangan yang
berguna untuk mengambil keputusan.
2) Menyampaikan Laporan keuangan secara umum yang
menggambarkan keuangan dimasa lalu kepada pemakai, sehingga
tidak semua informasi dibutuhkan pihak yang akan menggunakan
karena tidak menyediakan informasi non keuangan.
3) Memberi informasi bahwa manajemen menyediakan laporan
keuangan dari sumber yang akurat sebagai pertanggung jawaban,
sehingga pemakai dapat mengambil keputusan untuk tetap
berinvestasi atau tidak.
b. Tujuan Kualitatif Informasi
1) Saling terkait
Saling terkait (relevan) agar laporan keuangan bermanfaat dan
berguna maka Laporan harus menunjukkan data yang saling terkait
agar pemakai tidak mengalami kebingungan.
2) Mudah dipahami
Laporan keuangan yang dibuat sederhana dalam penyampaian
sehingga mudah dipahami
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 161
3) Dapat diteliti kebenarannya
Laporan keuangan dibuat dengan mengukur yang sama dengan
pengukur independent, sehingga mudah diteliti dan diuji kebenarannya
4) Netral
Laporan keuangan tidak memihak untuk kepentingan kebutuhan
pemakai tertentu melainkan untuk kepentingan umum.
5) Tepat waktu
Laporan keuangan yang tepat adalah laporan keuangan yang sesuai
dengan kondisi ketika disampaikan bukan informasi yang sudah
usang.
6) Dapat dibandingkan
Laporan keuangan harus dibuat dari tahuan ke tahun agar dapat
dibandingkan dengan laporan periode sebelumnya sehingga
perubahan dapat terlihat.
7) Menyeluruh
Menyeluruh (lengakap) Laporan keuangan harus memadai, lengkap
dan komplit sehingga memudahkan untuk digunakan.
G. KONSEP DASAR AKUNTANSI
Konsep dasar akuntansi adalah aturan-aturan yang perlu dipahami dalam
menyusun laporan keuangan agar laporan keuangan yang dibuat mempunyai
standar yang sama dalam pencatatan sehingga pengolahan data berjalan
dengan baik karena ada kesamaan pandangan sehingga dihasilkan laporan
keuangan yang rapi, akurat, valid, dapat dipercaya oleh pihak-pihak yang
membutuhkan.
Konsep dasar Akuntansi terdiri dari:
1. Konsep Business Entity
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 162
Bisnis entiy atau kesatuan usaha menerangkan bahwa keuangan
perusahaan harus terpisah dengan keuangan pribadi. Konsep bisnis
entity menerangkan bahwa perusahaan adalah sebagai kesatuan teknis
(tempat memproduksi) menggunakan tenaga dan biaya yang tujuannya
menghasilkan barang dan jasa, terpisah baik dari pribadi pemilik
perusahaan maupun dari kesatuan ekonomi yang lain.
Contoh: Ali Memiliki Uang sebesar Rp.5.000.000 dari Jumlah tersebut
disisilahkan sebesar Rp.3.000.000 sebagai Modal Awal membuka
Bengkel Mobil yang diberi Nama “ALI MOTOR MANDIRI” dengan
demikian maka uang pribadi Ali tinggal sebesar Rp.2.000.000 karena
sebesar Rp.3.000.000 telah berubah menjadi Asetnya “ALI MOTOR
2. Konsep Satuan Moneter
Konsep ini bertujuan menyatakan bahwa laporan keuangan diukur
dengan satuan nilai tertentu sehingga data dapat dihitung dengan
mudah Uang digunakan sebagai penyajian laporan dalam bentuk
kuantitatif.
3. Konsep kontinuitas Usaha (Going Concern)
Konsep ini menganggap bahwa perusahaan didirikan untuk jangka
waktu yang tidak terbatas atau tidak ada maksud untuk
dibubarkan/dilikuidasi. Prinsip ini memungkinkan aktiva yang dapat
digunakan dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun dicatat sebesar
seharga perolehannya, dan dibebankan sebagai biaya kepada periode-
periode masa penggunaannya (penyusutan), juga adanya
penggolongan lancar dan tidak lancar atas aktiva dan kewajiban.
Contoh: Pembelian mobil bisa diangsur sesuai masa pakai mobil tsb
Dibeli mobil seharga Rp 200.000.000, 00 umur pakai: 5th maka tiap 1 th
diangsur sebesar Rp 200.000.000, 00: 5 = Rp 40.000.000, 00
4. Konsep dua aspek akuntansi
Konsep ini didasarkan bahwa setiap kegiatan bisnis jumlah asset selalu
seimbang dengan kewajiban ditambah modal. Setiap transaksi dibagi
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 163
dalam dua aspek yang tak terpisahkan satu berhubungan dengan
penerimaan dan satunya aspek yang berhubungan dengan pemberian
manfaat.
5. Konsep Periode Akuntansi
Laporan keuangan dibuat tiap periode agar dapat dibandingkan, konsep
ini untuk mengetahui gambaran yang tepat mengenai kinerja
perusahaan dari satu period ke periode berikutnya, agar para pihak yang
menggunakan mengambil keputusan serta untuk kepentingan
perencanaan perusahaan.
6. Konsep Harga pertukaran
Akuntansi menganggap bahwa harga yang didapat secara obyektif
adalah harga pertukaran pada saat terjadi transaksi (saat jual beli).
Transaksi keuangan harus dicatat sebesar harga pertukaran yaitu
jumlah uang yang harus diterima atau dibayarkan saat transaksi
berpindah haknya
7. Konsep Periode Akuntansi
Laporan keuangan dibuat tiap periode agar dapat dibandingkan, konsep
ini untuk mengetahui gambaran yang tepat mengenai kinerja
perusahaan dari satu period ke periode berikutnya, agar para pihak yang
menggunakan mengambil keputusan serta untuk kepentingan
perencanaan perusahaan.
8. Konsep Penandingan
Beban diakui ketika suatu produk atau jasa memberikan kontribusi
terhadap pendapatan. Penandingan dilakukan untuk menentukan laba
dengan menandingkan pendapatan dan biaya yang dianggap
menciptakan pendapatan.
9. Konsep Upaya dan Hasil
Secara konseptual pendapatan timbul karena biaya yang dikeluarkan,
bukan pendapatan yang menanggung biaya. Artinya pendapatan sudah
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 164
dapat diakui meskipun belum terealisasi karena adanya pengeluaran
perusahaan.
Rangkuman
1. Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran dan
pelaporan, pengupasan dan penafsiran mengenai transaksi keuangan
perusahaan dengan cara yang sistematis.
2. Tujuan dari akuntansi yaitu menyediakan informasi ekonomi berupa
laporan keuangan yang diperlukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan
mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi suatu perusahaan.
3. Peran Akuntansi adalah memberikan informasi keuangan yang dapat
dipercaya mengenai aktiva, kewajiban dan ekuitas perusahaan.
4. Pihak-pihak yang membutuhkan informasi Akuntansi ada 2
a. Pihak Intern: Manajer
b. Pihak ektern: Pemilik perusahaan, Kreditur. Pemerintah, Karyawan,
Rekanan, Masyarakat
Asumsi dasar Akuntansi sebagai dasar pencatatan ada 2 macam
1. Prinsip Akuntansi merupakan himpunan prinsip, prosedur, metode, dan
teknik akuntansi yang mengatur laporan keuangan.
a. Prinsip Biaya Historis
b. Prinsip pengakuan pendapatan (Accrual Basic)
c. Prinsip mempertemukan (Matching Principle)
d. Prinsip Consistency (Tetap)
e. Prinsip pengungkapan penuh (Lengkap)
f. Prinsip Hati-hati
g. Prinsip Nilai yang cukup berarti (Penting)
h. Prinsip Dapat dimengerti
2. Konsep dasar akuntansi adalah berbagai konsep yang telah dijadikan
rujukan dan dijadikan sebagai standar dalam menyampaikan laporan
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 165
keuangan yang rapi dan mudah dipahami.
a. Konsep Business Entity
b. Konsep Satuan Moneter
c. Konsep kontinuitas Usaha (Going Concern)
d. Konsep dua aspek akuntansi
e. Konsep Periode Akuntansi
f. Konsep Harga pertukaran
g. Konsep Periode Akuntansi
h. Konsep Penandingan
i. Konsep Upaya dan Hasil
Ruang Kolaborasi
Tugas Kelompok:
Diskusikan dengan teman kelompok dengan memahami konsep dan silahkan
cari referensi agar mendapatkan informasi yang lengkap:
1. Mengapa informasi Akuntansi berguna bagi Pimpinan perusahaan,
Kreditor, Karyawan? Berikan penjelasannya!
2. Apakah kegunaan informasi mengapa dibuat?
3. Apa beda prinsip biaya historis dan accrual basic? Jelaskan!
4. Apa yang dimaksud konsep penandingan dengan konsep upaya dan
hasil?
Refleksi terbimbing
Hasil presentasi siswa setiap kelompok akan dibimbing oleh guru dengan
menambahkan pemahaman kepada kelompok yang masih kurang, memberikan
penghargaan kepada kelompok yang menyajikan video sesuai dengan konsep
yang disajikan dan memberikan apresiasi kepada kelompok yang menyajikan
video dengan menambahkan materi dari sumber-sumber lain yang relevan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 166
Demontrasi kontekstual
Kalian dipersilahkan mengerjakan soal-soal berikut ini secara mandiri.
Uji Kompetensi
Pilihlah salah satu jawaban yang benar!
1. Tujuan utama dari akuntansi yaitu menyediakan informasi ekonomi
berupa laporan keuangan yang diperlukan oleh pihak-pihak yang
berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi suatu
perusahaan. Laporan keuangan yang dihasilkan memberi informasi
keuangan yang dapat dipercaya yang berisi
a. Laporan Neraca
b. Laporan Laba Rugi
c. Laporan Arus Kas
d. Laporan perubahan Modal
e. Harta, Utang dan Modal
2. Selain berhubungan dengan urusan dalam perusahaan, akuntansi juga
ada untuk membantu perusahaan untuk terhubung dengan pihak luar.
Data-data akuntansi yang diolah berfungsi sebagai jembatan
penghubung antara perusahaan dengan pihak ketiga untuk mengambil
keputusan terkait kerja sama, proses jual beli, investasi serta transaksi
lainnya. Peran akuntansi berfungsi untuk memberi perusahaan
pertimbangan ketika akan melakukan investasi ke luar adalah peran
akuntansi
a. Informasi keuangan
b. Penghubung pihak ketiga
c. Pengambilan keputusan Investasi
d. Perencana bisnis
e. Analisis bisnis
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 167
3. Data akuntansi mencerminkan kinerja serta posisi keuangan suatu
perusahaan. sehingga dapat membantu untuk memahami apa yang
terjadi pada perusahaan serta membandingkan data saat ini dengan
data sebelumnya. Kegiatan ini merupakan peran akuntansi dalam
a. Informasi keuangan
b. Penghubung pihak ketiga
c. Penganbilan keputusan Investasi
d. Perencana bisnis
e. Analisis bisnis
4. Kegunaan informasi akuntansi dalam mengelola keuangan berperan
sebagai alat pengontrol dan pengendali keuangan mempunyai maksud
a. Menekan biaya
b. Mengurangi pengeluaran
c. Menaikkan mutu
d. Mewaspadai kerugian
e. Menyisihkan laba
5. Kreditor adalah pemakai informasi keuangan untuk mengetahui
prospek keuangan perusahaan, keadaan likuiditas, dan solvabilitas
perusahaan sehingga mengurangi kemungkinan risiko kredit macet.
Pemerintah adalah pemakai informasi akuntansi untuk perhitungan
pajak, yang diterima negara menjadi
a. Dana pendapatan negara
b. Dana Talangan negara
c. Dana darurat negara
d. Dana social negara
e. Dana kompensasi negara
6. Pertumbuhan penduduk yang pesat menjadikan persaingan dalam
mencari pekerjaan semakin ketat. Informasi akuntansi juga menjadi
salah satu yang dipertimbangkan oleh pencari kerja, hal ini mempunyai
alasanan
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 168
a. Bekerja yang penting halal
b. Bekerja agar sejahtera
c. Bekerja dengan disiplin
d. Bekerja dengan keras
e. Bekerja sewajarnya
7. Bank memberikan kredit kepada nasabah bukan hanya melihat agunan
yang dimiliki tetapi perlu mengadakan survey kelapangan untuk melihat
kondisi keuangan nasabah secara langsung. Alasan utama pihak
kreditur sebagai pemakai informasi akuntansi saat memberikan kredit
agar
a. Mendapat agunan yang layak
b. Mendapat bonus dari nasabah
c. Tidak terjadi kredit macet
d. Nasabah senang
e. Membantu nasabah
8. Laporan keuangan perusahaan selalu berdasarkan SAK yang berlaku
yang ditetapkan oleh IAI. Ini berari perusahaan menggunakan prinsip
a. Prinsip Biaya Historis
b. Prinsip pengakuan pendapatan (Accrual Basic)
c. Prinsip mempertemukan (Matching Principle)
d. Prinsip Consistency (Tetap)
e. Prinsip pengungkapan
9. Bila Fatur mempunyai uang Rp 100.000.000 karena membuka usaha dia
menanamkan modal ke perusahan Rp 50.000.000. Uang Fatur sebgai
asset perusahaan sebesar Rp 50.000.000. Transaksi ini menganut pada
konsep
a. Konsep Business Entity
b. Konsep Satuan Moneter
c. Konsep kontinuitas Usaha (Going Concern)
d. Konsep dua aspek akuntansi
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 169
e. Konsep Periode Akuntansi
10. Konsep yang menyatakan bahwa perusahaan berlangsung terus
menerus dan tidak akan dibubarkan adalah
a. Konsep Business Entity
b. Konsep Satuan Moneter
c. Konsep kontinuitas Usaha (Going Concern)
d. Konsep dua aspek akuntansi
e. Konsep Periode Akuntansi
II. Jawablah pertanyaan berikut ini!
1. Jelaskan yang dimaksud konsep dasar akuntansi!
2. Apa perbedaan dari prinsip dan konsep dasar akuntansi?
3. Apa saja yang termasuk asumsi dasar akuntansi?
4. Sebutkan yang termasuk prinsip dasar akuntansi!
5. Sebutkan konsep dasar akuntansi!
Elaborasi pemahaman
Lakukan elaborasi terkait dengan pemahaman yang masih kurang jelas
berdasarkan hasil pengerjaan demontrasi kontekstual di atas. Kalian cermati
dan analisa bila kurang betul jawabanmu lalu ulangi untuk memahami materi
bila memang masih ada kesulitan bertanyalah pada guru.
Refleksi
Koneksi antar materi
Silahkan kalian bekerja dalam kelompok untuk membuat kesimpulan umum
dari kegiatan pembelajaran Bab VI, dan menyajikan dalam bentuk naskah
dijilid. Setiap kelompok dipersilahkan untuk menyajikannya di depan kelas.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 170
Aksi Nyata
Silakan kalian mengerjakan uji praktik kompetensi6 sebagai tahapan akhir dari
pembelajaran. Dari hasil penilaian, guru akan menjelaskan hal-hal yang masih
kurang dikuasai dari setiap peserta didik. Kemudian kalian mempersiapakan
rencana perbaikan apabila masih ada pemahaman yang masih kurang, untuk
perbaikan di kemudian hari
Uji Praktek Kompetensi
A. Bahan yang diperlukan
a. Lembar kerja
b. Ballpoint
c. Tipex
d. Kalkulator
B. Informasi tugas
1. Satu kelas dibagi menjadi 3 kelompok
2. Bagilah tugas kepada masing-masing kelompok agar pekerjaan selesai
dengan baik dan efektif
3. Diskusikan hasil mencari informasi baik diperpustakaan, browsing maupun
mencari pada buku-buku yang relevan
4. Hasil diskusi diketik dalam bentuk laporan
Masing-masing kelompok mempresentasikan didepan kelas
Tugas:
Kelompok 1: Buatlah contoh asumsi dasar basic accrual beserta penjelasannya
Kelompok 2: Buatlah contoh prinsip harga pertukaran beserta penjelasannya
Kelompok 3: Buatlah contoh konsep akuntansi berdasarkan beban historis
beserta penjelasannya
Pengayaan
Apa hubungannya peran akuntansi dalam analisis bisnis dan peran akuntansi
dalam perencanaan bisnis? 171
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X
GLOSARIUM L
Liabilities, 28
A M
Accounting, 131 Materiality, 158
Adjusment Journal, 25 Middleman, 15
Assets, 28 P
B purchase journal, 33
Business Entity, 160 R
business language, 8 recording, 9, 150
C reporting, 9, 150
Capital Statement, 30 retailer, 16
Cash Flow Statement, 29 Reversing Entries, 28
Cemistry, 92 S
clasifiying, 9, 150 Sales journal, 34
Closing entries, 27 Sistim Anglo-Saxon, 131
Completeness, 158 soft skill, 86
Conservatism, 158 Subsidiary Leger, 24
Consistency, 158 summarizing, 9, 150
Costumer Service, 62 T
E Teller, 62
ekuitas,, 10 to account, 150
Equities, 28 U
ethicos, 85 Understandability, 159
Etika, 85 V
Etika Profesi, ix, xiv, 96, 100 vendor, 153
G W
General Journal, 22 wholesaler, 15
Going Concern, 161 Worksheet, 26
I
Income Statement, 29
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 172
DAFTAR PUSTAKA
Jusup, Haryono 2019.” Dasar-dasar Akuntansi”. Yogyakarta: STIE YKPN
Bachtiar, Halimah.2019.” Akuntansi Dasar Buku Pintar”. Cetakan pertama.
Yogyakarta: Deepublish
Harti, Dwi 2018 “Akuntansi Dasar”. Cetakan ke empat. Jakarta: Erlangga.
Munawaroh, Umi dkk. 2008 “Konsep Dasr Akuntansi dan Pelaporan
Keuangan Jilid 1. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Departemen Pendidikan Nasional.
Harti, Dwi 2018 “Etika Profesi”. Jakarta: Erlangga
Suprapto, 2017 “Aplikais Pengolah Angka”. Jakarta: Erlangga
Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 182 Tahun 2013
tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 173
DAFTAR PUSTAKA INTERNET
Fahriyan Andriyanto, 2021. Pengertian Proses Bisnis, Tipe, Contoh, dan
Manfaatnya untuk Organisasi.
https://hot.liputan6.com/read/4479569/pengertian-proses-bisnis-tipe-
contoh-dan-manfaatnya-untuk-
organisasi#:~:text=Liputan6.com%2C%20Jakarta%20Proses%20bisnis,
sama%20di%20dalam%20sebuah%20organisasi. (diakses tgl 28 Mei
2021)
Sugiharto,2021. Jenis Proses Bisnis https://accurate.id/bisnis-
ukm/proses-bisnis/ (diakses 31 Mei 2021)
Sony Budiarso, 2020. Tantangan Pendidikan Akuntansi dan Profesi
Akuntansi dalam Era Kenormalan Baru.
https://feb.ugm.ac.id/id/berita/3079-tantangan-pendidikan-akuntansi-
dan-profesi-akuntan-dalam-era-kenormalan-baru (diakses 30 Mei
2021)
Rizka Amelia Dwi Safira, 2020. Hadapi Industri 4.0 dengan Peningkatan
Kualitas Sekolah Kejuruan.
https://www.its.ac.id/news/2020/04/03/hadapi-industri-4-0-dengan-
peningkatan-kualitas-sekolah-kejuruan/ (diakses 5 Juni 2021)
……., 2016 Perbedaan karakteristik dari system Akuntansi manual dan
sudah terkomputerisasi.
http://konsultanmanajemenautopilot.com/2016/10/21/perbedaan-
karakteristik-dari-sistem-akuntansi-manual-dan-sudah-
terkomputerisasi/ (diakses 5 Juni 2021)
Makruf, 2020. 10 prospek kerja Jurusan Akuntansi dan gaji
https://www.akuntansilengkap.com/akuntansi/prospek-kerja-
akuntansi/ (diakses 3 Juni 2021)
……., 2018 Tata Cara Menjadi seorang Kasir.
https://zabuyza.blogspot.com/ (Diakses 3 Mei 2021)
Bitar, 2021 Teller Bank. https://www.gurupendidikan.co.id/teller-
bank/(Diakses 5 Juni 2021)
Farhan Akbat Muttaqi, 2021. Tugas customer Service, Syarat, Kualifikasi,
Gaji dan Tips Sukses.https://tugaskaryawan.com/tugas-customer-
service/ (diakses 30 Mei 2021)
Mekari, Tanggung Jawab Seorang Pembukuan Keuangan.
https://www.jurnal.id/id/blog/pemegang-pembukuan-keuangan-yang-
bersertifikat/#:~:text=Tanggung%20Jawab%20Seorang%20Pemegang
%20Pembukuan%20Keuangan%20atau%20Bookkeeper,-
Bookkeeper%20atau%20pemegang&text=Memantau%20transaksi%20d
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 174
an%20laporan%20keuangan,cek%20dan%20memahami%20buku%20be
sar. (diakses 3 Juni 2021)
Rahmat Hidayat, 2020. Jobdesk Staff Pajak (Tax Accounting)
https://www.kitapunya.net/jobdesk-staff-pajak/ (diakses 3 Juni 2021)
Prima Siti Nurhidayah, 10 Cara Menjadi Pribadi yang Tenang dalam Segala
Situasi. https://www.tipspengembangandiri.com/cara-menjadi-pribadi-
yang-tenang/ (diakses 4 Juni 2021)
Ina, …17 Cara Melatih Mental agar berani.
https://dosenpsikologi.com/cara-melatih-mental-agar-berani (diakses
4 Juni 2021)
……., 2019. Mudah Menjdi Pribadi yang Menarik.
https://www.matahidup.com/10-cara-menjadi-pribadi-yang-menarik/
(diakses 4 Juni 2021)
Eny widiastuti,SKM,M.Kes, 2019. 55R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)
https://dinkesjatengprov.go.id/v2018/2019/05/06/5-r-ringkas-rapi-
resik-rawat-rajin-antara-slogan-dan-pelaksanaan/ Diakses 30 Mei
2021)
Rabia Endra, 2017. Mengenal Perusahaan Dagang: Ciri,Jenis da
Karakteristik. https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-
perusahaan-dagang-ciri-jenis-dan-karakteristik (diakses 31 Mei 2021)
……., Mengenal Perusahaan Manufaktur, Karakter, Contoh, dan Proses
bisnisnya. https://accurate.id/bisnis-ukm/mengenal-perusahaan-
manufaktur-lengkap/ (diakses 31 Mei 2021)
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 175
PROFILE PENULIS : Umi Ambarwati
: Wonosobo, 10 Desember 1965
A. DATA PRIBADI : Jl. S. Parman 63. Banjarnegara
Nama : 0813 846401727
Tempat/Tanggal Lahir : [email protected]
Alamat : Islam
Hp/WA : Menikah
Email
Agama : Perempuan
Status : Indonesia
Jenis Kelamin
Kewarganegaraan
B. PENDIDIKAN
SMP N 1 Wonosobo
SMEA N 1 Wonosobo
D3 IKIP Semarang
S1 Koperasi UMP Purworejo
C. RIWAYAT PEKERJAAN MENGAJAR
1987 – 1999 SMK Cokroaminoto Banjarnegara
1992 – 1994 SMPN 1 Susukan
2012 – 2014 SMKN 1 Punggelan
2014 – sekarang SMKN 1 Bawang
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 176
PROFILE PENELAAH
Nama : SAMIDIN
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 19 Desember 1953
Alamat : Perum. Ciledug Indah II, Jl. Mawar 4
Blok E 11 No. 5 & 6, Ciledug, Tangerang.
Telepon : (021) 7309162,7344 5441
Hp/WA : 0813 846401727
Email :
[email protected]/[email protected]
Agama : Islam
Status : Menikah
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Kewarganegaraan : Indonesia
Pendidikan:
Sarjana Ekonomi Akuntansi, SE (S1) (STIE – BPM)
Master of Bisnis Administration (MBA) IMBI.
Magister Manajemen Keuangan (S2) (STIE – IPWIJA)
Program Pendidikan Aplikasi Akuntansi Perpajakan FISIP UI
Sertifikat:
Sertifikat PPL Perpajakan AKP2I
Certified Professional Tax Technician (CPTT) ATPI
Reformasi Perpajakan “97” (Departemen Keuangan)
Internal Tax Auditing & Penagihan dengan Surat Paksa Badan
Pendidikan dan Latihan Keuangan (BPLK) Dep.Keuangan RI.
Sertifikat Perpajakan BREVET A & B (LM PATRA)
Asesor Kompetensi BNSP
LPPM ITB
Asosiasi:
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 177
Anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) No. 97000.462
Sekertaris Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I).
Wakil Ketua Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia (ATPI).
Pekerjaan:
2014 – Sekarang
Manajer Audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Sudin & Rekan
2017 – Sekarang
Partner Kantor Konsultan Pajak (KKP) Asmori Arif Yani Asosiacites
Tax Consultan & Bisnis Advisory.
Mengajar:
2004 – sekarang
Dosen STIE Indonesia Jakarta
2010 – Sekarang
Dosen Tetap dan Kepala Bagian Pelatihan dan Pemagangan Program
Diploma Empat (D -4) Ilmua Keuangan Universtias Tri Sakti Jakarta
2009 – Sekarang
Asesor Kompetensi Akuntansi Badan Nasional Sertifikasi Profesi
(BNSP).
2012 – Sekarang
Ketua/Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Univ. Trisakti
2016 – Sekarang
Anggota Komite Skema LSP P2- P2KGK Jakarta selatan.
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 178