The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

_36 Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga-1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gramazellaansy, 2022-11-15 23:50:08

_36 Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga-1

_36 Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga-1

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 83

BAB III PEDOMAN KERJA AKUNTANSI

Tujuan Pembelajaran:

Setelah menggali dari diri sendiri, mencari referensi, berdiskusi, refleksi
terbimbing, demonstrasi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi antar
materi dan aksi nyata, peserta didik dapat:
Setelah peserta didik mencari referensi, berdiskusi, peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian pedoman kerja akuntansi
2. Membedakan Etika baik dan etika buruk
3. Menjelaskan etika/ soft skill bagian akuntansi/keuangan
4. Menjelaskan etika profesi Akuntansi
5. Megidentifikasi etika profesi Akuntansi
6. Menjelaskan prinsip kode etik menurut Ikatan Akuntansi Indonesia

Gambar 26.3 Kaoos koruptor 84

Sumber: HelloMotion.com

Apa itu koruptor?

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

PENGERTIAN ETIKA

PEDOMAN KERJA KEPRIBADIAN KARYAWAN
AKUNTANSI BAGIAN AKUNTANSI

A.KEPRIBADIAN MELAYANI
PELANGGAN

ETIKA PROFESI AKUNTANSI

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 85

Mulai diri sendiri

Pernah kalian melihat orang yang dihukum karena kasus korupsi?
Apa yang dilakukannya sehingga mendapatkan hukuman sebagai koruptor?
Kira-kira Apa yang menyebabkan mereka berbuat begitu?

Eksplorasi konsep

A. PENGERTIAN ETIKA

Etika secara etimologi berasal dari kata Yunani ethicos yang berarti
kebiasaan.dengan demikian etika adalah sikap yang baik apabila sesuai
dengan kebiasaan masyarakat. Atau bisa dikatakan sebagai kebiasan yang
dianut oleh masyarakat. Etika identik dengan moral karena moral menyangkut
akhlak yang biasanya bersangkutan dengan ajaran keyakinan/ agama, negara
dan masyarakat.

Manusia diciptakan mempunyai tabiat yang berbeda-beda. Perilaku yang
tidak beretika sudah tentu akan merugikan diri sendiri dan menjatuhkan nama
baik perusahaan. Kira-kira perilaku seperti apa yang tidak dapat
dikompromikan? Beberpa contoh berikut ini:

1. Etika Buruk/jelek

a. Menjilat untuk keuntungan sendiri: orang yang dimuka pura-pura
berbuat baik tetapi dibelakang menusuk. Menjelakkan orang lain atau
merugiklan orang lain untuk medapatkan posisi. Menjadikan persaingan
tidak sehat dalam karier.

b. Menfitnah rekan kerja: menuduh seseorang tanpa bukti. Adalah
Tindakan yang menjengkelkan karena pasti memancing emosi dan
membuat keributan.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 86

c. Tidak bertanggungjawab: diserahi tugas tetapi tidak menyelesaikan
malah dilempar ke orang lain. Perbuatan seperti ini bila ia meminta
bantuan wajib ditolak karena tanggungjawab sudah dibagi masing-
masing karyawan.
Pada dunia kerja orang semacam ini tidak bisa dibiarakan,
sebaiknya untuk segera diproses mulai dari teguran, peringatan dan
apabila terus-menerus melakukan diambil tindakan pemecatan, agar
perusahaan tidak dirugikan.

2. Etika yang baik (soft skill)

Sedangkan etika yang bagus atau perilaku yang baik akan membawa
dampak baik bagi perusahaan. Kalian masih ingat syarat pada lowongan
kerja selain ijasah dan ketrampilan (hard skill) yang harus dimiliki adalah
soft skill seperti: Jujur, Ramah, Sopan, Penampilan menarik, sabar, kritis,
kreatif dan inovatif

A. KEPRIBADIAN KARYAWAN BAGIAN AKUNTANSI

Sebagai karyawan yang bertugas di bagian keuangan harus memiliki soft
skill setidaknya seperti:
1. Jujur: adalah sikap apa adanya tanpa ditutup-tutupi, bekerja dengan

sebenarnya.
Kebalikannya adalah bohong. Sukakah kalian dibohongi? Bagaimana
rasanya dibohongi? Dan bila kalian bekerja lalu atasan mengetahui
kalian sebagai pekerja bohong kira-kira apa yang akan dilakukan
atasan? Siapkah menerima konsekwensinya, bila berani berbohong?
Belum lagi penilaian teman sejawat pasti mereka tidak suka bukan?
Dan yang lebih parah lagi bila bersinggungan dengan hukum, apa
akibatnya?

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 87

Berbuatlah yang baik dengan jujur, seperti apa perbuatan jujur dalam
keuangan itu, antara laian dibawah ini:
a. Tulis nominal yang sebenarnya
b. Tidak curang dan tidak tergiur dengan harta tidak halal
c. Membuat laporan sesuai keadaan sebenarnya
d. Mengembalikan sisa anggaran yang tidak terpakai
e. Dapat menyimpan rahasia perusahaan Contoh: tidak

memberitahu nominal tabungan nasabah pada orang lain.

2. Teliti: artinya berhati-hati dan cermat dalam melakukan pekerjaan
memperhatikan dengan detail apa yang dikerjakan.
Bagaimana pekerjaan yang dilakukan serampangan, ceroboh dan
asal-asalan?
Bagaimanakah hasil pekerjaan yang dikerjakan dengan teliti?
Berikut yang perlu dilakukan agar teliti dalam bekerja:
a. Lingkungan bekerja yang rapi, nyaman membantu bekerja dengan
maksimal. Karena itu selalu rapikan, bersihkan meja kerja dan cek
alat-lat kerja sebelum melakukan pekerjaan.
b. Konsentrasi saat mencatat uang, jangan sambil bermain gadget.
Berolahraga sebelum bekerja dapat meningkatkan konsentrasi.
Bila jenuh bekerja istirahatlah untuk menyegarkan pikiran.
c. Fokus mengidentifikasi dokumen transaksi. Teliti sebelum
pencatatan.
d. Buat cek list untuk koreksi pekerjaan
e. Teliti Kembali sebelum meninggalkan tempat kerja

3. Profesional: adalah mengerjakan tugas dengan sebaik mungkin

a. Memiliki ilmu keuangan sehingga memahami tugas dan

tanggungjawab

b. Tidak terpengaruh orang lain

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 88

c. Selalu bekerja menyelesaikan tugas tepat waktu
d. Mengutamakan pelayanan dan hasil
e. Mampu menyesuaikan dengan kemajuan jaman dengan

meningkatkan kemampuan

B. KEPRIBADIAN MELAYANI PELANGGAN

Mengapa softskill/karakter menjadi penting bagi karyawan karena pekerjaan
seorang kasir, teller, costumer servis adalah pekerjaan yang berhubungan
langsung dengan pelanggan. Sehingga harus mempunyai kepribadian atau
karakter yang bisa melayani pelanggan dengan baik, menarik, supel, ramah,
sopan, tidak mudah marah dan disukai.

Karyawan adalah garda terdepan yang berhadapan dengan pelanggan,
apabila pelayanan bagus maka memberi nilai lebih dan memberi dampak bagus
bagi perusahaan. Sotf skill menurut Wikipedia adalah: kombinasi dari
ketrampilan orang, ketrampilan sosial, ketrampilan komunikasi karakter atau
ciri kepribadian, sikap, polapikir, atribut karir,kecerdasan sosial dan kecerdasan
emosional.

Beberapa karakter yang perlu dipunyai dalam menghadapi pelanggan:

1. Mental yang berani:
Berani bukan berartri adu jotos melainkan tidak grogi, tidak rikuh bila

berhadapan dengan orang lain. Kalian yang baru kelas X tentu merasa
malu, kikuk dan masih menyesuaikan dengan lingkunga karena bertemu
dengan banyak teman yang berasal dari sekolah lain dan belum paham
dengan karakter mereka, kecuali teman yang waktu di SMP sudah
mengenal mungkin tidak canggung.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 89

Gambar 27.3 Melatih berani

Sumber: https://kalcarerewards.co.id/news-and-event/d/cara-melatih-mental-anak-
agar-jadi-berani-dan-percaya-diri

Bila kalian lihat gambar disamping tidak semua anak kecil berani
melakukan, untuk bisa berani harus dilatih terus menerus yang
lama-lama menjadi suatu kebiasaan dan akhirnya menjadi berani.
Mudah bukan?

Bagaimana untuk menjadi pribadi yang berani:
a. Berfikir positif: Ketika kalian bertemu dengan orang yang belum dikenal

dan menurut kacamata kalian mempunyai sifat kurang baik
sebenarnya belum tentu dia orang jelek, mungkin karena kalian belum
mengenal secara dekat sehingga belum memahami tabiatnya. Jangan
kawatir penilaian orang lain: hidup bersama orang lain tentu akan
dinilai. Tidak usah meladeni hal yang membuat kalian takut berbuat
asal hal yang baik, karena akan menghambat kemajuan. Bagun
kekuatan dengan percaya diri dan tekad yang kuat bahwa kalian bisa.
Tidak usah berfikir negative karena berfikir negatif akan membuat diri
menjadi lelah.
b. Ingat kepada Tuhan
Ketika kalian berkeluh kesah karena beratnya masalah segera
berdoalah, minta kepada sang khalik jalan keluar yang baik. Karena
segala yang mengatur hidup adalah Tuhan Yang Maha Esa. Percuma
bila kalian curhat kepada teman yang tidak memberikan solusi, apalagi
mengumbar di sosmed menjadikan pribadi kalian semakin tidak
bernilai.
c. Tidak iri dengan orang lain: setiap kesuksesan datang dari ketekunan
dan kerja keras, tidak usah iri dengan orang lain akan membuang-
buang waktu dan energi. Tingkatkan kemampuan, mengasah
kemampuan sangat penting untuk meningkatkan ketrampilan dan

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 90

kepercayaan atasan. Misal: kalian bisa naik sepeda motor tambah
kemampuan setir mobil, fasih Bahasa Inggris tingkatkan Toufel.
d. Berani mencoba; Mencoba dan bertindak membuat diri kalian akan
mengalami tantangan baru sehingga mengasah diri untuk berfikir
maju. Misal: Biasa membuat kopi yang dicampur susu, cobalah bila
dicampur buah
e. Lihat video-video yang membangun kepribadian seperti: pagar
kehidupan, Chandra Putra Negara dll Cobalah kalian buka salah satu
video mereka

2.Pribadi yang menarik
Pribadi yang menarik akan
menjadi impian setiap orang.
Karena akan mendapat
perhatian banyak orang dan
cepat mendapat teman yang
banyak. Istilah populernya
menjadi orang yang supel,
mudah beradaptasi dan
pandai bergaul. Pribadi
seperti ini banyak dicari oleh usaha yang pekerjaanya berhadapan
langsung dengan pelanggan.

Gambar 28.3 Disukai teman

Sumber: https://www.tipspengembangandiri.com/cara-menjadi-pribadi-yang-menarik/

Beberapa cara yang bisa dipraktekkan menjadi pribadi yang menarik

antara lain:

a. Belajar untuk berempati dengan orang lain

Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain.

Kalian pasti sudah pernah sewaktu ada teman yang mengolok-

olok lalu teman kamu menolong dan memberi nasehat sambil

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 91

bilang yang sabar…atau kamu sendiri yang memberikan semangat
kepada teman kamu yang mungkin tersinggung dengan peryataan
teman lainnya. Bahkan mungkin kamu pernah melakukan
kesalahan pada guru lalu kamu mendapat teguran? Pasti kamu
merasa tidak enak hati karena kecewa.
b. Menjadi pendengar yang baik
Untuk bisa menjadi pribadi yang menarik jadilah pendengar yang
baik. Pendengar yang baik adalah:
 Mendengarkan ketika orang berbicara dengan serius jangan

sambil membuka hp
 Biarkan mereka bicara sampai selesai jangan memotongnya
 Sesekali menganggukkan kepala sebagai tanda anda

mendengarkan dengan baik, tataplah matanya
 Bisa pula setelah selesai ajukan pertanyaan yang

berhubungan dengan yang sedang dibicarakan lawan
 Bila ternyata ditengah pembicaraan ada suara telepon mohon

ijin untuk menghindari kemungkinan lawan merasa
disepelekan.
c. Bersikap ramah
Merasa diri lebih pintar menjadi sombong dan angkuh adalah
tingkah laku yang tidak disukai, sebaliknya ramah dan murah
senyum disukai banyak orang. Coba kalian lihat gambar orang
yang tersenyum dengan orang yang tidak tersenyum akan lain
penilaiannya. Berpapasan dengan teman yang mau tersenyum
pasti akan membawa kebahagiaan. Bila kamu tersenyum maka
apa yang kamu rasakan?
Cara melatih tersenyum:
 Pagi hari saat kamu berdadan mau sekolah, atau mau pergi

kemana berdirilah dikaca lalu tersenyumlah. Lakukan itu

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 92

berulang-ulang setiap pagi agar kamu akan terbiasa
tersenyum
 Sapalah siapa saja yang kamu kenal setiap berpapasan
dengan tersenyum
d. Membantu orang lain dengan ikhlas
 Ringan tangan membatu orang lain yang membutuhkan
pertolongan karena dia tidak bisa. Menolong artinya
membantu yang tidak bisa bukan mengambil alih pekerjaan.
 Lakukan dengan ikhlas dan jangan mengungkitnya
e. Mencari hal yang sama dengan orang lain (Cemistry)
Memiliki kesukaan yang sama akan lebih bisa menjalin
pertemanan atau hubungan. Carilah hal kemungkinan sama
sehingga enak untuk berlama-lama bicara karena nyambung.
f. Humoris
Sesuatu yang lucu akan mencairkan suasana. Orang yang kaku
terlihat canggung untuk ngobrol bareng. Jangan mudah marah
atau baper saat teman mengejek jawab saja dengan humoran.
Tetapi memang perlu Latihan bagi yang belum terbiasa.
g. Duduk dengan tegap
Amatilah orang yang anda lihat Ketika duduk, orang yang
duduknya tegap terlihat lebih menarik, sementara yang
membungkuk terlihat tidak semangat. Kalian lihat tentara
walaupun sedang Latihan selalu bersikap tegak, karena tegak
kelihatan lebih berwibawa.

3. Pribadi yang tenang

Orang yang tenang adalah orang yang dapat menghadapi konflik

dengan bijak. Apalagi bekerja melayani pelanggan yang

temperamennya emosional saat komplain karena ketidak puasan

pelayanan yang diterima, barang tidak sesuai. Karyawan harus bisa

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 93

bersikap tenang jangan ikut tersulut emosi. Yang perlu dilakukan
supaya tenang adalah:
a. Belajar mengendalikan emosi

Janganlah mudah terbawa emosi karena akan mudah panik,
gugup, marah yang meledak-ledak hanya karena hal sepele,
kemarahan tidak akan membawa keputusan yang baik, yang akan
disesali dikemudian hari. Sebaliknya tenang maka masalah akan
terselesaikan dengan baik, karena ketenangan membawa
kedamaian. Ketika emosi datang cobalah tarik nafas dalam-
dalam, duduklah dan pikirkan solusi terbaik yang bisa diambil.
b. Hadapi keluhan pelanggan jangan mengacuhkanya
Pelanggan yang komplain mempunyai karakter yang bermacam-
macam terutama yang agresif butuh pelayanan ektra. Bagaimana
menghadapinya? Simak yang berikut ini…
 Jangan terpancing emosi pelanggan
 Dengarkan keluhan pelanggan, tangkap, analisa dan klarifikasi

dan pahami apa yang menjadi akar permasalahan.
 Baru jelaskan penyebab
sebenarnya dan berikan solusi,
upayakan tidak membela diri dan
menyudutkan pelanggan.











Gambar 29.3 Komplain pelanggan

Sumber: https://surabaya.tribunnews.com/2015/09/22/tenang-hadapi-komplain-ini-cara-agar-emosi-tak-terpancing

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 94

 Meminta maaf dengan tulus adalah salah satu obat penawar
bagi pelanggan atas kekecewaan dan ketidakpuasan
pelayanan.

 Tawarkan solusi dengan berbagai argumentasi untuk
mengatasi permasalahan dengan persetujuan atasan

 Semakin cepat solusi bisa ditemukan akan membangun
kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

c. Perhitungkan untung rugi
Belajarlah mengambil untung rugi, jangan terlalu cepat mengambil
keputusan keluar dari pekerjaan bukankah bermula ingin bekerja,
tempalah diri menjadi diri yang kuat dan bagaimanapun
membutuhkan pekerjaan, kecuali sudah tidak bisa ditolerir.

4. Berpenampilan menarik

Gambar 30.3 Good looking

Sumber: https://centrausaha.com/cara-berpenampilan-menarik/

Memberikan pelayanan sewaktu bekerja, baik kepada kolega maupun
pekerjaan yang lebih dekat dengan pelanggan membutuhkan penampilan
yang menarik. Penampilan dimulai dari berpakaian rapi, sopan, luwes dan
serasi.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 95

Perusahaan biasanya sudah menyiapkan dan membelikan bahan dan
menetapkan ketentuan pakaian karyawan, tinggal menjahitkan sesuai
ukuran masing-masing.

a. Fungsi Penampilan: penampilan menunjukkan kepribadian,
penampilan yang baik akan memberi kesan positif untuk
perusahaan. Penampilan juga harus disertai dengan tatakrama
yang berlaku agar memancarkan inner beauty.

b. Prinsip-prinsip penampilan yang baik:
 Kebersihan: mandi adalah harus mengapa?
 Kerapihan: gunakan pakain dengan rapi, tidak semrawut juga
tidak kedodoran sehingga menarik dilihat.
 Tata rias dan tata rambut: gunakan kosmetik seperlunya,
untuk laki-laki bila perlu gunakan minyak rambut agar rapi.
 Sepatu yang nyaman: agar dalam bekerja tidak mengalami
kecelakaan atau mengganggu saat bekerja.
 Cara duduk: mereka yang bekerja kantoran bukan pada
proses produksi, usahakan duduk dengan baik. Jangan
menyandarkan punggung, khusus Wanita kaki tidak
mengangkang melainkan kaki rapat, tidak membungkuk
sewaktu menulis
 Alat pelindung: kacamata, sarung tangan, masker bila
memang diharuskan sebaiknya disiapkan sebelum bekerja
agar tidak lupa.

C. ETIKA PROFESI AKUNTANSI

1. Pengertian Profesi

Profesi merupakan bagian dari pekerjaan tetapi tidak semua pekerjaan
adalah profesi. Sebagai contoh: pekerjaan staff administrasi tidak

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 96

termasuk dalam golongan profesi karena staff administrasi bisa
diangkat dari berbagai latar belakang pendidikan, pengetahuan dan
pengalaman.

Profesi adalah pekerjaan yang berbasiskan pengetahuan luas dan
keahlian tertentu yang dituntut tanggungjawab sosial dan moral
kepada masyarakat. Seseorang yang menekuni profesi disebut
profesional. Setiap bidang profesi mempunyai asosiasi profesi, kode
etik dan lisesi khusus.

Etika profesi merupakan sikap hidup berupa keadilan untuk
memberi pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan penuh
ketertiban dan keahlian sebagai pelayan masyarakat (Dwi Harti, hal
37).

2. Prinsip Etika Profesi

Umumnya semua organisasi profesi mengakui prinsip-prinsip utama
profesi sebagai berikut:

a. Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan pekerjaan
b. Bertanggungjawab terhadap dampak karya dari profesinya
c. Menuntut para professional untuk bersikap adil dan tidak

memihak
d. Memiliki daerah kerja tertentu dan diberi kebebasan dalam

menjalankan profesinya.
Etika profesi diterjemahkan dalam aturan-aturan tertulis yang disebut
Kode Etik Profesi.
Kode etik profesi menjadi pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan
dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. Didalam
kode etik tercantum sangsi yang dikenakan apabila melakukan
pelanggaran.

3. Etika Profesi Akuntansi menurut IAI 97

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

Etika profesional bagi praktik akuntan di Indonesia disebut dengan
istilah kode etik. Kode etik profesi akuntansi disusun oleh Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI), meliputi:
a. Tanggung jawab, artinya seorang akuntan berkewajiban

mempertanggung jawabkan hasil pemeriksaan untuk kepentingan
publik
b. Integritas, artinya seorang akuntan harus menjalankan tugas-

tugasnya secara konsisten dengan menjaga kepercayaan publik
c. Obyektif, artinya seorang akuntan mampu mengungkap data

keuangan secara faktual.
d. Independen, artinya seorang akuntan harus bersikap mandiri

tidak tergantung pada pihak lain
e. Cermat, tepat dan teliti dalam menjalankan tugasnya
f. Eksklusif dalam memutuskan pemberian jasa

Kode Etik Profesi Akuntan Publik (KEPAP) adalah etika profesi

yang diterapkan oleh anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)

dulunya adalah Ikatan Akuntan Indonesia-Kompartemen Akuntan

Publik (IAI-KAP) dan staf profesional (baik yang anggota IAPI maupun

yang bukan) yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP). IAPI

merasa adanya suatu kebutuhan utuk melakukan percepatan atas

proses pengembangan dan pemutakhiran standar profesi yang ada

melalui penyerapan Standar Profesi Internasional, yaitu:

a. Integritas, akuntan profesional harus tegas dan jujur dalam semua

hubungan profesional dan bisnis.

b. Objektivitas, akuntan profesional seharusnya tidak membiarkan

konflik kepentingan, atau pengaruh yang berlebihan dari orang lain

melainkan harus professional dalam kerjanya.

c. Kompetensi profesional dan kesungguhan, akuntan profesional

memiliki tugas berkesinambungan untuk senantiasa menjaga

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 98

pengetahuan dan keahlian profesional pada tingkat yang
diperlukan untuk memastikan klien atau atasan menerima jasa
profesional yang kompeten berdasarkan perkembangan terkini
dalam praktik, legislasi, dan teknis. Akuntan profesional harus
bertindak tekun dan sesuai standar teknis dan profesional dalam
memberikan layanan.
d. Kerahasiaan, akuntan profesional harus menjaga kerahasiaan
informasi yang diperoleh dalam hubungan bisnis, tidak boleh
mengungkapkan informasi tersebut kepada pihak ketiga tanpa
otoritas yang tepat dan spesifik kecuali sesuai dalam hukum atau
profesional atau kewajiban dapat mengungkapkan.
e. Perilaku profesional, akuntan profesional tunduk pada hukum dan
peraturan-peraturan yang berlaku dan seharusnya menghindari
tindakan yang bisa mendiskreditkan profesi.

Ringkasan

1. Etika adalah kebiasan yang dianut oleh masyarakat
2. Etika buruk adalah perilaku yang merugikan seperti:menjilat, menfitnah,

tidak bertanggung jawab
3. Etika baik adalah perilaku yang baik akan membawa dampak baik bagi

perusahaan atau disebut soft skill, seperti: Jujur, teliti, ramah, menarik,
sabar
4. Etika profesi merupakan sikap hidup berupa keadilan untuk memberi
pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban
dan keahlian sebagai pelayan masyarakat
5. Etika profesi menurut IAI adalah: tanggungjawab, Integritas, obyektif,
independent, Cermat, tepat dan teliti serta ekslusif dalam mengambil
merupakan sikap hidup berupa keadilan untuk memberi pelayanan

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 99

profesional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian
sebagai pelayan masyarakat keputusan

Ruang Kolaborasi

Tugas Kelompok:
1. Silahkan diskusikan dalam kelompok terkait pertanyaan berikut ini:

a. Bagaimanakah membiasakan bekerja jujur, teliti dan hati-hati? Apa yang
menjadi patokannya?

b. Bagaimana menghadapi pelanggan yang komplain dengan karakter
meledak-ledak gar dapat menurunkan emosinya? Berikan dengan
contoh permasalahannya.

c. Bila kamu berkesempatan bekerja pada perusahaan besar menjadi
seorang Akuntan, Apa perbedaan Integritas dan Tanggungjawab?

Tulis jawabanmu pada lembar kerja!

LEMBAR KERJA SISWA Kelas:…………………………….
TUGAS : Soft Skill …………………
Nama : …………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………… 100
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
Sumber: (diisi diperoleh darimana referensi tulisan kesimpulan. Misal:

browsing sertakan linknya. Kalau mendatangi tulis nama
perusahaan dan alamatnya. Kalau buku, nama Buku Judul dan
halamannya)
2. Kerjakan dengan kelompokmu mencari video tentang contoh penampilan
menarik bagi karyawan. Boleh video dalam negeri maupun luar negeri.
Boleh berupa acara talk show atau youtube kepribadian. Putar didepan
kelas dan berikan komentarmu.
Refleksi terbimbing
Hasil presentasi siswa setiap kelompok akan dibimbing oleh guru dengan
menambahkan pemahaman kepada kelompok yang masih kurang, memberikan
penghargaan kepada kelompok yang menyajikan video sesuai dengan konsep
yang disajikan dan memberikan apresiasi kepada kelompok yang menyajikan
video dengan menambahkan materi dari sumber-sumber lain yang relevan.

Demontrasi kontekstual

Kalian dipersilahkan untuk mengerjakan soal-soal Uji Kompetensi 3secara
mandiri

Uji Kompetensi

1. Pada sebuah pertokoan terjadi keributan karena pelanggan merasa
dirugikan karena barang yang dibeli baru 1 hari pakai rusak. Apa yang
seharusnya karyawan lakukan?

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 101

2. Mengapa sebagai seorang kasir harus mempunyai tanggungjawab?
Berikan 4 hal penjelasannya!

3. Mengapa berkepribadian menarik akan mencuri HRD untuk merekrutnya?
Berikan penjelasanya 5 point.

4. Apakah yang disebut professional menurut Standar Profesi
Internasional?

5. Apa perbedaan Tanggung jawab dan Integritas dalam Etika Profesi
menurut IAI?

Elaborasi pemahaman

Lakukan elaborasi terkait dengan pemahaman yang masih kurang jelas
berdasarkan hasil pengerjaan demontrasi kontekstual di atas. Kalian cermati
dan analisa bila kurang betul jawabanmu lalu ulangi untuk memahami
materi bila memang masih ada kesulitan bertanyalah pada guru.

Refleksi

Koneksi antar materi

Silahkan kalian bekerja dalam kelompok untuk membuat kesimpulan umum
dari kegiatan pembelajaran Bab III, dan menyajikan dalam bentuk tulisan
dijilid. Setiap kelompok dipersilahkan untuk menyajikannya di depan kelas.

Aksi Nyata

Silakan kalian mengerjakan uji praktik kompetensi III sebagai tahapan akhir

dari pembelajaran. Dari hasil penilaian, guru akan menjelaskan hal-hal yang

masih kurang dikuasai dari setiap peserta didik. Kemudian kalian

mempersiapakan rencana perbaikan apabila masih ada pemahaman yang

masih kurang, untuk perbaikan di kemudian hari.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 102

Uji Praktek Kompetensi

Tugas Praktek Mandiri:

1. Praktekan: cobalah kalian berdandan yang menarik (tidak menor)

kemudian foto, print tempelkan. Berikan ulasan cara berdandan kamu!

2. Praktekkan cara duduk yang baik lalu foto dengan posisi Jangan

menyandarkan punggung, khusus Wanita kaki tidak mengangkang

melainkan kaki rapat, tidak membungkuk sewaktu menulis. Print lalu

tempel beri komentar Apa manfaat duduk seperti posisi itu

Tugas Praktek Kelompok:

A. Alat yang diperlukan:

1. Hand Phone android

2. Skenario peragaan soft skill

3. Kertas Folio untuk laporan

B. Instruksi tugas:

1. Buatlah skenario peragaan sotf skil dengan pembagian tugas tiap

kelompok sebagai berikut:

a. Peragaan ramah melayani pelanggan (Kelompok 1)

b. Menghadapi pelanggan yang komplain (marah) dan cara

mengatasinya

(Kelompok 2)

c. Bersikap empati kepada teman sekerja (Kelompok 3)

2. Sebelum praktek skenario konsultasikan dulu dengan guru

a. Bagilah tugas menjadi

b. Penyusun scenario

c. Artisnya boleh lebih dari 3 orang mungkin ada yang figuran

d. Menyiapkan kelengkapan penampilan, property dll

e. Yang mengambil gambar (Shooting)

f. Yang mengedit 103
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

3. Waktu pembuatan 1 bulan dilakukan pada jam kosong atau hari sabtu-
minggu, diputar pada pertemuan bulan berikutnya.

4. Unggah ke Youtube
5. Tempat:

a. Boleh setting sendiri seperti perkantoran atau pertokoan
b. Boleh menggunakan ruang praktek industry bila ada dengan meminta
ijin

kepada Penanggungjawab.

Pengayaan

Bila kalian menjadi seorang Staff Keuangan pada suatu perusahaan yang
kebetulan perusahaan milik saudara sendiri. Suatu ketika keluarga saudara
membutuhkan uang banyak untuk pengobatan anaknya yang harus operasi di
luar negeri. Dan saudaramu meminta untuk merekayasa keuangan. Apa yang
bisa kalian lakukan untuk membantu sodara yang sedang kesulitan.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 104

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 105

BAB IV BUDAYA KERJA DAN K3LH

Tujuan pembelajaran:

Setelah menggali dari diri sendiri, mencari referensi, berdiskusi, refleksi
terbimbing, demonstrasi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi antar

materi dan aksi nyata, peserta didik dapat:

1. Menjelaskan budaya kerja
2. Menjelaskan manfaat budaya kerja
3. Menguraikan fungsi dari 5S/5R
4. Menerapkan budaya kerja 5S/5R pada Tehnisi Akuntansi
5. Menjelaskan faktor penyebab kecelakaan secara umum
6. Menjelaskan Pengendalia Gangguan kerja secara umum
7. Menjelaskan Pencegahan kecelakaan kerja di Perkantoran
8. Menjelaskan Kesehatan dan keselamatan kerja di Perkantoran
9. Menguraiakan upaya Kesehatan tenaga kerja di Perkantoran
10. Menjelaskan P3K

Gambar 31.4 Penataan ruang Kantor 106

Sumber: Beli furniture.com

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

BUDAYA KERJA DAN K3LH ABagaimana suasan seperti ini?
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

A.BUDAYA KERJA 5S/5R
PRAKTEK 5S/5R PADA 
TEHNISI AKUNTANSI

A.KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 107

Dimulai diri sendiri
Menurut pendapat kalian ruang kerja yang acak-acakan bagaimana?
Apakah ada pengaruhnya apa pada pekerjaan?
Bila kalian lihat gambar 4.1 pada hal 1 Bab IV ini antara gambar kiri dan
kanan, apa perbedaannya?
Siapakah yang seharusnya menata meja kerja?
Pentingkah membangun budaya kerja yang baik?
Adakah pengaruh antara kondisi ruangan atau kantor yang tidak tertata
dengan biak terhadap keamanan, Kesehatan dan keselamatan kerja?

Eksplorasi konsep
Baiklah mari kita bahas materi terkait dengan budaya kerja:

APERSEPSI

Kalian pernah melihat tempat yang barang-barang diletakkan dengan acak-
acakan, asal menempatkan tidak enak dipandang bukan? Belum lagi saat
mencarinya bisa terselip kesan kemari akan sulit didapat yang berakibat
menghambat pekerjaan.
Lain kalau ditempatkan dengan rapi pasti akan sedap dipandang, bekerja
menjadi lebih bersemangat dan akan meningkatkan produktifitas kerja.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 108

A. BUDAYA KERJA 5S/5R

Gambar 32.4 Budaya kerja 5R

Sumber: Siostem HRD

Kecelakaan kecil mudah terjadi karena kita kurang peduli pada lingkungan
seperti terpeleset, tersandung, tersengat listrik adalah kejadian sepele tetapi
tidak boleh disepelekan, karena bisa menjadi hal yang serius bila tidak
diperhatikan. Mengapa sepele karena tidak menganggap penting dan tidak
diperhatikan akan berdampak besar, padahal semua itu bisa dicegah agar
aman.

Apa 5S/5R itu?
5S/5R adalah metode penataan dan pemeliharaan wilayah kerja secara insentif
yang berasal dari Jepang yang digunakan dalam usaha memelihara ketertiban,
efisiensi dan disiplin dilokasi kerja sekaligus meningkatkan kinerja secara
menyeluruh.

5S atau kalau di Indonesia singkatan dari 5R adalah

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 109

1. SEIRI – RINGKAS, merupakan kegiatan menyikirkan barang-barang yang
tidak diperlukan sehingga yang ada diruang kerja hanya barang-barang
yang diperlukan.

2. SEITON – RAPI, merupakan meletakkan segala sesuatu sesuai posisinya
sehingga memudahkan saat diperlukan.

3. SEISO – RESIK, merupakan kegiatan menjaga kebersihan pribadi sekaligus
mematuhi tahap selanjutnya.

4. SEIKETSU – RAWAT, kegiatan membersihkan peralatan dan area kerja
sehingga tetap bersih dan kondisi terjaga

5. SHITSUKE – RAJIN, menjaga kedisiplinan pribadi secara berulang-ulang
dalam menjalankan 5S/5R

Penerpan 5S/5R harus dilaksanakan secara bertahap sesuai urutan karena jika
tahap pertama tidak dilakukan maka tahap berikutnya tidak dapat dijalankan.
Mengapa 5S/5R perlu dilakukan untuk mencapai tingkat efisiensi dan
efektifitas yang tinggi? Jawabannya karena akan menciptakan lingkungan kerja
yang bersih, sehat, rapi, aman, nyaman, dan menyenangkan. Selain itu
penerapan 5S/5R dapat membentuk personil yang disiplin, sikap kerja positif,
peka dan kreatif, sehingga biaya dapat ditekan dan waktu dapat dipersingkat.
Pada akhirnya peneraan 5R/5S dengan baik akan memberikan citra yang positif
bagi perusahaan.

Tahapan Penerapan budaya 5S/5R adalah sebagai berikut:
1. Persiapan,

a. Komitmen dari Pimpinan, karena tanpa komitmen akan sulit
diterapkan.

b. Pembentukan Struktur Organisasi pelaksanaan 5S/5R yang
melibatkan Pejabat dan karyawan. Struktur harus disusun lengkap
dengan pembagian tugas

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 110

c. Sosialisasi kepada seluruh karyawan agar mendukung kegiatan 5S/5R
sebagai sarana pemberian informasi

2. Penerapan
a. Pelatihan 5S/5R agar memahami tugas, tujuan dan kegiatan-
kegiatannya.
b. Promosi agar diterima karyawan sebagai media informasi yang
berkunjung ke tempat kerja, sehingga mendapat citra positif dari
pengunjung. Promosi dibuat dengan berbagai media: leaflet, poster,
banner, logo, slogan dll dan dibuat lomba-lomba antar bagian.

3. Evaluasi
Setelah R1.2.3 (Ringkas, Rapi, Resik) dapat diimplementasika R4 (Rawat)
dengan menyusun standar perawatan. Evaluasi dapat dilakukan setelah
dengan membandingkan sebelum dan sesudah pelaksanaan, dengan
menetapkan indikator keberhasilan.

4. Pembudayaan
Rajin (R-5) dapat diwujudkan apabila 5R sudah menjadi budaya dan
dievaluasi secara berkelanjutan.

B. PRAKTEK BUDAYA KERJA 5S/5R PADA TEHNISI AKUNTANSI:

Budaya kerja pada Tehnisi Akuntansi atau setara lulusan SMK yang mayoritas

bekerja dimeja mereka bekerja di perkantoran atau indoor, praktek budaya

kerjanya perlu memperhatikan hal sebagai berikut:

1. Awali pekerjaan dengan membersihkan ruangan dan meja kerja.

Sediakan sapu, sulak (Kemoceng) untuk membersihkan, sampah untuk

menampung sampah meja. Ruangan yang rapi akan membawa aura

kerja lebih bersemangat dan nyaman dilihat.

2. Jangan lupa berdoa untuk memulai pekerjaan agar selamat dalam

menjalankan tugas.

3. Buat daftar Inventaris kantor agar barang-barang yang ada terdata.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 111

4. Sediakan folder khusus untuk menyimpan bukti transaksi, beri kode
pada tiap-tiap bukti transaksi agar memudahkan mencari. Jangan
meletakkan folder diatas almari untuk menghindari kecelakaan kerja
(pegawai kemungkinan tertimpa
folder).
5. Cek AC, kalkulator, alat
hitung uang dan tempat menyimpan
uang apakah bisa dipakai dengan
baik agar pekerjaan lancar.

6. Lakukan perawatan pada
alat-alat kantor 1 bulan sekali, dan
bila ada kerusakan agar segera tertangani agar kerusakan tidak
melebar. Bila kerusakan parah minta ganti karena menghambat
pekerjaan.

Gambar 33.4 Pemeliharaan alat kantor

Sumber:https://www.anugerahdino.com/2015/02/pemeliharaan-mesin-mesin-kantor.html

7. Kembalikan segera penggunaan alat-alat kantor ke tempat semula, agar
tidak hilang dikarenakan penempatan yang tidak teratur.

8. Jangan Meninggalkan ruangan dengan laci meja atau felling cabinet
dalam kondisi terbuka, kecerobohan yang terjadi karena kurang hati-
hati berakibat fatal.

9. Matikan alat alat kerja yang menggunakan tenaga listrik sebelum
meninggalkan ruangan. Selain hemat listrik juga waspada kemungkinan
terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

10. Jangan lupa berdoa dan bersukur atas diselesaikannya tugas hari ini.
11. Lakukan semua berulang-ulang untuk kedisiplinan pribadi

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 112

C. KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA UMUM

1. Kesehatan Karyawan
Produktifitas dan kelancaran pekerjaan amat tergantung dari kesehatan para
karyawan. Oleh karena itu penting bagi perusahaan sebelum menempatkan
karyawan mengadakan cek kesehatan agar mampu bekerja dengan baik.

Gambar 34.4 Karyawan sehat

Sumber: https://www.intipesan.com/meningkatkan-kesejateraan-karyawan-lewat-peran-pimpinan-sdm/

Kesehatan kerja adalah keadaan sosial, jiwa dan raga pekerja sehingga
nyaman dalam bekerja dan sejahtera sehingga dapat bekerja secara produktif
tanpa membahayakan diri sendiri, teman sekerja, masyarakat dan lingkungan.

UU RI No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan pasal 29 mengemukakan bahwa:

a. Kesehatan kerja diselenggarakan untuk mewujudkan produktifitas
kerja yang optimal

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 113

b. Kesehatan kerja meliputi pelayanan kesehatan kerja dan pencegahan
penyakit akibat kerja dan syarat kerja

c. Setiap tempat kerja wajib menyelenggarakan kesehatan kerja

Kesehatan dan keselamatan kerja untuk mendorong efisiensi dan
meningkatkan produktifitas. Berdasarkan UU No 1 Tahun 1970 Pasal 3 ayat 1
Tujuan Kesehatan dan keselamatan kerja antara lain:

a. Mencegah terjadinya kecelakaan dan kebakaran
b. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan
c. Memberi kesempatan menyelamatkan diri pada waktu ada kejadian

bahaya
d. Memberikan pertolongan pada kecelakaan dan perlindungan para

pekerja
e. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja
f. Memperoleh penerangan cukup
g. Menyelenggarakan suhu ruangan baik dan penyegaran udara cukup
h. Memelihata kebersihan, Kesehatan dan ketertiban
i. Memperoleh keserasian tenaga kerja, alat kerja, lingkungan cara dan

proses kerja
j. Menyempurnakan pengamanan pada pekerjaan

2. Perlindungan Tenaga Kerja

Jaminan bagi tenaga kerja diperlukan agar karyawan tidak kawatir saat berada

jauh dari rumah, terutama tentang kesehatan dan keselamatan bekerja.

Perlindungan tenaga kerja ada 3 yaitu:

a. Perlindungan sosial: yaitu perlindungan yang berkaitan dengan usaha

kemasyarakatan dengan tujuan memungkinkan pekerja mengenyam

kehidupan sebagaimana manusia pada umumnya khususnya sebagai

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 114

anggota masyarakat dan keluarga. Contoh: asuransi Kesehatan,
asuransi kecelakaan
b. Perlindungan tehnis: perlindungan agar pekerja terhindar dari bahaya
kecelakaan yang ditimbulkan oleh alat-alat kerja atau bahan yang
dikerjakan.
c. Perlindungan ekonomis: jenis perlindungan yang berkaitan dengan
usaha memberikan penghasilan yang cukup guna memenuhi
keperluan sehari-hari baginya dan keluarganya termasuk dalam hal
pekerja tidak mampu bekerja dengan sesuatu diluar kehendak. Disebut
jaminan sosial.

3. Upaya prefentif kesehatan kerja

Upaya Kesehatan kerja yang bersifat prefentif:
a. Melakukann penilaian terhadap faktor resiko kesehatan
b. Pemeriksaan Kesehatan tenaga kerja (awal, berkala, dan khusus)
c. Analisis penyakit akibat kerja dan penyakit umum lainnya
d. Pencegahan keracunan makanan bagi tenaga kerja
e. Penempatan tenaga kerja

sesuai kondisi dan status
Kesehatan

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 115

Gambar 35.4 Cek Up karyawan

Sumber:https://www.alodokter.com/medical-check-up-karyawan-ini-yang-harus-anda-ketahui

f. Pengendalian bahaya lingkungan
g. Penempatan prosedur kerja aman dan sesuai Standar Operating

Prosedur
h. Program imunisasi
i. Program pengendalian binatang penular penyakit (nyamuk anopheles)

4. Faktor penyebab kecelakaan:
Penyebab kecelakaan bisa karena hal sepele seperti lingkungan yang tidak
terawat atau juga karena kelalaian manusia yang tidak sengaja karena kurang
fokus bekerja.

Beberapa penyebab kecelakaan saat bekerja antara lain karena:
a. Faktor pekerja
Kecelakaan yang terjadi karena factor manusia bisa terjadi karena:
1) Ingin cepat selesai: bekerja karena terburu-buru menyebabkan
hasil pekerjaan tidak maksimal. Berikan contoh pekerjaan tidak
maksimal
2) Persiapan tidak maksimal: bekerja dengan persiapan akan teratur,
bila tidak disiapkan memakan waktu panjang dan hasil kurang
baik.
3) Tempat kerja berantakan: menempatkan alat yang tidak sesuai
akan kesulitan mencarinya bila alat seadanya bisa terjadi
kecelakaan karena tidak sesuai.
b. Faktor bahan yang digunakan
Bahan-bahan yang digunakan seyogyanya diketahui penggunaannya,
salah pakai akan berakibat fatal.
c. Faktor alat yang digunakan

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 116

Mengetahui cara pakai alat kerja penting sekali, karena apabila salah
pemakain akan terjadi kecelakaan. Pemakain alat yang tidak sesuai
merusak anatomi tubuh,
d. Faktor kondisi lingkungan
Lingkungan yang berisik, udara yang tidak sehat, penerangan tidak
memadai, suhu panas akan mengganggu kesehatan pekerja.
e. Faktor psikologis: kondisi keluarga, relasi kurang baik, kurangnya
perhatian pimpinan membawa dampak pada kinerja karyawan.

D. KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PERKANTORAN

Lulusan Akuntansi SMK bekerja pada lingkungan perkantoran bukan tenaga
kerja lapangan, seperti kasir, Teller, Customer Service, Admin Gudang adalah
pekerjaan yang diruangan. Bukan berarti mereka tidak membutuhkan perhatian
pada faktor kesehatan dan keselamatan kerjanya. Walaupun kemungkinan
resiko kesehatan dan keselamatan kerjanya lebih kecil dari pada yang bekerja
dilapangan, apabila tidak mendapat penanganan maka akan berdampak pada
kinerja karyawan. Karena karyawan kantoran bekerja membutuhkan waktu
yang cukup lama bahkan kadang juga lembur, tentunya kesehatan terganggu
walapun kecil bila terus menerus akan berpengaruh pada jangka pajang.

Ada 2 macam factor penyebab kecelakaan yang bisa terjadi di perkantoran
yaitu:

1. Faktor yang berhubungan dengan bangunan
2. Faktor yang berhubungan dengan alat perkantoran

Mari kita bahas satu persatu yang berikut ini:

1. Faktor yang berhubungan dengan bangunan 117
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

a. Lantai yang licin, retak, miring, cekungan, berundak bisa menyebabkan
cedera karyawan, teruatama mereka yang menggunakan sepatu hak
tinggi.

Gambar 36.4 Rambu terpeleset

Sumber:https://solo.tribunnews.com/2019/12/07/tafsir-mimpi-jatuh-atau-terpeleset-pertanda-
stres-atau-lainnya Gb 4.3 Rambu terpeleset

b. Kelembaban ruangan 118
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

menyebabkan Gedung mudah berjamur, juga berpengaruh pada
penyimpanan arsip, kertas menjadi mudah hancur.
c. Bangunan yang tidak terawatt, atap jebol mengganggu pekerjaan

2. Faktor yang berhubungan dengan alat yang digunakan
a. Penempatan filing cabinet yang berat diletakkan paling bawah
b. Penempatan perabot kantor tidak mengganggu dalam beraktivitas
c. Sedapat mungkin ruangan bebas dari benda-benda tajam seperti
penempatan siku almari, filing kabinet agar tidak menimbulkan cedera

3. Prosedur aman bekerja di kantor:
a. Tangga tidak boleh untuk menyimpan tumpukan barang, beraktivitas
ditangga yang dapat mengganggu lalu lalang orang yang akan naik
turun tangga.
b. Yang menggunakan lorong dan tangga diatur wajib berjalan disebelah
kiri meminimalisir berpapasan yang menyebabkan saling tertabrak.
c. Karyawan yang membawa barang berat supaya menggunakan troli
dan berjalan pada lift barang.
d. Lantai retak segera diperbaiki mencegah tersandung. Penggunaan
cairan yang tercecer segera dibersihkan agar tidak mengganggu orang
berjalan terpeleset.
e. Tidak berlarian di area kantor yang menimbulkan suara gaduh.
f. Hindari menyimpan alat-alat kantor seperti: gunting, pensil yang
runcing, pisau dengan posisi menghadap pengguna yang
menyebabkan cedera tangan.

4. Pengelolaan kebakaran gedung

Pada perkantoran sangat dekat dengan barang-barang elektrik seperti

komputer dan aliran listrik sehingga harus waspada terhadap konsleting

listrik yang dapat berakibat kebakaran.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 119

Gambar 37.4 Alat pemadam kebakaran

Sumber: https://www.pngdownload.id/download/extinguisher-png.html

Berikut pengelolaan kebakaran gedung dan yang perlu ada:
a. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
b. Alat Pemadam Api Berat (APAB)
c. Sistem alarm kebakaran
d. Hydrant halaman
e. Sistem sprinkler otomatis
f. Sistem pengendalian asap

Penempatan Alat Pemadam Api Ringan dengan memperhatikan:
a. Mudah terlihat, dijangkau tidak diikat, dikunci dan digembok.
b. Mudah terlihat, dijangkau dan mudah diambil (tidak diikat, dikunci

atau digembok)
c. Berjarak maksimal 15meter dan tinggi maksimal 125 cm
d. Media penempatan ukuran disesuaikan dengan klasifikasi bahan api

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 120

E. PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K)

Dunia kerja bila tidak memiliki pelayanan kesehatan yang memadai setidaknya
tersedia P3K untuk penanganan darurat, sebagai pertolongan pertama
menyelamatkan korban saat terjadi kecelakaan.

1. Tujuan P3K
a. Perawatan awal korban
b. Penyelamatan dini nyawa korban
c. Mempertahankan daya tahan korban
d. Meringankan penderitaan korban
e. Mencari pertolongan lanjutan

2. Yang perlu dilakukan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
a. Tenang: menangani orang kecelakan tidak boleh panik karena
membuat penolong tidak bisa berfikir jernih, sehingga tindakan
pertolongan tidak segera tertangani. Perlu focus pada penanganan
korban.
b. Singkirkan korban ketempat yang lebih aman
Jauhkan korban dari tempat kecelakaan untuk mencegah terulang
kembali.
c. Cek pernapasan
Bila terjadi penderita mengalami pernafasan berhenti, segera beri
pernafasan bantuan.

d. Lihat tanda shock
Bila terjadi penderita muntah dengan keadaan setengah sadar,
posisikan korban terlentang dengan kepala yang lebih rendah. Jangan
sampai tersumbat kotoran.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 121

e. Jangan terlalu cepat mengusung korban

Gambar 38.4 korban Kecelakaan

Sumber: Safetysignindonesia.id

f. Segera bawa ke pusat kesehatan
Pertolongan pertama sudah dilakukan selanjutnya dibawa ke pusat
kesehatan terdekat.

3. Penempatan Ruang P3K
a. Tidak jauh dari tempat kerja, usahakan ada kamar mandi
b. Luas menampung satu kamar tidur
c. Bersih, terang, ada ventilasi, pintu lebar cukup untuk memindah korban
d. Ada tanda ruang P3K

4. Kotak P3K

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 122

Gambar 39.4 kotak P3K

Sumber: Bukalapak.com

Tentu kalian pernah melihat kotak P3K apa saja isi kotak P3K itu dan
kegunaannya?

Ringkasan

1. Budaya 5S/5R meliputi: Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin
2. Praktek budaya kerja pada lingkungan kerja sehari-hari terus menerus

dilakukan untuk meningkatkan produktifitas kerja
3. Kesehatan dilakukan saat pertama masuk, untuk mencegah penularan

penyakit dan kelangsungan bekerja
4. Keselamatan merupakan jaminan hidup seperti: asuransi, jaminan

kecelakaan, jaminan social.
5. Kesehatan dan keselamatan kerja pada perkantoran memperhatikan

pada perawatan gedung and alat-alat perkantoran yang menimbulkan
kebakaran.
6. P3K sebagai pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan.

Ruang Kolaborasi

Tugas Kelompok:
1. Apa saja penyebab budaya kerja tidak bisa berjalan? Berikan pula solusi

terbaiknya!
2. Diskusikan dengan kelompok kamu

a. Apa saja yang harus tersedia pada P3K
b. Jelaskan kegunaan masing-masing
c. Berikan penjelasan tata cara menolong karyawan yang pingsan

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 123

Kerjakan dengan berdiskusi, bekerjasama untuk menyelesaikan, cari
referensi atau kalian bisa browsing. Hasil kerja silahkan tuangkan dalam
bentuk laporan untuk presentasi di depan kelas.

Refleksi Terbimbing

Setiap presentasi akan mendapatkan bimbingan dari guru terkait konten
yang disajikan

Demonstrasi Kontekstual

Silahkan kalian kerjakan soal-soal berikut ini secara mandiri

Uji Kompetensi

1. Laptop yang dipakai sehari-hari harus kelihatan bersih dan enak untuk
mengunakan tugas pencatatan akuntansi. Kegiatan membersihkan
laptop dari debu agar tidak mengganggu tuts bila ada disela-sela tust
termasuk budaya
a. Seiri
b. Seiton
c. Seiso
d. Seiketsu
e. Shitsuke

2. Agar meja terlihat bersih selaan enak dipandang juga enak untuk
beraktifitas. Membersihkan meja dari sampah meja yang berserakan
adalah budaya kerja
a. Seiri
b. Seiton
c. Seiso
d. Seiketsu
e. Shitsuke

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 124

3. Bila meletakkan pensil dan penghapus pada kotak alat tulis, agar mudah
mengambil saat diperlukan, adalah budaya kerja
a. Seiri
b. Seiton
c. Seiso
d. Seiketsu
e. Shitsuke

4. Budaya kerja tidak bisa dilaksanakn sendiri melainkan semua anggota

satuan kerja. Dan agar hasilnya tercapai harus dilakukan terus menerus

adalah budaya kerja

a. Seiri

b. Seiton

c. Seiso

d. Seiketsu

e. Shitsuke

5. P3K perlu disediakan pada setiap usaha agar bila terjadi kecelakaan

dapat menjadi pertolongan pertama. Yang termasuk kecelakaan yang

bisa ditangani dengan P3K berikut ini, kecuali

a. Luka teriris pisau

b. Luka terbentur meja

c. Luka tergores batu

d. Luka tersayat pinggiran kertas

e. Luka tertabrak mobil

6. Agar para karyawan dijamin kesehatannya pada awal masuk kerja akan

dilakukan

a. Swab kesehatan

b. Tes kesehatan

c. Penyuntikan

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 125

d. Cek up

e. Pengambilan darah

7. Seorang yang bekerja diluar kota agar yang dirumah merasa nyaman

ditinggalkan memilih perusahaan yang memberikan

a. Asuransi kesehatan

b. Jaminan hari tua

c. Jaminan kematian

d. Bonus bayaran

e. Asuransi kecelakaan

8. Gangguan kecelakan yang tidak sengaja menaruh barang berbahaya

tidak pada tempatnya, termasuk Faktor penyebab kecelakaan dari

a. Lingkungan

b. Pekerja

c. Persiapan tidak maksimal

d. Penempatan barang tidak sesuai

e. Tidak sengaja

9. Karena terlambat pekerja melakukan tugas dengan terburu-buru

sehingga hasil tidak maksimal. Kecelakaan penyebabnya dari

a. Lingkungan

b. Pekerja

c. Persiapan tidak maksimal

d. Penempatan barang tidak sesuai

e. Tidak sengaja

10. Harun bekerja menyelesaikan tugas dengan lembur tetapi mata harun

menjadi minus karena penerangan yang tidak cukup. Hal ini bisa

dihindari bila

a. Ada petugas jaga

b. Ada petugas P3K

c. Ada pelaksana 5R

d. Ada pengawas

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 126

e. Ada penerangan bantuan

Elaborasi pemahaman

Lakukan elaborasi terkait dengan pemahaman yang masih kurang jelas
berdasarkan hasil pengerjaan demontrasi kontekstual di atas. Kalian cermati
dan analisa bila kurang betul jawabanmu lalu ulangi untuk memahami
materi bila memang masih ada kesulitan bertanyalah pada guru.

Refleksi
Koneksi antar materi

Silahkan kalian bekerja dalam kelompok untuk membuat kesimpulan umum
dari kegiatan pembelajaran Bab IV ini, dengan menyajikan dalam bentuk
power point. Setiap kelompok dipersilahkan untuk menyajikan di depan
kelas.
Hasil presentasi siswa setiap kelompok akan dibimbing oleh guru dengan
menambahkan pemahaman kepada kelompok yang masih kurang.
Kelompok yang menyajikan materi dalam power point sesuai dengan konsep
yang disajikan akan mendapat nilai baik.
Dan memberikan apresiasi kepada kelompok yang menyajikan materi dalam
power point dengan menambahkan materi dari sumber-sumber lain yang
relevan, sebagai masukan agar materi menjadi lebih lengkap.

Aksi Nyata

Silakan kalian mengerjakan uji praktik kompetensi IV sebagai tahapan akhir

dari pembelajaran. Dari hasil penilaian, guru akan menjelaskan hal-hal yang

masih kurang dikuasai dari setiap peserta didik. Kemudian kalian

mempersiapakan rencana perbaikan apabila masih ada pemahaman yang

masih kurang, untuk perbaikan di kemudian hari. 127
Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

Uji Praktek Kompetensi

Nama Member Member Menata Cek Menghapus Menghias
sihkan sihkan meja Jurnal papan tulis ruangan
Kelompok 1 lantai kaca
Kelompok 2
Kelompok 3
Kelompok 4
Kelompok 5

Petunjuk:

1. Dikelas kamu ada jadwal piket jadikan itu kelompok kerja

2. Kelompok yang bertugas yang dinilai, kelompok yang tidak bertugas

menilai

3. Berikan nilai pada kolom yang ada bila melakukan, dan berikan tanda

silang (x) pada kolom jika tidak melakukan.

Penilaian: Bersih, Rapi, Indah nilai 10

Bersih dan Rapi 8

Bersih 7

Kurang bersih 6

4. Kerjakan dalam 1 bulan, kelompok terbaik mendapat nilai tambahan

praktek. Kelompok yang nilainya kurang mendapat sangsi membuang

sampah pada jadwal kelompok lain yang tidak bermasalah.

5. Buatlah kolom penilain seperti contoh pada 1 lembar HVS bisa memuat

5 untuk 1 minggu, difotocopy rangkap 3 ada 4 lembar untuk 1 bulan.

6.

Informasi tugas:

1. Kerjakan kebersihan kelasmu sehari-hari dengan saling bekerjasama,

termasuk menghias/menata ruangan.

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 128

2. Isilah kolom dibawah ini dengan memberi tanda centang (v) bila

mengerjakan!
3. Kerjakan dengan baik agar kalian dapat merasakan hasilnya.
4. Kertas penilaian disimpan ketua kelompok

5. Siapapun yang melanggar pengisian mendapat sangsi.

Pengayaan

Bagaiman persyaratan untuk mengklaim jaminan kecelakan, bila terjadi
kecelakan patah tulang agar mendapatkan ganti rugi sehingga tidak perlu
membayar biaya pengobatan?

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 129

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 130

BAB V AKUNTANSI DAHULU DAN MASA KINI

Tujuan Pembelajaran:

Setelah menggali dari diri sendiri, mencari referensi,berdiskusi, refleksi
terbimbing, demonstrasi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi
antar materi dan aksi nyata, peserta didik dapat:

1. Menjelaskan sejarah akuntansi
2. Menjelaskan Sejarah akuntansi di Indonesia
3. Menguraikan tantangan akuntansi pada masa kini
4. Menjelaskan manfaat keamanan data bisnis
5. Menjelaskan aplikasi pencatatan akuntansi
6. Menjelaskan prosedur keamanan data
7. Menjelaskan penyimpanan data

Gambar 40.5 Aplikasi keuangan 131

Sumber: Szeto Accurate Consultane

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X

A. SEJARAH AKUNTANSI

Gambar 41.5 Artefak

Sumber: menitdunia.blogspot.com

Mulai diri sendiri

1.Peninggalan pada masa apa artefak itu?
2. Betulkah pada masa itu manusia mulai mengenal tulisan,
tulisan apakah itu?
3. Dan apakah saat itu pula manusia mengenal angka, berikan
alasannya?
4. Bagaimana sejarah akuntansi yang kamu ketahui?

Eksplorasi konsep

Kebudayaan manusia pada masa prasejarah dengan menggunakan batu, kayu,
atau daun menurut tingkat kebudayaan manusia kala itu.
Menurut Ahmed Riahi-Belkaoui dalam bukunya Teori Akuntansi, berbagai
usaha telah dilakukan untuk mengidentifikasi tempat dan waktu lahirnya sistim
pembukuan berpasangan atau yang sekarang disebut akuntansi.

Peradaban yang memperkenalkan sistim pencatatan tersebut adalah sbb:

Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK Kelas X 132


Click to View FlipBook Version