The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ninaanggraeni48, 2022-11-28 22:16:51

PERANGKAT AKSI 1 (PERTEMUAN 1)

PERANGKAT AKSI 1 (PERTEMUAN 1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Nama Sekolah :SMK Negeri 1 Babat Supat
Mata Pelajaran : Kimia
SKelas/Semeste : X/ Genap
Materi Pokok :Hukum – Hukum Dasar Kimia
Alokasi Waktu : 1 JP (60 Menit)

A. Kompetensi Inti
K-1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
K-2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), bertanggungjawab, responsif, dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasehat, penguatan,
pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
K-3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja pada tingkat teknis, spesifik,
detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat
nasional, regional, dan internasional.
K-4 : Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

KD Kompetensi Dasar IPK Indikator Pencapaian Komptisi

3.5 : Menerapkan hukum-hukum dasar kimia 3.5.1 : 3.5.1 Menjelaskan konsep hukum dasar kimia

dalam perhitungan kimia yaitu hukum Lavoisier dan hukum Proust.

3.5.2 : 3.5.2 Memahami Memahami hukum-hukum

dasar Kimia (hukum Lavoisier dan hukum Proust

3.5.3 : 3.5.3 Menganalisis data percobaan yang

disajikan untuk menyimpulkan hukum dasar

kimia (Hukum Lavosier dan Hukum Proust).

4.5 : Menggunakan hukum -hukum dasar 4.5.1 : Melakukan percobaan hukum kekekalan massa

kimia dalam perhitungan kimia 4.5.2 : Menganalisis data hasil percobaan

menggunakan hukum-hukum dasar kimia

kuantitatif (Hukum Lavosier dan Hukum Proust)

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatan Saintifik, student center learning dan TPACK menggunakan model pembelajaran Problem Based
Learning dengan menggali informasi dari berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana dan mengolah informasi
(berpikir kritis, literasi, kolaborasi, HOTS), diharapkan peserta didik dapat menghitung (C2), membandingkan (C4) dan
membuktikan (C5) hukum-hukum dasar kimia (Hukum Lavoisier dan Hukum Proust) untuk menyelesaikan perhitungan

kimia serta mampu mempraktekkan (P3) dan mengintegrasikan (P4) dari data hasil percobaan menggunakan hukum-
hukum dasar kimia kuantitatif, sehingga peserta didik dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME,
memiliki sikap responsip (berfikir kritis dan proaktif (kreatif) serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik
(kolaborasi, religious, berpikir kritis, kreatif dan komunikasi).

D. Materi Pembelajaran

1) Fakta

Hukum-Hukum Dasar kimia terutama hukum Lavosier dan Hukum Proust bahwasannya sering terjadi didalam

kehidupan kita. Dicontohkan proses pembakaran kayu, pembakaran kertas dan lain-lain. Sedangkan hukum proust

yang sangat sederhana adalah terjadinya proses pembentukan air.

2) Konsep

Lavoisier tersebut menghasilkan hukum Lavoisier yang terkenal dengan hukum Kekekalan massa yang berbunyi :

“Pada setiap reaksi kimia, massa zat-zat yang bereaksi adalah sama dengan massa zat-zat hasil reaksi.

Hukum Perbandingan Tetap, yang berbunyi: “Setiap Senyawa tersusun dari unsur-unsur dengan perbandingan

yang tetap”.

3) Prosedural

Lakukanlah proses pembelajaran sesuai dengan LKPD yang telah diberikan.

Link Materi Ajar:

https://anyflip.com/qezvb/sjje/

E. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Saintifik, Student Center Learning dan TPACK

Metode : Diskusi dan tanya jawab

Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)

F. Media Pembelajaran

Media :

 Worksheet atau lembar kerja Peserta Didik (LKPD)

 Lembar penilaian

 LCD Proyektor

 Vidio Pembelajaran

Alat/Bahan :

 Penggaris, spidol, papan tulis

 Laptop & infocus

Link Media Pembelajaran:

https://drive.google.com/drive/folders/1ZmrqVwZxUf7iW0vZBb3mEUBNXCuEwbn?usp=share_li

n

G. Sumber Belajar
 DMC Productin. 2021. Pahami ini, Maka Kamu Pasti Bisa Lulus. Yogyakarta: DMC Production
 Dwi Rahayu, Agustina. 2011. Kupas Tuntas 1001 Soal Kimia. Yogyakarta: Pustaka Widyatama
 Haris Watoni, A. 2018. Pena Emas OSN Kimia SMA. Bandung: Yrama Widya

 Handayani, Dewi Putri, Rahadian Zainul, and Fajriah Azra. "Pengembangan Multimedia Prezi Berbasis Problem
Based Learning (PBL) pada Materi Hukum-Hukum Dasar Kimia Kelas X IPA di SMAN 1 Bukittinggi." (2018).

Wasonowati, Ratna Rosidah Tri, Tri Redjeki, and Sri Retno Dwi Ariani. "Penerapan model problem based learning
(PBL) pada pembelajaran hukum-hukum dasar kimia ditinjau dari aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X IPA SMA
Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014." Jurnal Pendidikan Kimia 3.3 (2014): 66-75.

H. Langkah-Langkah Pembelajaran

Kegiatan Kegiatan dan Deskripsi Pembelajaran Waktu (menit)
10
Pendahuluan  Guru masuk ke dalam kelas dan memberi salam pada peserta didik

(komunikasi).

 Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan menunjuk

ketua kelas untuk memimpin doa (Religius).

 Guru memeriksa kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian

kelas sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

 Guru memberikan apersepsi tentang materi yang akan di bahas

dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan hukum-

hukum dasar kimia

Misal:

Kalian sudah mempelajari tentang perubahan kimia contoh sangat

sederhana Ketika nasi menjadi basi. Nah kira-kira menurut kalian nasi

menjadi basi ini massa nasi sebelum dan sesudah menjadi basi ini

sama atau tidak?

(berpikir kritis, kreatif dan komunikasi)

 Guru mengaitkan materi sebelumnya (rumus kimia dan tata nama

senyawa) dengan materi yang akan dipelajari dan manfaat

mempelajari materi ini dalam kehidupan sehari-hari (integrasi)

 Guru memberikan pretes terlebih untuk melihat pemahaman awal

peserta didik

Motivasi:
“Guru memperlihatkan gambar seperti makanan contohnya Donat”

Gambar 1. Donat
Guru melakukan tanya jawab:

Guru Bertanya: “Gambar Apakah itu?”
Kira-kira sebelum terbentuk menjadi donat, apakah bahan-bahan yang
digunakan?
Apakah memiliki massa dari setiap bahan yang digunakan?

Gambar 2. Air Putih
Gambar apakah tersebut?
Apa yang ada di imaginasi kalian mengenai gambar tersebut?
 Guru menyamampaikan garis besar cakupan materi, tujuan
pembelajaran dan teknik penilaian yang akan digunakan

Inti  Peserta didik memperhatikan dan menyimak video pembelajaran 5
Orientasi peserta mengenai percobaan yang dilakukan untuk membuktikan hukum-
didik pada hukum dasar kimia (Hk. Lavoiser dan Hukum Proust) (berpikir kritis dan
masalah lietrasi)

Contoh:
Guru menayangkan video pembakaran kayu:

Mengorganisasika Gambar 3. Proses Pembakaran Kayu 10
n peserta didik Guru bertanya:
untuk belajar “Tayangan apakah video tersebut?”
Setelah dibakar, perubahan apakah yang terjadi pada kayu tersebut?
Bagaimana massa materi yang terbentuk dari hasil pembakaran?
 Peserta didik diberi kesempatan untuk menganalisa video yang

ditampilkan (mulai dari yang tidak dipahami atau untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati) (berfikir kritis, kreatif,
HOTS, rasa ingin tahu)
 Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok kecil.
 Secara berkelompok, peserta didik merancang percobaan untuk
menganalisis terjadinya hukum kekekalan massa (banyaknya zat yang

terbentuk sama dengan banyaknya zat yang bereaksi, Hk. Lavoiser)

(kerjasama, tanggung jawab berfikir kritis, kreatif)

Membimbing  Berdasarkan LKPD yang diberikan, Peserta didik melakukan 10
penyelidikan percobaan/ penyelidikan hukum kekekalan massa (kolaborasi, berfikir 10
5
individu maupun kritis) dan menganalisis data percobaan hukum proust. 10

kelompok  Peserta didik mengamati dan mencatat data hasil percobaan

penyelidikan hukum kekekalan massa beserta menganalisis data

percobaan hukum proust (berfikir kritis, kreatif, HOTS)

Mengembangkan  Peserta didik mendiskusikan hasil pengolahan data dan memverifikasi

dan menyajikan hasilnya dengan dengan sesama anggota kelompoknnya (berfikir

hasil karya kritis,komunikasi dan kolaborasi).

 Peserta didik melalui perwakilan kelompoknya, menyampaikan/

mempresentasikan hasil diskusi dan pengamatan kelompoknya

tentang hukum kekekalan massa dan hukum proust (komunikasi,

tanggung jawab dan mandiri).

Menganalisis dan  Peserta didik dari masing-masing kelompok yang belum presentasi

mengevaluasi menanggapi hasil presentasi dari kelompok yang menyampaikan hasil

proses kerja kelompoknya (berpikir kritis, toleransi dan kreatif) dan guru

pemecahan mencatat hal-hal yang dianggap unik dan tumpang tindih selama

masalah presentasi.

 Peserta didik bersama-sama guru menyimpulkan point-point penting

yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakuakn

(berpikir kritis, kreatif dan kolaborasi)

Penutup  Guru melakukan konfirmasi atau merefleksi terhadap kegiatan

pembelajaran yang telah dilakukan (komunikasi)

 Guru memeriksa LKPD yang telah selesai diperiksa dan memberikan

penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama

yang baik (komunikasi)

 Guru melakukan post test

 Guru menugaskan peserta didik untuk mempelajari materi selanjutnya

(berfikir kritis)

 Guru menutup pembelajaran dengan memberikan salam dan meminta

seluruh peserta didik mengecek kebersihan serta menata kembali

ruang belajar sebelum ditinggalkan (religius dan gotong royong dan

peduli lingkungan)

I. Penilaian Hasil Pembelajaran

1. Aspek, Teknik dan Bentuk Penilaian

No. Aspek Teknik Bentuk Instrumen

1. Sikap Observasi diskusi kelompok Lembar Observasi

Penilaian diri Lembar penilaian diri peserta didik

2. Pengetahuan Tes tertulis Pilihan ganda

Penugasan Lembar penugasan (LKPD)

3. Keterampilan Unjuk Kerja dan portofolio Lembar penilaian diskusi dan laporan hasil

diskusi

laporan hasil praktikum

2. Instrrumen Penilaian (terlampir)

3. Pembelajaran Remedial

Pembelajaran remedial diberikan pada peserta didik yang capaian KD-nya belum tuntas. Tahapan pembelajaran

rmedial dilaksanakan melalui klasikal, tutor sebaya atau tugas mandiri dan diakhiri dengan tes.

4. Pengayaan

Pengayaan diberikan pada peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan belajar. Pengayaan dapat berupa

pendalaman materi atau pemecahan kontekstual dari berbagai sumber

Mengetahui, Babat Supat, November 2022
Kepala Sekolah SMKN 1 Babat Supat
Guru Mata Pelajaran Kimia
Suparjo, S.Pd., M.Pd.
Pembina Tk. I/ IV.b Nina Anggraeni, S.Pd
NIP. 197103102000031002 NIPPPK. 199008202022212025



KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas menyusun bahan ajar pada materi
“KONSEP HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA”. Materi ajar ini dibuat untuk
memudahkan peserta didik dalam memahami materi “Konsep Hukum-Hukum Dasar
Kimia” dan juga sebagai tugas dalam tahap perancangan pembelajaran pada kuliah PPG
Katagori 1 Gelombang 2 Universitas Sriwijaya .

Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak dan Ibu dosen telah
memberikan bimbingannya serta seluruh teman – teman seperjuangan mahasiswa PPG
Dalam Jabatan Tahun 2022Kelas 001 Kimia Angkatan 2/ Gelombang ke-2 atas masukan
dan sarannya dan kepada semua pihak – pihak yang terkait sehingga peulis dapat
menyelesaikan tugas dan tagihan penyusunan materi ajar ini tepat waktu. Semoga materi
ajar ini bisa bermaaanfaat bagi kita semua.

Musi Banyuasin, 26 November 2022

Nina Anggraeni,S.Pd.

ii

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR …………………………….................................... ii
DAFTAR ISI………… …………………………….................................... iii
DAFTAR GAMBAR …………………….……………………………….. iv
A. PENDAHULUAN...……………………………………………........... 1

1. Deskripsi Singkat …………..…………........................................... 1
2. Relevansi …………..…………....................................................... 1
3. Petunjuk Belajar……………………………………………………. 1
B. INTI………………...………………………………………………….. 2
1. Capaian Pembelajaran……………………………………………… 2
2. Pokok – Pokok Materi ……………………………………………... 2
3. Uraian Materi …………………………………………………… 2
4. Forum Diskusi …………………………………………………… 7
C. PENUTUP ……………………………………………………............. 8
1. Rangkuman ……………………………………………………….. 8
2. Tes Formatif ………………………………………………………. 8
3. Daftar Pustaka ……………………………………………………… 11
Kunci Jawaban Tes Formatif……………………………………………. 12

iii

DAFTAR GAMBAR DAN TABEL
DAFTAR GAMBAR DAN TABEL
Gambar 1 Hukum Kekekalan Massa...…………………………………...... 2
Gambar 2 Hukum Gay Lussac………………………………....................... 2
Gambar 3 Reaksi Pembakaran ...................................................................... 3
Tabel 1 Hasil Percobaan Proust..................................................................... 4
Tabel 2 Hukum Dalton….……….……........................................................ 4

iv

A. PENDAHULUAN

1. Deskripsi Singkat
Materi konsep laju reaksi ini adala sub materi pertama yang dipelajari di kelas XI

semester ganjil berdasarkan silabus kurikulum 2013 revisi 2020 pada materi hukum-
hukum dasar kimia. Hukum-hukum dasar kimia adalah hukum-hukum yang mendasari
semua perhitungan zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia/stoikiometri. Dengan hukum-
hukum dasar kimia ini, kita dapat menentukan massa atau perbandingan unsur dalam
suatu senyawa

2. Relevansi
Materi konsep hukum-hukum dasar kimia dapat kita amati dalam kehidupan

sehari – hari, contohnya proses pembakaran kayu dan kertas. Apakah hubungannya
dengan reaksi kimia ? Proses pembakaran kertas dan kayu ini menunjukkan bahwa massa
zat sebelum terjadinya pembakaran dan massa zat sesudah terjadinya pembakaran yaitu
sama, namun sekilas jika tampak dimata tidak akan sama. Pengetahuan tentang konsep
hukum-hukum dasar kimia ini sangat bermaanfaat dalam kehidupan sehari – hari dan
perhitungan kuantitatif serta kualitatif. Hal ini dikarenakan aspek-aspek kuantitatif
berhubungan dengan reaksi kimia.
3. Petunjuk Belajar

Untuk memulai mempelajari dan memudahkan pemahaman mengenai bahan ajarini,
perhatikanlah langkah – langkah berikut :
a. Memahami capaian pembelajaran yang diinginkan melalui pembelajaran materi ajar

ini
b. Pahamailah setiap materi yang ada di dalam materi ajar ini
c. Kerjakan forum diskusi dan tes formatif yang ada di dalam materi ajar ini untuk

mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran
d. Bila menemui kesulitan, anda dapat berdiskusi dengan teman sejawat atau kepada

fasilisator.

1

B. INTI

1. Capaian Pembelajaran
Setelah mempelajari bahan ajar ini diharapkan peserta didik menjelaskan konsep
hukum-hukum daar kimia melalui beberapa fenomena di kehidupan sehari-hari yang
berhubungan dengan dapat reaksi kimia, menerapkan hukum-hukum dasar kimia dalam
menyelesaikan perhitungan kimia berdasarkan data-data yang disajikan, menganalisis data
untuk menyimpulkan hukum-hukum dasar kimia dan menyimpulkan hukum-hukum dasar
kimia.

2. Pokok – Pokok Materi
a) Hukum Lavosier
b) Hukum Proust
c) Hukum Dalton
d) Hukum Gay Lussac
e) Hukum Avogadro

3. Uraian Materi
a. Hukum Lavosier

Antoine Laurent Lavoisier, seorang ilmuwan kimia Perancis (1743-1794)
mempelajari pengaruh pemanasan beberapa logam di tempat terbuka. Dia menimbang
logam itu sebelum pembakaran dan sesudah pembakaran seperti diilustrasikan pada
gambar.

Gambar 1. Hukum Kekekalan Massa

Sumber : https://bierpinter.com

2

Dia mendapatkan bahwa logam yang telah dibakar di tempat terbuka, massanya lebih
besar daripada massa logam sebelum dibakar. Jika Logam hasil pembakaran dipanaskan
dengan batu bara, akan diperoleh massa logamsemula. Lavoisier berpendapat bahwa udara di
tempat terbuka mengandung gas yang dapat bereaksi dengan logam yang dipanaskan. Ia
menamakan gas tersebut oksigen. Dengan demikian, dipikirkan bahwa bertambahnya massa
logam setelah dibakar disebabkan oleh bereaksinya oksigen dengan logam yang dibakar.
Massa oksigen dan massa logam yang bereaksi sama dengan massa oksida logam yang
terbentuk. Eksperimen Lavoisier tersebut menghasilkan hukum Lavoisier yang terkenal
dengan hukum Kekekalan massa yang berbunyi : “Pada setiap reaksi kimia, massa zat-zat
yang bereaksi adalah sama dengan massa zat-zat hasil reaksi.
b. Hukum Proust

Louis Proust (1754-1826) seorang kimiawan Perancis yang pertama kali menyatakan
bahwa suatu senyawa kimia terdiri dari unsur-unsur dengan perbandingan massa yang selalu
sama. Hal ini dikemukakan oleh Proust setelah melakukan serangkaian eksperimen di tahun
1797 dan 1804. Joseph Louis Proust pada tahun 1797 melakukan sederetan percobaan
mengenai perbandingan jumlah zat-zat yang bereaksi. Misalnya pada pembentukan senyawa
natrium klorida dari unsur-unsurnya, perbandingan jumlah natrium dan klor dalam suatu
reaksi selalu tetap, yaitu 39,0% natrium dan 61% klor. Demikian pula untuk reaksi kimia yang
lain, seperti:

1) Hidrogen + Oksigen → Air
Pada reaksi ini, perbandingan atom hidrogen dan atom oksigen yang membentuk
molekul air selalu tetap, yaitu hidrogen:oksigen = 1:8 atau 11,11% hidrogen dan
88,89% oksigen.

2) Besi + Sulfur (belerang) → Besi Sulfida
Pada reaksi ini, perbandingan jumlah besi dan sulfur dalam besi sulfida selalu 7:4 atau
63,64% besi dan 36,365 sulfur.

3) Karbon + Oksigen → Karbondioksida
Pada reaksi ini, perbandingan jumlah karbon dan oksigen dalam karbondioksida
selalu 3:8, atau 27,27% karbon dan 72,73% oksigen.

3

Tabel 1. Hasil Percobaan Proust

Massa Massa Massa air Sisa Hidrogen atau

Hidrogenyang Oksigenyang yangterbentuk Oksigen (gram)

direaksikan direaksikan (gram)

(gram) (gram)

189 -

2 8 9 1 gram Hidrogen

1 9 9 1 gram Oksigen

21 1 -

68

Dari tabel di atas terlihat, bahwa setiap 1 gram gas hidrogen bereaksi dengan 8 gram
oksigen, menghasilkan 9 gram air. Hal ini membuktikan bahwa massa hidrogen dan massa
oksigen yang terkandung dalam air memiliki perbandingan yang tetap yaitu 1 : 8, berapapun
banyaknya air yang terbentuk. Komposisi air akan selalu tetap, sepanjang air itu murni, tidak
bergantung dari sumber atau cara pembuatannya. Dari percobaan yang dilakukannya, Proust
mengemukakan teorinya yang terkenal dengan sebutan, Hukum Perbandingan Tetap, yang
berbunyi: “Setiap Senyawa tersusun dari unsur-unsur dengan perbandingan yang tetap”

c. Hukum Dalton
Hukum Dalton dikemukakan oleh John Dalton seorang ilmuwan Inggris tahun 1803.

Bunyi hukum Dalton adalah : Apabila ada 2 unsur membentuk 2 senyawa atau lebih,
apabila salah satu unsur dibuat perbandingan yang sama, maka unsur yang lain akan
membentuk perbandingan bulat dan sederhana
Hukum Dalton ini merupakan pengembangan dari hukum Proust, berikut contoh
percobaannya :

Tabel 2. Hukum Dalton

4

Contoh Hukum Dalton
Dari percobaan ada unsur nitrogen dan oksigen dengan massa berbeda, akan

menghasilkan berbagai senyawa oksida nitrogen. Ternyata apabila massa nitogen dibuat
sama, maka perbandingan massa Oksigen dalam senyawa oksida itu adalah :
Perbandingan massa O dalam senyawa I : senyawa II : senyawa III = 16 : 32 : 64 = 1 : 2
: 4 (merupakan perbandingan bulat dan sederhana)
Kesimpulan : Percobaan diatas sesuai hukum Dalton

d. Hukum Gay Lussac

Bunyi hukum gay lussac adalah : Pada temperatur (T) dan tekanan (P) yang sama,

dalam semua reaksi gas berlaku perbandingan koefisien reaksi = perbandingan volume.

Contoh Hukum Gay Lussac
2 H2 (g) + O2 (g) → 2 H2O (g)

2 liter 1 liter 2 liter

Perbandingan volume gas H2 : gas O2 : gas H2O = 2 : 1 : 2
N2 (g) + 3 H2 (g) → 2 NH3 (g)

1 liter 3 liter 2 liter

Perbandingan volume gas N2 : gas H2 : gas NH3 = 1 : 3 : 2

e. Hukum Gay Lussac

Gambar 2. Reaksi Pembakaran Metana
https://id.wikipedia.org

5

Hukum avogadro dikemukakan oleh Amedeo Carlo Avogadro seorang ilmuwan Italia
tahun 1811.

Bunyi hukum avogadro adalah : Pada temperatur (T) dan tekanan (P) yang sama,
semua jenis gas apabila volumenya sama maka jumlah partikelnya juga sama.
Contoh Hukum Avogadro

Hubungan Avogadro dengan reaksi kimia adalah dalam semua reaksi kimia antar gas,
perbandingan volume gas juga merupakan perbandingan jumlah partikel gas yang terlibat
dalam reaksi tersebut.
H2 (g) + Cl2 (g) → 2 HCl (g)
1 liter 1 liter 2 liter
Perbandingan volume gas H2 : gas Cl2 : gas HCl = 1 : 1 : 2
(perbandingan Gay Lussac)
Perbandingan jumlah partikel gas H2 : gas Cl2 : gas HCl = 1 : 1 : 2
(perbandingan Avogadro)

6

Link untuk tambahan belajar materi konsep Hukum-Hukum Dasar Kimia :
https://www.youtube.com/watch?v=rAPSrJJg9hQ

4. Forum Diskusi

Bandingkanlah proses pembakaran kertas yang dimasukan kedalam
sebuah wadah seperti gelas yang kemudian ditutup dengan pembakaran

kertas pada ruang terbuka.

7

C. PENUTUP

1. Rangkuman

1. Rekasi kimia yang ada di dalam kehidupan sehari – hari, bahwasannya massa
sebelum dan sesudah reaksi memiliki jumlah yang sama.

2. Hukum-hukum dasar kimia adalah hukum-hukum yang mendasari semua
perhitungan zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia/stoikiometri

2. Tes Formatif
1. Gas Metana dibakar dengan oksigen, menurut reaksi yang belum setara : CH4(g) +

O2(g) → CO2 + H2O(g). Perbandingan volume gas gas yang terlibat dalam reaksi
menurut hukum Gay Lussac yang paling tepat adalah....

Volume Gas(L)

CH4 O2 CO2 H2O
A2 332

B1 221

C2 431

D3 636

E3 868

2. Unsur karbon dan unsur oksigen dapat membentuk dua macam senyawa. Persentase

massa unsur-unsur penyusun senyawa I dan II sebagai berikut:

No Senyawa Persentase Unsur
1I
CO
40 60

2 II 25 75

Perbandingan massa C dalam senyawa I dan II sesuai Hukum Dalton adalah ....

a. 1 : 2

b. 1 : 3

c. 2 : 1

d. 3 : 1

3. Perhatikan tabel berikut!

8

No Massa (gram)
Pb S PbS

1. 10 1,6 11,6

2. 15 15 17,4

3. 30 4,8 34,8

Jika massa Pb yang digunakan sebanyak 25 g, massa S yang diperlukan sebanyak
....
a. 1 gram
b. 2 gram
c. 4 gram
d. 5 gram
e. 6 gram
4. Pada ruang tertutup dilakukan pembakaran 7 gram besi dengan 4 gram sulfur
menghasilkan besi sulfida sebanyak 11 gram. Kenyataan ini sesuai hukum dasar
kimia, yaitu ....
a. Hukum Perbandingan Tetap (Proust)
b. Hukum Perbandingan Volume (Gay Lussac)
c. Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier)
d. Hukum Perbandingan Berganda (Dalton)
e. Hukum Perbandingan Molekul (Avogadro)
5. Asam sulfat merupakan salah satu bahan kimia yang banyak digunakan di
laboratorium maupun industri. Pembuatan asam sulfat yang dilakukan melalui
proses kontak, salah satu tahapannya membakar belerang murni di udara sehingga
terbentuk gas SO2. Persamaan reaksinya: S(s) + O2 (g) → SO2(g) Berikut data hasil
percobaan pembakaran belerang murni menghasilkangas SO2.

Percobaan Massa zat sebelum reaksi Massa zat setelah reaksi
SO2 Zat Sisa
1 S (gram) O2 (gram) 64 -
2 128 6 gram S
32 32

70 64

9

Hukum dasar kimia yang mendasari wacana tersebut adalah ......
a. Hukum Lavoisier
b. Hukum Proust
c. Hukum Dalton
d. Hukum Gay Lussac
e. Hukum Avogadro

10

3. Daftar Pustaka
https://www.chem8sci.com/hukum-hukum-dasar-kimia/
https://www.youtube.com/watch?v=rAPSrJJg9hQ
DMC Productin. 2021. Pahami ini, Maka Kamu Pasti Bisa Lulus. Yogyakarta: DMC
Production
Dwi Rahayu, Agustina. 2011. Kupas Tuntas 1001 Soal Kimia. Yogyakarta: Pustaka
Widyatama
Haris Watoni, A. 2018. Pena Emas OSN Kimia SMA. Bandung: Yrama Widya
Purba, Michael. 2017. Kimia untuk SMK/MAK. Jakarta: Erlangga

11

KUNCI JAWABAN TES FORMATIF
1. D 3. C 5. B
2. C 4. C

12

Hukum -Hu
Ki m i a ( Hu k u

dan Hukum

“Esta plantilla ha sido

k u m Dasar
u m La v o si er
m Pr ou st )

creada por Slidesgo”

Huk um -Huk um

01 Hu k u m La v
Massa)

02 Hu k u m Pr o
Tet a p )

“Esta plantilla ha sido

m Dasar Ki m i a

v o si er ( Kek ek al an
ou st (Per b an d in g an

creada por Slidesgo”

Apersepsi



Pr e

“Esta plantilla ha sido

et est

creada por Slidesgo”

IPK d an
Pem b el

“Esta plantilla ha sido

Tu j u a n
laj ar an

creada por Slidesgo”

Indikator Pencapaia

● 3.5.1 Menjelaskan ko
yaitu hukum Lavoisier

● 3.5.2 Memahami M
dasar Kimia (hukum La

● 3.5.3 Menganalisis
disajikan untuk men
kimia (Hukum Lavosier

“Esta plantilla ha sido

an Kompetensi

onsep hukum dasar kimia
dan hukum Proust.

Memahami hukum-hukum
avoisier dan hukum Proust

data percobaan yang
nyimpulkan hukum dasar
r dan Hukum Proust).

creada por Slidesgo”

TUJUAN PEM

Melalui pendekatan Saintifik, student cente
pembelajaran Problem Based Learning dengan

penyelidikan sederhana dan mengolah i
HOTS), diharapkan peserta didik dapat m
membuktikan (C5) hukum-hukum dasar kim
menyelesaikan perhitungan kimia serta mamp
(P4) dari data hasil percobaan menggunakan
peserta didik dapat membangun kesadaran
responsip (berfikir kritis dan proaktif (kreatif)

dengan baik (kolaborasi, religious, b

“Esta plantilla ha sido

MBELAJARAN

er learning dan TPACK menggunakan model
n menggali informasi dari berbagai sumber belajar,
informasi (berpikir kritis, literasi, kolaborasi,
menghitung (C2), membandingkan (C4) dan
mia (Hukum Lavoisier dan Hukum Proust) untuk
pu mempraktekkan (P3) dan mengintegrasikan
n hukum-hukum dasar kimia kuantitatif, sehingga
n akan kebesaran Tuhan YME, memiliki sikap

serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama
berpikir kritis, kreatif dan komunikasi).

creada por Slidesgo”

Hu k u m Kek

Gamba

“Esta plantilla ha sido

elan Massa

ar Donat

creada por Slidesgo”

Huk um

“Esta plantilla ha sido

Pr ou st

creada por Slidesgo”





PEMB
KELOMP
KERJA SA
MELAKSAN

BAGIAN
POK DAN
AMA DALAM
NAKAN LKPD

Li n k Bel a j a

h t t p s: //w w w
y XsZ_2x Ba L0

Tr i st eza

h t t p s: //w w w
u CBw 7w TDO

Am o r

“Esta plantilla ha sido

a r La i n n y a

w .y ou t u b e.com /w at ch?v=
0

w .y ou t u b e.com /w at ch?v=
Or w

creada por Slidesgo”

Terima

akasih

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)

Hukum Hukum
Lavosier Proust

Nama
Kelompok:


Click to View FlipBook Version