The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by widya pustaka SMP Negeri 5 melaya, 2021-04-06 01:26:34

Tumbuhan Obat & Satwa liar

tumbuhan obat & satwa liar

mencapai 2 meter. Helai daun Khasiat dan cara pengolahannya:
berbentuk bundar atau lonjong, • Mengobati penyakit saluran
lanset, bundar telur atau belah
ketupat yang dimulai dari air kencing dan batu ginjal:
pangkalnya. Ciri khas tanaman Tangkai dan daun kumis
ada pada bagian kelopak bunga kucing sebanyak 10 lembar
berkelenjar, urat dan pangkal kemudian ditambahkan daun
berbulu pendek dan jarang meniran sebanyak 5 lembar.
sedangkan di bagian yang Lalu direbus dengan 2 gelas
paling atas gundul. Bunga bibir, air sampai mendidih dan
mahkota yang bersifat terminal saring hingga menjadi 1 gelas.
yakni berupa tandan yang keluar Diminum 1 kali sehari.
dari ujung cabang. Helai bunga • Mengobati demam: 10 buah
tumpul dan berbentuk bundar. akar kumis kucing dicuci,
Habitat: rebus dengan 3 gelas air.
Dapat ditemukan di lahan- Setelah mendidih, saring,
lahan pertanian, untuk dan ambil airnya. Minum air
produksi sebaiknya dipilih rebusan ini 1 gelas sehari.
tanah yang gembur, subur, • Meredakan gejala reumatik:
banyak mengandung humus/ 5-7 lembar daun kumis kucing
bahan organik dengan tata yang dilumatkan hingga
air dan udara yang baik. menjadi 1 sendok makan, 5
Curah hujan yang ideal bagi lembar makan daun meniran
pertumbuhan tanaman ini yang sudah dilumatkan hingga
adalah lebih dari 3.000 mm/ menjadi 1 sendok makan,
tahun. Dengan sinar matahari lalu direbus dengan 1 gelas
penuh tanpa ternaungi. air sampai airnya tinggal 3/4.
Naungan akan menurunkan Saring. Lalu diminum.
kadar ekstrak daun. Keadaan • Mengobati sakit pinggang: 7
suhu udara yang baik untuk lembar daun dan 2 buah akar
pertumbuhan tanaman ini kumis kucing dicuci. Rebus
adalah panas sampai sedang. dengan 1 gelas air. Biarkan
Bagian tanaman yang dapat satu malam, baru diminum.
dijadikan obat:
Daun dan akar.


33

© Lusi Dianti Duryat

Pandan Wangi

Fragrant Pandan

(Pandanus amaryllifolius Roxb.)

34

Nama daerah: Bagian tanaman yang dapat
Pandan (Jawa), Serake bangu dijadikan obat:
(Aceh), Pandang (Batak), Pandan Daun.
musang (Minangkabau), Pandan Kandungan kimia:
wangi (Melayu), Pandan rampe Alkaloida, saponin, flavonoida,
(Sunda), Pandan room (Madura), tanin, polifenol dan zat warna
Pandan wangi (Jawa Tengah). hijau.
Deskripsi: Khasiat dan cara pengolahannya:
Tumbuhan perdu dengan tinggi • Mengobati lemah syahwat:
± 7 m. Batang tegak, lunak, dan
bulat. Daun tunggal, memeluk Daun pandan sebanyak 5
batang berbentuk lanset dengan lembar dengan air 3 gelas
tepi berduri dan ujung runcing. direbus sampai mendidih
Pertulangan daun sejajar dan selama 15 menit. Air rebusan
berwarna hijau dengan panjang dibagi menjadi 2 gelas.
sekitar 75-90 cm dan lebar 8-10 Diminum pada saat pagi dan
cm. Bunga majemuk, bentuk sore hari.
bongkol, berkelamin dua terletak • Pewarna makanan: Daun
di ketiak daun. Bunga jantan pandan dihaluskan lalu
berdiri sendiri, bentuk lonjong, campurkan dengan air dan
dan daun pelindung bentuk peras sambil disaring. Air
lanset. Benang sari terkumpul perasannya dapat digunakan
rapat pada poros tongkol dan sebagai pewarna makanan.
berwarna putih kotor. Buah
tipe batu berwarna jingga dan
berbentuk bulat telur. Akarnya
serabut dan berwarna cokelat.
Tumbuh menjalar, sehingga dalam
waktu singkat menjadi rumpun
yang lebat.

Habitat: © Lusi Dianti Duryat
Dapat ditemukan di tepi sungai,
rawa, dan tempat-tempat
bertanah lembab sampai
ketinggian 500 meter di atas
permukaan laut.

35

© Dwi Andayaningsih

Markisa

Passion Fruit
(Passiflora quadrangularis L.)

36

Nama daerah: Kandungan kimia:
Rubis (Palembang), Belewa Daun, batang dan buah
(Melayu), Markusa (Sunda), mengandung saponin,
Markisah (Jawa). polifenol. Batang dan buah juga
Deskripsi: mengandung flavonoida.
Tumbuhan semak, menjalar, Khasiat dan cara pengolahannya:
dengan panjang ± 10 m. • Peluruh air seni dan kencing
Batangnya berwarna hijau
kecokelatan, bersegi empat, lunak, nanah: Daun segar sebanyak
dan halus. Daunnya tunggal, 5-8 lembar, dicuci, lalu direbus
berbentuk lonjong, tersebar dengan 2 gelas air selama
dengan panjang sekitar 7-20 cm 25 menit. Setelah dingin lalu
dan lebar 5-14 cm. Tepi daun rata, disaring. Hasil saringan dibagi
ujung runcing, pangkal membulat, dua dan diminum dua kali,
pertulangan daun berwarna hijau yaitu pada saat pagi dan sore
dan menyirip dengan permukaan hari.
licin. Bunga tunggal, bulat dan • Sumber antioksidan: Buahnya
berkelamin dua. Bunga terletak dikonsumsi.
di ketiak daun dengan tangkai • Mencegah kerutan pada
bergerigi, panjang sekitar 3-4 cm, wajah: Siapkan biji Markisa,
berwarna hijau dengan mahkota pisahkan antara biji dan air,
dan kelopak lonjong. Buahnya serta lapisan lender dari
berwarna hijau keputih-putihan sari buahnya. Lalu haluskan
dan berbentuk lonjong dengan bijinya. Setelah halus,
panjang ± 20 cm, serta diameter tambahkan sedikit air, lalu
± 15 cm. Biji bulat pipih, panjang ± diaduk hingga rata. Oleskan
0,3 cm dan berwarna putih. Akar secara merata pada wajah,
tunggang dengan warna putih tunggu 15-20 menit. Bilas
kotor. dengan air lalu terakhir
Habitat: usapkan es batu yang telah
Dapat ditemukan di hutan dataran dibungkus oleh handuk.
rendah hingga dataran tinggi. Bersihkan dengan handuk
Bagian tanaman yang dapat yang kering.
dijadikan obat:
Daun, batang dan buah.

37

© Dwi Andayaningsih

Ceplukan

Cutleaf Groundcherry

(Physalis angulata L.)

Nama daerah: tanah kosong yang bertanah
Kopok-kopokan (Bali), Cecenet lembab namun tidak becek.
(Sunda), Nyornyoran (Madura), Tumbuh tegak dengan tinggi
Leletokan (Minahasa), Kenampok tanaman sekitar 30-50 cm. Batang
(sasak), dan Lapunonat (Tanimbar, berwarna hijau bentuk persegi,
Seram). dan bercabang. Daun berseling
Deskripsi: dan berlekuk, bertangkai 7-25
Tumbuhan semak semusim, dan mm, dengan bentuk bulat telur
tergolong sebagai tanaman liar. memanjang dan ujungnya lancip.
Tumbuh begitu saja di tanah- Ukuran panjang 3,5-10 cm dan
lebar 2,5 cm. Pada permukaan

38

daun bagian atas berwarna hijau, diremas-remas hingga lembut.
dan permukaan bawah berwarna Oleskan sekitar bisul dan bisul
hijau muda dan berambut halus. akan cepat mengering.
Bunga dan buah keluar dari ketiak • Mengobati gusi berdarah:
daun, buahnya berbentuk seperti Cukup mengkonsumsi 30
lampion atau lentera, bila sudah buah ciplukan segar setiap
masak berwarna kuning, rasanya hari dengan teratur.
manis agak keasam-asaman.

Habitat: • Mengobati influenza: 2 buah
Dapat ditemukan pada ketinggian batang pohon ciplukan lalu
hingga 1.800 meter di atas direbus dengan 2 gelas air,
permukaan laut. saring dan diminum 2 kali
Bagian tanaman yang dapat sehari, pada pagi dan sore
dijadikan obat: hari.
Akar, buah, dan daun.
Kandungan kimia: • Mengobati diabetes: Ambil
Buah mengandung vitamin C, bagian akar sebanyak 2 buah
Gula, Fisalin, Tanin, Kriptoxanin, kemudian bersihkan, sebelum
Polifenol, dan Steroid. Biji direbus, ada baiknya diamkan
mengandung asam palmiat, beberapa saat akar ciplukan
stearat. Flavonoid dan saponin tersebut sampai menjadi
terletak pada daun dan tunas. layu. Kemudian rebus akar
Alkaloid terletak pada akarnya. ciplukan dengan 3 gelas air
Chlorogenic acid terletak pada sampai mendidih dan hanya
batang dan daun. Selain zat tersisa kurang lebih 1 gelas
bermanfaat di atas masih ada saja. Kemudian saring dan
zat lainnya seperti asam malat, minum 1 kali sehari dan
asam sitrun, dan H2O yang semua lakukan secara rutin.
zat-zat tersebut dapat membantu
kesehatan tubuh. • Menurunkan darah tinggi:
Khasiat dan cara pengolahannya: 5 butir buah ciplukan segar
• Mengobati bisul: 1 genggam kemudian rebus dengan air
sebanyak 1 gelas ukuran
daun ciplukan ditambah 1 sedang selama kurang lebih
sendok teh adas dan 1 lembar 10 sampai 15 menit. Saring
daun sirih dicampurkan dan air rebusan dan dinginkan
sejenak kemudian minum 2
kali sehari.

39

© Muhammad Khoir

Pohpohan

(Pilea melastomoides (Poir.) Bl.)

40

Nama daerah: Kandungan kimia:
Poh-pohan (Sunda). Kalsium lebih tinggi jika dibanding
Deskripsi: daun singkong dan bayam.
Tumbuhan terna, dengan tinggi Khasiat dan cara pengolahannya:
mencapai 1 meter. Batang • Mempercepat proses
tegak, lunak dan beralur-alur.
Daun tersebar dengan tangkai pengeringan dan
bertelinga. Daun memiliki aroma penyembuhan luka: Daun
yang khas apabila diremas dan sebanyak 10 lembar
merupakan daun tunggal. Helaian dihaluskan dan ditempelkan
daun berbentuk oval, berujung ke bagian tubuh yang luka dan
runcing dan tepi daunnya tunggu hingga mengering.
bergerigi. Bunga majemuk • Daun segarnya dijadikan
bongkol dengan warna merah lalapan.
diujungnya. Bongkol hijau dengan
ujung jingga cokelat hingga merah
bata, mengangguk dan tegak
setelah menjadi buah. Setelah
buahnya mekar akan menyebar
berbentuk lingkaran dengan
bulu-bulu halus berwarna putih,
setelah buah masak penuh biji
akan ringan terbawa angin.

Habitat:
Dapat ditemukan di tanah-tanah
terlantar yang subur, tepi sungai,
tepi jalan, kebun-kebun teh dan
kina, terutama di bagian yang
lembab, sawah yang mengering
hingga ketinggian 2.500 meter di
atas permukaan laut yang hanya
ditemukan di pulau Jawa.

Bagian tanaman yang dapat © Muhammad Khoir
dijadikan obat:
Daun.

41

© Dwi Andayaningsih

Delima

Pomegranate
(Punica granatum L.)

42

Nama daerah: Kandungan kimia:
Glima (Aceh), Glimau mekah Akar, kulit batang, dan buah
(Gayo), Dalimo (Batak), Delima mengandung saponin dan
(Melayu), Dlima (Jawa Tengah), flavonoida. Disamping itu, akar
Dhalima (Madura), Jeliman juga mengandung polifenol,
(Sasak), Talima (Bima), Dila daelak sedangkan bagian kulit batang dan
(Roti), dan Lekokase (Timor). buah juga mengandung tanin.

Deskripsi: Khasiat dan cara pengolahannya:
Tanaman perdu dengan tinggi • Mengobati disentri: Daun
sekitar 2-5 meter. Batang berkayu,
bentuk bulat, bercabang dan delima segar sebanyak
berduri. Batang yang masih muda 10 lembar, rimpang temu
berwarna cokelat sedangkan giring setengah ibu jari, dan
batang yang sudah tua berwarna daun jambu biji 5 lembar,
hijau tua. Daun tunggal berwarna ditambahkan air sebanyak 1
hijau dengan panjang sekitar 1-8 gelas. Direbus dan diminum 1
cm dan lebar sekitar 5-15 mm, kali setiap harinya sebanyak 1
bentuk lanset, dan bertulang daun gelas selama 7 hari.
menyirip. Bunga tunggal di ketiak • Mengobati keputihan: Kulit
daun, bagian mahkota membulat buah delima segar sebanyak
berwarna merah atau kuning. 10 lembar, daun beluntas
Buah berbentuk bulat berwarna segar 5 lembar, tapak liman
hijau kekuningan dengan diameter 5 lembar, dan manjakani 5
5-12 cm. Akar tunggang berwarna buah, dengan air sebanyak 1
kuning kecokelatan. gelas. Direbus dan diminum 1
Habitat: kali setiap harinya sebanyak 1
Dapat ditemukan di daerah gelas selama 7 hari.
subtropis sampai tropis dan • Sebagai obat cacing: Akar
dataran rendah sampai ketinggian delima 1 jari dan rimpang
1.000 meter di atas permukaan temu giring segar 1 jari,
laut. ditambahkan air sebanyak 1
Bagian tanaman yang dapat gelas. Direbus dan diminum 1
dijadikan obat: kali setiap harinya sebanyak 1
Akar, kulit batang, daun dan buah. gelas selama 4 hari.

43

© Lusi Dianti Duryat

Rosmarin

Rosemary

(Rosmarinus officinalis L.)

Nama daerah: bagian atas berwarna hijau
Rosmari (Jawa). gelap sedangkan bagian bawah
Deskripsi: berwarna keabuan. Bentuk
Tumbuhan herba, dapat daun oval, sempit dan kecil,
tumbuh hingga 1 meter. Daun serta berujung runcing. Bunga
ini dapat tumbuh 1,5-2 m.

44

Bunganya berwarna ungu pucat • Mengatasi bau badan: Daun
hingga biru gelap. Rosemary digiling menjadi
Habitat: bubuk dan digunakan untuk
Dapat ditemukan di hutan mandi. Selain itu,dapat juga
subtropis dan tropis. membuat teh dari daun
Membutuhkan udara yang kering rosemary dan digunakan
dan sejuk. Dapat bertahan dalam untuk mandi.
kondisi tanah yang kering dan
dapat terserang hama dan mati • Menghambat infeksi pada
jika tanah tergenang air. luka: 10 lembar daun segar
Bagian tanaman yang dapat Rosemary dihaluskan lalu
dijadikan obat: ditempel ke luka sambil
Daun dan bunga. ditekan.
Kandungan kimia:
Daun dan bunga mengandung • Sebagai teh relaksasi:
Chineol, Minyak atsiri, Borneol, Gunakan 1 sendok teh per
Therein, Champor, Bornyl asetat, gelas air panas, diamkan
Minyak esensial, Zat besi, selama 10 menit, saring dan
Carsonic, Kalsium, dan Vitamin nikmati beberapa gelas sehari.
B6. Uap yang keluar dari teh yang
telah diseduh juga dapat
dihirup untuk menenangkan
pikiran.

Khasiat dan cara pengolahannya: Catatan:
• Meningkatkan kesuburan Dalam jumlah kecil minyak
Rosemary dapat menyebabkan
rambut: Satu sendok makan iritasi pada lambung, ginjal dan
minyak Rosemary dicampur usus. Dosis yang lebih besar
dengan 2 sendok minyak mungkin beracun. Jangan pernah
almond lalu dipijat kulit kepala menelan lebih dari setetes
selama 20 menit setiap hari minyak rosemary terkonsentrasi.
selama 6-7 bulan. Disarankan agar ibu hamil harus
• Melegakan hidung tersumbat, menghindari konsumsi dalam
flu, alergi dan sinus: Aroma jumlah besar. Hal ini dapat
minyak Rosemary dihirup menyebabkan kontraksi rahim
dapat membantu melarutkan bahkan keguguran.
pernapasan yang tersumbat.

45

© Lusi Dianti Duryat

Terung

Eggplant
(Solanum melongena L.)

46

Nama daerah: dengan ketinggian sampai 1.200
Trueng (Aceh), Trong (Gayo), meter di atas permukaan laut.
Terung (Batak), Tiung (Batak Bagian tanaman yang dapat
Toba), Toru (Nias), Tiung dijadikan obat:
(Lampung), Terong (Melayu), Daun, buah dan akar.
Terung (Jawa Tengah), Terong Kandungan kimia:
(Sunda), Tirung (Bali), Atimbu Daun, buah dan akar mengandung
(Gorontalo), Bodong-bodong saponin dan flavonoida.
(Makasar), Iterung (Bugis), Terong Khasiat dan cara pengolahannya:
(Sasak), Kaduwi (Bima), Kenduru • Mengobati asma: Akarnya
(Sumba), Kaumenu (Timor).
Deskripsi: sebanyak 3-5 buah, direbus
Tumbuhan perdu dengan tinggi ± dan disaring lalu diminum air
1,75 m. Batang berbentuk bulat rebusannya.
dan berkayu, sedikit berambut • Mengobati sakit gigi, gusi
dan berwarna putih kotor. Daun bengkak dan radang mulut:
tunggal, berbentuk bulat telur, Daun sebanyak 3-4 lembar
dengan ujung runcing, dan direbus dalam 2 gelas air.
pangkal berlekuk. Tepi daun Kemudian air rebusannya
berombak, panjang daun sekitar dapat digunakan untuk
3-15 cm dan lebar 2-9 cm. mencuci mulut dan berkumur-
Pertulangan daun menyirip, dan kumur.
berwarna hijau. Bunga majemuk • Menjarangkan kelahiran: Buah
dan berwarna hijau pucat, terung segar sebanyak 1-2,
berseling, kelopak bertajuk lima, dicuci lalu dikupas, diiris-iris
berambut kasar, dan berbentuk dan dimakan sekaligus.
lonceng. Mahkota bertajuk lima
dan sisi luar berambut. Buah buni,
berbentuk bulat dan berwarna
hijau. Biji pipih, kecil, licin,
dan berwarna kuning. Akarnya
tunggang dan berwarna cokelat
muda.

Habitat:
Dapat ditemukan di dataran
rendah hingga dataran tinggi

47

© Lusi Dianti Duryat

Ranti

Black Nightshade
(Solanum nigrum L.)

48

Nama daerah: • Mengobati infeksi saluran
Leunca (Sunda), Ranti (Melayu). kencing: Campurkan luenca
Deskripsi: dan meniran masing-masing
Tumbuhan terna tahunan, sebanyak 15 lembar. Direbus
mempunyai ketinggian batang dengan 3 gelas air hingga
mencapai 1 meter. Batang tidak tersisa 1 gelas. Minum 3 kali
berkayu dan mempunyai bulu sehari.
halus. Daun bercabang, bunga
berwarna putih dengan kepala • Mengobati radang kulit: Rebus
sari berwarna kuning. Sedangkan 10 lembar herba segar atau 15
buah berwarna cokelat kehitaman lembar herba kering dengan
apabila sudah matang. 3 gelas air hingga tersisa 1
gelas. Minum 2 kali sehari.

Habitat:
Dapat ditemukan di berbagai
tempat dataran rendah sampai
3.000 meter di atas permukaan
laut.

Bagian tanaman yang dapat
dijadikan obat:
Daun dan buah.

Kandungan kimia:
Glikoalkaloid solanin, solasonin,
solamargin, solasodin, solanidin,
diosgenin, tigogenin, atropine,
saponin, kalsium, fosfor, zat besi,
Vitamin A dan C.

Khasiat dan cara pengolahannya: © Lusi Dianti Duryat
• Mengobati demam: Daun

leunca 10-15 lembar
dimasukkan ke dalam air
sebanyak 5 gelas. Direbus
sampai mendidih selama 15
menit. Lalu, diminum 3-4 kali
sehari.

49

© Lusi Dianti Duryat

Sorgum

Sorghum
(Sorghum bicolor (L.) Moench.)

50

Nama daerah: Khasiat dan cara pengolahannya:
Jagung Centelan (Jawa), Gandrung • Bahan pangan alternatif:
(Sunda).
Deskripsi: Kandungan karbohidrat biji
Batang tegak dapat tumbuh Sorgum relatif sama dengan
hingga 6 meter. Daun seperti beras, bahkan kadar protein,
daun jagung, berbentuk lanset, kalsium, besi, dan posfor lebih
dengan bulu-bulu halus, tinggi. Kandungan protein
kedudukannya membungkus dan mineral yang tinggi ini
batang dan berseling dengan menunjukkan kelayakan
dua baris. Bunga majemuk, sorgum sebagai bahan pangan
bunga hermaprodit yakni terdiri alternatif.
dari bunga jantan dan betina. • Sebagai pakan ternak dan
Habitat: kompos: Batang, daun dan
Dapat ditemukan di hutan akar dapat dijadikan sebagai
subtropis dan tropis. Cukup pakan ternak dan kompos.
toleran terhadap tanah yang
kurang subur atau tanah
kritis, sehingga lahan-lahan
yang kurang produktif atau
lahan tidur dapat ditanami.
Toleran terhadap kekeringan
dan genangan air, relatif tahan
terhadap gangguan hama dan
penyakit.

Bagian tanaman yang dapat
dijadikan obat:
Biji dan batang.

Kandungan kimia: © Lusi Dianti Duryat
Mengandung protein, lemak,
karbohidrat, air, serat, dan zat
besi.

51

© Lusi Dianti Duryat

Pecut Kuda

Jamaica Vervain

(Stachytarpheta jamaicensis Vahl.)

Nama daerah: 1-1,5 cm. Bunga majemuk, bentuk
Jarong Lelaki (Sunda), bulir, tangkai pendek, kelopak
Ngadirengga (Jawa Tengah), bertajuk empat, panjang ± 5 mm,
Runjarum (Madura). dan berwarna hijau. Mahkota
Deskripsi: berwarna ungu berbentuk tabung,
Tumbuhan semak dengan tinggi bagian dalam berambut berwarna
sekitar 20-90 cm. Batang berkayu putih, bertajuk lima, tumpul,
berwarna hijau keputih-putihan, benang sari berjumlah dua. Jika
bulat, dan bercabang. Daun masih muda, buah berwarna
tunggal, berhadapan, bentuk hijau sedangkan jika sudah tua
seperti bulat telur, dan bagian berwarna hitam. Biji berwarna
ujung runcing. Bagian tepi hitam berbentuk jarum, panjang
beringgit, pangkal meruncing, ± 5 mm. Akar tunggang dan
panjang sekitar 4-9 cm dan lebar berwarna kuning muda.
2,5-5 cm. Pertulangan daun Habitat:
menyirip dan berwarna hijau, Dapat ditemukan di pinggir jalan
berbulu, tangkai berukuran sekitar dan kebun-kebun yang tidak

52

terawat. Dapat hidup di padang pagi dan sore hari, masing-
rumput dan area terbuka yang masing 1/2 gelas.
mendapatkan sinar matahari. • Mengobati bisul, luka dan
Tumbuhan ini juga biasanya radang kulit bernanah: Herba
ditemukan pada ketinggian hingga Pecut kuda segar 5-8 lembar
700 meter di atas permukaan laut. digiling sampai halus, lalu
Pecut kuda lebih tumbuh subur ditempelkan ke bagian tubuh
pada tanah berpasir. yang sakit.
Bagian tanaman yang dapat • Mengobati hepatitis A:
dijadikan obat: Bunga Pecut kuda sebanyak
Herba, bunga, dan akar. 5-10 tangkai dicuci sampai
Kandungan kimia: bersih, lalu dipotong-potong.
Glikosida, flavonoid dan alkaloid. Tambahkan gula batu
Khasiat dan cara pengolahannya: secukupnya, lalu direbus
• Mengobati radang dalam 3 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin,
tenggorokan dan batuk: disaring dan air saringannya
Pecut kuda segar sebanyak 3 diminum. Lakukan setiap hari
buah, 2 buah kencur ukuran sampai sembuh.
sedang, dan 2 siung bawang • Mengobati rematik: Herba
putih lalu ditumbuk sampai Pecut kuda segar sebanyak
halus. Ditambahkan 1/2 gelas 5-10 lembar dicuci, lalu
air gula sambil diaduk rata, dipotong-potong. Rebus
lalu diperas dan disaring. dalam 3 gelas air bersih
Selanjutnya air yang sudah sampai air rebusannya tersisa
disaring diminum 3 kali sehari 1 gelas. Setelah dingin,
selama 3-5 hari. saring dan air saringannya
• Mengobati keputihan: Akar dibagi untuk 2 kali minum,
Pecut kuda segar sebanyak yaitu pada pagi dan sore hari
5-6 buah, dicuci lalu diiris dan masing-masing 1/2 gelas.
tambahkan 3 gelas air bersih, Catatan:
lalu rebus sampai tersisa 1 Ibu hamil dilarang minum rebusan
gelas. Setelah dingin, disaring ramuan obat ini karena dapat
dan air saringannya dibagi menyebabkan keguguran.
untuk 2 kali minum yaitu pada

53

© Lusi Dianti Duryat

Stevia

Sweet Leaf

(Stevia rebaudiana Bertonii M)

54

Nama daerah: tunggang dan berwarna putih
Stevia (Jawa dan Sumatera). kotor.

Deskripsi: Habitat:
Tumbuhan semak dengan tinggi Dapat ditemukan di hutan
sekitar 30-90 cm. Batang bulat subtropis dan tropis.
berwarna hijau, berbulu, beruas Bagian tanaman yang dapat
dan bercabang. Daun tunggal dijadikan obat:
dan berbulu, dengan posisi Daun dan akar.
berhadapan, dan berbentuk Kandungan kimia:
bulat telur dengan ujung tumpul, Daun dan akar mengandung
pangkal runcing, tepi rata. saponin, flavonoida dan polifenol.
Panjang daun sekitar 2-4 cm dan Khasiat dan cara pengolahannya:
lebar 1-5 cm. Pertulangan daun • Mengobati penyakit kencing
menyirip. Bunga majemuk dan
berbulu, bentuk malai, berada manis: Daun segar sebanyak
di ujung dan di ketiak daun serta 4-6 lembar dengan 1 gelas air
berbentuk terompet. Kelopak panas. Direbus dan setelah
bunga berbentuk tabung. Buah dingin disaring. Hasil saringan
kotak, berambut dan berwarna diminum seluruhnya.
cokelat. Biji berbentuk jarum
berwarna putih kotor. Akarnya

© Lusi Dianti Duryat
55

Cocok Botol © Lusi Dianti Duryat
memiliki tinggi sekitar 60-70
African Marigold cm, tegak dan becabang. Daun
(Tagetes erecta L.) tunggal, menyirip berbagi sangat
dalam sehingga menyerupai daun
Nama daerah: majemuk menyirip gasal. Tajuk
Bunga Tahi Kotok (Betawi), anak daun pada kedua sisi 5-9,
Gumitir (Sunda).

Deskripsi:
Tumbuhan herba tahunan

56

bentuknya memanjang hingga Akar 5 buah dan daun
lanset menyempit, dengan bintik segar sebanyak 5 lembar
kelenjar bulat dekat, berwarna dilumatkan, lalu ditempelkan
hijau, Bunga berbentuk bonggol pada bagian tubuh yang sakit.
(flowerhead) yang dikelilingi daun • Mengobati batuk seratus hari
pelindung. Warna bunga kuning (Pertusis): Bunga sebanyak 15
atau jingga dan berbau tidak kuntum direbus dengan gula
sedap. merah. Air rebusan disaring,
Habitat: air saringan dibagi dua, lalu
Dapat ditemukan di daerah diminum pada saat pagi dan
terbuka yang terkena sinar sore hari.
matahari langsung dan lembab. • Mengobati sakit gigi: Bunga
Biasanya tumbuh di halaman sebanyak 5 kuntum dengan
rumah sebagai tanaman hias. dua gelas air sampai tersisa
Bagian tanaman yang dapat satu gelas. Setelah dingin,
dijadikan obat: disaring dan diminum airnya
Daun dan bunga. sehari dua kali. Masing-
Kandungan kimia: masing 1/2 gelas.
Bunga mengandung tagetiin, • Mengobati sakit mata: Satu
terthienyl, helenian, dan kuntum bunga yang segar
flavoxanthin. dicuci, lalu direbus. Setelah
Khasiat dan cara pengolahannya: dingin, disaring dan digunakan
• Mengobati gondongan untuk mencuci mata yang
sakit.
(Parotitis) dan pembengkakan • Mengobati biopeptisida:
payudara (mastitis): Bunga Giling bunga sebanyak 3
sebanyak 3-5 kuntum kuntum sampai halus, lalu
dilumatkan lalu dicampur tambahkan 4 gelas air. Saring
dengan cuka. Kemudian dan siap digunakan untuk
ditempelkan pada bagian menyiram tanaman.
tubuh yang sakit.

• Mengobati radang kulit
bernanah (Pyodermi):

57



DESKRIPSI
KUPU-KUPU

LEBIH DEKAT MENGENAL KUPU-KUPU

Kupu-kupu merupakan salah satu serangga (insekta) yang mudah
dikenali oleh setiap orang karena memiliki warna dan bentuk sayap
yang indah serta aktif di siang hari (diurnal). Salah satu serangga
terbang ini sering ditemukan di berbagai tempat, seperti di semak-
semak, pinggiran hutan, di sekitar pemukiman penduduk, kebun,
taman, tempat terbuka dan aliran air. Selain itu, penyebaran kupu-
kupu sangat tergantung dengan keberadaan tumbuhan sebagai
sumber pakan kupu-kupu dewasa maupun larva dan pengaruh faktor
lingkungan yang ada.
Serangga ini merupakan salah satu satwa yang digolongkan dalam
bangsa Lepidoptera. Secara etimologis, berasal dari bahasa Latin lepido
(sisik) dan bahasa Yunani-pteron (jamak ptera) yang berarti sayap,
sehingga Lepidoptera berarti kelompok serangga yang mempunyai
sayap bersisik. Sisik-sisik ini tersusun seperti genting serta memiliki
pola dan corak warna yang menarik. Bangsa Lepidoptera dicirikan
mempunyai dua pasang sayap yang tertutup sisik, memiliki ukuran
tubuh kecil sampai besar dengan tipe mulut penggigit pada fase larva
dan tipe mulut penghisap pada fase dewasa. Lepidoptera yang ada di
dunia mencapai 155.000 jenis dan kupu-kupu hanya menjadi bagian
kecil, yaitu sekitar 17.500 jenis.
Ciri lain yang membedakan kupu-kupu dengan ngengat adalah ujung
sungut (antenna) membesar seperti gada (clubbed), dan posisi
sayapnya terlipat secara vertikal atau tegak di atas tubuhnya pada saat
istirahat. Ngengat umumnya berwarna kurang menarik (suram), aktif
pada malam hari (nocturnal), antenna beragam seperti menyerupai
sisir, berbulu, menipis dan tidak pernah membesar dibagian ujung.
Umumnya, ngengat akan melipat sayap secara horizontal di atas
tubuhnya pada saat istirahat.
Interaksi tumbuhan dan kupu-kupu merupakan hubungan yang saling
menguntungkan. Pada interaksi ini, tumbuhan menyediakan sumber
pakan yaitu nektar, sedangkan tumbuhan mendapatkan keuntungan
yaitu terjadinya penyerbukan. Kupu-kupu penyerbuk secara ekologis
60

berperan dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem dan secara
tidak langsung dapat memperkaya keragaman hayati. Bentuk, warna,
dan aroma bunga dipergunakan sebagai petunjuk kupu-kupu dalam
mengunjungi bunga.
Morfologi kupu-kupu

Kupu-kupu memiliki morfologi yang terdiri dari:
1. Kepala (Head): Pada bagian ini terdapat mulut, dan sepasang

alat sensor berupa antenna. Bentuk mulut seperti tabung yang
menggulung (mirip belalai gajah) berfungsi untuk mengambil sari-
sari bunga.
2. Rongga dada (Thorax): Terdiri dari tiga ruas badan yang merupakan
tempat tumpuan 3 pasang kaki, dan juga terdapat dua pasang
sayap yang dilengkapi dengan otot-otot yang berfungsi untuk
menggerakan sayap dan kaki kupu-kupu.
3. Perut (Abdomen): Berfungsi sebagai saluran pencernaan, dan

61

tempat alat vital lainnya, seperti jantung, alat kelamin, serta organ-
organ reproduksi yang semuanya terletak di perut.

Selain memiliki tiga ruas pada bagian morfologinya, kupu-kupu memiliki
bagian tambahan, antara lain :
1. Mata kompon (Compound eye) : Mata kompon kupu-kupu terdiri

banyak lensa hexagonal seperti halnya pada mata kompon serangga
lainnya. Kupu-kupu hanya dapat melihat warna merah, hijau dan
kuning saja.
2. Probosis (Proboscis) : Kupu-kupu dewasa menghisap nektar
bunga dan cairannya dengan menggunakan proboscis atau
mulut penghisap yang seperti sedotan belalai Gajah. Ketika tidak
digunakan, proboscis ini akan digulung melingkar seperti selang air.
3. Palp labial (Labial palps) : Palp labial membantu kupu-kupu untuk
menentukan apakah tumbuhan itu merupakan makanan atau
bukan.
4. Sayap depan (Forewing) : Sayap depan merupakan sayap yang
berada di bagian atas.
5. Sayap belakang (Hindwing) : Sayap belakang merupakan sepasang
sayap yang berada dibagian bawah. Pada family Papilionidae,
kita dapat melihat adanya perpanjangan sayap belakang yang
menjuntai, menyerupai ekor. Karena itulah family Papilionidae
sering juga disebut sebagai “Swallowtails”.
6. Kaki (Legs) : Kupu-kupu mempunyai sepasang kaki pendek yang
berada di depan, dan dua pasang kaki yang lebih panjang di
belakangnya. Kaki, terutama sepasang yang ditengah, dilengkapi
dengan sensor penciuman yang membuat kupu-kupu dapat
merasakan kandungan kimia pada tempatnya hinggap.
7. Antena : Antena merupakan alat sensor yang terdapat di kepala
serangga dewasa, dan berjumlah sepasang. Antena ini digunakan
62

untuk mencium dan sebagai pengatur keseimbangan, dua ujung
antena yang sedikit membulat disebut sebagai antennal club.

Siklus Hidup 1

72

63

54

Keterangan:
1. Telur, 2. Larva (ulat), 3. Persiapan menjadi pupa, 4. Pupa (Kepompong),

5. Pupa akhir, 6. Kupu-kupu keluar dari pupa, 7. Kupu-kupu sedang
meletakkan telur.

Kupu-kupu dalam perkembangbiakan mengalami metamorphosis
sempurna, metamorphosis berasal dari bahasa Yunani dari kata meta
yang artinya setelah dan morphe yang artinya bentuk. Metamorfosis
merupakan perubahan bentuk secara internal dan eksternal (morfologi)
dari suatu satwa yang berlangsung dalam perkembangan normal
Kupu-kupu memiliki siklus hidup yang unik, karena selama hidupnya
kupu-kupu mengalami metamorphosis melewati empat tahapan yang
berbeda. Daur hidup kupu-kupu meliputi telur, larva, pupa, dan kupu-
kupu dewasa.

63

© Ahmad Baihaqi

Lemon emigrant
Catopsilia pomona (Linnaeus, 1775)

64

© Ahmad Baihaqi

Deskripsi: dengan banyak kepakan sayap,
Panjang sayap berkisar 50–70 terutama jika matahari mulai
mm. Tubuh berukuran sedang. meninggi. Pada pagi hari kadang-
Jenis yang memiliki banyak variasi kadang terlihat berjemur dengan
dengan sayap berwarna kuning sayap terbentang. Dalam waktu
muda, kuning dengan bercak tertentu, dalam jumlah banyak
cokelat dibagian permukaan sayap mengunjungi kubangan lumpur.
bagian bawah, putih atau putih Penyebaran di Dunia:
kehijauan. Termasuk jenis migran Indonesia, India, Kamboja,
terutama pada awal musim Singapura, Laos, Vietnam,
kemarau. Myanmar, Thailand, Malaysia,
Habitat dan Kebiasaan: Filipina, dan Australia.
Dapat ditemukan di dataran Penyebaran di Indonesia:
rendah terbuka, seperti padang Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
rumput, semak, taman, hutan Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
kota serta hutan mangrove. Maluku, dan Papua.
Gemar mengunjungi bunga-bunga
yang bermekaran. Terbang cepat

65

© Muhammad Khoir

Plain tiger
Danaus chrysippus (Linnaeus, 1758)

66

© Ahmad Baihaqi

Deskripsi: sekolah dan taman kota hingga
Rentang sayap mencapai 65 ketinggian 1.500 meter di atas
mm. Pola warna utama berupa permukaan laut. Aktif terbang
kombinasi antara hitam, orange, pada siang hari (diurnal) dan
cokelat dan putih. Permukaan sering terbang berkelompok.
sayap berwarna orange dan Penyebaran di Dunia:
cokelat pada ujung sayap depan Indonesia, Afrika, Israel, Suriah,
dengan bercak putih sedangkan Libanon, Palestina, Yordania,
sayap bawah berwarna orange Mesir, Arab Saudi, Yaman, Oman,
dengan bercak hitam di Bahrain, Qatar, Irak, Kuwait, Uni
tengahnya. Pada permukaan Emirat Arab, India, Tiongkok
bawah sayap belakang terdapat bagian selatan, Malaysia,
beberapa bercak warna hitam. Kamboja, Singapura, Laos,
Tepi sayap belakang dibatasi Vietnam, Myanmar, Thailand
oleh garis tidak beraturan yang sampai Taiwan, Filipina, Fiji,
berwarna hitam. Jepang, dan Australia.
Habitat dan Kebiasaan: Penyebaran di Indonesia:
Dapat ditemukan di area terbuka, Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
padang rumput, hutan yang Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
berdaun kering, hutan sub-tropis, Maluku, dan Papua.
kebun, sekitar pemukiman,

67

© Muhammad Khoir

Gray pansy
Junonia atlites (Linnaeus, 1763)

68

© Ahmad Baihaqi

Deskripsi: air. Terbang dengan cepat
Panjang sayap berkisar 50–60 menjelang siang hari. Terlihat
mm. Sayap bagian atas berwarna tenang pada saat menghisap
abu-abu muda dengan garis tepi nektar dan saat berjemur.
yang tidak teratur berwarna Penyebaran di Dunia:
cokelat tua. Terdapat serangkaian Indonesia, India, Sri Lanka,
pola bintik mata, berjajar di Tiongkok bagian Selatan,
tepi sayap depan hingga sayap Malaysia, Kamboja, Singapura,
belakang, bagian dalam berwarna Laos, Vietnam, Myanmar,
hitam dan setengahnya orange. Thailand, dan Filipina.
Pada musim kemarau warna sayap Penyebaran di Indonesia:
menjadi lebih pucat. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
Habitat dan Kebiasaan: Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
Dapat ditemukan di semak atau dan Maluku.
rumput-rumputan yang tergenang

69

© Ahmad Baihaqi

Tailed Green Jay
Graphium Agamemnon (Linnaeus, 1758)

70

© Ahmad Baihaqi

Deskripsi: serta hutan mangrove. Bergerak
Panjang sayap berkisar 42 – 45 cepat dan tidak menentu serta
mm sedangkan individu betina selalu mengepakkan sayap pada
kurang lebih 49,6 mm. Sayap saat mengunjungi bunga atau
bagian atas berwarna hitam menghisap nektar. Meletakkan
dengan bercak berwarna hijau telur pada daun tanaman
apel sedangkan permukaan sayap berbuah seperti sirsak.
bagian bawah berwarna cokelat Penyebaran di Dunia:
dengan bercak sama. Jumlah Indonesia, India, Tiongkok bagian
bercak di bagian atas sayap Selatan, Malaysia, Kamboja,
sama dengan di bagian bawah Singapura, Laos, Vietnam,
sayap. Memiliki pemanjangan Myanmar, Thailand, Filipina, dan
sayap berupa ekor. pada individu Australia Utara.
betina ukuran ekor lebih panjang Penyebaran di Indonesia:
dibandingkan individu jantan. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
Habitat dan Kebiasaan: Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
Dapat ditemukan di area Maluku, dan Papua.
terbuka, seperti taman, kebun,
dan hutan kota, pinggir hutan

71

© Ahmad Baihaqi

Common Bluebottle
Graphium sarpedon (Fruhstofer, 1907)

72

© Muhammad Khoir

Deskripsi: Habitat dan Kebiasaan:
Pada sisi atas, sayap depan Dapat ditemukan di area terbuka,
dan belakang berwarna hitam seperti taman dan hutan kota
dengan pita segitiga berwarna serta hutan mangrove. Cukup
biru hijau di seluruh bagian mudah ditemukan di bunga
permukaan sayap, dari ujung kersen, jarak, mengkudu dan
sampai bawah. Pada sisi bawah, jambu.
sayap depan dan sayap belakang Penyebaran di Dunia:
berwarna cokelat dengan Indonesia, India, Jepang Selatan,
pola yang sama yaitu pita Malaysia, Kamboja, Singapura,
segitiga berwarna biru muda Laos, Vietnam, Myanmar,
dan terdapat titik berwarna Thailand, Filipina, dan Australia.
merah pada pangkal sayap. Penyebaran di Indonesia:
Terbang sangat cepat dan sulit Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
diobservasi pada saat terbang. Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
Selalu mengepakkan sayap dan Papua.
ketika mengunjungi bunga atau
menghisap nektar.

73

© Dwi Andayaningsih

Great egg-fly
Hypolimnas bolina (Linnaeus, 1758)

74

© Muhammad Khoir

Deskripsi: dan tepi hutan. Sering terlihat
Panjang sayap berkisar 50-85 mengunjungi bunga untuk
mm dengan variasi yang tinggi. menghisap nektar.
Tubuh berwarna biru tua pada Penyebaran di Dunia:
bagian atas dengan bulatan Indonesia, Madagaskar, Tiongkok
berbentuk telur berwarna putih bagian selatan, Kamboja,
pada masing-masing sayap dan Singapura, Laos, Vietnam,
terdapat area lebih kecil berwarna Myanmar, Thailand, Malaysia
putih di ujung atas sayap depan. sampai Taiwan, India, dan
Polymorfik terutama untuk Australia sebelah utara dan timur.
individu betina, ada warna biru Penyebaran di Indonesia:
muda, cokelat orange dan putih. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
Habitat dan Kebiasaan: Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
Dapat ditemukan di area Maluku, dan Papua.
terbuka, seperti taman dan
hutan kota, kebun, persawahan,

75

© Ahmad Baihaqi

Peacock pansy
Junonia almana (Linnaeus, 1758)

76

© Ahmad Baihaqi

Deskripsi: Habitat dan Kebiasaan:
Rentang sayap berkisar 40 - 55 Dapat ditemukan di padang
mm. Tubuh berukuran sedang, rumput atau area yang terbuka
tubuh bagian atas berwarna dengan bunga-bunga yang cukup
orange (jingga) terang. Bagian banyak. Sering dijumpai hinggap
sayap masing-masing memiliki di bunga kacang-kacangan, puteri
sebuah bulatan mirip mata, satu malu, Asteraceae dan jenis bunga
berukuran besar pada sayap rumput lainnya.
depan dan satu berukuran lebih Penyebaran di Dunia:
kecil pada sayap belakang, Indonesia, India, Sri Lanka,
berwarna cokelat bergradasi Tiongkok bagian selatan, Jepang,
hitam dengan dikelilingi cincin Malaysia, Kamboja, Singapura,
berwarna putih. Pada masing- Laos, Vietnam, Myanmar,
masing bagian sayap depan Thailand, dan Filipina.
terdapat empat tanda garis lebar Penyebaran di Indonesia:
yang berbeda berwarna cokelat Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi dan
gelap. Bagian tepian sayap Nusa Tenggara kecuali Timor.
memiliki tiga baris garis yang
membentuk renda berwarna
cokelat.

77

© Dwi Andayaningsih

Blue pansy
Junonia orithya (Linnaeus, 1758)

78

© Dwi Andayaningsih

Deskripsi: Habitat dan Kebiasaan:
Rentang sayap berkisar 40–55 Dapat ditemukan di area terbuka,
mm. Mempunyai sayap depan seperti taman, hutan kota, serta
dengan tampak atas berwarna padang rumput yang basah.
hitam sedangkan individu betina Hinggap pada rerumputan,
berwarna cokelat tua. Mempunyai terbang cepat, sesudah itu
sayap belakang berwarna biru meluncur, seringkali hinggap
terang. Pangkal sayap berwarna lama pada bunga yang mekar.
krem, dihiasi dengan dua bulatan Umumnya meletakkan telur pada
berwarna jingga dengan inti hitam daun muda tumbuhan gulma
mirip mata. Pinggir sayap dihiasi seperti Asystasia atau tumbuhan
dengan tiga baris garis berwarna gulma yang tumbuh di tanah
cokelat gelap. Di dekat pangkal kosong. Merentangkan sayap
sayap terdapat dua goresan pada saat matahari bersinar.
berwana jingga. Ada dua bulatan Penyebaran di Dunia:
masing-masing pada sayap Indonesia, Afrika, India, Malaysia
belakang kiri dan kanannya. Satu dan Australia.
bulatan penuh berwarna hitam Penyebaran di Indonesia:
dan satu bulatan lagi berwarna Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
jingga dilapis hitam, dengan inti Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
berwarna hitam dan putih. Bagian Maluku, dan Papua.
bawah sayap didominasi warna
krem dengan corak berwarna
cokelat pucat.

79

© Ahmad Baihaqi

Common sailor
Neptis hylas (Linnaeus, 1758)

80

© Muhammad Bagus Satrio

Deskripsi: (saat terbang meluncur seperti
Panjang sayap mencapai 50 pesawat atau seperti kapal
mm. Sayap memiliki pola seperti layar) mengunjungi bunga untuk
zebra, berwarna cokelat gelap menghisap nektar dan buah yang
dibagian sayap atas dan cokelat matang sebagai energi.
muda mendekati orange dibagian Penyebaran di Dunia:
sayap bawah dengan garis-garis Indonesia, India, Sri Lanka,
berwarna putih. Bagian antena Tiongkok bagian selatan, Kamboja,
dan kepala berwarna hitam. Lebar Laos, Vietnam, Myanmar,
sayap berukuran 40-50 mm. Thailand, Malaysia sampai Taiwan,
Habitat dan Kebiasaan: dan Singapura.
Dapat ditemukan di taman dan Penyebaran di Indonesia:
hutan kota, kebun, tepi hutan, Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
persawahan, dan gurun. Individu Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
dewasa sangat menyukai cahaya dan Maluku bagian Tenggara.
matahari dan terbang lambat

81

© Ahmad Baihaqi

Lime butterfly
Papilio demoleus (Linnaeus, 1758)

82


Click to View FlipBook Version