The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by godbless.design, 2021-06-21 21:30:15

MH_ED 206 [LOW]

MH_ED 206 [LOW]

Edisi
206

Juni 2021

BETULKAH
DESAK MADE DARMAWATI
MENISTA HINDU?

PURVA PAKSHA: Pilihan Rasional

Menghadapi Penistaan Agama Hindu

BERITA PENTING: Pengaduan AWK Terhadap

Media Hindu ke Dewan Pers Dianggap Selesai

TOKOH: Ida Pedanda Gde Made Keniten



DAFTAR ISI

Menghadapi kasus penistaan oleh Desak Dari Redaksi..................................................................... 2
Made Darmawati, para pemimpin organisasi Surat Pembaca................................................................. 4
Hindu seperti “kemegmegan.” Ini tercermin dari
ucapan: “Memaafkan tetapi proses hukum jalan Internasional:
terus.” Ada yang berdalih organisasi agama lain • Generasi Berikutnya:
juga sama dalam kasus lain, di mana orang
yang dituduh menghina agama mereka sukses Sebuah Forum untuk Penulis Hindu Pemula................ 5
dihukum penjara. • Protes NRI di 30 negara

Tetapi mengapa para pemimpin Hindu me­ di bawah slogan ‘Hindu Lives Matter’............................ 6
ngikuti sikap yang salah? Kalau maaf si pelaku • Dr Sana Ramachand, Wanita Hindu Pertama di
diterima, harusnya kasus dianggap selesai. Ini
sejalan dengan kebijaksanaan pemerintah, dalam Pakistan Lulus Ujian Bergengsi Central Superior
hal ini, Kepolisian yang mengedepankan keadilan Services......................................................................... 7
restoratif, yang mengutamakan penyelesaian di
luar pengadilan. Artikel Utama:
• Penistaan Agama di Indonesia...................................... 8
Kalau mau proses hukum, seharusnya • Belajar dari Laporan Sures.......................................... 12
permintaan maaf jangan diterima. Tentu dengan • Apa yang Harus Dilakukan oleh Umat Hindu?............ 15
cadangan mental, bahwa kasus itu akan • Betulkah Desak Made Darmawati
digantung, seperti laporan terhadap Egi Sujana,
Munarman dan M. Rizik Shibab. Egi Sujana dan Menista Hindu?........................................................... 18
Munarman sudah diperiksa masing-masing oleh • Alasan Desak Made Dharmawati jadi Mualaf.............. 21
Bareskrim dan Polda Bali pada tahun 2017. Tetapi • Duskertam, Ingkar Kepada Leluhur
sampai sekarang kasusnya tidak jelas. Laporan
terhadap Rizik Shibab lebih tidak jelas lagi, ybs Salah Pati Pahalanya.................................................. 22
sampaisekarang tidak pernah dipanggil polisi. • Pelajaran Maha Penting dari

Sebetulnya ada cara lain untuk menyikapi Ocehan Desak Made Mualaf....................................... 24
kritik dan penghinaan terhadap agama Hindu,
yaitu “purva paksa”, ini adalah tradisi Hindu Kuno Warta Nusantara
di India, di mana para ahli melakukan perdebatan • Pembinaan Para Siswa Pasraman
kritis dalam filsafat maupun agama.
Sekolah Minggu Kota Sorong dalam
MEDIA HINDU Upaya Melaksanakan Kurikum.................................... 28
NOMOR 206 • JUNI 2021 • SMA/UWP Kubutambahan Buleleng
Menyelenggarakan Acara Bedah Buku....................... 32
• Pengaduan AWK Terhadap Media Hindu
ke Dewan Pers Dianggap Selesai............................... 33
• Obrolan Darma 23:
Cerita Bu Arinita Sandria
Setelah Tiga Tahun Menjadi Hindu.............................. 36
• Pembinaan Guru Pasraman (Sekolah Minggu)
Kota Sorong dalam Upaya Melaksanakan Kurikum.... 41
• Temu Dharmika PHDI Kecamatan Sandubaya
Kota Mataram NTB...................................................... 44
• Dharma tula NTT
Paham Ketuhanan Hindu dalam Upanisad................. 46

Tokoh:
Ida Pedanda Gde Made Keniten.................................... 50

Purva Paksha:
Pilihan Rasional Menghadapi
Penistaan Agama Hindu................................................. 54

Etika Hindu:
Keberanian..................................................................... 56

Dari Anand Ashram:
Jati Diri Bali - 1............................................................... 61

Gajah Mina Hewan dalam Mitologi Hindu...................... 63

1

DARI REDAKSI

Sikap yang Tepat
Menghadapi Penistaan Agama

Ceramah Desak Made Darmawati Islam atau orang yang murtad dari Islam.
(DMD), yang disiarkan oleh Rumadi Ahmad, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan
IstiqomahTV telah mengaduk-aduk
emosi orang Hindu, terutama di Bali. Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU),
Reaksi yang keras adalah konsekuensi mengatakan berbagai kasus penistaan ini, termasuk oleh HB
logis dari ceramah DMD yang Yasin, Arswendo Atmowiloto. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
mengejek dan merendahkan keyakinannya sebelumnya. Kata- muncul akibat tekanan massa dan bersifat subjektif.
kata kasar dan kutukan dilemparkan ke muka DMD seperti
tak terhindarkan. Memperhatikan hal-hal tersebut di atas, tanpa bermaksud
DMD juga dilaporkan ke Polda Bali dan Bareskrim di mengecilkan hati, laporan atas DMD tampaknya akan
Jakarta. Tetapi apakah betul DMD telah menista agama mengalami nasib sama dengan laporan Suresh terhadap Egi
Hindu? Tidak segala hal yang membuat kita tersinggung dan Sujana. Lalu apa yang harus dilakukan bila menghadapi
marah dapat disebut sebagai penistaan atas agama kita. Bisa penistaan seperti yang dilakukan oleh DMD dan Egi Sujana?
saja itu hanya ungkapan perasaan subyektifnya atau pernyataan Ke depan tidak akan ada yang dapat menghentikan hal-hal
keyakinannya yang memang berbeda bahkan berlawanan seperti itu, karena hal itu dianggap boleh asal dilakukan untuk
dengan keyakinan Hindu. kalangan internal untuk “menguatkan iman mereka”.
Perasaan pribadi dan pernyataan keyakinan seseorang
terhadap suatu agama tidak serta merta dapat digolongkan Biarkan hukum karma yang bekerja. Atau kita memaafkan?
sebagai penghinaan. Hal ini berlaku untuk semua agama. Kita Kalau si pelaku kesalahan minta maaf dan kita menerimanya,
bebas menyataan perasaan pribadi kita dan mengungkapkan kasus selesai.
keyakinan kita tanpa khawatir dituduh menghina agama lain
dan melanggar hukum. “Memaafkan tetapi proses tetap jalan” adalah pernyataan
Tetapi apakah DMD sama sekali tidak menista agama yang menurut moral Hindu, terlepas dari hukum positif,
Hindu? Pembacaan yang kami lakukan dalam suasana lebih salah. “Memaafkan” artinya tidak ada “proses hukum”, dan
tenang, ada 6 (enam) butir dari pernyatan DMD yang sebaliknya “proses hukum” berarti “tidak memaafkan.”
membuat kita tidak senang, tetapi hanya 2 (dua) yang dapat
dikategorikan sebagai penistaan terhadap agama Hindu. Hal Dengan pernyataan kontradiktif itu berarti Umat Hindu
ini harus dipahami betul oleh para pelapor kasus ini. akan mulai suatu kegaduhan baru, seandainya Desak sampai
Tetapi itu belum menjamin kasus ini akan ditindak lanjuti diadili. Seharusnya umat Hindu mendukung kebijaksanaan
oleh penegak hukum. Kenapa? Ingat laporan Suresh Kumar, pemerintah yang mengedepankan restorative justice (keadilan
Ketua DPN Peradah atas ucapan Egi Sujana di depan Gedung restoratif ), Sebuah pendekatan yang ingin mengurangi
Mahkamah Konstitusi yang menyatakan Agama Hindu tidak kejahatan dengan menggelar pertemuan antara korban dan
sesuai dengan Pancasila, khususnya sila pertama, karena Hindu terdakwa, dan kadang-kadang juga melibatkan para perwakilan
memuja Tri Murti. Karena itu harus dibubarkan. Itu terjadi masyarakat secara umum.
tahun 2017. Sampai sekarang laporan ini tidak jelas. Ada
beberapa laporan lain dari umat Hindu yang mengalami nasib Toh ucapan Desak Mualaf tidak menyebabkan adanya
sama. kematian atau kerugian harta benda. Hanya kemarahan dan
Sepanjang tahun 1965-2017, di Indonesia terdapat 97 kasus itu seharusnya sudah dapat diredakan dengan permintaan
penistaan agama. Di antaranya, 76 perkara diselesaikan melalui maafnya. Ini sejalan dengan sifat agama Hindu yang disebut
jalur hukum (persidangan) dan sisanya di luar persidangan Ibu Semua Agama (the Mother of All Religions) oleh RC.
(non-yustisia). Beberapa di antara kasus-kasus hukum penistaan Zaehner, atau Agama Dewasa (A Mature Religion) oleh Gordon
agama mendapatkan sorotan media yang cukup intensif. Alfort. Seorang Ibu atau seorang yang beragama secara dewasa
Sebagian besar, kalau tidak semua dari kasus itu adalah tidak akan memelihara dendam.
penistaan terhadap agama Islam yang dilakukan baik oleh
orang Islam sendiri maupun, atau terutama oleh orang non Tetapi bagaimana kalau yang menista tidak meminta maaf?
Jalur hukum harus ditempuh, kita tetap percaya ini negara
hukum, sekalipun dengan cadangan mental: siap menerima
seandainya kasus itu digantung. Selamanya.

Ada pilihan rasional lain, yaitu “purva paksa”, melalui mana
kita memberikan pandangan kritis sebagai respon atas kritik
mereka.

Ngakan Putu Putra

2 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

Pemimpin Umum & Redaksi: N.P. Putra
Wakil Pemimpin Umum : I.N. Dana
Wakil Pemred : D.K. Suratnaya

Redaksi : N.P. Putra, D.K. Suratnaya, Putu
Suarsana, G.N. Ambara, Ketut Donder,

Dewa Ketut Sanisca, Gede Ananta Wijaya

Ukuran Buku:
14 x 21 cm

Tebal Buku:
300 halaman

Yogananda (081271275862)

Konfirmasi Pembayaran vis WA/SMS ke: Pemesanan Dapat Menghubungi: Email: [email protected]
0812-936-7076 atau 0812-7127-5862 MEDIA HINDU [email protected]
ketik: nama, bank, nominal, no faktur Ph. (021) - 8690.6346 [email protected]
MEDIA HINDU WA 08129367079 [email protected]
NOMOR 206 • JUNI 2021
Pemesanan Buku Media Hindu 3
bisa lewat Tokopedia

MEDIA HINDU BOOKSTORE

SURAT PEMBACA

Dukungan Untuk terhadap agama Hindu Bali tetap ada,
Obrolan Dharma dan akan meningkat dengan adanya
pengetahuan beragama Hindu yang
Om Swastyastu dari Semarang. Sekarang dia mendalami benar, baik dari segi upakara maupun
Ibu-ibu seperti ibu Cicik, Ibu Maria, Hindu juga dari buku-buku dan majalah dari segi etika/filsafat nya.
yang diterbitkan oleh Media Hindu.
Ibu Arinita luar biasa keteguhan dan Om santi, santi, santi Om’
keyakinanya tentang Hindu. Dalam Dumugi acara di youtube nika terus Ir Putu M.
keadaan yang boleh dikatakan tanpa berlanjut dan dishare bukan saja kepada
bimbingan siapa-siapa, beliau-beliau ibu-ibu eks non Hindu tapi juga kepada pensiunan pejabat perusahaan
tetap teguh memeluk sanatana dharma. umat Hindu yang sejak lahir sudah pertambangaan PMA
Hindu, karena mereka inipun sebenarnya
Tanpa bermaksud memuji secara juga kurang atau bahkan tidak pernah Om Swastiastu.
berlebihan, umat Hindu (yang gemar mendapatkan pembinaan apapun dari Suksma Media Hindu yang telah
membaca) harus bersyukur memiliki lembaga keagamaan, kususnya di Bali.
penulis yang tekun, andal dan konsisten mendapatkan apresiasi luas dari umat
menulis dan membuka wawasan tentang Om santi, santi, santi Om’ sedharma dan publik atas Obrolan Dar­
Hindu. Dr. Made Gede Sadguna man­ya, semoga terus berlanjut. Kalau
Pensiunan pejabat BI. boleh tyang usul, agar Obrolan Dharma­
Dia adalah Ngakan Putu Putra yang nya diselang-seling, misalnya dua kali
sejak belia (dan masih menggunakan Om Swastyastu pengalaman para darmika, kemudian
menggunakan nama Ngakan Made Sayang sekali isteri tiyang tidak bisa sekali tentang filsafat agama atau etika.
Madrasuta) telah menulis tentang Hindu
secara kritis. berpartisipasi dalam kegiatan “We love Topik Panca Sradha sudah, mungkin
Hindu” (grup WA untuk Ibu-ibu yang berikutnya ttg Catur Asrama, Catur
Ibu-ibu yang menjadi Hindu baik masuk Hindu karena ikut suami, yang Guru, dll...
karena ikut suami maupun karena digagas oleh Pak Putu Suarsana red). Dia
kesadaran sendiri, sangat tertolong oleh akan senang sekali seandainya dia masih Suksma.
kehadiran buku-buku karya Pak Ngakan sehat dan bisa ikut aktif. Om santi, santi, santi Om’
ini, seperti “Saya Beragama Hindu”,
“Hindu menjawab” dll. Sudah dua tahun lebih isteri tergolek Drs. Ketut Chana
lemah di tempat tidur akibat 3x kena pensiunan pejabat Bank BNI 46.
Tanpa buku-buku ini, entah dari stroke. Semua kaki tangan lumpuh, gak
mana ibu-ibu (yang luar biasa ini akan bisa bicara, gak bisa makan minum lewat Om Swastiastu.
mendapat pengetauan tentang Hindu. mulut (harus lewat selang NGT melalui Buku “Saya Beragama Hindu” tiyang
hidung). Semua syaraf-syaraf di otak
Buku “Saya Beragama Hindu” telah sudah rusak akibat penyumbatan saluran berikan pada Kadek Putra dagang tipat
berhasil “menghindukan” orang Hindu darah. cantok langganan di Kreneng, Denpasar.
yang selama ini beragama secara gugon Kadek putra satu-satunya dari orang
tuwon.” Tapi tiyang coba memperdengarkan tuanya, kecantol janda Banyuwangi.
Obrolan-obrolan Dharma melalui you­ Ibunya sangat khawatir.
Om santi, santi, santi Om’ tube di depan isteri dengan harapan dia
Dr. I Dewa Gede Palguna, SH, Mhum bisa sedikit- sedikit mengerti. (Istrin­ya Terus tiyang kasi Kadek buku ini dan
dari non-Hindu). suruh baca saja. Dan silakan putuskan
mantan hakim Mahkamah Konstitusi yang terbaik buat diri dan keluargnya.
Terima kasih banyak atas inisiatif pak Astungkara Kadek sekarang sudah punya
Om Swastyastu NPP dan pak Putu Suarsana. Semoga dua anak dengan istri Hindu Bali. Tiyang
Tiyang sangat salut denga acara Obrolan amalan bhakti dharma bapak-bapak masih langganan tipat, soto, rujak, ke
Dharma di youtube yang menampilkan akan mendapatkan pahalanya dari Sang dia. Istrinya yang sekarang teruskan
ibu-ibu yang menjadi hindu kemudian Hyang Widhi. Amalan bapak-bapak usaha Ibunya.
tdak mendapatkan pembinaan dari akan sangat berarti agar kecintaan kita
lembaga keagamaan kita. Media Hindu Om santi, santi, santi Om’
telah mengisi kekosongan itu. Kebetulan Ir. Ketut Rai Mahajoni
istri tyang juga berasal dari non-Hindu
pengusaha dan penggerak UKM Bali.

4 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

INTERNASIONAL

Generasi Berikutnya:
Sebuah Forum untuk
Penulis Hindu Pemula

Kecurigaan saya menjadi kenyataan,
dan saya khawatir guru saya tidak akan
mendapatkan cukup waktu untuk
meliput India. Saya pasti ingin teman-
teman sekelas saya belajar tentang
prestasi, tradisi, ekonomi, dan struktur
sosial India kuno juga!

HAWAII, 30 April 2016 (Hinduism tua saya. Kami membagikan poster 2. Memahami Pemuda Hindu
Today): Dengan terbitan Juli 2021, sehingga semua orang bisa berlatih di
Hinduism Today memperkenalkan rumah. Kelas saya sangat menikmati Masa Kini, Oleh Rutvij Holay, (15
empat penulis muda yang (kami harap) pengalaman itu sehingga kami berlatih
menjadi kontributor tetap majalah beberapa kali lagi sepanjang tahun. tahun)
Hinduism Today. Dalam salvo pembuka Tumbuh lebih jauh, saya mulai
ini, ada tiga kisah di bawah ini : memahami bahwa kelas IPS California Seringkali kita mendengar tentang
untuk kelas 6 dan 7 memiliki konten bagaimana generasi muda kita
1. Saya Memperbaiki Cara Teman yang tidak akurat dan tidak adil tentang kehilangan kontak dengan budaya
Kelas Saya Belajar di India, Oleh agama Hindu. Saya memutuskan kita, dan bagaimana komunitas kita
Sanjeevani Dedge, (12 tahun) untuk melakukan yang terbaik untuk harus membuat program untuk
mengubahnya. Selama tahun kelas mendapatkannya kembali. Program-
Sejak kecil, saya sangat terlibat dalam 6 saya, saya menyadari bahwa kelas program ini telah berhasil dalam
budaya dan tradisi saya dan ingin orang menghabiskan cukup banyak waktu beberapa aspek, tetapi gagal di banyak
lain belajar tentangnya juga. Misalnya, di peradaban kuno lainnya, dan saya aspek lainnya, kemungkinan karena
saya memperkenalkan kepada seluruh gugup bahwa tidak akan ada cukup kurangnya perspektif kaum muda.
kelas satu saya tentang latihan “Surya waktu tersisa untuk India kuno. Dalam 15 tahun hidup saya, saya
Namaskara” , dengan bantuan orang telah diberkati untuk bertemu banyak
pemuda Hindu di seluruh diaspora
kami. Saya telah bertemu orang-orang
yang fasih berbahasa Sansekerta, dan
mereka yang hanya berbicara bahasa
Inggris. Saya telah bertemu beberapa
yang akan melanjutkan ke Harvard,
dan beberapa yang lebih suka memulai
dengan melanjutkan ke perguruan
tinggi setempat “community
college”. Hindu Amerika tidak dapat
dianggap sebagai monolit. Dengan
memahami persamaan dan perbedaan
di antara kita, kita mungkin dapat
merencanakan program yang benar-

MEDIA HINDU 5
NOMOR 206 • JUNI 2021

INTERNASIONAL

benar memastikan budaya kita tetap Protes NRI di 30
ada di negara ini jauh lebih lama negara di bawah
daripada yang kita lakukan. slogan 'Hindu Lives

3. Bagaimana Meditasi Membuat Matter'

Saya Menjadi Penari yang Lebih Baik, Mengingat kekerasan di Benggala Negara karena takut akan ancaman
Barat, orang India non-perumahan kehidupan.
Oleh Santhanaa Hariharaputran (16 (NRI) melakukan protes di lebih
dari 30 negara. Foto-foto unjuk rasa Kementerian Dalam Negeri
tahun) menjadi viral di media sosial. Setelah India telah membentuk tim
Apa itu meditasi? Apakah seni ter­ deklarasi hasil Pemilihan Majelis beranggotakan 4 orang yang
Benggala Barat 2021, orang-orang mencapai Benggala Barat pada 6
libat dalam kontemplasi atau refleksi mengalami kekerasan berdarah di Mei dan mengadakan pertemuan
untuk tujuan mencapai tingkat kesa­ seluruh Negara Bagian. dengan Gubernur pada 7 Mei
daran spiritual yang tinggi? Atau apakah setelah laporan kekerasan keluar.
itu sesuatu yang melampaui pikiran dan Hampir 30 orang tewas dalam Laporan mengenai hal tersebut
berubah menjadi bentuk seni keindahan kekerasan tersebut. Beberapa video sedang disiapkan oleh tim yang
dan keanggunan? Sebagai anak kelahiran kekerasan menjadi viral di media akan disampaikan lebih lanjut
India yang dibesarkan di Amerika, sosial setelah pengumuman hasil ke Kementerian. Sementara itu,
interaksi saya dengan keterampilan Pemilu. Bahkan kendaraan Menteri Gubernur Benggala Barat telah
khusus meditasi sangat terbatas. Setiap Pusat diserang oleh penyerang. Lebih meminta laporan rinci dari pejabat
musim panas saya kembali ke India di dari ratusan orang meninggalkan keamanan Negara.
mana saya memiliki sekelompok teman
yang akrab, kebanyakan dari kelas dansa MEDIA HINDU
Bharatanatyam yang saya ikuti. Guru NOMOR 206 • JUNI 2021
kami senang menemukan siswa muda
seperti itu mengajukan begitu banyak
pertanyaan tentang bentuk seni yang
biasanya mereka sediakan untuk siswa
yang lebih berpengalaman dan memberi
tahu kami semua tentang pentingnya
meditasi dan yoga dalam tarian. Kami
belajar tentang masing-masing chakra
yang kami gunakan saat menari dan
bagaimana kami dapat mencapai
kontrol yang lebih baik atas gerakan
kami melalui meditasi. Kami belajar
tentang keberadaan kekuatan yang
lebih tinggi, dan bagaimana menyerah
pada kekuatan yang lebih tinggi ini
akan membantu kami menjadi satu
dengan kekuatan Energi Semesta secara
spiritual, dan dengan Ibu Pertiwi secara
fisik. Sayangnya, tidak seorang pun dari
kita yang benar-benar tahu apa yang
dimaksud dengan “kekuatan superior:
energi Dewata”. Kami mencoba
mengklarifikasi dengan guru kami,
tetapi mereka hanya dapat menawarkan
bahwa kami akan mengetahuinya ketika
kami merasakannya.

6

INTERNASIONAL

Dr Sana Ramachand, Wanita Hindu
Pertama di Pakistan Lulus Ujian
Bergengsi Central Superior Services

Untuk pertama kalinya, seorang Komisi Layanan Publik Federal, yang melakukan FCPS dari Institut Urologi
wanita Hindu di Pakistan telah lulus bertanggung jawab atas perekrutan dan Transparan Sindh dan akan segera
ujian seleksi Pegawai Negeri Sipil : ini. PAS selalu menjadi yang teratas menjadi ahli bedah yang memenuhi
Central Superior Services (CSS) yang dalam grup. diikuti oleh Layanan syarat. Beberapa orang, termasuk be­
sangat bergengsi di negara itu dan Polisi Pakistan dan Layanan Luar berapa tokoh politik, memberikan
terpilih untuk Layanan Administratif Negeri Pakistan dan lainnya. PAS ucapan selamat di media sosial atas
Pakistan (PAS). (Sejak 1947, yaitu yang diberikan itu ditunjuk sebagai pencapaiannya.
dalam 74 tahun, Pakistan akhirnya Asisten Komisaris dan kemudian dipro­
mendapatkan PNS wanita Hindu di mosikan menjadi Komisaris Distrik, Pemimpin senior Partai Rakyat
peringkat teratas – Ed, Perjuangan administrator berkuasa yang mengen­ Pakistan, Farhatullah Babar, mengu­
Untuk Eksistensi Hindu). dalikan distrik sejak jaman pemerin­ capkan selamat kepadanya. “Selamat
tahan Kolonial Inggris. kepada Dr Sana Ramchand. Dia telah
Sana Ramachand adalah seorang membuat bangga komunitas Hindu
dokter MBBS, berasal dari daerah BBC Urdu melaporkan bahwa Ram­ Pakistan, bahkan seluruh negeri,” cuit­
pedesaan distrik Shikarpur di provinsi chand adalah wanita Hindu pertama nya. Seorang pengguna media sosial,
Sindh, yang memiliki populasi Hindu yang terpilih untuk PAS setelah lulus Sumeet Rathore, mentweet: Di te­
terbesar di Pakistan. Ia merupakan salah ujian CSS. Padahal total 79 perempuan ngah semua berita yang tidak biasa
satu dari 221 calon yang dinyatakan berhasil masuk daftar final dan telah setiap hari, mari kita ucapkan selamat
lulus ujian CSS dari 18.553 orang mendapat jatah berbagai kelompok kepada Dr #SanaRamchand— wanita
yang mengikuti ujian tertulis. Seleksi termasuk PAS. Puncaknya juga seorang Hindu pertama yang berhasil lolos
akhir telah dilakukan setelah tes wanita, Maheen Hassan, yang juga dalam ujian pegawai negeri sipil (PNS)
medis, psikologis dan lisan yang rumit. mendapat jatah PAS. #CSS2020Exam, dan ditunjuk sebagai
Kelompok diberikan pada tahap terakhir Asisten Komisaris. Bangga untuk Se­
ketika prestasi akhir ditentukan. Ramchand menyelesaikan MBBS- mua Komunitas Hindu.
nya dari Chandka Medical College
Setelah hasilnya, Ramchand men­ di provinsi asalnya Sindh dan men­ ye­ Dari berbagai sumber.
tweet,“WaheguruJiKaKhalsaWaheguru lesaikan pekerjaan rumahnya di Ru­ Gde Ngurah Ambara
Ji Ki Fateh” dan menambahkan “Saya mah Sakit Sipil Karachi. Dia saat ini
senang untuk berbagi bahwa dengan
rahmat ALLAH YANG MAHA ESA,
saya telah menyelesaikan CSS 2020
dan telah dialokasikan ke PAS. Semua
kredit diberikan kepada orang tua
saya.” (Bacalah kisah nyata tentang,
“Keadaan kaum minoritas Hindu-Sikh
yang menyedihkan di Pakistan. Mereka
terpaksa menyebut nama Allah – Yang
Mahakuasa! Tukang jagal orang-orang
Kafir. Ed, Perjuangan Untuk Eksistensi
Hindu).

Persentase kelulusan dalam CSS
terbaru kurang dari 2 persen yang
menunjukkan bahwa persaingan ketat
serta standar ketat yang diterapkan oleh

MEDIA HINDU 7
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Penistaan Agama
di Indonesia

Sepanjang tahun 1965-2017, di Indonesia terdapat 97 kasus
penistaan agama. Di antaranya, 76 perkara diselesaikan melalui
jalur hukum (persidangan) dan sisanya di luar persidangan (non-
yustisia). Beberapa di antara kasus-kasus hukum penistaan agama

yang mendapatkan sorotan media yang cukup intensif.

ARTIKEL UTAMA

Cerpen “Langit Makin Mendung” mendapat wahyu dari Yesus Kristus Himpunan Mahasiswa Islam dan
karya Ki Pandji Kusmin pada tahun 1988, dan menyebarkan Pemuda Muhammadiyah melancarkan
keyakinan bahwa kiamat akan terjadi protes terhadap tabloid tersebut.
Pertama kali diterbitkan pada pada tanggal 10 November 2003. Beberapa tokoh Islam seperti Amien
tahun 1968, Langit Makin Mendung Rais dan Nurcholish Madjid merasal
berkisah tentang Nabi Muhammad Kepolisian kemudian datang kesal terhadap Monitor. Ketua Majelis
yang mempunyai keinginan untuk menggerebek sekte tersebut dengan Ulama Indonesia saat itu, Hasan Basri,
melakukan mikraj ke langit sekali lagi. menahan Sibuea beserta rasulnya yang turut mengutuk Monitor, “Angket yang
Bersama-sama dengan Jibril yang sudah ia angkat, dan mengevakuasi paksa para dimuat Monitor telah menjurus ke
tua, Nabi Muhammad menghadap pengikutnya kembali ke rumahnya hal SARA. Keyakinan adalah hal yang
Tuhan. Tuhan pada saat itu sedang masing-masing. 6 April 2004, Sibuea sangat hakiki, tidak boleh dibuat suatu
memakai kacamata hitam di depan divonis dua tahun penjara oleh gurauan!”[
meja marmer. Tuhan pun mengizinkan Pengadilan Negeri Bale Bandung.
Nabi Muhammad dan Jibril melakukan Arswendo Atmowiloto, pemimpin
mikraj lagi dengan burak yang dulu Arswendo Atmowiloto redaksinya, tidak bisa berbuat apa-
Muhammad pakai. Dalam perjalanan apa lagi selain meminta maaf dan
menuju angkasa, burak tersebut Kasus Survei Tabloid Monitor menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
bertabrakan dengan roket Rusia. Tabloid Monitor pernah memuat Arswendo divonis 5 tahun penjara
hasil jajak pendapat di edisi 15 dengan Pasal 156a KUHP walaupun ia
Beberapa kali diterbitkan, Oktober 1990 dengan judul 50 bebas pada tahun 1993.
Cerpen ini kemudian dihujat karena Tokoh Yang Dikagumi Pembaca. Lia Eden
penggambaran Allah, Muhammad, Jajak tersebut dilakukan dengan
dan Jibril, sehingga dilarang terbit cara mengirimkan kartu pos ke Pimpinan Komunitas Eden, Lia
di Sumatra Utara dan kantor Sastra, redaksi. Dari 33.963 kartu pos yang Aminuddin didakwa telah menistakan
majalah yang menerbitkan cerpen ini, dikirimkan, Soeharto menduduki agama. Lia diancam hukuman
di Jakarta diserang massa. Akhirnya peringkat pertama tokoh yang maksimal lima tahun penjara. Demikian
H.B. Jassin, kepala editor Sastra, dikagumi sebanyak 5.003 kartu pos diungkapkan jaksa penuntut umum
menyatakan permintaan maaf, dan Ki pembaca, sementara terdapat nama dalam sidang perdana Lia Aminuddin
Panji Kusmin juga telah meminta maaf, Nabi Muhammad di peringkat 11 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia
menurut Sukarsono. Jassin kemudian yang hanya dikagumi 616 kartu pos menanggapinya dengan menyatakan
dijatuhi hukuman percobaan selama pembaca. ia tidak melakukan pelanggaran
satu tahun. sebagaiman yang ia lakukan. Kasus ini
Sekte Pondok Nabi Hasil jajak pendapat tersebut berawal dari laporan seorang warga
memicu kontroversi di kalangan Islam. yang menyebut bahwa Komunitas Eden
Pada bulan November 2003, sekitar Ormas-ormas berbasis-Islam seperti berisi ajaran sesat. Lia bahkan mengaku
300 pengikut sekte Pondok Nabi sebagai Malaikat Jibril.
menunggu terjadinya sebuah kiamat di
sebuah gudang di Baleendah, Bandung. Kedua kalinya setelah bebas pada
Kebanyakan pengikutnya ini berasal tahun 2008, Pengadilan Negeri kembali
dari Indonesia Timur seperti Ambon, memvonis hukuman penjara 2 tahun 6
Flores, Maluku, Manado, dan Papua.
Mangapin Sibuea, pendeta sekaligus Lia Aminuddin
pemimpin sekte tersebut, mengklaim

MEDIA HINDU 9
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

bulan kepada Lia. Dia dinilai terbukti depan warga Kepulauan Seribu, Basuki Kasus penodaan terhadap agama
melakukan penistaan dan penodaan menghimbau agar warga setempat tetap bukan kali pertama terjadi di Indonesia.
agama. Vonis itu setelah polisi menyita menerima proyek pemerintah tersebut Sejumlah kasus serupa pernah terjadi.
ratusan brosur yang dinilai berisi tanpa harus sungkan meskipun tidak Sebut saja kasus mantan gubernur DKI
penistaan agama. memilihnya. Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias
Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Ahok pada 2017 lalu.
Basuki mengakui dan menyadari
Gerakan Fajar Nusantara adalah bahwa beberapa warga dapat dimengerti Selanjutnya, kasus serupa juga
sebuah aliran kepercayaan yang me­ jika mereka tidak memilihnya karena dituduhkan terhadap Eggi Sudjana pada
lakukan sinkretisme terhadap Islam, mereka “diancam dan ditipu” oleh 2017 lalu. Pelapor Eggi, Sures Kumar,
Kristen, dan Yahudi. Aliran ini di­ beberapa kelompok yang menggunakan menilai penodaan agama dilakukan
dirikan oleh Ahmad Moshaddeq yang Surat Al-Maidah Ayat 51 yang mengacu karena dalam sebuah bukti video Eggi
mengklaim dirinya adalah Mesias. pada sebuah ayat yang oleh beberapa menyebutkan agama tertentu harus
Meskipun MUI menyatakan Gafatar kelompok disebut sebagai alasan untuk dibubarkan.
merupakan aliran sesat dalam Fatwa menentangnya.
Nomor 4 Tahun 2007, MUI masih Pada 2017, majelis hakim Pengadilan
terus melakukan pengkajian lebih Pemprov DKI kemudian mengu­ ng­ Negeri Garut juga pernah memvonis
mendalam terhadap aliran ini, hingga gah rekaman kunjungan Kepulauan warga Desa Tegalgede, Kecamatan
akhirnya Lembaga Penelitian dan Seribu tersebut ke YouTube. Video ter­ Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa
Pengkajian Islam (LPPI) membuktikan sebut kemudian disunting oleh Buni Barat, Wawan Setiawan. Dia mengaku
kesesatan Gafatar. Yani dan diunggah di Facebook, dengan sebagai jenderal Negara Islam Indonesia
keterangan yang dituduh menimbulkan (NII).
Sebelumnya, pada tahun 2008, salah tafsir oleh beberapa orang, walau
Ahmad Moshaddeq terjerat hukum atas secara kebahasaan sebenarnya tidak Pengadilan menjatuhkan hukuman
penistaan agama. Pengadilan Negeri terbukti demikian. wikipedia.org/wiki/ 10 tahun penjara. Wawan terbukti
Jakarta Selatan memvonis Moshaddeq Penistaan_agama melakukan perbuatan makar dan
empat tahun penjara. Sukmawati dilaporkan atas kasus penodaan terhadap agama.
Tajul Muluk alias Haji Ali Murthado dugaan penodaan agama.
Pada 2018, komika Ge Pamungkas
Pada tahun 2012, Tajul Muluk Diah Mutiara Sukmawati Sukarn­o­ dan Joshua Suherman juga pernah
dijerat dua pasal oleh Jaksa Penuntut putri dilaporkan atas dugaan penistaan dilaporkan ke Bareskrim Mabes
Umum, Sucipto, di Pengadilan Negeri agama. Putri Presiden Pertama Su­ Polri atas tuduhan penodaan agama.
Sampang, Madura. Pertama, ia dijerat karno RI itu diadukan ke pihak Nomor laporan Ge Pamungkas adalah
dengan pasal 335 KUHP, di mana Tajul berwajib karena membandingkan Nabi LP/41/I/2018/Nareskrim, sementara
dianggap melawan hukum memaksa Muhammad SAW dengan Presiden Joshua LP/30/I/2018/Bareskrim.
orang lain supaya melakukan, tidak Sukarno pada Jumat (15/11).
melakukan, atau membiarkan sesuatu Pada 2018, penghinaan terhadap
dengan memakai kekerasan maupun Sukmawati dilaporkan ke Polda agama juga disangkakan kepada dosen
perlakuan tidak menyenangkan. Kedua, Metro Jaya oleh seorang advokat Ratih Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Tajul dijerat dengan UU Nomor 1 Puspa Nusanti. Kepolisian menyebut Universitas Indonesia (FISIP UI),
tahun 1965 tentang pelecehan dan Sukmawati diduga telah melanggar Ade Armando. Dia dilaporkan terkait
penodaan agama, dengan ancaman Pasal 156a KUHP. Namun, hingga kini cicitan di media sosial Twitter-nya yang
penjara maksimal 5 tahun.Tajul Muluk aparat belum memanggil putri presiden mengatakan,”Allah kan bukan orang
pernah ditetapkan sebagai tahanan pertama RI tersebut. Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-
keyakinan oleh Amnesty International. ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang,
Kasus Basuki Tjahaja Purnama Ambon, Cina, hip hop, blues».
(Ahok)
Pada tahun yang sama, Pengadilan
Pada tanggal 27 September 2016, Negeri Ungaran menjatuhkan vonis
saat memperkenalkan sebuah proyek tiga tahun penjara subsider tiga bulan
pemerintah melalui sebuah pidato di penjara kepada terdakwa Julius Herry
Sarwono. Dia dinyatakan terbukti me­
lontarkan ekspresi kebencian dengan
menyoal keyakinan umat Islam yang
mengharamkan daging babi.

Terdakwa perkara penodaan agama

10 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

di media sosial, Martinus Gulo (21), 38 kasus penodaan agama di Indonesia. Ketua Umum YLBHI Asfinawati
dituntut lima tahun penjara di Medan. Menurut Asfina, ada tren terbaru
Warga desa Fanedanu, Somambawa, pihak yang dilaporkan pasal penodaan offline maupun online. Biasanya ada
Kabupaten Nias Selatan, ini dinilai agama dan UU ITE terbanyak berusia kata kunci yang ada di medsos ketika
bersalah melakukan penghinaan di bawah 18 tahun karena bermain sudah viral.
terhadap Nabi Muhammad SAW TikTok.
melalui Facebook. “Yang menarik lagi, dalam proses
“Laporan ini kami kumpulkan dari hukum sekitar 28 kasus dari 38
Masih pada tahun yang sama, kasus-kasus pada tahun 2020 dari kasus, polisi mengatakan karena ini
Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan Januari hingga Mei 2020. Jadi sangat mengancam ketertiban masyarakat
hukuman 1 tahun 6 bulan penjara baru. Jadi ada 38 kasus hingga Mei dan ini secara verbal. Kami kumpulkan
kepada Meiliana (44). Dia terbukti 2020 dan kami terus meng-update ini,» ucapan-ucapan verbal ini. Mengapa
terbukti bersalah melakukan perbuatan kata Asfina dalam diskusi bertajuk tren mengancam ketertiban masyarakat?
yang diatur dan diancam dengan Pasal penodaan agama di Indonesia, yang Karena sudah tersebar menimbulkan
156A KUHP. disiarkan di YouTube Yayasan LBH keresahan publik,” ungkapnya.
Indonesia, Jumat (21/8/2020).
Meiliana dinyatakan terbukti secara Selain itu, YLBHI menyebut, dari
sah dan meyakinkan bersalah dengan Adapun data yang diambil me­ 28 kasus, 23 kasus di antaranya polisi
sengaja di muka umum mengeluarkan rupakan kasus yang dianggap publik melakukan proses hukum agar protes
perasaan atau melakukan perbuatan sebagai penodaan agama, yang paling masyarakat mereda. YLBHI menilai
yang pada pokoknya bersifat perm­ u­ banyak menggunakan Pasal 156 a proses hukum cenderung dilakukan
suhan, penyalahgunaan, atau peno­ KUHP, Pasal 28 ayat 2 juncto 45 a ayat berdasarkan aspek sosiologis.
daa­n terhadap suatu agama yang di­ 2 UU ITE, dan Pasal 59 ayat 3 UU
anut di Indonesia. Pada 2019, Ketua Ormas. Sebaran kasus penodaan agama “Jadi yang sering diungkapkan polisi,
DPD Golkar Dedi Mulyadi juga terbanyak ada di daerah Sulsel, Jatim, percayalah kepada kami ya masyarakat,
sempat dilaporkan ke Mapolda Jawa Malut, dan Jabar. kasus ini akan kami tindak lanjuti,
Barat. Mantan bupati Purwakarta itu akan ada proses hukum, dll. Jadi
dilaporkan oleh perwakilan ulama, Asfina mengatakan, jika dilihat polisi percaya bahwa ketika ada proses
Harto. profilnya, pelaku penodaan agama hukum, keramaian atau protes akan
yang dikenai Pasal 156 a KUHP reda, dan itu masuk akal menurut saya
Dedi dilaporkan atas kasus penodaan biasanya orang yang cukup berumur pandangan polisi tersebut, karena kasus
agama setelah melakukan deklarasi karena menafsirkan agama. Sementara ini didorong melalui aksi massa tadi,”
dukungan terhadap calon ketua umum itu, profil tersangka yang dikenai UU kata Asfina.
Golkar, Airlangga Hartanto. Dalam ITE itu masih anak muda, misalnya
deklarasi yang menggunakan kitab suci tersangka anak di bawah 18 tahun “Meskipun demikian sebenarnya
Alquran sebagai medium janji, Dedi terdapat 2 kasus dengan tersangka 5 alasan mengganggu ketertiban tidak
meminta para DPD Golkar di Jawa orang. Adapun 3 dari 5 orang tersebut pernah ada di Pasal 156 a KUHP, tidak
Barat untuk siap dilaknat bila mana berusia 14, 15, dan 16 tahun. pernah ada di UU PNPS 165. Jadi ini
mengkhianati deklarasi dukungan pada ada alasan yang di luar hukum yang
Airlangga. “Apa yang mereka lakukan? Karena lebih bersifat sosiologis, tapi dalam
main TikTok, karena mempelesetkan pengalaman YLBHI sering kali masuk
Pada tahun yang sama, Polres Bogor lagu Aisyah. Ini lagu Aisyah ini cukup juga di dalam dakwaan, sering juga
menetapkan SM (52) sebagai terduga banyak makan korban juga di tahun masuk dalam pertimbangan hakim dan
penista agama setelah membawa masuk 2020,” kata Asfina. lain-lain,” sambungnya.
anjing ke dalam masjid. Penyidik
menaikkan status SM menjadi tersangka “Ini mengerikan sebetulnya karena
dengan Pasal 156. (Republika Kamis , penodaan agama sekarang menyasar
21 Nov 2019, 18:14 WIB) anak berusia 14 tahun, 15 tahun, dan 16
YLBHI Catat 38 Kasus Penodaan tahun dan itu tidak ada ampun. Seperti
Agama hingga Mei, Ada yang Jerat kita ketahui, orang yang disangkakan
ABG penodaan agama itu sulit sekali keluar
dari pasal itu,” sambungnya.
Ketua Umum YLBHI Asfinawati
menyebut hingga Mei 2020 terdapat Lebih lanjut, YLBHI mencatat
proses hukum penodaan agama tidak
terlepas dari aksi massa baik itu secara

MEDIA HINDU 11
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Belajar dari Laporan Sures

Laporan KMHDI ke Bareskrim atas dugaan penistaan video dari Youtube yang menayangkan
agama Hindu oleh Desak Made Darmawati tampaknya Eggi saat wawancara dan juga berita
akan mengalami nasib yang sama. media online. Laporan tersebut
diterima dengan laporan polisi
Sures Kumar Nomor LP/1016/X/2017/Bareskrim.
Sures berharap laporannya segera
Pengacara Eggi Sudjana dilaporkan bahwa pemeluk agama selain Islam ditindaklanjuti oleh Bareskrim Polri.
ke Bareskrim Polri oleh Ketua DPN bertentangan dengan Pancasila. Hal ini
Perhimpuan Pemuda Hindu Indonesia, berkaitan dengan terbitnya Peraturan “Karena ini sebagai efek jera juga
Sures Kumar, Kamis (5/10/2017). Pemerintah Pengganti Undang-Undang agar tidak main-main,” kata Sures.
Eggi dianggap menyebarkan ujaran tentang Ormas. “Jadi kalau Perppu Menanggapi laporan tersebut, Eggi
kebencian terkait agama tertentu. Ormas disetujui, maka agama yang membantah melakukan ujaran
lain harus dibubarkan. Menurut kami kebencian. Menurut dia, dalam sila
“Pak Eggi memberikan statement itu sangat mengganggu dan berpotensi pertama yang berbunyi “Ketuhanan
yang agak mengganggu rasa kebinekaan menimbulkan kegaduhan sosial,” kata yang Maha Esa”, sudah jelas bahwa
kita sebagai WNI,” ujar Sures saat Sures. hanya Islam yang memiliki konsep
dihubungi. Tuhan yang Esa.
Sures mengatakan, ia sangat terusik
Eggi dilaporkan dengan tuduhan dengan adanya pernyataan itu. Sebagai Jika mengacu isi Perppu Ormas yang
menyebarkan informasi yang ditujukan umat beragama, kata dia, kelompoknya melarang organisasi yang tak sesuai
untuk menimbulkan rasa kebencian berupaya menciptakan keharmonisan. Pancasila harus dibubarkan, kata Eggi,
atau permusuhan individu dan Demikian pula umat agama lainnya maka kelompok yang tidak menerapkan
atau kelompok masyarakat tertentu yang melebur dengan perbedaan yang sila pertama itu harus dibubarkan.
berdasarkan suku, agama, ras, dan ada.
antargolongan sebagaimana diatur “Secara objektif artinya tidak
dalam Pasal 45 A ayat 2 dan Pasal 28 “Tiba-tiba ada itu, kan gimana. memihak pada siapapun, bila sudah
ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Sangat menciptakan kegaduhan di berlaku jadi hukum maka setiap ajaran
Tahun 2016 tentang Informasi dan masyarakat,” kata Sures. atau paham yang bertentangan dengan
Transaksi Elektronik. Pancasila harus dibubarkan,” kata
Sures mengaku membawa sejumlah Eggi. Namun, kata Eggi, dalam Islam
Menurut Sures, Eggi menyatakan bukti dalam laporannya, antara lain diajarkan untuk tak mengurusi ajaran
agama lain. Oleh karena itu, Eggi
mendesak agar Perppu Ormas tidak.
diberlakukan untuk menghormati
keyakinan masing-masing.

“Jadi jangan salah paham dengan saya.
Justru saya berjuang untuk toleransi
tersebut yang dihilangkan dengan
berlakunya Perppu Nomor 2 Tahun
2017 itu,” kata Eggi kepada Kompas
TV. (Kompas.com 05/10/2017).

Ketika itu Sures tampaknya tidak
didukung oleh PHDI Pusat. Surat dari
Bareskrim untuk meminta saksi ahli
agama Hindu, lebih dari satu bulan
tidak dijawab. Tidak ada pengurus
PHDI Pusat yang mau menjadi saksi
ahli.

12 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Dr. Tri Handoko Seto, Ketua Umum berikan teks-teks Weda dan Upanisad masyarakat dibuat resah. Keresahan itu
Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia yang menyatakan tentang keesaan yang dijadikan alasan (untuk menuduh)
(ICHI) Pusat, menghubungi saya agar Tuhan dalam arti pantheisme ini. orang ini melakukan penodaan agama,”
mau menjadi saksi ahli. Saya katakan, kata Rumadi kepada wartawan BBC
saya bukan sarjana agama Hindu, bu­ Saya juga memberikan dua buku saya Indonesia, Endang Nurdin.
kan juga pengurus organisasi Hindu, yang menjelaskan secara komprehensip
sekalipun saya bisa menjelaskan tentang tentang paham ketuhanan pantheisme “Demo dan aksi dianggap sebagai
peham ketuhanan Hindu. Tesis S2 ini, yaitu “Tuhan Upanisad, Menye­ keresahan masyarakat sehingga tindakan
saya di Departemen Filsafat UI adalah lamatkan Masa Depan Manusia,” dan orang itu dikatakan mengganggu
tentang paham ketuhanan Upanisad “Kamu adalah Tuhan.”(Baca MH 166, ketertiban umum,” tambahnya.
yang kemudian saya terbitkan menjadi Desember 2017).
buku dengan judul: “Tuhan Upanisad, Rumadi, yang melakukan riset
Menyelamatkan Masa Depan Manusia,” Namun sampai sekarang laporan kasus-kasus penodaan agama di Indo­
Sures tidak jelas ujung pangkalnya. nesia mulai dari kasus HB Jassin pada
Saya lalu diangkat sebagai Dewan Sures menyatakan tidak mencabut 1968, mengatakan hampir tak ada
Pakar ICHI. Dengan “jabatan” baru laporannya. Karena kasus-kasus peno­ kasus penistaan yang tak melibatkan
ini saya bersedia menjadi saksi ahli daan atau penistaan agama di Indonesia massa. GMBAR,SCIENCE PHOTO
agama Hindu. Bareskrim lalu menarik 'subjektif' dan 'ada tekanan massa' LIBRARY
suratnya dari Sekretariat PHDI Pusat sebagaimana dijelaskan Rumadi Ah­
dan mengirim surat permintaan saksi mad, Ketua Lembaga Kajian dan “Ada pola yang sama dari kasus
ahli ke Sekretariat ICHI. Berdasarkan Pengembangan Sumber Daya Manusia pernistaan agama di indonesia. Hampir
surat itu saya memenuhi panggilan Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU), di tak ada kasus yang tidak melibatkan
Bareskrim. bawah ini. massa. Kasus ini selalu diawali dengan
demonstrasi dan pengerahan massa
Saya jelaskan bahwa paham Dalam lebih 40 tahun terakhir, kasus oleh sejumlah orang, diikuti tindakan
ketuhanan Hindu sesuai dengan sila penodaan agama di Indonesia memiliki aparat penegak hukum, menjadikan
pertama dari Pancasila. Hindu juga “pola yang sama” dan berbagai kasus tersangka, diadili di pengadilan dan
memuja Satu Tuhan, tetapi kata “Satu” selalu diawali dengan demonstrasi dihukum sekian tahun.”
di sini tidak sama artinya dengan satu massa dan penegak hukum menjadikan
dalam paham ketuhanan Islam, yang alasan keresahan masyarakat akibat “Dan ada kecenderungan semakin
disebut tauhid (monotheisme). Satu aksi massa ini, termasuk yang terjadi kuat tekanan masa, hukuman lebih
Tuhan dalam pengertian Hindu dalam pada petahana Gubernur DKI Jakarta, tinggi. Tekanan masa berimplikasi
arti pantheisme. Saya menjelaskan apa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, berapa tahun dia akan dipidana,” kata
artinya istilah pantheisme, dan saya menurut Rumadi Ahmad. Rumadi.
Inilah kasus-kasus penistaan agama
Eggi Sudjana Ahok ditetapkan sebagai tersangka di Indonesia:
oleh kepolisian Rabu (16/11) terkait
dugaan penistaan agama menyangkut Ahok dijadikan tersangka terkait
ucapannya soal surat Al Maidah 51 pernyataannya yang menyebutkan
pada September lalu di Pulau Seribu. saingannya dalam pencalonan gubernur
DKI Jakarta menggunakan Surat Al
Rumadi Ahmad, mengatakan Maidah 51, pernyataan yang kemudian
berbagai kasus penistaan ini, termasuk viral dan menimbulkan demonstrasi
HB Yasin dan Arswendo Atmowiloto besar bulan lalu dan yang terbesar pada
muncul akibat tekanan massa dan tanggal 4 November lalu.
bersifat subjektif.
Ahok sendiri, di tempat kampanye di
“Bersifat subjektif dari berbagai kawasan Menteng, Jakarta, mengatakan
macam riset, termasuk peneliti dari “menerima” keputusan menjadikannya
Amerika. Definisi penodaan agama tersangka yang ia sebutkan sebagai
tak jelas. Seperti pasal karet yang bisa “contoh yang baik untuk demokrasi”.
dikenakan kepada siapa saja, walaupun
orang itu tak punya intensi atau niat “Dalam kasus Ahok, saya sudah
untuk melakukan penodaan agama. lama duga Ahok akan dijerat, entah
jadi tersangka, atau masuk pengadilan
“Tapi apa yang dilakukan menim­ karena melihat kasus penodaan agama
bulkan kemarahan sejumlah orang,

MEDIA HINDU 13
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

sejak tahun 1969 selalu begitu. Dan Demonstrasi ‘tolak Ahok’ berujung bentrok 4 November 2016
kalau ada kasus yang tak melibatkan
massa, ada kecenderungan orang itu yang sama. Yang menjadi pertanyaan, yang dilakukan Munarman tahun 2017
lolos dari jeratan hukum,” kata Rumadi. mengapa yang melaporkan kasus ini sampai sekarang tidak jelas. Munarman
hanya KMHDI? Ketika hal ini saya telah menjalani pemeriksaan di
Besarnya efek media sosial juga angkat dalam satu grup WA, pimpinan Polda Bali sebagai tersangka dugaan
semakin memicu besarnya tekanan salah satu organisasi Hindu di bawah kasus fitnah terhadap pecalang dan
massa ini, kata Rumadi. Melalui PHDI Pusat menjawab bahwa sudah dijerat dengan UU ITE. Munarman
Facebook BBC Indonesia, banyak yang ada rapat koordinasi di kantor PHDI disebut-sebut menebar fitnah dengan
menyambut pengumuman polisi terkait dan hasil rapat memutuskan hanya pernyataannya soal pecalang pernah
status Ahok menjadi tersangka namun KMHDI yang melapor. Sedangkan melempari umat Muslim di Bali saat
tak sedikit yang mengecam. yang lain akan menyediakan logistik salat. Dalam video yang berdurasi 1 jam
dan ikut memantau. 24 menit ini yang beredar, Munarman
Kasus-kasus di atas, menurut mengatakan pecalang telah melarang
Rumadi Ahmad, “Dari HB Jassin, Apa dasar keputusan ini tidak orang Islam salat Jumat.
Arswendo, (Lia Aminudin), yang dija­ dijelaskan. Pengurus KMHDI ini baru
dikan argumen bukan semata-mata dia saja terpilih sekitar 2 bulan sebelumnya, Rizieq Syihab dilaporkan ke polda
memenuhi norma penodaan agama jadibelumada pengalamanberorganisasi bali terkait ujaran kebencian. Dalam
dalam kasus 156a KUHP tapi yang tingkat nasional, bahkan mungkin video diunggah di Youtube pada 17
jadi pintu masuk utama apakah ada mereka belum familiar dengan situasi Agustus 2014 berdurasi sekira 25
keresahan sejumlah orang atau tidak.” ibu kota. Mengapa tidak diputuskan menit dengan judul 'Sikap Imam
agar pimpinan semua semua oraganisasi Besar FPI Terhadap ISIS'. Ujaran yang
Rumadi menyebut sejumlah kasus bersama-sama melapor ke Bareskrim disampaikan Habib Rizieq tersebut
yang tidak menimbulkan aksi massa sehingga terlihat ada keseriusan? Hal pada menit ke-13, menit ke-14 dan
besar dan tertuduh tidak sampai ini sama sekali tidak jelas dan jelas menit ke-15. Rizieq menyatakan akan
dijebloskan ke penjara. Kasus yang tidak belajar dari kasus yang dilaporkan mengumpulkan orang-orang Bali di
disebut Rumadi termasuk Teguh Sures . Sayangnya pimpinan KMHDI luar Pulau Dewata untuk dikembalikan
Santosa, pemimpin Rakyat Merdeka juga tidak konsultasi dengan Sures yang ke Bali. Kemudian Rizieq menyatakan
online pada tahun 2006 dan harian pernah jadi pimpinan KMHDI. akan menghancurkan kuil-kuil umat
The Jakarta Post pada 2014. (BBC Hindu di Bali. Ia juga menyatakan akan
Indonesia 17 November 2016). Bukan hanya laporan atas Egy Sujana, mendatangkan umat Islam dari luar ke
ada dua laporan lain yang juga sampai Bali untuk menghancurkan kuil-kuil di
Rumadi mengatakan hampir tak ada sekarang tidak jelas ujung pangkalnya. Bali. Sampai sekarang laporan itu tidak
kasus penistaan agama di Indonesia Laporan sejumlah sejumlah tokoh dan jelas ujung pangkalnya.
yang tidak didahului oleh gerakan masyarakat Bali, atas ujaran kebencian
massa. Teguh dilaporkan ke polisi
karena menerbitkan karikatur Nabi
Muhammad seperti yang dinaikkan
koran di Denmark, Jylland Posten dan
pemimpin redaksi The Jakarta Post,
Meidyatama Suryodingrat, diadukan
karena membuat karikatur bergambar
kelompok ISIS dengan lambang
tengkorak dan ada tulisan Allah.

“Kasus Teguh Santosa misalnya,
ada kalangan yang meributkan,
menuduh menyebarkan kartun. Tapi
tak ada desakan massa, dia diajukan ke
pengadilan tapi divonis bebas.”

Belajar dari laporan Sures dan
penjelasan di atas, laporan KMHDI ke
Bareskrim atas dugaan penistaan agama
Hindu oleh Desak Made Darmawati
tampaknya akan mengalami nasib

14 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Apa yang Harus sendiri – tetapi dapat dikatakan dengan
Dilakukan oleh cukup adil pesan utama dari Al-Quran
Umat Hindu? – dan dari Islam di hampir setiap saat
dalam sejarahnya, Al Quran tidak berisi
Ujaran kebencian seperti yang antagonistik: orang beriman vs orang apapun seperti Kotbah di Bukit (dalam
dilakukan oleh Desak sudah terjadi kafir, orang yang diselamatkan vs orang Injil). Juga Quran bukan buku yang
sejak lama dan mungkin tidak akan ada yang dikutuk. (Baca MH 205, Mei luas dan saling bertentangan seperti
akhirnya. Apalagi memang dibenarkan 2021 “Monotheisme dan Kekerasan”). Perjanjian Lama, di mana seluruh
mengeritik, merendahkan, melecehkan bagian (seperti Imamat dan Ulangan)
agama lain, bila itu dilakukan di Richard Dawkin menulis tentang dapat dengan mudah diabaikan dan
kalangan intern dengan alasan untuk YHWH: “Karakter yang paling tidak dilupakan. Hasilnya adalah sebuah
memperkuat imannya. menyenangkan dalam semua fiksi: pesan terpadu tentang triumpalisme
cemburu dan bangga akan hal itu; tuhan (paham yang ingin menaklukkan semua
Di samping itu ujaran kebencian kecil yang tidak adil, gila kuasa tak pengikut agama lain), memusatkan diri
semacam itu sudah ada di dalam kitab kenal ampun; seorang tuhan pembalas pada akhirat dan kebencian agama yang
suci agama-agama monotheisme itu. dendam, pembersih etnis (genosida) telah menjadi masalah bagi seluruh
Richard Dawkin (The God Delusion) haus darah; seorang tuhan pembenci dunia. Dan dunia masih menunggu
dan Sam Harris (The End of Faith) perempuan (misogini), penyebab wabah Muslim moderat untuk berbicara jujur
menyebutkan kitab suci agama-agama yang menjijikkan, megalomaniak, tentang hal itu.”
Semitik itu dipenuhi dengan ujaran sadomasokistik, pembuli/penggertak
kebencian, permusuhan dan kekerasan. jahat.” Lebih lanjut Harris menulis: “Buka­
Ini bersumber dari paham ketuhanan lah Quran yang sempurna dalam
monotheisme Tuhan cemburu yang Sam Harris menulis tentang Al setiap patah katanya, dan bacalah saja
membagi manusia ke dalam dikotomi Quran sebagai berikut: “Ya, AlKitab dalam kaca mata iman, anda akan
mengandung kegilaan sadistiknya melihat betapa sedikitnya belas kasihan
diberikan kepada yang sedang dihina,
dikutuk, dipermalukan dihukum, di­
cambuk, diadili, dibakar, dibasmi, tak
diampuni, tak ditunda hukumannya
oleh Allah sendiri, Tuhan yang tak
terbatas arifnya telah mengutuk orang-
orang kafir karena keraguan mereka.”
(Baca MH 143, Januari 2016).

Jadi apa yang dilakukan oleh
orang-orang seperti Desak bukanlah
sebuah bidah, tetapi itu adalah bagian
dari perjuangan untuk menyebarkan
agamanya, menjadikannya satu-stunya
agama di dunia, disebut “jihad bil
lisan”, jihad dengan lidah atau pena,
sebelum atau mungkin lebih penting
dari jihad bil saif, jihad dengan pedang,
yang dewasa ini, bukan musimnya lagi.

Dalam era teknologi informasi dan
digital ini kita dengan mudah melihat
polemik antara Kristen dengan Islam,
misalnya di youtube antara tokoh-
tokoh apologet Kristen dengan Islam.
Misalnya yang terkenal dari Kristen
adalah Christian Prince, David Wood,
dari Islam a.l: Sabir Aly, Ahmad

MEDIA HINDU 15
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Deedat. Demikian juga para murtadin leluhurnya mengutuknya? Ini adalah nganjurkan masyarakat untuk lebih
dari masing-masing agama. sebuah pilihan, tetapi mungkin yang bersabar, teduh dan penuh welas asih.
buruk. Jadi apa yang harus dilakukan?
Dalam agama Hindu di India ada Atau kita cukup memaafkannya saja? “Kriteria penodaan agama menjadi
praktik yang disebut purva paksa, yaitu Seperti dalam kasus Desak? sangat sulit untuk dibuktikan karena
debat antara para ahli filsafat. Namun mengandung tatanan nilai yang sub­
orang awam tidak mengikuti hal itu, Psikolog Kasandra Putranto menilai, jektif,” katanya.
betul-betul itu adalah bidangnya para sejumlah kasus penodaan agama yang
ahli. Tradisi purva paksa ini sempat terjadi bisa disebabkan faktor kes­e­ Senada, anggota Komisi Fatwa
hilang, kemudian dihidupkan kembali ngajaan atau sebaliknya. Meski demi­ Majelis Ulama Indonesia (MUI)
oleh Swami Dayananda Saraswati kian, dia meminta masyarakat untuk Hamd­­an Rasyid meminta masyarakat
(abad 19), ketika dalam bukunya yang menjadi bangsa besar yang penuh maaf. tidak mudah terpancing terkait per­
terkenal “Satyarth Prakash”, atau The nyataan seseorang yang kemungk­inan
Truth of Light, dalam bab 14 dan 15 “Sebaiknya kita juga tidak menjadi menyinggung SARA. Dia mengatakan,
beliau memberikan ulasan kritis kepada bangsa yang dengan mudahnya men­ publik perlu mendalami dulu pern­ ya­
Alkitab dan Alquran. cerca, mencela, dan menghukum orang taan orang tersebut sebelum melap­or­
lain,” kata Kasandra Putranto di Jakarta, kannya ke kepolisian.
Langkah Swami Dayananda Saras­ Kamis (21/11) Menurut Kasandra,
wati diikuti oleh Swami Vivek­ananda, dalam beberapa kasus sering kali pasal “Kalau umat Islam selalu men­ang­
Mahatma Gandhi, S. Radhakrishnan. penodaan agama hanya digunakan gapi masalah seperti ini kapan kita
Kemudian di zaman modern ini di­ untuk sosok yang tidak disukai. Dia bisa membangun pendidikan dan
lakukan oleh Ram Swaroop, M. Talreja, berpendapat, ada perbedaan persepsi ekonomi Islam yang baik? Karena
Sita Ram Goel, dan orang Barat yang menjadi masalah seseorang me­ selalu dihebohkan belum apa-apa kita
yang masuk Hindu seperti Dr David nyampaikan sesuatu dengan mak­ sudah sibuk ngurusi ini,» kata Hamdan
Frawley, Prof Lamdas Lamb, Prof. Jefrey sud yang lain dan lalu kemudian Rasyid.
Amsrong, Dr Frank Gaetano Morales, diterjemahkan dengan maksud yang
Ph.D, Maria Wirth, dll. Mereka me­ lain lagi serta persepsi tertentu. Dia mengimbau masyarakat agar
lakukan semua itu dalam tulisan serius jangan sampai dipalingkan dari tujuan
atau buku dengan pembaca yang “Menurut saya pasal penistaan agama utama, yakni mengembangkan kualitas
terbatas. perlu diperbaiki dan diperjelas agar dan ekonomi SDM. Dia meminta
tidak menjadi alat bagi sekelompok publik untuk tidak disibukkan dengan
Lalu bagaimana sikap sebaiknya orang kepada sesama,” katanya. Dia hal tersebut dan mempercayakan pe­
yang diambil oleh masyarakat Hindu di mengimbau semua pihak untuk tidak nyelesaian jika ada kasus itu oleh pihak
Indonesia menghadapi penistaan dari semakin reaktif, sensitif, dan punitif berwenang.
umat agama lain? terhadap sesama. Seharusnya dia me­
Menurutnya, publik jangan sampai
Langkah hukum tampaknya tidak terpengaruh agenda setting tertentu
memberi hasil apapun, sebagaimana
terlihat dari catatan kasus-kasus penis­
taan agama yang diproses hanya yang
dilakukan kepada agama Islam, baik
yang dilakukan oleh orang Islam,
dan terutama yang dilakukan oleh
orang non Islam. Hukuman yang be­
rat biasanya diberikan kepada orang
nonMuslim yang dianggap melecehkan
agama Islam.

Beberapa laporan dari umat Hindu
terhadap penistaan agama yang dil­a­
kukan oleh Egy Sujana, Munarman
dan Mohmamad Rizik Sihab sampai
sekarang tidak jelas ujung pangkalnya.

Apakah kita harus diam saja? Biar­
kan hukum karma berjalan. Biarkan

16 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

yang membuat fokus masyarakat ter­ hal yang harus dilakukan oleh pelaku diculik di Lanka. Banyak cerita Hindu
alihkan dalam membangun bangsa. untuk menebus kejahatannya. Hal yang lain membahas pengampunan dengan
Hal itu, dia mengatakan, pada akhirnya bisa dilakukan meliputi pemberian ganti atau tanpa pertobatan. (“Membangun
akan membuat Indonesia dan umat rugi kepada korban, permintaan maaf, Karakter Dengan Keutamaan Bhagawad
Islam selalu tertinggal. atau tindakan-tindakan pencegahan Gita”).
agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Jangan sampai umat Islam juga Ada pilihan ketiga. Menurut
emosional kemudian semua energi Dengan menyatakan “memaafkan pendapat saya narasi kebencian itu
hanya untuk mengurusi seperti ini, dan proses hukum tetap jalan”, berarti harus kita lawan, bukan dengan narasi
itukan sayang karena kita enggak akan orang Umat Hindu akan mulai suatu kebencian, tetapi dengan narasi rasional
sempat berkembang nanti,» katanya. kegaduhan baru. Seharusnya umat yang berdasarkan teks-teks pustaka suci
(Republika Kamis 21 Nov 2019 22:09 Hindu mendukung kebijaksanaan pe­ Hindu, yang mengajarkan kesatuan
WIB). merintah yang mengedepankan resto­ manusia, yang bebas dari kata-kata
rative justice (keadilan restoratif ), kebencian, kekerasan dan permusuhan,
Sebetulnya ini adalah saran yang toh ucapan Desak Mualaf tidak me­ tetapi sebaliknya mengajarkan per­
bagus. Seandainya para pemimpin nyebabkan adanya kematian atau saudaran seluruh manusia, perte­manan,
lembaga Hindu ketika menerima kerugian harta benda. Hanya kema­ welas asih, kesabaran dan kedamaian.
permintaan maaf Desak menyatakan: rahan dan itu seharusnya sudah dapat Di samping itu kita juga memerikan
“Dengan menerima permintaan maaf diredakan dengan permintaan maafnya. pandangan kritis kita terhadap ajaran-
ini, kasus selesai.” Tetapi sebaliknya Dan ini sejalan dengan sifat agama ajaran agama lain yang merugikan
dikatakan: “Memaafkan tetapi proses Hindu yang disebut Ibu Semua Agama kehidupan bersama secara damai. Ini
hukum tetap jalan” adalah pernyataan (the Mother of All Religions) oleh RC. perlu agar pihak-pihak yang gemar
yang menurut moral Hindu, terlepas Zaehner, atau Agama Dewasa (A menghina atau merendahkan agama
dari hukum positif, salah, double speak, Mature Religion) oleh Gordon Alfort. Hindu, belajar interospeksi. Bahwa
lain di mulut lain di hati. Kalimat itu Seorang Ibu atau seorang yang berjiwa ajaran agamanya, yang mereka anggap
mengandung kotradiksi di dalam dirinya dewasa tidak akan memelihara dendam. sempurna karena datang dari langit,
sendiri, “memaafkan” artinya tidak ada ternyata mengandung kelemahan secara
“proses hukum”, dan sebaliknya “proses Tetapi bagaimana kalau yang me­ rasional, modal dan spiritual, seperti
hukum” berarti “tidak memaafkan.” nista tidak meminta maaf, seperti Egi yang dilihat oleh pihak luar.
Sujana yang malah balik melaporkan
Memaafkan menurut KBBI adalah Sures ? Jalur hukum harus ditempuh, Kami sudah menulis dan mener­
“pembebasan seseorang dari hukuman kita tetap percaya ini negara hukum, bitkan buku-semacam itu baik karya asli
(tuntutan, denda, dan sebagainya) ka­ sekalipun kita sudah dapat menduga maupun terjemahan. Karya-karya asli
rena suatu kesalahan; ampun.” Per­min­ bagaimana hasilnya. Atau kita adalah buku “Hindu Menjawab” seri 1
taan maaf dari Desak sebetulnya sebuah memaafkannya saja. Dalam agama sampai 4 (Apakah Tuhan Beragama?),
kemenangan besar bagi umat Hindu, Hindu, konsep pengampunan lebih “Sorga Neraka 3 Agama, Satu Studi
seandainya pimpinan umat waktu jauh disempurnakan dan dibagi ke Komparatif:, “Tuhan, Agama dan
itu mengerti apa arti kata memaafkan dalam dua jenis: feminin yang diberikan Negara”, “Kiamat atau Akhir Dunia,”
(Ksame) dari ajaran moral Hindu. oleh Lakshmi dan maskulin diberikan dll. Karya-karya terjemahan antara lain:
oleh Wisnu. “Dialog Dengan Misisonaris Kristen”
Ini juga sesuai dengan sikap baru (Mahatma Gandhi), “Weda dan Injil”
pemerintah dan Kepolisian yang me­ Pengampunan feminin diberikan (M.Talreja), “Pandangan Hindu Atas
ngedepankan restorative justice (kea­ dilan tanpa pertobatan (permintaan maaf oleh Kristen dan Islam”. (Ram Swaroop).
restoratif). Sebuah pendekata­n yang yang bersalah), lebih tinggi dan lebih
ingin mengurangi kejahata­n dengan mulia dari pengampunan maskulin Buku-buku semacam itu mampu
menggelar pertemuan antara korban yang diberikan setelah ada pertobatan. membantu mempersiapkan diri bagi
dan terdakwa, dan kadang-kadang juga Dalam Ramayana, Sita - istri Raja umat Hindu untuk berdialog secara
melibatkan para perwakilan masyarakat Rama - secara simbolis dipuji karena rasional dan sejajar dengan siapa saja
secara umum. men­gampuni gagak bahkan ketika tanpa perlu emosional atau rendah diri.
itu merugikan dirinya. Dalam bagian Dan menerima cercaan seperti yang
Tujuannya adalah untuk saling berikutnya dari wiracarita Ramayana, dilakukan Desak Mualaf dengan lebih
bercerita mengenai apa yang telah ia dipuji lagi karena mengampuni me­ lapang dada.
terjadi, membahas siapa yang dirugikan reka yang melecehkannya saat dia
oleh kejahatannya, dan bagaimana Ngakan Putu Putra
mereka bisa bermusyawarah mengenai

MEDIA HINDU 17
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Betulkah Desak Made
Darmawati Menista Hindu?

OLEH: NGAKAN PUTU PUTRA upacara kematian yang paling indah di
dunia. Ia berpesan kepada keluarganya
Ceramah Desak Made Darmawati Illustrator: Ananta Wijaya agar nanti kalau meninggal diupakari
disiarkan oleh IstiqomahTV menim­ dengan ngaben seperti di Bali.
bul­kan kemarahan bagi umat Hindu, ngaben. dia merasa takut. Hal itu
khususnya di Bali. Desak Mualaf dila­ membuat dia takut setiap melihat orang Wasiat ini hanya dilaksanakan se­
porkan ke polisi baik di Polda Bali meninggal, sampai sekarang. Apakah bagian, ketika beliau meninggal dan
maupun Bareskrim, Jakarta. orang takut terhadap ritual suatu agama dikremasi di Mumbul, Badung, Bali,
tertentu, dalam hal ini ngaben atau 8 Februari 2014 diawali dengan doa
Ceramah itu memang mengaduk- kremasi dapat dianggap menghina secara Kristen oleh keluarga dan teman-
aduk emosi kita, sekalipun diucapkan agama tersebut? Ini kan perasaan teman Kristennya. Kemudian abunya
dengan bahasa yang tidak runut, lompat subyektif dari setiap orang. Kalau dibuang ke laut dengan upakara Hindu.
sana lompat sini, kadang-kadang ka­ saya menyatakan takut dengan mayat
limatnya terpotong, tetapi karena gaya­ dikubur, seperti yang dilakukan dalam Kembali ke topiknya, apakah
nya yang mengejek memang membuat agamanya Desak sekarang, karena akan pengakuan Desak takut dengan
kita marah dan tersinggung. dimakan cacing, apakah saya dapat upakara ngaben dapat dianggap sebagai
dikatakan menghina agama Islam? menghina agama Hindu? Pernyataan
Tetapi apakah semua yang membuat atau perasaan ini sama derajatnya
kiat marah dapat dikategorikan sebagai Pada sisi lain ada orang yang merasa dengan bila saya mengatakan takut
penghinaan agama Hindu, dan dapat bahagia melihat upakara ngaben, se­per­ melihat orang dikubur, atau pernyataan
diproses secara hukum? Apakah pera­ ti orang Hindu umumnya dan orang mendiang bapak Joop Ave merasa
saan subyektif dan keyakinan seseorang Hindu Bali khususnya, karena mere­ senang melihat upakara ngaben di Bali.
dapat diadili? ka merasa sudah melaksanakan kewa­ Jadi pernyataan Desak takut melihat
jiban kepada orang tua, saudara atau orang ngaben tidak bisa dikatakan
Saya mencoba menjawab pertanyaan leluhurnya. Joop Ave, mantan menteri sebagai menghina agama Hindu.
itu dengan mempelajari poin-poin pariwisata Indonesia yang paling ter­ Reinkarnasi.
penting yang diucapkannnya dalam kenal menyatakan ngaben di Bali adalah
ceramah itu. Saya ambil bahannya dari Desak menolak keyakinan Hindu
dari Obrolan Dhrama edisi 21 dan 22 tentang reinkarnasi. Ia telah menge­
yang sudash tayang di Youtube dan luarkan jiwa gelap yang memasuki
sinopsisnya dimuat di MH 205 edisi tubuhnya ketika dia naik haji di Mekah.
Mei 2021. Sebagai berikut: Apakah ini dapat dikatakan menista
Ngaben. agama Hindu? Tidak juga. Kenapa? Ini
kan menyangkut keyakinannya sebagi
Desak Mualaf waktu kecil, umur 5 seorang islam yang memang tidak
tahun, diajak ayahnya melihat orang percaya dengan reinkarnasi.

Sama halnya bila saya tidak percaya
dengan alam kubur, hari kiamat,
kebangkitan tubuh pengadilan akhir.
Neraka di mana manusia dihukum
secara sadis tanpa akhir. atau Surga
di mana ada pesta makan, minum
termasuk minuman alkohol, tapi tidak
mabuk, tidak buang air, kecil maupun

18 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

besar. Di mana kaum laki-laki muslim monotheisme. Satu dalam pengertian Kembali ke topiknya. Apakah Desak
diberi istri-istri 72 bidadari bahkan ada Hindu bersifat pantheistik, Tuhan yang Mualaf dapat dianggap menista Hindu
yang menyebut 4.900. Mereka diberi ada di dalam dan di luar ciptaannya, bila ia menyatakan Hindu memiliki
kekuatan seksual 100 kali laki-laki di vyapi vyapaka. Bung Karno, penggali atau menyembah banyak Tuhan?
bumi. Pancasila juga menganut pahan ketu­ Belum tentu. Mungkin itu karena keti­
hanan pantheisme seperti yang dij­e­ dak-tahuannya, sama dengan ketidak-
Kalau saya melihat dan menilai dari laskan dalam Bhagawad Gita. (“Bha­ tahuan orang Hindu sendiri tent­a­ng
segi moral agama Hindu, kehidupan gawad Gita Mengajarkan Apa?”). paham ketuhanannya sendiri. Ketidak-
sorga semacam itu tidak pantas, tahuan atau avidya memang bisa mem­
immoral, tidak bermoral, juga kosong Dalam Islam Allah memiliki 99 bawa penderitaan, tetapi tidak dapat
secara spiritual. Apakah penilaian saya nama. Nama-nama itu menunjukkan dipersalahkan, karena tidak unsur kese­
dapat dikategorkan sebagai menghina sifat-sifat Allah, salah satu satu adalah ngajaan dalam ucapannya. Kita tidak
agama Islam? Pasti tidak. karena ini “makar’ penipu. Dalam Hindu nama- bisa menghukum orang yang tidak tahu
murni masalah keyakinan. nama itu menunjukkan fungsi. Paham atau bodoh.
ketuhanan dalam Islam disebut tauhid Setan.
Jadi ucapan Desak bahwa dia tidak atau monotheisme.
pecaya dengan reinkarnasi juga tidak Desak Mualaf bercerita ketika ayah­
dapat dinilai menghina agama Hindu. Tetapi apakah orang Hindu tahu nya sedang bersembahyang di pura
Tuhan apa yang disebut pantheisme? Belum setan datang memberinya keris. Luar
tentu. Dalam sebuah pertemuan de­ngan biasa Desak Mualaf ini. Ayahnya yang
Desak Mualaf mengatakan Hindu pengurus suatu organisasi Hindu tingkat suka menggendongnya di pundaknya
menyembah banyak Tuhan. Ini mem­ nasional ketika daya menyebut paham waktu kecil dituduh memuja setan.
buatnya bingung. Apakah ucapannya ketuhanan Hindu adalah pantheisme Desak Mualaf menyamakan Tuhan
ini dapat dikategorkan sebagai peng­ banyak yang protes, mengapa membuat Hindu dengan setan. Ini jelas salah.
hinaan kepada agama Hindu? Belum istilah baru yang asing, kan sudah cukup Tidak ada konsep setan dalam Hindu.
tentu. kalau kita menyebut paham ketuhanan
Hindu adalah monotheisme? Memang Di dalam Hindu ada kepercayaan
Banyak orang bingung soal ini. saya memperkenalkan istilah pantheisme tentang bhuta kala, mahkluk di bawah
Mungkin waktu dia masih di Bali dia dalam tesis S2 saya di Depatemen filsafat manusia, kekuatan-kekuatan alam yang
mengalami sembahyang di banyak pura UI tahun 2008. Tetapi istilah itu bukan harus dinetralisir agar tidak mengg­ anggu.
di mana masing-masing pura memiliki ciptaan saya, saya menemukan istilah itu Bhuta kala sama sekali tidak sama dengan
Dewa yang berbeda. Dia menyamakan dalam buku S. Radhakrishnan, Indian setan. Ini dari segi filsafat ketuhanan.
Dewa dengan Tuhan. Dalam Hindu Philosophy ketika menjelaskan paham Justru di Mekkah banyak setan, karena
Tuhan dan Dewa itu berbeda. Tuhan ketuhanan Upanisad. (Tesis S2 itu saya dalam ibadah haji ada upakara melempar
itu satu disebut Brahman, dan Dewa- terbitkakn sebagai buku dengan judul: setan dengan kerikil (jumrah).
Dewa itu hanyalah “nama rupa” (nama “Tuhan Upanisad, Menyelamatkan
dan bentuk dari) Tuhan yang SATU. Masa Depan Manusia”). Ini bisa menimbulkan pertanyaan,
Tetapi SATU di sini tidak sama dengan kenapa dekat baitullah (rumah Allah)
ada setan? Kalau ada setan berarti Tuhan
Illustrator: Ananta Wijaya (dhi Allah) tidak maha kuasa? Kenapa
Tuhan tidak mampu mengalahkan setan?
Katanya pada waktu puasa setan diikat
oleh Allah, kenapa tiadk diikat selammya
atau dibunuh saja setan itu agar tidak
mengganggu manusia? Jangan-jangan
setan sengaja dipelihara oleh Tuhan?
Untuk apa? menakuti-nakuti manusia
agar manusia mencari perlindungan
pada tuhan? Hal ini disingung oleh
penyair Lebanon, Khahlil Gebran
(Tonton Obrolan Dharma 6 – 7)

Apakah Desak Mualaf dapat disebut

MEDIA HINDU 19
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

melakukan penghinaan atau penistaan Illustrator: Ananta Wijaya
kepada agama Hindu? Lagi saya perg­u­
nakan argumen a contrario. Kalau saya salah? Ada yang menuduh plagiat. Dan menjawab pertanyaan saya lewat WA
menyebut Allah itu dulu adalah ilah yang paling penting, kenapa kitab atau email? WA saya masuk tetapi tidak
(dewa) bulan dan hujan dari orang Arab suci langit itu banyak mengandung dibacanya. Baru tanggal 16 Mei WA
sebelum Islam, pasti orang Islam akan ujaran kebencian, ajaran memecah saya dibaca tetapi sampai sekarang,
marah, seperti mereka marah ketika Dr. belah manusia dan anjuran kekerasan? saat laporan ini dikirim ke percetakan,
Nurcholis Madjid, mengungkapkan hal Sementara kitab suci agama-agama 5 Juni, I Putu Yoga tidak menjawab
ini dalam bukunya: Islam, Doktrin dan yang disebut agama bumi bebas dari tawaran saya soal wawancara itu.
Peradaban.” Ada dosen yang menyebut hal-hal negatif dan buruk semacam itu?
darah Cak Nur halal. Tetapi itu tidak (Tonton vidio Obrolan Dharma 1- 4). Saya kecewa dengan sikap I Putu
dapat disebut menghina Islam karena itu Yoga ini, saya sebenarnya hanya mau
merupakan fakta sejarah. Tetapi kalau Jadi apakah ucapan Desak Mualaf membantu memberi masukan agar
saya mengatakan Allah adalah setan, salah? Ketika dia mengatakan Hindu ia lebih siap dari aspek filsafat Hindu
saya jelas dapat dikategorikan menghina sebagai agama hasil akal budi, tidak bila dimintai keterangan sebagai
Islam. dapat disalahkan. Sama seandainya saya pelapor oleh Bareskrim. Tetapi dia
mengatakan Islam juga hanya karangan mengabaikan niat baik saya. Rupanya
Apakah dalama hal ini, ketika Desak manusia. Tetapi ketika dia mengatakan dia memilih-milih orang dengan siapa
mengatakan tuhan Hindu sama dengan agama Hindu adalah hasil akal-akalan, dia mau bicara. Lagaknya sudah seperti
setan dia dapat dikatakan menghina hasil tipuan, ini adalah penghinaan, pejabat tinggi atau tokoh nasional. Baru
agama Hindu? Jawabannya “Ya”. sama bila saya mengatakan Islam adalah beberapa bulan jadi pengurus KMHDI
Agama akal-akalan hasil kesesatan berfikir. kok sudah besar kepala? Kalau mau jadi
Ketua Presidium KMHDI arogan pemimpin harus belajar rendah hati.
Desak Mualaf menyatakan, agama
Hindu adalah hasil akal budi, maka Para pelapor kasus vidio Desak MH sudah beberapa kali mengadakan
bisa diakal-akali. Apa yang ada di balik Mualaf harus betul-betul mengkaji dan kerja sama dengan Pengurus KMHDI
pernyataan ini? Ini adalah dikotomi memahami masalah ini, agar laporannya Pusat sebelumnya, misalnya dalam sur­
agama yang diajarkan di sekolah- tidak dimentahkan. vei mencari pimpinan PHDI Pusat
sekolah di luar Bali, tentang agama sebelum Mahasabha XI tahun 2016.
bumi dan agama langit. Agama bumi Saya mengundang ketua presidium Survei tentang kepercayaan diri ber­
adalah agama buatan akal manusia, KMHDI, I Putu Yoga, yang mela­ agama Hindu dari para pemuda Hindu
yaitu Hindu, Buddha dan agama timur porkan Desak ke Bareskrim untuk Februari-Maret 2018. (Baca MH 173
lainnya, sedangkan agama langit adalah mendiskusikan hal ini. Undangan saya Juli 2018). Sebelum itu, sebelum era
agama yang diturunkan oleh Tuhan yang pertama lewat WA 30 April 2021 medsos, Media Hindu sering memuat
yang bermukim di langit, yaitu agama dia jawab belum dapat menentukan kegiatan KMHDI yang dikirim oleh pe­
Yahudi, Kristen dan Islam. waktunya karena sering ke daerah. Saya ngurus KMHDI Pusat maupun daerah.
minta kalau dia sudah ada di Jakarta
Ini murni hanya keyakinan. Tiap agar menghubungi saya. Tetapi WA Baru kali ini saya bertemu dengan
pihak boleh buat klaim bahwa agamanya saya tidak dijawab. Saya hubungai lagi pimpinan KMHDI yang arogan. Saya
adalah agama yang dibuat oleh Tuhan dia, lewat WA, tanggal 9 Mei 2021 berharap I Putu Yoga memperbaiki
di langit. Tetapi siapakah yang melihat menawarkan kalau dia tidak bisa hadir sikapnya, kalau tidak citra KMHDI
Tuhan memberikan wahyunya kepada di kantor MH, apakah dia bersedia akan tercemar, dan juga tidak baik bagi
seorang atau berberapa nabi? Ini sangat pembentukan karakter pribadinya.
subyektif. Orang di luar agama itu bisa
membuat kritik juga, berdasarkan hal
yang lebih obyektif, yaitu dari isi kitab
susi itu itu sendiri. Kenapa isi kitab
suci itu ada yang salah secara ilmu
alam, ada kontradiksi antara ayat satu
dengan lainnya, ada pembatalan ayat
lama oleh ayat baru. Itu berarti Tuhan
salah. Harusnya kan tuhan tidak boleh

20 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Alasan Desak Made interaksi dengan Agama Islam semakin
Dharmawati jadi Mualaf intens. Di perpustakaan pun ia banyak
membaca buku-buku tentang Islam.
OLEH: SANISCA MADERA PAUTRA Dan kebimbangan akan Agama Hindu
semakin dalam. Walau setiap minggu
Bagaimana seorang Desak Made Saat merantau ke Jakarta untuk ke Pura Rawamangun untuk mengajar
Dharmawati bisa menjadi mualaf tentu berkuliah, Desak Made Dharmawati menari, tetapi tetap tidak mendapatkan
tidak terlepas dari apa yang dialaminya tinggal di daerah Cempaka Putih. jawaban yang memuaskan. Untuk itu,
di masa kecilnya. Untuk itu Media Sempat masuk Kowad sebentar, dan ia memutuskan untuk tidak pergi ke
Hindu berusaha merangkum dari kemudian didaftarkan untuk berkuliah sana lagi dan lebih aktif di lingkungan
berbagai sumber agar mengetahui, di Universitas Negeri Jakarta . Tetapi organisasi Islam. Tentu saja dengan
bagaimana latar belakang Desak Made memutuskan untuk berkuliah di membohongi keluarganya dengan
Dharmawati sehingga pembaca bisa Universitas Muhammadiyah dengan mengatakan pergi untuk mengerjakan
mendapatkan dari sudut pandang mengambil jurusan D3 Sejarah. tugas kuliah.
berbeda. Satu pertimbangannya adalah biaya
belajar yang murah di sana. Ini Hingga suatu saat, ketika Desak Made
Desak Made Darmawati adalah sempat mendapatkan pertentangan Dharmawati sedang bersembahyang
bungsu dari sebelas orang bersaudara. dari keluarganya, tetapi dengan alasan malam dengan kakaknya, badannya
Berasal dari Banjar Melinggih, Desa bahwa hanya menuntut ilmu saja, secara tidak dapat dikontrol melakukan
Payangan Gianyar. Keluarganya tanpa mempelajari Agama Islam, maka gerakan-gerakan tertentu. Ini dengan
merupakan pengabdi pada Puri ijin diperolehnya untuk tetap kuliah di pikirannya sendiri, dianggap sebagai
Pahyangan. Dan keluarganya sendiri sana. petunjuk dari Tuhan.
merupakan keluarga terdidik. Beberapa
dari kakaknya berdinas diTNI Angkatan Belajar di kampus yang bersuasana­ Setiap pagi, ia mendapatkan tugas
Darat dan bahkan ada yang sempat kan agama Islam, tentu membuat untuk menyapu. Setiap selesai menyapu,
menjadi guru Agama Hindu. Desak ia langsung ke masjid secara sembunyi-
Made Dharmawati menghabiskan masa sembunyi untuk sholat. Kebetulan
kecilnya di Desa Payangan, kemudian jarak antara rumahnya dengan masjid
setelah lulus SMP, melanjutkan SMA dekat sehingga memungkinan ia untuk
nya di kota Denpasar. Baru kemudian sholat di masjid. Kebetulan juga ia
memutuskan merantau ke Jakarta untuk tidak mempunyai mukena, sehingga
berkuliah dengan menumpang tinggal dengan sholat di masjid, maka ia dapat
di rumah kakaknya yang merupakan meminjam mukena yang memang
aparat negara. disediakan di sana.

Menurut keterangan dari dirinya, Dalam wawancara yang diupload
sudah banyak pertanyaan dimulai dari di youtube (link diberikan di akhir
kecil. Di mulai dari ketika melihat tulisan ini), seorang penglingsir di
jenasah yang diaben (dikremasi) saat desa Payangan (Dewa Budiasa) yang
usia lima tahun. Apa arti sesungguhnya mengenal keluarga Desak Made Dhar­
dari ngaben?Kemudian kenapa tidak mawati secara dekat mengatakan
boleh membaca kitab-kitab suci ? Apa bahw­a kakak yang mengajak Desak
Tri Murthi? Apakah ada kehidupan Made Dharmawati juga sempat ber­
setelah kematian? Sebetulnya, pindah agama. Tetapi ketika men­ing­
pertanyaan tersebut lumrah dan lazim. gal, diputuskan untuk diaben di Bali.
Tetapi tidak pernah mendapat jawaban Ini sejalan dengan cerita Desak Made
yang memuaskan. Dharmawati yang mengaku seb­anyak
lima anggota keluarganya juga ber­
pindah keyakinan menjadi Muslim.

https://www.youtube.com/
watch?v=L4dzKLMcZz0

MEDIA HINDU 21
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

Duskertam, Ingkar “OM Swastyastu. Haturnuhun sudah
Kepada Leluhur memberi “bantahan” dalam video
Salah Pati Pahalanya reaction.”

OLEH: DEVHA BALARAMA ANANTA SESA Kemudian senior tadi menyusulkan
tulisan:
Pelecehan oleh mualaf dosen daiva khutum bakam. Inilah dharma
UHAMKA itu masalah kecil, artinya agama. Namun kita juga punya dharma “OM Swastyastu, Sahabat dharma,
Hindu tidak akan terpuruk, tidak ter­ negara. Jadi sebagai warga negara yang RyGuN tolong bantu - apa istilahnya
cemar, bahkan Hindu semakin ce­mer­ baik, tetap harus melaporkan kasus ini bagi umat Hindu yang meninggalkan
lang serta tak tergoyahkan oleh provokasi kepada yang berwajib. agamanya. Hari-hari belakangan ini
murahan dari pihak-pihak yang gelap kata mualaf sering mengakrabi WAG
pikiran. Dan umat Hindu yang sudah Tidak melakukan kedua kewajiban kita. Jari tangan dan cangkem kita hafal
berkomitmen untuk menegakkan dharma dharma ini, maka kita adalah calon- dengan kata ini sehingga tak merasa ada
dan selalu memenangkan dharma tidak calon salah pati. Ini yang harus dpahami beban apapun. Sesungguhnya, apakah
perlu berteriak: “Halal darahnya, penggal oleh kita semua. Kasus ini memberi kita kita mengetahui alasan “aqidahnya”
kepalanya.” Atau demo yang merusak. peluang untuk menempa diri. sebuah kosa kata “mualaf ” digunakan
Hindu punya dua kuajiban dharma, tetangga sebelah?
yaitu dharma agama dan dharma negara. Itulah tulisan saya yang saya kirim
lewat medsos kepada beberapa teman, Tak perlu latah dan jangan terjebak.
Siapapun yang menghina dan dan seorang senior yang juga seorang Kita sudah sering terlanjur meminjam
merendahkan serta menistakan Hindu pejuang Hindu dari Bandung setelah istilah yang tak patut. Contohnya istilah
harus dimaafkan karena kita konsisten menonton tayangan reaksi saya di makanan “nyelam” yaitu suguhan atau
dengan ajaran tat twam asi dan vasu Hanantara TV dan dibalasnya: “rayunan” diperuntukkan bagi para Dwi
jati pada umumnya. Berdampak pada
umat kita yang awam dengan mudah
menafsirkan bahwa “kesucian para
Rohaniwan kita karena nyelam” yang
tentu saja itu idiomnya Islam.

Pada titik ini saya membayangkan
penggunaan kata, misalnya pahlawan
dalam cerita rakyat Si Pitung Jagoan
Betawi. Sebagai bangsa Indonesia tentu
kita menghargai Bang Pitung setinggi-
tingginya bak pahlawan. Namun dari
pandangan kolonial penjajah, boro-boro
pahlawan, Si Pitung tak lebih hanya
pengacau dan dicap pemberontak.

Begitu juga mereka yang meninggalkan
agama Hindu, belum ada istilah yang
kita sepakati sampai saat ini. Perbuatan
dan pilihan bagi yang meninggalkan
agamanya jelas-jelas “alpaka” atau
“degag” dan “tulah” sepanjang hidupnya.

Untuk sementara mari gunakan istilah
yang mudah kita pahami. Sebaiknya
tak latah menyebut mualaf, tetapi mari
biasakan menyematkan istilah kepada
mereka, misalnya;
1. DUSKERTAM, yaitu orang jahat

penyangkal yang ingkar terhadap
leluhurnya.

22 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

2. APADHARMAN, yaitu keputusasaan pikiran dan kekuatan spiritual, yang AGEN MH
seseorang sehingga “ngalain kawitan.” kita sebut kemenangan dharma. Tentu LAMPUNG
sangat disayangkan, kalau hanya karena
3. NGUTANG RONG TELU ...... dll. provokasi murahan tadi, lalu hasil dari Ida Bagus Ariaka
Mohon disadari dan harap hati- kedua hari suci itu kita cemari. 081369054022 atau 085764219333

hati menggunakan kata-kata serapan Terutama komitmen kita untuk BERLANGGANAN MEDIA HINDU
agama lain sepanjang kita memiliki mengedepankan dharma sebagai salah WILAYAH DENPASAR & GIANYAR
padanannya. Memang seperti inilah satu perilaku utama dan juga tujuan
syiar mereka yang tengah digalakkan oleh utama dari kehidupan dan hidupnya Made Paramawinata
mayoritas penganut agama di Indonesia umat Hindu. Oleh karena itu, dalam Hp - 08124665536
sebagai “proyek pembahasaan” kalau berbagai masalah atau peristiwa, baik
tidak dikatakan 'arabisasi' atau buruk, hendaknya dharma itu KETUT WIJAKSANA
selalu berada di depan. Termasuk dalam Perum Puri Gading
Semoga menjadi bahan pertimbangan. masalah duskertam ini. Jl. Lombok A6 No. 2 Jimbaran
Lalu saya menjawab:
“Saya setuju dengan istilah duskertam. Umat Hindu memiliki dua kewajiban 087861313165
Duskertam sudah saya sosialisasikan tadi besar dalam hidupnya di negeri ini,
pagi dharma wacana Kuningan di Pura yaitu melaksanakan dengan konsisten TOKO SARASWATI 108
Kelapa dua dihadapan lebih dari 100 dharma yang sudah dimenangkan, JL. Ngurah Rai 15 A
umat. Duskertam pasti salah pati alias yaitu dharma agama dan dharma Jembrana, Bali.
gentayangan.” negara. Menurut hemat saya, kasus
Dan pada pagi hari, Sabtu 24 April duskertam ini tidak harus membuat kita Telp. 0365-43015/081 238 243 690
2021, bertepatan dengan persem­ marah dan mengutuk serta melakukan Menjual: Media Hindu, Buku-buku
bahy­angan Hari Suci Kuningan di tindakan yang radikal. Namun cukup Hindu, Souvenir Hindu, Boreh Bali,
Pura Prajapati Purna Pralina seo­rang mengaplikasikan dharma agama dan
pedharma wacana dengan sangat me­ dharma negara. Mantra, Chanting Music Box,
narik dan jelas serta tegas mem­beri­ Dupa Harum, dll.
kan penjelasan kepada umat Hindu Yang pertama, sang duskertam sudah
yang hadir untuk menjawah provokasi minta dimaafkan, dan kita memang AGEN KOTA TABANAN BALI
murahan seorang duskertam, orang harus memaafkan. Terlepas dari Jual: Media Hindu, Buku-buku Hindu,
yang ingkar kepada leluhurnya. tidak permintaan maaf yang tidak tulus atau
menggebu-gebu dengan teriakan yang tidak rela, tetap harus dimaafkan, inilah Boreh Bali, dll.
membangkitkan emosi. Namun de­ dharma agama Hindu. bahkan kalau Hub: IB Wisnawa/081338560919
ngan teduh sang pedharma wacana toh tidak minta maaf, karena malu dan
mengingatkan bahwa Hindu Nusan­ gengsi dan merasa benar; seperti banyak TOKO BUKU EKA BHUANA
tara sudah sering dilecehkan, dihina, kasus pelecehan sebelumnya, kita juga JL. W.R Sutpratman No.23E, Karang,
dipinggirkan, dinista dan dimarg­i­ wajib memaafkan. Lalu bagaimana
nalkan, namun Hindu tidak pernah dengan dharma agamanya? Madean, MATARAM, NTB
goyah, tidak perlu dibela dengan Hubungi : 081805793712
dengan teriakan “penggal kepalanya, Kedua, dharma negaranya. Sebagai
halal darahnya dsb.” warga yang baik, maka umat Hindu Jual: Media Hindu,
Umat Hindu belum lama mem­ tentu harus melaporkan kasus ini buku-buku Hindu, dll
peringati Tahun Saka 1943 Hari Suci kepada pihak yang berwajib dengan
Nyepi dengan melaksanakan Catur bukti-bukti yang dibutuhkan. Namun
Brata Penyepian yang salah satunya tetap dengan kepala dingin dan
bermakna penyucian jiwa. Tidak lama tersenyum. Hindu semakin cemerlang!
kemudian disusul dengan peringatan Vasu daiva khutum bakam.
Hari Suci dan Hari Raya Galungan,
yang manfaatnya penyatuan kekuatan

MEDIA HINDU 23
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

PELAJARAN MAHA Desak Mualaf seraya berdialog secara
PENTING DARI santun. Saat menonton video GPS itu,
OCEHAN DESAK MADE saya kagum dan dalam hati berkata;
MUALAF luar biasa sigap dan cekatannya GPS,
maka pantas ia menjadi tokoh nasional.
OLEH: I KETUT DONDER
Apapun yang dilaksanakan GPS
Pengantar kepada leluhurnya, sebab belum tentu adalah sesuatu langkah yang sangat baik
Ketika video Desak Mualaf (Desak tanggapan saya akan membuat masalah daripada tidak ada upaya sama sekali.
ocehan Desak menjadi jernih. Bisa jadi Setelah video upaya pencarian fakta
Made Darmawati) yang konon bergelar justeru tanggapan saya malah membuat oleh GPS itu viral, maka ada banyak
Doktor (bukan doktor, baru S2, red) suasana tidak nyaman. tanggapan baik pro dan doktra, tetapi
mulai viral, maka banyak sekali SMS/ lebih banyak yang pro pada upaya GPS
WA masuk ke Hp saya seraya mereka Sementara banyaknya SMS/ tersebut.
meminta agar saya untuk membuat WA masuk ke HP saya, ternyata
vedio tanggapan. Saya jawab, bahwa tokoh Nasional umat Hindu, Gede Ada sebagian kecil komentar
saya tidak perlu membuat video Pasek Suardika (GPS) dengan sikap menyatakan bahwa GPS sedang
tanggapan atas pelecehan Desak intelektual dan gagah berani sendirian mencari “panggung politik”, saya rasa
Mualaf terhadap agama Hindu dan justeru mendatangi lembaga tempat kurang tepat penilaian itu sebab GPS
memang seorang teoretis politik dan
politikus. Karena ia tidak menjadikan
kasus Desak Mualaf sebagai upaya ia
mencari panggung politik.

Saya adalah orang yang tidak
menyukai politik praktis, walaupun
demikian saya melihat justru upaya
GPS itu tepat untuknya, sebab ia adalah
tokoh politik nasional. Kalau upayanya
itu dianggap salah (berarti kene pelih,

24 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

keto pelih, pules pelih); keweh memang Hindu (MH) karena isinya komplit. Selain itu isi MH bersifat terbuka,
dadi jadma zaman Kaliyuga. Terlepas MH berisi berita kajian kritis hasil logis, kritis sehingga bagi orang yang
dari suka dan tidak suka atas video GPS penelitian, opini, kabar nasional dan sudah pernah membacanya walaupun
yang memberi tanggapan langsung internasional, dsb., selain itu MH juga hanya satu atau dua edisi saja, maka
atas video Desak Mualaf itu, maka memuat informasi ajaran-ajaran Hindu pikiran dan pandangan mereka segera
saya secara pribadi dan sebagai profesi yang komprehensif. akan berubah dari cara berpikirnya
dosen agama saya berterima kasih atas yang sempit men-jadi berwawasan yang
tanggapan GPS terhadap video viral Ngakan Putu Putra memberitahukan luas.
Desak Mualaf tersebut. Setelah video bahwa MH telah membuat Channel
GPS itu viral, kemudian muncul You Tube berjudul “Obrolan Dharma” Selama ini adanya kesalahpahaman
beberapa video tanggapan atas vidio sebagai jawaban atas tantangan zaman yang terjadi baik dalam lingkungan
Desak Mualaf dengan berbagai cara, yang dihadapi oleh umat Hindu atau internal maupun di lingkungan
tetapi saya tidak sempat menonton suatu upaya memberikan konsumsi ekst­ernal, jika mau ditelusuri, se­
secara full. rohani kepada umat Hindu. Sejak sungguhnya berasal dari wawasan
itu pula saya membagikan Obrolan pengetahuan yang sempit. Orang-orang
Tokoh Hindu Perlu Intropeksi Diri Dharma itu kepada para mahasiswa saat yang berpengetahuan luas akan berpikir
atas Kasus Penistaan Agama Hindu mengajar. Kepada para sahabat lewat ribuan kali untuk merendahkan paham
Oleh Desak Mualaf Asal Bali WA dan juga beberapa di antaranya atau kepercayaan orang lain. Orang
saya juga bagi lewat facebook. Walaupun berpengetahuan luas dan cerdas tidak
Sejak lama setiap saya menjadi saya sudah meyakinkan kepada para akan berbicara yang tidak diketahui
narasumber dalam suatu acara seminar penerima kiriman “Obrolan Dharma” secara mendalam.
lokal, dan atau seminar nasional, saya tersebut, bahwa isinya sangat baik untuk
merekomendasikan agar umat Hindu menam-bah wawasan pengetahuan Contoh atau preseden buruk adalah
yang tidak suka membaca buku-buku yang telah mereka dimiliki, apalagi bagi wawasan pengetahuan Desak Mualaf ini.
agama yang tebal; apalagi membeli yang belum pernah membaca ajaran Apalagi ia adalah orang Bali, betapapun
buku-buku yang tebal, maka saya Hindu secara luas. sedikit pengetahuannya tentang Hindu,
sarankan untuk membaca Media ia tidak pantas memaparkan segala
sesuatu yang tidak pasti ia ketahui,
sebab dia adalah seorang dosen. Betapa
rendah kadar kesarjanaannya jika cara
berpikirnya seperti itu.

Walaupun UU menyatakan bahwa
cara seperti itu boleh dilakukan asal
dalam lingkungan tertutup untuk
kebutuhan internal sebagai penguat
keimanan. Menurut saya, UU itu
sebagai produk politik, perlu ditinjau
ulang. Jika memang Negara berharap
agar setiap pemeluk agama di Negara
Indonesia ini hidup rukun dan damai,
maka cara-cara pengajaran agama setiap
agama yang menanamkan kefanatikan
harus dihentikan.

Adalah suatu penggunaan logika
yang bersifat kekanak-kanakan, jika
untuk menanamkan keimanan itu
harus dengan cara-cara fanatik. Cara-
cara menanamkan ajaran agama melalui
metode fanatik itu adalah indikasi
adanya rasa takut dari para tokoh agama
agar umatnya tidak pindah agama. Rasa
takutnya digunakan untuk menakut-

MEDIA HINDU 25
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

nakuti umatnya. Cara-cara pengajaran memiliki pengetahuan yang luas Prof Bleeker (1984) dalam bukunya
agama dengan metode fanatik seperti bahkan dikatakan seluas samudra, berjudul The Comparative Study of
ini tidak akan melahirkan tokoh nasio­ maka tunjukkan ajaran yang maha Religions (Ilmu Perbandingan Agama).
nalis yang bersikap toleran yang mene­ luas itu apa adanya secara jujur. Prof. Hindu sebagai hutan belantara ilmu
rima pluralisme. Joachim Wach seorang pakar Ilmu pengetahuan, maka dari hutan belantara
Perbandingan Agama kaliber dunia ilmu pengetahuan itulah, agama-agama
Sekali lagi, penanaman sikap kefa­ menyatakan bahwa: “kejujuran untuk lain mengambil bahan bakunya untuk
natikan terhadap ajaran agama yang memahami agama yang berbeda dari dijadikan bahan bangunan rumah
dianut kepada orang-orang sudah de­ agama sendiri adalah suatu keharusan”. keimanan mereka. Sebagaimana
wasa secara intelektual adalah setara pernyataan Swami Sivananda, bahwa
dengan logika kekanak-kanakan. Tanpa saya bermaksud bersikap semua agama dapat ditelusuri melalui
Logika kekanak-kanakan tersebut akan apologis, Hindu yang bersumber Veda.
melah­irkan sifat negatif, hal ini dapat dari Veda dan Veda menurut Manu
dihubungkan dengan suatu silogisme; Dharmasastra merupakan sumber Saya sedikit khawatir, jika Desak
misalnya: dari semua Dharma; serta Bhagawan Mualaf ini menjadi dosen matakuliah
Wararuci menyatakan tidak akan ada Perbandingan Agama, dan khusus
(1) Orang akan beriman kuat hanya sastra (pengetahuan) apappun di dunia mengajarkan tentang Agama Hindu
jika ia memiliki sikap fanatik terhadap ini tanpa bantuan karya Bhagavan karena ia dianggap sebagai seorang
agama yang dipeluknya; (2) Orang yang Vyasa. Maka hal ini sangat ini relevan sarjana yang pakar dalam bidang
fanatik adalah orang yang menganggap dengan ungkapan Swami Sivananda Hindu karena mualaf yang berasal
agama yang dipeluknya paling benar (1989) dalam bukunya berjudul All dari Hindu. Padalah Desak Mualaf itu
sedangkan agama lainnya tidak benar; About Hinduism. tidak memiliki pengetahuan Hindu
(3) Karena agama yang dipeluknya saja secuilpun.
yang benar; maka (4) hanya agamanya Hindu dinyatakan oleh banyak
saja yang boleh eksis sedangkan pakar sebagai hutan belantara ilmu Jika seandainya, ia mengajar Ilmu
agama lainya harus dieliminasi alias pengetahuan, karena saking luasnya Perbandingan Agama jenjang S1,
dimusnahkan atau dilenyapkan atau hutan belantara ilmu pengetahuan S2, maka berapa banyak jumlah para
paling tidak jangan pernah dianggap dalam Hindu itu, maka dapat membuat sarjana hasil didikannya yang tersesat
sama. orang pangling (linglung) jika tidak pikirannya terhadap Agama Hindu.
memiliki kompas atau pedoman Jika pengetahuan yang tersesat itu
Contoh silogisme di atas benar-benar yang jelas, seperti dinyatakan oleh telah lama ditanamkan kepada para
kekanak-kanakan, konyol dan idiot.
Mungkin logika semacam itulah yang
menjejali otak Desak Mualaf sehingga
di otaknya hanya ada satu agama
yang paling benar, yaitu agama yang
baru dipeluknya. Sedangkan ajaran
agama ayahnya, kakeknya, leluruh ia
tinggalkan semuanya salah.

Itulah efek negatif dan tidak
produktif hasil penanaman agama
secara fanatik. Sesungguhnya ada cara
mengajarkan agama secara berkualitas
tanpa menjelekkan ajaran agama
lainnya, tetapi tetap memiliki dasar
keyakinan yang kuat. Cara itu adalah,
yakinkan bahwa ajaran agamanya itu
komplit yang mengajarkan segala-
galanya baik yang sakala (duniawi)
dan niskala (jiwani) dengan tanpa
membanding-bandingkan dengan
ajaran agama lain.

Jika betul-betul setiap agama

26 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

ARTIKEL UTAMA

mahasiswanya dan pengetahuan itu yang menerima mentah-mentah Artinya Hindu tidak pernah melihat
sudah mengendap secara permanen, informasi Desak Mualaf tersebut. Saya bahwa cara-cara dari agama lain salah
maka secara psikologis pengetahuannya yakin sebagian besar umat Hindu yang dan hanya cara Hindu sendiri yang
itu lama-kelamaan akan menjadi Merkel telah menonton video viral Desak benar. Cara pandangan universal ini
cells (semacam penyakit yang sangat Mualaf itu, pasti akan memaafkannya bahkan dijadikan formulasi baru oleh
sensitif dengan cahaya). atas perbuatannya itu, karena sebagian Mahatma Gandhi dengan ungkapan
besar umat Hindu berpendapat bahwa Sarva Dharma Sama Bhawa. Formulasi
Betapa rusaknya pengetahuan yang ia ngomong tidak benar seperti itu, inilah yang menyebabkan sikap umat
ditanamkan dan betapa rusaknya pera­ karena Desak Mualaf itu kepongor oleh Hindu over tolerance yang kemudian
saannya; yang seharusnya menan­am­ leluhurnya karena kawin pindah agama dikritik secara tidak langsung oleh Prof.
kan rasa kasih-sayang; justeru perasaan tidak pamitan di sanggah merajannya Radhakrishnan dan juga kerap dikutip
kebencian yang ditanamkan. Sangat sehingga saudaranya sendiri tidak tahu oleh Ngakan Putu Putra.
ironis dan antagonis dengan pernyataan ia kawin dengan siapa? Kasihan, jegeg-
bahwa agama mengajarkan hal-hal jegeg tapi kepongor !!! Saya yakin, umat Hindu tanpa perlu
kebaikan, perdamaian, toleransi, persau­ melihat kekurangan dari ajaran agama
daraan, dsb., tetapi secara tersembunyi Melalui pengalaman Desak Mualaf lain; tanpa perlu melihat kekurangan
justeru mengajarkan kebencian. ini, PHDI seluruh Indonesia dari dari praktik agama lain umat Hindu
Provinsi hingga PHDI Desa perlu akan memiliki sraddha (keyakinan)
Cara toleransi semu seperti itu tidak merekomendasikan program Obrolan yang kuat. Asal ngeteleb (tekuni)
benar; akan melahirkan orang tidak Dharma untuk dinikmati secara gratis ajaran Hindu secara baik. Pustaka suci
jujur dan penuh kepura-puraan. Umat oleh umat Hindu seluruh Indonesia. Sarasamuscaya menyatakan: “apa yang
Hindu di seluruh dunia di manapun Sebagian besar umat Hindu hingga ada di tempat lain, pasti ada dalam
mereka tinggal, saking lugunya, saking pelosok tanah air yang terjangkau oleh Hindu; sebaliknya apa yang tidak ada
polosnya, selalu dibuli, dikerjai oleh jaringan internet pasti memiliki Hp; dalam Hindu, pasti tidak ada dalam
misi agama-agama lain, tampaknya dengan Hp itu dapat mengakes secara tempat lain.
peristiwa itulah yang membuat Prof. gratis video Obrolan Dharma tersebut.
Radhakrishnan seorang ahli Filsafat Karena itu download semua episode
Hindu, Teologi Hindu dan juga ahli Melalui program Obrolan Dharma program Obrolan Dharma itu, dari
Ilmu Perbandingan Agama, sekaligus itu umat Hindu dapat belajar agama episode nomor 1 sampai nomor 22
mantan Presiden II India menganjurkan secara gratis, tidak perlu beli buku, tidak dan nomor seterusnya, maka apa yang
agar umat Hindu berhenti toleran. perlu baca buku banyak dan tebal-tebal, dicari selama ini akan diketemukan di
cukup lihat dan dengar saja. Amatlah obrolan.
Jadi, jika belakangan ada sikap-sikap beruntungnya orang bisa lahir dan
umat Hindu yang sedikit intoleran, hidup di jaman teknologi 4.0 ini, dan
maka hal itu terbentuk karena amatlah ruginya jika orang mempunyai
keadaan yang memaksa. Sebab, dunia HP hanya untuk menonton video-
mengetahui bahwa Hindu adalah video yang tidak ada gunanya secara
agama paling toleran dari semua agama sakala dan niskala.
yang ada di dunia ini.
Jika para tokoh semua agama mau
Terima Kasih Kepada Ngakan jujur dengan apa yang dilihat pada
Putu Putra atas Program Obrolan sikap umat Hindu dan apa yang
Dharmanya dibaca dalam ajaran Hindu, mestinya
semua tokoh agama menganjurkan
Secara pribadi dan juga secara untuk meneladani sikap umat Hindu
professional saya mutlak harus me­ dan menghargai ajaran Hindu. Sebab,
nyampaikan ucapan terima kasih kepa­ ajaran Hindu bukan saja berbicara
da Ngakan Putu Putra yang secara suka- tentang: “agamamu bagimu dan bagiku
rela dengan penuh dedikasi kepada agamaku”; tetapi Hindu berbicara
Agama Hindu telah memberikan seperti tertulis secara eksplisit “dengan
tanggapan atas perbuatan Desak Mualaf cara apa saja manusia datang kepada
yang mendeskripsikan ajaran Hindu Tuhan, maka dengan cara itu Tuhan
secara tersesat. menerima” (Bhg.IV.11).

Betapa tersesatnya pikiran orang

MEDIA HINDU 27
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Pembinaan Para Siswa Pasraman
Sekolah Minggu Kota Sorong dalam
Upaya Melaksanakan Kurikulum

OLEH: I KETUT DONDER beberapa pengetahuan saja yang digali
secara otodidak, mampu mewujudkan
Foto: I Ketut Donder dan Moderator Ni Putu Triska Paramitha masyarakat berkarakter sehingga bisa
hidup berdampingan secara harmoni.
Sedia Payung Sebelum Hujan itu, maka ketika membaca WhattsApp Hal tersebut terjadi karena pendidikan
Pepatah kuno menyatakan: “sedia (WA) dari seorang sahabat di Kota difokuskan demi terwujudnya manusia
Sorong, yaitu I Gusti Ketut Suardana, berkarakter, sehat lahir dan batin.
payung sebelum hujan” adalah seorang Penyelenggara Bimbingan Tetapi, belakangan ini pendidikan se­
pepatah bijaksana untuk mengajarkan Masyarakat Hindu Kota Sorong akan-akan mengalami disorientasi;
kepada masyarakat agar hidup dengan ingin mengundang untuk menjadi karena pendidikan dewasa ini hanya
persiapan yang matang. Pepatah di narasumber dalam kegiatan Pembinaan diorientasikan agar setiap siswa atau
atas sama maknanya dengan konsep Siswa dan Guru Pasraman (Sekolah mahasiswa memiliki kompetensi (ke­
Keluarga Berencana (KB) yaitu suatu Minggu) Kota Sorong, saya langsung mampuan) untuk berkompetisi (ber­
kehidupan dengan konsep yang jelas menyatakan siap hadir untuk menjadi tarung) dan mengalahkan lawan kom­
dan persiapan yang matang. Banyak narasumber. petisinya. Sehingga, spirit pend­idik­an
keluarga yang hidupnya morat-marit Pendidikan Menyadarkan Orang bersifat egois, hal ini tanpa disadari oleh
atau penuh kesusahan karena tidak akan Tujuan Hindunya semua pihak, sesung­guhnya telah terjadi
memahami hakikat kehidupan dan penanaman sifat-sifat disharmoni di
tidak pernah membuat perencaana Konon menurut cerita para orangtua antara sesama manusia.
tentang bagaimana menghadapi dan cerita oleh para guru di sekolah,
kehidupan akan datang. bahwa pada jaman dahulu kala ada Atas proses pendidikan yang egoistis
orang-orang berjiwa luhur dengan dan kurang humanis, maka di era
Atas dasar kesadaran filosofi untuk modern ada suatu realitas antagonis atas
menyediakan payung sebelum hujan proses pendidikan. Dewasa ini tingkat
pendidikan dan gelar pendidikan yang
tinggi atau ijazah kesarjanaan yang
berjejer di depan dan belakang nama
seseorang tidak selalu paralel dengan
kualitas kemanusiaannya.

Ada banyak orang dengan pendidikan
kesarjanaan yang tinggi tetapi kejahatan
yang dilakukan juga tinggi. Oleh
karena itu, maka belakangan banyak
pihak mempertanyakan kualitas pe­
nye­leng­garaan pendidikan. Untuk
men­ gem­balikan citra pendidikan dan
mengem­balikan nilai-nilai keman­ u­
siaan, maka reinterpretasi orientasi
pen­didikan harus dilakukan. Jika tidak
di­lakuk­ an reinterpretasi, maka tuju­an
memanusiakan manusia melalui pen­
didikan akan semakin jauh.

28 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Dewasa ini banyak orang hidup Bhagavadgita II.14: “Sesungguhnya, sesampainya di rumah, saya berdoa
bergelimangan harta-benda, dengan hubungan dengan benda-benda semoga setelah tamat SD bisa masuk
tanah berhektar-hektar, rumah besar jasmaniah, menimbulkan panas dan SMP dan SPG atau SMA bisa menjadi
dan mewah berjejer berisi mobil me­ dingin, senang dan duka; yang datang guru SD dan mengajar pelajaran sepak
wah teknologi canggih berharga mili­ dan pergi, tidak kekal, terimalah semua bola plastik.
yaran rupiah. Seakan-akan mereka te­ hal itu dengan sabar”.
lah membangun sorga nyata di bumi. Doa saya itu dikabulkan oleh Tuhan,
Tetapi, ketika ada orang miskin dengan Artinya bahwa sebagian besar umat bahkan jauh melampaui permohonan,
pakaian seadaanya ingin memimjam manusia mengagumi benda-benda saya mohon agar bisa menjadi guru SD,
uangnya, ia memberikan dengan muka materi, karena mereka menganggap namun saya menjadi guru STM selama
masam tidak enak dilihat serta berkata- bahwa mempunyai materi sebanyak- 20 tahun, dan saat ini menjadi dosen
kata yang tidak enak didengar, katanya: banyaknya atau memiliki harta-benda Agama Hindu. Alangkah durhakanya
“ingat jangan lambat membayar sebanyak-banyaknya adalah tujuan saya jika tidak tahu bersyukur
bunganya, dan jangan sampai kamu hidup manusia. Paham materialistik kehadapan Tuhan dengan cara menjadi
menipu saya”. yang jauh dari tujuan hidup manusia guru yang mencintai swadharma guru.
seperti itu harus disingkirkan dari hati
Ternyata orang miskin yang pinjam manusia. Hakikat benda-benda materi Atas dasar rasa bersyukur yang tidak
uang itu belum sempat bayar bunga yang bersifat sementara dan fluktuatif ada putus-putusnya, maka sebagaimana
pinjamannya, tetapi ia meninggal. harus diberikan kepada para siswa sudah saya singgung di atas bahwa
Orang kaya itu merasakan penderitaan atau seorang anak sejak kecil sesuai ketika saya menerima pesan lewat
yang amat sangat karena uangnya dengan bahasa dan metode yang cocok WA dari Penyelenggara Bimas Hindu
tidak kembali. Peristiwa seperti ini untuknya. Kota Sorong, I Gusti Ketut Suardana
banyak terjadi karena banyak orang Seorang Guru Harus Memahami untuk meminta kesediaan saya menjadi
tidak mempersiapkan hidupnya secara Swadharmanya narasumber dalam pembinaan para
sempurna dengan pengetahuan yang siswa dan guru Pasraman (Sekolah
sempurna. Pada waktu pertama kali saya Minggu) Kota Sorong, maka tanpa
masuk sekolah SD, saya sangat berpikir panjang, saya katakan siap.
Banyak orang menganggap bahwa tertarik melihat seorang guru sedang
materi adalah segala-galanya, sehingga mengajar mata pelajaran olahraga, yaitu Adapun kesiapan saya itu ber­
mereka lupa bahwa aktivitas yang sepak bola kepada para siswa kelas I syar­at, yaitu jika dibolehkan oleh
berhubungan dengan materi akan dengan menggunakan bola plastik. Protokol Kesehatan, karena saya baru
menimbulkan panas dan dingin Karena berkesan perasaan saya, maka melaksanakan vaksin Covid-19 baru
sebagaimana dinyatakan dalam pustaka tahap I; sedangkan vaksin tahap II
belum dilaksanakan. Kemudian, beliau
Foto: I Ketut Donder dan Para Siswa Pasraman Kota Sorong menyatakan rasa-rasanya boleh asalkan
sebelum berangkat melakukan swab
antigen, jika dinyatakan negatif maka
boleh berangkat. Saya katakan siap,
sebab yang saya bayangkan adalah anak-
anak sekolah usia SD sampai SMA yang
kurang memiliki bacaan tentang agama
Hindu dan kurangnya guru agama
Hindu.

Ajaran Hindu secara sempurna
memberikan petunjuk yang sempurna
kepada manusia agar manusia dapat
hidup sempurna. Apakah definisi hidup
sempurna itu menurut Hindu? Jawaban
atas pertanyaan itu adalah jawaban yang
sama untuk pertanyaan: “apakah tujuan
hidup manusia menurut Hindu?” Jika
jawaban atas tujuan hidup manusia
menurut Hindu adalah moksha, maka

MEDIA HINDU 29
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

muncul pertanyaan susulan, yaitu Seorang suami merasa dapat disuguhi makanan yang enak;
bagaimana menumbuhkan kesadaran sukses jika ia mampu sebaliknya perut yang lapar tidak dapat
akan tujuan hidup itu di tengah-tengah meraih jabatan tinggi dikenyangkan dengan vibrasi mantra
kehidupan duniawi ini? dan sloka apalagi meditasi. Meditasi
entah dengan cara dengan perut kosong membuat pikiran
Untuk menjawab pertanyaan ini agar apapun, karena dengan akan gentayangan ke tempat jual sate
setiap orang yakin bahwa kelak sesudah kambing.
mati bahkan semasih hidup di dunia jabatan tinggi itu
sudah mencapai moksha, maka setiap istrinya akan merasa Kesadaran terhadap kebutuhan yang
orang harus menyadari dirinya bukan senang. Seorang ibu seimbang antara kebutuhan fisik dan
sebagai mahluk fisik belaka. Setiap akan merasa sukses jiwa semacam ini harus dielaborasi
orang harus menyadari bahwa secara menjadi seorang ibu jika sedemikian rupa untuk kebutuhan
garis besarnya, dirinya terdiri dari dua ia mampu mengelola anak-anak sedini mungkin. Tentu
tubuh yaitu, tubuh kasar (fisik) dan gaji suaminya untuk elaborasinya tentang kebutuhan ro­
tubuh halus. Karena itu yang terpenting mewujudkan segala hani itu dikemas sedemikian rupa
adalah upaya membangun kesadaran disesuaikan dengan umur atau perkem­
Atman (jiwani), bukan semata-mata permintaan anak- bangan psikologi anak. Oleh karena
kesadaran badan atau kesadaran fisik. anaknya. itu, keberadaan dan peran seorang
guru yang kompeten atau professional
Hal ini secara eksplisit dinyatakan yang keren tetapi mentalnya pengemis, sangat penting, selain itu yang tidak
dalam sloka pustaka Manava suka memeras orang yang susah. boleh dilupakan adalah peran orangtua,
Dharmasastra V.109: ‘Tubuh dibersih­ karena kehidupan seorang anak wak­
kan dengan air, pikiran disucikan Peradaban manusia akan hilang tunya paling banyak adalah di rumah.
dengan kebenaran, jiwa manusia jika kemanusiaan hilang, sedangkan Para orangtua dan para guru harus
dengan pelajaran suci dan tapa brata, kemanusiaan akan tetap eksis apabila bekerjasama dalam membentuk karak­
kecerdasan dengan pengetahuan yang manusia memperhatikan kebutuhan ter anak, sebab output pendidikan
benar’. secara seimbang kebutuhan jasmani tanpa karakter adalah sia-sia.
dan jiwaninya. Jiwa yang haus tidak Keberadaan Guru dan Orangtua Era
Jika diperhatikan secara jeli sloka Teknologi 4.0 Tidak Gampang
Manava Dharmasastra V.109, maka
seharusnya manusia memberikan Sesuai dengan kemajuan ilmu pe­
konsumsi yang seimbang antara ngetahuan dan teknologi, umat manusia
kebutuhan tubuh fisik dan kebutuhkan mengalami empat fase kemajuan
tubuh spiritual. Secara matematik teknologi. Sebagaimana fase-fase yang
kebutuhan tubuh fisik dan kebutuhan telah dialami, yaitu pertama, teknologi
tubuh spiritual dapat dinyatakan industri 1.0 (Mechanization, water
dengan perbandingan 1:3, yaitu (1) power, steam power); kedua, teknologi
tubuh fisik dibersihkan dengan air, industri 2.0 (Mass production, assembly
dan tubuh halus yang terdiri dari (2) line, electricity); ketiga, teknologi
pikiran disucikan dengan kebenaran, industri 3.0 (computer and automation);
(3) jiwa manusia dengan pelajaran dan keempat, teknologi industri 4.0
suci dan tapa brata, dan (4) kecerdasan (cyber physical systems). Secara kasat
dengan pengetahuan yang benar’. mata, melalui kemajuan teknologi
Berdasarkan realitas, manusia hanya industri tersebut kehidupan manusia
konsen mengurusi satu kebutuhannya, terkesan semakin nyaman, tetapi
yaitu kebutuhan badannya secara fisik. pada sisi lainnya, kemajuan teknologi
industri itu kehidupan manusia
Oleh sebab itu, jangan heran jika terkesan semakin tidak berperasaan
kita menemukan orang sehat-walafiat seakan-akan membenarkan prediksi
dengan badan tegap dan kekar tetapi karakter manusia Kaliyuga.
mentalnya sakit, suka mukulin orang-
orang kecil ketakutan. Jangan heran jika Sesuai dengan uraian karakter setiap
kita menemukan orang intelek, ganteng
dan cantik dengan penampilan pakaian

30 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

yuga, saat ini manusia dinyatakan merupakan salah satu faktor yang disampaikan. Para siswa yang bisa
hidup pada era Kaliyuga, pada menyebabkan banyak manusia hidup menjawab mendapat hadiah buku saku
era Kaliyuga kesadaran manusia makmur tetapi tidak bahagia. Bhagavadgita yang cukup bergengsi
dinyatakan cenderung (75%) diseret cetakan terbaru dari penerbit Paramita.
oleh kesadaran materi atau kesadaran Pada acara pembinaan siswa
fisik. Upaya memelihara kebugaran pasraman Kota Sorong gambaran Bersamaan dengan pemberian
badan, kecantikan badan, memberikan tentang kondisi dan tantangan hidup hadiah itu, kepada para siswa yang
konsumsi pada badan menjadi pusat di era teknologi industri 4.0 dan seluruhnya memiliki Hp disarankan
perhatian kehidupan umat manusia. realitas kehidupan dewasa ini yang untuk mengikuti program pencerahan
Karena itu jika dihubungkan antara penuh persaingan dipapar secara open agama Hindu melalui channel Obrolan
realitas kehidupan manusia saat ini atau apa adanya dengan beberapa Dharma yang dikelola oleh Ngakan
dengan pernyataan pustaka Manava contoh kehidupan orang-orang besar Putu Putra.
Dharmasastra V.109 di atas yang dan sukses yang sebelumnya adalah
berisi empat poin pokok, yaitu tubuh orang-orang susah. Melalui contoh- Selain itu, mengingat adanya kesan
dibersihkan dengan air, (2) pikiran contoh itu para siswa memiliki bahan bahwa buku-buku agama itu sulit dan
disucikan dengan kebenaran, (3) jiwa untuk direnungkan seraya berpikir tidak menarik, maka untuk menambah
manusia dengan pelajaran suci dan tentang bagaimana kondisi kehidupan wawasan pengetahuan agama Hindu
tapa brata, (4) kecerdasan dengan mereka pada saat nanti ketika mereka saya dorong agar para siswa berlang­
pengetahuan yang benar’, maka menggantikan peran para orangtua ganan Media Hindu (MH) yang
manusia dewasa ini hanya konsen pada yang saat ini sedang mengurusinya. isinya komplit dan menarik, karena
upaya mencuci (memberi perhatian) Media Hindu berisi berbagai ilmu
pada badan fisiknya saja. Pada saat para siswa ditanyai tentang pengetahuan dan berita umat Hindu
ajaran-ajaran Hindu yang paling dasar, seluruh dunia.
Seorang suami sudah merasa sukses masih ada yang tidak bisa menjawab,
jika ia telah mampu menghasilkan gaji namun setelah dipancing sedemikian Berdasarkan kesan selama membe­
yang besar karena dengan itu istrinya rupa akhirnya mereka bisa menjawab. rikan materi pelajaran agama Hindu
merasa senang. Seorang suami merasa Hal itu dapat dimaklumi karena kepada para siswa pasraman (sekolah
sukses jika ia mampu meraih jabatan kurangnya guru agama, kurangnya Minggu) Kota Sorong, sesungguhnya
tinggi entah dengan cara apapun, buku-buku agama yang menarik untuk ada ketertarikan para siswa untuk belajar
karena dengan jabatan tinggi itu istrinya dibaca. agama, tetapi mereka tidak tahu harus
akan merasa senang. Seorang ibu akan memulainya dari mana. Mengingat
merasa sukses menjadi seorang ibu jika Sebab kebanyak umat Hindu baik bahwa isi dan juga kemasan buku-buku
ia mampu mengelola gaji suaminya para orangtua dan para siswa memiliki agama sampai belum mampu menarik
untuk mewujudkan segala permintaan kesan bahwa pelajaran agama itu sulit, minat baca, maka dipandang sangat
anak-anaknya. Sehingga anaknya baru selain sulit pelajaran agama juga hanya baik jika ada dermawan Hindu yang
sekolah di SMA sudah dibelikan mobil bersifat hafalan saja. Kesan semacam bersedia mengkontribusikan Media
untuk pergi ke sekolah. itu membuat pelajaran agama menjadi Hindu sekitar 30-50 eksemplar setiap
sesuatu yang tidak menarik. Jika kesan bulan yang akan ditempatkan di atas
Anak-anak yang dibesarkan dengan pelajaran agama itu tidak menarik, menja atau dalam lemari Perpustakaan
cara dimanja dengan memberi segala maka kesan semacam itu akan berakibat Pasraman (Sekolah Minggu) Kota
fasilitas yang mewah sejak kecil, hal buruk dalam upaya menanamkan Sorong.
itu tidak akan membuat seorang anak kesadaran bahwa pelajaran agama
memiliki mental yang tangguh dalam adalah kebutuhan rohani setiap orang Dengan demikian Media Hindu
menghadapi tantangan. Seorang anak sebagaimana dinyatakan oleh Manava itu dapat dibaca oleh para siswa dan
yang dibesarkan dengan cara manja dan Dharmasastra V.109 di atas. juga oleh para orangtua siswa. Cara ini
selalu dipenuhi segala permintaannya merupakan salah satu cara dan upaya
serta selalu dibela kesalahannya, maka Untuk mengantisipasi adanya kesan untuk meningkatkan minat baca para
setelah ia besar dan memiliki jabatan seperti itu, maka pada saat pembinaan siswa Hindu dan umat Hindu untuk
tertentu tidak akan bisa menghargai para siswa pasraman (Sekolah Minggu) membaca ajaran Hindu. Minat baca
seorang karyawan bawahan. Cara- Kota Sorong saya menggunakan teknik terhadap ajaran-ajaran Hindu oleh para
cara mendidik anak yang hanya mengajar dengan memberi rangsangan, siswa Hindu dan juga oleh umat Hindu
mengandalkan pada pemenuhan materi yaitu dengan cara saat ceramah merupakan faktor utama dan pertama
diselingi pertanyaan-pertanyaan yang dalam upaya peningkatan kualitas umat
sesuai dengan materi yang sedang Hindu.

MEDIA HINDU 31
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

SMA/UWP Kubutambahan Buleleng bLAaAhGMaEsPaNnUMuNtHGama

Menyelenggarakan Kadek Sayang
antara Badan Penyiaran Hindu di pusat irkan narasumber dari televisi swasta 08191648846 atau 08127906950
dengan daerah, Arsana menjelaskan
bahwa hubungannya tidak struktural Ida Bagus Ariaka
081369054022 atau 085764219333
Acara Bedah Bukumelainkan sifatnya hanya koordinasi.
“Itulah kenapa pertemuan kita yang RCTI Ir. Mohammad Enang, S.Kom SIAP ANTAR
dengan materi “Peranan Management
Broadcasting dalam Media Penyiaran Berlangganan Media Hindu
Percikan Dharma.” Wilayah Denpasar & Gianyar
Sabtu, 2p9ertMameaika2l0i i2n1i kSitMa seAbuUt dteanmgaan keadaanPasdeaksaaraatnigtu, BsaedhainnPgegnayiamraenncoba
Widya PasrRaampaatnKyoaonrdginbaesriaNdaasidoni aKl,ubbuuk­an sesuaHtuinydaunsgecabraarruesmtidi makenmgeasasuhkkandalam Hub: Made Paramawinata
Attleeacntmaagprbgaaamhraaekntnae,ernjgraesraguleapeaarBbpanSuscntuukedsaymkltaarHeaeanpe.lraenjerbanpntim.aaegyrWnrdou,aeastPmaiuohtlHaunBkbu,aDboeapnKudllIuiepka.nPktrhuuueodassgMiaderUdthaeaemMmbnalnautguaamykkaymneenujnr­e.jyPnaae,”Tna-NdhkagaeaIeslIunakdbLAlddmasaaiiadmelh.rmasaeaukbapnPsbu,aniuaaalnkkn.nmdgakaganjnidbuhtdbaaamaaanrehnlaebkslaessltaaaorlkaloatnugnaupgainpaanpssnaaaheBynmBasePbrugmPeiHealnHsirbtetaalaybnaynraehgaanmilnugylogpbmeabmnneebnagnrcabrybruataauiup..naagti Hp - 08124665536
yang berju(dPurln)MWeinsnuumBbauwhakTaenayMa mineantgaprbe-agi lamsebseanograBnPgH dmiraeimh idlaikriipersweamkialnangat
Generasi MsiausidkaegiaMtaennyjaandgi diWseliernagugsaarahkaan untukummataHjuindduaBnanbteenrkdeamn pbeamnegm, angguna KETKUETTUWT WICIJAAKKSSAANNAA
kdSaMibryuAak/aIUWltaaanmBskgygaaaaalsatrinduaenaknWngSnaagantPiadpdtekeoatnyneaplgyageiiWmahaaPnrtuaaairnkngksaraueprHapanbamptieaanarkldaddatinitiuiksan.ksaIibWeu,sekGsayriionksasenlguanaduatmhguetmpbsuaaemglnbmu-asaei"krSa.eijBDwuhsPahaukhHranairalgmasrynagaaatpunuuPgahmelnnodnamiyyutpaebnHujuattiujuknsislwkdkoJiuagawhnaLiand”waa.dmduiairprplaaauyuihhnas“ganpP.hgeeSrawll-oeagbhratiaanh­ Jl. LJol.mLobmoPkbePorAuek0rm68Au76mNP8No6uPo1.rui.32r2iG1JGJ3aiia1mmdd6ibbin5naaggrraann -- BBaalili
Primantaral,aiSn..P“dH.arapannya ke depan umat rus mulaTiudruitahnaadmir kdalnamseRjaakkournsiaas mBPuHda.
Dalam sHaminbduutmanenndyaapmat esinayraanmypanaigkpaonsitif,WirauTashahuna 20a1d9a,lKahetuapYeanygasuasnaGhairi yang 087861313165
kyteaerngPimigeantaatukenlaliassbihhebcbssmdieueeapberarkrdnehhaeukratnartaserbpi",laypnuaMpdpaayraknadtaunneguiamdnskcmiaiuupeanwantemaitmsadk.s,eibeilbbltikuumaeaimrnrahmaaugkn.seeuheMinamr,nntdt.eaieluTmMigapkkyariiiaisliuhfi,nnkknadpagaikgraitmjannuktogatarer,armtdle,igm­aSameislnmPTMWOp­ikryaukaeaamiajayrn.as,aamntdnnsaKiyeestrMaaicena,ratTgiPuiridNeLetaahurlePIoaitodjHl(Ieea,PadnfhDueaKs,TrkIuneWBtNtK)miuafHIIaagbb(GDuPPeudeusrupIans,raAntandtKise)raeMMnyhyDeaBaaaHfrtd.oiLsDeByIgiaaoPeIwnrn,H,g"a
Generasi Mbiujadka,”Muceapnnjayda.i Wirausaha" I ManuPaSbNa,,ICMHI.P, AdDHseIb, aPganaidu pNeumsab. edah TOKO RAHAYU
Wayan Sapta WPadigauhnaraidsiekbaelmumenmyaa,pRarakkaonrnas bukuHamdiernnyyaamjugpaaKikeatnua UmmeunmjadLiemwbaigraa­
hltpYaaaeathmyraIuaarpbKnsabaeen2ndetl0unaaAh2tykd1aamBiDpITthneuKPrBKsmkaiaierniiger,laeHtntekaajelaraerietbgPaimrna.asmuspmnaayduakrgtnpeaiAnibapBsohkimWngrnesarukaiekduaigrnmuetrskaatsiidariaaadllpaeaaupiisekAtnsmaIssaonkditaannydnynHegainknaddyasramna&ae.esiat,adnnon,eglKpnPnbeaebingdmupMgnagCpuneuruetetigadtSyttaakusnegte.aKnianNajPtgrarylaumykeefarbWrdagmaaabdarasniaakpakiiateiayKtehhadtlomabknaaKpnanrimeaa,mandkenaytaniggsneaaatudabdeauugsnnnpRuaakasih.sioyaprIaniSaaitnalagPedenigtg-nlr-egaaAubjuousntuiifsnessk.gaar"aahhwAnaaiyKsKDdyretakkBtsaeeaalehniaeuertuendtagurntkrarrshaSgauacampadydtikeheorhYiiaaPblaumar,naanjnaarnmnay,Dkhog’gejmdag’aefianus.armnupkaeitanuiDjnalunnattpaguenearrtrIiPsam.dpedksnuteMdesPenaayuasanbunarhhaaatadaidgHin.kdSkgliuua.daaUeeeruhnInmiisjiukATunanpKtsbawmeuraegtnkeuBnanutkaiteduunPWhnuick-nadlHoit4aaytjimniabAadiaPau,pPayrmCedtddue,ausrmiSaherasbnlanrt­daiNuittiratnilam.uisdl.akaik,a­i. Jl. Gajah Mada No. 98
terkadang kiktaatkmanerdairsiadnanyapmeraannsderetnangyaandalabmanganmatseirhtetentatup.saAmpaaypauitnu “aBlaesracnermyainng Amlapura
mengemban tugas dari apa yang menghpaaldaanSgei jmaraehn”jaydainwg ibrearuarstaihbaahmwuada, 0363-21289
menjadi maksud dan tujuan awal segeralsaehmamngeant guanttauskinmyean.ggSaelbi akbeartifearnda­
pendiriannya. pat bemrabsaaglaailukmeuasnihtusnagnagnat dyiapnerglukdain­da­ TOKO SARASWATI 108

“Dengan berlandaskan bakti dapnat apdaalbaimlakognetnekesramsiasamkuindi,atermuteanmjaadi Jl. A. Yani, no. 113 C, Singaraja, Bali.
cykbiuuannkdtgaaanymkadeetparnnaacddemairsmelien,ilcpnuiekhpsautaanrnkybamaunndokgaraaytrlaeydlAaaa-hdnkhmaeirt-emwyiklaaiaar-DsaiunissgmuUnka-onuhmemttsmaouui"akmbPsuadirnadniPjjabggaaCroundnSeniywkNmaai,st.nneaaKossnciPtaeyoHrda.me. piKmnajoanedew,na”snuoakbenlaamjtnuaodkpKwakaseiada-tunnaa Menjual: Media Hindu, Buku-buku Hindu,
luhung, maka PCSN sebagai sebuaahntusiasmSeelapinesBeurtpaatipKaadraangtaospeimk, IyGaAng
lembaga pemersatu ikatan persau-diangkMata.sKSeudmeaptraindnaynaW, aackailraBuseppateirti ini Souvenir Hindu, Boreh Bali, Mantra
daraan Trah Agung Mataram akanakan sKemaraankginasedmig, iIaWtkaayna.n HAratdhairDdipaala, m Chanting Music Box, Dupa Harum, dll.
dapat menjadi media atau wadah kaoc-ara actearrsaejbuugat dikheatduirai DYeapyuatisaVnBidAadnhgi
munikasi dan silahturahmi yang bPairkimaKInebduodnaeysaiaan, pkaedpaalKaesmekenoklaohr BSiMdaAng/ Komang - 087863170509
KsbMeeatulagaatilaUukrmaebumrmearbPudeapintagwkuyrieualtsauuyHrnaaurthinuanakNnPumHTsDearImanPhutpasAaertargmt,aueshnneyaUUggrenturaaWW-rhkuaPP-nghRdPuaWWaeIdrg,miaueDhiib,ddrkiiieyyrnpRpeaaaakeIda,tganWWuGajurMwaKuiiKrsseasaataaetusinittatouaatBPurdusmupdiaKKeatiaanrmsiuusdeaa(anbbdnIsanauusinrstKgiKttewPaalareremmoimambvYbiunbbaeaSsndnaaingMaB-hhgBayaaPnaAtnnHean/,,nI
Ed.161 | Juli 2017 | MediaHiBnudleuleng, Bali. TOKO SARASWATI 108

JL. Ngurah Rai 15 A
Jembrana, Bali.

Telp. 0365-43015/081 238 243 690
Menjual: Media Hindu, Buku-buku Hindu,

Souvenir Hindu, Boreh Bali, Mantra
Chanting Music Box, Dupa Harum, dll.

AGEN KOTA TABANAN BALI

Jual: Media Hindu, Buku-buku Hindu,
Boreh Bali, dll.

Hub: IB Wisnawa/081338560919

TOKO BUKU EKA BHUANA

JL. W.R Sutpratman No.23E, Karang,
Madean, MATARAM, NTB

2 7Hubungi M: 0E8D1IA8H0I5N7D9U3712

Jual: MediEaDIHSIi1n8d2u•, AbPuRkILu-2b0u19ku Hindu4,7dll

32 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Pengaduan AWK oleh Pengadu. Ini bukan berita, tetapi
Terhadap Media opini redaksi, semacam tajuk rencana,
Hindu ke Dewan Pers karena itu tidak ada ketentuan dalam
Dianggap Selesai Undang-undang Pers dan Kode etik
jurnalistik yang mewajibkan Teradu
AWK tidak melakukan tuntutan meminta klarifikasi kepada siapapun.
apapun kepada MH
Poin 2 “Mengkaji ‘Teologi’ Weda­
Dr. Arya Wedakarna (AWK), ang­ Menindaklanjuti pengaduan terse­ karna”, adalah kajian filsafat atas
gota DPD RI Provinsi Bali, menga­ but, Dewan Pers mengadakan rapat ceramah Pengadu di suatu pura yang
dukan Media Hindu kepada Dewan mediasi antara AWK (Pengadu) dan viral di media sosial. Ini juga bukan
Pers tanggal 8 Desember 2020, Media Hindu (Teradu) pada Kamis, 21 berita. Sebagai kajian filsafat, juga
terkait tulisan opini dan berita yang Januari 2021, melalui aplikasi Zoom. tidak ada kewajiban bagi Teradu untuk
diterbitkan Media Hindu, edisi 200, Bersamaan dengan itu ada bebe­rapa meminta klarifikasi kepada siapapun
bulan Desember 2020. Tulisan dan media yang diadukan oleh AWK, Media termasuk Pengadu. Poin 3 dan 4 adalah
berita yang diadukan adalah sbb: Hindu mendapat giliran terakhir. berita yang diambil oleh Teradu dari
berita online yang memuat tentang
(1). “Arya Weda Karna: Dari Atas pertanyaan seorang anggota Pengadu. Untuk ini juga tidak ada
Pembela Jadi Penghina”. (2). “Mengkaji Dewan Pers, Ngakan Putu Putra, kewajiban untuk klarifikasi kepada
‘Teologi’ Wedakarna”. (3). “PHDI Bali Pemred Media Hindu menjelaskan siapapun termasuk Pengadu. 1
Sebut Paham Hare Krishna Sebagai bahwa poin 1: “Dari Pembela Jadi
Akar Masalah Kasus AWK”. Penghina” adalah opini redaksi atas Pada waktu itu, seorang anggota
berita di media online tentang demo Dewan Pers bertanya, “apakah Teradu
(4). “Diduga Lecehkan Agama dan laporan ke polisi atas dugaan menyebut sumber beritanya?” Dijawab
Hindu, Anggota DPD RI Asal Bali penghinaan agama Hindu tradisi Bali oleh Teradu: “Sudah.” Lalu tidak ada
Dipukuli Demonstran”. pertanyaan lagi. Seorang anggota
Dewan Pers yang lain berkata kasus
Media Hindu berbeda dengan Teradu
yang lain, yang juga dimediasi pada
waktu itu.

Seharusnya ada diskusi langsung
dengan Teradu dan Pengadu, dan
juga risalah rapat seharusnya dibahas
bersama, tetapi karena ada masalah
jaringan di Dewan Pers kedua hal
tersebut tidak dapat dilaksanakan.

Staf Dewan Pers memberi tahu,
draf risalah rapat akan dikirim ke
pihak Teradu dan Pengadu untuk
diberi tanggapan. Esok harinya, hari
Jumat tanggal 22 Januari 2021, Media
Hindu menerima draf risalah rapat di
mana dinyatakan Media Hindu telah
melanggar kode etik jurnalistik. Ini
mengagetkan Teradu. Karena dalam
rapat mediasi hal itu sama sekali tidak

MEDIA HINDU 1. MH pernah mewawancarai AWK, terkait
NOMOR 206 • JUNI 2021 berita perselisihannya dengan Iwan Fals
mengenai lagu “Manusia Setengah Dewa”
tahun 2004 yang dimuat di MH MH cukup
paham soal ini, dan ini kami sampaikan
dalam dialog dengan AWK pada tanggal 6
Juni 2021.

33

WARTA NUSANTARA

disebut. Atas hal ini Media Hindu mengi­ Namun sampai sebulan kemudian
Hari kerja berikutnya, yaitu hari rimkan surat ke Dewan Pers tanggal 24 tidak ada jawaban dari Dewan Pers atas
Februari 2021. Dalam surat ini Media surat tersebut. Oleh karena itu tanggal
Senin, 25 Januari 2021, pagi Media Hindu meminta agar di dalam risalah 3 Maret 2021, Media Hindu mengirim
Hindu sudah mengirim tanggapan via rapat itu dicantumkan, pasal berapa surat langsung kepada Ketua Dewan
email dan siangnya tanggapan dalam dari Undang-Undang No 40 TAHUN Pers. Dalam surat itu Media Hindu
bentuk surat juga dikirim ke Dewan 1999 TENTANG PERS (atau undang- meminta jawaban kepada Ketua Dewan
Pers. Media Hindu menyatakan kebe­ undang dan peraturan lain bila ada) Pers atas dua hal, sebagai berikut:
ratan dan tidak dapat menerima draf yang telah dilanggar oleh Media Hindu
risalah itu. Media Hindu mohon agar sehingga Media Hindu dianggap telah Pertama, apakah Dewan Pers
Dewan Pers memperbaiki risalah melanggar kode etik jurnalistik. memiliki wewenang untuk menilai
tersebut dengan mengakomodasi tang­ tulisan berupa kajian filsafat, dalam
gapan atau masukan kami, dan menya­ Hal ini sebenarnya sudah saya hal ini kajian filsafat Hindu (Darsana
takan Media Hindu tidak melanggar tanyakan pada waktu klarifikasi tetapi atau Brahmavidya) melanggar etika
kode etik jurnalistik. tidak dijawab. Bagi Media Hindu jurnalistik atau tidak?
melanggar kode etik bukan soal dosa
Dalam surat itu juga disampaikan besar atau kecil tetapi kami ingin ke­ Kedua, Dalam hal memuat berita
bila ada keberatan dari Pengadu atas pastian dan kebenaran hukum. yang berasal dari sumber lain, seperti
poin 1 dan 2, seharusnya Pengadu media cetak atau online, selain memuat
membuat tulisan opini atau kajian Pada waktu klarifikasi Media Hindu sumber dari mana berita itu diambil,
filsafat untuk mengkonter opini dan memang menyatakan bersedia bahkan misalnya: Antara, Kompas.com, dll,
kajian filsafat yang dimuat di Media mengharapkan agar Pengadu (sdr Arya apakah masih ada kewajiban bagi
Hindu edisi tersebut. Media Hindu Weda Karna) memberi tanggapan atas media yang memuat ulang berita itu
dengan senang hati akan memuat artikel yang dimuat di Media Hindu, (dalam hal ini Media Hindu) untuk
tulisan Pengadu, karena hal itu akan dengan judul“Mengkaji ‘Teologi’ meminta klarifikasi? Kalau ada siapa
menjadi bahan diskusi yang menarik Weda Karna”. Kesediaan Media Hindu saja yang harus diklarifikasi? Mohon
dan menambah wawasan pembaca menerima tanggapan dari sdr Weda juga ditunjukkan apa dasar hukumnya?
Media Hindu tentang filsafat (darsana) Karna adalah dalam konteks mengun­
agama Hindu. dang diskusi untuk memperluas wa­ Sekali lagi ini hanya meminta pene­
Rapat klarifikasi wasan tentang filsafat Hindu, bukan gasan, karena Teradu sudah mempelajari
sebagai hak jawab karena Media Hindu UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang
Merespon tanggapan keberatan telah melanggar kode etik jurnalistik Pers dan Kode Perilaku Wartawan
dari Media Hindu, Dewan Pers yang dikeluarkan oleh PWI. Tidak ada
mengadakan rapat klarifikasi pada Surat ini ditembuskan kepada Ketua ketentuan dari kedua produk hukum
tanggal 23 Februari 2021. Dalam rapat Dewan Pers, Prof. Dr. Ir Moh. Nuh. yang mengatur wartawan itu, yang di­
ini Media Hindu tetap pada pendirian langgar oleh Media Hindu. Kedua surat
semula, tidak melakukan pelanggaran dari MH tidak mendapat jawaban dari
atas kode etik jurnalistik. Tetapi pada Dewan Pers maupn Ketua Dewan Pers.
waktu itu Media Hindu didesak untuk
berdamai saja. Media Hindu setuju Tanggal 7 Mei Dewan Pers memberi-
untuk berdamai dengan memuat tahukan akan mengirim keputusan
tanggapan dari Pengadu atas tulisan Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi
yang diadukan. Ini memang yang (PPR) Dewan Pers tentang Pengaduan
diharapkan, sebagai dialog intelektual. AWK yang pada intinya menyatakan:

Namun dalam draf risalah rapat Memutuskan: Teradu melanggar
yang dikirimkan kepada Media Hindu Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik
hari berikutnya, bunyinya tetap sama karena tidak memuat konfirmasi/
dengan risalah rapat mediasi. Di mana klarifikasi sehingga cenderung tidak
Media Hindu tetap dianggap melanggar berimbang.
kode etik jurnalistik. Kalau mau damai Rekomendasi:
kenapa Media Hindu tetap disalahkan? 1. Teradu wajib melayani Hak Jawab
Media Hindu menolak hal ini.
dari Pengadu secara proporsional,
selambat-lambatnya pada edisi

34 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

terbit selanjutnya setelah Hak Jawab sarkan kewenangan yang dimiliki De­ dengan Surat Edaran Satuan Tugas
diterima. wan Pers berdasarkan Undang-Undang Pena­ngan Covid-19 Nomor 13 Tahun
2. Pengadu memberikan Hak Jawab Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari
kepada Teradu selambat-lambatnya Keputusan ini bersifat final dan mengi­ Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah
7 (tujuh) hari kerja setelah menerima kat secara etik. Demikian isi Pernyataan Dan Upaya Pengendalian Penyebaran
PPR ini. Penilaian dan Rekomendasi Dewan Coro­na Virus Disease 2019 (Covid-19)
3. Teradu wajib memuat catatan di Pers. Selam­ a Bulan Suci Ramadhan 1442
bagian bawah Hak Jawab dari Hij­riah.
Pengadu dalam pelaksanaan PPR MH tetap tidak menerima reko­
Dewan Pers ini. mendasi ini, karena meyakini tidak ada Setelah diskusi yang cukup alot lewat
4. Teradu wajib melaporkan bukti pasal-pasal dari kode etik jurnalistik WA dengan staf AWK termasuk dengan
tindaklanjut PPR ini ke Dewan yang dilanggar. pengacaranya pertemuan disepakati
Pers selambatlambatnya 3 x 24 jam pada Minggu, 6 Juni 2021, pukul 16.00
setelah Hak Jawab diunggah. Tidak Tgl 10 Mei staf AWK menghubungi – 18.00 di Kantor MH. Pertemuan
melayani Hak Jawab bisa dipidana MH lewat WA menanyakan kapan bisa berlangsung sesuai dengan waktu yang
denda sebanyak-banyaknya Rp. diagendakan pertemuan dan wawancara disepakati. AWK didampingi oleh
500.000.000 (lima ratus juta rupiah) dengan Pengadu. MH menjawab perte­ pengacaranya, IB.Anggapurana Pidada
sebagaimana disebutkan dalam Pasal muan kapan saja tergantung AWK dan tiga orang stafnya, sedangkan dari
18 ayat (2) UndangUndang Nomor dan soal wawancara harus dibicarakan pihak MH hadir Ngakan Putra dan
40 Tahun 1999 Tentang Pers. dalam pertemuan tersebut. Putu Suarsana.
Jika Teradu tidak melaksanakan
rekom­endasi tersebut, Dewan Pers Tgl 20 Mei staf AWK memberi tahu Dalam pertemuan itu masing-masing
mem­pertimbangkan tidak akan me­ MH akan mengirim surat sehubungan pihak menyampaikan argumentasinya.
nangani perkara yang melibatkan dengan rencana kunjungan AWK Setelah berdialog selama dua jam,
Teradu. Sehingga pihak yang merasa ke MH. Pada tanggal itu juga MH AWK menyatakan tidak melanjutkan
dirugikan oleh pemberitaan Teradu menerima suratnya yang tertangal 6 kasus ini dan tidak melakukan tuntutan
dapat langsung menempuh proses Mei 2021. apapun kepada MH. MH tentu saja
hukum tanpa melalui Dewan Pers. menyambut baik keputusan AWK.
Kasus pers ini telah diproses berda­ Dalam surat itu AWK menyampai­
kan rencana pertemuan antara tanggal Berita ini kami sampaikan secara
7 Juni 2021 sampai dengan 11 Juni lengkap agar pembaca yang mengetahui
2021 yang bertempat di Kantor Maja­ kasus ini sebelumnya memperoleh
lah Hindu atau Gedung DPD RI informasi yang jelas.
Kompleks MPR RI Senayan sesuai

“Saya membaca buku ini 2 kali. Saya
membeli 100 buku untuk dibagikan kepada
para pejabat di Pemprov Bali dengan pesan

agar buku ini dibuat lecek.”

Made Mangku Pastika
Gubernur Bali, (2008-2013)-(2013-2018).

Pemesanan Dapat Menghubungi: Email:
MEDIA HINDU [email protected]
Ph. (021) - 8690.6346 [email protected]
WA 08129367079 [email protected]
[email protected]

MEDIA HINDU 35
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

OBROLAN DARMA 23:

Cerita Bu Arinita Sandria
Setelah Tiga Tahun Menjadi Hindu

Obrolan Dharma 23 menghadirkan Awalmya bu Arinita Sandria sering nya yaitu dari sebuah buku artikel Media
Arinita Sandria SH, M.Hum, dulu pergi ke Pura untuk mengikuti yoga Hindu yang berjudul Sentana Rajeg.
seorang dosen di sebuah Universitas dan anak Arinita Sandria pun sering Sentana Rajeg erat sekali kaitannya
di Bandung, dan sekarang berprofesi les nari Bali di pura, kemudian Arinita dengan hukum adat dan hukum Hindu.
sebagai pengacara. Ngakan Putu Putra Sandria pun juga ikut bikin canang di Kemudian Arinita Sandria melanjutkan
mengenal bu Arinita Sandria tahun 2011 pura, ujar Arinita Sandria. penelitiannya di Media Hindu dengan
dalam acara bendah buku yang ditulis membaca salah satu artikel dari Media
oleh Ngakan Putra “Hindu Menjawab Awal pertama Arinita Sandria kenal Hindu yang membuat Arinita Sandria
1” di ITB. Bu Arinita Sandria, menjadi Hindu yaitu, beliau mempunyai sangat tertarik untuk menelitinya, yaitu
salah seorang pembedahnya. Waktu itu mahasiswa di Bandung yang sering tentang reinkarnasi.
Bu Arinita masih mengenakan jilbab tidak masuk dalam perkuliahannya.
yang sangat sarii. Kemudian dari situ, Arinita Sandria Mirip dengan mitologi Yunani, di
mencari tahu kenapa mahasiswa tersebut dalam agama Hindu kehidupan itu
Sekarang bu Arinita Sandria sudah jarang masuk dalam perkuliahannya, seperti spiral yang terbuka dan tidak
tidak memakai jilbab karena sudah sampai Arinita Sandria menemui orang ada akhir/habisnya (sampai mencapai
menjadi Hindu sejak 3 tahun yang tuanya untuk menanyakannya. moksa). Masyarakat Hindu Bali masih
lalu. Ngakan Putra meminta Bu Arinita sangat eksis dengan adat istiadat
untuk menjelaskan pengalamannya Dalam pembicaraan itu bu Arinita budayanya, dibandingkan dengan
dari seorang muslimah pengikut LDI, Sandria melihat orang tua mahas­iswa masyarakat hukum adat Sunda yang
kelompok Islam yang sangat puritan tersebut membawa Media Hindu. mana Arinita Sandria sendiri adalah asli
sampai menjadi Hindu. Kemudian dari situ Arinita Sandria orang Sunda. .
mendapatkan bahan untuk penel­itian­

36 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Sebelum menjadi Hindu, Arinita “Apakah mahasiswa itu berasal dari beragama teori tidak perlu, padahal
Sandria ketika menjadi dosen di Ban­ SMA yang dikelola oleh lembaga non- teori dan praktek itu harus seimbang,
dung sering bertemu dengan anak- Hindu?” tanya Ngakan Putra. ujar Arinita Sandria. Tetapi cara ini bila
anak dari Hindu Bali. Arinita San­dria dibawa keluar, dalam dialog dengan
mengajar Pancasila pada saat itu, Pada “Tidak, mereka banyak yang dari orang-orang beda agama, anak-anak
saat mengajar Pancasila tentang ketu­ SMA Negeri,” jawab bu Arinita Bali akan kewalahan.
hanan yang maha esa yang menga­ jarkan
bahwa Tuhan itu satu ialah esa dan Di Bali ada istilah “muluketo”, di Bu Arinnita juga menyampaikan
dengan agama yang banyak. Kemudian satu sisi baik sekali dan kita betul-betul informasi ketika putrinya sekolah SD
Arinita Sandria bertanya kepada mencintai agama kita dan budaya kita sudah mempunyai ensiklopaedia untuk
mahasiswa Hindu Bali mengen­ ai Panca tanpa syarat. Namun generasi muda anak-anak yang sangat bagus, terbitan
Sraddha, tapi tidak ada yang mengerti milinial dulu sama generasi Z sekarang sebuah penerbit Islam terkenal di
sama sekali pada saat itu, padahal lahir itu beda sekali. Khususnya orang Hindu Bandung. Ensiklopaedia ini tampaknya
besar di Bali, ujar Arinita Sandria. Bali, orang Hindu tidak perlu belajar meniru formatnya dari ensiklopaedia
kitab macam-macam cukup Trikaya dari Kristen.
Parisudha saja, untuk praktiknya sudah

Komentar untuk Obrolan Dharma 23:

Pada saat laporan ini ditulis Obrolan Kitriani Aryana: Om swastyastu salam Nirwana Dewata: Rahayu Ibu Arinita,
Dharma 23 sudah ditonton oleh lebih kenal ibu Arini (ta). Sya juga dulu Islam semoga Ibu sehat selalu. Untuk
dari 101.000 orang dengan komentar bu. Jadi Hindu karena menikah. Tapi Ensilokpedia anak tentang pendidikan
lebih dari 1000. Umumnya mengakui saya yakin ini jalan hidup saya dan saya Agama Hindu yang Ibu usulkan semoga
tentang kelemahan pendidikan sudah menemukan berlian dan permata pihak yang terkait mendengarnya demi
Hindu, dan mengharapkan agar yang di Hindu bu. Astungkara untuk ibu-ibu kebaikan umat Hindu Nusantara
berwenang melakukan perbaikan atas Hindu semuanya tetap semangat ya.. IdaputuMudita: Mohon para stakeholder
pendidikan agama Hindu sejak anak- Hindu baik yang duduk di pemerintahan
anak. Semua harapan itu seperti petisi Made Rudy: Benar kata ibu ini agama maupun lembaga masyarakat untuk
dari 1.000 orang kepada Dirjen Bimas Hindu agama jadul tapi di sanalah memperbaiki kurikulum Hindu.
Hindu dan PHDI Pusat agar menindak keunikan agama Hindu Bali.Saya sangat Nadia Nevita: Matur Suksema Media
lanjuti Rekomendasi Pesamuhan senang dengan interview ini dan ibu Hindu, matur suksema ibu Arinita. Tiyang
Agung PHDI 2018 di Makassar, tentang Arnita kelihatan sekali intelektualnya. sangat setuju yang harus diperbaiki
perbaikan buku ajar agama Hindu. Saya harap interview ini bisa kasi adalah SISTEM PENDIDIKAN AGAMA
Berikut diambil beberapa saja sebagai masukan kepada Parisada Pusat untuk HINDU dari sekolah Dasar, karena saya
contohnya. memperbaiki kurikulum di sekolah mengalami sendiri pada saat men­
I Wayan Sumertha: Terima kasih Ibu tentang pelajaran Agama Hindu karena dampingi anak-anak belajar pada waktu
Arinita Sandria yang telah memberikan untuk ke depannya generasi muda SD, pelajarannya terlalu ruwet, kompleks
pandangannya sebelum menjadi Hindu Hindu perlu punya pengetahuan yang untuk anak umur SD dan lebih banyak
dan sesudah menjadi Hindu. Memang cukup untuk menghadapi diskusi atau menghafal bukan pemahaman. Dari se­
benar pembelajaran agama Hindu penjelasan terhadap masyarakat luar kolah Dasar pendidikan Agama Hindhu
sangat kurang, dan juga kurang kreatif tentang agama Hindu. sangat diperlukan, dan yang diajarkan
juga mengembangkan materi ajarnya. Suminto Drs MM: Saya suka dengan pun hanya yang mendasar yang dilakukan
Padahal bahan-bahan materinya sangat gaya blak-blakan Ibu. Bagus untuk sehari-hari, seperti pemahaman tentang
banyak. Semoga para pemimpin dan auto kritik bagi pendidikan Hindu di kenapa harus Trisandya,mebanten sehari-
tokoh-tokoh agama Hindu menyimak Indonesia. Cocok menjadi dosen Agama hari, doa sebe­lum makan, purnama, tilem
diskusi ini untuk menjadi bahan Hindu biar pikiran mahasiswa Hindu dll. Tetapi anak-anak malah disuruh
masukkan dan koreksi internal untuk lebih terbuka dan visioner tentang menghafal Resi2. dll. Semoga dengan
membangun umat Hindu menjadi lebih perkembangan Hindu. adanya Media Hindu sistem pendidikan
maju lagi. Rianti Kusuma: Saya sebagai umat Agama Hindu diperbaiki
Dedi Ferdiansyah: Ibu arinita, kita sama. Hindu sangat setuju pembuatan Zen Fone: Buat Parisada Hindu mohon
Saya 7thn lalu masuk Hindu. Luar biasa buku untuk anak-anak mohon segera direspon agar anak-anak Hindu mantap
kasih Hyang Widhi tsb. Semoga selalu direalisasikan suksema. secara teori dan praktek nya.
dituntun yaa.

MEDIA HINDU 37
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Mang Junsky: Semoga didengar oleh ibu sudah ngajegang ajaran leluhur Ni Wayan Suastika: Semoga saja remaja
lembaga pendidikan Agama Hindu, Nusantara yang Adi luhung. Hindu senang membaca,
yang harus bisa ditingkatkan lagi. Agar Yuni Arta: Suksme bu. Menurut saya Poni Rin: Swastiastu mantap bu Arini
umat bisa memiliki wawasan tentang ibu ini cocok ada di PHDI. hingga bisa (ta), salam hangat dari Kediri lereng
agama dan budaya lebih dalam. Agar menuntun dan mengarahkan generasi Kelud, semoga rahayu sagung dumadi.
umat gak ada keblinger lagi. Karna muda Hindu untuk lebih belajar ketoet Astawa: Semua tradisi,
praktik dan pemahaman harus sejalan. mengerti akan ajaran agama yang budaya, pasti ada positif (baik) dan
Rahayu bener. Saya yakin dengan kemampuan kelemahannya (tidak baik). Dualisme .
Giri Kaelasa: Mantap si ibu. Ibu keiklasan ibu untuk menjadi pengajar. Dewan Kerja Cabang Bangli: Semoga
dipercaya oleh leluhur Nusantara untuk Sukses dan sehat selalu bu. Astungkara. kita selalu diberikan keyakian yang
meneruskan srada / keyakinan mereka. Dewa Sayang Widnyana: Semoga Ibu kuat agar selalu bisa mendekatkan diri
Astungkare. Sandria selalu mendapat tuntunan dari kepada Sang Hyang Widhia Rahayu
Gusti Wayan Landra: Salam hormat Ida Hyang Widhi. Damai selalu. rahayu rahayu.
kepada ibu Arinita yang begitu cerdas Kari Oka Oka: Kerangka ajaran Hindu, Erawan Id: Betul sekali niki pelajaran
menceritakan perjalanan manjadi Hindu. ada 3 hal : Tatwa - Susila - Ritual . Three agama Hindu di sekolah terutama
Sesungguh ibu adalah reinkarnasi in one. Yang dilihat di budayanya, adalah untuk anak-anak metode dan media
dari leluhur ibu yang terdahulu untuk aspek ritual dari kerangka ajaran Hindu. pengajarannya harus dirubah.
kembali kepangkuanNya. Niat yang Dewa Ketutmardana: Semoga orang Made Mertha: Itulah kekurangan yang
tulus dan dengan keyakinan dari ibu Hindu mendengar hal ini pelajaran perlu diperbaiki kedepanya. supaya
akan selalu mendapat bimbingan/ yang berharga. menjadi lebih baik dalam Ajaran
tuntunan dari Hyang Widhi. Svaha ibu. Vinanda Arya: Saya kagum sama ibu Dharma.
Kadek Theo: Om Swastyastu, tyang Arinita ini. Pendalaman Hindunya Ketut Sedana: Saya salut sama ibu
setuju banget dengan pembicaraan sangat luar biasa. Saya dukung kalau Arnita. Saya tidak tahu Weda, tapi
niki, semenjak tyang merantau tyang ibu Arinita bikin kontent youtube. keyakinan saya kuat memeluk Hindu.
menjadi lebih paham dengan Hindu Osman Sunariyo: Om swastiastu. Saya Saya tidak terpengaruh oleh promosi
dan semakin yakin dengan kehinduan sudah lama meninggalkan agama saya agama lain.
tyang. semakin diajak diskusi tentang (Islam) tapi sampai saat ini belum Inyoman Awatara: Selamat datang
agama tyang semakin semangat menentukan pilihan untuk keyakinan di keluarga besar Hindu buat ibu
untuk mempelajari agama hindu, ke depannya. Tapi kini kecondongan Arinita. Salam kenal bu. Terimakasih
dumogi anak-anak muda semakin hati saya ingin memeluk agama Hindu, atas kepercayaannya dan saran-saran
paham dengan Hindu agar Hindu kuat mungkin gen saya dari leluhur pemeluk membangun buat Hindu yang lebih
dimanapun berada O:) rahayu. Hindu yang taat. Mohon saran kepada baik. Proud of you bu Arinita.
Way Arto Channel: Saya setuju dengan saudara-saudara Hindu bagaimna bisa Nemplok Nemplok: Svaha, kebaikan
bu Arinita, pemahaman teori sangat terlaksana apa yang menjadi panggilan ditanam kebaikan dipetik.
penting memahami agama Hindu agar jiwa saya untuk menjadi warga Hindu Suarka Arke: Astungkare nambah
dapat menjelaskan kepada masyarakat sejati! Om Santi Santi Santi Om sukseme bu.
supaya tidak banyak tafsir. Konveksi Jahitku Yayi Retno Jatmiko: Mas Bintang: Selamat menjalankan
Ketut Sutama KSD: Syukur konsep Ida Setuju sekali. Bahwa kita harus Sanatana Dharma kebenaran abadi.
Sri Empu Kuturan dengan sanggah menjelaskan tentang agama kita Muhammad Gatotromadhon: Saya Mus­
kemulannya sangat ampuh hingga kini. dengan benar kepada umat (agama) lim. Menurut pandangan saya. pada
Sri Manik: Ini baru dosen beneran yang lain.Kamipun baru 3 thn berpindah intin­ya setiap manusia yang penting
ngomongnya pinter. dari mayoritas kepada Dharma. bisa mencari jati diri dan menuju
Nyoman Menuh: Salam hormat dari Seti Awan: Luar biasa penjelasan tentang Tuhan. Insyaallah perbuatan dan Budi
saya untuk ibu Arinita, mudah-mudahan Hindu oleh ibu Ariniti Sandria. Mudah- pekertinya akan baik. Agama hanya
banyak orang nonton channel ini . mudahan banyk yang nonton chanel
Nyoman Sutika: Saya senang bukan ini biar tahu dan punya panda­ngan luas
karena ibu masuk Hindu, tapi karena tentang agama Hindu. Rahayu3.

38 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

jalan menuju Tuhan, melalui agama apa Michaela Brailey: Setuju dengan Gusti Arjuni Tya: Terima kasih ibu.
saja. pendapat ibu ini. Kita perlu pemahaman Semoga dengan adanya ibu masuk
Gusti Darmayasa: Salut banget sama tentang segala makna upcara Hindu. di ruang lingkup umat Hindu bisa
Bu Arinita. Teori dan praktik harus Fendy Dian: Agama itu berbeda dengan membawa perubahan yang memajukan
seimbang, sering terjadi di kebanyakan budaya, jadi bijaklah memahami antara Hindu dari segi pendidikannya tanpa
masyarakat Bali (Hindu) yang hanya agama dan budaya, pada intinya agama merubah hakekat Hindu itu sendiri..
memfokuskan kepada praktik saja. adalah keyakinan terhadap Tuhan, Dumugi kenak lan santih.
sedangkan budaya adalah akal budi Agung Gede Dalem Sukawati: Semoga
Style Bali: (Semoga) selalu dituntun di manusia segera terealisasi untuk buku agama
Jalan Dharma. Ketut Budiana: Semoga makin cerdas Hindu untuk anak-anak. Biar ke depan
bisa saling adu argumentasi

Nyoman Suasti Maguna: Semoga ibu Kade Putra: Senang dengarnya. Tetap­ Ketut Aryawan: Sangat menarik,
Arinita selalu rahayu. Betul banget bu lah jadi Hindu tanpa harus menje­ saya salut dengan Ibu. Saya banyak
kita harus mendidik anak dari dalam lekkan agama terdahulu. Seperti yang mendapatkan pencerahan. Dan salut
kandungan karena masa emas itu agar dilakukan oleh bu Desak (Made Dar­ dengan kebenaran yang disampaikan
slalu lekat. mawati). Semoga ibu sehat selalu serta sesuai dengan logika/masuk akal.

Sus: Semoga kita semua menjadi lebih Gustiari: Salam dari Sulawesi Rahayu Iketut Suparta: Agama Hindu adalah
baik swaha. ibu Agama Budhi yang menghormati setiap
Ketut Satra: En, faham betul dengan Ketut Simpen: Suksma bu atas segala insan yang hidup maupun tidak hidup
filosofi canangsari padahal baru penjelasannya tentang Hindu. Mantap ciptaan Tuhan, Kembalilah ke jati diri
menjadi orang Hindu bu salam rahayu leluhur
Lely Rohini: Rahayu Ibu sareng Lanang Wiratma: Setuju dengan Roncung Bbc: Maaf bu, saya mau tanya
Bapak, bahagia sekali rasanya nonton pendapat ibu, pendidikan agama Hindu ibu aslinya dari mana? (dari Bandung,
percakapan ini perlu lebih bermakna. red) Salam dari Banyuwangi. Om santi
santi santi om

Ketut Maconda: Semoga ibu Arnita Ni Wayan Darmini: Mohon PHDI I Made Selamet: Cocoknya adu duel
diberi umur panjang dan bisa menjadi menindak lanjuti buku ajar agama dgn desak made nich..
panutan bagi umat sedharma. Hindu yang diusulkan I ketut biru: Om Swastyastu Bapak yang
Wayan Sude: Om Swastiastu. Salam selaku selaku (pemangkau) kebijakan
Rahayu buat ibu. Saya Hindu di Cl DWI Mussoma: Bener sekali realita di Jakarta mohon direlisasikan buku
perantauan Sumatera tepatnya di yang terjadi di lingkungan kita, ajaran yang menarik bagi anak anak,
Palembang kab OKI ngiring sama-sama belajar mangkin agar paham agama Hindu lebih menarik
Aamade Sudiana: Seneng dengarnya untuk bekal diri kita dan anak cucu dan bijaksana.
agama jadul. Rahayu bu Arinita kita juga nantinya. Suksma ibu bapak Osman Sunariyo: Saya sudah lama
moga Sang Hyang Widhi asungkerta pencerahannya meninggalkan agama saya (Islam) tapi
waranugraha Ni Wayan Setiawati: Sukseme gih bu sampai saat ini belum menentukan
Mupu Made: Suksme sudah kembali rahayu sareng sami pilihan untuk keyakinan ke depannya,
ke Jalan Dharma, dumogi rahayu dan Ni Wayan Tucson: Iya di Bali kita tapi kini kecondongan hati saya ingin
damai prateknya yang lebih banyak. Betul memeluk agama Hindu karena dari
Satya Adiguna: Kami senang dengan sekali setiap saya ke luar Negeri kalau leluhur saya pemeluk beragama Hindu
pencerahan ibu kami kagum dengan bilang dari Bali itu dikira Negara. Salam yang taat, mohon kepada saudara
ibu hebat banget rahayu saking Amerika Hindu bagaimana bisa terlaksana yang
TMOB Fishing Club: Salam ring semeton Paramgatim: Orang yang memahami menjadi panggilan jiwa untuk menjadi
Hindu kota Palu... Hindu/Sanatana Dharma pastilah orang warga Hindu sejati.
pintar.Karena Hindu yang paling sulit Tiyas Jegeg: Semoga apa yang ibu
dipahami, kitab sucinya sangat banyak. Arinita gagas untuk memajukan
pendidikan agama Hindu menjadi yang

MEDIA HINDU 39
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

berdampak positif untuk memajukan sudah sangat tepat. dan Dharma berdasarkan Weda). Etika
generasi muda Hindu, (agar) mereka Jalan santai: Ibu pindah agama. Dari budhi pekerti berdasarka filosofis,
dapat berbangga dan lebih percaya diri Islam ke Hindu, selama ini ceritakan filsafat, sastra lontar ajaran leluhur, dan
dalam hal teori yang mengejawantah dan pengalamannya menjadi Hindu, ibu ritual sesuai dengan adat, seni budaya
dalam praktik praktik keagamaan, tidak pernah menjelekkan agama yang dan warisan leluhur.
salam Rahayu dianutnya sebelumnya. Pendidikan dan
penyampaian Hindu harus kreatif dan Ketut Supartha: Kurangnya teori bagi
Nyoman Suarcana: Bijaksana, jujur, interaktif dua arah. Perlu guru-gurunya umat Hindu kita di luar daerah salah
sudah patut dicontoh pandangan dan di upgrade. Untuk anak anak bikin satu pengebabnya adalah kurang guru
pendapat beliau. Semoga bapak-bapak buku belajar doa pagi, makan dll, kalau agama Hindu, sehingga siswa tidak
PHDI bapak Dirjen melihat ini. bisa bikin semenarik mungkin ada maksimal mendapatkan pelajaran.
gambarnya untuk menarik perhatian Solusi biar diupayakan pengangkatan
Ngakan ketut Suardana: Semestinya anak anak Salut sama Ibu. guru agama Hindu setiap tahunnya,
Parisada untuk memikirkan ke depan kekurangan guru agama Hindu dan
mungkin setiap banjar punya ashram Yenny: Emang ya Hindu dan Buddha penyuluh di luar daerah yang minoritas
atau tempat pembelajaran pada mulai percaya hukum Karma Phala ada sebab Hindu.
anak-anak mulai dari PAUD hingga ke ada akibat itulah hukum alam yang
atasnya sudah diajarkan agama Hindu mutlak tidak bisa siapa pun mengelak Indri indri: Saya juga dilahirkan dari
dari hukum ini, bohong kalau dosa bisa pemeluk agama Islam sepertinya
Ketut Manu: Om Swaryastu.Hatur nuhun tebus dan dihapus itu cuma rayu dan di di keluarga saya hanya saya yang
ibu Arinita Sandria pencerahannya. Luar bohongi pengikut banyak dan tertarik. beralih ke agama nenek moyang orang
biasa pencerahan baik secara teoritis, Altika Wayan: Oo ternyata begitu Indonesia Hindu Buddha, saya sekarang
filosofis, akademis, teologis, dsb. Yang pandangan Hindu Bali dari luar ini berada di dalamnya dan memohon
nyaris sempurna. Semoga sering-sering masuk dengan yang positif terus menyuarakan kebenaran tentang
hadir untuk mencerahkan umat Hindu Nyoman Jasa: Intinya pembelajaran Hindu.
inggih ibu. Semoga sehat selalu sukses agama Hindu diselaraskan/diseim­
selalu ada di Jalan Dharma Terima bangan antara tatwa etika dan ritual. Sungging Prabangkara: Om Swatyastu
kasih ibu atas masukan yang sangat Tatwa (ilmu pengetahuan ketuhanan Pak Ngakan. Semoga Sehat bapak
luar biasa semoga memajukan agama selalu dalam keadaan sehat dan tidak
Hindu. Selamat datang ibu dari agama lelah untuk berbagi ilmu. Sedikit saran
Leluhur Hindu dari Lampung. buat bapak Ngakan! Dan dengan tanpa
mengurangi rasa hormat saya terhadap
Sukerti Wayan: Ibu kembali ke Sanatana bapak! Sudi kiranya bapak untuk
Dharma. Ada yang belajar benyak menggunkan pakian/atribut orang Bali
teori agama tapi praktiknya kurang secara lengkap pada saat membawa
memuaskan saya di Hindu lebih banyak acara (Obrolan Dharma) biar serasi
praktik. Telorensi tidak menyakiti orang dengan bintang tamunya. Ampure Pak!
lain dsb.Sering-seringlah meditasi yaitu Suksme.
cara belajar menyatukan Atman dengan
Atman dan makin sering meditasi akan Yuni Arta: Ibu cocok ada di PHDI hingga
menyadari siapa diri ini sesungguhnya. bisa menuntut dan mengarahkan
generasi muda Hindu lebih belajar dan
Dewa Rai Sudirma: Saya bangga sama mereka mengerti ajaran agama Hindu
ibu Arinita saya orang Hindu terwakili yang benar. Keyakinan saya dengan
sama ibu Arinita. kemampuan dan keiklasan ibu untuk
mengajar, sukse dan sehat selalu ibu
Laskar Kristus: Saya katolik, namun saya
sangat respek dengan agama Hindu, Andi Irawan Jaya, Pieter Leipari, Uki
umatnya adem ayem, tidak pernah buat Nustelu, para mahasiswa STAH Dharma
kisruh, salam untuk ibu Arinita, pilihan
ibu untuk pindah agama ke Hindu Nusantara Jakarta yang PPL di Media
Hindu.

40 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Pembinaan Guru Pasraman
(Sekolah Minggu) Kota Sorong dalam
Upaya Melaksanakan Kurikulum

OLEH: I KETUT DONDER

Foto: dari Kiri Pembimas Papua Barat, I Ketut Donder, I Gusti Ketut Suardana imbangi kemajuan itu dengan ke­
majuan pemahaman agama. Sebab
Kemajuan Sains dan Teknologi Men­ orang. Jika tidak selektif dan menyaring betap­apun majunya sains dan tekno­
jadi Tantangan para Guru Agama dalam informasi yang serba digital saat ini, logi, maka nilai-nilai agama tetap
Mengimplementasikan Kurikulum maka banyaknya informasi itu justru dibutuhkan; sebagaimana Albert
bisa membuat seseorang itu jauh Einstein menyatakan: “ilmu tanpa
Akibat kemajuan ilmu pengetahuan dari nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai agama akan buta, dan agama tanpa
dan teknologi tidak sedikit para guru contoh, para teroris ternyata berlatih ilmu akan lumpuh”. Ilmu dan agama
merasa kewalahan untuk menerapkan merakit bom dari internet; transaksi bagaikan mata kiri dan mata kanan;
kurikulum agama yang telah ditetapkan. seks, kejahatan - kejahatan penipuan ilmu dan agama bagaikan tangan kiri
Sebab di era teknologi industri 4.0 baik berupa barang, uang, dan jasa, dll., dan tangan kanan. Mengingat demikian
saat ini, kecepatan informasi tidak semuanya bisa didapat dari internet. pentingnya nilai-nilai agama itu, maka
dapat diprediksi. Seakan-akan terjadi Singkatnya, semua informasi, mulai belakangan ini sangat santer terdengar
perebutan dan perburuan informasi, informasi yang paling baik hingga agenda program moderasi agama, agar
siapa yang cepat mengakses informasi, informasi yang paling buruk tersedia di pemahaman umat beragama selaras dan
maka ia yang dianggap kaya informasi, media internet, sehingga orang harus dapat mengikuti kemajuan sains dan
karena banyak mengakses informasi selektif dalam memilih dan memilah teknologi.
kerap dianggap paling berpengetahuan informasi.
luas. Kemajuan sains dan teknologi yang
Sesuai dengan kemajuan ilmu pe­ demikian cepat, menuntut kecepatan
Walaupun banyaknya informasi hasil ngetahuan dan teknologi, mau tidak dan kecekatan para pemeluk agama
akses dari internet tidak menjamin mau umat beragama harus meng­ dalam memahami ajaran agama yang
peningkatan kualitas intelektual sese­ dipublikasi secara digital di jejaring
media internet. Jika seorang guru
agama kurang mengakses literasi-lite­
rasi agama yang banyak bertaburan
di internet, maka hal itu akan dapat
membuat seorang guru agama berpikir
keras untuk menyampaikan pelajaran
sebagaimana yang tercantum dalam
kurikulum. Tentu, para guru kerap
sekali mendengar informasi dan
peringatan dari berbagai pihak: “agar
para guru tidak menganggap para
siswanya tidak mengetahui apa yang
sedang dijarkannya.

Padaerakemajuansainsdanteknologi,
khususnya di era teknologi industri 4.0,
bisa jadi seorang siswa lebih duhulu
mengetahui daripada gurunya tentang

MEDIA HINDU 41
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

apa yang akan diajarkan oleh guru”. Para Guru Agama dan Tokoh Sebagian besar dari peserta acara
Kata-kata peringatan tersebutlah yang Masyarakat Perlu Mengetahui Pembinaan Guru Pashram (Sekolah
seakan-akan menghantui perasaan para Luasnya Cakupan Literatur Hindu Minggu) sangat tertarik dan terperanjat
guru kalau-kalau mereka ketinggalan dalam Sketsa Kodifikasi Veda mengetahui bahwa Veda itu bukan
informasi dibandingkan dengan para hanya satu buku tetapi pustaka
siswanya. Untuk memotivasi para guru Para tokoh dan para guru Hindu yang sanga luas, sumber dari segala
pasraman (sekolah minggu) dan para khususnya yang mengajar pelajaran sumber ilmu yang dapat dijadikan
tokoh masyarakat Hindu Kota Sorong Agama Hindu sangat penting memiliki sebagai pedoman hidup sakala-niskala
agar senantiasa tidak ketinggalan literatur Hindu yang memadai untuk (material-spiritual). Sesungguhnya
informasi, maka saya perkenalkan memahami Hindu secara luas dan utuh. telah dipersiapkan dua model skematik
sekilas Kodifikasi Veda dalam bentuk Jika tidak memiliki literatur dan hanya Kodifikasi Veda, tetapi karena yang
gambaran skematik pustaka-pustaka mengandalkan buku-buku pelajaran satunya memuat secara lengkap
derivat Veda yang begitu banyak. agama Hindu tahun 1970 atau 1980- seluruh derivat pustaka Veda, maka
an, maka para siswa tidak akan tertarik tulisannya sangat kecil sulit dibaca jika
Saya yakin jika diberikan gambaran belajar agama, karena para siswa yang dicantumkan di sini.
yang luas tentang Veda sebagai sumber memiliki banyak waktu memegang
segala sumber ilmu pengetahuan, maka Hp dan berpetualang di dunia maya Karena berbagai faktor, sebagian
niscaya para guru dan para tokoh atau dunia internet, maka bisa jadi para umat Hindu belum memiliki pustaka
Hindu akan memburu jejak-jejak siswa lebih dahulu menemukan materi derivat Veda tersebut. Agar mereka mulai
digital Veda di internet. Ternyata setelah yang akan disampaikan oleh seorang tertarik untuk memiliki buku-buku
ditunjukkan Kodifikasi Skematik Veda guru sesuai tuntutan kurikulum. derivat Veda itu, maka harus ada orang
dengan cara meng-klik satu persatu, yang memberi motivasi agar mereka
dan mempersilahkan mencarinya di Para guru pasraman dan tokoh umat secara individu tertarik untuk membaca
internet, maka tampak ada suasana Hindu Kota Sorong cukup terkesan ajaran agamanya. Umat Hindu harus
kebanggaan bahwa pustaka Veda menyaksikan uraian Kodifikasi Veda diingatkan bahwa pemahaman atas
dengan berbagai turunannya sudah dalam bentuk gambaran skematik ajaran agama adalah bekal yang akan
mulai mudah didapatkan. pustaka-pustaka derivat Veda yang dibawa saat kematiannya kelak.
terdiri dari begitu banyak pustaka.

Foto: Para Tokoh Masyarakat dan Guru Pasraman Kota Sorong. Yang Berdiri adalah Bapak I Gusti Ketut Suardana, SPd.H Penyelenggara Bimbingan Masyarakat
Hindu Kemenag Sorong

42 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Pada saat memberi motivasi itu harus dipenuhi secara cepat, karena produk menyatakan. “Hendaknya Veda dijelas­
diingatkan juga bahwa hidup di era teknologi menyediakan segala macam kan melalui itihasa dan puràna. Veda
teknologi industri 4.0 perlu disyukuri, kebutuhan manusia secara cepat. merasa takut kalau seorang bodoh
karena kesulitan untuk mendapatkan Cukup hanya dengan menekan jari membacanya. Veda berpikir, bahwa dia
berbagai pustaka Hindu sudah pada tombol-tombol kecil di Hp (orang bodoh) itu akan memukulnya”.
dilampaui. Saat ini dengan mudah umat maka tidak berselang lama semua Pelukisan secara kias itu merupakan
Hindu dapat memiliki pustaka Hindu. yang diharapkan akan segera datang. pernyataan bahwa orang yang ingin
Setiap orang dewasa ini sangat mudah Seakan-akan manusia sama sekali tidak mempelajari Veda hendaknya memiliki
mendapatkan segala macam ilmu memiliki masalah yang tidak dapat pengetahuan yang luas (komprehensif).
pengetahuan secara gratis, termasuk diselesaikan. Tetapi, kehidupan yang Orang yang terbatas referensi atau
mendapatkan beberapa pustaka Veda teknologis seperti itu belum menjamin pengetahuannya akan sulit untuk
dalam bentuk cetak PDF dan juga dalam hidup bahagia. memahami Veda. Veda tidaklah hanya
bentuk suara vedio you tube. Hanya Kuasai Garis-garis Besar Isi syairnya, lebih dari itu adalah makna
dengan menggunakan sarana Hand Veda Maka Tidak Ada Kesulitan yang terkandung di balik mantra-
Phone (HP) maka seseorang akan kaya Menyusun dan Melaksanakan mantra Veda tersebut (Titib, 1996).
dengan berbagai macam pengetahuan. Kurikulum
Walaupun hampir semua umat Hindu Umat Hindu pada umumnya,
hingga ke pelosok tanah air memiliki Saran saya kepada para guru dan para tokoh Hindu, para guru, apalagi
HP, namun belum banyak umat Hindu para tokoh Hindu Kota Sorong pada para dosen, sudah tidak ada alasan
yang menyadari bahwa dewasa ini saat mengisi acara Pembinaan ini, agar untuk menyatakan hal-hal seperti
sangat mudah mendapatkan literature memiliki sebanyak-banyaknya literatur. tidak memiliki kitab suci Veda, sulit
Hindu bahkan secara gratis. Karena itu, Semakin banyak memiliki literatur mendapatkan kitab suci Veda pada
belum semua umat menggunakan Hp Veda, maka akan semakin mudah saat ini. Semua itu tergantung dari niat
nya untuk mencari pengetahuan suci membuat silabus, atau kurikulum dan untuk memiliki pustaka suci Veda dan
Veda. membuat bahan ajar sebagaimana ketepatgunaan menggunakan Hp.
tuntutan kurikulum. Seseorang yang
Sebaliknya, akibat kemajuan sains tidak memiliki literatur Veda yang Dengan bermodal Hp dan sedikit
dan teknologi banyak orang dewasa banyak, tidak mungkin memiliki pulsa, maka semuanya buku Veda dapat
ini merasa hidup nyaman dan hidup kemampuan menyusun silabus atau akses, diunduh atau diambil secara
berkecukupan, bahkan hidup ber­ kurikulum, atau apapun namanya. gratis. Harga Hp yang akan digunakan
kel­impahan harta benda. Semua untuk mendapatkan buku-buku Veda
keinginan manusia dewasa ini dapat Pustaka Vayu Purana I.201 tidak seberapa mahal dibandingkan
harga yang dikeluarkan untuk mem­
biayai kesenangan duniawi.

Adalah suatu keluarga Hindu yang
ironis, jika rumahnya mewah, mobilnya
mewah, pakaiannya mahal, tetapi di
rumahnya tidak dihiasi dengan kitab
suci Veda atau Lontar atau apapun
namanya. Adalah suatu hal yang
ironi bagi umat Hindu merasa berat
mengeluarkan uangnya beberapa ratus
ribu rupiah untuk membeli buku-buku
agama Hindu tetapi tidak segan-segan
untuk mengeluarkan jutaan rupiah
untuk memenuhi keinginan.

Paling tidak demikian itulah isi
pesan-pesan materi yang disampaikan
secara lisan melengkapi materi yang
disampaikan dalam bentuk power point
pada saat memberikan pembinaan pada
guru-guru Pasraman Kota Sorong.

MEDIA HINDU 43
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Temu Dharmika PHDI melaksanakan pembinaan melalui temu
Kecamatan Sandubaya dharmika, sehingga para dharmika bisa
Kota Mataram NTB sharing dan membahas permasalahan-
permasalahan yang mereka temui dalam
OLEH: DWI BASKARA kehidupan sosial dan spiritual.

Mataram. Pada saat Simakrama memang sudah dilaksanakan beberapa Kegiatan Simakrama Dharmika se-
Nyepi Tahun Caka 1943 Tahun 2021 kali setiap tahun belakangan ini, namun Kecamatan Sandubaya Kota Mataram
oleh PHDI Kecamatan Sandubaya masih terbatas dan belum menjangkau diselenggarakan pada Minggu,
dilaksanakan urun rembuk bersama semuanya. Sebagian besar dharmika (23/5/2021) di Banjar Purnama Dhar­
seluruh pemangku kepentingan di belum mendapat pembinaan secara ma BTN Sweta Kelurahan Turida.
Kecamatan Sandubaya, yaitu PHDI utuh, sedangkan jumlah dharmika di Kegiatan ini dibuka oleh Penyelenggara
Kecamatan, PHDI Kelurahan, WHDI Kecamatan Sandubaya sudah mencapai Hindu Kantor Kementerian Agama
Kecamatan, Peradah Kecamatan, 40 orang sejak PHDI Kecamatan Kota Mataram, Ketut Edi Ariawan,
Pengu­rus Banjar, Pasraman, Krama terbentuk. S.Ag, M.Pd.H. Edi, sapaan akrab Penye­
Pura dan Penyuluh Agama Hindu Non lenggara Hindu yang juga meru­pakan
PNS. Di tengah masyarakat, dharmika praktisi yoga, sangat mengapresiasi
banyak menemui kendala, khususnya simakrama ini dan diharapkan dapat
Hasil rembuk tersebut salah satunya di lingkungan tertentu yang mem­batasi terus dikembangkan di masa mendatang
ialah menyepakati untuk melakukan peran dharmika dalam hal melak­ dan juga dapat dilakukan di kecamatan
kegiatan pembinaan dharmika. Ir. Made sanakan sradha kepada Ida Sang Hyang lain di Kota Mataram.
Teges selaku Ketua PHDI Kecamatan Widhi Wasa. Di sisi lain, pembinaan
Sandubaya, menyatakan bahwa sejak dari keluarga baru masih kurang, Kegiatan ini juga sekaligus sebagai
terbentuknya PHDI Kecamatan San­ sehingga menimbulkan keraguan dan momen pembinaan para dharmika se-
dubaya pada bulan Mei Tahun 2017, kebingungan mereka dalam melak­ Kecamatan Sandubaya guna menguat­
program pembinaan Dharmika masih sanakan kehidupan berumah tangga kan sradha terhadap ajaran agama
sangat kurang dilakukan. khususnya pada saat melakukan yadnya Hindu sebagai agama baru yang dianut.
sehari-hari. Selain dihadiri oleh Ketua PHDI Kota
Program Pembinaan Dharmika dari Mataram, dalam kesempatan ini juga
Bidang Bimas Hindu Kantor Wilayah Hal inilah yang semakin mendorong hadir tokoh-tokoh Hindu lainya, yaitu
Kementerian Agama Provinsi NTB PHDI Kecamatan Sanduubaya untuk Ketua PCM, Anggota DPRD Kota
Mataram Dapil Kecamatan Sandubaya,
Penyuluh Agama Hindu Non PNS
se-Kota Mataram dan tokoh Hindu
lainnya.

Metode simakrama dilaksanakan
dengan study circle, di mana para
dharmika duduk melingkar dan
masing-masing diberikan kesempatan
untuk menyampaikan pendapat,
kesan dan pesannya semenjak menjadi
dharmika, juga diberikan kesempatan
menyampaikan harapannya. Kemudian,
penyampaian oleh para dharmika
dibahas oleh beberapa narasumber dari
berbagai aspek.

Narasumber yang hadir untuk
pembahasan antara lain Prof. I.K.G.
Wiryawan,M.Agr.Sc., selaku akademisi
Universitas Mataram, juga merupakan
mantan Sekretaris Pengurus Harian
PHDI Provinsi NTB dan saat ini

44 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

anggota Sabha Walaka PHDI pusat. dhārmika (धार्मिक).— dharmika diberikan masing-masing
Prof. Wir dalam kesempatan tersebut artinya Berbudi luhur, sebuah buku berjudul “Saya Beragama
memberikan penjelasan dari sisi filsafat adil, baik, berlimpah Hindu” karya Ngakan Putu Putra dari
agama Hindu. dalam karya agama Media Hindu yang harapannya menjadi
bekal bagi para dharmika untuk
Selain itu, hadir pula Gentha atau kesalehan menguatkan jiwa bangga menjadi
Apritaura sebagai narasumber kedua (Virtuous, just, good, Hindu.
yang memberikan motivasi untuk abounding in works of
meningkatkan rasa percaya diri sebagai Dari kegiatan ini, dapat diambil
dharmika. Narasumber terakhir, yakni religion or piety). kesimpulan bahwa para dharmika
Ir. I Wayan Karioka, M.H., mema­ sebagian besar sangat senang dan ber­
parkan mengenai Peluang Organisasi syukur dengan mengambil keputusan
dan Usaha para Dharmika di tengah “kembali ke rumah dharma”. Kegiatan
masyarakat. seperti ini harapannya akan terus
dilakukan secara berkesinambungan,
Dharmika yang hadir memang lebih guna memantapkan keyakinan para
banyak wanita, dari hasil diskusi study dharmika mengenai ajaran agama
circle, alasan atau pendapat dari para Hindu (rumah dharma).
dharmika mengapa memilih “rumah
dharma” (secara umum) adalah karen­ a Dhārmika (धार्मिक).— artinya
dua hal, yang pertama karena mengi­ Berbudi luhur, adil, baik, berlimpah
kuti keyakinan pasangan (baik suami dalam karya agama atau kesalehan
maupun istri), dan yang kedua adalah (Virtuous, just, good, abounding in works
karena keinginan pribadi. of religion or piety). Istilah dhārmika
dipakai untuk menyebut orang yang
Dalam pertemuan ini dihadirkan masuk Hindu dari agama lain dapt
pula umat Hindu yang kembali ke jalan dibenarkan.
dharma (dalam arti pernah pindah
agama dari Hindu, karena beberapa Dwi Bhaskara
alasan seperti perceraian akhirnya me­ Penyuluh Agama Hindu Non PNS
milih untuk menjadi Hindu kembali). Kecamatan Sandubaya Kota Mataram.

Selesai mengikuti study circle, para

Pemesanan Dapat Menghubungi: Email: UKURAN BUKU : 14 x 21 cm
MEDIA HINDU [email protected]
Ph. (021) - 8690.6346 [email protected]
WA 08129367079 [email protected]
[email protected]
Tebal Buku : 300 halaman

MEDIA HINDU 45
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

Dharma tula NTT

Paham Ketuhanan
Hindu dalam Upanisad

Tanggal 29 Mei 2021, WHDI NTT, PHDI NTT, Wayan Darmawan paham. Yang terbaru adalah ucapan
PHDI NTT, PHDI Kota Kupang, dengan moderator Dr. I Gusti Nyoman Desak Mualaf: “Hindu tuhannya
bersama dengan KMHDI NTT, Bank Budiana. Hadir dalam dharma tulia ini banyak, bingung saya.” Tahun 2017
Indonesia dan OJK, NTT mengadakan Ir Nyoman Aryawan Atmaja, Kepala ucapan Egy Sujana lebih gawat lagi:
dharma tula dengan thema “Paham Perwakilan Bank Indonesia NTT. “Hindu memuja Tri Murti, Brahma,
Ketuhanan Hindu Dalam Upanisad” Wisnu, Siva. Ini tidak sesuai dengan sila
dengan nara sumber Ngakan Putu Ngakan Putu Putra mengawali petama dari Pancacila, karena itu harus
Putra, pemimpin Redaksi Media dengan menyatakan, banyak orang dibubarkan di Indonesia.”
Hindu. Dharma tula dilakukan melalui tidak tahu tentang paham ketuhanan
zoom. Dharma tula dibuka oleh ketua Hindu, termasuk orang Hindu sendiri. Jauh sebelum itu, Ngakan Putra
Dan ini sering menimbulkan salah mengakui juga bingung, dan bertanya-
tanya: “Paham ketuhanan Hindu itu
apa ya? Katanya monotheisme juga?
Terapi bagaimana dengan para Dewa
dan Bhetara yang banyak itu? Masak ini
monotheisme? Ada yang menjelaskan
para Dewa atau Betara itu semacam
menteri, gubernur, bupati dan Tuhan
adalah presiden. Ada yang mengatakan
para Dewa atau Betara adaah sinar suci
Tuhan. Teapi apa ini ada dasarnya?

Untuk mendapat jawaban atas
pertanyaan itu Ngakan Putra kuliah
S2 di Departemen Filsafat UI, khusus
mempelajari hal ini. Oleh pembimbing,
tesisnya diberi judul: “Pantheisme
Sebagai Konsepsi Ketuhanan Dalam
Perspektif Upanisad: Sebuah telaah
Filsafat Ketuhanan.”

Istilah “pantheisme” memang
hampir tidak dikenal di kalangan
masyarakat umum di Indonesia. Istilah
yagn populer adalah monoteisme dan
politeisme. Bahkan 4 (empat orang
dosen) yang menguji tesis Ngakan Putra,
seorang Katolik, seorang Protestan dan
dua orang Islam, menyatakan kaget.
Mereka selama ini berpendapat Hindu
itu politheis. “Kok baru sekarang ini

46 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

diungkapkan?” tanya mereka. Ngakan menyebut banyak nama kepada Panteisme adalah keyakinan bahwa
Putra menjawab, “saya juga baru tahu yang Satu” (RV I.164.6.46); “Dalam segala sesuatu membentuk tuhan
setelah melakukan penelitian untuk kebenaran sejati Yang Satu menjadi yang imanen dan mencakup segala­
tesis ini.” seluruh dunia.” (RV 58.2-8, vi); “Dia nya. Keyakinan panteis tidak menga­
adalah Satu menyusupi segalanya, tamu kui tuhan pribadi yang berbeda,
Sebenarnya istilah sejenis di dalam manusia.” (AV VII: 21, vi); “Dia adalah antropomorfik atau sebaliknya, melain­
Islam disebut “widatul wujud”, ini Satu, Satu-Satunya, yang hanya Satu. kan mencirikan berbagai doktrin yang
adalah suatu yang diangggap sesat dalam Di dalamnya semua dewa menjadi berbeda dalam bentuk hubungan
Islam. Pengikut paham ini, umumnya Satu.” (AV: XIII: 4, 12 – 24). antara realitas dan kedewataan. Konsep
para sufi, bisa dihukum mati, seperti Al panteistik sudah ada sejak ribuan tahun
Halaj di Bagdad ketika ia mengatakan Apakah satu di dalam mantra-mantar yang lalu, dan elemen panteistik telah
“anna al Haq” yang berarti aku adlaah Weda itu berarti monotheisme? Coba diidentifikasi dalam berbagai tradisi
Tuhan, sama seperti mahavakwya dalam perhatikan anak kalimat ini: “Yang agama. Istilah panteisme diciptakan oleh
Upanisad “aham bramasmi”. Satu menjadi seluruh dunia.”, “Satu ahli matematika Joseph Raphson pada
menyusupi segalanya”, “Di dalamnya tahun 1697 dan sejak itu digunakan
Al Halaj dihukum mati, dengan semua dewa menjadi Satu.” untuk menggambarkan kepercayaan
hukuman pancung, kepalanya ditusuk berbagai orang dan organisasi.
dengna tombak dan dipamerkan di Apa arti kata Satu Tuhan dalam Upanisad
kota. Syech Siti Jenar juga dihukm dalam filsafat
mati oleh Sultan Demak atas saran Wali “Tuhan yang ada di dalam api, yang
Songgo. Karena berbau haraum mayat ketuhanan? “Satu” ada di dalam air, yang telah memasuki
Syech Siti Jenar dikuburkan di dalam dalam brahmavidya seluruh dunia, yang ada di dalam
masjid demak, lalu seekor amhir kurap (filsafat ketuhanan) tumbuhan, yang ada di dalam pohon-
dibunuh dan digantung di pohon di pohon, kepada Tuhan itu pemujaan,
alun-alun dan disebut sebagai mayat bisa berarti ba­ ya pemujaan ditujukan.” (Svetaswatara
Syech Siti Jenar. nyak: monotheisme, Upanisad VI.11), “(Ketahui bahwa)
pantheisme, mon­ is­me, semua ini, apapun yang bergerak di
Di Eropa, Baruch Spinoza (abd penentheisme. Terkait dunia yang bergerak, diliputi oleh
17) filsuf modern Barat, keturunan thema dharm­ atula Tuhan. Oleh karena itu temukan
Yahudi Belanda yang mempopulerkan hanya dua istilah itu kebahagiaanmu di dalam renunsiasi;
istilah pantheisme, dikucilkan oleh jangan menginginkan milik orang lain.”
masyarakat Yahudi, setelah tidak mau yang dijelaskan. (Isa Upanisad I.1).
disogok bebeapa ratus gulden agar
tidak mengajarkan pantheisme yang Apa arti kata Satu dalam filsafat Dua teks Upanisad di atas men­ un­
bertentangan dengan monotheisme ketuhanan? “Satu” dalam brahmavidya jukkan bahwa Tuhan ada dalam ciptaan
Yahudi. (filsafat ketuhanan) bisa berarti ba­ (imanen) dan juga meliputi cipntaa,
nyak: monotheisme, pantheisme, mo­ transenden.
Tesis ini kemudian diterbitkan seba­ nis­me, penentheisme. Terkait thema Pembuktikan Tuhan
gai buku dengan judul: “TUHAN dhar­matula hanya dua istilah itu yang
UPANISAD, Menyelamatkan Masa dijelaskan. Dalam teologi Barat terkenal isti­
Depan Manusia.” (2008). Sub judul lah Quinque viae atau "Lima jalan
“Me­nyelamatkan Masa Depan Manusia Monoteisme, berasal dari kata Yu­ (menuju Tuhan)" adalah rumusan
“ saya ambil dari ucapan Prof Arnold J. nani monos yang berarti tunggal dan yang terdapat dalam Summa Theol­ o­
Toynbee, ahli sejarah peradaban dunia theos yang berarti Tuhan) adalah giae. Ini merupakan pem­bukt­­ian yang
asal Inggris yang menyatakan: “Bila masa kepercayaan bahwa Tuhan adalah satu/ diungkapkan oleh Thomas Aquinas
depan manusia hendak diselamatkan, tunggal dan berkuasa penuh atas segala me­ngenai keberadaan Allah melalui
paham ketuhanan yagn harus kita sesuatu. Ia adalah Tuhan denganbentuk pengamatan atas alam. Kelima jalan itu
tinggalkan adalah monotheisme dan dan sifat seperti manusia, menjaga jarak adalah: (1). Tuhan adal­ah penggerak
kita kembali kepada paham ketuhanan dengan cdiptaan, tinggfal jauh di surga yang pertama; (2) Tuhan sebagai penye­
pantheisme dari Hindu/Upanisad.” atau langit ketujuh. bab pertama dari segala sesuatu yang
Tuhan dalam Weda. menimbulkan akibat; (3) Tuhan sebagai

Banyak mantra Weda yang menye­
betutkan Tuhan itu satu: “Para maharsi

MEDIA HINDU 47
NOMOR 206 • JUNI 2021

WARTA NUSANTARA

"ada" yang pertama; (4) Tuhan adalah Jelaskan padaku, Ayah.” padaku garam yang kamu taruh dalam
ukuran superlatif dan sempurna untuk “Baiklah anaku.” air semalam.”
memband­ ingkan derajat kualitas semua Sang ayah meminta Svetaketu
hal yang ada di dunia; (5) Tuhan adalah Svetaketu melihat ke dalam air, tapi
sosok yang diyakini memiliki akal yang membawa sebiji buah beringin dan dia tidak dapat menemukan garam itu,
sejati. memintanya untuk memecahkannya. karena garam itu sudah larut. Ayahnya
Svetaketu melakukan permintaan lalu berkata: “Cicipi air itu dari sisi ini.
Upanisad menggunakan metode ayahnya. Ayahnya bertanya: “Apa yang Bagaimana rasanya?”
yang berbeda untuk membuktikan kamu lihat di dalamnya?”
keberadaan Tuhan; mirip seperti metode “Asin, ayah.”
biologi atau ilmu kimia. Ada seorang “Biji-biji yang sangat kecil ayah.” “Cicipi dari air di tengah gelas.
anak laki-laki, Svetaketu Aruneya “Pecahkan salah satu.” Bagaimana rasanya?”
namanya. Suatu hari ayahnya berkata Svetaketu memecahkan salah satu “Asin.”
begini: “Svetaketu, pergilah dan jadilah biji kecil itu. “Cicipi air itu dari sisi sebelah sana.
seorang murid kebijaksanaan yang suci. “Apa yang kamu lihat?” Bagaimana rasanya?”
Tiada seorangpun dalam keluarga kita “Tidak ada apapun.” “Asin.”
yang tidak mempelejari Weda yang Ayahnya lalu berkata kepadanya: “Carilah garam itu. Dan datang lagi
suci dan yang mungkin diberi nama “Anakku, dari intisari dalam biji padaku.”
Brahmana karena keturunan semata.” yang tidak kamu lihat, sesungguhnya Svetaketu melakukan apa yang
muncul pohon beringin yang besar diperintahkan, dan berkata: “Aku tidak
Anak itu pergi pada usia dua belas itu. Percayalah padaku, anakku, satu dapat melihat garam itu. Aku hanya
tahun dan setelah mempelajari Weda inti sari yang tak terlihat dan halus melihat air.”
ia kembali ke rumahnya pada usia dua adalah Jiwa dari seluruh alam semesta Ayahnya lalu berkata: “Dalam cara
puluh empat tahun, sangat bangga ini. Itulah hakikat kenyataan. Itulah yang sama anakku, kamu tidak dapat
dengan ilmunya. Ayahnya melihat Atman. ENGKAU ADALAH ITU. Tat melihat Jiwa itu. Tetapi sesungguhnya
hal ini, merasa terganggu, berkata Tvam Asi. (Ch.Up. 6.12.1-3). dia di sini. Satu inti sari yang tak terlihat
kepadanya: “Svetaketu, anakku, kamu Sveraketu belum memahami betul dan halus adalah Jiwa dari seluruh alam
kelihatan sangat bangga dengan akan pelajaran ayahnya, ia meminta agar semesta ini. Itulah hakikat kenyataan.
dirimu, kamu pikir dirimu sangat ayahnya menjelaskan lagi hal ini. Itulah Atman. ENGKAU ADALAH
terpelajar, dan kamu bangga. Sudahkah ayahnya meminta dia mengambil ITU. Itulah kebenaran. Tat Tvam Asi.
kamu memperoleh pengetahuan yang sesendok garam dan menaruhnya di (Ch. 6.13. 1-3).
dengan pengetahuan itu yang tak dalam segelas air. Ayahnya berkata: Metode di atas sekaligus membedakan
terdengar dapat didengar, yang tak “Datanglah besok pagi padaku.” “teologi” dengan “Brahmavidya”,
terpikirkan dapat dipikirkan, dan yang Svetaketu melakukan apa yang dalam teologi metodenya hanya sampai
tak terketahui dapat diketahui?” diperintahkan oleh ayahnya dan besok pada pemikiran spekulatif, atau olah
paginya ayahnya berkata: “Bawa inteletual. Dalam “Brahmavidya” itu
“Pengetahuan apa itu, Ayah?”
“Dengan hanya mengetahui
segumpal tanah liat, anakku, apapun
yang mengenai (apapun yang dibuat
dari) tanah liat dapat diketahui,
karena seluruh perbedaan-perbedaan
itu hanyalah kata-kata dan realitas itu
adalah tanah lihat. Dengan mempelajari
sekeping emas segala sesuatu mengenai
emas dapat diketahui, karena
perbedaan-perbedaan itu hanyalah
kata-kata dan realitas itu adalah emas.”
Svetaketu berkata: “Sesungguhnya
guru-guruku yang terhormat tidak
tahu mengenai hal ini. Bila mereka
mengetahuinya, mengapa mereka
tidak memberi tahukannya kepadaku?

48 MEDIA HINDU
NOMOR 206 • JUNI 2021


Click to View FlipBook Version