1 MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SMP NEGERI 2 BELANG kurikulum Merdeka Fase D Manusia dan Nilai-Nilai Kristiani
Nama Penyusun : Djasima Sineke,M.Pd Institusi : SMP Negeri 2 Belang Tahun Penyusunan : 2024 Jenjang Sekolah ( Fase ) : SMP / D Kelas : VII Alokasi Waktu : 2 X TM (6 Jp ) Fase : D Elemen : Manusia dan Nilai-Nilai Kristiani Sub Elemen : Hakikat Manusia Capaian Pembelajaran Fase D : Memahami teladan Yesus Kristus dan menerapkan-nya dalam kehidupan bagi sesama manusia, memahami berbagai bentuk fenomena dan tantangan pergaulan remaja masa kini Capaian Pembelajaran Per Tahun : Pada fase ini peserta didik mampu mewujudkan pemahaman iman melalui pengakuan akan Allah Penyelamat yang berkarya dalam seluruh aspek kehidupan. Sikap hidup sebagai orang yang telah diselamatkan mewujud dalam kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Gal. 5:22-23). Alur Konten : - Nilai-Nilai Kristiani Menjadi Pegangan Hidup Menurut Kitab Galatia 5:22- 26 - Disiplin di Rumah dan DI Sekolah Alur Tujuan Pembelajaran : Menganalisis dan menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai- nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesame Meyakini peran nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari.. Domain Pembelajaran: Nilai-Nilai Kristiani Menjadi Pegangan Hidup ( Galatia 5:22-26) Capaian Pembelajaran Informasi Umum
Melalui modul ajar ini peserta didik diharapkan mampu Menganalisis dan menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesame, dan Meyakini peran nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari. 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, peserta didik Meyakini peran nilainilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari., 2. Berkebinekaan Global Peserta didik dapat menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesame. 3. Gotong Royong Peserta didik memahami bahwa kegiatan yang dilakukan bersama teman dan orang-orang di sekitarnya akan membentuk mereka menjadi remaja-remaja Kristen yang menghargai sesamanya dan membuat tugas atau pekerjaan mereka lebih mudah, ringan, dan berjalan dengan baik. 4. Mandiri Peserta didik belajar menjalani proses pembelajaran dan mengerjakan tugastugas secara bertanggung jawab dengan tetap termotivasi untuk mencapai hasil yang maksimal. 5. Bernalar kritis Peserta didik diberi kesempatan untuk mengkritisi dan menyikapi berbagai topik atau kasus yang dibahas dengan mencari berbagaiinformasi yang dapat dipertanggung jawabkan. 6. Kreatif Peserta didik diberi kesempatan untuk menghasilkan karya kreatif sebagai bentuk implementasi dari pemahaman yang benar terhadap topik. Alkitab Laptop LCD Android, smartphone dll Papan tulis, spidol Buku paket, internet, dll Ruang belajar yang kondusif. Peserta didik regular Peserta didik yang megalami kesulitan belajar, lambat belajar ( PDBK ) Peserta didik dengan gaya belajar audio visual dan kinestetik Peserta didik dengan beragam minat Materi Pokok: Nilai-nilai Kristiani menjadi pegangan hidupku berdasakan kitab Galatia 5:22-26 Sub materi : - Nilai-nilai kristiani dalam kehidupan manusia - Nilai-nilai kebangsaan - Menerapkan nilai-nilai kristiani dan Nilai Kebangsaan dalam hidup - Peran hati Nurani Media belajar - Video Pembelajaran, PPT Alat/Bahan - Papan tulis, spidol, kertas gunting dll. Profil Pelajar Pancasila Sarana dan Prasarana Target Peserta Didik Materi, Media, Alat dan Bahan Kompetensi Awal
34 siswa Tatap muka Pengaturan siswa : Individu Berpasangan Berkelompok (> 2 orang) Metode : Bercerita Tanya-jawab Observasi Kerja individu dan kelompok. Model pembelajaran : Pembelajaran berbasis langsung (direct instruction) Pembelajaran saintifik (scientific learning) Pembelajaran kontekstual (contextual learning) Penilaian individu dan kelompok dalam tatap muka Penilaian individual dalam pembelajaran daring dan luring Jenis asesmen: Observasi dan Performa (Praktik) Menyiapkan bahan ajar, media pembelajaran Menyiapkan alat dan bahan Menyiapkan siswa dalam kegiatan pembelajaran Menyiapkan skenario pembelajaran secara umum Menyiapkan suasana kelas yang kondusif 7.1. Meyakini peran nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari. 7.2 Menganalisis sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesama 7.3 Menganalisis berbagai bentuk tantangan yang dihadapi remaja masa kini serta menerapkan teladan Yesus dalam menghadapi tantangan. 7.4 Menjelaskan makna dan fungsi nilai kristiani bagi remaja Kristen dalam kaitannya dengan nilai kebangsaan ( Anti korupsi ) Tujuan Pembelajaran Jumlah Peserta didik Moda Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Utama Assesmen Persiapan Pembelajaran Komponen Inti
7.5 menjelaskan pengertian anti korupsi dan bentuk-bentuknya. 7.6 Menerapkan teladan Yesus dalam kehidupan bagi sesama. Nilai merupakan suatu tatanan yang dijadikan panduan dalam bersikap dalam situasi sosial tertentu, nilai adalah konsep yang dijadikan prinsip hidup yang menjadi acuan bagi manusia dalam bersikap dan bertindak, nilai kristiani adalah suatu tatanan yang dijadikan panduan oleh tiap orang Kristen untuk menimbang dan memilih alternatif keputusan hidupnya berdasarkan ajaran Yesus Kristus. 1. jelaskan apa yang kamu ketahui tentang nilai 2. jelaskan pengertian nilai-nilai kristiani 3. apa saja yang kamu ketahui tentang anti korupsi. Pertemuan ke- 1 Kegiatan Pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan. Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru dan peserta didik membaca alkitab Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: alkitab pedoman hidupku Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui PPT. Guru memabagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa Kegiatan Inti ( 80 Menit ) Siswa mempelajari arti nilai-nilai Kristiani melalui PPT yang disajikan guru, siswa diminta menuliskan dengan menggunakan pemahaman sendiri apa makna nilai kristiani bagi dirinya? Bagaimana siswa mempraktikkan nilai-nilai kristiani dalam hidupnya sebagai remaja kristen? Siswa mengeksplorasi bagian Alkitab tiap ayat dan catat nilai-nilai kristiani yang mereka temukan Siswa merespon materi pelajaran tentang nilai-nilai kristiani dengan berbagi (diskusi kelompok) Siswa mempresentasikan temuan mereka dari hasil diskusi kelompok guru membimbing dalam bagian presentasi siswa. Pemahaman Bermakna Pertanyaan Pemantik Kegiatan Pembelajaran
Siswa membangun pemahaman konsep pengertian nilai-nilai kristiani berdasarkan hasil presentasi kelompok Siswa mampu menjelaskan pengertian tentang nilai-nilai kristiani secara utuh berdasarkan hasil analisis, eksplorasi konsep, diskusi kelompok, elaborasi konsep. Siswa membuat tabel tentang nilai-nilai kristiani: dalam Galatia 5:22-26 Kegiatan Penutup ( 20 Menit ) Guru dan siswa menarik kesimpulan materi pembelajaran Guru memberikan umpan balik Guru dan siswa merefleksi kegiatan pembelajaran hari ini terkait materi nilai-nilai kristiani Guru dan siswa membuat rencana pembelajaran untuk pertemuan berikut Guru dan siswa mengakhiri kegiatan pelajaran menyanyo dan berdoa. Pertemuan ke-2 Kegiatan Pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan. Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: Nilai-Nilai Kristiani Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui PPT. Guru memabagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa Kegiatan Inti ( 80 Menit ) Guru menyajikan materi tentang peran hati Nurani melalui video pembelajaran https://youtu.be/F4c6YNgH_NE Siswa menjabarkan peranan hati nurani dalam mewujudkan nilai-nilai iman kristen dan nilai-nilai kebangsaan Siswa menganalisis kaitan antara nilai-nilai iman Kristen dan nilainilai kebangsaan kita yang telah dipelajari seperti bagaimana menghindari bentuk penyalugaan kuasa dalam konteks sekolah seperti cyber pungli. Siswa menjelaskan pengertian anti korupsi dan bentuk-bentuknya. Guru minta siswa untuk memilih. Apakah mereka mau mengisi tabel itu sesuai dengan contoh yang ada atau membuat tabel dalam bentuk lain seuai kesepakatan guru dan siswa. siswa dapat membuat video maupun proyek lainnya secara mandiri atau bersama teman-teman Guru membimbing siswa memilih bentuk kegiatan atau proyek. Kegiatan Penutup ( 20 Menit ) Guru dan siswa menarik kesimpulan materi pembelajaran Guru memberikan umpan balik Guru dan siswa merefleksi kegiatan pembelajaran hari ini terkait materi nilai-nilai kristiani Guru dan siswa membuat rencana pembelajaran untuk pertemuan berikut
Guru mengarahkan untuk tugas proyek yang akan dibuat siswa Guru dan siswa mengakhiri kegiatan pelajaran menyanyo dan berdoa Pengayaan dan Remedial Pengayaan: peserta didik menulis refleksi diri sesuai materi nilai-nilai kristiani sesuai pandangan sendiri dalam kehidupan remaja kristen Remidial : membimbing peserta didik berkebutuhan khusus ( lambat belajar ) Peserta didik yang belum paham materi. Mampu menganalisis nilai-nilai kristiani dalam kehidupan remaja kristen Mampu menjelaskan pengertian nilai-nilai kristiani. Mampu menjelaskan pengertian hati nurani Mampu menerapkan niali-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan kitab galatia 5:22-26. Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Apakah proses pembelajaran berjalan secara interaktif dan komunikatif? Adahkah hal positif dar proses pembelajaran? Adahkah tantangan/hambatan dalam prose pembelajaran? Apakah peserta didik memahami dan termotivasi dengan materi nilai-nilai kristiani dalam kehidupan berdasarkan kitab galatia 5:22-26 Bagaimana sikapmu terhadap temanmu yang mengalami kesulitan? Bagaimana ciri-ciri orang yang memilki sikap kerendahan hati? Bagaimana sikapmu setelah mempelajari materi ini Kriteria ketercapaian Tujuan pembelajaran ( KKTP ) Refleksi guru Refleksi Peserta Didik Pengayaan Dan Remidial
Lampiran LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Untuk peserta didik beragam minat Untuk peserta didk dengan ketunaan: Tuliskan bagaimana cara kalian mewujudkan kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama? Siapakah sesamamu? .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... Alkitab Galatia 5:22-26 Buku panduan guru pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Buku siswa pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Video Pembelajaran Modul bahan ajar SMP Nilai: merupakan suatu tatanan yang dijadikan panduan dalam bersikap dalam situasi sosial tertentu. Hati Nurani: hati nurani adalah “instansi” dalam diri manusia yang menilai perbuatan manusia baik atau buruk Bahan bacaan guru dan peserta didik Glosarium Tuliskan bagaimana cara kalian mewujudkan kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama? Siapakah sesamamu? .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... Tuliskan bentuk-bentuk pungli di sekolah jika ada ………………………………………………………………………………………………………………. Coba jelaskan apa yang kamu ketahui tentang nilai-nilai kristiani berdasarkan kitab Galatia 5 : 22-26 ………………………………………………………………………………………………………………….. Jelaskan peranmu sebagai remaja Kristen dalam memaknai nilai-nilai kristiani ketika menghadapi tantangan hidup di era globalisai …………………………………………………………………………………………………………………... Jelaskan cara menghindari bentuk cyber pungli dilingkungan sekolah yang kamu ketahui ………………………………………………………………………………………………………..
Belondina Non-Serano Janse, 2021. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Untuk SMP Kelas VII. Jakarta: pusat kurikulum dan pengembangan dan perbukuan Kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi Video pembelajaran: https://youtu.be/F4c6YNgH_NE Daftar Pustaka
Lampiran Materi Pembelajaran Nilai adalah konsep yang dijadikan prinsip hidup yang menjadi acuan bagi manusia dalam bersikap dan bertindak. Dengan demikian, nilai kristiani adalah suatu tatanan yang dijadikan panduan oleh tiap orang Kristen untuk menimbang dan memilih alternatif keputusan hidupnya berdasarkan ajaran Yesus Kristus. 1. Kerajaan Allah: kebaikan dan rasa hormat untuk semua orang, kerendahan hati,kejujuran, dan kemurahan hati, pengendalian diri, pengampunan. 2. Kerajaan Dunia: kekayaan, kekuasaan, kesenangan, balas dendam, ketenaran, kesombongan, dan status. Nilai kebangsaan sila pertama adalah bintang dengan cahaya yang menerangi, melambangkan cahaya iman yang menerangi hidup manusia Indonesia. Sila kedua dengan simbol rantai yang saling terikat artinya kerja sama yang utuh dan akur dari semua orang Indonesia di mana ada solidaritas dan kebersamaan, ada kesetiaan dan saling menghormati dan menerima satu terhadap yang lain. Mengakui persamaan hak, kewajiban, dan kedudukan semua orang sama di mata hukum, agama, sosial, dan lainnya. sila ketiga adalah negara sebagai tempat berlindung bagi rakyatnya sila keempat, melambangkan ketangguhan dan kekuatan dalam kebersamaan bermusyawarah saling mendengarkan dan mencapai kata mufakat. sila kelima melambangkan rasa adil dan perilaku adil bagi semua orang . Menurut Prof. K. Bertens, hati nurani adalah “instansi” dalam diri manusia yang menilai perbuatan manusia baik atau buruk. Hati nurani erat kaitannya dengan moral. Hati nurani manusia adalah kedalaman termurni dari jiwa manusia. Menurut Prof. K.Bertens, hati nurani juga berisi kesadaran. Dengan demikian, hati Nurani tentu saja mengandung unsur logika. Pentingnya peran hati nurani bagi manusia, bahkan Yesus mengatakan dari dalam hati manusia lahir kejahatan (markus 7:21-23). Hati nurani berperan dalam membentuk karakter manusia, terutama dalam kaitannya dengan pilihan dan pengambilan keputusan. Pengertian Nilai Kristiani Nilai Kristiani dalam PB Pengertian dan Peran Hati Nurani kasih Damai sejatera sukacita kesabaran
Lampiran Penilaian Pertemuan 1 dan 2 PENILAIAN Penilaian Pengetahuan Tehnik Penilaian: Tertulis Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran : 7.2, 7.4, 7.5, 7.6 NO INDIKATOR BUTIR INSTRUMEN SKOR PENILAIAN 1 2 3 4 1 Menganalisis sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani Menjelaskan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani 2 Menjelaskan makna dan fungsi nilai kristiani bagi remaja Kristen Menjelaskan makna dan fungsi nilai kristiani bagi remaja Kristen 3 menjelaskan pengertian anti korupsi dan bentuk-bentuknya menjelaskan pengertian anti korupsi dan bentuk-bentuknya 3. Menerapkan teladan Yesus dalam kehidupan bagi sesama Menjelaskan bagaimana menerapkan teladan Yesus dalam kehidupan bagi sesama Keterangan: 1. Masing-masing indikator penilaian di atas memiliki bobot sebagai berikut: Benar dan sangat lengkap : dengan nilai 4 Benar: dengan nilai 3 Kurang tepat: dengan nilai 2 Tidak menjawab: dengan nilai 1 2. Rentang nilai Kriteria Nilai Benar dan sangat lengkap 86 – 100 Benar 71 – 85 Kurang tepat 56 – 70 Tidak menjawab ≤ 55 Penilaian Produk Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran: 7.3 Produk Aspek Skor Penilaian Sangat Baik (4) Baik (3) Cuku p (2) PerluBimbinga n(1) Struktur Tulisan/ Rancan gan Struktur yang digunakan sangatsistematis (untuktulisan: Struktur yang digunaka n Struktur yang digunak an Struktur yang digunakan tidak sistematis (tidak terpenuhi sama
Kegiata n ada pembukaan, isi, dan penutup; untuk Rancangan Kegiatan: ada tema, tanggal, tujuan, dan bentuk kegiatan) sistemati s (ada satu informasi yang tidak terpenuhi ) cukup sistemati s (ada lebih dari satu informas i yang tidak terpenuh i) sekali) Tulisan/ Rancan gan Kegiata n (TP) 7.3 Isi Tulisan/ Rancan gan Kegiata n Sangat jelas menyatakan sikap yang menunjukka n nilai-nilai kristiani Jelas menyat akan sikap yang menunj ukkan nilainilai kristiani Cukup jelas menya takan sikap yang menun jukkan nilainilai kristian i Tidak jelas menyatakan sikap yang menunjukka n nilai-nilai kristiani Sangat jelas tujuan dan langkahlangkah kegiatan yang akan dilakukan Jelas tujuan dan langkahlangkah kegiatan yang akan dilakukan Cukup Jelas tujuan dan langka hlangka h kegiata n yang akan dilakukan Tidak jelas tujuan dan langkahlangkah kegiatan yang akan dilakukan Bahasa yang digunaka n Bahasa yang digunakan sangatjelas dan sesuai dengan Pedoman Bahasa Indonesiayang baik dan benar Bahasa yang digunaka n jelas tapi ada satu yang tidak sesuai dengan Pedoman Bahasa Indonesia yangbaik dan benar Bahasa yang digunak an cukup jelas dan terdapat beberap a kata yang tidak sesuai dengan Pedoma n Bahasa Indonesi a yang baik dan benar Bahasa yang digunakan tidak jelas dan terdapat banyak kata yang tidak sesuai dengan Pedoman Bahasa Indonesia yang baik dan benar Kegiatan Karya yang dibuat Karya yang Karya yang Karya yang dibuat Table sangat bagus dan dibuat dibuat tidak bagus (tidak
bagus cukup Butir mencakup semua dan mencakup bagus (ada memenihi hampir Karya Keaslian kriteria. hampir semua lebih dari 1 semua kriteria). Kreatif Fungsi/ kriteria (ada 2 kreteria yang manfaat, kreteria yang kurang). Ide kreatif, kurang). kerapian, dan menarik Rentang Nilai Kriteria Nilai Sangat Baik 86 – 100 Baik 71 – 85 Cukup 56 – 70 Perlu bimbingan ≤ 55 Skor = Skor Perolehan x 100 Skor Maksimal PENILAIAN SIKAP Teknik Penilaian: Pengamatan (Observasi) Penilaian dilakukan sepanjang proses pembelajaran No. Nama Mengerjak an tugas (disiplin dan tanggung jawab) Berpartisipas i mengemuka kanpendapat (Percaya Diri) Menolong dan kerjasama dengan teman (Peduli) Menghargai dan mematuhi Guru (Santun) Jumlah Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. Dst . Keterangan:
1. Masing-masing indikator penilaian di atas memiliki bobot sebagai berikut: Sangat Baik dengan nilai 4 Baik dengan nilai 3 Cukup dengan nilai 2 Perlu bimbingan dengan nilai 1 2. Rentang nilai Kriteria Nilai Sangat Baik 86 – 100 Baik 71 – 85 Cukup 56 – 70 Perlu bimbingan ≤ 55 Skor = Skor Perolehan x 100 Skor Maksimal Mengetahui, Ratahan, Januari 2024 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Metty Astuti, S.Pd Djasima Sineke,M.Pd NIP 196905281994122004 NIP
Modul 2 Tujuan Pembelajaran . DISIPLIN DI RUMAH DAN SEKOLAH YOSUA 24:14-28 Capaian Pembelajaran: Capaian pembelajaran: Menganalisis makna nilai-nilai Kristiani yang terdapat dalam Kitab Galatia 5:22-26 serta menyajikannya dalam bentuk karya. 7.1 Menjelaskan arti disiplin 7.2 Menjabarkan pentingnya disiplin di rumah dan di sekolah. 7.3 Menceritakan sikap dan tindakan siswa supaya hidup Berdisiplin sesuai dengan ajaran iman kristn Pertemuan 1 7.4. Mendaftarkan tantangan yang dialaminya dalam upaya untuk berdisiplin. 7.5. Merencanakan tindak lanjut dalam hidup berdisiplin. 7.6. Menyatakan komitmen untuk bersedia memaafkan sesama dan meminta maaf Ketika melakukan kesalahan terhadap orang lain. Pertemuan 2
Melalui modul ajar ini peserta didik diharapkan mampu Menganalisis makna nilai-nilai Kristiani yang terdapat dalam Kitab Galatia 5:22-26 serta menyajikannya dalam bentuk karya. bentuk karya. 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, peserta didik Meyakini peran nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari., 2. Berkebinekaan Global Peserta didik dapat menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesame. 3. Gotong Royong Peserta didik memahami bahwa kegiatan yang dilakukan bersama teman dan orangorang di sekitarnya akan membentuk mereka menjadi remaja-remaja Kristen yang menghargai sesamanya dan membuat tugas atau pekerjaan mereka lebih mudah, ringan, dan berjalan dengan baik. 4. Mandiri Peserta didik belajar menjalani proses pembelajaran dan mengerjakan tugastugas secara bertanggung jawab dengan tetap termotivasi untuk mencapai hasil yang maksimal. 5. Bernalar kritis Peserta didik diberi kesempatan untuk mengkritisi dan menyikapi berbagai topik atau kasus yang dibahas dengan mencari berbagaiinformasi yang dapat dipertanggung jawabkan. 6. Kreatif Peserta didik diberi kesempatan untuk menghasilkan karya kreatif sebagai bentuk implementasi dari pemahaman yang benar terhadap topik. Alkitab Laptop LCD Android, smartphone dll Papan tulis, spidol Buku paket, internet, dll Ruang belajar yang kondusif. Peserta didik regular Peserta didik yang megalami kesulitan belajar, lambat belajar ( PDBK ) Peserta didik dengan gaya belajar audio visual dan kinestetik Peserta didik dengan beragam minat Materi Pokok: disiplin di rumah dan sekolah Sub materi : - pengertian disiplin - Fungsi displin - Tujuan Disiplin menurut Singgih D. Gunarsa dalam Asti Fajjaria (2012) - Disiplin di sekolah dan di sekolah - Disiplin bagian dari sikap orang beriman - Sekolah rumah sebagi tempat untuk melatih disiplin - Media belajar - Video Pembelajaran, PPT Alat/Bahan - Papan tulis, spidol, kertas gunting dll. Profil Pelajar Pancasila Sarana dan Prasarana Target Peserta Didik Materi, Media, Alat dan Bahan Jumlah Peserta didik Kompetensi Awal
siswa Tatap muka Pengaturan siswa : Individu Berpasangan Berkelompok (> 2 orang) Metode : Bercerita Tanya-jawab Observasi Kerja individu dan kelompok. Model pembelajaran : Pembelajaran berbasis langsung (direct instruction) Pembelajaran saintifik (scientific learning) Pembelajaran kontekstual (contextual learning) Penilaian individu dan kelompok dalam tatap muka Penilaian individual dalam pembelajaran daring dan luring Jenis asesmen: Observasi dan Performa (Praktik) Menyiapkan bahan ajar, media pembelajaran Menyiapkan alat dan bahan Menyiapkan siswa dalam kegiatan pembelajaran Menyiapkan skenario pembelajaran secara umum Menyiapkan suasana kelas yang kondusif 7.1 Menjelaskan arti disiplin 7.2 Menjabarkan pentingnya disiplin di rumah dan di sekolah. 7.3 Menceritakan sikap dan tindakan siswa supaya hidup Berdisiplin sesuai dengan ajaran iman kristn 7.4. Mendaftarkan tantangan yang dialaminya dalam upaya untuk berdisiplin. 7.5. Merencanakan tindak lanjut dalam hidup berdisiplin. 7.6. Menyatakan komitmen untuk bersedia memaafkan sesama dan meminta maaf Ketika melakukan Tujuan Pembelajaran Moda Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Utama Assesmen Persiapan Pembelajaran Komponen Inti
kesalahan terhadap orang lain Disiplin amat penting dalam dalam kehidupan. Defenisi terbaik dari disiplin adalah kemampuan untuk mengatur perilaku seseorang dengan prinsip dan keputusan yang tepat, Dari sudut pandang Alkitab, disiplin diri dapat diringkas dalam satu kata: ketaatan. Apa yang kamu ketahui tentang disiplin Jelaskan perbedaan hukuman dengan disiplin Kegiatan Pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan. Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: nilai-nilai kristiani menurut kitab Galatia 5:22-26 Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui PPT. Guru memabagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa Kegiatan Inti ( 80 Menit ) Guru menyajikan sebuah cerita inspiratif tentang seorang anak kecil yang harus menjaga ibunya yang sakit Siswa diberikan kesempatan menggali pertanyaan dan jawaban terkait cerita tersebut. Guru melakukan bimbingan dalam kegiatan siswa mencari jawaban dari setiap pertanyaan yang dibuat berdasarkan cerita insporatif tersebut yang bertujuan untuk menemukan kata kunci tentang disiplin. Siswa menemukan hasil pengamatan cerita inspiratif dan menjelaskan pengertian didisiplin Guru menjelaskan bagaimana siswa dapat menjabarkan pentingnya disiplin di rumah dan sekolah Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil menemukan kata kunci tersebut. Kegiatan Penutup ( 20 Menit ) Guru dan siswa menarik kesimpulan dari materi pembelajaran Guru memberikan umpan balik Guru dan siswa merefleksi materi pembelajaran Guru dan siswa merancang pembelajaran untuk pertemuan berikut Guru dan siswa berdoa mengakhiri kegiatan pembelajaran Pemahaman Bermakna Pertanyaan Pemantik Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan. Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: nilai-nilai kristiani menurut kitab Galatia 5:22-26 Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui PPT. Guru memabagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa Kegiatan Inti ( 80 Menit ) Guru mengarahkan siswa untuk mendaftarkan semua tantngan yang dihadapinya dalam menerapkan disiplin di sekolah dan di rumah siswa diarahkan untuk membuat tindak lanjut dari semua daftar tantangan yang dihadapinya dalam menerapkan disiplin di sekolah dan rumah. Guru meminta siswa untuk berkomitmen dalam membuat tindak lanjut dalam menerapkan disiplin di sekolah dan di rumah. Kegiatan Penutup ( 20 Menit ) Guru dan siswa menarik kesimpulan dari materi pembelajaran Guru memberikan umpan balik Guru dan siswa merefleksi materi pembelajaran Guru dan siswa merancang pembelajaran untuk pertemuan berikut Guru dan siswa berdoa mengakhiri kegiatan pembelajaran Pengayaan: peserta didik menulis kegiatan di rumah dan sekolah dalam bentuk skedul Remidial : membimbing peserta didik berkebutuhan khusus ( lambat belajar ) Peserta didik yang belum paham materi. Mampu Menjelaskan arti disiplin. Mampu Menjabarkan pentingnya disiplin di rumah dan di sekolah. Mampu Menceritakan sikap dan tindakan siswa supaya hidup berdisiplin sesuai dengan ajaran iman kristen Mampu Mendaftarkan tantangan yang dialaminya dalam upaya untuk berdisiplin Mampu Merencanakan tindak lanjut dalam hidup berdisiplin Mampu Menyatakan komitmen untuk bersedia memaafkan sesama dan meminta maaf ketika melakukan kesalahan terhadap orang lain Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Apakah proses pembelajaran berjalan secara interaktif dan komunikatif? Adahkah hal positif dar proses pembelajaran? Adahkah tantangan/hambatan dalam prose pembelajaran? Apakah peserta didik memahami dan termotivasi dengan materi disiplin di sekolah dan di rumah Kriteria ketercapaian Tujuan pembelajaran ( KKTP ) Refleksi guru Refleksi Peserta Didik Pengayaan dan Remedial
Bagaimana sikapmu ketika kamu diberi hukuman oleh guru karena terlambat? Bagaimana ciri-ciri orang yang memilki sikap disiplin Bagaimana sikapmu setelah mempelajari materi ini Lampiran LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Untuk peserta didik beragam minat Untuk peserta didk dengan ketunaan: Tuliskan bagaimana cara kalian mewujudkan kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama? Siapakah sesamamu? .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... Alkitab Yosua 24:14-28 Buku panduan guru pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Buku siswa pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Video Pembelajaran Modul bahan ajar SMP Bahan bacaan guru dan peserta didik Tuliskan bagaimana cara kalian menerapkan disiplin di rumah dan sekolah .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... Buatlah skedul kegiatan di rumah dan sekolah ……………………………………………………………………………………………………………….
Disiplin: Tindakan individu untuk melaksanakan serta menaati peraturan, tata tertib, serta norma yang berlaku di lembaga tertentu Belondina Non-Serano Janse, 2021. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Untuk SMP Kelas VII. Jakarta: pusat kurikulum dan pengembangan dan perbukuan Kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi Video pembelajaran: https://youtu.be/F4c6YNgH_NE Lampiran Materi Pengertian Disiplin Disiplin adalah tindakan individu untuk melaksanakan serta menaati peraturan, tata tertib, serta norma yang berlaku di lembaga tertentu. Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Pendisiplinan adalah usaha usaha untuk menanamkan nilai ataupun pemaksaan agar subjek memiliki kemampuan untuk menaati sebuah peraturan. Kata disiplin sendiri berasal dari kata latin “discipline”. Artinya “latihan atau pendidikan dalam pengembangan harkat, spiritualitas, dan kepribadian”. Disiplin memanifestasikan dirinya sebagai upaya untuk meningkatkan perilaku individu agar mengikuti prinsip dan selalu mengikuti aturan atau norma yang berlaku. Sekarang, kata disiplin telah berkembang maknanya dalam beberapa cara. Pertama, disiplin diartikan sebagai kepatuhan atau pengawasan dan pengendalian peraturan (hukum). Fungsi Disiplin Beberapa fungsi disiplin menurut Tulus dalam Asti Fajjaria (2012). 1. Untuk menata kehidupan Bersama Disiplin yang berfungsi menyadarkan seseorang untuk menghargai orang lain, dengan menaatati aturan yang berlaku sehingga membatasi seseorang jangan sampai merugikan orang lain. 2. Membangun kepribadian Kepribadian (menyangkut sikap, tingkah laku, dan perkataan) seseorang turut ditentukan oleh lingkungan di mana ia hidup dan bertumbuh, yaitu lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat. Manusia yang telah dididik dalam disiplin sejak kecil di rumah maupun di sekolah membawa pengaruh positif bagi pembentukan kepribadian seseorang. 3. Melatih kepribadian Kepribadian terbentuk melalui latihan dan disiplin dan itu tidak dapat terbentuk dalam 1 atau 2 tahun melainkan bertahun-tahun, karena itu dibutuhkan waktu yang lama untuk menanamkan disiplin bagi pembentukan kepribadian seseorang. Rumah dan sekolah merupakan institusi strategis bagi pembentukan kepribadian seseorang melalui disiplin. Glosarium Daftar Pustaka
4. Unsur paksaan Faktor yang mendorong terbentuknya disiplin adalah dorongan dari dalam diri, namun dalam rangka mewujudkan disiplin ada juga dorongan dari luar diri, yaitu paksaan karena sesuatu merupakan aturan, mau tidak mau harus dijalani, jika tidak maka seseorang akan berhadapan dengan sanksi dan hukuman. Jadi, salah satu fungis disiplin adalah memaksa seseorang untuk hidup menurut aturan yang berlaku. 5. Hukuman Aturan di sekolah dan di rumah, jika tidak dijalankan atau ditaati ada sanksi atau hukuman yang harus diterima. Peran hukuman atau sanksi amat penting sebagai pendorong agar peserta didik mau melaksanakan tata tertib dan aturan yang berlaku. 6. Menciptakan lingkungan yang kondusif Disiplin menyebabkan kehidupan menjadi tertib dan pada akhirnya tercipta lingkungan yang kondusif di tiap lembaga. Di sekolah dan di rumah, dapat tercipta situasi yang kondusif bagi semua penghuni karena tata tetib dan peraturan dijalankan dengan baik. Tujuan Disiplin menurut Singgih D. Gunarsa dalam Asti Fajjaria (2012) adalah: Mendidik anak supaya anak dengan mudah: 1. Memilik pengetahuan dan pengertian sosial mengenai hak milik orang lain. 2. Mengerti larangan-larangan dan segera menurut untuk menjalankan kewajibannya. 3. Mengerti tingkah laku yang baik dan yang buruk. 4. Belajar mengendalikan keinginan dan berbuat sesuatu tanpa merasa terancam oleh hukuman. Disiplin Sebagai Sikap Orang Beriman Alkitab memang tidak berbicara secara spesifik mengenai disiplin namun, Alkitab menulis tentang para tokoh yang menghargai waktu yang diberikan Tuhan bagi mereka. Ada satu keteladanan yang diberikan oleh Daniel yaitu disiplin beribadah. Daniel selalu taat beribadah dan menyembah Tuhan pada setiap waktu secara teratur. Oleh karena kesetiaanya, maka ia dan teman- temannya dilemparkan ke dalam lubang singa juga ke dalam api yang bernyala-nyala namun Tuhan Allah menyelamatkan mereka. John Mac Arthur menulis, Rasul Paulus mengindikasikan penggunaan waktu yang tepat sebagai tanda kebijaksanaan rohani yang sejati sebagaimana tertulis dalam Kitab Efesus 5:15-16: “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat” (Efesus 5:15-16). Menjadi orang yang tepat waktu menandakan kehidupan yang teratur. Orang yang tepat waktu mengindikasikan orang yang taat pada aturan dan perjanjian. Dalam kaitannya dengan itu, Amsal Salomo menulis: “Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.” (Amsal 19:20); dan ”Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.” (Amsal 15: 31- 32). Kegiatan Sehari-hari
Lampiran Penilaian Pertemuan 1 dan 2 PENILAIAN Penilaian Pengetahuan Tehnik Penilaian: Tertulis Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran : NO INDIKATOR BUTIR INSTRUMEN SKOR PENILAIAN 1 2 3 4 1 Menerapkan nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari, bersikap rendah hati, dan peduli terhadap sesama. Menjelaskan pengertian disiplin 2 Menganalisis dan menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesama. Menjabarkan pentingnya disiplin di rumah dan di sekolah. 3 Menerapkan teladan Yesus dalam kehidupan bagi sesama.. Mendaftarkan tantangan yang dialaminya dalam upaya untuk berdisiplin 4. Menerapkan teladan Yesus dalam kehidupan bagi sesama Menjelaskan bagaimana menerapkan teladan Yesus dalam kehidupan bagi sesama Keterangan: 3. Masing-masing indikator penilaian di atas memiliki bobot sebagai berikut: Benar dan sangat lengkap : dengan nilai 4 Benar: dengan nilai 3 Kurang tepat: dengan nilai 2 Tidak menjawab: dengan nilai 1 4. Rentang nilai Kriteria Nilai Benar dan sangat lengkap 86 – 100 Benar 71 – 85 Kurang tepat 21-60 Tidak menjawab ≤ 20
Penilaian Produk Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran: 7.3 Produk Aspek Skor Penilaian Sangat Baik (4) Baik (3) Cuku p (2) PerluBimbinga n(1) Struktur Tulisan/ Rancan gan Kegiata n Struktur yang digunakan sangatsistematis (untuktulisan: ada pembukaan, isi, dan penutup; untuk Rancangan Kegiatan: ada tema, tanggal, tujuan, dan bentuk kegiatan) Struktur yang digunaka n sistemati s (ada satu informasi yang tidak terpenuhi ) Struktur yang digunak an cukup sistemati s (ada lebih dari satu informas i yang tidak terpenuh i) Struktur yang digunakan tidak sistematis (tidak terpenuhi sama sekali) Tulisan/ Rancan gan Kegiata n (TP) 7.5 Isi Tulisan/ Rancan gan Kegiata n Sangat jelas menyatakan sikap yang menunjukka n nilai-nilai kristiani Jelas menyat akan sikap yang menunj ukkan nilainilai kristiani Cukup jelas menya takan sikap yang menun jukkan nilainilai kristian i Tidak jelas menyatakan sikap yang menunjukka n nilai-nilai kristiani Sangat jelas tujuan dan langkahlangkah kegiatan yang akan dilakukan Jelas tujuan dan langkahlangkah kegiatan yang akan dilakukan Cukup Jelas tujuan dan langka hlangka h kegiata n yang akan dilakukan Tidak jelas tujuan dan langkahlangkah kegiatan yang akan dilakukan
Bahasa yang digunaka n Bahasa yang digunakan sangatjelas dan sesuai dengan Pedoman Bahasa Indonesiayang baik dan benar Bahasa yang digunaka n jelas tapi ada satu yang tidak sesuai dengan Pedoman Bahasa Indonesia yangbaik dan benar Bahasa yang digunak an cukup jelas dan terdapat beberap a kata yang tidak sesuai dengan Pedoma n Bahasa Indonesi a yang baik dan benar Bahasa yang digunakan tidak jelas dan terdapat banyak kata yang tidak sesuai dengan Pedoman Bahasa Indonesia yang baik dan benar Potret diri Karya yang dibuat Karya yang Karya yang Karya yang dibuat Bingkai foto sangat bagus dan dibuat bagus dibuat cukup tidak bagus (tidak Caption mencakup semua dan mencakup bagus (ada memenihi hampir Karya Keaslian kriteria. hampir semua lebih dari 1 semua kriteria). Kreatif Fungsi/ kriteria (ada 2 kreteria yang manfaat, kreteria yang kurang). Ide kreatif, kurang). kerapian, dan menarik Rentang Nilai Kriteria Nilai Sangat Baik 86 – 100 Baik 71 – 85 Cukup 56 – 70 Perlu bimbingan ≤ 55 Skor = Skor Perolehan x 100Skor Maksimal
PENILAIAN SIKAP Teknik Penilaian: Pengamatan (Observasi) Penilaian dilakukan sepanjang proses pembelajaran No. Nama Mengerjak an tugas (disiplin dan tanggung jawab) Berpartisipas i mengemuka kanpendapat (Percaya Diri) Menolong dan kerjasama dengan teman (Peduli) Menghargai dan mematuhi Guru (Santun) Jumlah Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. Dst . Keterangan: 3. Masing-masing indikator penilaian di atas memiliki bobot sebagai berikut: Sangat Baik dengan nilai 4 Baik dengan nilai 3 Cukup dengan nilai 2 Perlu bimbingan dengan nilai 1 4. Rentang nilai Kriteria Nilai Sangat Baik 86 – 100 Baik 71 – 85 Cukup 56 – 70 Perlu bimbingan ≤ 55 Skor = Skor Perolehan x 100 Skor Maksimal Mengetahui, Ratahan, Februari 2024 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Metty Astuti, S.Pd Djasima Sineke,M.Pd NIP 196905281994122004 NIP
MODUL 3 Gereja dan MasyarakatMajemuk Lukas 4:18, Roma 12:4-5, Kolose 3:15 DOMAIN PEMBELAJARAN: Tugas Panggilan Gereja
Nama Penyusun : Djasima Sineke,M.Pd Institusi : SMP Negeri 2 Belang Tahun Penyusunan : 2024 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 3 X TM (9 JP ) Fase : D Elemen : Gereja dan MasyarakatMajemuk Sub Elemen : Tugas Panggilan Gereja Capaian Pembelajaran Fase D : Memahami karya Allah dalam pelayanan gereja yang membawa pembaruan bagi duniasecara keseluruhan, memperkenalkan misi pelayanan gereja masa kini serta memahami makna kehadiran gereja bagi umat Kristen dan bagidunia, memahami berbagai bentuk pelayanan gereja masa kini dan mengkritisinya. Capaian Pembelajaran Per Tahun : Sebagai implementasi dari keselamatan, manusia terhisap dalam persekutuan dengan Allah, terpanggil untuk bersaksi dan melayani. Hal ini tampak ketika peserta didik hidup sebagai manusia yang dapat mempertanggungjawabkan pikiran, perkataan dan perbuatan sebagai pribadi dan bagian darikomunitas di sekolah, keluarga, gereja, dan masyarakat. Peserta didik mampu memahami karya Allah melalui dan dalam pertumbuhan gereja Alur Konten : Tugas Panggilan Gereja ( Makna Gereja Bagiku ) Masyarakat Majemuk Alur Tujuan Pembelajaran : o Memahami dan mensyukuri karya Allah melalui kehadiran gereja dan pelayanannya yang membawa pembaruan bagi umat Kristen dan dunia. o Mengkritisi misi dan bentuk-bentuk pelayanan gereja di tengah-tengah berbagai persoalan sosial masyarakat pada masa kini. o Memahami makna sikap terbuka, toleran,dan inklusif terhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. o Menganalisis model-model dialog antaragama dan menciptakan karya Capaian Pembelajaran Informasi Umum
Melalui modul ajar ini peserta didik diharapkan Memahami dan mensyukuri karya Allah melalui kehadiran gereja dan pelayanannya yang membawa pembaruan bagi umat Kristen dan dunia. 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, peserta didik Meyakini peran nilainilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari., 2. Berkebinekaan Global Peserta didik dapat menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesame. 3. Gotong Royong Peserta didik memahami bahwa kegiatan yang dilakukan bersama teman dan orang-orang di sekitarnya akan membentuk mereka menjadi remaja-remaja Kristen yang menghargai sesamanya dan membuat tugas atau pekerjaan mereka lebih mudah, ringan, dan berjalan dengan baik. 4. Mandiri Peserta didik belajar menjalani proses pembelajaran dan mengerjakan tugastugas secara bertanggung jawab dengan tetap termotivasi untuk mencapai hasil yang maksimal. 5. Bernalar kritis Peserta didik diberi kesempatan untuk mengkritisi dan menyikapi berbagai topik atau kasus yang dibahas dengan mencari berbagaiinformasi yang dapat dipertanggung jawabkan. 6. Kreatif Peserta didik diberi kesempatan untuk menghasilkan karya kreatif sebagai bentuk implementasi dari pemahaman yang benar terhadap topik. Alkitab Laptop LCD Android, smartphone dll Papan tulis, spidol Buku paket, internet, dll Ruang belajar yang kondusif. Peserta didik regular Peserta didik yang megalami kesulitan belajar, lambat belajar ( PDBK ) Peserta didik dengan gaya belajar audio visual dan kinestetik Peserta didik dengan beragam minat Materi Pokok : Tugas Panggilan Gereja Sub materi : : Makna Gereja Bagiku Media belajar - Video Pembelajaran, PPT Alat/Bahan - Papan tulis, spidol, kertas gunting dll. 34 siswa Profil Pelajar Pancasila Sarana dan Prasarana Target Peserta Didik Materi, Media, Alat dan Bahan Jumlah Peserta didik Kompetensi Awal
Tatap muka Tatap Muka Pengaturan siswa : Individu Berpasangan Berkelompok (> 2 orang) Metode : Bercerita Tanya-jawab Observasi Kerja individu dan kelompok. Model pembelajaran : Pembelajaran berbasis langsung (direct instruction) Pembelajaran saintifik (scientific learning) Pembelajaran kontekstual (contextual learning) Penilaian individu dan kelompok dalam tatap muka Penilaian individual dalam pembelajaran daring dan luring Jenis asesmen: Tes Tulis, observasi dan Performa (Praktik) Menyiapkan bahan ajar, media pembelajaran Menyiapkan alat dan bahan Menyiapkan siswa dalam kegiatan pembelajaran Menyiapkan skenario pembelajaran secara umum Menyiapkan suasana kelas yang kondusif 7.1 Memahami dan mensyukuri karya Allah melalui kehadiran gereja dan pelayanannya yang membawa pembaruan bagi umat Kristen dan dunia 7.2 Menjelaskan hakikat gereja 7.3 Menjabarkan makna kehadiran gereja bagi masyarakat dan umat kristen. . Gereja sebagai tubuh Kristus dimana Yesus Kristus adalah kepala dari tubuh itu dan anggota gereja disebut sebagai anggota tubuh Kristus. Jadi, kita semua adalah anggota tubuh Kristus yang harus mampu membawa Tujuan Pembelajaran Moda Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Utama Assesmen Persiapan Pembelajaran Komponen Inti Pemahaman Bermakna
pembaruan bagi duniasecara keseluruhan, memperkenalkan misi pelayanan gereja masa kini, dan mampu menghadirkan sikap terbuka bagi pelayanan gereja masa kini. jelaskan apa yang di maksud degan gereja jelaskan pengertian apakah gereja itu orang atau bangunan? Hakikat gereja adalah……….. Kegiatan Pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan.( ice breaking ) Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: disiplin di sekolah dan di Rumah Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui PPT. Guru memabagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa Kegiatan Inti ( 80 Menit ) Siswa mempelajari materi tentang makna gereja bagiku konsep gereja tradisional dan gereja masa kini Siswa berdiskusi tentang gereja tradisonal dan gereja masa kini Guru membimbing siswa dalam kegiatan diskusi, terkait peran gereja Siswa saling berbagi pendapat terkait peran gereja tradisional dan gereja masakini Siswa menjelaskan pengertian gereja Sisa menulis respon setelah mempelajari tentang hakikat gereja Guru memberikan apresiasi kepada semua siswa Kegiatan penutup ( 20 Menit ) Guru dan siswa menarik kesimpulan materi pelajaran Guru memberikan umpan balik Guru memberikan penguatan profil Pancasila Guru dan siswa merefleksi materi pembelajaran Guru dan siswa merancang materi untuk pertemuan berikut. Guru dan siswa menyanyi dan berdoa mengakhiri kegiatan belajar. Kegiatan pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan.( ice breaking ) Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: hakikat gereja Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui PPT. Pertanyaan Pemantik Kegiatan Pembelajaran
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa. ( berdiferensiasi ) Kegiatan Inti ( 80 Menit ) Siswa saling berbagi pendapat apakah mereka setuju dengan konsep gereja seperti “one-stop super centre”? Jika mereka setuju ataupun tidak harus berikan alasan. Siswa Diskusi dalam rangka menanggapi hasil penelitian David Kinnaman, apakah mereka setuju ataukah tidak dengan hasil penelitian tersebut Guru membimbing kegiatan diskusi Siswa Menulis refleksi mengenai gambaran gereja masa kini, bagaimana gereja hadir dan melayani umatnya dalam berbagai pergumulan hidup Guru memberikan penilaian atas hasil refleksi siswa Kegiatan penutup ( 20 Menit ) Guru dan siswa menarik kesimpulan materi pelajaran Guru memberikan umpan balik Guru memberikan penguatan profil Pancasila Guru dan siswa merefleksi materi pembelajaran Guru dan siswa merancang materi untuk pertemuan berikut. Guru dan siswa menyanyi dan berdoa mengakhiri kegiatan belajar. Kegiatan pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan.( ice breaking ) Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: gereja masa kini Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui video pembelajaran. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa. ( berdiferensiasi ) Kegiatan Inti ( 20 Menit ) Guru membagi siswa menjadi tiga kelompok untuk persiapan role play Guru dan siswa sama-sama Menyusun naskah drama tentang peran gereja masa kini Teks Alkitab yang menjadi dasar skenario adalah Kisah Para Rasul 2:41-47 & 4:32-37. Langkah-langkah Role Play Guru memilih beberapa peserta didik untuk memainkan peran. Peserta didik lainnya tetap duduk sambil memperhatikan skenario yang diperagakan. Setelah selesai memeragakan skenario, Peserta didik yang duduk diminta menyampaikan pesan yang mereka dapat dari peragaan yang berkaitan dengan peran gereja. Guru memberikan kesimpulan secara umum. Kegiatan penutup ( 20 Menit ) Guru dan siswa menarik kesimpulan materi pelajaran Guru memberikan umpan balik Guru memberikan penguatan profil Pancasila Guru dan siswa merefleksi materi pembelajaran Guru dan siswa merancang materi untuk pertemuan berikut. Guru dan siswa menyanyi dan berdoa mengakhiri kegiatan belajar
Pengayaan: Peserta didik membuat sebuah makalah tentang perkembangan gereja Remidial : membimbing peserta didik berkebutuhan khusus ( lambat belajar ) Peserta didik yang belum paham materi. Mampu Menjelaskan peran gereja. Mampu Menjabarkan makna kehadiran gereja bagi masyarakat dan umat kristen. Mampu Mendiskusikan mengenai peranan Gereja Masa kini Mampu Membuat karya yang berkaitan dengan Gereja masa kini Mampu Membentuk sikap yang mendukung pelayanan gereja masa kini. Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Apakah proses pembelajaran berjalan secara interaktif dan komunikatif? Adahkah hal positif dar proses pembelajaran? Adahkah tantangan/hambatan dalam prose pembelajaran? Apakah peserta didik memahami dan termotivasi dengan hakikat tugas panggilan gereja? Bagaimana peanmu sebagai siswa dalam memahami peran gereja saat ini? Apakah tugasmu sebagai gereja di tengah masyarakat modern saat ini? Bagaimana sikapmu setelah mempelajari materi ini Alkitab Lukas 14: 18, Roma 12: 4-5 Buku panduan guru pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Buku siswa pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Video Pembelajaran Modul bahan ajar SMP Gereja: adalah istilah eklesiologis yang digunakan berbagai denominasi Kristen untuk menyifatkan badan persekutuan umat Kristen yang sejati atau lembaga Peran : spek dinamis kedudukan. Ketika seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya, maka orang tersebut telah menjalankan suatu peranan Hakikat: Keberadaan atau eksistensi Kriteria ketercapaian Tujuan pembelajaran ( KKTP ) Refleksi guru Refleksi Peserta Didik Pengayaan dan Remedial Glosarium Bahan bacaan guru dan peserta didik
Belondina Non-Serano Janse, 2021. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Untuk SMP Kelas VII. Jakarta: pusat kurikulum dan pengembangan dan perbukuan Kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi Video pembelajaran: https://youtu.be/F4c6YNgH_NE Lampiran LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Untuk peserta didik dengan ragam minat Untuk peserta didik ketunaan Jelaskan alasan kalian pergi ke gereja. Saya beribadah di gereja karena: .................................................................................................................... .................................................................................................................... Bagi saya, gereja adalah ............................................................................ .................................................................................................................... .................................................................................................................... Jelaskan pengertian hakikat gereja ............................................................................ .................................................................................................................... .................................................................................................................... Daftar Pustaka
LAMPIRAN MATERI Menurut Niftrik dan Boland (BPK Gn Mulia, 1999), kata “gereja” berasal dari bahasa Portugis “Igreja”, dalam bahasa Yunani: “ekklesia” yang dapat ditemui dalam Kitab Perjanjian Baru yang artinya “jemaat”. Selanjutnya menurut Niftrik dan Bolland, kata “ekklesia” artinya orang-orang yang dipanggil keluar (sebagai orang merdeka) dari dalam dunia dan ditempatkan kedalam dunia untuk memberitakan kabar baik bagi dunia. Gereja hadir di dalam dunia tapi gereja tidak sama dengan dunia. Oleh karena itu gereja tidak boleh antipati terhadap dunia sebaliknya gereja ada untuk mengubah dunia. Gereja adalah tempat tujuan manusia ketika mereka membutuhkan "perbaikan spiritual". Gereja benar-benar rumah penyembuhan bagi mereka yang sakit dan membutuhkan pertolongan, mereka yang terhilang, mereka yang termarginalkan dan bukan klub eksklusif untuk orang-orang kudus. Gereja Sebagai Pembawa Kabar Baik Dalam Injil Lukas 4:18 Yesus ketika masuk dirumah ibadah di kapernaum, Ia membaca dari Kitab Yesaya: "Roh Tuhan ada pada-Ku oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orangorang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang”.Yesus memproklamirkan diri sebagai Sang pembebas yang memberitakan kabar baik bagi manusia dalam situasi dan kondisi hidup mereka terutama bagi mereka yang menderita dan tertindas. Sang kepala Gereja telah menyatakan apa hakikat fungsi gereja bagi orang percaya dan bagi masyarakat. Fungsi dasar gereja adalah terlibat dalam setiap segi kehidupan orang percaya. Dengan memegang teguh misi ini, Kristus memperhatikan kebutuhan orang-orang, menyediakan kebutuhan mereka kemudian memberitakan Injil Kerajaan Allah. Oleh karena itu, Gereja pada masa kini juga harus memenuhi kewajibannya bagi orang percaya terutama mereka yang membutuhkan pertolongan. Peran Gereja Bagi Remaja Kristen 1. Sebagai Sarana Ibadah Petrus 2:9 mengatakan bahwa kita dipanggil untuk menyatakan pujian bagi Tuhan. Implikasinya adalah beribadah dalam komunitas. Baik Perjanjian Lama dan Baru menunjukkan umat Allah beribadah bersama, sebagai komunitas. Dalam ibadah bersama itulah sesama orang beriman saling menguatkan lewat lagu, pujian mazmur dan penyembahan. 2. Disiplin spiritual Firman Tuhan harus masuk ke dalam hati dan pikiran kita untuk mem pengaruhi apa yang kita lakukan sepanjang waktu. Ibadah dapat terwujud dalam berbagai bentuk, namun bukan bentuk ibadah yang penting namun bagaimana pemberitaan firman mempengaruhi manusia dan relevan dengan persoalan yang dihadapi. 3. Persekutuan Gereja disebut persekutuan orang percaya. Sebagai persekutuan maka orang-orang yang hidup didalamnya saling bekerja sama dan menunjukkan solidaritas dalam iman. Sebagai persekutuan, orang-orang yang ada didalamnya diikat oleh Janji Keselamatan Allah didalam Yesus Kristus. Persekutuan Tubuh Kristus dimana anggota-anggotanya masing-masing memiliki tanggung jawab dalam turut serta mewartakan kabar baik bagi dunia dan sesama orang beriman. Hakikat Gereja Makna Gereja
4. Layanan "layanan" yang saya maksudkan adalah layanan fisik, bukan layanan mengajar atau layanan untuk mendorong orang lain. Seorang guru juga merupakan pencuci kaki, seseorang yang menggambarkan makna Kekristenan dengan melakukan apa yang akan Yesus lakukan. Yesus memenuhi kebutuhan fisik seperti makanan dan kesehatan. ASSESMEN INDIVIDU KISI-KISI ASSESMEN INDIVIDU TERTULIS NO Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Indicator soal Bentuk soal Nomor Soal Memahami makna kehadiran gereja bagi umat Kristen dan bagi dunia. . 71.1 Memahami dan mensyukuri karya Allah melalui kehadirangereja dan pelayanannya yang membawa pembaruan bagi umat Kristen dan dunia - Menjelaskan Hakikat - Menjabarkan makna kehadiran gereja bagi masyarakat dan umat kristen. Uraian 1 2 3 7.2.1 Mengkritisi misi dan bentuk- bentuk pelayanan gereja di tengah- tengah berbagai persoalan sosial masyarakatpada masa kini - Menjabarkan peran gereja ditengah dunia masa kini - Menjelaskan perbedaan peran dan makna gereja di tengah dunia masa kini 4 5 Butir Assesmen 1. Menurut Niftrik dan Boland kata “gereja” berasal dari bahasa Portugis “Igreja”, dalam bahasa Yunani: “ekklesia” yang dapat ditemui dalam Kitab Perjanjian Baru yang artinya “jemaat”. Dari pernyatan ini maka hakikat gereja adalah………………………………. 2. Peran gereja moderen dalam kehidupan orang percaya abad ke-21 sangat penting karena berbagai kekosongan yang ada dalam kehidupan manusia dapat diisi oleh gereja.tuliskan makna kehadiran gereja dalam kehidupan orang percaya saat ini. 3. Jelaskan mengapa orang ingin bergereja 4. Gereja adalah garis kehidupan masyarakat manapun. Gereja adalah tempat unik yang harus menanamkan perubahan dalam kehidupan masyarakat. Dari pernyataan ini jelaskan apa yang dibutuhkan orang dari gereja 5. Jelaskan peran dan makna gereja di tengah dunia masa kini.
PEDOMAN PENSKORAN NO SOAL KRITERIA JAWABAN SKOR 1 2 Peserta didik dapat Memahami dan mensyukuri karya Allah melalui Kehadiran gereja dan pelayanannya yang membawa pembaruan bagi umat Kristen dan dunia. Dengan demikian peserta didik dapat menjelaskan hakikat gereja Peserta didik dapat Memahami dan mensyukuri karya Allah melalui Kehadiran gereja dan pelayanannya yang membawa pembaruan bagi umat Kristen dan dunia. Sehingga dapat menuliskan makna kehadiran gereja dalam kehidupan orang percaya saat ini. 20 20 3 Peserta didik dapat Memahami dan mensyukuri karya Allah melalui Kehadiran gereja dan pelayanannya yang membawa pembaruan bagi umat Kristen dan dunia, kemudian dapat Jelaskan mengapa orang ingin bergereja 20 4 Peserta didik dapat Mengkritisi misi dan bentuk- bentuk pelayanan gereja di tengah-tengah berbagai persoalan sosial masyarakat pada masa kini. Kemudian dapat Menjabarkan peran gereja ditengah dunia masa kini 20 5 Peserta didik dapat Mengkritisi misi dan bentuk- bentuk pelayanan gereja di tengah-tengah berbagai persoalan sosial masyarakatpada masa kini, sehingga peserta didik dapat Menjelaskan perbedaan peran dan makna gereja di tengah dunia masa kini. 20 Jumlah skor total 100 NILAI: Jumlah Skor Perolehan X 100= …… Jumlah Skor Maksimum PENILAIAN KELOMPOK Setiap kelompok menganalisis materi pelajaran tentang peran gereja dan model gereja masa kini, kemudian mencari dari berbagai sumber membuat laporan hasil elaborasi pemahaman bersama dalam bentuk resume sesuai kemampuan kelompok. RUBRIK PENILAIAN PERFORMA Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen Nama P Didik : Kelas : Jenis Performa : Hasil diskusi Dimensi Penilaian Sangat Kurang Kurang Cukup Baik Sangat Baik <20 21- 40 41- 60 61- 80 >80 Konten/Isi Sistematika Resume Kelengkapan
Informasi Penulis Mengetahui, Belang, Maret 2024 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Metty Astuti, S.Pd Djasima Sineke,M.Pd NIP 196905281994122004 NIP
MODUL 4 HIDUP BERSAMA DALAM MASYAKAT MAJEMUK Mazmur 133; Matius 22:37-39
Nama Penyusun : Djasima Sineke,M.Pd Institusi : SMP Negeri 2 Belang Tahun Penyusunan : 2024 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 3 X TM (9 JP ) Fase : D Elemen : Gereja dan MasyarakatMajemuk Sub Elemen : Tugas Panggilan Gereja Capaian Pembelajaran Fase D : Mengembangkan sikap terbuka,toleran, dan inklusif terhadap sesama dalam masyarakat majemuk, memahami model- model dialog dan kerja sama antar agama dalam rangka moderasi beragama serta merencanakan kegiatan sederhana yang dapat menunjukkan sikap hidup inklusifdalam masyarakat majemuk. Tujuan Pembelajaran : Memahami makna sikap terbuka, toleran,dan inklusif terhadap sesama di tengah masyarakat majemuk Menganalisis model-model dialog antaragama dan menciptakan karya yang berkaitan dengan moderasiberagama sebagai cermin sikap hidup inklusif dalam masyarakat majemuk Alur Konten : Masyarakat Majemuk Alur Tujuan Pembelajaran : o Peserta didik dapat Memahami makna sikap terbuka, toleran,dan inklusif terhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. o Peserta didik dapat Menganalisis model-model dialog antaragama dan menciptakan karya yang berkaitan dengan moderasiberagama sebagai cermin sikap hidup inklusif dalam masyarakat majemuk. Domain Pembelajaran: Hidup Bersama dalam Masyarakat Majemuk Capaian Pembelajaran Informasi Umum
- Melalui modul ajar ini peserta didik diharapkan Memahami makna sikap terbuka, toleran, dan inklusif terhadap sesama di tengah masyarakat majemuk, Menganalisis model-model dialog antar agama dan Memahami makna sikap terbuka, toleran, dan inklusif terhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, peserta didik Meyakini peran nilainilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari., Berkebinekaan Global Peserta didik dapat menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai kristiani: rendah hati dan peduli terhadap sesame. Gotong Royong Peserta didik memahami bahwa kegiatan yang dilakukan bersama teman dan orang-orang di sekitarnya akan membentuk mereka menjadi remaja-remaja Kristen yang menghargai sesamanya dan membuat tugas atau pekerjaan mereka lebih mudah, ringan, dan berjalan dengan baik. Mandiri Peserta didik belajar menjalani proses pembelajaran dan mengerjakan tugastugas secara bertanggung jawab dengan tetap termotivasi untuk mencapai hasil yang maksimal. Bernalar kritis Peserta didik diberi kesempatan untuk mengkritisi dan menyikapi berbagai topik atau kasus yang dibahas dengan mencari berbagaiinformasi yang dapat dipertanggung jawabkan. Kreatif Peserta didik diberi kesempatan untuk menghasilkan karya kreatif sebagai bentuk implementasi dari pemahaman yang benar terhadap topik. Alkitab Laptop LCD Android, smartphone dll Papan tulis, spidol Buku paket, internet, dll Ruang belajar yang kondusif. Peserta didik regular Peserta didik yang megalami kesulitan belajar, lambat belajar ( PDBK ) Peserta didik dengan gaya belajar audio visual dan kinestetik Peserta didik dengan beragam minat Materi Pokok : masyarakat majemuk Sub materi : : Hidup Bersama dalam masyarakat majemuk Media belajar - Video Pembelajaran, PPT, lingkungan, internet dll Alat/Bahan - Papan tulis, spidol, kertas gunting dll. 34 siswa Profil Pelajar Pancasila Sarana dan Prasarana Target Peserta Didik Materi, Media, Alat dan Bahan Jumlah Peserta didik Kompetensi Awal
Tatap muka Tatap Muka Pengaturan siswa : Individu Berpasangan Berkelompok (> 2 orang) Metode : Bercerita Tanya-jawab Observasi Kerja individu dan kelompok. Model pembelajaran : Pembelajaran berbasis langsung (direct instruction) Pembelajaran saintifik (scientific learning) Pembelajaran kontekstual (contextual learning) Penilaian individu dan kelompok dalam tatap muka Penilaian individual dalam pembelajaran daring dan luring Jenis asesmen: Tes Tulis, observasi dan Performa (Praktik) Menyiapkan bahan ajar, media pembelajaran Menyiapkan alat dan bahan Menyiapkan siswa dalam kegiatan pembelajaran Menyiapkan skenario pembelajaran secara umum Menyiapkan suasana kelas yang kondusif - 7.4 Memahami makna sikap terbuka, toleran, dan inklusifterhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. - 7.5 Menganalisis model-model dialog antar agama dan menciptakan karya yang berkaitan dengan moderasiberagama sebagai cermin sikap hidup inklusif dalam masyarakat majemuk Perbedaan itu tidak boleh menyebabkan perpecahan ataupun melahirkan prasangka buruk dalam diri kita. Sebaliknya perbedaan itu merupakan kesempatan untuk mempelajari keyakinan agama lain Solidaritas tidak Tujuan Pembelajaran Moda Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Utama Assesmen Persiapan Pembelajaran Komponen Inti Pemahaman Bermakna
berarti melebur tanpa batas. Solidaritas terhadap orang yang berbeda agama merupakan wujud cinta kasih pada sesama yang menjadi hukum utama dalam ajaran iman Kristen sehingga kita dapat menghargainya. jelaskan apa yang di maksud masyarakat majemuk tahukah kamu apa yang dimaksud dengan “ Pluralisme”? Kegiatan Pembuka ( 20 Menit ) Guru menyapa peserta didik, menanyakan kehadiran peserta didik, membuat suasana kelas yang nyaman dengan menyanyikan lagu Profil Pancasila dengan gerakan.( ice breaking ) Guru mengajak peserta didik bernyanyi dan berdoa dipimpin oleh siswa. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik mengingat kembali materi pelajaran yang lalu yakni: tugas panggilan gereja Guru meminta peserta didik memperhatikan materi yang disajikan melalui video pembelajaran Guru memabagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai keberadaan siswa Kegatan Inti ( 80 Menit ) Peserta didik mempelajari materi pertama dengan membaca alktab yang berhubungan dengan materi masyarakat majemuk. Peserta didik mempelajarai makna sikap terbuka, toleran, dan inklusifterhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. Guru membimbing peserta didik dalam mempelajari konsep pluraisme dalam masyakat Peserta didik menganalisis model model dialog dan kerja sama antar agama dalam rangka moderasi beragama. Peserta didik mendiskusikan pengertian masyarakat majemuk Peserta didik membangun konsep secara keseluruhan tentang pengetian masyakat majemuk dalam kehidupan Bersama. Peserta didik merancang sebuah kegiatan sederhana yang dapat menunjukkan sikap hidup inklusif dalam masyarakat majemuk Kegiatan penutup ( 20 Menit ) Guru dan peserta didik membuat kesimpulan materi Guru memberikan umpan balik Guru dan peserta didik merefleksi materi Guru memberikan tugas dan merancang materi untuk pembelajaran berikut Mengakhiri kegiatan dengan menyanyi dan berdoa Pengayaan: Peserta didik membuat sebuah makalah tentang perkembangan gereja Remidial : membimbing peserta didik berkebutuhan khusus ( lambat belajar ) Peserta didik yang belum paham materi. Pertanyaan Pemantik Kegiatan Pembelajaran Pengayaan dan Remedial
Mampu Menjelaskan peran gereja. Mampu Menjabarkan makna kehadiran gereja bagi masyarakat dan umat kristen. Mampu Mendiskusikan mengenai peranan Gereja Masa kini Mampu Membuat karya yang berkaitan dengan Gereja masa kini Mampu Membentuk sikap yang mendukung pelayanan gereja masa kini. Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Apakah proses pembelajaran berjalan secara interaktif dan komunikatif? Adahkah hal positif dar proses pembelajaran? Adahkah tantangan/hambatan dalam prose pembelajaran? Apakah peserta didik memahami dan termotivasi dengan hakikat tugas panggilan gereja? Bagaimana peanmu sebagai siswa dalam memahami peran gereja saat ini? Apakah tugasmu sebagai gereja di tengah masyarakat modern saat ini? Bagaimana sikapmu setelah mempelajari materi ini Alkitab Mazmur 133 Buku panduan guru pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Buku siswa pendidikan agama kristen dan budi pekerti Kurikulum Merdeka 2021 Video Pembelajaran Modul bahan ajar SMP Masyakat Majemuk : Pluralisme : Belondina Non-Serano Janse, 2021. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Untuk SMP Kelas VII. Jakarta: pusat kurikulum dan pengembangan dan perbukuan Kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi Video pembelajaran: https://youtu.be/F4c6YNgH_NE Kriteria ketercapaian Tujuan pembelajaran ( KKTP ) Refleksi guru Refleksi Peserta Didik Glosarium Daftar Pustaka Bahan bacaan guru dan peserta didik
Lampiran LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Untuk peserta didik dengan ragam minat Peserta didik dengan berkebutuhan khusus Lampiran Materi Jelaskan sikapmu Ketika hidup berdampingan dengan orang yang berbeda keyakinan ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………. Tuliskan responmu Ketika mempelajarai materi hidup Bersama dalam masyarakat majemuk. ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… Jelaskan Menurut pengamatan kalian, bagaimana sikap manusia pada umumnya terhadap orang yang berbeda iman? Berikan penilaian kritis kalian terhadap sikap-sikap tersebut!! ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… Tuliskan pendapat kalian, apa makna hidup bersama dalam masyarakat majemuk. Apa arti moderasi beragama? Apakah kalian setuju dengan konsepnya? Mengapa? ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………
Lampiran Materi Apa Arti Pluralitas Masyarakat? Pluralitas adalah keberagaman atau kemajemukan yang terdapat dalam suatu bangsa atau masyarakat Indonesia yang mendorong tumbuhnya persatuan dan kesatuan. Keberagaman ini di Indonesia dapat kita lihat dari keanekaragaman suku bangsa , agama, ras, etnik, bahasa, adat dan budaya. Sikap pluralitas Sikap yang mencerminkan pluralitas antara lain sebagai berikut: Hidup dalam Perbedaan (Sikap Toleransi/Tasamuh) Sikap menerima orang lain yang berbeda secara pemandangan tentang jalan hidup secara pribadi kita. Saling Menghargai Mendudukkan semua manusia dalam relasi kesetaraan, tidak ada yang lebih tinggi ataupun lebih rendah. Sikap saling percaya Rasa saling percaya adalah salah satu unsur terpenting dalam menjalani hubungan antar sesama manusia dalam suatu kultural atau pun masyarakat. Interdependen (sikap saling membutuhkan/saling ketergantungan) Manusia adalah makhluk sosial (homo socius), antara satu dengan yang lainnya adalah saling membutuhkan dan saling melengkapi. Contoh dari penerapan sikap pluralitas dalam dilakukan seperti hal berikut ini. Sebuah perusahaan yg menampung masyarakat yg mempunyai suku,ras,dan agama yg berbeda beda Empat rumah ibadah yg dibangun berdampingan di Dukuh Kalipuru, Kendal, Jawa Tengah menjadi contoh kecil pluralitas masyarakat Indonesia yg begitu tinggi. Masyarakat bali yang mayoritas beragama Hindu dapat hidup berdampingan dengan masyarakat pndatang yang hidup di Bali yang notabene beragama di luar Hindu. Membantu orang lain saat mengalami kecelakaan maupu menjadi korban bencana alam. Kebersamaan dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Kerja bakti di sekolah merupakan contoh sikap pluralisme Dampak adanya sikap pluralitas Akibat secara langsung dan tidak langsung dari adanya sikap pluralitas akan memberi manfaat antara lain sebagai berikut: Munculnya sikap saling menghargai. Toleransi dimana-mana. Menciptakan masyarakat yang majemuk dan sebagainya
ASSESMEN INDIVIDU KISI-KISI ASSESMEN INDIVIDU TERTULIS NO Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Indicator soal Bentuk soal Nomor Soal Mengembangkan sikap terbuka, toleran, dan inklusif terhadap sesama dalam masyarakat majemuk, memahami modelmodel dialog dan kerja sama antar agama dalam rangka moderasi beragama 7.4 Memahami makna sikap terbuka, toleran, dan inklusifterhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. -Menjelaskan makna hidup bersama dalam masyarakat majemuk Uraian 1 2 3 7.5 Menganalisis model model dialog antar agama dan kerja sama antar agama dalam rangka moderasi beragama Menjabarkan sikapsikap umat beragama dalam kaitannya dengan pluralitas agama. 4 5 Butir Assesmen 1. jelaskan pengertian pluralisme 2. jelaskan dampak dari pluralis 3. apa yang dimaksud dengan masyakat majemuk 4. tuliskan contoh sikap yang menunjukkan sikap pluralisme 5. salah satucontoh yan paling relevan dengan materi ini bagi seorang siswa adalah? PEDOMAN PENSKORAN NO SOAL KRITERIA JAWABAN SKOR 1 2 Peserta didik dapat memahami makna sikap terbuka, toleran, dan inklusif terhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. Sehingga dapat menjelaskan pengertian pluralisme Peserta didik Menjelaskan dampak pluralis 20 20 3 Peserta didik dapat memahami makna sikap terbuka, toleran, dan inklusif terhadap sesama di tengah masyarakat majemuk. Sehingga dapat menjelaskan pengertian moderasi beragama 20 4 Peserta didik dapat Menganalisis model-model dialog antar agama dan dapat menuliskan contoh sikap yang menunjukkan sikap pluralisme 20 5 Peserta didik dapat . salah satucontoh yan paling relevan dengan materi ini bagi seorang siswa 20 Jumlah skor total 100 NILAI: Jumlah Skor Perolehan X 100= …… Jumlah Skor Maksimum
PENILAIAN KELOMPOK Setiap kelompok menganalisis materi pelajaran tentang peran gereja dan model gereja masa kini, kemudian mencari dari berbagai sumber membuat laporan hasil elaborasi pemahaman bersama dalam bentuk resume sesuai kemampuan kelompok. RUBRIK PENILAIAN PERFORMA Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen Nama P Didik : Kelas : Jenis Performa : Hasil diskusi Dimensi Penilaian Sangat Kurang Kurang Cukup Baik Sangat Baik <20 21- 40 41- 60 61- 80 >80 Konten/Isi Sistematika Resume Kelengkapan Informasi Penulis Mengetahui, Belang, April 2024 Kepala Sekolah Guru MataPelajaran Metty Astuti, S.Pd Djasima Sineke,M.Pd NIP 196905281994122004 NIP
MODUL 5 Relasi Dan Tanggung Jawab Manusia Dengan Alam Kejadian 1:26-28
Nama Penyusun : Djasima Sineke,M.Pd Institusi : SMP 2 Belang Tahun Penyusunan : 2024 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 4 X TM (12 JP ) Fase : D Elemen : Alam dan LingkunganHidup Sub Elemen : Alam Ciptaan Allah dan Tanggung jawab manusia terhadap alam Capaian Pembelajaran Fase D : Memahami bahwa pemeliharaanAllah terus berlangsung terhadapalam dan manusia dalam segala situasi dan manusia meresponsnya melalui tanggung jawab dan berbagai aktifitas memelihara alam Memahami bahwa manusia diberitugas oleh Allah untuk mengolah serta memelihara alam dan lingkungan hidup Tujuan Pembelajaran : Memahami manusia dan alam semesta berada dalam pemeliharaan Allah. Menunjukkan perilaku peduli terhadap alam dan lingkunganhidup, serta membuat karya kreatif yang berkaitan dengan memelihara alam dan lingkungan hidup. Memahami dan menganalisisteks Alkitab yang berkaitan dengan tugas manusia memelihara alam dan meyakini bahwa tugas memelihara alam merupakan perintah Allah. Mensyukuri Allah memberi mandat dan kemampuan kepada manusia untuk memelihara dan melestarikan alam lingkungan hidup Alur Konten : Relasi dan Tanggung Jawab Manusia Terhadap Alam Alur Tujuan Pembelajaran : Peserta didik Menjelaskan bentuk-bentuk relasi antara manusia dengan Alam. Pserta didik Menjabarkan relasi ideal antara manusia dan alam sesuai dengan teks Alkitab Peserta didik Mendaftarkan tanggungjawab manusia dalam memelihara serta melestarikan alam. Peserta didik Menganalisis artikel dilanjutkan dengan membuat komitment atau janji untuk proaktif memelihara serta melestarikan alam Peserta didik dapat membuat karya kreatif yang berkaitan dengan memelihara alam dan lingkungan hidup. Capaian Pembelajaran Informasi Umum