The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PPPPTK Penjas dan BK merupakan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, dibawah naungan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan. Dalam melaksanakan kegiatan operasional internalnya, pengelolaan teknologi informasi menjadi tanggung jawab satuan kerja Bidang Program dan Informasi. Dengan kendala yang ditemukan terkait sumber daya teknologi informasi yang ada membutuhkan proses penanganan yang cukup lama terhadap permasalahan pada sistem, terdapat beban kerja pegawai tidak sesuai dengan job desk, serta kurangnya pembinaan pegawai terhadap teknologi informasi, maka diperlukan evaluasi yang difokuskan pada kendala yang terjadi untuk membantu memberikan rekomendasi berupa perbaikan dan peningkatan terhadap kendala tersebut. COBIT 5 tepat untuk melakukan evaluasi sumber daya teknologi informasi dengan sub domain EDM04 (Ensure Resource Optmisation) dan APO07 (Manage Human Resource) bertujuan untuk mengetahui capability level dan GAP analysis. Hasil evaluasi capability level EDM04 dan APO07 berada pada level 2, dan setiap sub domain memiliki nilai GAP yaitu 1. Agar organisasi mencapai level target yang diharapkan, maka diberikan rekomendasi terkait pengendalian setiap prosedur, mendefinisikan struktur organisasi, serta pembuatan dokumen sistematik. Simpulan dari penelitian ini bahwa PPPPTK Penjas dan BK sudah memiliki capability level yang belum cukup baik yaitu level 1. Organisasi sudah mengetahui tentang aktivitas teknologi informasi yang ada, namun belum disediakan lingkungan yang stabil untuk melakukan aktivitas operasional teknologi informasi dan dalam pengembangan teknologi informasi mengingat klien guru dari PPPPTK Penjas dan BK berjumlah lebih dari 200.000 guru.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rifkakhansa111, 2022-09-18 19:36:27

flipbook skripsi_Rifka Khansa Tavia_11150930000017

PPPPTK Penjas dan BK merupakan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, dibawah naungan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan. Dalam melaksanakan kegiatan operasional internalnya, pengelolaan teknologi informasi menjadi tanggung jawab satuan kerja Bidang Program dan Informasi. Dengan kendala yang ditemukan terkait sumber daya teknologi informasi yang ada membutuhkan proses penanganan yang cukup lama terhadap permasalahan pada sistem, terdapat beban kerja pegawai tidak sesuai dengan job desk, serta kurangnya pembinaan pegawai terhadap teknologi informasi, maka diperlukan evaluasi yang difokuskan pada kendala yang terjadi untuk membantu memberikan rekomendasi berupa perbaikan dan peningkatan terhadap kendala tersebut. COBIT 5 tepat untuk melakukan evaluasi sumber daya teknologi informasi dengan sub domain EDM04 (Ensure Resource Optmisation) dan APO07 (Manage Human Resource) bertujuan untuk mengetahui capability level dan GAP analysis. Hasil evaluasi capability level EDM04 dan APO07 berada pada level 2, dan setiap sub domain memiliki nilai GAP yaitu 1. Agar organisasi mencapai level target yang diharapkan, maka diberikan rekomendasi terkait pengendalian setiap prosedur, mendefinisikan struktur organisasi, serta pembuatan dokumen sistematik. Simpulan dari penelitian ini bahwa PPPPTK Penjas dan BK sudah memiliki capability level yang belum cukup baik yaitu level 1. Organisasi sudah mengetahui tentang aktivitas teknologi informasi yang ada, namun belum disediakan lingkungan yang stabil untuk melakukan aktivitas operasional teknologi informasi dan dalam pengembangan teknologi informasi mengingat klien guru dari PPPPTK Penjas dan BK berjumlah lebih dari 200.000 guru.

Keywords: Evaluasi, Tata Kelola, Sumber Daya Teknologi Informasi, COBIT 5, Capability Level, EDM04, APO07.

BAB IV

PEMBAHASAN

4.1 Profil Instansi
4.1.1 Sejarah Singkat PPPPTK Penjas dan BK

PPPPTK Penjas dan BK merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis
(UPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bawah koordinasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas dan
fungsi untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di
bidang Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, dan Bimbingan dan
Konseling.

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling atau disingkat
PPPPTK Penjas dan BK terbentuk pada tahun 2007 berdasarkan pada
Permendiknas Nomor 08 tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja
PPPPTK. PPPPTK Penjas dan BK sebelumnya bernama Pusat Pengembangan
Penataran Guru

Keguruan (PPPG Keguruan).PPPPTK Penjas dan BK merupakan salah
satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah pembinaan Direktorat Jenderal
Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK). Pada saat bernama PPPG
Keguruan tugas dan fungsinya adalah menyelenggarakan penataran guru
bimbingan dan penyuluhan, kemudian pada tahun 1995 diberi kepercayaan
untuk melaksanakan pendidikan dan pelahan di bidang metodologi
pembelajaran guru TK dan SD serta pelahan-pelahan lainnya yang
disesuaikandengan kebutuhan lembaga.

Perkembangan lebih lanjut, sebelum akhirnya berubah nama menjadi
PPPPTK Penjas dan BK, seiring dengan dibentuknya Direktorat Jenderal
Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK), pada
tahun 2005 berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 31
tahun 2005,PPPG Keguruan tidak lagi dibawah Ditjen Dikdasmem, namun
menjadi pembinaan dari Ditjen PMPTK danmulai tahun 2012 Ditjen PMPTK

83

dibubarkan dan dibentuk menjadiBadan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK
dan PMP).

Pada tanggal 13 Februari 2007 Berdasarkan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 8 tahun 2007(sekarang Permendikbud No 41
Tahun 2012) tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan
Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, PPPG Keguruan resmi
berubah nama menjadi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling
(PPPPTK Penjas dan BK) dengan tugas utama adalah melaksanakan
pengembangan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan bidang
pendidikan jasmani dan bimbingan konseling.
1. Visi PPPPTK Penjas dan BK

Visi PPPPTK Penjas dan BK: “Menjadi Pusat Layanan Administrasi dan
Informasi Kepegawaian Berbasis IT”
2. Misi PPPPTK Penjas dan BK:
a. Meningkatkan mutu pengelolaan data dan informasi kompetensi

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan
Bimbingan Konseling
b. Meningkatkan mutu program peningkatan kompetensi Pendidik dan
Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling
c. pk Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan
Bimbingan Konseling
d. Meningkatkan mutu evaluasi peningkatan kompetensi Pendidik dan
Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling
e. Meningkatkan sistem tata kelola yang handal dalam menjamin
terselenggaranya layanan prima pelaksanaan peningkatan kompetensi
Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan
Bimbingan Konseling
3. Logo PPPPTK Penjas dan BK
Berikut merupakan Logo pada PPPPTK Penjas dan BK:

84

Gambar 4.1. Logo PPPPTK Penjas dan BK

4. Struktur Organisasi PPPPTK Penjas dan BK
Berikut merupakan Struktur Organisasi pada PPPPTK Penjas dan BK:

Gambar 4.2. Struktur Organisasi PPPPTK Penjas dan BK

5. Tugas dan Fungsi divisi dalam Organisasi PPPPTK Penjas dan BK
Untuk menunjang tujuan dari PPPPTK Penjas dan BK memiliki 3 bagian
besar didalamnya, diantaranya:
a. Bagian Umum
Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan
perencanaan, program, anggaran, kepegawaian, ketatalaksanaan,
ketatausahaan dan kerumahtanggaan PPPPTK.
85

Dalam melaksanakan tugas, Bagian Umum menyelenggarakan
fungsi:
1) Pelaksanaan urusan penyusunan rencana, program, dan anggaran

PPPPTK;
2) Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan;
3) Pelaksanaan urusan ketatalaksanaan dan kepegawaian; dan
4) Pelaksanaan urusan keuangan.
Bagian Umum terdiri atas:
1) Subbagian Tata Usaha dan Rumah Tangga

Mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan,
perpustakaan, kerumahtanggaan, dan perlengkapan serta
melakukan urusan ketatalaksanaan, serta mutasi, pengembangan,
dan disiplin pegawai.
2) Subbagian Perencanaan dan Penganggaran.
Mempunyai tugas melakukan penyiapan penyusunan rencana,
program, dan anggaran serta pembiayaan, perbendaharaan, dan
evaluasi pelaksanaan anggaran.
b. Bidang Program dan Informasi

Bidang Program dan Informasi mempunyai tugas
melaksanakan penyusunan dan pengembangan program, kerjasama
antar lembaga serta pengelolaan informasi kompetensi pendidik dan
tenaga kependidikan.

Dalam melaksanakan tugas, Bidang Program dan Informasi
menyelenggarakan fungsi:
1) Penyusunan program peningkatan kompetensi pendidik dan

tenaga kependidikan.
2) Pengembangan model-model peningkatan kompetensi pendidik

dan tenaga kependidikan.
3) Pelaksanaan kerja sama antar lembaga di bidang pengembangan

dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan.

86

4) Pengelolaan data dan informasi kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan.

5) Evaluasi program peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan.

Bidang Program dan Informasi terdiri atas:
1) Seksi Program

Mempunyai tugas melakukan penyusunan program, evaluasi
program, kerja sama antar lembaga, serta pengembangan model-
model peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan.
2) Seksi Data dan Informasi
Mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan
penyajian data dan informasi kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan.
c. Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi

Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas
melaksanakan fasilitasi dan evaluasi peningkatan kompetensi
pendidik dan tenaga kependidikan. Dalam melaksanakan tugas,
Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi menyelenggarakan fungsi:
1) Fasilitasi dan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik dan

tenaga kependidikan; dan
2) Evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik dan

tenaga kependidikan.
Bidang Fasilitasi dan Peningkatan Kompetensi terdiri atas:
1) Seksi Penyelenggaraan

Mempunyai tugas melakukan penyiapan fasilitasi dan
pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan.
2) Seksi Evaluasi

87

Mempunyai tugas melakukan penyiapan evaluasi dan penyusunan
laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan.
4.2 Initiation
Pada tahapan initiation, peneliti melakukan pendefinisian business
goals COBIT 5 yang diselaraskan dengan tujuan bisnis dan sasaran yang
terdapat pada PPPPTK BK dan Penjas. Berdasarkan fakta dan hambatan yang
terdapat pada PPPPTK BK dan Penjas, yaitu sumber daya teknologi informasi
yang ada membutuhkan proses penanganan yang cukup lama terhadap
permasalahan pada sistem, terdapat beban kerja pegawai tidak sesuai dengan job
desk, serta kurangnya pembinaan pegawai terhadap teknologi informasi, maka
identifikasi COBIT 5 pada penelitian ini berkaitan dengan pengelolaan sumber
daya.
COBIT 5 telah menyediakan panduan untuk memetakan dan memilih
Domain serta proses supaya penilaian sesuai dengan kebutuhan penelitian yang
dilakukan yang tentunya mengacu pada tujuan-tujuan strategis objek penelitian
dalam hal optimalisasi Sistem Informasi PPPPTK Penjas dan BK.
Proses pemilihan domain ini diawali dengan melihat objektifitas tata
kelola yaitu optimalisasi sumber daya (Resource Optimisation), Sumber daya
ini berkaitan dengan Sistem Informasi PPPPTK Penjas dan BK yang dalam
mendukung pengelolaan informasi sumber daya.

4.3 Planning The Assesment
Tahap kedua ini dilakukan rencana penilaian yang bertujuan untuk

mendapatkan hasil evaluasi penilaian capability level. Dengan melakukan
wawancara dari kuesioner yang mana dalam kuesioner tersebut pertanyaan
yang dijawab harus dilengkapi dengan dokumen pendukung.Dalam penilaian
ini tidak membutuhkan banyak responden karena dalam jawaban pada
kuesioner harus di lengkapi oleh dokumen pendukung, maka untuk
mempersingkat waktu kuesioner diberikan kepada responden yang cukup
bertanggung jawab untuk diajukan pertanyaan.

88

Pertanyaan pada capability level dikembangkan dari deskripsi model

tingkat kematangan COBIT 5 pada proses EDM04 (Ensure Optimisation

Resource), APO07 (Manage Human Resources). Kuesioner ini dibuat

berdasarkan framework COBIT 5.

Pertanyaan pada kuesioner ini dibuat dari modul COBIT 5 enabling

Procces dan Procces Assessment Model yang berfokus pada proses EDM04

(Ensure Optimisation Resource) dan APO07 (Manage Human Resources).

Pertanyaan atau kuesioner diberikan kepada responden berdasarkan

pemetaan yang disesuaikan dengan RACI Chart. Berikut daftar Responden

yang disesuaikan dengan RACI Chart :

Tabel 4.1 RACI Chart

No. RACI Chart Struktur Organisasi
PPPPTK Penjas dan BK

1. Chief Executive Officer Kepala PPPPTK Penjas dan BK

2. Head of Human Resources Kepala Bagian Umum

3. Head IT Operations Kepala Bidang Program dan Informasi

4. Head Development Kasubbid Pengembangan Sistem

Teknologi Informasi

Hasil pemetaan dari RACI chart adalah Chief Executive Officer, Head

of Human Resources, Head IT Administration, dan Head Development karena

stakeholders tersebut merupakan responden yang bertanggung jawab

(responsible) pada PPPPTK Penjas dan BK.

Tabel 4.2 Deskripsi RACI Chart

Deskripsi

No. RACI Chart Struktur Organisasi
PPPPTK Penjas dan BK

Chief Executive Officer Kepala PPPPTK Penjas dan BK mempunyai

adalah Orang yang tugas melaksanakan penyusunan program

memiliki kedudukan tinggi dan pelatihat serta strategi pelaksanaan

1. yang bertanggung jawab pengembangan sistem teknologi informasi
dari manajemen dan pengelolaan data dan informasi

keseluruhan organisasi. pelatihan tenaga kependidikan.

89

Head of Human

2. Resources adalah Pejabat Kepala Bagian Umum mempunyai tugas
senior pada organisasi yang melakukan urusan ketatausahaan, kearsipan,
bertanggung jawab untuk kepegawaian, keuangan rumah tangga dan
perencanaan dan kebijakan administrasi barang milik negara.
terhadap semua sumber

daya manusia di organisasi.

Head IT Operations adalah Kepala Bidang Program dan Informasi

Senior individu yang Mempunyai tugas melaksanakan penyiapan

bertanggung jawab untuk penyusunan kebijakan teknis, program dan

lingkungan operasional dan anggaran, dan penyiapan koordinasi dan

3. infrastruktur TI. pelaksanaan program dan anggaran, serta
pemantauan, evaluasi, dan penyusunan

laporan strategi perancangan,

pengembangan, penyediaan, pelayanan,

penerapan serta standarisasi sistem

teknologi informasi.

Kasubbid Pengembangan Sistem Teknologi

Informasi mempunyai tugas melakukan

penyiapan bahan penyusunan, koordinasi

Head Development adalah dan pelaksanaan kebijakan teknis program

Seorang individu senior dan anggaran pelaksanaan pengembangan
4. yang bertanggung jawab dan standarisasi sistem teknologi informasi

terkait proses TI, proses serta penyusunan dan pelaksanaan strategi

pembangunan solusi. perancangan, pengembangan,

penyediaan, pelayanan, penerapan,

pemeliharaan dan standarisasi sistem

teknologi informasi.

4.4 Briefing
Pada tahap ini, berupa pengarahan kepada pihak Bidang Data dan

Informasi, peneliti memberi pengarahan kepada tim penilai tentang masukan,
proses, dan keluaran yang ada pada EDM04 (Ensure Optimation Resource)
dan APO 07 (Manage Human Resource).

4.5 Data Collection
Tahap ini merupakan proses pengumpulan data dan informasi untuk

menargetkan kebutuhan output yang akan dipenuhi untuk mendapatkan hasil
temuan pada PPPPTK Penjas dan BK dalam mendapatkan bukti-bukti yang

90

akan dinilai dengan lebih akurat. Kumpulan data yang didapat peneliti dari
PPPPTK Penjas dan BK diantaranya:
1. SKP, merupakan pencapaian Sasaran kerja pegawai yang disusun dari

awal tahun sampai akhir tahun sesuai dengan yang sudah tercantum
dengan pekerjaan yang dilakukan pegawai. Tujuan dari SKP untuk
menjamin objektifitas penilaian pegawai yang dilakukan berdasarkan
presentasi kinerja.
2. Rencana beban kerja, merupakan program kerja PPPPTK Penjas dan BK
yang diturunkan pada beban kerja pegawai, yang berisi sejumlah kegiatan
dalam organisasi yang harus diselesaikan pegawai dengan waktu yang
sudah ditentukan. Tujuannya untuk menetapkan jumlah jam kerja yang
digunakan atau dibutuhkan sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan dalam
waktu yang ditetapkan.
3. Panduan Diklat PPPPTK, merupakan panduan yang memuat informasi
mengenai latar belakang tujuan dan hasil yang diharapkan dari kegiatan
pendidikan dan pelatihan.
4. Format lembar kerja, meupakan uraian pekerjaan pegawai yang
dilakukan pengisian harian, dengan tujuan agar dapat memonitor,
menyimpan dan mengolah kinerja pegawai.
5. Renstra, merupakan Rencana strategis dari PPPPTK Penjas dan BK
dengan tujuan sebagai pedoman dalam mengoperasionalkan rencana
kinerja meliputi visi, misi, tujuan, dan sasaran strategis yang telah
ditetapkan untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran yang ingin
dicapai.
6. Dokumen assesment pegawai, merupakan dokumen pegawai yang
berbentuk hasil tes ujian assesment pegawai yang kemudian akan dibuat
dalam bentuk format hasil assesment dengan tujuan untuk mengetahui data
kinerja dan kompetensi pegawai.
7. Hasil assesment pegawai, merupakan pengukuran potensi hasil dari
kemampuan pegawai dengan berbentuk penilaian lisan, tulisan dan kinerja
pegawai dengan harapan dapat meningkatkan mutu pegawai PPPPTK.

91

8. Dokumen bezetting kebutuhan pegawai, merupakan dokumen pemetaan

dan penataan pegawai yang sudah sesuai dengan peta jabatan.

9. Dokumen perjanjian kerja, merupakan dokumen yang dibuat pegawai

sebelum membuat skp, dengan tujuan untuk mewujudkan sasaran,

indikator dan target kinerja pegawai.

4.5.1 Data Collection EDM04 (Ensure Optimisation Resource)

Tujuan dari proses ini adalah memastikan sumber daya yang dibutuhkan

lembaga terpenuhi secara optimal dan juga memastikan kemungkinan

bertambahnya keuntungan dan kesediaan untuk perubahan di masa depan.

Berikut merupakan kebutuhan output proses EDM04 (Ensure Optimisation

Resource):

Tabel 4.3 Data Collection EDM04

No. Key Management Practice Output
1. EDM04.01 Evaluasi Manajemen
Pedoman untuk alokasi sumber daya
Sumber daya. dan kemampuan karyawan
Pedoman untuk arsitektur organisasi
2. EDM04.02 Mengatur Manajemen Perencanaan sumber daya
Sumber Daya Strategi sumber daya
Pelatihan sumber daya
3. EDM04.03 Memantau Pengelolaan Dokumentasi hasil kerja
Sumber Daya Tujuan kinerja dalam memastikan
pengoptimalan sumber daya.

Tindakan cadangan sumber daya
jika tidak memenuhi target.

4.5.1 Data Collection APO07 (Manage Human Resources)
Tujuan dari proses tersebut adalah mengoptimalkan kemampuan

sumber daya manusia untuk memenuhi tujuan organisasi. Berikut merupakan

kebutuhan output proses APO07 (Manage Human Resources):

92

Tabel 4.4 Data Collection APO07

No. Key Management Output
Practice
Prosedur evaluasi Kebutuhan
1. APO07.01 Maintain adequate and Staf
Rencana Pengembangan Karir dan
appropriate staffing Kompetensi staf
Rencana Perekrutan Pegawai

2. APO07.02 Identify key IT Meminimalkan Ketergantungan pada
personnel satu Individu

3. APO07.03 Maintain the skills and Dokumen tentang keterampilan dan

competencies of personnel. Kompetensi pegawai

Rencana pengembangan

kemampuan

Ulasan laporan kerja pegawai

4. APO07.04 Evaluate employee job Dokumen tujuan pegawai

performance. Evaluasi prestasi

Rencana perbaikan

5. APO07.05 Plan and track the usage of Dokumen prosedur penggunaan IT

IT and business human resources. dan sumber daya manusia.

Prosedur analisa kekurangan
pada pegawai

6. APO07.06 Manage contract staff Prosedur pemanfaatan catatan kerja
pegawai
Kebijakan kontrak pegawai
Perjanjian kontrak
Ulasan perjanjian kontrak

4.6 Data Validation
Pada tahapan ini dilakukannya validasi bukti/output yang telah

ditentukan pada COBIT 5 dengan dokumen yang terdapat pada PPPPTK Penjas
dan BK.

93

4.6.1 Data Validation EDM04 (Ensure Optimisation Resource)
Berikut ini merupakan Data Validation pada proses EDM04 (Ensure

Resource Optimisation) yang terdapat pada PPPPTK Penjas dan BK yang telah
disesuaikan dengan output pada COBIT 5:

Tabel 4.5 Data Validation EDM04 PA 1.1

No. Sub Proses Output Pemenuhan Kriteria
Dokumen Memenuhi

(Y/T)

EDM04.01 Pedoman untuk alokasi SKP Y
Evaluasi sumber daya dan T
Manajemen kemampuan karyawan Rencana Y
Sumber daya. beban
Pedoman untuk arsitektur kerja
1. organisasi
Apa ada doku
men tentang Perencanaan sumber daya
evaluasi
manajemen
sumber daya?

EDM04.02 Strategi sumber daya T
Mengatur
Manajemen Pelatihan sumber daya Panduan Diklat Y
Sumber Daya SDM

2. Format lembar Y
Apa ada Y
dokumen Dokumentasi hasil kerja kerja T
tentang
manajemen Tujuan kinerja dalam Renstra
sumber daya? memastikan organisasi
pengoptimalan sumber visi dan
EDM04.03 daya.
Memantau misi
Pengelolaan
Sumber Daya Tindakan cadangan
sumber daya jika tidak
3. memenuhi target.
Apa ada doku
men terkait
memantau
pengelolaan
smuber daya?

94

4.6.2 Data Validation APO07 (Manage Human Resources)
Berikut ini merupakan Data Validation pada proses APO07 (Manage

Human Resources) yang terdapat pada PPPPTK Penjas dan BK yang telah
disesuaikan dengan output pada COBIT 5:

Tabel 4.6 Data Validation APO07 PA 1.1

No. Sub Proses Output Pemenuhan Kriteria
Dokumen Memenuhi
APO07.01 Maintain
Dokumen (Y/T)
adequate and appropriate Prosedur evaluasi Assesment
Pegawai T
staffing Kebutuhan Staf
Y
1. Apa ada doku men dalam Rencana
T
memelihara dan Pengembangan

mempertahankan staf yang Karir dan

mumpuni Kompetensi staff

Rencana Perekrutan

Pegawai

APO07.02 Identify key IT
personnel

2. Apa ada dokumen dalam T

prosedur dalam T
Y
ketidaktergantungan pada Y

staf ahli?

APO07.03 Maintain the Dokumen tentang

skills and competencies of keterampilan dan

personnel. Kompetensi

3. Apakah ada pegawai -
dokumen
Hasil assesment
dalam mempertahankan pengembangan

keterampilan dan kompetensi
SKP
kompetensi pegawai?

Rencana

pengembangan

kemampuan

Ulasan laporan
kerja pegawai

95

No. Sub Proses Output Pemenuhan Kriteria
Dokumen Memenuhi

(Y/T)

Dokumen tujuan

APO07.04 Evaluate pegawai SKP Y

employee job performance.
Evaluasi prestasi

4. Apakah ada dokumen atau -T

prosedur dalam

mengevaluasi kinerja kerja Rencana perbaikan -T
karyawan?

Dokumen prosedur

penggunaan IT dan Dokumen

APO07.05 Plan and track sumber daya Bezetting untuk Y
T
the usage of IT and manusia. kebutuhan Y
T
business human resources. pegawai IT Y
T
Prosedur analisa -
5. Apakah ada dokumen atau kekurangan pada

prosedur dalam Rencana pegawai

dan melacak penggunaan Prosedur
TI? pemanfaatan

catatan kerja SKP

pegawai

Kebijakan kontrak

APO07.06 pegawai -
contract staff Manage

Perjanjian kontrak

6. Apakah ada prosedur dalam Dokumen
mengelola kontrak pegawai Perjanjian Kerja
? Ulasan perjanjian
kontrak -

4.7 Process Attribute Level
Tahap Process Attribute Level adalah tahap dilakukan proses memberi

level pada atribut yang ada disetiap indikator, yang bertujuan untuk
menunjukkan hasil capability level dari hasil perhitungan kuesioner pada
tahap-tahap sebelumnya.

96

4.7.1 Penentuan Nilai dan Capability Level pada EDM04 (Ensure

Optimisation Resource)

Berikut ini merupakan Penentuan nilai dan Capability Level pada

proses EDM04 (Ensure Resource Optimisation) yang terdapat pada PPPPTK

Penjas dan BK:

Tabel 4.7 Process Attribute Rating EDM04

No. Sub Proses Output Exist Score

1. EDM04.01 Evaluasi Pedoman untuk alokasi sumber √
Manajemen Sumber daya. daya dan kemampuan karyawan 66,6%

Pedoman untuk arsitektur

organisasi -

Perencanaan sumber daya



2. EDM04.02 Mengatur

Manajemen Sumber Daya Strategi sumber daya -
Pelatihan sumber daya 66,6%



Dokumentasi hasil kerja



3. EDM04.03 Memantau Tujuan kinerja dalam memastikan

Pengelolaan Sumber Daya pengoptimalan sumber daya. √ 50%

Tindakan cadangan sumber daya -

jika tidak memenuhi target.

Average Score 61,03%

Pada tahap penilaian PA 1.1 process performance hasil kuesioner pada
proses EDM04 (Ensure Optimisation Resource) mendapat nilai 61,03 %.
Dimana dengan nilai 61,03% penilaian pada proses ini masuk pada kategori
Largely Achieve. Dengan kategori ini maka penilaian pada proses EDM04
(Ensure Optimisation Resource) belum dapat di lanjutkan ke level selanjutnya
dan hanya berhenti di level 1. Maka penilaian terhadap EDM04 (Ensure
Optimisation Resource) berada pada level 1.

Berdasarkan hasil perhitungan dan nilai yang didapat berikut di bawah
ini digambarkan ringkasan hasil pencapaian level beserta pecapaian secara
spesifik tiap level.

97

Tabel 4.8 Tabel Indikator Level EDM04 Level 5
Procces Name Level 0 Level 1 Level 2 Level 3 Level 4

EDM04 PA PA PA PA PA PA PA PA
PA 1.1

2.1 2.2 3.1 3.2 4.1 4.2 5.1 5.2

Rating by P
Criteria F (100%)

(61,03%)

Capability Level 1

Legend :N(Not Achieved, 0-15%) P(Partially Achieved, >15%-50%) L(Largely
Achieved,>50%-85%) F(Fully Achieved,>85%-100%)

Gambar 4.3 Diagram Representasi EDM04

98

4.7.2 Penentuan Nilai dan Capability Level pada APO07 (Manage Human

Resources)

Berikut ini merupakan Penentuan Nilai dan Capability Level pada

proses APO07 (Manage Human Resources) yang terdapat pada PPPPTK

Penjas dan BK:

Tabel 4.9 Process Attribute Rating APO07

No. Sub Proses Output Exist Score

1. APO07.01 Maintain Prosedur evaluasi Kebutuhan √ 66,6%
adequate and appropriate Staf
staffing Rencana Pengembangan Karir

dan Kompetensi staff -
Rencana Perekrutan Pegawai √

2. APO07.02 Identify key IT 0%
personnel -

3 APO07.03 Maintain the Dokumen tentang keterampilan 66,6%
skills and competencies of dan Kompetensi pegawai -

personnel. Rencana pengembangan √
4. APO07.04 Evaluate kemampuan
Ulasan laporan kerja pegawai √
Dokumen tujuan pegawai √ 33,3%

employee job performance. Evaluasi prestasi -

Rencana perbaikan -

5. APO07.05 Plan and track the Dokumen prosedur √ 66,6%

usage of IT and business penggunaan IT dan

human resources. sumber daya manusia.

Prosedur analisa kekurangan -
pada pegawai

Prosedur pemanfaatan catatan √
kerja pegawai

6. APO07.06 Manage contract Kebijakan kontrak pegawai - 33,3%
staff Perjanjian kontrak √

Ulasan perjanjian kontrak -

99

No. Sub Proses Output Exist Score
44,4%
Average Score

Pada tahap penilaian PA 1.1 process performance hasil kuisoner pada

proses APO07 (Manage Human Resources) mendapat nilai 44,4%. Dimana

dengan nilai 44,4% penilaian pada proses ini masuk pada kategori Partially

Achieved. Dengan kategori ini maka penilaian pada proses APO07 (Manage

Human Resources) belum dapat di lanjutkan ke level selanjutnya dan hanya

berhenti di level 1. Maka penilaian terhadap APO07 (Manage Human

Resources) berada pada level 1.

Berdasarkan hasil perhitungan dan nilai yang didapat berikut di bawah

ini digambarkan ringkasan hasil pencapaian level beserta pecapaian secara

spesifik tiap level.

Tabel 4.10 Ringkasan Hasil Pencapaian Level

Procces Level 0 Level 1 Level 2 Level 3 Level 4 Level 5
Name
F PA 1.1 PA PA PA PA PA PA PA PA
APO07 (100%) P 2.1 2.2 3.1 3.2 4.1 4.2 5.1 5.2

Rating by (44,4%)
Criteria 1
Capability

Level

Legend :
N(Not Achieved, 0-15%) P(Partially Achieved, >15%-50%) L(Largely Achieved,>50%-
85%) F(Fully Achieved,>85%-100%)

100

Di bawah ini adalah grafik dari penilaian pada APO07 (Manage Human
Resources.

Gambar 4.4 Diagram Representasi APO07

4.8 Reporting the Result
Reporting the result adalah tahap ketujuh berdasarkan process

assessment model yang mengulas tentang laporan dan hasil proses penilaian
dari tahap-tahap sebelumnya. Pada bagian ini penulis memaparkan dokumen
yang belum terpenuhi yang didapatkan setelah melakukan penilaian hasil
kuesioner. Dari dokumen yang belum terpenuhi tersebut penulis dapat
melakukan rekomendasi. Rekomendasi disini dilakukan untuk pemenuhan
kriteria pada proses EDM04 (Ensure Optimisation Resource) dan APO07
(Manage Human Resources). Diketahui bahwa nilai EDM04 (Ensure
Optimisation Resource) adalah 61,03% yakni berada pada level 1 (Performed
Process) dengan kriteria Largely Achieved dan APO07 (Manage Human
Resources) adalah 44,4% yakni berada pada level 1 (Performed Process)
dengan kriteria Partially Achieved. Dengan kriteria tersebut maka rekomendasi
yang dibuat adalah untuk mencapai kriteria selanjutnya, yaitu Fully Achieved.
Berikut adalah Gaps dan rekomendasi yang harus dibuat dari ketiga proses:

101

4.8.1 Gaps dan Rekomendasi EDM04 (Ensure Optimisation Resource)

Berikut ini merupakan Gaps dan Rekomendasi pada proses EDM04

(Ensure Resource Optimisation) yang terdapat pada PPPPTK Penjas dan BK:

Tabel 4.11 Gaps dan Rekomendasi EDM04.01

Proses Gaps Rekomendasi

PPPPTK Penjas dan BK PPPPTK Penjas dan BK

belum memiliki juknis direkomendasikan untuk

(petunjuk teknis) sebagai memaksimalkan juknis (petunjuk

EDM04.01 turunan dari panduan dalam teknis) panduan dalam

mengalokasi sumber daya mengalokasikan sumber daya dan

dan kemampuan IT. kemampuan.

Belum maksimalnya PPPPTK Penjas dan BK
diharapkan membuat kebijakan
kebijakan mengenai mengenai pengelolaan dan
Contohnya arsitektur enterprise.
pengelolaan dan Misalnya Grand design TI yang
mencakup seluruh perencanaan
pengendalian arsitektur pengelolaan arsitektur TI di
PPPPTK Penjas dan BK.
enterprise yang dapat

EDM04.01 menaungi jumlah guru Penjas

dan BK (193.405 guru Penjas

dan 51.412 guru BK).

Arsistektur pengelolaan dan

pengendalian ada di unit

Dirjen GTK.

PPPPTK Penjas dan BK PPPPTK Penjas dan BK

memaksimalkan audit direkomendasikan terus

secara berkala terhadap memeriksa dan membuat

penggunaan dan pengelolaan penilaian pada kebutuhan saat ini
EDM04.01
dan masa depan untuk sumber
sumber daya TI untuk

memastikan pengoptimalan daya TI, pemilihan sumber daya,

sumber daya TI. serta alokasidanmanajemen untuk

memenuhi kebutuhan

102

Laboratorium dengan cara yang

optimal.

Belum meningkatkan jadwal PPPPTK Penjas dan BK

tetap dalam melakukan direkomendasikan untuk

kegiatan membuat aturan mengenai sistem

mengkomunikasikan strategi koordinasi serta
EDM04.02 aturan.

sumber daya yang dilakukan mensosialisasikan

melalui meeting dengan Misalkan dengan melakukan

stakeholder. pertemuan atau rapat koordinasi

mengenai strategi sumber daya.

PPPPTK Penjas dan BK PPPPTK Penjas dan BK

belum mengembangkan direkomendasikan untuk

dokumentasi yang baik meningkatkan dokumetasi yang

terkait pengelolaan sumber baik terkait pengelolaan sumber

daya agar dapat dijadikan daya agar dapat dijadikan ukuran

ukuran dalam memantau dalam memantau alokasi dan
EDM04.02

alokasi dan optimalisasi optimalisasi sumber daya.

sumber daya Misalnya membuat kebijakan

terkait penetapan tanggung jawab

dan tugas untuk memonitor

alokasi dan optimalisasi sumber

daya TI dibuat

Penetapan prinsip-prinsip PPPPTK Penjas dan BK

atau kebijakan yang direkomendasikan untuk

berkaitan dengan membuat kebijakan yang

pemeliharaan dan perawatan berkaitan dengan pemeliharaan
EDM04.02

sumber daya pada PPPPTK dan perawatan sumber daya

Penjas dan BK belum .Misalnya membuat kebijakan

maksimal. dalam bentuk standar operasional

prosedur (SOP) terkait alur dan

103

tata cara pemeliharaan dan

perawatan sumber daya.

EDM04.03 PPPPTK Penjas dan BK PPPPTK Penjas dan BK

belum optimal dalam direkomendasikan agar membuat

melakukan pemantuan laporan berkala dengan

kinerja sumber daya terhadap pertemuan antara untuk

resiko target , termasuk memantau kinerja sumber daya

menganilisis kemungkinan terhadap resiko target,

penyebabnya dan melakukan menganilisis kemungkinan

tindakan perbaikan, penyebabnya dan melakukan

tindakan perbaikan, misalkan

dengan melakukan review

terhadap laporan mengenai suatu

penyimpangan pengelolaan

sumber daya agar dapat dijadikan

sebagai dasar tindakan perbaikan

guna menghindari penyimpangan

ulang.

Belum mengembangkan PPPPTK Penjas dan BK
dokumentasi secara detail
mengenai tindakan perbaikan direkomendasikan membuat
terhadap penyimpangan jika
proses tidak sesuai dengan dokumentasi secara detail
EDM04.03 target.
mengenai tindakan perbaikan

terhadap penyimpangan.

Misalnya menyiapkan

perencanaan cadangan

pengelolaan penyimpangan

sumber daya yang seluruh

prosedur Pelaksanaannya sudah

terdokumentasi.

104

4.8.2 Gaps dan Rekomendasi APO07 (Manage Human Resources)

Berikut ini merupakan Gaps dan Rekomendasi pada proses APO07

(Manage Human Resources) yang terdapat pada PPPPTK Penjas dan BK:

Tabel 4.12 Gaps dan Rekomendasi APO07

Proses Gaps Rekomendasi

Belum ada pengembangan PPPPTK Penjas dan BK

rencana pengembangan direkomendasikan

karir dan kompetensi staf meningkatkan rencana

yang dilakukan oleh pengembangan karir dan

APO07.01 PPPPTK Penjas dan BK kompetensi staff. Misalnya

dengan mengadakan diklat

untuk mengupdate dan

mengupgrade kompetensi staf

IT

PPPPTK Penjas dan BK PPPPTK Penjas dan BK

belum optimal dalam direkomendasikan melakukan

meminimalkan suatu tindakan guna

ketergantungan satu meminimalkan ketergantungan

individu dalam melakukan individu terhadap fungsi

fungsi pekerjaan yang pekerjaan. Misalkan dengan

diberikan. Contoh: Masih melakukan rotasi
APO07.02 tanggungjawab.

adanya pegawai yang

memiliki ketergantungan

dengan pegawai lain saat

melakukan suatu fungsi

pekerjaan dikarenakan

kemampuan yang tidak

mencukupi.

Belum maksimalnya PPPPTK Penjas dan BK

APO07.04 rencana perbaikan dalam direkomendasikan membuat

mengevaluasi kinerja kerja dokumentasi serta prosedur

105

karyawan. dalam membuat rencana

perbaikan dalam mengevaluasi

kinerja kerja karyawan.

APO07.05 Belum meningkatkan PPPPTK Penjas dan BK

dokumen tentang direkomendasikan membuat

pemeliharaan inventaris dokumen tentang pemeliharaan

bisnis TI dan sumber daya inventaris bisnis TI dan sumber

manusia yang ada. daya manusia yang ada.

PPPPTK Penjas dan BK PPPPTK Penjas dan BK

penetapan pemahaman direkomendasikan untuk

dalam memenuhi mengembangkan pemahaman

kebutuhan saat ini dan dalam memenuhi kebutuhan saat

mengidentifikasi ini dan mengidentifikasi

kekurangan sumber daya kekurangan sumber daya

manusia untuk rencana manusia untuk rencana

APO07.05 perekrutan karyawan belum perekrutan karyawan.

dilakukan secara maksimal Contohnya melakukan

yang menyebabkan tugas identifikasi terhadap

menjadi banyak dan hasil kekurangan sumber daya

kinerja nya menjadi tidak manusia yang menyebabkan

optimal. tugas menjadi banyak dan

hasil kinerja nya menjadi tidak

optimal.

kebijakan terkait ulasan PPPPTK Penjas dan BK

mengenai perjanjian direkomendasikan untuk

kontrak maupun koordinasi memaksimalkan kebijakan

APO07.06 dengan pegawai mengenai terkait kontrak pegawai dengan

ulasan dan dokumen atau dilakukan juga ulasan mengenai

catatan ulasan perjanjian perjanjian kontrak tersebut.

kontrak baik mengenai

106

penempatan atau tugas bagi

pegawai belum

dikembangkan dengan

baik.

107

108

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan pada pembahasan bab

sebelumnya berikut adalah simpulan yang dapat diberikan penulis:
1. Berdasarkan hasil evaluasi tata kelola TI menggunakan framework COBIT

5, dengan menggunakan metode Process Assessment Model (PAM)
diketahui bahwa tingkat kapabilitas PPPPTK Penjas dan BK pada proses
EDM04 (Ensure Optimisation Resource) adalah 61,03% yakni berada pada
level 1 (Performed Process) dengan kriteria Largely Achieved, sedangkan
tingkat yang diharapkan berada pada level 2 (Managed process). Dengan
nilai 61,03% proses ini memiliki banyak kekurangan, kekurangan yang
paling terlihat adalah belum adanya juknis (petunjuk teknis) dalam
panduan dalam mengalokasi sumber daya dan kemampuan dan belum
adanya kebijakan mengenai pengelolaan dan pengendalian arsitektur
enterprise.
2. Berdasarkan hasil penilaian pada proses APO07 (Manage Human
Resources) adalah 44,4% yakni berada pada level 1 (Performed Process)
dengan kriteria Partially Achieved, sedangkan tingkat yang diharapkan
berada pada level 2 (Managed process). Dengan nilai 44,4% proses ini
memiliki banyak kekurangan meskipun sudah ada rencana pengembangan
karir dan kompetensi staf yang dilakukan oleh PPPPTK Penjas dan BK,
PPPPTK Penjas dan BK juga belum optimal dalam meminimalkan
ketergantungan satu individu dalam melakukan fungsi pekerjaan yang
diberikan dan tidak adanya perencanaan karir pengembangan kemampuan,
karena sebagian staf merupakan tenaga honorer.
3. PPPPTK Penjas dan BK diharapkan bisa mengalokasi sumber daya dan
kemampuan dengan baik, membuat kebijakan terkait TI, rencana
pengembangan karir dan kompetensi pegawai agar meminimalkan

104

ketergantungan satu individu dalam melakukan fungsi pekerjaan yang
diberikan. Strategi perbaikan yang dapat dilakukan dalam PA 1.1 yakni
Memberikan pelatihan yang lebih mendalam terhadap tenaga TI terutama
pada saat sistem mengalami pembaruan. PPPPTK Penjas dan BK
dianjurkan untuk membuat laporan dan dokumentasi usai melaksanakan
segala kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan TI, bukti itu sangat
berguna sebagai bahan evaluasi di masa akan datang.
5.2 Saran

Penulis menyadari bahwa penelitian yang dilakukan masih memiliki
keterbatasan yaitu:

1. Penelitian ini hanya menggunakan Framework COBIT 5.
2. Penelitian ini hanya mengevaluasi dua domain saja.
3. Penelitian ini hanya menggunakan satu skala perhituhngan.
4. Pada masa pandemi sangat sulit melakukan observasi langsung,

adanya rotasi staf dan terbatasnya waktu penelitian.

105

DAFTAR PUSTAKA

Agus, I., & Verawati. (2019). Audit Tingkat Kematangan Sistem Informasi Uji
Kompetensi Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus Amik DCC). Teknika,
13(2), 103–111.

Andry, J. F., & Setiawan, A. K. (2019). It Governance Evaluation Using Cobit 5
Framework on the National Library. Jurnal Sistem Informasi, 15(1), 10–17.

Andry, J., Mulia, U. B., & Sanjaya, B. (2018). Audit Tata Kelola TI Pada PT . Porto
Indonesia Sejahtera Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, III(August
2017), 192–200.

Camila, I., Herlambang, A. D., & Rachmadi, A. (2018). Evaluasi Proses Optimasi
Sumber Daya , Pengelolaan Sumber Daya Manusia , dan Pengelolaan
Operasional pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
DKI Jakarta Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5. Jurnal Pengembangan
Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 2(11), 5760–5768.

Darmawan, A., Wacono, S., & Saputra, J. (2020). Penerapan Sistem Manajemen
Mutu Iso 9001 Pada Kontraktor Pt. X. Construction and Material Journal,
2(3), 201–211.

De Haes, S., Van Grembergen, W., Joshi, A., & Huygh, T. (2020). Enterprise
Governance of IT, Alignment, and Value. March 2021, 1–13.

Dewi, L. P. R., & Dharmadiaksa, I. B. (2019). Pengaruh Efektivitas SIA,
Kecanggihan Teknologi Informasi, dan Kemampuan Teknik Pemakai SIA
pada Kinerja Individu. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 27, 1735–
1762.

Doni, A. W. (2017). Evaluasi SDM Sistem Informasi Akademik Poltekkes
Kemenkes Padang Menggunakan Framework COBIT 5. Jurnal RESTI
(Rekayasa Sistem Dan Teknologi Informasi), 1(2), 146–152.

Ekawati, R. K. (2017). Perencanaan Infrastruktur Teknologi Informasi pada Bank
dengan Framework TOGAF. Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 02, 154–160.

Fatmawati, Irviani, R., Rachman, E. S., Putu, I., Anggie, A., & Kristina, M. (2016).

106

Tata Kelola Teknologi Informasi Sebagai Implementasi E-Government pada
Kabupaten Pemekaran untuk Meningkatkan Potensi Daerah. Prosiding
Seminar Nasional Pendidikan Teknik Informatika, Senapati, 249–257.
Fikri, A. H., Purnomo, W., & Putra, W. H. N. (2020). Perancangan Enterprise
Architecture Menggunakan TOGAF ADM pada PT. Hafintech Prima Mandiri.
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 4(7), 2032–
2042.
Gondohanindijo, J. (2017). Tata Kelola Teknologi Informasi Untuk Menilai Dan
Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Komputaki, 3(1), 89–102.
Hanief, S., & Jefriana, I. W. (2018). Framework Itil V3 Domain Service Operation
Dalam Analisis Pengelolaan Teknologi Blended. Jurnal Teknologi Informasi
Dan Komputer, 04, 59–65.
Hanif, A., Giatman, M., & Hadi, A. (2020). Komunikasi Dan Informatika
Menggunakan Framework Cobit 5. 9(1), 94–101.
Harguem, S. (2021). A Conceptual Framework on IT Governance Impact on
Organizational Performance : A Dynamic Capability Perspective. Academic
Journal of Interdisciplinary Studies, 10(2004), 136–151.
Helmiawan, M. A. (2017). COBIT 5 Untuk Manajemen Teknologi Informasi &
Proses Bisnis Perusahaan. Jurnal Informasi : Volume IX No.1 / Februari /
2017, IX(1), 50–72.
Hilabi, S. S., Buana, U., Karawang, P., Huda, B., Buana, U., Karawang, P., &
Support, P. (2019). TechnoXplore Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi
Informasi ISSN : 2503-054X Vol 4 No: 1, April 2019. Jurnal Ilmu Komputer
& Teknologi Informasi, 4(1), 28–37.
ISACA. (2012a). COBIT 5 : Enabling Processes. United States of America: IT
Governance Institute.
ISACA. (2012b). COBIT 5 : Process Assessment Model (PAM).
ISACA. (2012c). COBIT 5: A business framework for the governance and
management of enterprise (Vol. 34, Issue 1).
ISACA. (2012d). COBIT 5 Implementation. In Isaca. United States of America: IT
Governance Institute. http://www.isaca.org/COBIT/Pages/COBIT-5-

107

spanish.aspx
ISACA. (2018). Introduction and Methodology. In Palgrave Series in Asia and

Pacific Studies.
Joshi, A., Bollen, L., Hassink, H., De Haes, S., & Van Grembergen, W. (2018).

Explaining IT governance disclosure through the constructs of IT governance
maturity and IT strategic role. Information and Management, 55(3), 368–380.
https://doi.org/10.1016/j.im.2017.09.003
Joshi, A., Bollen, L., Hassink, H., Haes, S. De, & Grembergen, W. Van. (2018).
Information & Management Explaining IT governance disclosure through the
constructs of IT governance maturity and IT strategic role. Information &
Management, 55(3), 368–380. 3
Krisna, A. A. M., Sasmita, G. M. A., & Putri, G. A. A. (2020). Perbaikan Tata
Kelola Teknologi Informasi pada Lembaga Pemerintah Daerah X. Jurnal
Ilmiah Teknologi Dan Komputer, 1(2), 56–66.
Krisnawati, G. N., Sucipto, & Firliana, R. (2019). Evaluasi Penerapan Sim-Rs
Menggunakan Cobit 5 Pada Rsud Lawang. Antivirus : Jurnal Ilmiah Teknik
Informatika, 13(2), 80–89.
Kurniawan, D. F. (2019). Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Sistem
Informasi Akademik Menggunakan Framework Cobit5 ( Studi Kasus : Amik
Master Lampung ). Jurnal Cendikia, XVII(April), 227–232.
Lelah, L., & Toto Suharto. (2019). Tata Kelola Keamanan Teknologi Informasi
Menggunakan Cobit 5 (Studi Kasus pada Dinas Komunikasi dan Informasi
Kota Sukabumi). Jurnal Gaung Informatika, 12(1), 46–55.
Mardilla, M. B., & Mukhayaroh, A. (2020). Audit Absensi Online Aplikasi BeeAtt
Dengan Metode Cobit 4.1 Domain ME (Monitor and Evaluate) Pada PT.
Prawathiya Karsa Pradiptha Bekasi. Bianglala Informatika, 8(2), 70–78.
Muhamad, I., Matin, M., & Wardhani, L. K. (2017). Analisis Keamanan Informasi
Data Center Menggunakan COBIT 5. 10(2).
https://doi.org/10.15408/jti.v10i2.7026
Naibaho, R. S. (2017). Peranan dan Perencanaan Teknologi Informasi dalam
Perusahaan. Jurnal Warta, April, 1–12.

108

Putra, M. F. P., Mursityo, Y. T., & Rusydi, A. N. (2021). Evaluasi Manajemen
Sumber Daya Teknologi Informasi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu Menggunakan COBIT 5 Jurnal
Pengembangan Teknologi 5(1).

Rahayu, I. P., & Agitha, N. (2019). Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi
Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 (studi Kasus : DISKOMINFO
Lombok Barat). Jurnal Teknologi Informasi, Komputer, Dan Aplikasinya
(JTIKA ), 1(2), 131–140.

Resti, L., Adityawan, F. P., & Alit, R. (2020). Analisis Tata Kelola Teknologi
Informasi Dengan Menggunakan Framework Cobit 5 (Studi Kasus: Kantor
Dinas Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur). Jurnal Informatika Dan
Sistem Informasi …, 1(3), 1081–1090.

Riadoh, S., & Yuliyati, E. (2021). Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Manajemen ISO ( International Organization for Standardization ) di SMK
Muhammadiyah Prambanan. Eduvis:Jurnal Manajemen Pendidikan, 6, 93–
104.

Rizcha, Y. R., Hendri, & Effiyaldi. (2019). Evaluasi Tata Kelola Sistem Informasi
Akademik di Politeknik Jambi Menggunakan COBIT 5. Jurnal Ilmiah
Mahasiswa Sistem Informasi, 1, 26–34.

Safitri, N., & Pramudita, R. (2017). Pengembangan Kerangka Kerja Arsitektur
Enterprise. Bina Insani ICT Journal, 4(1), 73–82.

Septriadi, R., Firdaus, F., & Cholil, W. (2019). Evaluasi Tata Kelola Teknologi
Informasi Menggunakan Framework Simcobit, Studi Kasus pada Sekolah
Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang. Jurnal Ilmiah Informatika
Global, 10(1), 44–49. https://doi.org/10.36982/jig.v10i1.747

Sianida, R. Y., Nur Afiana, F., & Wahyudi, R. (2020). IS Governance Evaluation
Using COBIT 5 Framework on the Central Statistics Agency of Banyumas
District. Journal of Computer Science and Engineering (JCSE), 1(1), 1–9.
https://doi.org/10.36596/jcse.v1i1.9

Siregar, R. A. S. (2020). Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan
COBIT 5 (Studi Kasus: Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian

109

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI). Applied Information System and
Management (AISM), 3(2), 113–118.
Sudrajat, J., Prihadi, Y., & Suryana, A. I. (2019). PENERAPAN
MANAJEMENLAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN
FRAMEWORK INFORMATION TECHNOLOGY INFRASTRUCTURE
LIBRARY V . 3 ( studi kasus STMIK Mardira Indonesia ). Journal
Computech & Bisnis, 13(1), 18–27.
Suryono, R. R., Darwis, D., & Gunawan, S. I. (2018). Audit Tata Kelola Teknologi
Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 ( Studi Kasus : Balai Besar
Perikanan Budidaya Laut Lampung ). Jurnal TEKNOINFO, 12(1), 16–22.
Suwarno. (2021). Analysis of IT Governance COBIT 5.0 (Case Study: Ministry of
Religious Affairs of Batam). JITE (Journal of Informatics and
Telecommunication Engineering), 4(January), 277–285.
Syuhada, A. M. (2021). Kajian Perbandingan Cobit 5 Dengan Cobit 2019 Sebagai
Framework Audit Tata Kelola Teknologi InformasI. 3(2), 6.
Wicaksono, M. A., Rahardja, Y., & Chernovita, H. P. (2020). Analisis Tata Kelola
Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Domain EDM. JSiI
(Jurnal Sistem Informasi), 7(1), 25.
Wilkins, A., & Gobby, B. (2021). Governance and educational leadership: Studies
in education policy and politics. In Understanding Educational Leadership
(Issue Routledge 2016, pp. 309–322).

110

LAMPIRAN

111

112

113

KUISIONER
Analisa Capability pada proses EDM04 (Ensure Optimation Resource)
Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Penjas dan Bimbingan Konseling
Kuisoner ini adalah bagian daripenelitian skripsi mahasiswa Program Studi
Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta, yang bertujuan untuk mendapatkan data dan opini Bapak/Ibu mengenai
tata kelola teknologi informasi di PPPPTK Penjas dan BK.
Kuisoner pengukuran tingkat kematangan ini dikembangkan dari standar
pengelolaan teknologi informasi (TI) internasional COBIT (Control Objectives for
Informasi and Related Technilogy) untuk mengetahui tingkat kematangan pada
proses pengelolaan strategi TI untuk kondisi saat ini dan kondisi yang
diharapkan,yang selanjutnya dapat dijadikan dasar yang cukup untuk identifikasi
prioritas peningkatan pada domain EDM04 (Ensure Optimation Resource).
Untuk kebutuhan di atas mohon kiranya Bapak/Ibu sebagai responden dapat
memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dalam kuisoner
ini.
Petunjuk Pengisian:
Bacalah pernyataan dengan seksama, lalu berikan pada pilihan jawaban Ya (Y) atau
Tidak (T) untuk setiap pertanyaan yang diberikan berikut dengan pemenuhan
dokumen yang sesuai.
Nama Responden
Jabatan Responden
Bagian

114

No. Sub Proses Output Pemenuhan Kriteria
Dokumen Memenuhi
EDM04.01 Pedoman untuk alokasi
Evaluasi sumber daya dan (Y/T)
Manajemen kemampuan karyawan
Sumber daya.
1. Pedoman untuk arsitektur
Apa ada doku organisasi
men tentang
evaluasi Perencanaan sumber daya
manajemen
sumber daya?

EDM04.02 Strategi sumber daya
Mengatur
Manajemen Pelatihan sumber daya
Sumber Daya
Dokumentasi hasil kerja
2. Tujuan kinerja dalam
Apa ada memastikan
dokumen pengoptimalan sumber
tentang daya.
manajemen
sumber daya? Tindakan cadangan
sumber daya jika tidak
EDM04.03 memenuhi target.
Memantau
Pengelolaan
Sumber Daya

3.
Apa ada doku
men terkait
memantau
pengelolaan
smuber daya?

115

KUISIONER
Analisa Capability pada proses APO07 (Manage Human Resources)
Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Penjas dan Bimbingan Konseling

Kuisoner ini adalah bagian dari penelitian skripsi mahasiswa Program Studi
Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta, yang bertujuan untuk mendapatkan data dan opini Bapak/Ibu mengenai
tata kelola teknologi informasi di PPPPTK Penjas dan BK.
Kuisoner pengukuran tingkat kematangan ini dikembangkan dari standar
pengelolaan teknologi informasi (TI) internasional COBIT (Control Objectives for
Informasi and Related Technilogy) untuk mengetahui tingkat kematangan pada
proses pengelolaan strategi TI untuk kondisi saat ini dan kondisi yang
diharapkan,yang selanjutnya dapat dijadikan dasar yang cukup untuk identifikasi
prioritas peningkatan pada domain APO07 (Manage Human Resources).
Untuk kebutuhan di atas mohon kiranya Bapak/Ibu sebagai responden dapat
memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dalam kuisoner
ini.
Petunjuk Pengisian:
Bacalah pernyataan dengan seksama, lalu berikan pada pilihan jawaban Ya (Y) atau
Tidak (T) untuk setiap pertanyaan yang diberikan berikut dengan pemenuhan
dokumen yang sesuai.
Nama Responden
Jabatan Responden
Bagian

116

No. Sub Proses Output Pemenuhan Kriteria
Dokumen Memenuhi

(Y/T)

1. APO07.01 Maintain adequate

and appropriate staffing Prosedur evaluasi

Kebutuhan Staf

Apa ada doku men dalam

memelihara dan Rencana

mempertahankan staf yang Pengembangan Karir

mumpuni dan Kompetensi staff

Rencana Perekrutan
Pegawai

APO07.02 Identify key IT
personnel

2. Apa ada dokumen dalam

prosedur dalam

ketidaktergantungan pada staf

ahli?

APO07.03 Maintain the skills Dokumen tentang

and competencies of keterampilan dan

personnel. Kompetensi pegawai

3. Apakah ada dokumen dalam
mempertahankan
keterampilan dan kompetensi
pegawai?
Rencana
pengembangan
kemampuan

Ulasan laporan kerja
pegawai

Dokumen tujuan

pegawai

APO07.04 Evaluate employee

job performance. Evaluasi prestasi

4. Apakah ada dokumen atau

prosedur dalam mengevaluasi Rencana perbaikan

kinerja kerja karyawan?

APO07.05 Plan and track the Dokumen prosedur

5. usage of IT and business penggunaan IT dan

human resources. sumber daya

manusia.

117

No. Sub Proses Output Pemenuhan Kriteria
Dokumen Memenuhi

(Y/T)

Apakah ada dokumen atau Prosedur analisa
prosedur dalam Rencana dan kekurangan pada
melacak penggunaan TI? pegawai

Prosedur
pemanfaatan catatan
kerja pegawai

Kebijakan kontrak
pegawai

APO07.06 Manage contract
staff Perjanjian kontrak
6.
Apakah ada prosedur dalam

mengelola kontrak pegawai ? Ulasan perjanjian

kontrak

118

119

120

121

122

123

124

Surat Kinerja Pegawai (SKP)
125

Rencana beban kerja
126

Panduan Diklat PPPPTK Penjas dan BK
127


Click to View FlipBook Version