The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by syahrul2pandansari, 2021-08-19 23:04:43

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN MENGGUNAKAN MEDIA STICK ES KRIM PADA SISWA KELAS IV SDN 2 PANDANSARI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG

LAPORAN AKTUALISASI OK

LAPORAN AKTUALISASI

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN
MENGGUNAKAN MEDIA STICK ES KRIM PADA SISWA KELAS

IV SDN 2 PANDANSARI KECAMATAN PONCOKUSUMO
KABUPATEN MALANG

DISUSUN OLEH:
ACHMAD SYAHRUL MUSTOFA, S. Pd

NIP. 19860530 202012 1 002

PELATIHAN DASAR CPNS G OLONGAN III ANGKATAN XCVIII
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2021

LAPORAN AKTUALISASI

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN MENGGUNAKAN
MEDIA STICK ES KRIM PADA SISWA KELAS IV SDN 2 PANDANSARI
KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG
Disusun oleh:
ACHMAD SYAHRUL MUSTOFA, S.Pd
NIP. 198605302020121002
Angkatan/ NDH: XCVIII/ 110

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN XCVIII
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGANAN
SUMBER DAYA MANUSIA
KABUPATEN MALANG
TAHUN 2021

ii

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

GOLONGAN III ANGKATAN XCVIII

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN MENGGUNAKAN
MEDIA STICK ES KRIM PADA SISWA KELAS IV SDN 2 PANDANSARI
KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG

OLEH :
ACHMAD SYAHRUL MUSTOFA, S.Pd

NIP. 19860530 202012 1 002
ANGKATAN/NDH: XCVIII/110

Telah disempurnakan berdasarkan masukan dari Pembimbing ,Mentor dan Penguji pada
seminar laporan aktualisasi hari Kamis, 19 Agustus 2021

COACH MENTOR

Dr. Sukesi, APT, MARS Sri Rahayu, S.Pd
Widyaiswara Ahli Utama Kepala SD Negeri 2 Pandansari
NIP 19591021 198903 2 002 NIP. 19690907 200801 2 022

iii

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Jl. Balongsari Tama Tandes – Telp. 7412278 - 7412279
SURABAYA (60186)

BERITA ACARA

SEMINAR PRESENTASI LAPORAN AKTUALISASI PELATIHAN DASAR CPNS
GOLONGAN III ANGKATAN I TAHUN 2021

Pada hari Kamis tanggal 19 Agustus 2021 telah dilaksanakan Presentasi Laporan
Aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan I Tahun 2021
Pemerintah Provinsi Jawa Timur:

Nama : Achmad Syahrul Mustofa, S.Pd

NDH : 110

Judul : Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian Menggunakan Media
Stick Es Krim Pada Siswa Kelas IV SDN 2 Pandansari Kecamatan
Poncokusumo Kabupaten Malang

Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya dan ditanda-tangani oleh :

Penguji Malang, 19 Agustus 2021
Peserta

Dr. SYAIFUL ARIFIN, S.E, M.Si ACHMAD SYAHRUL MUSTOFA, S.Pd
COACH NIP. 19860530 202012 1 002

MENTOR

Dr. SUKESI, APT, MARS SRI RAHAYU, S.Pd
NIP 19591021 198903 2 002 NIP. 19690907 200801 2 022

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmatnya serta hidayahnya sehingga penulis bisa menyelesaikan Rancangan
Kegiatan Aktualisasi PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN
MENGGUNAKAN MEDIA STICK ES KRIM PADA SISWA KELAS IV SDN 2
PANDANSARI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG yang
dituangkan dalam laporan ini dapat diselesaikan tepat waktu.

Sebagai peserta pada Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2021 Angkatan XCVIII, saya
menyadari bahwa keberhasilan implementasi nilai dasar profesi ASN (Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi) dalam pelaksanaan tahapan
kegiatan aktualisasi dapat terwujud atas bantuan dan dukungan berbagai pihak, karenanya pada
kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Ir. Ismail, M.M dan Ibu Dr. Sukesi, APT, MARS selaku coach Kelompok 3

Angkatan XCVIII yang telah memberikan bimbingan, dukungan dan arahan kepada peserta
sehingga Rancangan Aktualisasi ini dapat terselesaikan;
2. Ibu Sri Rahayu, S.Pd selaku mentor yang telah memberikan bimbingan, dukungan dan
arahan kepada peserta sehingga Rancangan Aktualisasi ini dapat terselesaikan;
3. Rekan guru dan rekan satu angkatan serta rekan CPNS 2021 Kabupaten Malang yang telah
memberikan sumbangsih waktu, saran dan masukan dalam proses pembuatan rancangan
ini.
4. Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah membantu dalam
penyusunan rancangan aktualisasi ini.

Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada rekan-rekanku yang telah
memberikan dukungan hingga terselesaikannya Rancangan Aktualisasi ini. Kepada kedua
orang tua, istri, putri, saudara, keluarga besar, serta orang-orang terkasih penulis yang telah
banyak memberikan dukungan, doa, motivasi, dan pengorbanan baik secara moril maupun
materiil. Selain itu, ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada rekan-rekan seangkatan
dalam diklat dasar ini, terlebih angkatan XCVIII yang telah banyak memberikan dukungan
dalam penyelesaian rancangan aktualisasi ini.

Penulis berharap Rancangan Aktualisasi ini kelak dapat bermanfaat bagi semua pihak
serta dapat memberikan sumbangsih yang dapat membawa perubahan di SD Negeri 2
Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Proses penyusunan laporan ini masih

V

jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu masukan dan saran yang membangun sangat
diharapkan untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.

Malang, 19 Agustus 2021
Penulis
ACHMAD SYAHRUL MUSTOFA, S.Pd
NIP. 19860530 202012 1 002

VI

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL .......................................................................................I
LEMBAR PERSETUJUAN...............................................................................II
BERITA ACARA. .............................................................................................III
KATA PENGANTAR ........................................................................................V
DAFTAR ISI. ....................................................................................................VII
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang .................................................................................................1
1.2. Tujuan dan Manfaat Aktualisasi.......................................................................5
1.3. Ruang Lingkup Aktualisasi...............................................................................6
BAB II. GAMBARAN UMUM LOKASI AKTUALISASI
2.1. Deskripsi Lembaga............................................................................................7
2.2. Visi Misi dan Tujuan Sekolah..........................................................................10
2.3. Struktur Organisasi Sekolah ............................................................................11
2.4 Tugas Pokok dan Fungsi Guru .........................................................................12
BAB III. RANCANGAN AKTUALISASI
3.1. Identifikasi Isu ……………………………………………...................... ......16
3.2. Penetapan dan Gagasan isu .............................................................. ..............21
3.3. Diagram Pemecahan Isu .................................................................................24
3.4. Matriks Rancangan Aktualisasi.......................................................................25
3.5 Jadwal Rencana Pelaksanaan Aktualisasi........................................................31
BAB IV. PELAKSANAAN AKTUALISASI
4.1. Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi ……….....................................32
4.2. Hasil Capaian Pelaksanaan Kegiatan ……………………………………….61
4.3. Perbandingan Sebelum dan Sesudah ………………………………………..65
BAB V. PENUTUP
5.1. Kesimpulan …………………………………………………………...…….66
5.2. Saran ……………………………………………………………………......67
DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................68
DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………….69

VII

DAFTAR TABEL
2.1. Identitas Sekolah …………………………………………………………. 7
2.2. Kondisi fisik Sekolah …………………………………………………….. 8
2.3. Daftar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan ………………………... 9
2.4. Data Jumlah Siswa ……………………………………………………….. 9
2.5. Nilai-nilai Dasar ASN …………………………………… ……………... 14
3.1. Identifikasi Isu …………………………..……………… ……………… 16
3.2. Seleksi Isu Menggunakan Metode AKPL …………… ………………… 18
3.3. Seleksi Isu Menggunakan Metode USG …………….. ………………… 20
3.4. Gagasan Penetapan Isu …………………………….. …………………... 22
3.5. Matrik Rancangan Aktualisasi ……………… …………………………. 26
3.6. Jadwal Pelaksanaan Rancangan Aktualisasi ……………………………. 31
4.1. Hasil Capaian Pelaksanaan Aktualisasi …………………...……………. 61
4.2. Capaian Target Kegiatan Aktualisasi …………………………………… 64
4.3. Perbandingan ……………………………………………………………. 65

viii

DAFTAR GAMBAR
2.1. Foto SD Negeri 2 Pandansari …………………………….………………. 7

ix

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Demi terwujudnya Aparatur Sipil Negara yang memiliki integritas,

profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik
korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan
publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur
perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sesuai amanat
Undang-Undang no 5 tahun 2014. Pemerintah Republik Indonesia perlu
melaksanakan langkah-langkah manajemen pegawai. Hal ini dilaksanakan
dengan menganalisa perbandingan kompetensi dan kualifikasi baik pada
proses perekrutan, pengangkatan, penempatan, dan promosi Aparatur
Negeri Sipil Negara. Dalam undang-undang tersebut juga disebutkan bahwa
untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara sebagai bagian dari reformasi
birokrasi, perlu ditetapkan Aparatur Sipil Negara sebagai profesi yang
memiliki kewajiban mengelola dan mengembangkan dirinya dan wajib
mempertanggungjawabkan kinerjanya dan menerapkan prinsip merit dalam
melaksanakan manajemen Aparatur Sipil Negara.

Dalam Pendidikan dan Pelatihan Dasar seorang Aparatur Sipil
Negara dituntut untuk dapat menerapkan nilai-nilai dasar profesi Aparatur
Sipil Negara kedalam aktifitas pekerjaan sehari-harinya. Dalam peraturan
Pemerintah tersebut juga disebutkan bahwa pendidikan dan pelatihan dasar
dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan
jiwa Bela Negara, wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika ASN,
disamping pengetahuan dasar tentang system penyelenggaran pemerintah,
negara, bidang tugas, dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan
tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu, selain
menjadi syarat wajib pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara.
Pendidikan dan latihan dasar juga dapat diartikan sebagai tonggak

1

dibentuknya seorang Aparatur yang jujur, bersih, berintegritas dan
berkompetensi sesuai dengan tujuan dan amanat Undang-Undang Nomor 5
Tahun 2014.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, guna mendukung
terwujudnya Aparatur yang jujur, bersih, kompeten dan berintegrasi, maka
seorang Calon Aparatur Sipil Negara wajib melaksanakan program
aktualisasi. Program aktualisasi dimaksudkan sebagai ujian praktek bagi
seorang siswa pendidikan dan pelatihan dasar dengan menerapkan nilai-
nilai dasar ANEKA (Akuntabilitas, Nasinalisme, Etika publik, Komitmen
Mutu, dan Anti Korupsi) yang dipadukan dalam aktivitas kinerja seseorang
Aparatur Sipil Negara. Tuntutan terbesar dalam hal ini adalah bagaimana
seorang Aparatur Sipil Negara dapat menjalankan aktivitas kinerjanya
dengan berpedoman pada nilai-nilai tersebut.

Aparatur Sipil Negara yang bertugas pada lingkup pendidikan harus
mengaktualisasikan ANEKA dalam dunia kerjanya. Hal ini diharapkan
dapat mewujudkan tujuan pendidikan. Aktualisasi ANEKA pada sekolah
menghasilkan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan solutif yang pada
akhirnya dapat memperbaiki dan meningkatkan prestasi sekolah.

Pendidikan yang baik dapat terwujud jika ada kerjasama yang baik
antara Pemerintah, Lembaga Pendidikan dan Masyarakat. Dalam lembaga
Pendidikan salah satu faktor yang paling berpengaruh agar proses belajar
mengajar dapat berlangsung dengan baik adalah kreativitas pendidik dalam
membawakan materi ketika proses belajar mengajar berlangsung. Media
pembelajaran yang tepat sangat diperlukan saat proses belajar mengajar agar
siswa dapat memahami materi.

Pembelajaran pada prosesnya melibatkan adanya interaksi aktif
siswa dengan guru. Pembelajaran yang dimaksud merupakan proses
penciptaan iklim lingkungan yang memungkinkan siswa melakukan
kegiatan belajar secara aktif. Makna pembelajaran yaitu memberikan batas-
batas perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pembelajaran.
Batas perilaku yang boleh dilakukan diantaranya: pembelajaran memberi
peluang siswa untuk berbuat aktif, pembelajaran menghendaki siswa betul-

2

betul dominan dalam melaksanakan kegiatan belajar. Sebaliknya, hal-hal
yang tidak diperbolehkan dalam pembelajaran diantaranya: guru menempati
posisi dominan dalam pembelajaran siswa, siswa lebih dominan menjadi
obyek pembelajaran. Kondisi yang diharapkan muncul dalam makna
pembelajaran di atas sering dipahami sebagai kondisi pembelajaran yang
berorientasi pada siswa (student center).

Siswa dan guru berinteraksi pada kegiatan pembelajaran, namun
interaksi aktif dari siswa merupakan tujuan terpenting yang ingin dicapai.
Guru hanya bertugas untuk memotivasi dan memfasilitasi siswanya dalam
proses kegiatan pembelajaran. Siswa dituntut aktif dalam setiap kegiatan
bukan hanya kegiatan individu namun juga berkelompok. Interaksi
dikatakan maksimal bila interaksi itu terjadi antara guru dengan semua
siswa dan antara siswa dengan siswa lain dalam rangka mencapai tujuan
yang telah ditetapkan bersama. Kegiatan yang disusun dapat mencapai
keberhasilan juga ditentukan dari baik atau tidaknya program pengajaran
yang telah ditentukan dan akan berpengaruh terhadap tujuan yang akan
dicapai.

Permasalahan yang ditemukan di sekolah adalah kurangnya
penggunaan media pembelajaran sehingga siswa kesulitan memahami
materi yang mengakibatkan siswa bosan dan cenderung pasif, karena siswa
bosan dalam belajar mengakibatkan hasil belajarnya rendah. Selain itu
rendahnya minat belajar siswa terhadap pelajaran Matematika, karena siswa
beranggapan bahwa materi pelajaran Matematika sulit, jauh dari jangkauan
pemikiran mereka, lebih banyak menghafal, dan banyak rumus.

Hal ini dibuktikan dari hasil belajar siswa kelas IVB di SD Negeri 2
Pandansari pada mata pelajaran Matematika masih rendah, hal ini mengacu
pada nilai evaluasi mereka yang 75% dibawah nilai kriteria ketuntasan
minimum (KKM) yaitu sekitar 21 siswa dari 28 siswa kelas IVB mendapat
nilai 60 pada mata pelajaran Matematika. Dari hasil nilai tersebut dapat
disimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menguasai dan
memahami materi.

3

Mata pelajaran matematika kelas IVB pada materi operasi hitung
perkalian satuan, puluhan dan ratusan yang tergolong sulit, maka perlu
media agar siswa mampu berhitung perkalian. Berdasarkan masalah yang
terjadi, maka guru membuat media yang tepat bagi siswa agar mampu
menguasai berhitung perkalian dengan mudah, menyenangkan dan tidak
terbebani hafalan juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kedepannya.

Media yang digunakan adalah stik es krim, media yang didesain
menjadi media berhitung perkalian siswa dari angka satuan hingga ratusan
dengan kombinasi warna untuk menumbuhkan daya tarik siswa dalam
belajar. Stik es krim yang di desain sedemikian rupa agar dapat digunakan
media berhitung perkalian siswa dengan menyusun stik yang sudah
diwarnai sesuai warna yang digunakan untuk membedakan stik satuan,
puluhan dan ratusan. Jika soal perkalian menunjukkan satuan dan puluhan
maka yang disusun stik satuan dan puluhan secara horizontal dan vertikal,
kemudian dihitung dan dijumlahkan disetiap pertemuan dari kedua stik,
maka akan didapatkan hasil perkalian tersebut.

Berdasarkan hal itulah penulis tertarik untuk mengangkat
permasalahan tersebut untuk mencari solusi dan untuk pelaksanakan
aktualisasi agar dapat meningkatkan kemampuan siswa. Oleh karena itu
penulis memutuskan untuk mengambil judul rancangan aktualisasi
“Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian Menggunakan Media
Stick Es Krim Pada Siswa Kelas IV SDN 2 Pandansari Kecamatan
Poncokusumo Kabupaten Malang”.

4

1.2. Tujuan dan Manfaat Aktualisasi
1.2.1. Tujuan
Tujuan dalam pelaporan Aktualisasi dan habituasi ini yaitu:
a. Peningkatan kemampuan berhitung siswa kelas IV di SD
Negeri 2 Pandansari
b. Peningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika kelas
IV SD Negeri 2 Pandansari

1.2.2. Manfaat
Manfaat yang akan diperoleh dalam pelaporan Aktualisasi dan
Habituasi ini, yaitu:
a. Manfaat Internal
1) Dapat meningkatkan profesionalisme kerja bagi guru
2) Menambah wawasan keilmuan bagi sesama guru tentang
inovasi dan kreatifitas media pembelajaran berkaitan
dengan mata pelajaran Matematika.
3) Menumbuhkan minat belajar siswa.
4) Meningkatkan kemampuan berhitung siswa
5) Meningkatkan hasil belajar siswa
b. Manfaat Eksternal
1) Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap
sekolah.
2) Memberikan kepuasan pada wali murid yang telah
mempercayakan Lembaga.

5

1.3. Ruang Lingkup
Dalam rangkaian kegiatan aktualisasi yang dijalani, adapun ruang lingkup
atau batasan rancangan kegiatan aktualisasi ini meliputi:
1) Melakukan konsultasi dengan mentor terkait rancangan aktualisasi.
2) Melakukan konsultasi dengan Coach terkait rancangan aktualisasi.
3) Melakukan konsultasi dengan teman sejawat terkait rancangan
aktualisasi.
4) Membuat Rancangan Perangkat Pembelajaran (RPP).
5) Membuat Media Pembelajaran dan menyusun lembar kerja siswa
6) Melaksanakan pretest.
7) Pelaksanaan proses pembelajaran menggunakan media Stik Es Krim
8) Pelaksanaan posttest.
9) Pelaksanaan evaluasi kegiatan pembelajaran
10) Penyusunan laporan aktualisasi

6

BAB II
GAMBARAN UNIT KERJA

2.1. Deskripsi Lembaga / Unit Kerja
2.1.1. Profil Sekolah
SD Negeri 2 Pandansari merupakan lembaga pendidikan
tingkat sekolah dasar yang berada di wilayah Kecamatan
Poncokusumo Kabupaten Malang. SD Negeri 2 Pandansari
memiliki halaman yang cukup luas dan asri. SD Negeri 2 Pandansari
dikelilingi oleh pemukiman warga yang terletak di dataran tinggi.

Gambar 2.1 Sekolah SD Negeri 2 Pandansari

Tabel 2.1 Identitas Sekolah

No. Identitas Sekolah

1. Nama Sekolah SD Negeri 2 Pandansari

2. NSS

3. NPSN 20517125

4. Provinsi Jawa Timur

5. Otonomi Daerah Pemerintah Kabupaten Malang

6. Kecamatan Poncokusumo

7. Desa/ Kelurahan Pandansari

7

8. Kode Pos 65157

9. Email [email protected]

10. Daerah Kabupaten

11. Status Sekolah Negeri

12. Akreditasi B

13. Tahun Berdiri

14. Kegiatan Belajar Mengajar Pagi

15. Bangunan Sekolah Hak pakai

16. Lokasi Sekolah Desa Pandansari RT. 05 RW. 06

17. Jarak ke pusat Kecamatan 6,7 km

18. Jarak ke Pusat Otoda 39 km

19. Terletak pada lintasan Desa

20. Organisasi Penyelenggara Pemerintah

21. Luas Tanah 1607 m²

Tabel 2.2 Kondisi Fisik Sekolah Jumlah
No Nama Ruangan 10 Ruang
1. Ruangan Belajar 1 Ruang
2. R. Kepala Sekolah 1 Ruang
3. R. Guru 1 Ruang
4. R. Perpustakaan 1 Ruang
5. R. UKS 1 Ruang
6 Kantin dan Koperasi Sekolah 1 Ruang
7 Kamar Mandi/WC Guru 4 Ruang
8 Kamar Mandi/WC Siswa 1 Ruang
9 Gudang 21 Ruang

Jumlah

Keberadaan SD Negeri 2 Pandansari terletak di Jl. Raya
Pandansari Rt.05 / Rw.06, lebih tepatnya sekolah ini terletak sebelah
selatan Kantor Desa Pandasari. Wilayahnya cukup strategis dan

8

akses yang mudah karena terletak di pinggir jalan raya dan tepat
ditengah pemukiman warga.

2.1.2. Personal Sekolah
Berikut ini merupakan data tenaga pendidik dan tenaga

kependidikan di SD Negeri 2 PandansariTahun Ajaran 2021/ 2022.
Tabel 2.3 Daftar Tenaga Pendidik dan Tenaga KependidIkan

NO NAMA STATUS GOL PENDIDIKAN TUGAS
NIP PEGAWAI RUANG MENGAJAR

1 SRI RAHAYU, S.Pd PNS III-c S-1 KEPALA
19690907 200801 2 022 PNS III-b S-1 SEKOLAH
PNS III-b S-1 GURU KELAS VI
2 ANDIK MURDIONO, S. Pd. SD PNS III-b S-1 GURU KELAS VI
19800505 201408 1 001 PNS III-b S-1 GURU KELAS V
PNS III-b S-1 GURU KELAS V
3 SULASTRI CANDRANINGATI, S.Pd. SD CPNS III - a S-1 GURU KELAS IV
19830617 201408 2 001 NON PNS D-II GURU KELAS IV
NON PNS - S-1 GURU PJOK
4 LILIS DWI PRASETYAWATI, S.Pd. SD NON PNS - S-1 GURU KELAS III
19821208 201001 2 022 NON PNS - S-1 GURU KELAS II
NON PNS - S-1 GURU KELAS I
5 NIZAR SIGIT WARDOYO, S.Pd. SD NON PNS - S-1 GURU KELAS I
19840111 201408 1 001 NON PNS - S-1 GURU PAI
- PENJAGA
6 SITI SHOLIHAH, S.Pd.SD
19830801 201408 2 002

7 ACHMAD SYAHRUL MUSTOFA, S.Pd
19860530 202012 1 002

8 ENDIN DWI WULANDARI, S.Pd
-

9 ISA NASRULLAH, S.Pd. SD
-

10 URFI AFIFAH, S.Pd. SD
-

11 YENI SHOFIYANA, S.Pd
-

12 DINDA AYU SEPTIANI, S.Pd
-

13 VILA USMANING ULAIDA, S.Pd
-

14 NUGROHO MULYA JATMIKO, S.Pd
-

2.1.3. Data Siswa
Berikut ini data jumlah peserta didik SD Negeri 2

Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang

Tabel 2.4 Data Jumlah Siswa SD Negeri 2 Pandansari

Kelas 1 Kelas 2 Kelas 3 Kelas 4 Kelas 5 Kelas 6 Jumlah

55 41 39 56 39 36 266

9

2.2. Visi dan Misi SD Negeri 2 Pandansari
Visi dan misi sangatlah penting untuk menjalankan suatu organisasi.

Visi dan misi dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dan
dapat digunakan untuk mempersatukan pihak-pihak yang berada dalam
organisasi tersebut. Visi dan Misi SD Negeri 2 Pandansari Kecamatan
Poncokusumo Kabupaten Malang sebagai berikut :
1. Visi Sekolah

“Unggul Dalam Pembelajaran, Bersaing Dalam Prestasi Belajar
Berdasakan Akhlak Mulia”
2. Misi Sekolah
1. Mengembangkan intelektual dan spiritual untuk membentuk pribadi

yan unggul dan berkualitas.
2. Melaksanakan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan

menyenangkan (PAIKEM).
3. Meningkatkan sumber daya manusia dan sarana pendidikan.
4. Mengembangkan kecakapan hidup (life skill)

10

2.3. Struktur Organisasi Sekolah KE
1. KOMITE SEKOLAH

GURU KELAS I GURU KELAS II GURU KELAS I
Dinda Ayu Septiani, Urfi Afifah, S.Pd. SD Isa Nasrullah, S.P

S.Pd SD

GURU KELAS I
Yeni Shofiyana, S.Pd

GURU PAI

Vila Usmaning Ulaida, S.Pd.I

PESER

MASY
Diagram 2.1 Struktur O

EPALA SEKOLAH Ket :
Sri Rahayu, S.Pd --------- : koordinasi
______ : instruksi

III GURU KELAS IV GURU KELAS V GURU KELAS VI

Pd. Siti Sholihah, Nizar Sigit Andik Murdiono, S. Pd.

S.Pd.SD Wardoyo, S.Pd. SD SD

GURU KELAS IV GURU KELAS V GURU KELAS VI
Achmad Syahrul Lilis Dwi. P, S.Pd. Sulastri Candraningati,
Mustofa, S.Pd
SD S.Pd. SD

RTA DIDIK GURU PJOK

Endin Dwi Wulandari,
S.Pd

YARAKAT
Organisasi SD Negeri 2 Pandansari

11

2.4. Tugas Pokok Fungsi Organisasi

2.2.1. Tugas Pokok Guru

SD Negeri 2 Pandansari merupakan bagian dari pendidikan
nasional, sehingga berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional berfungsi
mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdakan
kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya kompetensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis
serta bertanggung jawab. Sejalan dengan hal itu, maka tugas pokok
fungsi dari SD Negeri 2 Pandansari adalah sebagai berikut :

Tugas guru dijelaskan dalam Bab XI Pasal 39 Ayat (2)
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional, Pasal 20 Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang
Guru dan Dosen serta Pasal 52 Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun
2008 tentang Guru,yakni :

1. Merencanakan pembelajaran;
2. Melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu;
3. Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran;
4. Membimbing dan melatih peserta didik / siswa;
5. Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
6. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan

pokok yang sesuai; dan
7. Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik

dan kompetensi secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, tugas guru secara lebih terperinci dijelaskan
dalam Permendiknas No. 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis
Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, diantaranya :
1. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan;
2. Menyusun silabus pembelajaran;

12

3. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP);
4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran;
5. Menyusun alat ukur/soal sesuai mata pelajaran;
6. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata

pelajaran di kelasnya;
7. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran;
8. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan

dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi;
9. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang

menjadi tanggungjawabnya (khusus guru kelas);
10. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses

dan hasil belajar tingkat sekolah/ madrasah dan nasional;
11. Membimbing guru pemula dalam program induksi;
12. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses

pembelajaran;
13. Melaksanakan pengembangan diri
14. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif; dan
15. Melakukan presentasi ilmiah.

2.2.2. Fungsi Guru
Fungsi guru yang dimaksudkan disini juga sudah termasuk

dalam tugas guru yang telah dijabarkan diatas, namun terdapat
beberapa fungsi lain yang terkandung dalam poin d dan e Pasal 20
Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta
poin a, b dan c Pasal 40 Ayat (2) Undnag-Undang No. 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yakni :

1. Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa;
2. Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum,

dan kode etik guru, serta nilai-nilai agama dan etika;
3. Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna,

menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis;
4. Memelihara komitmen secara profesional untuk

meningkatkan mutu pendidikan; dan

13

5. Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga,

profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang

diberikan kepadanya.

Selain yang telah dijabarkan di atas, guru sebagai ASN

mempunyai beberapa nilai dasar yang harus diaktualisasikan pada
setiap kegiatan – kegiatan yang dirancang sebagai upaya untuk

menyelesaian masalah yang terjadi di tempat kerja (isu yang

diangkat)1. Adapun nilai-nilai dasar tersebut adalah sebagaimana

digambarkan dalam tabel dibawah ini.

Tabel 2.5 Nilai-Nilai Dasar ASN

Nilai Dasar Keterangan
ASN

Tanggung jawab, jujur, kejelasan target, netral,

Akuntabilitas mendahulukan kepentingan publik, adil, transparan,

konsisten, partsipatif

Ketuhanan: Religius, toleran, etos kerja, transparan, amanah

Kemanusiaan: Humanis, tenggang rasa, persamaan derajat,

saling menghormati, tidak diskriminatif

Persatuan: Cinta tanah air, rela berkorban, menjaga

Nasionalisme ketertiban, mengutamakan kepentingan publik, gotong
royong

Kerakyatan: Musyawarah mufakat, kekeluargaan,

menghargai pendapat, bijaksana

Keadilan: Bersikap adil, tidak serakah, tolong menolong,

kerja keras, sederhana

Jujur, bertanggung jawab, integritas tinggi, cermat, disiplin,

Etika Publik hormat, sopan, taat pada peraturan, taat perintah, menjaga

rahasia

Komitmen Efektivitas, efisiensi, inovasi, berorientasi mutu

Mutu

Jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana,
Anti Korupsi

mandiri, adil, berani, peduli

Pelayanan Service excellent, 10 Prinsip Pelayanan Publik
Publik

Whole Of Koordinasi, kolaborasi, integritas, komunikasi
Government

1 Lembaga Administrasi Negara, Manajemen Aparatur Sipil Negara Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS, (Jakarta: LAN, 2017, h.33

14

2.2.3. Tugas Peserta
Uraian Tugas Jabatan Peserta
Jabatan Peserta : Guru Kelas Ahli Pertama
Uraian Tugas Secara Umum :
1. Menyiapkan perangkat mengajar semester: Analisa program,
Satuan Acara Pembelajaran dan kisi-kisi berikut perangkat
evaluasi.
2. Melaksanakan administrasi siswa (daftar nilai, daftar hadir, dan
jurnal sosial).
3. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar
Sebagai Guru Kelas :
1. Menyiapkan pembelajaran: bahan dan alat, pembagian tugas.
2. Melaksanakan KBM, pengawasan, proses dan penilaian hasil.
3. Bertanggung jawab terhadap KBM, evaluasi belajar, dan
inventaris kelas.
4. Mengembangkan media untuk kegiatan belajar mengajar.
5. Membantu melaksanakan program kegiatan Penguatan
Pendidikan Karakter (PPK)
6. Membantu melaksanakan program sekolah
Tugas lainnya
1. Membantu Kepala Sekolah dalam hal tertentu.
2. Dapat diserahi tugas sebagai Wali Kelas, Operator Sekolah, dan
tugas tambahan lainnya yang relevan.

15

BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI

3.1. Identifikasi Isu

Identifikasi isu dalam rancangan aktualisasi ini diperoleh dari

penemuan masalah atau problematika yang terjadi pada instansi penulis

yakni SD Negeri 2 Pandansari. Adapun identifikasi isu dijabarkan dalam

tabel berikut.

Tabel 3.1 Identifikasi Isu

No Isu Kondisi Sekarang Kondisi Yang Diinginkan

1 Kurangnya kesadaran siswa Siswa membuang sampah Terciptanya lingkungan

dalam menjaga kebersihan tidak pada tempatnya, kelas sekolah yang bersih dan
lingkungan kelas
terlihat kotor setelah sehat.

pembelajaran.

2 Kurangnya inovasi guru Pembelajaran lebih banyak Pembelajaran contextual,

dalam melaksanaan berpusat pada guru, metode efektif, inovatif dan
kegiatan pembelajaran pembelajaran masih menyenangkan.
(hanya metode ceramah) menggunakan metode Pembelajaran lebih banyak

ceramah dan penugasan berpusat pada siswa dan

pada siswa. guru hanya sebagai

fasilitator.

3 Kurangnya disiplin siswa Banyak siswa yang tidak Siswa mampu

mengerjakan tugas, seragam mengerjakan dan

sekolah tanpa atribut. mengumpulkan tugas,

memakai seragam

beratribut lengkap.

4 Sulitnya siswa menguasai Banyak siswa yang belum Meningkatnya

operasi hitung perkalian menguasai perkalian kemampuan siswa

terutama 1-10. Siswa berhitung perkalian

16

bingung menjawab dengan media yang

pertanyaan yang menyenangkan.

berhubungan dengan operasi

hitung perkalian

5 Kurang maksimalnya Siswa belum terlibat di Siswa dapat berkontribusi
kegiatan UKS
dalam UKS, siswa belum di dalam UKS. Siswa

memanfaatkan fasilitas memanfaatkan fasilitas

UKS. UKS.

Identifikasi isu dalam rancangan aktualisasi ini diperoleh dari
penemuan masalah atau problematika yang terjadi pada instansi penulis
yakni SD Negeri 2 Pandansari.

Dari beberapa isu yang ada, langkah selanjutnya adalah menyeleksi
isu tersebut menggunakan metode AKPL (Aktual, Kekhalayakan,
Problematik dan Kelayakan) dengan skala penskoran 1 – 5. Adapun
penjelasan dari masing-masing kriteria adalah sebagai berikut.

1. Aktual
Aktual artinya benar – benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan
dalam masyarakat.

2. Kekhalayakan
Kekhalayakan artinya isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

3. Problematik
Problematik artinya isu yang memiliki dimensi masalah yang
kompleks, sehingga perlu dicarikan segera solusinya.

4. Kelayakan
Kelayakan artinya isu yang masuk akal dan realistis serta relevan
untuk dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya.2

Metode ini digunakan untuk mengetahui bahwa isu tersebut benar
terjadi dan telah menimbulkan kegelisahan sehingga perlu segera dicari

2 Lembaga Administrasi Negara, Habituasi Modul Pelatihan Dasar Calon PNS, (Jakarta: LAN, 2017,
h.34

17

penyebab dan pemecahannya. Jika diperbaiki, dapat memberikan nilai
kekhalayakan yang baik untuk semua orang serta isu tersebut logis dan
dapat dibahas sesuai dengan tugas, hak, wewenang dan tanggung jawab.
Nilai AKPL ini didapat dari hasil pengamatan dan pengalaman selama
mengajar.

Tabel 3.2 Seleksi Isu menggunakan metode AKPL
No. Permasalahan A K P L Jumlah Peringkat

1. Kurangnya kesadaran siswa dalam

menjaga kebersihan lingkungan 5 54 4 18 2

kelas 15 4
17 3
2 Kurangnya inovasi guru dalam 19 1
15 5
melaksanaan kegiatan 5 43 3
pembelajaran (hanya metode

ceramah)

3 Kurangnya disiplin siswa 5 44 4

4 Sulitnya siswa menguasai operasi 5 5 5 4
hitung perkalian

5 Kurang maksimalnya kegiatan 5 34 3
UKS

Adapun kriteria penetapan indikator AKPL, yaitu:

Aktual
1: pernah benar-benar terjadi
2: benar-benar sering terjadi
3: benar-benar terjadi dan bukan menjadi pembicaraan
4: benar-benar terjadi terkadang menjadi bahan pembicaran
5: benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan
Khalayak
1: tidak menyangkut hajat hidup orang banyak
2: sedikit menyangkut hajat hidup orang banyak
3: cukup menyangkut hajat hidup orang banyak
4: menyangkut hajat hidup orang banyak
5: sangat menyangkut hajat hidup orang banyak
Problematik

18

1: masalah sederhana
2: masalah kurang kompleks
3: masalah cukup kompleks namun tidak perlu segera dicarikan
solusi
4: masalah kompleks
5: masalah sangat kompleks sehingga perlu dicarikan segera
solusinya

Kelayakan
1: masuk akal.
2: realistis.
3: cukup masuk akal dan realistis.
4: masuk akal dan realistis.
5: masuk akal, realistis, dan relevan untuk dimunculkan inisiatif
pemecahan masalahnya.
Dari lima isu di atas, dikerucutkan menjadi tiga isu. Dengan
menggunakan model Urgency (U), Seriousness (S) dan Growth (G).
Adapun penjelasan dari masing-masing kriteria adalah sebagai berikut:
1. Urgency
Urgency artinya seberapa mendesak suatu isu harus dibahas,
dianalisis dan ditindaklanjuti.
2. Seriousness
Seriousness artinya seberapa serius suatu isu harus dibahas,
dikaitkan dengan akibat yang akan ditimbulkan.
3. Growth
Growth artinya seberapa besar kemungkinan memburuknya isu
tersebut jika tidak segera ditangani.3

3 Lembaga Administrasi Negara, Habituasi Modul Pelatihan Dasar Calon PNS, (Jakarta: LAN, 2017,
h.35

19

Tabel 3.3 Seleksi Isu Menggunakan Metode USG
No. Isu U S G Jumlah Peringkat

1. Kurangnya kesadaran siswa dalam 543 12 3
menjaga kebersihan lingkungan kelas

2. Kurangnya disiplin siswa 5 4 4 13 2

3. Sulitnya siswa menguasai operasi 5 5 4 14 1
hitung perkalian

Adapun kriteria penetapan indikator USG, yaitu:
Urgency :
1 : Tidak penting
2 : Kurang penting
3 : Cukup penting
4. : Penting
5. : Sangat penting

Seriousness:
1 : Akibat yang ditimbulkan tidak serius
2 : Akibat yang ditimbulkan kurang serius
3 : Akibat yang ditimbulkan cukup serius
4. : Akibat yang ditimbulkan serius
5. : Akibat yang ditimbulkan sangat serius

Growth:
1 : Tidak berkembang
2 : Kurang berkembang
3 : Cukup berkembang
4 : Berkembang
5 : Sangat berkembang

Berdasarkan pendekatan analisis teknik AKPL dan USG, maka
kesimpulan yang diperoleh mengarah pada isu: “Sulitnya siswa menguasai
Operasi Hitung Perkalian”

20

3.2. Penetapan dan Gagasan Isu
Berdasarkan isu yang di uji dengan menggunakan metode AKPL dan

USG, maka dapat diperoleh isu prioritas yang harus ditangani terlebih
dahulu, yaitu Sulitnya siswa menguasai operasi hitung perkalian. Pemilihan
isu tersebut dilakukan dengan analisis dampak jika hal tersebut tidak
ditangani maka akan berdampak pada hal-hal berikut:

a. Pencapaian kompetensi dasar yang tidak maksimal pada materi
operasi hitung perkalian kelas IV

b. Proses pembelajaran dikelas menjadi tidak optimal
c. Menurunnya minat siswa untuk mengerjakan soal

21

Gagasan
Tabel 3.4 Gag

No. Isu Penyebab Masalah Aka

1. Sulitnya siswa 1. Metode  Pem
menguasai operasi pembelajaran
hitung perkalian yang digunakan mas
masih
konvensional, guru
seperti metode
ceramah pada
 Sisw
2. Kurangnya
penggunaaan men
media
pembelajaran

3. Siswa dibebani
hafal berhitung
perkalian.

4. Materi pelajaran
termasuk materi
yang sulit

n Penetapan Isu Alternatif Solusi Rekomendasi
gasan Penetapan Isu Solusi

ar Penyebab

mbelajaran yang 1. Merancang RPP dengan Membuat media
sih berpusat pada
u bukan berpusat metode atau model pembelajaran Stik Es Krim
a siswa.
wa terbebani pembelajaran yang dalam pembelajaran sehingga
nghafal perkalian. diselaraskan dengan
penggunaan metode dapat meningkatkan hasil

belajar yang sesuai, belajar siswa materi operasi

2. Menggunakan media hitung perkalian

pembelajaran Stick Es

Krim

22

Merujuk pada permasalahan di atas, maka penulis mengusulkan
sebuah gagasan untuk menyelesaikan masalah tersebut yang berjudul
“Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian Menggunakan Media
Stick Es Krim Pada Siswa Kelas IV SDN 2 Pandansari Kecamatan
Poncokusumo Kabupaten Malang”.

Untuk mewujudkan gagasan di atas, maka dibutuhkan beberapa
rangkaian kegiatan dalam pelaksanaan aktualisasi nilai – nilai dasar di
tempat kerja. Rangkaian kegiatan aktualisasi adalah sebagai berikut:

1. Melakukan konsultasi dengan mentor terkait rancangan aktualisasi.
2. Melakukan konsultasi dengan Coach terkait rancangan aktualisasi.
3. Melakukan konsultasi dengan teman sejawat terkait rancangan

aktualisasi.
4. Membuat Rancangan Perangkat Pembelajaran (RPP).
5. Membuat Media Pembelajaran dan menyusun lembar kerja siswa
6. Melaksanakan pretest.
7. Pelaksanaan proses pembelajaran menggunakan media Stik Es Krim
8. Pelaksanaan posttest.
9. Pelaksanaan evaluasi kegiatan pembelajaran
10. Penyusunan laporan aktualisasi

23

3.3. Diagram Pemecahan Isu
Berikut ini disajikan diagram alur kegiatan yang dilakukan untuk

memecahkan isu yang terjadi di SD Negeri 2 Pandansari Kecamatan
Poncokusumo Kabupaten Malang.

Diagram 3.1 Diagram Alur Kegiatan Aktualisas
Melakukan konsultasi dengan mentor terkait rancangan

aktualisasi.
Melakukan konsultasi dengan Coach terkait rancangan

aktualisasi.
Melakukan konsultasi dengan teman sejawat terkait

rancangan aktualisasi.

Membuat Rancangan Perangkat Pembelajaran (RPP).

Membuat Media Pembelajaran dan menyusun lembar
kerja siswa

Melaksanakan pretest.

Pelaksanaan proses pembelajaran menggunakan media
Stik Es Krim

Pelaksanaan posttest.

Pelaksanaan evaluasi kegiatan pembelajaran

Penyusunan laporan aktualisasi

24

3.4. Matrik Rancangan Aktualisasi

Unit Kerja : SDN 2 Pandansari Kecamatan

Poncokusumo Kabupaten Malang

Identifikasi Isu :

1. Kurangnya kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan

kelas

2. Kurangnya inovasi guru dalam melaksanaan kegiatan pembelajaran

(hanya metode ceramah)

3. Kurangnya disiplin siswa

4. Sulitnya siswa menguasai operasi hitung perkalian

5. Kurang maksimalnya kegiatan UKS

Isu yang Diangkat : Sulitnya Siswa menguasai operasi hitung

perkalian

Gagasan Pemecahan Isu : Peningkatan Kemampuan Berhitung

Perkalian Menggunakan Media Stick Es

Krim Pada Siswa Kelas IV SDN 2

Pandansari Kecamatan Poncokusumo

Kabupaten Malang

25

Tabel 3.5 Matriks

No. Kegiatan Tahapan Output/Hasil

12 3 4

1 Pelaksanaan 1. Menghubungi mentor Tersampaikannya

koordinasi atau kepala sekolah saran, arahan,

dengan mentor untuk melakukan masukan dan

atau kepala koordinasi persetujuan dari

sekolah terkait 2. Menyampaikan mentor untuk

isu dan gagasan rancangan pembelajaran peserta terkait isu

yang dibuat kepada mentor atau dan rancangan

kepala sekolah. aktualisasi yang

3. Meminta saran dan akan disusun.

masukan, serta

persetujuan dari mentor

atau kepala sekolah

mengenai kegiatan

aktualisasi yang akan

dilaksanakan

2 Pelaksanaan 1. Menghubungi Coach Tersampaikannya

konsultasi untuk melakukan saran, arahan

dengan Coach Koordinasi masukan dan

terkait 2. Memaparkan rancangan persetujuan dari

aktualisasi yang aktualisasi yang sudah coach untuk

dibuat direncanakan peserta terkait isu

3. Meminta saran, masukan dan rancangan

dan dari coach atau aktualisasi yang

pembimbing akan dibuat.

Rancangan Aktualisasi

Keterkaitan Kontribusi Penguatan Bukti
Substansi Mata Terhadap Visi Nilai Pendukung
Misi Organisasi
Pelatihan Organisasi 8
5 6 7  Foto
*Kegiatan ini
Akuntabiltas berkontribusi pada Profesional Dokumentasi
(tanggung jawab, visi Unggul Dalam (kompeten,  Lembar
kejelasan target) Pembelajaran, integritas)
Komitmen Mutu Bersaing Dalam Integritas konsultasi
(efektif & efisien) Prestasi Belajar (Jujur)
Etika Publik Berdasakan Akhlak (bekerja sama)
(hormat, komunikatif, Mulia
jelas, sopan santun)
Whole of Government
(Koordinasi)
(Saling menghargai)

Akuntabiltas *Kegiatan ini Profesional  Foto
(tanggung jawab, berkontribusi pada
kejelasan target) visi Unggul Dalam (kompeten, Dokumentasi
Komitmen Mutu Pembelajaran,
(efektif & efisien) Bersaing Dalam integritas)  Lembar
Etika Publik Prestasi Belajar
(hormat, komunikatif, Berdasakan Akhlak Integritas Konsultasi
jelas,sopan santun) Mulia
Whole of Government (Jujur)
(Koordinasi)
(bekerja sama)

26

4. Memperbaiki kesalahan

pada penulisan

3 Pelaksanaan 1. Memaparkan rencana Tersampaikannya

konsultasi pelaksanaan saran, arahan

dengan teman pembelajaran masukan dan

sejawat terkait 2. Meminta saran, dari persetujuan dari

rancangan rekan kerja teman sejawat

aktualisasi 3. Meminta masukan dari untuk peserta

rekan kerja terkait isu dan

rancangan

aktualisasi yang

akan dibuat.

4 Menyusun Menyusun Rencana Tersusunnya RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang akan

Pelaksanaan (RPP) digunakan untuk

Pembelajaran 1. Merumuskan tujuan pelaksanaan

(RPP) pembelajaran aktualisasi

2. Menentukan materi

pembelajaran

3. Menentukan metode dan

media pembelajaran

4. Menetapkan kegiatan

pembelajaran

5. Memilih sumber belajar

6. Menentukan penilaian

5 Membuat Membuat media Terselesaikannya
Media pembelajaran: media
pembelajaran pembelajaran stik

(Saling menghargai)

Akuntabiltas *Kegiatan ini Profesional  Foto
(tanggung jawab, berkontribusi pada
kejelasan target) visi Unggul Dalam (kompeten, Dokumentasi
Komitmen Mutu Pembelajaran,
(efektif & efisien) Bersaing Dalam integritas)  Lembar
Etika Publik Prestasi Belajar
(hormat, komunikatif, Berdasakan Akhlak Integritas Konsultasi
jelas,sopan santun) Mulia
Whole of Government (Jujur)
(Koordinasi) *Kegiatan ini
(Saling menghargai) berkontribusi pada (bekerja sama)
Akuntabilitas visi Unggul Dalam
(tanggung jawab) Pembelajaran, Inovatif  Lampiran
(transparan) Bersaing Dalam (kreatif) RPP
Komitmen Mutu Prestasi Belajar Profesional
(efektif) Berdasakan Akhlak (kompeten)
Etika Publik Mulia
(jelas, komunikatif) *Kegiatan ini Inovatif  Media Stick
berkontribusi pada (kreatif) Es Krim
Komitmen Mutu misi Meningkatkan
(efektif, inovasi) sumber daya
manusia dan sarana
pendidikan.
*Kegiatan ini
berkontribusi pada
visi Unggul Dalam

27

dan 1. Membuat desain media es krim dan

penyusunan pembelajaran lembar kerja

lembar kerja 2. Menyiapkan alat dan siswa.

siswa bahan yang diperlukan

3. Membuat media sesuai

desain

4. Menguji coba media

yang telah dibuat

5. Menyempurnakan media

jika masih ada

kekurangan

6. Melakukan konsultasi

dengan mentor atau

kepala sekolah

mengenai media

pembelajaran yang

dibuat

Membuat Lembar Kerja

Siswa:

1. Memyusun kisi-kisi soal

2. Menyusun soal

3. Menyusu kunci jawaban

6 Melaksanakan 1. Membagikan lembar Terciptanya

Pre-test kerja siswa penilaian secara

2. Mengevaluasi dan objektif.

merekap hasil pre-test

3. Membuat data hasil

evaluasi pre-test

Akuntabilitas Pembelajaran, Profesional  Lembar
(konsisten, tanggung Bersaing Dalam
jawab) Prestasi Belajar (kompeten) Kerja Siswa
Etika Publik Berdasakan Akhlak
(jelas, komunikatif) Mulia Peduli
Anti Korupsi *Kegiatan ini
(Mandiri, Disiplin, berkontribusi pada (Memperhatika
Kerja Keras) misi Meningkatkan
sumber daya n media
manusia dan sarana
pendidikan. pembelajaran)
*Kegiatan ini
berkontribusi pada
misi
mengembangkan
intelektual dan
spiritual untuk
membentuk pribadi
yang unggul dan
berkualitas.

Akuntabilitas Kegiatan tersebut Profesional  Lembar Nilai
(bertanggung jawab) memberikan
Anti Korupsi: kontribusi terhadap (kompetensi) Pre-test
(jujur, adil) visi Unggul Dalam
Pembelajaran, Integritas  Daftar Hadir
Bersaing Dalam (Jujur)
Prestasi Belajar
Peduli

(memperhatik

an hasil kerja

siswa)

28

7 Pelaksanaan 1. Membuka pelajaran - Terlaksanakann

pembelajaran dengan berdoa terlebih ya kegiatan

menggunakan dahulu. aktualisasi

Media Stick Ice 2. Memberi motivasi pembelajaran

Cream belajar menggunakan

3. Menstimulasi siswa media stik es

untuk mengingat krim dengan

kembali tentang Operasi baik.

Hitung Perkalian

4. Melaksanakan

pembelajaran

menggunakan Stick Ice

Cream

5. Mengajak dan melatih

siswa berhitung

perkalian menggunakan

stik es krim

8 Melaksanakan 1. Membagikan lembar Terciptanya
penilaian secara
Post-test kerja siswa objektif.

2. Mengevaluasi dan

merekap hasil post-test

3. Membuat data hasil

evaluasi post-test

Akuntabilitas Berdasakan Akhlak Inovatif  Foto
(tanggungjawab) Mulia.
Etika Publik *Kegiatan ini (Melaksanakan Dokumentasi
(Komunikatif, berkontribusi pada
kerjasama) misi ide baru)  Daftar Hadir
Komitmen Mutu mengembangkan
(Inovasi) intelektual dan Peduli Siswa
Anti Korupsi spiritual untuk
(kerja keras) membentuk pribadi (Melakukan
Pelayanan Publik yang unggul dan
(kejelasan, berkualitas. kerja sama
kelengkapan sarana *Kegiatan ini
prasarana, akurasi) berkontribusi pada dengan pihak
misi Melaksanakan
pembelajaran yang lain)
aktif, inovatif dan
menyenangkan Profesional
(PAIKEM).
(kompeten)

Akuntabilitas: Kegiatan tersebut Profesional  Lembar Nilai
Bertanggung jawab memberikan
Anti Korupsi : kontribusi terhadap (kompetensi) Siswa
Melaksanakan post- visi Unggul Dalam
test dengan jujur dan Pembelajaran, Integritas  Daftar Hadir
adil Bersaing Dalam (Jujur)
Komitmen Mutu: Prestasi Belajar Peduli
Menjaga kualitas Berdasakan Akhlak (memperhatika
prestasi akademik Mulia. n hasil kerja
siswa siswa)

29

9 Melakukan Menentukan tingkat Tersusunnya hasil

Evaluasi keberhasilan penggunaan penilaian evaluasi

Kegiatan media pembelajaran secara objektif.

Pembelajaran berdasarkan hasil evaluasi

10 Menyusun 1. Persiapan data laporan Terselesaikannya
laporan 2. Membuat kerangka evaluasi kegiatan
aktualisasi dan saran mentor
laporan juga coach untuk
3. Konsultasi dengan segera menyusun
laporan.
mentor dan pembimbing
4. Menyusun laporan

secara sistematis

Akuntabilitas Kegiatan ini Profesional  Lembar Nilai
(bertanggung jawab) berkontribusi pada
(Transparan) misi (kompetensi) Siswa
Anti Korupsi (kerja Mengembangkan
keras) (tepat waktu) intelektual dan Integritas  Lembar
Etika Publik spiritual untuk (Jujur) Grafik
(cepat, tepat, akurat) membentuk pribadi
Komitmen Mutu yang unggul dan Peduli
(efektif) berkualitas.
(memperhatika

n hasil kerja

siswa)

Akuntabilitas *Kegiatan ini Profesional  Lembar
(bertanggung jawab, berkontribusi pada (kompeten) diskusi
transparan) misi Integritas
Etika Publik Mengembangkan (Bertanggung  Foto
(cepat, tepat, akurat) intelektual dan jawab) dokumentasi
Komitmen Mutu spiritual untuk Peduli
(efektif) membentuk pribadi (transparan)  Laporan
yang unggul dan Aktualisasi
berkualitas.

30

3.5. Jadwal Rencana Kegiatan Aktualisasi

Rancangan aktualisasi ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Pandansari mulai

tanggal 14 Juni 2021 sampai dengan 12 Agustus 2021. Berikut adalah jadwal

kegiatan aktualisasi:

Tabel 3.6 Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

MINGGU HABITUASI KE

No Kegiatan Juni Juli Agustus

345123 4 5123

Melakukan konsultasi dengan
1.

mentor terkait rancangan aktualisasi.

Melakukan konsultasi dengan Coach
2.

terkait rancangan aktualisasi.

Melakukan konsultasi dengan teman
3.

sejawat terkait rancangan aktualisasi.

Membuat Rancangan Perangkat
4.

Pembelajaran (RPP).

Membuat Media Pembelajaran dan
5.

menyusun lembar kerja siswa

6. Melaksanakan pre-test.

Pelaksanaan proses pembelajaran
7.

menggunakan media Stik Es Krim

8. Pelaksanaan post-test.

Pelaksanaan evaluasi kegiatan
9

pembelajaran

10 Penyusunan laporan aktualisasi

31

BAB IV
PELAKSANAAN AKTUALISASI

4.1 Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

Bagian ini menjelaskan gambaran pelaksanaan kegiatan aktualisasi

yang telah penulis lakukan di SD Negeri 2 Pandansari, Kecamatan

Poncokusumo Kabupaten Malang. Hal-hal yang berkaitan dengan

pelaksanaan aktualisasi secara kronologis dan berurutan terbagi menjadi dua

bagian yaitu deskripsi pelaksanaan kegiatan aktualisasi dan hasil capaian

kegiatanaktualisasi.

4.1.1 Laporan Aktualisasi Kegiatan 1

Nama Kegiatan Melakukan konsultasi dan

Koordinasi dengan Mentor

Tanggal 21 Juni s/d 5 Agustus 2021

Lampiran Surat Pernyataan PersetujuanMentor,

Catatan konsultasi dan Foto

Dokumentasi

Tahapan Kegiatan

1. Menyiapkan bahan paparan yang akan dikonsultasikan.

2. Memaparkan isu dan gagasan yang akan dibuat dalam laporan.

3. Mencatat hasil diskusi dan bimbingan dari mentor.

4. Menyempurnakan isu dan gagasan yang telah dikonsultasikan.

5. Meminta persetujuan mentor dengan penandatanganan Surat

Persetujuan Laporan Aktualisasi, draft konsultasi dan catatan

konsultasi.

32

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan
1. Terlaksananya kegiatan penyampaikan tentang laporan aktualisasi

yang dibuat dengan sopan dan menggunakan bahasa yang santun
(sopan santun). Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan oleh
seorang guru (peserta aktualisasi) sebelum melaksanakan tahapan
kegiatan aktualisasi, sehingga mendapatkan izin/persetujuan dari
mentor. Terlaksananya kegiatan konsultasi dengan mentor dan
coach ini telah dilakukan secara musyawarah dan menghargai
pendapat serta menumbuhkan nilai-nilai kekeluargaan dalam
melakukan bimbingan.
2. Pelaksanaan kegiatan ini ditujukan agar ada komunikatif yang baik
ketika melaksanakan kegiatan, mendapatkan persetujuan, arahan dan
masukan dari mentor dan coach. Persetujuan arahan dan masukan ini
diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan terhadap rencana
pelaksanaan kegiatan Aktualisasi sehingga berjalan sesuai dengan
rencana dan sukses.
3. Terlaksananya kegiatan konsultasi menghasilkan masukan dan saran
perbaikan terkait kegiatan rencana aktualisasi agar dapat saling
berkoordinasi dalam proses Aktualisasi.
Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS
(tanggung jawab, kejelasan target)
 KOMITMEN MUTU
(efektif dan efisien)
 ETIKA PUBLIK
(hormat, komunikatif)
 WHOLE OF GOVERNMENT
(berkoordinasi)

33

Kontribusi terhadap Misi Organisasi
Dengan adanya konsultasi rencana kegiatan dengan mentor menjadikan
kegiatan aktualisasi ini lebih terarah, dapat dipertanggungjawabkan dengan
baik, dan dapat memberi manfaat terhadap lembaga. Hal ini memberikan
kontribusi terhadap terlaksananya visi SD Negeri 2 Pandansariyaitu Unggul
Dalam Pembelajaran,Bersain Dalam Pestasi Berdasarkan Akhlak Mulia.

Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Dengan adanya konsultasi rencana kegiatan dengan mentor menjadikan
kegiatan aktualisasi ini dapat lebih terarah dan dipertanggungjawabkan
dengan baik dan dapat memberi manfaat terhadap lembaga. Hal ini
memberikan penguatan Nilai Organisasi yaitu : Profesional dan Integritas.

Analisis Dampak
Kegiatan pertama ini adalah kegiatan yang melibatkan komunikasi dengan
pihak-pihak yang berhubungan. Komunikasi ini dilakukan dalam bentuk
konsultasi dan diskusi dengan menerapkan beberapa nilai-nilai ANEKA.
Dampak buruk jika nilai-nilai tersebut tidak diterapkan adalah sebagai
berikut:
Akuntabilitas
Jika tidak mampu menyampaikan kejelasan target aktualisasi, makalaporan
yang dibuat tidak bisa digunakan sebagai acuan dan hasilnya punakan jauh
dari target yang diharapkan dan juga tidak bisa dipertanggungjawabkan
sebagai laporan aktualisasi.
Komitmen mutu
Jika tidak dapat membuat perencanaan dan penjadwalan kegiatan disertai
ide baru yang dirasa efektif untuk mencapai hasil kegiatan yang sesuai
target, maka aktualisasi tidak didukung dan tidak akan terlaksana.
Etika Publik
Dalam hal ini konsultasi dengan atasan harus menghormati saran dari
atasan serta bersikap sopan dan santun. Jika hal ini tidak dilakukan maka
kemungkinan besar konsultasi dan diskusi menjadi tidak dihargai baik oleh
atasan, kegiatan aktualisasi tidak dapat disosialisasikan dengan baik dan
tidak didukung.

34


Click to View FlipBook Version