The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by syahrul2pandansari, 2021-08-19 23:04:43

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN MENGGUNAKAN MEDIA STICK ES KRIM PADA SISWA KELAS IV SDN 2 PANDANSARI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG

LAPORAN AKTUALISASI OK

Whole of Goverment
Dalam hal ini konsultasi dengan atasan adalah wujud koordinasi dan
kerjasama juga saling menghargai hasil musyawarah yang telah disepakati
untuk menentukn hasil yang baik sehingga dapat digunakan sebagai
pedoman dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan aktualisasi.

35

4.1.2 Laporan Aktualisasi Kegiatan 2

Nama Kegiatan Melakukan konsultasi dan
Koordinasi dengan Coach.

Tanggal 21 Juni s/d 5 Agustus 2021

Lampiran Draft konsultasi dengan Coach,

Catatan konsultasi dan Foto

Dokumentasi.

Tahapan Kegiatan
1. Menyiapkan bahan paparan yang akan dikonsultasikan.

2. Memaparkan isu dan gagasan yang akan dibuat dalam laporan.

3. Mencatat hasil diskusi dan bimbingan dari Coach.

4. Menyempurnakan isu dan gagasan yang telah dikonsultasikan.

5. Meminta persetujuan Coach dengan bukti hasil catatan konsultasi

Laporan Aktualisasi yang diketahui dan di tandatangani mentor selaku

kepala sekolah.

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan

1. Terlaksananya kegiatan penyampaikan tentang laporan aktualisasi yang
dibuat dengan sopan dan menggunakan bahasa yang santun (sopan
santun). Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan oleh seorang
guru (peserta aktualisasi) sebelum melaksanakan tahapan kegiatan
aktualisasi. Sehingga mendapatkan izin/persetujuan dari Coach.
Terlaksananya kegiatan konsultasi dengan Coach ini telah dilakukan
secara musyawarah danmenghargai pendapat serta menumbuhkan nilai-
nilai kekeluargaan dalam melakukan bimbingan.

2. Pelaksanaan kegiatan ini ditujukan agar ada komunikatif yang baik
ketika melaksanakan kegiatan, mendapatkan persetujuan, arahan dan
masukan dari mentor dan coach. Persetujuan arahan dan masukan ini
diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan terhadap rencana
pelaksanaan kegiatan Aktualisasi sehingga berjalan sesuai dengan
rencana dan sukses.

3. Terlaksananya kegiatan konsultasi menghasilkan masukan dan saran
perbaikan terkait kegiatan rencana aktualisasi agar dapat saling

36

berkoordinasi dalam proses Aktualisasi.
Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(tanggung jawab, kejelasan target)
 KOMITMEN MUTU

(efektif dan efisien)
 ETIKA PUBLIK

(hormat, komunikatif)
 WHOLE OF GOVERNMENT

(berkoordinasi)
Kontribusi terhadap Misi Organisasi
Dengan adanya konsultasi rencana kegiatan dengan mentor menjadikan
kegiatan aktualisasi ini lebih terarah, dapat dipertanggungjawabkan
dengan baik, dan dapat memberi manfaat terhadap lembaga. Hal ini
memberikan kontribusi terhadap terlaksananya visi SD Negeri 2
Pandansari yaitu Unggul Dalam Pembelajaran,Bersain Dalam Pestasi
Berdasarkan Akhlak Mulia.
Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Dengan adanya konsultasi rencana kegiatan dengan mentor menjadikan
kegiatan aktualisasi ini dapat lebih terarah dan dipertanggungjawabkan
dengan baik dan dapat memberi manfaat terhadap lembaga. Hal ini
memberikan penguatan Nilai Organisasi yaitu : Profesional dan Integritas.
Analisis Dampak
Kegiatan pertama ini adalah kegiatan yang melibatkan komunikasi dengan
pihak-pihak yang berhubungan. Komunikasi ini dilakukan dalam bentuk
konsultasi dan diskusi dengan menerapkan beberapa nilai-nilai ANEKA.
Dampak buruk jika nilai-nilai tersebut tidak diterapkan adalah sebagai
berikut:
Akuntabilitas (Bertanggung jawab, kejelasan target)
Jika tidak mampu menyampaikan kejelasan target aktualisasi, makalaporan
yang dibuat tidak bisa digunakan sebagai acuan dan hasilnya punakan jauh
dari target yang diharapkan dan juga tidak bisa dipertanggungjawabkan

37

sebagai laporan aktualisasi.
Komitmen mutu
Jika tidak dapat membuat perencanaan dan penjadwalan kegiatan disertai
ide baru yang dirasa efektif untuk mencapai hasil kegiatan yang sesuai
target, maka aktualisasi tidak didukung dan tidak akan terlaksana.
Etika Publik
Dalam hal ini konsultasi dengan atasan harus menghormati saran dari
atasan serta bersikap sopan dan santun. Jika hal ini tidak dilakukan maka
kemungkinan besar konsultasi dan diskusi menjadi tidak dihargai baik oleh
atasan, kegiatan aktualisasi tidak dapat disosialisasikan dengan baik dan
tidak didukung.
Whole of Goverment
Dalam hal ini konsultasi dengan atasan adalah wujud koordinasi dan
kerjasama juga saling menghargai hasil musyawarah yang telah disepakati
untuk menentukn hasil yang baik sehingga dapat digunakan sebagai
pedoman dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan aktualisasi.

38

4.1.3 Laporan Aktualisasi Kegiatan 3

Nama Kegiatan Melakukan konsultasi dan koordinasi

dengan Teman Sejawat (guru senior).

Tanggal 12 Juli 2021

Lampiran Draft Konsultasi dengan Teman Sejawat,

Catatan Konsultasi dan Foto Dokumentasi.

Tahapan Kegiatan

1. Mempersiapkan bahan yang akan didiskusikan.

2. Menyampaikan isu dan gagasan yang diangkat.

3. Meminta kritik dan saran kepada teman sejawat / guru senior serta

menyempurnakan hasilnya.

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan

1. Terlaksananya kegiatan penyampaikan tentang laporan aktualisasi yang
dibuat dengan sopan dan menggunakan bahasa yang santun (sopan
santun). Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan oleh seorang
guru (peserta aktualisasi) sebelum melaksanakan tahapan kegiatan
aktualisasi. Sehingga mendapatkan dukungan dan ide-ide dari teman
sejawat. Terlaksananya kegiatan konsultasi dengan teman sejawat
ini telah dilakukan secara musyawarah danmenghargai pendapat serta
menumbuhkan nilai-nilai kekeluargaan dalam melakukan bimbingan.

2. Pelaksanaan kegiatan ini ditujukan agar ada komunikasi yang baik
ketika melaksanakan kegiatan mendapatkan kritik dan masukan dari
teman sejawat/ guru senior. Persetujuan arahan dan masukan ini
diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan terhadap rencana
pelaksanaan kegiatan Aktualisasi berjalan dengan sesuai dan sukses.

3. Terlaksananya kegiatan konsultasi menghasilkan masukan dan saran
perbaikan terkait kegiatan laporan aktualisasi agar dapat saling
berkoordinasi dalam proses Aktualisasi.

39

Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(tanggung jawab, kejelasan target)
 KOMITMEN MUTU

(efektif dan efisien)
 ETIKA PUBLIK

(hormat, komunikatif)
 WHOLE OF GOVERNMENT

(berkoordinasi)
Kontribusi terhadap Misi Organisasi
Dengan adanya konsultasi rencana kegiatan dengan teman sejawat
menjadikan kegiatan aktualisasi ini dapat lebih terarah dan
dipertanggungjawabkan dengan baik dan dapat memberi manfaat terhadap
lembaga. Hal ini memberikan kontribusi terhadap terlaksananya visi SD
Negeri 2 Pandansari yaitu Unggul Dalam Pembelajaran, Bersaing Dalam
Prestasi Belajar Berdasarkan Akhlak Mulia.
Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi

Dengan adanya konsultasi rencana kegiatan dengan teman sejawat

menjadikan kegiatan aktualisasi ini dapat lebih terarah dan

dipertanggungjawabkan dengan baik dan dapat memberi manfaat terhadap

lembaga. Hal ini memberikan penguatan Nilai Organisasi yaitu :

Profesional dan Integritas.

Analisis Dampak

Berdasarkan nilai-nilai yang dirumuskan, ada dampak yang akan terjadi

jika nilai-nilai di samping tidak diterapkan dengan baik. Beberapa dampak

tersebut adalah sebagai berikut

Akuntabilitas

Jika tidak mampu menyampaikan kejelasan target aktualisasi, makalaporan

yang dibuat tidak bisa digunakan sebagai acuan dan hasilnya punakan jauh

dari target yang diharapkan.

Komitmen mutu

40

Jika tidak dapat membuat perencanaan dan penjadwalan kegiatan disertai
ide baru yang dirasa efektif untuk mencapai hasil kegiatan yang sesuai
target, maka aktualisasi tidak didukung dan tidak akan terlaksana.
Etika Publik
Dalam hal ini konsultasi dengan atasan harus menghormati saran dari
atasan serta bersikap sopan dan santun. Jika hal ini tidak dilakukan maka
kemungkinan besar konsultasi dan diskusi menjadi tidak dihargai baik oleh
atasan, kegiatan aktualisasi tidak dapat disosialisasikan dengan baik dan
tidak didukung.
Whole of Goverment
Dalam hal ini konsultasi dengan atasan adalah wujud koordinasi dan
kerjasama juga saling menghargai hasil musyawarah yang telah disepakati
untuk menentukn hasil yang baik sehingga dapat digunakan sebagai
pedoman dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan aktualisasi.

41

4.1.4 Laporan Aktualisasi Kegiatan 4

Nama Kegiatan Menyusun Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP).

Tanggal 17 Juli 2021

Lampiran Draft konsultasi ke mentor dan

Lembar RPP.

Tahapan Kegiatan

1. Mencantumkan identitas

2. Merumuskan tujuan pembelajaran

3. Menentukan materi pembelajaran

4. Menentukan metode dan media pembelajaran

5. Menetapkan kegiatan pembelajaran

6. Memilih sumber belajar

7. Menentukan instrumen penilaian

8. Evaluasi pembelajaran

9. Meminta masukan dari kepala sekolah.

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan
1. Tersusunnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hal ini

dilakukan sebagai sikap konsisten dan tanggung jawab terhadap laporan
rencana Aktualisasi.

2. Tersusunnya perencanaan ini bertujuan agar dapat menjadi pedoman
dalam melaksanakan kegiatan, karena RPP merupakan bagian
terpenting sebelum melaksanakan pembelajaran, ketika melaksanakan
pembelajaran dan sesudah melaksanakan pembelajaran, sehingga harus
disusun sebaik mungkin agar tercapai pembelajaran yang kita
harapkankan.

42

Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(konsisten, tanggung jawab, transparan)
 ETIKA PUBLIK

(jelas, komunikatif)
 KOMITMEN MUTU

(efektif)
Kontribusi terhadap Misi Organisasi
Dengan adanya konsultasi tiap tahapan kegiatan dengan mentor, coach,
serta teman sejawat menjadikan kegiatan aktualisasi ini dapat lebihterarah
dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan dapat memberi manfaat
terhadap lembaga. Hal ini memberikan kontribusi terhadap terlaksananya
visi SD Negeri 2 Pandansari yaitu Unggul Dalam Pembelajaran , Bersaing
Dalam Prestasi Belajar Berdasarkan Akhlak Mulia. Selain itu juga
berkontribusi pada misi SD Negeri 2 Pandansari yaitu Menigkatkan
Sumber Daya Manusia dan Sarana Pendidikan.
Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Nilai-nilai organisasi yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini
adalah nilai inovatif dan profesional. Nilai inovatif diterapkan dengan
terwujudnya ide – ide baru dalam memberikan warna perubahankearah lebih
baik terkait pengembangan program yang telah ada pada SD Negeri 2
Pandansari. Nilai professional diterapkan dengan terwujudnya
kemampuan/kompetensi dalam bekerja sama dengan mentor untuk
berdiskusi mengenai laporan kegiatan yang akan dilakukan.

43

Analisis DampakAkuntabilitas
Jika tidak mampu menyampaikan kejelasan target aktualisasi, makalaporan
yang dibuat tidak bisa digunakan sebagai acuan dan hasilnya punakan jauh
dari target yang diharapkan.
Komitmen Mutu
Jika tidak dapat membuat rencana pelaksanaan pemebelajaran (RPP)
disertai ide baru yang dirasa efektif untuk mencapai hasil kegiatan yang
sesuai target, maka aktualisasi tidak didukung dan tidak akan terlaksana
dengan baik.
Etika publik
Dalam hal ini pelaporan media pembelajaran harus mempertimbangkan
saran dari atasan serta bersikap sopan dan santun. Jika hal ini tidak
dilakukan maka kemungkinan besar penyusunan rencana pelaksanaan
pembelajaran banyak kekurangan.

44

4.1.5 Laporan Aktualisasi Kegiatan 5

Nama Kegiatan Membuat Media pembelajaran Stik

Es Krim dan Penyusunan Lembar

Kerja Siswa (LKS).

Tanggal 21 Juli 2021

Lampiran Draft Konsultasi Kepada Mentor,

Lembar Pembuatan Media

Pembelajaran Stik Es Krim dan

Lembar Kerja Siswa (LKS).

Tahapan Kegiatan

Membuat media pembelajaran:

1. Membuat desain media pembelajaran

2. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan

3. Membuat media sesuai desain

4. Menguji coba media yang telah dibuat

5. Menyempurnakan media jika masih ada kekurangan

6. Melakukan konsultasi dengan mentor mengenai media pembelajaran.

Menyusun lembar kerja siswa:

1. Menyusun kisi-kisi soal

2. Menyusun soal

3. Menyusun kunci jawaban

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan
1. Terselesaikannya pembuatan media pembelajaran stik es krim dan

penyusunan lembar kerja siswa. Hal ini dilakukan sebagai sikap
konsisten dan tanggung jawab terhadap laporan rencana Aktualisasi.
2. Terselesaikannya pembuatan media pembelajaran stik es krim dan
penyusunan lembar kerja siswa bertujuan agar dapat menjadi bahan
pendukung pembelajarandalam melaksanakan kegiatan, karena dalam
pelaporan media dan penyusunan lembar kerja siswa diperlukan
beberapa penyesuaian dengan materi dengan kreatifitas bentuk media
dan lembar kerja siswa, sehingga tingkat keefektifan serta keefisienan
media maupun LKS dapat terealisasi.

45

Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(konsisten, tanggung jawab)
 ETIKA PUBLIK

(jelas, komunikatif)
 ANTI KORUPSI

(mandiri, disiplin dan kerja keras)

Kontribusi terhadap Misi Organisasi
Dengan adanya konsultasi tiap tahapan kegiatan dengan mentor, coach,
serta teman sejawat menjadikan kegiatan aktualisasi ini dapat lebihterarah
dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan dapat memberi manfaat
terhadap lembaga. Hal ini memberikan kontribusi terhadap terlaksananya
visi SD Negeri 2 Pandansari yaitu Unggul Dalam Pembelajaran, Bersaing
Dalam Prestasi Belajar Berdasarkan Akhlak Mulia. Selain berkontribusi
pada visi sekolah, juga berkontribusi pada misi SD Negeri2 pandansari
yaitu Meningkatan Sumber Daya Manusia Dan Sarana Pendidikan, dan
Mengembangkan Intelektual Dan Spiritual Untuk Membentuk Pribadi
Yang Unggul Dan Berkualitas.
Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Nilai-nilai organisasi yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini
adalah nilai Profesional, inovatif, dan Peduli. Nilai professional
diterapkan dengan terwujudnya kemampuan/kompetensi dalam bekerja
sama dengan mentor untuk berdiskusi mengenai laporan kegiatan yang
akan dilakukan, dan nilai inovatif diterapkan dengan terwujudnya ide – ide
baru dalam memberikan warna perubahan kearah lebih baik terkait
pengembangan program yang telah ada pada SD Negeri 2 Pandansari,
sedangkan nilai peduli diterapkan dengan memperhatikan media
pembelajaran mulai dari pembuatan, penggunaan dan manfaat media
pembelajaran yang akan direncanakan.

46

Analisis Dampak Akuntabilitas
Jika tidak mampu menyampaikan kejelasan target aktualisasi, makalaporan
yang dibuat tidak bisa digunakan sebagai acuan dan hasilnya punakan jauh
dari target yang diharapkan.
Etika publik
Dalam hal ini pelaporan media pembelajaran harus mempertimbangkan
saran dari atasan serta bersikap sopan dan santun. Jika hal ini tidak
dilakukan maka kemungkinan besar pelaporan media akan banyak
kekurangan.
Anti korupsi
Dalam hal ini pelaporan media pembelajaran harus sesuai dengan waktu
perencanaan dan membutuhkan kerja keras juga kemandirian dalam
melaksanakan laporan, sehingga laporan tersusun dengan baik dan
sistematis.

47

4.1.6 Laporan Aktualisasi Kegiatan 6

Nama Kegiatan Melaksanakan Pretest

Tanggal 24 Juli 2021

Lampiran Nilai Pretest siswa dan
Foto

Dokumentasi

Tahapan Kegiatan

1. Mengumumkan jadwal sebelum pelaksanaan pre-test

2. Memasukkan siswa ke dalam kelas dengan memperhatikan prokes

3. Menjelaskan kepada siswa tentang tata cara kegiatan pretest

4. Membagikan soal pre test

5. Melaksanakan pre test

6. Mengumpulkan hasil pre test

7. Mengoreksi hasil pre test

8. Menganalisis hasil pre test

9. Merekapitulasi hasil pre test
Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan dengan guru menyiapkan soal untuk Pre Test

(tes awal) terlebih dahulu, kemudian membagikan soal Pre Test. Sebelum

mengerjakan soal, guru menjelaskan tata cara mengerjakan Pre Test (tes

awal). Setelah selesai mengerjakan, kemudian guru mengoreksi hasil Pre

Test (tes awal). Pretest ini bertujuan agar penulis mengetahui kondisi serta

kemampuan awal siswa dalam materi siklus air. Kegiatan pretest iniakan

berkesinambungan dengan kegiatan post-test yang akan dilaksanakan

setelah proses pembelajaran dengan media stik es krim.

Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(konsisten, tanggung jawab)
 ANTI KORUPSI
(mandiri, disiplin dan kerja keras)

48

Kontribusi terhadap Visi Organisasi
Dengan adanya konsultasi rencana kegiatan dengan mentor menjadikan
kegiatan aktualisasi ini dapat lebih terarah dan dipertanggungjawabkan
dengan baik dan dapat memberi manfaat terhadap lembaga. Hal ini
memberikan kontribusi terhadap terlaksananya visi SD Negeri 2
Pandansari yaitu Unggul Dalam Pembelajaran, Bersaing Dalam Prestasi
Belajar Berdasarkan Akhlak Mulia.
Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Nilai-nilai organisasi yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini
adalah nilai professional, integritas dan peduli. nilai professional
diterapkan dengan terwujudnya kemampuan/kompetensi dalam bekersama
dengan mentor untuk berdiskusi mengenai kegiatan pretest, dan nilai
integritas diterapkan dengan terwujudnya hasil belajar secara objektif tanpa
rekayasa (manipulasi) nilai sehingga dapat memberikan warna perubahan
kearah lebih baik terkait pengembangan program yang telah ada pada SD
Negeri 2 Pandansari, sedangkan nilai peduli diterapkan dengan
memperhatikan materi pembelajaran dengan penyusunan soal sehingga
tercapai penilaian siswa secara real dan sistematis.
Analisis Dampak
Akuntabilitas
Jika tidak ada rasa tanggung jawab, maka evaluasi terhadap kegiatan tidak
dapat dilaksanakan. Dan data yang dikumpulkan pun kurang maksimal
serta tidak bisa mendukung laporan.
Anti korupsi
Jika tidak ada kejujuran, maka data yang dikumpulkan merupakan hasil
yang fiktif. Dan tidak bisa menjawab permasalahan yang ada di sekolah.

49

4.1.7 Laporan Aktualisasi Kegiatan 7

Nama Kegiatan Pelaksanaan proses pembelajaran

menggunakan media stik es krim.

Tanggal 26 Juli 2021

Lampiran Foto Dokumentasi

Tahapan Kegiatan

1. Menyiapkan RPP, Media Pembelajaran Stik Es Krim dan soal

evaluasi.

2. Membuka pelajaran dengan berdoa terlebih dahulu.

3. Memberi motivasi belajar

4. Menstimulasi siswa untuk mengingat kembali tentang operasi hitung

perkalian

5. Melaksanakan pembelajaran menggunakan stik es krim

6. Mengajak dan melatih siswa berhitung perkalian menggunakan stik es

krim

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan setelah pelaksanaan pretest. Pada tahap ini

pembelajaran dilaksanakan menggunakan media stik es krim. Penggunaan

media ini merupakan gagasan ide dan solusi untuk mempermudah siswa

berhitung perkalian.

Pembelajaran menggunakan media stik es krim ini dilakukan dengan guru

mendemonstrasikan media stik es krim kepada siswa, Kemudian siswa

diminta menirukan guru dan mencoba sendiri berhitung perkalian

menggunakan stik es krim. Setelah itu, siswa diberi soal pertanyaan baik

secara lisan maupun tulisan dan siswa menentukan hasil dengan

menghitung perkalian menggunakan media stik es krim.

50

Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(konsisten, tanggung jawab)
 ETIKA PUBLIK

(sopan santun, komunikatif, kerjasama)
 Komitmen Mutu

(inovasi)
 Anti Korupsi

(Mengajar sesuai jadwal)
 Pelayanan Publik
(Kejelasan, Kelengkapan sarana prasarana, akurasi)

Kontribusi terhadap Misi Organisasi
Dengan adanya proses pembelajaran yang sungguh-sungguh kegiatan
aktualisasi ini dapat lebih terarah dan dipertanggungjawabkan dengan baik
dan dapat memberi manfaat terhadap lembaga. Hal ini memberikan
kontribusi terhadap terlaksananya misi SD Negeri 2 Pandansari yaitu
mengembangkan intelektual dan spiritual untuk membentuk pribadi yang
unggul dan berkualitas, juga pada misi melaksanakan pembelajaran yang
aktif, inovatif dan menyenangkan (PAIKEM).
Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Nilai-nilai organisasi yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini
adalah nilai inovatif, peduli, dan professional. Nilai inovatif diterapkan
dengan terwujudnya ide – ide baru dalam memberikan warna perubahan
kearah lebih baik terkait pengembangan program yang telah ada di SD
Negeri 2 Pandansari, sedangkan nilai peduli diterapkan dengan
memperhatikan materi pembelajaran dengan penyusunan soal sehingga
tercapai penilaian siswa secara real dan sistematis. Dan nilai professional
diterapkan dengan terwujudnya kemampuan/kompetensi dalam bekerja
sama dengan mentor untuk berdiskusi mengenai proses pelaksanaan
pembelajaran.

51

Analisis Dampak
Akuntabilitas
Jika tidak ada tanggungjawab maka pelaksanaan pembelajaran tidak
berjalan lancar dan hasilnya kurang memuaskan. Diperlukan pula
konsistensi dalam menjalankan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)
dalam proses belajar sehingga kegiatan KBM berjalan runtut, jelas dan
mudah dipahami siswa.
Etika publik
Jika kurang adanya etika atau kesantunan antar pendidik dalam
bekerjasama menyukseskan kegiatan, maka pelaksanaan kegiatan tidak
akan efektif. Kurangnya komunikasi yang antara pendidik dan peserta
didik juga dapat mengakibatkan kegiatan tidak berjalan lancar sesuai
rencana.
Komitmen mutu
Jika pelaksanaan kegiatan tidak mengacu pada rencana maka proses dan
hasil akan jauh dari kata efektif, karena dalam rencana telah ada inovasi
baru untuk menjadikan kegiatan berjalan lebih baik dari sebelumnya,
sehingga hasilnya tidak bisa sesuai target.
Anti Korupsi
Dalam proses pembelajaran perlu untuk mempertimbangkan waktu dalam
setiap kegiatan pembelajaran, baik itu pembuka, kegiatan inti maupun
kegiatan penutup.
Pelayanan Publik
Dalam proses kegiatan pembelajaran guru melaksanakan interaksi dengan
siswa secara langsung, memberi pelayanan pendidikan dan pembelajaran
sebaik mungkin sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna.

52

4.1.8 Laporan Aktualisasi Kegiatan 8

Nama Kegiatan Pelaksanaan post-test

Tanggal 27 Juli 2021

Lampiran Nilai postest dan Foto Dokumentasi

Tahapan Kegiatan

1. Melaksanakan postest

2. Membagikan soal postest

3. Mengerjakan soal postest

4. Mengumpulkan hasil postest

5. Mengoreksi soal postest

6. Membuat data hasil post-test

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan
Kegiatan Post Test (tes akhir) adalah suatu kegiatan evaluasi yang
dilaksanakan guru untuk memperoleh informasi tentang pengetahuan siswa
dengan memberikan seperangkat pertanyaan. Postest (tes akhir) ini
dilaksanakan ketika siswa telah menerima materi pembelajaran
menggunakan media diorama siklus air dan media pendukung kartu istilah.
Tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa sesudah menggunakan
media tersebut. Guru membuat soal post test. Guru melaksanakan post test
kepada siswa kelas V sesuai dengan materi yangtelah diajarkan. Setelah
siswa mengerjakan soal post test, guru
mengoreksi hasil post test siswa.
Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(tanggung jawab)
 ANTI KORUPSI

(jujur dan adil)
 KOMITMEN MUTU

(menjaga kualitas)

53

Kontribusi terhadap Visi Organisasi
Dengan adanya kegiatan posttest maka tahapan aktualisasi ini dapat lebih
terarah dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan dapat memberi
manfaat terhadap lembaga. Hal ini memberikan kontribusiterhadap
terlaksananya visi SD Negeri 2 Pandansari yaitu Unggul Dalam
Pembelajaran, Bersaing Dalam Prestasi Belajar Berdasarkan Akhlak
Mulia.
Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Nilai-nilai organisasi yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini
adalah nilai profesional, integritas dan peduli. nilai professional diterapkan
dengan terwujudnya kemampuan/kompetensi dalam bekersama dengan
mentor untuk berdiskusi mengenai kegiatan pretest, dan nilai integritas
diterapkan dengan terwujudnya hasil belajar secara objektif tanpa rekayasa
(manipulasi) nilai sehingga dapat memberikan warna perubahankearah lebih
baik terkait pengembangan program yang telah ada pada SD Negeri 2
Pandansari, sedangkan nilai peduli diterapkan dengan memperhatikan
materi pembelajaran dengan penyusunan soal sehingga tercapai penilaian
siswa secara real dan sistematis.

Analisis Dampak
Akuntabilitas
Jika tidak ada rasa tanggung jawab, maka evaluasi terhadap kegiatan tidak
dapat dilaksanakan. Dan data yang dikumpulkan pun kurang maksimal
serta tidak bisa mendukung laporan.
Anti korupsi
Jika tidak ada kejujuran, maka data yang dikumpulkan merupakan hasil
yang fiktif. Dan tidak bisa menjawab permasalahan yang ada di sekolah.
Komitmen mutu
Jika pelaksanaan kegiatan tidak mengacu pada rencana maka proses dan
hasil akan jauh dari kata efektif, karena dalam rencana telah ada inovasi baru
untuk menjadikan kegiatan berjalan lebih baik dari sebelumnya, sehingga
hasilnya tidak bisa sesuai target.

54

4.1.9 Laporan Aktualisasi Kegiatan 9

Nama Kegiatan Melaksanakan Evaluasi kegiatan

pembelajaran (Analisis Pretest dan posttest)

Tanggal 2 Agustus 2021

Lampiran Data rekapitulasi nilai pre-test dan post-test

beserta grafiknya.

Tahapan Kegiatan
1. Mengumpulkan data rekapitulasi pretest siswa
2. Mengumpulkan data rekapitulasi postest siswa
3. Membuat analisis pretest postest siswa

4. Membuat grafik ketercapaian peningkatan hasil belajar siswa.
5. Konsultasi dengan mentor terkait hasil capaian
6. Menulis masukan dari mentor untuk perbaikan penerapan hasil

aktualisasi pada kegiatan berkelanjutan

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan
1. Terlaksananya kegiatan analisis rekapitulasi pretest dan postest

peningkatan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung perkalian
dengan menggunakan media stik es krim di kelas IV SD Negeri 2
Pandansari. Hal ini dilakukan sebagai sikap konsisten dan tanggung
jawab penulis terhadap laporan rencana Aktualisasi.
2. Terlaksananya analisis rekapitulasi pretest dan postest ini bertujuan
agar dapat menjadi pedoman observasi dalam melaksanakankegiatan
dapat terwujud suatu program yang cepat, tepat serta akan mendapatkan
hasil yang akurat. Hasil postest akan dikonsultasikan kepada mentor
agar hasil pelaksanaan aktualisasi ini terlaksana dengan jujur dan
transparan.
Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS
(konsisten, tanggung jawab)

55

 ETIKA PUBLIK
(cepat, tepat, akurat)

 KOMITMEN MUTU
(Efektif)

 ANTI KORUPSI
(Jujur, transparan)

Kontribusi terhadap Misi Organisasi
Dengan adanya kegiatan evaluasi (pengolahan data pretest dan posttest)
kegiatan aktualisasi ini dapat laporkan lebih terarah dan dapat
dipertanggungjawabkan dengan baik serta dapat memberi manfaat
terhadap lembaga. Hal ini memberikan kontribusi terhadap terlaksananya
misi SD Negeri 2 Pandansari yaitu Mengembangkan Intelektual Dan
Spiritual Untuk Membentuk Pribadi Yang Unggul dan Berkualitas.
Nilai-Nilai Organisasi Yang Diterapkan Dalam Pelaksanaan
Nilai-nilai organisasi yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini
adalah nilai professional, integritas dan peduli. Nilai professional
diterapkan dengan terwujudnya kemampuan/kompetensi dalam
bekersama dengan mentor untuk berdiskusi mengenai kegiatan evaluasi
(pengolahan data pretest-posttest) yang telah dilaksanakan. dan nilai
integritas diterapkan dengan terwujudnya hasil belajar secara objektif tanpa
rekayasa (manipulasi) nilai sehingga dapat memberikan warna perubahan
kearah lebih baik terkait pengembangan program yang telah ada pada SD
Negeri 2 Pandansari, sedangkan nilai peduli diterapkan dengan
memperhatikan materi pembelajaran dengan penyusunan soal sehingga
tercapai penilaian siswa secara real dan sistematis.

56

Analisis Dampak
Analisis dampak yang timbul apabila kegiatan ini tidak dilakukan dengan
menerapkan nilai dasar Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi adalah :
Akuntabilitas
Jika tidak ada rasa tanggung jawab, maka evaluasi terhadap kegiatan
tidak dapat dilaksanakan. Dan data yang dikumpulkan pun kurang
maksimal serta tidak bisa mendukung laporan.
Etika Publik
Jika kurang adanya etika atau kesantunan antar pendidik dalam
bekerjasama menyukseskan kegiatan, maka pelaksanaan kegiatan tidak
akan efektif. Kurangnya komunikasi antar pendidik serta antara pendidik
dan peserta didik juga dapat mengakibatkan kegiatan tidak berjalan sesuai
rencana.
Komitmen mutu
Jika pelaksanaan kegiatan tidak mengacu pada rencana maka proses dan
hasil akan jauh dari kata efektif, karena dalam rencana telah ada inovasi
baru untuk menjadikan kegiatan berjalan lebih baik dari sebelumnya,
sehingga hasilnya tidak bisa sesuai target.
Anti Korupsi
Jika tidak ada kejujuran, maka data yang dikumpulkan merupakan hasil
yang fiktif. Dan tidak bisa menjawab permasalahan yang ada di sekolah.

57

4.1.10 Laporan Aktualisasi Kegiatan 10

Nama Kegiatan Menyusun Laporan Kegiatan
Aktualisasi

Tanggal 5 Agustus 2021 -12 Agustus 2021

Lampiran Dokumen Laporan Aktualisasi,

Foto kegiatan

Tahapan Kegiatan

1. Mengumpulkan seluruh data hasil dan bukti hasil aktualisasi

2. Analisis dampak kegiatan aktualisasi

3. Menyusun laporan hasil aktualisasi

4. Mengoreksi dan editing hasil penyusunan laporan aktualisasi

5. Mengkonsultasikan laporan kepada mentor

6. Mencatat hasil konsultasi dengan mentor

7. Mengkonsultasikan laporan kepada coach

8. Mencatat hasil konsultasi dengan coach

9. Memperbaiki laporan berdasarkan masukan mentor dan coach

10.Print out Laporan Aktualisasi

11.Membuat PPT untuk paparan seminar aktualisasi

Output/Hasil Kegiatan dan Foto Pelaksanaan Kegiatan

1. Tersusunnya Laporan Aktualisasi peningkatan hasil belajar siswa

dengan media diorama siklus air di kelas V SD Negeri 2 Pandansari. Hal

inidilakukan sebagai sikap konsisten dan tanggung jawab penulis terhadap

hasil Aktualisasi

2. Tersusunnya Laporan Aktualisasi ini dikerjakan dengan cepat, tepat,

dan efektif menjadi bahan pertanggungjawaban dan konsultasi kepada

mentor, coach, dan penguji. Penyusunan Laporan dikerjakan dengan

maksimal.

58

Nilai-nilai dasar yang diterapkan
 AKUNTABILITAS

(konsisten, tanggung jawab)
 ETIKA PUBLIK

(cepat, tepat dan akurat)
 KOMITMEN MUTU

(efektif)
 ANTI KORUPSI

(jujur, transparan)

Kontribusi terhadap Misi Organisasi

Kegiatan penyusunan laporan ini ditujukan agar kegiatan aktualisasi
secara keseluruhan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik, laporan
aktualisasi ini juga disusun untuk memastikan kegiatan aktualisasi dapat
bermanfaat bagi satuan pendidikan yaitu SD Negeri 2 Pandansari dalam
hal mewujudkan misi mengoptimalkan proses pembelajaran dan
bimbingan.

Penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
Nilai organisasi yang diterapkan pada pelaksanaan kegiatan penyusunan
laporan ini adalah nilai profesional, integritas dan peduli. Nilai profesional
terimplementsi melalui kemampuan dalam menyusun laporan hingga
selesai. Nilai integritas terlihat dari penyusunan laporan yang berdasar
pada data transparan/sesuai kenyataan di lapangan. Sedangkan nilai peduli
terdapat pada penyusunan laporan ini diharapkan seluruh kegiatan
aktualisasi yang telah dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan dengan
baik
Analisis Dampak
Analisis dampak yang timbul apabila kegiatan ini tidak dilakukan dengan
menerapkan nilai dasar Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi adalah :
Akuntabilitas
Laporan yang disusun tidak sesuai dengan kegiatan aktualisasi yang telah

59

dilakukan sehingga tidak dapat dipertanggung-jawabkan dengan baik.
Etika Publik
Jika kurang kerja keras dan tidak menerima masukan dari pihak lain, maka
laporan yang tersusun kurang maksimal.
Anti Korupsi
Jika tidak ada kejujuran, maka laporanaktualisasi ini merupakan hasil
yang fiktif. Dan tidak bisa menjawab permasalahan yang ada di sekolah.

60

4.2. Hasil Capaian Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

Tabel 4.1

NO. Kegiatan Target

1 Pelaksanaan konsultasi Mendapatkan saran, masu

dengan mentor terkait persetujuan dari mentor

laporanaktualisasi laporan kegiatan aktualisa

akan dilaksanakan.

2 Pelaksanaan konsultasi Mendapatkan saran, masu

dengan coach terkait persetujuan dari Coach

laporan aktualisasi yang laporan kegiatan aktualisa

dibuat akan dilaksanakan.

3 Pelaksanaan konsultasi endapatkan dukungan,

dengan teman sejawat masukan, dan support dar

terkait laporan sejawat untuk menjalankan

aktualisasi yang disusun. aktualisasi yang disusun

penuh semangat.

4 Pelaporan membuat 1. Terwujudnya

rancangan perangkat pembelajaran yang sesua

pembelajaran (RPP). materi, media, dan kara

siswa.

2. Terwujudnya media

Krim.

Hasil Capaian Aktualisasi Bobot Keterangan
Capaian Target Sesuai Target
(%)
ukan dan Capaian dari kegiatan ini yaitu 10%
terkait mendapatkan saran, masukan, dan

asi yang persetujauan dari mentor.

ukan dan Capaian dari kegiatan ini yaitu 10% Sesuai Target
terkait mendapatkan saran, masukan, dan

asi yang persetujauan dari coach.

saran, Kegiatan ini tercapai sepenuhnya 10% Sesuai Target
ari teman yaitu dukungan dan kerjasama Sesuai Target
n laporan pelaksanaan laporan aktualisasi
yang disusun dengan penuh
dengan semangat.

laporan Capaian dari kegiatan ini adalah 10%
ai dengan terwujudnya RPP yang sesuai,
akteristik terwujudnya kisi –kisi, soal-soal
evaluasi yang sesuai dengan
Stik Es karakteristik siswa.

61

5 Pembuatan media 1. Terwujudnya laporan

pembelajaran dan pembelajaran dan lemb

penyusunan lembar siswa yang sesuai denga

kerja siswa. media, dan karakteristik

2. Terwujudnya

Pembelajaran Stik Es Kr

Lembar Kerja Siswa baik

maupun post-test.

6 Melaksanakan pre-test Memperoleh hasil prete

dapat dijadikan acuan penil

7 Pelaksanaan proses Terlaksananya

pembelajaran pembelajaran meng

menggunakan media media stik es kri

Stik Es Krim menarik dan

meningkatkan pem

siswa.

media Capaian dari kegiatan ini adalah 10% Sesuai Target
bar kerja terbentuknya media pembelajaran
an materi, stik es krim dan tersusunnya lembar Sesuai Target
siswa. kerja siswa pre-test dan post-test yag Sesuai Target
sesuai dengan materi dan
media karakteristik siswa.
rim serta
k pre-test

est yang Capaian kegiatan ini adalah 5%
laian. memperoleh hasil pretest yang bisa

dijadikan acuan penilaian

kegiatan Capaian kegiatan ini yaitu 15%
ggunakan terlaksananya proses pembelajaran
im yang menggunakan media Stik Es Krim
yang menarik dan bisa
dapat meningkatkan pemahaman siswa.
mahaman

62

8 Melaksanakan post-test Memperoleh hasil post- te
yang bisa dijadikan acuan
penilaian

9 Melaksanakan analisa Memperoleh analisa hasil
hasil pretes dan postest pretes dan postest

10 Penyusunan laporan Mendapatkan saran, masu
aktualisasi. dan persetujuan dari men
coach dan penguji un
perbaikan laporan aktualis

est Capaian dari kegiatan ini adalah 5% Sesuai target
n Memperoleh hasil post-test yang bisa 10% Sesuai Target

dijadikan acuan penilaian 15% Sesuai Target

l Capaian dari kegiatan ini adalah
diperolehnya data dan grafik peningkatan
hasil belajar siswa melalui penggunaan
media setelah pelaksanaan kegiatan
aktualisasi.

ukan Capaian dari kegiatan ini yaitu laporan
ntor, terselesaikan dan mendapat saran,
ntuk masukan dan persetujuan dari mentor,
sasi coach, dan penguji

63

KETERANGAN CAPAIAN TARGET KEGIATAN:

Table: 4.2 Capa
NO. KEGIATA

1 Melakukan konsultasi ke mentor terkait laporan ak
2 Melakukan konsultasi ke coach terkait laporan akt
3 Melakukan koordinasi perangkat pembelajaran den
4 Membuat rancangan perangkat pembelajaran (RPP
5 Membuat media pembelajaran dan menyusun lemb
6 Melaksanakan pre-test
7 Melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunaka
8 Melaksanakan post-test
9 Melaksanakan analisa hasil pretes dan postest
10 Menyusun laporan evaluasi aktualisasi

TOTAL

aian Target Kegiatan BOBOT TARGET
AN MAKSIMAL
10%
ktualisasi 10%
tualisasi 10%
ngan teman sejawat 10%
P). 10%
bar kerja siswa 5%
15%
an media pembelajaran 5%
10%
15%
100%

64

4.3. Perbandingan Sebelum dan Sesudah

Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kondisi di instansi
sebelum dan sesudah aktualisasi. Perbedaan tersebut dapat diketahui dengan
cara membandingkan hasil nilai pre-test dan post-test. Dengan perbandingan
tersebut dapat diketahui tingkat keberhasilan ide gagasan yang dirancang
sebagai aktualisasi. Perbandingan tersebut disajikan dalam tabel 4.3 berikut:

Tabel: 4.3 Perbandingan Before Dan After

Before After Keterangan

No (sebelum ada (sesudah ada (refleksi hasil before
gagasan) gagasan) dan after)

Kondisi sebelum ada Kondisi setelah ada Berdasarkan kolom

gagasan penyelesaian gagasan penggunaan before dan after dapat di

isu di SD Negeri 2 media pembelajaran analisis bahwa terjadi

Pandansari adalah stik es krim adanya peningkatan

1 rendahnya peningkatan kemampuan berhitung

kemampuan siswa kemampuan siswa kelas IV pada

berhitung perkalian berhitung siswa pada materi operasi hitung

pada materi operasi materi Operasi perkalian

hitung perkalian Hitung Perkalian

Berdasarkan hasil Berdasarkan hasil Berdasarkan kolom

pre-test yang post-test yang before dan after dapat di

dilakukan sebelum dilakukan setelah anilisis bahwa

pembelajaran pembelajaran pengimplementasian

menggunakan media menggunakan media media pembelajaran stik

2 stik es krim terdapat stik es krim terdapat es krim dapat

3 siswa dari 28 siswa 27 siswa dari 28 memudahkan siswa

atau 10,71% yang siswa atau 96,42% dalam berhitung

mendapat nilai di atas yang mendapat nilai perkalian dan

KKM di atas KKM meningkatkan hasil

belajar siswa.

65

BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Sekian banyak isu yang muncul di unit kerja, isu atau permasalahan

yang paling banyak muncul terutama terkait hasil belajarsiswa. Berdasarkan
pendekatan analisis teknik USG, isu yang diangkatdalam aktualisasi adalah
“Sulitnya Siswa Menguasai Operasi Hitung Perkalian”. Dampak yang
ditimbulkan apabila isu tersebut tidak segera ditangani adalah rendahnya
kemampuan berhitung siswa dan rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena
itu, inovasi yang akan diterapkan terhadap permasalahan tersebut adalah
dengan menggunakan media pembelajaran berupa Stik Es Krim.

1. Siswa mengalami peningkatan kemampuan dalam berhitung
perkalian, hal ini dibuktikan dengan adanya siswa mampu menghitung
perkalian dengan menggunakan media Stik Es krim.

2. Berkaitan erat dengan pelaksanan pembelajaran dengan menggunakan
media Stik Es Krim diperoleh data pre-test nilai rata-rata Matematika
pada materi Operasi Hitung Perkalian siswa kelas IV adalah 10,71
yang mendapat nilai diatas KKM dan setelah dilaksanakan
pembelajaran diperoleh hasil data post-test nilai rata-rata siswa kelas
IV adalah 96,43 yang mendapat nilai diatas KKM.
Kegiatan aktualisasi ini diterapkan agar guru dapat membuat media

pembelajaran sesuai dengan materi dan karakteristik siswa. Media
pembelajaran ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman siswa
mengkongkretkan hal-hal yang abstrak terkait operasi hitung perkalian.
Adapun kendala yang penulis alami selama menjalankan aktualisasi yaitu
terbatasnya waktu pembelajaran karena masih dalam masa Pandemic Covid19
sehingga pelaksanaan aktualisasi dimampatkan.

66

5.2. Saran

Berdasarkan kegiatan Aktualisasi yang telah terlaksana, bahwa
rencana kegiatan harus dipersiapkan dengan matang disertai konsultasi
dengan atasan agar mendapatkan masukan dan saran yang bersifat
membangun terkait pelaksanaan kegiatan. Hendaknya guru harus lebihkreatif
dan inovatif dalam menggunakan media pembelajaran, agar pembelajaran
menjadi lebih menarik, menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan hasil
belajar siswa.

67

DAFTAR PUSTAKA

Depdiknas .2003. Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan
nasional.

Lembaga Administrasi Negara.2017. Modul pelatihan dasar calon PNS Habituasi.
Lembaga administrasi negara: jakarta

Lembaga Administrasi Negara.2017. Modul pelatihan dasar calon PNS manajemen
aparatur sipil negara. Lembaga administrasi negara: jakarta

Lembaga Administrasi Negara.2017. Modul pelatihan dasar calon PNS Pelayanan
Publik. . Lembaga administrasi negara: jakarta

Lembaga Administrasi Negara. 2019. Akuntabilitas: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2019. Anti Korupsi: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2019. Etika Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2019. Komitmen Mutu: Modul Pelatihan Dasar
Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2019. Nasionalisme: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Arsyad, A. (2009). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidik
Matematika. 2009. Modul Matematika SD Program Bermutu.
Jogjakarta: PPPTK Matematika

Prabawanto, Sufyani. 2014 “Stik Es Cream dan Perkalian Bilangan Cacah”,
https://www.slideshare.net/buddakshallehahhhtea/stik-es-cream-dan-
perkalian-bilangan-cacah-sufyani-prabawantoppm?from_action=save,
diakses pada 14 Aguatus 2021 pukul 1.28

Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara.
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Undang – undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

68

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Melakukan konsultasi dengan mentor yaitu kepala sekolah terkait
rancangan aktualisasi
Lampiran 2. Melakukan konsultasi dengan coach terkait rancangan aktualisasi
Lampiran 3. Melakukan konsultasi dengan guru senior terkait rancangan

aktualisasi
Lampiran 4. Membuat RPP (Rancangan Perangkat Pembelajaran
Lampiran 5. Membuat media pembelajaran dan menyusun lembar kerja siswa
Lampiran 6. Melaksanakan pretest
Lampiran 7. Melakukan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran

stik es krim
Lampiran 8. Melakukan Post-test
Lampiran 9. Melaksanakan evaluasi kegiatan pembelajaran
Lampiran 10. Menyusun laporan kegiatan aktualisasi
Lampiran 11. Kartu bimbingan mentor

69

LAMPIRAN 1

Kegiatan 1.
Melakukan konsultasi dengan mentor terkait

rancangan aktualisasi yang dibuat
1. Draft konsultasi mentor

2. Catatan konsultasi Mentor
3. Dokumentasi kegiatan

70

71

72

73

LAMPIRAN 2
Kegiatan 2

Melakukan konsultasi dengan Coach terkait
rancangan aktualisasi yang dibuat
1. Draft konsultasi Coach
2. Catatan konsultasi Coach
3. Dokumentasi kegiatan

74

75

76

LAMPIRAN 3
Kegiatan 3.

Melakukan konsultasi dengan teman sejawat terkait
rancangan aktualisasi yang dibuat

1. Draft konsultasi teman sejawat
2. Catatan konsultasi Mentor
3. Dokumentasi kegiatan

77

78

79

80


Click to View FlipBook Version