Keanekaragaman Nusantara
oleh Kelompok5
Diandra Aurelia Ganesh (11)
Ihsan Rabbani (20)
Julia Salsabilah (21)
Marsha Yulia Nadira (23)
Nadia Zahra (26)
Zahwan Prasetio Hanggoro
Dewo (36)
Guru Pembimbing:
Medina Gustiningrum, S.PD
ii
Kata Pengantar
Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan buku saku
ini. Tak lupa juga mengucapkan salawat serta salam semoga
senantiasa tercurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW,
karena berkat beliau, kita mampu keluar dari kegelapan
menuju jalan yang lebih terang.
Kami ucapkan juga rasa terima kasih kami kepada pihak-pihak
yang mendukung lancarnya buku ini mulai dari proses
penulisan hingga proses cetak, yaitu rekan tim dari kelompok 5,
guru pembimbing projek, percetakan, aplikasi canva dan masih
banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu.
Adapun, buku saku kami yang berjudul ‘Keanekaragaman
Nusantara' ini telah selesai kami buat secara semaksimal dan
sebaik mungkin agar menjadi manfaat bagi pembaca yang
membutuhkan informasi dan pengetahuan mengenai budaya,
adat istiadat, suku, ras yang ada di Indonesia.
Dalam buku ini, tertulis bagaimana pentingnya informasi
tentang keanekaragaman di indonesia untuk generasi sekarang
dan yang akan datang.
Kami sadar, masih banyak luput dan kekeliruan yang tentu
saja jauh dari sempurna tentang buku ini. Oleh sebab itu,
kami mohon agar pembaca memberi kritik dan juga saran
terhadap karya buku ajar ini agar kami dapat terus
meningkatkan kualitas buku.
Demikian buku ajar ini kami buat, dengan harapan agar
pembaca dapat memahami informasi dan juga mendapatkan
wawasan mengenai keanekaragaman nusantara serta dapat
bermanfaat bagi masyarakat dalam arti luas. Terima kasih.
Jakarta, 16 Agustus 2022
iii
Daftar Pustaka 151
Pulau Sumatera
Sumatra adalah pulau keenam terbesar di dunia
yang terletak di Indonesia, dengan luas 473.481
km². Pulau ini dikenal pula dengan nama lain
yaitu Pulau Percha, Andalas, atau Suwarnadwipa
(berarti "pulau emas").
Kemudian pada Prasasti Padang Roco tahun 1286
dipahatkan swarnnabhūmi (berarti "tanah emas")
dan bhūmi mālayu ("Tanah Melayu") untuk
menyebut pulau ini. Selanjutnya dalam naskah
Negarakertagama dari abad ke-14 juga kembali
menyebut "Bumi Malayu" (Melayu) untuk pulau
ini.
Fakta unik Pulau
Sumatera
1. Pulau Sumatra Tempat Penyebaran Islam
Pertama Kali di Indonesia.
2. Memiliki banyak wilayah penghasil kopi.
3. Pulau terbesar ke-6 di dunia.
2
Tari saman
Tari Saman adalah tarian yang berasal dari Suku
Gayo yang mendiami dataran tinggi Gayo di Provinsi
Aceh. Selain Tari Saman, Suku Gayo juga dikenal
dengan seni bertutur yang disebut Didong.
Tari Saman merupakan salah satu media untuk
menyampaikan pesan atau dakwah. Tarian ini
mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun,
kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.
3
Rumah Gadang
Rumah Gadang merupakan rumah adat Minangkabau,
Sumatra Barat. Rumah ini mempunyai ciri-ciri yang
sangat khas dan indah, yaitu bentuk atap melengkung
seperti tanduk kerbau dan bagian tengah mirip badan
kapal.
Bentuk atap yang melengkung dan runcing ke atas itu
disebut gonjong. Karena atapnya membentuk tersebut
maka rumah gadang juga disebut rumah bagonjong.
4
Rumah Bolon
Suku Batak merupakan salah satu suku
terbesar di Indonesia yang mendiami pulau
Sumatra. Suku ini memiliki sederet keunikan
mulai dari bahasa, alat musik tradisional,
hingga rumah adatnya yang disebut rumah
bolon.
• Keunikan Rumah Bolon :
1. Rumah Tahan Gempa
2. Fungsi Rumah sebagai tempat
upacara adat maupun tempat
penyimpanan barang dan hasil panen
suku Batak Toba.
3. Desain yang Unik
4. Keunikan Atap dan Dinding
5. Ukiran Khas
5
Tari piring
Tari Piring adalah tarian tradisional Minangkabau
yang menampilkan atraksi menggunakan piring. Para
penari mengayunkan piring di tangan mengikuti
gerakan-gerakan cepat yang teratur, tanpa satu pun
piring terlepas dari tangan. Gerakannya diambil dari
langkah dalam silat Minangkabau atau silek.
Secara tradisional, tari ini berasal dari
Solok, Sumatra Barat. Menurut
legenda, tari ini awalnya merupakan
ritual ucapan rasa syukur
masyarakat setempat kepada dewa-
dewa setelah mendapatkan hasil
panen yang melimpah ruah.
6
Rumah adat
krong bade
Rumah Krong Bade adalah rumah adat dari Provinsi
Aceh. Rumah Krong Bade juga biasa dikenal dengan
nama rumoh Aceh. Rumah ini mempunyai tangga
depan yang digunakan bagi tamu atau orang yang
tinggal untuk masuk ke dalam rumah. Rumah Krong
Bade adalah salah satu budaya Indonesia yang hampir
punah.
Rumah Krong Bade berbentuk persegi panjang
yang memanjang dari timur ke barat. Rumah
ini memiliki tangga di depan rumah yang
berfungsi untuk masuk ke dalam rumah.
Tinggi tangga tersebut sekitar 2,5-3 meter dari
permukaan tanah.
7
Tari Tortor
Tari Tortor adalah jenis tarian tradisional dari
suku Batak yang berasal dari provinsi Sumatra
Utara, meliputi daerah kabupaten Tapanuli Utara,
Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, dan
Tapanuli Tengah.
Tari tortor pada dasarnya digunakan sebagai
sarana penyampaian batin baik kepada roh-roh
leluhur dan maupun kepada orang yang
dihormati (tamu-tamu) dan disampaikan dalam
bentuk tarian menunjukkan rasa hormat.
8
Rendang
Rendang atau randang dalam bahasa Minangkabau adalah
Masakan Minangkabau yang berbahan dasar daging yang
berasal dari Sumatera Barat, Indonesia. Masakan ini dihasilkan
dari proses memasak suhu rendah dalam waktu lama dengan
menggunakan aneka rempah-rempah dan santan.
Fyi:Berdasarkan survey tahun 2011
dan 2017, rendang pernah terpilih
menjadi makanan terenak di dunia
9
Pempek
Khas Palembang
Pempek atau empek-empek adalah makanan yang terbuat dari
daging ikan yang digiling lembut yang dicampur tepung kanji
atau tepung sagu, serta komposisi beberapa bahan lain seperti
telur, bawang putih yang dihaluskan, penyedap rasa, dan
garam. Pempek biasanya disajikan dengan kuah cuka yang
memiliki rasa asam, manis, dan pedas. Pempek sering disebut
sebagai makanan khas Palembang.
Pempek telah berada di Palembang sejak
masuknya perantau Tionghoa ke Palembang,
yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan
Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan
Palembang-Darussalam.
10
Mie aceh
Mi aceh adalah masakan mi pedas khas Aceh di Indonesia. Mie
kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau
makanan laut disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan
pedas. Mi aceh biasanya ditaburi dengan bawang goreng dan
disajikan bersama emping, potongan bawang merah,
mentimun, dan jeruk nipis.
Mie aceh menunjukkan sejarah budaya masyarakat Aceh dengan
yang mendapat banyak pengaruh budaya asing yang membentuk
wilayah Aceh. Kuah berbahan dasar kari adalah pengaruh
masakan India, sedangkan mi adalah pengaruh masakan
Tionghoa. Preferensi pada daging kambing dan daging sapi
menunjukkan nilai Islam yang mengharuskan memakan
makanan yang halal.
11
Bika Ambon
Bika ambon adalah penganan khas Medan, Indonesia.
Terbuat dari bahan-bahan seperti tepung tapioka, telur,
gula, dan santan. Kini Bika Ambon dijual bukan saja rasa
asli tetapi sudah ada varian rasa pandan, durian, keju,
dan cokelat.
Kue satu ini memiliki ciri khas dengan
warnanya yang kuning dan memiliki
rongga-rongga di bagian dalamnya.
Selain itu, kue bika ambon juga memiliki
citarasa dan aroma yang khas sehingga
membuat siapapun ketagihan untuk
menyantapnya.
12
Otak-otak
Otak-otak merupakan makanan olahan dari hasil laut yakni
daging ikan tenggiri yang di selimuti oleh daun pisang, di
Bangka Belitung, makanan yang di olah oleh masyarakat etnis
Tionghoa ini.
Asal-usul Nama Otak-otak
Makanan ini dinamakan otak-otak
karena teksturnya. Konon,
warnanya yang putih dan
teksturnya yang lembut membuat
makanan ini menyerupai otak.
Alhasil, orang-orang menyebutnya
dengan otak-otak.
13
Sate Padang
sate padang adalah sebutan untuk tiga jenis
varian sate di Sumatra Barat, yaitu Sate Padang,
Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman. Sate
Padang memakai bahan daging sapi, lidah, atau
jerohan dengan bumbu kuah kacang kental
ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya
pedas.
Sate Padang memakai bahan daging sapi, lidah,
atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan)
dengan bumbu kuah kacang kental (mirip
bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga
rasanya pedas. Sate Padang Panjang dibedakan
dengan kuah sate nya yang berwarna kuning
sedangkan sate Pariaman kuahnya berwarna
merah.
14
Harimau Sumatra
Harimau sumatra adalah populasi Panthera tigris
sondaica yang mendiami pulau Sumatra,
Indonesia dan satu-satunya anggota subspesies
harimau sunda yang masih bertahan hidup
hingga saat ini.
Harimau sumatera menjadi satu-satunya
subspesies harimau Indonesia yang masih
bertahan hidup sampai saat ini. Miris, statusnya
pun terancam punah. Dua faktor utama
penyebab kepunahan harimau adalah perburuan
liar dan deforestasi. Harimau dibunuh untuk
diambil kulitnya.
15
Bunga Bangkai
Kibut atau bunga bangkai raksasa atau suweg
raksasa, Amorphophallus titanum Becc., merupakan
tumbuhan dari suku talas-talasan endemik dari
Sumatra, Indonesia, yang dikenal sebagai
tumbuhan dengan bunga terbesar di dunia,
meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya,
A. gigas dapat menghasilkan bunga setinggi 5m.
16
Kantung Semar
Kantung semar adalah tanaman karnivora.
Tumbuhan ini memiliki 103 spesies berbeda.
Setidaknya terdapat 37 spesies yang tumbuh
di Sumatera dan beberapa di antaranya
adalah endemik Sumatera. Namun, nama
spesies kantung semar ini dirahasiakan karena
termasuk tumbuhan yang paling langka di
Indonesia dan menjadi perburuan.
17
Gajah Sumatra
Gajah sumatra adalah subspesies dari gajah
asia yang hanya berhabitat di Pulau
Sumatra. Gajah sumatra berpostur lebih
kecil daripada subspesies gajah india.
Populasinya semakin menurun dan menjadi
spesies yang sangat terancam.
Menurut IUCN Red List, gajah Sumatera
termasuk dalam kategori critically
endangered atau hampir punah. Populasi
saat ini hanya tinggal sekitar 2.800 ekor saja.
Penyebab gajah ini hampir punah adalah
berkurangnya habitat gajah akibat deforestasi
dan pembunuhan liar untuk mengambil
gadingnya.
18
Suku Aceh
Suku Aceh adalah masyarakat asli yang
mendiami wilayah pesisir di provinsi Aceh
serta sebagian wilayah pedalaman Aceh. Suku
Aceh dikenal sebagai kelompok masyarakat
yang berpegang teguh terhadap ajaran Islam.
Suku ini memiliki sejarah yang sangat panjang,
dimana budayanya mengalami masa kejayaan
pada abad ke-16 hingga Kerajaan Islam Aceh
Darussalam di abad ke-17.
19
Suku Batak
Suku Batak merupakan salah satu kelompok etnik
terbesar di Indonesia, berdasarkan sensus dari
Badan Pusat Satistik pada tahun 2010. Nama ini
merupakan sebuah tema kolektif untuk
mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang
bermukim dan berasal dari Pantai Barat dan
Pantai Timur di provinsi Sumatera Utara.
20
Suku Minangkabau
Minangkabau atau disingkat Minang
merupakan kelompok etnik pribumi
Nusantara yang menghuni Dataran Tinggi
Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia.
Suku Minang berada di Sumatera Barat
sebagai salah satu provinsi yang terletak di
sepanjang pesisir pulau Sumatera.
Nama Minangkabau berasal dari kata
minang yang artinya menang dan kabau
yang artinya kerbau. Dalam sebuah
legenda yang beredar, sejarah nama
Minangkabau sendiri berawal dari
ekspedisi yang dilakukan oleh kerajaan
Majapahit pada abad ke-16.
21
22
Jawa (bahasa Jawa: ꦗꦮ, translit. Jåwå, bahasa Sunda: ᮏᮝ)
adalah sebuah pulau di Indonesia yang terletak di
kepulauan Sunda Besar dan merupakan pulau terluas ke-13
di dunia. Jumlah penduduk di Pulau Jawa sekitar 150 juta.
Pulau Jawa dihuni oleh 60% total populasi Indonesia.
Angka ini menurun jika dibandingkan dengan sensus
penduduk tahun 1905 yang mencapai 80,6% dari seluruh
penduduk Indonesia. Penurunan penduduk di Pulau Jawa
secara persentase diakibatkan perpindahan penduduk
(transmigrasi) dari Pulau Jawa ke daerah lain di Indonesia.
Ibu kota Indonesia adalah Jakarta dan terletak di Jawa
bagian barat laut (tepatnya di ujung paling barat Jalur
Pantura).
Pulau Jawa terbagi menjadi beberapa bagian yang membuat
pulau ini memiliki enam provinsi, yaitu:
1.Provinsi Banten.
2.Provinsi DKI Jakarta.
3.Provinsi Jawa Barat.
4.Jawa Tengah.
5.DI Yogyakarta.
6.Provinsi Jawa Timur.
23
Ondel-Ondel
Ondel-ondel adalah bentuk pertunjukan rakyat
Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta
rakyat. Tampaknya ondel-ondel memerankan
leluhur atau nenek moyang yang senantiasa
menjaga anak cucunya atau penduduk suatu desa.
Secara historis, ondel-ondel sudah ada sebelum 1.600
Masehi. Bukti ini tercatat dalam buku perjalanan yang
ditulis oleh seorang pedagang dari Inggris bernama W.
Scot. W. Scot menulis, ada kebudayaan unik yang
berbentuk boneka raksasa dan dipertunjukkan oleh
masyarakat Sunda Kelapa dalam sebuah upacara adat.
24
Reog Ponorogo
Tari Reog Ponorogo yang berasal dari Ponorogo, Jawa
Timur ini yang paling terkenal dengan unsur magisnya. Tari
Reog yang sering dipentaskan dalam acara adat hingga
pergelaran acara hiburan ini dikenal dengan kepiawaian
penari yang mampu membawakan topeng tarian yang
beratnya mencapai 50-70 kilogram. Dengan berat
mencapai angka tersebut, penari masih bisa bergerak
tanpa terlihat berat sehingga banyak yang menduga
menggunakan unsur gaib.
Karena inilah, dulunya orang-orang, khususnya
anak-anak takut untuk menarikannya. Ini karena
banyaknya orang tua yang melarang, karena takut
ada makhluk halusnya. Namun berkat pencinta adat
lokal yang menjelaskan bahwa Reog hanya tarian
biasa dengan ilmu kanuragan, orang tua
memperbolehkan anaknya ikut melestarikan
budaya ini.
25
Wayang Kulit
Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama
berkembang di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Wayang berasal dari kata
"Ma Hyang" yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa, atau
Tuhan Yang Maha Esa.
Adapun keunikan atau karakter dari wayang kulit tersebut adalah
sebagai berikut: Terbuat dari bahan kulit yang elastis sehingga sang
dalang dengan mudah menggerakkan wayang kulit tersebut mengikuti
alur cerita. Pembuatannya dengan mengukir dengan seni ukir yang
memiliki keindahan dan tingkat kerumitan tersendiri.
Banyak orang mempercayai bahwa asal usul wayang telah hadir sejak
abad ke- 15 sebelum Masehi. Diketahui, wayang lahir dari para
cendikia nenek moyang suku Jawa di masa silam. Pada masa itu,
wayang diperkirakan hanya terbuat dari rerumputan yang diikat
sehingga bentuknya masih sangat sederhana.16
26
Batik Mega
Mendung
Batik Megamendung merupakan karya seni
batik yang identik dan bahkan menjadi ikon
batik daerah Cirebon dan daerah Indonesia
lainnya. Motif batik ini mempunyai kekhasan
yang tidak ditemui di daerah penghasil batik
lain.
Motif Mega Mendung melambangkan awan pembawa
hujan sebagai lambang kesuburan dan pemberi
kehidupan. Motif batik ini memiliki sejarah yang
berkaitan dengan kedatangan bangsa Tiongkok di
Cirebon, yaitu Sunan Gunung Jati yang menikah
dengan wanita Tionghoa bernama Ong Tie.
27
Rumah
Joglo
Rumah Adat Joglo: Rumah Adat Asal Jogja – Tahukah
Kamu Joglo berasal dari kata Tajug Loro (Juglo) yang
bermakna dua gunung. Dalam filosofi Jawa sendiri
gunung merupakan tempat yang tinggi dan sakral.
Atap rumah Joglo yang berbentuk dua gunung.
Keunikan rumah adat Joglo yang paling
menonjol terletak pada bentuk atapnya.
Rumah Joglo mempunyai bentuk atap persegi
di empat sisinya, kemudian atap bagian
tengah berbentuk mirip seperti kerucut
namun tidak lancip. Atap rumah adat Joglo ini
disangga oleh 4 tiang utama yang disebut
dengan soko guru.
28
Kuda Lumping
Kuda Lumping adalah kesenian tradisional yang
berkembang di Indonesia (Jawa) sejak zaman kerajaan
Hindu. Di masa kerajaan, tarian merupakan unsur
penting dalam setiap upacara yang berhubungan
dengan spiritualitas dan sebagai cara berkomunikasi
dengan para leluhur. Makanya, Kuda Lumping
merupakan salah satu bentuk kesenian Jawa kuno
yang didalamnya mengandung kekuatan magis.
Dalam tarian Kuda Lumping, bagian yang
menarik adalah saat salah satu atau beberapa
penari kerasukan roh. Biasanya, penari yang
kerasukan akan memiliki kekebalan fisik, seperti
kebal pukulan fisik hingga benda keras dan
goresan senjata tajam. Semakin ngilunya, penari
bahkan ada yang sampai makan beling atau silet.
29
Kerak Telor
Kerak telur adalah makanan asli daerah Jakarta,
dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam
atau bebek, ebi yang disangrai kering ditambah
bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang
dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah,
kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.
Konon, kerak telor diciptakan oleh masyarakat
Betawi secara tak sengaja. Kerak telor tercipta
setelah masyarakat Betawi atau Batavia coba-coba
membuat beragam makanan dengan
memanfaatkan banyaknya buah kelapa. Dari coba-
coba tersebut kemudian tercipta kerak telor.
30
Rawon
Salah satu makanan khas Jawa Timur
yang paling terkenal, yaitu Rawon.
Makanan ini identik dengan kuah
hitamnya. Ciri khas warna hitam pada
rawon berasal dari kluwek. Makanan
khas Jawa Timur ini nikmat disantap
dengan nasi putih, kerupuk, serta lauk
pelengkap seperti telur asin.
31
Rujak Cingur
Rujak cingur adalah salah satu makanan
tradisional yang mudah ditemukan di daerah
Jawa Timur, terutama di daerah asalnya
Surabaya. Dalam bahasa Jawa, kata cingur
berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan
irisan mulut atau moncong sapi yang direbus
dan dicampurkan ke dalam hidangan.
Rujak cingur adalah makanan khas Surabaya
terbuat dari irisan moncong sapi dengan
bumbu kacang dan petis. Bumbu kacang
biasanya diulek.
32
Seblak
Seblak adalah masakan khas Sunda yang dikenal
berasal dari wilayah Parahyangan dengan cita
rasa gurih dan pedas. Terbuat dari kerupuk basah
yang dimasak dengan sayuran dan sumber
protein seperti telur, ayam, boga bahari, atau
olahan daging sapi, dan dimasak dengan kencur.
Kata seblak, berasal dari bahasa sunda "segak" dan
"nyegak" yang artinya menyengat. Makna seblak
ditujukan untuk bumbu cikur atau kencur yang menjadi
penyedap masakan. Sementara kerupuk kenyal, mi,
bakso, makaroni, dan kerupuk aci merupakan isi seblak.
33
Sate Madura
Sate Madura adalah sate yang
memiliki bumbu khas Madura. Sate
Madura biasanya terbuat dari ayam.
Madura selain terkenal sebagai pulau
garam, juga terkenal dengan satenya.
. Keistimewaan sate ayam Madura adalah
daging ayamnya yang empuk karena diolah
melalui beberapa proses perendaman agar
bumbu meresap dengan baik. Setelah
matang, sate akan disuguhkan dengan saus
kacang yang dicampur kecap manis.
34
Ketoprak
Ketoprak adalah salah satu menu sarapan khas
Jakarta yang dapat kamu bikin sendiri di rumah.
Isi ketoprak jakarta adalah bihun, taoge, tahu
putih, dan lontong plus siraman bumbu
kacang. Biasanya disajikan dengan kerupuk.
Piring yang terlepas dari tangannya mendarat dan
mengeluarkan bunyi 'ketuprang'. Oleh karena itu,
makanan yang dibuatnya kemudian diberi nama
ketoprak. Tapi, ada juga yang bilang jika nama
ketoprak sendiri merupakan singkatan dari ketupat
dan toge yang digeprak.
35
Badak Bercula Satu
Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) adalah salah
satu dari tiga spesies badak Asia yang hanya
ditemukan di pulau Jawa, Indonesia. Badak bercula
satu ini merupakan badak paling langka yang masih
hidup dan salah satu mamalia yang paling terancam
punah.
36
Elang Jawa
Elang jawa adalah salah satu
spesies elang berukuran
sedang dari keluarga
Accipitridae dan genus
Nisaetus yang endemik di
Pulau Jawa. Satwa ini
dianggap identik dengan
lambang negara Republik
Indonesia, yaitu Garuda. Dan
sejak 1992, burung ini
ditetapkan sebagai maskot
satwa langka Indonesia
Seiring pembangunan pesat yang terjadi di
Pulau Jawa, kini spesies endemik itu terancam
punah, banyak pemburu liar yang tak
bertanggung jawab menculik anak Elang Jawa
yang masih kecil dan belum bisa terbang dari
sangkarnya.
37
Bunga Edelweis
Anaphalis javanica, yang dikenal secara populer
sebagai Edelweiss jawa atau Bunga Senduro, adalah
tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai
pegunungan tinggi Nusantara. Tumbuhan ini dapat
mencapai ketinggian 8 meter dan dapat memiliki
batang sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak
melebihi 1 meter.
Mitos Bunga Edelweiss ini menggambarkan kisah cinta
seseorang. Konon, Edelweis menjadi simbol cinta sejati.
Mitos ini berkembang ketika seseorang memberikan bunga
pada kekasihnya, hubungan mereka akan abadi. Menurut
sejarah, Edelweis Jawa ditemukan pertama kali di lereng
Gunung Gede, Jawa Barat.
38
Macan Tutul
Jawa
Macan tutul jawa atau macan kumbang adalah
salah satu subspesies dari macan tutul yang
hanya ditemukan di hutan tropis, pegunungan
dan kawasan konservasi Pulau Jawa, Indonesia.
Macan tutul ini memiliki dua variasi warna kulit
yaitu berwarna terang dan hitam.
spesies macan tutul jawa (Panthera pardus
melas), kini masih ada, namun populasinya
juga terancam kepunahan. Kucing besar ini
hanya bisa ditemukan di hutan tropis di Pulau
Jawa.
39
Suku Jawa
Suku Jawa (bahasa Jawa: ꦠꦶꦪꦁꦗꦮꦶ, translit. Tiyang
Jawi (krama); bahasa Jawa: ꦮꦺꦴꦁꦗꦮ, translit. Wong
Jawa (ngoko))[5] merupakan suku bangsa
terbesar di Indonesia yang berasal dari Jawa
Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa
Yogyakarta, Kabupaten Indramayu,
Kabupaten/Kota Cirebon (Jawa Barat) dan
Kabupaten/Kota Serang–Cilegon (Banten). Pada
tahun 2010, setidaknya 40,22% penduduk
Indonesia merupakan etnis Jawa.[6] Selain itu,
suku Jawa ada pula yang berada di negara
Kaledonia Baru dan Suriname, karena pada masa
kolonial Belanda suku ini dibawa ke sana sebagai
pekerja. Saat ini suku Jawa di Suriname menjadi
salah satu suku terbesar di sana dan dikenal
sebagai Jawa Suriname. Ada juga sejumlah besar
suku Jawa di sebagian besar provinsi di
Indonesia, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, dan
Belanda.
40
41
Bali adalah sebuah provinsi di Indonesia
yang ibu kotanya bernama Denpasar.
Provinsi Bali terletak di bagian barat
Kepulauan Nusa Tenggara. Di awal
kemerdekaan Indonesia, pulau ini termasuk
dalam Provinsi Sunda Kecil yang beribu kota
di Singaraja, dan kini terbagi menjadi 3
provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Barat,
dan Nusa Tenggara Timur . Pada tahun
2020, penduduk provinsi Bali berjumlah
4.317.404 jiwa, dengan kepadatan 747
jiwa/km2.
Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau
Dewata dan Pulau Seribu Pura.
42
43
44