alamoi dalam memamfaatkan teknologi informasi berbasis digital
lingkup jemaat di Klasis Malamoi
peningkatan kapasitas dan kapabilitas pelayan dan anggota jemaat di Klasis Malamoi
AN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
Jemaat-Jemaat di Klasis Malamoi
rtibkan penggunaan Bidan Tata Usaha memiliki buku Kode dan Nomor
r kode surat menyurat Surat Menyurat GKI di TP dan
menerapkanya
a administrasi Jemaat Bidang Tata Usaha
ja Jemaat-Jemaat di Klasis Malamoi
memiliki buku Administrasi Jemaat
as administrasi Gereja Bidang Tata Usaha / Gereja dan menerapkannya
hami pengelolaan Petugas Administrasi di jemaat
istrasi Gereja / Jemaat melaksanakan pengelolaan
administrasi Gereja sesuai yang
gkatkan pengetahuah Bidang Aset ditetapkan Sinode GKI di TP
a pengelolaan aset Tersedianya tenaga terlatih tentang
di Klasis Malamoi pengelolaan data kekayaan milik
gereja di Klasis Malamoi
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJUA
STARATEGIS
Mempe
3. Membangun jaringan Pelatihan pembuatan menyu
surat menyurat aplikasi surat menyurat Klasis d
elektronik di Klasis Elektonik berbasis web di
Malamoi Klasis Malamoi
4. Membangun sistim Pelatihan pembuatan Mempe
data base aplikasi database databa
kepegawaian kepegawaian berbasis web
pada GKI di TP
5. Membangun sistim Pelatihan pembuatan Mempe
pencatatan keuangan aplikasi keuangan berbasis admini
secara digitalisasi web GKI di TP di tingkat handal
Klasis dan jemaat
6. Membangun sistim Pelatihan pembuatan Mempe
pencatatan dan aplikasi pencatatan dan pencat
penilaian aset tetap penilaian aset milik gereja aset di
(Tanah, Bangunan, berbasis Web GKI di TP di jemaat
Mesisn, Dll) tingkat Klasis dan jemaat
7. Membangun sistim Pelatihan dan sosialisasi Mempe
pengaduan aplikasi pengaduan pengad
pelanggaran hukum pelanggaran hukum dan pelang
dan HAM HAM berbasis Web HAM b
masyar
8. Pembentukan badan Pendirian badan usaha Membu
bagi wa
usaha milik gereja di milik Gereja di Tingkat mening
tingkat klasis dan Klasis dan Jemaat
AN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB ling terbagun di Klasis Malamoi
ercepat proses surat Bidang Tata Usaha
urat antara Sinode,
dan jemaat
ersiapaka tenaga Bagian personalia Proses atministrasi kepegawaian di
ase yang handal Klasis malamoi lancar
ersiapkan tenaga Bidang Keuangan Jemaat menggunakan laporan
keuangan berbasis Web GKI di TP
istrasi keuangan yang
l
ersiapkan tenaga Bidang Aset Jemaat menggunakan aplikasi
tatan dan penilaian pencatatan aset berbasis Web GKI
tkat Klasis dan di TP
t yang handal
ermudah proses Bidang hukum dan Jemaat dapat mempergunakan
duan kasus HAM aplikasi aplikasi ini dalam
ggaran hukum dan pengaduan pelanggaran hukum
bagi jemaat dan dan HAM
rakat
Klasis dan 50 % jemaat memiliki
uka lapangan kerja Bidang Ekubang badan usaha
arga jemaat dan
gkatkan pendapatan
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJUA
STARATEGIS inkonfe
jemaat
9. Peningkatan Pelatihan manajemen Mening
kapasitas usaha bagi usaha penegl
manajemen usaha perorangan / kelompok
usaha dalam jemaat
10. Peningkatan Pelatihan penelitian bagi Pening
para pe
kapasitas pngelolaan staf litbagdi tingkat Klasis
penelitian dan jemaat
Terwujutnya 1. Peningkatan kapasitas Pelatihan dan Mening
pendampingan tenaga
profesionalisme pengelolaan pengelolaan pengelolaan admini
administrasi jemaat
manajemen dan administrasi di Menem
Melakukan kajian tentang sesuai
kepemimpinan Tingkat Klasis dan optimalisasi kebutuhan bidang
pegawai pada Klasis
di semua lingkup Jemaat Malamoi Mening
pengel
GKI di TP di Pelatihan dan keruma
pendampingan terhadap
Klasis Malamoi 2. Melakukan analisis pengelola bsgisn rumah Jemaat
tangga pada tingkat Klasis penting
kebutuhan pegawai dan jemaat
Penjemaatan tentang
organikdan non makna pentingnya
organic di Klasis
Mlamoi
3. Peningkatan kapasitas
pengelolaan
administrasi bidang
rumah tangga
4. Peningkatan
penerimaan
AN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
ensional JAWAB
usaha perorangan dan kelompok
gkatkan ketrampilan Bidang Ekubang usaha dalam jemaat terlatih.
lolaan usaha
gkatan kemampuan Bidang Litbag jemaatmempunyai tenaga peneliti
eneliti yang profesional
gkatkan kemampun Bidang Tata Usaha jemaat memiliki tenaga pengelola
a pengelolaan administrasi jemaat
istrasi jemaat
mpatkan pegawai Bidang kepegawaian Pegawai ditempatkan sesuai kinerja
dengan kinerja dan dan bidang keahliannya
g keahliannya
gkatkan emampuan Bidang kerumah Terlaksananya tugas tugas
lola bidang tanggaan kerumahtanggaan secara baik dan
atanggaan konsisten di tingkat Klasis dan
Jemaat-jemaat
t mamahami akan Bidang keuangan
gnya meberi Jemaat termotifasi untuk memberi
dan meningkatnya pendapat
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJUA
STARATEGIS
konvensional
(Perpuluhan) perpuluhan bagi jemaat persem
melalui khotbah dalam
5. Konsolidasi ibadah jemaat Untuk m
kelembagaan hukum Membentuk Lembaga proses
dan HAM di tingkat bantuan Hukum & HAM di pada ar
KLasis dan Jemaat tingkat Klasis
6. Pelatihan dan Pendampingan terhadap Untuk m
kemam
peningkatan kapasitas UMKM dan warga GKI usaha
UMKM Naik Kelas
AN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
persembahan persepuluhan di
mbahan persepuluhan jemaat
memeperlancar Bidang Hukum dan Terbentuknya lembaga bantuan
hukum di jemaat
penanganan perkara HAM
ras Klasis dan Jemaat
meningkatkan Bidang Ekubang UMKM dan warga gereja
terdampingi
mpuan management
PROGRAM STRATEGIS KLASIS MALAMOI
BIDANG PENATALAYANAN 2022-2027
1. Terwujutnya penguatan kapasitas dan kapabilitas warga jemaat di Klasis Ma
2. Terwujudnya profesionalisme manajemen dan kepemimpinan pada semua
TAHUN KETIGA 2024 – 2025 ; TAHUN KESEHATIAN
Yang dimaksud dengan Tahun Kesehatian adalah penekanan kepada sine
melahirkan budaya baru berbasis nilai-nilai Kesehatian, Ketekunan, Kesetia
2 sasaran strategis, 14 Program, 16 Kegiatan
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJU
STARATEGIS
Terwujudnya 1. Membangun Membangun perumahan Agar P
penguatan sinegritas antara untuk pegawai Organik dan Malam
kapasitas dan bagian Rumahtangga Non Organik di Tanah layak h
kapabilitas dengan dinas PUPR Gereja di Km 28
warga jemaat dan sosial tingkat
dalam Pusat, Provisi PB dan
memanfaatkan Kabupaten Sorong
teknologi
informasi 2. Membangun Mengikut sertakan Tenaga Menin
berbasis digital sinegritas Tata Usaha Gereja di Klasis tenaga
pengelolaan Malamoi dalam pelatihan penge
administrasi Ketata ketata usahaan yang gereja
Usahaan dengan dilaksanakan oleh
pemerintah pemerintah
alamoi dalam memamfaatkan teknologi informasi berbasis digital
lingkup jemaat di Klasis Malamoi
egritas pikiran, hati dan tindakan didalam melakukan semua keputusan Gereja dan
aan dan Ketaatan Iman
UAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
PO dan PNO di Klasis Bidang Rumah Tersediannya rumah layak huni
moi memiliki rumah Tangga bagi PO dan PNO Klasis Malamoi di
huni Tanah Gereja KM 28
ngkatkan kemampuan Bidang TU Tenaga tata usaha gereja
a TU Gereja dalam mengikuti pelatihan yang
elolaan administrasi dilaksanakan oleh pemerintah
a
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJU
STARATEGIS
Memb
3. Membangun Melaksanakan seminar pemer
sinegritas antara tentang Isu isu gereja
gereja pemerintah pembangunan di TP / jawab
dan adat tentang isu- Kabupaten Sorong di TP /
isu pembangunan di
TP / Kabupaten
Sorong
4. Meningkatkan kerja ➢ Membangun kerja sama Untuk
sama bagian dengan Pemerintah PB sumbe
Keuangan dengan & Kab. Sorong dalam inkonv
lembaga Donor pemamfaatan Dana
Dalam Negri dan Otsus Untuk
Luar Negeri sumbe
➢ Membangun kerja sama inkonv
dengan lembaga Donor
/ Gereja Mitra di Luar
Negeri dalam menopang
pelayanan di Klasis
Malamoi
5. Membangun Kerja Pendampingan dan Menin
sama antara Bidang pelatihan dari Badan Pen tenaga
Aset dengan dalam pengelolaangelola Gereja
Lembaga Pengelola Aset Daerah dalam jemaa
Aset Daerah di PB / pengelolaan Aset Gereja di dan pe
Kabupaten Sorong Tingkat Klasis dan Jemaat
UAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
beri masukan kepada Bidang Komunikasi Terlaksananya seminar dan
rintah, adat, dan terjadinya sinegritas dalam peran
a peran dan tanggung dan tanggung jawab antara
b dalam pembangunan pemerintah gereja dan adat.
/ Kabupaten Sorong
k meningkatakan Bidang Keuangan Terbangunnya kerjasama dan
er pendapatan pemamfatan dana sesuai dengan
vensional bentuk kerja sama
k meningkatakan Bidang Keuangan Terbangunnya kerjasama dan
er pendapatan pemamfatan dana sesuai dengan
vensional bentuk kerja sama
ngkatkan kemampuan Bidang Aset Pengelolaan Aset Gereja di Tingkat
a pengelola aset Klasis dan Jemaat berjalan baik.
a di Tingkat Klasis dan
at dalam pengelolaan
enilaian aset Gereja
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJU
STARATEGIS
6. Membangun ➢ Seminar tentang Memb
Sinergritas anatara Hukum dan HAM dalam pemer
Bidang Hukum dan rangka memberi menyu
HAM dengan masukan dalam tentan
pemerinta dan LSM penyusunan Perdasus Otsus
pengelolaan dana Otsus
Untuk
➢ Membangun kerjasama kebers
dengan LSM di Pusat penag
dan daerah dalam dan HA
penenganan Masalah
Hukum dan HAM
7. Memmbangun Pelatihan dan Terban
Sinergritas antara pendampingan pengelolaan peneg
Bidang Informasi Sistim Informasi dan komun
dengan Media Lokal Komunikasi oleh INFOKOM standa
dan Nasional Kab.Sorong
➢ Kerja sama Tersed
8. Membangun sumbe
Sinergritas antara pengembangan dan penge
Bidang Ekubang pembiayaan sumber dikelo
dengan Mitra dalam sumber Ekonomi tingka
dan Luar Negeri (UMKM) dengan pihak
pemerintah dan Swasta Tersed
➢ Kerja sama sumbe
pengembangan dan penge
pembiayaan sumber dikelo
sumber Ekonomi tingka
(UMKM) dengan Gereja
UAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
Terlaksananya Seminar dan bahan
beri masukan kepada Bidang Hukum dan masukan kepada pemerintah
rintah dalam HAM dalam penyusunan Perdasus
usunan Perdasus pengelolaan dana otsus
ng pengelolaan dana
k membangun Bidang Hukum dan Terbangunnya kerja sama yang
samaan dalam HAM baik dengan LSM di pusat dan
ganan masalah Hukum daerah
AM
ngunnya sistim Bidang Informasi Terbangunnya sistim penegelolaan
gelolaan informasi dan informasi dan komunikasi yang
nikasi yang memenuhi memenuhi standar
ar
Terjalinnya kerja sama anatara
dianya sumber- Bidang Ekubang pihak pemerintah dalam
er biaya dalam pengelolaan UMKM milik gereja di
embangan UMKM yang jemaat
ola oleh Gereja di
at Jemaat dan Klasis Terjalinnya kerja sama anatara
pihak Gereja MItra di Dalam dan
dianya sumber- Bidang Ekubang Luar Negeri dalam pengelolaan
er biaya dalam UMKM milik gereja di jemaat
embangan UMKM yang
ola oleh Gereja di
at Jemaat dan Klasis
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJU
STARATEGIS
Mitra di Dalam dan Luar
Negeri
9. Membangun Pengembangan Ekonomi Terbuk
kawasan masyarakat berbasis dan pe
pengembangan komoditas / sector penge
Ekonomi disetiap unggulan di masing-masing sector
wilayah adat wilayah adat jemaa
10.Membangun Kerjasama penelitian Teride
sinergritas antara terhadap masalah-masalah dapat
Bidang Litbag Klasis yang dihadapi oleh Gereja mengh
Malamoi dengan Gereja
Lembaga peneliti
Nasional dan
Internasional
Terwujudnya 1. Membangun Menyediakan MOU, PKS Penge
profesionalisme sinergritas antara pembinaan bersama Badan rumah
manajemen dan bagian Rumah pengelola Rumah Tangga memil
kepemimpinan Tangga dengan Pemerintah untuk
GKI TP di KLasis pemangku peningkatan kapasitas
Malamoi kepentingan lainnya warga jemaat dibidang
tentang proses pengelolaan inventaris
pengelolaan bagian jemaat
rumah tangga
UAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
kanya lapangan kerja Bidang Ekubang Tersedianya lapangan kerja dan
eluang usaha dalam peluang usaha bagi masyarakat
elolaan komoditas / berbasis komoditas / sector unggul
r unggulan bagi di masing-masing wilayah adat
at dalam wilayah adat
Tersediannya data tentanga
entifikasi masalah yang Bidang Litbag masalah yanga dihadapi dalam
mendukung dan gereja
hambat pelayanan
a di Klasis Malamoi
elolaan administrasi Bidang Rumah Terkelolanya infentaris jemaat
h tangga gereja Tangga dengan baik
lki standar
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJU
STARATEGIS
2. Sinegritas Gereja- Menggagas dan Menye
gereja dalam mendukung pembentukan inform
pembentukan Badan Kristiani Center di tentan
Kristiani Center Kabupaten Sorong pelaya
jemaa
3. Membangun Pembinaan tata kelola Menin
sinergritas administrasi TU bagi tenaga tenaga
pengelolaan TU di tingkat klasis dan penge
administrasi jemaat oleh instansi gereja
ketatausahaan antara pemerintah
Bidang TU dengan
instansi pemerintah
UAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB Terbentuknya Cristiani Center di
ediakan sarana Bidang Litbang Kabupaten Sorong
masi dan penelitian
ng pengembangan Terlaksananya kegiatan
anan gereja-gereja dan pembinaan dan peningkatan SDM
at Tenaga TU di Kalasis dan jemaat
ngkatkan kemampuan Bidang TU
a TU Gereja dalam
elolaan administrasi
a
PROGRAM STRATEGIS KLASIS MALAMOI
BIDANG PENATALAYANAN 2022-2027
1. Terwujutnya penguatan kapasitas dan kapabilitas warga jemaat di Klasis Ma
2. Terwujudnya profesionalisme manajemen dan kepemimpinan pada semua
TAHUN KEMPAT 2025 – 2026; TAHUN KEPEDULIAN
Yang dimaksud dengan Tahun Kepedulian adalah penekanan kepada ge
alam ciptaan
2 sasaran strategis, 18 program, 18 kegiatan
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJ
STARATEGIS
Terwujudnya 1. Peningkatan usaha Pelatihan dan Men
Penguatan warga jemaat di pendampingan usaha ikan ketr
Kapasitas dan bidang perikanan beku dan loin beorientasi peng
kapabilitas ekspor dan
Warga Jemaat di 2. Peningkatan usaha
Lingkup Klasis warga jemaat di Pelatihan dan Men
Malamoi Dalam bidang pertanian pendampingan usaha hasil- penj
memanfaatkan hasil pertanian berorientasi pert
Teknologi pasar regional dan modern
Informasi
Berbasis Digital 3. Pengembangan potensi Pendampingan dan Men
wisata di jemaat-jemaat pengelolahan objek wisata per
wis
4. Pembangunan rumah Pengajuan proposal Ada
sehat bagi warga pembengunan rumah sehat Wa
jemaat yang kurang kepada mentri sosial,mentri Tid
mampu PUPR
alamoi dalam memamfaatkan teknologi informasi berbasis digital
lingkup jemaat di Klasis Malamoi
erakan belas kasih kepada pihak –pihak terpinggirkan dan terabaikan serta kepada
JUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
ningkatkan Bidang Ekubang Tersediannya tenaga yang
rampilan jemaat dalam trampil, Meningkatnya hasil
gelolaan ikan beku ikan dan loin yang
n loin berkualitas ekspor
Naiknya omset penjualan
ningkatkan omset Bidang Ekubang Tersedianya tenaga yang
jualan hasil-hsil trampil Hasil pertanian
tanian yang meningkat
Bersaing di pasar regional
ndorong Bidang Ekubang dan moderen
rkembangan obyek Bidang Aset Tersediannya obyek wita
sata milik jemaat yang terkelola
anya Rumah Sehat Bagi dengan baik
arga Jemaat Yang Tersediannya Rumah Sehat
dak Mampu bagi Warga Jemaat yang
tidak mampu
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJ
STARATEGIS
5. Pembangunan tempat Pengajuan proposal Ters
ibadah di jemaat-
jemaat yang berada di pembangunan tempat yan
daerah 3 T
ibadah dengan dana OTSUS
6. Studi potensi ekonomi
Pelaksanaan kajian potensi Ag
geraja pada wilayah ekonomi pada wilayah adat eko
di Klasis Malamoi wil
adat di Klasis Malamoi Ma
7. Studi tentang kekerasan Kajian tentang kekerasan Me
terhadap ibu dan anak terhadap ibu dan anak di terj
pada wilayah adat di Klasis
Malamoi
8. Studi tentang faktor Kajian terhadap tingkat Me
penghambat dan faktor partisipasi anggota PKB pen
pendorong kehadiran dalam kegiatan peribadatan pen
kaum bapak dalam kau
ibadah-ibadah per
9. Studi tenteng tingkat Kajian tentang faktor-faktor Men
kemiskinan di daerah
3T penyebab kemiskinan tingg
Terwujudnya 1. Peningkatan Pelatihan pengelolaan Men
profesionalisme kapabi- pertamanan bagi warga kem
manajemen dan jemaat ketr
litas (kemampuan
JUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
Tersedianya rumah ibada
sedianya rumah ibadah Bidang Aset yang layak.
ng layak
gar terdatanya potensi Bidang Litbang Tersedianya data potensi
onomi gereja pada ekonomi gereja pada
layah adat di Klasis wilayah adat di Klasis
alamoi Malamoi
engetahui factor Bidang Litbang Tersedianya data dan
jadinya kekerasan penurunan angka kekerasan
terhadap Ibu dan Anak
engetahui factor Bidang Litbang pada wilayah adat di Klasis
nghambat dan factor malamoi
ndorong kehadiran Tersedianya data faktor
um bapak dalam penghamabat dan
ribadatan pendorong , meningkatnya
kwalitas dan kwantitas PKB
ngetahui factor penyebab Bidang Litbang dalam ibadah
ginya tingkat kemiskinan
Tersedianya data
ningkatkan Bidang rumah kemiskinan dan RTL
mampuan dan tangga menurunkan angka
rampilan bagi warga kemiskinan
Tersediannya taman di
Gereja dan Rumah Jemaat
Terciptanya lingkungan
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJ
STARATEGIS lebih) warga jemaat jema
kepemimpinan yang berakitan de- pert
di semua lingkup ngan pengelolaan
Klasis Malamoi lingkungan yang
GKI di TP asri
2. Peningkatan Pelatihan kemampuan Men
kemampuan warga dan ketrampilan di ketr
jemaat yang putus bidang housekeeping kem
sekolah di bidang
housekeeping Pelatihan pemuda Gereja Men
dalam bidang kem
3. Peningkatan pengelolaan administrasi gere
kapabilitas warga perkantoran adm
jemaat di
pengelolaan Menyiapkan proposal Ters
administrasi pembangunan hiun
perkantoran perumahan bagi pega
pensiunan GKI TP
4. Membangun kerja
sama Klasis
Malamoi dengan
pemerintah untuk
menyediakan
rumah layak huni
bagi para
JUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
aat dalam pengelolaan Gereja dan Rumah Jemaat
tamanan yang asri
ningkatkan Bidang rumah terlaksana pelatihan tersebut
dan tersedianya tenaga yang
rampilan dan tangga trampil di bidang
housekeeping
mampuan housekeeping
terlaksanya admonistrasi
ningkatkan Bagian tata usaha perkantoran
mampuan pemuda
eja dalam bidang
ministrasi
sedianya rumah layak Bagian pensiun tersedianya proposal
ni bagi pensiunan perumahan layak huni
awai GKI TP
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJ
STARATEGIS
pensiunan GKI di
TP Pemetaan terhadap hak- Tert
5. Pemetaan Tanah hak ulayat tanah-tanah sesu
Adat pada Wilayah adat pada wilayah adat di mas
adat di Klasis Klasis Malamoi
Malamoi
6. Terciptanya Membangun dialog Terb
kedamaian di kerjasama tokoh adat – di T
Tanah Papua tokoh agama dan TNI
POLRI dalam rangka Men
7. Peningkatan penciptaan kedamaian di war
pemahaman warga Tanah Papua mem
jemaat tentang Sosialisasi kepada Ters
persepuluhan sewmua jemaat-jemaat CAP
GKI di TP tentang
8. Pengadaandi Klasis persepuluhan
Malamoi panduan- Penjemaatan Buku
panduan seleksi Panduan CAPEK
dan rekruitmen
CAPEK dari Sinode
9. Peningkatan Pelatihan
kapabilitas warga
JUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
tatanya tanah adat Bidang aset terlaksananya proses
uai wilayahnya masing- pemetaan
sing
bangunnya kedamaian Bidang HUkum dan terlaksananya dialog dan
Tanah Papua HAM kerjasama dalam
mewujudkan kedamaian di
Tanah Papua
ndorong partisipasi Bidang keuangan terlaksananya sosialisasi
rga jemaat dalam tentang persepuluhan
mberikan persepuluhan
sedianya panduan Bidang Personalia erselesainya penjemaatan
PEK Buku Panduan CAPEK
SASARAN PROGRAM KEGIATAN TUJ
STARATEGIS
jemaat di Klasis
Malamoi di bidang
teknologi informasi
PROGRAM STRATEGIS KLASIS MALAMOI
BIDANG PENATALAYANAN 2022-2027
1. Terwujutnya penguatan kapasitas dan kapabilitas warga jemaat di Klasis Ma
2. Terwujudnya profesionalisme manajemen dan kepemimpinan pada semua
TAHUN KELIMA 2026 – 2027; TAHUN KESAKSIAN
Yang dimaksud dengan Tahun Kesaksian adalah penekanan kepada mema
pihak 2 sasaran strategis, 6 program, 10 kegiatan
SASARAN PROGRAM KEGIATAN Pen
STARATEGIS info
Terwujudnya 1. Optimalisasi Mendorong peningkatan pen
penguatan pemanfaatan dana dan keterbukaan akses Oto
kapasitas dan Otsus untuk dan kualitas informasi mas
kapabilitas penguatan dan komunikasi public
warga jemaat pengelolaan
dalam informasi dan
memanfaatkan komunikasi public
teknologi serta diplomasi
sesuai dengan
kewenangan Peningkatan kolaborasi Pem
2. Menyediakan
JUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
alamoi dalam memamfaatkan teknologi informasi berbasis digital
lingkup jemaat di Klasis Malamoi
ancarkan kabar baik dengan hasil karyanyta dan dengan keteladanan kepada semua
TUJUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
nguatan komunikasi, pelaksanaan keterbukaan
ormasi, dan edukasi Biodang akses kualitas informasi
ndanaan dalam rangka Komunikasi
onomi Khusus kepada
syarakat
menuhan perumahan Bidang Aset terbangunnya rumah layak
SASARAN PROGRAM KEGIATAN
STARATEGIS
rumah layak huni
yang berkelanjutan antara pemerintah dan dan
bagi warga GKI di masyarakat juga swasta laya
wilayah pelayanan dalam penyediaan terja
Klasis Malamoi perumahan kara
yang kurang dan
mampu ➢ Pendampingan usaha khu
mikro kecil untuk den
3. Menumbuhkan mengakses kredit mem
Usaha Mikro kecil murah seperti KUR dan
dan menengah (Kredit Usaha Rakyat), ling
(UMKM) serta Kredit Ultra Mikro Men
mengembangkan (UMi), dll.
koperasi perm
rang
UM
➢ Pengembangan mitra UM
usaha strategis antara men
UMK dengan Usaha ung
Menengah Besar
➢ Pengelolaan terpadu
UMKM GKI berbasis
komoditas unggulan
TUJUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB huni
n pemukiman yang
ak, aman dan Bidang Ekubang UMKM dapat mengakses
angkau sesuai modal usaha
akteristil kebudayaan
n kebutuhan daerah
ususnya bagi OAP
ngan tetap
mperhatikan fungsi
n keseimbangan
gkungan hidup
ndorong akses
modalan dalkam
gka pengembangan
MKM
MKM GKI dapat Bidang Ekubang UMKM dapat memasarkan
ndorong komoditas produk-produk unggulan
ggulan di pasar local, jemaat
SASARAN PROGRAM KEGIATAN
STARATEGIS jemaat/daerah
nasi
Inte
Terwujudnya 1. Mendorong ➢ Pelatihan dan Dig
profesionalisme pengakuan dan pendampingan literasi mel
manajemen dan perlindungan digital bagi pelaku pasa
kepemimpinan terhadap UMKM GKI berb
di semua masyarakat hokum kelo
lingkup GKI di adat dan tanah adat Peningkatan komunikasi berb
TP Klasis sosial dengan tokoh Mel
Malamoi. 2. Kebijakan agama, tokoh adat, tokoh terh
meningkatkan masyarakat dan
efektifitas kelompok – kelompok
pengelolaan strategis
informasi dan
komunikasi public ➢ Membentuk dan Terb
serta diplomasi. mengoptimalkan forum dial
dialog antar sektor Pap
GKI
➢ Mendorong Men
peningkatan dan info
keterbukaan akses dan mel
kualitas informasi dan elek
TUJUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
ional dan
ernasional.
gitalisasi UMKM Bidang Ekubang UMKM GKI dapat
lalui perluasan akses Bidang Hukum memasarkan dan
ar online, pembiayaan mempromosikan secara
basis digital, dan tata online
ola manajemen usaha
basis digital dilaksanakannya
lakukan proteksi pendampingan
hadap tanah-tanah adat
bentuknya forum Bidang Informasi terbentunya forum dialog
log masalah-masalah KLasis Malamoi tersbut
pua dan perkembangan
I TP Bidang Informasi terlaksananya kegiatan
ningkatkan akses publikasi dan informasi
ormasi dan publikasi
lalui media cetak dan
ktronikl
SASARAN PROGRAM KEGIATAN
STARATEGIS
komunikasi public
dengan prioritas
diseminasi informasi
pembangunan GKI TP
3. Menumbuhkan Penguatan kelembagaan Men
Usaha Mikro Kecil koperasi melalui kem
dan Menengah pelatihan dan pen
(UMKM) serta pendampingan kepada kop
mengembangkan pengurus dan anggota TP
koperasi koperasi
TUJUAN PENANGGUNG INDIKATOR CAPAIAN
JAWAB
ningkatkan Bidang Ekubang terlaksanya penguatan dan
mampuan manajerial pelatihan terhadap
ngelola UMKM dan pengelola UMKM dan
perasi milik warga GKI koperasi.
Mekanisme Penjabaran di Lingkup Klasis dan Jemaat
P4G atau Renstra GKI Di Tanah Papua adalah acuan utama bagi
setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan di lingkup Klasis
dan Jemaat.
Lingkup Klasis lebih berfungsi koordinatif jemaat-jemaat di
wilayah tertentu sehingga program dan kegiatannya terutama
ditujukan untuk mensinergikan seluruh jemaat di wilayahnya.
Lingkup Klasis juga menjadi jembatan antara lingkup jemaat
dengan lingkup sinode GKI Di TP. Penyusunan program dan
kegiatannya dapat mengikuti format lingkup sinode dengan
penyesuaian terhadap konteks lokal di wilayah pelayanannya.
Jemaat adalah wujud kesatuan GKI Di TP yang hadir dan
melaksanakan misinya di wilayah tertentu serta merupakan
persekutuan dari keseluruhan anggotanya. Perencanaan,
Pelaksanaan, Monitoring dan Evaluasi Program serta Kegiatan di
lingkup jemaat mengacu kepada Visi, Misi, Nilai-nilai, Strategi
Umum dan Tema Kerja Tahunan yang ditetapkan dalam P4G atau
Renstra GKI Di TP 2022-2027.
Setiap Jemaat GKI Di TP di bawah koordinasi Klasis di wilayahnya
bersama-sama mengidentifikasi semua keberhasilan yang sudah
dicapai, konteks internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal
(peluang dan ancaman), serta aspirasi pemangku kepentingan di
wilayahnya masing-masing untuk merumuskan program serta
kegiatan yang relevan di jemaatnya.
223
BAB -VII MONITORING DAN EVALUASI
Agar semua pokok program dapat berjalan secara efektif, efisien dan
mencapai target yang ditetapkan, maka diperlukan alur kerja yang
sistematis dan bertahap, yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Monitoring,
dan Evaluasi. Secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut:
A. Monitoring
P4G atau Renstra GKI Di TP 2022-2027 adalah sebuah perencanaan
yang dilaksanakan secara konsiten. Sepanjang pelaksanaan program
harus dilakukan monitoring atau pengawasan untuk memastikan
jadwal kerja yang ditetapkan dapat dilaksanan sesuai rencana, proses
kerja dilaksanakan dengan baik, dan sumberdaya yang direncanakan
telah digunakan sesuai peruntukannya. Dengan motitoring atau
pengawasan juga akan dapat dideteksi kendala-kendala di lapangan
yang menjadi penghambat proses pelaksanaan program atau kegiatan.
Pada akhirnya monitoring perlu dijalankan agar proses pelaksanaan
program dan kegiatan dapat mencapai keberhasilan optimal sesuai
rencana.
224
Monitoring atau pengawasan perlu mengacu kepada (1) Target output
yang ingin dicapai, (2) Anggaran biaya yang ditetapkan, (3) Jadwal
waktu yang direncanakan, dan (4) Tahapan kerja yang disusun.
Keempat faktor di atas menjadi pedoman bagi setiap penanggungjawab
program dan juga setiap pihak yang memiliki tanggung jawab untuk
melakukan monitoring. Periode monitoring sebaiknya dilakukan
minimal setiap triwulan, semester dantahunan, atau sesuai kebutuhan
serta urgensi di lapangan. Apabila ada deviasi atau penyimpangan di
lapangan sebagai hasil dari monitoring maka harus segera dicarikan
solusi terbaik agar program dan kegiatan dapat terlaksana dan dapat
mencapai target yang ditetapkan.
B. Evaluasi
Evaluasi adalah tahapan untuk memastikan tercapainya target output
dan manfaat (outcome) sesuai dengan yang ditetapkan dalam
perencanaan. Evaluasi dilaksanan dengan membandingkan antara
target output dan outcome yang direncanakan dengan realitas yang ada
di lapangan.
Data-data lapangan sangat penting untuk didapat agar pelaksanaan
evaluasi dapat berlangsung secara obyektif sebagai sumber untuk
pengambilan keputusan yang tepat. Hasil dari evaluasi akan
memberikan tiga kemungkinan rekomendai terhadap suatu program
atau kegiatan, yaitu: (1) Dapat dilanjutkan terus, (2) Dapat dilanjutkan
dengan catatan-catatan, dan (3) Dihentikan atau tidak dilanjutkan.
Manfaat evaluasi bagi pengambil kebijakan adalah membantu
membuat prioritas program dan kegiatan ke depan, dan meningkatkan
kualitas pelayanan terus menerus. Bagi pelaksana program dan
kegiatan bermanfaat untuk meningkatkan kapabilitas dalam
melaksanakan program dan kegiatan serta melakukan perbaikan
secara berkesinambungan (continuous improvement). Bagi pemangku
kepentingan secara umum evaluasi bermanfaat untuk memastikan
aspirasinya terpenuhi dan mendorong keterlibatan dalam pelayanan
bersama.
225
BAB -VIIIPENUTUP
Agar Renstra GKI Di TP 2022-2027 ibarat “peta perjalanan” lima
tahun ke depan. “Peta perjalanan” Road Map ini dapat dilaksanakan
dengan baik membutuhkan empat faktor utama dari semua pemangku
kepentingan GKI Di TP, yaitu:
A. Komitmen
Komitmen atau tekad bersama adalah faktor utama yang sangat
digdaya di dalam mendorong pelaksanaan semua hal yang sudah
direncanakan. Disinilah pentingnya pemahaman secara
komprehensif dokumen ini sampai kepada tingkat keyakinan yang
mencukupi untuk dapat melaksanakannya.
B. Kosistensi
Konsisten adalah semangat untuk melaksanakan secara
berkelanjutan sesuai dengan apa yang sudah disusun dan
direncanakan. Konsistensi membutuhkan kesetiaan dan ketaatan
kepada jadwal yang sudah ditetapkan. Kosistensi adalah energi
untuk memastikan perjalanan sampai kepada titik akhir yang
ditetapkan.
C. Kolaborasi
Kolaborasi adalah kerjasama sinergis dengan semangat kesehatian
dan kebersamaan untuk mencapai target output dan outcome yang
sudah ditetapkan. Kolaborasi akan semakin memperkuat kemitraan
dan dapat melipatgandakan sumberdaya yang dimiliki untuk
mencapai tujuan bersama.
Pada akhirnya kekuatan, penyertaan, pimpinan, dan anugerah dari
Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus kiranya terus melimpah atas GKI Di
Tanah Papua agar semakin terwujud visi bersama 2022-2027 : “Menjadi
Gereja Pembawa Keadilan, Kedamaian, danKesejahteraan.”
Jayapura, Mei 2021
226
REKOMENDASI TIM RENSTRA
1. Komposisi Badan Pekerja Sinode berjumlah 19 orang yang terdiri dari :
a. Pdt. 30 % berjumlah 6 orang.
b. Presbiterial professional 30% berjumlah 5 orang.
c. Kaum Perempuan 30% berjumlah 5 orang.
d. Pemuda 10 % berjumlah 2 orang.
2. Persayaratan untuk menjadi Anggota BP AM
a. Sudah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Pelayan Gereja.
b. Pelatihan PME ( Planning Monitoring Evaluation).
c. Pelatihan Kepemimpinan Transformatif.
227
LAMPIRAN. I. RINCIAN INDIKATOR DAN VARIABEL
Rician Indikator dan Variabel
No Indikator Variabel
1 Fokus kepada Jemaat 1. Penampung aspirasi jemaat
(mencakup kapasitas GKI Di TP dalam pelayanan 2. Penaganan keluhan jemaat
kepada anggota jemaat, perumusan kebijakan, dan 3. Komunikasi Pinpinan GKI Di TP dengan Jemaat
visi kedepan) 4. Pusat data keberadaan jemaat
5. Upaya pembelajaran dan pengembangan jemaat
6. Pembenahan organisasi dan hubungan kerjasama
2 Kepemimpinan ( mencakup kapasitas GKI Di TP 1. Motivasi Jemaat
dalam mengerakan anggota untuk mencapai tujuan 2. Mensosialisasi ide-ide antisipasi ke masa depan
Pendidikan Kristen) 3. Menganalisis masalah
4. Membuat keputusan yang relevan
3 Manajemen Sumber Daya (mencakup kapasitas 1. Mengelola Aset ( Harta Milik )
GKI Di TP dalam mendaya gunakan sumber daya 2. Pengelolaan Keuangan
yang tangible dan intangible 3. Pengelolaan Sumber daya Manusia
4. Pengelolaan citra positif lembaga
4 Good Gavernance (mencakup kapasitas GKI Di TP 1. Tranparency (Keterbukaan)
dalam mengelola semua semua proses 2. Independecy( Kemandirian)
manajemennya) 3. Acountability (Tanggunggugat)
4. Responsibility (Tanggungjawab)
5. Fairness (Keadilan)
5 Mengelola Perubahan (mencakup kapasitas GKI 1. Adaptif
Di TP dalam mengantisipasi perubahan dan 2. Daya inovasi
membuat perubahan kea rah yang positif) 3. Daya antisipasi terhadap perubahan masa depan
4. Membangun jaringan kerja
5. Menyiapkan perubahan-perubahan positif dalam
tubuhh GKI Di TP
6 Penyelenggaran Persekutuan (mencakup 1. Kebaktian Minggu
kapasitas GKI Di TP dalam memenuhi kebutuhan 2. Aktivitas Kategorial (Sekolah Minggu, Remaja,
persekutuan jemaaatnya) Pemuda, Wanita, Bapak, Oikoumene)
7 Penyelenggaran Kesaksian (mencakup kapasitas 1. Membagun hidup yang sesuai firman Tuhan
GKI Di Tanah Papua dalam melaksanakan aktivitas 2. Membangun jemaat yang bersaksi dan memberitakan
kesaksian sebagai gereja “misi”) injil
3. Aktivitas pengembalaan
4. Membangun partisipasi warga jemaat dalam hidup
berbangsa dan bernegara
228
8 Aktivitas pelayanan (mencakup kapasitas GKI Di 1. Lingkungan hidup
TP dalam melaksanakan aktivitas pemeliharan dan 2. Pendidikan dan Pengajaran
perhatian khusus serta pengembangan kulitas 3. Peningkatan Kesejahteraan
jemaat) 4. Aksi Kasih
5. Budaya
229