H A M K A M A H M U D | - 85 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya h. Menyelenggarakan identifikasi kepolisian, kedokteran kepolisian, laboratorium forensik, dan psikologi kepolisian untuk kepentingan tugas kepolisian; i. Melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, masyarakat, dan lingkungan hidup dari gangguan ketertiban dan/atau bencana termasuk memberikan bantuan dan pertolongan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia; j. Melayani kepentingan warga masyarakat untuk sementara sebelum ditangani oleh instansi dan/atau pihak yang berwenang; k. Memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kepentingannya dalam lingkup tugas kepolisian, serta malaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundangundangan.193 1. Kriteria POLRI Menyongsong Indonesia Emas 2045 Selanjutnya tentang agenda kerja POLRI, turut menyukseskan dengan agenda Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu dipredikasikan akan menjadi negara maju pada tahun 2045. Atau dalam istilah Indonesia Maju dan Emas 2045. Hal ini diungkap oleh KAPOLRI Jenderal Polisi Sulistyo Sigit Prabowo ketika memberikan pengarahan kepada 700 CAPAJA (calon perwira remaja) TNI-POLRI secara virtual pada tanggal 7 Juli 2021.194
H A M K A M A H M U D | - 86 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Perwira Panitia Penelitian dari Sespim Lemdiklat Polri di Mapolres Maros tahun 2021 Hal yang sama disampaikan oleh Ketua Tim Peneliti SESPIM (sekolah stap dan pimpinan) LEMDIKLAT (lembaga pendidikan dan latihan) POLRI IRJEN Polisi Rusdi Hartono ketika penelitian di MAPOLRES Maros. Bahwa diprediksi dan dicita-citakan Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun pada tahun 2045. Karena itu, SESPIM LEMDIKLAT POLRI mengadakan penelitian dalam rangka mempersiapkan calon pimpinan POLRI yang siap mendukung pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural guna mewujudkan Indonesia maju.195 Penelitian SESPIM LEMDIKLAT POLRI tersebut membagikan kuesioner kepada responden yang berisi tiga variabel. Yaitu variabel bagian pertama berisi saran dan masukan untuk POLRI. Yaitu huruf A, di kuesioner yakni bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan membekali peserta didik dengan berbagai keilmuan atau materi inti pembelajaran yang membahas 12 hal, yakni: (1) dinamika perekonomian nasional, (2) reformasi struktural, (3) revolusi industri 4.0 menuju masyarakat 5.0, (4) ilmu kepolisian dan riset, (5) fungsi teknis kepolisian, (6) hubungan antar suku bangsa dan wawasan kebangsaan, (7) kerjasama (networking) dan kolaborasi, (8) demokrasi dan globalisasi, (9) dinamika masyarakat dan tantangan tugas kepolisian, (10) integritas, rasa kebangsaan dan nasionalisme, (11) pengetahuan ekonomi global, (12) komunikasi publik.196 Kuesioner huruf B membahas 4 hal yakni bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan membekali peserta didik mempergunakan model pembelajaran yang berkonsep futuristik yaitu: (1) pembelajaran berbasis elektronik atau android (trend e-learning), (2) pembelajaran otomatis (automatic laerning) penguasaan kognitif, efektif, dan psikomotorik, (3) pembelajaran yang memiliki jejaring internasional (lintas bangsa, negara, budaya, agama), (4) pembelajaran berbasis riset (penelitian dan praktek kuliah kerja lapangan/ field study: studi banding, KKLN dan KKDN197 Kuesioner huruf C membahas 9 hal yakni bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan memberikan penguatan sikap dan tata nilai pesarta didik yaitu: (1) pengutan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) penguatan akhlak yang mulia (moral, etika, dan kepribadian), (3) penguatan ketaatan pada norma (peraturan, hukum, kelembagaan, keagamaan, kemasyarakatan, kesusilaan, (4) penguatan rasa tanggung jawab (dalam ucapan, sikap, dan perilaku), (5) penguatan kepedulian sosial, (6) penguatan
H A M K A M A H M U D | - 87 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya motivasi berprestasi, (7) penguatan ketekunan/kegigihan, (8), penguatan wawasan kebangsaan, (9) penguatan kesamaptaan yang prima.197 Kuesioner huruf D membahas 4 hal yakni bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan mengoptimalkan berbagai keterampilan peserta didik yaitu: (1) menguasai keterampilan konseptual (kemampuan memandang organisasi sebagagai entitas total, berfikir sistemtis, melihat hubungan antar isu, peristiwa, dan data utama secara keseluruhan, (2) menguasai keterampilan interpersonal (kemampuan membuat orang lain menjadi penting, memahami orang lain, mendengarkan orang lain), (3) menguasai keterampilan teknis (pemahaman dan kemanpuan spesifik dalam aktivitas tertentu meliputi metode, proses, prosedur, atau teknik/pemanfaatan teknologi, (4) menguasai keterampilan adaptif (kemampuan seseorang untuk mampu menyesuaikan diri dengan norma atau standar yang berlaku di lingkungannya).198 Kuesioner huruf E membahas 4 hal yakni bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan membekali berbagai pengetahuan agar peserta didik memiliki perilaku yaitu: (1) prediktif yakni mengedepankan kemampuan memprediksi situasi dan kondisi yang menjadi isu dan permasalah serta potensi gangguan KAMTIBMAS, (2) responsif yakni memperlihatkan rasa tanggung jawab yang diwujudkan dalam ucapan, sikap, perilaku dan responsif dalam pelaksanaan tugas, (3) trasparansi berkeadilan yakni merealisasikan prinsif, cara berpikir, dan sistem yang terbuka, akuntabel, humanis dan mudah untuk diawasi, (4) antisipatif yakni memperhitungkan aspek peluang, kendala, hambatan dan tatangan dalam melakukan tindakan/cara bertindak.199 Kuesioner huruf F membahas 4 hal yakni bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan membekali berbagai pengetahuan agar peserta didik memahami, menguasai, dan mampu memperaktekkan model kepemipinan, yaitu: (1) memiliki Kepemimpinan Demokratif (mampu menerima masukan), (2) memiliki kepemimpinan melayani, (3) memiliki Kepemimpinan Prediktif yang mampu menganalisa dan merumuskan kebijakan antisipatif terkait keadaan di masa mendatang, (4) memiliki Kepemimpinan Transformatif (mengembangkan dan mentrasformasi manusia pada perubahan organisasi), (5) memiliki Kepemimpinan Visioner (mengembangkan, mengkomunikasikan, mengimplementasikan visi), (6) memiliki Kepemimpinan Strategis (mengantisipasi, menentukan arah, mempertahankan fleksibilitas, pemberdayaan, menciptakan perubahan strategis, mengontrol organisasi), (7) tidak memiliki Kepemimpinan Otoriter.200
H A M K A M A H M U D | - 88 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Variabel bagian kedua, berisi bagaimana pengawasan dan pengendalian untuk POLRI. Huruf A di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan mempergunankan sistem pengendali dan pengawasan peserta didik dengan berbagai bentuk, yaitu: (1) melalui penilaian bidang akademik yang terus diupdate (ditata ulang atau diperbaharui sesuai perkembangan zaman), (2) melalui penilaian berbagai bidang kepribadian yang terus diupdate (ditata ulang atau diperbaharui sesuai perkembangan zaman), (3) melalui penilaian bidang kesamaptaan jasmani yang terus diupdate sesuai perkembangan zaman, (4) melalui pengasuhan yang mendorong peserta didik untuk meningkatkan kemampuan atau potensi diri untuk berprestasi, berintraksi secara intensif dengan orang lain, mengembangkan, meningkatkan pribadi yang dilengkapi dengan buku pedoman pola pengasuhan berkaitan dengan: nilai ketaqwaan, kebenaran dan keadilan, (5) melalui berbagai penugasan yakni naskap perorangan/kelompok/ naskap/nastrap/ dan lain-lain yang terus dievaluasi sesuai perkembangan zaman.201 Kuesioner huruf B membahas 8 hal yakni bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan melakukan penataan fasilitas belajar peserta didik yaitu: (1) perpustakaan atau e-library, (2) buku pendukung, modul, buku teks, (3) internet, computer, lapotop, ipad, infocus dan lain-lain, (4) kelas dan ruang belajar, (5) asrama, fasilitas kerohanian, fasilitas olah raga, seni dan ruang makan, (6) chechker (antisipasi plagiat), (7) laboratorium simulasi (disester), (8) lapangan tembak.202 Variabel bagian ketiga, berisi bagaimana POLRI bekerjasama. Huruf A di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan menghasilkan peserta didik yang mampu melakukan kerjasama dengan berbagai bentuk, yaitu: (1) membuat kebijakan pengendalian pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural pada tingkat wilayah, (2) melaksanakan kebijakan oprasional kepolisian diarahkan kepada memulihan ekonomi dan kerjasama dengan instansi pemangku kepentingan, (3) melakukan edukasi, informasi serta memberikan pemahaman hukum kepada pelaku pasar sehingga mengantisipasi terjadinya penyimpangan, (4) mengawal kebijakan pimpinan daerah, mendukung dan menjamin keamanan program prioritas pemulihan ekonomi nasional, (5) melakukan pengawasan kebijakan oprasional di daerah atau satuan wilayah, (6) memberikan dukungan dan asistensi terhadap upaya UMKN yang ada di daerah atau satuan wilayah, (7) melakukan pembentukan SATGAS pemulihan ekonomi di daerah atau satuan wilayah, (8) mendukung dan mengamankan investasi di daerah, (9) melakukan pengawasan,
H A M K A M A H M U D | - 89 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya pengawalan, pengamanan terhadap pendistribusian Bansos, BLT (bantuan lansung tunai) dan distribusi logistik.203 Kuesioner huruf B di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan menghasilkan peserta didik yang mampu melakukan kerjasama (networking dan kolaborasi) dengan berbagai stakeholder melalui berbagai kegiatan optimalisasi kinerja HARKAMTIBMAS dalam bentuk, yaitu: (1) menata manajemen data terintegrasi berbasis IT, (2) melakukan pemberlakuan layanan darurat Kepolisian, (3) melakukan edukasi masyarakat terkait kejahatan siber dan polisi dunia maya, (4) melakukan pencegahan penanagan konflik yang efektif, (5) POLRI hadir dan meningkatkan kualitas interaksi dengan masyarakat (komunikasi dan silaturahim), (6) penguatan kerjasama dan kolaborasi internal, kelompok masyarakat dan instansi terkait (integrasi dengan stakeholder).204 Kuesioner huruf C di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan menghasilkan peserta didik yang mampu melakukan kerjasama (networking dan kolaborasi) dengan berbagai stakeholder melalui berbagai kegiatan optimalisasi kinerja penanganan hukum, yaitu: (1) penyelesaian perkara dengan mengutamakan restorative justice (dialog, masyawarah dan lain-lain), (2) percepatan penanganan kasus-kasus yang mendapatkan perhatian publik, (3) kecepatan merespon kasus atau laporan masyarakat (mendatangi TKP), (4) kecepatan dalam menyelesaikan kasus yang dilayani, (5) digitalisasi sistem pengawasan terhadap proses penyelidikan, (6) meningkatkan kerjasama dan komunikasi antar penyidik dan kejaksaan, (7) penanganan hukum terhadap anggota yang terlibat perkara (backing dan lain-lain).205 Kuesioner huruf D di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan menghasilkan peserta didik yang mampu melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder melalui berbagai kegiatan optimalisasi perubahan teknologi Kepolisian, yaitu: (1) penyatuan dan integrasi sistem informasi, (2) penataan penerimaan Kepolisian (online system).206 Kuesioner huruf E di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan menghasilkan peserta didik yang mampu melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder melalui upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, yaitu: (1) menjamin keamanan investasi, (2) produktifitas perusahaan di daerah tetap terjamin, (3) penegakan hukum terhadap pelakuk penyalahgunaan (penimbunan, penggelapan, dan korupsi), (4) mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19.207
H A M K A M A H M U D | - 90 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Kuesioner huruf E di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan menghasilkan peserta didik yang mampu melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder melalui pemantapan komunikasi publik, yaitu: (1) tersedianya ruang komunikasi publik yang dapat menampung aspirasi masyarakat pelaku usaha dalam menyampaikan kendala yang dialami dan memediasi pelaku usaha dimaksud dengan stakeholder pemangku kepentingan, (2) membangun hubungan dan komunikasi proaktif dengan media serta tokoh masyarakat, (3) penataan konten tentang kinerja POLRI yang humanis pada program media atau televisi, (4) menjadi komunikator problem solving. 208 Kuesioner huruf E di kuesioner bahwa SESPIM LEMDIKLAT POLRI akan menghasilkan peserta didik yang mampu melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder melalui optimalisasi pengawasan, yaitu: (1) melaksanakan pengambangan sistem pengawasan berbasis teknologi infomasi, (2) melaksanakan fungsi pengawasan yang tidak tumpang tindih guna memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan berkaitan dengan perilaku oknum Kepolisian dan komplain kinerja POLRI, (3) membuka ruang saran masukan di setiap sentra pelayanan Kepolisian terpadu secara online, (4) membangun sistem pengawasan yang sinergi dan terintegrasi antar lembaga pengawas.209 Demikian uraian tiga bagian rencana besar POLRI melalui serangkaian penelitian SESPIM LEMDIKLAT POLRI dalam menyiapkan calon-calon pemimpin POLRI dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural guna terwujudnya Indonesia maju, terutama menyongsong Indonesia Maju dan Emas 2045. Penulis hadir sebagai responden dalam penelitian tersebut.210 Sehingga menganggap sangat penting poin-poin agenda tersebut ditulis di bagian buku karya ilmiah ini. Karena dokumen penting milik POLRI yang relevan dengan penulisan karya ilmiah ini, serta berkaitan dengan agenda dan tugas POLRI masa yang akan datang (future). Demikian penjelasan tentang media siber dan institusi POLRI secara teori dan historis serta tujuan dibentuknya. Dari uraian di atas maka dapat dipahami tentang media siber, yaitu suatu wadah mengakases dan menyalurkan informasi dengan menggunakan jaringan internet. Sementara POLRI yaitu institusi alat negara yang berfungsi menegakkan hukum guna mewujudkan rasa aman dan damai, serta kestabilan sosial dalam hidup berbangsa dan bernegara sehingga terlaksana pembangunan nasional, baik itu
H A M K A M A H M U D | - 91 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya pembangunan fisik dan psikis menuju cita-cita menjadi negara maju pada tahun 2045. 2. Mengenal 25 Satuan dan Badan di POLRI Salah satu buku yang diterbitkan oleh Devisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Negara Republik Indonesia berjudul, “Mengenal Kepolisian Negara Republik Indonesia,” buku yang diperuntukkan untuk anak-anak Indonesia untuk mengenal lebih dalam tentang POLRI. KADIV HUMAS POLRI IRJEN POL Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., memberi kata sabutan, “POLRI dan kalian harus saling mengasihi, agar tugas POLRI dalam melindungi kalian dapat terlakasana dengan lancar. “Tak kenal maka tak sayang,” bagitu kata pepatah. Untuk itulah kami memperkenalkan diri dengan cara yang cukup lengkap, melalui buku ini, agar kalian semakain menyayangi POLRI. Cukuplah diperkenalkan bidang atau aspek-aspek tertentu dari POLRI, salah satu lembaga kepolisian terbesar di dunia. Kelak jika kalian dewasa, kalian bisa mempelajari POLRI yang sangat besar ini melalui buku-buku lain.”211 Institusi POLRI terdapat 25 logo satuan atau badan. Hal ini berdasarkan PERKAP No. 6 tahun 2017 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja MABES POLRI. Mereka memiliki fungsi dan tugas masing-masing dan dapat dikenali funsi dan tugasnya berdasaran logo atau lambang yang tertera di lengan anggota POLRI. 25 logo satuan tersebut dibagi empat kelompok fungsi dan tugasnya.212 Kelompok pertama, berfungsi pengawasan dan pembantu pimpinan: 1) Inspektur Pengawasan Umum (ITWASUM) 2) Stap Oprasi (SOPS) 3) Stap Perencanaan dan Anggaran (SRENA) 4) Stap Sumber Daya Manusia (SSDM) 5) Stap Logistik (SLOG) 6) Divisi Profesi dan Pengamanan (DIVPROPAM) 7) Divisi Hukum (DIVKUM) 8) Divisi Hubungan Masyarakat (DIVHUMAS) 9) Divisi Hubungan Internasional (DIVHUBINTER) 10)Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi ( Div TIK) 11)Stap Ahli (SAHLI)
H A M K A M A H M U D | - 92 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Kelompok kedua, berfungsi sebagai unsur pelayanan: 1) Stap Pribadi Pimpinan (SPRIPIM) 2) Sekertaris Umum (SETUM) 3) Pelyanan Markas (YANMA) Kelompok ketiga, berfungsi sebagai unsur tugas pokok: 1) Badan Intelijen dan Keamanan (BAINTELKAM) 2) Badan Reserse Kriminal (BARESKRIM) 3) Badan Pemelihara Keamanan (BAHARKAM) 4) Korps Brigade Mobil (KORBRIMOB) 5) Korps Lalu Lintas (KORLANTAS) 6) Detasemen Khusus 88 Anti Teror (DENSUS 88 AT) Kelompok keempat, berfungsi sebagai pendukung: 1) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LEMDIKLAT) 2) Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG) 3) Pusat Keuangan (PUSKEU) 4) Pusat Kedokteran dan Kesahatan (PUSDOKKES) 5) Pusat Sejarah (PUSJERAH) Selanjutnya ada 12 unit atau kesatuan, mereka memiliki tugas pokok masing-masing. Dua belas unit tersebut adalah bagian dari 25 yang memiliki logo di atas dan dapat digambarkan tugas dan fungsinya masing-masing, sebagai berikut:213
H A M K A M A H M U D | - 93 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Penulis bersama KAPOLDA SULSEL IRJEN POL Muktiono dan Pangdam XIV Hasanuddin saat Peremian PONPES IMMIM oleh WAPRES H.M Jusuf Kalla tahun 2017di Maros Pertama, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polisi. Seluruh pendidikan di kepolisian berada di bawah satuan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan POLRI (LEMDIKLAT POLRI). Di dalamnya terdapat tiga jenjang pendidikan polisi. 1), Pendidikan Pembentukan Perwira. Untuk mencapai perwira Polisi, maka harus menempuh Pendidikan Kepolisan di Akademi Kepolisan (AKPOL) melalui dua jalur yaitu jalur SMA Akademi Kepolisian (AKPOL) dengan masa pendidikan ditempuh selama empat tahun. Lalusan AKPOL berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Kepolisian (S.Tr.K). Selanjutnya jalur sarjana atau disebut Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Masa pendidikan yang ditempuh selama enam bulan. Jika lulus medapat gelar perwira pertama dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA). 2), Pendidikan Bintara Kepolisian. Pendidikan ini hanya bisa diikuti setelah lulus SMA/SMK/MA dan harus ditempuh selama tujuh bulan. Di dalamnya belar bidang-bidang, seperti; Bintara Polisi Tugas Umum, Bintara Polisi Air, Bintara Teknologi Informasi, Bintara Penerbang, Bintara Olehraga, Bintara Agama dan lainnya. Jika lulus berhak mendapat pangkat Brigadir Polisi Dua (BRIPDA). 3), Pendidikan Tamtama Kepolisian. Pendidikan ini hanya dapat diikuti lulusan SMA/SMK/MA dan harus ditempuh selama lima bulan. Di dalamnya belajar pengetahuan dan kemampuan dasar, ketangguhan, sikap, dan perilaku terpuji sebagai seorang polisi. Jika lulus berhak menyandang pangkat Bhayangkara Dua (BHARADA). Kedua, Satuan Intelijen. Tidak semua polisi bertugas mengenakan seragam. Ada banyak polisi yang tidak berseragam ketika bertugas. Polisi yang tidak berseragam ada dua, yaitu polisi intelijen dan polisi reserse. Mereka tak ubahnya mata dan telinga kepolisian. Polisi intelijen dan polisi reserse memiliki tugas berbeda. Polisi reserse biasanya melakukan penyamaran untuk menyelidiki atau membongkar suatu kasus. Ia bekerja diam-diam. Mencari barang bukti atau memeriksa orang-orang yang dianggap mengetahui suatu kasus. Sedangkan polisi intelijen menyamar untuk menyelidiki, mengetahui, mengamankan, atau menanggulangi suatu keadaan. Dapat dikatakan polisi intelijen pencegah kejahatan. Untuk menjadi seorang polisi intelijen, maka akan dilatih kecakapan melakukan penyamaran. Juga belajar bahasa-bahasa rahasia yang hanay dimengerti sesama polisi intelijen. Ini penting agar penyamaran yang dilakukan tidak terbongkar. Sosok intelijen belasan tahun menyamar jadi wartawan TVRI adalah IPTU Umbaran Wibowo. Sosoknya ketahuan sebagai intelijen setelah dilantik menjadi KAPOLSEK Kradenan, Pati,
H A M K A M A H M U D | - 94 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Jawa Tengah pada Desember 2022. Sontak pemberitaan heboh, ketika jati diri mantan wartwan tersebut diberitkan oleh sesama wartawan dan menyebutnya adalah intelijen. Ketiga, Divisi Hubungan Masyarakat. Satuan ini setiap tingkat ada, muali dari kepolisian resor (POLRES), kepolisian daerah (POLDA), hingga markas besar (MABES POLRI) yaitu Divisi HUMAS yang dipimpin seorang jederal bintang dua. Dalam perkembangannya ke depan divisi ini akan menjadi Badan Humas yang akan dipimpin jenderal bintang tiga. Tugas divisi ini memberi kabar terbaru mengenai suatu peristiwa yang sedang ditangani polisi kepada wartawan, dan kemudian wartawan menyajikan berita itu untuk masyarakat. Selain informasi ke eksternal, juga divisi ini menginformasikan ke internal polri. Agar para personil polri mengetehui kejadian-kejadian, peraturanperturan, dan hal-hal yang penting untuk internal ketahui. Selain itu, satuan ini menerima masukan dan informasi dari masyarakat dan dari lembaga lain. Cepat dan tanggap menerima informasi dan meluruskan informasi keliru atau bohong (hoaks) yang terlanjur beredar di masyarakat. Keempat, Bhabinkamtibmas POLRI. BHABINKAMTIBMAS singkatan dari bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat. Satuan ini berada di bawah satuan BAHARKAM (badan pemelihara keamanan) POLRI, di tingkat POLDA di bawah satuan DIRBINMAS (direktur pembinaan masyarakat). BHABINKAMTIBMAS menjalin kemitraan dan kerja sama dengan masyarakat. Pada kegiatan-kegiatan desa atau kampung ia terlibat. Membina para Hansip dan SATPAM (satuan pengamanan). Ia ujung tombak kepolisian di daerah. Sebab di setiap desa dan kelurahan ada satu orang BHABINKAMTIBMAS bertugas bersama dengan BABINSA (bintara bina desa) dan lurah atau kepala desa. Kelima, Polisi Lalu Lintas. Biasa disingkat POLANTAS. Mereka bertugas untuk membuat lalu lintas lancar. Satuan ini memilki moto, “Darma Kerta Marga Reksyaka”, artinya: Polantas bekerja dengan tulus dan ikhlas serta penuh kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab untuk memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran. Keenam, Polisi Samapta Bhayangkara. Satuan ini juga biasa disebut Polisi Sabhara yang berfunsi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sesuai namanya diambil dari bahasa Sangsekerta, “Sampta”, yang berarti keadaan siap sedia dan waspada. Mereka biasanya berjaga-jaga dan bertugas memastikan keamanan lingkungan. Mengenakan rompi anti
H A M K A M A H M U D | - 95 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya peluru dan menteng sempi laras panjang, kadang berpatroli menggunakan sepeda, motor, dan mobil juga skuter dan sepatu roda. Sabhara dilatih menangani huru-hara dengan mengenakan alat-alat khusus. Mengawal pengujuk rasa. Ketujuh, Badan Reserse Kriminal. Disingkat BARESKRIM atau Polisi RESKRIM. Semua bagian di dalam tubuh POLRI tentu penting. Sebab bagian ini berhubungan lansung dengan masyarakat luas, dengan segala macam urusannya. Itulah BARESKIRM, ia badan pang besar dalam tubuh POLRI, dengan jumlah personil dan petugas paling banyak. Tugas utamanya ialah melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk memecahkan kasus kriminal. Satuan ini dibagi dalam enam unit, yaitu: Direktorat Tindak Pidana Umum (DIT TIPIDUM), Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (DIT TIPIDEKSUS), Diretorat Tindak Pidana Korupsi (DIT TIPIKOR), Direktorat Tindak Pidana Narkotika (DIT TIPIDNARKOBA), Direktorat Tindak Pidana Tertentu (DIT TIPIDTER), Direktorat Tindak Pidana Siber (DIT TIPIDSEBER). Kedelapan, Korps Polisi Perairan dan Udara. Masalah yang harus diurus oleh polisi bukan hanya di darat, tapi juga di perairan (sungai, danau, dan laut). Karena itu dibentuk KOPOLAIRUD). Satuan ini, berada di jalur kendali BAHARKAM. Satuan yang memiliki polisi udara, dilengkapi dengan helikopter dan peصلى الله عليه وسلمat terbang untuk menjangkau dengan cepat ke lokasi, yang sulit dijangkau kendaraan darat. Helikopter dapat dipakai menolong orang yang terjebak di gedung tinggi akbat kebakaran, dan menolong pendaki yang tersesat di puncak gunung., juga dapat digunakan patroli mengawasi kerumunan manusia yang sangat besar di darat. Seerti demostrasi dan pertandingan sepak bola. Kesembilan, Korps Brigade Mobil. Pesukan elit POLRI ini telah menorehkan lembaran tulisan tinta emas perjuangan bangsa Indonesia, baik itu dalam merebut kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, dan mengisi pembangunan nasional. Anggota Brimob memiliki dua kemampuan, yaitu kemampuan Pelopor dan kemampuan Gegana. Untuk memburu para penjahat berbahaya yang bersembunyi di hutan atau di pegunungan, maka akan dikerahkan pasukan yang berkemampuan Pelopor. Sementara untuk para penjahat berbahaya yang menggunkan senjata dan bom, maka dikerhakan pasukan Gegana. Korps Brimob POLRI diebntuk khusus untuk menghadapi penggar hukum dan kejahatan yang menggangu masyarakat secara capat, terutama yang menggunkan senjata api dan bom. Inilah yang membedakan Korps Brimob dengan polisi pada umumnya. Mereka keahlian khusus
H A M K A M A H M U D | - 96 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya pengangulangan huru-hara (PHH), Search and Recue (SAR), perlawanan teror, perang di kota maupun perang di hutan, bahkan perang gerilya, memiliki keahalian di bidang penanganan bahan kima, biologi dan radioaktif (KBR). Memiliki motto, “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”. Kesepuluh, Polisi Satwa. POLRI memiliki satuan polisi satwa. Di bawahnya ada detasemen anjing pecak dan unit kuda. Unit kuda dipakai efektif untuk membubarkan pengunjuk rasa yang tidak yang berpotensi melanggar hukum. Kuda polisi didatngkan dari Belanda atau Jerman dan ada juga dari kuda lokal yaitu dari Sumbawa. Satu kuda polisi biasanya dilatih dua tau tiga polisi. Sementara anjing polisi sejak lama diandalkan di seluruh dunia untuk membantu tugas-tugas kepolisian. Anjing polisi dinamakan canine dibaca ke-nine, kemduian diberi nama khasa dengan K-9. Anjing polisi diandalkan bukan karena tenaganya atau suara gonggongannya yang keras. Tapi karena kemampuan penciumannya yang sanag tajam. Menurut para ahli, rata-rata anjing mampu mencium dan membedakan 40 ribu jenis bau. Anjing pelacak lebih istimewa lagi. Sebab mereka dilatih khusus untuk membantu tugas polisi. K-9 dilatih memiliki spesialiasi berbeda-beda tergantung bakat dan latihan yang diberikan. Ada yang bertuags mencari narkoba, mencari bom, mencari orang hilang di reruntuhan gempa dan kebakaran serta hal lain. K-9 mengalahkan teknologi. Apa bila ada barang mencurigkan lolos di mesin sunar X, maka kemudian k-9 diturunkan untuk melacak. Apa bila ia mengendus barang terlarang, maka ia bereaksi dengan menggonggong, merebahkan diri, atau berputar-putar mengitari benda tersebut. K-9 dilatih khusus oleh polisi yang jadi pelatihnya dan tidak berganti-ganti agar terjalin keakrapan. K-9 juga dibawa ketempat keramaian, seperti kujungan presiden dan pejabat tinggi negara. Ia mengawasi orang-orang yang mencurigakan, dan memberitahu polisi. Ia bisa membedakan orang biasa yang tidak ingin menggangu dan orang berniat jahat. Kesebelas, Detasemen Khusus 88 Anti Teror (DENSUS 88 AT). Terkadang ada saja orang-orang atau kelompok orang memaksakan keinginan mereka. Tak jarang dalam memaksakan keinginan mereka itu, orang-orang atau kelompok orang tersebut menembakkan senjata atau bahkan bom. Untuk itu, POLRI membentuk DENSUS 88 AT. Mereka bertugas menciptkan rasa aman dari pihak-pihak yang memaksakan kehendak tersebut. Personilnya adalah polisi pilihan yang dilatih secara khusus. Latihannya istimewa, lebih daripada polisi pada umumnya. Kemampuan fisik mereka ditempa lebih keras. Mereka mampu mengoprasikan berbagi program komputer dan alat-alat komunikasi canggih. Selian menjadi anggota DENSUS 88 AT, anggota polisi banyak
H A M K A M A H M U D | - 97 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya ditugaskan lambaga khusus, seperti BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme). Kedua belas, Polisi Hubungan Internasional. Polisi ini, di bawah Divisi Hubungan Internasional. Polisi Indoensia tidak hanya bertugas di tanah air. Bila ada suatu kebutuhan khusus, seperti memberi pelindungan hukum bagi warga negara Indonesia di luar negeri, polisi Indonesia bisa bertugas hingga ke luar negeri. Termasuk menjalankan misi-misi perdamaian di luar negeri. Juga apabila ada kejahatan yang melibatkan negara luar, atau penjahat lari ke luar negeri maka polisi yang telah bergabung dalam keanggotaan organisasi kepolisian dunia yang bernama INTERPOL, singkatan dari International Police yang bermarkas di Lyon Prancis yang beranggotkan 194 negara meminta diterbitkan Red Notice. Selanjutnya disebarkan kepada seluruh anggota INTERPOL. Sebailnya jika ada pelaku kejahatan dari engara lain datang ke Indonesia. Polisi negara asal pelaku kejahatan tersebut akan memebri tahu polisi Indonesia. Di DIV HUBINTER, hal-hal yang terkait penegakan hukum dan kerja sama internasional itu merupakan tanggung jawab Biro Sekertariat NCBINTERPOL.214 3. Sejarah POLRES Maros Markas Kepolisian Resor Maros barada tepat di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 2, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, dengan Kode Pos 90511.215 Bangunannya berdampingan dengan Rumah Jabatan Bupati Maros, Masjid Agung Ar-Rahman, dan Kantor DPRD Maros yang di samping baratnya berdiri penjara bangunan buatan Pemerintahan Kolonial Belanda, namun sejak Agustus 2022 dibongkar untuk dibangun Lapas Khusus Anak oleh KEMENKUMHAM SULSEL. Kawasan tempat berdiri Markas POLRES Maros dahulu di zaman penjajahan adalah pusat kantor perwakilan pemerintahan zaman Belanda.
H A M K A M A H M U D | - 98 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya MARKAS POLRES Maros Ketika Penulis Mengisi Ceramah Apel Pagi tahun 2020 Kabupaten Maros dipimpin oleh perwira menengah POLRI. Karena itu, sejak dinyatakan sebagai Daerah Tingkat I pada zaman Orde Baru. Maka pada tahun 1950-1961 Kepolisian Resor Maros dipimpin oleh pejabat eksekutif yang disebut Kepala Kepolisian Resor Maros: (1) Inspektur Polisi TK I Andi Muhammad Yusuf, (2) tahun 1961-1963 Komisaris Polisi Makmur Daeng Sitakka, (3) tahun 1969-1971 Komisaris Polisi Hasan Rala, (4) tahun 1971-1973 Komisaris Polisi Alwi Adam, (5) tahun 1981-1982 Letnan Kolonel Polisi Azis Bujang, (6) tahun 1982-1984 Letnan Kolonel Polisi Soenarto AP, B.A., (7) tahun 1984-1987 Letnan Kolonel Polisi Drs. FX Soekamto, (8) tahun 1987-1989 Letnan Kolonel Polisi Drs. R. Imam Subakti, (9) tahun 1989-1992 Letnan Kolonel Polisi Drs. Junaedi. Ke (10) tahun 1992-1993 Letnan Kolonel Polisi Drs. Umar Hamid, (11) tahun 1993-1994 Letnan Kolonel Polisi Drs. Engkus Kusmana, (12) tahun 1994- 1997 Letnan Kolonel Polisi A.Nurman Thahir, S.Mik, (13) tahun 1997-1999 Letnan Kolonel Polisi Drs. Moch. Kastalani, (14) tahun 1999-2000 Letnan Kolonel Polisi SUPT Drs. Gatot Subiyaktoro, (15) tahun 2000-2002 AKBP. Drs. Syamsuddin Yunus, (16) tahun 2002-2004 AKBP. Drs. Wahyudin, (17) tahun 2004-2006 AKBP. Drs. H. Armensyah Thay, (18) tahun 2006-2006 AKBP. Drs. Bambang Triyanto, S.H., (19) tahun 2006-2007 AKBP. Drs. M.N. Didik Andiono, (20) tahun 2007-2009 AKBP. Drs. Joko Irianto, (21) tahun 2009-212 AKBP. Ferdinand Pasaribu, S.I.K., S.H., M.H., (22) tahun 2012-2015 AKBP. C.F. Hotman Sirait, S.I.K., S.H., (23) tahun 2015-2016 AKBP. Lapri Prasetyono, S.I.K, (24) tahun 2016-2017 AKBP. Erik Ferdinand, S.I.K, (25) tahun 2017-2019
H A M K A M A H M U D | - 99 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya AKBP. Yohanes Richard Andrians, S.I.K., S.H., (26) tahun 2019-2021 AKBP. Musa Hengky Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., (27) tahun 2021- 2022 AKBP. H. Facthur Rochman, S.H., M.H., (28) tahun 2022-sekarang AKBP Awaluddin Amin, S.I.K.216 Terdapat 14 kecamatan di Kabupaten Maros, tidak semua kecamatan terdapat kantor Kepolisian Sektor Kecamatan. Akan tetapi ada sebagian kantor POLSEK (kepolisian sektor) yang mengontrol dan menangani wilayah hukum lebih dari satu kecamatan. Adapun uraiannya yaitu: (1) POLSEK Bantimurung mencakup wilayah kerja Kecamatan Bantimurung dan Simbang; (2) POLSEK Camba, mencakup wilayah kerja Kecamatan Camba dan Cenrana; (3) POLSEK Kawasan Bandara, mencakup wilayah kerja Bandar Udara Lama dan Bandar Udara Internasional Sulten Hasanuddin; (4) POLSEK Lau, mencakup wilayah kerja Kecamatan Lau, Maros Baru, dan Kecamatan Bontoa; (5) POLSEK Mallawa, mencakup wilayah kerja Kecamatan Mallawa; (6) POLSEK Mandai, mencakup wilayah kerja Kecamatan Mandai (kecuali kawasan Bandara); (7) POLSEK Moncongloe, mencakup wilayah kerja Kecamatan Moncongloe; (8) POLSEK Tanralili, mencakup wilayah kerja Kecamatan Tanralili; (9) POLSEK Tompobulu, mencakup wilayah kerja Kecamatan Tompobulu; (10) POLSEK Turikale, mencakup wilayah kerja Kecamatan Turikale, letak Ibu Kota Kabupaten Maros.217 4. Peluang dan Tantangan Mewujudkan KAMTIBMAS di Maros Saat PEMILU a. Peluang Merangkul Tokoh Agama Jika direnungkan dan ditelusuri lebih dalam, terhadap tugas dan fungsi yang melekat pada POLRI pada hakikatnya adalah mengamalkan nilai-nilai ajaran agama Islam. Seperti menegakkan ketertiban dalam berlalulintas di jalan raya yang diperankan oleh POLANTAS (polisi lalu lintas) adalah termasuk bagian dari mengamalkan perintah Allah جل جلاله .Sosok polisi dalam melaksanakan tugas sebagai POLANTAS, harus ditaati masyarakat. Sebab taat kepada mereka selama hal itu bukan perbuatan maksiat adalah bagian dari pada taat kepada ulul amri sebagaimana diperitahkan Allah جل جلاله di dalam Alquran surah An-Nisa ayat 59.218
H A M K A M A H M U D | - 100 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Penulis Menghadiahkan buku Da’i KAMTIBMAS kepada KETUA Umum DPP IMMIM Makassar di Pondok Pesantren IMMIM Putra saat peresmian tahun 2017 Berkembang dan banyaknya aliran tarekat muktabar, serta tumbuh suburnya pondok pesantren di Kabupaten Maros adalah suatu peluang bagi Kepolisian Resor Maros untuk membangun kolaborasi dan sinergitas dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Keberadaan aliran tarekat dan pondok pesantren tersebut, tentu juga dibarengi banyaknya tokoh agama yang berpengaruh di masyarakat. Maka kemudian tokoh agama tersebut dapat dirangkul menjadi bagian dari program kemitraan POLRI, dengan diistilahkan Pemolisian Masyarakat.219 Kriminolog Universitas Indonesia Andreanus Meliala berpendapat pemolisian berbasis komunitas (community based policing) adalah salah satu konsep untuk menumbuhkan inisiatif masyarakat dalam mencegah dan melawan ancaman kejahatan tampa mengandalkan polisi. Seperti yang dilakukan oleh NYPD (New York Police Department) pengedar obat bius pada tahun 1993-1994. Pemolisian berbasis komunitas adalah bentuk meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap lingkungan yang kondusif dan dalam rangka mencegah tindak kejahatan.220 Senada dengan pendapat di atas, pakar kriminologi forensik yang kerap tampil di layar televisi yaitu Reza Indragiri Amriel berpendapat bahwa memperbanyak jumlah personil polisi dengan asumsi skala 1:700 (satu polisi untuk tujuh ratus orang warga) akan efektif dalam mencegah kejahatan adalah hal yang belum tentu rasional. Namun hal yang lebih baik adalah polisi
H A M K A M A H M U D | - 101 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya yang bertugas di daerah berhasil menjadi agen perubahan dengan konsep polisi sipil (civil police) dengan mendayafungsikan komponen-komponen lokal, baik secara lansung maupun tidak lansung untuk turut berperang selaku pemelihara keamanan dan ketertiban umum.221 Program kemitraan POLRI dengan masyarakat sangat diperlukan bila mendasarkan pada begitu kompleks dan besarnya tugas POLRI dewasa ini.222 Dengan adanya pendapat dan saran dari berbagai ahli kriminal, agar supaya POLRI memberdayakan potensi-potensi masyarakat. Kemudian hal itu menjadi dasar untuk membentuk polisi sipil atau polisi berbasis komunitas. Inilah yang menjadi peluang bagi POLRES Maros untuk mewujudkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Repulik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat. Sebab adanya sejumlah tokoh agama yang berpengaruh di Kabupaten Maros. Pimpinan kolompok tarekat dan pondok pesantren dapat diberdayakan dan jadi mitra dalam mengiplementasikan program pemolisian masyarakat. b. Tantangan Saat PILKADA . Pemilihan kepala daerah (PILKADA), apakah itu pemilihan gubernur, walikota dan bupati adalah bagian dari pemilhan umum (PEMILU). Peneliti sebagai warga Maros, sejak telah reformasi mengamati pelaksanaan pemilihan kepala daerah dari tahun ke tahun, yakni ketika adanya pemilu secara lansung. Dapat dikatakan pelaksanaan PILKADA yang paling kondusif di Kabupetan Maros yaitu di tahun 2020. Sebab berlansung aman dan tertib. Karena tidak terjadi konflik antar masyarakat. Waktu itu ada tiga pasang calon kepala daerah saling berangkulan menerima penetapan yang menang dan kalah ketika diumumkan KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) Maros pemenangnya.223
H A M K A M A H M U D | - 102 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Penulis diantar ceramah/khutbah Jumat oleh personil POLSEK Camba Pakai mobil patwal Tantangan selanjutnya adalah sejarah PILKADA pada tahun 2016 yang diwarnai ketegangan antar pendukung calon bupati. Sebab pemenangnya waktu itu sempat dinyatakan tersangka oleh penyidik BARESKRIM (Badan Reserse Kriminal) MABES POLRI ketika dinyatakan pemenang dengan jumlah suara terbanyak.224 Dan suasana PILKADA paling menegangkan serta mengancam keamanan yaitu saat PILKADA di tahun 2010. Sebab diwarnai aksi pelemparan bom molotov dan pembakaran salah satu kantor camat di Kabupaten Maros. Tempat menyimpan kertas suara hasil PILKADA dibakar oleh salah satu calon bupati. Ketika konvoi pengedara motor yang melempar bom motov meninggalkan kantor Camat Tanralili mereka lalu disergap dan diringkus oleh anggota polisi dari satuan POLRES Maros. Sebelas orang ditahan waktu itu. Hingga kasus pidana Pilkada tersebut disidang sampai ke Pengadilan Negeri Maros.225 Tantangan selanjutnya yang dihadapi POLRES Maros untuk segera membentuk komunitas polisi masyarakat adalah ketika paham islam radikal dari timur tengah yakni ISIS masuk ke Kabupaten Maros. Para ahli kriminal menyebutnya kejahatan transnasional. Terutama ketika ada salah satu oknum imam masjid suatu perumahan, imamnya terpapar paham ISIS melalui media siber. Inisial namanya adalah FA. Ia terpengaruh propanggada ISIS ketika menonton di YouTube dan Fecebook. Yang menyedihkan adalah anak didiknya di TPA (taman pendidikan Alquran) juga ikut diputarkan vidio-vidio aksi
H A M K A M A H M U D | - 103 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya kekerasan dan peperangan ISIS. Ketika semakin kuat paham ekstrimis memengaruhinya benaknya, lalu kemudian ia memutuskan meninggalkan istri dan tiga anaknya, serta tempatnya menjadi imam, juga guru TPA Ia berangkat ke Suriah, inisial namanya FA.226 Istri dan anaknya ia tinggalkan, sebab enggan ikut ke Suriah. Pada hal ia telah dijamin kebutuhan hidupnya oleh jamaah masjid. Pemicu utama ia ke Suriah karena telah dicuci otaknya oleh salah seorang muballigh simpatisan ISIS di Kota Makassar, berinisial UBL. Simpatisan ISIS tersebut telah meninggal dunia di Lapas Nusakambangan. Menurut ketua masjid di perumahan tersebut. Bahwa FA telah meninggal dunia di Suriah dengan dieksekusi mati. Sebab ketika menjelang diesksekusi, FA sempat komunikasi via telepon dangan kerabatnya. Komunikasi terakhir tersebut difasilitasi oleh yang menangkap FA di Suriah.227 Adanya peluang dan tantangan tersebut di atas adalah jadi inspirasi dan pendorong pihak Kepolisian Resor Maros untuk segera membentuk komunitas pemolisian masyarakat. Agar dapat mereduksi masuknya paham radikal dengan cara memberdayakan masyarakat jadi mitra kepolisian. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka kemudian secara demografis dan sosial kultural masyarakat di Kabupaten Maros adalah komponen-komponen masyarakat yang memiliki pengaruh besar tehadap masyarakat adalah tokoh agama. Maka kemudian ketika sosok pemimpin POLRES Maros dijabat oleh AKBP Musa Tampubolon, SIK, yang punya pengalaman tugas di Sub Direktorat Kriminal Siber Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan membentuk komunitas pendakwah yang diberi nama DASI POLRES Maros.228 c. Hakikat Jati Diri Penyelenggara PEMILU 1) Wasit Wajib Bermain Jujur Jujur antonimnya bohong atau dusta, sedang khianat antonimnya amanah. Dua kata ini semakna, dan sifat terpuji tersebut jujur dan amanah wajib dimiliki oleh wasit atau penyelenggara pemilu. Penulis tentu tidak usah menjelaskan tentang dimana ditempatkan sifat amanah itu. Tetapi komprehensifnya sifat amanah wajib dilaksanakan disemua aktifitas lahir maupun batin. Namun al-Qur'an sangat terang dan spesifik ada ayat yang melarang seseorang melakukan perbuatan khianat terhadap jabatan yang diembannya. QS.Al-Anfal: 27 ْم ْنتُ َ َمانَاتِّ ُكْم َوأ َ ِّذي َن آ َمنُوا َل تَ ُخونُوا َّللاَ َوال َّر ُسو َل َوتَ ُخونُوا أ ُّ َها الَّ ي ُمو َن َ ْعلَ يَا أ تَ
H A M K A M A H M U D | - 104 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. Penulis bermodalkan semangat kejujuran ketika berdagang buku, hingga pernah membawa barang suplayer ke acara pemeran MTQ tingkat nasional di Ambon senilai 100 juta lebih, tampa ada uang jaminan sepeserpun. Nanti dibayar setelah hasil dari penjualan ajang pemeran MTQ tahun 2013 tersebut. Penulis menghadiahkan buku kepada Komisioner KPUD Provinsi SULSEL Iqabal Latif Modal itulah penulis miliki hingga percaya diri pada saat ikut seleksi komisioner KPU di kota penulis pada tahun 2018. Turut serta mencoba peruntukan nasib. Apakah memang ada takdir penulis di pekerjaan komisioner KPU Maros atau tidak?. Apalagi penulis tambah sengat semangat mendaftar, kerena berbekal bahwa Dai KAMTIBMAS yang sejarah dibentuk oleh POLDA Sulawesi Selatan pada tahun 2014 memang diperuntukan kepada calon da’ida’i KAMTIBMAS yang ikut diklat di SPN Batua waktu itu untuk turut mendakwahkan PEMILU damai dan aman di mimbar-mimbar masjid Sulawesi Selatan. Hingga dari pengalaman dakwah itulah, dituangkan dalam skripsi biograpi diri penulis yang wajib diserahkan saat pendaftaran pada tim selekasi KPU Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi-Selatan tahun 2018. Ringkas cerita, penulis lolos semua tes kemosioner KPU Kabupaten Maros, kecuali terahir fit
H A M K A M A H M U D | - 105 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya and propertes penulis gugur. Namun saat ini, penulis berstatus calon PAW (pergantian antar waktu) KPU Maros artinya cadangan komisioner KPU Maros. Tetapi ada hal aneh pada hasil seleksi yaitu penempatan urutan nama PAW komisioner KPU Maros, dari hasil diseleksi ulang pasca putusan MK yang menjadikan ditetapkan 5 orang komisioner kabupaten/kota. Dari hasil uji kelayakan dan kepatutan. Ada seorang peserta dari 7 orang yang dinyatakan lolos, tidak ikut uji kelayakan dan kepatutan. Namun urutan peringkatnya diatas dari dua nama yang ikut lansung tes uji kelayakan dan kepatutan. Anehnya, kenapa ia ditempatkan diurutan ketiga dari PAW KPU Maro oleh hasil keputusan timsel tersebut, sementar ia tidak ikut uji kelayakan. Ini menjadi tanda tanya, hingga saat ini. Penulis dan teman-teman lain yang cadangan komisioner KPU Maros mendiamkan hasil tersebut, sebab hanya menguras energi untuk protes hasilnya. Kalaupun ada hasil ketika melakukan protes, tetap saja menjadi cadangan atau calon PAW komisomioner KPU Maros. Kembali pada historis, kenapa penulis ingin menjadi komisioner KPU waktu itu? Sebab jamak penulis dengar bahwa disitulah potensial terjadi kecurangan. Nah, semangat nilai dakwah sebagai Dai Kamtibmas yang hampir 5 tahun diemban. Hingga yang biasanya hanya dimimbar, penulis ingin salurkan dengan mengabil peran strategis yaitu menjadi wasit pemilu (komisioner KPU) dengan mambawa nilai-nilai luhur Islam. Sebab, alasan penulis jika yang duduk di komisioner KPU adalah orang-orang yang bisa dibeli harga dirinya dengan fulus oleh kontestan pemilu, lalu dengan itu melanggar asas Pemilu yaitu lansung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil. Maka yang duduk atau menjabatlah wakil rakyat serta eksekutif dari hasil berbuat curang, hingga jadi rusaklah demokrasi bangsa ini. Karena angka suara peserta pemilu yang real mereka dikurangi digitnya, lalu ditambahkan ke peseta lain yang mengajak main mata alias berbuat curang. Naudzu billah. Ada seorang jemaah masjid Dai KAMTIBMAS pernah menceritakan kepada penulis, bahwa dirinya pernah terlibat berbuat curang pada perhitungan suara PEMILU di zaman presidennya waktu itu SBY. Ini juga yang menyebabakan penulis ingin beramar maruf dan nahi mungkar dengan usaha jadi komisioner KPU. Olehnya itu, saudaraku yang menjabat komisioner KPU di seluruh Indonesia. Penulis sebagai muballik di Lima Lapas di Sulawesi Selatan, ditempat itulah menjumpai napi yang di penjara karena keliru atau mugkin curang dahulu dengan melanggar ayat
H A M K A M A H M U D | - 106 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya diatas ketika menjalankan tugasnya semasa komisioner KPU. Hingga yang merasa dicurangi itu menutut ganjaran hukuman terhadap pembut curangnya. Sebab itu, agar anda tidak masuk penjara, atau minimal tidak di pecat oleh dewan kehormatan penyelenggara pemilu (DKPP). Jagalah kejujuran, jauhi diperalat berbuat curan oleh orang lain hanya karena uang rayuan konstestan atau tim sukses. Ketahuilah saudaraku integritas anda tidak bisa dinilai dengan uang, rawat dan jaga itu. Nilai anda sangat berharga. Bekerjalah dengan baik dan benar, terutama sesuai undang-undan pemilu pada tugas anda sebagai wasit pemilu: PPK, Komisoner Kabuten/Kota, Komisioner Propinsi dan Komisioner KPU Pusat. Insya Allah, kalau hal ini saudara lakukan. Maka hasil pemilu 17 April 2019 dapat menjadi kebanggaan kita semua rakyat Indonesia dan anda turut serta andil mencetak sejarah kegemilangan KPU dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil dan terpercaya atau istilah lain luber. (lansung, umum, bebas, rahasia). 2) Independen Sangat penting independensi Penyelenggara Pemilu (KPU-Panwas-DKPP). Sebab, jika negara ini di ibaratkan tubuh manusia, maka setiap organ mempunyai peran vital masing-masing yang menjadikan negara itu tetap tumbuh, sehat den berkembang. Jantung atau heard berperan sebagai leader central diperankan oleh Presiden, organ kepala berperan sebagai wakilnya (WAPRES). Tangan dan kaki sebagai alat negara, diperankan oleh institusi penegak hukum TNI-Polri, Kementrian, Jaksa, Hakim. Organ bagian dalam tubuh selain jantung dan rahim, berperan sebagai pabrik-pabrik BUMN dan Swasta menghasilkan pajak untuk APBD dan APBN. Tetapi ada satu organ tubuh yang perannya sangat vital yaitu rahim wanita, dimiliki hanya wanita dan melalui rahim itulah keberlansungan hidup manusia ditentukan. Olehnya itu juga, kenapa insan yang punya nurani menolak LGBT eksis? Sebab LGBT memusnahkan eksistensi kehidupan manusia di dunia. Dari renungan ini, penulisberpendapat bahwa KPU, Panwas, DKPP berpera seperti rahim yang diberikan mandat untuk untuk melahirkan pemimpin-pemimpin bagsa. Mulai dari Presiden-Wapres, Gubernur-Wagub, Walikota-Wawali dan Bupati-Wabup, serta delegasi utusan mewakili rakyat yang disebut DPR. Sedikit kita kupas tentang rahim wanita agar bisa kita ambil karakternya, baik itu fitrah dan potensinya yang amat besar hingga Allah mentakdirkan menjadi wadah kebelansungan hidup (regenerasi). Al-Qur'an
H A M K A M A H M U D | - 107 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya menyebut bahwa bayi dalam tubuh wanita berada di tempat yang kokoh (fi qararem makin). Mungkin kita bertanya, seperti apa kekohan organ rahim itu? Salah satu jawaban rasionalnya adalah lihat saja ibu hamil bisa kemana saja tampa rasa takut yang berlebihan (keguguran) pada hal bayi itu hanya daging yang mempel di dinding rahim wanita hingga perlahan berbentuk selama sembilan bulan dan tidak tanggal. Itu logikanya, tetapi ada hal yang membuat penulissemakin yakin bahwa rahim itu kokoh tidak bisa ditembus oleh virus sekecil apapun, sekalipun itu virus HIV aids. Yaitu ketika penulis mengikui OJT BNN RI di Bogor 2016, salah seorang peserta magang konsolor adiksi yang suami-istri positif HIV Aids. Kemudian dia mengatakan bahwa satu anak penulistidak terkena aids negatif dan yang satunya lagi positif. Rasa penasaran bergolak, kemudian penulisbertanya, kenapa bisa? Aktifis HIV Aids Bogor itu menjawab, "Ia tidak terjangkit virus HIV satu anak saya, karena pada saat ia dilahirkan tidak pernah minum asi ibunya dan lahir lewat oprasi cesar" Lanjut, "menurut dokter jika ini dilakukan maka anak tidak akan terpapar virus HIV. Beda dengan adiknya yang lahir normal ibunya pendarahan, melalui darah itulah virus HIV menjangkiti anak penulis yang satu". "Oh...bagitu ya, jadi selama dalam rahim anak itu tidak bisa ditembus oleh virus ya?" Tanya penuliskeheranan. "Iya tidak" Jawabnya Ketika itu prnulis lansung ingat ayat Alquran yang mengatakan bahwa bayi itu ditempatkan tempat yang kokoh. Menarik kesimpulan dari metafora penyelenggara pemilu (KPU, BAWASALU, DKPP) dengan rahim wanita, artinya lembaga ini dan orang-orang didalamnya berkarakter seperti rahim wanita; yang pekerjaannya khusus yaitu EO, posisinya kokoh seperti rahim, air ketubannya ampuh menetralisir virus sogok, curang, intimidasi. Jika ingin lembaga negara (KPU-Panwas-DKPP) yang diberi mandat pemilu sesuai asas dibunyi pasal 2 UU no 7 tahun 2017; lansung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.Maka untuk menjamin trush kepada KPU-BAWASALU-DKPP sebagai lembaga pemilu dan awaknya. Idealnya mereka berkarakter dan sifat independen seperti fitrah rahim wanita diciptakan; ia kokoh dan tahan demi tekanan dari manapun asalkan tegaknya hukum. Jika hal ini dilakukan oleh penyelenggara pemilu maka cetak biru kepemimpinan dinegeri ini bisa dikatakan berjalan sesuai dengan kodratnya.Kokohnya Rahim Seperti Kokohnya Penyelenggara Pemilu. Para ahli alat reperodukisi wanita, berasumsi bahwa rahim kokoh dan strategis secara
H A M K A M A H M U D | - 108 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya anatomi, kerena letaknya benar-benar di pusat tubuh manusia, sehingga terlindungi dari semua sisinya. 3) Penyelenggara PEMILU Kokoh, Seperti Kokohnya Rahim Rahim dilindungi pelindung dari tulang yang membentuk satu lubang khusus, dimana rahim berada di dalamnya mampu menjaganya sehingga menjadikannya aman dan kokoh. Tulang ekor melindungi dari bagian belakang dan tulang pangkal pinggul melindungi Rahim dari bagian depan. Apabila kita perhatikan lokasi tempat keluarnya urine, feses dan janin sangatlah berdekatan, namun bagaimana fungsi masing-masing organ tersebut bisa berjalan optimal tanpa ada hambatan dan tidak saling mengganggu. Rahim dikuatkan oleh otot-otot tertentu, yang disatu sisi bisa merapat dan pada waktu sama lubangnya tetap membuka sehingga keluarnya urin dan fases sangat teratur dan tetap mampu menjaga posisi kemaluan. Rahim berbentuk seperti, “buah jambu pipih” dengan dasar berada di atas dan puncaknya berada di bawah. Organ reproduksi ini diperkuat dengan banyak tali ikatan yang saling menopang, seperti jembatan gantung. Hal ini menyebabkan, meski tidak menempel dinding tubuh tetapi tetap kokoh dari segala sisi. Posisi yang sedikit condong ke depan dan membentuk sudut terbuka dengan vagina mampu mencegah rahim turun dan keluar sehingga terhindar dari keguguran. Rahim kokoh dan strategis secara fisiologis. Sebab adanya proteksi terhadap rahim yang benar-benar sejalan dengan fungsinya, yaitu tempat janin berada, tumbuh dan berkembang. Tekanan pada rongga perut akibat kontraksi otot diafragma dan otot dinding perut akan mendorong rahim ke arah bawah dan pada sisi yang berkebalikan juga ada tekanan ke atas akibat kontraksi otot bagian bawah. Akibat pertimbangan tekanan ini, menjadikan rahim tetap berada di tempatnya. Akibat tekanan tulang paha dari bawah dan berat tubuh dari atas, menjadikan rahim bisa sesuai dengan bentuk janin dan ketika melahirkan bisa keluar dengan selamat kedunia. Adanya hormon progreteron menjadikan otot rahim tetap tenang dan tidak mengalami kontraksi yang keras sebagai akibat dari hormon estrogen. Hormon progreteron, juga berfungsi memproteksi rahim sehingga tidak menolak pertumbuhan janin khususnya pada bulan-bulan awal kehamilan. KPU-BAWASLU-DKPP secara filosofi lembaga ini sekokoh rahim sebab telah dipanyungi regulasi khusus dalam menyelenggarkan PEMILU. Terutama KPU sendiri memiliki aturan main benama PKPU no 7 tahun 2017. Meski posisi
H A M K A M A H M U D | - 109 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya rahim berkedekatan dengan saluran urine dan feses. Hal Ini dibaratkan KPU, BAWASLU, DKPP sekalipun berada tetapi tatap pada satu jalur tujuan yaitu menyelenggarakan pemilu. KPU sebagai even organizer (EO) PEMILU, BAWASALU sebagai wasitnya, DKPP penegak disiplin penyelenggara. Ketiganya saling berkaitan dan tidak tumpang tindih, masing-masing punya tupoksi berbeda, sebab memiliki aturan main sendiri. Tatapi satu kesatuan utuh yaitu penyelenggara. Dari serangkaian proteksi, regulasi kerja, begitu juga insan yang diamanahi mengeksekusi undang-undang pemilu. Bisa disimpulkan bahwa keajaiban rahim dan kokohannya bisa diterapkan disistem, karena ia mampu beradaptasi mulai dari sebelum hamil (tahapan pemilu) proses persalinan (saat pemilu), dan ketika lahirnya bayi (Presiden-Gubenur-Bupati-DPR) bisa di pertanggung jawabkan (pasca pemilu). d. Kisah Kapolda Sulsel Sukses Mengamankan PEMILU Ketika POLDA Sulawesi Selatan dipimpin oleh IREJEN POL Pudji Hartanto, S.H., M.M., pada tahun 2015 bertepatan dengan palaksanaan PILKADA di beberapa kabupaten kota termasuk Kabupaten Maros, Gowa, Selayar, Bulukumba, Pangkep, Barru, Soppeng, Toraja, Luwu Timur, Luwu Utara dan Toraja Utara. Salah satu yang dinyatakan rawan konflik adalah Kabupaten Gowa dan beberapa kota lainnya. Kemudian cara ia menciptakan suasana kondusif, sosok yang saat ini tahun 2023 menjabat Komisioner KOMPOLNAS yaitu membuat grup WhatsApp di dalamnya terdapat calon-calon bupati dan wakil bupati yang ikut PILKADA, juga penyelenggara PEMILU dan ia adminnya. Di grup WA tersebut seluruh peserta PILKADA dan penyelengaranya dibina dan bangun persaudaraan yang mengutamakan perdamaian dan keamanan saat PILKADA dan setelahnya. Di GWA itu juga mereka mengadu apa bila ada hal-hal yang dianggap melanggar hukum. Kemudian KEPOLDA memberi arahan dan pemecahan masalah dengan memberdayakan struktur organisasi di kepolisian dan mengkoordinasikan dengan lembaga pemerintah daerah.
H A M K A M A H M U D | - 110 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Pudji Hartanto ketika tatap muka di Maros penulis hadir Urai kisah mantan DIRJEN Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI tersebut yang berhasil menciptakan PILKADA aman dan damai di Sulawesi Selatan berkat metode tersebut. Pengalamannya ia kisahkan ketika pidato pamit saat pisah sambut KAPOLDA SULSEL. Ia mengisahkan pengalamannya tersebut sambil meneteskan air mata, karena cintanya pada warga Sulawesi Selatan saat pamit pidah ke Jakarta menjabat DIRJEN Perhubungan Darat waktu itu. ( Fajar, 2016). E. Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Maros Pembianaan atau pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (HARKAMTIBMAS) adalah salah satu fungsi dan tugas pokok kepolisian yang telah diatur di dalam Undang-Undang POLRI. Setiap satuan kerja wilayah provinsi (POLDA) dan satuan kerja membawahi kabupaten atau resor (POLRES), serta satuan kerja yang membawahi kecamatan disebut sektor (POLSEK) berkewajiban memelihara kedamaian dan ketenangan hidup masyarakat. Termasuk pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat Maros adalah tanggung jawab Kepolisian Resor Maros. Untuk itu, di kepolisian terdapat satu unit kerja bernama BINMAS (Pembinaan Masyarakat). Tugas satuan BINMAS yaitu melakukan pendekatan secara persuasif terhadap masyarakat. Salah satu ujung tombak satuan BINMAS adalah BHABINKAMTIBMAS (Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat) mereka ditempatkan di setiap desa atau kelurahan. Dalam ilmu
H A M K A M A H M U D | - 111 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya tata kelola pemerintahan daerah, BHABINKAMTIBMAS disebut bagian dari tiga pilar ujung tombak pemerintah, yang dua lainnya adalah BABINSA (bintara pembina desa) TNI dan kepala desa atau lurah. Pelatakan batu pertama pembangunan masjid Da’i KAMTIBMAS oleh KAPOLSEK Turikale Kompol M. Idris tahun 2015 Satuan BINMAS berkewajiban dalam melaksanakan tugas meliputi kegiatan pembinaan ketertiban sosial, pembinaan keamanan swakarsa, koordinasi pengawasan, pembinaan kepolisian khusus, pemolisian masyarakat, serta pembinaan dan pengoordinasian terhadap tutas-tugas BHABINKAMTIBMAS. Induk unit satuan BINMAS di MABES POLRI adalah BAHARKAM (Badan Pemelihara Keamanan) POLRI.229 Satuan BINMAS Kepolisian Resor Maros saat ini dipimpin oleh kepala satuan (kasat) bernama AKP Hamzah. Menurutnya, terdapat 81 anggota BHABINKAMTIBMAS yang bertugas di Maros. Mereka diberikan kewajiban tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di kelurahan atau desa tempat mereka ditugaskan. Meski jumlah kelurahan dan desa di Maros sebanyak 103, sementara anggota BHABINKAMTIBMAS hanya 81 orang. Untuk itu, ada beberapa sosok anggota BHABINKAMTIBMAS memiliki lebih dari satu desa yang ia bertanggung jawab memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.230 1. Sistem Keamanan Masyarakat Pengertian keamanan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah barasal dari kata aman yang artinya merasa bebas dari bahaya, merasa terlindungi. Kemudian diberi imbuhan ke dan an menjadi kalimat keamanan
H A M K A M A H M U D | - 112 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya yang artinya adalah ketentraman atau kondisi aman. Terciptanya keaman dan terwujudnya rasa aman.231 Dalam Kamus Bahasa Inggris kemanan diartikan security yang maknanya adalah mengajukan jaminan keamanan, atau perlindungan.232 Sementara keamanan dalam Kamus Bahasa Arab berasal dari kata amaan ( نَ َأما (yang artinya keselamatan, keamanan, perdamaian, sekuriti.233 Juga diartikan qismul amni ( ن ِمْ bagian artinya yang) قِ ْسُم اْألَ keamanan.234 Istilah keamanan erat kaitannya dengan dunia militer, terutama di institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). Dua institusi ini bertanggung jawab dalam menegakkan keamaan di seluruh wilayah tanah air Indonesia. Hal ini berdasar pada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Bab XII tentang Pertahanan dan Keamanan Negara di Pasal 30 ayat 2 (dua).235 Karena itu, rujukan paling tepat membahas tentang keamanan adalah dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 Tentang POLRI tentang pengertian keamanan. Sebab penggunaan frasa keamanan paling populer di dunia kerja dan tugas Kepolisian Nagara Republik Indonesia sebagai alat negara dalam menegakkan hukum. Keamanan adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai prasyarat terselenggaranya pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan mimbina dan mengembangkan potensi kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah dan menanggulangi sagala bentuk pelanggaran hukum dan bentukbentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.236 Kemudian di dalam undang-undang tersebut pula dijelaskan tentang keamaan dalam negeri adalah suatu keadaan yang ditandai dengan terjaminnya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, serta terselengaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.237 Sementara itu fungsi POLRI dalam pemerintahan sebagaimana tertuang dalam pasal 2 (dua) di undang-udangan tersebut yakni berfungsi memelihara keamanan.238 Pengertian keamanan juga dijelaskan dalam buku berjudul Buku Pintar Bhabinkamtibmas yakni keamanan adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional yang ditandai terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tagaknya hukum serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta
H A M K A M A H M U D | - 113 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam mencegah, menangkal, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.239 Kemudian secara spesifik Kepolisian Republik Indonesia pasca reformasi memiliki regulasi khusus untuk mengatur tata kelola organisasinya dan pelaksanaan fungsi dan tugas pokoknya yakni meneggakan keamanan dan terteriban masyarakat. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang POLRI. Penulis buku berjudul, Hukum dan Kepolisian: Profesionalisme dan Reformasi POLRI. Pudi Ruhardi mengitip pasal 1 angka 5 di undang-undang tesebut yakni berbunyi: “Keamanan....adalah suatu kondisi dinamis dalam negeri dinamis masyarakat sebagai suatu prasyarat terselengaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum, serta terbinannya ketentraman, yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menghalangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk pelanggaran lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.”240 Sementara itu, di dalam buku “Ensiklopedi Nasional Indonesia” diuraikan tentang pengertian keamanan dalam kaitan makna keamanan bersama yakni dalam hubungan internasioal berarti komitmen sekelompok negara untuk memelihara keamanan nasional masing-masing sacara bersamasama dengan cara tidak saling menyerang.241 Ken Booth penulis bukunya berjudul, Theory of Word Security tentang definisi keamanan adalah kondisi ketiadaan ancaman dan definisi ini memiliki arti yang sangat luas kerena belum jelas bagaimana bentuk dan siapa yang harus diamankan dari ancaman tersebut. Namun Ken Boot mengutip pendapat organisasi Critikal Security Studies (CSS) keamanan artinya kondisi survival plus (kelansungan hidup yang lebih) yang tidak hanya dipahami sebagai kondisi terbebas dari ancaman dan mampu mempertahankan dan melanjutkan hidup semata (survival), namun dengan (plus) yang berarti bebas dari ancaman-ancaman yang menentukan hidup dan karenanya bebas memiliki ruang untuk membuat dan melaksanakan pilihan. Bagi CSS, seseorang yang hidupnya sudah ditentukan orang lain dan karenanya tidak mempunyai ruang untuk membuat dan melaksanakan pilihan adalah orang tidak aman (an insecure life, for groups or individuals, is a determined life).242
H A M K A M A H M U D | - 114 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Menurut Yanyang Mochamad, Ian Montrama dan Emil Mayhudin dalam buku yang mereka bertiga menulisnya. Bahwa yang didefinisikan aman adalah jika masyarakat terbebas dari ancaman yang mengancam keberlansungan hudupnya yakni terbebas dari ancaman dan mempunyai ruang untuk melaksanakan hal lain sesuai pilihannya untuk bisa bertahan hidup.243 Ahmad Sukardja mengemukakan analisanya tentang keamanan ketika mengkaji isi naskah Piagam Madinah. Yakni di pasal 13 bahwa kaum muslimin kompak menghadapi dan menghukum orang yang melakukan pelanggaran, berbuat zalim, membuat kerusakan; di pasal 15, perlindungan Allah جل جلاله satu atau merata; di pasal 22 berbunyi tidak boleh membantu penjahat atau melindunginya; di pasal 36 ikut perang perlu izin Nabi Muhammad جل جلاله ;di pasal 37, kaum Yahudi dan Muslim saling bantu menghadapi musuh; di pasal 40, tetangga perlu dilindungi. Kebijakan tersebut tertutang di Piagam Madinah adalah bermakna bahwa seluruh masyarakat terlibat memelihara keamanan yang dijamin dalam Islam sebagai inisiatif Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. 244 Selain pengertian di atas tentang keamanan yang dijelaskan oleh pakar, peneliti juga mengutip ayat Alquran yang mengangkat tentang pentingnya rasa aman tercipta, seperti doa Nabi Ibrahim as yang mendoakan negeri tempat tinggalnya Mekkah agar dikaruniakan Allah rasa aman. Allah صلى الله عليه وسلم berfirman di Alquran surah Al-Baqarah/2:125 َوإِّذ ا َل ْ َ ُم َر ِّب ا ْجعَ ْل ا ق إِّ ْب َرا ِّهي َذَ َوا ْر ُز ْق ْهلَهُ َهـ لَداً بَ آ ِّمناً أ ِّم َن َم َرا ِّت َ الث َم ْن آ َم َن َّ ْن ُهم للِّ ب يَ ْوِّم ِّ ِّم ا َوال اآل ِّخِّر ْ Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berdoa, “Ya Tuhan-ku, jadikanlah (negeri Mekah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,”245 Wahbah Az-Zuhaili tentang tafsir ayat di atas adalah doa Nabi Ibrahim as agar negeri tempat tinggalnya yakni Mekkah aman dan tentram, tidak dikuasai para tiran, tidak dikeruhkan kejenihannya oleh para penjahat yang berbuat dosa, dan agar dilindungi oleh Allah جل جلاله dari berbagai malapetaka seperti pembenaman ke dalam bumi, gempa bumi, penenggelaman di laut, keruntuhan bangunan, dan sebagainya yang merupakan tanda-tanda kemurkaan Allah terhadap negeri-negeri lain. Dari doa Nabi Ibrahim as., tersebut bukan saja mengajarkan agar berdoa untuk keamanan dan kesejahteraan kota Mekkah, tetapi juga mengandung isyarat perlunya setiap
H A M K A M A H M U D | - 115 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya muslim berdoa untuk keselamatan dan keamanan wilayah tempat tinggalnya, agar penduduknya memperoleh rezki yang melimpah. Dua hal ini, yakni rasa aman dari segala kegelisahan dan limpahan rezki merupakan syarat utama suatu kota atau wilayah. Sebab aman adalah suatu nikmat yang dengannya datang nikmat-nikmat lain dari Allah جل جلاله turut serta. Sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim a.s., di ayat di atas dan doa yang serupa ada di surah Ibrahim/14: 25,246 َوإِّذ ا َل ْ َ ُم َر ِّب ا ْجعَ ْل ا ق إِّ ْب َرا ِّهي بَ َهـذ لَ َ ْبنِّي ْ َوا ْجنُ َوبَنِّ ن َّي ال دَ آ ِّمناً ْعبُ َد ْصنَ َ أ نَّ َم األَ ا Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa, “Ya Tuhan, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala. 247 Dalam kitab Tafsir Al-Misbah tentang ayat 126 di surah al-Baqarah di atas dijelaskan kota yang aman adalah tidak dikeruhkan kejernihannya oleh para penjahat yang berbuat dosa. Artinya dapat dipahami adalah kota yang aman tidak merajalela kejahatan yang disebabkan oleh penjahat. Karena itu perlu ditegakkan keamanan bagi aparat hukum. Kemudian pada ayat sebelum ayat yang di atas dijelaskan tentang maksud tempat yang aman. Yakni ada tiga maknanya: pertama, keamanan dari azab Allah, dalam arti bahwa siapa orang yang memasuki atau mendatangi Ka’bah sambil mengagungkannya dan berharap pahala akan selamat dari azab; kedua, barang siapa yang memasuki Ka’bah maka ia aman dari balas dendam orang lain; ketiga, al-amn (aman) artinya keamanan dari dijatuhkan hukuman hudud; keempat, al-amn artinya keamanan dari peperangan.248 Ayat Alquran yang lain membahas tentang keamanan adalah ayat yang berkisah tentang umat Islam apabila mengalami rasa takut, hingga dibolehkan mengerjakan salat sambil berkendara. Akan tetapi jika telah aman maka dianjurkan untuk banyak mengingat Allah جل جلاله dalam artian mengerjakan salat secara normal. Allah جل جلاله berfirman di surah Al-Baqarah/2: 239 إ ْن ْم ِّر َجالً َ ف ِّخ ْفتُ ف ْو َ َ ُر أ ْكبَاناً ا ِّإذَ ْم َ ف ِّمنتُ ُكُر أ واْ َ اذْ للاَ فَ َم َك ُكم َما َّم ْم َعل ا َّ ل تَ ُكونُواْ َ ُمو َن ْعلَ تَ Jika kamu takut (ada bahaya), shalatlah sambil berjalan kaki atau berkendaraan. Kemudian apabila telah aman, maka ingatlah Allah (shalatlah), sebagaimana Dia telah Mengajarkan kepadamu apa yang tidak kamu ketahui. 249
H A M K A M A H M U D | - 116 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Ayat di atas membahas tentang aman berkaitan dengan ibadah salat. Menurut peneliti betapa pentingnya kondisi aman, sehingga salat yang tadinya diperintahkan dengan tata cara yang normal, berubah dengan tidak normal. Artinya, salat dikerjakan dalam keadaan darurat, agar kewajiban tetap terpenuhi dan keselamatan jiwa tetap terjaga. Keamanan dan rasa aman sangat dijunjung dan diutamakan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم pada awal dakwah Islam. Peristiwa hijrah yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم kepada sahabatnya ke negeri Habasyah adalah sebab tidak amannya kondisi yaitu terjadinya intimidasi dengan memenjarakan mereka semena-mena, disiksa dengan dipukul, dibiarkan dalam keadaan lapar, bahkan ditempelkan bara api ke tubuh mereka jika tidak meninggalkan dakwah yang diseru oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. 250 Kemudian turun ayat perintah mementingkan keamanan jiwa dengan berhijrah ke Habsyah, َو َّكلُو َن ِّ ِّه ْم يَتَ َو َعلَى َرب ِّذي َن َصبَ ُرواْ ُمو َن الَّ ْو َكانُواْ يَ ْعلَ ْكبَ ُر لَ َ ْج ُر اآل ِّخ َر ِّة أ َوَألَ فِّي ال ُّدْنيَا َح َسنَةً ُه ْم ُمواْ لَنُبَ وِّئَنَّ ِّل ِّذي َن َوالَّ َها َج ُرواْ فِّي للاِّ ِّمن بَ ْعِّد َما ظُ Dan orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan Memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui, (yaitu) orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal. 251 Shaleh Al-Fauzan dalam salah satu pesan khutbahnya berjudul, “Islam Mewujudkan Keamanan Masyarakat.” Bahwa syarat terpenuhinya rasa aman dalam Islam yaitu di dalam suatu negara atau kota tidak ada kekacauan, ketakutan dan pertikaian antar penduduk kampung dan warga kota dari satu sisi, dan antar sesama warga kota dari sisi yang lain. Rendahnya tingkat kriminal. Faktor keamanan dalam Islam adalah memurnikan akidah dengan jalan memurnikan penyembahan hanya kepada Allah semata dan meninggalkan penyembahan selain kepada Allah. Kemudian Syekh Shaleh menjelaskan pilar penopang keamanan tersebut dengan mengitip firman Allah surah Al-Nur/24:55 dalam khutbahnya.252 ِّذي َن ِّمن َف الَّ ْر ِّض َكَما ا ْستَ ْخلَ ُهم اْأل افِّي َ ْم َو َع ِّملُوا ال َّصاِّل َحا ِّت لَيَ ْستَ ْخِّلفَنَّ ِّذي آ َمنُوا ِّمنكُ ال َن َّ َّللاُ َو َع َد ْمناً يَ ْعبُ ُدونَنِّي َل يُ ْشِّركُو َن َ ِّه ْم أ ُهم ِّ من بَ ْعِّد َخ ْوفِّ ُه ْم َولَيُبَ ِّ دلَنَّ ِّذي ا ْرتَ َضى لَ ُه ُم الَّ ُه ْم ِّدينَ َولَيُ َم ِّ كنَ َّن لَ ِّه ْم ْبِّل قَ
H A M K A M A H M U D | - 117 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya ا ِّسقُو َن -٥٥- ُم الْفَ ْولَئِّ َك هُ ُ أ ِّل َك فَ َر بَ ْعَد ذَ َو َمن َكفَ َشْيئاً بي ِّ “Allah telah Menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan Menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah Menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan Meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia Ridai. Dan Dia benar-benar Mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”253 Muchlis M Hanapi mengatakan ajaran pokok yang dibawa Rasulullah صلى الله عليه وسلم ,. dengan mengutip hadis Nabi صلى الله عليه وسلم riwayat Imam Ahmad, yaitu diperintahkan menyambung hubungan kekerabatan (silaturahiam), menghentikan pertumpahan darah, mengamankan jalan, menghancurkan berhala, sehingga hanya Allah semata yang disembah dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Lalu ia jelaskan, bahwa sebelum Nabi صلى الله عليه وسلم mendakwahkan tauhid, tiga hal yang urgen yaitu: 1) menyambung silaturahim; 2) menghentikan pertumpahan darah; 3) mengamankan jalan, atau menjaga kertetiban umum. Ketiganya adalah berkaitan dengan keamanan. Lalu pakar tafsir dan pernah menjadi penerjemah Presiden Joko Widodo ketika raja Salman berkujung di Indonesia tersebut, dengan mengitip redaksi hadis Nabi صلى الله عليه وسلم tentang tiga hal yang berkaitan tentang keamanan penjelasan di atas;254 َو ُم ْر َحا ْألَ ْن تُو َص َل ا َ ِأ َك فَقَال ب ْر َسلَ َ ا أ ِ َماذَ َؤ َّم َن ال ُّسبُ ُل َوتُ َك َّس َر ب ُء َوتُ َما َن الِدّ ْحقَ تُ ُت ْ ل ِ ِه َش ْي ء قُ َاليُ ْش َر ُك ب َو ْحدَهُ ا ُن َويُ ْعبَدَ َّّللاُ ْوثَ ْألَ ا “Dengan apa?” beliau menjawab, “Agar kamu menyambung silaturahim, melindungi darah, mengamankan jalan, berhala dihancurkan, Allah semata yang disembah dan tidak ada sukutu bagi-Nya sesuatupun.” 255 Kemudian hadis-hadis Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم lain yang membahas tentang keamanan banyak dijumpai di dalam kitab-kitab hadis yang telah ditulis oleh para Ulama hadis. Seperti tentang karakter atau sifat seorang muslim adalah ketika orang lain atau muslim yang lain selamat dari gangguan lidah dan tanggannya. Sebagaimana hadis yang juga diriwayatkan Imam Ahmad,
H A M K A M A H M U D | - 118 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya َ م َّ ْي ِه َو َسل َّى َّّللاُ َعلَ َسانِ ِه َو يَقُو ُل يَ ِدِه َر ُسو َل َّّللاِ َصل النَّا ُس ِم ْن ِل َ ُم َم ْن َسِلم ُم ْسِل ْ ال َهى َّّللاُ َعْنهُ َج َر َما نَ ِج ُر َم ْن هَ ُمَها ْ َوال )رواه احمد( Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Seorang muslim adalah jika manusia selamat dari kejahatan lisan dan tangannya." 256 Dan dalam hadis yang lain riwayat Imam Ahamad nomor 22842 pada Software Hadis 9 Imam yang ditulis lebih detail yang dimaksud dengan arti selamat, َّّللا ى َر ُسو َل ِ َّ َّّللا ْي ِه َص ُ ل َ َعلَ م َّ قَا َل فِي َح َّج ِة َو َسل ِ َودَاع ال َال ْ َ ْم أ ِ ُركُ ْخب َم ُم أ ْن ُ ُم ْسِل َم ال ْن ْ َ ُمو َن َسِلم ُم ْسِل َس يَ ِدِه ال ِم ْن انِ ِه ْ ُمْؤ ِم ُن َو ِل ْ َم ْن َوال ِمنَهُ َ النَّا ُس ى أ ِهْم لَ َع ِ ْمَوال َ ِس ِهْم أ ْنفُ َ َوأ ِج ُر ُمَها ْ َم ْن َجا َهدَ نَ ْف َسهُ فِي َطا َع ِة َّّللاِ َع َّز َم َج َر ْن َوال ُم َجا ِهدُ ل ْ نُو َب َوا َوالذَّ ل َخ َطايَا ْ هَ ا َو َج َّل )رواه احمد( Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda saat haji wada': \"Maukah kalian aku beritahukan siapakah orang muslim itu, (orang muslim adalah) orang yang (membuat) orang lain terhindar dari (bahaya) lidah dan tangannya, orang mu`min, (orang mu`min adalah) orang yang (membuat) orang lain aman atas harta dan diri mereka, muhajir adalah orang meninggalkan kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa mujahid adalah orang yang memerangi diri sendiri dalam menaati Allah 'azza wajalla.\" 257 Sementara itu, tentang pentingnya keamanan sebuh doa Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dipanjatkan ketika telihat bulan sabit di awal bulan Hijriyah. Dalam redaksi doa diawali Nabi صلى الله عليه وسلم memohon keamanan sebelum memohon iman. قَا َل َحةَ ْ ي َكا َن َع ْن َطل النَّب ى ِ ُّ َّ َّّللا ْي ِه َص ُ ل َ َعلَ م َّ َو َسل ا إ ى ِذَ َ ِهََل َل َرأ ُهَّم ال قَا َل ْ َّ الل هُ َّ ِهل َ أ ْينَا َع ْم ِن لَ ِاْألَ ِن ب َما ْإلِي َو ِ ال َّسََلَمِة َوا ْسََلم ْإلِ َو ِي ا ُّ َك َربّ َو َرب َّّللا)رواه الدارمي( ُ dari Thalhah ia berkata, “ Nabi صلى الله عليه وسلم apabila melihat hilal mengucapkan: \"Ya Allah, nampakkan hilal kepada kami dengan aman, iman, keselamatan, dan Islam. Tuhan kami dan Tuhan kalian adalah Allah."258 Dari doa Nabi صلى الله عليه وسلم ,di atas dapat dipahami tentang kedudukan rasa aman, yang diminta disebut sebelum memohon iman. Dari sini, peneliti memahami bahwa betapa pentingnya rasa aman terwujud sebab dengan rasa aman itu
H A M K A M A H M U D | - 119 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya keimanan atau amal saleh dapat terlaksana dengan baik jika keamanan terjamin. Karena itu Nabi صلى الله عليه وسلم setiap awal bulan ketika melihat hilal berdoa memohon keamanan, iman, keselamatan, dan Islam. Ketika Umar bin Khattab ra., memimpin umat Islam selama 10 tahun faktor yang utama diatensi adalah mewujudkan keamanan dan ketentraman masyarakat. Hal ini untuk terciptanya iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi. Cara Umar bin Khattab ra., menegakkan keamanan adalah membentuk pengawas (muhtasib) dalam bentuk petugas yang ronda di pasarpasar dan bahkan terkadang Umar ra, turut berjaga bersama petugas tersebut, guna untuk memberantas hal-hal yang merusak keamanan dan ketentraman.259 Keamanan dan rasa aman sangat dijunjung dan diutamakan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم pada awal dakwah Islam. Peristiwa hijrah yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم kepada sahabatnya ke negeri Habasyah adalah sebab tidak amannya kondisi yaitu terjadinya intimidasi dengan memenjarakan mereka semena-mena, disiksa dengan dipukul, dibiarkan dalam keadaan lapar, bahkan hingga ditempelkan bara api ke tubuh mereka jika tidak meninggalkan dakwah yang diseru oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. 260 Kemudian turun ayat perintah untuk mementingkan keamanan jiwa dari bahaya dengan hijrah ke Habsyah, َح َسنَ ُّْنيَا ُهْم فِي الد نُبَ ِّوئَنَّ لَ ْ ُموا ُظِل فِي ّّللاِ ِمن بَ ْعِد َما ْ َج ُروا ِذي َن َها َّ ْج ُر َوال َوَألَ ة ُمو َن يَ ْعلَ ْ ْو َكانُوا ْكبَ ُر لَ َ اآل ِخ -٤١ -و َن َرةِ أ ُ َو َّكل ِ ِهْم يَتَ َو َعلَى َربّ ْ ِذي َن َصبَ ُروا ال -٤٢َّ Dan orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan Memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui, (yaitu) orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal. 261 Ayat ini adalah petunjuk kuat bagaimanan rasa satu proritas utama dalam kehidupan dan umat Islam ditekankan untuk mencari kehidupan yang aman. Selain itu, kata aman sinonim dengan kata salam yang berarti damai. Hal ini terkandung pada salah satu dari asma Allah yaitu As-asalam. Tafsir kata As-salam dijelaskan oleh ulama ahli tafsir yang paling produktif saat ini menulis buku, kelahiran Libiya, alumni Universitas Madinah dan Omdurman Sudan. Bernama Ali Muhammad As-Shallabi.262
H A M K A M A H M U D | - 120 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Ketika ia diundang ke Italia untuk membicarakan perdamaian di Libiya. Mereka bertemu di salah satu gereja Roma di bawah wewanang Vatikan. Kemudian Syekh Ali menjelaskan konsep keamanan atau kedamaian yang ada pada Islam yaitu kalimat salam yang wajib diucapkan setiap hari saat setelah selesai mengerjakan salat fardu dan sunah. Dan salah nama surga disebut Darus Salam (negeri damai). Karena itu kaum muslim adalah pelopor keamanan dan kedamaian. Sebab setiap saat mengucapkan damai. Ia menjelaskan tentang Nabi Isa as. Lalu mengutip Alquran surah Maryam ayat 16 dan 28-31 yang menjelaskan sosok Nabi Isa as (Yesus) yang sangat menginginkan kedamian dalam kehidupan. Saat itu, tiba-tiba penerjemah menangis dan meneteskan air mata mendengar kisah Nabi Isa as., di dalam Alquran tersebut.263 Secara sosio kultural sistem keamanan masyarakat telah terbentuk sejak lama. Hal tersebut diistilahkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). SISKAMLING adalah suatu kesatuan yang meliputi komponen-komponen yang saling bergantung dan berhubungan secara saling mempengaruhi, yang menghasilkan daya kemampuan untuk digunakan sebagai salah satu upaya untuk memenuhi tuntunan kebutuhan akan kondisi keamanan dan ketertiban lingkungan. Hal ini tertuang dalam Peraturan KAPOLRI Nomor 23 Tahun 2007 tanggal 10 Desember 2007 tentang SISKAMLING.264 Melalui SISKAMLING tersebut aparat BHABINKAMTIBMAS yang bertanggung jawab di setiap wilayahnya, dapat mengontrol dan membinan keamanan dan ketertiban masyarakat. SISKAMLING dimanfaatkan untuk deteksi dini terhadap persoalan-persolan di masyarakat yang dapat menimbulkan gangguan keamanan. SISKAMLING lasimnya memiliki tempat berupa bangunan bernama Pos KAMLING. Di Pos KAMLING tersebutlah menjadi sarana berkumpul warga saat mengadakan ronda malam. Pos KAMLING tersebut terdapat fasilitas alaram/bel/pentungan, atau alat komunikasi pemanggil massa. Kegiatan warga yang sedang tugas ronda di Pos KAMLING yaitu patroli keliling kampung dengan cara bergiliran.265 Sistem keamanan lain, yang telah tumbuh dan berkembang di zaman modern saat ini, terutama di perumahan-perumahan dan perkantoran di perkotaan adalah Satuan Pengamanan (SATPAM). SATPAM adalah satuan atau kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan usaha untuk melaksanakan pengamanan, dalam rangka menyelenggarakan keamanan swakarsa di lingkungan kerja. Dasar hukum pembentukan SATPAM yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2012 tatang Tata
H A M K A M A H M U D | - 121 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Cara Pelaksanaan Koordinasi, Pengawasan dan Pembinaan Teknis terhadap Kepolisian Khusus, Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan Bentuk Pengamanan Swakarsa. Juga dasar hukumnya adalah Peraturan KAPOLI Nomor 24 Tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan/atau Instansi/Lembaga Pemerintah.266 SATPAM dan Hansip adalah adalah satu unsur penting dalam pembinaan keamanan yang dibentuk oleh BHABIN KAMTIBMAS di kampung-kampung. Mereka adalah bagian dari unsur pemolisian masyarakat yang telah dilatih bagaimana memeriksa keamanan kampung, serta apa yang harus dilakukan jika ada kejadian gangguan keamanan.267 Berdasarkan uraian di atas, peneliti berpendapat mengenai pengertian keamanan adalah suatu kondisi atau keadaan yang damai dalam intraksi sosial antar masyarakat kota dan desa, tenang dalam kegiatan keagamaan pemeluk agama, serta tentram dalam kegiatan pembangunan pemerintah sehingga tercipta kehidupan yang harmonis, dinamis, yang pluralis. Sehingga dengan kondisi tersebut mengundang keberlipahan rezki dari Allah جل جلاله Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian peneliti menambahkan bahwa seorang muslim adalah pribadi yang menjunjung tingggi rasa aman kepada orang lain, sebab dalam salatnya ditutup dengan ucapan salam (selamat) sambil menoleh ke kanan dan ke kiri orang-orang yang ada di sampingnya. Hal ini adalah indikasi bahwa pribadi muslim pelopor keamanan dan keselamatan. 2. Sistem Ketertiban Masyarakat a. Teori struktural fungsional Sistem atau teori ketertiban masyarakat dalam pandangan ilmu sosiologi yang relevan dengan kajian ini yaitu teori struktural fungsional, yang memaknai bahwa masyarakat seperti makluk hidup atau atau yang dikenal dengan istilah, “orgenisme”.
H A M K A M A H M U D | - 122 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Penulis bersama Ketua Deradradikasasi BNPT Irfan Idris dan tokoh agama dan Guru Basar Masyarakat terdiri dari berbagai unsur yang saling berhubungan dan menjalankan fungsinya masing-masing. Ralp Dehrondorf mengemukakan empat asumsi dasar dari perspektif ini, yaitu: (1) setiap masyarakat merupakan satu unsur yang relatif gigih dan stabil, (2) mempunyai struktur unsur yang terintegrasi dengan baik, (3) setiap unsur dalam masyarakat mempunyai fungsi, memberikan sumbangan pada terpeliharanya masyarakat sebagai suatu sistem, (4) setiap struktur sosial yang berfungsi didasarkan pada konsensus mengenai nilai di kalangan anggotanya.268 Pada konteks masyarakat di Kabupaten Maros, dapat dipersepsikan bahwa unsur tokoh agama yang memiliki fungsi memberikan sumbangan pada terperliharanya masyarakat sebagai suatu sistem yang mendukung hidup berdampingan saling dan saling menjaga keharmonisan. Dalam istilah yang populer bagi suku Bugis-Makassar dikaitkan dengan teori struktural fungsional yang diterapkan adalah “mali siparappe, maliu sipangainga, rebba sipatokkong” (jika hanyut maka saling mengait, jika terlupa maka saling mengingatkan, dan jika jatuh maka saling mambangkitkan). Pada suku Bugis tokoh agama disebut panrita (ajjoraeng) dan pengikut (joa). Hubungan harmonis keduanya tergambar dalam ungkapan Bugis “mauni matelleng lopinna ajjoarekku, صلى الله عليه وسلمi tellesammua, tellengi tellenga” (biar tenggelam perahu pelindungku, aku tetap sebagai pengikutnya yang tidak akan pindah, kalaupun ia tenggelam aku ikut tenggelam, ia terangkat akupun ikut terangkat.269 b. Pengertian Kertertiban
H A M K A M A H M U D | - 123 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Kata ketertiban berasal dari kata tertib sering dijumpai dalam kagiatan rapat contoh tertib saat rapat, juga pada istilah hukum, yakni tertib hukum, serta di lalu lintas yang disebut tertib berlalu lintas, begitu pula dalam pernikahan yakni tertib adalam aturan nikah. Pengertian tertib dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah teratur, sopan, dan aturan. Sementera itu, pengertian ketertiban yaitu peraturan dalam masyarakat atau keadaan serba teratur baik.270 Tertib, juga digunakan dalam istilah rukun salat. Sebagaimana di dalam buku “Fiqhu Sunnah Imam Syafi’i”, bahwa tertib adalah ketika rukun-rukun salat dikerjakan secara berurutan atau beraturan.271 Sementara itu, kata ketertiban di dalam Bahasa Inggris diartikan orderliness yang dapat juga bermakna; kerapian dan keteraturan.272 Lalu kata ketertiban dalam bahasa Arab yakni ta’dibiyah (يَّ ْي ِ ِدب ْتا ( yang artinya kedisiplinan, ketertiban dan keteraturan.273 Tata tertib sering didengar disebut dalam pembahasan masalah etika, sebab tata tertib sinonim dengan etika. Seorang yang menegakkan etika berarti menegakkan tata tertib.274 Termasuk ayat yang dijadikan dalil tentang tertib yakni firman Allah di surah An-Nisa/4: 59, ْمِر ِمن ُكْم ْوِلي األَ ُ ال َّر ُسو َل َوأ ْ ِطيعُوا َ ّّللاَ َوأ َ أ ْ ِطيعُوا ْ َمنُوا ِذي َن آ َّ َها ال ُّ ي َ يَا أ Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulul Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. 275 Ayat di atas disebut secara berurutan, yakni menaati Allah, Rasul-Nya dan Ulil amri. Di sini mengandung makna urutan tertib, sebab idealnya adalah menaati lebih dahulu Allah, Rasulullah, kemudian ulil amri. Kata ulil amri dapat dimaknai sebagai pemimpin yang mengatur urusan masyarakat, seperti pemerintah, pemuka-pemuka masyarakat, para ulama, petani, buruh, wartawan, dan angkatan bersenjata. Menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah, bahwa bentuk jamak kata uli bentuk jamak dari waly, yang berarti pemilik atau yang mengurus dan menguasai. Sedang amr berarti perintah atau urusan. Meski pemimpin di sini bermakna kelompok, akan tetapi tidak mutlak, orang perorangan termasuk pemimpin. Seperti polantas yang mangatur lalu lintas yang diberi wewenang dan tugas, ia berpungsi sebagai ulil amri. Karena itu harus ditaati dengan berlalu lintas kendaraan di jalan raya yang tertib dan teratur.276
H A M K A M A H M U D | - 124 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Ayat di atas juga dimaknai oleh Asrorun Ni’am Shaleh dalam bukunya Membumikan Islam Rahmatan Lil Alamin, bahwa urgensi taat kepada ulil amri adalah untuk tertib dan teraturnya kehidupan. Demi mendatangkan maslahat kepada masyarakat dan menghindari perpecahan. Seperti tertib terhadap penetapan awal Ramadhan dan awal Syawal yakni taat kepada pengumuman dan penetapan yang disampaikan oleh pemerintah dalam rangka tertibnya pelaksanaan ibadah madlah. 277 Ulil amri memungkinkan tidak ditaati apa bila yang diperintahkan hal-hal yang melanggar ketentuan Allah dan Rasul-Nya seperti menyuruh berbuat maksiat.278 Tujuan ditengakkannya ketertiban atau taat hukum adalah untuk mendapatkan maslahat dan menolak mudarat. Karena itu dalam konteks menegakkan ketertiban adalah untuk menjaga dan memelihara lima hal yang urgen hadirnya negara NKRI yaitu pertama, memelihara agama (hifz al-din); kedua, memelihara jiwa (hifz al-nafs); ketiga, memelihara keturunan (hifz alnasl): keempat, memelihara akal (hifz al-aql); dan kelima, memelihara harta (hifz al-mal). Lima prinsip inilah tujuan ditegakkannya ketertiban di masyarakat. Baik itu tertib dalam beribadah dan maupun tertib bermuamalah.279 Dengan tertibnya seorang individu maupun kelompok masyarakat di dalam menjalani kehidupan maka kemudian menghasilkan akhlak atau adab yang mulia. Barang siapa yang tidak beradab maka sama dengan tidak mempunyai syariat, iman dan tauhid. Demikian diungkap oleh muassis Nahdatul Ulama KH. M. Hasyim Asy’ari di mukadimah bukunya Adabul ‘Alim wal Muta’llim mengutip ungkapan Imam As-Syafi’i. 280 Selanjutnya istilah ketertiban menjadi kalimat yang paling sering diucapkan oleh anggota POLRI, sebab merupakan kewajiban dan tanggung jawabnya dalam tugasnya sebagai polisi yakni mewujudkan dan menegakkan ketertiban masyarakat. Adapun pengertian ketertiban menurut UndangUndangan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 adalah erat kaitannya dengan pengertian keamanan, sebab kata tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.281 Hal yang termasuk pengertian tertib yaitu ketika seorang pejabat negara, apakah dirinya atau kerabatnya yang melanggar hukum, kemudian tetap menerima sanksi hukum. Bahkan memerintahkan untuk ditegakkan hukum. Suatu yang pernah diucapkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم apabila putrinya Fatima r.a., melanggar hukum.282 Ucapan yang sama pernah diungkap KAPOLRI Jenderal Polisi Idham Azis. Ketika salah satu dari anaknya melakukan pelanggaran lalu lintas. Kemudian ia memerintahkan untuk anaknya tersebut
H A M K A M A H M U D | - 125 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya ditilang oleh petugas polisi lalu lintas, “tangkap dan proses”, ucapnya kepada anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan.283 Dalam buku tentang etika dan tata berlalu lintas diterbitkan oleh KORLANTAS dan DITBINMAS BAHARKAM POLRI menjelaskan tertib yaitu aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk khususnya dalam berlalu lintas harus tertib, agar pengguna jalan yang lain dapat selamat. Apa bila ketertiban dilanggar maka menimbulkan ketidak nyamanan pengguna jalan lain, bahkan dapat terjadi kerugian kedua belah pihak yakni kecelakaan lalu lintas.284 Pengertian ketertiban adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional yang ditandai terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tagaknya hukum serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam mencegah, menangkal, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.285 Faisol Azhari menjelaskan ketertiban adalah suasana tertib yang menurutnya terkait dengan masalah kehidupan nyaman atau tentram (peace maintenance) dan ketaatan.286 Sementara itu, pengertian ketertiban menurut Suradinata Ermaya sebagaimana dikutip oleh Annisa Rahmadanita di dalam jurnalnya berjudul, Pembinaan Ketentraman dan Ketertiban Umum: Studi Kasus Gelandangan dan Pengemis. Ketertiban adalah suatu keadaan agar pemerintah dan rakyat dapat melakukan kegiatan secara aman, tertib dan teratur. Ketertiban dapat terganggu oleh berbagai sebab dan keadaan diantaranya pelanggaran hukum yang berlaku, yang menyebabkan terganggunya ketentraman dan ketertiban masyarakat, bencana alam, maupun bencana yang ditimbulkan oleh manusia atau organisasi lainnya, dan dari bidang ekonomi dan keuangan.287 Kemudian Muhadan Labolo juga mendefiniskan ketertiban, dan pendapat, hal ini juga dikutip oleh Annisa Rahmadanita di dalam jurnalnya yakni ketertiban adalah suatu kondisi yang dinamis, aman dan tenang yang berjalan secara teratur sesuai aturan dan norma yang berlaku. Dengan kata lain adalah suatu keadaan yang aman, tenang dan bebas dari gangguan/kekacauan yang menimbulkan kesibukan dalam bekerja untuk
H A M K A M A H M U D | - 126 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya mencapai kesejahtraan masyarakat seluruhnya yang berjalan secara teratur sesuai dengan norma yang ada.288 Penulis di hadapan Pesan motivasi untuk kaum wanita dari Nyai Ahmad Dahlan di Muktamar Muhamadiyah Solo 19 November 2022 Sementara itu, sistem ketertiban masyarakat yang telah dikenal disebut dengan istilah Kelompok Sadar KAMTIBMAS (POKDARKAMTIBMAS). Yaitu suatu kolompok masyarakat yang secara sukarela bermitra dengan POLRI untuk melakukan kegiatan bersama dengan tujuan mengamankan dan menanggulangi ganguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Payung regulasi POKDARKAMTIBMAS adalah Surat Keputusan KAPOLRI No.Pol. : Skep/831/XI/2005 tanggal 25 November 2005 tentang Pedoman Pembentukan dan Pembinaan POKDARKAMTIBMAS.289 Kelompok Sadar KAMTIBMAS yang telah terbentuk di Kabupaten Maros adalah komunitas Ojek KAMTIBMAS yang berpangkalan di pasar Batangase, Kecamatan Mandai. Anggota Ojek KAMTIBMAS memiliki atribut berupa pakaian rompi yang dikenakan saat mangkal dan mengangkut penumpang. Mereka dibina dan diberi pemahaman tetang tata cara berkendara yang tertib di jalan raya. Kelompok tersebut dibina Kepolisian Sektor Mandai tentang tata cara berkendara aman dan tertib. Sehingga itu, mereka layak diberi lebel pelopor keselamatan dan tertib berlalu lintas.290 Dari uraian di atas dapat dielaborasi, tentang pengertian ketertiban masyarakat adalah terwujudnya harmoni kehidupan sosial dan keagamaan dikarenakan ketaatan masyarakat terhadap hukum-hukum dan norma-norma
H A M K A M A H M U D | - 127 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya yang belaku. Baik itu hukum agama dan hukum positif, serta norma budaya juga norma hukum. Karena itu, ketertiban penurut peneliti dapat diibaratkan organ jantung bagi tubuh manusia yang mengatur ritme peredaran darah dan oksigen sehingga tubuh sehat. Jika jantung tidak normal, maka tubuh juga akan mengalami sakit. Demikian halnya jika ketertiban tidak tegak, maka kehidupan akan mengalami kesemberautan dan kekacauan. F. Teori Stimulus Respons Teori komunikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stimulus respons atau disingkat SR. Teori ini berasal dari kajian psikologi, kemudian dikembangkan dalam ilmu komunikasi, sebab sasaran objek kedua disiplin ilmu ini sama yaitu manusia yang memiliki tingkah laku, sikap, opini dan efek. Juga teori ini dikenal dengan istilah teori S-O-R (stimulus Organism Response) yang dikemukakan oleh Holands, Janis dan Kalley.291 Lokasi tanah wakaf ibu penulis rencana dibangun Pesantren Pusat Pendidikan Da’i Kamtibmas untuk mencetak Da’i Kamtibmas, Da’i Anti Narkotika, Da’i Siber Indonesia dan da’i-da’i spesialis lain. Teori stimulus respon berdasar pada teori jarum hipodermik, satu teori klasik berkaitan proses terjadinya efek dari media massa yang sangat memberi pengaruh. Pada masyarakat atau massa, dimana prinsip stimulus respon mengasumsikan bahwa pesan informasi disiapkan oleh media dan disitribusikan secara sistemastis dan pada skala yang luas. Sehingga secara serentak pesan tersebut dapat diterima oleh sejumlah besar individu, bukan ditujukan orang per orangan. Kemudian sejumlah besar individu itu akan merespons pesan informasi itu. Pengguna teknologi telematika yang semakin
H A M K A M A H M U D | - 128 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya luas dimaksudkan untuk reproduksi dan distribusi pesan informasi itu sehingga diharapkan dapat memaksimalkan serta meningkatkan jumlah penerima dan respons oleh audiens.292 Mc Quail menjelaskan elemen-elemen tentang teori stimulus repsons yaitu ada tiga; pertama, pesan (stimulus); kedua, seorang penerima pesan atau receiver (organisme); ketiga, efek (respons).293 Teori stimulus respons pada dasarnya merupakan suatu prinsip sederhana, dimana efek merupakan reaksi terhadap stimulus tertentu. Jika da’i menyampaikan pesan dakwah, maka masyarakat menerima efek dari pesan tersebut. Begitu kira-kira sacara sederhana teori tersebut teraplikasi. Menurut Notoatmojo dilihat dari cari atau bentuk respons audies, maka perilaku dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: ciri pertama, perilaku tertutup (covert behavior). Respons atau reaksi terhadap stimulus ini memberikan perhatian, tanggapan, dan persepsi yang terjadi pada orang yang menerima stimulus tersebut dan dapat diketahui dengan pertanyaan. Ciri kedua, perilaku terbuka (overt behavior). Respons terhadap stimulus tersebut sudah jelas dalam segi kebutuhan dan merasa puas terhadap pesan yang diterima. Ciri ketiga, perilaku mendalam (deept behevior). Dalam hal ini, penerima stimulus mendapatkan pemahaman dari pesan yang diterima.294 Sementara itu, menurut Danis Mc Quail berpendapat bahwa tidak semua jawaban merupakan respons. Respons bernilai lebih daripada jawaban biasa. Respons merupakan reaksi, maknanya adalah persetujuan atau penolakan, sikap acuh tak acuh terhadap apa yang disampaikan komunikator dalam pesannya. Uraiannya sebagai berikut, yaitu: pertama, ide diterima dan diajukan kepada orang lain (oleh komunikan); kedua, ide-ide diterima oleh komunikan dan dilaksanakan; ketiga, ide diterima tapi main ‘pikir-pikir’; keempat, ide tidak diterima; kelima, komunikan memikirkan ide dari komunikator; keenam, komunikan menerima ide dari lawan komunikan dan mengajukan orang lain untuk menerima ide lawan dari komunikator.295 Begitulah penjelasan detail terkait respons dari komunikan kepada komunikator (da’i) terhadap pesan yang disampaikan.
H A M K A M A H M U D | - 129 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya Murid TPQ Penulis di masjid Da’i KAMTIBMAS angkatan pertama setalah diresmikan oleh diresmikan KAPOLDA SULSEL tahun 2016 Adapun macam-macam respons diutarakan oleh Steven M. Caffee dengan membagi tiga, yaitu kognitif, afektif dan konatif: Pertama, kognitif yaitu respons yang berkiatan erat dengan transmisi pengetahuan, keterampilan, dan informasi seseorang mengenai suatu respons. Respons ini timbul adanya perubahan terhadap yang dipahami atau dipersepsi oleh khalayak. Kedua, efektif adalah respons yang berhubungan dengan emosi, sikap, dan menilai seseorang terhadap sesuatu. Respons ini timbul bila ada perubahan pada apa yang disenangi khalayak terhadap sesutu. Ketiga, konatif adalah respons yang berhungan dengan perilaku nyata, yang meliputi tindakan terhadap sesuatu.296 Sementara Jalaluddin Rakhmat membagi dua respons yaitu respons positif dan respons negatif. Ia menjelaskan bahwa respons positif adalah respons yang mendorong perilaku komunikatif berikutnya. Sementara respons negatif adalah respons yang menghambat perilaku komunikatif.297 Dari pengertian respons tersebut. Maka kemudian peneliti berpendapat bahwa respons adalah tanggapan atau reaksi balik dari audiens atau jemaah terhadap da’i dan pesan yang disampaikannya. Maka kemudian respons tersebut ada beragam bentuk dan cirinya. Ada respons yang bernilai plus dan respons benilai mines, serta ada respons yang di antara keduanya yaitu tidak mines dan tidak plus. Ketiganya adapat dibedakan dengan output yang terjadi setelah komunikasi berlansung. Seperti contoh, ada dua orang menjalin
H A M K A M A H M U D | - 130 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya komunikasi, lalu keduanya menghasilkan respons. Si A ketika mendengar informasi dari si B ia kemudian melanjutkan komunikasi ke arah yang menguntungkan. Ini adalah respons nilai plus. Sedangkan respons nilai negatif/mines adalah ketika si A menerima informasi dari si B, lalu terjadi hal yang merugikan kedua belah pihak, atau salah satunya. Sementara respons antara plus dan minus (50:50) yaitu ketika si A dan si B berinteraksi, kemudian setelahnya seolah-olah tidak pernah terjadi komunikasi di antara mereka. Gambaranya adalah seperti kondektur mobil yang meneriaki penumpang untuk naik di mobilnya sementara yang diajak naik mobil bukan arah yang akan dilalui mobil tersebut. Jadinya apa pada teriakan tersebut tidak dihiraukan Gambaran sederhananya dari teori stimulus respons menurut peneliti yaitu respons plus artinya beriman (menerima), sedangan respons mines artinya menolak (tidak percaya/menolak), sementara respons tidak bernilai plus dan tidak pula bernilai mines yaitu tak ada tanggapan dari komunikan (abu-abu/munafik).
H A M K A M A H M U D | - 131 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya G. Kerangka Fikir Kerangka pikir ini, berkaitan dengan strategi Da’i Siber Indonesia dalam Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, maka kajian ini akan mengungkap tentang strategi mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Berikut skema kerangka pikirnya” Bagan 1: Skema Kerangka Pikir Da’i Kamtibmas Da’i Siber Indonesia POLRI Dakwah Keamanan dan Ketertiban Terwujud Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
H A M K A M A H M U D | - 132 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya CATATAN 1. Indrawan Nugroho, RISE ABOVE THE CROWD: Panduan 5 Langkah Menangkan Persaingan dan Naik Kelas Paling Tinggi, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2016), h. 99 2. Ali Muhammad Ash-Shallabi, Ghazawat Ar-Rasul Durus Wa ‘Ibar Wa Fawa’Id, Terj. Masturi Irham dan M. Asmui Taman, Katika Rasulullah Harus Berperang, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2017), h. 11,12. 3. A.H. Nasution, Pokok-Pokok Gerilya, (Jakarta: Penerbit NARASI dan Yayasan Kasih Adik, 2012), h. 11, 49. 4. Kustadi Suhandang, Strategi Dakwah: Penerapan Strategi Komunikasi dalam Dakwah, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2014), h. 101-102 5. Triton PB, Marketing Strategic Meningkatkan Pangsa Pasar dan Daya Saing, (Yogyakarta: Tugu Publisher, 2008), h. 12 6. Willeiem Kahelay dan Andreas Halim, Kamus Lengkap 10 Miliar, (Surabaya: Sulita Jaya, tampa tahun), h. 332-333 7. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Edisi Ketiga; Jakarta: Balai Pustaka, 2007), h. 1092 8. Sondang Siagian, Analisa serta Kebijakan dan Strategi Organisasi (Cet. II. Jakarta: Gunung Agung, 1986), h. 12. 9. Kustadi Suhandang, Retorika: Strategi; Teknik dan Taktik Berpidato (Bandung: Penerbit Nuansa), h. 90 10. Syukriadi Sambas dan Acep Aripundin, Dakwah Damai: Pengantar Dakwah Antarbudaya (Bandung: PT. Rosdakarya, 2007), h. 138 11. Murad, Strategic Manajemen and Bussines Policy, (Jakarta: Erlangga, 1994), h. 9. 12. Suryadi Prawirosentono dan Dewi Primasari, Manajemen Stratejik & Pengambilan Keputusan Korporasi, (Jakarta: Bumi Aksara, 2016), h.3 13. Noeng Muhajir, Ilmu Pendidikan dan Perubahan Sosial, Teori Pendidikan Pelaku Sosial Kreatif, Edisi V (C. I; Yogyakarta: Rake Sarasin, 2000), h. 138-139 14. Abuddin Nata, Persfektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran Edisi Pertama, (Jakarta: Kancana, 2014), h.215
H A M K A M A H M U D | - 133 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya 15. Sofyan Assauri, Strategic Managemen: Sustainable Competitive Advantages, (Jakarta: Rajawali Pers, 2016) h 3 16. Kustadi Suhandang, Strategi Dakwah: Penerapan Strategi Komunikasi dalam Dakwah, h. 103. 17. Asep Mahyuddin dan Agus Achmad Syafi’i, Metode Pengambangan Dakwah (Bandung: Pustaka Setia, 2002), h. 87. 18. Awaluddin Pimay, Paradigma Dakwah Humanis, Strategi dan Metode Dakwah, (Semarang: RASAIL, 2005), h. 50. 19. Hamka Mahmud, Roadmap Pencegahan Narkotika di NKRI Melalui Da’i Anti Narkotika Dibentuk Oleh BNN RI, (Maros: Yayasan Tanggap Cegah Mirasantika, 2021), h. vii 20. Wil de Bob dan Meyer Ron, Strategi, (London: International Thomson Business Press, 1998), h. 5. 21. Fred R. David, Manajemen Strategi Konsep, (Jakarta: Prenhallindo, 2002), h. 5. 22. Asep Mahyudin dan Agus Achmad Syafi’i, Metode Pengembangan Dakwah, (Bandung: Pustaka Setia, 2002), h. 92 23. I’abatu Thaifah, Manajem Dakwah: Sejarah dan Konsep, (Malang: Madani Pers, 2015), h. 21. 24. Onong Uchjana Effendy, Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2007), h. 32. 25. Steiner dan Miner, Manajemen Strategi Organisasi, (Jakarta: Prenada Media, 1988), h. 18-20 26. Erni Tisnawati Sule dan Kurniawan Saefullah, Pengantar Manejemen, (Ed. I.Cet. II; Jakarta: Kancana, 2006), h. 226 27. Moh. Ali Aziz, Ilmu Dakwah, (Jakarta: Kencana, 2011), h. 351-353 28. Ahmad Anas, Paradigma Dakwah Kontemporer, Aplikasi dan Praktisi Dakwah sebagai Solusi Problematika Kekinian, cet, I, (Semarang: Pustaka Rezki Putra, 2006), h. 184. 29. Moh. Syahri Sauma, Prinsip Dakwah dan Kekuatan Moral (Kajian Kepribadian dan Komunikasi Da’i), An-Nida: Prodi Komunikasi Penyiaran Islam . e-Jurnal stail.ac.id, (September 2018), h. 2-10
H A M K A M A H M U D | - 134 - STRATEGI DASI POLRI WUJUDKAN KAMTIBMAS Role model di Era Siber kemitraan Polisi dengan Da’i & Penyuluh saat PEMILU serta setelahnya 30. “Al-Munawwir”, Al-Munawir Translator Program Version. 1.0.0 AlWustho Digital Publishing, versi offline, diakses 16 Mei 2022 31. Salim A. Fillah dan Felix Y. Siauw, Bersamamu, di Jalan Dakwah Berliku, (Yogyakarta: Pro-U Media, 2016), h. 51. 32. Hammam Abdurrahman Said, Qawa’id Da’wah Ilallah, terj. Nur Hadi dan Muhammad Amin Rais, Qawa’id Da’wah Ilallah, (Solo: Era Adicitra Intermendia, 2017), h. 5-7 33. Mabes Polri, Buku Pedoman Pembentukan dan Pembinaan Da’i Kamtibmas, (tp. tpt: Kepolisian Republik Indonesia, tp.th), h. 4. 34. Hamka Mahmud, Buku Panduan DASI (Dai Siber Indonesia), (Maros: Yayasan Tanggap Cegah Mirasantika, 2020), h. 7 35. Anik Farida dan Tim Penulis, Mewujudkan Penyuluh Agama Islam NonPNS Profesional, (Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta, 2016), h. 22,23,24. 36. Musthafa Luthfi, Al-Da’wah Al-Islamiyah Al-Mu’shirah Dirasah Wafsiah Tahliliyah, Terj. Musthafa Luthfi, Melenyapkan Hantu Terorisme, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2008), h. 23. 37. Musthafa Luthfi, Al-Da’wah Al-Islamiyah Al-Mu’shirah…, h. 27, 30. 38. Musthafa Luthfi, Al-Da’wah Al-Islamiyah Al-Mu’shirah…, h. 35, 37 39. Musthafa Luthfi, Al-Da’wah Al-Islamiyah Al-Mu’shirah…, h. 39 40. Musthafa Luthfi, Al-Da’wah Al-Islamiyah Al-Mu’shirah…, h. 44-45. 41. Musthafa Luthfi, Al-Da’wah Al-Islamiyah Al-Mu’shirah...h. 45-46 42. Musthafa Luthfi, Al-Da’wah Al-Islamiyah Al-Mu’shirah…, h. 48 43. Salim A. Fillah, Menggali ke Puncak Hati (Yogyakarta: Pro-U Media, 2015), H. 233 44. Salim A. Fillah, Menggali ke Puncak Hati..., h. 233-337 45. Hamka Mahmud, Buku Panduan DASI (Da’i Siber Indonesia), h. 7 46. Suf Kasman sosok mantan jurnalis majalah Oase ICMI Kairo (1996) dan media Hak Suara (1999). Aktif mengikuti seminar nasional dan internasional. Tulisan-tulisannya sering dimuat di beberapa media. Menulis disertasi berjudul, “Pers dan Pencitraan Umat Islam di